Media Reformasi Indonesia (MRI)

26 Juni 2026

Transformasi Digital Polri Dirasakan Masyarakat, Survei Litbang Kompas Catat Peningkatan Kualitas Pelayanan



REFORMASI-ID | Jakarta, 26 Juni 2026 – Transformasi digital yang terus dikembangkan Polri semakin mendukung kemudahan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan kepolisian. Hal tersebut tergambar dalam Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026 yang dipublikasikan Litbang Kompas.

Survei menunjukkan masyarakat memberikan penilaian positif terhadap kemudahan mengakses layanan kepolisian dan penyelesaian laporan pengaduan. Penilaian profesionalitas pelayanan Polri juga meningkat menjadi 8,37 pada tahun 2026.
Berbagai inovasi digital terus dikembangkan Polri, mulai dari layanan SIM melalui aplikasi SINAR, SKCK Online, Laporan Polisi dan Surat Kehilangan secara elektronik, pembayaran digital, hingga optimalisasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Polri juga mengembangkan integrasi SPKT Presisi dengan Call Center 110 dan fungsi Samapta sehingga pelayanan kepada masyarakat berlangsung lebih cepat, terdokumentasi secara elektronik, dan semakin responsif.

Survei turut menunjukkan tingkat pengenalan masyarakat terhadap layanan Polisi 110 terus meningkat. Responden yang telah mengenal layanan tersebut menilai Call Center 110 mudah dihubungi dan memberikan pelayanan yang memuaskan.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Edison Isir, S.I.K., M.T.C.P., mengatakan digitalisasi merupakan bagian dari transformasi pelayanan Polri agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Pemanfaatan teknologi merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menghadirkan pelayanan yang semakin modern, efektif, dan mudah dijangkau masyarakat. Berbagai inovasi akan terus dikembangkan agar pelayanan publik semakin berkualitas dan memberikan manfaat nyata,” ujar Irjen Pol. Johnny Edison Isir.

Sumber Data: Litbang Kompas, Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026. Survei dilaksanakan pada 9–18 April 2026 terhadap 1.200 responden dan dipublikasikan melalui Harian Kompas pada 26 Juni 2026.

Ini Daftar Lengkap Mutasi Polda Lampung, Sejumlah PJU dan 6 Kapolres Diganti


REFORMASI-ID | Lampung – Kepolisian Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap sejumlah perwira menengah di jajaran Polda Lampung. Mutasi tersebut tertuang dalam tujuh Surat Telegram (ST) Kapolri bernomor ST/1335 hingga ST/1341/VI/KEP./2026 tertanggal 25 Juni 2026.

Rotasi jabatan tersebut meliputi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung, Kapolresta Bandar Lampung, serta enam kapolres di wilayah hukum Polda Lampung.

Beberapa pejabat utama yang dimutasi di antaranya Karo Logistik Polda Lampung Kombes Pol Supriadi yang mendapat penugasan sebagai Auditor Kepolisian Madya TK I Itwasum Polri. Posisinya digantikan oleh Kombes Pol Atot Irawan yang sebelumnya menjabat Dirintelkam Polda Banten.

Pergantian juga terjadi di Direktorat Polairud. Kombes Pol Boby Pa'ludin Tambunan mendapat penugasan dalam rangka pendidikan pengembangan, sementara jabatan Dirpolairud kini diisi Kombes Pol Arick Sartani Marbun.

Selain itu, jabatan Dirresnarkoba Polda Lampung yang sebelumnya diemban Kombes Pol Dwi Handoko Prasanto kini dipercayakan kepada Kombes Pol Dodi Suryadin. Sementara posisi Dirsamapta Polda Lampung kini dijabat AKBP Prayudha Widiatmoko menggantikan Kombes Pol Bramono Purnomo Nugroho.

Rotasi juga menyasar Kapolresta Bandar Lampung. Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mendapat promosi menjadi Kasubdit IV Dittipideksus Bareskrim Polri. Jabatan Kapolresta Bandar Lampung selanjutnya diemban Kombes Pol Herbin Garbawiyata J. Sianipar yang sebelumnya menjabat Kapolresta Magelang Polda Jawa Tengah.

Sementara itu, pergantian juga terjadi di enam polres jajaran Polda Lampung. AKBP Toni Kasmiri dimutasi sebagai Wadirpamobvit Polda Jawa Timur dan digantikan AKBP Deddy Kurniawan sebagai Kapolres Lampung Selatan.

Selanjutnya, AKBP Raswidiati Anggraini ditunjuk sebagai Kapolres Lampung Utara menggantikan AKBP Deddy Kurniawan. AKBP Heti Patmawati dipercaya mengemban jabatan Wadirreskrimum Polda Lampung, sedangkan posisi Kapolres Lampung Timur kini dijabat AKBP Yuliansyah.

Di Polres Tulang Bawang, AKBP Adri Bhirawasto ditunjuk sebagai kapolres menggantikan AKBP Yuliansyah. Kemudian AKBP Sendi Antoni dimutasi sebagai Wakapolresta Bandara Soekarno-Hatta Polda Metro Jaya dan posisinya sebagai Kapolres Tulang Bawang Barat digantikan AKBP Himmawan Setiawan.

Pergantian juga terjadi di Polres Pringsewu. AKBP Mochammad Yunnus Saputra mendapat penugasan di Dittipidsiber Bareskrim Polri, sementara jabatan Kapolres Pringsewu kini diemban AKBP Dadi Perdana Putra.

Selain itu, mutasi juga mencakup sejumlah pejabat lainnya, yakni Kombes Pol Alim, AKBP Maryanto, serta AKBP Sukandar yang mendapat penugasan baru di lingkungan Polri.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun membenarkan adanya mutasi tersebut. Menurutnya, rotasi jabatan merupakan hal yang biasa dilakukan di tubuh Polri sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier personel.

"Mutasi merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk penyegaran organisasi, pembinaan karier, serta untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Kami mengucapkan selamat kepada pejabat yang mendapat amanah baru dan terima kasih atas dedikasi pejabat lama selama bertugas di Polda Lampung," kata Yuni.

Yuni menambahkan, seluruh pejabat yang dimutasi akan mengikuti proses serah terima jabatan (sertijab) di Polda Lampung sesuai jadwal yang telah ditetapkan. (Mudian) 

Pembangunan Sekolah Rakyat Kota Baru Masuki Tahap Akhir, Operasional Segera Dimulai


REFORMASI-ID |  Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung mematangkan persiapan operasional Sekolah Rakyat (SR) Permanen yang berlokasi di kawasan Kota Baru. Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat memimpin rapat koordinasi lintas sektor di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kamis (25/07/2026). 

Rapat ini menjadi forum untuk mengintegrasikan dukungan teknis dari berbagai instansi guna memastikan kesiapan infrastruktur, tenaga pendidik, serta sistem pendukung operasional sekolah yang ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan Juli 2026. 

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi, melaporkan bahwa pembangunan fisik SR Permanen di Kota Baru saat ini telah memasuki tahap akhir dan akan mengakomodasi sebanyak 413 peserta didik. Untuk memastikan kelancaran proses transisi tersebut, diperlukan sinergi lintas organisasi perangkat daerah, mulai dari pemenuhan kebutuhan guru, layanan kesehatan bagi siswa, hingga penyediaan sarana utilitas di lingkungan sekolah. 

Sekdaprov menekankan bahwa Sekolah Rakyat merupakan proyek prioritas pemerintah pusat yang menjadi instrumen penting dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, Sekdaprov menginstruksikan seluruh jajaran, termasuk pemerintah kabupaten/kota, untuk proaktif dalam memfasilitasi mobilisasi peserta didik dan pemenuhan kebutuhan teknis lainnya. 

"Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen penuh dalam mendukung operasional Sekolah Rakyat ini. Kita harus memastikan seluruh fasilitas dan sistem pendukung berfungsi optimal saat masa pembelajaran dimulai, agar anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang maksimal," ujar Sekdaprov 

Dalam rapat tersebut, juga telah dibentuk tim transisi yang melibatkan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya untuk mengawal jalannya masa orientasi dan keberlanjutan operasional sekolah secara berkelanjutan. Fokus utama tim saat ini adalah memastikan kesiapan data siswa, kesehatan lingkungan sekolah, dan pemenuhan standar pelayanan pendidikan yang telah ditetapkan. (*)

Manfaatkan Korban yang Tertidur di Teras Masjid, Terduga Pelaku Pencurian Ditangkap Polisi


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN – Gerak cepat Unit Reskrim Polsek Natar membuahkan hasil. Seorang pria berinisial E.M. (43), warga Desa Penawar Rejo, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, diamankan setelah terlibat dalam kasus pencurian yang terjadi di teras Masjid Roudatul Jannah, Desa Hajimena, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.

