Media Reformasi Indonesia (MRI)

05 April 2026

Long Weekend Paskah Picu Lonjakan, ASDP Jaga Layanan Prima di Lintasan Sumatera-Jawa-Bali


REFORMASI-ID | Jakarta — Momentum libur panjang Paskah kembali menjadi penggerak utama meningkatnya mobilitas masyarakat di berbagai wilayah. Di tengah tingginya pergerakan tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan lancar, aman, dan terkendali, khususnya pada lintasan strategis Merak–Bakauheni serta Ketapang–Gilimanuk. Minggu, 05 April 2026.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa kesiapan layanan telah dirancang secara menyeluruh untuk mengantisipasi lonjakan trafik selama periode libur panjang ini. Menurutnya, pengalaman pada periode libur sebelumnya menjadi pembelajaran penting dalam memperkuat sistem operasional dan pelayanan.

“Momentum long weekend Paskah membawa potensi peningkatan mobilitas yang signifikan. Karena itu, kami memastikan seluruh aspek operasional—mulai dari kesiapan armada hingga layanan di pelabuhan—berjalan optimal, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Data periode Kamis (2/4) hingga Sabtu (4/4) menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan. Di lintasan tersibuk Merak–Bakauheni, tercatat 136.642 penumpang dan 30.379 unit kendaraan menyeberang. Mobil pribadi mendominasi dengan 12.793 unit, disusul truk logistik sebanyak 11.349 unit. Lonjakan terlihat jelas dari Kamis ke Jumat, dengan pertumbuhan penumpang sebesar 25,8 persen dan kendaraan meningkat 23,7 persen.

Sementara itu, pada arus sebaliknya Bakauheni–Merak, tercatat 154.494 penumpang dan 30.676 kendaraan. Komposisi kendaraan didominasi mobil pribadi sebanyak 13.249 unit dan truk logistik 10.380 unit, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat sekaligus aktivitas distribusi barang.

Di lintasan Ketapang–Gilimanuk, total pergerakan mencapai 112.635 penumpang dan 31.195 kendaraan, dengan dominasi kendaraan roda dua sebanyak 14.785 unit, diikuti mobil pribadi 8.863 unit. Adapun arus balik Gilimanuk–Ketapang mencatat 59.834 penumpang dan 17.157 kendaraan, didominasi truk logistik 5.904 unit dan mobil pribadi 5.335 unit. Tren pertumbuhan dari Kamis ke Jumat juga terlihat, dengan kenaikan penumpang sebesar 14,3 persen dan kendaraan 8,7 persen.

General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko menjelaskan bahwa antrean yang terjadi akibat tingginya antusiasme kendaraan logistik pascapembatasan angkutan barang pada arus mudik dan balik Lebaran, dengan kondisi antrian yang mengular hingga belasan kilometer pada Rabu (1/4) pukul 09.55 WIB, telah teurai. Dilaporkan pada Sabtu (04/04) hingga pukul 13.30 WIB, antrian kendaraan tersisa  di area parkir Bulusan.

“Terurainya antrean ini merupakan hasil dari serangkaian langkah strategis yang kami lakukan secara terintegrasi, mulai dari optimalisasi pengaturan muatan di dermaga hingga pemanfaatan buffer zone secara maksimal. Kami juga mengapresiasi dukungan dan sinergi para regulator yang turut berperan aktif dalam mempercepat penguraian antrean,” ujar Arief.

Guna menjaga kelancaran layanan, ASDP terus memperkuat kesiapan operasional melalui optimalisasi armada, kesiapsiagaan personel, serta koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan dalam memastikan stabilitas layanan di tengah dinamika lonjakan pengguna jasa.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa digitalisasi melalui platform Ferizy turut menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi layanan. Pengguna jasa kini dapat merencanakan perjalanan lebih awal dengan pembelian tiket sejak H-60, serta menikmati kemudahan akses tiket digital melalui WhatsApp maupun email dengan berbagai metode pembayaran terintegrasi.

“Kami mengimbau pengguna jasa untuk mengisi data secara akurat sesuai identitas resmi serta menghindari pembelian tiket melalui calo, demi kenyamanan dan keamanan perjalanan,” jelasnya.

Sebagai penghubung utama antarwilayah, ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang andal, sekaligus memastikan setiap perjalanan menjadi pengalaman yang aman, nyaman, dan berkesan bagi masyarakat Indonesia. (Hms/Mdn)

Halal Bihalal DMI Bekasi Selatan, Ketua DMI Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kerukunan

REFORMASI ID | Kota Bekasi - Dewan Masjid Indonesia (DMI) Bekasi Selatan menggelar acara Halal BIhalal. Acara tersebut berjalan lancar dan penuh dengan khidmat. Ketua DMI Bekasi Selatan KH. Muhammad Sodik, mengungkapkan kegiatan ini sebagai upaya untuk mempererat tali silaturahmi dan jaga Kerukunan antar Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI), Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), tokoh masyarakat dan Pemerintah.

“Melalui Halal Bihalal ini kita kumpul dan menyatu kembali. Terlebih lagi, setelah Hari Raya Idul Fitri. Kita terus melakukan beragam kegiatan  bagi masjid di Wilayah Bekasi Selatan sepert Pelatihan Manajemen Masjid, Pelatihan Pengurusan Jenazah/ Dauroh Janaiz, Pelatihan Penyembelihan Hewan Qurban, Pelatihan Media Sosial Masjid. Di tahun 2026 ini Kami merencanakan Pelatihan Manajemen Masjid dan Pembentukan Pemuda dan Remaja Masjid kami juga melakukan kegiatan sosial seperti santunan anak yatim dan duafa," ungkap KH. Muhammad Sodik. 

Dalam kesempatan itu, Karya Sukmajaya Camat Bekasi Selatan yang hadir berharap momentum halal bihalal ini menjadikan kelapangan hati untuk saling memaafkan dan dapat menjalin kebersamaan juga kekeluargaan antara Pemerintah dan masyarakat .

"Mari saling memaafkan, karena kegiatan silahturahmi dan halal bi halal  ini bertujuan untuk mengeratkan keakraban antar sesama dan menjalin komunikasi yang baik." ujar Karya Sukmajaya.

Camat pun mengajak para hadirin untuk bersama bergerak membangun Kota Bekasi yang lebih baik, dan peduli sesama karena Islam mengajarkan kepedulian sosial untuk menebarkan manfaat sebanyak-banyaknya.

Sementara itu, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Agung Al-Barkah ustadz H. Nachrawi Subandi, dalam Tausiyahnya menjelaskan Hikmah Syawalan (halalbihalal) yang merupakan momen penguatan silaturahmi, saling memaafkan, dan kembali ke fitrah suci. Tradisi ini mempererat ukhuwah Islamiyah, mencairkan hubungan renggang, menyebarkan kebaikan, serta sebagai wujud syukur atas keberhasilan ibadah Ramadan dalam meraih kemenangan. 

Dalam penyampaiannya, Ustadz Nachrawi menegaskan bahwa halal bihalal tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, tetapi memiliki makna yang mendalam sebagai momentum untuk saling memaafkan dan membersihkan hati dari segala bentuk kesalahan.

"Halal bihalal harus kita jadikan sebagai sarana memperbaiki hubungan, menghapus dendam, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan jamaah agar tetap menjaga nilai-nilai kebaikan yang telah dibangun selama Ramadan, seperti keikhlasan, kesabaran, serta kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Senyap Yang Mencurigakan: Dugaan Alih Fungsi Zona Inti Taman Nasional Way Kambas untuk Wisata Premium, Siapa Bermain di Balik Layar.!?


REFORMASI-ID | Way kambas—  Isu dugaan alih fungsi zona inti di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) tiba-tiba menghilang dari permukaan. tak ada lagi satu media sosial yang menyuarakan dan Tak ada klarifikasi. Tak ada transparansi. Tak ada penjelasan. Minggu, 05 april 2025.

Justru di situlah kegelisahan publik memuncak.

Apakah ini sekadar isu yang mereda? Atau… ada sesuatu yang sengaja disenyapkan?

Dugaan Proyek Besar di Balik “Kesunyian”

Di tengah senyapnya informasi resmi, beredar dugaan kuat bahwa zona inti TNWK akan diubah menjadi zona pemanfaatan untuk proyek wisata premium yang dikaitkan dengan skema carbon trading.

Narasi “hijau” ini kini dipertanyakan:

 benarkah demi konservasi… atau hanya bungkus investasi?

