08 Juni 2026
70 Personel Detasemen Perintis Turun ke Jalan, Jaga Jakarta Sejak Subuh: “Polisi Bukan Hanya Menjaga, Tapi Juga Menolong
07 Juni 2026
Tanamkan Jiwa Bahari dan Bela Negara Lanal Lampung Gelar Persami KKRI Gelombang V TW II Tahun 2026
REFORMASI-ID | LAMPUNG - TNI AL, Jala Wira Saburai. Dalam rangka membentuk generasi muda yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta memiliki jiwa bahari yang kuat, Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung melaksanakan kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang V Triwulan II Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Pantai Klara Lanal Lampung, Desa Batu Menyan, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran. (7/6/2026)
Persami KKRI ini diikuti oleh siswa SMA Qur'an Darul Fatah yang mendapatkan berbagai materi pembinaan dan pelatihan guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta jiwa kepemimpinan. Materi yang diberikan meliputi Bela Negara, Peraturan Baris Berbaris (PBB), Wawasan Nusantara, Bantuan Hidup Dasar (BHD), Pionir, Survival, Kebaharian, pengenalan alat selam, bijak bermedia sosial, bahaya narkoba, serta psikologi lapangan.
Melalui kegiatan ini, Lanal Lampung berupaya menanamkan nilai-nilai patriotisme, disiplin, kemandirian, dan kepedulian terhadap lingkungan maritim kepada generasi muda. Selain itu, para peserta juga dibekali keterampilan dasar yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kemampuan menghadapi situasi darurat dan tantangan di lapangan.
Kegiatan Persami KKRI Gelombang V TW II Tahun 2026 ini menjadi salah satu wujud komitmen Lanal Lampung dalam mendukung pembinaan generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa yang tangguh, berintegritas, serta memiliki semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap laut sebagai identitas bangsa Indonesia. (Mudian)
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Motor di Natar, Kendaraan Korban Diamankan
REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN — Jajaran Polsek Natar berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah Desa Haduyang, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Seorang pria berinisial S.Y. berhasil diamankan sehari setelah kejadian, sementara sepeda motor milik korban turut berhasil ditemukan sebagai barang bukti.
Pelaku diketahui berinisial S.Y., seorang petani berusia 19 tahun yang berdomisili di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Ia ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Natar pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB di wilayah Tegal Bungur, Desa Banjar Negeri, Kecamatan Natar.
Kapolsek Natar AKP Setio Budi Howo, S.H. membenarkan keberhasilan pengungkapan kasus tersebut.
"Benar, Unit Reskrim Polsek Natar telah mengamankan seorang terduga pelaku pencurian sepeda motor berinisial S.Y. pada Minggu sore sekitar pukul 15.30 WIB. Pelaku diamankan setelah anggota melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan laporan korban dan keterangan para saksi," ujar Setio Budi Howo.
Kasus tersebut bermula pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di Dusun Padmosari II, Desa Haduyang, Kecamatan Natar. Korban, M. Wardana (20), datang bersama dua rekannya untuk menemui pelaku guna menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
Namun setibanya di lokasi, situasi justru berubah menjadi tegang. Berdasarkan keterangan korban, pelaku diduga melakukan tindakan agresif dan sempat mengancam menggunakan senjata tajam sehingga korban bersama rekannya berupaya menyelamatkan diri. Dalam kondisi panik, sepeda motor yang mereka gunakan tertinggal di lokasi.
Beberapa menit kemudian korban kembali ke rumah pelaku untuk mengambil kendaraannya. Namun sepeda motor Honda Beat warna hijau dengan nomor polisi BE 2939 DBT tersebut sudah tidak berada di tempat semula.
"Modus yang dilakukan pelaku adalah memanfaatkan situasi ketika korban dan rekan-rekannya meninggalkan lokasi karena merasa terancam. Saat korban kembali, sepeda motor miliknya sudah tidak ada dan kemudian diketahui telah dikuasai oleh pelaku," kata Kapolsek.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta dan melaporkan peristiwa itu ke Polsek Natar. Setelah menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Natar yang dipimpin Kanit Reskrim IPTU Ade Candra bersama Panit Reskrim IPDA Adek Suci Pebrianto melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengetahui keberadaan pelaku. Saat diamankan, pelaku mengakui perbuatannya.