Kapolsek Natar AKP Setio Budi Howo, S.H. mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Korban, Edi Siswanto, yang sedang dalam perjalanan pulang ke Kota Metro, memilih beristirahat di teras masjid setelah tidak mendapatkan bus tujuan Metro. Sebelum beristirahat, korban terlebih dahulu meminta izin kepada marbot masjid.

Saat terbangun pada pagi hari, korban mendapati tas miliknya yang berada di samping kepala telah hilang. Tas tersebut berisi satu unit telepon genggam Vivo Y28, dompet, kartu identitas, kartu BPJS, kartu ATM, serta sejumlah dokumen penting lainnya.

Korban kemudian berupaya mencari barang miliknya di sekitar lokasi, namun tidak membuahkan hasil. Bersama pengurus masjid, korban memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Natar. Kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai sekitar Rp2,6 juta.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Natar yang dipimpin IPTU Ade Candra, S.H., M.H. bersama IPDA Adek Suci Pebrianto, S.H., M.H. langsung melakukan serangkaian penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi, menganalisis rekaman CCTV, serta melakukan pelacakan terhadap barang bukti.

Hasil penyelidikan mengarah kepada seorang pria berinisial E.M. Pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 09.15 WIB, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku di wilayah Kabupaten Tulang Bawang tanpa perlawanan. Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit telepon genggam Vivo Y28 milik korban, dompet warna cokelat, kotak telepon genggam, pakaian yang diduga digunakan saat kejadian, serta beberapa barang lainnya yang berkaitan dengan proses penyidikan.

Kapolsek Natar AKP Setio Budi Howo, S.H. menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja cepat personel di lapangan yang didukung alat bukti dan rekaman CCTV.

"Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 19 Juni 2026 sekitar pukul 06.00 WIB di teras Masjid Roudatul Jannah, Desa Hajimena. Setelah menerima laporan dari korban, anggota langsung melakukan penyelidikan hingga keesokan harinya berhasil mengamankan seorang terduga pelaku di wilayah Kabupaten Tulang Bawang." jelasnya. 

Kapolsek menjelaskan, terduga pelaku yang diamankan merupakan seorang pria berusia 43 tahun yang diduga memanfaatkan situasi saat korban sedang tertidur.

"Terduga pelaku berinisial E.M., berusia 43 tahun, warga Kabupaten Tulang Bawang. Modus yang dilakukan yakni memanfaatkan kondisi korban yang sedang beristirahat di teras masjid, kemudian mengambil tas berisi telepon genggam, dompet, kartu identitas, dan barang berharga lainnya. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani proses penyidikan lebih lanjut." kata Kapolsek Natar. 

AKP Setio Budi Howo juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap barang pribadi, termasuk ketika berada di tempat ibadah maupun fasilitas umum.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan. Apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana, segera laporkan melalui layanan Polri 110 atau kantor polisi terdekat agar dapat segera kami tindak lanjuti." ujarnya. 

Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Natar guna menjalani proses penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Terhadap perkara tersebut, penyidik menerapkan Pasal 476 KUHP tentang  tindak pidana pencurian. (*) 

Bunda Eva Optimis Gedong Air Bisa Wakili Lampung di Lomba Kelurahan Tingkat Nasional 2026


REFORMASI-ID | LAMPUNG - Pemerintah Kota Bandar Lampung optimistis Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, mampu menjadi wakil Provinsi Lampung pada Lomba Kelurahan Tingkat Nasional 2026. Jumat, 26/06/2026.

Harapan tersebut disampaikan saat kunjungan Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung di Kelurahan Gedong Air. 

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menjelaskan, lomba kelurahan merupakan agenda tahunan yang mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Desa dan Kelurahan. 

Kegiatan ini bertujuan mendorong pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kelembagaan, peningkatan partisipasi warga, serta pelestarian budaya gotong royong.

"Harapan bunda kita bisa mendapat juara dalam perlombaan ini, tadi kan sudah dinilai, kita punya beberapa keunggulan, semoga aja bisa menang," katanya.

Eva Dwiana mengungkapkan, selain dihuni masyarakat yang majemuk, terdiri dari suku Jawa, Lampung, Sunda, Tionghoa, dan berbagai etnis lainnya, warga juga dikenal hidup rukun dengan semangat toleransi dan gotong royong yang masih terjaga.

Keberagaman tersebut turut didukung dengan pelestarian budaya melalui berbagai kelompok seni, seperti karawitan, kuda kepang, sanggar seni Lampung, hingga pencak silat tradisional. Tak hanya itu, Kelurahan Gedong Air juga memiliki potensi ekonomi yang kuat. 

"Di sini juga punya potensi ekonomi yang kuat, seperti pelaku UMKM yang bergerak disejumlah sektor," ujarnya.

Menurutnya, kelurahan ini juga aktif mendukung program pemerintah, di antaranya penyediaan bahan untuk Program Makanan Bergizi Gratis serta pemberdayaan masyarakat melalui Koperasi Merah Putih.

"Harapan kita, Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung menetapkan Kelurahan Gedong Air sebagai wakil Provinsi Lampung untuk berkompetisi di tingkat nasional pada 2026," katanya. (*)

HANI 2026, AKBP Martua Silitonga Tegaskan Perkuat Sinergi Berantas Peredaran Gelap Narkotika


REFORMASI-ID | Cilegon, Banten - Kepolisian Resor (Polres) Cilegon Polda Banten, melalui Kapolres Cilegon Dr Martua Raja Taripar Laut Silitonga dan Wakapolres Cilegon Kompol M.Ridzky Salatun, mengucapkan selamat Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026. Jumat, 26/06/2026.

Setiap tanggal 26 Juni, dunia memperingati Hari Anti Narkotika Internasional atau International Day against Drug Abuse and Illicit Trafficking.

Peringatan ini menjadi pengingat, bahwa ancaman narkoba belum berakhir, terutama di tengah meningkatnya peredaran narkoba sintetis, produksi kokain, dan pemanfaatan teknologi oleh jaringan perdagangan ilegal.

Peredaran narkoba dunia terus mengalami perubahan dalam beberapa waktu terakhir. UNODC mencatat, persoalan narkoba global tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang mengikuti perubahan pola produksi, distribusi, dan konsumsi.

Perkembangan teknologi juga dimanfaatkan oleh kelompok perdagangan narkoba untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Berbagai inovasi digital digunakan untuk memperluas distribusi dan menarik pengguna baru, sehingga perdagangan ilegal tersebut terus berkembang dan berdampak luas pada kesehatan, keamanan, serta stabilitas masyarakat. 

Kondisi ini, menjadi latar belakang tema Hari Anti Narkotika Internasional 2026, yaitu "World drug problem: persisting issues, new challenges, innovative responses" atau "Masalah narkoba dunia: persoalan yang terus berlangsung, tantangan baru, dan respons inovatif."

Tema tersebut, menekankan bahwa persoalan narkoba tidak hanya terus bertahan, tetapi juga berkembang dengan berbagai bentuk tantangan baru yang membutuhkan langkah penanganan yang lebih inovatif, berbasis data, dan melibatkan banyak pihak.

Martua Silitonga menegaskan, bahwa narkotika bukan lagi sekadar tindak pidana biasa, melainkan ancaman serius terhadap ketahanan bangsa yang harus dihadapi melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

"Saya mengucapkan selamat Hari Anti Narkotika Internasional Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata amanat Undang-Undang Narkotika sekaligus Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Perang melawan narkoba bukan hanya tugas Polri, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh komponen bangsa," ujar Martua Silitonga.

Martua Silitonga menjelaskan, bahwa Satuan Reserse Narkoba Polres Cilegon Polda Banten, dalam pengungkapan kasus tindak pidana narkoba, periode Mei hingga Juni 2026, dalam dua bulan terakhir, berhasil mengungkap 19 kasus dengan 21 tersangka.

"Dari 21 tersangka, 19 orang laki-laki dewasa, 1 perempuan dewasa, dan 1 anak di bawah umur. Peran mereka berbeda, 5 sebagai pemakai, 12 pengedar, dan 4 perantara jual beli," ujar Kapolres.

Barang bukti yang berhasil diamankan, yakni ribuan Butir dan ratusan gram narkotika, meliputi sabu 3.453 paket dengan bruto 848,54 gram / netto 483,88 gram.

Tembakau sintetis 6 paket bruto 141,26 gram / netto 136,55 gram, ganja 1 paket netto 1,63 gram, obat-obatan daftar G 1.968 butir, terdiri dari taamadol 1.400 butir, Hexymer 478 butir, Alprazolam 90 butir dan ekstasi 394 butir.

Dari 19 kasus, jenis narkotika yang paling banyak diungkap, adalah sabu sebanyak 11 kasus, tembakau sintetis 4 kasus, obat-obatan 3 kasus, dan ganja 1 kasus.

Motif utama para pelaku, adalah mencari keuntungan ekonomi dari peredaran narkoba.

