Media Reformasi Indonesia (MRI)

09 Maret 2026

Permudah Akses Warga dan Pelajar, Danrem 044/Gapo Ikuti Launching 200 Jembatan Garuda


REFORMASI-ID | SUMSEL, OKU – Komandan Korem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M. mengikuti kegiatan Launching 200 Jembatan Garuda yang dilaksanakan secara terpusat melalui video conference, bertempat di Desa Pusar Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Senin (9/3/2026).

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kapok Sahli Kodam II/Sriwijaya Brigjen TNI Junaidi, Aster Kasdam II/Sriwijaya Kolonel Inf Nandar, Kasi Log Kasrem 044/Gapo Letkol Czi Rizal Desriansyah, Kasi Ter Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf T. Yopie Hutasoit, serta unsur Forkopimda Kabupaten OKU, di antaranya Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, Dandim 0403/OKU Letkol Inf Yusuf Winarno, Kapolres OKU yang diwakili Kabag Log AKP Juli, Kajari OKU Rudhy Purhusip, dan Ketua Pengadilan Negeri OKU Elvin Adrian.

Dalam sambutannya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menekankan bahwa pembangunan jembatan, termasuk jembatan gantung, merupakan wujud kerja nyata pemerintah dalam menjamin keselamatan masyarakat serta mempermudah akses pendidikan. Presiden juga menginstruksikan TNI dan Polri, khususnya satuan Batalyon Zeni dan Brimob, untuk turun langsung mempercepat pembangunan jembatan di wilayah pedesaan.

Menurut Presiden, pembangunan jembatan merupakan bagian penting dalam menjaga konektivitas antarwilayah, mendukung sektor pariwisata, serta mempermudah akses masyarakat menuju berbagai daerah.

Sementara itu, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud mengungkapkan bahwa program pembangunan Jembatan Garuda bertujuan untuk membangun jembatan gantung yang fungsional di wilayah-wilayah terpencil guna meningkatkan konektivitas antarwilayah.

“Program ini bertujuan membuka akses masyarakat, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu menghubungkan wilayah yang selama ini terpisah oleh Sungai Ogan. Selain itu, jembatan tersebut juga akan mempermudah akses anak-anak menuju sekolah, mempercepat mobilitas masyarakat, serta memperlancar pengangkutan hasil pertanian para petani.

“Semoga jembatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan menjadi berkah bagi kita semua,” harap Danrem.

Usai mengikuti video conference, Danrem 044/Gapo bersama Forkopimda melaksanakan pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya Jembatan Gantung Garuda sehingga secara resmi dapat digunakan oleh masyarakat setempat. Danrem juga meninjau langsung kondisi jembatan gantung yang baru saja diresmikan tersebut.

Kegiatan launching Jembatan Garuda juga diisi dengan pemberian tali asih kepada masyarakat berupa paket sembako sebagai bentuk kepedulian kepada warga sekitar. (Mdn)

Pimpin Rakor Lintas Sektoral, Kapolda: Perkuat Sinergi Nasional Pengamanan Idul Fitri 1447 H.

REFORMASI-ID | Lampung – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bersama Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sumarto memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral di Gedung Serba Guna (GSG) Polda Lampung, Senin (9/3/2026).

Rakor tersebut menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah dan memperkuat sinergi antara Polri, TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta stakeholder terkait dalam mengamankan mobilitas masyarakat selama momentum Lebaran.

Kapolda Lampung menegaskan bahwa pengamanan Idul Fitri merupakan operasi kemanusiaan berskala nasional yang menuntut kesiapan menyeluruh, baik dari sisi pengamanan kamtibmas, pengaturan lalu lintas, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

“Pengamanan Idul Fitri bukan hanya tugas Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Sinergi lintas sektoral menjadi kunci utama agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Lebaran dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Kapolda Lampung dalam arahannya.

Dalam rakor tersebut Kapolda paparkan berbagai langkah strategis pengamanan yang difokuskan pada pengendalian arus mudik dan balik, pengamanan pusat keramaian masyarakat, serta pengawasan terhadap objek vital nasional di wilayah Provinsi Lampung.

Tercatat sebanyak 4 pelabuhan, 3 bandara, 15 stasiun, 16 terminal, 209 objek wisata, 3.832 masjid, serta 2.276 lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri menjadi titik prioritas pengamanan selama periode operasi Lebaran.

"Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polda Lampung akan mendirikan sebanyak 93 pos pengamanan yang terdiri dari 57 Pos Pengamanan, 19 Pos Pelayanan, 1 Pos Terpadu, serta 16 Posko Bencana yang tersebar di berbagai titik strategis jalur mudik," sebut Kapolda.

Berdasarkan analisis dan pemetaan yang dilakukan, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 13 hingga 17 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24 hingga 28 Maret 2026.

Menurut Kapolda Lampung, sebagai pintu gerbang utama Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa, Pelabuhan Bakauheni menjadi salah satu fokus utama pengamanan. Berdasarkan data kesiapan dari KSOP dan ASDP, pelabuhan tersebut memiliki kapasitas parkir hingga 6.919 kendaraan kecil dengan daya angkut mencapai 31.986 kendaraan per hari yang didukung oleh puluhan armada kapal penyeberangan.

Selain itu jelasnya, disiapkan pula sejumlah pelabuhan alternatif seperti PT Bandar Bakau Jaya (BBJ), PT Wika Beton, serta PT Sumur Makmur Abadi (SMA) sebagai langkah kontinjensi untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan saat arus mudik maupun balik.

"Rakor juga membahas langkah mitigasi terhadap potensi bencana dan kecelakaan laut di wilayah Selat Sunda, termasuk kesiapan personel SAR, kapal patroli, ambulans, hingga dukungan helikopter untuk operasi evakuasi darurat," tutur Kapolda.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, akan diterapkan skema rekayasa lalu lintas serta pemanfaatan buffer zone atau kantong parkir di sejumlah titik strategis di jalur tol maupun jalur arteri menuju Pelabuhan Bakauheni.

"Melalui rakor lintas sektoral ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat koordinasi, komunikasi, serta kesiapan operasional guna memastikan penyelenggaraan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah Provinsi Lampung berjalan aman, lancar, dan kondusif," tutup Kapolda. (Mdn)

Polri Perkuat Sinergi Lintas Lembaga, Kedepankan Penegakan Hukum Berkeadilan dalam Konflik Agraria



REFORMASI-ID | Jakarta - Dalam upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif sekaligus menjamin hak asasi masyarakat, Polri menghadiri Launching dan Diskusi Publik Kajian Penanganan Konflik Agraria di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Auditor Sispamobvitnas Utama TK II Baharkam Polri, Brigjen Pol. Dr. E. Zulpan, S.I.K., M.Si., menekankan bahwa penanganan sengketa lahan memerlukan instrumen yang tepat agar tidak menghambat pembangunan nasional.

Sebagai pejabat di lingkungan Baharkam Polri, Brigjen Pol. E. Zulpan menggarisbawahi pentingnya peran Sispamobvitnas (Sistem Pengamanan Objek Vital Nasional) dalam memitigasi potensi konflik di area strategis. Menurutnya, koordinasi lintas lembaga antara kementerian (ATR/BPN, ESDM, Kehutanan) dengan Polri adalah kunci utama.

"Polri berkomitmen penuh untuk hadir sebagai penengah yang adil. Melalui sistem pengamanan objek vital yang terintegrasi, kita ingin memastikan bahwa operasional investasi tetap berjalan tanpa mengabaikan hak-hak masyarakat adat maupun legalitas kepemilikan tanah," ujar Brigjen Pol. Dr. E. Zulpan di sela-sela diskusi.

Ia juga menambahkan bahwa pendekatan Polri saat ini jauh lebih mengedepankan sisi preventif. "Penanganan konflik agraria oleh Polri dilakukan melalui pendekatan pemeliharaan keamanan dan penyelesaian damai. Namun, jika ada pelanggaran hukum, Polri akan bertindak profesional dan berkeadilan," tegasnya.

