Media Reformasi Indonesia (MRI)

16 Februari 2026

Wakapolda NTT Tinjau SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Dirikan Tenda Darurat dan Salurkan Bantuan Pendidikan



REFORMASI-ID | Sikka - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan kemanusiaan dengan hadir langsung di tengah masyarakat pascabencana. Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), Baskoro Tri Prabowo, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Desa Bu Utara, Kecamatan Tana Wawo, Kabupaten Sikka, Senin (16/2/2026).

Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.53 WITA hingga 08.46 WITA. Setibanya di lokasi, Wakapolda NTT disambut secara adat. Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda NTT didampingi Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., Wakapolres Sikka Kompol Nofi Posu, S.H., S.I.K., M.H., serta unsur pemerintah kecamatan dan desa.

Plt Kepala SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Maria Astinoli, S.Pd, memaparkan kondisi sekolah yang mengalami kerusakan berat akibat hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada 22–25 Januari 2026. Bangunan sekolah roboh sehingga tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Sebagai bentuk respons cepat, Polri mendirikan dua unit tenda Polri yang difungsikan sebagai ruang kelas darurat agar proses belajar mengajar bagi 52 siswa tetap dapat berjalan.

Wakapolda NTT menegaskan bahwa kehadiran Polri merupakan harapan dari masyarakat  dan pimpinan Polri agar seluruh jajaran lebih aktif turun ke lapangan dan hadir di tengah masyarakat.

“Polri turut merasakan duka atas musibah yang dialami para guru dan siswa. Oleh karena itu, Polri hadir untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun dalam kondisi darurat,” ujar Wakapolda.

Lebih lanjut, Wakapolda menekankan peran strategis Polri dalam mendukung program sosial pemerintah.

“Saya bersama Kapolres dan pemerintah daerah diminta untuk lebih banyak turun melihat kondisi objektif di lapangan. Lakukan pendataan keluarga miskin ekstrem secara langsung, bantu verifikasi data, dan dampingi masyarakat agar bisa mengakses seluruh program bantuan pemerintah,” tegasnya.

Menurutnya, Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek harus menjadi garda terdepan dalam memastikan kehadiran negara dirasakan masyarakat.

“Polri harus menjadi jembatan kehadiran negara. Jangan sampai ada warga yang berhak menerima bantuan tetapi tidak mengetahui caranya atau kesulitan mengaksesnya,” tambah Wakapolda.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda NTT juga menyerahkan bantuan pendidikan kepada SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu berupa:
1. 100 buah tas sekolah berisi buku dan alat tulis
2. 2 unit tenda Polri sebagai ruang kelas darurat
3. 4 lembar papan tulis lengkap dengan spidol dan penghapus
4. 100 unit meja dan kursi yang akan segera menyusul untuk disalurkan

Kegiatan ini turut dihadiri Camat Tana Wawo, petugas BPBD Kabupaten Sikka, Penjabat Kepala Desa Bu Utara, tokoh masyarakat, para guru, siswa SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, serta perwakilan masyarakat setempat.

Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir, peduli, dan bergerak cepat dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memastikan hak dasar anak-anak untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi meskipun berada dalam keterbatasan dan situasi bencana.

Perkuat Kendali K3I, Tim Pakor Baharkam Polri dan Polda Aceh Turun Langsung ke Zona Bencana Pidie Jaya



REFORMASI-ID | Pidie Jaya - Manajemen penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pidie Jaya kini mendapatkan penguatan langsung dari tingkat pusat dan daerah. Guna memastikan seluruh bantuan serta personel bekerja optimal, Tim Perwira Koordinator (Pakor) Wilayah dari Baharkam Polri bersama jajaran Polda Aceh melakukan peninjauan langsung ke titik-titik krusial terdampak bencana pada Senin (16/02/2026).

Aksi lapangan ini dipimpin langsung oleh Kombes Pol. Thelly Iskandar Muda, S.I.K., M.H., yang menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Sabhara Baharkam Polri. Beliau hadir selaku perwakilan Tim Pakor Baharkam Polri yang diturunkan khusus ke wilayah Aceh, didampingi oleh Wakil Perwira Koordinator (Wapakor). Fokus utama kunjungan ini adalah penguatan sistem K3I (Kendali, Koordinasi, Komunikasi, dan Informasi) agar penanganan darurat berjalan terpadu antara instruksi pusat dan eksekusi di lapangan.

“Kehadiran kami dari Tim Pakor Baharkam Polri bukan sekadar memantau, tapi memastikan data jumlah pengungsi di lapangan sinkron dengan data administratif. Validitas data adalah kunci agar distribusi logistik tepat sasaran dan efisien bagi warga yang membutuhkan,” tegas Kombes Pol. Thelly Iskandar Muda saat meninjau lokasi.

Rangkaian peninjauan dimulai pukul 09.00 WIB dari Mapolres Pidie Jaya. Tim gabungan kemudian menyisir beberapa lokasi strategis untuk memetakan kondisi terkini:

Posko Pengungsian Gampong Meunasa Raya: Tim berdialog langsung dengan para pengungsi untuk memastikan kondisi kesehatan dan ketersediaan kebutuhan dasar seperti makanan dan air bersih.

Zona Kerusakan Permukiman: Meninjau rumah warga yang terdampak banjir lumpur dan tanah longsor untuk mendata tingkat kerusakan fisik bangunan.

Observasi Sungai Krueng Meureudu: Melakukan analisis teknis pada aliran sungai yang meluap guna merumuskan langkah antisipasi jika terjadi curah hujan tinggi susulan.

Di tengah lumpur dan sisa bencana, Kombes Pol. Thelly juga memberikan motivasi kepada personel Polri yang bertugas nonstop di garda terdepan. Dukungan moril juga disampaikan kepada masyarakat agar tetap tabah menghadapi cobaan ini.

Sebagai penutup, Tim Pakor Baharkam Polri menggelar diskusi taktis bersama Kabag Ops Polres Pidie Jaya. Pertemuan ini menghasilkan rumusan langkah darurat yang lebih responsif dan terintegrasi di bawah kendali teknis yang diperkuat oleh asistensi Mabes Polri.

Melalui penguatan K3I dan sinergi antara Baharkam Polri serta Polda Aceh ini, kepolisian berkomitmen untuk terus mengawal pemulihan wilayah Pidie Jaya hingga kondisi kembali kondusif dan masyarakat dapat beraktivitas normal.

Bakti Sosial dan Donor Darah HUT ke-53 KSPSI, Kapolri Tegaskan Dukungan untuk Kesejahteraan Buruh



REFORMASI-ID | Tangerang - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan, donor darah, serta renovasi rumah buruh tidak layak huni dalam rangka HUT ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang digelar di PT Victory Chingluh Indonesia, Jalan Otonom Pasar Kemis No. 48-49, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Senin (16/02). 

Kegiatan tersebut meliputi santunan kepada 53 anak yatim, bantuan pendidikan bagi siswa tingkat SD, SMP, dan SMA, renovasi tiga rumah buruh tidak layak huni, pembagian 1.500 paket sembako, serta layanan kesehatan dan donor darah bagi para pekerja.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut PJU Mabes Polri, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, PJU Polda Banten, Direktur Utama PT Victory Chingluh Indonesia Jack Lee, Penasehat Kapolri yang juga Presiden ASEAN Trade Union Council dan Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, serta Forkopimda Kabupaten Tangerang.

Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan ucapan selamat sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam mendukung perjuangan buruh. “Saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun KSPSI yang ke-53. Di usia yang ke-53 ini, harapan kita perjuangan rekan-rekan buruh untuk mewujudkan kesejahteraan menjadi perjuangan kita bersama. Polri akan terus mendukung apa yang menjadi perjuangan kawan-kawan buruh semua,” ujar Kapolri.

Kapolri menuturkan bahwa perjalanan panjang yang telah dilalui menjadi bagian dari perjuangan bersama antara buruh, pemerintah, dan dunia usaha. Ia menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan perusahaan agar tetap berjalan, sehingga para pekerja dapat terus memperoleh kesejahteraan. “Kita ingin perusahaan terus berjalan, sehingga buruh yang bekerja juga mendapatkan kesejahteraan. Oleh karena itu, kita dorong agar iklim usaha dan investasi di Indonesia betul-betul tumbuh, membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Kapolri menyampaikan bahwa program-program pemerintah ke depan, termasuk dorongan modernisasi dan hilirisasi pada tahun 2026, diharapkan mampu membuka peluang kerja baru khususnya di sektor formal. Ia juga menyinggung pentingnya optimalisasi fasilitas kesehatan melalui BPJS Kesehatan agar para buruh mendapatkan akses layanan yang lebih baik.

