Media Reformasi Indonesia (MRI)

17 Maret 2026

Danrem 044/Gapo Hadiri Penutupan Safari Ramadhan 1447 H Di Griya Agung


REFORMASI-ID | Sumsel, Palembang – Komandan Korem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M menghadiri acara penutupan Pengajian Safari Ramadhan 1447 H/2026 M yang dirangkaikan dengan pelaksanaan sholat Isya serta sholat Tarawih dan Witir berjamaah, bertempat di Griya Agung, Jl. Demang Lebar Daun Kota Palembang, Senin (16/3/2026).

Dijelaskan oleh Kapenrem 044/Gapo Mayor Inf Jauhari, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat dalam suasana penuh kekhusyukan di bulan suci Ramadhan. Acara penutupan pengajian ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Safari Ramadhan yang dilaksanakan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Danrem 044/Gapo menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan hendaknya dimanfaatkan untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kebersamaan, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Kapenrem.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kekeluargaan, dirangkai dengan pelaksanaan sholat Isya serta sholat Tarawih dan Witir berjamaah bersama para undangan dan masyarakat.

Rangkaian Safari Ramadhan 1447 H diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, tokoh agama serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan kesatuan, khususnya di wilayah Sumatera Selatan. (Mdn)

16 Maret 2026

Pastikan Pengamanan Siaga, Kapolda Lampung Cek Pos Mudik di Tol Hingga Bakauheni


REFORMASI-ID | Lampung Selatan - Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bersama jajaran Forkopimda Provinsi Lampung turun langsung mengecek kesiapan pos pengamanan dan pelayanan arus mudik di wilayah Lampung Selatan, Senin, 16/03/2026.

Rombongan yang terdiri dari Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Fahrul Rozi, Ketua Fraksi Partai Gerindra serta sejumlah pejabat daerah memulai peninjauan dari Mapolda Lampung sekitar pukul 16.00 WIB.

Lokasi pertama yang didatangi yakni Pos Pengamanan Rest Area KM 49B Tol Trans Sumatera. Kapolda bersama rombongan memeriksa kesiapan personel serta fasilitas yang digunakan untuk melayani pemudik.

Setelah itu rombongan bergerak ke Pos Pengamanan Rest Area KM 20B untuk melihat kondisi pengamanan di jalur tol yang menjadi lintasan utama pemudik menuju Pelabuhan Bakauheni.

Kapolda Lampung mengatakan pengecekan lapangan ini dilakukan untuk memastikan seluruh pos berfungsi maksimal saat arus mudik meningkat.

"Kami turun langsung untuk memastikan kesiapan personel dan fasilitas di pos pengamanan maupun pos pelayanan benar-benar siap melayani pemudik," kata Kapolda.

Ia menegaskan Lampung menjadi salah satu titik krusial arus mudik karena menjadi pintu gerbang Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Bakauheni.

"Pergerakan pemudik di Lampung cukup tinggi karena menjadi jalur utama menuju Sumatera. Karena itu pengamanan harus betul-betul optimal," ujarnya.

*Fokus Pengamanan di Bakauheni*

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Pos Pelayanan Terpadu Bakauheni yang menjadi titik konsentrasi pemudik sebelum menyeberang ke Pulau Jawa.

Di lokasi ini Kapolda mengecek kesiapan personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan hingga instansi terkait yang bertugas melayani pemudik.

Kapolda juga mengingatkan seluruh petugas untuk tetap siaga menghadapi lonjakan kendaraan yang diperkirakan terjadi menjelang puncak arus mudik.

"Personel di lapangan harus tetap siaga, lakukan pengaturan lalu lintas dengan baik dan berikan pelayanan yang cepat kepada masyarakat," katanya.

Dalam kunjungan tersebut Kapolda juga membagikan paket sembako kepada anggota yang bertugas di pos pengamanan sebagai bentuk dukungan kepada personel yang bertugas selama operasi pengamanan mudik. (Mdn)

Jelang Idul Fitri 2026, Polda Lampung Bagikan 209 Paket Bingkisan Wujud Sinergi Bersama Jurnalis


REFORMASI-ID | Lampung — Dalam rangka menyambut Idul Fitri 2026, jajaran Kepolisian Daerah Lampung membagikan sebanyak 209 paket bingkisan kepada para jurnalis yang bertugas meliput di lingkungan Polda Lampung. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (16/3/2026) di ruang Jurnalis Polda Lampung.

Perhatian ini sebagai bentuk apresiasi serta mempererat hubungan silaturahmi antara kepolisian dan insan pers. Penyerahan bingkisan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan jurnalis yang sehari-hari melakukan peliputan di Mapolda Lampung. 

Dalam keterangan resminya Ketua Jurnalis Polda Lampung, Koesmawati,  menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Polda Lampung kepada para jurnalis. Ia menilai pemberian bingkisan tersebut tidak hanya sebagai bentuk kepedulian menjelang Idul Fitri, tetapi juga menjadi simbol eratnya hubungan antara kepolisian dan insan pers di Lampung.

Menurut Koesmawati, selama ini sinergi antara jurnalis dan Polda Lampung telah berjalan dengan baik dalam menyampaikan berbagai informasi kepada publik. Ia berharap kebersamaan dan komunikasi yang sudah terjalin dapat terus dipertahankan dan semakin diperkuat ke depannya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dari Polda Lampung kepada para jurnalis. Semoga momentum menjelang Idul Fitri ini semakin mempererat hubungan silaturahmi dan kerja sama yang baik antara insan pers dengan jajaran kepolisian,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Polda Lampung berharap hubungan kemitraan dengan para jurnalis dapat terus terjalin secara harmonis dan profesional, sehingga penyampaian informasi kepada masyarakat dapat berlangsung secara cepat, akurat, dan terpercaya. (Mdn)

KAWAT Bandar Lampung Gelar Bhakti Sosial, Santunan dan Buka Bersama Anak Yatim di Yayasan Nawawi

REFORMASI-ID | LAMPUNG – Dalam rangka memaknai bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Komunitas Wartawan Kota (KAWAT) Bandar Lampung menggelar kegiatan Bhakti Sosial berupa santunan kepada anak yatim piatu serta buka puasa bersama di Yayasan Nawawi, Kelurahan Sukabumi indah Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, Senin (16/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut diisi dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu serta dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial para jurnalis yang tergabung dalam KAWAT Bandar Lampung terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan. Kegiatan ini juga terlaksana atas kerjasama dengan Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Provinsi Lampung.

Ketua KAWAT Bandar Lampung, Hadransyah, atau sapaan akrabnya Ardan mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur sekaligus kepedulian para wartawan di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.

“Melalui kegiatan Bhakti Sosial ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan adik-adik yatim piatu di Yayasan Nawawi. Selain memberikan santunan, kami juga berbuka puasa bersama agar kebersamaan dan kehangatan di bulan Ramadhan ini dapat benar-benar dirasakan,” ujar Hadransyah.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan Bhakti Sosial dan santunan anak yatim tersebut merupakan program kerja tahunan KAWAT Bandar Lampung yang rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadhan.

“Ini merupakan bagian dari program kerja tahunan KAWAT. Setiap Ramadhan kami berupaya hadir di tengah masyarakat untuk berbagi dan mempererat silaturahmi, sekaligus menunjukkan bahwa wartawan juga memiliki kepedulian sosial terhadap lingkungan,” tambahnya.

Hadransyah juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini, termasuk dari APSI Provinsi Lampung serta rekan-rekan anggota KAWAT Bandar Lampung lainnya yang telah bersama-sama mendukung terlaksananya kegiatan Bhakti Sosial ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris KAWAT Bandar Lampung, Suryanto, menambahkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sekadar memberikan santunan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antarwartawan sekaligus menumbuhkan rasa empati terhadap sesama.

“Ramadhan adalah momentum yang tepat untuk memperbanyak amal kebaikan. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat solidaritas sosial, baik di kalangan wartawan maupun di tengah masyarakat,” kata Suryanto.

Kegiatan Bhakti Sosial tersebut disambut hangat oleh pengurus Yayasan An Nawawi serta anak-anak yatim piatu yang menerima santunan. Suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan semakin terasa saat seluruh peserta kegiatan melaksanakan buka puasa bersama.

Melalui kegiatan ini, KAWAT Bandar Lampung berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta menebarkan semangat kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan. (*).