Para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) jo Pasal 609 Ayat (2) huruf a UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP, UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan UU RI No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Ancaman hukuman maksimal pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara 20 tahun.

Pada pengungkapan ini, diperkirakan telah menyelamatkan ±6.185 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang. 

Perhitungan, berdasarkan asumsi 1 gram sabu untuk 4 pengguna, 1 gram tembakau sintetis untuk 3 pengguna, dan 1 butir obat/ekstasi untuk 1 pengguna.

Saat ini, seluruh tersangka telah ditahan di Polres Cilegon. Barang bukti disita dan diuji di Laboratorium Forensik Polri. Berkas perkara dalam tahap pemberkasan.

"Mari bersama kita lawan segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba demi keselamatan generasi bangsa dan masyarakat Banten yang bersih dari narkoba. Bersama kita wujudkan komitmen "War on Drugs"," tegas Kapolres Cilegon. 

Kapolres Martua Silitonga, juga mengajak masyarakat, agar berani memberikan informasi terkait penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. 

Untuk mendukung hal tersebut, Kapolres Martua Silitonga telah memerintahkan untuk membuka akses pelaporan yang aman serta memberikan perlindungan terhadap identitas masyarakat yang melapor.

"Saya berharap, masyarakat tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian. Kami menjamin perlindungan identitas pelapor. Penindakan bukanlah solusi akhir. Pencegahan merupakan kunci utama keberhasilan pemberantasan narkoba," tegasnya.

Bila terjadi gangguan kamtibmas, segera melaporkan ke pihak kepolisian terdekat atau ke Call Center 110 Polres Cilegon Polda Banten." demikian pesan dan himbauan Kapolres Cilegon Dr Martua Raja Taripar Laut Silitonga. (Daeng Yusvin/Mudian) 

Peringati HANI 2026, Kepala BNNK Lampung Selatan Ajak Masyarakat Wujudkan Generasi Sehat, Cerdas dan Kuat


REFORMASI-ID | Lampung Selatan — Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Selatan AKBP Rahmad Hidayat, SE., MM mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, produktif, dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika. Jumat, 26/06/2026.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lampung Selatan, AKBP Rahmad Hidayat.SE.MM,. Mengatakan peringatan HANI Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika merupakan tanggung jawab bersama.

Pada kesempatan itu AKBP Rahmad Hidayat memaparkan, dengan mengusung tema “Membangun Generasi Sehat, Cerdas dan Kuat melalui Gerakan aksi nasional anti narkotika dimulai dari anak bersih narkoba (Ananda Bersinar) menuju Indonesia Emas 2045”, BNNK Lampung Selatan terus mendorong peran aktif keluarga, sekolah, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat. 

"Dengan program Ananda Bersinar  untuk menciptakan generasi muda yang memiliki daya tangkal terhadap ancaman narkoba," ucap Kepala BNNK Lampung Selatan AKBP Rahmad Hidayat. SE. MM,. 

Selain itu Kepala BNNK Lampung Selatan AKBP Rahmad Hidayat, menyampaikan bahwa generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dijaga bersama. Peringatan HANI 2026 menjadi pengingat bagi kita semua bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas BNN, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. 

"Mari kita bersama membangun generasi yang sehat, cerdas, kuat, dan berkarakter untuk menyongsong Indonesia Emas 2045," ujar Kepala BNNK Lampung Selatan.

AKBP Rahmad Hidayat mengungkapkan. BNNK Lampung Selatan juga terus melaksanakan berbagai program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), diantaranya melalui kegiatan edukasi, sosialisasi, pembentukan lingkungan bersih narkoba, serta penguatan peran masyarakat dalam pencegahan narkoba sejak dini.

"Melalui semangat Ananda Bersinar, BNNK Lampung Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menolak narkoba dan memilih hidup sehat, produktif, serta berprestasi," ajak AKBP Rahmad Hidayat.

"BNNK Lampung Selatan terus berkomitmen bersama-sama mewujudkan Lampung Selatan Bersinar (Bersih Narkoba)," pungkasnya. (Mudian) 

Tingkatkan Standar Keamanan Pariwisata Bali, Korsabhara Baharkam Polri Gelar Klarifikasi Risk Assessment di Sejumlah Hotel Berbintang



REFORMASI-ID | Bali - Dalam rangka mendukung keberlangsungan industri kepariwisataan nasional serta menjamin kualitas sistem pengamanan objek vital, Korps Sabhara (Korsabhara) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri melaksanakan rangkaian kegiatan klarifikasi hasil Risk Assessment (penilaian risiko) terhadap sejumlah hotel di wilayah hukum Polda Bali. Kegiatan intensif ini berlangsung selama lima hari, mulai Senin, 22 Juni hingga Jumat, 26 Juni 2026.

Tim Klarifikasi Mabes Polri yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim KBP Eduward Pardede, S.I.K., M.H., bersama Anggota Tim AKBP Dr. Reza Morandy Tarigan, S.I.K., M.H., AKP Juhari, S.H., dan Sekretaris Fitriana Nurhayati, S.E., meninjau langsung empat hotel besar di Bali untuk memastikan implementasi standar keamanan fisik, dokumen, dan manajemen risiko berjalan optimal. 

Rangkaian kegiatan ini didampingi oleh jajaran Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Bali yang diwakili oleh Kasubdit Wisata AKBP Fahmi, M.Par, beserta tim audit.
Dalam sambutannya, KBP Eduward Pardede, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa agenda ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen Polri dalam mendukung para pelaku usaha, khususnya di sektor perhotelan.

"Kegiatan ini adalah bentuk dukungan Polri kepada pengusaha perhotelan untuk meningkatkan kualitas pengamanan. Dengan sistem pengamanan yang tangguh, kita dapat menjamin kelangsungan kepariwisataan Bali yang aman dan kondusif guna menyongsong Indonesia Emas," ujar KBP Eduward Pardede.

Proses klarifikasi dilakukan melalui peninjauan lapangan yang mendalam serta pemeriksaan dokumen secara ketat. Berdasarkan hasil penilaian akhir, empat hotel yang diperiksa berhasil meraih predikat memuaskan dengan Kategori GOLD (Emas), dengan rincian skor sebagai berikut:
Hotel Mercure Nusa Dua: Meraih skor 91,50% (Klarifikasi dilakukan pada 22 Juni 2026).

Novotel Bali Ngurah Rai Airport: Meraih skor 90,23% (Klarifikasi dilakukan pada 23 Juni 2026).
The Kuta Beach Heritage Hotel: Meraih skor 93,73% (Klarifikasi dilakukan pada 24 Juni 2026).
Novotel Bali Nusa Dua: Meraih skor 92,97% (Klarifikasi dilakukan pada 25 Juni 2026).

Rangkaian penilaian ini ditutup pada Kamis sore (25/6) dengan agenda Closing dan Penandatanganan Berita Acara (BA) Hasil Klarifikasi bersama seluruh manajemen hotel terkait.
Merespons hasil tersebut, GM Representative The Kuta Beach Heritage Hotel, Bapak Krishna Keninten, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas pembinaan keamanan yang dilakukan oleh Polri.

"Kami sangat bersyukur atas assessment dari Polda Bali serta klarifikasi dari Korsabhara Baharkam Polri. Proses ini memang sangat meletihkan dan detail, namun manfaatnya luar biasa bagi staf keamanan kami. Kami berharap Polda Bali dapat terus memonitor dan mendampingi perkembangan sistem keamanan di hotel-hotel kami ke depan," ungkap Krishna.

Sementara itu, AKBP Fahmi, M.Par., yang hadir mewakili Dirpamobvit Polda Bali, turut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak manajemen hotel atas partisipasi aktif mereka. Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Dirpamobvit Polda Bali yang tidak dapat hadir langsung dalam sesi penutupan dikarenakan padatnya agenda persiapan menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

"Terima kasih atas komitmen luar biasa dari hotel-hotel yang telah melaksanakan assessment ini. Kami berharap capaian kategori GOLD ini menjadi motivasi, dan semoga hotel-hotel lain di Bali dapat segera menyusul untuk mengikuti kegiatan assessment serupa demi standarisasi keamanan pariwisata kita," pungkas AKBP Fahmi.

Setelah menyelesaikan seluruh agenda penandatanganan dan evaluasi, Tim Klarifikasi Mabes Polri dijadwalkan bertolak kembali ke Jakarta pada Jumat pagi (26/6). Melalui standarisasi ini, Bali diharapkan tetap menjadi destinasi wisata utama dunia yang tidak hanya indah, namun juga memiliki jaminan keamanan berstandar internasional.

Pastikan Keamanan Obvitnas, Tim Audit Baharkam Polri Tuntaskan Evaluasi SMP di PT Antam UBPN Konawe Utara



REFORMASI-ID | Kendari - Komitmen kuat PT Antam (Persero) Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Konawe Utara dalam menjaga keamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Melalui rangkaian audit komprehensif, Tim Audit Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Baharkam Polri resmi menganugerahkan skor tinggi sebesar 91,88% atas implementasi sistem keamanan di lingkungan perusahaan tersebut, Kamis (25/6).