“Kita ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia siap membuka ruang pekerjaan baru, namun di sisi lain hak-hak buruh tetap kita perjuangkan semaksimal mungkin. Sekali lagi selamat ulang tahun ke-53, semoga perjuangan dalam mewujudkan kesejahteraan dan cita-cita organisasi mendapat ridha Tuhan Yang Maha Esa,” pungkas Kapolri.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata sinergitas antara Polda Banten dengan elemen buruh dan dunia usaha di wilayah hukum Banten. “Kami atas nama Polda Banten sangat mendukung kegiatan sosial seperti ini. Ini bukan hanya tentang bantuan materi, tetapi juga membangun kedekatan, kepercayaan, dan kebersamaan antara Polri dengan para pekerja serta masyarakat,” ujar Kapolda Banten.

Diakhir, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan harapannya agar momentum bakti sosial dan donor darah ini semakin mempererat sinergi antara Polri, serikat pekerja, pemerintah daerah, dan dunia usaha. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni peringatan HUT, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi para buruh dan masyarakat. Semoga kebersamaan ini semakin memperkuat solidaritas, menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, serta mendorong terciptanya iklim industri yang aman, harmonis, dan produktif di wilayah Banten,” pungkas Kapolda Banten. (Bidhumas).

Optimalkan Kinerja, Dirsamapta Korsabhara Gelar Gatur Lalin dan Kurvei Mako Serentak



REFORMASI-ID | Depok - Jajaran Personel Detasemen Perintis Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. personel dikerahkan untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin) di sejumlah titik krusial serta melakukan pembersihan fasilitas markas (Kurvei).Pada Senin (16/02/2026) 

Sejak pukul 06.30 WIB, personel telah bersiaga di titik-titik kepadatan guna memastikan kelancaran arus kendaraan di jam berangkat kerja. Fokus pengaturan dilakukan di lima titik strategis wilayah perbatasan dan akses pendidikan, antara lain:
Simpang Perempatan Cikeas
Simpang Leuwinanggung
Simpang PAL
Simpang Perempatan Gunadarma
Simpang Universitas Indonesia (UI)

Kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir kemacetan serta memberikan rasa aman bagi pengguna jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki yang menyeberang di area kampus dan perkantoran.

Selain fokus pada pelayanan luar, Detasemen Perintis juga melakukan pembenahan internal melalui kegiatan Kurvei atau kerja bakti lingkungan. Kegiatan pembersihan ini dilakukan secara serentak di dua lokasi utama:
Mako Pengadegan Detasemen Perintis
Mako Cikeas Detasemen Perintis
Langkah ini diambil untuk menjaga kesiapan operasional serta memastikan lingkungan kerja Polri tetap bersih, asri, dan representatif dalam melayani masyarakat.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat pada jam sibuk, sekaligus disiplin internal dalam menjaga fasilitas negara," ungkap Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol M. Ngajib Sik.

Hingga berita ini diturunkan, situasi lalu lintas di titik-titik plotingan terpantau ramai lancar dan kegiatan di lingkungan Mako berjalan dengan tertib.

15 Februari 2026

Warga Cacat Veteran Ciracas Serang Laksanakan Munggahan dan Gotong Royong Bersih Musholah


REFORMASI-ID | Serang, Banten - Warga Perumahan Komplek Cacat Veteran Rt 03 Rw 010 Ciracas, Kelurahan Serang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Provinsi Banten, kembali melaksanakan tradisi munggahan, pada Minggu (15/2/2026).

Munggahan adalah tradisi masyarakat Islam suku Sunda untuk menyambut datangnya bulan Ramadan. 

Munggahan berasal dari kata dalam bahasa Sunda, yaitu "munggah", yang artinya berjalan, naik, atau keluar dari kebiasaan hidup sehari-hari.

Pada kegiatan Munggahan yang dilaksanakan warga Perumahan Komplek Cacat Veteran Rt 03 Rw 010 Ciracas,Kelurahan Serang, Kecamatan Serang kali ini, dibarengi dengan kegiatan gotong royong yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan berupa bersih-bersih Musholah An-Nur yang sebelumnya bernama Al-Muhajirin, guna menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026 yang akan segera tiba. 

Bulan Ramadhan, adalah bulan yang penuh berkah, sehingga persiapan menyambutnya tidak hanya berupa persiapan spiritual, tetapi juga kebersihan Mushalah lingkungan sekitar.

Chandra selalu Ketua Rt sekaligus penanggungjawab kegiatan menyampaikan, kegiatan gotong royong ini merupakan tradisi yang sudah lama dikenal dan menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat di Indonesia, termasuk warga Komplek Cacat Veteran Ciracas, Serang Banten. 

Dalam setiap kegiatan gotong royong, seluruh warga yang berjumlah 100 Kepala Keluarga (KK), secara bersama-sama bekerja untuk mencapai tujuan bersama tanpa membedakan status sosial. 


Kali ini, tujuan bersama tersebut adalah menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat untuk menyambut Ramadhan.

Pada kegiatan gotong royong ini, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa ini, melakukan perbaikan pada atap yang bocor, cat bangunan Musholah yang kusam, saluran air untuk wudhu dan beberapa bagian saluran airvdan sekitar Musholah agar suasana semakin rapi dan indah.

Kaum Ibu, juga tidak tinggal diam dalam kegiatan ini, dengan menyiapkan konsumsi untuk sarapan pagi dan makan siang demi kelancaran kegiatan gotong royong dan sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur. 

Hidangan yang disajikan, merupakan hasil masakan ibu-ibu yang dengan penuh kehangatan. Suasana kebersamaan semakin terasa dengan canda tawa serta obrolan ringan yang mengiringi acara makan bersama.

Selain untuk semakin mempererat tali persaudaraan antar warga, kegiatan gotong royong ini, juga bertujuan untuk terus membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. 

Dengan kebersihan lingkungan yang terjaga, diharapkan suasana yang tenang dan khusyuk dalam beribadah dapat tercipta, terutama saat menjalankan ibadah sholat tarawih maupun saat berpuasa.

Kegiatan ini, juga sejalan dengan prinsip hidup sehat yang selalu diterapkan warga Komplek Cacat Veteran Ciracas, Serang Banten.

"Di bulan Ramadhan, umat Islam diajak untuk tidak hanya menjaga kebersihan fisik, tetapi juga kebersihan hati dan pikiran. Juga melalui kebersihan yang terjaga, diharapkan masyarakat terhindar dari berbagai penyakit yang bisa muncul akibat lingkungan yang kotor," ujar Chandra selalu Ketua Rt sekaligus penanggungjawab kegiatan didampingi Sekertaris Ade Junaedi. (Daeng Yusvin/Mdn)

Korsabhara Baharkam Polri Amankan CFD Margonda Depok, Kehadiran Satwa K-9 Curi Perhatian Warga



REFORMASI-ID | Depok -  Personel Den K-9 Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri melaksanakan pengamanan intensif dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan TL Margonda, Kota Depok, Minggu (15/02/2026) pagi. 

Kehadiran petugas beserta satwa K-9 tidak hanya menjamin keamanan, tetapi juga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang berolahraga.

Kegiatan pengamanan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini dipimpin oleh AKP Nuryani dan Ipda Totok S. Sebanyak 10 personel gabungan diterjunkan, yang terbagi dalam dua tim patroli jalan kaki menyisir area keramaian masyarakat.

Dalam giat kali ini, Ditpolsatwa mengerahkan empat ekor satwa K-9 andalan, yakni Art, Maya, Doben, dan Bucek. Kehadiran satwa terlatih ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi kerawanan Kamtibmas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang beraktivitas di area bebas kendaraan bermotor tersebut.

"Tujuan utama kami adalah memastikan masyarakat merasa nyaman dan aman selama beraktivitas di CFD. Kehadiran satwa K-9 ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam mengawal keramaian," ujar perwakilan tim pengamanan di lokasi.

Pantauan di lapangan menunjukkan respons positif dari masyarakat. Banyak warga, mulai dari anak-anak hingga dewasa, menyambut hangat kehadiran petugas. Sosialisasi yang humanis membuat warga merasa lebih dekat dengan institusi kepolisian.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di kawasan TL Margonda dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali tanpa ada kejadian menonjol (nihil). Personel Polri tetap bersiaga memastikan alur pergerakan masyarakat berjalan lancar sebelum arus lalu lintas dibuka kembali.

Dengan terlaksananya giat ini, diharapkan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat dapat terus meningkatkan kepercayaan publik dan menjaga kondusivitas wilayah, khususnya pada momen-momen keramaian masyarakat.

