Media Reformasi Indonesia (MRI)

08 Juli 2026

Sinergi Pemerintah: Sosialisasi KBLI 2025 dan Sensus Ekonomi 2026 Siap Permudah Perizinan Usaha Pariwisata



REFORMASI-ID | Jakarta - Subdit Audit Sispamobvitnas Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri menghadiri agenda krusial mengenai arah kebijakan industri pariwisata nasional di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, pada Rabu (8/7/2026). Pertemuan ini membahas Sosialisasi Transformasi Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 ke dalam Pelaksanaan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PBBR) terintegrasi sistem OSS, sekaligus Sosialisasi Sensus Ekonomi tahun 2026 khusus sektor pariwisata.

Acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 13.30 WIB ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata Ibu Niluh Puspa, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Ibu Amalia Adininggar Widyasanti, para Deputi Kementerian Pariwisata, serta perwakilan dari kementerian terkait dan para pelaku usaha sektor pariwisata. Turut hadir mewakili unsur kepolisian antara lain Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H., AKP Juhari, S.H., dan Ipda Arief Wahyudi Wibowo, S.H.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Pariwisata Niluh Puspa menekankan pentingnya integrasi sistem untuk memberikan kejelasan bagi para pelaku usaha di masa transisi ini. Langkah tersebut diperkuat oleh Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti yang memaparkan peran penting Sensus Ekonomi 2026 untuk mengumpulkan basis data riil pelaku usaha di bidang pariwisata.

Untuk mengupas tuntas aspek regulasi, sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber utama. Materi hukum terkait korporasi dipaparkan oleh Dirjen Administrasi Hukum Umum Dr. Widodo, S.H., M.H. Sementara itu, prosedur teknis perizinan disampaikan oleh Direktur Pelayanan Perizinan Berusaha Sektor Non Industri Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Rahardjo Siswohartono.

Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, terdapat lima poin kesimpulan penting terkait arah kebijakan perizinan pariwisata ke depan:

1•Penyelarasan Regulasi Terbaru: Sosialisasi ini menjadi langkah sinkronisasi dan penyamaan pemahaman bersama mengenai pemberlakuan KBLI 2025 di sektor pariwisata yang kini telah terintegrasi penuh ke dalam sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko.

2•Kemudahan untuk Pelaku Usaha: Pemerintah menegaskan komitmen memberikan kepastian hukum dan kelancaran berusaha. Penyesuaian kode KBLI 2025 yang hanya mengubah nomor kode tanpa mengubah substansi kegiatan usaha akan dilakukan secara otomatis oleh sistem OSS. Pelaku usaha tidak wajib mengubah akta perusahaan atau mengurus izin baru selama aktivitas usahanya tetap sama.

3•Dukungan Sukseskan Sensus Ekonomi 2026: Pemerintah mengajak pelaku usaha berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026 demi menghasilkan data ekonomi pariwisata yang akurat. Kerahasiaan data dijamin penuh oleh undang-undang. Hasil data agregat ini nantinya berguna bagi dunia usaha untuk menyusun strategi bisnis dan mengidentifikasi peluang investasi.

4•Integrasi Data Antar-Lembaga: Penyesuaian KBLI dipastikan terhubung dengan berbagai kementerian dan lembaga demi memperkuat basis data nasional serta mendukung akurasi kebijakan sektoral.

5•Dorongan Legalitas UMKM Pariwisata: Pemerintah terus mendorong para pelaku usaha, khususnya skala UMKM, untuk meningkatkan legalitas menjadi badan hukum seperti Perseroan Terbatas (PT) Perorangan yang prosesnya kini mudah dan terjangkau. Langkah ini penting agar mereka mendapatkan kepastian hukum, perluasan akses pembiayaan, dan peluang berkembang yang lebih besar.

Melalui transformasi digitalisasi perizinan dan penguatan data ini, sektor pariwisata Indonesia diharapkan dapat bergerak lebih transparan, aman, dan kompetitif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Prajurit Guskamla Koarmada II dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak di Bitung

 



REFORMASI-ID | BITUNG — Di tengah keluhan masyarakat terhadap kondisi sejumlah ruas jalan yang rusak di Kota Bitung, prajurit Guskamla Koarmada II turun langsung ke lapangan bersama warga melaksanakan karya bakti memperbaiki jalan berlubang, Selasa (7/7/2026). Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian TNI Angkatan Laut terhadap keselamatan pengguna jalan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

Kegiatan dilakukan secara gotong royong di sejumlah titik yang mengalami kerusakan. Para prajurit bersama warga menyiapkan material, mencampur adukan, hingga menutup lubang-lubang yang selama ini dinilai membahayakan pengendara, terutama saat malam hari dan ketika hujan.

Karya bakti tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan sosial, tetapi juga menunjukkan kehadiran TNI AL dalam menjawab kebutuhan masyarakat di luar tugas pokok menjaga keamanan wilayah perairan. Melalui aksi nyata di lapangan, Guskamla Koarmada II berupaya memberikan kontribusi langsung terhadap terciptanya lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

Komandan Guskamla Koarmada II, Laksamana Pertama TNI Edy Setyawan, S.E., mengatakan kegiatan itu merupakan implementasi nilai pengabdian prajurit kepada masyarakat. Menurut dia, kepedulian terhadap fasilitas umum merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui semangat gotong royong.

"Melalui semangat kebersamaan, kami ingin memperkuat sinergi antara TNI AL dan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan. Kepedulian terhadap fasilitas umum merupakan tanggung jawab bersama demi terciptanya keselamatan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan," ujar Edy Setyawan.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari budaya kebersamaan antara TNI AL dan masyarakat. Dengan kolaborasi tersebut, hubungan yang harmonis diharapkan semakin kuat, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Karya bakti itu juga menjadi pesan bahwa pengabdian prajurit tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga kedaulatan di laut, tetapi juga melalui aksi-aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di daratan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut menjadi cerminan nilai kebersamaan yang terus dijaga antara TNI AL dan rakyat.

Wujudkan Mobilitas Lancar dan Humanis, Korsabhara Baharkam Polri Layani Masyarakat Melalui Pengaturan Lalu Lintas Pagi



REFORMASI-ID | Jakarta - Direktorat Samapta Korps Sabhara Badan Pemeliharaan Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Dit Samapta Korsabhara Baharkam Polri) mengerahkan puluhan personel Detasemen Perintis dalam rangka pelayanan Strong Point pengaturan lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada Rabu (08/07/2026)

Kegiatan pengamanan dan pengaturan ini difokuskan pada tiga kawasan utama yang menjadi episentrum aktivitas masyarakat, yakni Bundaran Hotel Indonesia (HI), Monumen Nasional (Monas), dan Kota Tua.

Gelar personel yang berlangsung sejak pukul 05.00 WIB hingga 10.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Penanggung Jawab Lapangan AKBP Ricky Pranata Vivaldy, S.P., S.I.K., M.H., serta Komandan Ton (Danton) Ipda Naufal Rizky Mahaputra, S.Tr.I.K. Sebanyak 70 personel tangguh yang terdiri dari tim ploting wilayah, pengawas Provost, tim dokumentasi PID, dan driver taktis diterjunkan secara penuh guna memastikan kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat saat jam sibuk bergulir.

Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan Strong Point ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman, tertib, dan kondusif. 

Keberadaan personel di lapangan diharapkan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh para pengguna jalan yang memulai aktivitas kerja maupun mobilitas harian lainnya.

"Seluruh personel Detasemen Perintis yang terlibat telah kami ploting ke titik-titik krusial guna mengurai kepadatan kendaraan, membantu penyeberangan pejalan kaki, serta mengantisipasi potensi kemacetan maupun gangguan kamtibmas. Tugas ini dilaksanakan secara humanis, responsif, dan profesional," ungkap Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib.

Sebelum bergeser menuju ploting masing-masing, seluruh personel terlebih dahulu menjalani apel pengecekan yang dipimpin oleh perwira pengendali guna memastikan kesiapan fisik maupun kelengkapan teknis pendukung operasional. Berdasarkan data ploting, kawasan Bundaran HI dan Monas masing-masing diperkuat oleh 20 personel, sedangkan area wisata sejarah Kota Tua dijaga ketat oleh 12 personel.

