Media Reformasi Indonesia (MRI)

13 Juli 2026

Polda Lampung Berhasil Mengamankan DPO Kasus Narkotika Dari Aceh


REFORMASI-ID | Lampung – Polda Lampung berhasil mengamankan narapidana kasus narkotika yang sebelumnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) A, dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lhokseumawe, Aceh. 

Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung yang dipimpin langsung oleh AKBP Radius Utama,  Kasubdit 3 Dit Resnarkoba Polda Lampung beserta tim pada 8–10 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya menuntaskan proses hukum terhadap tersangka yang sempat melarikan diri dari Rumah Tahanan Direktorat Tahti Polda Lampung.

A diketahui melarikan diri dari Rutan Dit Tahti Polda Lampung pada 6 Desember 2023. Sejak saat itu, Polda Lampung melakukan pengejaran dan menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO). 

Meski sempat buron, berkas perkara narkotika atas nama A telah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Kejaksaan Tinggi Lampung sehingga tinggal menunggu pelimpahan tersangka dan barang bukti ke pengadilan.

Dalam pelariannya, A kembali ditangkap oleh Satresnarkoba  Polres Aceh Utara pada 26 April 2025 terkait kasus peredaran narkotika dengan barang bukti sekitar satu kilogram sabu. 

Selama menjalani pidana di Lapas Kelas IIA Lhokseumawe, yang bersangkutan juga tercatat terlibat dalam perkara lain, yakni penyelundupan senjata api ilegal dan penganiayaan terhadap sesama narapidana.

Tim Ditresnarkoba Polda Lampung selanjutnya melakukan pengejaran ke Aceh dan membawa A melalui jalur udara hingga tiba di Bandara Raden Intan II Lampung pada 10 Juli 2026.

Kemudian tersangka A diserahterimakan secara resmi kepada pihak Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung untuk menjalani penahanan dan proses hukum lebih lanjut.

Kabid Humas menegaskan, keberhasilan menghadirkan kembali narapidana tersebut menjadi bukti sinergi antara Polri, Kejaksaan, serta jajaran Pemasyarakatan dalam memastikan tidak ada perkara pidana yang terhenti akibat pelaku melarikan diri.

"Polda Lampung akan terus mengedepankan penegakan hukum yang tegas, terukur, dan berkeadilan. 

Setiap pelaku tindak pidana harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di hadapan hukum sebagai bentuk kepastian hukum bagi masyarakat," tutup mantan Kapolres Metro Lampung. (Hms/Mdn)

Siasat PKB Lampung Kejar Pasar TikTok dan Instagram


REFORMASI-ID | Lampung - Siapa nyana, urusan mengelola jagat maya kini menjadi agenda super serius bagi sebuah partai politik di tingkat wilayah. Hari-hari ini, pertempuran merebut hati publik tak lagi sekadar adu megah baliho di pinggir jalan, melainkan adu kreatif di layar gawai yang berputar tanpa jeda selama 24 jam.

Sadar akan pergeseran angin tersebut, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Lampung memilih bergerak taktis. 

Mereka mengumpulkan para operator dari berbagai daerah di Kantor DPW PKB, Bandar Lampung, pada Minggu (12/7/2026) dengan acara bertajuk Pelatihan Pengelolaan Administrasi dan Media Sosial untuk Peningkatan Profesionalisme Kader PKB Lampung. 

Namun di balik nama formal itu, ada misi besar untuk merombak total cara partai menyapa warga digital.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Di era di mana arus informasi mengalir secepat kedipan mata, media sosial telah menjelma menjadi jembatan informasi yang sangat krusial. Publik butuh tahu apa yang dikerjakan para wakil rakyat mereka secara riil dan instan.

"Agar medsos kita semakin mengudara dan masif, semua kegiatan kita dapat diterima masyarakat. Oleh karenanya, kita melakukan upgrade kemampuan pada staf DPC kita yang ada di 15 kabupaten/kota se-Lampung," ujar Wakil Sekretaris DPW PKB Lampung, Munir Abdul Haris melalui pernyataan persnya, Senin (13/7/2026).

Dalam pelatihan ini, bidikan utama tidak diarahkan ke platform yang kaku. PKB Lampung justru memfokuskan radar pada tiga raksasa digital yang kini sedang digandrungi lintas generasi berupa TikTok, Facebook, dan Instagram. 

Para staf DPC diuji dan diajari cara meracik konten yang renyah, tidak membosankan, namun tetap sarat isi secara struktural.

Tantangannya, sambung Munir, jelas tidak mudah. Mengelola akun di 15 daerah dengan karakteristik geografis dan konstituen yang berbeda membutuhkan napas panjang. Di sinilah kedisiplinan para kader digital itu diuji.

"Target kita, medsos kita masif, konsisten, istiqomah, dan mengudara. Sehingga masyarakat mengetahui apa saja yang dilakukan oleh PKB secara struktural," tutur Munir menekankan pentingnya konsistensi di ruang siber.

Bagi PKB Lampung, urai Munir, konten yang bagus barulah separuh jalan. Paruh berikutnya dan yang paling berat adalah menjaga agar pasokan informasi itu tidak timbul tenggelam. 

Munir menggarisbawahi bahwa tanpa adanya fokus dan ketekunan dari para operator di 15 kabupaten/kota, pesan politik partai akan dengan mudah tenggelam oleh riuhnya algoritma media sosial.

“Lewat gemblengan sehari penuh ini, DPW PKB Lampung berharap ada wajah baru yang muncul dari akun-akun resmi partai di daerah,” urai Munir.