Operasi Sangat Padat Diterapkan, Arus Bali–Jawa H-6 Naik 33,8 Persen


REFORMASI-ID | Gilimanuk, 16 Maret 2026 – Mobilitas penyeberangan di lintasan Bali–Jawa terus meningkat menjelang arus mudik Lebaran. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama Kepolisian dan para pemangku kepentingan melakukan pengaturan operasional untuk mempercepat pergerakan kendaraan dan mengurai antrean menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan berbagai langkah percepatan operasional terus dilakukan di lapangan guna menjaga kelancaran arus kendaraan menuju pelabuhan. "Berbagai langkah percepatan operasional terus kami lakukan bersama stakeholder, mulai dari pengaturan lalu lintas di jalur antrean hingga optimalisasi layanan penyeberangan, agar arus kendaraan tetap bergerak dan antrean dapat segera terurai,” ujar Heru.

Berdasarkan pantauan lapangan pada 16 Maret 2026 pukul 14.00 WITA, Kepolisian menerapkan pola lalu lintas satu arah (one way) dalam radius sekitar 4,5 kilometer guna mempercepat pergerakan kendaraan menuju pelabuhan. Selain itu, kendaraan kecil juga dialihkan menuju Buffer Zone Kargo untuk mengurangi kepadatan di jalur utama menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Dari sisi operasional penyeberangan, ASDP menerapkan pola operasi sangat padat dengan mengoperasikan 35 unit kapal di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Selain itu, skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) masih diterapkan di dermaga MB1, MB4, dan LCM, sehingga kapal yang tiba dapat langsung melakukan proses bongkar muatan dan segera kembali berlayar tanpa melakukan pemuatan kendaraan.

*Koordinasi Intensif*

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi sebelumnya menegaskan pemerintah terus mengoptimalkan langkah-langkah operasional untuk mengurai kepadatan kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk melalui koordinasi intensif antara BPTD Bali, Kepolisian, operator kapal, otoritas pelabuhan, aparat keamanan, dan pemerintah daerah.

“Kementerian Perhubungan terus memastikan layanan transportasi berjalan aman, lancar, dan terkendali, serta mendorong percepatan langkah operasional di lapangan agar kepadatan kendaraan dan penumpang dapat segera terurai,” ujar Menhub Dudy di Jakarta, Senin (16/3).

Ia menambahkan bahwa Wakil Menteri Perhubungan dan Direktur Jenderal Perhubungan Darat juga telah ditugaskan untuk memantau langsung kondisi operasional di Pelabuhan Gilimanuk.

*Naik 33,8%*

Sementara itu, data Posko Angkutan Lebaran mencatat arus penyeberangan dari Bali menuju Jawa pada H-6 mengalami peningkatan signifikan. Total penumpang tercatat 80.416 orang, naik 33,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 60.099 orang.

Jumlah kendaraan roda dua tercatat 18.306 unit atau naik 52,7% dibandingkan tahun lalu sebanyak 11.987 unit, sedangkan kendaraan roda empat mencapai 5.044 unit atau naik 9,2% dari tahun lalu 4.620 unit.

Adapun bus tercatat 945 unit, naik 39% dibandingkan tahun lalu 680 unit, sementara truk tercatat 1.590 unit, turun 13,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu 1.835 unit.

Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Bali ke Jawa pada H-6 mencapai 25.885 unit, atau naik 35,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 19.122 unit.

Berdasarkan pantauan terakhir pada pukul 14.00 WITA, ekor antrean kendaraan berada di sekitar KM 15, dengan kondisi antrean yang terpotong-potong seiring pengaturan lalu lintas dan proses penyerapan kendaraan menuju kawasan pelabuhan.

GM ASDP Cabang Ketapang Arief Eko menegaskan ASDP akan terus meningkatkan kapasitas layanan dan mempercepat proses penyeberangan agar antrean kendaraan dapat semakin cepat terurai.

“ASDP berkomitmen mengoptimalkan operasional kapal dan dermaga agar arus kendaraan terserap maksimal. Kami juga mengimbau pengguna jasa untuk mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama,” ujar Arif menandaskan. (Hms/Mdn)

Hadiri Peresmian Revitalisasi Bundaran Air Mancur Cempako, Danrem: Ikon Baru Wisata Palembang


REFORMASI-ID | Sumsel, Palembang – Komandan Korem 044/Gapo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M menghadiri peresmian revitalisasi Tugu Bundaran Air Mancur Cempako Telok Palembang Darussalam yang dilaksanakan di titik 0 Kota Palembang, Minggu (15/3/2026).

Peresmian oleh Wali Kota Ratu Dewa tersebut, dihadiri pula berbagai unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat serta ribuan warga yang turut menyaksikan momentum bersejarah bagi wajah baru kota Palembang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan bahwa Bundaran Air Mancur yang diresmikan bukan hanya sekadar sebuah infrastruktur kota, melainkan bagian dari estetika perkotaan yang memiliki makna simbolis bagi masyarakat Palembang.

“Bundaran air mancur yang hari ini kita resmikan bukan sekadar sebuah infrastruktur kota, akan tetapi merupakan estetika perkotaan dan lebih dari itu menjadi simbol peradaban, simbol identitas, serta mencerminkan kualitas masyarakat Kota Palembang. Air mancur ini berdiri dengan desain utama berbentuk bunga yang memiliki makna mendalam dalam budaya Melayu Palembang, melambangkan keharuman akhlak,” ujar Ratu Dewa.

“Sebagai kota tertua di Indonesia, kita berharap Bundaran Air Mancur Tugu Cempako Telok Palembang Darussalam dapat menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan, khususnya warga Palembang,” tambahnya.

Acara peresmian juga dihadiri Ustadz Abdul Somad, menambah suasana semakin religius, serta menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang hadir menyaksikan peresmian tersebut.

Sementara itu, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan apresiasinya terhadap revitalisasi Bundaran Air Mancur yang dinilai mampu memperkuat identitas kota sekaligus menjadi ruang publik yang membanggakan bagi masyarakat.

“Revitalisasi Bundaran Air Mancur Cempako Telok ini merupakan langkah positif dalam memperindah wajah Kota Palembang sekaligus memperkuat identitas budaya daerah. Kami berharap ikon baru Palembang Darussalam ini dapat menjadi kebanggaan masyarakat, mempererat kebersamaan, serta menjadi destinasi wisata yang memberikan dampak positif bagi perkembangan kota,” ucapnya. (Mdn)

Polisi Kawal Pemudik Motor dari Bakauheni Menuju Bandar Lampung


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN, Bakauheni — Wajah-wajah pemudik sepeda motor tampak sumringah saat turun dari kapal di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Minggu (15/3/2026). Setelah menempuh perjalanan panjang dari Pulau Jawa, para pemudik kini semakin dekat dengan kampung halaman mereka di berbagai daerah di Sumatera.

Di antara deretan sepeda motor yang keluar dari pelabuhan, petugas Satlantas Polres Lampung Selatan terlihat bersiap melakukan pengawalan. Sirine kendaraan patroli sesekali terdengar, menandakan dimulainya perjalanan rombongan pemudik yang akan dikawal menuju arah Bandar Lampung.

Pengawalan tersebut dilakukan pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, tidak hanya dari kawasan Pelabuhan Bakauheni, tetapi juga dari dermaga PT Wika Beton yang menjadi salah satu titik penyeberangan tambahan selama arus mudik Lebaran.

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP M. Erza Trisyahputra Nasution, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan bahwa pengawalan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya para pemudik pengguna kendaraan roda dua.

“Kita melaksanakan pengawalan khususnya kendaraan roda dua yang keluar dari Pelabuhan Bakauheni menuju Bandar Lampung. Pengawalan ini kita lakukan secara estafet oleh personel di lapangan,” ujar AKP Erza.

Sebelum rombongan diberangkatkan, para pemudik terlebih dahulu dikumpulkan di satu titik untuk mendapatkan arahan dari petugas. Dalam kesempatan tersebut, polisi juga memberikan imbauan keselamatan kepada para pengendara sebelum melanjutkan perjalanan.


“Setelah kendaraan keluar dari pelabuhan, kita kumpulkan terlebih dahulu di satu titik. Di sana kita berikan himbauan keselamatan, kemudian baru kita kawal bersama-sama menuju jalur lintas,” jelasnya.

Menurut AKP Erza, pengawalan ini menjadi langkah penting untuk mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas, terutama karena sebagian ruas jalan di jalur lintas masih memiliki penerangan yang terbatas.

“Pengawalan ini penting mengingat kondisi penerangan di beberapa titik jalan masih kurang. Dengan pengawalan, diharapkan para pemudik dapat berkendara lebih tertib dan aman sehingga dapat sampai ke tujuan dengan selamat,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan bahwa jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua saat ini masih dalam kategori normal. Namun demikian, berdasarkan pemantauan di lapangan, arus kendaraan sudah mulai menunjukkan peningkatan secara bertahap.