Sumber-sumber yang beredar menyebut adanya indikasi keterlibatan investor asing. Bahkan, sosok perempuan berinisial KB disebut-sebut berada di balik rencana pembangunan fasilitas eksklusif di dalam kawasan yang selama ini tidak boleh disentuh.

Dari Hutan Liar Jadi Kawasan Eksklusif?

Lebih mengejutkan lagi, sejumlah titik yang selama ini merupakan zona inti konservasi dikabarkan masuk dalam peta pembangunan:

• Kuala Kambas

• Sekapuk

• Wako

• Rawa Raso

• Way Kanan

• Kali Biru

Jika benar, maka ini bukan lagi sekadar rencana. Ini adalah pergeseran besar: dari konservasi ke komersialisasi.!

Padahal, Taman Nasional Way Kambas adalah rumah terakhir bagi satwa langka seperti Gajah Sumatra, Harimau Sumatra, dan Badak Sumatra.

Mengusik zona inti sama saja dengan mengusik garis hidup mereka.

Dampak yang tak bisa ditarik mundur jika dugaan ini benar terjadi, konsekuensinya bukan main:

• Habitat hancur → satwa terancam punah

• Hutan rusak → bencana ekologis mengintai

• Satwa keluar → konflik dengan manusia meningkat

• Alam terganggu → generasi mendatang yang 

• menanggung

Ancaman bencana ekologis, termasuk banjir bandang akibat rusaknya fungsi hutan sebagai penyangga alami

Ini bukan sekadar proyek. Ini bisa menjadi titik balik kehancuran ekosistem hutan TNWK.

Masyarakat Adat Angkat Suara: “Jangan Sentuh Hutan Kami!”

Di tengah minimnya kejelasan, masyarakat adat Raja basa lama Lampung Timur justru berdiri paling depan menyuarakan penolakan.

Tokoh adat Rajabasa Lama PN. Rajo adat mendesak presiden Prabowo Subianto untuk turun tangan langsung.

Jika zona inti dibuka, kerusakan itu pasti. Jangan jadikan hutan kami ini korban kepentingan dan obyek kepuasan hasrat birahi demi kekayaan pribadi,” tegas PN. Rajo adat.

Sementara itu, pernyataan lebih keras datang dari tokoh masyarakat adat lainnya:

Kalau ini benar dilanjutkan, kami tidak akan diam. Ini hutan kami. ini warisan nenek moyang kami, kami berkewajiban menjaga dan melindungi.Kami siap melawan demi mempertahankannya.” ungkap Rajo temen Rajo

Senyap yang Berisik :

Kini, publik dihadapkan pada satu kenyataan: semakin senyap isu ini, semakin keras kecurigaan yang muncul.

Tanpa keterbukaan, tanpa dialog, tanpa pelibatan masyarakat— isu ini berpotensi menjadi bom waktu konflik lingkungan.

Pertanyaannya sekarang: 

Siapa yang diuntungkan? 

Dan siapa yang akan menanggung akibatnya?. (*)

Wujudkan Kamtibmas Kondusif, Samapta Baharkam Polri Intensifkan Patroli Jalan Kaki di Pengadegan



REFORMASI-ID | Jakarta - Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Direktorat Samapta (Dirsamapta) Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan patroli jalan kaki dialogis di wilayah Pengadegan, Jakarta Selatan, pada Minggu (5/4/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat, sekaligus memantau langsung situasi keamanan di pemukiman warga secara door-to-door.

"Kami hadir di tengah masyarakat tidak hanya untuk memantau keamanan, tetapi juga untuk mendengar langsung aspirasi serta keluhan warga terkait situasi lingkungan mereka," ujar perwakilan Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri dalam laporannya.

Melalui metode patroli jalan kaki, petugas dapat menjangkau gang-gang sempit dan berinteraksi lebih santai dengan warga yang sedang beraktivitas di hari libur. Pendekatan dialogis ini dinilai efektif untuk memberikan imbauan keamanan serta mencegah potensi tindak kriminalitas secara preventif.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata slogan "Siap Terlihat dan Bermanfaat", di mana kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah Pengadegan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Warga menyambut baik kehadiran petugas dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin.

04 April 2026

Wujud Nyata ‘Siap Terlihat dan Bermanfaat’, Dirsamapta Terjunkan Personel Amankan Simpang Strategis



REFORMASI-ID | Depok - Guna menjamin kenyamanan masyarakat saat menikmati akhir pekan, jajaran Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri melalui personel Subden C Detasemen Perintis melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas (Gatur) di sejumlah titik krusial, Sabtu (4/4/2026) sore.

Sejak pukul 16.00 WIB hingga selesai, para personel berseragam lengkap menyebar di lima lokasi strategis yang kerap mengalami kepadatan volume kendaraan, yakni Simpang PAL, Simpang Perempatan Gunadarma, Simpang Universitas Indonesia, Simpang Jalan Gunung Putri, hingga kawasan Leuwinanggung.

Kehadiran personel di lapangan ini merupakan implementasi nyata dari motto "Siap Terlihat dan Bermanfaat". Tidak hanya sekadar mengatur jalannya arus kendaraan, para petugas juga sigap membantu pengguna jalan guna meminimalisir potensi kemacetan dan kecelakaan di area-area plotingan tersebut.

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri menyampaikan bahwa pengamanan ini dilakukan secara humanis sebagai bentuk pelayanan prima Kepolisian kepada masyarakat yang sedang beraktivitas di luar rumah.

Hingga berita ini diturunkan, situasi lalu lintas di kelima titik pantauan terpantau ramai lancar dan kondusif. Polri mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan bersama.

Sentuh Hati Warga, Ditsamapta Baharkam Polri Jalan Kaki Menyapa Pengadegan



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan Patroli Jalan Kaki Dialogis di wilayah Pengadegan, Jakarta Selatan, pada Sabtu (4/4/2026).

Mulai pukul 10.30 WIB, personel menyisir kawasan pemukiman dan pusat aktivitas warga. Berbeda dengan patroli kendaraan, metode jalan kaki ini dipilih agar Polri dapat berinteraksi langsung, mendengar keluh kesah, serta menyerap aspirasi warga secara lebih intim dan personal.

"Kami ingin memastikan bahwa negara hadir di tengah masyarakat. Melalui dialog langsung ini, kita tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan warga," ujar perwakilan Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri.

Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari semboyan "Siap Terlihat dan Bermanfaat", di mana kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi tindak kriminalitas sejak dini. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan terkendali.

Respon Cepat Laporan Warga, Camat Panjang Pastikan Jaminan Pendidikan dan Usulan Bedah Rumah untuk Keluarga Siti Khodijah


REFORMASI-ID | LAMPUNG - Pemerintah Kecamatan Panjang bergerak cepat merespons laporan warga dengan menyambangi kediaman Siti Khodijah, seorang ibu tunggal di Kelurahan Pidada. Sabtu, 04/04/2026. 

Dalam peninjauannya, Camat Panjang Hendry Satria Jaya memastikan keluarga tersebut merupakan penerima aktif bantuan sosial dan segera diusulkan masuk dalam program Bedah Rumah, rumah Siti Khodijah yang berlokasi di kawasan lereng Bukit Sakal, RT 03 LK I, Kampung Margomulyo ini dilakukan untuk melihat kondisi riil dilapangan. Dimana Siti diketahui berjuang menghidupi tiga anaknya pasca-permasalahan rumah tangga dengan berjualan kerupuk dan kue brownies.

Camat Panjang, Hendry Satria Jaya, mengapresiasi masyarakat yang telah memberikan informasi terkait kondisi warganya tersebut.

"Kami berterima kasih kepada masyarakat, yang turut menginformasikan hal ini. Alhamdulillah, kami sudah bertemu langsung dengan Ibu Siti dan memastikan kehadiran pemerintah di tengah keluarga ini," ujar Hendry.

Berdasarkan verifikasi data lapangan bersama Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Hendry menegaskan bahwa Siti Khodijah sudah tercatat sebagai penerima aktif berbagai program bantuan pemerintah. Bantuan tersebut meliputi PKH, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga Bantuan Beras Minyak Bapana.

"Terkait pendidikan, Program Indonesia Pintar (PIP) untuk anak-anak beliau juga aktif. Memang sempat ada perpindahan sekolah, namun sudah diurus oleh pendamping PKH agar dana BOS dan PIP kembali aktif di semester depan," jelas Hendry.

