Media Reformasi Indonesia (MRI)

04 Juli 2026

Polda Lampung Gagalkan Peredaran 5 Kg Sabu dan 202 Butir Ekstasi di Bakauheni


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas jaringan peredaran gelap narkotika. Kali ini, petugas berhasil menggagalkan penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan empat orang yang diduga memiliki peran berbeda dalam jaringan narkotika lintas provinsi. Mereka masing-masing berinisial HS, HR, HB, dan DK. Dari keempatnya, HB diketahui merupakan oknum anggota Brimob, sedangkan DK merupakan oknum prajurit TNI Angkatan Laut.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat dan pengembangan yang dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung di kawasan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni.

"Polda Lampung berkomitmen menindak tegas setiap bentuk tindak pidana narkotika tanpa memandang latar belakang maupun profesi pelakunya. Siapa pun yang terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Sabtu (4/7/2026).

Dari hasil pengungkapan, polisi menyita barang bukti berupa tiga bungkus besar sabu seberat sekitar 5 kilogram, 202 butir pil ekstasi, satu tas ransel hitam, empat unit telepon seluler, serta dua unit kendaraan yang digunakan para pelaku.

Menurut Yuni, nilai ekonomis barang bukti yang berhasil diamankan mencapai lebih dari Rp5 miliar untuk sabu dan sekitar Rp60,6 juta untuk pil ekstasi.

"Keberhasilan ini sekaligus menyelamatkan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Dengan barang bukti yang diamankan, diperkirakan sekitar 150 ribu orang dapat diselamatkan dari penyalahgunaan sabu dan 202 orang dari penyalahgunaan pil ekstasi," ungkapnya.

Polda Lampung juga memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan transparan. Untuk tersangka sipil serta oknum anggota Brimob, proses penyidikan dilakukan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung.

Sementara terhadap oknum prajurit TNI AL, penanganannya dilimpahkan kepada Detasemen Polisi Militer Angkatan Laut sesuai kewenangannya.

"Koordinasi dengan institusi terkait terus dilakukan agar proses penegakan hukum berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Tidak ada perlakuan khusus terhadap pihak yang terlibat," tegas Yuni.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana maksimal pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

"Polda Lampung mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Sinergi masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai jaringan narkoba," tutup Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun.

*Kronologi Singkat*

Pengungkapan kasus bermula pada Sabtu, 27 Juni 2026, sekitar pukul 12.30 WIB, saat petugas mengamankan HR di kawasan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni. Dari hasil pemeriksaan telepon seluler miliknya ditemukan dugaan transaksi narkotika. 

Pengembangan kemudian mengarah kepada HS dan HB yang berada di antrean kendaraan menuju kapal penyeberangan.

Dari hasil interogasi, diketahui tas berisi narkotika telah dibawa naik ke kapal oleh DK. Petugas segera melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan DK beserta tas ransel hitam yang berisi tiga bungkus sabu dan dua bungkus pil ekstasi.

Seluruh tersangka berikut barang bukti kemudian diamankan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung untuk proses hukum lebih lanjut, sementara penanganan terhadap DK diserahkan kepada Denpom Lanal karena berstatus prajurit TNI AL aktif. (Hms/Mdn)

Korsabhara Baharkam Polri Gelar Commander Wish, Samakan Persepsi dan Perkuat Soliditas Personel



REFORMASI-ID | Depok - Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri menyelenggarakan kegiatan Commander Wish pejabat baru Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Pol. Dr. M. Nazly Harahap, M.Si., M.H., M.M. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Satya Haprabu, Korbrimob Polri, Depok, Jawa Barat, pada Jumat (3/7/2026) pagi ini bertujuan untuk menyampaikan arah kebijakan, visi, dan misi kepemimpinan ke depan.

Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan dibuka oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan doa, serta penayangan video selayang pandang mengenai profil Kakorsabhara Baharkam Polri. Setelah laporan dari perwira yang ditunjuk, Irjen Pol. Dr. M. Nazly Harahap memberikan paparan utama terkait Commander Wish kepada seluruh jajaran yang hadir.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh pejabat utama Korsabhara Baharkam Polri, di antaranya Dirsamapta, Dirpolsatwa, Anjak Utama, Kabagrenmin, dan Kabagopsnalev. Turut hadir pula para Kasubdit dari Ditsamapta, Ditpolsatwa, dan Ditpamobvit, Kaden Perintis, Kataud, para Kaurtu, Kaurmin, Paur, Pamin, serta seluruh personel Bintara, Tamtama, dan ASN di lingkungan Korsabhara Baharkam Polri.

Melalui kegiatan ini, seluruh personel Korsabhara dan Direktorat jajaran diharapkan dapat mengenal lebih dekat serta memahami secara mendalam visi dan misi yang diusung oleh pejabat baru Kakorsabhara. Selain itu, agenda ini menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas internal agar seluruh jajaran siap melaksanakan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat secara lebih profesional.

Rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah pada pukul 10.05 WIB. Seluruh tahapan kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai pada pukul 10.30 WIB. Laporan pelaksanaan kegiatan ini juga telah diteruskan kepada Kabaharkam Polri sebagai bentuk pertanggung jawaban tugas.

Kunjungan dan Pengecekan Total Intensifkan Kesiapsiagaan, Kakorsabhara Irjen Pol M. Nazly Harahap Cek Menyeluruh Mako Cikeas hingga Pimpin Apel di Pengadegan



REFORMASI-ID | Jakarta - Kepala Korps Sabhara (Kakorsabhara) Baharkam Polri, Irjen Pol Dr. M. Nazly Harahap, M.Si., M.H., M.M., melakukan rangkaian kunjungan kerja maraton dari Cikeas hingga Pengadegan pada Sabtu (4/7/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengecek langsung kesiapan personel, satwa dinas, armada, hingga sarana prasarana (sarpras) pendukung operasional.

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB di Mako Den Perintis Ditsamapta Cikeas. Irjen Pol M. Nazly Harahap memimpin apel pagi dan memeriksa kebersihan lingkungan, barak, gudang, serta kendaraan operasional. Pengecekan kemudian berlanjut ke Mako Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Cikeas untuk memastikan performa satwa dinas, kondisi kandang, dan fasilitas pendukung dalam keadaan optimal.

Setelah dari Cikeas, Kakorsabhara bergerak menuju Mako Pasukan Perintis di Pengadegan, Jakarta Selatan. Di sana, beliau memimpin Apel Bersama dan melakukan inspeksi visual terhadap perlengkapan perorangan lapangan, peralatan Pengendalian Massa (Dalmas), serta armada kendaraan taktis.

"Pengecekan menyeluruh ini penting agar kita mengetahui kondisi riil di lapangan. Seluruh personel, kendaraan, dan sarpras pendukung harus berada dalam kondisi prima untuk mendukung pembinaan dan kesiapsiagaan operasional satuan," ujar Irjen Pol M. Nazly Harahap.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan makan siang bersama guna mempererat hubungan emosional antara pimpinan dan prajurit. Seluruh rangkaian kegiatan rampung pada pukul 15.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Turut hadir mendampingi di antaranya Kaden Perintis Ditsamapta dan Kasubden Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri.

Pimpin Apel Pasukan Perintis di Pengadegan, Kakorsabhara Irjen Pol M. Nazly Harahap: Personel Harus Siap Digerakkan Setiap Saat



REFORMASI-ID | Jakarta - Kepala Korps Sabhara (Kakorsabhara) Baharkam Polri, Irjen Pol Dr. M. Nazly Harahap, M.Si,M.H., M.M., memimpin langsung Apel Bersama dan mengecek kesiapan Pasukan Perintis di Mako Pengadegan, Jakarta Selatan, Sabtu (4/7/2026) siang. Dalam arahannya, Irjen Pol M. Nazly Harahap menegaskan agar seluruh jajaran Pasukan Perintis selalu menjaga kesiapsiagaan tinggi guna mengantisipasi dinamika gangguan kamtibmas yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Di hadapan seluruh personel yang hadir, Kakorsabhara memberikan penekanan penting mengenai penguatan kualitas individu dan kedisiplinan dalam bertugas. Personel diminta untuk terus mengasah kemampuan taktis satuan serta menjaga soliditas organisasi.