Diskusi yang juga dihadiri oleh kementerian terkait, Kompolnas, KSP, hingga organisasi lingkungan seperti WALHI dan Greenpeace ini, membedah akar masalah mulai dari tumpang tindih izin hingga sengketa lahan adat.

Hasil kajian ini diharapkan menjadi kompas bagi personel Polri di lapangan dalam mengambil tindakan yang tidak hanya tegas secara hukum, tetapi juga diterima secara sosial.

Dengan peluncuran kajian ini, Polri optimis dapat menurunkan tensi konflik agraria di berbagai daerah, sekaligus memberikan jaminan keamanan bagi aset-aset strategis negara yang masuk dalam kategori Objek Vital Nasional (Obvitnas).

Bupati Lampung Salurkan Bantuan Korban Banjir di Perumahan Griya Anugrah 4 Desa Marga Agung


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir di Perumahan Griya Anugrah 4, Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (09/03/2026).

Bantuan berupa beras tersebut diberikan kepada masyarakat yang terdampak banjir yang terjadi pada Jumat (07/03/2026). Penyaluran bantuan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tersebut diwakili oleh Camat Jati Agung, Rizwan Efendi, bersama jajaran pemerintah kecamatan setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Jati Agung menyampaikan pesan dan rasa prihatin dari Bupati Lampung Selatan Bapak Egi di 8 desa di kecamatan Jati Agung yang terdampak banjir terdiri dari desa Margo lestari, Marga Agung, Way Hui, Jatimulyo, Karang Anyar, Karang Sari, Fajar Baru, Gedung Harapan atas musibah banjir yang menimpa warga khususnya Desa Marga Agung.

“Alhamdulillah, Bapak Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan rasa duka dan keprihatinan atas musibah banjir yang dialami warga Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir,” ujar Rizwan Efendi kepada media

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus berupaya hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah, sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah daerah terhadap warganya.

Sementara itu, salah satu warga Perumahan Griya Anugrah 4 yang terdampak banjir, Eva, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan atas bantuan yang diberikan.

“Kami warga Perumahan Griya Anugrah 4 Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, serta Camat Jati Agung Rizwan Efendi beserta jajaran yang telah memberikan bantuan beras kepada warga yang terdampak banjir,” ujar Eva kepada media 

Menurut warga, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang saat ini masih berupaya memulihkan kondisi pascabanjir yang sempat merendam kawasan permukiman mereka.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan diharapkan terus melakukan langkah-langkah penanganan serta upaya pencegahan agar kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang dengan cara menormalisasi kali yang ada.(*)

Ratusan Takjil Ludes dalam Hitungan Menit di Aksi Sosial AMMCI Bogor


Reformasi-ID, Bogor
— Aksi berbagi takjil yang digelar Asep Motor Mobil Club Indonesia (AMMCI) PD Bogor bersama Paguyuban Asep Dunia (PAD) mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sebanyak 400 paket takjil yang dibagikan pada Minggu, 8 Maret 2026 di Jalan Raya Bubulak, Bogor, ludes dalam waktu kurang dari lima menit.

Kegiatan sosial ini menjadi aksi perdana AMMCI di bulan suci Ramadan tahun ini. Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengguna jalan serta warga sekitar yang melintas di lokasi kegiatan.

Pantauan di lapangan, tidak hanya pengendara yang menerima takjil gratis tersebut. Sejumlah warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia, juga ikut mendatangi lokasi pembagian untuk mendapatkan paket berbuka puasa.

Ketua panitia kegiatan, Asep Sopian yang dikenal dengan sapaan Asep Santri atau Asep Ikan, mengatakan bahwa total paket takjil yang disiapkan dalam kegiatan tersebut mencapai ratusan paket.

“Hari ini ada 400 paket takjil yang kami bagikan kepada masyarakat,” ujarnya. Asep Sopian juga diketahui menjabat sebagai Ketua O1 Bogor.

Kegiatan bakti sosial ini turut dihadiri Ketua Umum AMMCI, Asep Hidayat yang akrab disapa Asep Kaca. Selain itu, hadir pula perwakilan DPW Paguyuban Asep Dunia dari wilayah Depok, Bogor, Cianjur, dan Sukabumi yang ikut memeriahkan kegiatan.

Ketua PW PAD, Asep Zaenal Umami (Asep ZU), menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi.

“Ini merupakan ajang silaturahmi bagi kami semua,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Pembina Paguyuban Asep Dunia, Asep Saputra. Ia menuturkan bahwa kegiatan sosial seperti ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

"Di bulan Ramadan ini kami mengadakan berbagai kegiatan sosial, salah satunya berbagi takjil kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum AMMCI Asep Hidayat juga terlihat memberikan arahan kepada panitia untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan lancar. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua PAD Kabupaten Bogor Asep Saepulloh, Pembina PAD Kabupaten Bogor Asep Turmuji, serta para anggota beserta keluarga yang ikut memeriahkan kegiatan berbagi di bulan Ramadan tersebut.

Sidak Pasar Modern, Polda Lampung Cek Harga dan Stok Pangan


REFORMASI-ID | LAMPUNG - Tim Satgas Pangan Polda Lampung bersama sejumlah instansi melakukan inspeksi mendadak di pasar modern Bandar Lampung, Minggu (8/3/2026). Sidak ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan, stabilitas harga, serta keamanan pangan bagi masyarakat.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.30 WIB tersebut menyasar dua lokasi utama, yakni Supermarket Superindo Sukabumi dan Gudang Bulog Campang Raya. Tim melakukan pengecekan langsung terhadap harga bahan pokok serta kondisi stok beras.

Sidak gabungan itu dipimpin Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Dr. I Gusti Ketut Astawa. Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan, Satgas Saber Pangan Lampung, Bulog, serta Tim Satgas Pangan Polda Lampung.

Di Supermarket Superindo Sukabumi, petugas melakukan pengawasan terhadap harga sejumlah komoditas utama. Di antaranya cabai, bawang merah, bawang putih, daging sapi, daging ayam, minyak goreng, gula hingga telur.

Sementara itu di Gudang Bulog Campang Raya, tim melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan stok beras. Langkah ini dilakukan guna memastikan cadangan pangan tetap aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dirkrimsus Polda Lampung Kombes Heri Rusyaman mengatakan kegiatan sidak ini merupakan bagian dari pengawasan terpadu untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan distribusi bahan pokok berjalan normal.

“Kami ingin memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar dan tidak ada pihak yang mencoba memainkan harga kebutuhan pokok di pasaran,” kata Heri Rusyaman.

Ia menjelaskan, pengawasan dilakukan bersama instansi terkait guna mencegah potensi penimbunan maupun praktik spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat.

“Satgas Pangan bersama pemerintah daerah dan Bulog terus melakukan pemantauan di lapangan agar stok bahan pokok tetap tersedia dan harga tetap stabil,” ujarnya.

Heri menegaskan pihaknya tidak akan ragu mengambil langkah hukum jika ditemukan pelanggaran dalam distribusi atau perdagangan bahan pokok yang berpotensi mengganggu stabilitas pasar.

“Jika ditemukan indikasi penimbunan atau permainan harga oleh oknum tertentu, tentu akan kami tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegasnya. (Hms/Mdn)

Hadirkan Rasa Aman di Tengah Malam, Personel Gabungan Polri Sambangi Warga Golf Residence Melalui Patroli Dialogis



REFORMASI-ID | Bogor - Dalam upaya menjaga kondusivitas wilayah dan mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat, Subden C Detasemen Perintis Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis Gabungan bersama Polsek Gunung Putri pada Minggu malam (08/03/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB ini menyasar sejumlah titik strategis di wilayah Gunung Putri, di antaranya kawasan hunian Golf Residence Cibubur dan Asana Residence. Berbeda dengan patroli biasa, personel gabungan menggunakan kendaraan roda dua (KR2) yang dikombinasikan dengan jalan kaki masuk ke dalam area pemukiman warga.

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri menyampaikan bahwa esensi dari patroli ini adalah metode "Dialogis". Petugas tidak hanya melintas, tetapi berhenti untuk berinteraksi langsung dengan warga maupun petugas keamanan lingkungan (Satpam).

“Kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi keluhan masyarakat terkait gangguan Kamtibmas di lingkungan mereka. Kehadiran fisik Polri di tengah malam seperti ini bertujuan memberikan rasa aman sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas,” ujar perwakilan Dirsamapta 

Dalam kesempatan tersebut, petugas menyampaikan beberapa poin penting kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor) maupun pencurian rumah kosong.

Sinergi Pelaporan: Mengimbau warga agar tidak ragu segera melapor ke polsek terdekat atau melalui layanan pengaduan kepolisian jika menemukan aktivitas yang mencurigakan.

Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari semboyan "Siap Terlihat dan Bermanfaat", di mana Polri berkomitmen hadir secara proaktif di tengah masyarakat untuk menciptakan situasi yang aman dan tertib. Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah Golf Residence dan Asana Residence terpantau aman dan terkendali.

Ibu Rumah Tangga Gagalkan Pencurian Motor, Kapolsek Bekasi Barat Berikan Penghargaan


REFORMASI-ID  🇮🇩 | Kota Bekasi — Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH. memberikan piagam penghargaan, cenderamata, serta tali kasih kepada seorang ibu rumah tangga yang berhasil menggagalkan aksi pencurian sepeda motor di lingkungan tempat tinggalnya.

Pemberian penghargaan tersebut dilaksanakan dalam kegiatan apel pagi anggota Polsek Bekasi Barat pada Senin (9/3/2026).

Aksi keberanian ibu rumah tangga tersebut terjadi pada Jumat (6/3/2026) di kawasan Kampung Setu RT 01 RW 02, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat. Saat itu, ia memergoki seorang pelaku yang diduga hendak melakukan pencurian sepeda motor di lingkungan rumahnya.

Dengan sigap, ibu tersebut berteriak meminta pertolongan warga sekitar sehingga pelaku gagal melancarkan aksinya dan melarikan diri dari lokasi kejadian. Tindakan cepat tersebut dinilai mampu mencegah terjadinya tindak kejahatan di lingkungan permukiman.

Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepolisian terhadap keberanian dan kepedulian masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Kami memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada warga yang berani dan peduli terhadap keamanan di lingkungannya. Kami berharap tindakan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk bersama-sama menjaga kamtibmas,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian atau aparat setempat guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas di lingkungan tempat tinggal.

Dengan adanya peran aktif masyarakat, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Bekasi Barat dapat terus terjaga dengan baik.




Jaga Kamtibmas Ramadan, Detasemen Perintis Baharkam Polri Intensifkan Patroli SOTR di Jakarta



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan, Detasemen Perintis Korsabhara Baharkam Polri menggelar patroli skala besar bertajuk Sahur On The Road (SOTR) di sejumlah titik rawan wilayah hukum Polda Metro Jaya, Senin (09/03/2026) dini hari.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 03.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Perwira Penanggung Jawab, Ipda Eko Hermanto, dengan mengerahkan 36 personel yang terbagi ke dalam tiga regu. Fokus utama patroli ini adalah melakukan langkah preventif terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Personel disebar ke titik-titik strategis yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya massa. Regu 1 menyisir kawasan Setiabudi hingga Pancoran, Regu 2 memantau wilayah Kebayoran dan Pesanggrahan, sementara Regu 3 fokus pada area Jagakarsa, Cilandak, hingga Mampang.

"Patroli ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi tawuran antar kelompok, balap liar, serta tindakan kriminalitas seperti curanmor yang rawan terjadi di waktu dini hari," ujar Ipda Eko Hermanto dalam keterangannya.

Dalam pelaksanaannya, petugas di lapangan tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan warga. Di Jalan Jatinegara Barat dan Jalan Tambak, petugas sempat memberhentikan pengendara yang melawan arus serta motor berboncengan tiga untuk diberikan imbauan tertib lalu lintas.

Bahkan di wilayah Cilandak, petugas mengamankan seorang pemuda yang tidak dapat menunjukkan surat kendaraan sebagai bentuk deteksi dini terhadap pelanggaran hukum. Selain penindakan, sisi humanis Polri juga terlihat saat personel membantu warga yang mengalami kendaraan mogok di tengah rute patroli.

Hingga fajar menyingsing, situasi di seluruh wilayah pantauan dilaporkan aman dan terkendali. "Hasil yang dicapai pagi ini adalah nihil tawuran dan nihil balap liar. Meski mobilitas masyarakat cukup tinggi dan masih ditemukan kelompok pemuda yang berkonvoi, tim di lapangan terus memberikan edukasi agar mereka segera kembali ke rumah masing-masing demi keselamatan," tambahnya.

Kegiatan rutin ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat Jakarta yang sedang melaksanakan sahur. Dengan kehadiran Polri di lapangan, diharapkan stabilitas keamanan tetap optimal sehingga masyarakat dapat beribadah dengan tenang.

Polri Fasilitasi Mediasi, Kasus Nabilah O'brien dan Zendhy Kusuma Berakhir Damai



REFORMASI-ID | Jakarta - Biro Pengawasan Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri memfasilitasi proses mediasi antara para pihak yang terlibat dalam perkara yang melibatkan N.O dan Z.K. Mediasi tersebut berlangsung di Kantor Bareskrim Polri pada Minggu (8/3/2026).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa langkah mediasi ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menghadirkan rasa keadilan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat dua proses peristiwa hukum yang saling berkaitan, yakni perkara yang ditangani di Polsek Mampang, Polres Jakarta Selatan, serta laporan yang berada di Bareskrim Polri. Oleh karena itu, Biro Wassidik Bareskrim Polri melakukan analisis mendalam guna menemukan penyelesaian terbaik.

“Berdasarkan pertemuan hari ini, seluruh pihak terkait telah hadir secara langsung, yakni Saudara Z beserta istrinya Saudari E, serta Saudari N.O dan Saudara K.D.H,” ujar Trunoyudo.

Dalam pertemuan tersebut, keempat pihak sepakat menempuh jalur damai yang dituangkan dalam perjanjian perdamaian. Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan tersebut, masing-masing pihak juga telah menandatangani pencabutan laporan polisi di unit penyidik yang menangani perkara mereka.

Selain penandatanganan berita acara mediasi dan pencabutan laporan, para pihak juga sepakat untuk menghapus konten di media sosial masing-masing sesuai dengan poin-poin kesepakatan yang telah disetujui bersama.

Ia menuturkan bahwa langkah damai tersebut dilandasi semangat introspeksi diri, terlebih di bulan suci Ramadan yang identik dengan nilai silaturahmi dan saling memaafkan.

“Proyeksi ke depan dari hasil mediasi ini adalah untuk memberikan rasa keadilan yang seutuhnya bagi kedua belah pihak dan masyarakat luas,” jelasnya.

Dengan adanya kesepakatan damai serta pencabutan laporan dari seluruh pelapor, maka proses hukum dalam perkara tersebut dinyatakan selesai melalui mekanisme perdamaian.

Polri pun mengapresiasi sikap para pihak yang memilih menyelesaikan permasalahan secara musyawarah demi menjaga hubungan baik serta kondusivitas di masyarakat.

08 Maret 2026

Longsor TPST Bantargebang Menelan Korban Jiwa



REFORMASI-ID | Bekasi - Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi longsor. Minggu, 08 Maret 2026.

Dalam peristiwa longsor tersebut petugas dan warga setempat berhasil mengevakuasi empat korban jiwa yang terdiri dari sopir truk sampah serta pemulung dan jumlah korban kemungkinan masih bisa bertambah.

Adapun empat korban yang sudah berhasil ditemukan diantaranya, Enda Widayanti (25) pemulung, Sumine (60) pemilik warung disekitar lokasi kejadian, Dedi Sutrisno (22) dan Irwan Suprihatin merupakan sopir truk sampah.

Sementara jenazah Enda dan Sumine dipulangkan ke kampung halamannya di Banten, sedangkan jenazah Dedi sudah dipulangkan ke Karawang dan jenazah Irwan yang baru ditemukan pada Minggu malam langsung dievakuasi.

Saat dikonfirmasi awak media, Ramli perwakilan  petugas SAR Jakarta menyampaikan proses pencarian korban masih terus berlanjut.