Senada dengan Camat Panjang, Pendamping Sosial PKH Kelurahan Pidada sekaligus Ketua Tim PKH Kecamatan Panjang, Isnan Subegi, turut mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kota Bandar Lampung terhadap keluhan masyarakat. Isnan menegaskan bahwa selama ini intervensi bantuan untuk keluarga Siti Khodijah sebenarnya sudah berjalan aktif.

"Sampai saat ini Ibu Siti Khodijah adalah penerima aktif bantuan sosial PKH dan BPNT atau Sembako. Selain itu, hampir seluruh anggota keluarganya juga sudah ter-cover sebagai peserta BPJS Kesehatan segmen PBI atau KIS. Jadi dari pemerintah pusat sudah berupaya maksimal," ungkap Isnan Subegi di lokasi.

Langkah Lanjutan Pemkot Bandar Lampung sesuai arahan Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, pihak kecamatan dan kelurahan berkomitmen memberikan intervensi lanjutan yang lebih komprehensif bagi keluarga Siti Khodijah. Hendry memaparkan empat langkah konkret yang segera dieksekusi.

"Langkah pertama adalah usulan bedah rumah, di mana kondisi rumah semi-permanen milik pribadi yang ditempati Siti Khodijah akan langsung dilaporkan dan diusulkan ke dalam program Bedah Rumah Pemkot Bandar Lampung," tegasnya. 

Selanjutnya, pemerintah akan memfasilitasi administrasi kependudukan karena anak bungsu Siti yang berusia 4 tahun belum memiliki Akta Kelahiran dan belum masuk Kartu Keluarga (KK). Dokumen ini akan segera dibuatkan agar sang anak terdaftar sebagai penerima bantuan.

Selain itu, akan ada intervensi kesehatan melalui Puskesmas Panjang, di mana anak bungsu tersebut akan mendapatkan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk menjamin tumbuh kembang yang sehat. Terakhir, sebagai jaminan pendidikan berkelanjutan, pendidikan anak-anak Siti Khodijah akan terus didampingi melalui program Beasiswa Pemkot Bandar Lampung maupun Sekolah Rakyat.

"Kami akan terus memantau dan mendampingi keluarga Ibu Siti. Ini adalah komitmen nyata pelayanan kami kepada masyarakat," tutup Hendry. 

Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Kelurahan Pidada, Kepala Puskesmas Panjang, Korcam Relawan SAPA, serta TKSK diakhiri dengan penyerahan bantuan sembako dan santunan materiil untuk meringankan beban keluarga. (*)

03 April 2026

Koramil 04/Jati Asih Bersama Mitra Jaya, Patroli Malam Ciptakan Keamanan Lingkungan


REFORMASI-ID | Kodam JayaK - Kota Bekasi - 03/04/2026 Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Koramil 04/Jati Asih bersama Mitra Jaya melaksanakan kegiatan patroli wilayah di sejumlah titik rawan di wilayah binaannya.

egiatan patroli ini dilakukan secara rutin dengan menyasar lingkungan permukiman warga, jalan-jalan utama, serta lokasi yang dianggap berpotensi terjadinya gangguan keamanan. Selain melakukan pemantauan, personel juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap waspada dan berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

Danramil 04/Jati Asih, Mayor Inf Sanusi Deski, menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan komponen masyarakat dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga.

“Patroli bersama ini merupakan langkah nyata dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif,” ujar Mayor Inf Sanusi Deski.

Dengan adanya kegiatan patroli bersama ini, diharapkan mampu mencegah terjadinya tindak kejahatan serta mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat dalam menjaga kamtibmas di wilayah Jati Asih.

 (Kodim 0507/Bekasi)

Bentuk Kepedulian Kodim 0507/Bekasi Bersama Tiga Pilar Bantu Warga Terdampak Kebakaran SPBE Cimuning


REFORMASI - ID | Kodam Jaya  - Kota Bekasi  - 03/04/2026 Wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat, Kodim 0507/Bekasi bersama unsur Tiga Pilar melaksanakan kegiatan pembersihan pasca musibah kebakaran dan ledakan yang terjadi di SPBE Cimuning, Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, pada Rabu malam (01/04/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan antara lain TNI, Polri, Aparatur Kecamatan Cimuning, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, serta unsur pendukung lainnya yang bahu membahu membantu warga membersihkan puing-puing bangunan dan sisa-sisa material yang terdampak kebakaran.

Pembersihan difokuskan pada rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat ledakan, sebagai bentuk perhatian dan kepedulian aparat terhadap kondisi masyarakat yang terdampak musibah. Kehadiran Tiga Pilar di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan semangat dan meringankan beban warga yang sedang mengalami kesulitan.

Danramil 05/Bantar Gebang Mayor Inf Suranto, S.A.P menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk empati dan tanggung jawab bersama terhadap masyarakat.

“Kegiatan yang kita laksanakan ini adalah wujud kepedulian serta empati kami kepada warga yang terdampak kebakaran. Kami hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat serta memastikan lingkungan kembali bersih dan aman,” ujarnya.

Melalui sinergi dan kebersamaan ini, diharapkan proses pemulihan pasca kebakaran dapat berjalan dengan cepat serta masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal.


(Kodim 0507/Bekasi)

Keren, Pemkot Bandarlampung dan Satgas Gabungan Bersih Bersih Drainase Demi Kenyamanan Masyarakat


REFORMASI-ID | Lampung - Upaya normalisasi drainase di wilayah Kota Bandar Lampung terus dilakukan pada Jumat (3/4) yang seharusnya para petugas menikmati hari libur bersama keluarga, namun demi memberikan kenyamanan untuk masyarakat hari ini dilakukan pembersihan di berbagai tempat. Jumat, 03/04/2026.

Berdasarkan pantauan yang di lakukan satgas gabungan yang terdiri dari, BPBD, DLH, Pol PP, Dinas PU, kecamatan, kelurahan serta linmas terus melakukan pembersihan drainase. 

Tentunya hal ini, tidak lepas dari perintah Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana agar drainase di Kota Tapis Berseri dapat di aliri air dengan lancar. 

Drainase di JL. MH. Thamrin pun tidak luput dari kegiatan satgas, sentimen lumpur dan sampah yang ada di aliran drainase pun berhasil dibersihkan. Dengan harapan air tidak meluap ke jalan. 

Pada aliran air yang dibersihkan, satgas menemukan sejumlah pohon yang tumbuh sehingga menyumbat jalannya air. Petugas pun melakukan pembersihan agar air di lokasi itu bisa mengalir dengan baik. 

Di Jalan Ikan Bawal, Kelurahan Kangkung pun turut dilakukan pembongkaran  lobang drainase, hingga pembersihan sampah. Serta di Jalan Diponegoro, Kecamatan Telukbetung Utara dengan pengangkatan sendimen di drainase yang menutupi aliran air. 

Sebelumnya, Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana melakukan peninjauan aliran sungai dan gorong-gorong yang melintasi Perumahan Pujangga Alam, Labuhan Ratu, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung. 

Peninjauan ini dilakukan sebagai upaya memastikan kondisi aliran air tetap lancar guna mengantisipasi terjadinya genangan maupun banjir, khususnya saat intensitas hujan meningkat. 

Dalam kegiatan tersebut, Eva Dwiana  menegaskan pentingnya perawatan rutin serta penanganan cepat terhadap saluran air yang mengalami penyumbatan atau kerusakan, sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekitar. 

"Perawatan terhadap saluran air itu penting, agar tidak ada lagi penyumbatan," ucapnya. (*)

Kapolsek Bekasi Barat Monitoring Pengamanan Perayaan Ibadah Jumat Agung Pastikan Situasi Aman


REFORMASI ID | Kota Bekasi  - Kapolsek Bekasi Barat, AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH., melakukan monitoring langsung terhadap pengamanan perayaan Ibadah Jumat Agung di sejumlah gereja yang berada di wilayah Kecamatan Bekasi Barat, pada Jumat, 3 April 2026.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah umat Kristiani berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Dalam pelaksanaannya, pengamanan melibatkan personel Polsek Bekasi Barat yang diperkuat oleh anggota dari Polres Metro Bekasi Kota. Selain itu, unsur potensi masyarakat turut berperan aktif bersama petugas keamanan internal gereja dalam mendukung kelancaran kegiatan.

Kapolsek Bekasi Barat menegaskan bahwa sinergi antara aparat kepolisian, masyarakat, dan pihak gereja menjadi kunci utama terciptanya situasi kamtibmas yang aman selama perayaan keagamaan berlangsung. Monitoring yang dilakukan juga bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan serta memberikan rasa nyaman bagi jemaat yang melaksanakan ibadah.