Dalam pelatihan tersebut, jelas Munir lagi, para staf DPC dipaksa untuk menerima materi dengan metode teori dan praktik.

“Bahkan tadi ada praktik wawancara langsung ke saya, praktik foto. Pokoknya mereka sudah siap perang,” jelas Munir.

Dalam waktu singkat ini, Munir meyakini, wajah media sosial PKB tidak akan monoton seperti dulu. Ada warna baru di setiap postingan.

“Bukan lagi sekadar memajang foto dokumentasi formal yang kaku, melainkan menyajikan narasi politik yang lebih hidup, segar, dan solutif bagi masyarakat Bumi Ruwa Jurai,” tutup Munir. (*)

Respons Tanggap Darurat! Aksi Heroik Penyelamatan SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel oleh Tim K-9 Khusus Penjinak Bom



REFORMASI-ID | Jakarta - Detasemen K-9 Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Baharkam Polri bergerak cepat melakukan sterilisasi di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026). Langkah taktis ini diambil merespons adanya laporan ancaman bom yang menyasar lingkungan sekolah tersebut.darura

Aksi tanggap darurat yang dimulai pukul 11.45 WIB ini merujuk pada Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 5 Tahun 2024 tentang Penanganan Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) Tindak Pidana Terorisme. Ditpolsatwa mengerahkan tim K-9 khusus dengan spesifikasi pelacak bahan peledak (handak) untuk menyisir seluruh area sekolah.

Setibanya di lokasi, Tim K-9 yang berkekuatan 9 personel di bawah pimpinan Ipda Totok Setyono langsung melakukan koordinasi melekat dengan jajaran pengamanan di lapangan. Di antaranya Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma, Kasubdit 1 Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Katim Jibom Pas Gegana Korps Brimob Polri Ipda Rahmat, serta Danden Jibom Gegana Polda Metro Jaya Kompol Alim.

Untuk menyisir area sekolah secara menyeluruh, Den K-9 menurunkan empat satwa pelacak andalan mereka, yaitu Arco, Kira, Rea, dan Sara, dengan didukung dua unit kendaraan khusus (Ransus) K-9. Bersama dengan Tim Penjinak Bom (Jibom) Pas Gegana serta Tim Kimia, Biologi, dan Radioaktif (KBR) Gegana Polda Metro Jaya, keempat satwa terlatih tersebut memeriksa setiap sudut bangunan dan halaman sekolah demi memastikan tidak ada benda mencurigakan yang mengancam keselamatan siswa maupun guru.

Setelah dilakukan penyisiran yang intensif dan mendalam, Tim K-9 memastikan bahwa situasi di SDN Srengseng Sawah 15 steril dari material berbahaya. Petugas tidak menemukan adanya bahan peledak atau barang mencurigakan lainnya di area institusi pendidikan tersebut.

Rangkaian aksi heroik pencegahan ini diakhiri dengan apel konsolidasi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma. Setelah situasi dipastikan benar-benar kondusif, seluruh personel beserta satwa K-9 kembali menuju Mako Korps Sabhara Baharkam Polri.

Berkat kesigapan, profesionalisme, dan sinergi cepat antarunsur kepolisian, potensi gangguan keamanan di lingkungan sekolah dapat diantisipasi dengan baik, memberikan rasa aman kembali bagi masyarakat dan pihak sekolah.

Respons Cepat! Tim Patroli Perintis Presisi Evakuasi Korban Kecelakaan di Terowongan UI



REFORMASI-ID | Depok - Aksi sigap dan respons cepat ditunjukkan oleh jajaran Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri saat melaksanakan tugas patroli. Tim Patroli Perintis Presisi berhasil menyelamatkan dan mengevakuasi seorang wanita paruh baya yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di kawasan Terowongan Universitas Indonesia (UI), dekat RS Bunda Depok, pada Senin pagi (13/7/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Kecelakaan melibatkan satu unit kendaraan roda empat jenis double cabin dengan satu unit sepeda motor. Berdasarkan informasi awal di tempat kejadian perkara (TKP), kedua kendaraan tersebut terlibat senggolan yang cukup keras.

Akibat insiden tersebut, pengendara sepeda motor—seorang wanita paruh baya yang belum diketahui identitas lengkapnya—terjatuh ke aspal. Korban dilaporkan mengalami luka-luka cukup serius dan benturan di bagian kepala hingga menyebabkan benjol. Kondisi tersebut membuat korban tergeletak di jalanan dan tidak mampu menggerakkan anggota tubuhnya.

Beruntung, di saat situasi krusial tersebut, rombongan Tim Patroli Perintis Presisi yang dipimpin langsung oleh AKBP Endy Desianto, S.E., S.I.K., M.Pd., sedang melintas di jalur tersebut. Melihat adanya korban yang membutuhkan pertolongan darurat, AKBP Endy bersama anggotanya, yakni Bripda Wesley Kamri Pilander, Bripda I Putu Efran, dan Bripda Johan Natanael Walujan, langsung turun dari kendaraan.

Tanpa membuang waktu, petugas segera mengamankan arus lalu lintas di sekitar lokasi agar tidak terjadi kemacetan atau kecelakaan susulan. Dengan penuh kehati-hatian, petugas mengevakuasi korban ke dalam mobil dinas untuk dilarikan ke Rumah Sakit Bunda, Depok, guna mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Aksi tanggap darurat yang ditunjukkan oleh personel Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polri yang senantiasa hadir di tengah masyarakat dengan semangat "Siap, Solid, Berhasil" demi memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan yang terbaik. (RED)

Hadirkan Rasa Aman Tanpa Sekat, Personel Ditsamapta Polri Sambangi Pos Ronda Cikeas



REFORMASI-ID | BogorBogor – Direktorat Samapta (Ditsamapta) Korsabhara Baharkam Polri terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pendekatan humanis. Komitmen ini diwujudkan melalui pelaksanaan patroli dialogis menggunakan kendaraan roda dua (KR2) dan berjalan kaki di sejumlah kawasan permukiman pada Senin (13/7/2026).