Hingga berakhirnya masa tugas pada pukul 10.00 WIB, dilaporkan tidak ada situasi menonjol maupun kendala yang menghambat jalannya arus lalu lintas di ketiga kawasan utama tersebut. Mobilitas masyarakat terpantau berjalan sangat tertib dan lancar tanpa adanya laporan kecelakaan lalu lintas maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Melalui konsistensi pelaksanaan pelayanan Strong Point ini, Korsabhara Baharkam Polri berharap tingkat kedisiplinan dan rasa aman masyarakat dalam berlalu lintas dapat terus terjaga dengan baik, selaras dengan semangat Polri yang Siap, Solid, dan Bersiaga.

Wakapolri Raih Penghargaan The Visionary Leader of National Security, Akademisi Apresiasi Reformasi dan Transformasi Polri



REFORMASI-ID | Jakarta, 8 Juli 2026 – Wakapolri di dampingi Kasatgas Pusat Studi Kepolisian (Ijp Dr Susilo Teguh R, M.Si, ), Sekretaris Percepatan Refirmasi Polri (Ijp Kristiono, S.Ik., M.Si) dan Dir PPA-PPO (Bjp Dr Nurul Azizah, M.Si) menerima kunjungan rektor UNISSULA beserta rombongan.

Komitmen Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. dalam mengakselerasi reformasi dan transformasi Polri mendapat apresiasi dari kalangan akademisi. Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) menganugerahkan penghargaan The Visionary Leader of National Security yang diserahkan langsung oleh Rektor Unissula, Prof. H. Gunarto, S.H., M.H., dalam audiensi di Ruang Rapat Wakapolri, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (8/7).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan akademik atas kepemimpinan visioner Wakapolri dalam mendorong reformasi kelembagaan Polri melalui penguatan kualitas sumber daya manusia, transformasi pendidikan kepolisian, pengembangan scientific policing, serta pembangunan kolaborasi strategis antara institusi kepolisian dan perguruan tinggi sebagai fondasi penguatan sistem keamanan nasional.

Rektor Unissula, Prof. H. Gunarto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut lahir dari penilaian akademik terhadap arah pembaruan yang sedang dijalankan Polri.

“Fakultas Hukum Unissula menganugerahkan penghargaan The Visionary Leader of National Security kepada Bapak Wakapolri karena kami menilai beliau berhasil menghadirkan paradigma baru dalam pembangunan institusi Polri. Reformasi pendidikan kepolisian, penguatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan scientific policing, transformasi STIK-PTIK menuju Universitas Kepolisian, hingga pembentukan jejaring Pusat Studi Kepolisian bersama perguruan tinggi merupakan langkah-langkah visioner yang menunjukkan bahwa keamanan nasional harus dibangun di atas fondasi ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi,” ujar Prof. Gunarto.

Menurutnya, kepemimpinan yang visioner bukan hanya mampu menjawab tantangan hari ini, tetapi juga menyiapkan institusi menghadapi perubahan di masa depan.

“Apa yang sedang dilakukan Bapak Wakapolri merupakan investasi jangka panjang bagi lahirnya Polri yang semakin profesional, adaptif, humanis, serta mampu menjawab dinamika keamanan global melalui kolaborasi dengan dunia akademik. Atas dasar itulah penghargaan ini kami persembahkan sebagai bentuk penghormatan akademik sekaligus dukungan terhadap arah reformasi dan transformasi Polri,” lanjutnya.

Di bawah koordinasi Wakapolri pada bidang pembinaan organisasi, Polri saat ini tengah menjalankan berbagai agenda strategis reformasi. Di antaranya pengembangan Laboratorium Kepemimpinan Digital di Sespim Polri untuk membentuk pemimpin adaptif di era digital, pembangunan Laboratorium Sosial di Akademi Kepolisian sebagai wahana penerapan scientific policing, transformasi STIK-PTIK menuju Universitas Kepolisian (UNIPOL), pembentukan Pusat Studi Kepolisian bersama 77 perguruan tinggi di Indonesia, reformasi kurikulum pendidikan yang berorientasi pada hak asasi manusia, kepemimpinan, dan pelayanan publik, serta peningkatan kompetensi penyidik melalui program sertifikasi nasional.

Berbagai transformasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan Polri dalam menghadapi tantangan keamanan kontemporer, termasuk penanganan tindak pidana siber, perlindungan perempuan dan anak, pemberantasan tindak pidana perdagangan orang, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepolisian berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Menerima penghargaan tersebut, Wakapolri menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Fakultas Hukum Unissula. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan kehormatan bagi seluruh insan Polri yang terus berkomitmen melakukan transformasi institusi.

“Transformasi Polri tidak mungkin dilakukan sendiri. Kami membutuhkan kemitraan dengan perguruan tinggi agar setiap kebijakan, sistem pendidikan, dan penegakan hukum semakin berbasis riset, ilmu pengetahuan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Kolaborasi akademik adalah bagian penting dalam membangun Polri yang semakin profesional, modern, dan dipercaya publik,” ujar Wakapolri.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Unissula juga mengundang Wakapolri untuk menjadi keynote speaker pada Seminar Internasional Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang akan diselenggarakan pada 30 Juli 2026. Forum internasional tersebut akan menghadirkan delegasi dari 18 negara di lima benua guna membahas berbagai strategi penanganan kejahatan transnasional, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan perempuan, anak, dan perdagangan orang.

Wakapolri menyambut baik undangan tersebut dan menegaskan bahwa kolaborasi internasional maupun kemitraan dengan dunia akademik merupakan bagian penting dalam memperkuat kapasitas Polri menghadapi kejahatan yang semakin kompleks dan lintas batas negara.

Audiensi ini menjadi penegasan bahwa hubungan antara Polri dan Unissula tidak hanya sebatas kemitraan kelembagaan, tetapi berkembang menjadi kolaborasi strategis dalam pengembangan ilmu kepolisian, penguatan kebijakan berbasis riset, serta mendukung reformasi Polri menuju institusi yang semakin profesional, modern, humanis, dan presisi.

Patroli Malam Koramil 04/Jati Asih dan Linmas Sisir Titik Rawan, Ajak Warga Jaga Kamtibmas Bersama


REFORMASI-ID | Kodam Jaya - Kota Bekasi
- 7/7/2026 Sebagai upaya menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif, personel Babinsa Koramil 04/Jati Asih Kodim 0507/Bekasi bersama Linmas melaksanakan patroli malam dengan menyisir sejumlah titik yang dianggap rawan di wilayah binaan.

Patroli dilakukan secara humanis dengan menyambangi permukiman warga, ruas jalan, serta lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat pada malam hari. Selain memantau situasi keamanan, petugas juga berdialog dengan warga dan memberikan imbauan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Melalui kegiatan ini, Koramil 04/Jati Asih terus memperkuat sinergi dengan Linmas dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan lainnya.

Danramil 04/Jati Asih Mayor Kav Su’ud Mulyadi mengatakan bahwa patroli malam merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk komitmen TNI AD dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Patroli malam ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Kami juga mengajak seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap situasi sekitar, dan segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci terciptanya wilayah yang aman dan kondusif,” ujar Mayor Kav Su’ud Mulyadi.

Koramil 04/Jati Asih berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan kewilayahan, termasuk patroli malam, guna memberikan rasa aman dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

(Kodim 0507/Bekasi)

07 Juli 2026

Temu Wilayah Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual Perkuat Sinergi Pesantren di Lampung


REFORMASI-ID | METRO – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Lampung kembali menyelenggarakan Temu Wilayah Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual sebagai upaya memperkuat sinergi antar pesantren dalam mencegah dan menangani kekerasan seksual di lingkungan pendidikan keagamaan. Kegiatan berlangsung di Hotel Aidia Grande, Kota Metro, Selasa (07/07/2026).

Kegiatan ini merupakan pertemuan kedua yang diikuti peserta dari Zona II, meliputi Kabupaten Lampung Tengah, Kota Metro, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Kabupaten Tulang Bawang Barat, dan Kabupaten Mesuji.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua DPW PKB Provinsi Lampung, Hj. Chusnunia Chalim, S.H., M.Si., M.Kn., Ph.D. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya membangun kolaborasi seluruh elemen pesantren dan pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta bebas dari segala bentuk kekerasan seksual.

"Pentingnya kita membangun kolaborasi seluruh elemen pesantren dan pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta bebas dari segala bentuk kekerasan seksual." ujar Chusnunia Chalim 

Ketua Panitia, Radityo, menyampaikan bahwa Temu Wilayah Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual merupakan bagian dari komitmen DPW PKB Provinsi Lampung dalam memperkuat kapasitas pesantren melalui edukasi, koordinasi, dan kolaborasi lintas sektor guna mencegah serta menangani kekerasan seksual di lingkungan pesantren.