Dengan pengamanan yang terkoordinasi dan kehadiran aparat di lapangan, perayaan Jumat Agung di wilayah Kecamatan Bekasi Barat dapat berjalan dengan lancar dan penuh khidmat.

PWI Bekasi Raya - Pemkab Bekasi Bahas Peran Pers dan Keterbukaan Informasi



REFORMASI-ID | Bekasi - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya melakukan audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, Kamis (2/4/2026), dengan fokus pada pembahasan peran pers serta pentingnya keterbukaan informasi publik di Kabupaten Bekasi.

Audiensi tersebut dihadiri oleh Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin, S.H., Sekretaris Michael Lengkong, dan Anggota Deni Norviansyah.

Pertemuan berlangsung terbuka dan konstruktif, dengan penekanan pada relasi yang sehat antara pers dan pemerintah daerah, khususnya dalam memastikan akses informasi publik yang transparan serta komunikasi kebijakan yang akuntabel.

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, menegaskan bahwa pers merupakan pilar demokrasi yang tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga menjalankan kontrol sosial terhadap kebijakan publik.

“Kemitraan harus dibangun secara profesional dan proporsional. Pers tetap independen, namun hadir sebagai mitra kritis yang konstruktif dalam mengawal kebijakan publik,” kata Ade Muksin.

Ia menambahkan, PWI Bekasi Raya berkomitmen menjaga standar jurnalistik yang akurat dan berimbang, sekaligus mendorong ekosistem informasi yang sehat di tengah masyarakat.

Sementara itu, Plt. Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, menyatakan bahwa peran media menjadi bagian penting dalam penyampaian informasi publik sekaligus sebagai sarana evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah.

“Kami memandang pers sebagai mitra strategis. Kritik dan masukan dari insan pers menjadi bagian penting dalam perbaikan kinerja pemerintahan,” ungkap Asep.

Dalam audiensi tersebut, turut dibahas sejumlah isu strategis, mulai dari transparansi kebijakan, efektivitas komunikasi publik, hingga pentingnya menjaga profesionalitas dan etika jurnalistik dalam pemberitaan.

PWI Bekasi Raya menilai, hubungan antara pers dan pemerintah harus ditempatkan dalam kerangka saling menghormati fungsi masing-masing, dengan tetap menjunjung prinsip independensi dan kepentingan publik.

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas jurnalistik, memperkuat fungsi kontrol sosial, serta mendorong keterbukaan informasi sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. 

(Rilis resmi PWI Bekasi Raya)

Sinergi Koramil 03/Teluk Pucung dan Polri Patroli Wilayah, Tekankan Kamtibmas kepada Warga


REFORMASI-ID - Kodam Jaya - Kota Bekasi - 02/04/2026 Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, personel Koramil 03/Teluk Pucung bersama jajaran Polri melaksanakan patroli gabungan di wilayah binaan, khususnya pada titik-titik yang dianggap rawan, baik pemukiman warga maupun area fasilitas umum.

Kegiatan patroli ini dilakukan secara dialogis dengan menyambangi warga secara langsung guna memberikan imbauan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, seperti pencurian, tawuran, maupun tindakan kriminal lainnya. Selain itu, petugas juga mengajak masyarakat untuk turut aktif berperan dalam menjaga lingkungan masing-masing.

Danramil 03/Teluk Pucung Mayor Inf Fatwanul dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan patroli sinergi ini merupakan bentuk komitmen TNI-Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Patroli gabungan ini merupakan upaya preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Kami juga mengimbau kepada seluruh warga agar selalu peduli terhadap lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Dengan adanya patroli sinergi ini, diharapkan situasi wilayah Teluk Pucung tetap aman, tertib, dan kondusif, serta terjalin hubungan yang harmonis antara aparat keamanan dengan masyarakat.


(Sumber Kodim 0507/Bekasi)

Dorong Digitalisasi Pembelajaran Interaktif, Wapres Lepas Pejuang Digital ke Wilayah 3T


REFORMASI ID | Jakarta- Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming secara resmi melepas peserta Program Pengabdian Alumni Pejuang Digital di Istana Wakil Presiden, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 6, Jakarta Pusat, Kamis (02/04/2026). Pelepasan ini menjadi bagian dari percepatan digitalisasi pendidikan sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.

Presiden memandang digitalisasi pembelajaran sebagai langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan akses sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) serta daerah dengan keterbatasan layanan. Pendekatan ini diharapkan mendorong pembelajaran yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

Dalam arahannya, Wapres menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pendidikan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan di tengah laju perubahan zaman.

“Perkembangan teknologi sangat cepat. Karena itu, kita harus bergerak bersama untuk mengatasi kesenjangan pendidikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wapres mengingatkan bahwa transformasi digital harus beriringan dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar mampu memberi dampak nyata.

“Pemanfaatan teknologi harus meningkatkan produktivitas dan membuka peluang ekonomi baru. Gunakan secara bijak dan bertanggung jawab, serta terus kembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah agar kita tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga inovator,” pintanya.

Wapres menambahkan bahwa digitalisasi pendidikan bukan sekadar adopsi teknologi, melainkan perubahan cara berpikir dan cara belajar dalam menyiapkan masa depan.

Pada kesempatan ini, Wapres sempat berdialog dengan peserta dari berbagai daerah, mulai dari Papua hingga Sumatera Utara, untuk menggali latar belakang, pengalaman, dan lokasi penugasan mereka.

Salah satu peserta, Theresia Rutisu dari Sorong, Papua Barat, yang akan bertugas di Merauke, menyampaikan komitmennya untuk kembali mengabdi di wilayah 3T. Lulusan magister dari Swiss Hotel Management School, Swiss ini menekankan pentingnya berbagi pengalaman bagi generasi muda di daerah asalnya.

“Saya menekankan kata ‘pengabdian’. Saya ingin berbagi pengalaman kepada anak-anak di daerah 3T, karena saya juga berasal dari sana. Saya ingin mereka tidak pernah berhenti bermimpi,” ungkapnya.

Sementara itu, Gulmog Simbolon, lulusan University of Surrey, Inggris asal Kabupaten Samosir, Sumatera Utara yang akan bertugas di Kabupaten Sumedang, menilai Program Pengabdian Alumni Pejuang Digital sebagai ruang kontribusi nyata dalam pemerataan akses pendidikan. Menurutnya, program tersebut juga dipandang mampu membangun motivasi belajar di daerah penugasan.

Menanggapi hal tersebut, Wapres mengapresiasi semangat para alumni universitas luar negeri yang memilih kembali ke daerah, seraya menegaskan bahwa kontribusi nyata merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus kebanggaan sebagai warga negara.

“Setiap alumni harus bangga menjadi WNI dan mengabdi di kampung halamannya,” tegasnya.

Wapres pun menekankan pentingnya inovasi metode pembelajaran, khususnya di wilayah 3T, agar proses belajar lebih efektif dan menyenangkan dengan dukungan teknologi.

“Jika pembelajaran terasa membosankan, kita harus menemukan metode yang lebih menarik. Semua harus bisa dibuat menyenangkan. Apalagi saat ini tersedia interaktif panel dari Bapak Presiden. Saya berharap teman-teman dapat membantu mengenalkan dan mendampingi pemanfaatannya,” tuturnya.

Program Pengabdian Alumni Pejuang Digital merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk mempercepat digitalisasi pembelajaran di wilayah 3T dan daerah khusus. Melalui program ini, alumni LPDP berperan sebagai “Pejuang Digital” yang akan mendampingi para guru dalam pemanfaatan teknologi serta penguatan pembelajaran berbasis digital di sekolah.

Sebanyak 150 alumni LPDP akan ditugaskan di 150 sekolah dasar di Sumedang, Kupang, Halmahera Utara, dan Merauke selama tiga bulan. Program ini diharapkan mendorong terbentuknya ekosistem pembelajaran digital yang inklusif dan berkelanjutan.


Jakarta, 2 April 2026

Biro Pers, Media, dan Informasi

Sekretariat Wakil Presidenn

02 April 2026

Jaga Kelancaran Pagi, 70 Personel Perintis Baharkam Polri Siaga di Bundaran HI hingga Kota Tua



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memastikan aktivitas masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya berjalan aman dan lancar, Detasemen Perintis Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan pengamanan Strong Point dan Patroli Dialogis pada Kamis (02/04/2026) pagi.

