Media Reformasi Indonesia (MRI)

04 Februari 2026

KBO Satreskrim Polres Metro Bekasi Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude



REFORMASI-ID | Bekasi - Kepala Bagian Operasional (KBO) Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi, Dr. Malindra Praditiya Gunawan, S.H., M.M., M.H., berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Trisakti dengan predikat cumlaude. Prestasi akademik tersebut semakin mengukuhkan kiprahnya sebagai anggota Polri yang berprestasi, baik di bidang penegakan hukum maupun pengembangan keilmuan Rabu 4 Februari 2026.

Dr. Malindra Praditiya Gunawan, S.H, M.M, M.H Praditiya Gunawan dinyatakan lulus setelah mempertahankan disertasi berjudul “Rekonstruksi Pertanggungjawaban Pidana Rumah Sakit sebagai Korporasi Akibat Kelalaian Medis”. Disertasi tersebut mengkaji secara mendalam konsep pertanggungjawaban pidana rumah sakit sebagai badan hukum atau korporasi dalam kasus-kasus kelalaian medis, yang dinilai relevan dengan dinamika penegakan hukum di bidang kesehatan.

Dalam penelitiannya, Dr. Malindra Praditiya Gunawan, S.H, M.M, M.H menyoroti perlunya rekonstruksi regulasi dan penegakan hukum yang lebih tegas serta berkeadilan, guna memberikan kepastian hukum bagi masyarakat sekaligus perlindungan bagi tenaga medis dan institusi rumah sakit.

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Dr. Malindra Praditiya Gunawan, S.H, M.M, M.H dalam meningkatkan kapasitas intelektual dan profesionalisme sebagai perwira Polri. Di tengah tugas dan tanggung jawabnya sebagai KBO Satreskrim Polres Metro Bekasi, ia tetap mampu menyelesaikan pendidikan doktoral dengan hasil yang membanggakan.

Prestasi tersebut mendapat apresiasi sebagai contoh positif bagi anggota Polri lainnya, bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang profesional, modern, dan berintegritas.

(**)

Asah Kemampuan Komunikasi, Korsabhara Baharkam Polri Gelar Seminar Public Speaking: Wujudkan Personel yang Presisi dan Komunikatif



REFORMASI-ID | Jakarta - Dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang mampu merepresentasikan institusi Polri secara profesional di mata publik, Korsabhara Baharkam Polri menggelar Seminar Public Speaking bagi para personelnya. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Aula Samapta Reksabaya Adipradana pada Rabu (4/2/2026).

Acara yang dimulai pukul 07.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kabagrenmin Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol Dodi Rahmawan, S.I.K., M.H., didampingi oleh Kabagopsnalev Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol Yully Kurniawan, S.I.K.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Dodi Rahmawan menekankan bahwa kemampuan berbicara di depan umum bukan sekadar keterampilan tambahan, melainkan instrumen vital bagi setiap anggota Polri dalam menjalankan fungsi sosialisasi, penyuluhan, dan pelayanan masyarakat.

“Personel Polri adalah wajah institusi di lapangan. Melalui seminar ini, kita ingin setiap anggota memiliki rasa percaya diri yang tinggi serta mampu menyampaikan informasi secara jelas, terstruktur, dan persuasif kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol Dodi.

Seminar ini menghadirkan narasumber ahli di bidang komunikasi, Kombes Pol Don G.M. da Costa, S.H., Dipl.Tr., C.PST., M.I.Pol. Dalam paparannya, beliau mengupas tuntas teknik mengelola bahasa tubuh, pengaturan intonasi suara, hingga strategi jitu mengatasi kegugupan saat berhadapan dengan audiens dalam skala besar.

Sebanyak 82 peserta yang terdiri dari personel Polwan, Polki, dan PNS di lingkungan Korsabhara Baharkam Polri tampak antusias mengikuti jalannya materi. Peserta merupakan perwakilan dari berbagai direktorat, di antaranya:

Staf Korsabhara: 26 personel

Ditsamapta: 12 personel

Ditpamobvit: 20 personel

Ditpolsatwa: 24 personel

Melalui pelatihan intensif ini, diharapkan para personel tidak hanya unggul dalam tugas operasional, tetapi juga mampu memperkuat citra positif Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang komunikatif dan edukatif.

Kegiatan ditutup dengan sesi praktik singkat yang memperlihatkan peningkatan signifikan pada keterampilan retorika para peserta, menandai kesiapan personel Korsabhara untuk tampil lebih prima di garda terdepan pelayanan publik.

Polri Ukir Sejarah Baru, berikan penghargaan kepada Anjing Pelacak "Reno" K-9, Penjaga Kemanusiaan



REFORMASI-ID | Pekanbaru - Polri Catat Sejarah baru di Republik Indonesia. Seekor anjing pelacak bernama Reno K-9 resmi menerima penghargaan dan Medali Vira Satya Manava Raksaka Pasu dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Rabu (4/2/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan Kapolri Melalui Kapolda Riau Irjen Pol Hery Heryawan, dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Lantai 5 Mapolda Riau. 

Acara ini turut dihadiri berbagai kalangan, mulai dari jajaran kepolisian, aktivis lingkungan, hingga para pencinta satwa. Reno K-9 dinobatkan sebagai Pahlawan Kemanusiaan, sekaligus menjadi satwa pertama dalam sejarah Indonesia yang menerima penghargaan resmi dari Kapolri.

Aktivis lingkungan dan pemerhati kesejahteraan hewan, Melanie Subono, mengapresiasi langkah Polda Riau yang dinilainya sangat progresif.

“Belum pernah ada instansi di Indonesia yang memberikan penghargaan kepada hewan. Baru di Riau. Saya sangat setuju dan mendukung ini. Reno adalah pahlawan. Semoga tidak berhenti di sini,” ujar Melanie.

Sementara itu, Asisten SDM Polri Brigjen Pol Budhi Herdi Susianto menjelaskan bahwa penghargaan ini justru lahir karena keteladanan Reno.

“Selama ini kita memang belum punya aturan pemberian penghargaan kepada satwa. Tapi karena Reno, kami tergugah. Aturannya akhirnya dikonsep dan dibuat. Ini berangkat dari nilai kemanusiaan yang ditunjukkan Reno,” ungkapnya. Ia menambahkan, Reno dikenal sebagai hewan yang berani, setia, dan berdedikasi tinggi, terutama dalam misi pencarian korban bencana alam. “Karena itu kami menganugerahkan gelar Vira Satya Manava Raksaka Pasu, yang berarti hewan pemberani penjaga kemanusiaan,” jelas Brigjen Budhi.

Penghargaan tersebut ke depan tidak hanya diperuntukkan bagi satwa Polri, tetapi juga hewan non-Polri yang berjasa dalam misi kemanusiaan.

Kapolda Riau Irjen Pol Hery Heryawan menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan yang pertama kali diberikan di Indonesia.

“Reno bukan sekadar anjing pelacak. Ia adalah bagian dari keluarga besar Polda Riau. Reno mengajarkan kita arti loyalitas, pengabdian, dan kesetiaan tanpa pamrih,” kata Kapolda.

Reno diketahui telah dilatih sejak usia satu tahun oleh Brigadir Fernando Hosea Sinaga dan mengabdi sebagai anjing pelacak selama tujuh tahun. Reno gugur saat menjalankan misi kemanusiaan pencarian korban bencana alam di Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada 30 November 2025.

Sebelumnya, Reno juga telah menerima penghargaan dari Kapolda Riau dalam acara bertajuk “Reno K9 Sang Pahlawan Kemanusiaan” yang digelar di Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru, Minggu (1/2/2026).
Anjing herder berusia 8 tahun 4 bulan itu menghembuskan napas terakhirnya setelah berhasil menjalankan tugas pelacakan korban bencana.

“Reno bekerja dalam hening, tanpa pamrih, tanpa menuntut imbalan. Nilai loyalitas dan kesetiaan inilah yang harus kita kenang dan teladani,” tutur Irjen Hery.

Kapolri Berikan Penghargaan "Vira Satya Manava Raksaka Pasu" kepada Reno, Pahlawan Penjaga Kemanusiaan



REFORMASI-ID | Riau - Sejarah baru tercatat di institusi Kepolisian Republik Indonesia. Seekor anjing pelacak bernama Reno K9 resmi menerima penghargaan dan Medali Vira Satya Manava Raksaka Pasu dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Rabu (4/2/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kapolda Riau Irjen Pol Hery Heryawan mewakili Kapolri, dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Lantai 5 Mapolda Riau. Acara ini turut dihadiri berbagai kalangan, mulai dari jajaran kepolisian, aktivis lingkungan, hingga para pencinta satwa.
Reno K9 dinobatkan sebagai Pahlawan Kemanusiaan, sekaligus menjadi satwa pertama dalam sejarah Indonesia yang menerima penghargaan resmi dari Kapolri.