"Proses pencarian masih terus kami lanjutkan dengan menggunakan alat berat tambahan untuk percepat pencarian," ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jakarta, Asep Kuswanto saat dihubungi via telpon mengatakan ada sekitar tujuh truk sampah yang terdampak longsor.

"Ada sekitar tujuh truk yang terdampak longsor di TPST Bantargebang, dua truk masih tahap evakuasi," ucapnya.

"Seluruh Penyedia Jasa Lainnya Perseorangan (PJLP) korban yang meninggal dunia akan mendapatkan santunan berupa BPJS Ketenagakerjaan dan bagi yang mengalami luka pengobatan akan ditanggung pemerintah," tambahnya.

Lanjutnya, untuk pemulung dan pemilik warung yang statusnya bukan PJLP akan diberikan santunan sosial.

Asep juga memaparkan akan menata ulang zona buangan sampah agar lebih aman dan stabil.

"Pemrov Jakarta berkomitmen menjaga keselamatan dalam pengoperasian layanan di TPST Bantargebang," paparnya.

Setelah, sambungnya, area dinilai aman, kami akan melakukan stabilisasi dan penataan zona agar kondisi kembali terkendali.

Bukan itu saja, pungkasnya, Pemprov Jakarta akan menangani masalah ini dengan secepat mungkin.

(Red)

Sinergi Jaga Kamtibmas, Kasrem 044/Gapo Hadiri Apel Ojol dan Buruh Bersama Kapolri di Palembang

REFORMASI-ID | Palembang – Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri mewakili Danrem 044/Gapo menghadiri Apel Ojek Online dan Buruh Kamtibmas bertajuk “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae” yang digelar di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3/2026).

Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo tersebut, menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan pengamanan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pekerja ojek online, buruh, serta elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Sumatera Selatan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri telah mempersiapkan berbagai langkah guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini. Ia juga melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan sarana dan prasarana serta personel Polri yang akan bertugas di lapangan.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aspek pengamanan berjalan optimal, termasuk mengantisipasi potensi bencana alam yang dapat mengganggu perjalanan masyarakat selama periode mudik.

Dalam kesempatan itu pula, Kapolri secara langsung memeriksa berbagai kesiapan operasional guna meyakinkan seluruh jajaran mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya bagi para pemudik yang akan melakukan perjalanan ke kampung halaman.

Kapolri yang didampingi Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis serta Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, turut meninjau stand pameran milik Korem 044/Gapo yang menampilkan berbagai informasi serta kontribusi satuan dalam mengantisipasi bencana.

Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri menyampaikan bahwa kehadiran Korem 044/Gapo dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya bersama menjaga stabilitas keamanan menjelang momentum mudik Lebaran, terutama dalam mengantisipasi bencana yang mungkin terjadi.

“Melalui kegiatan apel ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas ojek online dan buruh, dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sumatera Selatan,” ujar Kolonel Inf Andi Gus Wulandri.

Ia juga menambahkan bahwa Korem 044/Gapo siap mendukung upaya pengamanan yang dilakukan bersama jajaran terkait guna memastikan masyarakat dapat menjalankan perjalanan mudik dengan aman, tertib, dan lancar. (Mdn)

Menu MBG Sederhana Anggaran Diatas Rata rata. Dugaan Mark Up Menu Sekolah Picu Tanda Tanya Publik; GMBI Minta BGN evaluasi

REFORMASI-ID | Lampung Timur –Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Lampung Timur. Sabtu, 07/03/2026.

Perhatian publik mencuat setelah beredarnya rincian harga bahan makanan yang digunakan dalam penyediaan menu MBG bagi siswa di SDN 2(untuk kelas 5 dan selanjutnya) Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhan Ratu.

Program tersebut diketahui disalurkan melalui Dapur Miftahul Huda yang berada di dusun stia batin desa raja basa lama kec.labuhan ratu lampung timur,dan informasi mengenai rincian harga disebut berasal dari keterangan Fai selaku akuntan dapur.

Namun setelah rincian harga itu beredar, sejumlah pihak mulai mempertanyakan kewajaran nilai pembelanjaan bahan makanan yang tercantum.

Beberapa komponen harga dinilai relatif tinggi jika dibandingkan dengan harga pasar di wilayah setempat, sehingga memunculkan pemikiran tentang selisih harga atau potensi mark up dalam proses pengadaan bahan makanan.

Situasi ini membuat perbincangan di tengah masyarakat semakin meluas, terutama karena program MBG merupakan program nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris **Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Lampung Timur, Taufan Jaya Negara, menilai polemik yang berkembang tidak boleh dibiarkan tanpa penjelasan yang jelas kepada publik.

Menurut Bung Taufan, ketika rincian harga bahan makanan mulai beredar dan memicu pertanyaan masyarakat, maka transparansi menjadi hal yang tidak bisa dihindari.

“Jika memang tidak ada persoalan dalam pengelolaannya, tentu akan lebih baik apabila semua rincian dijelaskan secara terbuka agar masyarakat tidak terus berspekulasi dengan dugaan” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa program MBG memiliki tujuan yang sangat penting, yaitu meningkatkan kualitas gizi generasi muda Indonesia.

Karena itu, menurutnya, pengelolaan program tersebut harus benar-benar dijalankan secara transparan dan akuntabel.

“Program ini dibuat untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan gizi yang baik. Jangan sampai tujuan yang baik ini justru menimbulkan tanda tanya di masyarakat,” kata Bung Taufan.

Selain soal harga bahan makanan, ia juga menyoroti pentingnya kualitas menu yang diberikan kepada para siswa.

Menurutnya, dapur penyedia makanan tidak seharusnya sekadar menyediakan makanan atau jajanan, tetapi harus memastikan bahwa menu yang diberikan benar-benar memenuhi standar gizi.

“Tidak ada gunanya program Makan Bergizi Gratis jika makanan yang diberikan justru jauh dari standar gizi yang diharapkan,” tegasnya.

Bung Taufan juga meminta **Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga yang berwenang dalam pengawasan program MBG untuk segera melakukan penelusuran dan evaluasi terhadap informasi yang berkembang.

Menurutnya, klarifikasi terbuka penting agar masyarakat mendapatkan kepastian mengenai pengelolaan program tersebut.

"Program ini menyangkut masa depan anak-anak Indonesia. Karena itu pelaksanaannya harus benar-benar bersih, transparan, dan sesuai tujuan awalnya,” pungkasnya. (*)

Polsek Medansatria Gelar Lomba Balap Lari “Jaga Medansatria Night Run”, Wadah Positif Bagi Pemuda


REFORMASI-ID 🇮🇩 | Bekasi – Dalam rangka memberikan kegiatan positif bagi generasi muda serta mencegah aksi balap liar dan tawuran selama bulan Ramadan, Polsek Medansatria menggelar kegiatan Lomba Balap Lari Jaga Medansatria (Night Run) pada Sabtu malam (7/3/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.30 WIB tersebut berlangsung di Perum Pejuang Jaya RT 006/007 RW 015, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi. Lomba ini diikuti oleh sekitar 105 peserta yang mayoritas merupakan remaja dari wilayah Kecamatan Medansatria.

Acara dibuka langsung oleh Kapolsek Medansatria AKP Tri Baskoro Bintang Wijaya, S.T.K., S.I.K., M.H. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif Polres Metro Bekasi Kota bersama para pemangku kepentingan untuk memberikan ruang positif bagi para pemuda.

“Lomba balap lari ini merupakan wadah bagi anak-anak muda untuk menyalurkan bakat dan energi secara positif. Kami berharap kegiatan ini dapat mencegah aksi balap liar dan tawuran, khususnya selama bulan Ramadan,” ujar Kapolsek.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolsek Medansatria AKP Sumarjono, S.H., sejumlah pejabat utama Polsek Medansatria, Lurah Pejuang Suhendra, S.Sos., serta Anggota DPRD Kota Bekasi Dr. H. Abdul Muin Hafied, S.E., M.Pd.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Muin Hafied mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat positif bagi generasi muda.

“Kegiatan ini luar biasa karena dapat mempererat persatuan pemuda sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda di Kelurahan Pejuang tetap semangat menjalankan ibadah Ramadan dan menjaga kebersamaan,” ujarnya.