 Sebanyak 70 personel dikerahkan untuk menjaga titik-titik strategis yang menjadi pusat mobilitas warga.Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 05.00 WIB hingga 10.00 WIB ini menyasar lokasi-lokasi ikonik di ibu kota, yakni Bundaran HI, kawasan Monas, dan Kota Tua. Fokus utama petugas adalah menciptakan situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif.

Penanggung Jawab kegiatan, AKBP Ricky Pranata Vivaldy, S.P., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan prima Polri untuk mengantisipasi potensi kerawanan pagi hari. 

"Personel kami ploting di titik rawan kepadatan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas serta patroli preventif. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman saat memulai aktivitas mereka," ujar AKBP Ricky dalam laporannya.

Selain mengatur lalu lintas, personel di bawah komando Danton Penanggung Jawab Bripka Bagus Sasmito, S.H., juga aktif melaksanakan Patroli Dialogis mulai pukul 08.30 WIB. Dalam kegiatan ini, petugas berinteraksi langsung dengan warga dan pengguna jalan untuk memberikan edukasi terkait tertib berlalu lintas dan menjaga keamanan ketertiban umum.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan dampak positif yang signifikan. Arus lalu lintas di lokasi-lokasi terpantau berjalan tertib dan lancar tanpa adanya kendala menonjol.Komunikasi yang humanis antara petugas dan masyarakat juga berhasil meningkatkan tingkat kepatuhan warga terhadap aturan yang berlaku.

Meski sempat dihadapkan pada tantangan cuaca yang berubah-ubah dan peningkatan volume kendaraan di jam sibuk, seluruh rangkaian pengamanan berjalan dengan aman dan terkendali tanpa ada kejadian menonjol (Nihil).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Korsabhara Baharkam Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dengan semangat "Siap Terlihat dan Bermanfaat".

01 April 2026

Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Hadiri Kenal Pamit Kapolsek Bekasi Selatan


REFORMASI - ID | Kota Bekasi - Suasana penuh keakraban mewarnai acara Kenal Pamit Kapolsek Bekasi Selatan dari Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H kepada penggantinya Kompol Suparmin, S.H., M.H., yang digelar pada Sabtu, 31 Maret 2026, bertempat di Bekasi Selatan, Kota Bekasi. 

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, Koramil 01/Kranji , Ketua FKRW Kecamatan Bekasi Selatan, para Lurah se-Kecamatan Bekasi Selatan, tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Pokdarkamtibmas Bhayangkara, Senkom Mitra Polri, RPK2, FKPM serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan seperti LDII, NU, Muhammadiyah dan undangan lainnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) hadir dipimpin langsung oleh Ketuanya Eddy Purwanto. 

Edi Purwanto Ketua FKPM Bekasi Selatan yang juga sebagai tokoh masyarakat berkomitmen mendukung Polri dalam menjaga keamanan. 

Ia menegaskan komitmen FKPM untuk terus bersinergi dengan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Bekasi Selatan. 

Eddy Purwanto yang hadir bersama jajaran pengurus  mengapresiasi dan turut mengucapkan selamat jalan kepada Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H sekaligus berterima kasih atas kerjasamanya selama bertugas, juga menyampaikan selamat di jabatan barunya sebagai Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur. 

“Dengan adanya pergantian kepemimpinan ini, tentu FKPM selaku mitra yang sudah bekerjasama selama ini akan lebih baik lagi kedepannya dan lebih erat lagi dalam menjalin komunikasi untuk bertugas bersama-sama membina dan menyelenggarakan fungsi pembinaan keamanan yang mencakup pemeliharaan dan upaya peningkatan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas)," jelas Eddy. 


Dari pantauan awak media situasi tampak haru tapi penuh kehangatan dan kebersamaan warnai kenal pamit Kapolsek Bekasi Selatan dari Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H kepada penggantinya Kompol Suparmin, S.H., M.H. (Agus W) 







Wali Kota Tinjau Aliran Sungai dan Gorong-Gorong di Perumahan Pujangga Alam


REFORMASI-ID | Lampung - Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana melakukan peninjauan aliran sungai dan gorong-gorong yang melintasi Perumahan Pujangga Alam, Labuhan Ratu, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, pada Selasa (31/3/2025). 

Peninjauan ini dilakukan sebagai upaya memastikan kondisi aliran air tetap lancar guna mengantisipasi terjadinya genangan maupun banjir, khususnya saat intensitas hujan meningkat. 

Dalam kegiatan tersebut, Eva Dwiana  menegaskan pentingnya perawatan rutin serta penanganan cepat terhadap saluran air yang mengalami penyumbatan atau kerusakan, sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekitar. 

"Perawatan terhadap saluran air itu penting, agar tidak ada lagi penyumbatan," ucapnya. 

Kegiatan ini akan rutin dilakukan melibatkan semua pihak, termasuk satgas banjir Kota Tapis Berseri sehingga di harapkan tidak ada lagi aliran air yang tersumbat. (*)

Laporan Korps 1 April 2026, Danrem 044/Gapo : Pangkat Bukan Sekadar Simbol, Tapi Tanggung Jawab


REFORMASI-ID | Palembang – Korem 044/Garuda Dempo menggelar acara Laporan Korps Kenaikan Pangkat bagi Perwira, Bintara, dan Tamtama periode 1 April 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Korem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M, Rabu (1/4/2026).

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa bangga sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian para prajurit dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Dalam amanatnya, Brigjen TNI Khabib menyampaikan, “Saya selaku Komandan Korem 044/Garuda Dempo mengucapkan selamat kepada para Perwira, Bintara, dan Tamtama Korem 044/Gapo yang telah mendapat kepercayaan dari negara berupa kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula,” kata Danrem.

Kenaikan pangkat yang saudara-saudara terima bukanlah sesuatu yang datang secara otomatis, melainkan merupakan hasil dari penilaian yang objektif atas kinerja, loyalitas, serta dedikasi yang telah saudara tunjukkan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab jabatan masing-masing selama ini.

“Saya tekankan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan sekaligus pengakuan dari negara dan institusi TNI Angkatan Darat atas pengabdian yang telah diberikan. Namun demikian, di balik penghargaan tersebut, terkandung pula tanggung jawab yang semakin besar,” lanjutnya.

“Pangkat yang saudara sandang saat ini adalah sebuah amanah yang sangat tinggi nilainya, yang memiliki dimensi moralitas serta mengandung pesan dan harapan dari organisasi untuk diwujudkan dalam pelaksanaan tugas ke depan. Oleh karena itu, saya berharap agar kenaikan pangkat ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara,” imbuhnya.

Kegiatan Laporan Korps ini merupakan tradisi satuan sebagai bentuk penghormatan dan kebanggaan atas pencapaian prajurit, sekaligus momentum untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kinerja dan pengabdian kepada bangsa dan negara. (Mdn)

Polda Lampung Tegaskan Rekrutmen Polri 2026 Bersih, Transparan, dan Humanis Melalui Fakta Integritas


REFORMASI-ID | Lampung — Polda Lampung menegaskan komitmennya dalam mewujudkan proses penerimaan anggota Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis melalui kegiatan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah dalam rangka Penerimaan Terpadu Taruna/i Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026, yang digelar pada Selasa (31/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf yang mengikuti pelaksanaan pakta1 integritas dan pengambilan sumpah sebagai bagian dari tahapan awal rekrutmen terpadu anggota Polri di wilayah hukum Polda Lampung.

Dalam sambutannya, Kapolda Lampung menegaskan bahwa fakta integritas bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan komitmen moral dan janji suci seluruh pihak yang terlibat dalam proses seleksi.

“Pelaksanaan pakta integritas yang akan Saudara ikrarkan merupakan sebuah kontrak moral dan janji suci kepada diri sendiri, institusi, bangsa, dan negara,” ujar Helfi.

Kapolda juga memberikan penegasan kepada panitia dan pengawas agar memegang teguh prinsip objektivitas selama seluruh tahapan penerimaan berlangsung.

Ia menekankan bahwa proses seleksi anggota Polri harus terbebas dari segala bentuk korupsi, kolusi, nepotisme (KKN), pungutan liar, maupun intervensi dari pihak manapun.

"Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran integritas dalam proses rekrutmen, karena seleksi anggota Polri harus mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berintegritas," ucap Kapolda.

Selain itu, Kapolda Lampung juga mengingatkan para orang tua dan wali peserta agar memberikan dukungan penuh kepada putra-putrinya serta mempercayakan sepenuhnya proses seleksi kepada panitia. 

Ia menegaskan bahwa kelulusan peserta ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi, bukan oleh uang ataupun koneksi.