Dari hasil pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna hijau nomor polisi BE 2939 DBT milik korban.
"Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 476 KUHP sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. Saat ini tersangka telah diamankan dan menjalani proses penyidikan lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum," tegas AKP Setio Budi Howo.
Polsek Natar mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga keamanan kendaraan dan segera melapor kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan darurat Polri 110 yang aktif 24 jam untuk pengaduan maupun permintaan bantuan kepolisian. (Mudian)
Pastikan Situasi Kondusif, Den K-9 Ditpolsatwa Laksanakan Patroli Dialogis di CFD Margonda
Polri Perkuat Pembinaan Generasi Muda Melalui E-Sport Kapolri Cup 2026
06 Juni 2026
Perdana UIMandiri Gelar Wisuda 2026, Cetak Generasi Berintegritas, Inovatif, dan Siap Bersaing Global
REFORMASI-ID | Lampung Selatan – Universitas Indonesia Mandiri (UIMandiri) mencatat sejarah penting dengan menyelenggarakan Wisuda Perdana Tahun 2026 di Auditorium Universitas Indonesia Mandiri, Sabtu (6/6/2026). Mengusung tema “Menguatkan Integritas, Inovasi, dan Kolaborasi dalam Era Global”, momen bersejarah ini menjadi tonggak awal perjalanan UIMandiri dalam mencetak lulusan unggul yang siap menghadapi tantangan dunia modern.
Sebanyak 81 wisudawan dan wisudawati mengikuti prosesi wisuda dari total 96 lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan pada berbagai program studi. Para lulusan tersebut berasal dari Program Studi Administrasi Bisnis sebanyak 24 orang, Administrasi Publik 23 orang, Informatika 17 orang, Perpajakan 13 orang, Desain Komunikasi Visual 10 orang, serta Teknik Industri 9 orang.
Jumlah lulusan tersebut menjadi cerminan keberhasilan UIMandiri dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan. Acara ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan dari tingkat nasional hingga daerah, di antaranya perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Ir. Toto Priyana selaku (BPH) yayasan, akademisi, Civitas akademika UIMandiri, para dosen UIMandiri, mitra industri.
Hadir juga perwakilan dari Polres Lampung Selatan, perwakilan dari Dandim Lampung Selatan, Camat Penengahan, Koramil Penengahan, Polsek Penengahan, kades Pisang, tokoh masyarakat, dan keluarga wisudawan, serta para tamu undangan lainnya.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan nyata terhadap pengembangan pendidikan tinggi di Provinsi Lampung sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan sektor industri.
Dalam sambutannya, Rektor UIMandiri, Dr. Rustono Farady Marta, S.Sos., M.Med.Kom., menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal dari pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.
“Para lulusan harus mampu menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai integritas, inovasi, dan kolaborasi dalam setiap langkah kehidupan dan profesi yang dijalani,” ujarnya.
Menurutnya, tema wisuda tahun ini dipilih sebagai refleksi atas berbagai tantangan global yang semakin kompleks. Perkembangan teknologi, transformasi digital, perubahan sosial, hingga tuntutan pembangunan berkelanjutan.
"Lulusan perguruan tinggi memiliki kemampuan akademik yang kuat sekaligus karakter yang tangguh dan adaptif," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Harian Yayasan Battuta Bangun Negeri menyampaikan bahwa UIMandiri terus memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
"Berbagai program strategis terus dikembangkan, mulai dari penguatan riset terapan, kolaborasi dengan dunia industri, pengembangan kewirausahaan mahasiswa, transformasi digital kampus, hingga pengelolaan kawasan pendidikan dan penelitian yang mendukung pembangunan berkelanjutan," jelasnya.
Ditempat yang sama Ketua Panitia Wisuda Perdana, Dr. Tokit Masditok, menambahkan bahwa wisuda pertama ini menjadi simbol keberhasilan transformasi UIMandiri dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang mampu menjawab kebutuhan zaman.
