Media Reformasi Indonesia (MRI)

19 Februari 2026

Sumpah di Ujung Timur

Pelantikan lima pejabat Eselon IV Kejaksaan Negeri Pulau Taliabu, Rabu (18/02/2026) 


Rabu pagi itu, aula Kejaksaan Negeri Pulau Taliabu tidak terlalu luas. Tapi suasananya terasa lapang. Ada harapan yang digelar seperti karpet merah—meski lantainya tetap keramik biasa.

Di ujung timur Indonesia, di sebuah kabupaten kepulauan yang tak selalu disebut dalam berita nasional, lima orang berdiri tegak. Tangan kanan terangkat. Sumpah jabatan diucapkan dengan suara yang tak keras, tapi cukup untuk menggema di hati masing-masing.

Yang memimpin adalah Kepala Kejaksaan Negeri Pulau Taliabu, Yoki Adrianus. Wajahnya tenang. Suaranya terukur. Ia tahu, pelantikan seperti ini bukan sekadar rutinitas birokrasi. Di daerah kecil, satu pejabat bisa menentukan arah kepercayaan publik.

“Jalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, berintegritas tinggi, dan berkomitmen,” pesannya.

Kalimat itu sederhana. Hampir klise. Tapi di ruang penegakan hukum, tiga kata—amanah, integritas, komitmen—sering kali lebih mahal daripada gedung megah.

*

Pulau Taliabu bukan Jakarta. Tidak ada sorotan kamera televisi nasional. Tidak ada tekanan opini media sosial yang tiap menit menghakimi. Tapi justru di tempat seperti inilah hukum diuji dengan cara yang lebih sunyi.

Sunyi—karena pelanggaran bisa terjadi tanpa banyak saksi. Sunyi—karena godaan bisa datang lewat jalur kekeluargaan. Di daerah kecil, semua orang saling kenal. Semua perkara bisa bersinggungan dengan hubungan sosial.

Maka rotasi dan pelantikan pejabat Eselon IV itu bukan sekadar mutasi administrasi. Itu adalah upaya menyegarkan urat nadi institusi.

Arianto Yudo Atmodjo kini menjabat Kepala Subbagian Pembinaan. Fauzan El Amin mengemban amanah sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus. Muhammad Irham Roihan memegang kendali Tindak Pidana Umum. Deswandi Ahda bertugas di Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti. Joshua Simorangkir mengisi posisi Perdata dan Tata Usaha Negara.

Nama-nama itu mungkin belum dikenal publik luas. Tapi jabatan mereka menyentuh banyak sisi kehidupan: perkara korupsi, sengketa perdata, konflik tata usaha negara, hingga pengelolaan barang bukti.

Barang bukti—sering kali dianggap sekadar formalitas—padahal di sanalah integritas diuji. Aset sitaan bukan hanya angka. Ia adalah simbol keadilan yang harus dikembalikan kepada negara.

*

Kajari Yoki tahu betul: profesionalisme tidak lahir dari sumpah saja. Ia dibangun dari kebiasaan kecil—datang tepat waktu, membaca berkas dengan teliti, menolak intervensi halus yang dibungkus basa-basi.

Ia juga menyadari, kepercayaan masyarakat terhadap penegak hukum bukan sesuatu yang otomatis. Ia harus dirawat.

Di wilayah hukum seperti Pulau Taliabu, satu perkara bisa menjadi pembicaraan seluruh kabupaten. Satu kesalahan prosedur bisa menjadi luka panjang. Karena itu, transparansi bukan lagi pilihan. Ia keharusan.

“Kita harus mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan,” katanya.

Profesional berarti bekerja sesuai aturan. Transparan berarti siap diawasi. Berkeadilan berarti tidak memihak—bahkan ketika yang diperiksa adalah orang yang dikenal.

*

Pelantikan selesai. Tangan-tangan disalami. Foto bersama diambil. Seragam cokelat berdiri rapi dalam satu bingkai.

Tapi sesungguhnya, pekerjaan baru saja dimulai.

Di meja-meja kerja mereka nanti, akan ada berkas-berkas perkara. Akan ada laporan masyarakat. Akan ada tekanan—kadang halus, kadang terang-terangan.

Di situlah sumpah diuji.

Di pulau yang jauh dari hiruk-pikuk ibu kota, lima pejabat baru itu kini memikul harapan sederhana: hukum tetap tegak, tanpa perlu berteriak.

Karena di ujung timur ini, keadilan tidak membutuhkan panggung besar. Ia hanya membutuhkan orang-orang yang berani berdiri lurus.


Mahar Prastowo
Anggota Dewan Redaksi Media Reformasi Indonesia (MRI).

18 Februari 2026

Perkuat Keamanan Wilayah, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Intensifkan Patroli Dialogis



REFORMASI-ID| Depok - Personel Subden C Detasemen Perintis Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri kembali memperkuat komitmen menjaga kondusivitas wilayah melalui aksi nyata di lapangan. Pada Rabu (18/02/2026)

Tim gabungan mengerahkan personel untuk melaksanakan patroli dialogis dan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis demi menjamin keamanan serta kenyamanan masyarakat.

Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB ini menyasar pusat keramaian dan area publik, di antaranya kawasan Jalan Cileungsi dan Pangkalan Ojek Nagrak. 

Dengan mengedepankan pendekatan humanis, petugas melakukan patroli jalan kaki serta menggunakan kendaraan roda dua untuk berinteraksi langsung dengan warga setempat.

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. M. Ngajib, S.I.K., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan langkah preventif untuk membangun sistem deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

"Kami tidak hanya sekadar berpatroli, tetapi membangun komunikasi dua arah. 

Dengan mendengarkan langsung keluhan dan laporan warga di lapangan, kami dapat memetakan potensi kerawanan secara lebih akurat. Kami ingin masyarakat merasa tenang karena Polri selalu hadir mengawal aktivitas mereka," ujar Brigjen Pol. M. Ngajib.

Selain fokus pada aspek keamanan, personel juga dikerahkan secara masif untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas. Sebanyak lima titik rawan kemacetan menjadi prioritas penjagaan, meliputi Simpang PAL, Simpang Gunadarma, Simpang UI, Simpang Leuwinanggung, hingga Simpang Cikeas.

Brigjen Pol. M. Ngajib menambahkan bahwa kesiapsiagaan personel di titik-titik tersebut adalah kunci utama dalam memberikan pelayanan prima dan mencegah terjadinya kemacetan panjang yang dapat menghambat produktivitas warga.

"Personel di lapangan diinstruksikan untuk sigap membantu warga, baik yang mengalami kendala kendaraan maupun memberikan edukasi tertib berlalu lintas. 

Berdasarkan pantauan hari ini, arus lalu lintas di jalur-jalur utama terpantau ramai lancar dan terkendali," imbuhnya.
Melalui intensitas patroli dan pengaturan lalu lintas ini, diharapkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin erat. 

Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang stabil, tertib, dan kondusif sesuai dengan harapan masyarakat luas.

Tingkatkan Rasa Aman, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Intensifkan Patroli Dialogis dan Pengaturan Lalu Lintas



REFORMASI-ID | Depok - Personel Subden C Detasemen Perintis Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui aksi nyata di lapangan. Pada Rabu (18/02/2026)

Tim gabungan melaksanakan patroli dialogis dan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis guna menjamin keamanan serta kenyamanan masyarakat.

Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB ini menyasar area publik seperti Jalan Cileungsi dan Pangkalan Ojek Nagrak. Petugas melakukan pendekatan humanis dengan berpatroli jalan kaki dan menggunakan kendaraan roda dua untuk berinteraksi langsung dengan warga.

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol M. Ngajib S.I.K dalam keterangannya menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bertujuan untuk membangun sistem deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

"Kami tidak hanya sekadar berpatroli, tetapi membangun komunikasi dua arah. Dengan mendengarkan langsung keluhan dan laporan warga di lapangan, kami dapat memetakan potensi kerawanan secara lebih akurat. Kami ingin masyarakat merasa tenang karena Polri selalu hadir mengawal aktivitas mereka," ujar Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri.Brigjen Pol M. Ngajib S.I.K

Selain aspek keamanan, personel juga dikerahkan secara masif untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di lima titik rawan kepadatan, meliputi Simpang PAL, Simpang Gunadarma, Simpang UI, Simpang Leuwinanggung, hingga Simpang Cikeas.

Beliau menambahkan bahwa kesiapsiagaan personel di titik-titik tersebut merupakan kunci utama dalam mencegah kemacetan panjang.

