04 Februari 2026
Asah Kemampuan Komunikasi, Korsabhara Baharkam Polri Gelar Seminar Public Speaking: Wujudkan Personel yang Presisi dan Komunikatif
Polri Ukir Sejarah Baru, berikan penghargaan kepada Anjing Pelacak "Reno" K-9, Penjaga Kemanusiaan
Kapolri Berikan Penghargaan "Vira Satya Manava Raksaka Pasu" kepada Reno, Pahlawan Penjaga Kemanusiaan
Tim Gabungan Ditpolsatwa dan Pemerhati Polisi Satwa Berhasil Evakuasi Buaya Muara
Silaturahmi Kamtibmas, Dirbinmas Polda Lampung: Polri Buka Ruang Komunikasi Seluasnya
REFORMASI-ID | Lampung – Dalam rangka mempererat kemitraan serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Lampung melaksanakan kegiatan Silaturahmi dan Sambang Kamtibmas bersama Forum Pemuda Cendana Wangi NTT Provinsi Lampung, pada Selasa (3/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua DPW FP NTT Cendana Wangi Provinsi Lampung Robert Wiliam Luttu, SE beserta jajaran pengurus, di antaranya Wakil Ketua Joel Penmau, SE, Bendahara Jacky Pah, S.Hut., M.Hut., Sekretaris Charles Kase, serta Kabid Pemuda dan Olahraga Piter Hari, SIP.
Hadir pula Dirbinmas Polda Lampung Kombes Pol A.F. Indra Napitupulu, SIK., MH didampingi Kasubdit Binpolmas AKBP Hesbin Fadilla, SH, serta personel Ditbinmas Polda Lampung dan anggota Polsek Tanjung Karang Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPW FP NTT Cendana Wangi Provinsi Lampung memperkenalkan kepengurusan organisasi kepada Dirbinmas Polda Lampung yang baru.
Pihak forum juga menyampaikan dukungan penuh terhadap program pembinaan masyarakat yang humanis, berbudaya, dan berkelanjutan guna memperkuat nilai-nilai kearifan lokal serta menjaga situasi Kamtibmas di Provinsi Lampung.
Selain itu, disampaikan bahwa masyarakat NTT telah menetap di Provinsi Lampung sejak tahun 1918, dengan jumlah sekitar 2.000 Kepala Keluarga yang tersebar di beberapa wilayah, di antaranya Desa Wiyono Gedong Tataan dan Panjang Kota Bandar Lampung.
Forum Pemuda Cendana Wangi juga menyampaikan komitmennya untuk membantu Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta rencana kegiatan silaturahmi lanjutan dan temu kangen keluarga besar DPW FP NTT Cendana Wangi se-Provinsi Lampung yang diperkirakan akan dihadiri sekitar 400 orang.
Sementara itu, Dirbinmas Polda Lampung Kombes Pol A.F. Indra Napitupulu, SIK., MH menyampaikan apresiasi atas peran aktif DPW FP NTT Cendana Wangi dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan masyarakat di Provinsi Lampung.
Dirbinmas Polda Lampung Kombes Pol A.F. Indra Napitupulu, SIK., MH menyampaikan bahwa sinergitas antara Polri dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga Kamtibmas. Kami membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas Forum Pemuda Cendana Wangi NTT. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, saling menghormati antar suku dan budaya, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal yang ada di Provinsi Lampung,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dirbinmas menegaskan bahwa apabila terdapat permasalahan ataupun potensi konflik di tengah masyarakat, diharapkan dapat segera dikomunikasikan dengan Ditbinmas Polda Lampung guna dilakukan langkah penyelesaian secara humanis dan preventif.
“Kami membuka ruang komunikasi seluas-luasnya. Apabila terdapat permasalahan, mari kita selesaikan bersama dengan mengedepankan musyawarah dan kebersamaan, sehingga situasi Kamtibmas di Provinsi Lampung tetap aman, damai, dan kondusif,” tambahnya.