Berikan Edukasi Penanganan Satwa Liar, Den Turangga Ditpolsatwa Sambangi Warga Lebak Bulus



REFORMASI-ID | Jakarta - Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korshabara Baharkam Polri, melalui Detasemen Turangga, menggelar kegiatan edukasi penanganan satwa liar bagi masyarakat di Perumahan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (14/02/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi situasi yang melibatkan satwa liar di lingkungan pemukiman, guna menciptakan rasa aman serta mencegah konflik antara manusia dan hewan.

Dipimpin oleh IPTU Yunus, tim Ditpolsatwa menurunkan personel ahli yang terdiri dari Briptu Alfando, Bripda Rio, Bripda Salma, Bripda Indah, serta didukung oleh Bripda Bagas sebagai driver dan Aipda Bambang W sebagai tenaga grooming.

Dalam giat kali ini, Ditpolsatwa juga menghadirkan dua satwa kuda (Turangga) andalan, yakni Keywest dan Diamant. Kehadiran satwa Turangga ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga, sekaligus sarana pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.

"Edukasi ini merupakan bentuk pelayanan kami untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai prosedur yang benar saat menemui satwa liar, sehingga keamanan lingkungan tetap terjaga," ujar IPTU Yunus

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat tampak antusias mengikuti arahan dan simulasi yang diberikan oleh para personel. Acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa kendala berarti.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta memastikan lingkungan perumahan di wilayah Ibu Kota tetap aman dari potensi gangguan yang melibatkan satwa liar.

Polri Hadirkan Ekosistem Pangan hingga Pelosok, Presiden Prabowo: Kita Berada di Jalan yang Benar



REFORMASI-ID | Jakarta - Dialog hangat melalui konferensi video antara Presiden Prabowo Subianto dengan perwakilan dari beberapa Polisi Daerah (Polda) di Indonesia mewarnai peresmian 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta groundbreaking 107 SPPG Polri di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, pada Jumat, 13 Februari 2026. 

Dari Bekasi, jajaran Polda Metro Jaya melaporkan pengembangan ekosistem rantai pasok bahan baku SPPG di Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong. Di atas lahan seluas 49 hektare, budidaya ikan nila dan bandeng, udang, ayam petelur, hingga ternak kambing dikembangkan secara terpadu. 

“Area ekosistem yang dirintis oleh Bapak Kapoda Metro Jaya sejak 15 September 2025 melalui kerja sama pinjam pakai lahan terdiri dari budidaya ikan, udang, ayam petelur, dan ternak kambing. Di lokasi seluas 49 hektare, hari ini dilaksanakan panen raya ikan nila dan bandeng 108 ribu ekor, 600 ribu ekor udang windu dan vaname, 1000 ayam telur, dan 100 ekor kambing yang akan kami distribusikan ke 57 SPPG Polda Metro Jaya,” ujar perwakilan dari Polda Metro Jaya.

Kepala Negara menyampaikan rasa bangga dan bahagianya melihat langsung ekosistem pangan yang terbangun. Menurut Presiden Prabowo, langkah ini bukan hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga membantu pemenuhan gizi anak-anak Indonesia serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat. 

“Saya sangat bahagia hari ini, Saya sangat bangga. Tadi saya sudah sampaikan mungkin di sambutan saya tapi sekarang saya lihat langsung Ini luar biasa. Ini juga akan mengamankan kita semua, mengamankan ketahanan pangan kita, juga membantu rakyat kita, membantu gizi anak-anak kita. Ini sesuatu yang luar biasa Ini sesuatu yang sangat penting,” ujar Presiden Prabowo.

Semangat yang sama datang dari Indonesia timur. Wakil Kepala Polda Papua Barat melaporkan delapan SPPG yang tengah dibangun, termasuk enam di wilayah terpencil dan 3T. Di Kampung Wamesa, Kabupaten Kaimana, pembangunan dilakukan dengan perjuangan ekstra karena faktor geografis dan cuaca ekstrem. Distribusi material harus ditempuh melalui jalur darat dan laut dengan waktu 40 hingga 60 menit.

“Kami semua mempersiapkan operasionalisasi SPPG 3T ini dengan mengurai rantai pasok dari sumber lokal seperti sayur mayur, ikan, daging rusa, dan buah, dan sebagian dari luar wilayah seperti Surabaya Bapak Presiden, antara lain beras, ayam, telur, dan susu. Mudah-mudahan SPPG di sini dapat berjalan dengan baik melayani seluruh masyarakat,” ucap Wakapolda Papua Barat.

Calon penerima manfaat di Kampung Wamesa yang terdiri atas siswa TK dan SD, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita menanti operasionalisasi dapur MBG. Anak-anak setempat menyampaikan terima kasih dan harapan agar MBG segera hadir di sekolah mereka.

“Terima kasih Bapak Presiden sudah bangun dapur MBG di kampung kami. Kami tunggu ya MBG-nya di sekolah kami SD YPK Betlehem, Wamesa, Kabupaten Kaimana Terima kasih Bapak Presiden,” ujar para pelajar antusias.

Dari Kalimantan, Polda Kalimantan Selatan melaporkan pembangunan 35 SPPG, termasuk 10 di daerah terpencil dan pondok pesantren. Selain itu, pengelolaan keamanan pangan dilakukan secara komprehensif, mulai dari deteksi alergen, pengawasan kesehatan oleh dokter kepolisian, hingga pemanfaatan limbah menjadi eco-enzyme dan pakan ternak. 

Sementara itu, Polda Jawa Tengah mencatatkan diri sebagai polda dengan SPPG terbanyak. SPPG juga hadir di pondok pesantren dan di lokasi terdampak bencana banjir, menunjukkan fleksibilitas dan keberpihakan pada masyarakat yang membutuhkan. Dari Jawa Timur, Kapolda melaporkan peresmian Gedung Ketahanan Pangan Polri di Mojokerto dan menjadi gudang khusus jagung pertama di provinsi tersebut. Fasilitas ini memperkuat stabilitas harga dan ketersediaan pangan dengan tata kelola profesional bersama Bulog. 

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa stabilitas negara sangat bergantung pada ketahanan pangan. Menutup dialog, Kepala Negara kembali menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh jajaran Polri yang telah bekerja hingga ke pelosok dan wilayah sulit. 

“Ini suatu prestasi luar biasa juga. Ini sangat-sangat penting bagi stabilitas, bagi ketahanan pangan. Negara aman, kalau pangannya aman. Jadi, terima kasih atas prestasi saudara-saudara. Teruskan pengabdianmu dengan sebaik-baiknya. Jadikan Polri selalu di tengah-tengah rakyat. Penggerak pengaman, penjaga keselamatan bangsa. Terima kasih. Terima kasih,” imbuh Presiden Prabowo.


Jakarta, 13 Februari 2026
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Website: https://www.presidenri.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden

14 Februari 2026

Polri Hadirkan Ekosistem Pangan hingga Pelosok, Presiden Prabowo: Kita Berada di Jalan yang Benar



REFORMASI-ID | Jakarta -Dialog hangat melalui konferensi video antara Presiden Prabowo Subianto dengan perwakilan dari beberapa Polisi Daerah (Polda) di Indonesia mewarnai peresmian 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta groundbreaking 107 SPPG Polri di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, pada Jumat, 13 Februari 2026. 

Dari Bekasi, jajaran Polda Metro Jaya melaporkan pengembangan ekosistem rantai pasok bahan baku SPPG di Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong. Di atas lahan seluas 49 hektare, budidaya ikan nila dan bandeng, udang, ayam petelur, hingga ternak kambing dikembangkan secara terpadu. 

“Area ekosistem yang dirintis oleh Bapak Kapoda Metro Jaya sejak 15 September 2025 melalui kerja sama pinjam pakai lahan terdiri dari budidaya ikan, udang, ayam petelur, dan ternak kambing. Di lokasi seluas 49 hektare, hari ini dilaksanakan panen raya ikan nila dan bandeng 108 ribu ekor, 600 ribu ekor udang windu dan vaname, 1000 ayam telur, dan 100 ekor kambing yang akan kami distribusikan ke 57 SPPG Polda Metro Jaya,” ujar perwakilan dari Polda Metro Jaya.

Kepala Negara menyampaikan rasa bangga dan bahagianya melihat langsung ekosistem pangan yang terbangun. Menurut Presiden Prabowo, langkah ini bukan hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga membantu pemenuhan gizi anak-anak Indonesia serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat. 