"Fokus kami adalah pelayanan prima. Personel di lapangan diinstruksikan untuk sigap membantu warga, baik yang mengalami kendala di jalan maupun dalam memberikan edukasi tertib berlalu lintas. Hasil pemantauan hari ini, arus lalu lintas di jalur-jalur utama terpantau ramai lancar tanpa kendala berarti," imbuhnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin erat, sehingga tercipta situasi Kamtibmas yang stabil dan tertib sesuai dengan harapan bersama.

PERADI Tangerang Gelar Diskusi Publik, Bahas KUHP dan KUHAP Baru Dalam Perspektif APH-Advokat



REFORMASI-ID | Serang - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Tangerang menggelar diskusi publik di Aston Hotel Serang, Rabu (18/2/2026).

Diskusi tersebut membahas dua kitab hukum, yakni KUHP dan KUHAP Baru dalam agar perspektif aparat penegak hukum dan Advokat. 

Acara dibuka langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki dan dihadiri para advokat serta jajaran personil Polda Banten. 

Dalam sambutannya, Irjen Hengki menyambut baik diskusi tersebut. Ia bilang, pembaruan dalam kedua kitab hukum positif itu membawa paradigma baru.

"Pembaruan ini membawa paradigma baru pidana yang menjunjung tinggi HAM, berprinsip berkeadilan bagi masyarakat," ujarnya.

Pembahasan ini, kata dia, juga akan membuat persamaan perspektif yang sama dalam hal mekanisme baru beracara penegakkan hukum pidana.

"Kami memastikan keadilan yang proporsional, tentu ini agar kita memiliki pemahaman yang selaras dari ketentuan baru, yang profesional dan bertanggung jawab," ujar Hengki di hadapan ratusan advokat.

Diskusi ini, kata dia, tak hanya membahas perbandingan dua kitab lama dan baru dalam rangka mempersatukan pandangan, namun juga mengkaji peran antara APH dan Advokat mengenai hukum tindak pidana.

"Langkah ini positif, saya berpesan agar mampu memahami dan terus belajar tentang hukum, pahami betul KUHP dan KUHAP yang telah diberlakukan 2 Januari 2026 ini," tukasnya.

Ketua DPC PERADI Tangerang Assoc. Prof. Dhoni Martien, mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja menggelar diskusi untuk menyelaraskan pemahaman hukum anggota dengan regulasi yang baru.

Menurut Prof. Dhoni, pemahaman yang menyeluruh akan pembaruan dua kitab hukum ini diperlukan bagi para advokat dan aparat penegak hukum.

"Sengaja menyelenggarakan ini, karena pembaruan KUHP dan KUHAP secara serempak, kami mensosialisasikan juga kita buatlah diskusinya," ujarnya.

Lebih jauh ia menjelaskan perbedaan antara KUHAP lama dan KUHAP Baru. Misalnya, Restorative Justice atau RJ dalam KUHAP Baru UU No. 1 Tahun 2023, diformalkan sebagai pendekatan utama untuk memulihkan keadaan korban, bukan hanya sekadar memenjarakan pelaku. 

"Tujuannya untuk menyamakan persepsi KUHAP, karena ada beberapa hal yang baru, RJ baru masuk," jelasnya.

Contoh lain, perluasan soal bukti, dimana dalam KUHAP lama, UU Nomor 8 Tahun 1981, belum secara eksplisit memasukkan bukti elektronik sebagai alat bukti.

Dalam KUHAP Baru, secara eksplisit mengadopsi sistem pembuktian terbuka yang memasukkan Bukti Elektronik sebagai alat bukti sah di luar alat bukti konvensional.

"KUHAP Baru, sekarang sudah termasuk bukti elektronik," paparnya.

Saat ditanya mengenai adanya kewenangan yang berlebih di antara advokat dan APH, Prof Dhoni menjawab bahwa keduanya mempunyai porsi seimbang dalam KUHAP Baru.

"Berimbang, kewenangan polisi sebatas penyidik, kewenangan JPU, advokat sebagai pendamping, hakim sebagai pengawas," paparnya.

Ia berharap, melalui acara ini dapat memberikan pencerahan sekaligus pemahaman lebih baik akan KUHP dan KUHAP Baru. (*/Ajo)

Koramil 05/Bantar Gebang Perkuat Patroli Malam, Sinergi Personil Gabungan Ciptakan Wilayah Aman dan Kondusif

REFORMASI-ID 🇮🇩 | Kodam Jaya - Kota Bekasi - 18/02/2026 Personil Koramil 05/Bantar Gebang bersama Komponen Pendukung (Komduk) dan Komponen Cadangan (Komcad) melaksanakan patroli gabungan dengan berkeliling dengan maung serta jalan kaki memantau sejumlah wilayah yang dianggap rawan kejahatan di wilayah binaan, Kota Bekasi. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Patroli rutin tersebut merupakan kegiatan yang secara konsisten dilaksanakan setiap malam sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi tindak kejahatan. Dengan kehadiran aparat di tengah masyarakat, diharapkan dapat memberikan rasa aman serta menciptakan situasi wilayah yang kondusif sehingga warga dapat beraktivitas dengan tenang.

Danramil 05/Bantar Gebang, Suranto , menyampaikan bahwa patroli gabungan ini merupakan bagian dari komitmen Koramil dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. “Kegiatan patroli rutin ini terus kami laksanakan setiap malam sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

Melalui sinergi antara personil TNI, Komduk, dan Komcad, diharapkan tercipta kerja sama yang solid dalam menjaga keamanan wilayah, sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.

(Kodim 0507/Bekasi)

Wujudkan Kepedulian Polri, Pakor K3I Salurkan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Bencana di Pidie Jaya



REFORMASI-ID | Aceh - Sebagai wujud nyata kehadiran dan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, Perwira Koordinator (Pakor) Wilayah Polres Pidie Jaya melaksanakan asistensi Kendali Komunikasi dan Informasi (K3I) serta pendistribusian bantuan logistik dari Kapolri kepada warga terdampak bencana di wilayah hukum Polres Pidie Jaya, Rabu (18/2/2026).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Analis Kebijakan Bidang Sabhara Baharkam Polri, Kombes Pol Thelly Iskandar Muda, S.I.K., M.H., didampingi oleh Kombes Pol Dr. Fahmi Reza, S.I.K. (Dianmas STIK), serta Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H.

Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Pidie Jaya, di antaranya Bupati Pidie Jaya Tgk. H. Syibral Malasyi, MA, S.Sos., Wakil Ketua II DPRK Kevin Fahlevi Hasan, S.E., M.M., perwakilan Dandim 0102 Pidie, serta tokoh agama dan pejabat daerah setempat.

Dalam giat tersebut, bantuan dari Kapolri diserahkan secara simbolis sebelum dilepas menuju titik-titik pengungsian. Total bantuan yang didistribusikan meliputi:

Bahan Pokok: Ratusan sak beras (berbagai ukuran), 30 karton minyak goreng, 50 karton mie instan, serta sarden dan susu.

Kebutuhan Air & Konsumsi: Puluhan karton air mineral dan biskuit.

Kebutuhan Khusus: Perlengkapan ibadah (mukena), handuk, serta kebutuhan sanitasi seperti pampers dan pembalut.

Logistik tersebut disebar ke delapan titik di dua kecamatan terdampak, yakni:

Kecamatan Meureudu: Gp. Mayang Cut dan Gp. Meunasah Lhok.

Kecamatan Meurah Dua: Gp. Meunasah Bie, Gp. Meunasah Raya, Gp. Seunong, Gp. Geunteng, Gp. Meunasah Mancang, dan Gp. Blang Cut.

Selain bantuan logistik, Pakor Wilayah bersama Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 yang tengah melaksanakan Pengabdian Masyarakat (Dianmas) meresmikan fasilitas Sumur Bor di Gp. Meunasah Tuha, Kecamatan Meureudu. Fasilitas ini diharapkan mampu menjamin ketersediaan air bersih bagi warga selama masa pemulihan bencana.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kendali K3I Polri untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan memberikan solusi konkret bagi kebutuhan dasar masyarakat, seperti air bersih dan pangan," ujar Kombes Pol Thelly Iskandar Muda

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. Kehadiran personel Polri dan Mahasiswa STIK di tengah masyarakat diharapkan dapat meringankan beban serta mempercepat pemulihan situasi kamtibmas di wilayah Pidie Jaya.