Aktivis lingkungan dan pemerhati kesejahteraan hewan, Melanie Subono, mengapresiasi langkah Polda Riau yang dinilainya sangat progresif.

“Belum pernah ada instansi di Indonesia yang memberikan penghargaan kepada hewan. Baru di Riau. Saya sangat setuju dan mendukung ini. Reno adalah pahlawan. Semoga tidak berhenti di sini,” ujar Melanie.

Sementara itu, Asisten SDM Polri Brigjen Pol Budhi Herdi Susianto menjelaskan bahwa penghargaan ini justru lahir karena keteladanan Reno.

“Selama ini kita memang belum punya aturan pemberian penghargaan kepada satwa. Tapi karena Reno, kami tergugah. Aturannya akhirnya dikonsep dan dibuat. Ini berangkat dari nilai kemanusiaan yang ditunjukkan Reno,” ungkapnya. Ia menambahkan, Reno dikenal sebagai hewan yang berani, setia, dan berdedikasi tinggi, terutama dalam misi pencarian korban bencana alam. “Karena itu kami menganugerahkan gelar Vira Satya Manava Raksaka Pasu, yang berarti hewan pemberani penjaga kemanusiaan,” jelas Brigjen Budhi.

Penghargaan tersebut ke depan tidak hanya diperuntukkan bagi satwa Polri, tetapi juga hewan non-Polri yang berjasa dalam misi kemanusiaan.

Kapolda Riau Irjen Pol Hery Heryawan menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan yang pertama kali diberikan di Indonesia.

“Reno bukan sekadar anjing pelacak. Ia adalah bagian dari keluarga besar Polda Riau. Reno mengajarkan kita arti loyalitas, pengabdian, dan kesetiaan tanpa pamrih,” kata Kapolda.

Reno diketahui telah dilatih sejak usia satu tahun oleh Brigadir Fernando Hosea Sinaga dan mengabdi sebagai anjing pelacak selama tujuh tahun. Reno gugur saat menjalankan misi kemanusiaan pencarian korban bencana alam di Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada 30 November 2025.

Sebelumnya, Reno juga telah menerima penghargaan dari Kapolda Riau dalam acara bertajuk “Reno K9 Sang Pahlawan Kemanusiaan” yang digelar di Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru, Minggu (1/2/2026).

Anjing herder berusia 8 tahun 4 bulan itu menghembuskan napas terakhirnya setelah berhasil menjalankan tugas pelacakan korban bencana.

“Reno bekerja dalam hening, tanpa pamrih, tanpa menuntut imbalan. Nilai loyalitas dan kesetiaan inilah yang harus kita kenang dan teladani,” tutur Irjen Hery.

Tim Gabungan Ditpolsatwa dan Pemerhati Polisi Satwa Berhasil Evakuasi Buaya Muara



REFORMASI-ID | Depok - Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korshabara Baharkam Polri bekerjasama dengan Pemerhati Polisi Satwa berhasil mengevakuasi seekor buaya muara (Crocodylus porosus) berukuran panjang kurang lebih 2,5 meter pada Senin (2 Feb) sore .

Evakuasi dilakukan dari shelter sementara tim PPS yang berada di Babelan Kabupaten Bekasi. Untuk selanjutnya akan dilaksanakan perawatan intensif oleh tenaga medis Rumah Sakit Hewan Presisi Kelapa Dua. Selanjutnya Polri akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melepas liarkan buaya tersebut ke habitatnya.  

Direktur Ditpolsatwa Brigjen Polisi Tory Kristianto menyampaikan hal ini menjadi langkah awal Polri hadir untuk menjaga kamtibnas dan peduli terhadap satwa liar khususnya di area urban atau lingkungan padat penduduk.

Monica Fany selaku Ketua Umum PPS menambahkan kami mendukung penuh kegiatan penanganan dan edukasi urban satwa liar di seluruh Indonesia dengan menyiapkan tenaga pawang yang berpengalaman dalam penanganan urban satwa liar tersebut. Kami berkomitmen untuk berbagi ruang dam hidup bersama dengan satwa tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan awal, buaya dalam kondisi sehat namun menunjukkan tanda-tanda stres cukup berat dan luka luka dibeberapa bagian tubuhnya. Kami akan merawat dan memgobati supaya buaya tersebut kembali sehat dan segera siap untuk dilepasliarkan lagi di habitatnya demikian disampaikan Kasubdit Pemeliharaan dan Veteriner Ditpolsatwa Komisaris Besar Polisi Hadi Saepul Rahman,S.I.K.,M.M. 

Fenomena munculnya buaya di pemukiman biasanya dipicu oleh rusaknya habitat alami atau faktor cuaca ekstrem. Kami sangat mengapresiasi warga yang segera melapor dan tidak melakukan tindakan anarkis terhadap satwa tersebut," demikian ditambahkan oleh pihak Ditpolsatwa

Silaturahmi Kamtibmas, Dirbinmas Polda Lampung: Polri Buka Ruang Komunikasi Seluasnya


REFORMASI-ID | Lampung – Dalam rangka mempererat kemitraan serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Lampung melaksanakan kegiatan Silaturahmi dan Sambang Kamtibmas bersama Forum Pemuda Cendana Wangi NTT Provinsi Lampung, pada Selasa (3/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua DPW FP NTT Cendana Wangi Provinsi Lampung Robert Wiliam Luttu, SE beserta jajaran pengurus, di antaranya Wakil Ketua Joel Penmau, SE, Bendahara Jacky Pah, S.Hut., M.Hut., Sekretaris Charles Kase, serta Kabid Pemuda dan Olahraga Piter Hari, SIP.

Hadir pula Dirbinmas Polda Lampung Kombes Pol A.F. Indra Napitupulu, SIK., MH didampingi Kasubdit Binpolmas AKBP Hesbin Fadilla, SH, serta personel Ditbinmas Polda Lampung dan anggota Polsek Tanjung Karang Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPW FP NTT Cendana Wangi Provinsi Lampung memperkenalkan kepengurusan organisasi kepada Dirbinmas Polda Lampung yang baru. 

Pihak forum juga menyampaikan dukungan penuh terhadap program pembinaan masyarakat yang humanis, berbudaya, dan berkelanjutan guna memperkuat nilai-nilai kearifan lokal serta menjaga situasi Kamtibmas di Provinsi Lampung.

Selain itu, disampaikan bahwa masyarakat NTT telah menetap di Provinsi Lampung sejak tahun 1918, dengan jumlah sekitar 2.000 Kepala Keluarga yang tersebar di beberapa wilayah, di antaranya Desa Wiyono Gedong Tataan dan Panjang Kota Bandar Lampung. 

Forum Pemuda Cendana Wangi juga menyampaikan komitmennya untuk membantu Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta rencana kegiatan silaturahmi lanjutan dan temu kangen keluarga besar DPW FP NTT Cendana Wangi se-Provinsi Lampung yang diperkirakan akan dihadiri sekitar 400 orang.

Sementara itu, Dirbinmas Polda Lampung Kombes Pol A.F. Indra Napitupulu, SIK., MH menyampaikan apresiasi atas peran aktif DPW FP NTT Cendana Wangi dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan masyarakat di Provinsi Lampung.

Dirbinmas Polda Lampung Kombes Pol A.F. Indra Napitupulu, SIK., MH menyampaikan bahwa sinergitas antara Polri dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga Kamtibmas. Kami membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas Forum Pemuda Cendana Wangi NTT. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, saling menghormati antar suku dan budaya, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal yang ada di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dirbinmas menegaskan bahwa apabila terdapat permasalahan ataupun potensi konflik di tengah masyarakat, diharapkan dapat segera dikomunikasikan dengan Ditbinmas Polda Lampung guna dilakukan langkah penyelesaian secara humanis dan preventif.

“Kami membuka ruang komunikasi seluas-luasnya. Apabila terdapat permasalahan, mari kita selesaikan bersama dengan mengedepankan musyawarah dan kebersamaan, sehingga situasi Kamtibmas di Provinsi Lampung tetap aman, damai, dan kondusif,” tambahnya.