"Temu Wilayah Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual merupakan bagian dari komitmen DPW PKB Provinsi Lampung dalam memperkuat kapasitas pesantren melalui edukasi, koordinasi, dan kolaborasi lintas sektor guna mencegah serta menangani kekerasan seksual di lingkungan pesantren." jelas Radityo Ketua Panitia 

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai narasumber dari unsur penegak hukum, akademisi, dan tokoh pesantren. Hadir sebagai narasumber antara lain Kasat Reskrim Polres Metro IPTU Rizky D. Cahyo, Dr. Rika Damayanti, M.Kep., Ns., Sp.Kep., Wakil Dekan I Fakultas Psikologi UIN Raden Intan Lampung sekaligus Tenaga Ahli Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung, serta Gus Muhammad Lathoiful Ihsan dari Pondok Pesantren Al Hikmah Way Halim, Bandar Lampung.

Peserta kegiatan terdiri atas para kiai, pengasuh pondok pesantren, ustaz dan ustazah, pengurus lembaga kepesantrenan, serta santri dari berbagai daerah di Provinsi Lampung. Sejumlah organisasi dan lembaga kepesantrenan juga turut berpartisipasi, di antaranya RMI PWNU Lampung, Koordinator Jalsah al-Jinsiyah, Nawaning Lampung, RMI PCNU Kota Metro, JP3M Kota Metro, dan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kota Metro.

Melalui forum tersebut, peserta memperoleh penguatan mengenai langkah-langkah pencegahan kekerasan seksual, mekanisme penanganan yang berpihak kepada korban sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, serta pentingnya membangun sistem perlindungan di lingkungan pesantren melalui edukasi, pengawasan, dan koordinasi dengan aparat penegak hukum maupun instansi terkait.

Selain menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik, Temu Wilayah Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan memperkuat komitmen bersama antarpondok pesantren dalam membangun ekosistem pendidikan yang ramah anak, aman, inklusif, dan berkeadilan.

DPW PKB Provinsi Lampung berharap kegiatan ini menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan sehingga upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan pesantren dapat dilakukan secara lebih efektif, terstruktur, dan berkesinambungan demi memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh santri di Provinsi Lampung. (*)

Semboyan 'Siap, Solid Berhasil', Personel Subden C Detasemen Perintis Sukses Amankan Jalur Sore di Simpang PAL hingga UI



REFORMASI-ID | Depok - Dalam rangka menjaga kelancaran arus lalu lintas dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, Personel Subden C Detasemen Perintis Korps Sabhara (Korsabhara) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas (Gatur Lantas) pada Selasa sore (7/7/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 16.00 WIB ini menyasar sejumlah titik persimpangan krusial yang dikenal padat aktivitas kendaraan, khususnya pada jam pulang kantor.

Direktur Samapta (Dirsamapta) Korsabhara Baharkam Polri melaporkan bahwa personel di lapangan telah diploting secara optimal di tiga lokasi utama, yaitu:Simpang PAL,Simpang Perempatan Gunadarma,Simpang Universitas Indonesia (UI)

Kehadiran personel Subden C Detasemen Perintis di titik-titik plotingan tersebut bertujuan untuk mengurai potensi kemacetan, mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, serta membantu menyeberangkan pejalan kaki demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Kegiatan Gatur Lantas berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Upaya rutin ini menjadi bukti komitmen nyata Korsabhara Baharkam Polri dalam mewujudkan semboyan "Siap, Solid, Berhasil" demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri Serap Aspirasi Warga melalui Patroli Dialogis & Humanis



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri terus mengintensifkan kegiatan preventif di tengah masyarakat. Langkah ini diwujudkan melalui aksi nyata personel Subden C Detasemen Perintis yang menggelar Patroli Dialogis di kawasan Jalan dan Pos Security Cibubur Country pada Selasa siang (07/07/2026).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kaden Perintis Kombes Kadek Budi di bawah arahan Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Dr. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., dan dilaporkan langsung kepada Kakorsabhara Baharkam Polri.

Dalam pelaksanaannya, para personel menyisir area strategis menggunakan kendaraan roda dua (KR2) serta dilanjutkan dengan berjalan kaki agar dapat berinteraksi lebih dekat dan hangat dengan warga maupun petugas keamanan setempat.

Kaden Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Kombed Kadek Budi Pol. S.I.K., menyampaikan bahwa kehadiran polisi di lapangan bukan hanya sekadar berjaga, melainkan untuk membangun komunikasi dua arah yang efektif dengan masyarakat.

"Petugas di lapangan aktif berinteraksi untuk menyerap informasi, mendengar keluhan, sekaligus memantau perkembangan situasi Harkamtibmas secara langsung di lokasi tersebut," jelasnya.

Tidak hanya menyerap aspirasi, dalam patroli dialogis tersebut petugas juga menyampaikan sejumlah imbauan penting terkait Kamtibmas. Warga diingatkan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas di lingkungan sekitar.

Masyarakat juga diminta tidak ragu untuk segera melapor ke pihak kepolisian terdekat apabila menemukan hal-hal atau gerak-gerik yang mencurigakan. Selain menjaga keamanan, aksi humanis juga ditunjukkan oleh para personel di lapangan dengan sigap membantu warga yang mengalami kendala teknis saat berada di jalan raya.

Melalui komitmen slogan "Siap, Solid, Berhasil", Korsabhara Baharkam Polri berharap patroli dialogis yang konsisten seperti ini dapat terus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.

Polri Tancap Gas Reformasi Pendidikan: Kurikulum Berbasis HAM, AI, dan Big Data Siap Berlaku 2027



REFORMASI-ID | Semarang - Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menegaskan komitmen Polri untuk mempercepat transformasi pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia unggul yang profesional, adaptif, dan berintegritas.

Hal tersebut disampaikan usai menghadiri tiga agenda strategis di Akademi Kepolisian (Akpol), yakni Analisis dan Evaluasi (Anev) Pendidikan dan Pelatihan Semester I Tahun 2026, peresmian Kelas Tematik Akpol, serta peresmian Laboratorium Sosial Sains Kepolisian.

Menurut Wakapolri, Anev Semester I menjadi momentum penting untuk menyusun desain baru sistem pendidikan Polri yang akan diterapkan mulai tahun 2027.
“Seluruh kurikulum pendidikan Polri sedang didesain ulang agar sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026 dan rekomendasi reformasi kepolisian. Pendidikan Polri ke depan harus semakin berbasis hak asasi manusia, memperkuat kompetensi, profesionalisme, serta menjawab tantangan perkembangan zaman,” ujar Wakapolri.

Reformasi tersebut mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan pembentukan hingga pendidikan pengembangan pertama, menengah, dan tinggi. Kurikulum baru juga akan diterapkan pada berbagai pendidikan pembentukan, termasuk Bintara Polri, Bintara SPKT, Brimob, Polair, maupun Intelijen.

Selain itu, Wakapolri meresmikan Kelas Tematik Akpol sebagai inovasi pembelajaran yang menghadirkan representasi fungsi-fungsi utama kepolisian. Ke depan, konsep tersebut akan diperluas sehingga seluruh Polda memiliki kelas tematik yang menampilkan karakteristik wilayah, kearifan lokal, serta pemanfaatan big data sebagai media pembelajaran bagi para taruna.

“Kami menyiapkan taruna sebagai first line supervisor sekaligus calon pemimpin Polri masa depan. Karena mayoritas merupakan generasi Z dan generasi Alpha, proses pembelajaran harus dekat dengan digitalisasi, pengambilan keputusan berbasis data, analisis berbasis artificial intelligence (AI), serta kemampuan berpikir komprehensif dan holistik,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakapolri juga meresmikan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian yang menjadi salah satu laboratorium kepolisian modern di kawasan Asia. Laboratorium tersebut dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi digital, big data, serta kecerdasan buatan untuk mendukung pembelajaran berbasis riset dan pengambilan keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun secara hukum.
Menurut Wakapolri, keberadaan laboratorium tersebut akan menjadi pusat pengembangan analisis sosial kepolisian sekaligus memperkuat budaya pengambilan keputusan yang berbasis bukti (evidence-based policing).