Tim K3I Mabes Polri, Pantau langsung Penyaluran Bantuan Logistik Kapolri dan Resmikan Sumur Bor untuk Korban Bencana di Pidie Jaya



REFORMASI-ID | Aceh - Mabes Polri melalui Tim K3I melaksanakan koordinasi intensif dalam rangka Kendali Komunikasi dan Informasi (K3I) penanganan bencana di wilayah hukum Polres Pidie Jaya, Polda Aceh. Kegiatan yang  Difokuskan pada percepatan pendistribusian bantuan logistik dari Kapolri serta penyediaan fasilitas air bersih bagi warga terdampak.berlangsung pada Rabu (18/2/2026) 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kombes Pol. Thelly Iskandar Muda, S.I.K., M.H. (Analis Kebijakan Bidang Sabhara Baharkam Polri) selaku Pakor Wilayah, didampingi oleh Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., serta turut dihadiri oleh Bupati Pidie Jaya, Tgk. H. Syibral Malasyi MA, S.Sos.

Dalam arahannya, Kombes Pol. Thelly Iskandar Muda menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian negara dalam meringankan beban warga yang terdampak bencana. 

Secara simbolis, bantuan logistik dilepas dari Mapolres Pidie Jaya untuk didistribusikan ke 8 titik pengungsian yang tersebar di dua kecamatan, yaitu:
Kecamatan Meureudu: Gp. Mayang Cut dan Gp. Meunasah Lhok. Kecamatan Meurah Dua: Gp. Meunasah Bie, Gp. Meunasah Raya, Gp. Seunong, Gp. Geunteng, Gp. Meunasah Mancang, dan Gp. Blang Cut.

Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok yang mendesak, di antaranya beras (berbagai ukuran), mie instan, air mineral, minyak goreng, susu, hingga perlengkapan sanitasi seperti pembalut, pampers, handuk, dan mukena.

Selain bantuan pangan, Polri juga memberikan solusi jangka panjang melalui peresmian Sumur Bor di Gp. Meunasah Tuha, Kecamatan Meureudu. Fasilitas ini merupakan kontribusi dari Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 yang tengah melaksanakan pengabdian masyarakat (Dianmas).

"Penyediaan air bersih adalah prioritas utama pasca-bencana. Kami berharap sumur bor ini dapat membantu kebutuhan harian warga dan menjaga kesehatan lingkungan di pengungsian maupun pemukiman," ujar Kombes Pol. Thelly di sela-sela peresmian.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Pidie Jaya, termasuk Wakil Ketua II DPRK Pidie Jaya, perwakilan Kodim 0102 Pidie, Kejaksaan Negeri, MPU, serta Kalak BPBD Pidie Jaya. Sinergi ini menunjukkan kesolidan otoritas setempat dalam menangani masa darurat bencana secara terpadu.

Hingga berita ini diturunkan, personel Polres Pidie Jaya bersama instansi terkait masih terus bersiaga di lapangan untuk memastikan seluruh bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan memantau perkembangan situasi terkini di wilayah terdampak.

Aktivis Lintas Generasi Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Hariman Siregar: Akan Mengaburkan Garis Komando



REFORMASI-ID | Bekasi - Hariman Siregar, seorang aktivis reformasi, bersama dengan aktivis lintas generasi, menentang wacana penempatan Polri di bawah kementerian. Menurutnya, hal ini dapat mengaburkan garis komando dan menurunkan independensi Polri dalam menjalankan tugas penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat.

"Kami mendukung peran dan keberaan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai institusi negara yang menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945," ujar Hariman Siregar melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, pada Rabu (18/2/2026).

Hariman Siregar juga khawatir bahwa penempatan Polri di bawah kementerian dapat menciptakan tumpang tindih kewenangan dan mengaburkan garis komando. Ia mendukung peran strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta menegakkan hukum secara profesional.

"Pihaknya juga mendukung peran strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta menegakkan hukum secara profesional, humanis, dan berkeadilan," ucapnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menolak ide penempatan Polri di bawah kementerian, karena dapat melemahkan Polri sendiri dan juga Presiden RI.

Masyarakat dapat memberikan tanggapan dan pendapat mereka tentang wacana ini melalui kolom komentar di bawah.(Red/Sky)

17 Februari 2026

Kaperwil Lampung Media Reformasi Indonesia Sampaikan Ucapan "Selamat Tahun Baru Imlek"

Foto Istimewa/Kaperwil Lampung. Muhammad Mudian 

REFORMASI-ID | LAMPUNG – Menyongsong pergantian tahun dalam kalender lunar, Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Provinsi Lampung, Muhammad Mudian dari Media Reformasi Indonesia, menyampaikan pesan damai dan ucapan selamat merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada hari ini, Selasa (17/2/2026).

Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Lampung media Reformasi Indonesia Muhammad Mudian menyampaikan. Tahun 2026 yang ditandai sebagai tahun Kuda Api dalam zodiak Tionghoa, dimaknai sebagai simbol energi, kecepatan, dan semangat yang berkobar. Dalam pesannya, Kaperwil Lampung menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Lampung yang multikultural.

Lebih lanjut, Kaperwil Lampung Media Reformasi Indonesia Muhammad Mudian yang lebih dikenal Bung Budi, menyatakan bahwa momentum Imlek bukan sekadar perayaan etnis, melainkan refleksi dari kuatnya toleransi antar umat beragama di Bumi Ruwa Jurai.

"Kami segenap keluarga besar Media Reformasi Indonesia Perwakilan Lampung mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2026. Semoga di Tahun Kuda Api ini, semangat kita untuk membawa perubahan positif dan kemajuan bagi daerah terus membara seperti api yang memberikan kehangatan dan penerangan," ucap Muhammad Mudian.

Selain itu Kaperwil Lampung media Reformasi Indonesia Muhammad Mudian berharap agar Sinergitas antar Media, Pemerintah, dan masyarakat semakin solid. Menurutnya beberapa poin utama dalam Imlek tahun ini antara lain. Peningkatan Harmoni yakni menjadikan keberagaman budaya sebagai kekuatan untuk membangun Lampung dan dengan semangat baru agar mengambil filosofi 'Kuda' yang tangguh untuk bekerja lebih keras demi kesejahteraan bersama.

"Kami berdoa agar tahun ini membawa kelimpahan rezeki dan kesehatan bagi seluruh warga yang merayakan maupun masyarakat luas," ungkap Muhammad Mudian alias Budi sapaan akrabnya.

Perayaan Imlek di Lampung tahun ini terpantau meriah namun tetap kondusif, dengan berbagai ornamen khas merah dan emas yang menghiasi sudut kota, melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan. (Mdn)

KAWAT Ucapkan Selamat Menjelang Puasa Ramadhan 1447 H/2026M


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Pengurus KAWAT (Komunitas Wartawan Kota Bandar Lampung) menyampaikan ucapan selamat menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Ucapan tersebut disampaikan oleh Ketua KAWAT, Hadransyah yang akrab disapa Bang Ardan, didampingi Sekretaris KAWAT Suryanto, di ruang kerja mereka pada Selasa.  (17/02/2026).

Dalam keterangannya, Hadransyah menyampaikan harapan agar bulan Ramadhan menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta mempererat tali silaturahmi antar sesama, khususnya di kalangan insan pers di Kota Bandar Lampung.

“Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, kami segenap pengurus KAWAT mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim. Semoga Ramadhan tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, dan meningkatkan semangat kebersamaan,” ujar Hadransyah.

Sementara itu, Sekretaris KAWAT, Suryanto, menambahkan bahwa Ramadhan juga menjadi waktu yang tepat bagi para jurnalis untuk terus menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Ia menegaskan pentingnya peran pers dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, terutama di momen keagamaan yang penuh makna seperti Ramadhan.

Ucapan ini juga diharapkan dapat memperkuat solidaritas antar anggota KAWAT serta seluruh insan pers di Bandar Lampung dalam mendukung terciptanya suasana yang kondusif selama bulan suci. (*)

16 Februari 2026

Wakapolda NTT Tinjau SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Dirikan Tenda Darurat dan Salurkan Bantuan Pendidikan



REFORMASI-ID | Sikka - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan kemanusiaan dengan hadir langsung di tengah masyarakat pascabencana. Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), Baskoro Tri Prabowo, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Desa Bu Utara, Kecamatan Tana Wawo, Kabupaten Sikka, Senin (16/2/2026).

Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.53 WITA hingga 08.46 WITA. Setibanya di lokasi, Wakapolda NTT disambut secara adat. Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda NTT didampingi Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., Wakapolres Sikka Kompol Nofi Posu, S.H., S.I.K., M.H., serta unsur pemerintah kecamatan dan desa.

Plt Kepala SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Maria Astinoli, S.Pd, memaparkan kondisi sekolah yang mengalami kerusakan berat akibat hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada 22–25 Januari 2026. Bangunan sekolah roboh sehingga tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Sebagai bentuk respons cepat, Polri mendirikan dua unit tenda Polri yang difungsikan sebagai ruang kelas darurat agar proses belajar mengajar bagi 52 siswa tetap dapat berjalan.