“Saya sangat bahagia hari ini, Saya sangat bangga. Tadi saya sudah sampaikan mungkin di sambutan saya tapi sekarang saya lihat langsung Ini luar biasa. Ini juga akan mengamankan kita semua, mengamankan ketahanan pangan kita, juga membantu rakyat kita, membantu gizi anak-anak kita. Ini sesuatu yang luar biasa Ini sesuatu yang sangat penting,” ujar Presiden Prabowo.

Semangat yang sama datang dari Indonesia timur. Wakil Kepala Polda Papua Barat melaporkan delapan SPPG yang tengah dibangun, termasuk enam di wilayah terpencil dan 3T. Di Kampung Wamesa, Kabupaten Kaimana, pembangunan dilakukan dengan perjuangan ekstra karena faktor geografis dan cuaca ekstrem. Distribusi material harus ditempuh melalui jalur darat dan laut dengan waktu 40 hingga 60 menit.

“Kami semua mempersiapkan operasionalisasi SPPG 3T ini dengan mengurai rantai pasok dari sumber lokal seperti sayur mayur, ikan, daging rusa, dan buah, dan sebagian dari luar wilayah seperti Surabaya Bapak Presiden, antara lain beras, ayam, telur, dan susu. Mudah-mudahan SPPG di sini dapat berjalan dengan baik melayani seluruh masyarakat,” ucap Wakapolda Papua Barat.

Calon penerima manfaat di Kampung Wamesa yang terdiri atas siswa TK dan SD, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita menanti operasionalisasi dapur MBG. Anak-anak setempat menyampaikan terima kasih dan harapan agar MBG segera hadir di sekolah mereka.

“Terima kasih Bapak Presiden sudah bangun dapur MBG di kampung kami. Kami tunggu ya MBG-nya di sekolah kami SD YPK Betlehem, Wamesa, Kabupaten Kaimana Terima kasih Bapak Presiden,” ujar para pelajar antusias.

Dari Kalimantan, Polda Kalimantan Selatan melaporkan pembangunan 35 SPPG, termasuk 10 di daerah terpencil dan pondok pesantren. Selain itu, pengelolaan keamanan pangan dilakukan secara komprehensif, mulai dari deteksi alergen, pengawasan kesehatan oleh dokter kepolisian, hingga pemanfaatan limbah menjadi eco-enzyme dan pakan ternak. 

Sementara itu, Polda Jawa Tengah mencatatkan diri sebagai polda dengan SPPG terbanyak. SPPG juga hadir di pondok pesantren dan di lokasi terdampak bencana banjir, menunjukkan fleksibilitas dan keberpihakan pada masyarakat yang membutuhkan. Dari Jawa Timur, Kapolda melaporkan peresmian Gedung Ketahanan Pangan Polri di Mojokerto dan menjadi gudang khusus jagung pertama di provinsi tersebut. Fasilitas ini memperkuat stabilitas harga dan ketersediaan pangan dengan tata kelola profesional bersama Bulog. 

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa stabilitas negara sangat bergantung pada ketahanan pangan. Menutup dialog, Kepala Negara kembali menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh jajaran Polri yang telah bekerja hingga ke pelosok dan wilayah sulit. 

“Ini suatu prestasi luar biasa juga. Ini sangat-sangat penting bagi stabilitas, bagi ketahanan pangan. Negara aman, kalau pangannya aman. Jadi, terima kasih atas prestasi saudara-saudara. Teruskan pengabdianmu dengan sebaik-baiknya. Jadikan Polri selalu di tengah-tengah rakyat. Penggerak pengaman, penjaga keselamatan bangsa. Terima kasih. Terima kasih,” imbuh Presiden Prabowo.


Jakarta, 13 Februari 2026
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Website: https://www.presidenri.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Program Makan Bergizi Gratis, Kini Jangkau Lebih dari 60 Juta Penerima Manfaat



REFORMASI-ID | Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah strategis membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. Dalam sambutannya, Kepala Negara menyampaikan bahwa program tersebut merupakan kebutuhan mendesak bagi mayoritas rakyat dan telah menjadi praktik umum di berbagai negara maju.

“Program semacam ini sesungguhnya bukan pertama kali dilaksanakan di Indonesia. Sudah puluhan negara lain melaksanakan, puluhan negara lain. Dan negara-negara yang maju, negara-negara yang demokratis, pasti punya program makan bergizi gratis untuk rakyatnya,” ujar Presiden saat peresmian 1.072 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta _groundbreaking_107 SPPG Polri yang dipusatkan di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa program tersebut mungkin tidak dirasakan urgensinya oleh kelompok masyarakat yang berkecukupan, namun sangat vital bagi rakyat yang rentan secara ekonomi. Kepala Negara juga mengakui bahwa sejak awal peluncurannya, program MBG menghadapi berbagai kritik dan penolakan. Namun demikian, Presiden menegaskan keyakinannya bahwa kebijakan tersebut berada di jalur yang benar.

“Tapi saya yakin, waktu itu saya berada di atas jalan yang benar. Saya yakin bahwa tujuan kita benar dan baik," ungkap Presiden.

Presiden Prabowo menjelaskan bahwa program ini dilatarbelakangi kondisi stunting yang pernah mencapai 25 persen dari total anak Indonesia. Menurut Presiden, persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan hanya dengan teori atau wacana, melainkan melalui intervensi langsung pemerintah.

“Akhirnya saya belajar dari pengalaman bangsa-bangsa lain. Bahwa memang satu-satunya jalan adalah intervensi langsung dari pemerintah. Langsung kepada anak-anak, ibu-ibu hamil dan orang tua yang tidak berdaya, orang tua lansia,” ujarnya.

Terkait pembiayaan program, Presiden Prabowo menegaskan bahwa MBG dibiayai melalui efisiensi dan penghematan anggaran negara. Kepala Negara juga memastikan bahwa defisit APBN tetap terkendali.

"APBN kita tidak keluar dari parameter yang kita tetapkan. Defisit kita masih di bawah batas yang kita tetapkan sendiri. 3 persen defisit kita saudara-saudara sekalian, 3 persen dari PDB. Dan saya bertekad kita akan berusaha sekeras mungkin untuk kita kurangi dari situ," ucap Presiden.

Presiden Prabowo pun mengungkapkan capaian signifikan program MBG yang kini telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat. Program ini ditopang oleh lebih dari 22 ribu SPPG yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Jumlah ini kira-kira setara dengan memberi makan seluruh penduduk Afrika Selatan tiap hari. Atau sama dengan 10 kali Singapura, tiap hari. Atau 2 kali Malaysia, tiap hari,” pungkasnya.

Program Makan Bergizi Gratis ini tidak hanya menjadi kebijakan sosial, tetapi juga merupakan strategi transformasi nasional untuk menciptakan generasi sehat, memperkuat produktivitas ekonomi, serta mempercepat langkah menuju visi Indonesia Emas 2045.


Jakarta, 13 Februari 2026
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Website: https://www.presidenri.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo: Program Pemenuhan Gizi Perkuat Fondasi Kebangkitan Ekonomi Nasional



REFORMASI-ID | Jakarta -:Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya saat meresmikan 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta _groundbreaking_ 107 SPPG Polri di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026. Dalam sambutannya, Kepala Negara menegaskan bahwa program pemenuhan gizi dan penguatan ketahanan pangan merupakan bagian fundamental dari kelangsungan peradaban bangsa.

“Hari ini, saya harus mengatakan bahwa saya bangga dan puas. Saudara-saudara, menghasilkan pangan, menghasilkan makanan, itu adalah melanjutkan peradaban. Tidak ada peradaban, tidak ada bangsa Indonesia tanpa pangan,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo turut mengapresiasi inisiatif Polri yang memanfaatkan teknologi modern namun tetap terjangkau. Ia menyoroti berbagai perangkat yang digunakan dalam operasional SPPG, mulai dari sistem filtrasi air hingga uji keamanan pangan produksi dalam negeri.

“Tadi saya lihat alat-alat yang digunakan, dirintis oleh kepolisian. Saya lihat ada filter air, ada ultraviolet untuk membunuh bakteri di tray makanan, ada food security test food safety test yang diproduksi di dalam negeri yang tidak kalah dengan kualitas dunia,” ungkapnya.

Presiden juga mengungkapkan capaian signifikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menghasilkan miliaran porsi makanan bagi masyarakat. Menurut Presiden, dampak program ini telah dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk dalam menekan ketimpangan sosial dan menciptakan lapangan kerja baru.

“Mereka lihat gini rasionya berkurang. Lapangan kerja dibentuk satu dapur, satu SPPG, 50 orang bekerja yang tadinya tidak punya penghasilan, mereka bekerja, mereka bisa bantu suami, mereka bisa membantu anaknya,” jelas Presiden.