"Tingkatkan kemampuan individu dan satuan. Jaga disiplin, soliditas, loyalitas, serta selalu junjung tinggi profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan agar kita selalu siap digerakkan setiap saat," tegas Irjen Pol M. Nazly Harahap dalam amanatnya.

Usai memberikan arahan, Kakorsabhara melakukan inspeksi visual dan teknis terhadap kesiapan perlengkapan perorangan lapangan (kopelrim, helm, tameng), peralatan Pengendalian Massa (Dalmas), serta armada kendaraan taktis operasional. Langkah ini diambil oleh Irjen Pol M. Nazly Harahap untuk memastikan tidak ada kendala teknis pada alat utama sistem persenjataan (alutsista) maupun sarana prasarana pendukung saat diterjunkan di tengah masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan makan siang bersama untuk mempererat hubungan emosional antara pimpinan dan prajurit. Penekanan dan pengecekan langsung oleh Kakorsabhara Baharkam Polri ini diharapkan mampu mendongkrak motivasi kerja personel dalam mewujudkan pelayanan Polri yang Presisi.

Lanal Lampung Menerima Kunjungan Kerja Pangkoarmada RI


REFORMASI-ID | TNI AL, Jala Wira Saburai - Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S.S., M.Tr.Opsla., CRMP. menerima kunjungan kerja Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M. beserta Pejabat Utama Koarmada RI yang dilaksanakan pada Jumat hingga Sabtu, 3–4 Juli 2026.

Kedatangan Pangkoarmada RI di Provinsi Lampung disambut langsung oleh Danlanal Lampung bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung di Bandara Radin Inten II.

Pada hari kedua kunjungan, Pangkoarmada RI melaksanakan peninjauan ke Markas Komando (Mako) Lanal Lampung guna melihat secara langsung kondisi satuan, serta meninjau berbagai fasilitas pendukung yang dimiliki Lanal Lampung dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Laut di wilayah kerja Lanal Lampung.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pangkoarmada RI juga melaksanakan panen buah melon hasil budidaya Lanal Lampung sebagai bentuk implementasi program ketahanan pangan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Lanal Lampung dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang dimiliki satuan.

Kunjungan kerja Pangkoarmada RI diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat bagi seluruh prajurit serta meningkatkan kesiapan operasional Lanal Lampung dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Lampung. (Mudian) 

Den K-9 Ditpolsatwa Amankan dan Meriahkan Pameran JIPS 2026 di Gedung NICE PIK



REFORMASI-ID | Jakarta - Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Baharkam Polri) turut memeriahkan ajang pameran hewan peliharaan internasional, Jakarta International Pet Show (JIPS) 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, pada Jumat (03/07/2026).

Direktur Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri melaporkan bahwa kehadiran tim Detasemen (Den) K-9 dalam pameran ini bertujuan untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Selain itu, Polri ingin mengedukasi publik mengenai peran penting satwa K-9 dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Dalam pameran berskala internasional ini, Ditpolsatwa mengerahkan kekuatan penuh yang terdiri dari:

•Personel: 13 anggota Den K-9 terampil.

•Satwa K-9: 7 ekor anjing pelacak dengan berbagai kualifikasi khusus.

•Kendaraan Operasional: 4 unit kendaraan roda empat (R4) taktis pendukung.

Kehadiran tim Den K-9 di lokasi acara menarik perhatian besar dari para pengunjung. Selain memamerkan ketangkasan satwa, personel di lapangan juga aktif berinteraksi dan memberikan edukasi terkait tugas-tugas kepolisian yang melibatkan satwa pelacak.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai ini berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif. Hingga akhir acara, situasi di area pameran Gedung NICE PIK dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali.

Yayasan Rindang Indonesia Gelar Seminar Tari Rudat di Kasepuhan Cipinang Perkuat Identitas Lokal Banten

Seminar Tari Rudat di Kasepuhan Cipinang 
Media Reformasi, LEBAK, BANTEN – Kasepuhan Cipinang kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pusat pelestarian budaya di Banten melalui penyelenggaraan Seminar Tari Rudat dalam program Banten Merawat Warisan yang diinisiasi Yayasan Rindang Indonesia bersama Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung pada 29 Juni–5 Juli 2026 itu menjadi ruang edukasi budaya yang mempertemukan masyarakat adat, pemuda, pelajar, pegiat seni, serta tokoh budaya.

Imam Taufik Fathurrahman sebagai Narasumber 


Imam Taufik Fathurrahman yang menjadi narasumber menjelaskan bahwa Tari Rudat bukan sekadar hiburan, tetapi bagian dari identitas masyarakat Banten yang sarat nilai sejarah dan filosofi.

Ia menilai keberlangsungan budaya sangat bergantung pada kesadaran masyarakat untuk terus mempelajari, memahami, dan mewariskan tradisi kepada generasi berikutnya.

"Budaya akan tetap hidup jika masyarakat merasa memiliki. Karena itu pengetahuan mengenai sejarah dan makna budaya harus terus diwariskan," ujarnya.

Suasana seminar berlangsung interaktif. Peserta berdiskusi mengenai sejarah Tari Rudat, perkembangan seni tradisi, tantangan regenerasi, hingga peluang menjadikan budaya sebagai kekuatan ekonomi kreatif.

Ketua Pelaksana Yayasan Rindang Indonesia, M. Fauzi, mengatakan Kasepuhan Cipinang dipilih karena masih mempertahankan nilai adat dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi contoh nyata bagaimana tradisi tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Menurutnya, pelestarian budaya memerlukan kerja sama antara masyarakat adat, komunitas budaya, pemerintah, akademisi, dan generasi muda.

Melalui seminar, lokakarya, dokumentasi budaya, serta berbagai aktivitas edukatif lainnya, program Banten Merawat Warisan diharapkan dapat memperkuat identitas budaya masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan warisan leluhur agar tetap lestari di masa depan.

03 Juli 2026

Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan dan Yayasan Rindang Indonesia Kolaborasi di Kasepuhan Cipinang

Peserta Workshop Tari Topeng di Kasepuhan Cipinang 

Media Reformasi, LEBAK
–  Yayasan Rindang Indonesia bersama Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan RI menghadirkan program Pemanfaatan Ruang Publik dengan tagline "Banten Merawat Warisan" di Kampung Adat Kasepuhan Cipinang, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak.

Selama 29 Juni hingga 5 Juli 2026, puluhan pelajar tingkat SMP mengikuti Workshop Tari Topeng yang dipandu para pelaku seni budaya lokal. 

Pelatihan berlangsung selama tiga hari sebelum para peserta tampil bersama kelompok seni tradisional Dogdog Lojor dalam pertunjukan budaya.

Ketua Umum Yayasan Rindang Indonesia, M. Adhie Pamungkas, SH, mengatakan investasi terbesar dalam pelestarian budaya adalah membangun kecintaan generasi muda terhadap tradisi.

Menurutnya, budaya tidak akan bertahan jika hanya dipentaskan dalam acara seremonial, tetapi harus diwariskan melalui proses belajar secara langsung.

"Pelestarian budaya nasional merupakan upaya strategis untuk memperkuat identitas dan karakter generasi muda di tengah derasnya arus budaya global," katanya.

Selain Workshop Tari Topeng, program juga menghadirkan Seminar Rudat yang memperkenalkan sejarah, nilai, dan filosofi salah satu kesenian tradisional Banten kepada masyarakat.

Angel (15), salah satu peserta, workshop Tari Topeng mengaku baru pertama kali belajar Tari Topeng secara intensif.

"Kami sangat senang bisa belajar langsung. Harapan saya kegiatan seperti ini terus ada agar anak-anak seusia kami semakin mengenal budaya daerah sendiri," ujarnya.

Program ini memperlihatkan bahwa pelestarian budaya tidak hanya berbicara tentang menjaga peninggalan masa lalu, tetapi juga memastikan adanya regenerasi pelaku budaya di masa depan.