Wakapolda NTT menegaskan bahwa kehadiran Polri merupakan harapan dari masyarakat  dan pimpinan Polri agar seluruh jajaran lebih aktif turun ke lapangan dan hadir di tengah masyarakat.

“Polri turut merasakan duka atas musibah yang dialami para guru dan siswa. Oleh karena itu, Polri hadir untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun dalam kondisi darurat,” ujar Wakapolda.

Lebih lanjut, Wakapolda menekankan peran strategis Polri dalam mendukung program sosial pemerintah.

“Saya bersama Kapolres dan pemerintah daerah diminta untuk lebih banyak turun melihat kondisi objektif di lapangan. Lakukan pendataan keluarga miskin ekstrem secara langsung, bantu verifikasi data, dan dampingi masyarakat agar bisa mengakses seluruh program bantuan pemerintah,” tegasnya.

Menurutnya, Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek harus menjadi garda terdepan dalam memastikan kehadiran negara dirasakan masyarakat.

“Polri harus menjadi jembatan kehadiran negara. Jangan sampai ada warga yang berhak menerima bantuan tetapi tidak mengetahui caranya atau kesulitan mengaksesnya,” tambah Wakapolda.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda NTT juga menyerahkan bantuan pendidikan kepada SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu berupa:
1. 100 buah tas sekolah berisi buku dan alat tulis
2. 2 unit tenda Polri sebagai ruang kelas darurat
3. 4 lembar papan tulis lengkap dengan spidol dan penghapus
4. 100 unit meja dan kursi yang akan segera menyusul untuk disalurkan

Kegiatan ini turut dihadiri Camat Tana Wawo, petugas BPBD Kabupaten Sikka, Penjabat Kepala Desa Bu Utara, tokoh masyarakat, para guru, siswa SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, serta perwakilan masyarakat setempat.

Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir, peduli, dan bergerak cepat dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memastikan hak dasar anak-anak untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi meskipun berada dalam keterbatasan dan situasi bencana.

Perkuat Kendali K3I, Tim Pakor Baharkam Polri dan Polda Aceh Turun Langsung ke Zona Bencana Pidie Jaya



REFORMASI-ID | Pidie Jaya - Manajemen penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pidie Jaya kini mendapatkan penguatan langsung dari tingkat pusat dan daerah. Guna memastikan seluruh bantuan serta personel bekerja optimal, Tim Perwira Koordinator (Pakor) Wilayah dari Baharkam Polri bersama jajaran Polda Aceh melakukan peninjauan langsung ke titik-titik krusial terdampak bencana pada Senin (16/02/2026).

Aksi lapangan ini dipimpin langsung oleh Kombes Pol. Thelly Iskandar Muda, S.I.K., M.H., yang menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Sabhara Baharkam Polri. Beliau hadir selaku perwakilan Tim Pakor Baharkam Polri yang diturunkan khusus ke wilayah Aceh, didampingi oleh Wakil Perwira Koordinator (Wapakor). Fokus utama kunjungan ini adalah penguatan sistem K3I (Kendali, Koordinasi, Komunikasi, dan Informasi) agar penanganan darurat berjalan terpadu antara instruksi pusat dan eksekusi di lapangan.

“Kehadiran kami dari Tim Pakor Baharkam Polri bukan sekadar memantau, tapi memastikan data jumlah pengungsi di lapangan sinkron dengan data administratif. Validitas data adalah kunci agar distribusi logistik tepat sasaran dan efisien bagi warga yang membutuhkan,” tegas Kombes Pol. Thelly Iskandar Muda saat meninjau lokasi.

Rangkaian peninjauan dimulai pukul 09.00 WIB dari Mapolres Pidie Jaya. Tim gabungan kemudian menyisir beberapa lokasi strategis untuk memetakan kondisi terkini:

Posko Pengungsian Gampong Meunasa Raya: Tim berdialog langsung dengan para pengungsi untuk memastikan kondisi kesehatan dan ketersediaan kebutuhan dasar seperti makanan dan air bersih.

Zona Kerusakan Permukiman: Meninjau rumah warga yang terdampak banjir lumpur dan tanah longsor untuk mendata tingkat kerusakan fisik bangunan.

Observasi Sungai Krueng Meureudu: Melakukan analisis teknis pada aliran sungai yang meluap guna merumuskan langkah antisipasi jika terjadi curah hujan tinggi susulan.

Di tengah lumpur dan sisa bencana, Kombes Pol. Thelly juga memberikan motivasi kepada personel Polri yang bertugas nonstop di garda terdepan. Dukungan moril juga disampaikan kepada masyarakat agar tetap tabah menghadapi cobaan ini.

Sebagai penutup, Tim Pakor Baharkam Polri menggelar diskusi taktis bersama Kabag Ops Polres Pidie Jaya. Pertemuan ini menghasilkan rumusan langkah darurat yang lebih responsif dan terintegrasi di bawah kendali teknis yang diperkuat oleh asistensi Mabes Polri.

Melalui penguatan K3I dan sinergi antara Baharkam Polri serta Polda Aceh ini, kepolisian berkomitmen untuk terus mengawal pemulihan wilayah Pidie Jaya hingga kondisi kembali kondusif dan masyarakat dapat beraktivitas normal.

Bakti Sosial dan Donor Darah HUT ke-53 KSPSI, Kapolri Tegaskan Dukungan untuk Kesejahteraan Buruh



REFORMASI-ID | Tangerang - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan, donor darah, serta renovasi rumah buruh tidak layak huni dalam rangka HUT ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang digelar di PT Victory Chingluh Indonesia, Jalan Otonom Pasar Kemis No. 48-49, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Senin (16/02). 

Kegiatan tersebut meliputi santunan kepada 53 anak yatim, bantuan pendidikan bagi siswa tingkat SD, SMP, dan SMA, renovasi tiga rumah buruh tidak layak huni, pembagian 1.500 paket sembako, serta layanan kesehatan dan donor darah bagi para pekerja.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut PJU Mabes Polri, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, PJU Polda Banten, Direktur Utama PT Victory Chingluh Indonesia Jack Lee, Penasehat Kapolri yang juga Presiden ASEAN Trade Union Council dan Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, serta Forkopimda Kabupaten Tangerang.

Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan ucapan selamat sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam mendukung perjuangan buruh. “Saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun KSPSI yang ke-53. Di usia yang ke-53 ini, harapan kita perjuangan rekan-rekan buruh untuk mewujudkan kesejahteraan menjadi perjuangan kita bersama. Polri akan terus mendukung apa yang menjadi perjuangan kawan-kawan buruh semua,” ujar Kapolri.

Kapolri menuturkan bahwa perjalanan panjang yang telah dilalui menjadi bagian dari perjuangan bersama antara buruh, pemerintah, dan dunia usaha. Ia menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan perusahaan agar tetap berjalan, sehingga para pekerja dapat terus memperoleh kesejahteraan. “Kita ingin perusahaan terus berjalan, sehingga buruh yang bekerja juga mendapatkan kesejahteraan. Oleh karena itu, kita dorong agar iklim usaha dan investasi di Indonesia betul-betul tumbuh, membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Kapolri menyampaikan bahwa program-program pemerintah ke depan, termasuk dorongan modernisasi dan hilirisasi pada tahun 2026, diharapkan mampu membuka peluang kerja baru khususnya di sektor formal. Ia juga menyinggung pentingnya optimalisasi fasilitas kesehatan melalui BPJS Kesehatan agar para buruh mendapatkan akses layanan yang lebih baik.

“Kita ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia siap membuka ruang pekerjaan baru, namun di sisi lain hak-hak buruh tetap kita perjuangkan semaksimal mungkin. Sekali lagi selamat ulang tahun ke-53, semoga perjuangan dalam mewujudkan kesejahteraan dan cita-cita organisasi mendapat ridha Tuhan Yang Maha Esa,” pungkas Kapolri.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata sinergitas antara Polda Banten dengan elemen buruh dan dunia usaha di wilayah hukum Banten. “Kami atas nama Polda Banten sangat mendukung kegiatan sosial seperti ini. Ini bukan hanya tentang bantuan materi, tetapi juga membangun kedekatan, kepercayaan, dan kebersamaan antara Polri dengan para pekerja serta masyarakat,” ujar Kapolda Banten.

Diakhir, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan harapannya agar momentum bakti sosial dan donor darah ini semakin mempererat sinergi antara Polri, serikat pekerja, pemerintah daerah, dan dunia usaha. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni peringatan HUT, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi para buruh dan masyarakat. Semoga kebersamaan ini semakin memperkuat solidaritas, menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, serta mendorong terciptanya iklim industri yang aman, harmonis, dan produktif di wilayah Banten,” pungkas Kapolda Banten. (Bidhumas).