Rangkaian lomba kemudian dilanjutkan dengan persiapan peserta pada pukul 22.46 WIB dan berlangsung hingga beberapa sesi perlombaan. Namun pada pukul 23.45 WIB, lomba terpaksa dihentikan sementara karena hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Medansatria.

Panitia mencatat lomba telah berlangsung empat sesi sebelum akhirnya dihentikan. Kegiatan direncanakan akan dilanjutkan kembali pada Selasa, 10 Maret 2026 pukul 20.30 WIB.

Dalam perlombaan tersebut, panitia menyediakan total hadiah bagi para pemenang, yakni Juara 1 sebesar Rp500.000, Juara 2 Rp300.000, dan Juara 3 Rp200.000, serta tambahan dukungan hadiah dari Anggota DPRD Kota Bekasi Abdul Muin Hafied sebesar Rp1.000.000.

Secara keseluruhan, kegiatan Lomba Balap Lari Jaga Medansatria berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dengan semangat “Sehat Yes, Balap Liar dan Tawuran No!” di wilayah Kecamatan Medansatria.

Sinergitas Koramil 02/Pondok Gede dan Polsek Gelar Patroli Malam, Ciptakan Rasa Aman Bagi Masyarakat


 REFORMASI-Id 🇮🇩 |℅Kodam Jaya - Kota Bekasi 07/03/2026 Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Koramil 02/Pondok Gede bersama Polsek Pondok Gede melaksanakan patroli malam di wilayah binaan .

Kegiatan patroli diawali dengan apel gabungan TNI–Polri sebagai bentuk kesiapan personel sebelum turun ke lapangan. Setelah apel, patroli dilanjutkan dengan menyusuri sejumlah ruas jalan dan titik-titik yang dianggap rawan terhadap potensi gangguan keamanan dengan menggunakan kendaraan dinas.

Patroli malam ini dilakukan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi berbagai tindakan kejahatan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya pada malam hari.

Danramil 02/Pondok Gede, Mayor Inf Fajar Fitrianto, menyampaikan bahwa kegiatan patroli bersama ini merupakan wujud nyata sinergitas antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan wilayah.

“Patroli malam ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas di wilayah Pondok Gede. Melalui sinergitas antara TNI dan Polri, kami berharap masyarakat dapat merasakan kehadiran aparat keamanan sehingga tercipta situasi yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Mayor Inf Fajar Fitrianto.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan patroli gabungan akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk komitmen aparat dalam menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Dengan adanya patroli malam gabungan ini diharapkan dapat meminimalisir tindak kejahatan serta memperkuat sinergi antara TNI-Polri dalam menjaga kondusifitas wilayah.


(Kodim 0507/Bekasi)

07 Maret 2026

Senyum Petani Jagung: Akses Modal Mudah, Jalan Menuju Swasembada Pangan Kian Terbuka



REFORMASI-ID | Bekasi - Menyadari bahwa permodalan seringkali menjadi penghambat utama bagi petani untuk berkembang, Polri mengambil langkah strategis dengan memfasilitasi akses keuangan. Dalam acara penanaman serentak di Bekasi, dilakukan penyerahan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank BRI kepada kelompok tani binaan.

Dukungan finansial ini memungkinkan petani mengadopsi teknologi pertanian yang lebih maju, membeli bibit berkualitas, hingga menjaga keberlangsungan operasional lahan. Penguatan modal di tingkat akar rumput dianggap sebagai motor penggerak utama untuk meningkatkan produktivitas hasil panen secara merata.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Polri membangun ekosistem pangan yang mandiri. Selain pendampingan teknis dan keamanan, aspek ekonomi petani turut diperhatikan agar mereka memiliki daya saing yang lebih kuat dalam menghadapi dinamika pasar pangan.

Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menyampaikan, "Pada tahun 2026 ini, kami menjalin kerja sama dengan Bank Himbara untuk memberikan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada kelompok tani. Dengan begitu, hal ini dapat memutus mata rantai tengkulak dan memberikan modal langsung kepada petani."

Kehadiran sinergi antarlembaga ini menunjukkan komitmen Polri sebagai mitra strategis pemerintah yang memastikan pembangunan nasional berjalan inklusif. Dengan permodalan yang kuat melalui KUR, petani kini memiliki fondasi finansial untuk terus berkontribusi dalam menjaga kedaulatan pangan nasional.

Stabilitas Pangan Terjaga: Sinergi Masyarakat dan Program Nasional Hasilkan Surplus Jagung 3,9 Juta Ton



REFORMASI-ID | Bekasi - Keberhasilan program ketahanan pangan yang diinisiasi Polri telah membuahkan hasil membanggakan. Pada tahun 2025, lahan jagung binaan Polri memproduksi 3.975.934 ton jagung dari luas lahan 661.122 hektare. Capaian ini menjadi faktor kunci yang membawa Indonesia mengalami surplus produksi jagung nasional sebesar 470 ribu ton. Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menambahkan "Untuk tahun 2026, Polri akan mengupayakan pemenuhan sisa target penanaman jagung agar mencapai 1 juta hektare. Dengan tercapainya target luas lahan tersebut, potensi produksi jagung nasional diperkirakan dapat melampaui 4 juta ton."

Melimpahnya hasil produksi tersebut diimbangi dengan sistem penyerapan yang baik oleh Bulog sebesar 101.713 ton, yang berperan vital menjaga stabilitas harga. Memasuki 2026, stok sisa tahun sebelumnya sebesar 4,5 juta ton menjadi modal kuat untuk mengawal ketersediaan pangan nasional sepanjang tahun.

Capaian surplus ini merupakan hasil dari manajemen pertanian yang terintegrasi. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran aktif seluruh pemangku kepentingan yang bergerak dalam satu visi yang sama di bawah koordinasi Satgas Pangan Polri dan instansi terkait lainnya melalui kerja sama multisektor.

Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.  menegaskan bahwa surplus ini tidak datang secara instan, melainkan hasil dari pengawalan ketat dan sinergi yang harmonis di semua lini. Beliau menyebut kesuksesan ini sebagai keberhasilan bersama seluruh elemen bangsa.

Dengan dimulainya kembali penanaman serentak di seluruh Polda jajaran pada kuartal pertama tahun ini, target produksi diharapkan terus meningkat. Polri berkomitmen menjaga tren positif surplus jagung ini demi mewujudkan kemandirian pangan Indonesia secara berkesambungan.

Era Baru Pertanian: Masyarakat Manfaatkan Teknologi dan Benih Berkualitas untuk Lipat Gandakan Hasil Jagung



REFORMASI-ID | Bekasi - Harapan baru menyelimuti wajah para petani di wilayah Cikarang Pusat saat menghadiri kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni penanaman, melainkan wujud nyata kehadiran negara melalui Polri dalam menyentuh langsung kebutuhan dasar para pengolah tanah.

Dukungan komprehensif ini dirasakan langsung oleh 215 petani yang tergabung dalam 44 kelompok tani di bawah naungan Polda Metro Jaya. Sebagai bentuk modernisasi, Polri menyalurkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa 4 unit hand tractor, 4 unit pompa air, dan 5 unit hand sprayer, serta penyerahan simbolis bibit unggul dan pupuk berkualitas tinggi.

Kombinasi antara teknologi mesin dan ketersediaan sarana produksi (saprodi) diharapkan mampu mendongkrak hasil panen secara signifikan. Dengan alat yang memadai, petani dapat mengolah lahan lebih luas dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan metode tradisional, sehingga efisiensi kerja meningkat pesat.

Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menekankan bahwa dukungan fisik ini merupakan bagian kecil dari ekosistem besar yang sedang dibangun bersama. Beliau menggarisbawahi pentingnya keterlibatan banyak pihak dalam memastikan alat-alat tersebut memberikan dampak ekonomi nyata bagi rumah tangga petani.

Selain itu dalam pernyataannya, Wakapolri Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menyampaikan:

“Kami menyediakan dukungan pembiayaan melalui koperasi internal untuk kebutuhan bibit, pupuk, hingga alat mesin pertanian (alsintan). Harapan kami, petani dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraannya."

