08 Maret 2026
24 Januari 2026
Korban Banjir Perum Natura Sukamekar Tuntut Developer Tanggung Jawab
11 Januari 2026
Pasca Longsor, Gunungan Sampah Boleh Masuk, Wartawan Dilarang: Ada Apa di TPST Bantargebang
20 Agustus 2025
Warga Kaget, Gempa Magnitudo 4.9 Guncang Bekasi
14 Juli 2025
Kondisi SDN Burangkeng 04 Dibawah Retakan Tiang Beton Tol Sangat Membahayakan
18 Maret 2025
Wakil Ketua DPRD Pastikan SDN Telajung 04 Menjadi Prioritas Untuk Bantuan Musibah Angin Puting Beliung
09 Februari 2025
Gedung Kementerian ATR/BPN Dilalap si Jago Merah, Nusron: Masih Dalam Penyelidikan, Pasti Nanti Ketahuan
08 Januari 2024
DPP Gema Pancasila Distribusikan Bantuan Untuk Korban Banjir Perum BCR
16 November 2023
Polsek Setu Hadiri Silaturahmi Tokoh Lintas Agama
14 Oktober 2023
Polsek Setu Gelar Giat Monitoring Pembakaran Sampah di TPAS Burangkeng
12 September 2023
Patroli Polsek Setu Berhasil Padamkan Api di Dua Lahan yang Terbakar
19 Juni 2023
Sambut Hari Bhayangkara ke-77, Polsek Setu Berikan Bantuan Sosial Kepada Masyarakat
25 Oktober 2021
Apel Siaga Bencana, Wali Kota dan Kapolres Bitung Saling Mengapresiasi
REFORMASI-ID 🇮🇩 | Bitung
- Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana Kota Bitung mengisyaratkan hal
positif dalam upaya tanggap bencana. Hal itu ditunjukkan oleh
Wali Kota dan Kapolres Bitung, yang dalam apel pada Senin
(25/10/2021) di Lapangan Apel Mako Polres Bitung, keduanya saling
mengapresiasi satu sama lain.
Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri, M.M yang memimpin apel menyampaikan terimakasih kepada Polres Bitung atas digelarnya Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana.
“Hal seperti ini akan menjadi kebiasaan pemerintah melakukan hal serupa apalagi di musim akan terjadi bencana. Personil logistik harus selalu siap, tidak boleh tidak siap," ujar Wali Kota.
Lanjutnya, "kemudian juga akan dilakukan
pelatihan agar diketahui dan dipahami untuk menjadi wawasan, mempermudah
pencegahan bencana dan penanganannya.”
Dikatakan Wali Kota,
pelaksanaan apel bersama ini untuk mengetahui sejauh mana kesiapan
personil maupun sarana pendukung lainnya dalam menghadapi bencana alam
sewaktu-waktu terjadi di wilayah Kota Bitung
"Kota Bitung
merupakan daerah yang banyak potensi bencana seperti tanah longsor,
gempa bumi, banjir, tsunami maupun bencana non alam seperti kebakaran
yang rawan terjadi sewaktu-waktu," tuturnya.
Sebab itulah maka ia
mengajak segenap komponen untuk bersama-sama senantiasa meningkatkan
kiprah dalam upaya penanggulangan bencana secara proporsional.
"Mari kita secara bersama-sama senantiasa tingkatkan kiprah dan
partisipasi berbagai komponen yang ada dalam upaya penanggulangan
bencana secara proporsional sesuai dengan eksistensinya masing-masing,"
ajak Maurits Mantiri,
Tak kalah dengan apresiasi yang dilontarkan Wali Kota, Kapolres Bitung AKBP Alam Kusuma Irawan juga mengatakan hal senada kepada pemerintah Kota Bitung yang responsif terhadap penanganan bencana.
“Kami
Polres Bitung siap mendukung untuk penanganan bencana di Kota Bitung.
Masyarakat yang ada harus dijaga dan dilindungi,” tegas Kapolres.
Menurut
Kapolres apel kesiapsiagaan tanggap bencana untuk kota Bitung, sangat
penting agar bisa mengetahui kesiapan dalam melaksanakan tugas.