“Untuk arus pemudik kendaraan roda dua saat ini masih terpantau normal, namun sudah mulai terjadi peningkatan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Karena itu kami tetap melakukan pengawalan untuk memastikan perjalanan para pemudik tetap aman,” ungkapnya.

Sementara itu, para pemudik terlihat antusias mengikuti arahan petugas. Banyak di antara mereka tampak tersenyum dan melambaikan tangan saat rombongan mulai bergerak meninggalkan kawasan pelabuhan.

Bagi para pemudik, pengawalan dari kepolisian tersebut memberikan rasa aman sekaligus semangat baru untuk melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman yang sudah semakin dekat. (Mdn)

15 Maret 2026

Detasemen Perintis Baharkam Polri Intensifkan Patroli di Jakarta Selatan



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Detasemen Perintis Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan patroli rutin di sejumlah titik vital wilayah Jakarta Selatan pada Minggu (15/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB ini menyasar area publik yang memiliki tingkat mobilitas tinggi, seperti Pasar Rumput Setiabudi, Mampang Prapatan, hingga kawasan MT Haryono, Pancoran. Sebanyak 12 personel diterjunkan untuk berinteraksi langsung dengan warga dan petugas pengamanan setempat.

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri menyampaikan bahwa patroli ini bukan sekadar pengawasan fisik, melainkan upaya preventif melalui imbauan humanis. Di Pasar Rumput, petugas berkoordinasi dengan pihak keamanan pasar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan pengunjung guna mencegah tindak kriminalitas. "Kami hadir untuk memastikan masyarakat merasa aman. 

Selain pengamanan, personel juga memberikan edukasi kepada pengendara di Mampang Prapatan untuk tertib berlalu lintas serta menertibkan parkir liar di bahu jalan MT Haryono yang kerap memicu kemacetan," ujar perwakilan Detasemen Perintis dalam laporannya.

Menanggapi laporan warga mengenai kerawanan pencurian di sekitar stasiun dan gangguan kemacetan akibat parkir sembarangan, petugas menekankan pentingnya respons cepat melalui layanan kontak 110 jika ditemukan tindak kejahatan.

Kehadiran Polri di tengah masyarakat ini mendapat respon positif. Warga merasa lebih tenang dengan adanya patroli dialogis tersebut. 

Bahkan, warga memberikan aspirasi agar intensitas patroli juga ditingkatkan pada malam hari untuk meminimalisir potensi kerawanan malam.

Kegiatan diakhiri dengan apel konsolidasi di Mako Detasemen Perintis pada pukul 16.00 WIB dengan situasi wilayah terpantau aman dan terkendali (TKA). Komitmen "Siap Terlihat dan Bermanfaat" akan terus menjadi landasan utama Korps Sabhara dalam melayani masyarakat Jakarta.

Tinjau Stasiun Surabaya Gubeng, Kapolri Instruksikan Beri Pelayanan Maksimal ke Pemudik



REFORMASI-ID | Surabaya - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang sedang mudik Lebaran.

Hal tersebut disampaikan Kapolri usai meninjau langsung Stasiun Surabaya Gubeng, Jawa Timur, pada Minggu (15/3) pagi.

Sigit mengatakan dari hasil pemantauan di Posko Terpadu Stasiun Surabaya Gubeng sudah mulai terlihat peningkatan penumpang hingga 11 persen jika dibandingkan kondisi normal. 

Ia menyebut peningkatan penumpang mulai terjadi sejalan dengan pemberian diskon tiket dari pemerintah untuk tiket kereta api. Selain itu, Sigit menyebut Stasiun Surabaya Gubeng juga menjadi salah satu titik sentral pemudik yang akan melanjutkan perjalanan menggunakan kapal.

"Tadi kita lihat ada yang juga datang dari luar kota, ada yang dari NTT, Kalimantan, kemudian memanfaatkan Stasiun Gubeng untuk sampai di wilayah-wilayah lokal dan juga melayani perjalanan jauh baik ke Jawa Tengah, Jawa Barat sampai dengan DKI Jakarta," ujarnya. 

Lewat peningkatan itu, Kapolri juga meminta agar seluruh pihak dapat mengantisipasi jika pemudik di lapangan jauh lebih tinggi dari prediksi Kementerian Perhubungan.

Ia mengingatkan kepada seluruh petugas untuk tidak lengah dan harus menyiapkan mitigasi jika terjadi lonjakan pemudik baik di Stasiun, Terminal ataupun pelabuhan. Secara khusus

"Tentunya kita tetap harus mempersiapkan diri, tidak boleh underestimate terkait dengan prediksi survei yang ada," tegas Kapolri. 

"Sehingga kemudian pada saat terjadi potensi lonjakan, semuanya sudah siap. Di kereta tadi saya tanya apakah ada kereta tambahan, kalau ada lompatan dari KAI juga mempersiapkan," imbuhnya. 

Karenanya, Sigit memerintahkan seluruh jajaran dan pihak terkait agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik mulai dari sistem tiket, keamanan hingga kesehatan bagi para pemudik.

"Tentunya saya berpesan kepada seluruh anggota untuk terus memberikan pelayanan terbaik khususnya mendekati puncak arus mudik yang diperkirakan biasanya terjadi pada H-2," tuturnya.

Tidak ketinggalan, Kapolri juga meminta agar patroli di sekitar wilayah stasiun, terminal hingga rumah-rumah masyarakat yang ditinggalkan selama mudik untuk terus ditingkatkan.

Ia menekankan hal itu penting agar dapat meminimalisir  potensi kerawanan tindak kejahatan yang mungkin terjadi selama periode libur Lebaran 2026.

"Yang jelas pemerintah akan memberikan pelayanan terbaik dan semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan di mudik di tahun 2026," tuturnya. 

"Tentunya harapannya seluruh stakeholder terkait bersama-sama bersinergi untuk bisa bekerja memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," tutup Kapolri.

Tim Supervisi Mabes Polri Cek Kesiapan Ops Ketupat Maung di Polresta Tangerang



REFORMASI-ID | Tangerang - Memasuki hari ketiga Operasi Ketupat Maung 2026, Tim Supervisi Astamaops Kapolri melakukan kunjungan krusial ke Wilayah Hukum Polda Banten, tepatnya di Mako Polresta Tangerang, Minggu (15/3). Langkah ini diambil untuk memastikan pengamanan mudik Lebaran dan perayaan hari besar berjalan optimal, aman, dan kondusif.

Dipimpin langsung oleh Brigjen Pol Hando Wibowo, S.I.K., M.Si., M.Han., tim supervisi yang terdiri dari para perwira menengah Mabes Polri dan didampingi tim dari Polda Banten, melakukan pengecekan mendalam terhadap kesiapan personel hingga sarana prasarana di lapangan.

Dalam arahannya, Brigjen Pol Hando Wibowo menekankan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata pengabdian.

"Bapak Astamaops memerintahkan agar Polri benar-benar hadir di lapangan. Tagline 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia' jangan hanya menjadi slogan di spanduk, tapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui kerja keras kita semua," tegas Brigjen Hando di hadapan Kapolresta Tangerang dan jajaran Kasatgas Ops Ketupat.

Ada beberapa instruksi strategis yang ditekankan dalam kunjungan tersebut:

1.Pengawasan Ketat Personel: Tim Supervisi meminta agar seluruh anggota yang terploting dalam Surat Perintah (Sprin) benar-benar berada di titik penjagaan yang telah ditentukan. "Jangan sampai ada anggota yang keberadaannya tidak jelas saat masyarakat membutuhkan," tambahnya.

2.Antisipasi Berita Hoaks: Di era digital, setiap warga bisa menjadi sumber informasi. Polri diminta sigap mengantisipasi penyebaran hoaks di media sosial yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah dan kenyamanan pemudik.

3.Inovasi "Police Tube": Brigjen Hando mendorong anggota untuk aktif mengunggah video kegiatan lapangan melalui aplikasi Police Tube. Hal ini bertujuan agar pimpinan Polri, termasuk Kapolri, dapat memantau langsung dinamika dan tantangan yang dihadapi anggota di garda terdepan.

4.Toleransi Beragama: Pengamanan tahun ini menjadi spesial karena momen Lebaran berbarengan dengan umat Hindu yang melaksanakan Ibadah Nyepi. Sinergi antar-stakeholder sangat diperlukan untuk menjamin kedua kegiatan keagamaan ini berjalan harmonis.