Patroli yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB ini menyasar dua lokasi strategis, yaitu Perumahan Golden Cikeas dan Pos Ronda Desa Cikeas Udik. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh personel Subden C Detasemen Perintis di bawah arahan Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Dr. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H.

Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib menjelaskan bahwa patroli dialogis ini merupakan bagian dari instruksi Kakorsabhara Baharkam Polri untuk menghadirkan rasa aman secara langsung di tengah-tengah masyarakat. Melalui metode berjalan kaki dan berkendara roda dua, personel kepolisian dapat lebih fleksibel menjangkau gang-gang permukiman dan berinteraksi tanpa sekat dengan warga.

"Petugas di lapangan aktif berinteraksi dengan masyarakat untuk menyerap informasi, mendengarkan keluhan, sekaligus memantau situasi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah tersebut," ujar Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib dalam laporan tertulisnya, Senin (13/7).

Selain menyerap aspirasi, personel Ditsamapta juga menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas. Warga diingatkan untuk selalu waspada terhadap potensi tindak kriminalitas di lingkungan sekitar. Keberadaan pos ronda di Desa Cikeas Udik juga menjadi perhatian petugas untuk memotivasi warga dalam mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling).

Masyarakat diimbau untuk tidak ragu segera melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketertiban umum. Tidak hanya fokus pada aspek keamanan, dalam patroli kali ini petugas di lapangan juga menunjukkan aksi sigap dengan membantu beberapa warga yang mengalami kendala teknis saat berada di jalan raya.

Kegiatan patroli dialogis ini berjalan dengan aman, tertib, dan mendapatkan apresiasi positif dari warga setempat yang merasa lebih tenang dengan kehadiran intensif aparat kepolisian di lingkungan mereka.

Polda Lampung berhasil sabet 10 medali di kejuaraan nasional Taekwondo Kapolri Cup 7 tahun 2026



REFORMASI-ID | Lampung – Tim Taekwondo Polda Lampung mengukir prestasi membanggakan dengan meraih 10 medali pada Kejuaraan Nasional Kapolri Cup 7 Tahun 2026 yang berlangsung di Indoor Stadium, Tangerang, Banten, pada 8–11 Juli 2026. Kontingen Polda Lampung berhasil membawa pulang tujuh medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu, sekaligus menegaskan keberhasilan pembinaan olahraga prestasi di lingkungan Polda Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, mengungkapkan capaian tersebut merupakan buah dari pembinaan yang berkesinambungan, disiplin latihan, serta semangat juang para atlet dalam mengharumkan nama institusi di tingkat nasional.

"Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Polda Lampung. Keberhasilan para atlet menunjukkan bahwa personel Polri tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan melayani masyarakat, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga melalui pembinaan yang terarah dan berkelanjutan," ujar Yuni.

Tujuh medali emas diraih pada nomor Kyorugi Perorangan Putra oleh Brigpol Jaja Prawiro, S.H. dari Satbrimob Polda Lampung, Brigpol Rizky Sutrisno dari Ditintelkam Polda Lampung, Bripda Genlin Nurhuda Lingga dari Satbrimob Polda Lampung, Bripda Rizky Akbar Hidayat dari Polresta Bandar Lampung, Bripda M. Edo Herlando dari Polres Tulang Bawang, Bripda M. Arsyad Dandi Putra dari Satbrimob Polda Lampung, serta Bripda Andri Wisnu Prawobo dari Polres Way Kanan.

Sementara itu, dua medali perak dipersembahkan Bripda M. Rizky Prasetya dari Bidprovost Polda Lampung dan Bripda Anang Maulana dari Satbrimob Polda Lampung pada nomor Kyorugi Perorangan Putra. Bripda M. Rizky Prasetya juga menyumbangkan satu medali perunggu pada nomor Poomsae Perorangan Putra kategori Prestasi Polri.

Yuni menambahkan, prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan daya saing, baik dalam pelaksanaan tugas kepolisian maupun pada berbagai ajang olahraga. 

Menurutnya, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membentuk personel Polri yang sehat, tangguh, disiplin, dan berkarakter.

Keberhasilan Tim Taekwondo Polda Lampung pada Kejuaraan Nasional Kapolri Cup 7 Tahun 2026 menjadi bukti nyata komitmen Polda Lampung dalam mendukung program pembinaan sumber daya manusia Polri yang Presisi serta melahirkan personel berprestasi yang mampu mengharumkan nama institusi di tingkat nasional. (Mudian) 

Ribuan Pelari Meriahkan Sumsel Bhayangkara Run 2026, Danrem 044/Gapo Hadir Beri Dukungan


REFORMASI-ID | Palembang – Komandan Korem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 044 PD II/Sriwijaya, Ibu Vera Khabib Mahfud, menghadiri sekaligus mengikuti kegiatan Sumsel Bhayangkara Run 2026 yang digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Sport City (JSC), Jalan Gubernur H. Ahmad Bastari Kota Palembang, Minggu (12/7/2026).