Optimalkan Kinerja, Dirsamapta Korsabhara Gelar Gatur Lalin dan Kurvei Mako Serentak



REFORMASI-ID | Depok - Jajaran Personel Detasemen Perintis Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. personel dikerahkan untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin) di sejumlah titik krusial serta melakukan pembersihan fasilitas markas (Kurvei).Pada Senin (16/02/2026) 

Sejak pukul 06.30 WIB, personel telah bersiaga di titik-titik kepadatan guna memastikan kelancaran arus kendaraan di jam berangkat kerja. Fokus pengaturan dilakukan di lima titik strategis wilayah perbatasan dan akses pendidikan, antara lain:
Simpang Perempatan Cikeas
Simpang Leuwinanggung
Simpang PAL
Simpang Perempatan Gunadarma
Simpang Universitas Indonesia (UI)

Kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir kemacetan serta memberikan rasa aman bagi pengguna jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki yang menyeberang di area kampus dan perkantoran.

Selain fokus pada pelayanan luar, Detasemen Perintis juga melakukan pembenahan internal melalui kegiatan Kurvei atau kerja bakti lingkungan. Kegiatan pembersihan ini dilakukan secara serentak di dua lokasi utama:
Mako Pengadegan Detasemen Perintis
Mako Cikeas Detasemen Perintis
Langkah ini diambil untuk menjaga kesiapan operasional serta memastikan lingkungan kerja Polri tetap bersih, asri, dan representatif dalam melayani masyarakat.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat pada jam sibuk, sekaligus disiplin internal dalam menjaga fasilitas negara," ungkap Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol M. Ngajib Sik.

Hingga berita ini diturunkan, situasi lalu lintas di titik-titik plotingan terpantau ramai lancar dan kegiatan di lingkungan Mako berjalan dengan tertib.

15 Februari 2026

Warga Cacat Veteran Ciracas Serang Laksanakan Munggahan dan Gotong Royong Bersih Musholah


REFORMASI-ID | Serang, Banten - Warga Perumahan Komplek Cacat Veteran Rt 03 Rw 010 Ciracas, Kelurahan Serang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Provinsi Banten, kembali melaksanakan tradisi munggahan, pada Minggu (15/2/2026).

Munggahan adalah tradisi masyarakat Islam suku Sunda untuk menyambut datangnya bulan Ramadan. 

Munggahan berasal dari kata dalam bahasa Sunda, yaitu "munggah", yang artinya berjalan, naik, atau keluar dari kebiasaan hidup sehari-hari.

Pada kegiatan Munggahan yang dilaksanakan warga Perumahan Komplek Cacat Veteran Rt 03 Rw 010 Ciracas,Kelurahan Serang, Kecamatan Serang kali ini, dibarengi dengan kegiatan gotong royong yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan berupa bersih-bersih Musholah An-Nur yang sebelumnya bernama Al-Muhajirin, guna menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026 yang akan segera tiba. 

Bulan Ramadhan, adalah bulan yang penuh berkah, sehingga persiapan menyambutnya tidak hanya berupa persiapan spiritual, tetapi juga kebersihan Mushalah lingkungan sekitar.

Chandra selalu Ketua Rt sekaligus penanggungjawab kegiatan menyampaikan, kegiatan gotong royong ini merupakan tradisi yang sudah lama dikenal dan menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat di Indonesia, termasuk warga Komplek Cacat Veteran Ciracas, Serang Banten. 

Dalam setiap kegiatan gotong royong, seluruh warga yang berjumlah 100 Kepala Keluarga (KK), secara bersama-sama bekerja untuk mencapai tujuan bersama tanpa membedakan status sosial. 


Kali ini, tujuan bersama tersebut adalah menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat untuk menyambut Ramadhan.

Pada kegiatan gotong royong ini, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa ini, melakukan perbaikan pada atap yang bocor, cat bangunan Musholah yang kusam, saluran air untuk wudhu dan beberapa bagian saluran airvdan sekitar Musholah agar suasana semakin rapi dan indah.

Kaum Ibu, juga tidak tinggal diam dalam kegiatan ini, dengan menyiapkan konsumsi untuk sarapan pagi dan makan siang demi kelancaran kegiatan gotong royong dan sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur. 

Hidangan yang disajikan, merupakan hasil masakan ibu-ibu yang dengan penuh kehangatan. Suasana kebersamaan semakin terasa dengan canda tawa serta obrolan ringan yang mengiringi acara makan bersama.

Selain untuk semakin mempererat tali persaudaraan antar warga, kegiatan gotong royong ini, juga bertujuan untuk terus membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. 

Dengan kebersihan lingkungan yang terjaga, diharapkan suasana yang tenang dan khusyuk dalam beribadah dapat tercipta, terutama saat menjalankan ibadah sholat tarawih maupun saat berpuasa.

Kegiatan ini, juga sejalan dengan prinsip hidup sehat yang selalu diterapkan warga Komplek Cacat Veteran Ciracas, Serang Banten.

"Di bulan Ramadhan, umat Islam diajak untuk tidak hanya menjaga kebersihan fisik, tetapi juga kebersihan hati dan pikiran. Juga melalui kebersihan yang terjaga, diharapkan masyarakat terhindar dari berbagai penyakit yang bisa muncul akibat lingkungan yang kotor," ujar Chandra selalu Ketua Rt sekaligus penanggungjawab kegiatan didampingi Sekertaris Ade Junaedi. (Daeng Yusvin/Mdn)

Korsabhara Baharkam Polri Amankan CFD Margonda Depok, Kehadiran Satwa K-9 Curi Perhatian Warga



REFORMASI-ID | Depok -  Personel Den K-9 Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri melaksanakan pengamanan intensif dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan TL Margonda, Kota Depok, Minggu (15/02/2026) pagi. 

Kehadiran petugas beserta satwa K-9 tidak hanya menjamin keamanan, tetapi juga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang berolahraga.

Kegiatan pengamanan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini dipimpin oleh AKP Nuryani dan Ipda Totok S. Sebanyak 10 personel gabungan diterjunkan, yang terbagi dalam dua tim patroli jalan kaki menyisir area keramaian masyarakat.

Dalam giat kali ini, Ditpolsatwa mengerahkan empat ekor satwa K-9 andalan, yakni Art, Maya, Doben, dan Bucek. Kehadiran satwa terlatih ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi kerawanan Kamtibmas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang beraktivitas di area bebas kendaraan bermotor tersebut.

"Tujuan utama kami adalah memastikan masyarakat merasa nyaman dan aman selama beraktivitas di CFD. Kehadiran satwa K-9 ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam mengawal keramaian," ujar perwakilan tim pengamanan di lokasi.

Pantauan di lapangan menunjukkan respons positif dari masyarakat. Banyak warga, mulai dari anak-anak hingga dewasa, menyambut hangat kehadiran petugas. Sosialisasi yang humanis membuat warga merasa lebih dekat dengan institusi kepolisian.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di kawasan TL Margonda dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali tanpa ada kejadian menonjol (nihil). Personel Polri tetap bersiaga memastikan alur pergerakan masyarakat berjalan lancar sebelum arus lalu lintas dibuka kembali.

Dengan terlaksananya giat ini, diharapkan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat dapat terus meningkatkan kepercayaan publik dan menjaga kondusivitas wilayah, khususnya pada momen-momen keramaian masyarakat.

Berikan Edukasi Penanganan Satwa Liar, Den Turangga Ditpolsatwa Sambangi Warga Lebak Bulus



REFORMASI-ID | Jakarta - Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korshabara Baharkam Polri, melalui Detasemen Turangga, menggelar kegiatan edukasi penanganan satwa liar bagi masyarakat di Perumahan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (14/02/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi situasi yang melibatkan satwa liar di lingkungan pemukiman, guna menciptakan rasa aman serta mencegah konflik antara manusia dan hewan.

Dipimpin oleh IPTU Yunus, tim Ditpolsatwa menurunkan personel ahli yang terdiri dari Briptu Alfando, Bripda Rio, Bripda Salma, Bripda Indah, serta didukung oleh Bripda Bagas sebagai driver dan Aipda Bambang W sebagai tenaga grooming.

Dalam giat kali ini, Ditpolsatwa juga menghadirkan dua satwa kuda (Turangga) andalan, yakni Keywest dan Diamant. Kehadiran satwa Turangga ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga, sekaligus sarana pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.