5.Adaptasi Pola Kerja: Mengingat adanya kebijakan Work From Anywhere (WFA) mulai 16 Maret bagi sebagian sektor kantor, Polri memprediksi pergerakan masyarakat akan lebih dinamis, sehingga kewaspadaan harus ditingkatkan.

Kunjungan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB ini diakhiri dengan evaluasi pos pengamanan dan pelayanan. Dengan supervisi ketat ini, diharapkan Operasi Ketupat Maung 2026 di wilayah hukum Polda Banten dapat menekan angka kecelakaan dan gangguan kamtibmas secara signifikan.

"Kita semua adalah bagian dari satu sistem yang saling berkaitan. Mari kita amankan kegiatan masyarakat dengan penuh tanggung jawab," pungkas Brigjen Hando.

Orang Tua Korban Pelecehan Seksual Kecewa, Tidak Adanya Pendampingan Dinas PPPA, KLA Lampung Selatan Kategori Nindya Menjadi Pertanyaan


REFORMASI-ID | Lampung Selatan - Sungguh sangat ironis, korban pelecehan seksual yang terjadi di Kecamatan Merbau Mataram, Desa Talang Jawa. Tidak mendapatkan perhatian serta penangan oleh Dinas PPPA Lampung Selatan serta stakeholder terkait. 

Dimana kejadian tersebut telah dilaporkan oleh orang tua korban yang berinisial (AA) sejak Bulan Januari dan 2 tersangka telah mendekam di balik jeruji POLRES Lampung Selatan. Korban mengalami depresi yang membuat psikologis terganggu dan membuat khawatir Purwanti sebagai ibu kandungnya. 

Saat diwawancarai oleh tim media IWO Indonesia Lampung Selatan, Purwanti mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap Kepala Desa, Camat Merbau Mataram hingga dinas PPPA Lampung Selatan yang tidak pernah hadir ditengah-tengah keluarga korban. 

"Saya sangat merasa sedih dengan apa yang menimpa anak saya, hingga saat ini tidak adanya keperdulian kepada anak saya. Jangankan dari Dinas, dari Desa sampai Kecamatan Merbau Mataram saja tidak membantu kami, untuk membantu agar psikologis anak saya tidak terganggu," Ungkapnya dengan sedih. Minggu (13/03/2026) 

Pada kesempatan itu, Tanggapan Kuasa Hukum Titi Hartati, S.H., M.H. dari Firma Hukum Naga Selatan Indonesia, sebagai kuasa hukum korban, menyayangkan hingga saat ini sejak adanya laporan polisi dari korban pada bulan Januari 2026 Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Lampung Selatan belum memberikan pendampingan psikologis secara maksimal kepada korban.

"Padahal korban merupakan anak yang mengalami kekerasan seksual dan sangat membutuhkan pemulihan trauma serta dukungan psikologis selama proses hukum berlangsung," ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa Kewajiban tersebut memiliki dasar hukum yang jelas sebagaimana diatur dalam Pasal 59A dan Pasal 69A Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang mewajibkan pemerintah daerah memberikan perlindungan khusus kepada anak korban kejahatan seksual termasuk rehabilitasi psikososial.

“Oleh karena itu, kami meminta Dinas PPA Lampung Selatan segera menjalankan kewajibannya demi memastikan perlindungan dan pemulihan korban terpenuhi secara maksimal,” tegas Titi.

Saat dikonfirmasi melalui panggilan Whatsapp, terkait kejadian pelecehan seksual di Wilayah Kerjanya, Camat Merbau Mataram Ricky Randa mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui kejadian tersebut.

“Saya belum tahu bang, karena dari pihak Kepala Desa Talang Jawa tidak ada informasi/laporan ke Kacamatan. Insya allah hari Senin kami akan tindak lanjuti bersama tim untuk melakukan kunjungan,” ucap Ricky dengan nada sangat kecewa kepada pihak Desa

Perlu diketahui, bahwa korban (AA) mendapatkan pelecehan oleh 2 tersangka yaitu RA dan SH dimana para pelaku menyandang 1 orang memiliki istri dan 1 lagi seorang duda.

Kejadian ini sangat mencoreng, dimana Kabupaten Lampung Selatan meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Nindya pada Tahun 2025. Penghargaan ini patut dipertanyakan, masih banyak kasus tentang pelecahan anak yang belum selsai. (Tim)

H-6 Angleb Idul Fitri, Asdp: 69 Trip Layani Pemudik Lintas Selat Sunda


REFORMASI-ID | Merak, Banten - Jawa-Sumatera berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara) selama 12 jam (periode 15 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 12.00 WIB) atau H-6, tercatat jumlah trip yang beroperasi sebanyak 69 trip. Minggu, 15/03/2026.

Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H-6 mencapai 48.286 orang atau turun 21,3 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 61.383 orang.

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H-6 mencapai 4.446 unit atau naik 40, persen dibandingkan realisasi tahun lalu yaitu 3.161 unit. Kendaraan roda empat mencapai 6.544 unit atau turun 22, persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 8.413 unit.

Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 1.290 unit atau turun 34,1 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.958 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 296 unit atau turun 43,8 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 527 unit.

Total seluruh kendaraan tercatat 12.576 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H-6 atau turun 10,5 persen dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 14.059 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara mulai dari H-10 sampai H-6 tercatat 247.297 orang atau turun 6,4 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 264.174 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 61.602 unit atau naik 1,9 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 60.452 unit.

Sebaliknya, berdasarkan data Posko Bakauheni selama 12 jam (periode 15 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 12.00 WIB) atau H-6 tercatat jumlah trip yang beroperasi di Pelabuhan Bakauheni sebanyak 63 trip.

Adapun realisasi total penumpang di Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H-6 mencapai 22.028 orang atau turun 44,5 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 39.708 orang.

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H-6 mencapai 306 unit atau turun 43,2 persen dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 539 unit. Kendaraan roda empat mencapai 2.549 unit atau turun 43,5 persen  dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.514 unit.

Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 1.308 unit atau turun 37,5 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.094 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 305 unit atau turun 49,2 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 600 unit.

Total seluruh kendaraan tercatat 4.468 unit yang telah menyeberang dari Sumatera ke  Jawa pada H-6 atau turun 42,3 persen dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 7.747 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa (Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu) pada H-10 sampai H-6 tercatat 160.207 orang atau turun 13,9 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 186.134 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 36.246 unit atau turun 7,2 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 39.077 unit. (Hms/Mdn)

Dugaan Ketidakberesan Anggaran 3 Milyar Publikasi Diskominfo Minahasa Disorot, Transparansi Dipertanyakan...???


REFORMASI-ID | Minahasa – Dugaan ketidakberesan dalam pengelolaan anggaran publikasi di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Minahasa mulai menuai sorotan. Di tengah narasi efisiensi anggaran yang kerap disampaikan pemerintah daerah, sejumlah kalangan jurnalis justru mempertanyakan transparansi penyaluran kerja sama media yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Jumat (13/03/2026).

Sejumlah pimpinan redaksi media lokal mengaku heran dengan kebijakan yang dinilai tidak konsisten. Beberapa media yang memiliki legalitas hukum jelas, aktif memproduksi karya jurnalistik, serta memiliki aktivitas peliputan di lapangan dilaporkan tidak lagi memperoleh kerja sama publikasi dari pemerintah daerah.

Sebaliknya, muncul dugaan bahwa terdapat sejumlah media yang keberadaannya tidak jelas namun tetap tercantum sebagai penerima kerja sama publikasi. Kondisi ini memicu pertanyaan serius mengenai mekanisme seleksi media serta kriteria yang digunakan dalam menentukan pihak penerima anggaran publikasi tersebut.

Salah satu pimpinan redaksi media lokal yang meminta identitasnya dirahasiakan menilai persoalan ini bukan sekadar menyangkut besaran nilai kontrak kerja sama. Ia menegaskan bahwa yang dipertaruhkan adalah prinsip keadilan dan transparansi dalam pengelolaan anggaran publik.

“Ini bukan hanya soal nilai kontrak, tetapi tentang keadilan dan transparansi. Media yang jelas operasionalnya dan rutin melakukan peliputan justru tidak mendapatkan kerja sama, sementara ada nama media yang tidak pernah terlihat aktivitas jurnalistiknya di lapangan diduga menerima anggaran dari APBD,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Minahasa, Ricky Laloan, menyatakan bahwa keterbatasan anggaran menjadi salah satu faktor dalam menentukan kerja sama dengan media. Ia menyebutkan anggaran publikasi yang tersedia sekitar Rp3 miliar dinilai belum mampu mengakomodasi seluruh media yang ada.