"Kepada para peserta seleksi, Kapolda berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian tahapan dengan semangat kompetisi yang sehat dan menjunjung tinggi kejujuran, disiplin, serta mental yang kuat sebagai calon anggota Polri," ungkapnya.

Polda Lampung, lanjutnya, melaksanakan rekrutmen ini dengan menjunjung tinggi prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Prinsip tersebut selaras dengan amanat Kapolri bahwa setiap tahapan rekrutmen harus diawasi secara ketat oleh tim pengawas internal maupun eksternal agar berjalan terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan proses rekrutmen Polri yang bersih dan terpercaya, sehingga mampu melahirkan calon-calon anggota Polri yang berkualitas, profesional, serta siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara," pungkas Kapolda Lampung. (Mdn)

PC LDII Bekasi Selatan Hadiri Kenal Pamit Kapolsek, Perkuat Sinergi dengan Polri


REFORMASI-ID | Kota Bekasi - Ketua Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Bekasi Selatan  Ir. H. Basri Borahima menghadiri acara kenal pamit Kapolsek Bekasi Selatan dari Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H kepada penggantinya Kompol Suparmin, S.H., M.H., yang digelar pada Sabtu, 31 Maret 2026, bertempat di Bekasi Selatan, Kota Bekasi. 

Acara ini menandai pergantian kepemimpinan baru Korps Bhayangkara di Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa  Barat. 

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, Koramil 01/Kranji , Ketua FKRW Kecamatan Bekasi Selatan, para Lurah se-Kecamatan Bekasi Selatan, tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Pokdarkamtibmas Bhayangkara, Senkom Mitra Polri, RPK2 serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan seperti LDII, NU, Muhammadiyah, Forum Komunikasi Gereja Galaxi (FKGG) dan undangan lainnya. 

H. Basri Borahima Ketua PC LDII Bekasi Selatan menyampaikan apresiasinya kepada Kompol Dedi Herdiana atas dedikasinya selama bertugas dan berharap agar Kapolsek yang baru dapat melanjutkan kerja sama yang baik di Kecamatan Bekasi Selatan. 

Selain itu, Ketua PC LDII Bekasi Selatan H. Basri Borahima  memberikan ucapan selamat dan mendoakan Kapolsek Bekasi Selatan yang lama dan yang baru. Ia menjelaskan kehadiran LDII dalam acara ini menegaskan posisi organisasi kemasyarakatan sebagai mitra strategis dalam menjaga harmoni sosial di wilayah Bekasi Selatan. 

H. Basri menerangkan LDII Bekasi Selatan siap melanjutkan sinergitas kolaborasi dan kerja sama dalam mendukung tugas-tugas Polri demi terwujudnya keamanan ketertiban dan Kondisifitas masyarakat.

“Kami siap mendukung upaya kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama melalui pendekatan dakwah yang menyejukkan dan program-program sosial yang kami jalankan,” ungkapnya.


Dari pantauan awak media, situasi tampak haru tapi penuh kehangatan dan kebersamaan warnai kenal pamit Kapolsek Bekasi Selatan dari Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H kepada penggantinya Kompol Suparmin, S.H., M.H. (Agus W)











Dari London hingga Seoul, Rasa Bhayangkara Nusantara Menembus Dunia



REFORMASI-ID  | Jakarta -  Perjalanan internasional buku Rasa Bhayangkara Nusantara atau Taste of Nusantara: 80 Bhayangkara Menu for Indonesia’s Free Nutritious Meals Program terus menunjukkan perkembangan signifikan. Setelah menjangkau Eropa, Amerika, Timur Tengah, dan Jepang, kini buku tersebut resmi hadir di Korea Selatan sebagai bagian dari ekspansi diplomasi budaya Indonesia di kawasan Asia.

Kehadiran buku ini di Korea Selatan merupakan kelanjutan dari rangkaian perjalanan global yang sebelumnya dibawa oleh Dirgayuza Setiawan, B.Med.Sc., M.Sc., Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan berkolaborasi dengan Wakapolri Dedi Prasetyo, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. ke berbagai penjuru dunia dalam setiap lawatan internasionalnya, termasuk London, forum World Economic Forum di Davos, Washington D.C., hingga Jeddah, serta penguatan diplomasi di Kedutaan Besar Jepang. Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menekankan bahwa perjalanan global buku ini merupakan bagian dari strategi besar diplomasi Indonesia.

“Perjalanan Rasa Bhayangkara Nusantara dari Eropa, Amerika, Timur Tengah, Jepang hingga Korea Selatan menunjukkan bahwa Indonesia mampu menghadirkan pendekatan baru dalam diplomasi—melalui gastrodiplomasi yang menggabungkan kebijakan, budaya, dan nilai kemanusiaan. Buku ini kami tulis bersama sebagai kontribusi nyata untuk memperkuat posisi Indonesia di mata dunia,” tegas Wakapolri.

Perkembangan terbaru ini dilanjutkan oleh Dirgayuza Setiawan yang membawa semangat gastrodiplomasi Indonesia ke Korea Selatan melalui pemberian buku terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam momentum tersebut, Dirgayuza menyampaikan langsung:

“Hari ini saya memberikan buku Taste of Nusantara dan Pangan Biru MBG kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan, Bapak Cecep. Bapak Cecep merupakan duta besar yang sangat menaruh perhatian terhadap pelaksanaan program MBG, terutama dalam hal apa saja yang dapat kita pelajari dari implementasi MBG di Korea Selatan.”

Buku tersebut diserahkan kepada Cecep Herawan, S.H., M.H., diplomat senior Indonesia yang menjabat sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Korea Selatan di Seoul, yang dikenal aktif mendorong penguatan kerja sama Indonesia–Korea Selatan, termasuk dalam bidang pengembangan sumber daya manusia dan kebijakan publik.

Dirgayuza menjelaskan bahwa Korea Selatan telah lebih dahulu menjalankan program serupa dengan skala nasional.

“Setiap tahunnya, Korea Selatan mengalokasikan anggaran sekitar 80 triliun rupiah dan membutuhkan waktu kurang lebih 20 tahun untuk menerapkan MBG secara nasional. Di Korea, MBG telah menjadi bagian dari kultur bangsa, bahkan ditampilkan dalam berbagai acara televisi yang menunjukkan peran dapur sekolah dalam menyediakan makanan bergizi bagi siswa.”

Menurutnya, proses implementasi di Korea membutuhkan waktu panjang karena menggunakan sistem dapur langsung di sekolah, yang pengembangannya dilakukan secara bertahap dan terstruktur.

“Dengan adanya buku ini, kami berharap dapat meningkatkan diplomasi kuliner antara Indonesia dan Korea Selatan, di mana kedua negara sama-sama menjalankan kebijakan MBG nasional bagi seluruh anak sekolah,” tambahnya.

Perjalanan Rasa Bhayangkara Nusantara kini membentuk lintasan diplomasi global yang kuat:
 • London – Penguatan diplomasi kultural Indonesia di Eropa
 • Davos – Hadir dalam forum World Economic Forum sebagai showcase kebijakan berbasis budaya
 • Washington D.C. – Mendukung diplomasi kenegaraan Presiden Prabowo Subianto
 • Jeddah – Memperluas pengaruh di kawasan Timur Tengah
 • Kedutaan Besar Jepang – Memperkuat kemitraan strategis Indonesia–Jepang
 • Korea Selatan – Menjadi ruang kolaborasi dan pembelajaran implementasi MBG secara global

Setiap titik perjalanan mempertegas bahwa buku ini bukan sekadar karya kuliner, melainkan instrumen komunikasi kebijakan Indonesia kepada masyarakat dunia.

Buku Rasa Bhayangkara Nusantara ditulis bersama oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo dan Dirgayuza Setiawan.

Dirgayuza menegaskan: “Buku Rasa Bhayangkara Nusantara kami hadirkan sebagai jembatan komunikasi kebijakan Indonesia kepada dunia, agar dapat dipahami melalui bahasa budaya yang universal.”

Gastrodiplomasi sebagai Wajah Baru Indonesia

Rasa Bhayangkara Nusantara memuat 80 menu bergizi dari berbagai daerah di Indonesia, sekaligus merepresentasikan implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai kebijakan prioritas nasional.

Kini, dari London hingga Seoul, buku ini terus bergerak melintasi batas geografis dan diplomatik, membawa pesan Indonesia kepada dunia: bahwa kebijakan strategis dapat dikomunikasikan melalui budaya, bahwa keamanan dan kemanusiaan berjalan beriringan, serta bahwa gastrodiplomasi menjadi bagian integral dan selaras dengan diplomasi bangsa.