"Edukasi ini merupakan bentuk pelayanan kami untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai prosedur yang benar saat menemui satwa liar, sehingga keamanan lingkungan tetap terjaga," ujar IPTU Yunus

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat tampak antusias mengikuti arahan dan simulasi yang diberikan oleh para personel. Acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa kendala berarti.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta memastikan lingkungan perumahan di wilayah Ibu Kota tetap aman dari potensi gangguan yang melibatkan satwa liar.

Polri Hadirkan Ekosistem Pangan hingga Pelosok, Presiden Prabowo: Kita Berada di Jalan yang Benar



REFORMASI-ID | Jakarta - Dialog hangat melalui konferensi video antara Presiden Prabowo Subianto dengan perwakilan dari beberapa Polisi Daerah (Polda) di Indonesia mewarnai peresmian 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta groundbreaking 107 SPPG Polri di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, pada Jumat, 13 Februari 2026. 

Dari Bekasi, jajaran Polda Metro Jaya melaporkan pengembangan ekosistem rantai pasok bahan baku SPPG di Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong. Di atas lahan seluas 49 hektare, budidaya ikan nila dan bandeng, udang, ayam petelur, hingga ternak kambing dikembangkan secara terpadu. 

“Area ekosistem yang dirintis oleh Bapak Kapoda Metro Jaya sejak 15 September 2025 melalui kerja sama pinjam pakai lahan terdiri dari budidaya ikan, udang, ayam petelur, dan ternak kambing. Di lokasi seluas 49 hektare, hari ini dilaksanakan panen raya ikan nila dan bandeng 108 ribu ekor, 600 ribu ekor udang windu dan vaname, 1000 ayam telur, dan 100 ekor kambing yang akan kami distribusikan ke 57 SPPG Polda Metro Jaya,” ujar perwakilan dari Polda Metro Jaya.

Kepala Negara menyampaikan rasa bangga dan bahagianya melihat langsung ekosistem pangan yang terbangun. Menurut Presiden Prabowo, langkah ini bukan hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga membantu pemenuhan gizi anak-anak Indonesia serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat. 

“Saya sangat bahagia hari ini, Saya sangat bangga. Tadi saya sudah sampaikan mungkin di sambutan saya tapi sekarang saya lihat langsung Ini luar biasa. Ini juga akan mengamankan kita semua, mengamankan ketahanan pangan kita, juga membantu rakyat kita, membantu gizi anak-anak kita. Ini sesuatu yang luar biasa Ini sesuatu yang sangat penting,” ujar Presiden Prabowo.

Semangat yang sama datang dari Indonesia timur. Wakil Kepala Polda Papua Barat melaporkan delapan SPPG yang tengah dibangun, termasuk enam di wilayah terpencil dan 3T. Di Kampung Wamesa, Kabupaten Kaimana, pembangunan dilakukan dengan perjuangan ekstra karena faktor geografis dan cuaca ekstrem. Distribusi material harus ditempuh melalui jalur darat dan laut dengan waktu 40 hingga 60 menit.

“Kami semua mempersiapkan operasionalisasi SPPG 3T ini dengan mengurai rantai pasok dari sumber lokal seperti sayur mayur, ikan, daging rusa, dan buah, dan sebagian dari luar wilayah seperti Surabaya Bapak Presiden, antara lain beras, ayam, telur, dan susu. Mudah-mudahan SPPG di sini dapat berjalan dengan baik melayani seluruh masyarakat,” ucap Wakapolda Papua Barat.

Calon penerima manfaat di Kampung Wamesa yang terdiri atas siswa TK dan SD, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita menanti operasionalisasi dapur MBG. Anak-anak setempat menyampaikan terima kasih dan harapan agar MBG segera hadir di sekolah mereka.

“Terima kasih Bapak Presiden sudah bangun dapur MBG di kampung kami. Kami tunggu ya MBG-nya di sekolah kami SD YPK Betlehem, Wamesa, Kabupaten Kaimana Terima kasih Bapak Presiden,” ujar para pelajar antusias.

Dari Kalimantan, Polda Kalimantan Selatan melaporkan pembangunan 35 SPPG, termasuk 10 di daerah terpencil dan pondok pesantren. Selain itu, pengelolaan keamanan pangan dilakukan secara komprehensif, mulai dari deteksi alergen, pengawasan kesehatan oleh dokter kepolisian, hingga pemanfaatan limbah menjadi eco-enzyme dan pakan ternak. 

Sementara itu, Polda Jawa Tengah mencatatkan diri sebagai polda dengan SPPG terbanyak. SPPG juga hadir di pondok pesantren dan di lokasi terdampak bencana banjir, menunjukkan fleksibilitas dan keberpihakan pada masyarakat yang membutuhkan. Dari Jawa Timur, Kapolda melaporkan peresmian Gedung Ketahanan Pangan Polri di Mojokerto dan menjadi gudang khusus jagung pertama di provinsi tersebut. Fasilitas ini memperkuat stabilitas harga dan ketersediaan pangan dengan tata kelola profesional bersama Bulog. 

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa stabilitas negara sangat bergantung pada ketahanan pangan. Menutup dialog, Kepala Negara kembali menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh jajaran Polri yang telah bekerja hingga ke pelosok dan wilayah sulit. 

“Ini suatu prestasi luar biasa juga. Ini sangat-sangat penting bagi stabilitas, bagi ketahanan pangan. Negara aman, kalau pangannya aman. Jadi, terima kasih atas prestasi saudara-saudara. Teruskan pengabdianmu dengan sebaik-baiknya. Jadikan Polri selalu di tengah-tengah rakyat. Penggerak pengaman, penjaga keselamatan bangsa. Terima kasih. Terima kasih,” imbuh Presiden Prabowo.


Jakarta, 13 Februari 2026
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Website: https://www.presidenri.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden

14 Februari 2026

Polri Hadirkan Ekosistem Pangan hingga Pelosok, Presiden Prabowo: Kita Berada di Jalan yang Benar



REFORMASI-ID | Jakarta -Dialog hangat melalui konferensi video antara Presiden Prabowo Subianto dengan perwakilan dari beberapa Polisi Daerah (Polda) di Indonesia mewarnai peresmian 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta groundbreaking 107 SPPG Polri di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, pada Jumat, 13 Februari 2026. 

Dari Bekasi, jajaran Polda Metro Jaya melaporkan pengembangan ekosistem rantai pasok bahan baku SPPG di Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong. Di atas lahan seluas 49 hektare, budidaya ikan nila dan bandeng, udang, ayam petelur, hingga ternak kambing dikembangkan secara terpadu. 

“Area ekosistem yang dirintis oleh Bapak Kapoda Metro Jaya sejak 15 September 2025 melalui kerja sama pinjam pakai lahan terdiri dari budidaya ikan, udang, ayam petelur, dan ternak kambing. Di lokasi seluas 49 hektare, hari ini dilaksanakan panen raya ikan nila dan bandeng 108 ribu ekor, 600 ribu ekor udang windu dan vaname, 1000 ayam telur, dan 100 ekor kambing yang akan kami distribusikan ke 57 SPPG Polda Metro Jaya,” ujar perwakilan dari Polda Metro Jaya.

Kepala Negara menyampaikan rasa bangga dan bahagianya melihat langsung ekosistem pangan yang terbangun. Menurut Presiden Prabowo, langkah ini bukan hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga membantu pemenuhan gizi anak-anak Indonesia serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat. 

“Saya sangat bahagia hari ini, Saya sangat bangga. Tadi saya sudah sampaikan mungkin di sambutan saya tapi sekarang saya lihat langsung Ini luar biasa. Ini juga akan mengamankan kita semua, mengamankan ketahanan pangan kita, juga membantu rakyat kita, membantu gizi anak-anak kita. Ini sesuatu yang luar biasa Ini sesuatu yang sangat penting,” ujar Presiden Prabowo.

Semangat yang sama datang dari Indonesia timur. Wakil Kepala Polda Papua Barat melaporkan delapan SPPG yang tengah dibangun, termasuk enam di wilayah terpencil dan 3T. Di Kampung Wamesa, Kabupaten Kaimana, pembangunan dilakukan dengan perjuangan ekstra karena faktor geografis dan cuaca ekstrem. Distribusi material harus ditempuh melalui jalur darat dan laut dengan waktu 40 hingga 60 menit.

“Kami semua mempersiapkan operasionalisasi SPPG 3T ini dengan mengurai rantai pasok dari sumber lokal seperti sayur mayur, ikan, daging rusa, dan buah, dan sebagian dari luar wilayah seperti Surabaya Bapak Presiden, antara lain beras, ayam, telur, dan susu. Mudah-mudahan SPPG di sini dapat berjalan dengan baik melayani seluruh masyarakat,” ucap Wakapolda Papua Barat.