Melalui kegiatan silaturahmi dan sambang Kamtibmas ini diharapkan semakin mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat serta meningkatkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Lampung. (Mdn)
03 Februari 2026
Korsabhara Baharkam Polri Gelar Sertifikasi Kopetensi Auditor Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) T.A.2026
Kapolri: Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un
Korsabhara Baharkam Polri Terima Kunjungan Delegasi Keamanan Prancis
02 Februari 2026
Detasemen Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri Laksanakan Patroli Dialogis dan Pengaturan Lalu Lintas di Pengadegan
Ketua Ansor Tanggamus Zulki Kurniawan, SE: Tegas, Polri dibawah Presiden
REFORMASI-ID | Tanggamus -- Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tanggamus, Zulki Kurniawan, S.E., menegaskan pentingnya menjaga posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat stabilitas keamanan dan demokrasi nasional. Senin, 02/02/2026.
Menurut Zulki, wacana penempatan Polri di bawah kementerian tertentu justru berpotensi menimbulkan persoalan baru dalam tata kelola keamanan negara. Polri, kata dia, membutuhkan ruang independensi yang kuat agar dapat menjalankan fungsi penegakan hukum dan pelayanan masyarakat secara objektif serta bebas dari kepentingan sektoral.
“Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan bangsa. Karena itu, Polri harus berada pada posisi yang netral dan tidak terseret dalam dinamika birokrasi kementerian yang sarat kepentingan kebijakan,” ujar Zulki.
Ia menilai, keberadaan Polri di bawah Presiden selama ini menjadi bentuk kontrol sekaligus penegasan bahwa institusi kepolisian adalah alat negara yang bekerja untuk seluruh rakyat Indonesia, bukan untuk kepentingan kelompok atau sektor tertentu. Struktur tersebut dinilai paling tepat untuk menjaga keseimbangan antara kewenangan, pengawasan, dan akuntabilitas.
Sebagai organisasi kepemudaan yang berkomitmen pada nilai kebangsaan, Ansor memandang bahwa penguatan Polri seharusnya difokuskan pada peningkatan profesionalisme, integritas aparat, serta pelayanan publik yang humanis, bukan melalui perubahan struktur kelembagaan yang berisiko mengaburkan fungsi dan peran kepolisian.
Zulki juga mengajak masyarakat untuk tidak terjebak pada wacana yang justru dapat melemahkan institusi negara. Menurutnya, kritik terhadap Polri tetap penting, namun harus diarahkan pada perbaikan kinerja dan reformasi internal, bukan pada upaya yang dapat mengurangi independensi institusi.
“Ansor Kabupaten Tanggamus berdiri bersama Polri yang profesional, mandiri, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Untuk itu, posisi Polri di bawah Presiden harus tetap dipertahankan demi menjaga keutuhan NKRI dan stabilitas nasional,” pungkasnya.(*)
Mulai Hari Ini Polda Lampung Resmi Gelar Operasi Keselamatan Krakatau 2026
REFORMASI-ID | Lampung - Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Krakatau Tahun 2026 yang dipimpin oleh Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sumarto, bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Polda Lampung, Senin, 02/02/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kasdam XXI/Radin Inten, perwakilan Kementerian Perhubungan yakni Kasi Lalu Lintas BPTD Kelas II Lampung Taofan, serta tamu undangan lainnya dari unsur terkait.
Direktur Lalu Lintas Polda Lampung Kombes Pol Dedy Arifianto menjelaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Krakatau 2026 yang bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib, sekaligus sebagai operasi cipta kondisi menjelang Operasi Ketupat Krakatau Tahun 2026.
“Operasi Keselamatan Krakatau Tahun 2026 ini dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026, dengan melibatkan sebanyak 862 personel, terdiri dari 141 personel Polda Lampung dan 721 personel dari jajaran kewilayahan,” ujar Kombes Pol Dedy Arifianto.
Dalam pelaksanaannya, Polda Lampung akan mengedepankan langkah-langkah preemtif dan preventif guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas.
Kombes Pol Dedy Arifianto juga mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat Provinsi Lampung agar tujuan Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dapat terlaksana dan tercapai sesuai dengan rencana.