Melalui inisiatif ini, Polri menegaskan perannya sebagai fasilitator yang mendorong penguatan ekosistem produksi pangan. Kesejahteraan petani menjadi prioritas utama karena mereka adalah ujung tombak dalam mewujudkan cita-cita swasembada pangan Indonesia yang berkelanjutan dan mandiri.

Sulap Lahan Tidur Jadi Sumber Pangan, Inovasi Polri dalam pemanfaatan lahan untuk memperkuat Ketahanan Pangan Nasional di 2026



REFORMASI-ID | Bekasi - Strategi perluasan lahan menjadi pilar utama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional yang digalakkan oleh Polri. Hingga akhir Februari 2026, data Aplikasi Gugus Tugas Polri mencatat luas lahan penanaman jagung nasional telah mencapai 135.723 hektare, dengan target tambahan 49.060 hektare pada bulan Maret ini.

Salah satu inovasi yang menonjol adalah pemanfaatan lahan non-produktif atau lahan tidur di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Bekerja sama dengan PT Pura Delta Lestari Tbk, Polri berhasil menyulap lahan tidur seluas 50 hektare di Cikarang Pusat menjadi lahan pertanian produktif yang siap menyokong kebutuhan jagung nasional.

Transformasi lahan non-produktif ini menjadi bukti bahwa keterbatasan area pertanian di wilayah penyangga ibu kota dapat diatasi dengan kreativitas dan kemitraan strategis. Kawasan yang semula tidak tergarap kini bertransformasi menjadi area hijau yang subur dan menjanjikan hasil panen melimpah.

Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. memberikan pernyataan:
"Kami mengapresiasi Polda Metro Jaya yang meskipun memiliki keterbatasan lahan, tetap mampu berinovasi melalui kerja sama lintas sektor. Saat ini, mereka telah menanam jagung seluas 50 hektare dan akan terus dikembangkan ke depannya."

Apresiasi diberikan kepada Polda Metro Jaya dalam memitigasi keterbatasan ruang melalui diplomasi dan kerja sama. Menurutnya, hambatan fisik berupa lahan sempit bukan lagi alasan untuk tidak produktif jika ada kemauan untuk berkolaborasi.

Langkah ini didasari pada peran Polri sebagai fasilitator dalam mendorong pemanfaatan lahan secara maksimal. Dengan semakin luasnya lahan yang diolah melalui konversi lahan pasif menjadi aktif, rantai pasok pangan nasional dipastikan akan semakin kuat, stabil, dan berdaulat.

Cuaca Ekstrem Gentayangi Lampung, Polda Lampung Imbau Warga Selalu Waspada

REFORMASI-ID | Lampung – Polda Lampung mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang yang belakang terjadi di berbagai wilayah Provinsi Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, masyarakat diminta lebih berhati-hati terutama saat beraktivitas di luar rumah ketika hujan lebat disertai angin kencang terjadi.

“Polda Lampung mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, maupun pohon tumbang,” ujarnya, Sabtu (7/3/2026).

Menurut Yuni, kondisi cuaca beberapa hari terakhir di sejumlah wilayah Lampung menunjukkan intensitas hujan cukup tinggi. Oleh karena itu, masyarakat di daerah rawan bencana diminta meningkatkan kesiapsiagaan.

“Kami mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan banjir atau dekat aliran sungai, agar selalu memantau perkembangan cuaca dan segera mengungsi ke tempat aman jika kondisi dinilai berbahaya,” katanya.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat tidak memaksakan diri beraktivitas di area berisiko seperti tebing, lereng perbukitan, maupun sungai saat hujan deras berlangsung.

“Kami juga mengingatkan para pengendara untuk lebih berhati-hati di jalan karena hujan deras dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan,” lanjut Yuni.

Berdasarkan analisis prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Lampung masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dalam beberapa hari ke depan.

BMKG menyebutkan, secara umum kondisi cuaca di Lampung diprakirakan cerah berawan hingga berawan dengan peluang hujan yang dapat terjadi pada siang hingga malam hari di sebagian wilayah. Suhu udara berkisar 23–32 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 58–100 persen.

Selain itu, dalam prospek cuaca sepekan ke depan, BMKG juga memprediksi potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Lampung. Kondisi atmosfer yang lembap, serta meningkatnya pertumbuhan awan hujan dinilai menjadi salah satu faktor dapat memicu intensitas hujan tinggi di wilayah tersebut.

Merespons prakiraan cuaca tersebut, Yuni menambahkan, Polda Lampung bersama jajaran kepolisian di wilayah telah menyiagakan personel untuk membantu masyarakat apabila terjadi bencana akibat cuaca ekstrem.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, serta instansi terkait lainnya untuk melakukan langkah mitigasi dan penanganan cepat apabila terjadi bencana,” katanya.

Lebih jauh, ia juga mengajak masyarakat untuk aktif memantau informasi cuaca dari BMKG, serta segera melaporkan kepada aparat jika menemukan kondisi berbahaya di lingkungan sekitar.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Kami berharap masyarakat tetap waspada dan saling mengingatkan agar risiko bencana dapat diminimalkan,” tandas mantan Kapolres Metro tersebut. (Mdn)

Amankan Jalur Arus Mudik, Polisi Buru dan Gerebek Rumah Pelaku Pencurian.


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN — Tekab 308 Polres Lampung Selatan melakukan penggerebekan terhadap lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku pencurian sepeda motor di wilayah Lampung Selatan. Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil menemukan sepeda motor milik korban yang sebelumnya dilaporkan hilang, meski para pelaku berhasil melarikan diri.

Peristiwa pencurian dengan pemberatan itu terjadi pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di area parkir Rumah Makan  di Dusun Kenyayan Atas, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan.

Korban berinisial F.B.T.I. (27) diketahui memarkirkan sepeda motor Honda Beat warna putih hitam bernomor polisi B 5239 BPO di area parkir rumah makan tersebut. Saat itu korban bersama rekannya sedang singgah untuk beristirahat dan makan.

Namun beberapa saat kemudian, ketika hendak melanjutkan perjalanan, korban mendapati kendaraan yang diparkir sudah tidak berada di lokasi semula. Selain sepeda motor, di dalam jok kendaraan tersebut juga terdapat sejumlah barang milik korban, termasuk satu dokumen penting. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp22 juta dan melaporkannya ke pihak kepolisian.

Kapolsek Penengahan IPTU Donal Afriansyah mengatakan, setelah menerima laporan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut.

“Unit Reskrim Polsek Penengahan segera melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dan mengumpulkan sejumlah petunjuk, termasuk keterangan saksi di sekitar tempat kejadian,” kata Donal.

Dari hasil penyelidikan, polisi mendapati dari warga sekitar melihat dua orang pelaku diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut dengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy. Selain itu, petugas juga menelusuri keberadaan kendaraan korban yang mengarah ke wilayah Lampung Timur.

Berbekal informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Penengahan yang dibackup Tim Tekab 308 Polres Lampung Selatan bersama Tekab 308 Polres Lampung Timur kemudian melakukan penggerebekan pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 04.00 WIB di sebuah rumah warga di Desa Tanjung Aji, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur, yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku.

Namun saat petugas tiba di lokasi, para pelaku diduga telah melarikan diri. Meski demikian, polisi berhasil menemukan dan mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi tersebut.

Barang bukti yang diamankan di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih milik korban, satu unit sepeda motor Honda Scoopy tanpa nomor polisi yang diduga digunakan pelaku sebagai sarana kejahatan, satu buah matras warna abu-abu, kain warna cokelat yang diduga digunakan sebagai tempat tidur gantung, serta sebuah tas warna biru bertuliskan Thermarst.

“Barang bukti telah kami amankan di Polsek Penengahan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Saat ini petugas masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang identitasnya telah kami kantongi,” ujar Donal.

Ia menambahkan, pihak kepolisian terus berupaya mengungkap kasus tersebut serta mencari keberadaan para pelaku yang masih dalam pelarian. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkirkan kendaraan di tempat umum.