Dari sisi ekonomi, Presiden Prabowo menyampaikan laporan dari kalangan dunia usaha yang melihat peningkatan konsumsi rumah tangga sebagai dampak positif MBG. Selain itu, program ini juga dinilai menghidupkan petani kecil karena hasil panen mereka terserap secara pasti.

Presiden pun menegaskan bahwa Indonesia kini berada di jalur kebangkitan ekonomi yang sesuai dengan amanat konstitusi. Kepala Negara juga menekankan pentingnya kemandirian nasional tanpa harus bersikap anti terhadap bangsa lain.

"Kita benar-benar akan berdiri di atas kaki kita sendiri. Indonesia akan menjadi negara yang kuat, saudara-saudara sekalian. Kuat tapi tidak boleh jadi negara yang sombong, kita akan hormati semua negara,” ucap Presiden.

Menutup sambutannya, Presiden Prabowo memberikan pesan tegas kepada seluruh pengelola kekayaan negara agar menjaga integritas dan kepentingan rakyat. “Saudara-saudara, jagalah kehormatan, jagalah kepentingan dan keselamatan rakyat Indonesia. Kalau kau meneruskan praktik-praktik yang merugikan bangsa dan rakyat, pemerintah akan menggunakan segala kekuatan yang ada pada pemerintah. Tanpa pandang bulu," tegasnya.

Momentum ini menegaskan bahwa penguatan program pemenuhan gizi dan ketahanan pangan tidak hanya menjadi strategi kesehatan masyarakat, melainkan juga sebagai pilar utama pembangunan ekonomi nasional serta investasi jangka panjang menuju visi Indonesia Emas 2045


Jakarta, 13 Februari 2026
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Perkuat Program MBG, Presiden Prabowo Resmikan 1.072 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan serta Groundbreaking 107 SPPG Polri



REFORMASI-ID | Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan serta _groundbreaking_ 107 SPPG Polri di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut digelar di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, pada Jumat, 13 Februari 2026.

Kehadiran Presiden Prabowo disambut oleh sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan Polri, serta para undangan dari berbagai daerah yang mengikuti peresmian dan _groundbreaking_ secara _hybrid_. Agenda diawali dengan laporan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memaparkan progres dan komitmen Polri dalam mendukung program strategis pemerintah.

Dalam laporannya, Kapolri menegaskan komitmen Polri untuk turut mengambil peran aktif dalam mendukung program pemenuhan gizi nasional dan penguatan ketahanan pangan sebagai bagian dari agenda strategis pemerintah. Ia menjelaskan bahwa penguatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri beserta dukungan infrastruktur ketahanan pangan dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui penguatan SPPG Polri dan dukungan infrastruktur ketahanan pangan, Polri berkomitmen menghadirkan layanan pemenuhan gizi yang aman, bermutu dan merata, sekaligus memperkuat ekosistem pangan dari hulu sampai hilir, sehingga benar-benar memberikan dampak nyata bagi tumbuh kembang generasi emas penerus bangsa,” ujar Kapolri.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah perwakilan penerima tanda kehormatan negara, yakni Bintang Jasa Utama, Bintang Jasa Pratama, Bintang Jasa Nararya, dan Satya Lencana Wira Karya. Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam mendukung program prioritas pemerintah.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas inisiatif Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mengambil peran aktif mendukung program pemenuhan gizi nasional. Kepala Negara menilai langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian dan kesadaran strategis terhadap isu krusial yang menyangkut masa depan bangsa.

“Saya hari ini sungguh-sungguh merasa bahagia, saya merasa gembira, saya merasa puas hati, karena saya melihat salah satu institusi yang sangat penting bagi negara dan bangsa kita, yaitu Kepolisian Negara Republik Indonesia telah mengambil inisiatif mungkin di suatu bidang yang seolah-olah tidak merupakan tugas pokoknya. Tetapi pimpinan kepolisian negara telah menangkap masalah yang krusial bagi keselamatan suatu bangsa,” ujar Presiden Prabowo.

Sebagai simbol peresmian, Presiden Prabowo menekan kubus LED dan menandatangani prasasti, menandai dimulainya operasional dan pembangunan 1.179 SPPG Polri serta 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di seluruh Indonesia. Rincian program tersebut meliputi operasional 411 SPPG Polri yang telah berjalan di berbagai daerah, peluncuran operasional 162 SPPG tambahan, pembangunan 499 SPPG, serta _groundbreaking_ 107 SPPG Polri di seluruh Indonesia.

Momentum ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi sekaligus memperkuat stabilitas sistem pangan nasional. Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah dan Polri diharapkan mampu menciptakan dampak berkelanjutan, meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia, serta memperkokoh fondasi menuju visi Indonesia Emas 2045.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya adalah sejumlah menteri kabinet Merah Putih, Kepala BGN Dadan Hindayana, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Ahmad Haikal Hassan, Kepala BPOM Prof. dr. Taruna Ikrar, serta Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI yang juga Ketua Karang Taruna Nasional Budisatrio Djiwandono.

Perkuat Program MBG, Presiden Prabowo Resmikan 1.072 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan serta Groundbreaking 107 SPPG Polri



REFORMASI-ID | Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan serta _groundbreaking_ 107 SPPG Polri di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut digelar di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, pada Jumat, 13 Februari 2026.

Kehadiran Presiden Prabowo disambut oleh sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan Polri, serta para undangan dari berbagai daerah yang mengikuti peresmian dan _groundbreaking_ secara _hybrid_. Agenda diawali dengan laporan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memaparkan progres dan komitmen Polri dalam mendukung program strategis pemerintah.

Dalam laporannya, Kapolri menegaskan komitmen Polri untuk turut mengambil peran aktif dalam mendukung program pemenuhan gizi nasional dan penguatan ketahanan pangan sebagai bagian dari agenda strategis pemerintah. Ia menjelaskan bahwa penguatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri beserta dukungan infrastruktur ketahanan pangan dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui penguatan SPPG Polri dan dukungan infrastruktur ketahanan pangan, Polri berkomitmen menghadirkan layanan pemenuhan gizi yang aman, bermutu dan merata, sekaligus memperkuat ekosistem pangan dari hulu sampai hilir, sehingga benar-benar memberikan dampak nyata bagi tumbuh kembang generasi emas penerus bangsa,” ujar Kapolri.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah perwakilan penerima tanda kehormatan negara, yakni Bintang Jasa Utama, Bintang Jasa Pratama, Bintang Jasa Nararya, dan Satya Lencana Wira Karya. Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam mendukung program prioritas pemerintah.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas inisiatif Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mengambil peran aktif mendukung program pemenuhan gizi nasional. Kepala Negara menilai langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian dan kesadaran strategis terhadap isu krusial yang menyangkut masa depan bangsa.

“Saya hari ini sungguh-sungguh merasa bahagia, saya merasa gembira, saya merasa puas hati, karena saya melihat salah satu institusi yang sangat penting bagi negara dan bangsa kita, yaitu Kepolisian Negara Republik Indonesia telah mengambil inisiatif mungkin di suatu bidang yang seolah-olah tidak merupakan tugas pokoknya. Tetapi pimpinan kepolisian negara telah menangkap masalah yang krusial bagi keselamatan suatu bangsa,” ujar Presiden Prabowo.

Sebagai simbol peresmian, Presiden Prabowo menekan kubus LED dan menandatangani prasasti, menandai dimulainya operasional dan pembangunan 1.179 SPPG Polri serta 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di seluruh Indonesia. Rincian program tersebut meliputi operasional 411 SPPG Polri yang telah berjalan di berbagai daerah, peluncuran operasional 162 SPPG tambahan, pembangunan 499 SPPG, serta _groundbreaking_ 107 SPPG Polri di seluruh Indonesia.

Momentum ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi sekaligus memperkuat stabilitas sistem pangan nasional. Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah dan Polri diharapkan mampu menciptakan dampak berkelanjutan, meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia, serta memperkokoh fondasi menuju visi Indonesia Emas 2045.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya adalah sejumlah menteri kabinet Merah Putih, Kepala BGN Dadan Hindayana, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Ahmad Haikal Hassan, Kepala BPOM Prof. dr. Taruna Ikrar, serta Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI yang juga Ketua Karang Taruna Nasional Budisatrio Djiwandono.

Berikan Edukasi Penanganan Satwa Liar, Den Turangga Ditpolsatwa Sambangi Warga Lebak Bulus



REFORMASI-ID | Jakarta - Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korshabara Baharkam Polri, melalui Detasemen Turangga, menggelar kegiatan edukasi penanganan satwa liar bagi masyarakat di Perumahan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (14/02/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi situasi yang melibatkan satwa liar di lingkungan pemukiman, guna menciptakan rasa aman serta mencegah konflik antara manusia dan hewan.