Hal ini sebagai wujud nyata bahwa Polri, bersama pemerintah, tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membawa inovasi, kebijakan, dan identitas bangsa Indonesia ke panggung global.

Hadir di Tengah Masyarakat, Personel Dit samapta Gelar Patroli Dialogis dan Strong Point di Bundaran HI hingga Kota Tua



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memastikan kelancaran aktivitas masyarakat dan menjaga situasi keamanan yang kondusif, Personel Detasemen Perintis Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan pengamanan Strong Point dan Patroli Dialogis di sejumlah wilayah hukum Polda Metro Jaya pada Rabu (01/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 05.00 WIB ini menyasar titik-titik vital ibu kota, di antaranya kawasan Bundaran HI, Monas, dan Kota Tua. Sebanyak 70 personel dikerahkan di bawah pimpinan langsung Penanggung Jawab AKBP Ricky Pranata Vivaldy, S.P., S.I.K., M.H., dan Danton Penanggung Jawab Bripka Hendrik.

“Personel kami hadir di lapangan untuk menciptakan situasi Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) yang aman dan tertib. Fokus utama kami adalah pengaturan arus lalu lintas di titik rawan kepadatan serta memberikan rasa aman bagi warga yang memulai aktivitas pagi,” ujar AKBP Ricky Pranata Vivaldy dalam laporannya.

Selain melakukan pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin), personel di lapangan juga aktif melakukan Patroli Dialogis. Petugas menyapa langsung masyarakat dan pengguna jalan untuk memberikan imbauan kamtibmas, mengajak warga tertib berlalu lintas, serta menjaga ketertiban umum secara bersama-sama.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pembagian personel dilakukan secara merata: 20 personel di Bundaran HI, 20 personel di kawasan Monas, serta 12 personel di Kota Tua, didukung oleh tim Driver, Provost, dan PID.

Hingga kegiatan berakhir pada pukul 10.00 WIB, situasi di seluruh titik plotingan dilaporkan aman dan terkendali. Tidak ada kejadian menonjol yang mengganggu ketertiban. Arus lalu lintas terpantau lancar, dan komunikasi antara petugas dengan masyarakat terjalin dengan sangat baik.

Meski menghadapi tantangan cuaca yang fluktuatif dan peningkatan volume kendaraan di jam sibuk, dedikasi personel Detasemen Perintis tetap maksimal demi memberikan pelayanan terbaik. Langkah preventif ini terbukti efektif dalam mendeteksi dini potensi gangguan keamanan dan memastikan Jakarta tetap nyaman bagi seluruh warganya.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam semboyan "Siap Terlihat dan Bermanfaat" bagi nusa dan bangsa.

Forum Komunikasi Gereja Galaxi (FKGG) Hadiri Kenal Pamit Kapolsek Bekasi Selatan


REFORMASI-ID  -  Kota Bekasi - Suasana penuh keakraban mewarnai acara Kenal Pamit Kapolsek Bekasi Selatan dari Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H kepada penggantinya Kompol Suparmin, S.H., M.H., yang digelar pada Sabtu, 31 Maret 2026, bertempat di Bekasi Selatan, Kota Bekasi. 

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, Koramil 01/Kranji , para Lurah se-Kecamatan Bekasi Selatan, tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Pokdarkamtibmas Bhayangkara, Senkom Mitra Polri, RPK2 serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan seperti LDII, NU, Muhammadiyah, Forum Komunikasi Gereja Galaxi (FKGG) dan undangan lainnya. 


Dalam acara kenal pamit dihadiri jajaran pengurus Forum Komunikasi Gereja Galaxi (FKGG),  diwakili.oleh : Ir.Jacky Wattimury ( Sekretaris FKGG),  Susi Bastian (Bendahara FKGG ),   Amin Fransiscus dan Djoko ( Koordinator Keamanan dan umum FKGG).

Jackywatimuri Sekretaris FKGG menyampaikan apresiasinya kepada Kompol Dedi Herdiana atas dedikasinya selama bertugas dan berharap agar Kapolsek yang baru dapat melanjutkan kerja sama yang baik di Kecamatan Bekasi Selatan. 

Menurut Jacky kebersamaan dan pertemanan dengan kapolsek selama ini  terjalin erat. Dalam berbagai kegiatan Kapolsek selalu ada termasuk kegiatan Natal dan Tahun baru. 

Sementara itu, Dr. Ir. Juli Edi Sebayang, M.Si Ketua Forum Komunikasi Gereja Galaxi (FKGG) yang juga sebagai tokoh Agama di Bekasi Selatan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kapolsek Bekasi Selatan  Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H atas dedikasi dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas selama ini. 


Polri bersama TNI, Aparatur Pemerintah, dan elemen masyarakat bekerja sama memastikan kegiatan  di Bekasi Selatan aman. Seperti saat ibadah Natal dan pesta pergantian tahun berjalan lancar. Personel ditempatkan di berbagai titik strategis, seperti rumah ibadah, pusat keramaian, dan jalan utama, guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang terjadi pada saat kegiatan berlangsung.

"Masyarakat Bekasi Selatan selama ini aman dan dalam melakukan berbagai kegiatan. Dapat merayakan Ibadah Natal dan pergantian tahun dengan aman dan nyaman.  khususnya di wilayah Kecamatan Bekasi Selatan, tentunya ini salah satunya atas kerja keras Kapolsek dan jajaran. Kami terkesan sama beliau, sebagai sosok yang humanis dan ramah,"pungkas Ketua FKGG. 

Dari pantauan awak media situasi tampak haru tapi penuh kehangatan dan kebersamaan warnai kenal pamit Kapolsek Bekasi Selatan dari Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H kepada penggantinya Kompol Suparmin, S.H., M.H. (Agus W) 

















31 Maret 2026

Korsabhara Baharkam Polri Gelar Acara Pisah Sambut Dirpamobvit



REFORMASI-ID | Depok - Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri resmi memulai babak baru kepemimpinan.Selasa (31/03/26) 

Dalam prosesi pisah sambut yang berlangsung khidmat di Kelapa Dua Depok, tongkat estafet kepemimpinan diserahkan dari Irjen Pol. Suhendri, S.IK., M. PSDM kepada Brigjen Pol. M. Syahduddi S.IK., M. Si Acara ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan simbol kesinambungan pengamanan objek vital nasional yang semakin modern.

Kakorsabhara Baharkam Polri irjend Pol Drs. M. Ritonga dalam amanatnya memberikan penghormatan khusus kepada Irjen Pol. Suhendri. Selama lima tahun menakhodai Ditpamobvit, Suhendri dinilai berhasil meletakkan fondasi kuat dalam pembinaan organisasi dan dedikasi tanpa batas.

"Setiap jabatan adalah amanah institusional dan moral. Apa yang telah dicapai Irjen Pol. Suhendri selama lima tahun terakhir adalah bagian krusial dari transformasi organisasi kita. Dedikasi beliau adalah standar tinggi yang patut kita apresiasi,” ujar irjen Ritonga.

Memasuki era kepemimpinan Brigjen Pol. M. Syahduddi, tantangan pengamanan objek vital ke depan diprediksi akan semakin kompleks. Kakorsabhara menekankan pentingnya akselerasi performa agar Polri tetap relevan sebagai pelindung aset-aset strategis negara.

Brigjen Pol. M. Syahduddi yang kini resmi menjabat sebagai Dirpamobvit diharapkan membawa angin segar melalui inovasi dan penguatan kapasitas personel. Pengalamannya yang luas di lapangan diyakini mampu membawa Ditpamobvit menjadi satuan yang lebih profesional, modern, dan terpercaya (Presisi).

“Kepemimpinan baru harus mampu menghadirkan inovasi yang menyentuh langsung kualitas pelayanan masyarakat. Kita ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya secara nyata di setiap lini,” tambahnya.

Menutup rangkaian acara, Kakorsabhara Irjen Ritonga mengajak seluruh jajaran Korsabhara untuk merapatkan barisan. Soliditas antar-unit disebut sebagai kunci utama dalam menghadapi dinamika keamanan nasional yang terus berubah.

Momentum pisah sambut ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus mencetak insan Bhayangkara yang tidak hanya siap bertugas, tetapi juga humanis dalam memberikan pelayanan terbaik bagi bangsa dan negara.

HUT ke-62 Lampung, Pemprov Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berdaya Saing


REFORMASI-ID | Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-62 Provinsi Lampung Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (31/03/2026). 