“Lulusan UIMandiri diharapkan menjadi generasi pemimpin masa depan yang kreatif, adaptif, berdaya saing global, sekaligus memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Tak hanya itu sebutnya. Melalui momentum bersejarah ini, UIMandiri mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Dengan semangat integritas, inovasi, dan kolaborasi, Universitas Indonesia Mandiri optimistis mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.
“Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Universitas Indonesia Mandiri. Jadilah pembelajar sepanjang hayat yang senantiasa menjaga integritas, melahirkan inovasi, serta membangun kolaborasi demi kemajuan bangsa.” pungkasnya. (Herman/Mudian)
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Lampung Gelar Bakti Kesehatan untuk 7.600 Warga dan Luncurkan Layanan Modern
REFORMASI-ID | Lampung - Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menggelar aksi nyata kepedulian sosial melalui kegiatan Bhakti Kesehatan berskala besar. Program ini ditargetkan menyentuh sebanyak 7.600 peserta yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Lampung.
Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian Polri sekaligus upaya memperkuat kemitraan yang solid dengan masyarakat, khususnya di Bumi Ruwa Jurai.
"Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus untuk memperkuat kemitraan yang solid antara Polri dan masyarakat, khususnya di wilayah Lampung. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," ujarnya, Sabtu (6/6/2026).
Layanan Spesialistik hingga Operasi Gratis
Pusat kegiatan bakti kesehatan ini salah satunya dipusatkan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Tk. III Biddokkes Polda Lampung dengan melayani 600 peserta. Berbagai penanganan medis gratis diberikan meliputi operasi mata katarak dan pterigium untuk 250 pasien, pengobatan spesialistik untuk 300 pasien, pelayanan penanganan stunting bagi 25 anak, senam lansia (geriatri) yang diikuti oleh 25 peserta.
Tidak hanya di pusat kota, gerakan ini juga menyasar masyarakat di berbagai daerah melalui Polresta dan Polres jajaran. Di tingkat wilayah, Polri menyediakan pelayanan cek kesehatan gratis bagi 3.850 orang, aksi donor darah yang diikuti oleh 3.000 peserta, serta khitanan massal untuk 150 anak.
Ada yang berbeda pada peringatan Hari Bhayangkara kali ini. Polda Lampung memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kualitas fasilitas medisnya dengan meluncurkan dua layanan kesehatan baru berteknologi modern di RS Bhayangkara.
Layanan inovatif tersebut adalah Klinik Stem Cell, serta fasilitas operasi batu ginjal dengan metode Retrograde Intrarenal Surgery (RIRS).
"Kami meluncurkan dua layanan kesehatan baru dengan teknologi modern, yaitu pelayanan Klinik Stem Cell, serta operasi batu ginjal dengan metode RIRS, sebagai bentuk komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat," tutur Kapolda.
Kesuksesan program masif ini didukung penuh oleh sinergi lintas sektor. Tercatat, sebanyak 459 tenaga kesehatan dan personel Polri dikerahkan.
Tim medis tersebut merupakan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari tim Himpunan Bersatu Teguh, Perdami Lampung, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dinas Kesehatan Kota dan Kabupaten, Biddokkes Polda Lampung, RS Bhayangkara Tk. III, Satuan Kerja Polda Lampung, hingga Sidokkes Polres dan Polresta jajaran.
Helfi turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap momentum ini dapat membuat hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, sembari bersama-sama menjaga kondusivitas keamanan di Lampung.
"Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan, menjaga kesehatan diri dan keluarga, serta terus bersama-sama mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di Provinsi Lampung," tandas jenderal polisi bintang dua tersebut. (Mudian)
DLH Kabupaten Bekasi Sambut Baik Hadirnya Bank Sampah Wan 17
Lanal Lampung Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Melalui Pelatihan Bantuan Hidup Dasar di Kawasan Pesisir
REFORMASI-ID | Lampung - TNI AL, Jala Wira Saburai. Dalam upaya mendukung peningkatan keselamatan para pengguna pantai dan pesisir, Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung melalui Tim Kesehatan Balai Pengobatan (BP) Lanal Lampung melaksanakan sosialisasi dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) kepada peserta Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) di Pantai Klara Lanal Lampung, Teluk Ratai, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran. (6/6/2026)
Kegiatan yang berlangsung di Pantai Klara tersebut diikuti oleh sekitar 200 peserta KKRI yang merupakan siswa Sekolah Quran Darul Fatah. Selain itu, para penjaga pantai dan pengunjung Pantai Klara juga turut mendapatkan materi BHD sebagai bekal dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan yang dapat terjadi di lingkungan pantai dan pesisir.
Dalam pelatihan tersebut, Tim Kesehatan Lanal Lampung memberikan pemahaman mengenai teknik pertolongan pertama, penanganan korban henti napas dan henti jantung, serta langkah-langkah penyelamatan awal yang dapat dilakukan sebelum korban mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Komandan Lanal Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S.S., M.Tr.Opsla., CRMP. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan kontribusi nyata Lanal Lampung dalam meningkatkan kesadaran serta kemampuan masyarakat terhadap aspek keselamatan di wilayah pesisir. Dengan adanya pelatihan BHD, diharapkan masyarakat yang beraktivitas di kawasan pantai memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar untuk memberikan pertolongan secara cepat dan tepat pada saat terjadi keadaan darurat.
Melalui kegiatan pembinaan masyarakat maritim seperti ini, Lanal Lampung terus berkomitmen mendukung terciptanya lingkungan pantai dan pesisir yang aman, serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat guna meminimalisir risiko kecelakaan dan korban jiwa di wilayah perairan. (Mudian)
Rampungkan Wasdal II, Tim Baharkam Polri Beri Nilai Kategori Emas untuk PT Petrokimia Gresik
05 Juni 2026
Indonesia 2030: Mengapa Narasi Kehancuran Sulit Dibuktikan oleh Sejarah
JMSI Lampung Akan Selenggarakan Festival Keris Pusaka Nusantara
REFORMASI-ID | PRINGSEWU - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung berinisiatif untuk menyelenggarakan kegiatan Festival Keris Pusaka Nusantara yang akan di laksanakan di Kabupaten Pringsewu sebagai salah satu upaya pelestarian benda pusaka dan kekayaan seni budaya Nusantara.
Kegiatan ini nantinya merupakan salah satu tangkai kegiatan dalam rangkaian Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2027 sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-7 JMSI yang akan digelar di Lampung pada Februari 2027.
Hal ini diungkapkan Ketua JMSI Provinsi Lampung Ahmad Novriwan saat bersama jajaran pengurus JMSI Provinsi Lampung dan JMSI Kabupaten Pringsewu melakukan audiensi dengan Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, Kamis (4/6/2026).
Pada pertemuan ini, Ahmad Novriwan yang didampingi Wakil Ketua Adi Pranoto, Sekretaris Anton Kurniawan, dan Ketua JMSI Kabupaten Pringsewu Syaifullah serta jajaran pengurus, mengatakan gagasan penyelanggaraan Festival Keris Nusantara ini muncul atas keprihatinan JMSI Pusat terhadap makin tergerusnya khasanah benda pusaka di Indonesia, termasuk Lampung.
"Organisasi JMSI ini merupakan organisasi pemilik perusahaan media, bukan organisasi wartawan. Di dalam organisasi ini anggotanya ada beragam kesibukan, di antaranya ada yang menggeluti dunia benda pusaka dan tergabung dalam Paguyuban Panjisewu. Bahkan menjabat ketua umumnya," ungkap Novriwan.
"Berangkat dari realita tersebut, JMSI berinisiatif menyelenggarakan Festival Keris Pusaka Nusantara. Ini sekaligus merupakan upaya pelestarian benda pusaka dan adat budaya yang ada di Lampung," imbuhnya.
Ketua Paguyuban Panjisewu, yang juga merupakan salah satu Pengurus JMSI Provinsi Lampung, Donny Estavian, dalam kesempatan ini menjelaskan JMSI Pusat dan Kementerian Kebudayaan telah sepakat berkolaborasi dalam pelestarian budaya serta khasanah pusaka nusantara.