Adapun sasaran operasi tahun ini meliputi 40 persen kegiatan preemtif, 40 persen preventif, serta 20 persen penegakan hukum melalui teguran dan penggunaan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
“Upaya pencegahan dilakukan melalui sosialisasi ke sekolah-sekolah mengenai tertib berlalu lintas, serta edukasi terkait moda transportasi yang berkeselamatan yang akan dilaksanakan bersama stakeholder terkait,” pungkasnya. (Mdn)
Patroli Berkuda Den Turangga Korsabhara, Amankan Arus Lalu Lintas di Margonda Raya Depok
01 Februari 2026
Hujan Ekstrem Dua Hari, Polda Lampung Bagikan Tips Aman Berkendara Jarak Jauh
REFORMASI-ID | LAMPUNG - BMKG memprakirakan cuaca buruk masih berpotensi terjadi hingga dua hari ke depan di sejumlah wilayah Lampung. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan muncul siang hingga malam.
Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi warga yang tetap harus berkendara, termasuk perjalanan antarkota.
Menindaklanjuti peringatan tersebut, Polda Lampung mengingatkan pengendara untuk tidak memaksakan perjalanan saat cuaca memburuk.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menekankan pentingnya kesiapan mental dan kewaspadaan membaca kondisi jalan sebelum berangkat.
“Cuaca bisa berubah cepat. Pengendara diminta menunda perjalanan bila hujan lebat disertai angin kencang, terutama untuk rute luar kota yang minim penerangan,” ujar Yuyun, Minggu (1/2/226).
Sebelum berkendara, kepolisian meminta pengemudi memastikan kondisi kendaraan laik jalan. Pemeriksaan ban, rem, wiper, lampu, hingga bahan bakar dinilai krusial karena hujan membuat permukaan jalan licin dan jarak pandang menurun.
Yuyun menilai insiden dapat terjadi karena kendaraan tidak siap menghadapi kondisi ekstrem.
“Pastikan ban tidak gundul, rem berfungsi baik, lampu menyala optimal, dan wiper bekerja normal. Kendaraan yang prima membantu pengemudi mengantisipasi kondisi darurat di tengah hujan,” katanya.
Di perjalanan, pengendara roda dua dan roda empat diminta menyesuaikan cara berkendara. Kepolisian mengingatkan bahaya aquaplaning pada mobil serta risiko tergelincir pada motor ketika melintasi genangan.
Yuyun mengimbau pengemudi menjaga kecepatan dan jarak aman, serta menghindari manuver mendadak.
“Kurangi kecepatan, jaga jarak aman, dan hindari pengereman mendadak di jalan licin. Bila jarak pandang turun drastis, menepi di tempat aman lebih baik daripada memaksakan laju,” ucapnya.
Untuk pengendara motor, penggunaan jas hujan yang aman dan tidak mengganggu keseimbangan juga ditekankan.
Selain itu, pengemudi diminta menghindari berteduh di bawah pohon atau baliho saat hujan disertai angin kencang. Menurut Yuyun, keselamatan pribadi harus menjadi prioritas di atas kecepatan tiba di tujuan.
“Gunakan jas hujan yang tidak mengganggu kendali, hindari berteduh di bawah pohon, dan segera laporkan bila menemukan kondisi berbahaya di jalan. Keselamatan harus diutamakan,” tegasnya.
Polda Lampung juga mengimbau warga yang hendak bepergian jauh agar merencanakan rute, memantau informasi cuaca terkini dari BMKG, serta memberi tahu keluarga terkait estimasi perjalanan.
Pengemudi disarankan membawa perlengkapan darurat seperti segitiga pengaman, senter, obat-obatan pribadi, serta mengisi penuh bahan bakar sebelum melintas di jalur minim SPBU.
Polda Lampung bersama jajaran Polres dan Polresta juga menyiagakan personel di titik-titik rawan genangan dan pohon tumbang untuk membantu kelancaran arus lalu lintas selama cuaca buruk. Masyarakat diminta segera melapor jika menemui hambatan di jalan agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat. (Mdn)
Habiburokhman Tegaskan Narasi Posisi Polri di Bawah Kementerian Justru Melemahkan Kepemimpinan Presiden Prabowo
Detasemen K-9 Ditpolsatwa Korsabhara, Amankan CFD Margonda Depok Beri Rasa Aman
31 Januari 2026
Jelang Idulfitri 2026, Jasa Raharja Dukung Penguatan Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas dan Kesiapan Jalan Berkeselamatan
Cuaca Buruk 3 Hari, Polda Lampung Minta Warga Waspada
REFORMASI-ID | Lampung - BMKG Lampung memprakirakan hujan ringan hingga lebat mengguyur hampir seluruh wilayah Lampung dalam tiga hari ke depan. Potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan terjadi pada siang hingga malam hari.