Melalui dukungan Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan RI, kolaborasi bersama Yayasan Rindang Indonesia menjadi langkah nyata memperkuat pendidikan budaya berbasis komunitas.***


Wakapolri: 418 Lulusan Sespim Siap Jadi Garda Terdepan Hadapi Tantangan Global dan Era Digital



REFORMASI-ID | Jakarta - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa 418 lulusan pendidikan kepemimpinan Polri harus menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah dinamika global, percepatan transformasi digital, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

Pesan tersebut disampaikan Wakapolri saat memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Sespimti Polri Dikreg Ke-35, Sespimmen Polri Dikreg Ke-66, Sekolah Pengembangan Profesi Kepolisian (SPPK) Angkatan Ke-3, dan Sespimma Polri Angkatan Ke-75 Tahun Anggaran 2026 di Sespim Lemdiklat Polri, Jumat (3/7).

Sebanyak 418 peserta didik resmi menyelesaikan pendidikan, terdiri atas 57 peserta Sespimti, 201 peserta Sespimmen, 35 peserta SPPK, dan 125 peserta Sespimma. Para lulusan akan kembali ke satuan masing-masing sebagai calon pemimpin yang diharapkan mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis.

“Kelulusan ini merupakan awal pengabdian dan tanggung jawab yang lebih besar untuk menjadi pemimpin Polri yang profesional, adaptif, dan berintegritas, serta mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis,” ujar Wakapolri.

Pendidikan tahun ini juga memperkuat kolaborasi lintas institusi. Program Sespimti diikuti 47 peserta Polri, delapan peserta TNI, serta dua peserta dari Kejaksaan Agung dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Sementara Sespimmen diikuti peserta Polri, TNI, serta dua peserta mancanegara dari Timor Leste sebagai bagian dari penguatan kerja sama dan pertukaran pengalaman kepemimpinan.

Dalam amanatnya, Wakapolri mengingatkan bahwa situasi global masih dipenuhi ketidakpastian akibat konflik geopolitik, perang, serta persaingan antarnegara yang berdampak pada sektor energi, pangan, logistik, hingga perekonomian dunia. Kondisi tersebut juga memberikan pengaruh terhadap Indonesia sehingga membutuhkan stabilitas keamanan yang kuat sebagai fondasi pembangunan nasional.

Menurut Wakapolri, Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan agar berbagai program pemerintah, mulai dari swasembada pangan dan energi, hilirisasi industri, hingga pertumbuhan ekonomi nasional dapat berjalan dengan baik.

Selain tantangan global, perkembangan teknologi juga mengubah lanskap keamanan. Kejahatan siber, penyebaran hoaks, disinformasi, hingga penyalahgunaan Artificial Intelligence (AI) oleh pelaku kejahatan menjadi tantangan baru yang harus diantisipasi.

Karena itu, Wakapolri meminta seluruh lulusan meningkatkan kompetensi digital melalui penguasaan AI, analisis data, dan Open Source Intelligence (OSINT) agar mampu mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan berbasis data.

“Pemimpin Polri masa depan harus memiliki kemampuan membaca perubahan zaman, menguasai teknologi, serta mampu mengelola setiap dinamika melalui kepemimpinan yang adaptif, visioner, dan berorientasi pada penyelesaian masalah,” tegasnya.

Wakapolri juga mengingatkan bahwa ancaman terorisme dan ekstremisme masih terus berkembang, khususnya melalui ruang digital yang menyasar generasi muda. Sepanjang 2023 hingga 2026, Polri berhasil melakukan preventive strike terhadap 265 tersangka dari delapan kelompok teroris serta mempertahankan zero terrorist attack selama tiga tahun berturut-turut.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa seluruh jajaran tidak boleh lengah terhadap berkembangnya radikalisme digital maupun fenomena Nihilistic Violent Extremism. Penguatan deteksi dini, kontra narasi, deradikalisasi, serta pengawasan ruang siber harus terus diperkuat bersama seluruh pemangku kepentingan.

Mengutip pesan Presiden Republik Indonesia pada Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri menekankan bahwa kekuatan Polri bertumpu pada kepercayaan masyarakat. Hal tersebut selaras dengan hasil Survei Litbang Kompas yang menunjukkan 82,4 persen masyarakat optimistis kinerja Polri akan semakin baik.

“Rekan-rekan adalah wajah Polri di tengah masyarakat. Setiap tindakan, keputusan, dan sikap saudara akan mencerminkan kehormatan institusi. Pegang teguh integritas, junjung tinggi profesionalisme, serta hadir memberikan pelayanan yang humanis agar Polri semakin dipercaya dan dicintai masyarakat,” pesan Wakapolri.

Pada kesempatan tersebut, Polri juga memberikan penghargaan kepada peserta didik berprestasi. Penghargaan Sanyata Sumanasa Wira Utama diraih Kombes Pol. Yudhis Wibisana, S.I.K., M.H. (Sespimti), Sanyata Sumanasa Wira Utama Madya diraih Kompol Ardyan Yudo Setyantono, S.H., S.I.K. (Sespimmen) dan Kompol Dr. Jonathan Hasudungan, S.H., M.H. (SPPK), sementara AKP Riza Ariwibowo, S.H., M.M. meraih Sanyata Sumanasa Wira Pratama pada kategori Sespimma.

Mengakhiri amanatnya, Wakapolri mengajak seluruh lulusan menjadikan bekal ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai kepemimpinan yang diperoleh selama pendidikan sebagai modal untuk memperkuat institusi, mempererat sinergi, serta terus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam menghadapi tantangan masa depan.

02 Juli 2026

Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud, Wakapolri Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-Anak Yatim



REFORMASI-ID | Lembang, Kamis (2/7/2026) – Peresmian revitalisasi Masjid Panggilan Sujud di lingkungan Sespim Lemdiklat Polri dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026 berlangsung penuh khidmat dan kehangatan. Selain meresmikan revitalisasi masjid, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., juga menyerahkan santunan kepada 25 anak yatim dari wilayah sekitar Lembang yang selama ini dibina melalui pengajian Yayasan Al-Khoiriyah.

Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa revitalisasi Masjid Panggilan Sujud tidak hanya bertujuan menghadirkan sarana ibadah yang lebih baik, tetapi juga menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat pembinaan akhlak, pendidikan, kepedulian sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

“Masjid harus menjadi tempat yang memakmurkan umat. Bukan hanya tempat bersujud kepada Allah SWT, tetapi juga tempat tumbuhnya ilmu, akhlak, kepedulian, dan kasih sayang kepada sesama. Dari masjid inilah kita berharap lahir insan-insan Bhayangkara yang berintegritas serta masyarakat yang saling menguatkan.”

Menurut Wakapolri, memuliakan anak yatim merupakan bagian dari nilai-nilai yang harus terus hidup di setiap rumah ibadah.

“Peresmian masjid akan semakin bermakna apabila diiringi dengan kepedulian kepada mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Kehadiran anak-anak yatim di tengah kita menjadi pengingat agar setiap amanah jabatan dan pengabdian senantiasa dilandasi hati yang penuh empati, keikhlasan, dan rasa syukur.”

Sebanyak 25 anak yatim yang menerima santunan berasal dari lima wilayah Rukun Warga (RW) di sekitar Sespim Lemdiklat Polri. Mereka tinggal bersama keluarga atau wali masing-masing dan secara rutin mengikuti pembinaan keagamaan melalui Yayasan Al-Khoiriyah, sebuah majelis pengajian Al-Qur’an yang berdiri sejak tahun 2019 dan menjadi wadah pembinaan akhlak, pendidikan agama, serta pendampingan sosial bagi anak-anak di lingkungan tersebut.

Imam Masjid Panggilan Sujud sekaligus Pembina Yayasan Al-Khoiriyah, Ustaz Khaerudin, S.H.I., menyampaikan rasa syukur atas perhatian Wakapolri dan jajaran Polri kepada anak-anak yatim binaannya.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakapolri dan seluruh keluarga besar Polri atas kasih sayang yang diberikan kepada anak-anak yatim di sekitar Sespim. Mereka adalah amanah Allah SWT yang harus kita muliakan dan kita jaga bersama. Perhatian seperti ini menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar, beribadah, dan meraih cita-cita.”