Menurutnya, hal ini layak diapresiasi. Ia juga menilai kerja sama antara organisasi media dan pemerintah menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen pelestarian warisan budaya bangsa.
"Paguyuban Panjisewu siap mendukung gagasan dan cita-cita yang diusung Menteri Kebudayaan bersama JMSI dalam menjaga keberlangsungan budaya dan benda pusaka," ujar Donny.
Menurutnya, pertemuan Ketua Umum JMSI dan Menteri Kebudayaan merupakan kabar gembira di tengah makin tergerusnya khasanah budaya saat ini. Ia menilai, menjaga eksistensi khasanah budaya memerlukan dukungan energi besar serta kolaborasi berkelanjutan.
"Kehadiran Kementerian Kebudayaan memberi suntikan semangat baru bagi para pegiat budaya di daerah."
Paguyuban Panjisewu ini telah berdiri enam tahun. Selama itu pula, organisasi ini aktif berkontribusi dalam kegiatan pelestarian budaya meskipun dukungan pemerintah masih terbatas," pungkasnya.
Menanggapi rencana ini, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, menyatakan mendukung agenda tersebut. Namun, dia menilai perlu adanya konsep dan narasi yang kuat berkaitan dengan keris Lampung.
"Ini positif, dan tentu kita dukung. Namun, perlu dibangun redaksional yang menggambarkan detail keris Lampung ini. Selain itu, juga perlu dibangun narasi. Ini penting untuk membangun imej sehingga kegiatan Festival Keris Pusaka Nusantara ini menarik minat masyarakat Lampung," kata Bupati.
Selain itu, Bupati juga mengungkapkan terkait desain keris Lampung sudah ada yang menghadap Gubernur Rahmat Mirzani Djausal untuk mengajukan desain. "Untuk desain keris Lampung, sudah ada yang mengajukan desain kepada Bapak Gubernur. Namun, seperti apa hasilnya saya belum tahu," tandasnya. (*)
Jaga Kebugaran dan Soliditas, Korsabhara Baharkam Polri Gelar Olahraga Rutin Bersama
Pemkot Bandar Lampung Biayai Full Pemindahan Siswa SMA Siger ke Sekolah Swasta
REFORMASI-ID | Lampung - Ketua Yayasan SMA Siger Prakarsa Bunda Khaidarmansyah, memastikan 102 Siswa/siswi SMA Siger 1 dan SMA Siger 2 yang dipindahkan ke sejumlah SMA Swasta di kota Bandar Lampung menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung. Proses pemindahan ini dilakukan oleh Yayasan Siger Prakarsa Bunda dengan difasilitasi dan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan provinsi Lampung
"Biaya sekolah anak-anak tersebut yang telah pindah ke SMA yang dituju, tetap menjadi tanggung jawab pemkot Bandar Lampung. Upaya ini dilakukan agar para siswa mendapatkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik)," kata Khaidarmansyah kamis 4 Juni 2026.
Khaidarmansyah menjelaskan Yayasan SMA Siger tetap akan mengurus izin operasional sekolah untuk menampung anak belum mampu agar mendapatkan akses pendidikan SMA, apabila Yayasan Siger Prakarsa Bunda telah memiliki Asset tanah dan Bangunan Sekolah atas nama Yayasan sendiri.
"Dari 30 persyaratan, kami hanya belum ada aset berupa tanah dan gedung sekolah sendiri atas nama yayasan. Insaallah akan segera terwujud," tambah Khaidarmansyah.
Khaidarmansyah menambahkan SMA Siger Prakarsa Bunda dibangun untuk mewujudkan keadilan sosial di bidang pendidikan.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berupaya memastikan anak sekolah di jenjang SMA bisa menempuh pendidikan secara gratis.