Menurut Ricky, berdasarkan data yang dimiliki dinas, sekitar 84 media tercatat dalam daftar kerja sama yang direncanakan menerima pembayaran pada bulan berjalan. Namun ketika ditanya mengenai kemungkinan adanya media yang tidak aktif namun tetap tercantum sebagai penerima kerja sama, ia menyatakan pihaknya akan melakukan penelusuran ulang terhadap data tersebut.

“Itu terjadi pada masa kepala dinas sebelumnya. Sekarang sudah tidak ada. Kami akan melakukan pengecekan kembali,” ujarnya singkat, tanpa menjelaskan secara rinci mekanisme verifikasi yang dilakukan terhadap media penerima anggaran.

Pernyataan tersebut justru memunculkan kritik dari sejumlah kalangan. Sikap Diskominfo yang hanya menyatakan akan melakukan “pengecekan kembali” dinilai belum menjawab substansi persoalan, terutama terkait keterbukaan data penerima kerja sama publikasi yang seharusnya dapat diakses publik.

Pengamat kebijakan publik mengingatkan bahwa pengelolaan anggaran publikasi pemerintah daerah harus dilakukan secara transparan, akuntabel, serta mengikuti ketentuan perundang-undangan pers, termasuk yang diatur dalam Undang‑Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Tanpa pengawasan yang memadai, anggaran diseminasi informasi berpotensi disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.

Kini, masyarakat serta komunitas pers menantikan langkah tegas dari pemerintah daerah, termasuk dari DPRD Kabupaten Minahasa dan Pemerintah Kabupaten Minahasa, untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola anggaran publikasi tersebut. Sejumlah pihak menilai, tanpa audit terbuka dan klarifikasi yang transparan, kepercayaan publik terhadap pengelolaan informasi pemerintah daerah berpotensi semakin menurun. (*)

Manfaatkan Layanan 110, Pemudik Dibakauheni Dapat Bantuan Cepat dari Polisi


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN — Seorang pemudik yang mengalami kendala kendaraan mogok di pintu keluar Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, mendapatkan bantuan cepat dari petugas kepolisian setelah melaporkan kejadian tersebut melalui layanan darurat 110, Minggu (15/3/2026) dini hari.

Laporan pengaduan tersebut diterima oleh Command Center 110 sekitar pukul 03.32 WIB. Pelapor diketahui bernama Herli yang menginformasikan bahwa kendaraan yang digunakannya mengalami mogok saat hendak keluar dari kawasan Pelabuhan Bakauheni. Dalam laporan yang disampaikan kepada petugas, kendaraan yang mengalami mogok merupakan mobil jenis Daihatsu Xenia berwarna hitam dengan nomor polisi A 1471 VW.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Pos Pelayanan (Posyan) Bakauheni bersama petugas dari KSKP Bakauheni segera menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan kepada pemudik tersebut. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang mengalami gangguan sekaligus membantu mengamankan posisi kendaraan agar tidak mengganggu arus lalu lintas kendaraan lain yang keluar dari pelabuhan.

Selain itu, petugas juga membantu pemudik tersebut dengan mencarikan bengkel terdekat di kawasan Pelabuhan Bakauheni agar kendaraan dapat segera diperbaiki dan perjalanan dapat dilanjutkan. Respons cepat dari petugas ini merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang difokuskan pada pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri mengatakan bahwa layanan Call Center 110 disiapkan sebagai sarana bagi masyarakat untuk memperoleh bantuan cepat dari kepolisian, khususnya selama masa mudik Lebaran.

“Layanan Call Center 110 kami siagakan selama 24 jam untuk menerima laporan ataupun pengaduan masyarakat. Jika pemudik mengalami kendala di perjalanan seperti kendaraan mogok, kecelakaan lalu lintas, ataupun gangguan keamanan lainnya, masyarakat dapat segera menghubungi 110 dan petugas kami akan segera merespons,” ujar AKBP Toni Kasmiri.

Ia menambahkan bahwa seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026 telah disiagakan di berbagai titik strategis guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik dapat merasa aman dan nyaman. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi layanan 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian,” lanjutnya.

Sementara itu, Herli selaku pemudik yang melaporkan kejadian tersebut mengaku terkejut dengan cepatnya respons petugas setelah dirinya menghubungi layanan darurat kepolisian.

Menurutnya, tidak sampai sepuluh menit setelah laporan disampaikan, petugas kepolisian sudah tiba di lokasi untuk memberikan bantuan.

“Tidak sampai sepuluh menit setelah saya menghubungi 110, petugas sudah datang membantu. Terima kasih banyak untuk Kepolisian Republik Indonesia, terima kasih juga untuk Mabes Polri dan Polda Lampung,” ujar Herli.

Ia mengaku sangat terbantu dengan kehadiran petugas yang sigap memberikan pertolongan sehingga kendala yang dialaminya dapat segera ditangani.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan jauh serta memanfaatkan rest area apabila merasa lelah selama berkendara.

Dengan adanya layanan Call Center 110 yang responsif serta kehadiran personel di lapangan, diharapkan masyarakat dapat merasakan kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan selama periode mudik Lebaran di wilayah Lampung Selatan. (Mdn)

14 Maret 2026

Wujudkan Polri Presisi, Polsek Medan Satria Gelar Bakti Sosial Pembagian Takjil di Jalan Raya Pejuang


REFORMASI - ID | Kota Bekasi - Jajaran Polsek Medan Satria kembali menunjukkan kepedulian sosialnya di tengah bulan suci Ramadhan dengan menggelar aksi berbagi takjil gratis, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Jalan Raya Pejuang, tepatnya di depan Mapolsek Medan Satria, ini menyasar para pengendara dan warga sekitar yang sedang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk terus hadir dan berbagi kebahagiaan bersama masyarakat di wilayah hukum Medan Satria.

Dipimpin oleh Kanit Binmas Iptu Endang Wahyudi dan Panit Binmas Iptu Darwin, paket takjil dibagikan langsung oleh personel Bhabinkamtibmas kepada warga. Sebanyak 50 bungkus takjil ludes dalam waktu singkat diberikan kepada pengemudi ojek online, pedagang keliling, hingga warga yang masih dalam perjalanan pulang. Aksi yang dimulai pukul 17.30 WIB ini disambut hangat oleh masyarakat yang merasa terbantu untuk sekadar membatalkan puasa di tengah kesibukan jalan raya.

Selain membagikan makanan, momen ini juga dimanfaatkan oleh para personel untuk menyapa dan memberikan imbauan kamtibmas secara humanis. Petugas mengingatkan para pengguna jalan agar tetap mengutamakan keselamatan berkendara dan selalu waspada terhadap potensi tindak kejahatan selama Ramadhan. Dialog ringan di pinggir jalan ini menjadi sarana efektif bagi kepolisian untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap kehadiran Polri sebagai pelindung warga.

Hingga azan Magrib berkumandang, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan terkendali. Kapolsek Medan Satria, AKP Tri Baskoro Bintang, menyampaikan bahwa aksi berbagi ini akan terus diupayakan sebagai bentuk empati kepolisian terhadap warga yang menjalankan ibadah puasa. Melalui aksi sederhana namun bermakna ini, Polsek Medan Satria berkomitmen untuk menciptakan suasana Ramadhan yang sejuk dan penuh keberkahan bagi seluruh elemen masyarakat.

Kapolda Lampung Terima Kunjungan Tim Supervisi Mabes Polri Terkait Operasi Ketupat Krakatau 2026


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, secara resmi menerima kunjungan Tim Supervisi dari Mabes Polri dalam rangka peninjauan pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026. Sabtu (14/03/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta efektivitas strategi pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H di wilayah hukum Polda Lampung, yang merupakan gerbang utama penghubung Pulau Sumatera dan Jawa.

Turut mendampingi Kapolda Lampung dalam kegiatan tersebut, yakni Karo Ops, Karo Rena, dan Dirlantas Polda Lampung. 

Kehadiran para Pejabat Utama (PJU) ini sekaligus untuk memaparkan perkembangan terkini mengenai manajemen lalu lintas dan pemetaan titik rawan kemacetan serta kecelakaan di wilayah Lampung.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Helfi Assegaf menyampaikan bahwa Polda Lampung telah menyiagakan ribuan personel dan pos pengamanan (Pospam) serta pos pelayanan (Posyan) di sepanjang jalur lintas utama dan titik penyeberangan Bakauheni.