Dipimpin oleh IPTU Yunus, tim Ditpolsatwa menurunkan personel ahli yang terdiri dari Briptu Alfando, Bripda Rio, Bripda Salma, Bripda Indah, serta didukung oleh Bripda Bagas sebagai driver dan Aipda Bambang W sebagai tenaga grooming.

Dalam giat kali ini, Ditpolsatwa juga menghadirkan dua satwa kuda (Turangga) andalan, yakni Keywest dan Diamant. Kehadiran satwa Turangga ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga, sekaligus sarana pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.

"Edukasi ini merupakan bentuk pelayanan kami untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai prosedur yang benar saat menemui satwa liar, sehingga keamanan lingkungan tetap terjaga," ujar IPTU Yunus

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat tampak antusias mengikuti arahan dan simulasi yang diberikan oleh para personel. Acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa kendala berarti.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta memastikan lingkungan perumahan di wilayah Ibu Kota tetap aman dari potensi gangguan yang melibatkan satwa liar.

Perkuat Sinergi Operasi Kemanusiaan, Polri Hadiri Pembukaan Jambore Potensi SAR Nasional di PIK 2



REFORMASI-ID | Jakarta - Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan nasional menghadapi situasi darurat dan bencana, jajaran Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri menghadiri Upacara Pembukaan Jambore Potensi dan Pameran SAR 2026. Acara bergengsi ini digelar di Lapangan Green Belt, PIK 2, pada Sabtu pagi (14/2/26).

Mewakili Kakorsabhara Baharkam Polri, Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri hadir langsung sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung penguatan kapasitas penyelamatan jiwa di Indonesia. Upacara ini dipimpin langsung oleh Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Jambore ini menjadi ajang konsolidasi penting bagi berbagai instansi di Indonesia. Selain unsur Polri, kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan petinggi dari berbagai lembaga, di antaranya, Perwakilan dari Mabesad, TNI AU (Kopasgat), dan TNI AL. Perwakilan dari Korbrimob, Korpolairud, hingga Ditpolsatwa dan Ditpoludara, Lembaga Pemerintah, BNPB, Bakamla, BMKG, KNKT, serta BPBD DKI Jakarta.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi menjadi wadah bagi para potensi SAR untuk saling berbagi teknologi, taktik, dan mempererat koordinasi di lapangan.
"Kehadiran kami di sini merupakan wujud sinergitas tanpa batas. Polri, khususnya unsur Samapta, siap mendukung penuh upaya pencarian dan pertolongan demi memberikan rasa aman bagi masyarakat," ujar perwakilan Korsabhara di sela-sela kegiatan.

Acara dibuka secara resmi melalui prosesi upacara, dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh pimpinan lembaga sebagai simbol soliditas nasional. Pameran SAR yang menyertai jambore ini juga menampilkan berbagai alutsista dan teknologi penyelamatan terbaru yang dimiliki oleh masing-masing instansi.

Dengan semangat "Siap, Terlihat, dan Bermanfaat", Korsabhara Baharkam Polri terus berkomitmen menjadi garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan dan penanggulangan bencana di seluruh wilayah Indonesia

Siap-Siap! Kepala Daerah Hingga Menteri PU Terancam 5 Tahun Penjara



REFORMASI-ID | Jakarta – Kabar menggembirakan untuk pengguna jalan, namun kabar buruk bagi para pemangku kebijakan yang abai terhadap infrastruktur. 

Selama ini, masyarakat cenderung pasrah. Padahal, secara legal-formal, rusaknya infrastruktur jalan bukan hanya masalah teknis, melainkan bentuk kelalaian negara yang memiliki konsekuensi pidana serius

Kini, jalan rusak bukan lagi sekadar masalah teknis untuk pengendara, melainkan pintu masuk menuju jeruji besi bagi para pejabat terkait.

Berdasarkan instrumen hukum nasional, mulai dari Menteri Pekerjaan Umum (PU), Gubernur, hingga Bupati dan Wali Kota dapat dikenakan sanksi pidana jika membiarkan jalan rusak hingga memakan korban.

Kecelakaan di jalan raya sering dianggap sekadar musibah atau "takdir". Maut sering kali tidak datang dari arah yang terduga, bahkan mengintai dari balik genangan air di aspal yang terkelupas.

Padahal, secara hukum, rusaknya infrastruktur jalan, bukan hanya masalah teknis, melainkan bentuk kelalaian negara yang memiliki konsekuensi pidana. 

Jika pembiaran terhadap lubang jalan mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, ancaman hukuman penjara hingga 5 tahun telah menanti. 

Hak atas nyawa jalan raya, adalah urat nadi logistik dan jalur penyelamat menuju fasilitas kesehatan. Namun, tingginya curah hujan di awal tahun 2026 ini kembali "menelanjangi" buruknya kualitas pemeliharaan infrastruktur di berbagai daerah. 

Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno menegaskan, bahwa kerangka hukum Indonesia, yakni UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) serta UU Nomor 2 Tahun 2022 tentang Jalan, sama sekali tidak memberikan ruang bagi pembiaran.

Tahun 2026, hanya 1.503 kilometer jalan rusak yang akan diperbaiki "Pasal 24 UU LLAJ secara eksplisit memerintahkan penyelenggara jalan untuk segera memperbaiki kerusakan demi mencegah kecelakaan. 

Jika perbaikan belum bisa dilakukan, mereka wajib memasang tanda atau rambu peringatan. Tidak ada alasan bagi absennya pengawasan," tegas Djoko kepada Media, Jumat (13/2/26).

Pejabat Lalai Bisa Dipidana

Abainya penyelenggara jalan dikategorikan sebagai pelanggaran hukum berat. Pasal 273 UU LLAJ menjadi instrumen "pemukul" bagi warga untuk menuntut keadilan.

Berikut adalah sanksi pidana dan denda yang membayangi para penyelenggara jalan:

-Korban Meninggal Dunia: Pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda maksimal Rp 120 juta. 

-Luka Berat: Pidana penjara hingga 1 tahun atau denda maksimal Rp 24 juta. Luka Ringan atau 

-Kerusakan Kendaraan: Pidana penjara maksimal 6 bulan atau denda Rp 12 juta. 

-Kelalaian Pemasangan Rambu: Meski belum terjadi kecelakaan, pejabat yang membiarkan jalan rusak tanpa rambu peringatan dapat dibui selama 6 bulan atau denda Rp 1,5 juta.

Hak atas Rasa Aman yang Sering Terlupakan

Keamanan jalan, bukan hanya soal aspal yang mulus, melainkan aspek inklusivitas. Pasal 25 UU LLAJ, mewajibkan adanya marka, alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL), serta fasilitas bagi pesepeda dan penyandang disabilitas.

Namun, instrumen yang paling sering dianaktirikan adalah Penerangan Jalan Umum (PJU). Menurut Djoko, PJU bukan sekadar hiasan kota.

"Jalan yang terang adalah musuh utama kejahatan. Selain membantu visibilitas pengendara, menghindari lubang di malam hari, PJU menekan risiko pembegalan dan menghidupkan ekonomi rakyat. Penerangan adalah hak atas rasa aman," terangnya.

Hukum pun berlaku adil dengan menyasar pelaku perusakan jalan dari pihak swasta maupun perorangan.

Berdasarkan UU Cipta Kerja, siapapun yang sengaja merusak fungsi jalan, seperti galian ilegal atau mengangkut beban kendaraan berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL), terancam pidana 18 bulan atau denda fantastis hingga Rp 1,5 miliar.

Pembangunan jalan yang menelan biaya triliunan rupiah, akan sia-sia jika pengawasan dan pemeliharaan berjalan di tempat.

Djoko mengimbau masyarakat untuk berhenti menjadi penonton pasif.

"Hadirnya lubang-lubang maut, adalah bukti kelalaian yang harus dipertanggungjawabkan. Sudah saatnya warga negara menggunakan hak suaranya untuk melaporkan penyelenggara jalan yang abai. Keselamatan adalah tanggung jawab kolektif yang harus diperjuangkan," pungkasnya. (Daeng Yusvin/Mdn)

Wali Kota Bandar Lampung Hadiri Polresta Bandar Lampung Boxing Championship 2026


REFORMASI-ID | LAMPUNG  – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menghadiri pembukaan ajang Polresta Bandar Lampung Boxing Championship 2026 yang digelar di Lapangan Mapolresta Bandar Lampung, Jumat (13/02/2026) malam. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakapolda Lampung, Brigjen Pol Sumarto.