Ustaz Khaerudin menjelaskan bahwa Yayasan Al-Khoiriyah selama ini menjadi tempat berkumpulnya anak-anak yatim dari lima RW di sekitar Sespim untuk belajar Al-Qur’an, memperdalam ilmu agama, serta mempererat ukhuwah. Yayasan juga menjadi jembatan amanah berbagai pihak yang ingin berbagi kebahagiaan kepada anak-anak tersebut.

“Kami bersyukur karena keluarga besar Sespim Lemdiklat Polri, termasuk para peserta didik, selama ini memiliki kepedulian yang tinggi kepada anak-anak yatim. Setiap amanah yang dititipkan selalu kami salurkan dengan penuh tanggung jawab kepada mereka yang berhak menerimanya. Semoga Masjid Panggilan Sujud menjadi masjid yang makmur, menjadi pusat ibadah, majelis ilmu, pembinaan umat, sekaligus tempat tumbuhnya kepedulian sosial. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan Bapak Wakapolri beserta seluruh keluarga besar Polri dengan pahala yang berlipat ganda dan keberkahan dalam setiap pengabdiannya.”

Kegiatan santunan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 yang menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan kehadiran yang membawa manfaat bagi masyarakat. Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud menjadi simbol bahwa transformasi Polri dibangun di atas keseimbangan antara profesionalisme, spiritualitas, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Kakorsabhara Baharkam Polri Cek Langsung Kesiapan Senjata dan Kendaraan Dinas di Mako Korsabhara



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memastikan kesiapan operasional personel di lapangan, Kakorsabhara Baharkam Polri melaksanakan pengecekan langsung terhadap senjata inventaris dan kendaraan dinas di Mako Korsabhara Baharkam Polri pada Kamis (02/07/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 10.45 WIB ini bertujuan untuk memeriksa kelengkapan, kebersihan, serta kondisi fisik seluruh sarana dan prasarana pendukung tugas.

Dalam kegiatan tersebut, Kakorsabhara Baharkam Polri Irjend Pol M. Nazly Harahap S.IK., M.M didampingi oleh Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., beserta para Pejabat Utama (PJU) jajaran Korsabhara Baharkam Polri, Kaden Perintis, dan Kasubden Perintis. Pengecekan ini menjadi langkah krusial untuk memastikan seluruh aset dinas selalu dalam kondisi prima.

Di sela-sela pengecekan, Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Nazly memberikan arahan tegas kepada seluruh jajaran yang hadir. "Pengecekan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk pertanggungjawaban kita atas fasilitas negara. Seluruh personel harus senantiasa menjaga, merawat, dan memelihara kendaraan dinas maupun senjata inventaris secara optimal agar selalu siap digunakan kapan pun dibutuhkan dalam melayani masyarakat," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, seluruh kendaraan dinas dan senjata inventaris dinyatakan berada dalam kondisi baik, lengkap, dan siap operasional. Langkah pengawasan ini selaras dengan komitmen dan moto kesatuan yang baru, yaitu: SIAP, SOLID, BERHASIL, demi mendukung kelancaran pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian di tengah masyarakat. Ujar Nazly

Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan berkala ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.

Korsabhara Baharkam Polri Gelar Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat



REFORMASI-ID | Jakarta - Korps Sabhara Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korsabhara Baharkam Polri) menggelar upacara Korps Raport kenaikan pangkat bagi personelnya. Upacara khidmat ini berlangsung di Lapangan Apel Korsabhara Baharkam Polri pada Kamis pagi (2/7/2026).

Direktur Polisi Satwa (Dirpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara (Irup). Kegiatan ini juga dihadiri oleh para Direktur jajaran Korsabhara, pejabat menengah (Pamen), pengurus Bhayangkari, serta seluruh peserta upacara yang terdiri dari Perwira Pertama (Pama), Bintara, Tamtama, dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kenaikan pangkat periode ini diberikan kepada 42 personel Korsabhara Baharkam Polri dengan rincian sebagai berikut:

•Iptu ke Akp: 1 personel
•Ipda ke Iptu: 1 personel
•Aipda ke Aiptu: 6 personel
•Bripka ke Aipda: 2 personel
•Brigadir ke Bripka: 1 personel
•Briptu ke Brigpol: 1 personel
•Bripda ke Briptu: 30 personel

Kenaikan pangkat ini merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi institusi atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja prima yang telah ditunjukkan oleh para personel dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Seluruh rangkaian upacara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Acara kemudian diakhiri dengan pemberian ucapan selamat secara langsung dari Inspektur Upacara beserta seluruh pejabat utama dan bhayangkari kepada para personel yang mendapat kenaikan pangkat baru.

Dugaan Intervensi Pengadaan Tanah di Gowa Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Pelapor Soroti Peran Pansus Hak Angket

 

Kuasa Hukum Pelapor, Muallim Bahar SH (tengah) di Bareskrim Polri, Kamis 2 Juli 2026

Media Reformasi Indonesia, JAKARTA – Dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam penanganan pengadaan tanah milik negara di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, memasuki babak baru. Seorang warga Kabupaten Gowa, Masnawi Muhiddin, melaporkan sejumlah dugaan pelanggaran ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia melalui Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Bareskrim Polri).

Pengaduan masyarakat (Dumas) tersebut tercatat dengan Nomor 12211/Dumas/VII/2026. Dokumen laporan tertanggal 2 Juni 2026 dan diterima Bareskrim Polri pada 2 Juli 2026. Laporan itu memuat dugaan penyalahgunaan wewenang, perbuatan melawan hukum, hingga dugaan menghalangi proses penegakan hukum yang berkaitan dengan pengadaan tanah negara di kawasan Sungguminasa, Kabupaten Gowa.

Melalui kuasa hukumnya dari Paranusa Lawfirm and Partners, pelapor meminta Bareskrim Polri mengusut secara menyeluruh pihak-pihak yang diduga terlibat, termasuk dugaan adanya intervensi terhadap proses hukum yang sedang berlangsung.

Salah satu poin yang menjadi perhatian dalam pengaduan tersebut adalah dugaan keterlibatan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa. Menurut pelapor, pembentukan dan langkah-langkah Pansus diduga tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan politik, tetapi juga berpotensi memengaruhi proses penyelidikan yang tengah dilakukan oleh penyidik Polda Sulawesi Selatan.

Jika dugaan tersebut terbukti, kata pelapor, tindakan itu dinilai dapat bertentangan dengan prinsip independensi penegakan hukum serta berpotensi melampaui kewenangan lembaga legislatif.

Dalam konferensi pers di lobi Bareskrim Polri, Kamis (2/7/2026), kuasa hukum pelapor, Muallim Bahar, S.H., mengatakan pihaknya meminta aparat penegak hukum menelusuri seluruh rangkaian peristiwa secara objektif.

"Kami tidak ingin ada ruang bagi siapa pun untuk mengintervensi proses hukum. Karena itu kami meminta Bareskrim mengusut seluruh pihak yang diduga terlibat berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku," ujar Muallim.

Menurutnya, laporan tersebut bukan semata-mata menyangkut sengketa administrasi, melainkan menyentuh aspek dugaan penyalahgunaan kewenangan yang dinilai berpotensi merugikan kepentingan negara dan masyarakat apabila tidak ditangani secara transparan.

Menjadi Perhatian Publik

Kasus ini menarik perhatian karena berkaitan dengan tata kelola aset negara, pengadaan tanah, dan hubungan antara fungsi pengawasan DPRD dengan independensi aparat penegak hukum. Sejumlah kalangan menilai batas antara fungsi pengawasan politik dan proses penyidikan harus tetap dijaga agar tidak menimbulkan persepsi adanya intervensi terhadap proses hukum.

Pelapor meminta Bareskrim Polri melakukan penyelidikan secara profesional, independen, dan akuntabel untuk memastikan seluruh dugaan yang disampaikan dapat diuji melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Menunggu Tindak Lanjut Penyidik

Hingga berita ini ditulis, Bareskrim Polri telah menerima dokumen pengaduan beserta lampiran pendukung. Belum ada pernyataan resmi mengenai apakah laporan tersebut akan ditingkatkan ke tahap penyelidikan ataupun penyidikan.