Kegiatan olahraga berskala nasional tersebut berlangsung meriah dengan diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah yang berpartisipasi dalam tiga kategori lomba, yakni 21K Half Marathon, 10K Run, dan 5K Fun Run. Pelepasan peserta (flag off) dilaksanakan secara bertahap, dimulai pukul 05.00 WIB untuk kategori 21K Half Marathon, pukul 05.30 WIB untuk kategori 10K Run, serta pukul 06.00 WIB untuk kategori 5K Fun Run.

Kehadiran Danrem 044/Gapo bersama Ketua Persit KCK Koorcab Rem 044 merupakan bentuk dukungan TNI terhadap penyelenggaraan kegiatan olahraga yang tidak hanya mendorong pola hidup sehat, tetapi juga mempererat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Brigjen TNI Khabib Mahfud bersama Ibu Vera Khabib Mahfud turut menyerahkan medali kepada para juara kategori 5K Pelajar Putra dan Putri. Penyerahan medali berlangsung penuh semangat dan menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan, sportivitas, serta prestasi para pelajar yang telah berkompetisi dengan penuh dedikasi.

Danrem 044/Gapo menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Sumsel Bhayangkara Run 2026 yang dinilai mampu menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

"Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya membangun kebugaran jasmani, tetapi juga memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan sinergitas seluruh komponen bangsa. Semoga Sumsel Bhayangkara Run terus menjadi agenda positif yang mampu menginspirasi masyarakat untuk membiasakan hidup sehat serta mempererat soliditas TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat," ujar Danrem. (Mudian) 

Ziarah ke Makam Mbah Raden Singaperbangsa, Leluhur Karawang Keturunan Galuh



REFORMASI-ID | Karawang - Makam Mbah Raden Singaperbangsa, atau dikenal juga Mbah Raden Singabangsa, berada di Desa Manggungjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Makam ini menjadi salah satu situs sejarah dan ziarah penting bagi masyarakat Karawang dan keturunan bangsawan Pajajaran. Minggu, 12 Juli 2026.

Juru kunci Makam Mbah Raden Singabangsa, Kang Raden Endang, menuturkan semasa hidupnya beliau dikenal sebagai tokoh penyebar agama Islam dan Bupati Karawang yang arif bijaksana.

“Nama Singaperbangsa melekat sebagai wujud kewibawaan dan semangat menjaga tanah Pasundan,” jelasnya.

*Silsilah: Garis Keturunan Raden Ratu Galuh Pakuan Bogor*

Menurut salah satu keturunan Mbah Raden Ratu Galuh Pakuan Bogor, H. Raden Pudin Adi Sucipto, garis keturunan ke atas Mbah Raden Singabangsa adalah:  
Mbah Raden Singabangsa bin Mbah Raden Nurman Ing Batuwangi Garut bin Mbah Raden Entol Panengah bin Mbah Raden Sarevan Nebor bin Mbah Raden Manigdjagung bin Mbah Raden Kudalandjar bin Mbah Raden Ratu Buhun/Puhun bin Mbah Raden Ratu Galuh, Kebun Raya Bogor.

Lanjutnya, silsilah ke bawah Mbah Raden Singabangsa:  
“Mbah Raden Singabangsa berputra Mbah Raden Entol Sambirana, berputra Mbah Raden Kartasantika, berputra Mbah Raden Entol Kasub, berputra Mbah Raden Ranggagade, berputra Mbah Raden Entol Wirasantana, berputra Mbah Raden Pamekel Tempuh, berputra Mbah Raden Susunan Ronggolawe, Tuban, Jawa Timur, berputra Mbah Raden Singamanggala, berputra Mbah Raden Tapaswatun, berputra Mbah Raden Pangeran Sumedang atau Pangeran Gesanulung, berputra Mbah Raden Pangeran Haris Baya, berputra Mbah Raden Tumenggung Singaratu Ing Mataram, berputra Mbah Raden Kiyai Gedeng Mataram atau Raden Malaya/Sunan Kalijogo, berputra Mbah Raden Giri Laya, berputra Mbah Raden Susunan Giri Kedaton, Jawa Timur, berputra Mbah Raden Wira Adegdaha Regen Sukapura, berputra Mbah Raden Sawidak Reana, Tasikmalaya, berputra Mbah Raden Natadimanggala, berputra Mbah Raden Syekh Abdul Karim Banten, berputra Mbah Raden Mohamad Alim, berputra Mbah Haji Raden Muhamad Yusuf, berputra Mbah Raden Marfu, Mekarwangi, Kabupaten Bekasi,” tutup H.R. Pudin A.S. dan diamini Raden Sukoco.

Silsilah panjang ini menunjukkan keterkaitan Mbah Raden Singaperbangsa dengan Kerajaan Galuh, Sumedang Larang, Mataram, hingga Kesultanan Banten. Peran beliau menjadi penghubung penyebaran Islam dan budaya Sunda di wilayah pesisir utara Karawang.

*Makam Jadi Tujuan Ziarah dan Napak Tilas*

Lokasi makam di Desa Manggungjaya, Cilamaya Kulon, sering diziarahi warga dan peziarah dari luar daerah. Selain untuk mendoakan, ziarah juga menjadi sarana napak tilas sejarah perjuangan para leluhur dalam menyebarkan agama dan menjaga wilayah Karawang.

Keberadaan makam ini mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga nilai sejarah, persatuan, dan kearifan lokal yang diwariskan para leluhur. Pemerintah desa bersama warga terus berupaya merawat dan melestarikan kawasan makam agar tetap terjaga.