“Kami mengingatkan masyarakat agar memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci dengan aman dan tidak meninggalkan barang berharga di dalamnya. Apabila menemukan atau mengalami tindak kejahatan, masyarakat dapat segera melapor melalui kantor kepolisian terdekat atau memanfaatkan layanan darurat 110,” kata Donal. (Hms/Mdn)

Unik! Personel Ditpolsatwa Polri Tunggangi Satwa Turangga Sambil Bagikan Takjil di Depan Mako



REFORMASI-ID | Depok - Suasana sore di depan Markas Komando (Mako) Korsabhara Baharkam Polri tampak berbeda pada Jumat (06/03). Di tengah hilir mudik warga menjelang waktu berbuka puasa, jajaran Den Turangga Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri hadir membagikan paket takjil gratis kepada para pengendara dan pejalan kaki yang melintas.

Kegiatan bertajuk "Jumat Berkah" ini dipimpin langsung oleh Iptu M. Yunus bersama Ipda Wahyujati. Uniknya, aksi sosial ini juga melibatkan dua satwa Turangga (kuda) andalan Polri, yakni Keywest dan Diamant, yang ditunggangi oleh personel terlatih, Bripda Dimas dan Bripda Bayu M.

Mendekatkan Diri Melalui Aksi Sosial
Iptu M. Yunus menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, sekaligus upaya mempererat silaturahmi di bulan yang penuh berkah ini.

"Kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus meringankan beban masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba. Kehadiran satwa Turangga di sini juga sebagai upaya kami untuk lebih dekat dan memberikan nuansa humanis kepada warga," ujar Iptu M. Yunus.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 17.00 WIB ini melibatkan belasan personel yang dengan sigap membagikan takjil kepada masyarakat depan Mako Korsabhara Baharkam Polri, dan Slsebanyak 11 personel, termasuk tim pembagi (Bripda Zelda, Bripda Salma, Bripda Indah, Bripda Dinda, Briptu Orlando, dan Bripda Rio) serta tim pendukung teknis. Satwa yang Dilibatkan: 2 Ekor Kuda (Keywest & Diamant).

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi, banyak dari mereka yang menyempatkan diri untuk berfoto dengan satwa Turangga sambil menerima paket takjil. Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri berharap dapat terus menebar manfaat dan memastikan kehadiran Polri selalu dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Warga Terdampak Banjir di Marga Agung Jati Agung Belum Terima Bantuan, Warga Harap Perhatian Pemerintah


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN – Puluhan warga Perumahan di Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan yang terdampak banjir hingga kini dilaporkan belum menerima bantuan dari pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi. Kondisi tersebut disampaikan warga pada Sabtu pagi (07/03/2026).

Banjir yang merendam kawasan permukiman warga tersebut menyebabkan sejumlah rumah terdampak dan mengganggu aktivitas masyarakat. Warga berharap adanya perhatian serta bantuan dari pemerintah untuk meringankan beban mereka.

Salah satu Ketua RT di Desa Marga Agung menyampaikan bahwa terdapat puluhan warganya yang terdampak banjir dan membutuhkan bantuan, terutama kebutuhan pokok seperti sembako.

“Iya mas, sampai sekarang puluhan warga perumahan yang terdampak banjir belum ada bantuan dari pemerintah provinsi Lampung ataupun pemerintah daerah Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Ketua RT tersebut kepada wartawan.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu warga berinisial RK. Ia mengatakan masyarakat yang terdampak banjir sangat membutuhkan bantuan, baik berupa sembako maupun bantuan lainnya.

Menurut RK, sebelumnya sempat ada kunjungan dari Gubernur Lampung untuk meninjau lokasi banjir. Namun warga menilai kunjungan tersebut hanya sebatas pengecekan kondisi di lapangan.

“Memang ada kunjungan dari Gubernur Lampung Mirza beserta rombongan ke lokasi, tetapi saat itu hanya melakukan pengecekan kondisi banjir,” kata RK.

Warga berharap pemerintah provinsi maupun pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dapat segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir, mengingat sebagian warga masih mengalami kesulitan akibat dampak bencana tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Provinsi Lampung maupun Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terkait penyaluran bantuan bagi warga terdampak banjir di wilayah tersebut. (*).

Jumat Berkah di Bulan Ramadhan Polsek Bekasi Barat Bagikan Takjil


REFORMASI-ID 🇮🇩 | Kota Bekasi, - Pada Jumat sore, 6 Maret 2026, suasana di Jalan Jenderal Sudirman, Kranji, tampak berbeda dari biasanya. Di tengah aktivitas masyarakat yang bersiap menyambut waktu berbuka puasa di bulan suci Ramadhan, jajaran Polsek Bekasi Barat menggelar kegiatan sosial bertajuk Jumat Berkah dengan membagikan paket takjil kepada warga.

Kegiatan yang berlangsung di wilayah Kranji tersebut dipimpin oleh Wakapolsek Bekasi Barat, AKP H. Muhtar. Bersama anggota kepolisian lainnya, mereka turun langsung ke jalan untuk membagikan sebanyak 75 paket takjil kepada masyarakat dan para pengendara yang melintas.

Pembagian takjil ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat, khususnya di wilayah hukum Bekasi Barat. Warga yang menerima takjil tampak antusias dan menyambut baik kegiatan tersebut.


Menurut Wakapolsek, kegiatan Jumat Berkah ini merupakan bagian dari semangat berbagi di bulan Ramadhan serta wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang bermanfaat.

elalui kegiatan sederhana ini, diharapkan hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat dapat terus terjalin, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di bulan yang penuh berkah.








Berkah Ramadan, PAC LDII Teluk Pucung Bagikan Ratusan Takjil


REFORMASI -ID 🇮🇩 | Kota Bekasi - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggelar kegiatan bagi takjil  Ramadan 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di jalan sekitar Masjid Baitul Aziz Teluk Pucung, dengan melibatkan generasi muda LDII sebagai pelaksana di lapangan.

Ketua PAC LDII Teluk Pucung, H. Sumartiyo, menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk membantu para pengendara yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba. “Tujuan utama kegiatan ini untuk membantu para pengendara atau pejalan  kaki  yang melintas di depan sekitar Masjid Baitul Aziz LDII Teluk Pucung agar bisa segera berbuka puasa. Takjil sendiri berarti menyegerakan berbuka, sehingga kami ingin mereka tetap bisa menjalankan ibadah dengan baik meskipun belum sampai di rumah,” ujarnya.


H. Sumartiyo menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin tahunan yang terus dilaksanakan setiap Ramadan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai kepedulian sosial kepada generasi muda, “Kami melibatkan para remaja LDII yang merupakan generasi muda, untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama, lingkungan, serta memahami pentingnya hubungan antarmanusia (hablum minannas) selain hubungan dengan Allah (hablum minallah),” tambahnya.

Ketua PC LDII Bekasi Utara Tugiono, menyampaikan kegiatan ini  merupakan agenda DPW LDII Jawa Barat Berbagi Takjil Serentak. Kemudian DPD LDII Kota Bekasi melaksanakan kegiatan LDII Peduli Berbagi dibeberapa titik di tingkat DPD, PC maupun PAC. 

"ini bertujuan membantu masyarakat yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba, “Bulan Ramadan adalah momen berbagi. Kami ingin memudahkan masyarakat yang belum sempat sampai rumah saat azan magrib,” ucap Tugiono. 

Ia berharap kegiatan ini bisa mempererat persaudaraan dan menebar semangat berbagi di bulan suci Ramadan. 

“Alhamdulillah, LDII untuk semua. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, bermanfaat, dan penuh berkah,” katanya.

Selain bagi takjil, LDII juga mengajak warga untuk menerapkan 5 Sukses Ramadan, yakni sukses puasa, tarawih, tadarus Al Quran, ibadah Lailatul Qadar, serta zakat fitrah.

Salah satu warga, turut merasakan manfaat dari aksi berbagi ini. “Alhamdulillah, saya baru pulang kerja, ini masih dalam perjalanan. Takjil ini jadi penyelamat. Terima kasih untuk LDII semoga berkah untuk semua,” ujarnya.