Melalui kegiatan silaturahmi dan sambang Kamtibmas ini diharapkan semakin mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat serta meningkatkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Lampung. (Mdn)

03 Februari 2026

Korsabhara Baharkam Polri Gelar Sertifikasi Kopetensi Auditor Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) T.A.2026



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memperkuat standar pengamanan pada Objek Vital Nasional (Obvitnas) dan Objek Tertentu (Obter), Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri resmi memulai kegiatan Sertifikasi Kompetensi Auditor Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan hari pertama ini berlangsung khidmat di Hotel Royal Palm, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (3/2/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Subdit Audit Sispamobvitnas ini diikuti oleh 30 peserta yang dipersiapkan untuk menjadi auditor andal dan profesional. Sertifikasi ini merupakan langkah strategis Polri dalam memastikan personel yang bertugas melakukan audit memiliki kualifikasi teknis yang diakui secara resmi.

Rangkaian acara hari pertama dimulai dengan sesi review materi SMP yang disampaikan oleh Drs. Sutrisno Dewo Gonomurti. Dalam sesi ini, para peserta dibekali kembali dengan pemahaman mendalam mengenai regulasi dan tata cara audit pengamanan yang sesuai standar.

Puncak kegiatan ditandai dengan seremoni penyerahan peserta dari Panitia Bimtek kepada Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Lemdiklat Polri. Prosesi ini menandakan bahwa para peserta kini memasuki fase pengujian kompetensi secara formal oleh lembaga yang berwenang.

Kasubdit Audit Sispamobvitnas Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa seluruh peserta telah melalui tahap registrasi dan pengisian formulir APL (Aplikasi Sertifikasi) yang dipandu langsung oleh tim LSP Lemdiklat Polri.

"Sertifikasi ini adalah komitmen kami untuk mencetak auditor yang memiliki integritas dan kompetensi tinggi. Dengan auditor yang tersertifikasi, pengamanan Obvitnas dan Obter di seluruh Indonesia akan semakin berkualitas dan akuntabel," ujar Kombes Pol Hamam Wahyudi dalam laporannya kepada Kakorsabhara Baharkam Polri.

Kegiatan hari pertama berakhir pada pukul 20.00 WIB dengan tertib. Para peserta dijadwalkan akan melanjutkan tahapan uji kompetensi pada hari berikutnya guna meraih gelar auditor SMP yang sah.

Kapolri: Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un



REFORMASI-ID | Jakarta - Saya selaku Kapolri beserta Ketua Umum Bhayangkari, mewakili seluruh keluarga besar institusi Polri dan Bhayangkari, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Ibu Meriyati Roeslani Hoegeng (Eyang Meri), istri tercinta dari Alm. Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso.

Polri sangat kehilangan sosok Eyang Meri. Beliau bukan sekadar saksi sejarah, tetapi juga pelita keteladanan bagi kami. Semasa hidupnya, beliau menjadi inspirasi nyata bagi seluruh generasi penerus Polri dan Bhayangkari untuk terus menjaga marwah institusi.

Sekali lagi, kami sampaikan duka cita yang mendalam. Semoga segala jasa dan amal ibadah almarhumah diterima, serta beliau mendapatkan tempat mulia di sisi Allah SWT.

Kepada keluarga besar yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan.

Kami yang berduka,
Keluarga Besar Polri

Korsabhara Baharkam Polri Terima Kunjungan Delegasi Keamanan Prancis



REFORMASI-ID | Jakarta - Korsabhara Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri menerima kunjungan kehormatan dari Delegasi Keamanan Prancis dalam acara “Audiensi dan Dialog Strategis” yang berlangsung di Aula Samapta Reksabaya Adipradana, Korsabhara Baharkam Polri, Selasa (3/2/2026). 

Pertemuan ini bertujuan untuk menjajaki kerja sama teknologi mutakhir guna memperkuat operasional kepolisian di seluruh wilayah Indonesia.

Direktur Polisi Satwa (Dirpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol Tory Kristianto SIK, yang hadir membacakan amanat Kabaharkam Polri, menekankan pentingnya modernisasi peralatan di era digital. 

Dalam Acara Tersebut, Turut di hadiri oleh pejabat di jajaran Kor Binmas, Kor Polaiorud dan Korsabhara sendiri, termasuk Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Auditor Madya TK II Sispamobvitnas, Para Kasubidt serta para perwira dan bintara.

"Kerja sama ini bukan sekadar tentang pengadaan alat, melainkan transfer teknologi dan pengetahuan. Fokus kita adalah memastikan bahwa setiap personel di lapangan didukung oleh Alutsista yang adaptif terhadap geografis Indonesia, terutama untuk wilayah pegunungan dan pendaratan kapal di perairan strategis," ujar Dirpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri di sela-sela kegiatan.

Ketua Delegasi Keamanan Prancis sekaligus Atase Kepolisian untuk Indonesia, Police Superintendent Olivier Chassot, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh kebutuhan Polri melalui solusi yang bisa didesain ulang (customized).

"Prancis berkomitmen membawa teknologi yang teruji secara global, mulai dari analisis biometrik hingga keamanan siber, namun kami menyadari kebutuhan Indonesia sangat spesifik. Kami di sini untuk mendengarkan dan mendesain solusi yang paling efektif bagi tantangan keamanan publik di Indonesia," ungkap Olivier Chassot.

Dalam sesi diskusi teknis, sejumlah poin krusial menjadi sorotan, di antaranya:

Keunggulan Udara: Pembahasan helikopter H160 dari Airbus yang memiliki kecepatan di atas 160 knots dengan desain landing gear khusus untuk operasional di medan ekstrem.

Kekuatan Armada Laut: Uji coba kapal Katamaran yang telah sesuai spesifikasi logistik taktis serta sistem Water Jet untuk misi penyelamatan (SAR).

Delegasi yang terdiri dari pakar industri seperti IDEMIA dan Streamwide juga memaparkan solusi berbasis AI, termasuk sistem identifikasi kriminal melalui analisis biometrik dan teknologi komunikasi tak terputus bagi puluhan ribu personel secara bersamaan.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara para pejabat utama Baharkam Polri dengan para CEO dan pakar teknologi dari Prancis, dilanjutkan dengan pertukaran cinderamata sebagai simbol sinergi kedua negara.

02 Februari 2026

Detasemen Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri Laksanakan Patroli Dialogis dan Pengaturan Lalu Lintas di Pengadegan



REFORMASI-ID| Jakarta - Personel Detasemen Perintis Direktorat Samapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan patroli jalan kaki dialogis dan pengaturan lalu lintas pada Senin, 2 Februari 2026, mulai pukul 06.00 WIB.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik strategis, yakni Blok O Pengadegan, Blok A Pengadegan, serta Perempatan Rel Pasar, yang merupakan kawasan dengan tingkat aktivitas masyarakat dan arus kendaraan cukup tinggi pada pagi hari.

Dalam pelaksanaannya, patroli jalan kaki dialogis dilakukan dengan menyambangi dan berdialog langsung bersama masyarakat guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Sementara itu, pengaturan lalu lintas difokuskan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan.

Melalui kegiatan ini, Detasemen Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai langkah preventif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.

Ketua Ansor Tanggamus Zulki Kurniawan, SE: Tegas, Polri dibawah Presiden



REFORMASI-ID | Tanggamus -- Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tanggamus, Zulki Kurniawan, S.E., menegaskan pentingnya menjaga posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat stabilitas keamanan dan demokrasi nasional. Senin, 02/02/2026.

Menurut Zulki, wacana penempatan Polri di bawah kementerian tertentu justru berpotensi menimbulkan persoalan baru dalam tata kelola keamanan negara. Polri, kata dia, membutuhkan ruang independensi yang kuat agar dapat menjalankan fungsi penegakan hukum dan pelayanan masyarakat secara objektif serta bebas dari kepentingan sektoral.

“Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan bangsa. Karena itu, Polri harus berada pada posisi yang netral dan tidak terseret dalam dinamika birokrasi kementerian yang sarat kepentingan kebijakan,” ujar Zulki.

Ia menilai, keberadaan Polri di bawah Presiden selama ini menjadi bentuk kontrol sekaligus penegasan bahwa institusi kepolisian adalah alat negara yang bekerja untuk seluruh rakyat Indonesia, bukan untuk kepentingan kelompok atau sektor tertentu. Struktur tersebut dinilai paling tepat untuk menjaga keseimbangan antara kewenangan, pengawasan, dan akuntabilitas.

Sebagai organisasi kepemudaan yang berkomitmen pada nilai kebangsaan, Ansor memandang bahwa penguatan Polri seharusnya difokuskan pada peningkatan profesionalisme, integritas aparat, serta pelayanan publik yang humanis, bukan melalui perubahan struktur kelembagaan yang berisiko mengaburkan fungsi dan peran kepolisian.