Capaian luar biasa ini dipastikan setelah tim audit merampungkan evaluasi hari ketiga yang berlangsung maraton di Ruang Rapat Tulip, Hotel Claro Kendari. Audit penutupan ini mencakup pendalaman Elemen III (Konfigurasi Pengamanan), Elemen IV (Standar Kemampuan Personel Pengamanan), hingga Elemen V (Monitoring dan Evaluasi), yang dilanjutkan dengan penyusunan berita acara serta skoring akhir.

Ketua Tim Audit Baharkam Polri, Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H., memberikan apresiasi tertinggi atas keterbukaan, kesiapan, dan komitmen profesional yang ditunjukkan oleh manajemen PT Antam UBPN Konawe Utara.

"Skor 91,88 persen ini merupakan bukti nyata bahwa PT Antam UBPN Konawe Utara sangat serius dalam mengintegrasikan sistem pengamanan yang ketat, terukur, dan sesuai dengan standar kepolisian. Konfigurasi pengamanan dan kemampuan personel di lapangan sudah berjalan dengan sangat baik," ujar Kombes Pol Hamam Wahyudi saat memaparkan hasil audit.

Di sisi lain, General Manager PT Antam Tbk UBPN Konawe Utara, Eko Aditya, menyambut baik dan penuh rasa syukur atas hasil penilaian tersebut. Pihaknya menegaskan bahwa capaian ini akan menjadi motivasi besar bagi perusahaan untuk terus mempertahankan dan meningkatkan standar keamanan.

"Hasil audit dan skor 91,88 persen dari Baharkam Polri ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami. Sebagai pengelola Objek Vital Nasional, keamanan lingkungan kerja dan operasional adalah prioritas mutlak demi mendukung keberlanjutan industri pertambangan nasional," ungkap Eko Aditya dalam sambutannya.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung aman dan lancar ini diakhiri dengan penandatanganan serta penyerahan resmi Berita Acara hasil audit, diikuti sesi foto bersama.

Agenda krusial ini turut dihadiri oleh jajaran internal kepolisian, antara lain Wadir Pamobvit Polda Sultra AKBP Darmono, Sekretaris Tim Kompol Yuli Astiti, S.H., M.H., serta anggota tim Drs. Haryadi Fitri, M.M., dan Ir. M. Dedi Murdiana, S.S.T., M.K., beserta tim pendamping Ditpamobvit Polda Sultra.

Sementara dari pihak eksternal, hadir mendampingi jajaran manajemen PT Antam di antaranya CSR & ER Sub Division Head Fredy Utama, HSS Bureau Head Sukardi Wahyudin, HSSE Division Head Kantor Pusat Ery Budiman, Security & Asset Protection Roni Setiawan, Branch Manager BUJP PT TDP Raditya, serta para Asisten Manager Area.

25 Juni 2026

Diduga Rudapaksa Pelajar di Kamar Kos, Pemuda di Pesisir Barat Ditangkap Polisi


REFORMASI-ID | PESISIR BARAT - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pesisir Barat menangkap seorang pemuda berinisial IS (23), warga Pekon (Desa) Way Nukak, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.

IS ditangkap lantaran diduga melakukan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang pelajar perempuan berinisial NE (17).

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurutnya, pelaku diamankan oleh Tim Unit IV PPA dan Tekab 308 Polres Pesisir Barat di kediamannya tanpa perlawanan.

"Benar, petugas telah mengamankan terduga pelaku tindak pidana kekerasan seksual pada Minggu kemarin. Saat ini, pelaku sudah berada di Polres Pesisir Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya, Rabu (24/6/2026).

Yuni menjelaskan, peristiwa memilukan itu terjadi pada Minggu (17/5/2026) siang. Kejadian bermula saat pelaku mengajak korban pergi bermain dan berfoto di kawasan Pekon Rawas.

Setelah berfoto, pelaku kemudian membawa korban ke sebuah rumah kos milik rekannya di Pekon Pemerihan, Kecamatan Krui Selatan. Korban sempat menolak ajakan tersebut, namun pelaku mengancam akan meninggalkannya sendirian di jalan. Karena merasa takut, korban akhirnya terpaksa menuruti kemauan pelaku.

Di dalam kamar kos sedang sepi itulah, pelaku memaksa korban untuk melepaskan pakaiannya. Korban sempat melakukan perlawanan, namun pelaku kembali melancarkan ancaman yang sama.

"Pelaku memanfaatkan rasa takut korban dengan mengancam akan meninggalkannya sendirian di lokasi. Di bawah tekanan tersebut, pelaku melancarkan aksi bejatnya sebanyak tiga kali di dalam kamar kos tersebut," jelas Yuni.

Setelah melakukan aksi tersebut, pelaku kemudian mengantarkan korban kembali ke rumah salah satu temannya di kawasan Pasar Krui. Tidak terima dengan perbuatan pelaku, pihak keluarga korban diwakili oleh pelapor S akhirnya resmi melaporkan kejadian ini ke Polres Pesisir Barat pada 19 Juni 2026.

Selain mengamankan pelaku, pihak kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian dalam milik korban yang digunakan saat kejadian.

Atas perbuatannya, pelaku IS akan dijerat dengan Pasal 15 ayat (1) huruf g Jo Pasal 473 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan Perkosaan.

Menyikapi maraknya kasus kekerasan seksual yang menyasar anak di bawah umur, Yuni turut memberikan imbauan tegas kepada masyarakat, khususnya para orang tua baik langsung kepada petugas kepolisian atau menghubungi layanan call center 110.

"Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar selalu mengawasi pergaulan anak-anak kita yang masih remaja. Jangan mudah percaya pada bujuk rayu ataupun ancaman dari orang lain. Segera lapor ke kepolisian terdekat jika melihat atau mengalami tindakan kekerasan seksual," tandas Kabid Humas. (Hms/Mudian) 

24 Juni 2026

Ketahanan Pangan Jadi Isu Strategis Nasional, Wakapolri Luncurkan Buku ke-42 “Mengawal Pangan Menuai Aman”



REFORMASI-ID | Jakarta - Ketahanan pangan kini tidak lagi dipandang semata sebagai urusan sektor pertanian, melainkan telah menjadi isu strategis yang berkaitan langsung dengan stabilitas nasional, kesejahteraan masyarakat, dan daya tahan bangsa menghadapi berbagai tantangan global. Berangkat dari perspektif tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. meluncurkan buku ke-42 berjudul “Mengawal Pangan Menuai Aman” di Lobby Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2026).

Buku yang telah terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dengan Nomor Pencatatan 001297886 tersebut ditulis bersama Irjen Pol. Dr. Anwar, S.I.K., M.Si. dan Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si. Buku ini mengangkat pengalaman, refleksi kebijakan, dan pembelajaran lapangan mengenai pengawalan program ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas jagung.

Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa tantangan global seperti perubahan iklim, dinamika pasar internasional, pertumbuhan penduduk, alih fungsi lahan, hingga gangguan rantai pasok menuntut negara untuk memperkuat kemandirian pangan secara terintegrasi dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penguatan sektor pangan tidak hanya menjadi agenda pembangunan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga ketahanan nasional.

Buku “Mengawal Pangan Menuai Aman” juga menguraikan bagaimana peran Polri ditempatkan secara proporsional dalam mendukung program strategis nasional. Polri hadir melalui fungsi pengawalan, koordinasi, dan stabilisasi agar program ketahanan pangan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan efektif, sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat dan para petani dalam menjalankan aktivitas produksi.

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi masa depan Indonesia. Menurutnya, keamanan dan pembangunan harus berjalan beriringan untuk memastikan masyarakat memperoleh akses pangan yang cukup, terjangkau, dan berkelanjutan.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal hasil panen, tetapi juga tentang ketahanan bangsa. Ketika pangan terjaga, stabilitas sosial lebih kuat, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan negara memiliki daya tahan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan global,” ujar Wakapolri.

Sebagai buku ke-42 karya Wakapolri, “Mengawal Pangan Menuai Aman” diharapkan menjadi referensi bagi akademisi, pembuat kebijakan, praktisi, serta masyarakat luas dalam memahami keterkaitan antara ketahanan pangan, tata kelola pemerintahan, dan keamanan nasional. Buku ini sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk terus berkontribusi tidak hanya melalui pengabdian di lapangan, tetapi juga melalui pengembangan pengetahuan dan gagasan strategis bagi kemajuan bangsa.