Calon penerima manfaat di Kampung Wamesa yang terdiri atas siswa TK dan SD, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita menanti operasionalisasi dapur MBG. Anak-anak setempat menyampaikan terima kasih dan harapan agar MBG segera hadir di sekolah mereka.

“Terima kasih Bapak Presiden sudah bangun dapur MBG di kampung kami. Kami tunggu ya MBG-nya di sekolah kami SD YPK Betlehem, Wamesa, Kabupaten Kaimana Terima kasih Bapak Presiden,” ujar para pelajar antusias.

Dari Kalimantan, Polda Kalimantan Selatan melaporkan pembangunan 35 SPPG, termasuk 10 di daerah terpencil dan pondok pesantren. Selain itu, pengelolaan keamanan pangan dilakukan secara komprehensif, mulai dari deteksi alergen, pengawasan kesehatan oleh dokter kepolisian, hingga pemanfaatan limbah menjadi eco-enzyme dan pakan ternak. 

Sementara itu, Polda Jawa Tengah mencatatkan diri sebagai polda dengan SPPG terbanyak. SPPG juga hadir di pondok pesantren dan di lokasi terdampak bencana banjir, menunjukkan fleksibilitas dan keberpihakan pada masyarakat yang membutuhkan. Dari Jawa Timur, Kapolda melaporkan peresmian Gedung Ketahanan Pangan Polri di Mojokerto dan menjadi gudang khusus jagung pertama di provinsi tersebut. Fasilitas ini memperkuat stabilitas harga dan ketersediaan pangan dengan tata kelola profesional bersama Bulog. 

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa stabilitas negara sangat bergantung pada ketahanan pangan. Menutup dialog, Kepala Negara kembali menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh jajaran Polri yang telah bekerja hingga ke pelosok dan wilayah sulit. 

“Ini suatu prestasi luar biasa juga. Ini sangat-sangat penting bagi stabilitas, bagi ketahanan pangan. Negara aman, kalau pangannya aman. Jadi, terima kasih atas prestasi saudara-saudara. Teruskan pengabdianmu dengan sebaik-baiknya. Jadikan Polri selalu di tengah-tengah rakyat. Penggerak pengaman, penjaga keselamatan bangsa. Terima kasih. Terima kasih,” imbuh Presiden Prabowo.


Jakarta, 13 Februari 2026
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Website: https://www.presidenri.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Program Makan Bergizi Gratis, Kini Jangkau Lebih dari 60 Juta Penerima Manfaat



REFORMASI-ID | Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah strategis membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. Dalam sambutannya, Kepala Negara menyampaikan bahwa program tersebut merupakan kebutuhan mendesak bagi mayoritas rakyat dan telah menjadi praktik umum di berbagai negara maju.

“Program semacam ini sesungguhnya bukan pertama kali dilaksanakan di Indonesia. Sudah puluhan negara lain melaksanakan, puluhan negara lain. Dan negara-negara yang maju, negara-negara yang demokratis, pasti punya program makan bergizi gratis untuk rakyatnya,” ujar Presiden saat peresmian 1.072 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta _groundbreaking_107 SPPG Polri yang dipusatkan di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa program tersebut mungkin tidak dirasakan urgensinya oleh kelompok masyarakat yang berkecukupan, namun sangat vital bagi rakyat yang rentan secara ekonomi. Kepala Negara juga mengakui bahwa sejak awal peluncurannya, program MBG menghadapi berbagai kritik dan penolakan. Namun demikian, Presiden menegaskan keyakinannya bahwa kebijakan tersebut berada di jalur yang benar.

“Tapi saya yakin, waktu itu saya berada di atas jalan yang benar. Saya yakin bahwa tujuan kita benar dan baik," ungkap Presiden.

Presiden Prabowo menjelaskan bahwa program ini dilatarbelakangi kondisi stunting yang pernah mencapai 25 persen dari total anak Indonesia. Menurut Presiden, persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan hanya dengan teori atau wacana, melainkan melalui intervensi langsung pemerintah.

“Akhirnya saya belajar dari pengalaman bangsa-bangsa lain. Bahwa memang satu-satunya jalan adalah intervensi langsung dari pemerintah. Langsung kepada anak-anak, ibu-ibu hamil dan orang tua yang tidak berdaya, orang tua lansia,” ujarnya.

Terkait pembiayaan program, Presiden Prabowo menegaskan bahwa MBG dibiayai melalui efisiensi dan penghematan anggaran negara. Kepala Negara juga memastikan bahwa defisit APBN tetap terkendali.

"APBN kita tidak keluar dari parameter yang kita tetapkan. Defisit kita masih di bawah batas yang kita tetapkan sendiri. 3 persen defisit kita saudara-saudara sekalian, 3 persen dari PDB. Dan saya bertekad kita akan berusaha sekeras mungkin untuk kita kurangi dari situ," ucap Presiden.

Presiden Prabowo pun mengungkapkan capaian signifikan program MBG yang kini telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat. Program ini ditopang oleh lebih dari 22 ribu SPPG yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Jumlah ini kira-kira setara dengan memberi makan seluruh penduduk Afrika Selatan tiap hari. Atau sama dengan 10 kali Singapura, tiap hari. Atau 2 kali Malaysia, tiap hari,” pungkasnya.

Program Makan Bergizi Gratis ini tidak hanya menjadi kebijakan sosial, tetapi juga merupakan strategi transformasi nasional untuk menciptakan generasi sehat, memperkuat produktivitas ekonomi, serta mempercepat langkah menuju visi Indonesia Emas 2045.


Jakarta, 13 Februari 2026
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Website: https://www.presidenri.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo: Program Pemenuhan Gizi Perkuat Fondasi Kebangkitan Ekonomi Nasional



REFORMASI-ID | Jakarta -:Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya saat meresmikan 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta _groundbreaking_ 107 SPPG Polri di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026. Dalam sambutannya, Kepala Negara menegaskan bahwa program pemenuhan gizi dan penguatan ketahanan pangan merupakan bagian fundamental dari kelangsungan peradaban bangsa.

“Hari ini, saya harus mengatakan bahwa saya bangga dan puas. Saudara-saudara, menghasilkan pangan, menghasilkan makanan, itu adalah melanjutkan peradaban. Tidak ada peradaban, tidak ada bangsa Indonesia tanpa pangan,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo turut mengapresiasi inisiatif Polri yang memanfaatkan teknologi modern namun tetap terjangkau. Ia menyoroti berbagai perangkat yang digunakan dalam operasional SPPG, mulai dari sistem filtrasi air hingga uji keamanan pangan produksi dalam negeri.

“Tadi saya lihat alat-alat yang digunakan, dirintis oleh kepolisian. Saya lihat ada filter air, ada ultraviolet untuk membunuh bakteri di tray makanan, ada food security test food safety test yang diproduksi di dalam negeri yang tidak kalah dengan kualitas dunia,” ungkapnya.

Presiden juga mengungkapkan capaian signifikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menghasilkan miliaran porsi makanan bagi masyarakat. Menurut Presiden, dampak program ini telah dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk dalam menekan ketimpangan sosial dan menciptakan lapangan kerja baru.

“Mereka lihat gini rasionya berkurang. Lapangan kerja dibentuk satu dapur, satu SPPG, 50 orang bekerja yang tadinya tidak punya penghasilan, mereka bekerja, mereka bisa bantu suami, mereka bisa membantu anaknya,” jelas Presiden.

Dari sisi ekonomi, Presiden Prabowo menyampaikan laporan dari kalangan dunia usaha yang melihat peningkatan konsumsi rumah tangga sebagai dampak positif MBG. Selain itu, program ini juga dinilai menghidupkan petani kecil karena hasil panen mereka terserap secara pasti.

Presiden pun menegaskan bahwa Indonesia kini berada di jalur kebangkitan ekonomi yang sesuai dengan amanat konstitusi. Kepala Negara juga menekankan pentingnya kemandirian nasional tanpa harus bersikap anti terhadap bangsa lain.

"Kita benar-benar akan berdiri di atas kaki kita sendiri. Indonesia akan menjadi negara yang kuat, saudara-saudara sekalian. Kuat tapi tidak boleh jadi negara yang sombong, kita akan hormati semua negara,” ucap Presiden.

Menutup sambutannya, Presiden Prabowo memberikan pesan tegas kepada seluruh pengelola kekayaan negara agar menjaga integritas dan kepentingan rakyat. “Saudara-saudara, jagalah kehormatan, jagalah kepentingan dan keselamatan rakyat Indonesia. Kalau kau meneruskan praktik-praktik yang merugikan bangsa dan rakyat, pemerintah akan menggunakan segala kekuatan yang ada pada pemerintah. Tanpa pandang bulu," tegasnya.