"Selain meningkatkan angka partisipasi sekolah, program ini juga diharapkan mampu menekan kesenjangan pendidikan antara masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi," tutup Khaidarmansyah. (*)
Terpeleset dari Buritan Kapal, Nopianto Bertahan Semalaman hingga Diselamatkan Warga
REFORMASI-ID | Lampung Selatan – Seorang pria asal Kabupaten Lampung Utara ditemukan dalam kondisi selamat di Pulau Penjurit, Kabupaten Lampung Selatan, setelah diduga terjatuh dari kapal penyeberangan rute Bakauheni-Merak saat berada di tengah pelayaran, Jumat (5/6/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Nopianto bin Tejo Santoso, warga Desa Mulyorejo I, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara. Keberadaannya pertama kali diketahui sekitar pukul 06.30 WIB oleh warga pesisir yang sedang memancing di sekitar perairan Pulau Penjurit.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sehari sebelumnya atau Kamis (4/6/2026), korban berangkat dari Bandar Jaya menggunakan Bus Sari Indah dengan tujuan Yogyakarta. Sekitar pukul 20.00 WIB, kendaraan yang ditumpanginya masuk ke kapal penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni untuk menyeberang menuju Pelabuhan Merak.
Saat kapal tengah berlayar, korban berada di bagian buritan kapal. Ketika melihat ke arah laut, korban diduga terpeleset hingga jatuh ke perairan Selat Sunda. Dalam kondisi tersebut, korban berusaha meminta pertolongan, namun tidak ada yang mengetahui kejadian itu.
Korban kemudian berjuang menyelamatkan diri dengan berenang menuju daratan terdekat hingga akhirnya mencapai Pulau Penjurit. Ia bertahan di lokasi tersebut hingga ditemukan oleh warga yang sedang memancing pada keesokan harinya.
Kasat Polair Polres Lampung Selatan IPTU Panpan Hermayadi mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan seorang laki-laki di Pulau Penjurit dan langsung melakukan pengecekan.
"Korban ditemukan oleh warga yang sedang memancing di sekitar Pulau Penjurit pada Jumat pagi dalam kondisi selamat, kemudian langsung dibawa dan diserahkan kepada petugas untuk penanganan lebih lanjut," kata Panpan.
Setelah menerima laporan tersebut, Sat Polair Polres Lampung Selatan segera melakukan pendataan dan memastikan kondisi korban. Dari hasil keterangan awal yang diperoleh petugas, korban mengaku terjatuh dari kapal saat pelayaran menuju Merak.
"Berdasarkan keterangan sementara, korban diduga terjatuh dari kapal penyeberangan rute Bakauheni-Merak saat kapal sedang berlayar dan kemudian berusaha berenang hingga mencapai Pulau Penjurit," ujarnya.
Polisi selanjutnya melakukan koordinasi dengan Ditpolairud Polda Lampung, Polsek Kawasan Pelabuhan Bakauheni, serta pihak terkait lainnya untuk menelusuri perjalanan korban dan memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi.
"Saat ini kami masih berkoordinasi dengan Ditpolairud Polda Lampung, Polsek Kawasan Pelabuhan Bakauheni, serta pihak terkait lainnya untuk melengkapi data dan memastikan rangkaian kejadian yang dialami korban," tambah Panpan.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena korban berhasil bertahan hidup setelah diduga terjatuh ke laut pada malam hari. Berkat bantuan dan kepedulian warga pesisir yang menemukan serta melaporkan kejadian tersebut, korban akhirnya dapat dievakuasi dengan selamat dan memperoleh penanganan dari petugas. (Hms/Mudian)
04 Juni 2026
Perkuat Mitigasi Bencana, Ditpolsatwa Polri Luluskan 72 Pawang K-9 Pelacak dan Aswasada Baru
Bukan Sekadar Naik Pangkat, 1.848 Perwira Baru Disiapkan Jadi Penggerak Transformasi Polri
Mayoritas Kembali ke Polres, 1.848 Perwira Baru Disiapkan Perkuat Garda Terdepan Pelayanan Polri
03 Juni 2026
Polres Lampung Selatan Raih Penghargaan IKPA Sempurna, Bukti Pengelolaan Anggaran yang Akuntabel dan Profesional
REFORMASI-ID | Lampung Selatan – Polres Lampung Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan keuangan. Dalam pelaksanaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Keuangan Polda Lampung yang berlangsung di Ballroom Emersia Hotel Bandar Lampung, Polres Lampung Selatan menerima penghargaan atas capaian kinerja pengelolaan anggaran terbaik. Rabu, 3/6/2026
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kedisiplinan, akuntabilitas, serta efektivitas dalam pengelolaan anggaran negara di lingkungan Polri. Penghargaan diterima langsung oleh Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri bersama Kasikeu Polres Lampung Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Polres Lampung Selatan menerima Piagam Penghargaan dari Kapolri sebagai satuan kerja yang memperoleh Nilai Capaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Sempurna 100 pada Tahun Anggaran 2025. Selain itu, Polres Lampung Selatan juga menerima penghargaan dari Kapolda Lampung sebagai satuan kerja tingkat Polres dengan capaian IKPA terbaik di jajaran Polda Lampung.