Zulki juga mengajak masyarakat untuk tidak terjebak pada wacana yang justru dapat melemahkan institusi negara. Menurutnya, kritik terhadap Polri tetap penting, namun harus diarahkan pada perbaikan kinerja dan reformasi internal, bukan pada upaya yang dapat mengurangi independensi institusi.

“Ansor Kabupaten Tanggamus berdiri bersama Polri yang profesional, mandiri, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Untuk itu, posisi Polri di bawah Presiden harus tetap dipertahankan demi menjaga keutuhan NKRI dan stabilitas nasional,” pungkasnya.(*)

Mulai Hari Ini Polda Lampung Resmi Gelar Operasi Keselamatan Krakatau 2026


REFORMASI-ID | Lampung - Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Krakatau Tahun 2026 yang dipimpin oleh Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sumarto, bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Polda Lampung, Senin, 02/02/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kasdam XXI/Radin Inten, perwakilan Kementerian Perhubungan yakni Kasi Lalu Lintas BPTD Kelas II Lampung Taofan, serta tamu undangan lainnya dari unsur terkait.

Direktur Lalu Lintas Polda Lampung Kombes Pol Dedy Arifianto menjelaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Krakatau 2026 yang bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib, sekaligus sebagai operasi cipta kondisi menjelang Operasi Ketupat Krakatau Tahun 2026.

“Operasi Keselamatan Krakatau Tahun 2026 ini dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026, dengan melibatkan sebanyak 862 personel, terdiri dari 141 personel Polda Lampung dan 721 personel dari jajaran kewilayahan,” ujar Kombes Pol Dedy Arifianto.

Dalam pelaksanaannya, Polda Lampung akan mengedepankan langkah-langkah preemtif dan preventif guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas.

Kombes Pol Dedy Arifianto juga mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat Provinsi Lampung agar tujuan Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dapat terlaksana dan tercapai sesuai dengan rencana.

Adapun sasaran operasi tahun ini meliputi 40 persen kegiatan preemtif, 40 persen preventif, serta 20 persen penegakan hukum melalui teguran dan penggunaan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

“Upaya pencegahan dilakukan melalui sosialisasi ke sekolah-sekolah mengenai tertib berlalu lintas, serta edukasi terkait moda transportasi yang berkeselamatan yang akan dilaksanakan bersama stakeholder terkait,” pungkasnya. (Mdn)

Patroli Berkuda Den Turangga Korsabhara, Amankan Arus Lalu Lintas di Margonda Raya Depok



REFORMASI-ID | Depok - Detasemen Turangga Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri kembali menunjukkan eksistensinya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Pada Senin pagi (02/02/2026), 

Tim patroli berkuda dikerahkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin) dan patroli kewilayahan di sepanjang Jalan Margonda Raya, Kota Depok.

Kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Iptu Yunus bersama enam personel lainnya. Kehadiran personel Polri yang gagah di atas pelana kuda ini menjadi pemandangan menarik sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang memulai aktivitas di awal pekan.

Dalam giat kali ini, tim diturunkan dua satwa Turangga andalan, yakni Nobel dan Silke. Meskipun cuaca di wilayah Depok terpantau mendung, hal tersebut tidak menyurutkan semangat petugas untuk, Patroli Kewilayahan Menyisir rute dari Mako Korsabhara hingga persimpangan lampu merah Margonda Raya.

Membantu menyeberangkan pejalan kaki dan memastikan arus kendaraan tetap mengalir lancar di titik-titik rawan kepadatan.

Sinergitas Antar Unit: Melakukan koordinasi di lapangan dengan jajaran Polres Metro Depok guna sinkronisasi pengamanan wilayah.

Situasi Aman Terkendali
Iptu Yunus melaporkan bahwa secara keseluruhan kegiatan berjalan dengan lancar dan kondusif. "Personel dan satwa Turangga dalam keadaan sehat dan aman. Respon masyarakat sangat positif dengan kehadiran patroli berkuda ini," ujarnya

Kehadiran unit satwa ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mengedepankan Polisi Penolong dan memperkuat aspek preventif melalui patroli yang humanis namun tetap berwibawa.

01 Februari 2026

Hujan Ekstrem Dua Hari, Polda Lampung Bagikan Tips Aman Berkendara Jarak Jauh


REFORMASI-ID | LAMPUNG - BMKG memprakirakan cuaca buruk masih berpotensi terjadi hingga dua hari ke depan di sejumlah wilayah Lampung. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan muncul siang hingga malam.

Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi warga yang tetap harus berkendara, termasuk perjalanan antarkota.

Menindaklanjuti peringatan tersebut, Polda Lampung mengingatkan pengendara untuk tidak memaksakan perjalanan saat cuaca memburuk.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menekankan pentingnya kesiapan mental dan kewaspadaan membaca kondisi jalan sebelum berangkat.

“Cuaca bisa berubah cepat. Pengendara diminta menunda perjalanan bila hujan lebat disertai angin kencang, terutama untuk rute luar kota yang minim penerangan,” ujar Yuyun, Minggu (1/2/226).

Sebelum berkendara, kepolisian meminta pengemudi memastikan kondisi kendaraan laik jalan. Pemeriksaan ban, rem, wiper, lampu, hingga bahan bakar dinilai krusial karena hujan membuat permukaan jalan licin dan jarak pandang menurun.

Yuyun menilai insiden dapat terjadi karena kendaraan tidak siap menghadapi kondisi ekstrem.

“Pastikan ban tidak gundul, rem berfungsi baik, lampu menyala optimal, dan wiper bekerja normal. Kendaraan yang prima membantu pengemudi mengantisipasi kondisi darurat di tengah hujan,” katanya.

Di perjalanan, pengendara roda dua dan roda empat diminta menyesuaikan cara berkendara. Kepolisian mengingatkan bahaya aquaplaning pada mobil serta risiko tergelincir pada motor ketika melintasi genangan.

Yuyun mengimbau pengemudi menjaga kecepatan dan jarak aman, serta menghindari manuver mendadak.

“Kurangi kecepatan, jaga jarak aman, dan hindari pengereman mendadak di jalan licin. Bila jarak pandang turun drastis, menepi di tempat aman lebih baik daripada memaksakan laju,” ucapnya.

Untuk pengendara motor, penggunaan jas hujan yang aman dan tidak mengganggu keseimbangan juga ditekankan.

Selain itu, pengemudi diminta menghindari berteduh di bawah pohon atau baliho saat hujan disertai angin kencang. Menurut Yuyun, keselamatan pribadi harus menjadi prioritas di atas kecepatan tiba di tujuan.

“Gunakan jas hujan yang tidak mengganggu kendali, hindari berteduh di bawah pohon, dan segera laporkan bila menemukan kondisi berbahaya di jalan. Keselamatan harus diutamakan,” tegasnya.

Polda Lampung juga mengimbau warga yang hendak bepergian jauh agar merencanakan rute, memantau informasi cuaca terkini dari BMKG, serta memberi tahu keluarga terkait estimasi perjalanan.

Pengemudi disarankan membawa perlengkapan darurat seperti segitiga pengaman, senter, obat-obatan pribadi, serta mengisi penuh bahan bakar sebelum melintas di jalur minim SPBU.

Polda Lampung bersama jajaran Polres dan Polresta juga menyiagakan personel di titik-titik rawan genangan dan pohon tumbang untuk membantu kelancaran arus lalu lintas selama cuaca buruk. Masyarakat diminta segera melapor jika menemui hambatan di jalan agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat. (Mdn)

Habiburokhman Tegaskan Narasi Posisi Polri di Bawah Kementerian Justru Melemahkan Kepemimpinan Presiden Prabowo



REFORMASI-ID | Jakarta - Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyatakan bahwa narasi yang berkembang belakangan mengenai wacana menempatkan Polri di bawah kementerian bukan hanya tidak tepat, tetapi berpotensi melemahkan kekuasaan Presiden Prabowo Subianto sebagai pemegang otoritas tertinggi institusi kepolisian nasional.

Menurut Habiburokhman, narasi tersebut tampaknya sengaja digelorakan oleh pihak-pihak yang pernah berseberangan secara politik dengan Presiden Prabowo, dengan tujuan untuk mereduksi peran dan pengaruh presiden dalam mengendalikan kebijakan strategis penegakan hukum dan keamanan.