Transformasi pendidikan juga akan diperluas ke jenjang pendidikan kepemimpinan. Di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim), Polri tengah menyiapkan pembangunan Laboratorium Kepemimpinan Digital sebagai sarana pembelajaran bagi para middle manager dan top manager agar mampu mengambil keputusan secara lebih cepat, tepat, efektif, efisien, dan berbasis data.
“Ini merupakan komitmen Polri untuk terus membangun SDM yang unggul melalui reformasi pendidikan, reformasi kultur organisasi, dan penguatan kompetensi personel. Semua ini dilakukan untuk menjawab harapan masyarakat sekaligus menghadapi dinamika tantangan global, regional, maupun nasional,” tutup Wakapolri.

Wakapolri Resmikan Laboratorium Sosial Sains dan Kelas Tematik, Akpol Perkuat Scientific Policing



REFORMASI-ID | Semarang, 6 Juli 2026 – Akademi Kepolisian (Akpol) memasuki babak baru modernisasi pendidikan kepolisian melalui peresmian Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dan Kelas Tematik. Kedua fasilitas ini menjadi bagian dari transformasi pendidikan Polri untuk membentuk perwira yang mampu mengambil keputusan secara ilmiah, berbasis data, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks.

Peresmian dilakukan oleh Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., di Akpol, Semarang, Senin (6/7).

Usai peresmian, dalam doorstop kepada awak media, Wakapolri menjelaskan bahwa Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dan Kelas Tematik merupakan bagian dari reformasi pendidikan Polri yang menyiapkan taruna menjadi first line supervisor sekaligus the next leader di lingkungan Polri.

“Taruna harus dibekali kemampuan mengambil keputusan berbasis data. Karena itu kami mengembangkan pembelajaran yang memanfaatkan big data, Artificial Intelligence (AI), dan analisis yang komprehensif agar setiap keputusan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun secara hukum,” ujar Wakapolri.

Menurutnya, Laboratorium Sosial Sains Kepolisian menjadi ruang pembelajaran berbasis simulasi berbagai persoalan nyata yang dihadapi masyarakat. Melalui dukungan AI, coding, dan analisis big data, taruna dilatih memahami dinamika sosial, memetakan potensi gangguan kamtibmas, serta menyusun solusi berbasis bukti (evidence-based policing).

Sebagai bagian dari penguatan pembelajaran, Polda Jawa Tengah ditetapkan sebagai Teaching Laboratory Akpol, sehingga para taruna memperoleh pengalaman langsung menganalisis dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan humanis sebelum melaksanakan tugas di lapangan.

Sementara itu, Kelas Tematik dikembangkan sebagai ruang belajar berbasis studi kasus aktual yang memperkenalkan fungsi-fungsi kepolisian secara visual, interaktif, dan aplikatif. Saat ini telah tersedia enam kelas tematik, yakni SDM, Dokkes, Brimob, Reskrim, Ident, dan Laboratorium Forensik. Ke depan, seluruh fungsi teknis kepolisian ditargetkan memiliki kelas tematik sebagai media pembelajaran yang terintegrasi.

Perumus Laboratorium Sosial Sains Kepolisian, Pati Lemdiklat Polri Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si., menjelaskan bahwa pembangunan laboratorium dan kelas tematik merupakan implementasi arahan Wakapolri dalam memperkuat kualitas pendidikan kepolisian melalui pendekatan akademik yang modern.

Menurut Irjen Pol. Susilo, Laboratorium Sosial Sains Kepolisian tidak dirancang sebagai laboratorium eksakta, melainkan sebagai ruang diskusi, riset, dan simulasi fenomena sosial yang memungkinkan taruna memahami persoalan masyarakat sebelum bertugas di lapangan. Tujuannya adalah membentuk lulusan yang berpikir sistemik, kritis, reflektif, serta mengedepankan evidence-based policing dalam setiap pengambilan keputusan.

Ia menjelaskan, konsep laboratorium ini disusun melalui diskusi dengan para pakar dan guru besar serta studi komparatif ke lembaga pendidikan kepolisian di Amerika Serikat, Jepang, Singapura, Korea Selatan, dan Australia. Dengan peresmian tersebut, Indonesia menjadi negara kelima di Asia yang memiliki Laboratorium Sosial Sains Kepolisian.

Pembangunan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dan Kelas Tematik didukung melalui dana hibah dari jajaran Bank Himbara yang terdiri atas BRI, BNI, BTN, Bank Mandiri, dan BSI, serta sumbang bhakti para alumni Polri.

Wakapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi mewujudkan fasilitas tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Bank Himbara, para alumni Polri, para donatur, dan seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dan Kelas Tematik. Sinergi ini merupakan investasi penting dalam membangun SDM Polri yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutup Wakapolri.

Sentuhan Humanis Korps Sabhara: Antar dan Ongkosi Lansia yang Telantar di Jakarta Kembali ke Keluarga



REFORMASI-ID | Jakarta - Personel Patroli Perintis Dit Samapta Korsabhara Baharkam Polri kembali menunjukkan komitmen nyata sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Memegang teguh moto kesatuan "Siap, Solid, Berhasil", petugas bergerak cepat membantu seorang lansia bernama Bapak Ipin (56) yang terlantar dan kebingungan di depan Taman Literasi Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (06/07/2026) pagi.

Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa penemuan warga yang membutuhkan pertolongan ini bermula saat personel melakukan patroli rutin di kawasan Blok M Square, Terminal Blok M, dan area sekitarnya sekitar pukul 08.00 WIB.

"Saat melintas di depan Taman Literasi Blok M, personel kami melihat seorang pria paruh baya sedang duduk di pinggir jalan. Kondisinya tampak sangat kelelahan dan kebingungan. Sesuai prinsip kerja kami yang siap merespons laporan warga, petugas langsung menghampiri dan melakukan pendekatan secara humanis," ujar Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib dalam keterangan tertulisnya, Senin (06/07/2026).

Berdasarkan pemeriksaan identitas, pria tersebut diketahui merupakan warga asal Cirebon, Jawa Barat. Dari hasil komunikasi, Bapak Ipin mengaku nekat merantau ke Jakarta untuk mencari nafkah demi menghidupi istri dan dua anaknya. Malangnya, nasib baik belum berpihak. Beliau justru mengalami kesulitan ekonomi ekstrem hingga kehabisan uang dan ongkos untuk kembali ke kampung halaman.

Sebelum ditemukan oleh petugas, Bapak Ipin diketahui sudah telantar selama tiga hari di sekitar kawasan Gerbang Blok M dan terpaksa bermalam di salah satu masjid terdekat.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, komitmen solid antar-personel di lapangan langsung diwujudkan lewat aksi nyata. Petugas mengevakuasi Bapak Ipin dan mengantarkannya ke titik pemberhentian Bus Primajasa di kawasan Kebayoran Baru. Tidak hanya itu, secara sukarela personel juga patungan memberikan bantuan ongkos perjalanan agar Bapak Ipin bisa berhasil pulang dan berkumpul kembali bersama keluarganya dengan aman.

Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib menegaskan bahwa kehadiran Patroli Perintis di lapangan tidak hanya fokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), tetapi juga untuk menghadirkan aksi kemanusiaan yang berdampak langsung bagi warga.humani

"Kegiatan ini adalah wujud nyata dari komitmen Polri yang humanis dan responsif. Lewat semangat 'Siap, Solid, Berhasil', kami berharap kehadiran Polri tidak hanya menyelesaikan kesulitan yang dihadapi masyarakat, tetapi juga semakin mempererat kedekatan dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian," pungkasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Bapak Ipin kini telah dalam perjalanan pulang menuju kampung halamannya berkat kesigapan dan kepedulian personel kepolisian di lapangan.

Patroli Menyentuh Titik Rawan, Koramil 03/Teluk Pucung Tingkatkan Pengawasan Malam Hari


REFORMASi - ID | Kodam Jaya - Kota Bekasi -Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Koramil 03/Teluk Pucung Kodim 0507/Bekasi terus mengintensifkan patroli malam dengan menyisir sejumlah titik yang dianggap rawan di wilayah binaannya.

Patroli dilaksanakan menggunakan kendaraan taktis Maung dan sepeda motor agar personel dapat menjangkau berbagai lokasi secara efektif. Selain melakukan pemantauan di titik-titik rawan, personel Koramil juga berinteraksi langsung dengan masyarakat serta memberikan imbauan agar senantiasa menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi di sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa mengajak warga untuk saling menjaga, memperkuat kebersamaan, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan.

Danramil 03/Teluk Pucung, Mayor Inf Fatwanul, mengatakan bahwa patroli malam merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun gangguan Kamtibmas.