_(Red)_

12 Juli 2026

Dua Anggota PWI Lampung Selatan Lulus UKW ke-38, Perkuat Barisan Wartawan Berkompetensi


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Komitmen meningkatkan profesionalisme wartawan terus ditunjukkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Selatan. Dua anggotanya, Ahmad Dini Eka Saputra dan Angga Prayoga, berhasil dinyatakan berkompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke-38 yang digelar PWI Lampung pada 9–10 Juli 2026. Keduanya lulus pada jenjang Wartawan Muda setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pengujian yang dipimpin penguji bersertifikat dari Dewan Pers.

Dalam UKW tersebut sebanyak 36 wartawan mengikuti uji kompetensi. 31 diantaranya dinyatakan berkompeten baik dijenjang muda dan madya. Keberhasilan tersebut disambut bangga Ketua PWI Lampung Selatan, Edwin Apriandi. Menurutnya, capaian itu menjadi bukti bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia di tubuh organisasi terus berjalan.

"Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Ahmad Dini Eka Saputra dan Angga Prayoga atas keberhasilannya meraih sertifikat kompetensi. Semoga kompetensi yang telah diperoleh menjadi bekal untuk menghasilkan karya jurnalistik yang profesional, beretika, dan semakin bermanfaat bagi masyarakat," ujar Edwin di Balai Solfian Akhmad, Kantor PWI Lampung, Bandarlampung, Jumat (10/7/2026).

Dengan bertambahnya dua wartawan yang dinyatakan kompeten, jumlah anggota PWI Lampung Selatan yang telah mengantongi sertifikat UKW kini mencapai 46 orang. Rinciannya terdiri atas 5 wartawan utama, 13 wartawan madya, dan 28 wartawan muda.

Edwin yang juga pemegang sertifikat Wartawan Utama mengatakan, pencapaian tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas organisasi sekaligus menjaga marwah profesi wartawan.

"Alhamdulillah, setiap pelaksanaan UKW selalu ada anggota PWI Lampung Selatan yang berhasil lulus. Ini menunjukkan semangat belajar dan meningkatkan kapasitas profesi terus tumbuh di kalangan anggota," katanya.

Ia menegaskan, peningkatan kompetensi wartawan merupakan amanah organisasi sekaligus kebutuhan profesi di tengah tantangan dunia jurnalistik yang terus berkembang. Karena itu, PWI Lampung Selatan berkomitmen mendorong seluruh anggotanya mengikuti UKW hingga seluruhnya memiliki sertifikat kompetensi.

"Saat ini masih ada belasan anggota yang belum mengikuti atau belum mengantongi sertifikat UKW. Kami berharap dukungan dari pemerintah daerah, mitra, dan seluruh stakeholder agar target seluruh anggota PWI Lampung Selatan berkompetensi dapat segera terwujud," ujarnya.


Edwin juga mengapresiasi konsistensi PWI Lampung yang terus menyelenggarakan UKW meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan.

"Pelaksanaan UKW memang tidak mudah, mulai dari kuota hingga pembiayaan. Namun PWI Lampung membuktikan komitmennya untuk terus menjaga kualitas wartawan. UKW tidak boleh berhenti dengan alasan apa pun karena ini menjadi fondasi profesionalisme pers," tegasnya.

Sementara itu, raut bahagia terlihat dari Ahmad Dini Eka Saputra dan Angga Prayoga usai dinyatakan lulus. Selama dua hari pelaksanaan UKW, keduanya harus menuntaskan 11 mata uji yang mengukur kemampuan jurnalistik, mulai dari etika, teknik peliputan, penulisan berita, hingga pemahaman terhadap regulasi pers.

"Alhamdulillah, seluruh rangkaian ujian bisa kami selesaikan dengan baik. Terima kasih atas doa dan dukungan semua pihak. Semoga ilmu dan sertifikat yang kami peroleh dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dalam menjalankan profesi wartawan," ujar Angga, diamini Ahmad Dini Eka Saputra. 

Sementara itu, Ketua PWI Lampung, H. Wirahadikusumah, mengingatkan bahwa sertifikat kompetensi bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam menjalankan profesi jurnalistik.

Menurutnya, kompetensi harus tercermin dalam praktik jurnalistik sehari-hari melalui penerapan kode etik, disiplin melakukan verifikasi, serta menyajikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Ia menambahkan, di era digital saat ini proses distribusi informasi tidak lagi sepenuhnya berada di tangan wartawan. Karena itu, insan pers harus memperkuat fungsi sebagai clearing house dengan memastikan setiap informasi telah melalui proses verifikasi yang ketat.

"Berita itu harus fakta sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan jernih," ujarnya. (***) 

Kuda Turangga dan K9 Ditpolsatwa Polri Jadi Primadona Warga di CFD Margonda Depok



REFORMASI-ID | Depok - Suasana Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Margonda Raya, Kota Depok, pagi ini tampak berbeda dan lebih meriah dari biasanya. Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Baharkam Polri hadir di tengah-tengah masyarakat untuk melaksanakan patroli dialogis yang humanis, Minggu (12/7/2026).

Mulai pukul 06.00 WIB, puluhan personel Korps Sabhara yang dipimpin oleh Ipda Wahyu JP dan Ipda Ketut Kusir sudah bersiaga di lokasi. Kehadiran para petugas ini bukan sekadar untuk menjaga keamanan, melainkan juga untuk berinteraksi langsung dan mendekatkan diri dengan warga Depok yang sedang berolahraga.

Daya tarik utama dalam kegiatan pagi ini adalah kehadiran satwa-satwa terlatih milik Polri. Detasemen Turangga menurunkan dua kuda gagah bernama Legro dan Keywest. Sementara itu, Detasemen K9 menghadirkan dua anjing pelacak yang cerdas dan bersahabat, Ruby dan Szemy. Kehadiran satwa-satwa ini pun langsung menarik perhatian, terutama anak-anak yang berebut untuk berfoto dan mengelus satwa tersebut.