Tak hanya itu, penghargaan individu turut diraih oleh Ps. Kasikeu Polres Lampung Selatan Rohman Efendi, S.H., M.Pd., sebagai bendahara satuan kerja yang berhasil memperoleh nilai capaian IKPA sempurna 100 pada Tahun Anggaran 2025.
Rakernis Fungsi Keuangan Polda Lampung tersebut dihadiri oleh Kapolda Lampung, Wakapolda Lampung, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Lampung, Pejabat Utama Polda Lampung, para Kapolres jajaran, Kabag Ren, Kabag SDM, Kasikeu, Bendahara, serta operator keuangan dari seluruh satuan kerja jajaran Polda Lampung.
Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh personel yang terlibat dalam pengelolaan dan pengawasan anggaran di lingkungan Polres Lampung Selatan.
"Penghargaan ini bukan hanya milik saya atau bagian keuangan semata, tetapi merupakan hasil kerja kolektif seluruh personel Polres Lampung Selatan yang berkomitmen menjaga tata kelola anggaran secara transparan, akuntabel, dan sesuai aturan yang berlaku," ujar AKBP Toni Kasmiri.
Menurutnya, capaian IKPA sempurna menjadi indikator bahwa setiap anggaran negara yang dipercayakan kepada Polres Lampung Selatan telah dikelola secara efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Kami berupaya memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara tepat sasaran untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian dan pelayanan kepada masyarakat. Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan ke depan," katanya.
AKBP Toni Kasmiri juga menegaskan bahwa penghargaan tersebut akan menjadi pemacu semangat bagi seluruh personel untuk mempertahankan budaya kerja yang profesional dan berintegritas.
"Keberhasilan ini menunjukkan bahwa disiplin administrasi dan pengelolaan anggaran yang baik akan menghasilkan kinerja organisasi yang lebih optimal. Kami akan terus menjaga kepercayaan ini dengan mempertahankan standar yang telah dicapai dan berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat Lampung Selatan," tegasnya.
Raihan penghargaan tersebut semakin mengukuhkan Polres Lampung Selatan sebagai salah satu satuan kerja berprestasi di lingkungan Polda Lampung, khususnya dalam mewujudkan tata kelola keuangan negara yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. (Hms/Mudian)
Amankan Ketahanan Pangan Nasional, Ditpamobvit Baharkam Polri Gelar Wasdal II SMP di PT Petrokimia Gresik
Kapolda dan Wakapolda Lampung Hadiri Rakernis Gabungan Bid Humas dan Bid TIK
REFORMASI-ID | LAMPUNG — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, didampingi Wakapolda Lampung Brigjen Pol Drs Sumarto, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Gabungan Bidang Hubungan Masyarakat (Bid Humas) dan Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Bid TIK) Polda Lampung Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan di Ballroom Emersia Hotel & Resort, Bandar Lampung, dengan mengusung tema penting: “Optimalisasi Media Policing dan Manajemen Media, Humas Polri Presisi Siap Menyukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah dalam Rangka Mewujudkan Program Asta Cita Presiden RI Tahun 2026.” Selasa (2/6/2026).
Acara ini turut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung, para Kasi Humas, Kasi TIK, operator Sihumas, dan perwakilan Bhabinkamtibmas dari seluruh Polres dan Polresta jajaran Polda Lampung.