Kehadiran
polisi saat terjadi bencana alam diantaranya mulai dari mengatur lalu
lintas, menjaga keamanan rumah warga yang ditinggal penghuni serta
bersama TNI bersinergi membantu membersihkan rumah yang rusak dan
kemasukan air serta lumpur.
Sebelumnya, di Kota Bitung pada hari Jumat (22/10) terjadi musibah bencana alam banjir dan tanah longsor.
Banjir
berasal dari luapan air di saluran atau got di Kelurahan Pateten 1,
Pateten 2, Wangurer Timur, Paceda Madidir Unet, Kadoodan, sedangkan
tanah longsor terjadi di kelurahan Kakenturan I.
Meski tak ada
korban jiwa, namun puluhan rumah terendam air bercampur lumpur yang
mengakibatkan banyak warga mengungsi ke aula kantor lurah dan rumah
warga lain yang tidak terdampak banjir.
Dikutip dari laman LUGAS, Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana Kota Bitung dihadiri oleh sejumlah pejabat forkopimkot seperti Kapolres
Bitung AKBP Alam Kusuma S. Irawan, Wakapolres Bitung Kompol Hendra
Dorizen, Asisten I Pemkot Bitung Julius Ondang, Perwira Apel AKP Stenly
Rambing (Kasat Sabhara Polres Bitung), Komandan Apel AKP Hermanses Juda
Katiandagho, Kasubag Humas Polres Bitung, Para Kasat dan Kapolsek
Jajaran Polres Bitung, Kabid Sat Pol PP Axbin, Kepala BPBD Rudy Wongkar.
Sementara peserta Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana ini
terdiri dari Perwira Polres Bitung, Kodim 1310/Bitung, Sat Lantas Polres
Bitung, Gabungan Polres dan Polsek Jajaran, Sat Pol PP Kota Bitung,
BPBD Kota Bitung dan Dinas Kesehatan Kota Bitung yang masing-masing
berjumlah 1 peleton.
Laporan Kusmayadi.
Editor: Mahar Prastowo
05 Agustus 2021
Di Lokasi Vaksinasi Merdeka Kapolsek Jatisampurna Berikan Edukasi Manfaat Vaksin
REFORMASI-ID | Kota Bekasi - Kapolsek Jatisampurna, Kota Bekasi, Iptu Santri Dirga, S.T.K, S.I.K. tinjau pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan di SD - SMP Yayasan Strada Nawar Jalan Raya Mes AL Kelurahan Jatiranggon, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Kamis (5/8/2021).
Pada saat peninjauan kapolsek Jatisampurna Satri Dirga turut menyapa dan memberikan edukasi kepada warga termasuk para pelajar terkait manfaat vaksinasi.
"Apa sih yang ditakuti, jangan takut, lagi pula vaksin itu aman dan halal, vaksin memang tidak membuat orang terhindar dari terpapar Covid, akan tetapi bagi orang yang sudah divaksin sebanyak 2x, hal tersebut dapat meningkatkan antibodi dan immunitas, jadi ketahanan tubuhnya tetap terjaga seandainya orang tersebut terpapar Covid-19," tegas Kapolsek.
Santri Dirga yang merupakan kapolsek termuda di wilayah hukum Metro Jaya itu menyampaikan bahwa Pemerintah bersama TNI-Polri akan terus bersinergi dalam upaya mensukseskan program Pemerintah pusat dalam mewujudkan Indonesia sehat Indonesia maju terbebas dari covid-19.
" Bersama pemerintah TNI dan Polri terus bersinergi mensukseskan pelaksanaan vaksin ini, kami juga di bantu Ormas, relawan, karang taruna, para Nakes dari berbagai universitas dan semua saja yang terlibat, tentunya kami sangat berterimakasih," ucapnya.
Kapolsek menjelaskan, "Dinamakan vaksin Merdeka karena momentnya tepat sekali di bulan Agustus kita memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia, targetnya adalah nanti tanggal 17 Agustus itu sudah tercapai kondisi Herd Immunity ataupun kekebalan kelompok masyarakat Indonesia. Paling tidak 70 persen dari masyarakat Indonesia pada umumnya, khususnya di Kota Bekasi. Lebih khusus lagi wilayah saya sendiri yaitu Jatisampurna."