Ruang Hak Jawab dan Konfirmasi

Untuk memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan (cover both sides), media telah berupaya meminta konfirmasi kepada pihak Pansus Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa, pimpinan DPRD Kabupaten Gowa, serta Polda Sulawesi Selatan terkait substansi laporan yang diajukan ke Bareskrim Polri.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh tanggapan resmi dari pihak-pihak tersebut. Apabila terdapat penjelasan atau klarifikasi di kemudian hari, media akan memuatnya sebagai bagian dari hak jawab sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Perlu ditegaskan bahwa seluruh informasi mengenai dugaan pelanggaran dalam berita ini bersumber dari dokumen pengaduan masyarakat yang telah diterima Bareskrim Polri. Seluruh pihak yang disebut dalam laporan tetap berstatus tidak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.***


Masjid Panggilan Sujud Direvitalisasi, Wakapolri: Bangun Karakter, Bangun Peradaban



REFORMASI-ID | Lembang - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., meresmikan revitalisasi Masjid Panggilan Sujud di Sespim Lemdiklat Polri dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026. Revitalisasi ini memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembentukan karakter, pengembangan ilmu, dan penguatan spiritual bagi peserta didik.

Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia tidak dapat dibangun secara instan.

“Proses dapat kita rancang, tetapi kualitas hasil tidak bisa direkayasa. Yang dapat kita kendalikan adalah kualitas hati, niat, dan ikhtiar, sedangkan hasil akhirnya merupakan ketetapan Allah SWT.”

Menurut Wakapolri, pendidikan kepolisian harus memadukan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Ia menekankan bahwa revitalisasi Masjid Panggilan Sujud bukan sekadar pembaruan fisik, melainkan menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, musyawarah, pelayanan sosial, dan pembangunan peradaban.

“Masjid pendidikan harus menjadi tempat lahirnya pemimpin Polri yang unggul secara akademik, kuat secara spiritual, berintegritas, dan mengabdi kepada masyarakat.”

Wakapolri juga mengajak seluruh peserta didik Sespim menginternalisasikan semangat “Impossible is Nothing” dengan meneladani kegigihan seluruh personel yang mampu tampil optimal termasuk personel penyandang disabilitas dalam rangkaian Hari Bhayangkara Ke-80.

Selain itu, ia menegaskan reformasi pendidikan Polri melalui penerapan meritokrasi, pengembangan kepemimpinan berbasis talent pool, penyempurnaan kurikulum, serta pembangunan Laboratorium Kepemimpinan Digital untuk mempersiapkan pemimpin Polri yang adaptif menghadapi tantangan masa depan.

Peresmian revitalisasi masjid turut diisi kuliah umum oleh K.H. Dr. Aang Ridwan, M.Ag., dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Ia mengapresiasi komitmen Polri dalam memperkuat dimensi spiritual melalui revitalisasi rumah ibadah.

“Nama Panggilan Sujud mengingatkan kita untuk selalu sadar waktu, sadar umur, dan sadar amal. Masjid ini diharapkan menjadi pusat silaturahmi, majelis ilmu, ruang diskusi, sekaligus tempat membentuk pribadi-pribadi yang berkualitas.”

K.H. Aang Ridwan berharap Polri terus menjaga keutuhan NKRI, melanjutkan reformasi ke arah yang lebih baik, serta semakin dicintai masyarakat.

Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud menjadi salah satu rangkaian Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 yang menegaskan bahwa transformasi Polri tidak hanya diwujudkan melalui modernisasi organisasi, tetapi juga melalui penguatan karakter, spiritualitas, dan kepemimpinan yang berlandaskan integritas serta pengabdian kepada masyarakat.

Setetes Darah untuk Sesama, Korem 044/Gapo Rayakan HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan


REFORMASI-ID | Palembang – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-45, Korem 044/Garuda Dempo menggelar kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat, bertempat di Aula Makorem 044/Gapo Jl. Jenderal Sudirman Km 4,5 Kota Palembang, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT Korem 044/Gapo yang tahun ini mengusung tema “Bersama Rakyat Mengawal Program Strategis Pemerintah Menuju Indonesia Maju.”

Pada kesempatan tersebut, mewakili Danrem 044/Gapo, Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri membacakan sambutan Danrem yang menyampaikan apresiasi kepada PMI Kota Palembang atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin sehingga kegiatan sosial tersebut dapat terlaksana dengan baik.

Dalam sambutannya juga disampaikan bahwa tema HUT ke-45 Korem 044/Gapo memiliki makna mendalam tentang pentingnya kolaborasi, persatuan, dan semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan bangsa.

“Kegiatan donor darah yang kita laksanakan merupakan bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus kontribusi untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah di Kota Palembang agar kebutuhan masyarakat yang memerlukan transfusi darah dapat terus terpenuhi,” ucapnya.

Danrem melalui sambutannya menegaskan bahwa darah merupakan kebutuhan yang sangat penting dan tidak dapat digantikan. Setiap kantong darah yang terkumpul memiliki arti besar bagi pasien yang sedang menjalani pengobatan, korban kecelakaan, ibu melahirkan, maupun masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis.

Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat yang terus dipegang oleh Korem 044/Gapo, yakni “Bekerja dengan Hati, Berdampak dengan Aksi.” Semangat tersebut mengandung makna bahwa setiap bentuk pengabdian harus dilandasi keikhlasan, ketulusan, dan rasa tanggung jawab agar kehadiran TNI benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Di akhir sambutannya, Danrem menyampaikan penghargaan dan rasa hormat kepada seluruh peserta donor darah atas partisipasi dan kepedulian yang diberikan serta berharap apa yang dilakukan dapat menjadi amal ibadah dan memberikan manfaat besar bagi sesama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut mewakili Ketua PMI Kota Palembang, Plt Kepala UTD PMI Kota Palembang dr Pemi Welrado. (Mudian) 

Wali Kota Bandar Lampung Hadiri Pembukaan Rakernas XVIII APEKSI


REFORMASI-ID | MEDAN - Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung di Grand City Hall Medan, Rabu (01/07/26).

Kegiatan Rakernas XVIII APEKSI menjadi momentum penting bagi para wali kota se-Indonesia untuk memperkuat sinergi, bertukar gagasan, serta membahas berbagai strategi pembangunan kota yang berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perkotaan ke depan.

Pembukaan ditandai dengan penabuhan gendang oleh Sekretaris Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, Ketua Umum APEKSI Ery Cahyadi, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution, Wali kota Medan Rico Tri putra bayu waas selaku tuan rumah dan Dewan Pengurus Apeksi. 

Dalam acara ini, Ketua APEKSI Ery cahyadi, menyampaikan bahwa Rakernas APEKSI ini bukan hanya sekadar seremoni tapi juga berbicara substansi. Setidaknya, ada 3 pesan utama yang akan digagas pada Rakernas kali ini.

Pertama APEKSI konsisten mengawal otonomi. Kedua, optimis menuju Indonesia Emas 2045, dan ketiga, semangat politik pembangunan yang terkoordinasi dengan baik antara pusat dan daerah. 

"Ajang pertemuan di Kota Medan ini memiliki misi pentingnya dalam mengembangkan dan menyinergikan program serta mengatasi permasalahan setiap kota, yang nantinya akan disampaikan kepada pusat untuk mencari solusi terbaik bagi seluruh masyarakat," kata Ery cahyadi. 

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Hj. Eva Dwiana menyampaikan bahwa kehadiran Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam Rakernas APEKSI merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antar pemerintah kota.

“Rakernas APEKSI ini menjadi wadah bagi seluruh pemerintah kota untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat kerja sama, dan mencari solusi bersama demi kemajuan daerah masing-masing", ujar wali kota. 

Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berkomitmen mendorong pembangunan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat serta memperkuat peran kota dalam mendukung Indonesia yang maju dan berdaulat.