“Kemungkinan besar narasi Polri di bawah kementerian merupakan narasi yang sengaja dibuat untuk melemahkan Presiden Prabowo dan juga negara Indonesia,” tegas Habiburokhman dalam keterangannya, Minggu (1/2/2026).

Habiburokhman menjelaskan bahwa jika institusi Polri tidak berada langsung di bawah Presiden, maka efektivitas pelaksanaan kebijakan dan komando institusi akan berkurang dan menghambat koordinasi strategis.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa posisi Polri langsung di bawah Presiden bukanlah sekadar pilihan administrasi, tetapi sebuah amanat reformasi yang tertuang dalam Pasal 30 ayat (4) UUD 1945 dan TAP MPR Nomor VII/MPR/2000. Hal ini merupakan hasil evaluasi terhadap pengalaman masa lalu ketika kepolisian diposisikan hanya sebagai aparatur represif kekuasaan.

Habiburokhman menekankan bahwa narasi perubahan struktur tersebut adalah narasi yang ahistoris, sesat, dan tidak relevan dengan solusi substansial yang dibutuhkan institusi Polri maupun masyarakat. Menurutnya, persoalan yang sering dikritisi masyarakat lebih kepada kultur oknum tertentu yang melakukan pelanggaran, namun penyelesaiannya tidak cukup hanya mengubah posisi institusional.

Siaran pers ini disampaikan guna memastikan publik memahami posisi strategis Polri dalam struktur pemerintahan Indonesia serta mendukung semangat Transformasi Polri yang konsisten dengan reformasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Detasemen K-9 Ditpolsatwa Korsabhara, Amankan CFD Margonda Depok Beri Rasa Aman



REFORMASI-ID | Depok - Korsabhara Baharkam Polri Kerahkan Detasemen K-9 Ditpolsatwa, berupa personel dan satwa terlatih untuk mengamankan kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan TL Margonda, Depok, pada Minggu (1/2/2026) 

Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol Drs M.H.  Ritonga menyampaikan Bahwa Korsabhara Secara Rutin menghadirkan Polisi dan Satwa nya untuk hadir disetiap CFD dan pada aktivitas masyarakat lainnya. Polisi hadir sebagai sosok pelayan, pelindung, pengaman, penolong dan menjaga peradaban manusia.

Langkah ini diambil guna memberikan rasa aman kepada masyarakat yang tengah berolahraga serta mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas di pusat keramaian.

Pengamanan Humanis dan Terukur
Kegiatan pengamanan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini melibatkan dua tim personel ahli di bawah pimpinan AKP Nuryani dan IPDA Totok S. Selain menyiagakan personel, Polri juga menurunkan empat satwa K-9 andalan, yaitu Art, Maya, Doben, dan Bucek, untuk berpatroli di sepanjang area CFD, Ujar M.H. Ritonga.

"Kehadiran tim K-9 di lapangan bertujuan untuk memastikan aktivitas masyarakat berjalan tertib. Fokus kami adalah memantau titik-titik kerawanan serta memberikan pelayanan pengamanan yang lebih dekat dengan warga," ujar AKP Nuryani perwakilan Ditpolsatwa dalam wawancara dengan awak media di lokasi pengamanan.

Respon Positif Masyarakat
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme warga yang tinggi. Kehadiran satwa K-9 tidak hanya berfungsi sebagai unit pengamanan, tetapi juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung CFD. Banyak warga merasa lebih nyaman dan tenang dengan adanya patroli rutin di area tersebut.

Herman, usia 45 tahun yang secara rutin melaksanakan olahraga bersama keluarga di CFD Margonda menyatakan bahwa ia merasa senang dengan kehadiran Unit Satwa K-9 di lokasi CFD, selain memberikan rasa aman dan nyaman, kami sekeluarga mendapatkan informasi penting tentang K-9 dan tugas tugas layanan kepolisian.

Terima Kasih Pak Polisi yang selalu hadir ditengah masyarakat, tak kenal lelah, selalu tersenyum dan membuat kami merasa aman dan nyaman. Ujar herman.

Dari pantauan di lokasi Hingga kegiatan berakhir, situasi di kawasan TL Margonda dilaporkan aman dan terkendali tanpa adanya kejadian menonjol. Polri berkomitmen untuk terus konsisten hadir di tengah masyarakat guna menciptakan ruang publik yang aman dan ramah bagi semua.

31 Januari 2026

Jelang Idulfitri 2026, Jasa Raharja Dukung Penguatan Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas dan Kesiapan Jalan Berkeselamatan


REFORMASI- ID 🇮🇩 | Jakarta, 31 Januari 2026 - Jasa Raharja mendukung penguatan penanganan kecelakaan lalu lintas dan peningkatan keselamatan berkendara di Ruas TolnJakarta-Cikampek, khususnya dalam menghadapi arus mudik dan arus balik ldulfitrin2026 yang akan berlangsung dalam waktu dekat. 

Sebagai bentuk komitmen tersebut, pada Kamis, 29 Januari 2026, Jasa Raharja turut hadir dalam peninjauan kesiapan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) 2 Selatan sebagai jalur alternatif strategis.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin hadir bersama Kakorlantas Polri lrjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono beserta jajaran direksi Jasa Marga, dan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein. Kehadiran lintas pemangku kepentingan ini mencerminkan sinergi antarlembaga dalam memperkuat pelayanan publik serta memastikan negara hadir dalam pengelolaan keselamatan transportasi jalan tol.

Peninjauan kesiapan Tol Japek 2 Selatan yang direncanakan difungsionalkan secara
terbatas sebagai jalur alternatif strategis pada periode arus mudik dan arus balik
ldulfitri 2026. 

Peninjauan difokuskan pada kesiapan infrastruktur, fasilitas seperti penerangan dan kamera pemantau, serta skema rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan, khususnya di KM 66 Tol Jakarta-Cikampek.

Dalam keterangannya, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh rencana pengoperasian Tol
Japek 2 Selatan sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan keselamatan
berkendara dan kelancaran mobilitas masyarakat.


"Jasa Raharja mendukung pengoperasian Tol Japek 2 Selatan yang diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan arus mudik dan balik ldulfitri 2026. Kolaborasi antara Jasa Raharja, Jasa Marga, dan Korlantas merupakan bentuk komitmen nyata untuk memastikan perjalanan yang lebih lancar, aman, dan berkeselamatan. Sinergi ini juga memastikan kesiapan respons dan penanganan kecelakaan secara optimal,
sehingga korban dapat ditangani cepat dan tepat pada Golden Periode penanganan
guna menekan tingkat fatalitas." ujarnya.


Lebih lanjut, Awaluddin menyampaikan bahwa Jasa Raharja juga akan membantu melakukan sosialisasi keselamatan dan informasi-informasi lainnya serta mendorong masyarakat untuk disiplin berlalu lintas agar para pemudik dapat melakukan
perjalanan dengan aman dan nyaman.


Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa Ruas
Cipularang merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan kecelakaan yang memerlukan dukungan fasilitas dan penanganan yang memadai.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa jalur fungsional
Tol Japek 2 Selatan memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran arus lalu
lintas nasional.

"Tol Japek 2 Selatan sangat strategis untuk memecah kepadatan, terutama arus balik dari Bandung menuju Jakarta. Hari ini kami memastikan kesiapan dari aspek keselamatan agar jalur ini dapat difungsikan dengan aman dan nyaman," jelasnya.


Sebagai BUMN yang tergabung dalam ekosistem Danantara Indonesia, Jasa
Raharja terus memperkuat sinergi lintas sektor dengan semangat melayani sepenuh
hati. 

Dukungan terhadap penguatan infrastruktur dan rekayasa lalu lintas ini juga sejalan dengan peran Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan melaluinasuransi kecelakaan sekaligus menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat.


Melalui kolaborasi dengan Jasa Marga dan Korlantas Polri, Jasa Raharja menegaskan komitmennya dalam mendukung keselamatan berkendara dan pelayanan publik yang berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran negara dalam setiap aspek perjalanan di jalan tol.

Cuaca Buruk 3 Hari, Polda Lampung Minta Warga Waspada


REFORMASI-ID | Lampung - BMKG Lampung memprakirakan hujan ringan hingga lebat mengguyur hampir seluruh wilayah Lampung dalam tiga hari ke depan. Potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan terjadi pada siang hingga malam hari.

Wilayah yang berpeluang terdampak pada 31 Januari hingga 2 Februari 2026 meliputi Lampung Selatan, Bandar Lampung, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Metro, Lampung Timur, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu genangan, pohon tumbang, hingga gangguan jarak pandang di jalan.