Korsabhara Baharkam Polri Laksanakan Ziarah Makam Pemuliaan Bhayangkara Cikeas



REFORMASI-ID | Bogor - Detasemen Perintis Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri menggelar upacara ziarah dan tradisi tabur bunga di Taman Makam Pemuliaan Bhayangkara, Cikeas, Bogor. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (24/6/2026) pagi ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Upacara khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Korps Sabhara (Kakorsabhara) Baharkam Polri dan didampingi oleh Pejabat Utama (PJU) Korsabhara Baharkam Polri. Seluruh personel Detasemen Perintis serta perwakilan satuan kerja turut hadir mengikuti jalannya prosesi.

Rangkaian acara diawali dengan penghormatan tinggi kepada arwah para pahlawan Bhayangkara, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta. Kakorsabhara Baharkam Polri kemudian meletakkan karangan bunga secara simbolis di monumen utama makam sebagai wujud penghormatan atas jasa para pendahulu.

Setelah upacara pokok selesai, acara dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga di pusara para anggota Polri yang telah gugur. Seluruh pejabat dan personel memanjatkan doa bersama di makam para pahlawan yang telah mendedikasikan hidupnya untuk bangsa dan negara.

Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Dr. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan. Ziarah ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan.uja

"Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel, khususnya Detasemen Perintis, dapat meneladani semangat juang para pahlawan Bhayangkara. Ini adalah pelecut bagi kita semua untuk terus meningkatkan dedikasi, disiplin, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pokok sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," ujar Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh khidmat, mencerminkan moto kesatuan untuk selalu siap terlihat dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Sambangi Kantor Senkom, Kasat Binmas Polres Lamsel Sosialisasikan Layanan Darurat 110


REFORMASI-ID | Lampung Selatan - Senkom Mitra Polri Kabupaten Lampung Selatan menerima kunjungan Kasat Binmas Polres Lampung Selatan Iptu Aprizal di Kantor Senkom Lamsel, *Rabu, 24 Juni 2026 pukul 09.45-10.37 WIB*. Kunjungan ini dalam rangka sambang, pembinaan mitra Polri, dan sosialisasi layanan telepon darurat 110.

Kegiatan dipimpin Ketua Senkom Lamsel Ari Nenggo bersama Ricko Arbi dan  M. Nurvauzi beserta jajaran pengurus.

Iptu Aprizal menjelaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Ia meminta Senkom aktif meneruskan sosialisasi 110 kepada warga untuk kondisi darurat seperti kecelakaan, gangguan Kamtibmas, begal, dan balap liar.


“Kepolisian butuh peran serta masyarakat. Layanan 110 ini gratis 24 jam. Tolong sosialisasikan ke warga biar cepat ditangani kalau ada darurat,” jelas Iptu Aprizal.

Selain itu, Kasat Binmas juga memperkenalkan program unggulan “Janji Jaga”. Ia mengapresiasi sinergitas Senkom Lamsel selama ini dalam pengamanan Nataru, Cooling System, dan kegiatan kepolisian lainnya.

Ketua Senkom Lamsel Ari Nenggo mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan arahan dari jajaran Binmas Polres Lamsel. “Kami siap menindaklanjuti arahan Bapak untuk mensosialisasikan 110 dan program prioritas Polres ke seluruh warga Lamsel,” ujarnya.

Kegiatan ngobrol santai ditutup pukul 10.37 WIB dilanjutkan sesi foto bersama di halaman Kantor Senkom Kab. Lampung Selatan. (Mudian) 

Perkuat Pengamanan Aset Negara, Tim Wasdal Korsabhara Polri Audit PT Pertamina PSTB Kaltim



REFORMASI-ID | Balikpapan - Tim Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) II Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan peninjauan langsung terkait implementasi Sistem Manajemen Pengamanan Objek Vital Nasional (SMP Obter) di PT Pertamina PSTB Tanjung Batu, Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Selasa (23/6/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Wasdal II, Kombes Pol. Joseph H. Mandagi, S.I.K., didampingi oleh Sekretaris Tim AKP Tumbor Sinaga, S., serta para anggota tim yang terdiri dari Drs. Yoyok Sri Nurcahyo, M.Si., Henny J.A. Posumah, M.M., dan Sugeng Subagyo.

Rangkaian kegiatan hari pertama diawali dengan pembukaan resmi pada pukul 09.00 WITA. Selanjutnya, tim bergerak melakukan pengecekan lapangan, wawancara mendalam, serta pemeriksaan dokumen implementasi SMP secara menyeluruh yang berlangsung hingga sore hari.

Ketua Tim Wasdal II, Kombes Pol. Joseph H. Mandagi, S.I.K., menyampaikan bahwa fokus utama dari kegiatan hari pertama ini adalah menyelaraskan pemahaman bersama mengenai standar pengamanan di lingkungan PT Pertamina PSTB.

"Kami melakukan pembahasan dan pendalaman hasil tinjauan lapangan serta pemeriksaan dokumen. Langkah ini penting untuk menyatukan persepsi dari hasil temuan audit maupun klarifikasi pada Elemen II yang telah dituangkan dalam tabel skoring," ujar Kombes Pol. Joseph dalam laporan tertulisnya kepada Kakorsabhara Baharkam Polri.

Pihak eksternal dari jajaran manajemen PT Pertamina turut hadir dan kooperatif dalam mendukung kelancaran kegiatan ini. Di antaranya adalah Manajer Security PT Pertamina (Persero), VP HSSE PT Pertamina Kontinental, PJS. GM Shorebase Operation PT Pertamina Tanjung Batu Balikpapan, serta PJS. Manajer Security PT Pertamina Internasional Shipping.

Seluruh rangkaian kegiatan hari pertama berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga berakhir pada pukul 18.00 WITA. Kegiatan Wasdal II ini dijadwalkan akan terus berlanjut guna memastikan pengamanan objek vital nasional di wilayah Kalimantan Timur memenuhi standar regulasi yang berlaku.

Momen Kehangatan Anggota Mabes Polri Saat Sambangi Kediaman Mantan Kapolri Bambang Hendarso Danuri



REFORMASI-ID | Jakarta - JDalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, jajaran personel Mabes Polri melaksanakan kegiatan kepedulian sosial dan silaturahmi (anjangsana) ke kediaman Mantan Kapolri, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Bambang Hendarso Danuri, M.M. Kegiatan ini berlangsung khidmat di kediaman beliau yang berlokasi di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada Selasa (23/6/2026).

Rombongan Mabes Polri dipimpin langsung oleh Brigjen Pol. Dr. Endra Zulpan, S.I.K., M.Si., yang bertindak sebagai Ketua Pelaksana Anjangsana sekaligus Ketua Tim 6. Kehadiran tim disambut hangat oleh Jenderal (Purn.) Bambang Hendarso Danuri beserta keluarga.

"Kegiatan anjangsana ini merupakan wujud penghormatan, penghargaan, sekaligus pengikat tali silaturahmi antara personel aktif Mabes Polri dengan para senior terdahulu yang telah berjasa besar membangun institusi Polri," ujar Brigjen Pol. Endra Zulpan dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Tim Mabes Polri menyerahkan karangan bunga dan parsel buah sebagai bentuk cendera mata dan tanda kasih. Suasana penuh kehangatan terlihat saat para personel berbincang santai dan menerima wejangan dari mantan orang nomor satu di Kepolisian Republik Indonesia tersebut. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.

Turut hadir mendampingi Ketua Tim dalam kegiatan ini antara lain Kombes Pol. Rishian Krisna Budhi Aswanto, S.I.K., S.H., M.H. (Kabagopsnalev Korbinmas Baharkam Polri), AKBP Ribut Sugeng Siswandono, M.Psi. Psikolog (Kasubbag Bangmattes Baglapsi Ropsi SSDM Polri), serta Iptu Agus Widayat (PS Paur Sibinorsosmas Subditbinpolmas Ditbintibmas Korbinmas Baharkam Polri).

Selain pejabat utama, anjangsana ini juga melibatkan perwira muda dan bintara Mabes Polri, di antaranya Iptu Rio Febri Wiratama dan Iptu Muhamad Irza Rahadian (Mahasiswa S2 PTIK Angkatan 16), Ipda Hadi Prayogi (Pama Divpropam Polri), Brigpol Imam Ahmad Faizal, S.H. (Banum Baglapsi Ropsi SSDM Polri), dan Briptu Muhammad El Maliki (Ba Korbinmas Baharkam Polri).

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Kegiatan anjangsana ke para purnawirawan Polri ini menjadi salah satu agenda rutin prioritas dalam menyemarakkan peringatan HUT Bhayangkara ke-80 tahun 2026.

23 Juni 2026

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Tim Mabes Polri Anjangsana ke Kediaman Jenderal (Purn) Badrodin Haiti



REFORMASI-ID | Jakarta - Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Mabes Polri menggelar kegiatan silaturahmi dan anjangsana ke kediaman para tokoh senior kepolisian. Salah satunya adalah kunjungan kehormatan kepada Mantan Kapolri, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Badrodin Haiti, di kediamannya di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (26/6).