"Kehadiran Tim Supervisi Mabes Polri sangat krusial bagi kami untuk mendapatkan arahan serta evaluasi objektif, sehingga pengamanan Operasi Ketupat Krakatau 2026 ini dapat berjalan maksimal, aman, dan berkesan bagi seluruh masyarakat yang mudik," ujar Kapolda.

Kegiatan dilanjutkan dengan pendalaman materi di ruang rapat untuk meninjau administrasi operasional serta rencana lapangan yang telah disusun oleh jajaran Polda Lampung. (Mdn)

Safari Ramadhan di Jatim, Kapolri Ajak Seluruh Elemen Bersatu Jaga Kamtibmas-Dukung Program Presiden



REFORMASI-ID | Jatim - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan safari ramadhan di Mapolda Jawa Timur (Jatim). Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan pentingnya seluruh elemen bersatu untuk menjaga kamtibmas hingga menyukseskan seluruh program Presiden Prabowo Subianto.  

Sigit menegaskan, menjaga nilai persatuan dan kesatuan menjadi kunci utama untuk Bangsa Indonesia menghadapi segala tantangan dampak dari konflik global dewasa ini.  

"Dan yang paling utama untuk bisa mewujudkan mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi maka syarat utamanya adalah stabilitas kamtibmas, stabilitas keamanan nasional, harus terjaga. Itu tentunya menjadi PR bersama," kata Sigit, Sabtu (14/3/2026). 

Dalam menjaga situasi kamtibmas demi bertumbuhnya perekonomian bangsa, Sigit menekankan, Pemerintah dan Polri harus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat. 

"Polri tidak bisa bekerja sendiri. Seluruh elemen bangsa, TNI, Polri harus solid. Didukung oleh ulama didukung oleh seluruh elemen pemuda, masyarakat, buruh, semua harus bersatu sehingga kemudian ini menjadi pekerjaan kita bersama," ujar Sigit. 

Indonesia, kata Sigit pernah mengalami situasi sulit. Yakni, terjadinya Pandemi Covid-19. Hal itu menyebabkan gejolak perekonomian. 

Namun, Sigit menyebut, Indonesia bisa menghadapi dan bangkit ketika dilanda pandemi virus corona. Tentunya, keberhasilan itu hasil dari bersatunya seluruh elemen bangsa. 

"Namun alhamdulillah karena saat itu kita semuanya bersatu. Umarah, ulama, masyarakat, rakyat semua bersatu. Saat itu kita bisa menghadapi itu semua dan dalam waktu cepat pertumbuhan ekonomi kita kembali meningkat bahkan kita bisa berada di salah satu negara tertinggi saat itu pertumbuhan ekonominya dibandingkan dengan negara-negara maju negara-negara G20," ucap Sigit.

"Saat ini kita menghadapi tantangan yang sama dalam bentuk berbeda. Namun saya meyakini apabila kita semua kompak bersatu tentunya permasalahan yang sedang kita hadapi ini bisa kita lalui bersama," tambah Sigit menekankan. 

Di tengah situasi seperti ini, Sigit juga mengajak seluruh elemen menyukseskan program Presiden Prabowo, di antaranya terkait upaya perdamaian dunia hingga kemandirian bangsa di tengah situasi dewasa ini. 

"Oleh karena itu memang kuncinya adalah menjaga persatuan dan kesatuan. Yang pasti pemerintah tentu akan mengambil langkah-langkah yang konkret untuk tetap menjaga agar stabilitas ekonomi kita khususnya terkait dengan harga-harga minyak tetap terjaga," papar Sigit. 

Ia juga mengingatkan, saat ini semua pihak harus harus terus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Apalagi, Indonesia bakal menghadapi bonus demografi. 

Menurutnya, momentum tersebut harus dijadikan sebagai sebuah lompatan mewujudkan Indonesia menjadi negara yang maju. Dengan begitu, visi bersama menciptakan Indonesia Emas 2045 bisa terwujud. 

"Mendorong program-program Bapak Presiden terkait dengan ketahanan pangan, energi, terkait dengan program-program hilirisasi yang menciptakan lapangan pekerja. Sehingga Indonesia betul-betul bisa mengelola sumber daya alam yang kita miliki, kekayaan alam yang kita miliki untuk, bisa kita kelola dengan baik," kata Sigit. 

"Memanfaatkan momentum demografi yang ada untuk kita bisa menuju visi Indonesia Emas 2045 dan menjadi negara maju," lanjut Sigit mengakhiri.

Brigjen Hando Wibowo, Pimpin Supervisi Operasi Ketupat 2026 di Wilkum Polda Banten



REFORMASI-ID | Banten - Memasuki hari kedua pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Tim Supervisi Mabes Polri melakukan peninjauan intensif di wilayah hukum Polda Banten, setelah hari Jumat kemarin Berkunjung Ke Posko Polda Banten dan Polres Serang, di hari kedua ini khusus di Polres Lebak, Polres Pandeglang, dan Polres Cilegon pada Sabtu (14/3/2026).

Langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan personel serta sarana prasarana dalam mengamankan momentum unik tahun ini, di mana perayaan Idul Fitri berdekatan dengan Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu.

Ketua Tim Supervisi, Brigjen Pol Hando Wibowo, S.I.K., M.Si., M.Han, menegaskan bahwa kehadiran timnya bertujuan untuk menjamin seluruh rencana operasi berjalan efektif di lapangan.

"Tujuan utama kami adalah memastikan personel, kendaraan dinas, hingga pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Posyan) benar-benar siap. Kita menghadapi tantangan libur panjang yang berbarengan dengan ibadah Nyepi, sehingga kondusivitas harus tetap terjaga," ujar Brigjen Pol Hando saat memberikan arahan.

Rombongan tim supervisi memulai agenda sejak pukul 09.48 WIB di Mako Polres Lebak, dilanjutkan dengan pengecekan langsung ke Pospam Alun-alun Rangkasbitung. Tim kemudian bergerak menuju Polres Pandeglang untuk melakukan tatap muka dengan jajaran pejabat Operasi (Posko).

Kunjungan berakhir di Polres Cilegon pada sore hari pukul 15.30 WIB. Di sana, Brigjen Pol Hando memberikan instruksi khusus kepada para Kasatgas untuk memantau ketat arus lalu lintas dan potensi gangguan keamanan, mengingat pola perjalanan masyarakat yang dinamis, termasuk adanya kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi sebagian instansi mulai 16 Maret mendatang.

Dalam kunjungannya di Pos Pengamanan, Brigjen Pol Hando memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat. Tak hanya Polri, pengamanan ini turut dibantu oleh personel Kodim, Satpol PP, Damkar, Dishub, Tenaga Kesehatan, hingga adik-adik dari PKS.

"Kita semua adalah stakeholder yang saling berkaitan. Mengamankan kegiatan masyarakat adalah kewajiban bersama. Terima kasih kepada rekan-rekan TNI dan instansi terkait yang telah bahu-membahu mewujudkan Banten yang kondusif selama 13 hari ke depan dalam Operasi Ketupat Maung 2026," tambahnya.

Kegiatan supervisi hari kedua ini ditutup dengan hasil yang positif. Seluruh jajaran di Polres Lebak, Pandeglang, dan Cilegon dinyatakan siap memberikan pelayanan terbaik demi mewujudkan mudik yang aman, nyaman, dan berkesan bagi masyarakat.

H-8 Lebaran 2026 arus Penyeberangan Merak - Bakauheni Landai Lancar


REFORMASI-ID | Lampung Selatan, Bakauheni - Berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara) selama 24 jam (periode 13 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H-8, tercatat jumlah trip yang beroperasi sebanyak 219 trip. Sabtu, 14/03/2026.

Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H-8 mencapai 50.362 orang atau turun 23,2% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 65.554 orang.

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H-8 mencapai 1.431 unit atau turun 49,6% dibandingkan realisasi tahun lalu yaitu 2.840 unit. Kendaraan roda empat mencapai 6.380 unit atau turun 9% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 7.008 unit.

Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 3.252 unit atau turun 18,3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 3.979 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 503 unit atau turun 32,9% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 750 unit.

Total seluruh kendaraan tercatat 11.566 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H-8 atau turun 20,7% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 14.577 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara mulai dari H-10 sampai H-8 tercatat 126.276 orang atau turun 18,6% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 155.161 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 31.390 unit atau turun 13% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 36.091 unit.

*Sumatera - Jawa*
Sebaliknya, berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam (periode 13 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H-8 tercatat jumlah trip yang beroperasi di Pelabuhan Bakauheni sebanyak 125 trip.