Wilayah yang berpeluang terdampak pada 31 Januari hingga 2 Februari 2026 meliputi Lampung Selatan, Bandar Lampung, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Metro, Lampung Timur, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu genangan, pohon tumbang, hingga gangguan jarak pandang di jalan.
Menyikapi potensi cuaca ekstrem tersebut, Polda Lampung mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dalam beraktivitas di luar rumah. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang cepat.
“Kami minta warga meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang bisa datang tiba-tiba,” kata Yuyun, Sabtu (31/1/2026).
Kewaspadaan juga ditekankan bagi pengendara kendaraan bermotor yang beraktivitas di tengah hujan. Menurut Yuyun, kecelakaan terjadi karena pengemudi memaksakan laju saat cuaca memburuk.
“Saat hujan deras, kurangi kecepatan, jaga jarak aman, pastikan lampu kendaraan menyala, dan berhenti di tempat aman bila jarak pandang turun drastis,” ujarnya.
Selain pengguna jalan darat, masyarakat pesisir dan pelaku perjalanan laut juga diminta lebih berhati-hati menyusul adanya peringatan gelombang sedang dengan ketinggian mencapai 2,1 meter. Yuyun mengingatkan risiko kecelakaan laut meningkat saat cuaca memburuk.
“Nelayan dan penyeberang diminta menunda pelayaran bila cuaca memburuk serta selalu mengikuti arahan petugas pelabuhan dan selalu memantau informasi dari BMKG," tegasnya.
Untuk meminimalkan dampak risiko, kepolisian mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan kondisi berbahaya di lapangan. Yuyun menegaskan koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk mengantisipasi situasi darurat.
“Laporkan segera ke petugas terdekat bila melihat kondisi berbahaya di jalan atau perairan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya. (Hms/Mdn)
Dukung Polri Dibawah Presiden, DPD FRJRI Jawa Timur: Jaga Integritas dan Profesionalisme Polri
REFORMASI-ID | Surabaya -Ketua DPD Forum Reporter Jurnalis Republik Indonesia (FRJRI) Jawa Timur, M.A. Kaligis, SH, yang juga merupakan Owner sekaligus Pimpinan Redaksi Media Online Nasional, menyatakan dukungannya agar institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia. Pria yang akrab disapa Bung Moka ini menilai posisi tersebut penting untuk menjaga integritas dan profesionalisme Polri. Jumat, 30/01/2026.
Menurut Bung Moka, kedudukan Polri langsung di bawah Presiden memiliki landasan konstitusional yang kuat serta bersifat strategis dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Posisi tersebut dinilai mampu menjaga integritas, independensi, dan profesionalitas Polri sebagai aparat penegak hukum negara.
“Posisi tersebut memiliki landasan konstitusional dan strategis dalam menjaga integritas, independensi, serta profesionalitas Polri sebagai aparat penegak hukum negara,” ujar Ketua DPD FRJRI Jawa Timur, Bung Moka, kepada media.
Ia menegaskan bahwa penempatan Polri langsung di bawah Presiden merupakan desain ketatanegaraan yang tepat. Hal ini bertujuan untuk memastikan Polri tetap netral serta terbebas dari kepentingan politik praktis maupun tekanan kelompok tertentu.
Bung Moka menilai, dalam negara hukum yang demokratis, aparat penegak hukum harus berdiri sebagai alat negara, bukan sebagai alat kekuasaan. Oleh karena itu, Polri harus bekerja secara profesional dan independen demi kepentingan hukum, keadilan, serta kesejahteraan masyarakat.
"Dalam negara hukum demokratis, aparat penegak hukum harus berdiri tegak sebagai alat negara, bukan alat kekuasaan, serta bekerja semata-mata untuk kepentingan hukum, keadilan, dan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Meski demikian, Bung Moka menekankan bahwa dukungan terhadap Polri tidak berarti menutup ruang kritik. Ia menegaskan agar kritik yang disampaikan bersifat konstruktif demi mendorong Polri menjadi institusi yang semakin profesional, berintegritas, dan dipercaya publik.