"Untuk di Jatisampurna sendiri Kita buka 5 Gerai yaitu, Kolam Renang Family Park Perum Citra Grand, Kelurahan Jatikarya, SD - SMP Strada Nawar Kelurahan Jatirangga, SMUN 7 Kelurahan Jatisampurna, SDN Jatisampurna lll Kelurahan Jatiraden, SMK Yadika ll," lanjutnya.
Lebih lanjut, "Jadi kenapa 5 Gerai. Kita sesuaikan dengan jumlah Kelurahan yang ada 5, masing-masing Gerai sehari 200 orang jadi total ada 1000 sehari yang dialokasikan untuk warga Jatisampurna."
" Untuk vaksin pakai Astra Zeneca untuk dewasa atau 18 tahun keatas dan sinovac untuk 12 sampai 17 tahun. Nakes sendiri hasil kerjasama Polres Metro Bekasi Kota dengan beberapa sekolah, contohnya untuk di Jatisampurna sendiri ada STIKES Medistra, Universitas islam As-syafi'iyah dan ada Poltekes Kemensos Jakarta lll. Jadi ada 3 sekolah yang membantu kita menjadi vaksinator." Jelas Kapolsek.
Terkait sosialisasi, edukasi protokol kesehatan dan kegiatan vaksin, Santri Dirga menegaskan, "Selain pakai media sosial, ada moment penting yaitu saat pelaksanaan vaksin. Jadi saat orang di sekitar Gerai dan antri disitulah kita sosialisasi dan edukasi, kita berikan edukasi pada orang tua, pada anak-anaknya ataupun guru-gurunya. Selain itu kita dari Polsek juga turun ke rumah-rumah warga, jadi kita pro aktif memberikan sosialisasi dan edukasi."
Kapolsek berharap warga Kota Bekasi tidak ada lagi yang mengkhawatirkan atau takut terhadap vaksinasi, bagi warga yang belum melakukan vaksinasi, diharapkan untuk segera mendaftarkan diri melalui RT/RW dan Kelurahan setempat dengan melakulan proses screening terlebih dahulu.
Reporter: Agus Wiebowo
20 Juli 2021
Kapolri Sebut 475.420 Paket dan Beras 2.471.217 Kg Dibagikan ke Warga Selama PPKM Darurat
REFORMASI-ID | Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa percepatan penyaluran bantuan sosial (bansos) di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat telah dilakukan di seluruh wilayah.
Sigit mengungkapkan, sejak pertama kali diterapkan PPKM Darurat pada tanggal 3 Juli hingga 19 Juli 2021, setidaknya Polri telah menyalurkan 475.420 paket dan 2.471.217 Kilogram beras sudah disalurkan kepada masyarakat. Khususnya, warga yang paling terdampak akibat Pandemi Covid-19.
"Sejak periode 3 sampai dengan tanggal 19 Juli 2021, Polri telah mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di 34 wilayah Polda sebanyak 475.420 paket sembako dan 2.471.217 Kg beras," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (20/7/2021).
Kemudian, sepanjang tahun 2020, bantuan sosial yang disalurkan Polri sebanyak 394.347 paket sembako, 30.000 ton beras, 790.436 Alkes/APD, dan mendirikan 13.119 dapur umum.
Sementara, sampai dengan 2 Juli 2021, bantuan Sosial yang disalurkan Polri sebanyak 750.780 paket sembako, 3.753 ton beras, 763.079 Alkes/APD, dan mendirikan 143.467 dapur umum.
"Akselerasi penyaluran bantuan sosial kami lakukan di seluruh Indonesia atau 34 provinsi. Baik wilayah yang menerapkan PPKM Darurat ataupun PPKM Mikro," ujar Sigit.
Menurut Sigit, Pemerintah melalui TNI dan Polri juga telah menggelontorkan bantuan sosial PPKM Darurat dengan menyasar para masyarakat yang memang membutuhkan. Selain itu, vaksinasi nasional untuk menuju Herd Immunity terus dilakukan.