Menyikapi potensi cuaca ekstrem tersebut, Polda Lampung mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dalam beraktivitas di luar rumah. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang cepat.

“Kami minta warga meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang bisa datang tiba-tiba,” kata Yuyun, Sabtu (31/1/2026).

Kewaspadaan juga ditekankan bagi pengendara kendaraan bermotor yang beraktivitas di tengah hujan. Menurut Yuyun, kecelakaan terjadi karena pengemudi memaksakan laju saat cuaca memburuk.

“Saat hujan deras, kurangi kecepatan, jaga jarak aman, pastikan lampu kendaraan menyala, dan berhenti di tempat aman bila jarak pandang turun drastis,” ujarnya.

Selain pengguna jalan darat, masyarakat pesisir dan pelaku perjalanan laut juga diminta lebih berhati-hati menyusul adanya peringatan gelombang sedang dengan ketinggian mencapai 2,1 meter. Yuyun mengingatkan risiko kecelakaan laut meningkat saat cuaca memburuk.

“Nelayan dan penyeberang diminta menunda pelayaran bila cuaca memburuk serta selalu mengikuti arahan petugas pelabuhan dan selalu memantau informasi dari BMKG," tegasnya.

Untuk meminimalkan dampak risiko, kepolisian mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan kondisi berbahaya di lapangan. Yuyun menegaskan koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk mengantisipasi situasi darurat.

“Laporkan segera ke petugas terdekat bila melihat kondisi berbahaya di jalan atau perairan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya. (Hms/Mdn)

Dukung Polri Dibawah Presiden, DPD FRJRI Jawa Timur: Jaga Integritas dan Profesionalisme Polri


REFORMASI-ID | Surabaya -Ketua DPD Forum Reporter Jurnalis Republik Indonesia (FRJRI) Jawa Timur, M.A. Kaligis, SH, yang juga merupakan Owner sekaligus Pimpinan Redaksi Media Online Nasional, menyatakan dukungannya agar institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia. Pria yang akrab disapa Bung Moka ini menilai posisi tersebut penting untuk menjaga integritas dan profesionalisme Polri. Jumat, 30/01/2026.

Menurut Bung Moka, kedudukan Polri langsung di bawah Presiden memiliki landasan konstitusional yang kuat serta bersifat strategis dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Posisi tersebut dinilai mampu menjaga integritas, independensi, dan profesionalitas Polri sebagai aparat penegak hukum negara.

“Posisi tersebut memiliki landasan konstitusional dan strategis dalam menjaga integritas, independensi, serta profesionalitas Polri sebagai aparat penegak hukum negara,” ujar Ketua DPD FRJRI Jawa Timur, Bung Moka, kepada media.

Ia menegaskan bahwa penempatan Polri langsung di bawah Presiden merupakan desain ketatanegaraan yang tepat. Hal ini bertujuan untuk memastikan Polri tetap netral serta terbebas dari kepentingan politik praktis maupun tekanan kelompok tertentu.

Bung Moka menilai, dalam negara hukum yang demokratis, aparat penegak hukum harus berdiri sebagai alat negara, bukan sebagai alat kekuasaan. Oleh karena itu, Polri harus bekerja secara profesional dan independen demi kepentingan hukum, keadilan, serta kesejahteraan masyarakat.

"Dalam negara hukum demokratis, aparat penegak hukum harus berdiri tegak sebagai alat negara, bukan alat kekuasaan, serta bekerja semata-mata untuk kepentingan hukum, keadilan, dan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Meski demikian, Bung Moka menekankan bahwa dukungan terhadap Polri tidak berarti menutup ruang kritik. Ia menegaskan agar kritik yang disampaikan bersifat konstruktif demi mendorong Polri menjadi institusi yang semakin profesional, berintegritas, dan dipercaya publik.

“Dengan penguatan kedudukan di bawah Presiden, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengawasan internal yang efektif, DPD FRJRI meyakini Polri dapat semakin optimal menjalankan tugasnya sebagai penjaga keamanan, penegak hukum, dan pelindung masyarakat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkas Bung Moka. (*)

30 Januari 2026

Patroli Kendaraan Maung Koramil 01/Kranji Jaga Kondusifitas Keamanan Wilayah di Malam Hari

REFORMASI-ID | Kodam Jaya - Kota Bekasi – 30/01/2026 Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Koramil 01/Kranji melaksanakan patroli wilayah menggunakan kendaraan Maung di wilayah binaan, khususnya pada jam-jam rawan di tengah aktivitas malam warga.

Kegiatan patroli kendaraan Maung tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Koramil 01/Kranji dalam memantau situasi keamanan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Patroli menyasar titik-titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas serta lokasi dengan aktivitas masyarakat yang masih berlangsung pada malam hari.

Selain melakukan pemantauan wilayah, personel Koramil 01/Kranji juga menyampaikan imbauan kepada warga agar tetap waspada, menjaga keamanan lingkungan, serta segera melaporkan apabila ditemukan hal-hal yang mencurigakan.

Danramil 01/Kranji Mayor Inf Taufik Ismail S.H dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan patroli bermotor ini bertujuan untuk mencegah terjadinya tindakan kriminal serta gangguan keamanan lainnya di wilayah binaan. “Patroli ini kami laksanakan sebagai bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya pada malam hari saat aktivitas warga masih berlangsung,” ujarnya.

Melalui kegiatan patroli kendaraan Maung ini, Koramil 01/Kranji menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kondusifitas wilayah serta bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman dan tertib.
(Kodim 0507/Bekasi)

Den Turangga Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri Gelar Jumat Berkah di Cimanggis Depok



REFORMASI-ID | Depok - Den Turangga Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan sosial Jumat Berkah pada Jumat (30/1/2026) pagi. 

Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, berlokasi di Jalan Akses UI No. 45, Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan Jumat Berkah ini melibatkan Satwa Turangga bernama Wulinda dan Silke, yang turut mendukung kelancaran kegiatan sosial tersebut. 

Pembagian bantuan dilakukan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan dan warga setempat.

Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran personel Den Turangga Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri mendapat respons positif dari masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga.

Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan serta memperkuat peran Polri dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Polri Beri Apresiasi Atas Dukungan seluruh elemen Masyarakat Terkait Posisi Polri di Bawah Presiden



REFORMASI-ID | Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyampaikan apresiasi mendalam atas besarnya dukungan masyarakat terhadap posisi institusi Polri yang tetap berada langsung di bawah naungan Presiden Republik Indonesia. Dukungan ini dinilai sebagai amanah bagi Korps Bhayangkara untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, Kamis (29/1).

​Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho, mengungkapkan bahwa arus dukungan dari berbagai elemen masyarakat ini menjadi energi tambahan bagi Polri untuk menjalankan mandat konstitusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

​"Polri menyampaikan ungkapan rasa terima kasih yang sangat mendalam dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat. Dukungan ini akan kami jadikan dasar untuk terus berkomitmen melakukan perbaikan, meningkatkan layanan, dan mengoptimalkan kinerja dalam rangka melindungi, mengayomi, serta melayani masyarakat," ujar Irjen Pol. Sandi Nugroho. 

​Sandi menekankan bahwa sesuai dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Polri saat ini sedang dalam fase transformasi besar-besaran. Institusi tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masukan dan kritik konstruktif dari publik.

​Hal ini dilakukan guna memastikan tata kelola kepolisian semakin transparan dan akuntabel, sejalan dengan semangat reformasi yang menjadi dambaan seluruh rakyat Indonesia.

​"Sebagaimana tagline Polri untuk masyarakat, kami berkomitmen dan dalam posisi siap untuk terus bekerja keras. Kami terus melakukan perbaikan tata kelola agar menjadi institusi yang diharapkan oleh masyarakat," tegas Jenderal bintang dua tersebut.

​Sandi Nugroho menegaskan bahwa loyalitas Polri di bawah kepemimpinan Presiden adalah harga mati untuk mendukung agenda pembangunan bangsa. Polri akan tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas nasional demi kelancaran program-program unggulan pemerintah.

​Pernyataan ini ditutup dengan penegasan bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga kedaulatan dan kedamaian di tanah air.

​"Polri tentunya akan terus loyal dan bekerja sama secara maksimal di bawah Presiden Republik Indonesia untuk mendukung program-program unggulan dalam rangka pembangunan bangsa dan negara," pungkasnya.