“Patroli malam kami laksanakan secara rutin sebagai bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat. Selain memantau situasi wilayah, kami juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan karena Kamtibmas merupakan tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Mayor Inf Fatwanul.

Melalui kegiatan patroli yang dilakukan secara berkelanjutan, Koramil 03/Teluk Pucung berharap situasi keamanan wilayah tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas maupun beristirahat pada malam hari dengan aman dan nyaman.


(Kodim 0507/Bekasi)

06 Juli 2026

Kombes Pol Edy Sumardi Tegaskan, Transparansi Data dan Sinergitas Antar Departemen Kunci Sukses Bintek SMP di PLTU Banten



REFORMASI-ID | Banten - Tim Korps Sabhara (Korsabhara) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri resmi memulai bimbingan teknis (Bintek) implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di PT Lestari Banten Energi PLTU Banten 1 X 660 MW pada Senin (6/7/2026). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari hingga Jumat, 10 Juli 2026 mendatang.

Ketua Tim Bintek Baharkam Polri, Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran timnya bukan bertindak sebagai inspektorat yang mencari-cari kesalahan, melainkan sebagai mitra strategis perusahaan.

"Kami hadir sebagai mitra untuk memastikan satu hal, bahwa PLTU Banten 1 X 660 MW milik PT Lestari Banten Energi ini aman dan patuh hukum. Oleh karena itu, buka semua data, transparansi adalah kunci," ujar Kombes Pol Edy Sumardi dalam sambutannya di Room Conference 1, PT Lestari Banten Energi.

Lebih lanjut,Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., M.H.menekankan bahwa implementasi SMP bukan hanya domain atau tanggung jawab fungsi pengamanan (security) semata. Keberhasilan sistem ini menuntut keterlibatan aktif dari pimpinan puncak hingga seluruh karyawan di berbagai departemen. Ia merinci, elemen komitmen dan kebijakan membutuhkan peran jajaran direksi, elemen tata kelola pengamanan melibatkan divisi HRD dan K3, sedangkan elemen pemantauan dan evaluasi sangat bergantung pada divisi IT serta maintenance.

"Mari kita fokus. Target kami sederhana, pada tanggal 10 Juli 2026 nanti, PT Lestari Banten Energi sudah mendapatkan hasil bintek, skor, serta rekomendasi yang jelas untuk segera ditindaklanjuti menuju sertifikasi SMP. Dengan kepatuhan penuh, perusahaan ini akan menjadi contoh PLTU Objek Vital Nasional (Obvitnas) terbaik," tambahnya.

Gayung bersambut, Station Manager PT Lestari Banten Energi, Djoko Sampurno, menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran Tim Baharkam Polri beserta pendamping dari Ditpamobvit Polda Banten.

"Dalam pelaksanaan bintek lima hari ke depan, kami sangat berharap mendapatkan saran dan masukan yang komprehensif demi perbaikan serta penyempurnaan Sistem Manajemen Pengamanan di lingkungan PT Lestari Banten Energi," kata Djoko.

Acara pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pemutaran profil perusahaan, serta pemaparan dari Tim Auditor Internal mengenai kondisi riil implementasi SMP di perusahaan saat ini. Rangkaian kegiatan hari pertama kemudian dilanjutkan dengan safety induction dan observasi lapangan secara menyeluruh di area PLTU Banten 1 X 660 MW yang berlangsung hingga pukul 17.45 WIB.

Hari pertama bintek ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Agenda ini turut dihadiri oleh jajaran manajemen PT Lestari Banten Energi, di antaranya Deputy Station Manager Alvin Ren, jajaran manajer departemen, serta para peserta yang mengikuti jalannya pembukaan secara daring.

Polda Lampung Pasang Imbauan di Krakatau, Nelayan Diminta Jauhi Kawasan Gunung Anak Krakatau


REFORMASI-ID | Lampung – Polda Lampung memasang papan imbauan di kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK), Kabupaten Lampung Selatan sebagai langkah antisipasi menyusul peningkatan aktivitas vulkanik gunung tersebut.

Selain di kawasan Gunung Anak Krakatau, papan imbauan juga dipasang di Dermaga Canti, pesisir Kalianda, serta Dermaga Perikanan Bom Kalianda agar dapat diketahui masyarakat dan wisatawan yang hendak beraktivitas di sekitar Selat Sunda.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, pemasangan imbauan dilakukan untuk mengingatkan masyarakat, agar mematuhi rekomendasi dari otoritas vulkanologi demi keselamatan.

"Kami telah memasang papan himbauan di kawasan Gunung Anak Krakatau, Dermaga Canti, dan Dermaga Perikanan Bom Kalianda. Langkah ini merupakan upaya preventif agar masyarakat, wisatawan, maupun nelayan mengetahui adanya pembatasan aktivitas di sekitar Gunung Anak Krakatau," ujarnya, Senin (6/7/2026).

Menurut Yuni, personel di lapangan juga telah berkoordinasi dengan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) untuk meneruskan imbauan kepada para nelayan yang melaut di perairan sekitar Krakatau.

"Kami juga berkoordinasi dengan HNSI agar informasi ini diteruskan kepada para nelayan yang mencari ikan di laut. Untuk sementara waktu, mereka diminta menjaga jarak dan tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau sesuai rekomendasi yang berlaku," ucapnya.

Selain itu, ia menegaskan, kepolisian akan terus melakukan sosialisasi dan pemantauan di kawasan pesisir guna memastikan masyarakat mematuhi imbauan keselamatan.

"Polda Lampung mengimbau masyarakat, wisatawan, dan nelayan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius yang telah ditetapkan oleh otoritas terkait hingga kondisi aktivitas Gunung Anak Krakatau kembali dinyatakan aman," tandas mantan Kapolres Metro tersebut. (Mudian) 

Warga Burangkeng Keluhkan Sikap Humas SMKN 1 Setu yang Dinilai Tidak Humanis



REFORMASI-ID  | Bekasi - Sikap Humas SMKN 1 Setu, Heru Sitiadi, dikeluhkan seorang warga Desa Burangkeng. Warga menilai jawaban Heru saat menerima tamu di sekolah tidak mencerminkan seorang pendidik.

Menurut warga yang enggan disebutkan namanya, kejadian bermula saat dirinya bersilaturahmi ke pihak Kepala Sekolah SMKN 1 Setu dan bertanya kepada humas. 

“Saya hanya bertanya siapakah bapak, tetapi jawabannya seolah menantang seperti jagoan,” ujarnya, Minggu, 5 Juli 2026.

Sementara Pihak Sekolah SMKN 1 Setu , H. Dede selaku Koordinator TU, mengatakan baik terkait sikap Hubin kami nanti akan kami sampaikan ke beliau agar kedepannya bisa lebih humanis.

"Terimakasih atas masukan dan informasinya," ungkapnya, lewat WA pada Senin, 6 Juli 2026.

_(Red/rilis)

Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Lampung Buka dan Lepas Ribuan Peserta Bhayangkara Run


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung sukses menggelar ajang lari massal "Bhayangkara Run". Minggu, (5/7/2026).

Kegiatan ini dibuka dan dilepas langsung oleh Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, dengan suasana yang sangat meriah dan penuh antusiasme.

Kegiatan yang dipusatkan di Bandar Lampung ini diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari personel TNI-Polri, instansi pemerintah, komunitas lari, pelajar, hingga masyarakat umum tampak memadati lokasi sejak pagi hari untuk ikut berpartisipasi.

Dalam sambutannya, Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, menyampaikan bahwa Bhayangkara Run ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan juga wadah untuk mempererat tali silaturahmi, sinergitas, dan kedekatan antara Polri dan seluruh elemen masyarakat.

"Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menggelorakan gaya hidup sehat sekaligus memperkokoh persatuan. Antusiasme luar biasa dari ribuan peserta hari ini adalah bukti nyata kedekatan Polri dengan masyarakat Lampung," ujar Helfi Assegaf.

Pada Bhayangkara Run kali ini, terdapat 3 kategori rute yang diperlombakan, yaitu:

Kategori 21K (Half Marathon)

Kategori 10K

Kategori 5K

Setelah seluruh peserta memasuki garis finish, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah. 

Kapolda Lampung bersama Wakapolda Lampung menyerahkan langsung hadiah dan piala kepada para pelari yang berhasil meraih podium di masing-masing kategori.