Rakernas XVIII APEKSI diharapkan dapat menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memperkuat peran pemerintah kota sebagai garda terdepan pelayanan publik. (**)

HUT Bhayangkara ke-80, Senkom Mitra Polri Kota Bekasi Apresiasi Pengabdian Polri


REFORMASI-ID | Kota Bekasi  -  Ketua Senkom Mitra Polri Kota Bekasi Suyono, Menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026.

Suyono menyampaikan bahwa peringatan HUT Bhayangkara Ke-80 menjadi momentum untuk semakin memperkuat sinergi antara Polri, Senkom Mitra Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

”Keluarga Besar Senkom Mitra Polri Kota Bekasi mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026. Semoga Polri semakin Presisi, profesional, humanis, semakin dicintai masyarakat, serta senantiasa menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang terpercaya,” ucapnya. 


Suyono, Ketua Sentra Komunikasi Mitra Polri Kota Bekasi (Dok: Muskot Senkom) 

Suyono menekankan betapa pentingnya peranPolri selama ini, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Kota Bekasi. 

Suyono menjelaskan, selama ini Senkom Mitra Polri aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, penanggulangan bencana, pengamanan kegiatan masyarakat, hingga membantu penyebarluasan informasi yang bermanfaat melalui jaringan komunikasi yang dimiliki.

Dengan mengusung slogan “Menembus Jarak Tanpa Batas”, Senkom Mitra Polri terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia serta membangun koordinasi yang erat dengan aparat keamanan dan pemerintah guna mendukung terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif.

Momentum Hari Bhayangkara Ke-80 juga diharapkan menjadi semangat baru bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan di tengah masyarakat.

Kerja keras, loyalitas, serta dedikasi tanpa batas dari para personel kepolisian dinilai menjadi pilar utama kenyamanan aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Penghargaan yang setinggi-tingginya kami haturkan atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras jajaran Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya masyarakat di Kota Bekasi,” jelas Suyono. 


Melalui momentum Hari Bhayangkara, Senkom berharap agar sinergisitas yang erat antara legislatif, pemerintah daerah, dan institusi kepolisian terus terjaga demi kemajuan Kota Bekasi. 

Ia berharap momentum Hari Bhayangkara ini yang bertemakan ”80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” ini bisa menjadi bahan refleksi untuk memperkuat institusi.

"Kepolisian yang selalu menjadi pengayom bagi setiap lapisan warga. Kepolisian yang mengabdi, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Dirgahayu Kepolisian Negara Republik Indonesia. Polri untuk masyarakat,” pungkasnya. (Agus W) 















01 Juli 2026

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf Terima Penghargaan Nugraha Sakanti pada HUT Bhayangkara ke-80


REFORMASI-ID | JAKARTA – Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf menerima penghargaan Nugraha Sakanti dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Mabes Polri.

Nugraha Sakanti merupakan tanda kehormatan tertinggi dari negara yang diberikan kepada kesatuan atau satuan kerja di lingkungan Polri yang dinilai memiliki jasa luar biasa di bidang kepolisian, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Penghargaan tersebut diterima Kapolda Lampung sebagai bentuk apresiasi atas capaian dan dedikasi Polda Lampung dalam menjalankan tugas kepolisian yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan penghargaan yang diterima Kapolda Lampung menjadi kebanggaan bagi seluruh jajaran Polda Lampung sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kinerja.

"Penghargaan Nugraha Sakanti yang diterima Bapak Kapolda merupakan kehormatan bagi seluruh keluarga besar Polda Lampung. Ini menjadi bukti bahwa dedikasi, kerja keras, dan sinergi seluruh personel mendapat apresiasi di tingkat nasional," ujar Yuni, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan, tetapi juga amanah agar seluruh personel terus menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang Presisi, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," katanya.

Yuni menambahkan, di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Helfi Assegaf, Polda Lampung berkomitmen terus memperkuat pelayanan publik, penegakan hukum, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Bapak Kapolda selalu menekankan bahwa setiap keberhasilan merupakan hasil kerja bersama seluruh personel. Karena itu, penghargaan ini akan menjadi penyemangat untuk terus berinovasi dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara," pungkasnya.

Sebagai informasi, Nugraha Sakanti merupakan tanda kehormatan yang diberikan negara kepada kesatuan atau satuan kerja di lingkungan Polri yang memiliki jasa luar biasa di bidang kepolisian.

Penghargaan tersebut menjadi simbol kehormatan, dedikasi, loyalitas, dan pengabdian tanpa batas dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (Mudian) 

WaliKota Bandar Lampung Hadiri Rakernas APEKSI XVIII dan Konferensi Pers di Kota Medan


REFORMASI-ID | MEDAN - Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVIII di Kota Medan, Sumatera Utara. Sesampainya di Kota Medan, Wali Kota langsung mengikuti konferensi pers bersama Wali Kota Medan, Sekretaris Dewan Pengurus Apeksi, Wali Kota Solo dan Wali Kota Ternate yang digelar di Ruang Rapat Pemerintah Kota Medan, Selasa (30/6/2026).

Dalam konferensi pers tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan bahwa Rakernas APEKSI XVIII yang berlangsung pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026 diikuti oleh 96 pemerintah kota dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini diproyeksikan mampu mendorong perputaran ekonomi Kota Medan hingga sekitar Rp17 miliar yang berasal dari sektor penyelenggaraan acara, perhotelan, UMKM, kuliner, dan transportasi.

Selain menjadi forum strategis bagi para kepala daerah untuk memperkuat sinergi dan bertukar inovasi pembangunan daerah, Rakernas APEKSI XVIII juga menghadirkan sejumlah agenda, di antaranya Indonesia City Expo, forum tematik, Dialog Kota Tangguh, Karnaval Nusantara, serta bazar UMKM yang melibatkan ratusan pelaku usaha dari berbagai daerah.

"Salah satu agenda yang menjadi daya tarik masyarakat adalah Karnaval Nusantara yang diikuti puluhan delegasi dari berbagai kota di Indonesia dengan menampilkan keberagaman seni, budaya, dan tradisi daerah sebagai simbol persatuan dalam keberagaman," ujarnya.

Sementara itu Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menyampaikan dalam konferensi pers, Melalui keikutsertaan dalam Rakernas APEKSI XVIII diKota Medan, Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen memperkuat kerja sama antar daerah, salah satu nya membahas mitigasi permasalahan banjir diperkotaan, memperluas jejaring kolaborasi, serta mengadopsi berbagai inovasi. 

"Ini bagian praktik terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (**)

Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolda Lampung: Tegaskan Semangat "Polri untuk Masyarakat"


REFORMASI-ID | Lampung – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Lampung  Brigjen Pol Sumarto, memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Mapolda Lampung, Rabu (1/7/2026). 

Upacara berlangsung khidmat sebagai puncak rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang tahun ini mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat".

Tema tersebut menjadi refleksi atas delapan dekade pengabdian Polri kepada bangsa dan negara, sekaligus penegasan komitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, responsif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. 

Semangat Polri untuk Masyarakat menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas, mulai dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, hingga perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat.

Dalam upacara tersebut, Wakapolda Lampung membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menegaskan pentingnya transformasi Polri menjadi institusi yang semakin profesional, modern, adaptif, dan dicintai masyarakat.

Upacara diikuti oleh Pejabat Utama Polda Lampung, personel Polri, ASN, Bhayangkari, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tamu undangan lainnya.

Dalam amanat Presiden Republik Indonesia disampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh insan Bhayangkara atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. 


Presiden juga menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus bermuara pada pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mampu menjawab berbagai tantangan zaman dengan tetap menjunjung tinggi profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas.

Selain itu, Presiden menyoroti tantangan Polri ke depan yang semakin kompleks, mulai dari ancaman kejahatan transnasional, perang siber, hingga dinamika geopolitik global yang menuntut kesiapan sumber daya manusia serta kemampuan adaptasi organisasi. 

Karena itu, seluruh jajaran Polri didorong untuk terus memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan kompetensi personel, dan membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang berkualitas.