Kejuaraan tinju amatir tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Polresta Bandar Lampung dan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Perbati) Provinsi Lampung. Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 12 hingga 15 Februari 2026.

Sebanyak 236 atlet dari berbagai sasana tinju di dalam dan luar Provinsi Lampung turut ambil bagian dalam kejuaraan ini. Di antaranya terdapat peserta dari luar daerah seperti Palembang sebanyak 10 atlet dan 2 atlet dari Martapura, Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kejuaraan ini menjadi wadah positif bagi generasi muda dalam menyalurkan bakat serta meningkatkan prestasi di bidang olahraga tinju.

“Kami berharap dari ajang ini akan lahir atlet-atlet Lampung yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Junjung tinggi sportivitas dan tunjukkan kemampuan terbaik di atas ring,” ujar Eva Dwiana.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, yang juga menjabat sebagai Ketua Perbati Lampung, menyampaikan apresiasi kepada Polresta Bandar Lampung atas terselenggaranya kejuaraan tersebut.

“Atas nama Perbati, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi. Kejuaraan ini menjadi ajang pencarian bakat dan kami berharap kolaborasi ini terus terjalin,” katanya.

Panitia pelaksana, Peter, menjelaskan bahwa seluruh peserta akan bertanding dalam tujuh kategori, yakni kelas Elite, Youth, Junior, School Boys, Semi Junior, Mini Junior, dan Pra Mini Junior, termasuk kelas hingga 90 kilogram.

“Kejuaraan ini menjadi wadah pembinaan dan penyerapan bibit atlet potensial. Kami berharap dari 236 atlet yang bertanding dapat lahir petinju yang mampu menembus tingkat nasional,” jelasnya.

Pertandingan dijadwalkan berlangsung mulai Jumat hingga Minggu, pukul 08.00 WIB hingga selesai. (*)

Brimob Raih Medali Emas dan Pecahkan Rekot Dunia di Ajang Asian Rifle/Pistol Championship 2026 India


REFORMASI-ID | Jakarta - 14 Februari 2026, Personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Briptu Muhamad Fawwaz Aditia Farrel, anggota Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya, berhasil meraih medali emas dalam ajang prestisius Asian Rifle/Pistol Championship 2026 yang diselenggarakan di New Delhi, India.

Keberhasilan ini menjadi catatan sejarah baru dalam dunia menembak internasional. Berlaga pada nomor 25 Meter Rapid Fire Pistol Men kategori Individu, Briptu Fawwaz menunjukkan performa luar biasa dengan memadukan konsentrasi tinggi, kecepatan, dan ketepatan. Tidak hanya membawa pulang medali emas, ia juga berhasil mencatatkan diri sebagai pemegang Rekor Dunia (World Record) dan Rekor Asia (Asian Record) untuk nomor yang sama.

Kompetisi bergengsi ini berlangsung pada tanggal 2 hingga 14 Februari 2026. Capaian fenomenal Briptu Fawwaz membuktikan kualitas atlet tembak Indonesia yang mampu bersaing dan mengungguli lawan-lawannya dari berbagai negara di Asia.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi gemilang tersebut.

“Prestasi yang diraih Briptu Muhamad Fawwaz Aditia Farrel merupakan kebanggaan besar bagi Polri dan seluruh masyarakat Indonesia. Tidak hanya meraih medali emas, tetapi juga memecahkan Rekor Dunia dan Rekor Asia. Ini membuktikan bahwa personel Polri mampu bersaing dan unggul di tingkat internasional melalui disiplin, dedikasi, serta latihan yang konsisten,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko di Jakarta, Sabtu (14/2/2026).

Ia menambahkan, capaian ini menjadi energi positif bagi seluruh jajaran Polri untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik dalam pelaksanaan tugas pokok menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat maupun dalam pengembangan prestasi di bidang olahraga.

“Polri berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan dan pengembangan potensi personel secara berkelanjutan. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi dan motivasi bagi anggota lainnya untuk terus berprestasi serta memberikan yang terbaik bagi institusi, bangsa, dan negara,” tutupnya.

Keberhasilan Briptu Muhamad Fawwaz Aditia Farrel ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan yang terarah dan berkesinambungan mampu melahirkan personel yang tidak hanya profesional dalam tugas, tetapi juga berprestasi di panggung dunia.

Tentang Asian Rifle/Pistol Championship: Kejuaraan ini merupakan ajang bergengsi tingkat Asia yang mempertemukan para atlet tembak terbaik dari seluruh negara di kawasan Asia untuk berlaga dalam berbagai nomor senapan dan pistol.

Pastikan Akhir Pekan Lancar, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Terjunkan Personel di Titik Vital Depok



REFORMASI-ID | Depok - Guna menjamin kenyamanan masyarakat saat memulai aktivitas di akhir pekan, Jajaran Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan pengamanan jalur dan pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin) di sejumlah titik strategis wilayah Depok, Sabtu (14/02/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.15 WIB ini merupakan bentuk pelayanan prima Polri dalam mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas).

Personel dari Subden C Detasemen Perintis dikerahkan sepenuhnya untuk melakukan plotting di lokasi rawan kepadatan, antara lain Simpang PAL, Perempatan Gunadarma, Simpang UI, Simpang Leuwinanggung, hingga Perempatan Cikeas. Selain pengaturan arus, petugas juga melakukan patroli kewilayahan untuk menghadirkan sosok polisi penolong di tengah masyarakat.

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol M. Ngajib, S.I.K., menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan bertujuan memberikan rasa aman bagi pengguna jalan. "Pelayanan prima dan patroli di area publik adalah prioritas kami untuk memastikan situasi harkamtibmas tetap kondusif," ujarnya dalam laporan resmi kepada Kakorsabhara Baharkam Polri.

Dukung Program Presiden Prabowo, Ditsamapta Baharkam Polri Perkuat Budaya Bersih di Lingkungan Kerja



REFORMASI-ID | Depok - Sejalan dengan instruksi Presiden RI Prabowo Subianto dalam Rakornas 2026, Jajaran Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri mengintegrasikan kegiatan operasional dengan pemeliharaan kebersihan lingkungan atau korve. Selain menjalankan tugas pengaturan lalu lintas pada Sabtu pagi (14/02/2026), personel juga diwajibkan menjaga keasrian lingkungan kerja sebagai bagian dari disiplin anggota.

Langkah ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan Presiden. Berdasarkan arahan pimpinan, setiap personel diharapkan memulai aktivitas kedinasan dengan memastikan kebersihan ruang lingkup terkecil, guna menciptakan kenyamanan bagi masyarakat yang memerlukan pelayanan.

Brigjen Pol M. Ngajib, S.I.K., menyampaikan bahwa Gerakan ASRI bukan sekadar program simbolik, melainkan budaya kerja yang harus diterapkan sehari-hari. "Kami berkomitmen untuk hadir nyata, tidak hanya dalam menjaga kelancaran lalu lintas di titik-titik vital seperti Simpang UI dan Cikeas, tetapi juga menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sesuai semangat Gerakan Indonesia ASRI," ungkapnya.

Program Gerakan Indonesia ASRI merupakan instruksi tegas Presiden Prabowo dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, tertata, dan berkelanjutan

Optimalkan Pelayanan Masyarakat, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Terjunkan Personel Amankan Jalur Lalu lintas



REFORMASI-ID | Depok - Guna menjamin kelancaran arus lalu lintas masyarakat dan kenyamanan lingkungan kerja, Jajaran Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan rangkaian kegiatan pelayanan masyarakat pada Sabtu pagi (14/02/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 06.15 WIB ini difokuskan pada dua aspek utama: pengaturan lalu lintas di titik rawan kepadatan serta melakukan patroli dengan menghadirkan sosok polisi penolong dan penjaga kehidupan yang selalu hadir di setiap aktivitas masyarakat. 

Personel dari Subden C Detasemen Perintis dikerahkan sepenuhnya untuk melakukan ploting di sejumlah titik strategis yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat di wilayah Depok dan sekitarnya. Adapun titik pengamanan meliputi:

Simpang PAL

Simpang Perempatan Gunadarma

Simpang Universitas Indonesia (UI)

Simpang Leuwinanggung

Simpang Perempatan Cikeas

Langkah antisipatif ini diambil untuk mencegah terjadinya kemacetan arus lalu lintas, membantu kegiatan rutin masyarakat serta memberikan rasa aman bagi pengguna jalan yang memulai aktivitas di akhir pekan.

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol M. Ngajib S.I.K, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. "Pelayanan prima di jalan raya dan melakukan patroli ke area publik adalah prioritas kami untuk memastikan harkamtibmas tetap kondusif," ungkapnya dalam laporan resmi kepada Kakorsabhara Baharkam Polri.