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Brigjen Pol. Harry Kurniawan, S.H., S.I.K., M.H., selaku Ketua Tim 9 Pelaksana Anjangsana Mabes Polri. Kehadiran para perwira ini menjadi wujud penghormatan dari generasi penerus Polri kepada senior yang telah berjasa bagi Korps Bhayangkara.

"Anjangsana ini adalah wujud takzim kami kepada Jenderal Badrodin Haiti yang telah mendedikasikan hidupnya untuk institusi Polri. Kami ingin terus menyambung tali silaturahmi sekaligus memohon doa restu agar Polri ke depan semakin dicintai masyarakat," ujar Brigjen Pol. Harry Kurniawan di lokasi.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 14.00 WIB tersebut. Dalam kesempatan itu, Tim 9 Mabes Polri menyerahkan karangan bunga dan parsel buah sebagai simbol perhatian dari keluarga besar Polri.

Jenderal Polisi (Purn.) Badrodin Haiti menyambut hangat kehadiran para personel Mabes Polri dan Polsek Mampang. Pertemuan diisi dengan perbincangan santai, bernostalgia, sekaligus bertukar pikiran mengenai perkembangan tugas kepolisian di masa depan. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama.

Dalam rombongan Mabes Polri, turut hadir mendampingi Ketua Tim antara lain Kombes Pol. Yuli Kurnianto, S.I.K. (Auditor Tingkat III Sispamovit Baharkam Polri), AKBP Arianto Salkery (Anjak Puslitbang Polri), AKBP Panji Firmansyah, S.I.K., Kompol Febrien Senja Indah Lestari Sadjar, S.I.K. (LO Tim 9), serta perwira lainnya dari unsur Korbinmas, Divhumas, Divpropam, dan PTIK.

Jalannya kegiatan juga mendapatkan pengamanan dan pendampingan dari jajaran Polsek Mampang yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Mampang, AKP Dian Purnomo, S.I.K., M.H., bersama Kanit Intelkam Iptu Luhulima, dan sejumlah personel jajaran Polsek Mampang. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Lampung Ikuti Dialog Kebangsaan Terkait Penguatan Tri Brata dan Catur Prasetya di Era Digital


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mengikuti kegiatan Dialog Kebangsaan yang digelar secara hibrida. 

Kegiatan juga diikuti oleh Polres dan Polsek Jajaran secara daring, berfokus pada penguatan nilai-nilai luhur Tri Brata dan Catur Prasetya guna menghadapi tantangan tugas Polri yang semakin kompleks di era digital dan lanskap siber, Senin (22/6/2026).

Dialog Kebangsaan kali ini menghadirkan narasumber sekaligus motivator nasional terkemuka, Prof. Dr. (H.C.) Ary Ginanjar Agustian. 

Berdasarkan materi yang dipaparkan dalam kegiatan tersebut, Dialog Kebangsaan kali ini menyoroti tema utama "Era Digital dan Kompleksitas Kamtibmas". 

Dalam pemaparannya yang bertajuk penguatan integritas anggota di era digital, ia menekankan pentingnya perubahan mendasar dari dalam diri setiap personel Polri, terutama bagaimana nilai-nilai luhur institusi bertransformasi nyata dari sekadar pemahaman menjadi perilaku sehari-hari, serta dari perilaku konsisten menjadi sebuah karakter yang melekat kuat

Terdapat empat poin latar belakang krusial yang menjadi fokus pembahasan dalam menyikapi dinamika keamanan modern:

1. Lanskap Disrupsi Digital dan Kompleksitas Kamtibmas: Perkembangan teknologi informasi yang masif telah mengubah lanskap kehidupan masyarakat secara radikal menuju era Society 5.0. Selain menghadirkan kemudahan, transformasi ini juga melahirkan ruang siber (cyberspace) sebagai domain baru dalam kehidupan bernegara yang memicu pergeseran bentuk kejahatan konvensional menjadi kejahatan berbasis digital (cybercrime) yang bersifat lintas batas, anonim, dan kompleks. Fenomena ini menuntut Polri untuk memiliki kapasitas yang melampaui metode kepolisian tradisional.

2. Paradoks Teknologi dan Kebutuhan SDM Polri Presisi: Untuk merespons tantangan zaman, Kapolri telah menetapkan visi Transformasi Menuju Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Penguatan aspek teknologi di satu sisi memberikan kecepatan dan efisiensi, namun di sisi lain memperluas risiko kerentanan etika di ruang digital bagi personel Polri. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan melekat karena kesalahan etika digital dari seorang oknum dapat dengan cepat meruntuhkan legitimasi dan kepercayaan publik (public trust) terhadap institusi Polri secara keseluruhan.

3. Degradasi Etika Digital dan Tantangan Kultural: Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa modernisasi fasilitas belum sepenuhnya diiringi dengan kesiapan mental-kultural yang kokoh. Munculnya fenomena pelanggaran kode etik oleh personel di media sosial menunjukkan adanya celah (gap) dalam pembentukan karakter. Hal ini membuktikan bahwa kecanggihan teknologi hanyalah sebuah alat (tools), yang jika tidak dikendalikan oleh moralitas yang kuat justru dapat menjadi bumerang yang merusak integritas penegakan hukum.

4. Revitalisasi Tri Brata dan Catur Prasetya sebagai Solusi Jangka Panjang: Untuk menjembatani jurang antara kecanggihan teknologi dan integritas moral, Polri menekankan pentingnya kembali kepada akar filosofinya, yaitu Tri Brata (sebagai pedoman hidup) dan Catur Prasetya (sebagai pedoman kerja). Di era digital, nilai-nilai luhur ini harus direvitalisasi, diinterpretasikan ulang, dan diperkuat intensitasnya ke dalam sanubari setiap personel agar menjadi standar operasional moral dalam menegakkan hukum secara transparan dan berkeadilan.

Mewakili Kapolda Lampung, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi seluruh jajaran untuk melakukan introspeksi dan penguatan mental.

"Tantangan Polri ke depan, khususnya di wilayah hukum Polda Lampung, tidak lagi hanya berada di ruang fisik melainkan sudah merambah ke ruang digital. Oleh karena itu, integritas personel adalah harga mati. Kita tidak ingin kecanggihan teknologi yang kita miliki justru disalahgunakan atau menurunkan citra Polri akibat pelanggaran etika digital oleh oknum di media sosial," ujar Yuni.

Melalui Dialog Kebangsaan ini, Polda Lampung berkomitmen penuh untuk terus melakukan pembinaan internal serta penguatan karakter terhadap seluruh jajaran personel. 

Dengan menjadikan Tri Brata dan Catur Prasetya sebagai kompas moral, diharapkan setiap anggota Polri, khususnya di jajaran Polda Lampung, mampu menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional, humanis, serta beretika, baik di dunia nyata maupun di ruang digital demi menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. (HMS/Mudian) 

Hadiri Rapat Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Kasrem: Perkuat Sinergitas dan Rasa Cinta Tanah Air


REFORMASI-ID | Palembang – Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri didampingi Kasipers Kasrem 044/Gapo Kolonel Kav Adri Nurcahyo menghadiri Rapat Persiapan Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Bina Praja Lantai 2 Kota Palembang, Selasa (23/6/2026). 

Rapat tersebut dilaksanakan sebagai langkah awal dalam menyusun kesiapan pelaksanaan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan sukses, tertib, aman, dan meriah.

Tujuan utama rapat persiapan ini untuk membangun koordinasi lintas sektoral antar instansi, membentuk kepanitiaan, serta menyusun rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Pembahasan rapat difokuskan pada beberapa poin krusial, di antaranya pembentukan panitia, penentuan struktur organisasi, pembagian tugas, serta penanggung jawab pada masing-masing bidang kegiatan.

Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri menyampaikan bahwa sinergitas seluruh unsur dan instansi terkait sangat penting dalam menyukseskan pelaksanaan peringatan HUT Kemerdekaan RI.

“Peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekadar kegiatan seremonial, namun juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, semangat nasionalisme, dan rasa cinta tanah air. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi, kerja sama, serta komitmen bersama dari seluruh pihak agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik, aman, tertib, dan memberikan makna bagi masyarakat,” ujar Kasrem.

Melalui rapat persiapan ini, seluruh pihak terkait dapat menyatukan persepsi dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Provinsi Sumatera Selatan. (Mudian) 

Hadiri Rakernas KSPI 2026, Wakapolri Tegaskan Sinergi Polri dan Buruh untuk Lindungi Hak Pekerja



REFORMASI-ID | Jakarta - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Tahun 2026 yang mengusung tema “Pemerintah Bersih, Buruh Sejahtera” di The Acacia Hotel, Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026).