Hari ke-6 Latsitardanus 2026, Taruna Akpol Masak di Dapur Lapangan untuk Ratusan Warga Aceh Tamiang



REFORMASI-ID | Aceh - Memasuki hari ke-6 pelaksanaan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) Tahun 2026, Taruna Akademi Kepolisian terus menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat. Berbagai kegiatan kemanusiaan dan sosial terus dilaksanakan sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Pada Kamis, 29 Januari 2026, Taruna Akademi Kepolisian melaksanakan kegiatan memasak di dapur lapangan yang berlokasi di Posko Samsat Aceh Tamiang. Kegiatan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat yang berada di posko pengungsian.

Taruna Tingkat III Akademi Kepolisian, Intan Gustava Rongrean, menyampaikan bahwa dapur lapangan tersebut menyiapkan berbagai menu makanan bergizi untuk masyarakat.

“Pada hari ini kami melaksanakan kegiatan memasak di dapur lapangan Posko Samsat Aceh Tamiang. Menu yang kami siapkan terdiri dari sayur, ikan, telur, serta nasi yang diperuntukkan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, makanan yang disediakan ditujukan untuk sekitar 180 kepala keluarga atau kurang lebih 700 masyarakat yang berada di posko tersebut. Penyediaan makanan dilakukan secara berkelanjutan mulai dari pagi, siang, hingga malam hari.

“Harapan kami, makanan yang kami sediakan dari pagi, siang, dan malam ini dapat bermanfaat serta membantu meringankan beban masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Intan berharap kehadiran Taruna Akpol selama pelaksanaan Latsitardanus di Aceh Tamiang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Kami berharap sampai dengan tanggal 10 Februari nanti, keberadaan kami yang sedang melaksanakan Latsitardanus di Aceh Tamiang dapat benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan dapur lapangan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Taruna Akademi Kepolisian dalam mendukung pemulihan pascabencana serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

29 Januari 2026

LMND Kota Bandar Lampung Dukung SMA Siger: Akses Pendidikan Rakyat Tak Boleh Dikorbankan oleh Kegaduhan Politik


REFORMASI-ID | LAMPUNG - Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Bandar Lampung menyatakan dukungannya terhadap keberadaan SMA Siger sebagai upaya konkret pemerintah daerah dalam menekan angka putus sekolah di Kota Bandar Lampung, khususnya bagi anak-anak yang tidak tertampung di SMA negeri dan tidak memiliki kemampuan ekonomi untuk mengakses sekolah swasta.

Ketua Eksekutif Kota LMND Bandar Lampung, Marco Fadhillah, menegaskan bahwa sikap LMND Kota Bandar Lampung berangkat dari prinsip perjuangan organisasi yang secara konsisten memperjuangkan pendidikan yang gratis, ilmiah, dan demokratis bagi seluruh rakyat. Persoalan utama yang harus dilihat dari hadirnya SMA Siger adalah tingginya angka putus sekolah di Kota Bandar Lampung. 

"Banyak anak dari keluarga kelas pekerja dan rakyat miskin kota yang kehilangan akses pendidikan menengah atas karena keterbatasan daya tampung SMA negeri dan mahalnya biaya sekolah swasta,” ujar Marco.

Menurutnya, polemik yang berkembang saat ini justru bergeser dari substansi persoalan pendidikan ke konflik administratif dan tarik-menarik kepentingan politik. LMND Kota Bandar Lampung menilai kondisi tersebut berbahaya karena berpotensi menjadikan hak pendidikan anak-anak sebagai korban dari kegaduhan elite.

LMND Kota Bandar Lampung berpandangan bahwa apabila masih terdapat persoalan administratif dan perizinan dalam penyelenggaraan SMA Siger, maka hal tersebut harus disikapi secara bertanggung jawab dengan mendorong seluruh stakeholder Pemerintah Kota Bandar Lampung, Pemerintah Provinsi Lampung, kementerian terkait, serta masyarakat—untuk duduk bersama mencari solusi, bukan dengan menciptakan kegaduhan politik yang justru merugikan peserta didik.

“Pendidikan tidak boleh dijadikan arena konflik elite dan serangan politik. Perdebatan administrasi seharusnya diselesaikan oleh negara dan para pemangku kebijakan, sementara hak anak-anak untuk tetap bersekolah harus dijamin tanpa syarat,” tegasnya.

LMND Kota Bandar Lampung juga menegaskan bahwa negara memiliki kewajiban konstitusional untuk menjamin hak atas pendidikan.  Setiap kebijakan yang bertujuan memperluas akses pendidikan rakyat semestinya didukung dan disempurnakan, bukan dilemahkan dengan pendekatan prosedural yang mengabaikan realitas sosial di lapangan.

“Oleh karena itu, LMND Kota Bandar Lampung mendesak seluruh pihak untuk menghentikan kegaduhan politik dan segera memastikan keberlangsungan SMA Siger sebagai ruang pendidikan bagi rakyat. Masa depan anak-anak tidak boleh dikorbankan hanya karena konflik kepentingan dan lambannya birokrasi,” tutup Marco. (*)

Agum Gumelar ke Wakapolri: Kedudukan Polri di Bawah Presiden



REFORMASI-ID | Jakarta - Kamis, 29 Januari 2026. Ketua Umum Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI–Polri (PEPABRI), Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, menegaskan bahwa kedudukan Polri yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia Penegasan tersebut disampaikan kepada Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VI Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Wakapolri menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan para senior Polri dan PEPABRI. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi energi besar bagi seluruh jajaran Polri untuk terus mempercepat Transformasi Polri yang berkelanjutan.

“Kedudukan Polri di bawah Presiden merupakan fondasi utama dalam memperkuat efektivitas transformasi kelembagaan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan profesionalisme personel,” tegas Wakapolri.

Langkah Nyata Wakapolri Dorong Transformasi Polri

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri memaparkan sejumlah langkah konkret yang telah dan terus dilakukan untuk mendorong transformasi menyeluruh di tubuh Polri, antara lain:

1. Penguatan SDM dan Pendidikan
Pembenahan sistem rekrutmen yang transparan, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengembangan karier berbasis kompetensi. Dalam waktu dekat, Polri akan membentuk Pusat Studi Kepolisian di 74 perguruan tinggi di seluruh Indonesia guna memperkuat riset, inovasi, dan pengembangan ilmu kepolisian.

2. Transformasi Kultural dan Etika Profesi
Penguatan pembinaan mental, etika profesi, dan keteladanan pimpinan guna menanamkan nilai humanis, responsif, dan berintegritas kepada seluruh personel.

3. Penguatan Pengawasan dan Akuntabilitas
Peningkatan sistem pengawasan internal dan eksternal untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, serta peningkatan kepercayaan publik.

4. Modernisasi Sarana dan Prasarana
Modernisasi fasilitas operasional, pemanfaatan teknologi, serta penguatan sistem pendukung tugas kepolisian.

5. Transformasi Digital
Percepatan digitalisasi layanan publik, pengawasan, dan manajemen organisasi guna menghadirkan Polri yang modern, adaptif, dan efisien.

6. Penguatan Fungsi Operasional
Peningkatan kualitas Harkamtibmas, penegakan hukum yang berkeadilan, serta perlindungan, pengayoman, dan pelayanan masyarakat.

Wakapolri menegaskan bahwa seluruh langkah tersebut merupakan komitmen nyata Polri dalam menjawab harapan Presiden dan masyarakat.

“Transformasi Polri adalah proses berkelanjutan. Dengan dukungan para senior, purnawirawan, dan seluruh elemen bangsa, kami optimistis Polri mampu menghadirkan perubahan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkas Wakapolri.

Wakapolri Tegaskan Polri di Bawah Presiden Sah Konstitusi, PP Polri Nyatakan Komitmen Tegak Lurus Jaga Marwah Institusi



REFORMASI-ID | Jakarta - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menegaskan bahwa kedudukan Polri di bawah Presiden Republik Indonesia merupakan kondisi ideal yang sah secara konstitusi dan telah memperoleh dukungan politik dari lembaga legislatif.

“Kapolri telah menyampaikan secara tegas di DPR RI bahwa kondisi ideal saat ini adalah Polri berada di bawah Presiden Republik Indonesia, sebagaimana diatur secara sah dalam konstitusi, serta telah mendapatkan dukungan politik dari lembaga legislatif,” tegas Wakapolri di hadapan jajaran Persatuan Purnawirawan (PP) Polri, Pepabri, serta purnawirawan TNI AD, AL, dan AU, dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) VI PP Polri Tahun 2026.

