Sumpah di Ujung Timur
![]() |
| Pelantikan lima pejabat Eselon IV Kejaksaan Negeri Pulau Taliabu, Rabu (18/02/2026) |
Ads 970x90
![]() |
| Pelantikan lima pejabat Eselon IV Kejaksaan Negeri Pulau Taliabu, Rabu (18/02/2026) |
![]() |
| Foto Istimewa/Kaperwil Lampung. Muhammad Mudian |
REFORMASI-ID | LAMPUNG – Menyongsong pergantian tahun dalam kalender lunar, Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Provinsi Lampung, Muhammad Mudian dari Media Reformasi Indonesia, menyampaikan pesan damai dan ucapan selamat merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada hari ini, Selasa (17/2/2026).
Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Lampung media Reformasi Indonesia Muhammad Mudian menyampaikan. Tahun 2026 yang ditandai sebagai tahun Kuda Api dalam zodiak Tionghoa, dimaknai sebagai simbol energi, kecepatan, dan semangat yang berkobar. Dalam pesannya, Kaperwil Lampung menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Lampung yang multikultural.
Lebih lanjut, Kaperwil Lampung Media Reformasi Indonesia Muhammad Mudian yang lebih dikenal Bung Budi, menyatakan bahwa momentum Imlek bukan sekadar perayaan etnis, melainkan refleksi dari kuatnya toleransi antar umat beragama di Bumi Ruwa Jurai.
"Kami segenap keluarga besar Media Reformasi Indonesia Perwakilan Lampung mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2026. Semoga di Tahun Kuda Api ini, semangat kita untuk membawa perubahan positif dan kemajuan bagi daerah terus membara seperti api yang memberikan kehangatan dan penerangan," ucap Muhammad Mudian.
Selain itu Kaperwil Lampung media Reformasi Indonesia Muhammad Mudian berharap agar Sinergitas antar Media, Pemerintah, dan masyarakat semakin solid. Menurutnya beberapa poin utama dalam Imlek tahun ini antara lain. Peningkatan Harmoni yakni menjadikan keberagaman budaya sebagai kekuatan untuk membangun Lampung dan dengan semangat baru agar mengambil filosofi 'Kuda' yang tangguh untuk bekerja lebih keras demi kesejahteraan bersama.
"Kami berdoa agar tahun ini membawa kelimpahan rezeki dan kesehatan bagi seluruh warga yang merayakan maupun masyarakat luas," ungkap Muhammad Mudian alias Budi sapaan akrabnya.
Perayaan Imlek di Lampung tahun ini terpantau meriah namun tetap kondusif, dengan berbagai ornamen khas merah dan emas yang menghiasi sudut kota, melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan. (Mdn)
REFORMASI-ID | LAMPUNG – Pengurus KAWAT (Komunitas Wartawan Kota Bandar Lampung) menyampaikan ucapan selamat menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Ucapan tersebut disampaikan oleh Ketua KAWAT, Hadransyah yang akrab disapa Bang Ardan, didampingi Sekretaris KAWAT Suryanto, di ruang kerja mereka pada Selasa. (17/02/2026).
Dalam keterangannya, Hadransyah menyampaikan harapan agar bulan Ramadhan menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta mempererat tali silaturahmi antar sesama, khususnya di kalangan insan pers di Kota Bandar Lampung.
“Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, kami segenap pengurus KAWAT mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim. Semoga Ramadhan tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, dan meningkatkan semangat kebersamaan,” ujar Hadransyah.
Sementara itu, Sekretaris KAWAT, Suryanto, menambahkan bahwa Ramadhan juga menjadi waktu yang tepat bagi para jurnalis untuk terus menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
Ia menegaskan pentingnya peran pers dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, terutama di momen keagamaan yang penuh makna seperti Ramadhan.
Ucapan ini juga diharapkan dapat memperkuat solidaritas antar anggota KAWAT serta seluruh insan pers di Bandar Lampung dalam mendukung terciptanya suasana yang kondusif selama bulan suci. (*)
REFORMASI-ID | Serang, Banten - Warga Perumahan Komplek Cacat Veteran Rt 03 Rw 010 Ciracas, Kelurahan Serang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Provinsi Banten, kembali melaksanakan tradisi munggahan, pada Minggu (15/2/2026).
Munggahan adalah tradisi masyarakat Islam suku Sunda untuk menyambut datangnya bulan Ramadan.
Munggahan berasal dari kata dalam bahasa Sunda, yaitu "munggah", yang artinya berjalan, naik, atau keluar dari kebiasaan hidup sehari-hari.
Pada kegiatan Munggahan yang dilaksanakan warga Perumahan Komplek Cacat Veteran Rt 03 Rw 010 Ciracas,Kelurahan Serang, Kecamatan Serang kali ini, dibarengi dengan kegiatan gotong royong yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan berupa bersih-bersih Musholah An-Nur yang sebelumnya bernama Al-Muhajirin, guna menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026 yang akan segera tiba.
Bulan Ramadhan, adalah bulan yang penuh berkah, sehingga persiapan menyambutnya tidak hanya berupa persiapan spiritual, tetapi juga kebersihan Mushalah lingkungan sekitar.
Chandra selalu Ketua Rt sekaligus penanggungjawab kegiatan menyampaikan, kegiatan gotong royong ini merupakan tradisi yang sudah lama dikenal dan menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat di Indonesia, termasuk warga Komplek Cacat Veteran Ciracas, Serang Banten.
Dalam setiap kegiatan gotong royong, seluruh warga yang berjumlah 100 Kepala Keluarga (KK), secara bersama-sama bekerja untuk mencapai tujuan bersama tanpa membedakan status sosial.
Kali ini, tujuan bersama tersebut adalah menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat untuk menyambut Ramadhan.
Pada kegiatan gotong royong ini, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa ini, melakukan perbaikan pada atap yang bocor, cat bangunan Musholah yang kusam, saluran air untuk wudhu dan beberapa bagian saluran airvdan sekitar Musholah agar suasana semakin rapi dan indah.
Kaum Ibu, juga tidak tinggal diam dalam kegiatan ini, dengan menyiapkan konsumsi untuk sarapan pagi dan makan siang demi kelancaran kegiatan gotong royong dan sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur.
Hidangan yang disajikan, merupakan hasil masakan ibu-ibu yang dengan penuh kehangatan. Suasana kebersamaan semakin terasa dengan canda tawa serta obrolan ringan yang mengiringi acara makan bersama.
Selain untuk semakin mempererat tali persaudaraan antar warga, kegiatan gotong royong ini, juga bertujuan untuk terus membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Dengan kebersihan lingkungan yang terjaga, diharapkan suasana yang tenang dan khusyuk dalam beribadah dapat tercipta, terutama saat menjalankan ibadah sholat tarawih maupun saat berpuasa.
Kegiatan ini, juga sejalan dengan prinsip hidup sehat yang selalu diterapkan warga Komplek Cacat Veteran Ciracas, Serang Banten.
"Di bulan Ramadhan, umat Islam diajak untuk tidak hanya menjaga kebersihan fisik, tetapi juga kebersihan hati dan pikiran. Juga melalui kebersihan yang terjaga, diharapkan masyarakat terhindar dari berbagai penyakit yang bisa muncul akibat lingkungan yang kotor," ujar Chandra selalu Ketua Rt sekaligus penanggungjawab kegiatan didampingi Sekertaris Ade Junaedi. (Daeng Yusvin/Mdn)