Turut hadir mendampingi Kapolda Lampung dalam kegiatan tersebut:

Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung, Unsur Forkopimda Provinsi Lampung, serta sejumlah tamu undangan penting lainnya.

Acara berlangsung dengan aman, tertib, dan ditutup dengan pembagian doorprize menarik serta hiburan bagi seluruh peserta yang hadir. (Mudian) 

PTUN Jakarta Kabulkan Seluruh Permohonan Ernie Nurheyanti M. Toelle, Putusan Menteri HAM Dibatalkan

Ernie Nurheyanti M. Toelle, SH, MH


Media Reformasi, Jakarta, 2 Juli 2026 – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta mengabulkan seluruh gugatan yang diajukan oleh Ernie Nurheyanti Toelle SH MH terhadap Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia terkait Keputusan Menteri HAM mengenai perpindahan jabatan di lingkungan Kementerian HAM.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan eksepsi tergugat tidak dapat diterima serta mengabulkan seluruh gugatan penggugat. Pengadilan juga membatalkan Keputusan Menteri HAM Nomor MHA-14, KP.04.04 Tahun 2026 tanggal 23 Januari 2026 tentang Pengangkatan Melalui Perpindahan dari Jabatan Manajerial ke Dalam Jabatan Fungsional atas nama Ernie Nurheyanti M. Toelle.

Selain itu, majelis hakim mewajibkan Menteri HAM mencabut keputusan tersebut dan merehabilitasi harkat, martabat, serta kedudukan Ernie Nurheyanti M. Toelle seperti semula sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan Hak Asasi Manusia atau pada jabatan yang setara sesuai ketentuan yang berlaku.

Menanggapi putusan tersebut, Ernie Nurheyanti M. Toelle menyampaikan rasa syukur atas putusan yang dinilai memberikan kepastian hukum.

"Saya mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas putusan yang telah dijatuhkan oleh Pengadilan Tata Usaha Negara, di mana hakim mengabulkan seluruhnya gugatan saya. Saya menghormati seluruh proses hukum yang telah berlangsung dan menerima putusan ini dengan penuh rasa syukur serta tanggung jawab," ujar Yanti.

Yanti juga menyampaikan penghargaan kepada majelis hakim, tim kuasa hukum, serta seluruh pihak yang telah mendukung selama proses persidangan.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada majelis hakim, kuasa hukum, serta seluruh pihak yang telah menjalankan tugas dan perannya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga, rekan-rekan, dan semua pihak yang telah memberikan doa, dukungan, dan kepercayaan selama proses ini berlangsung."

Menurut Yanti, putusan tersebut diharapkan menjadi penguatan terhadap penegakan hukum dan nilai-nilai keadilan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

"Saya berharap putusan ini menjadi bagian dari terwujudnya keadilan, kepastian hukum, dan penghormatan terhadap prinsip-prinsip negara hukum. dan perbaikan pada Kementerian HAM ke depannya. Kiranya Tuhan senantiasa memberikan hikmat dan penyertaan bagi kita semua dalam menjalankan setiap tanggung jawab demi kebaikan bersama dan untuk perbaikan Kementerian HAM ke depan."

Putusan PTUN Jakarta tersebut sekaligus memerintahkan pemulihan kedudukan Ernie Nurheyanti M. Toelle sebagaimana sebelum diterbitkannya keputusan yang menjadi objek sengketa, serta mewajibkan tergugat untuk melaksanakan amar putusan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.***


05 Juli 2026

Babinsa Koramil 02/Pondok Gede Sisir Permukiman Warga Bersama Satpol PP dan Linmas, Antisipasi Gangguan Kamtibmas


REFORMASI- ID | Kodam Jaya - Kota Bekasi 
- 5/7/2026 Babinsa Koramil 02/Pondok Gede Kodim 0507/Bekasi melaksanakan patroli kewilayahan bersama personel Satpol PP dan Linmas dengan menyisir sejumlah permukiman warga di wilayah Kecamatan Pondok Gede. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Patroli diawali dengan apel dan pengecekan personel sebelum bergerak menuju sejumlah titik yang dinilai rawan. Dalam pelaksanaannya, petugas menyambangi kawasan permukiman, ruang publik, serta lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya warga. Selain melakukan pemantauan situasi, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu Kamtibmas.

Sinergi antara TNI, Satpol PP, dan Linmas menjadi wujud nyata kolaborasi dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan mampu mencegah munculnya tindak kriminalitas maupun gangguan ketertiban lainnya, sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga.

Danramil 02/Pondok Gede, Mayor Inf Fajar Fitrianto, menyampaikan bahwa patroli bersama akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai upaya menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.

“Patroli ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Melalui sinergi bersama Satpol PP dan Linmas, kami berharap potensi gangguan Kamtibmas dapat dicegah sejak dini. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan karena keamanan merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Mayor Inf Fajar Fitrianto.

(Kodim 0507/Bekasi)

Groundbreaking Mushola di Desa Muara Gula, Korem 044/Gapo Hadir Tebar Kepedulian


REFORMASI-ID | Muara Enim – Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan mushola di Desa Muara Gula Baru, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-45 Korem 044/Gapo sekaligus bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, Minggu (5/7/2026).

Selain pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan mushola, kegiatan juga diisi dengan pemberian tali asih kepada prajurit dan keluarga prajurit yang mengalami sakit menahun, pemberian tali asih kepada anak-anak yatim, serta bantuan kepada warga masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Danrem 044/Gapo menyampaikan bahwa pada tanggal 30 Juni 2026 Korem 044/Gapo telah memasuki usia ke-45 tahun dengan mengusung tema “45 Tahun Korem 044/Gapo Bersama Rakyat, Mengawal Program Strategis Pemerintah untuk Indonesia Maju.”

“Semoga di usia ke-45 ini, Korem 044/Gapo semakin profesional, semakin dicintai rakyat, semakin solid dalam pengabdian, serta senantiasa diberikan kekuatan, keberkahan, dan perlindungan oleh Allah SWT dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Danrem menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan mushola tersebut. Menurutnya, pembangunan mushola tidak hanya sebatas pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membangun nilai-nilai keimanan, mempererat persatuan, dan memperkokoh kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Danrem berharap proses pembangunan mushola dapat berjalan dengan lancar hingga selesai serta mendapat dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat agar nantinya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan umat.

Pada kesempatan tersebut, Danrem juga menegaskan bahwa pemberian tali asih kepada prajurit dan keluarga prajurit yang sedang sakit, anak-anak yatim, serta masyarakat merupakan bagian dari semangat kepedulian sosial dan empati kepada sesama.

“Kepada prajurit dan keluarga yang sedang diberikan ujian berupa sakit, kami berharap tetap memiliki semangat dan ketabahan. Sementara kepada anak-anak, teruslah belajar dan meraih cita-cita karena kalian adalah generasi penerus bangsa yang memiliki masa depan cerah,” katanya.

“TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat serta memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan,” pungkasnya. (Mudian) 

Semarak HUT ke-45 Korem 044/Gapo, Tournament Domino Satukan TNI dan Masyarakat


REFORMASI-ID | Palembang – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-45 Korem 044/Garuda Dempo, Korem 044/Gapo menggelar Tournament Domino yang berlangsung meriah dengan melibatkan masyarakat umum. Turnamen terbuka tersebut diikuti sebanyak 128 pasang peserta dari berbagai kalangan, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-45 Korem 044/Garuda Dempo yang tidak hanya bertujuan sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Korem 044/Garuda Dempo, saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan serta partisipasi sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik,” ujarnya.

Danrem menegaskan bahwa peringatan HUT ke-45 Korem 044/Garuda Dempo bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dan pengabdian satuan, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Ia juga menjelaskan tema HUT ke-45 Korem 044/Garuda Dempo, yakni “45 Tahun Korem 044/Gapo Bersama Rakyat Mengawal Program Strategis Pemerintah Menuju Indonesia Maju.” Menurutnya, tema tersebut memiliki makna mendalam bahwa keberhasilan pembangunan dan kemajuan bangsa memerlukan sinergi, kebersamaan, serta komitmen kuat antara TNI, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.

“Korem 044/Garuda Dempo akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat, menjadi bagian dari solusi, serta senantiasa mendukung dan mengawal berbagai program strategis pemerintah demi terwujudnya kesejahteraan dan kemajuan bangsa,” kata Danrem.