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan di Bumi Sai Bumi Ruwa Jurai. Wagub menegaskan bahwa peringatan usia ke-62 ini merupakan momentum untuk memperkuat arah masa depan Lampung yang lebih maju, berdaya saing, dan berdaulat secara ekonomi. 

"Perjalanan panjang ini adalah hasil kerja keras kita bersama. Saat ini Lampung tumbuh menjadi lumbung pangan nasional dengan capaian ekonomi yang inklusif, tumbuh sebesar 5,28 persen melampaui rata-rata nasional," ujar Wagub. 

Wagub juga memaparkan sejumlah keberhasilan signifikan, di antaranya penurunan angka kemiskinan yang mencapai satu digit (9,66%), peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 73,98%, serta keberhasilan menjaga stabilitas ekonomi dengan angka inflasi terendah kedua secara nasional pada tahun 2025. 

Selain capaian makro, Pemerintah Provinsi Lampung juga terus mendorong transformasi digital melalui aplikasi Lampung In yang kini telah diunduh lebih dari 30.000 pengguna sebagai platform layanan publik yang responsif dan akuntabel. 

Di tengah tantangan fiskal dan dinamika geopolitik global, Wagub mengajak seluruh elemen masyarakat, TNI, Polri, pemerintah kabupaten/kota, hingga pihak swasta untuk memperkuat kolaborasi. 

"Tema 'Membangun Bersama Lampungku Maju' adalah pemicu bagi kita untuk bekerja lebih cerdas dan efisien demi mewujudkan Indonesia Emas," tambahnya. 

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung memberikan sejumlah penghargaan atas prestasi kerja dan dedikasi kepada jajaran perangkat daerah, instansi, serta individu yang telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. 

Berikut adalah daftar penerima penghargaan yang diserahkan dalam upacara tersebut :

1. Penghargaan Evaluator Internal SAKIP & Dukungan Digitalisasi :

* Inspektur Provinsi Lampung (Evaluator Internal SAKIP).

* Kepala BAPPEDA Provinsi Lampung (Pembinaan Perencanaan & Pengukuran Kinerja).

* Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Lampung (Pembinaan Pelaporan Kinerja).

* Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung (Dukungan Digitalisasi SAKIP). 

2. Penghargaan Penilaian Kematangan Perangkat Daerah Tahun 2025 :

* Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung.

* Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung.

* Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung.

3. Penghargaan Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik oleh Ombudsman RI Tahun 2025 :

* Dinas Sosial Provinsi Lampung.

* RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung.

* Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. 

4. Pegawai Penerima Penghargaan pada Unit Pelayanan Publik :

* Aryadi Saputra, S.Kom. (Dinas Sosial).

* Desy Yuanita, SKM., M.Kes. (RSUD Dr. H. Abdul Moeloek).

* Deden Hermawan, S.Kom. (Dinas Pendidikan & Kebudayaan). 

5. Penyerahan Tali Asih KORPRI kepada Pensiunan :

* Ahmad Fauzi (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan).

* Mudri Sucipto (Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik). (*)

Brigjen Pol. M. Syahduddi Resmi Jabat Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri



REFORMASI-ID | Jakarta - Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri resmi melakukan rotasi kepemimpinan pada Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit).Selasa (31/03/2026)

 Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) ini dipimpin langsung oleh Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol Drs. M.H. Ritonga dan sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi dan pembinaan karier personel.

Dalam amanatnya, Kakorsabhara Irjen Ritonga menegaskan bahwa mutasi jabatan adalah langkah strategis untuk memastikan institusi Polri tetap profesional, kuat, dan adaptif.

"Rotasi ini bukan sekadar pergantian wajah, melainkan momentum untuk memperkuat mitigasi risiko terhadap seluruh aset strategis negara. Kita butuh pemimpin yang mampu membawa inovasi segar agar pengamanan objek vital nasional semakin presisi dan adaptif terhadap dinamika tantangan global,” ujar Irjen Ritonga dalam sambutannya.

Apresiasi tinggi diberikan kepada Irjen Pol. Suhendri S.IK., M. P.SDM yang kini mengemban amanah baru sebagai Teknisi Penjinak Bom (Jibom) Utama Tingkat I Korbrimob Polri. Kakorsabhara menyampaikan terima kasih atas dedikasi Irjen Suhendri selama lima tahun memimpin Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri. 

"Terima kasih kepada Irjen Pol. Suhendri atas pengabdian tanpa lelahnya. Lima tahun bukan waktu yang singkat, dan berbagai capaian dalam memodernisasi personel Ditpamobvit adalah warisan berharga bagi institusi ini," tambahnya.

Kini, tongkat estafet kepemimpinan resmi diserahkan kepada Brigjen Pol. M. Syahduddi, S.IK. Kakorsabhara memberikan instruksi khusus kepada Direktur Pamobvit yang baru untuk segera melakukan akselerasi kinerja di lapangan.

"Kepada Brigjen Pol. M. Syahduddi, segera sesuaikan ritme kerja. Pastikan personel kita tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga memberikan rasa aman yang nyata sesuai semangat kita: Siap, Terlihat, dan Bermanfaat. Ingat, keamanan objek vital adalah kunci stabilitas ekonomi nasional,” tegas Kakorsabhara.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan tugas tidak bergantung pada individu semata, melainkan kerja sama tim yang solid. Pembinaan personel melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan harus menjadi prioritas utama agar setiap anggota Polri mampu memberikan pelayanan perlindungan yang profesional bagi masyarakat dan negara.

Dengan kepemimpinan yang baru, Direktorat Pamobvit diyakini akan semakin optimal dalam menjaga keamanan objek vital nasional serta mendukung kelancaran berbagai program pembangunan pemerintah.

Pimpin Sertijab Dirpamobvit, Kakorsabhara Baharkam Polri: Rotasi Ini Untuk Perkuat Mitigasi Risiko Aset Negara



REFORMASI-ID | Jakarta - Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri resmi melakukan rotasi kepemimpinan pada Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit).Selasa (31/03/2026)

 Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) ini dipimpin langsung oleh Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol Drs. M.H. Ritonga dan sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi dan pembinaan karier personel.

Dalam amanatnya, Kakorsabhara Irjen Ritonga menegaskan bahwa mutasi jabatan adalah langkah strategis untuk memastikan institusi Polri tetap profesional, kuat, dan adaptif.

"Rotasi ini bukan sekadar pergantian wajah, melainkan momentum untuk memperkuat mitigasi risiko terhadap seluruh aset strategis negara. Kita butuh pemimpin yang mampu membawa inovasi segar agar pengamanan objek vital nasional semakin presisi dan adaptif terhadap dinamika tantangan global,” ujar Irjen Ritonga dalam sambutannya.

Apresiasi tinggi diberikan kepada Irjen Pol. Suhendri S.IK., M. P.SDM yang kini mengemban amanah baru sebagai Teknisi Penjinak Bom (Jibom) Utama Tingkat I Korbrimob Polri. Kakorsabhara menyampaikan terima kasih atas dedikasi Irjen Suhendri selama lima tahun memimpin Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri. 

"Terima kasih kepada Irjen Pol. Suhendri atas pengabdian tanpa lelahnya. Lima tahun bukan waktu yang singkat, dan berbagai capaian dalam memodernisasi personel Ditpamobvit adalah warisan berharga bagi institusi ini," tambahnya.

Kini, tongkat estafet kepemimpinan resmi diserahkan kepada Brigjen Pol. M. Syahduddi, S.IK. Kakorsabhara memberikan instruksi khusus kepada Direktur Pamobvit yang baru untuk segera melakukan akselerasi kinerja di lapangan.

"Kepada Brigjen Pol. M. Syahduddi, segera sesuaikan ritme kerja. Pastikan personel kita tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga memberikan rasa aman yang nyata sesuai semangat kita: Siap, Terlihat, dan Bermanfaat. Ingat, keamanan objek vital adalah kunci stabilitas ekonomi nasional,” tegas Kakorsabhara.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan tugas tidak bergantung pada individu semata, melainkan kerja sama tim yang solid. Pembinaan personel melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan harus menjadi prioritas utama agar setiap anggota Polri mampu memberikan pelayanan perlindungan yang profesional bagi masyarakat dan negara.

Dengan kepemimpinan yang baru, Direktorat Pamobvit diyakini akan semakin optimal dalam menjaga keamanan objek vital nasional serta mendukung kelancaran berbagai program pembangunan pemerintah.