Adapun realisasi total penumpang di Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H-8 mencapai 36.827 orang atau turun 3,3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 38.091 orang.

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H-8 mencapai 528 unit atau turun 33,3% dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 792 unit. Kendaraan roda empat mencapai 3.458 unit atau turun 12,3%  dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 3.942 unit.

Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 3.394 unit atau naik 9,1% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 3.110 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 537 unit atau turun 6,1% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 506 unit.

Total seluruh kendaraan tercatat 7.917 unit yang telah menyeberang dari Sumatera ke  Jawa pada H-8 atau turun 5,2% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 8.350 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa (Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu) pada H-10 sampai H-8 tercatat 97.385 orang atau turun 9,4% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 107.541 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 23.018 unit atau turun 3,1% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 23.766 unit. (Hms/Mdn)

Pantau Arus Mudik dari Udara, Wakapolri Harapkan 2.746 Pos Operasi Ketupat 2026 Siap Layani Pemudik



REFORMASI-ID  | Karawang - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) melakukan pemantauan langsung arus mudik Lebaran 1447 H/2026 M dari udara hingga meninjau Pos Terpadu di Rest Area KM 57A Karawang, Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Wakapolri menjelaskan bahwa pemantauan udara dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi arus lalu lintas di jalur utama mudik, khususnya ruas tol dari Jakarta menuju wilayah Jawa Barat.

“Tadi kami memantau dari udara, dari Jakarta sampai ke KM 29. Secara umum dari hasil pantauan udara berjalan sangat lancar untuk arus lalu lintas. Kemudian dari KM 29 tadi kami mengecek kesiapan Command Center Korlantas Polri,” ujar Wakapolri.

Ia menjelaskan bahwa Command Center Korlantas Polri saat ini telah didukung berbagai teknologi pemantauan lalu lintas yang terintegrasi secara nasional untuk membantu pengambilan keputusan secara cepat dan tepat.

“Secara umum sudah didukung berbagai macam teknologi yang dimiliki, tersambung di 18 Polda, kemudian hampir tersambung di seluruh titik CCTV yang ada di ruas jalan tol, baik yang ada di Jawa, di Sumatera, kemudian di beberapa wilayah lainnya. Kemudian juga tersambung di beberapa titik CCTV baik itu exit bandara maupun pelabuhan. Data ini sangat penting dalam rangka untuk mengambil suatu keputusan,” jelasnya.

Pemantauan udara kemudian dilanjutkan hingga Rest Area KM 57A Karawang yang menjadi salah satu titik penting bagi pemudik untuk beristirahat selama perjalanan.

“Kemudian kami memantau juga dari udara tadi dari KM 29 sampai KM 57A di rest area yang cukup besar dengan daya tampung 1.000 kendaraan. Ini juga penting dalam rangka untuk kita memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Wakapolri.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri menyampaikan bahwa Polri secara nasional telah menyiapkan 2.746 pos dalam rangka Operasi Ketupat 2026 untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran. Pos tersebut terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu yang tersebar di berbagai jalur mudik serta titik aktivitas masyarakat.

Wakapolri mengharapkan seluruh pos yang telah disiapkan di berbagai daerah dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, sebagaimana fasilitas dan kesiapan yang ada di Pos Terpadu KM 57A Karawang.

“Pos seperti di KM 57A ini sangat baik karena memiliki fasilitas lengkap dan mampu menampung banyak kendaraan. Kami mengharapkan pos-pos lain yang disiapkan dalam Operasi Ketupat 2026 juga dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” ujar Wakapolri.

Dalam peninjauan tersebut, Wakapolri juga menyapa para petugas yang berjaga di lapangan serta para pemudik yang tengah beristirahat di rest area. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang bertugas di berbagai pos pengamanan di seluruh Indonesia.

Selain itu, Wakapolri juga menyerahkan bingkisan kepada petugas Pos Pelayanan Terpadu KM 57A Karawang serta masyarakat sebagai bentuk dukungan dan perhatian kepada petugas yang berjaga maupun pemudik yang sedang melakukan perjalanan.

Melalui Operasi Ketupat 2026, Polri berkomitmen untuk terus menghadirkan pengamanan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat sehingga perjalanan mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Wakapolri Tekankan Antisipasi Rekayasa Lalu Lintas dan Optimalisasi Layanan Mudik



REFORMASI-ID | Jakarta - Wakapolri Dedi Prasetyo menekankan pentingnya kesiapan seluruh jajaran dalam mengantisipasi potensi lonjakan kendaraan selama arus mudik Lebaran. Hal tersebut disampaikan saat meninjau Command Center KM 29 Tol Jakarta–Cikampek dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Dalam arahannya, Wakapolri menjelaskan bahwa berbagai skenario rekayasa lalu lintas telah dipersiapkan oleh jajaran Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk menjaga kelancaran perjalanan masyarakat selama masa mudik. Beberapa langkah yang telah disiapkan antara lain penerapan contraflow serta sistem one way yang akan diberlakukan secara situasional apabila terjadi peningkatan volume kendaraan secara signifikan.

“Contraflow ini sudah dipersiapkan. Jika nanti sore terjadi kepadatan dari Jakarta menuju Cikampek, maka rekayasa tersebut bisa segera dilaksanakan,” ujar Dedi.

Ia menjelaskan bahwa keputusan penerapan rekayasa lalu lintas akan diambil berdasarkan analisis data yang dihimpun dari berbagai sistem pemantauan di Command Center. Ketika volume kendaraan yang melintasi ruas tol tertentu telah mencapai angka tertentu, maka langkah pengaturan lalu lintas akan segera diberlakukan.

“Apabila arus kendaraan yang melalui Cikampek sudah di atas 6.000 kendaraan per jam, maka akan dilakukan rekayasa one way dan langkah-langkah pengaturan lainnya,” jelasnya.

Selain itu, Wakapolri juga menekankan pentingnya penyampaian informasi kepada masyarakat secara cepat dan tepat. Untuk itu Polri telah menyiapkan sistem SMS blast yang dapat digunakan untuk memberikan pemberitahuan kepada masyarakat terkait kondisi lalu lintas maupun rencana penerapan rekayasa jalan. Menurutnya, informasi tersebut akan disampaikan kepada masyarakat beberapa jam sebelum kebijakan rekayasa lalu lintas diberlakukan agar pemudik dapat mempersiapkan perjalanan dengan lebih baik.

“Misalnya dua jam sebelum contraflow atau one way diberlakukan, masyarakat akan mendapat informasi melalui SMS blast sehingga bisa menentukan jalur perjalanan yang akan dipilih,” katanya.

Di samping itu, Wakapolri juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan hotline Kepolisian Negara Republik Indonesia di nomor 110 apabila mengalami kendala selama perjalanan mudik. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melaporkan berbagai situasi darurat maupun gangguan di jalan sehingga petugas dapat segera memberikan bantuan.

Menurut Dedi, seluruh langkah yang dilakukan Polri dalam Operasi Ketupat tahun ini bertujuan untuk memastikan perjalanan mudik masyarakat berlangsung aman dan nyaman. Ia juga kembali mengingatkan tagline Operasi Ketupat tahun ini sebagai semangat bersama antara petugas dan masyarakat.

“Tagline Operasi Ketupat 2026 adalah Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Ini menjadi semangat bagi seluruh petugas maupun masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik,” pungkasnya.

Wakapolri: Operasi Ketupat 2026 Didukung Teknologi Canggih, Dari Drone hingga Command Center Mobile



REFORMASI-ID | Jakarta - Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 tahun ini mendapat dukungan teknologi yang semakin modern guna memantau situasi arus mudik secara lebih akurat dan cepat. Wakapolri Komjen. Pol Dedi Prasetyo menilai kesiapan teknologi yang digunakan dalam pengamanan mudik tahun ini jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut disampaikan Wakapolri saat meninjau langsung kesiapan Command Center Operasi Ketupat di KM 29 Tol Jakarta–Cikampek. Menurutnya, teknologi yang digunakan saat ini memungkinkan petugas memantau kondisi lalu lintas secara real time sekaligus membantu proses pengambilan keputusan dalam pengaturan manajemen rekayasa lalu lintas.

“Kalau menurut saya tahun ini jauh lebih siap. Selain teknologi Command Center mobile yang dilengkapi drone, untuk penindakan lalu lintas secara elektronik kita juga menggunakan drone ETLE,” ujar Dedi.