Pada kesempatan tersebut, Polda Lampung juga memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh masyarakat, penerima Sabuk Kamtibmas, serta pimpinan media massa yang dinilai telah memberikan kontribusi, dukungan, dan sinergi dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian, khususnya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta menyampaikan informasi yang edukatif kepada publik.

Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Yuni Iswandari Y mengungkapkan,Pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Polda Lampung kepada para mitra strategis yang selama ini berperan aktif dalam memperkuat kolaborasi bersama Polri. 

Sinergi antara kepolisian, pemerintah, tokoh masyarakat, media massa, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan terus terjalin guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Provinsi Lampung.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolda Lampung mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian dengan mengedepankan integritas, profesionalisme, dan pelayanan yang presisi. 

Dengan semangat "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat", Polri diharapkan semakin dipercaya dan semakin dekat dengan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang aman, maju, dan sejahtera, pungkas mantan Kapolres Metro tersebut. (Mudian)

Polres Lampung Selatan Gelar Upacara HUT Bhayangkara KE-80, Tegaskan Komitmen `80 Tahun Mengabdi


REFORMASI-ID |  Polres Lampung Selatan -  menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Halaman Mapolres Lamsel, Senin (1/7/2026) pukul 08.00 s.d. 10.15 WIB. Upacara dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Senkom Mitra Polri Kabupaten Lampung Selatan.

Mengusung tema nasional `80 Tahun Mengabdi POLRI Untuk Masyarakat`, upacara menjadi momentum syukur atas usia delapan dekade Polri dalam menjaga kedaulatan, keamanan, dan ketertiban bangsa.

Dalam amanatnya, Kapolres Lampung Selatan menyampaikan poin-poin utama dari Kapolri terkait arah kebijakan Polri ke depan.

“Hari ini, 1 Juli 2026, Polri genap berusia 80 tahun. Tema `80 Tahun Mengabdi POLRI Untuk Masyarakat` adalah bukti pengabdian panjang Polri. Mari kita jadikan momentum ini untuk bersyukur,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menekankan 3 arah kebijakan Polri: Memperkuat Presisi, Melayani dengan Humanis, dan Menjaga Stabilitas sebagai cooling system daerah.

“Secara lokal, saya mengapresiasi seluruh personel Polres Lampung Selatan. Kita sadar, Lampung Selatan adalah pintu gerbang Pulau Sumatera. Stabilitas keamanan di sini adalah kunci untuk menciptakan iklim investasi dan pariwisata yang aman,” tegasnya.

Kapolres berpesan agar seluruh personel menjadikan slogan `POLRI Untuk Masyarakat` sebagai napas dalam bertugas. “Dekatlah dengan rakyat, dengarkan keluhannya, dan layani dengan hati. Sesuai filosofi logo HUT Bhayangkara ke-80, kita harus ramah, responsif, dan tidak antikritik,” pesannya.


*Apresiasi dari Senkom Lamsel*

Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Lampung Selatan, *Ari Nenggo*, turut menyampaikan apresiasi.

“Kami dari Senkom Mitra Polri Lampung Selatan mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara ke-80. 80 tahun mengabdi adalah amanah besar. Kami mendoakan Polri semakin jaya, profesional, dan selalu dipercaya masyarakat,” ujar Ari Nenggo.

Ari Nenggo menegaskan komitmen Senkom untuk terus mendukung program Kamtibmas, patroli siskamling, pengamanan agenda nasional/daerah, serta penanggulangan bencana di Lampung Selatan.

“Sinergi Senkom dan Polri harus terus diperkuat. Kami siap menjadi garda terdepan yang membantu Polri menjaga Lampung Selatan tetap aman, damai, dan kondusif,” tegasnya.

Hari Bhayangkara diperingati setiap 1 Juli, merujuk pada lahirnya Kepolisian Negara Republik Indonesia pada 1 Juli 1946. Tahun 2026 ini menandai usia ke-80 Polri.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta.

M. Nurvauzi - Humas  081389219737

Hadiri Upacara Hari Bhayangkara Ke-80, Danrem 044/Gapo Apresiasi Pengabdian Polri


REFORMASI-ID | Palembang – Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 044 menghadiri Upacara Hari Ke-80 Bhayangkara yang berlangsung di Halaman Griya Agung Palembang, Jalan Demang Lebar Daun, Kota Palembang, Rabu (1/7/2026).

Upacara Hari Ke-80 Bhayangkara tahun ini mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri Untuk Masyarakat". Bertindak selaku Inspektur Upacara yakni Gubernur Sumatera Selatan dan diikuti sekitar 1.000 peserta upacara yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah serta berbagai elemen masyarakat.

Rangkaian kegiatan upacara berlangsung dengan khidmat dan diisi sejumlah agenda, di antaranya pengucapan Tri Brata, penganugerahan Bintang Bhayangkara Nararya, Satya Lencana Kesetiaan 24 Tahun, 16 Tahun, dan 8 Tahun, pembacaan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia, serta penyematan tanda kehormatan Satya Lencana Bintang Bhayangkara Nararya, Satya Lencana Kesetiaan 24 Tahun, Satya Lencana Kesetiaan 16 Tahun, dan Satya Lencana Kesetiaan 8 Tahun oleh Inspektur Upacara.

Kehadiran Danrem 044/Gapo bersama Ketua Persit KCK Koorcab Rem 044 merupakan bentuk sinergitas dan soliditas antara TNI dengan Polri yang selama ini telah terjalin dengan baik dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan di wilayah Sumatera Selatan.


Pada kesempatan tersebut, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia yang memasuki usia pengabdian ke-80 tahun.

“Atas nama keluarga besar Korem 044/Gapo, saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Polri,” ujar Danrem. 

Lanjut Brigjen Khabib, “Semoga Polri semakin profesional, modern, dicintai masyarakat, serta terus memperkuat sinergitas bersama TNI dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,”.

“Momentum Hari Bhayangkara ini juga menjadi penguat komitmen bersama untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik demi terwujudnya Indonesia yang aman dan sejahtera," tutupnya. (Mudian) 

Jaga Kondusivitas Jakarta Selatan, Detasemen Perintis Gelar Patroli Rutin dan Serap Aspirasi Warga



REFORMASI-ID | Jakarta - Detasemen Perintis Korsabhara Baharkam Polri terus berkomitmen menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum DKI Jakarta. Langkah ini diwujudkan melalui penggelaran patroli rutin kendaraan roda dua (KR 2) dan roda empat (KR 4) di sejumlah titik rawan wilayah Jakarta Selatan pada Rabu (1/7/2026).

Patroli yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 13.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Detasemen (Kaden) Perintis, Kombes Pol. Kade Budiyarta, S.I.K., dengan menerjunkan 12 personel berkekuatan penuh. Adapun sasaran utama patroli kali ini meliputi kawasan Mampang, Blok M, dan Kebayoran Baru.

Kombes Pol. Kade Budiyarta menjelaskan bahwa patroli ini bertujuan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas jalanan sekaligus mengamankan berbagai aktivitas masyarakat. Tidak hanya sekadar memantau situasi, personel di lapangan juga aktif berdialog dan memberikan imbauan kamtibmas kepada warga.

"Di kawasan Mampang dan Blok M, personel kami mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap barang bawaan pribadi guna mencegah aksi kejahatan. Kami juga meminta petugas pengamanan internal di wilayah tersebut untuk segera menghubungi layanan Call Center 110 jika menemukan indikasi tindak pidana," ujar Kombes Pol. Kade Budiyarta.

Selain fokus pada kriminalitas, tim patroli juga menyisir area Kebayoran Baru untuk menertibkan para pengendara yang nekat memarkirkan kendaraannya di bahu jalan. Langkah persuasif ini diambil guna mengurai kemacetan lalu lintas yang kerap dikeluhkan oleh pengguna jalan lainnya

.Serap Keluhan dan Aspirasi MasyarakatMelalui patroli dialogis ini, Detasemen Perintis juga berhasil memetakan beberapa titik kerawanan berdasarkan laporan langsung dari warga. Di antaranya adalah masih adanya aksi pemalakan oleh premanisme jalanan serta gangguan arus lalu lintas akibat parkir liar.