Momentum ini menegaskan bahwa penguatan program pemenuhan gizi dan ketahanan pangan tidak hanya menjadi strategi kesehatan masyarakat, melainkan juga sebagai pilar utama pembangunan ekonomi nasional serta investasi jangka panjang menuju visi Indonesia Emas 2045


Jakarta, 13 Februari 2026
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Perkuat Program MBG, Presiden Prabowo Resmikan 1.072 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan serta Groundbreaking 107 SPPG Polri



REFORMASI-ID | Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan serta _groundbreaking_ 107 SPPG Polri di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut digelar di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, pada Jumat, 13 Februari 2026.

Kehadiran Presiden Prabowo disambut oleh sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan Polri, serta para undangan dari berbagai daerah yang mengikuti peresmian dan _groundbreaking_ secara _hybrid_. Agenda diawali dengan laporan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memaparkan progres dan komitmen Polri dalam mendukung program strategis pemerintah.

Dalam laporannya, Kapolri menegaskan komitmen Polri untuk turut mengambil peran aktif dalam mendukung program pemenuhan gizi nasional dan penguatan ketahanan pangan sebagai bagian dari agenda strategis pemerintah. Ia menjelaskan bahwa penguatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri beserta dukungan infrastruktur ketahanan pangan dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui penguatan SPPG Polri dan dukungan infrastruktur ketahanan pangan, Polri berkomitmen menghadirkan layanan pemenuhan gizi yang aman, bermutu dan merata, sekaligus memperkuat ekosistem pangan dari hulu sampai hilir, sehingga benar-benar memberikan dampak nyata bagi tumbuh kembang generasi emas penerus bangsa,” ujar Kapolri.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah perwakilan penerima tanda kehormatan negara, yakni Bintang Jasa Utama, Bintang Jasa Pratama, Bintang Jasa Nararya, dan Satya Lencana Wira Karya. Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam mendukung program prioritas pemerintah.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas inisiatif Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mengambil peran aktif mendukung program pemenuhan gizi nasional. Kepala Negara menilai langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian dan kesadaran strategis terhadap isu krusial yang menyangkut masa depan bangsa.

“Saya hari ini sungguh-sungguh merasa bahagia, saya merasa gembira, saya merasa puas hati, karena saya melihat salah satu institusi yang sangat penting bagi negara dan bangsa kita, yaitu Kepolisian Negara Republik Indonesia telah mengambil inisiatif mungkin di suatu bidang yang seolah-olah tidak merupakan tugas pokoknya. Tetapi pimpinan kepolisian negara telah menangkap masalah yang krusial bagi keselamatan suatu bangsa,” ujar Presiden Prabowo.

Sebagai simbol peresmian, Presiden Prabowo menekan kubus LED dan menandatangani prasasti, menandai dimulainya operasional dan pembangunan 1.179 SPPG Polri serta 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di seluruh Indonesia. Rincian program tersebut meliputi operasional 411 SPPG Polri yang telah berjalan di berbagai daerah, peluncuran operasional 162 SPPG tambahan, pembangunan 499 SPPG, serta _groundbreaking_ 107 SPPG Polri di seluruh Indonesia.

Momentum ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi sekaligus memperkuat stabilitas sistem pangan nasional. Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah dan Polri diharapkan mampu menciptakan dampak berkelanjutan, meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia, serta memperkokoh fondasi menuju visi Indonesia Emas 2045.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya adalah sejumlah menteri kabinet Merah Putih, Kepala BGN Dadan Hindayana, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Ahmad Haikal Hassan, Kepala BPOM Prof. dr. Taruna Ikrar, serta Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI yang juga Ketua Karang Taruna Nasional Budisatrio Djiwandono.

Perkuat Program MBG, Presiden Prabowo Resmikan 1.072 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan serta Groundbreaking 107 SPPG Polri



REFORMASI-ID | Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan serta _groundbreaking_ 107 SPPG Polri di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut digelar di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, pada Jumat, 13 Februari 2026.

Kehadiran Presiden Prabowo disambut oleh sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan Polri, serta para undangan dari berbagai daerah yang mengikuti peresmian dan _groundbreaking_ secara _hybrid_. Agenda diawali dengan laporan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memaparkan progres dan komitmen Polri dalam mendukung program strategis pemerintah.

Dalam laporannya, Kapolri menegaskan komitmen Polri untuk turut mengambil peran aktif dalam mendukung program pemenuhan gizi nasional dan penguatan ketahanan pangan sebagai bagian dari agenda strategis pemerintah. Ia menjelaskan bahwa penguatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri beserta dukungan infrastruktur ketahanan pangan dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui penguatan SPPG Polri dan dukungan infrastruktur ketahanan pangan, Polri berkomitmen menghadirkan layanan pemenuhan gizi yang aman, bermutu dan merata, sekaligus memperkuat ekosistem pangan dari hulu sampai hilir, sehingga benar-benar memberikan dampak nyata bagi tumbuh kembang generasi emas penerus bangsa,” ujar Kapolri.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah perwakilan penerima tanda kehormatan negara, yakni Bintang Jasa Utama, Bintang Jasa Pratama, Bintang Jasa Nararya, dan Satya Lencana Wira Karya. Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam mendukung program prioritas pemerintah.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas inisiatif Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mengambil peran aktif mendukung program pemenuhan gizi nasional. Kepala Negara menilai langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian dan kesadaran strategis terhadap isu krusial yang menyangkut masa depan bangsa.

“Saya hari ini sungguh-sungguh merasa bahagia, saya merasa gembira, saya merasa puas hati, karena saya melihat salah satu institusi yang sangat penting bagi negara dan bangsa kita, yaitu Kepolisian Negara Republik Indonesia telah mengambil inisiatif mungkin di suatu bidang yang seolah-olah tidak merupakan tugas pokoknya. Tetapi pimpinan kepolisian negara telah menangkap masalah yang krusial bagi keselamatan suatu bangsa,” ujar Presiden Prabowo.

Sebagai simbol peresmian, Presiden Prabowo menekan kubus LED dan menandatangani prasasti, menandai dimulainya operasional dan pembangunan 1.179 SPPG Polri serta 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di seluruh Indonesia. Rincian program tersebut meliputi operasional 411 SPPG Polri yang telah berjalan di berbagai daerah, peluncuran operasional 162 SPPG tambahan, pembangunan 499 SPPG, serta _groundbreaking_ 107 SPPG Polri di seluruh Indonesia.

Momentum ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi sekaligus memperkuat stabilitas sistem pangan nasional. Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah dan Polri diharapkan mampu menciptakan dampak berkelanjutan, meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia, serta memperkokoh fondasi menuju visi Indonesia Emas 2045.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya adalah sejumlah menteri kabinet Merah Putih, Kepala BGN Dadan Hindayana, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Ahmad Haikal Hassan, Kepala BPOM Prof. dr. Taruna Ikrar, serta Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI yang juga Ketua Karang Taruna Nasional Budisatrio Djiwandono.

Berikan Edukasi Penanganan Satwa Liar, Den Turangga Ditpolsatwa Sambangi Warga Lebak Bulus



REFORMASI-ID | Jakarta - Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korshabara Baharkam Polri, melalui Detasemen Turangga, menggelar kegiatan edukasi penanganan satwa liar bagi masyarakat di Perumahan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (14/02/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi situasi yang melibatkan satwa liar di lingkungan pemukiman, guna menciptakan rasa aman serta mencegah konflik antara manusia dan hewan.

Dipimpin oleh IPTU Yunus, tim Ditpolsatwa menurunkan personel ahli yang terdiri dari Briptu Alfando, Bripda Rio, Bripda Salma, Bripda Indah, serta didukung oleh Bripda Bagas sebagai driver dan Aipda Bambang W sebagai tenaga grooming.

Dalam giat kali ini, Ditpolsatwa juga menghadirkan dua satwa kuda (Turangga) andalan, yakni Keywest dan Diamant. Kehadiran satwa Turangga ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga, sekaligus sarana pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.

"Edukasi ini merupakan bentuk pelayanan kami untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai prosedur yang benar saat menemui satwa liar, sehingga keamanan lingkungan tetap terjaga," ujar IPTU Yunus

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat tampak antusias mengikuti arahan dan simulasi yang diberikan oleh para personel. Acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa kendala berarti.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta memastikan lingkungan perumahan di wilayah Ibu Kota tetap aman dari potensi gangguan yang melibatkan satwa liar.