Ia menjelaskan bahwa penggunaan drone menjadi salah satu komponen penting dalam sistem pemantauan arus lalu lintas selama masa mudik. Terdapat dua jenis drone yang digunakan dalam Operasi Ketupat tahun ini. Pertama adalah drone yang terintegrasi dengan Command Center mobile. Drone ini digunakan untuk memantau kondisi lalu lintas di titik-titik yang tidak dapat dijangkau oleh kamera pengawas atau CCTV. Dengan dukungan teknologi tersebut, petugas dapat memperoleh gambaran situasi lapangan secara lebih menyeluruh sehingga proses analisis data lalu lintas dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat.

“Command Center mobile ini dilengkapi drone yang akan melihat titik-titik yang tidak terpantau CCTV. Dari situ kita bisa melakukan analisa data untuk mengambil keputusan-keputusan yang diperlukan,” jelasnya.

Selain pemantauan menggunakan drone, sistem pengawasan arus mudik tahun ini juga didukung oleh analisa berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Teknologi tersebut memungkinkan proses analisis data serta pemaknaan situasi lalu lintas dilakukan secara realtime di sepanjang jalur mudik. Pemantauan tersebut terintegrasi langsung dengan command centre yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Pulau Jawa, Sumatra, hingga Bali, serta berbagai jalur utama mudik di seluruh Indonesia. Dengan sistem tersebut, perkembangan situasi lalu lintas di lapangan dapat dipantau secara cepat dan terpusat.

Selain itu, sistem pemantauan juga dilengkapi dengan teknologi traffic counting yang berfungsi menghitung jumlah kendaraan yang melintas di ruas-ruas jalan utama. Data tersebut menjadi salah satu indikator penting bagi petugas dalam menentukan langkah rekayasa lalu lintas seperti contraflow maupun sistem one way apabila terjadi lonjakan volume kendaraan.

Seluruh data tersebut ditampilkan secara terintegrasi dalam layar monitor Command Center yang berada di Pos Terpadu Operasi Ketupat Rest Area KM 29. Berbagai informasi yang ditampilkan pada layar tersebut menjadi dasar bagi petugas dalam melakukan analisis situasi serta menentukan kebijakan pengaturan lalu lintas selama masa mudik. Salah satu sistem yang digunakan adalah Aplikasi K3I (Kendali, Koordinasi, Komunikasi, dan Informasi), yaitu aplikasi berbasis geospasial atau peta digital yang memuat berbagai informasi penting terkait jalur mudik. Melalui aplikasi ini, petugas dapat memantau berbagai titik strategis seperti lokasi personel polisi lalu lintas yang sedang melaksanakan patroli, jaringan CCTV, hingga lokasi pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.

Selain itu, aplikasi tersebut juga menampilkan berbagai fasilitas pendukung perjalanan masyarakat seperti pintu tol, SPBU, lokasi wisata, tempat ibadah, serta titik-titik yang berpotensi menimbulkan gangguan lalu lintas seperti trouble spot dan blank spot. Tidak hanya itu, sistem tersebut juga memuat informasi terkait lokasi kantor kepolisian di wilayah polda maupun polres, serta berbagai simpul transportasi seperti bandara, terminal, pelabuhan, hingga rumah sakit yang berada di sepanjang jalur mudik. Informasi mengenai rute jalur mudik di masing-masing wilayah juga turut ditampilkan dalam sistem tersebut.

Selain Aplikasi K3I, layar monitor di Command Center KM 29 juga menampilkan jaringan CCTV milik National Traffic Management Center (NTMC) serta CCTV dari operator jalan tol Jasa Marga yang tersebar di berbagai ruas jalan tol. Integrasi berbagai sistem tersebut memungkinkan petugas memantau kondisi lalu lintas secara komprehensif dari satu pusat kendali. Di sisi lain, Polri juga mengoperasikan drone ETLE yang berfungsi untuk melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas secara elektronik. Teknologi ini memungkinkan penegakan hukum tetap berjalan tanpa harus menghentikan kendaraan secara langsung di jalan.

Tidak hanya itu, dalam Operasi Ketupat tahun ini seluruh personel patroli lalu lintas yang bertugas di lapangan juga telah dilengkapi kamera yang terpasang pada tubuh petugas. Perangkat tersebut digunakan untuk memantau situasi sekaligus memastikan setiap tindakan yang dilakukan anggota di lapangan dapat diawasi dengan baik.

“Bodycam ini penting untuk melihat situasi sekaligus mengontrol tindakan-tindakan yang dilakukan anggota di lapangan,” kata Dedi.

Dengan dukungan berbagai teknologi tersebut, Polri berharap pengawasan arus mudik dapat dilakukan secara lebih efektif, cepat, dan transparan sehingga pelayanan kepada masyarakat selama perjalanan mudik dapat berjalan optimal. Seluruh upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berjalan lancar serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Keadilan yang Terbelenggu, Andrie Aktivis KontraS Disiram Air Keras Setelah Suarakan HAM



REFORMASI-ID | Jakarta, 13 Maret 2026 – Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK). Serangan tersebut terjadi sesaat setelah Andrie menyelesaikan kegiatan rekaman siaran (podcast) di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta.

Peristiwa itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Pelaku mendekati korban dan secara tiba-tiba menyiramkan cairan keras sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.

Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka bakar serius di sejumlah bagian tubuh, terutama pada tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta area mata. Korban kemudian segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Dari hasil pemeriksaan medis sementara, Andrie dilaporkan mengalami luka bakar sekitar 24 persen pada tubuhnya.

Serangan tersebut terjadi setelah Andrie Yunus mengikuti kegiatan podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” yang digelar di kantor YLBHI. Topik tersebut diketahui membahas isu-isu strategis terkait demokrasi, supremasi sipil, dan peran militer dalam kehidupan sipil.

Pihak KontraS menilai tindakan penyiraman air keras ini bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan diduga sebagai bentuk teror dan intimidasi terhadap pembela hak asasi manusia.

Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Arya dalam pernyataannya, menegaskan bahwa serangan tersebut patut diduga sebagai upaya membungkam suara-suara kritis masyarakat sipil, khususnya mereka yang aktif melakukan advokasi hak asasi manusia.

“Tindakan ini merupakan ancaman serius terhadap kebebasan berekspresi dan kerja-kerja pembela HAM,” demikian pernyataan Dimas Jumat 13 Maret 2026.

KontraS juga merujuk pada sejumlah regulasi yang menjamin perlindungan terhadap pembela HAM, antara lain Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Pasal 66 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta Peraturan Komnas HAM Nomor 5 Tahun 2015 tentang Prosedur Perlindungan terhadap Pembela HAM.

Karena itu, KontraS mendesak aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan secara serius untuk mengungkap pelaku serta motif di balik serangan tersebut.

Kasus ini juga kembali mengingatkan publik pada peristiwa penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan, yang sempat menjadi simbol ancaman terhadap para penegak hukum dan pegiat antikorupsi di Indonesia.

Organisasi masyarakat sipil menilai jika serangan terhadap aktivis seperti ini tidak diusut secara transparan dan tuntas, maka akan menciptakan preseden buruk bagi perlindungan pembela HAM di Indonesia.

Peristiwa tersebut kini menjadi sorotan luas dari berbagai kalangan, yang mendesak negara untuk memastikan keselamatan para aktivis serta menjamin ruang demokrasi tetap terlindungi.

13 Maret 2026

Himbau Kamtibmas,Koramil 03/Teluk Pucung Bersama Mitra Jaya dan Linmas Gelar Patroli Malam


 REFORMAS - ID | Kodam Jaya - Kota Bekasi - 13/06/2026 Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Koramil 03/Teluk Pucung melaksanakan patroli malam bersama Mitra Jaya dan Linmas di wilayah teritorial Koramil 03/Teluk Pucung. Kegiatan patroli tersebut dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik rawan serta kawasan permukiman warga guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Patroli dilaksanakan secara humanis dengan memberikan himbauan langsung kepada masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, khususnya pada malam hari. Selain itu, warga juga diingatkan untuk segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara aparat kewilayahan dengan unsur pengamanan masyarakat dalam menciptakan situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.

Danramil 03/Teluk Pucung Mayor Inf Fatwanul menyampaikan bahwa patroli malam yang dilaksanakan bersama Mitra Jaya dan Linmas merupakan upaya preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan di wilayah.

“Patroli malam ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menghimbau warga agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Dengan kebersamaan antara aparat dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Teluk Pucung tetap aman dan kondusif.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan patroli seperti ini akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah nyata dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta mempererat sinergitas antara TNI dan masyarakat.


(Sumber Kodim 0507/Bekasi)