Jaga Kondusivitas Ibu Kota, Detasemen Perintis Korsabhara Gelar Patroli Malam di Titik Rawan Jakarta



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memelihara Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta mengantisipasi tindak kriminalitas, Detasemen Perintis Korps Sabhara Baharkam Polri melaksanakan patroli rutin di sejumlah titik strategis wilayah Jakarta pada Kamis malam (12/2/2026).

Patroli yang dipimpin langsung oleh Kaden Perintis, Kombes Pol. Kade Budiyarta, S.I.K., mengerahkan 12 personel terampil. Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan rasa aman bagi masyarakat serta melakukan pengamanan langsung pada pusat-pusat kegiatan warga mulai pukul 19.00 hingga tengah malam.

Kegiatan diawali dengan apel pemberangkatan di Mako Detasemen Perintis. Tim kemudian bergerak menuju kawasan Matraman pada pukul 20.30 WIB. Di lokasi ini, personel melakukan pengaturan arus lalu lintas dan memberikan imbauan waspada kepada masyarakat serta petugas keamanan setempat (Satpam) terkait penjagaan barang bawaan pribadi guna meminimalisir aksi pencurian.

Berlanjut ke kawasan Green Pramuka pada pukul 22.00 WIB, petugas fokus pada penertiban parkir liar. Masyarakat diingatkan untuk tidak memarkir kendaraan di bahu jalan karena dapat memicu kemacetan dan mengganggu pengguna jalan umum lainnya.

Memasuki pukul 23.00 WIB, patroli menyisir Jalan Cempaka Putih. Di lokasi ini, petugas mengambil tindakan preventif dengan menegur pengendara yang melawan arus serta berkoordinasi dengan pihak keamanan lingkungan untuk segera melaporkan setiap kejadian menonjol ke Polsek setempat.

Kombes Pol. Kade Budiyarta menyampaikan bahwa patroli ini merupakan bentuk kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat.

"Kami menerima aspirasi langsung dari warga yang mengharapkan intensitas patroli malam hari ditingkatkan, terutama untuk mengantisipasi kehilangan barang di sekitar stasiun dan kerawanan lainnya. Ini menjadi komitmen kami untuk terus memberikan rasa nyaman," pungkasnya.

Hingga apel konsolidasi pada pukul 00.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib dengan situasi wilayah (TKA) Terkendali Aman. Masyarakat merespons positif kehadiran petugas dan merasa lebih tenang saat beraktivitas di malam hari.

13 Februari 2026

Aksi Simpatik di Jalan Margonda: Personel Den Turangga dan Satwa Kuda Polri Sapa Warga Lewat Jumat Berkah



REFORMASI-ID | Depok - Menjalankan komitmen Polri yang presisi dan humanis, Detasemen (Den) Turangga Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan sosial bertajuk "Jumat Berkah" Kegiatan ini dipusatkan di kawasan strategis Jl. Margonda, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok. pada Jumat pagi (13/02/2026).

Dipimpin langsung oleh Kompol Kadarman bersama jajaran perwira lainnya (Iptu Yunus, Ipda Sukoco, dan Ipda Yayuk), personel Den Turangga menyapa masyarakat sambil membagikan paket bantuan. Kehadiran para personel ini tidak hanya bertujuan untuk berbagi secara materi, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi antara kepolisian dan warga sekitar.

"Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin berbagi kebahagiaan di hari yang penuh berkah ini, sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif melalui pendekatan yang humanis," ujar Kompol Kadarman.

Ada pemandangan menarik dalam giat kali ini. Den Turangga turut menghadirkan empat satwa Turangga (kuda) andalan, yakni Wulinda, Silke, Keywest, dan Nobel. Kehadiran kuda-kuda gagah yang dalam kondisi prima tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi warga dan pengguna jalan di sepanjang Jalan Margonda.

Sebanyak 16 personel dikerahkan untuk memastikan kelancaran acara, mulai dari tim pengamanan, pendamping satwa (grooming), hingga tim dokumentasi. Seluruh rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.

Diharapkan aksi rutin seperti ini dapat terus memupuk rasa kepedulian sosial dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Dukung Ketahanan Pangan, Biro SDM Polda Jabar Gelar Rakor Lintas Sektoral


REFORMASI-ID | JAWA BARAT, Bandung – Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jawa Barat, menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral ketahanan pangan di Aula Mapolda Jawa Barat, Jumat (13/2/2026). 

Kegiatan ini, mempertemukan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional di wilayah Jawa Barat.

Rakor tersebut, dihadiri perwakilan Perum Bulog Kanwil Jawa Barat, Badan Pusat Statistik Provinsi Jabar, PT Perkebunan Nusantara VIII, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jabar, pimpinan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah Jawa Barat, serta pimpinan perbankan seperti Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri dan Bank BTN.

Kabagbinkar Biro SDM Polda Jabar AKBP Condro Sasongko dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Polda Jabar memiliki empat strategi utama dalam mendukung ketahanan pangan. 

"Polda Jabar, memiliki empat strategi ketahanan pangan, yakni Keroyok Bareng Polri, CSR atau pemodal 0 persen, modal Primkoppol, serta implementasi KUR," ujarnya.

Ia menegaskan, strategi tersebut dirancang untuk memastikan para petani binaan mendapatkan akses permodalan, lahan, hingga jaminan penyerapan hasil panen. 

"Kami ingin memastikan, seluruh ekosistem berjalan dari hulu hingga hilir, mulai dari pembiayaan, pengelolaan lahan, sampai distribusi hasil panen," katanya.

Condro juga menyampaikan pesan moral sebagai prinsip dasar dalam menjalankan program ketahanan pangan. 

"Jangan pelit, turunkan ego, mudah memaafkan. Ini menjadi prinsip dasar dalam melaksanakan tugas mendukung ketahanan pangan," tegasnya.

Pada skema pertama, lanjutnya, pembiayaan dilakukan melalui CSR dan pemodal tanpa bunga lewat program Keroyok Bareng dengan konsep satu Polsek mengelola dua hektare lahan. 

"Program ini, kita kerjakan bersama-sama, saling mendukung, tanpa membebani petani dengan bunga," jelasnya.

Skema kedua, adalah pinjaman melalui Primkoppol dengan sistem bagi hasil atau bunga 1,5 persen. Bantuan diberikan dalam bentuk kebutuhan pertanian seperti bibit, pupuk, obat-obatan hingga alat dan mesin pertanian. 

"Kami tidak memberikan uang tunai, tetapi langsung dalam bentuk sarana produksi agar tepat sasaran," ujarnya.

Ketiga, Polda Jabar mendorong dan memfasilitasi agar program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dapat berjalan maksimal. Sementara skema keempat, dilakukan melalui pemanfaatan lahan PTPN dan Perhutani dengan sistem pinjam manfaat yang dikelola bersama kelompok tani.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Wilayah Jawa Barat Nurman Susilo menegaskan komitmen Bulog dalam menjaga ketahanan pangan melalui ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas harga. 

"Peran Bulog, adalah memastikan ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas harga tetap terjaga," katanya.

Ia menjelaskan, Bulog menetapkan ketentuan pengadaan jagung pipil kering (JPK) berdasarkan harga pembelian pemerintah (HPP). 

"JPK di tingkat petani, kami beli Rp5.500 per kilogram dengan ketentuan kadar air 18–20 persen dan aflatoksin 50 PPB. Biaya angkut dan pengeringan, ditanggung Bulog," jelasnya.

Untuk JPK curah di gudang Bulog (silo), harga ditetapkan Rp6.250 per kilogram dengan standar kadar air maksimal 14 persen dan aflatoksin maksimal 50 PPB. 

Sedangkan JPK dalam karung plastik polos baru, di gudang Bulog dihargai Rp6.400 per kilogram dengan standar yang sama. 

"Kami berkomitmen tidak akan mempersulit proses penyerapan jagung dari petani binaan Polda Jabar," tegas Nurman.

Perwakilan PTPN Jawa Barat Iwan Rohmat, menyampaikan progres kerja sama ketahanan pangan antara Polda Jabar dan PTPN I Regional 2. 

"Dari enam rencana kegiatan kerja sama, tiga sudah terlaksana dan tiga lainnya masih dalam proses," ungkapnya.

Ia juga menjelaskan tahapan pengajuan kerja sama pinjam pakai lahan, mulai dari pengajuan permohonan, penelitian, penelaahan hasil penelitian, pemberian keputusan, hingga penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU). 

"Pinjam manfaat lahan PTPN dengan Polda Jabar, sejauh ini berjalan lancar," terangnya. (Daeng Yusvin/Mdn)