Sebab itu, Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajarannya dari tinggal atas hingga level bawah untuk terus melakukan percepatan distribusi bantuan sosial PPKM Darurat kepada masyarakat.
Ia juga meminta untuk jajaran TNI-Polri melakukan mapping dalam penyaluran bansos tersebut. Sigit berharap tak ada lagi wilayah yang melaporkan adanya saluran bantuan sosial tersebut terhambat.
Mantan Kabareskrim Polri ini juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat, untuk melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa apabila stok bansosnya habis. Sebab itu, Sigit mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang.
"Masyarakat tetap tenang dan jangan khawatir, apabila bantuan yang diberikan habis, segera melapor. Nanti jajaran TNI dan Polri ataupun Kementerian Sosial akan memberikan lagi bantuan sosial tersebut," ujar Sigit.
Disisi lain, Sigit menjelaskan, penerapan protokol kesehatan, merupakan kunci untuk menekan laju pertumbuhan virus corona di tatanan masyarakat. Karena itu, Sigit menegaskan pentingnya untuk terus melaksanakan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari.
"Semua ini dilakukan untuk sama-sama menjaga kesehatan untuk keluarga, diri sendiri dan orang lain," ujar Sigit.
Dalam hal ini, Sigit juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam program vaksinasi nasional maupun mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat.
"Saya mengajak elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, aktivis, OKP, Ormas, tokoh agama, ulama, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama dan bergandengan tangan untuk membantu masyarakat Indonesia dan mewujudkan target dari Pemerintah Indonesia," ucap Sigit.
Sementara itu, demi meringankan beban dan keterbatasan masyarakat di tengah PPKM Darurat ini, Polri juga mengirimkan hewan kurban se-Indonesia, khususnya di permukiman masyarakat yang paling terdampak akibat Pandemi Covid-19 ini.
"Semoga semua yang kita lakukan di Idul Adha ini menjadi ladang amal dan ibadah untuk kita semua. Dalam kesempatan yang baik ini, saya ingin mengucapkan selamat merayakan Idul Adha bersama keluarga, tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, menerapkan 5M, dan tetap di rumah saja, agar Pandemi Covid-19 segera berakhir di Indonesia," tutup Sigit.
Reporter: Haris
Editor: Mahar Prastowo
24 Maret 2021
Kasubdit Binpolmas Polda Jambi Tekankan Perkuat Koordinasi Senkom-Bhabinkamtibmas
REFORMASI-ID| Sungai Gelam, Muaro Jambi - Kasubdit Binpolmas Ditbinmas Polda Jambi memberikan bimbingan dan arahan teknis (bimtek/rahnis) terkait kamtibmas dan kebencanaan yang
meliputi pandemi Covid-19 dan karhutla, pada Rabu (24/03/2021) kepada Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra
Polri Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi.
Bimbingan dan arahan
teknis disampaikan langsung
Kasubdit Binpolmas Ditbinmas Polda Jambi, AKBP Asril Usman M.A.P., di
KUPP (Kantor Unit Pelayanan Pendidikan) Kecamatan Sungai Gelam,
Kabupaten Muaro Jambi.
AKBP Asril Usman M A
P., dalam arahannya menekankan pentingnya koordinasi antara anggota
Senkom di kecamatan Sungai Gelam dengan jajaran Bhabinkamtibmas di
seluruh wilayah kecamatan. Sehingga ia menegaskan agar antara anggota
Senkom dengan bhabinkamtibmas untuk selalu berkoordinasi demi
terciptanya lingkungan yang aman, kondusif, terkendali.
"Ujung
tombak kegiatan Polri di tingkat desa adalah Bhabinkamtibmas maka harus
ada kerjasama yang baik dengan Senkom. Senkom adalah organisasi sosial
dan tidak untuk mencari keuntungan, Senkom sangat baik dalam kegiatan
di masyarakat,” jelas Asril di depan para anggota Senkom serta jajaran
Bhabinkatimbas yang hadir.
Soal sengketa pilkada yang
menyebabkan pemilihan ulang termasuk di kecamatan Sungai Gelam, Kasubdit
Binpolmas mengungkapkan, karena Pilkada melibatkan seluruh masyarakat
maka perlu juga pengamanan yang intensif. "Tanpa bantuan dari potensi
yang ada di masyarakat seperti Senkom, Bhabinkamtibmas tentu tidak akan
mampu," ujarnya.