Lebih lanjut, Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan bahwa Tournament Domino yang digelar bukan sekadar mencari pemenang, namun juga menjadi wadah mempererat persaudaraan, menumbuhkan sportivitas, kejujuran, kebersamaan, serta memperkokoh persatuan dan rasa kekeluargaan di tengah masyarakat.

Di akhir kegiatan, Danrem turut memberikan ucapan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi.

“Saya mengucapkan selamat kepada para juara yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Prestasi yang diraih merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan sportivitas selama mengikuti pertandingan,” ungkapnya.

Kepada peserta yang belum berhasil meraih kemenangan, Danrem mengajak agar tetap semangat dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai sarana memperkuat persaudaraan, menumbuhkan budaya sportivitas, serta meningkatkan sinergi antara Korem 044/Garuda Dempo dengan seluruh elemen masyarakat. (Mudian) 

Berikan Rasa Aman Bagi Warga Jakarta, Jajaran Dirsamapta Baharkam Polri Jaga Ketat Area CFD



REFORMASI-ID | Jakarta - Direktorat Samapta Korps Sabhara Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri) melaksanakan pengamanan intensif pada kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di sejumlah titik utama ibu kota pada Minggu (05/07/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 05.00 WIB hingga 10.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Dr. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., untuk dilaporkan kepada Kakorsabhara Baharkam Polri.

Pengamanan ketat dan pelayanan prima kepolisian difokuskan pada tiga kawasan pusat keramaian masyarakat, yaitu Bundaran HI, kawasan Patung Kuda, dan area Sarinah. Langkah ini diambil guna menjamin rasa aman dan nyaman bagi warga DKI Jakarta yang tengah berolahraga serta menikmati libur akhir pekan.

Dalam operasi pengamanan ini, personel Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri menjalankan beberapa agenda penting. Selain melakukan pengamanan menyeluruh di area HBKB, petugas di lapangan juga aktif melaksanakan Pengaturan Lalu Lintas (Gatur Lalin) di sekitar rute CFD guna mencegah terjadinya stagnasi kendaraan.

Tidak hanya itu, personel kepolisian juga menggelar Patroli Dialogis. Melalui pendekatan humanis ini, petugas berinteraksi langsung dengan menyambangi warga, memberikan imbauan kamtibmas, serta memastikan situasi di lokasi tetap tertib, aman, dan kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Secara keseluruhan, kegiatan pengamanan CFD hari ini berjalan dengan lancar dan tanpa kendala berarti. Keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen seluruh personel yang memegang teguh moto kesatuan dalam bertugas. Melalui semangat "Siap, Solid, Berhasil," Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri menegaskan jajarannya akan terus hadir di tengah masyarakat demi mewujudkan pelayanan yang prima dan menjaga stabilitas keamanan publik.

Gelar Patroli Humanis, Mengintip Aksi Satwa Turangga Polri Amankan Area CFD Margonda



REFORMASI-ID | Depok - Pemandangan berbeda menghiasi kawasan Car Free Day (CFD) Margonda, Guna memberikan rasa aman sekaligus menghadirkan nuansa pelayanan yang humanis, Korps Sabhara Baharkam Polri melalui Detasemen (Den) Turangga Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) menerjunkan tim patroli berkuda di sepanjang area CFD tersebut pada Minggu pagi (05/07/2026). 

Langkah taktis ini selaras dengan komitmen Kakorsabhara Baharkam Polri, yakni "SIAP, SOLID, BERHASIL", di mana setiap jajaran kepolisian dituntut sigap dan kompak dalam menyukseskan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Langkah komitmen Polri dalam mengawal ruang publik serta memastikan aktivitas olahraga dan rekreasi warga berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Berdasarkan data teknis operasional di lapangan, Den Turangga Ditpolsatwa Baharkam Polri menerjunkan kekuatan penuh yang terdiri dari 6 personel tangguh di bawah pimpinan Ipda Yayuk, bersama Bripda Rizki, Bripda Manik, Bripda Indah, Bharada Vito, dan Bharada Arsyid.  

Tidak hanya personel kepolisian, kehadiran dua satwa Turangga (kuda patroli) andalan bernama Keywest dan Diamant menjadi bintang utama dalam kegiatan tersebut. Kedua satwa terlatih ini dibawa langsung menggunakan fasilitas armada bus khusus Turangga untuk memastikan mobilitas berjalan lancar.  

Selama menyisir jalur CFD Margonda, para personel berkuda melakukan patroli dialogis secara berkala. Langkah ini terbukti efektif dalam memantau pergerakan massa di area padat pengunjung sekaligus memberikan rasa tenteram bagi para pejalan kaki dan pesepeda.  

Keberadaan kuda-kuda gagah milik Polri ini juga menarik perhatian dan antusiasme masyarakat, khususnya anak-anak yang memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto bersama petugas.  

Hingga akhir kegiatan, situasi keamanan di sepanjang kawasan CFD Margonda dilaporkan dalam keadaan aman, terkendali, dan nihil dari gangguan kamtibmas. Kehadiran Ditpolsatwa Baharkam Polri ini membuktikan bahwa pengamanan ruang publik dapat berjalan efektif melalui pendekatan yang ramah dan dekat dengan masyarakat. (Red)

Dukung Kamtibmas di CFD Margonda Depok, Ditpolsatwa Baharkam Polri Terjunkan Tim K-9



REFORMASI-ID | Depok - Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Baharkam Polri mengerahkan Tim K-9 untuk melaksanakan patroli dialogis dan pengamanan dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Margonda Raya, wilayah hukum Polres Metro Depok, Minggu (5/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB ini dipimpin oleh Ipda Sutarno beserta empat personel Ditpolsatwa lainnya, yaitu Aipda Sugianto, Brigadir Dedy Saputra, Bripda Ayen Riyan Sufriadi, dan Bripda Joniaman Zebuwa.

Dalam pengamanan ini, petugas didampingi oleh dua ekor satwa K-9 terlatih bernama Scoby dan Gizi.Secara terpisah, Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Pol. Dr. M. Nazly Harahap, S.I.K., M.H., M.M., menegaskan bahwa kehadiran personel dan satwa di tengah masyarakat merupakan representasi nyata dari komitmen Korps Sabhara dalam menjaga stabilitas keamanan publik.

"Patroli dialogis ini bukan sekadar pengamanan, melainkan jembatan komunikasi untuk memberikan rasa aman sekaligus mengedukasi masyarakat. Penggelaran personel di area publik seperti CFD adalah bukti konkret kesiapan operasional kami," ujar Irjen Pol. M. Nazly Harahap.

Lebih lanjut, Kakorsabhara menekankan pentingnya internalisasi semangat operasional kesatuan. "Seluruh jajaran di lapangan harus bergerak dengan satu visi utama yang tertuang dalam tagline kebanggaan kita, yaitu SIAP, SOLID, BERHASIL," tegasnya.

Patroli satwa ini menyasar area publik tempat masyarakat berolahraga sepanjang Jalan Margonda Raya. Petugas memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas secara langsung, sekaligus menyosialisasikan tugas pokok, peran, serta fungsi Ditpolsatwa, khususnya dalam pemanfaatan satwa K-9 untuk mendukung tugas kepolisian di lapangan.

Hingga berakhirnya kegiatan CFD, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya kejadian menonjol. Kehadiran Polri di tengah masyarakat ini diharapkan dapat terus memberikan rasa aman serta mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.

"Kapolsek KPS Bitung Jelaskan Batas Kewenangan dalam Pemeriksaan Kendaraan di Pelabuhan"



REFORMASI-ID | BITUNG — Kapolsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPS) Bitung, IPTU Harly E. Buida, S.E., menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas di Pelabuhan Bitung telah dilakukan sesuai prosedur dan kewenangan kepolisian. Penegasan itu disampaikan menyusul pemberitaan salah satu media daring pada 3 Juli 2026 yang menyoroti dugaan pembiaran terhadap penyelundupan kendaraan. Klarifikasi tersebut disampaikan Harly pada Jumat, 4 Juli 2026.

Menurut Harly, personel Polsek KPS Bitung tidak hanya memeriksa kelengkapan dokumen administrasi kendaraan, tetapi juga melakukan pemeriksaan fisik secara intensif dengan mencocokkan identitas kendaraan terhadap dokumen yang dimiliki. Pemeriksaan itu meliputi pencocokan nomor rangka dan nomor mesin dengan data yang tercantum dalam surat-surat kendaraan.