06 Maret 2026

Polres Lampung Selatan Simulasikan Penanganan Lonjakan Kendaraan Mudik di Bakauheni

REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN — Polres Lampung Selatan menggelar simulasi cara bertindak (CB) pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 dalam rangka Operasi Ketupat Krakatau 2026, Jumat (6/3/2026) pukul 14.00 WIB.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri dan diikuti seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan arus mudik Lebaran tahun ini.

Simulasi dilaksanakan di sejumlah titik strategis yang diprediksi menjadi pusat kepadatan kendaraan dan penumpang selama periode mudik dan arus balik, yakni Pos Pelayanan Pelabuhan Bakauheni, Pos Pengamanan BBJ Bakauheni, Pos Pengamanan Gayam Penengahan, Pos Pengamanan Rest Area KM 20 B, Rest Area KM 33 B, serta Rest Area KM 49 B.

Dalam simulasi tersebut, petugas mempraktikkan berbagai skenario penanganan apabila terjadi lonjakan penumpang kapal penyeberangan maupun antrean panjang kendaraan menuju Pelabuhan Bakauheni.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri mengatakan, simulasi ini dilakukan untuk menyamakan persepsi seluruh personel di lapangan mengenai langkah yang harus dilakukan saat menghadapi situasi kepadatan arus mudik.

“Simulasi ini penting untuk menyamakan persepsi seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026, sehingga setiap anggota memahami peran, tugas, serta cara bertindak di lapangan apabila terjadi lonjakan kendaraan maupun penumpang,” kata Toni, Jumat.

Ia menjelaskan, wilayah Lampung Selatan, khususnya Pelabuhan Bakauheni, merupakan salah satu titik krusial pergerakan pemudik dari Pulau Sumatera menuju Jawa maupun sebaliknya. Karena itu, kesiapan personel, pola pengamanan, serta koordinasi antar pos pengamanan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik Lebaran.

“Setiap Kapos PAM dan personel harus memahami lokasi wilayah, pola pengamanan, serta prosedur penanganan situasi di lapangan. Dengan begitu ketika terjadi peningkatan arus kendaraan, anggota sudah tahu apa yang harus dilakukan,” ujarnya.

Dalam pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, Polres Lampung Selatan juga menerapkan sistem kategori situasi berdasarkan tingkat kepadatan lalu lintas, yakni pola hijau, kuning, dan merah.

Pada kondisi hijau, arus kendaraan masih berjalan normal dan lalu lintas relatif lancar.

Kemudian pada kondisi kuning, volume kendaraan mulai meningkat sehingga petugas melakukan penguraian arus serta pengaturan kendaraan menuju rest area atau kantong parkir untuk mengurangi kepadatan menuju pelabuhan.

Sementara pada kondisi merah, ketika terjadi lonjakan kendaraan dan antrean panjang menuju pelabuhan mencapai ruas tol dan jalur jalan arteri, petugas akan menerapkan pengendalian lebih ketat, termasuk sistem penundaan kendaraan di sejumlah titik buffer zone atau rest area sebelum menuju Pelabuhan Bakauheni.

Kapolres menambahkan, melalui simulasi ini pihaknya juga dapat melakukan evaluasi terhadap kesiapan personel maupun sarana pendukung yang digunakan dalam pengamanan arus mudik.

“Melalui simulasi ini kita bisa melihat potensi kendala di lapangan dan melakukan evaluasi sejak dini. Harapannya, saat pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 nanti, Polres Lampung Selatan benar-benar siap memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat,” kata dia.

Menurutnya menegaskan. Polres Lampung Selatan menilai kegiatan simulasi tersebut menjadi bagian penting dari persiapan pengamanan Lebaran, mengingat tingginya potensi peningkatan jumlah kendaraan dan penumpang di jalur menuju Pelabuhan Bakauheni setiap musim mudik. 

"Dengan kesiapan personel dan skenario pengamanan yang matang, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar," pungkasnya. (Mdn)

KSKP Bakauheni Melayani Pemudik Titip Motor Saat Mudik Lebaran 2026


REFORMASI-ID | Lampung Selatan, Bakauheni - KSKP Bakauheni Lampung membuka layanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian setempat bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran 2026. 

Kepala KSKP Bakauheni AKP Ferdo Elfianto, S.I.K., mengatakan layanan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengamanan Operasi Ketupat 2026, guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang meninggalkan rumah saat mudik.

“KSKP juga memberikan pelayanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian setempat bagi masyarakat yang nantinya akan melaksanakan kegiatan mudik," kata Ferdo, saat ditemui di ruang kerjanya, kamis (05/03/2026). 

Selain layanan penitipan kendaraan, Polri juga mengoptimalkan layanan hotline 110 untuk menerima pengaduan, laporan tanggap darurat, dan kebutuhan masyarakat selama periode mudik dan arus balik.

AKP. Ferdo menambahkan, Polri akan menggelar Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan periode libur Idulfitri 1447 Hijriah.

"Pihak KSKP akan selalu melayani masyarakat khususnya pemudik di wilayah pelabuhan dan masyarakat sekitar yang sedang menjalankan ibadah puasa dan libur IdulFitri 2026 ini," tutup Kepala KSKP Bakauheni AKP Ferdo. (*)

Tim Lawyer Korban Apresiasi Polisi, Desak Pengusutan Lebih Dalam



REFORMASI-ID | Bekasi - Kuasa hukum para korban dugaan penipuan investasi tanah yang menyeret tersangka berinisial YT mengapresiasi langkah cepat Satreskrim Polres Metro Bekasi yang berhasil mengamankan tersangka pada Rabu malam (4/3/2026).

Kuasa hukum korban, Suratno, S.H., mengatakan penangkapan tersebut menjadi harapan baru bagi para korban yang selama ini menunggu kepastian hukum atas laporan yang mereka buat.

“Pertama kami menyampaikan apresiasi kepada jajaran Satreskrim Polres Metro Bekasi, khususnya Kasat Reskrim AKBP Jerico Lavian Chandra, yang telah bergerak cepat setelah kami menerima kuasa dari para korban,” ujar Suratno kepada wartawan, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, dalam waktu relatif singkat, sekitar dua kali 24 jam sejak dilakukan koordinasi dengan penyidik, tersangka akhirnya berhasil diamankan setelah sebelumnya sempat sulit ditemukan.

“Ini menunjukkan adanya keseriusan dari pihak kepolisian dalam menindaklanjuti laporan masyarakat, khususnya para korban yang merasa dirugikan dalam perkara ini,” tambahnya.

Suratno menjelaskan, para korban dalam perkara tersebut diduga mengalami kerugian akibat investasi tanah yang belakangan diketahui bermasalah, termasuk adanya indikasi penggunaan sertifikat ganda atau dokumen yang diduga tidak sah.

Sementara itu, kuasa hukum korban lainnya, Sony Chandra, S.H., berharap proses hukum tidak berhenti pada penangkapan tersangka saja, tetapi juga dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

“Kami berharap penyidik dapat mendalami perkara ini secara komprehensif, terutama terkait dugaan pemalsuan dokumen atau sertifikat yang diduga melibatkan pihak lain,” ujarnya.

Menurut Sony, pengembangan perkara sangat penting agar seluruh rangkaian peristiwa dapat terungkap secara terang dan memberikan rasa keadilan bagi para korban.

“Kami akan terus mengawal proses hukum ini sampai tuntas. Harapan kami, kasus ini bisa dibuka secara terang-benderang dan para korban mendapatkan keadilan,” tegasnya.

Para korban, di antaranya Dalih dan Amar, juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Metro Bekasi yang telah menindaklanjuti laporan mereka hingga berujung pada penangkapan tersangka.

Mereka berharap proses penyidikan berjalan transparan dan profesional hingga perkara tersebut dapat segera dilimpahkan ke kejaksaan untuk proses hukum selanjutnya.

Para korban juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang turut mengawal kasus tersebut, termasuk Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, beserta jajaran yang selama ini ikut memberikan perhatian terhadap proses penanganan perkara.

Hingga saat ini, penyidik Satreskrim Polres Metro Bekasi masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka YT serta mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam perkara tersebut.

(Rilis/**)