AKBP Asril Usman menyampaikan, masalah baru dan
potensi kerawanan sosial harus diantisipasi pasca keputusan MK pada
tanggal 22 Maret 2021 yang mengamanatkan ada 88 TPS akan melakukan
pemilihan ulang karena di dalamnya ada yang tidak fair. Diantaranya di
Kabupaten Tanjabbar, Tanjabtim dan Kerinci. 59 TPS di Kabupaten Muaro
Jambi, Jaluko (Jambi luar kota), dan 13 TPS di Kecamatan Sungai Gelam
termasuk desa Ladang Panjang.
“Ini kewajiban kita bersama bahwa di Sungai Gelam ada pemilihan ulang, untuk itu kita tunggu info dari KPUD,” tegas Asril.
AKBP
Asril Usman M A P., selaku Kasubdit Binpolmas juga berpesan bahwa tugas
Senkom berkewajiban menyampaikan informasi, guna ikut menjaga keamanan
lingkungan sekitar.
"Berkaitan dengan akan diadakannya
pemilihan ulang maka Senkom harus bisa memberi pengertian kepada
masyarakat terutama kepada tim pemenangan agar tidak membuat kekacauan
di masyarakat," tegas Asril.
"Bila ada berita yang belum jelas jangan dishare terutama tentang vaksin. Bila ada kegiatan vaksin maka langsung saja ikut jangan sampai ragu," tandasnya.
Adapun mengenai penggulangan kebakaran hutan dan lahan, Asril mengungkapkan agar dalam penanganannya melibatkan secara aktif potensi yang ada yaitu SENKOM, ORARI dan RAPI. Sekaligus seluruh Bhabinkamtibmas disarankan agar bergabung dengan SDC (SENKOM Digital Comunication) yang menjadi perangkat lapsit kamtibmas Senkom.
"Apabila ada kebakaran di Propinsi Sumsel maka tugas SENKOM adalah menginformasikan ke Polsubsektor Sungai Gelam yang nantinya akan disampaikan ke tingkat yang paling atas. Begitu juga kalau ada tititk api di wilayah tertentu maka dihimbau segera infokan ke Polsubsektor atau ke Bhabinkamtibmas setempat," ujar Asril.
Ketua Senkom Kecamatan Sungai Gelam Abdul Rohman Sholeh yang mengikuti kegiatan bersama 47 anggota mengungkapkan pentingnya acara ini.
"Ini penting diikuti karena menyangkut arahan mengenai kamtibmas jelang pilkada ulang, serta penanganan pandemi Covid-19 dan bencana kebakaran hutan dan lahan," ujar Abdul Rohman Sholeh.
Pada kesempatan ini Senkom Kecamatan Sungai Gelam mendapat cenderamata dari Polda Jambi berupa freezer yang diserahterimakan dari Kasubdit Binpolmas AKBP Asril Usman kepada ketua Senkom kecamatan Sungai Gelam Abdul Rohman Sholeh.
Laporan Fathurrohman, Koresponden Muaro Jambi
Editor: Mahar Prastowo
10 Februari 2021
82 RW di Ibukota Zona Merah Covid-19, Pemerintah Terapkan PPKM Mikro
Lurah Kebon Pala Kec. Makasar Jakarta Timur dr. Faisal Rizal, M.Kes., dalam sebuah apel pengarahan pendisiplinan masyarakat dimasa pandemi yang melibatkan Satpol PP, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Damkar dan FKDM.
REFORMASI-ID | Jakarta
- Pemerintah resmi melanjutkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan
Masyarakat (PPKM), namun kali ini dilakukan dalam skala mikro yang
tertuang dalam Surat Instruksi Kementerian Dalam Negeri Nomor 3 Tahun
2021.
Aturan pembatasan ini diterapkan mulai 9 sampai 22 Februari
2021, berlaku di tingkat Provinsi dan Kebupaten atau Kota di Jawa-Bali.
Dalam penerapannya, ada beberapa hal yang berbeda karena PPKM Mikro
juga mempertimbangkan kriteria zonasi pengendalian wilayah hingga
tingkat RT.