"Dalam setiap pemeriksaan kami tidak hanya memverifikasi kelengkapan dokumen, tetapi juga mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin kendaraan dengan surat-suratnya. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh identitas kendaraan sesuai dengan dokumen yang diperlihatkan," kata Harly.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, kata dia, tidak ditemukan pelanggaran administrasi maupun dasar hukum yang dapat dijadikan landasan bagi kepolisian untuk melakukan penindakan terhadap kendaraan yang dimaksud.

Harly menegaskan, kewenangan Polsek KPS Bitung terbatas pada pengamanan kawasan pelabuhan serta pemeriksaan administrasi dan identitas kendaraan. Adapun penilaian mengenai kelayakan kendaraan untuk dimuat ke atas kapal, termasuk penerbitan persetujuan keberangkatan kapal, merupakan kewenangan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Bitung sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Karena itu, ia meminta agar informasi mengenai dugaan penyelundupan kendaraan tidak mencampuradukkan tugas dan kewenangan antarinstansi. Menurut Harly, setiap lembaga memiliki fungsi yang berbeda sehingga penanganan suatu persoalan harus dilihat berdasarkan tugas dan kewenangan masing-masing.

Ia juga mengimbau masyarakat agar menyikapi setiap informasi yang beredar secara bijak dan mengedepankan fakta. Menurutnya, pemahaman yang utuh mengenai pembagian kewenangan antarinstansi penting agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru maupun kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Wujud Kepedulian Satgaswil Lampung Densus 88 dan Baznas, Serahkan Bantuan RTLH kepada Eks Napiter


REFORMASI-ID | Lampung Selatan - Baznas Provinsi Lampung menyerahkan secara simbolis bantuan Program Rumah Layak Huni (Bedah Rumah) kepada Eks Napiter binaan Satgaswil Lampung Densus 88 AT Polri atas nama Rudi Hananto di Desa Rejosari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Minggu, 05/07/2026.

Program bantuan senilai Rp25 juta tersebut merupakan hasil sinergi antara Satgaswil Lampung Densus 88 AT Polri dengan Baznas Provinsi Lampung sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan program deradikalisasi melalui pendekatan sosial dan pemberdayaan ekonomi.

Kegiatan dihadiri oleh Kasatgaswil Lampung Densus 88 AT Polri Kombespol Stialanri K. Stinggar, S.I.K., Ketua Baznas Provinsi Lampung Dr. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., Kapolsek Natar AKP Setio Budi Howo, S.H., Aparatur Desa Rejosari, serta perwakilan Yayasan Mangkubumi Putra Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Kombespol Stialanri K. Stinggar, S.I.K. menyampaikan apresiasi kepada Baznas Provinsi Lampung atas dukungan dan kolaborasi dalam mendukung program deradikalisasi. 

"Bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan kesempatan kepada eks napiter yang telah kembali ke masyarakat dan berkomitmen menjalani kehidupan yang lebih baik," sebutnya.

Sementara Ketua Baznas Provinsi Lampung, Dr. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat serta menjadi penyemangat untuk terus berkarya, mandiri, dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.

"Adapun penyerahan yang dilaksanakan merupakan serah terima simbolis, sementara pelaksanaan pembangunan atau renovasi rumah akan dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan yang ditetapkan oleh Baznas Provinsi Lampung," ujarnya.

Rudi Hananto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Satgaswil Lampung, Baznas Provinsi Lampung, Polsek Natar, serta Pemerintah Desa Rejosari atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada keluarganya. (*) 

Simbol Soliditas Tanpa Batas, Tokoh TNI-Polri Berkumpul di Ajang Kostrad Run 2026



REFORMASI-ID | Jakarta - Ribuan peserta memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, untuk mengikuti ajang lari massal "Kostrad Run 2026", Minggu (5/7). Acara yang dimulai sejak pukul 05.30 WIB ini menjadi panggung penting yang memperlihatkan kuatnya sinergi antara TNI, Polri, dan jajaran kementerian lembaga.

Ajang olahraga ini turut dihadiri oleh deretan tokoh penting dan pejabat tinggi negara. Di antaranya adalah Menkopolkam, Wakil Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), serta Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU).

Kekompakan inter-institusi juga terlihat dari kehadiran jajaran perwira tinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Kapolri diwakili oleh Irwasum Polri, disusul kehadiran perwakilan utama dari berbagai komando strategis Polri.

Salah satunya adalah Direktur Samapta (Dirsamapta) Korsabhara Baharkam Polri, yang hadir secara resmi untuk mewakili Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri. Selain itu, tampak hadir Waastamaops Kapolri, Kalemdiklat Polri yang diwakili IJP Roma Hutajulu, S.I.K., Dankorbrimob Polri yang diwakili BJP Amostian, S.I.K., serta Astamarena Kapolri yang diwakili KBP Ayep, S.I.K.

Kehadiran para pejabat teras Polri dalam kegiatan ini menegaskan komitmen nyata kepolisian dalam mendukung penuh agenda-agenda yang mempererat soliditas TNI-Polri. Hubungan yang harmonis di level pucuk pimpinan hingga akar rumput dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

Hingga bendera start dikibarkan dan seluruh peserta memasuki garis finis, seluruh rangkaian acara Kostrad Run 2026 dilaporkan berjalan dengan sangat aman, tertib, dan kondusif. Keberhasilan acara ini menjadi potret nyata dari semangat kebersamaan dan sportivitas di tengah masyarakat.

04 Juli 2026

Polda Lampung Gagalkan Peredaran 5 Kg Sabu dan 202 Butir Ekstasi di Bakauheni


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas jaringan peredaran gelap narkotika. Kali ini, petugas berhasil menggagalkan penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan empat orang yang diduga memiliki peran berbeda dalam jaringan narkotika lintas provinsi. Mereka masing-masing berinisial HS, HR, HB, dan DK. Dari keempatnya, HB diketahui merupakan oknum anggota Brimob, sedangkan DK merupakan oknum prajurit TNI Angkatan Laut.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat dan pengembangan yang dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung di kawasan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni.

"Polda Lampung berkomitmen menindak tegas setiap bentuk tindak pidana narkotika tanpa memandang latar belakang maupun profesi pelakunya. Siapa pun yang terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Sabtu (4/7/2026).

Dari hasil pengungkapan, polisi menyita barang bukti berupa tiga bungkus besar sabu seberat sekitar 5 kilogram, 202 butir pil ekstasi, satu tas ransel hitam, empat unit telepon seluler, serta dua unit kendaraan yang digunakan para pelaku.

Menurut Yuni, nilai ekonomis barang bukti yang berhasil diamankan mencapai lebih dari Rp5 miliar untuk sabu dan sekitar Rp60,6 juta untuk pil ekstasi.

"Keberhasilan ini sekaligus menyelamatkan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Dengan barang bukti yang diamankan, diperkirakan sekitar 150 ribu orang dapat diselamatkan dari penyalahgunaan sabu dan 202 orang dari penyalahgunaan pil ekstasi," ungkapnya.

Polda Lampung juga memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan transparan. Untuk tersangka sipil serta oknum anggota Brimob, proses penyidikan dilakukan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung.

Sementara terhadap oknum prajurit TNI AL, penanganannya dilimpahkan kepada Detasemen Polisi Militer Angkatan Laut sesuai kewenangannya.

"Koordinasi dengan institusi terkait terus dilakukan agar proses penegakan hukum berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Tidak ada perlakuan khusus terhadap pihak yang terlibat," tegas Yuni.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana maksimal pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

"Polda Lampung mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Sinergi masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai jaringan narkoba," tutup Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun.

*Kronologi Singkat*

Pengungkapan kasus bermula pada Sabtu, 27 Juni 2026, sekitar pukul 12.30 WIB, saat petugas mengamankan HR di kawasan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni. Dari hasil pemeriksaan telepon seluler miliknya ditemukan dugaan transaksi narkotika. 

Pengembangan kemudian mengarah kepada HS dan HB yang berada di antrean kendaraan menuju kapal penyeberangan.

Dari hasil interogasi, diketahui tas berisi narkotika telah dibawa naik ke kapal oleh DK. Petugas segera melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan DK beserta tas ransel hitam yang berisi tiga bungkus sabu dan dua bungkus pil ekstasi.

Seluruh tersangka berikut barang bukti kemudian diamankan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung untuk proses hukum lebih lanjut, sementara penanganan terhadap DK diserahkan kepada Denpom Lanal karena berstatus prajurit TNI AL aktif. (Hms/Mdn)