“Dengan penguatan kedudukan di bawah Presiden, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengawasan internal yang efektif, DPD FRJRI meyakini Polri dapat semakin optimal menjalankan tugasnya sebagai penjaga keamanan, penegak hukum, dan pelindung masyarakat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkas Bung Moka. (*)
30 Januari 2026
Patroli Kendaraan Maung Koramil 01/Kranji Jaga Kondusifitas Keamanan Wilayah di Malam Hari
Den Turangga Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri Gelar Jumat Berkah di Cimanggis Depok
Polri Beri Apresiasi Atas Dukungan seluruh elemen Masyarakat Terkait Posisi Polri di Bawah Presiden
Hari ke-6 Latsitardanus 2026, Taruna Akpol Masak di Dapur Lapangan untuk Ratusan Warga Aceh Tamiang
29 Januari 2026
LMND Kota Bandar Lampung Dukung SMA Siger: Akses Pendidikan Rakyat Tak Boleh Dikorbankan oleh Kegaduhan Politik
REFORMASI-ID | LAMPUNG - Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Bandar Lampung menyatakan dukungannya terhadap keberadaan SMA Siger sebagai upaya konkret pemerintah daerah dalam menekan angka putus sekolah di Kota Bandar Lampung, khususnya bagi anak-anak yang tidak tertampung di SMA negeri dan tidak memiliki kemampuan ekonomi untuk mengakses sekolah swasta.
Ketua Eksekutif Kota LMND Bandar Lampung, Marco Fadhillah, menegaskan bahwa sikap LMND Kota Bandar Lampung berangkat dari prinsip perjuangan organisasi yang secara konsisten memperjuangkan pendidikan yang gratis, ilmiah, dan demokratis bagi seluruh rakyat. Persoalan utama yang harus dilihat dari hadirnya SMA Siger adalah tingginya angka putus sekolah di Kota Bandar Lampung.
"Banyak anak dari keluarga kelas pekerja dan rakyat miskin kota yang kehilangan akses pendidikan menengah atas karena keterbatasan daya tampung SMA negeri dan mahalnya biaya sekolah swasta,” ujar Marco.
Menurutnya, polemik yang berkembang saat ini justru bergeser dari substansi persoalan pendidikan ke konflik administratif dan tarik-menarik kepentingan politik. LMND Kota Bandar Lampung menilai kondisi tersebut berbahaya karena berpotensi menjadikan hak pendidikan anak-anak sebagai korban dari kegaduhan elite.
LMND Kota Bandar Lampung berpandangan bahwa apabila masih terdapat persoalan administratif dan perizinan dalam penyelenggaraan SMA Siger, maka hal tersebut harus disikapi secara bertanggung jawab dengan mendorong seluruh stakeholder Pemerintah Kota Bandar Lampung, Pemerintah Provinsi Lampung, kementerian terkait, serta masyarakat—untuk duduk bersama mencari solusi, bukan dengan menciptakan kegaduhan politik yang justru merugikan peserta didik.
“Pendidikan tidak boleh dijadikan arena konflik elite dan serangan politik. Perdebatan administrasi seharusnya diselesaikan oleh negara dan para pemangku kebijakan, sementara hak anak-anak untuk tetap bersekolah harus dijamin tanpa syarat,” tegasnya.
LMND Kota Bandar Lampung juga menegaskan bahwa negara memiliki kewajiban konstitusional untuk menjamin hak atas pendidikan. Setiap kebijakan yang bertujuan memperluas akses pendidikan rakyat semestinya didukung dan disempurnakan, bukan dilemahkan dengan pendekatan prosedural yang mengabaikan realitas sosial di lapangan.
“Oleh karena itu, LMND Kota Bandar Lampung mendesak seluruh pihak untuk menghentikan kegaduhan politik dan segera memastikan keberlangsungan SMA Siger sebagai ruang pendidikan bagi rakyat. Masa depan anak-anak tidak boleh dikorbankan hanya karena konflik kepentingan dan lambannya birokrasi,” tutup Marco. (*)


