Wakapolri menambahkan, secara konstitusional, yuridis, sosiologis, dan filosofis, posisi Polri berada langsung di bawah kendali Presiden Republik Indonesia, serta mendapat dukungan penuh dari organisasi purnawirawan demi menjaga stabilitas dan marwah institusi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Pusat PP Polri Jenderal Pol (Purn) Drs. H. Bambang Hendarso Danuri, M.M., menegaskan komitmen PP Polri untuk tetap tegak lurus terhadap almamater Kepolisian Negara Republik Indonesia dan menjaga marwah institusi di mata masyarakat.

Ia juga menginstruksikan secara tegas kepada seluruh purnawirawan Polri agar tidak melakukan tindakan yang bersifat mengkhianati atau mencederai nama baik Korps Bhayangkara.

Selain itu, Ketua PP Polri menyampaikan bahwa organisasi PP Polri terus mengalami pertumbuhan signifikan, dengan kepengurusan yang kini mencakup tingkat pusat, 34 daerah, 359 cabang, hingga 1.566 ranting di seluruh Indonesia.

PP Polri juga mencatat pencapaian penting berupa kepemilikan penuh aset strategis Gedung Tribrata dan Hotel Sutasoma, serta penyelesaian seluruh kewajiban administratif dan audit sebagai upaya memperkuat kemandirian dan keberlanjutan organisasi.

Menutup sambutannya, Ketua PP Polri menegaskan kembali doktrin “Sekali Bhayangkara, Tetap Bhayangkara” sebagai landasan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Peduli Sesama, PT. Impack Pratama Industri Bersama KPBS Resmikan Tempat Belajar Untuk Anak Pemulung



REFORMASI-ID| Bekasi - PT. Impack Pratama Industri berkolaborasi dengan Komunitas Pemulung Bantargebang Sejahtera (KPBS) resmikan fasilitas belajar dan area bermain bagi anak-anak pemulung Bantargebang. Kamis, 29 Januari 2026.

Fasilitas belajar dan bermain yang didirikan di RT. 004, RW. 003, Kelurahan Ciketing, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, tepat berada ditengah-tengah pemukiman pemulung.

Selain PT. Impack Pratama Industri dan KPBS, turut berkontribusi Prabu PL, Sasa,  Cendo serta Sirkular Karya Indonesia.

Untuk kita ketahui, PT. Impack Pratama Industri adalah produsen bahan bangunan plastik terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak 1981, memproduksi polikarbonat (Alderon), atap vinil, dan bahan bangunan lainnya.

Sedangkan KPBS sendiri sebuah komunitas pemulung yang berkomitmen mensejahterakan seluruh pemulung di Indonesia, khususnya pemulung Bantargebang.

Saat dikonfirmasi media, Toto perwakilan PT. Impack Pratama Industri mengucapkan terimakasih kepada pemulung yang sudah mau menerima bantuan yang diberikan.

"Saya ucapkan banyak terimakasih kepada KPBS khususnya pemulung Bantargebang yang sudah menerima kami mendistribusikan bantuan seadanya untuk saudara-saudara kita pemulung yang ada di Bantargebang," ujarnya.

Segala yang kami berikan, sambungnya, hanya untuk membantu, khususnya anak-anak agar mempunyai tempat untuk belajar dan bermain.

"Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat dan menjadi motivasi anak-anak agar lebih giat belajar," imbuhnya. 

Sementara, Apong ketua KPBS mengatakan bahwa fasilitas seperti yang diberikan PT. Impack Pratama Industri dan rekanan lainnya sangat dibutuhkan.

"Fasilitas seperti ini yang kami butuhkan untuk perkembangan mental dan psikis anak-anak," ucapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa selama ini tidak ada tempat belajar dan bermain yang layak untuk anak-anak.

"Alhamdulillah apa yang kami harapkan sebagai orang tua dapat tercapai, selama ini anak-anak kami tidak ada tempat belajar yang layak dilingkungan rumah serta tidak ada tempat untuk bermain," jelasnya.

Selain dijadikan, paparnya, tempat belajar dan bermain anak, bangunan ini juga bermanfaat bagi kami sebagai balai serba guna.

"Kami ucapkan banyak terimakasih kepada PT. Impack Pratama Industri dan seluruh elemen yang sudah membantu, semoga apa yang diberikan menjadi manfaat dan keberkahan untuk kita semua," pungkasnya.

Acara peresmian tempat belajar dan bermain diisi dengan cek kesehatan gratis, pembagian alat tulis sekolah dan pembagian makanan bergizi.

(Red)

Kakorsabhara Baharkam Polri Buka Bimtek dan Sertifikasi Kompetensi Auditor Sistem Manajemen Pengamanan



REFORMASI-ID | Jakarta - Kakorsabhara Baharkam Polri secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis dan Sertifikasi Kompetensi Auditor Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) pada Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari, mulai 29 Januari hingga 2 Februari 2026, dan dilanjutkan dengan uji kompetensi pada 3–5 Februari 2026.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari 21 personel Satker Mabes Polri dan 9 personel dari jajaran Ditpamobvit Polda kewilayahan. 

Bimtek dan sertifikasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kompetensi personel Polri dalam penerapan Sistem Manajemen Pengamanan, khususnya dalam rangka pembinaan dan pengawasan pengamanan Objek Vital Nasional dan Objek Tertentu yang memiliki peran strategis bagi stabilitas keamanan, kelangsungan pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam sambutannya, Kakorsabhara Baharkam Polri menegaskan bahwa kompleksitas ancaman yang semakin dinamis menuntut adanya sistem pengamanan yang profesional, terstandar, dan dapat diaudit. Sistem Manajemen Pengamanan menjadi pendekatan strategis untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai ancaman.

Pada kesempatan tersebut, Kakorsabhara Baharkam Polri menyampaikan apresiasi kepada Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, seluruh panitia, serta para narasumber yang telah mempersiapkan dan menyelenggarakan kegiatan dengan baik di tengah efisiensi anggaran. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab, serta mampu menjadi auditor yang profesional dan berintegritas.

Lebih lanjut, para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan serta menyosialisasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh kepada satuan kerja masing-masing guna meningkatkan kemampuan personel Polri dalam pelaksanaan audit Sistem Manajemen Pengamanan pada Objek Vital Nasional dan Objek Tertentu.

Pengamanan, Baharkam Polri Berikan Pembekalan Auditor Internal di Pertamina Group



REFORMASI-ID | Banten - Dalam upaya memperkuat sistem keamanan obyek vital nasional, Korps Sabhara Baharkam Polri menyelenggarakan kegiatan pembekalan bagi Auditor Audit Internal Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di lingkungan Pertamina Group tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Hotel Patra Bandung, Jawa Barat, pada Selasa dan Rabu, tgl (27 dan 28/01/2026).

Acara yang berbasis pada Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 07 Tahun 2019 ini, bertujuan untuk mensinkronkan standar pengamanan internal di seluruh lini bisnis Pertamina agar sejalan dengan regulasi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kegiatan dibuka langsung oleh Manager Security Pertamina Holding, Bapak Putra Jaya. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran auditor internal dalam memastikan seluruh prosedur pengamanan berjalan optimal demi keberlangsungan operasional energi nasional.

Hadir sebagai narasumber utama, Kombes Pol Choiron El Atiq, S.H., S.I.K., M.H., selaku Auditor Sispamobvitnas Tk. II Baharkam Polri. Dalam pemaparannya, Kombes Pol Choiron memberikan materi mendalam mengenai implementasi audit manajemen pengamanan yang efektif dan akuntabel.

"Pembekalan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah strategis untuk memastikan setiap personel auditor memiliki kompetensi yang mumpuni dalam mendeteksi serta memitigasi risiko keamanan di lingkungan kerja," ujar Kombes Pol Choiron dalam sesi materinya.
Materi dari Para Ahli

Selain dari pihak kepolisian, peserta juga mendapatkan pembekalan teknis dari Auditor Profesional SMP, Bapak Roy Kusuma Wardhana, ST, MM. Materi yang disampaikan mencakup teknik audit sistem manajemen pengamanan yang komprehensif, mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi hasil audit.

Selain itu Pertamina Group sedang mengembangkan aplikasi SiAman untuk mempermudah dalam pelaksanaan Audit internal di dalam pertamina group.

Agenda yang berlangsung dari pagi hingga malam hari ini turut dihadiri oleh jajaran penting, di antaranya:
Para Manager Security Sub Holding Pertamina, Para Auditor Internal SMP Pertamina, LO TNI, Kolonel Sandy.
Kegiatan ditutup pada pukul 19.00 WIB dengan harapan para auditor internal Pertamina mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk menjaga stabilitas keamanan di aset-aset vital milik negara.