Komitmen Polri dalam melindungi hak-hak pekerja terus diwujudkan melalui langkah nyata. Melalui Desk Ketenagakerjaan, Polri telah menyelesaikan puluhan perkara ketenagakerjaan, memfasilitasi ribuan pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk kembali bekerja, serta membuka ruang dialog dan penyampaian aspirasi bagi kalangan buruh. Upaya tersebut menjadi bagian dari sinergi Polri dan pekerja dalam menjaga hubungan industrial yang sehat, adil, dan kondusif.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., Wakil Ketua DPR RI Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H., Ketua Umum KSPI sekaligus Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal, serta para pimpinan serikat pekerja dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa buruh merupakan fondasi sekaligus roda penggerak utama perekonomian nasional. Karena itu, perlindungan terhadap hak-hak pekerja dan peningkatan kesejahteraan buruh menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan ekonomi dan stabilitas nasional.

“Buruh merupakan fondasi dan roda penggerak utama perekonomian. Setiap capaian pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional tidak dapat dilepaskan dari kontribusi para pekerja Indonesia,” ujar Wakapolri.

Menurutnya, Polri dan buruh memiliki tujuan yang sama, yakni menciptakan iklim kerja yang aman, produktif, dan berkeadilan. Karena itu, hubungan yang terjalin selama ini tidak hanya sebatas pengamanan kegiatan ketenagakerjaan, tetapi berkembang menjadi kemitraan strategis dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja.

“Polri berkomitmen untuk terus membersamai para buruh dalam memperjuangkan hak-haknya. Kami menjaga ruang penyampaian aspirasi agar tetap terbuka, aman, tertib, dan konstruktif, sekaligus mendorong penyelesaian berbagai persoalan ketenagakerjaan secara humanis dan berkeadilan,” kata Komjen Dedi.

Data Desk Ketenagakerjaan Polri menunjukkan sepanjang tahun 2025 telah diselesaikan 35 perkara tindak pidana ketenagakerjaan, dengan 34 perkara di antaranya melalui pendekatan restorative justice. Sementara pada tahun 2026, sebanyak 9 perkara telah diselesaikan dan seluruhnya melalui mekanisme restorative justice. Selain itu, Polri juga telah memfasilitasi 4.216 pekerja terdampak PHK untuk kembali memperoleh pekerjaan.

Wakapolri menegaskan, berbagai langkah tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam mengawal perlindungan hak pekerja sekaligus menjaga hubungan industrial tetap harmonis.

Ia juga mengajak seluruh elemen buruh untuk terus meningkatkan kompetensi, keterampilan, produktivitas, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan industri modern agar tenaga kerja Indonesia semakin kompetitif di tingkat global.

Rakernas KSPI 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi buruh sekaligus menghasilkan rekomendasi strategis untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan memperkuat kolaborasi antara buruh, pemerintah, dunia usaha, dan Polri.

“Ketika hak-hak pekerja terlindungi, hubungan industrial berjalan harmonis, dan kesejahteraan buruh meningkat, maka stabilitas nasional serta pertumbuhan ekonomi bangsa akan semakin kuat. Untuk itu, sinergi antara Polri dan buruh harus terus diperkuat,” pungkas Wakapolri.

Komitmen Amankan Pasokan Listrik Sulawesi, PLN UP2B Makassar Gandeng Baharkam Polri



REFORMASI-ID | Makasar - Tim Bimbingan Teknis (Bintek) Korps Sabhara Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Republik Indonesia (Korsabhara Baharkam Polri) resmi memulai rangkaian kegiatan Bintek Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Objek Vital Nasional (Obvitnas) di Regional Control Center (RCC) Makassar UP2B Sistem Makassar, Senin (22/6/2026).

Kegiatan hari pertama yang berlangsung di Ruang Rapat Manggabarani, Hotel Hyatt Makassar ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Bintek Baharkam Polri, Kombes Pol Alan Gerrit Abast, S.I.K. Agenda ini bertujuan untuk memperkuat dan memastikan standardisasi pengamanan pada infrastruktur kelistrikan kritis di wilayah Sulawesi.

Dalam keterangannya, Kombes Pol Alan Gerrit Abast menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara Polri dan pengelola objek vital nasional dalam menjaga stabilitas pasokan energi.

"RCC Makassar UP2B Sistem Makassar merupakan jantung dari sistem kelistrikan yang mengoperasikan pasokan energi bagi masyarakat luas. Oleh karena itu, penerapan Sistem Manajemen Pengamanan yang ketat bukan lagi sekadar kewajiban regulasi, melainkan kebutuhan krusial untuk mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan dan ancaman keamanan," ujar Kombes Pol Alan Gerrit Abast.

Ia menambahkan bahwa proses bintek ini berfokus pada penguatan fondasi awal pengamanan internal perusahaan. "Hari pertama ini kami fokuskan pada observasi lapangan serta evaluasi mendalam terhadap Elemen I, yaitu Komitmen dan Kebijakan. Kami memberikan beberapa saran perbaikan strategis agar manajemen memiliki peta jalan pengamanan yang lebih solid dan terukur. Saat ini, penilaian skoring sementara berada di angka 3,75% dan akan terus berkembang seiring dengan pemenuhan rekomendasi yang kami berikan," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, jalannya bintek juga diisi dengan wawancara interaktif dan pemeriksaan dokumen formal bersama jajaran manajemen puncak. Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh jajaran internal Polri, di antaranya Kompol Sandy Mardiansyah, S.E., S.I.K. (Sekretaris), Drs. Sutrisno Dewo Gono Murti, M.M. (Anggota), Angelo M. Turang, S.E., M.Si. (Anggota), dan Meilina D. Irianti, S.H. (Anggota).

Sementara dari pihak PLN UIP3B Sulawesi dan UP2B Sistem Makassar dihadiri langsung oleh General Manager UIP3B Sulawesi, Senior Manager Operasi Sistem, Senior Manager Perencanaan, Senior Manager Komunikasi, Keuangan dan Umum, serta Manager UP2B Sistem Makassar bersama tim ahli K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja, Lingkungan) dan Keamanan.

Perkuat Keamanan Investasi Nikel, Ditpamobvit Baharkam Polri Audit SMP PT Antam UBPN Konawe Utara



REFORMASI-ID | Kendari - Tim Audit Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri resmi membuka audit implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) pada Objek Vital Nasional (Obvitnas) PT Antam (Persero) Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Konawe Utara. Agenda strategis ini digelar di Hotel Claro Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (22/6/2026), guna memastikan keamanan salah satu aset strategis negara di sektor pertambangan nikel.

Ketua Tim Audit Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa langkah ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026 Pasal 14 huruf o. Regulasi tersebut memberikan kewenangan penuh kepada Polri untuk melindungi dan mengamankan Obvitnas yang berdampak langsung pada stabilitas ekonomi dan nasional.

"Proses pengamanan ini memiliki alur ketat, mulai dari bimbingan teknis (bintek), audit, klarifikasi, hingga sertifikasi. Pada bintek Desember 2025 lalu, UBPN Konawe Utara meraih nilai 86,04%, namun masih ada catatan 34 kriteria bernilai kuning dan 19 temuan lapangan. Selama tiga hari ke depan, kami akan melakukan verifikasi faktual melalui observasi lapangan dan pemeriksaan dokumen penunjang terhadap 5 elemen yang mencakup 118 kriteria SMP," ujar Kombes Pol Hamam Wahyudi.

Di tempat yang sama, CSR & ER Sub Division Head PT Antam UBPN Konawe Utara, Fredy Utama, menyambut baik komitmen Polri. Ia menjelaskan bahwa sebagai unit pertambangan termuda di bawah naungan PT Antam yang berdiri sejak 5 Juli 2021, UBPN Konawe Utara terus berupaya memperkuat sistem keamanan internalnya sesuai standar regulasi yang berlaku.

"Audit ini bukan sekadar penilaian kepatuhan hukum yang kaku, melainkan komitmen nyata kami untuk menyempurnakan implementasi SMP di lapangan. Seluruh temuan dari hasil bintek sebelumnya telah kami tindak lanjuti, dan kami siap bersinergi dengan Tim Audit Polri untuk memastikan operasional pertambangan berjalan aman dan kondusif," ungkap Fredy Utama.

Rangkaian acara pembukaan ini juga diisi dengan pemaparan hasil audit internal dan kondisi riil Sistem Manajemen Pengamanan saat ini oleh Asisten Manager Area 1 PT Antam UBPN Konawe Utara, Hari Setiawan.Tenggara

Langkah proaktif antara Korps Sabhara Baharkam Polri dan PT Antam (Persero) Tbk ini diharapkan dapat memperkuat perlindungan terhadap investasi strategis negara, sekaligus memitigasi potensi gangguan keamanan di wilayah industri pertambangan nikel Sulawesi Tenggara.

22 Juni 2026

Terapi Kesehatan Bersama Hermina Cancer Warrior (HCW), Healing Sehat dan Upaya Imun Maksimal


REFORMASI - ID | Bandung
, 21 Juni 2026 - Ciwidey adalah lokasi yang sangat pas untuk relaksasi atau healing. Udaranya yang sejuk dan pemandangan alamnya yang indah membantu menenangkan pikiran, mengurangi stres, serta menyegarkan kembali tubuh yang lelah dan menambah imun.