"Senang sekali ya, biasanya cuma lihat di televisi. Hari ini anak saya bisa foto langsung sama kuda poni dan anjing pelacaknya Polri. Petugasnya juga ramah-ramah sekali," ujar salah satu warga yang hadir di CFD Margonda.

Selain melakukan patroli berkuda di sepanjang Jalan Margonda Raya untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif, para personel Ditpolsatwa juga aktif memberikan imbauan keamanan secara humanis kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Hingga acara selesai, personel serta satwa Turangga dan K9 dilaporkan dalam keadaan sehat dan aman. Kehadiran Polri di CFD Margonda ini diharapkan dapat terus meningkatkan rasa aman serta mempererat hubungan kedekatan antara masyarakat dan kepolisian.

Pastikan Warga Nyaman Berolahraga, Ditsamapta Korsabhara Baharkam Patroli Humanis di CFD Jakarta



REFORMASI-ID | Jakarta - Direktorat Samapta Korps Sabhara Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri) melaksanakan pengamanan ketat dalam kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di sepanjang jalan protokol Jakarta, Minggu (12/7/2026) pagi.

Pengamanan yang dimulai sejak pukul 05.00 WIB hingga 10.00 WIB ini difokuskan pada tiga titik keramaian utama warga ibu kota, yakni kawasan Bundaran HI, Patung Kuda, dan Sarinah. Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat dapat berolahraga dan beraktivitas dengan aman, nyaman, serta tertib.

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Dr. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan wujud nyata pelayanan Polri dalam menjaga ketertiban umum di ruang publik.

"Kami menerjunkan personel untuk melaksanakan pengamanan menyeluruh di area CFD. Selain menjaga keamanan obyek dan aktivitas warga, personel kami juga fokus melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar perbatasan jalur HBKB agar tidak terjadi sumbatan kendaraan," ujar Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib dalam keterangannya, Minggu (12/7).

Tidak hanya melakukan penjagaan statis, personel Dirsamapta juga menggelar patroli dialogis di sepanjang area CFD. Melalui pendekatan humanis, petugas menyambangi warga yang sedang beraktivitas untuk memberikan imbauan kamtibmas, mengingatkan agar waspada terhadap barang bawaan, serta menjaga keselamatan anak-anak di tengah keramaian.

Hingga kegiatan CFD berakhir pada pukul 10.00 WIB, situasi di kawasan Bundaran HI, Patung Kuda, dan Sarinah terpantau aman, tertib, dan kondusif. Arus lalu lintas di sekitar lokasi juga langsung dinormalisasi dengan lancar setelah penutupan jalur HBKB selesai.

Kegiatan pengamanan ini berjalan sukses di bawah komando Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri dengan komitmen penuh dan semangat "Siap Solid Berhasil" demi memberikan rasa aman terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat.

Blusukan ke Pemukiman, Cara Korsabhara Baharkam Polri Jaga Kondusifitas Lingkungan



REFORMASI-ID | Jakarta - Direktorat Samapta (Dirsamapta) Korsabhara Baharkam Polri mengintensifkan patroli dialogis malam hari di sejumlah kawasan pemukiman dan jalur protokol. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk menjaga pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) dari potensi tindak kriminalitas.

Patroli yang digelar pada Sabtu (11/7/2026) mulai pukul 21.00 WIB tersebut melibatkan personel dari Subden C Detasemen Perintis. Petugas menyisir area taktis dengan mengombinasikan penggunaan kendaraan roda dua (KR2) serta metode berjalan kaki, di antaranya ke kawasan Jalan Perumahan Hickory dan Jalan Mohammad Thohir.

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Dr. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa patroli dialogis sengaja mengedepankan komunikasi dua arah yang humanis antara petugas lapangan dan warga setempat.

"Melalui patroli roda dua dan berjalan kaki, personel dapat lebih fleksibel masuk ke area pemukiman yang padat. Kami memanfaatkan momentum ini untuk berinteraksi langsung, mendengarkan keluhan warga, serta menyerap informasi mengenai situasi keamanan di lingkungan mereka," ujar Mokhamad Ngajib dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/7/2026).

Dalam penugasan tersebut, personel Subden C Detasemen Perintis turut menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas. Masyarakat diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, menjaga keamanan lingkungan secara swadaya, dan segera melapor ke pos polisi terdekat jika mendapati aktivitas yang mencurigakan.

Tidak hanya fokus pada pengamanan, petugas di lapangan juga memberikan bantuan langsung secara spontan kepada beberapa pengendara yang mengalami kendala teknis di jalan raya selama patroli berlangsung.

Secara keseluruhan, operasi preventif sabtu malam ini berjalan aman dan kondusif. Langkah Baharkam Polri ini diharapkan dapat menekan angka kriminalitas jalanan serta memberikan rasa aman yang nyata bagi masyarakat luas pada jam-jam rawan.

11 Juli 2026

Jaga Kondusifitas Kamtibmas, Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri Terjunkan Personel Patroli



REFORMASI-ID | Depok - Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, jajaran Direktorat Samapta Korsabhara Baharkam Polri menggelar patroli dialogis intensif di sejumlah titik strategis di wilayah Depok, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB ini menyasar area pemukiman dan jalur perlintasan masyarakat, di antaranya kawasan Jalan Barokah No. 6 dan Jalan Villa Asri 2. Patroli dilakukan oleh personel Subden C Detasemen Perintis dengan mengombinasikan kendaraan roda dua (KR2) serta metode berjalan kaki agar dapat menjangkau langsung aktivitas warga.