Dalam sambutannya, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan bahwa di era digital saat ini, peran media policing dan manajemen media sangat krusial dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Sinergitas antara fungsi Humas sebagai pengelola informasi dan fungsi TIK sebagai penyedia infrastruktur teknologi adalah kunci utama keberhasilan Polri.
"Tema Rakernis tahun ini sangat jelas, kita harus mengoptimalkan media policing dan manajemen media. Seluruh jajaran Humas dan TIK harus bersinergi untuk mendukung penuh rencana kerja Polri serta menyukseskan program Asta Cita Presiden RI. Kita harus mampu menyajikan informasi yang cepat, akurat, dan mengedukasi masyarakat," ujar Helfi.
Melalui Rakernis ini, diharapkan seluruh jajaran Polda Lampung memiliki kesamaan visi, misi, dan strategi taktis dalam menghadapi tantangan komunikasi publik sepanjang tahun 2026, demi terwujudnya Polri yang Presisi. (Hms/Mudian)
Dua Anggota Brimob Polda Banten Dibacok Komplotan Debt Collector
REFORMASI-ID | Serang, Banten - Dua anggota Satuan Brimob Polda Banten, yakni Bripda Fajar Dwi dan Bripda Ahmad Yani, mengalami luka-luka setelah menjadi korban pengeroyokan yang diduga kuat dilakukan oleh sekelompok debt collector atau mata elang (matel). Informasi yang diperoleh, kasus tersebut terjadi di Jalan Raya Serang – Cilegon KM. 3,5, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Provinsi Banten, pada Selasa (2/6/2026) malam, sekira pukul 22.00 WIB.
Kapolresta Serang Kota, Kombes Pol Yudha Satria menjelaskan, peristiwa itu bermula dari upaya penarikan kendaraan milik salah seorang anggota Brimob yang kemudian memicu cekcok antara kedua belah pihak.
"Telah terjadi keributan antara personel Satbrimob Polda Banten dan kelompok debt collector yang berujung pada aksi pengeroyokan dan pembacokan menggunakan senjata tajam," terang Yudha, Rabu (3/6/2026).
Diketahui korban pertama, Bripda Fajar Dwi, anggota Satbrimob Polda Banten, mengalami luka bacok di bagian kepala dan tangannya dan saat ini menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara.
Sementara Bripda Ahmad Yani, mengalami pendarahan pada bagian hidung dan kaki serta bahu kiri. Korban dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Dradjat Prawiranegara, Serang.
Dalam kejadian penarikan tersebut, terjadi cekcok antara kedua belah pihak. Dalam situasi yang memanas, salah satu pelaku mengambil senjata tajam (sajam) membacokkanya kepada kepada korban Bripda Fajar.
Sebelumnya, terjadi adu argumen di lokasi penarikan kendaraan. Dalam keributan itu, salah seorang debt collector diduga mengambil kapak dari dalam mobil Toyota Fortuner milik kelompok mereka.
"Pelaku kemudian melakukan pembacokan terhadap personel Satbrimob yang berada di lokasi, sehingga korban mengalami luka serius," jelasnya.
Pasca kejadian, sekitar 30 personel Satbrimob Polda Banten mendatangi lokasi dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang melarikan diri menggunakan dua unit Toyota Fortuner warna hitam menuju gerbang tol Serang Barat.
Dengan begitu, polisi telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut, yakni FN dan YSB.
Keduanya disebut berasal dari Flores dan saat ini menjalani perawatan di RSUD Dradjat Prawiranegara.
"Penyidikan kasus tersebut, kini ditangani Tim Resmob Polda Banten. Polisi masih memburu sejumlah anggota kelompok debt collector lainnya yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut. Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat," terangnya.
Hingga Rabu siang, personel Satbrimob Polda Banten masih melakukan penyisiran di sejumlah wilayah Kota Serang guna mencari anggota kelompok debt collector yang belum tertangkap. (*)
Ads 970x90