Seperti halnya Hermina Cancer Warrior (HCW) yang mengadakan terapi di tempat wisata atau yang sering disebut wisata psikologis atau terapi rekreasi di Ciwidey Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (21/6/2026). 

Kegiatan diikuti 103 peserta dan dihadiri Dr.dr. M Yadi Permana, Sp.B Onk Penasehat HCW, Direksi RS Hermina Bekasi drg. Anes, Sp. Ort. Wakil Direktur dan  ketua Hermina Cancer Warrior (HCW) Prof. Cicih Ratnasih., MM dan para pengurus, perwakilan pihak RS Hermina Bekasi, dan pasien Ca dan para survivor Rumah Sakit Hermina Bekasi yang tergabung dalam Hermina Cancer Warrior (HCW).

Menurut  Prof. Cicih Ratnasih Ketua Hermina Cancer Warrior (HCW) acara hari ini  merupakan Kegiatan HCW yang memang sudah diagendakan. Semua kegiatan yang diadakan HCW  bernaung di bawah manajemen Rumah Sakit Hermina. 

Acara terapi kesehatan di Ciwidey ini sebagai  Silaturahmi  untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di antara kita sebagai satu kesatuan dalam Hermina Cancer Warrior (HCW). 

"Mari kita sambut dengan senyuman, kebahagiaan, dan kehangatan dalam acara yang penuh berkah ini. Acara ini sangat baik untuk memulihkan mental dan melatih kemampuan bersosialisasi pasien dan tetap bugar.  Kegiatan ini bertujuan membuat pasien lebih percaya diri, rileks, dan merasa bahagia setelah menjalani perawatan," jelas  Prof. Cicih.

Sementara itu, Wakil Direktir RS Hermina Bekasi, drg. Anes, Sp. Ort. menyampaikan bahwa  menggabungkan terapi kesehatan dengan liburan (wisata) sangat baik untuk tubuh dan pikiran. Menurutnya, kegiatan ini dikenal sebagai wisata kebugaran atau wisata medis.

"Selain itu,  tidak hanya untuk mengobati penyakit, tetapi juga untuk meredakan stres dan meningkatkan gaya hidup sehat," ungkapnya. 


Dr. dr. M. Yadi Permana, Sp.B. Subsp. Onk (K) dokter spesialis bedah onkologi yang ikut hadir bersama para Survivor Cancer, menjelaskan bahwa pasien pergi berwisata ke daerah dataran tinggi seperti Ciwidey jika kondisi fisik pasien stabil dan layak melakukam perjalanan. 

"Berada di tempat jauh dari rumah, berada  di taman atau area terbuka bisa membantu mengurangi stres. Ini juga membantu meredakan rasa cemas dan nyeri yang sering dialami oleh pasien kanker," kata dr. Yadi. 

dr. Yadi mengajak para pasien kanker dengan mengikuti kegitan-kegiatan positif seperti kegiatan yang menghadirkan penyintas kanker dalam seminar atau acara lainnya.

"Dengan kegiatan seperti ini penderita kanker dapat mendapatkan inspirasi, motivasi, dan dukungan yang mereka perlukan untuk berjuang melawan penyakit tersebut. Jangan pernah patah semangat. Kita harus selalu bertahan. Allah tidak memberi cobaan karena marah, tapi karena sayang. Percayalah, ada rencana indah yang telah dipersiapkan untuk kita," pungkas dr. Yadi.











TNI AL Gelar Pelatihan Ketahanan Pangan Maritim Diwilayah Kerja Lanal Lampung


REFORMASI-ID | LAMPUNG - TNI AL, Jala Wira Bina Arnawa. TNI AL melalui pusat teritorial angkatan laut (Pusteral) selaku badan pelaksana pusat Mabesal melaksanakan kegiatan Pelatihan Ketahanan Pangan Maritim TA 2026 dalam rangka pemberdayaan wilayah pertahanan laut (Dawilhanla) di wilayah kerja Lanal Lampung. Senin, 22/06/2026.

Kegiatan tersebut diselenggarakan selama 2 hari dari tanggal 22-23 Juni 2026 di Kampung Bahari Nusantara binaan Lanal Lampung, Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran.

Pelatihan Ketahanan Pangan Maritim merupakan salah satu upaya TNI Angkatan Laut untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan masyarakat maritim dalam bidang ketahanan pangan guna mendukung pengelolaan potensi maritim. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian dan perhatian TNI AL dalam mewujudkan masyarakat maritim yang mandiri, produktif, dan sejahtera melalui penguatan sektor perikanan sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Dalam pelaksanaannya, para peserta yang berjumlah 100 orang mendapatkan pelatihan budidaya ikan bawal bintang yang meliputi pembekalan teori serta praktik lapangan. Materi yang diberikan mencakup teknik budidaya, pemeliharaan, hingga pengelolaan usaha perikanan yang baik dan berkelanjutan.


Dalam amanatnya, Danpusteral yang disampaikan oleh Direktur Pembinaan Teritorial “kegiatan ini diharapkan dapat meningkat keterampilan masyarakat sehingga terwujudnya kemandirian masyarakat dalam budidaya ikan bawal bintang”

Sementara itu Kepala Dusun I Desa Sidodadi, Bapak Prianto mengatakan. Bagi masyarakat pesisir Sidodadi, pelatihan ini merupakan harapan baru. Ikan bawal bintang punya nilai jual tinggi, tapi teknik budidayanya butuh ilmu.

"Melalui pelatihan selama 2 (dua) hari ini mereka dibekali cara budidaya yang benar, sehingga bisa mereka praktekkan agar hasil panen melimpah,” ujarnya. 

Kegiatan Pelatihan Ketahanan Pangan Maritim TA 2026 ini merupakan wujud nyata komitmen TNI Angkatan Laut dalam meningkatkan potensi sumber daya manusia masyarakat maritim sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI AL dengan rakyat. (Mudian) 

Selamatkan Anak Tenggelam, Anggota Polda Maluku Gugur dalam Aksi Kemanusiaan



REFORMASI-ID | Jakarta - Polri berduka atas gugurnya personel Intelkam Polda Maluku, Briptu Nanda Tutupoho, yang meninggal dunia saat berupaya menyelamatkan seorang anak yang terseret arus laut di Pantai Nirun Lear Ngursoin, Desa Danar Ternate, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu (21/6/2026).

Peristiwa bermula sekitar pukul 14.40 WIT ketika seorang pelajar berinisial OPY (16) terjatuh dari tebing pantai dan terseret arus laut yang cukup kuat. Melihat kondisi tersebut, Briptu Nanda yang berada di lokasi tanpa ragu langsung terjun ke laut untuk memberikan pertolongan.

Dalam proses penyelamatan, Briptu Nanda ikut terseret arus. Seorang anggota Lanud D. Dumatubun, Serda Rangga, yang melihat kejadian tersebut turut membantu upaya penyelamatan. Berkat kerja sama warga dan tim penyelamat, korban anak berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan saat ini masih menjalani perawatan medis. Sementara Briptu Nanda dan Serda Rangga sempat mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya Briptu Nanda Tutupoho yang menunjukkan keberanian dan pengabdian luar biasa kepada masyarakat.

“Polri berduka atas gugurnya Briptu Nanda Tutupoho saat berupaya menyelamatkan seorang anak yang mengalami musibah. Tindakan almarhum merupakan cerminan nyata nilai-nilai kemanusiaan, keberanian, dan pengabdian yang menjadi jati diri setiap insan Bhayangkara,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

Menurutnya, pengorbanan Briptu Nanda menunjukkan bahwa anggota Polri senantiasa hadir untuk masyarakat dalam situasi apa pun, termasuk ketika harus menghadapi risiko terhadap keselamatan diri sendiri.

“Almarhum bergerak karena panggilan kemanusiaan. Dengan keberanian dan ketulusannya, ia berupaya menyelamatkan nyawa sesama. Pengabdian seperti inilah yang menjadi teladan bagi seluruh anggota Polri bahwa tugas melindungi masyarakat tidak mengenal batas ruang dan waktu,” lanjutnya.

Brigjen Pol. Trunoyudo juga menyampaikan penghormatan dan belasungkawa kepada keluarga besar TNI Angkatan Udara atas gugurnya Serda Rangga yang turut membantu proses penyelamatan.

“Kami turut berduka cita atas wafatnya Serda Rangga yang menunjukkan keberanian dan semangat kemanusiaan dalam upaya penyelamatan tersebut. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tuturnya.

Polri mendoakan agar almarhum Briptu Nanda Tutupoho dan almarhum Serda Rangga mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Pengorbanan keduanya akan selalu dikenang sebagai wujud pengabdian tulus demi keselamatan sesama.