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Dr. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan instruksi langsung dari Kakorsabhara Baharkam Polri untuk menghadirkan rasa aman secara nyata di tengah masyarakat.

"Melalui patroli dialogis ini, petugas di lapangan berinteraksi langsung dengan warga. Kami ingin mendengar keluhan, menyerap informasi, sekaligus mengetahui dinamika Kamtibmas yang berkembang di lingkungan tersebut," ujar Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib dalam keterangan tertulisnya.

Selain membangun komunikasi dua arah, personel di lapangan juga aktif menyampaikan imbauan Kamtibmas. Warga diingatkan untuk selalu waspada terhadap potensi tindak kriminalitas di lingkungan sekitar. Petugas juga meminta masyarakat agar tidak ragu segera melapor ke pihak Kepolisian terdekat apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan atau mengganggu ketertiban umum.

Tidak hanya berfokus pada pengamanan, aksi humanis juga ditunjukkan oleh para personel di lapangan. Di sela-sela patroli, petugas dengan sigap membantu beberapa warga yang mengalami kendala teknis saat berada di jalan raya.

Langkah preventif dan preemtif ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat demi terwujudnya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Patroli Dialogis Jalan Kaki, Detasemen Perintis Korsabhara Polri Jaga Kondusivitas Wilayah Pengadegan



REFORMASI-ID | Jakarta - Dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Personel Detasemen Perintis Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri menggelar kegiatan patroli jalan kaki dialogis di wilayah Pengadegan, Jakarta Selatan, Sabtu (11/7/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini menyasar area pemukiman warga, pusat aktivitas masyarakat, serta titik-titik rawan gangguan kamtibmas di sekitar Pengadegan. Patroli jalan kaki sengaja dipilih agar personel kepolisian dapat berinteraksi secara langsung dan lebih dekat dengan warga setempat.

Selama kegiatan berlangsung, personel Detasemen Perintis aktif menyapa masyarakat, mendengarkan masukan terkait situasi keamanan di lingkungan mereka, serta memberikan imbauan kamtibmas. Warga diingatkan untuk tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas dan bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan.

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Dr. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa kegiatan patroli dialogis ini merupakan bentuk pelayanan prima kepolisian untuk menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat.

"Melalui patroli jalan kaki dialogis ini, kita ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain mencegah bertemunya niat dan kesempatan para pelaku kejahatan, kami juga membangun komunikasi yang solid dengan warga untuk bersama-sama menjaga wilayah tetap aman dan kondusif," ujar Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib dalam laporan tertulisnya kepada Kakorsabhara Baharkam Polri.

Kegiatan patroli berjalan dengan aman, tertib, dan mendapatkan respons positif dari warga Pengadegan yang merasa lebih tenang dengan kehadiran intensif petugas di lapangan. Bersama semangat "Siap, Solid, Berhasil", Korps Sabhara Baharkam Polri berkomitmen untuk terus mengoptimalkan kegiatan preventif serupa di berbagai wilayah.

10 Juli 2026

Kombes Pol Edy Sumardi Apresiasi Semangat Tim SMP PT Lestari Banten Energi pada Penutupan Bintek



REFORMASI-ID | Banten - Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai hari terakhir kegiatan Bimbingan Teknis (Bintek) Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di PT Lestari Banten Energi PLTU Banten 1 X 660 MW, Jumat (10/7/2026). Rangkaian evaluasi yang berjalan humanis selama lima hari ini resmi ditutup dengan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas perlindungan di salah satu objek vital nasional tersebut.

Sejak pagi hari, Tim Bintek dari Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri berdiskusi secara interaktif dengan para karyawan. Pendekatan dialogis dilakukan saat mewawancarai leader dokumen kontrol mengenai tata kelola surat-menyurat, serta leader training terkait program pelatihan kerja. Alih-alih mencari kesalahan, diskusi ini berjalan dua arah demi kenyamanan dan keselamatan seluruh pekerja di lingkungan PLTU.

Memasuki sore hari, acara penutupan digelar secara hibrida di ruang pertemuan PT Lestari Banten Energi, yang juga diikuti oleh puluhan karyawan secara daring. Kehadiran para pimpinan perusahaan dan jajaran kepolisian memperlihatkan hubungan kerja sama yang begitu dekat, layaknya sahabat yang saling mendukung.

Station Manager PT Lestari Banten Energi, Bapak Djoko Sampurno, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bimbingan yang diberikan oleh tim Polri. Bagi manajemen, setiap masukan yang diberikan merupakan wujud kepedulian demi kebaikan bersama.

"Kami sangat menghargai dan menerima dengan tangan terbuka seluruh hasil evaluasi ini. Ini adalah bekal berharga bagi kami semua di PT Lestari Banten Energi untuk terus berbenah, sehingga kami optimistis bisa menyambut tahapan sertifikasi Audit SMP pada Desember 2026 nanti dengan hasil terbaik," ungkap Djoko Sampurno dengan penuh optimisme.

Sementara itu, Ketua Tim Bintek, Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., M.H., memberikan apresiasi tinggi atas keterbukaan dan kerja keras seluruh staf perusahaan selama kegiatan berlangsung. Dalam paparannya, ia menyampaikan bahwa PT Lestari Banten Energi berhasil meraih nilai skoring Bintek sebesar 64,11%.