Merespons kehadiran polisi, masyarakat memberikan respons yang sangat positif. Kehadiran personel Polri di tengah-tengah aktivitas dinilai memberikan rasa aman dan nyaman yang nyata bagi warga dan petugas keamanan setempat.

Menariknya, warga juga memberikan saran agar intensitas patroli serupa turut ditingkatkan pada malam hari. Hal ini diharapkan dapat menekan tingkat kerawanan malam dan mengeliminasi hal-hal yang meresahkan warga saat beristirahat.

"Saran dan masukan dari masyarakat ini sangat berharga bagi kami. Ini akan menjadi bahan evaluasi penting untuk penyusunan strategi patroli ke depan, khususnya dalam menentukan jam rawan dan titik ploting personel," tambah Kaden Perintis.

Hingga apel konsolidasi selesai dilaksanakan di Mako Detasemen Perintis pada pukul 13.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Situasi di seluruh wilayah sasaran patroli dilaporkan dalam keadaan aman terkendali.

PKB Lampung Siapkan Rangkaian Harlah ke-28, Hadirkan Pasar Murah hingga Camping Kebangsaan

REFORMASI-ID | Lampung – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Lampung menyiapkan rangkaian kegiatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 PKB yang akan berlangsung sepanjang Juni hingga Agustus 2026. Beragam kegiatan sosial, keagamaan, olahraga, hingga edukasi disiapkan sebagai bentuk kedekatan partai dengan masyarakat.

‎Mengusung tema "Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi", peringatan Harlah kali ini tidak hanya menjadi momentum internal partai, tetapi juga diisi dengan kegiatan yang melibatkan masyarakat di seluruh kabupaten/kota di Lampung.

‎Rangkaian kegiatan diawali dengan gerakan serentak DPC PKB se-Provinsi Lampung berupa pasar murah, donor darah, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, senam bersama, jalan sehat, turnamen voli, bazar UMKM, lomba mewarnai anak, hingga turnamen e-sport.

‎Selanjutnya, pada 7 Juli 2026 akan digelar Temu Wilayah Pondok Pesantren yang diisi dengan silaturahmi, dialog kebangsaan, dan penguatan peran pesantren. Kemudian, 18 Juli 2026 dilaksanakan dialog publik bertema "Bahaya Mikroplastik bagi Kesehatan dan Lingkungan".

‎Memasuki Agustus, PKB Lampung akan menggelar pengajian, istighosah, dan santunan anak yatim pada 2 Agustus 2026. Sementara puncak peringatan Harlah ke-28 PKB akan berlangsung pada 8–9 Agustus 2026 melalui kegiatan Camping Kebangsaan dan Panggung Seni di Pantai Cemara, Kabupaten Lampung Timur.

‎Ketua Fraksi PKB DPRD Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, mengajak masyarakat untuk turut meramaikan seluruh rangkaian kegiatan tersebut.

‎"Kami ingin Harlah ke-28 PKB tidak hanya menjadi perayaan bagi kader, tetapi menjadi ruang kebersamaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, berbagai kegiatan sosial, kesehatan, olahraga, lingkungan, hingga pemberdayaan UMKM kami hadirkan agar masyarakat bisa ikut merasakan manfaatnya secara langsung," kata Fatikhatul.

‎Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi wujud komitmen PKB untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui aksi-aksi yang bermanfaat.

‎"Mari bersama-sama menyukseskan rangkaian Harlah PKB ke-28. Ajak keluarga, sahabat, dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi. Semoga kegiatan ini semakin mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta membawa manfaat bagi kemajuan Lampung," ujarnya.

‎Melalui rangkaian Harlah ke-28 ini, PKB Lampung berharap dapat memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya berbagai kegiatan yang berdampak positif di bidang sosial, kesehatan, lingkungan, ekonomi kerakyatan, hingga penguatan nilai-nilai kebangsaan. (*) 

30 Juni 2026

Peringati HUT ke-45, Korem 044/Gapo Panjatkan Doa untuk Pengabdian dan Indonesia Maju


REFORMASI-ID | Palembang - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-45, Korem 044/Gapo menggelar kegiatan doa bersama yang berlangsung dengan penuh khidmat sebagai bentuk ungkapan rasa syukur sekaligus memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh prajurit, keluarga besar Korem, serta bangsa dan negara, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Shalat Dzuhur berjamaah, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin dan doa bersama yang diikuti oleh seluruh peserta dengan penuh kekhusyukan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 044, Ibu Vera Khabib Mahfud, serta para prajurit, Persit, dan keluarga besar Korem 044/Gapo.

Pelaksanaan doa bersama ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan HUT ke-45 Korem 044/Gapo yang mengusung tema “Mengabdi bersama rakyat, profesional, siap mengawal program strategis pemerintah, menuju Indonesia maju.”

Dalam kesempatan tersebut, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-45 Korem 044/Gapo bukan sekadar momentum perayaan, tetapi juga menjadi ajang refleksi dan penguatan komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.

“HUT ke-45 Korem 044/Gapo menjadi momentum untuk semakin memperkokoh semangat pengabdian dan kebersamaan. Melalui doa bersama ini, kita memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh prajurit dan keluarga besar Korem 044/Gapo senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Danrem berharap di usia ke-45 ini Korem 044/Gapo semakin profesional, solid, dicintai rakyat, serta mampu menjalankan tugas dengan baik dalam mengawal berbagai program strategis pemerintah demi mewujudkan Indonesia yang maju. (Mudian) 

Irjen Mahmud Nazly Harahap Resmi Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri



REFORMASI-ID | Jakarta - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komisaris Jenderal Polisi Karyoto, S.I.K., M.H., memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Korps Samapta Bhayangkara (Kakorsabhara) Baharkam Polri pada Selasa (30/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Lobby Mako Baharkam Mabes Polri, Trunojoyo, Jakarta Selatan.

Dalam upacara tersebut, jabatan Kakorsabhara Baharkam Polri secara resmi diserahterimakan dari Inspektur Jenderal Polisi Drs. Mulia Hasudungan Ritonga, M.Si. kepada Inspektur Jenderal Polisi Dr. Mahmud Nazly Harahap, S.I.K., M.H., M.M.

Dalam amanatnya, Kabaharkam Polri Komjen Pol. Karyoto menyampaikan apresiasi mendalam kepada pejabat lama serta memberikan arahan tegas kepada pejabat baru untuk segera beradaptasi dengan tantangan keamanan yang semakin dinamis.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Irjend Pol. Mulia Hasudungan Ritonga atas dedikasi dan loyalitas luar biasa yang telah diberikan selama memimpin Korsabhara. Banyak terobosan positif yang telah diletakkan demi kemajuan institusi," ujar Komjen Pol. Karyoto.

Kepada pejabat baru, Kabaharkam menekankan pentingnya menjaga kesiapan personel di lapangan. "Kepada Irjen Pol. Mahmud Nazly Harahap, saya ucapkan selamat atas amanah baru ini. Korsabhara adalah ujung tombak Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Segera lakukan akselerasi, perkuat sinergi, dan pastikan seluruh jajaran siap mengamankan agenda-agenda nasional ke depan demi terwujudnya Polri yang Presisi," tegasnya.

Upacara sertijab ini dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi Polri dan pengurus organisasi. Adapun para peserta upacara yang hadir meliputi:

•Kakor Binmas Baharkam Polri

•Kakor Polairud Baharkam Polri

•Karo Renmin Baharkam Polri

•Karo Binopsnal Baharkam Polri

•Para Direktur jajaran Korps Baharkam Polri

•Kabag Renmin dan Kabagmonalev Baharkam Polri

•Auditor Utama TK. I dan II Sispamobvitnas Baharkam Polri

•Auditor Madya Sispamobvitnas Baharkam Polri

•Para Analis Kebijakan Baharkam Polri

•Pengurus Bhayangkari Cabang 03 Korsabhara dan Cabang Baharkam Polri

Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari pembinaan organisasi dan regenerasi kepemimpinan di lingkungan Polri. Langkah strategis ini bertujuan untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas, serta meningkatkan profesionalisme dan kinerja organisasi secara berkelanjutan.