Perpanjangan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur
(Kepgub) No 107 Tahun 2021 terkait Perpanjangan Pemberlakuan Jangka
Waktu dan Pembatasan Aktivitas Luar Rumah.
"Kita ada akhir pekan
panjang perayaan Imlek. Saya imbau semua jangan bepergian keluar kota,
tahan diri untuk tidak mengunjungi tempat-tempat keramaian, dan
sebisanya di rumah saja bila tidak ada keperluan esensial. Ini penting
untuk menjaga kasus aktif tidak terus bertambah," ujar Anies dalam
keterangan resminya, Selasa (9/2/2021)
.PPKM skala mikro merupakan strategi baru pemerintah untuk menekan laju penyebaran Covid-19.
Adapun
aturan PPKM skala mikro tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri,
Tito Karnavian Nomor 3 Tahun 2021 tentang PPKM Berbasis Mikro dan
Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan
untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.
Dalam aturan tersebut,
pemerintah membagi tindakan pengendalian Covid-19 berdasarkan empat zona
yakni zona hijau, kuning, oranye, dan merah.
Suatu wilayah
disebut zona merah Covid-19 apabila terdapat lebih dari 10 rumah dengan
kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama tujuh hari terakhir.
Skenario pengendalian Covid-19 untuk wilayah zona merah Covid-19
mencakup:
a. Menemukan kasus supek dan pelacakan kontak erat
b. Melakukan isolasi mandiri/terpusat dengan pengawasan ketat
c. Menutup rumah ibadah, tempat bermain anak, dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial
d. Melarang kerumunan lebih dari tiga orang
e. Membatasi keluar masuk wilayah RT maksimal hingga pukul 20.00
f. Meniadakan kegiatan sosial masyarakat di lingkungan RT yang menim bulkan kerumunan dan berpotensi menimbulkan penularan.
Dilansir
dari website resmi Covid-19 milik Pemprov DKI Jakarta hingga 4
Februari, ada 82 RW di Ibu Kota yang berstatus zona merah Covid-19 dan
masuk wilayah pengendalian ketat (WPK).
Sebanyak 82 RW itu
tersebar di enam wilayah Jakarta, yaitu 41 RW di Jakarta Selatan, 16 RW
di Jakarta Pusat, 13 RW di Jakarta Barat, 6 RW di Jakarta Timur, 4 RW di
Jakarta Utara, dan 2 RW di Kepulauan Seribu.
Berikut rincian 82 RW di Jakarta yang masuk kategori zona merah Covid-19.
Jakarta Pusat
Kelurahan Bungur, RW 001
Kelurahan Cempaka Putih Timur, RW 004
Kelurahan Duri Pulo, RW 004
Kelurahan Kartini, RW 007
Kelurahan Kebon Sirih, RW 008
Kelurahan Mangga Dua Selatan, RW 007
Kelurahan Menteng, RW 008
Kelurahan Menteng, RW 009
Kelurahan Pegangsaan, RW 008
Kelurahan Pegangsaan, RW 006
Kelurahan Pegangsaan, RW 007
Kelurahan Rawasari, RW 003
Kelurahan Senen, RW 005
Kelurahan Serdang, RW 004
Kelurahan Utan Panjang, RW 004
Kelurahan Pasar Baru, RW 004
Jakarta Selatan
Kelurahan Cipete Selatan, RW 002
Kelurahan Kalibata, RW 008
Kelurahan Kalibata, RW 002
Kelurahan Kalibata, RW 005
Kelurahan Kalibata, RW 004
Kelurahan Kalibata, RW 003
Kelurahan Karet, RW 007
Kelurahan Karet, RW 005
Kelurahan Karet, RW 004
Kelurahan Karet, RW 002
Kelurahan Karet Kuningan, RW 001
Kelurahan Karet Kuningan, RW 007
Kelurahan Karet Kuningan, RW 002
Kelurahan Karet Kuningan, RW 005
Kelurahan Karet Kuningan, RW 004
Kelurahan Karet Kuningan, RW 006
Kelurahan Melawai, RW 002
Kelurahan Melawai, RW 001
Kelurahan Pancoran, RW 003
Kelurahan Pancoran, RW 006
Kelurahan Pasar Minggu, RW 006
Kelurahan Pasar Minggu, RW 003
Kelurahan Pasar Minggu, RW 004
Kelurahan Pasar Minggu, RW 001
Kelurahan Pela Mampang, RW 002
Kelurahan Pela Mampang, RW 001
Kelurahan Pela Mampang, RW 007
Kelurahan Pela Mampang, RW 003
Kelurahan Pondok Labu, RW 003
Kelurahan Ragunan, RW 005
Kelurahan Rawa Barat, RW 001
Kelurahan Rawa Barat, RW 005
Kelurahan Rawa Jati, RW 011
Kelurahan Rawa Jati, RW 003
Kelurahan Rawa Jati, RW 009
Kelurahan Rawa Jati, RW 010
Kelurahan Tegal Parang, RW 005
Kelurahan Tegal Parang, RW 004
Kelurahan Tegal Parang, RW 002
Kelurahan Tegal Parang, RW 001
Kelurahan Tegal Parang, RW 003
Jakarta Barat
Kelurahan Joglo, RW 006
Kelurahan Joglo, RW 001
Kelurahan Joglo, RW 008
Kelurahan Joglo, RW 002
Kelurahan Joglo, RW 004
Kelurahan Joglo, RW 003
Kelurahan Mangga Besar, RW 001
Kelurahan Slipi, RW 003
Kelurahan Srengseng, RW 002
Kelurahan Srengseng, RW 001
Kelurahan Srengseng, RW 006
Kelurahan Srengseng, RW 003
Kelurahan Srengseng, RW 008
Jakarta Timur
Kelurahan Cipinang Melayu, RW 002
Kelurahan Kayu Manis, RW 002
Kelurahan Makasar, RW 003
Kelurahan Malaka Jaya, RW 006
Kelurahan Malaka Sari, RW 009
Kelurahan Kebon Manggis, RW 003
Jakarta Utara
Kelurahan Kelapa Gading Barat, RW 017
Kelurahan Sunter Jaya, RW 007
Kelurahan Sunter Jaya, RW 006
Kelurahan Sunter Jaya, RW 005
Kepulauan Seribu
Kelurahan Pulau Harapan, RW 001
Kelurahan Pulau Tidung, RW 004
[MRI/MaharP]
07 Februari 2021
Polda Banten Sosialisasikan Instruksi Mendagri tentang PPKM Skala Mikro
03 Februari 2021
Kunjungi Kota Bekasi, Komisi VIII DPR RI Serahkan Bantuan Penanggulangan Bencana
REFORMASI-ID | KOTA BEKASI - Anggota Komisi VIII DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik ke Pemerintah Kota Bekasi dalam rangka Efektivitas Penanganan Bencana di Gate 19 Stadion Patriot Chandrabaga, Rabu, (03/02/2021).
Menurut Wali Kota Bekasi, sebelumnya Kementerian PUPR telah membuat 3 tahap perbaikan Aliran sungai dengan nilai APBD mencapai 4.3 triliyun dengan kurun waktu 3 tahun. Meskipun begitu, masih banyak masyarakat yang menggunakan daerah sekitar bantaran sungai untuk dijadikan tempat tinggal.
Lanjutnya, "dan untuk saat ini kami (pemerintah) berfokus kepada pembangunan embung kolam, tandon, maupun folder untuk menahan air karena dilansir di BMKG cuaca ekstrim akan memuncak di bulan Februari."
Pada kesempatan yang sama, pemimpin rombongan sekaligus Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Dr. H. TB Ace Hasan Shadzily menjelaskan maksud dan tujuannya datang.
Ace Hasan Shadzily megungkapkan, pihaknya ingin melakukan revisi terhadap undang-undang penanggulangan bencana dengan melibatkan semua pihak, "bagaimana rencana pembangunan kita memperhatikan aspek kebencanaan," tegasnya.
Banjir di Sukaresmi dan Patia, Warga Pertanyakan Kesigapan Pemkab Pandeglang
Ads 970x90




