"Kami melihat semangat yang luar biasa dari seluruh tim pengamanan perusahaan dalam membangun sistem yang lebih baik. Dari hasil evaluasi, terdapat 89 catatan dokumen berkategori warna kuning dan 14 temuan di lapangan.Kami hadir di sini untuk mendampingi, dan catatan-catatan ini adalah ruang bagi kita bersama untuk menyempurnakan aspek keselamatan kerja sebelum melangkah ke tahapan Audit," ujar Kombes Pol Edy Sumardi dengan nada merangkul.

Rasa kekeluargaan semakin terasa saat acara diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara bersama, dilanjutkan dengan penyerahan plakat penghargaan dari manajemen PT Lestari Banten Energi kepada Tim Bintek Polri sebagai simbol kemitraan yang kokoh. Seluruh rangkaian kegiatan pun ditutup dengan sesi foto bersama yang penuh senyum kebersamaan.

Melalui pendekatan yang humanis ini, Polri dan PT Lestari Banten Energi membuktikan bahwa pengamanan objek vital strategis tidak hanya soal penegakan aturan fisik, melainkan juga tentang membangun kepedulian, rasa aman, dan perlindungan yang tulus bagi keberlangsungan energi masyarakat luas.

Anak Kuli Bangunan Raih Predikat Ati Trengginas, Bukti Kesempatan Setara di Akpol



REFORMASI-ID | Semarang, 10 Juli 2026 – Upacara Penutupan Pendidikan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan ke-58/Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita tidak hanya menandai lahirnya 282 calon perwira remaja Polri, tetapi juga menghadirkan kisah inspiratif tentang semangat, kerja keras, dan kesempatan yang setara.

Salah satu lulusan terbaik, Adnan Kasweri, putra seorang kuli bangunan asal Bangka Belitung, berhasil meraih predikat Ati Trengginas, penghargaan bagi taruna dengan ketangguhan fisik dan mental terbaik. Adnan mencatatkan nilai jasmani dan kesehatan kelulusan sebesar 93,64.

Penghargaan tersebut diumumkan dalam Upacara Penutupan Pendidikan yang dipimpin Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. di Lapangan Bhayangkara, Akademi Kepolisian, Semarang, Jumat (10/7).

Perjalanan Adnan menuju Akpol bermula dari proses seleksi yang dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat panitia daerah di Polda Kepulauan Bangka Belitung hingga panitia pusat yang diselenggarakan SSDM Polri pada 2023. Di balik keberhasilannya, terdapat perjuangan sang ayah, Sudaryo, yang bekerja sebagai kuli bangunan dan terus memberikan dukungan meski dalam keterbatasan ekonomi.

Sudaryo mengaku mengikuti seluruh proses perjuangan putranya dengan keyakinan bahwa rekrutmen Polri dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.

“Saya mengikuti proses anak saya dari awal sampai akhir. Walaupun dengan segala keterbatasan, saya yakin proses rekrutmen ini benar-benar asli dan murni. Itulah yang saya rasakan,” ungkap Sudaryo.

Adnan juga mengakui sempat merasa minder karena latar belakang keluarganya. Namun, semangat dan motivasi yang diberikan para pimpinan Polri saat proses seleksi menjadi titik balik yang menguatkan kepercayaan dirinya.

Saat itu, Komjen Pol. Syahardiantono yang menjabat Kadiv Propam Polri dan Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo yang menjabat As SDM Kapolri memberikan pesan agar dirinya tidak pernah merasa rendah diri karena profesi orang tua.

“Saya sempat minder karena orang tua saya buruh harian. Tapi saya diberi semangat agar tidak minder dan diminta menunjukkan kemampuan yang saya miliki. Saya hobi bermain bola voli, dan saat itu saya menunjukkan kemampuan saya,” ujar Adnan.

Menurut Adnan, dukungan tersebut menjadi penyemangat yang membuatnya semakin yakin bahwa latar belakang keluarga bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita menjadi perwira Polri.

Kisah Adnan menjadi bukti nyata bahwa Polri membuka kesempatan yang sama bagi seluruh putra-putri terbaik bangsa. Melalui sistem rekrutmen yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH), setiap peserta memiliki peluang yang sama untuk mengabdi kepada bangsa dan negara berdasarkan kemampuan, integritas, serta prestasi, tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi.

Capaja Polri Diminta Tak Gengsi Belajar dari Anggota Pangkat Lebih Rendah-Senior



REFORMASI-ID | Semarang, 10 Juli 2026 -  Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, mewakili Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, meminta kepada 282 calon perwira remaja (capaja) Polri untuk tak gengsi belajar. Baik itu belajar kepada anggota yang pangkatnya lebih rendah maupun senior di lapangan.

"Dalam pelaksanaan tugas, jangan pernah ragu untuk terus belajar dan bertanya kepada senior maupun anggota di lapangan. Meskipun saudara memiliki pangkat yang lebih tinggi, pengalaman dan pengetahuan mereka merupakan bekal yang sangat berharga," kata Komjen Dedi saat memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan ke-58 di Lapangan Bhayangkara, Kompleks Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), pada Jumat (10/7/2026). 

Ratusan capaja ini diminta membangun hubungan kerja yang saling menghormati, mendukung hingga saling menguatkan dengan rekan sekerja karena kolaborasi yang baik adalah kunci keberhasilan dalam pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.

"Saat berdinas nanti, saudara akan mengemban peran penting sebagai first line supervisor di satuan kewilayahan. Untuk itu, saya berharap para calon perwira remaja memiliki kemampuan komunikasi publik yang baik, kapasitas kepemimpinan dan manajerial yang kuat, sense of crisis yang tinggi sehingga mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat," tutur Komjen Dedi.

"Serta tampil sebagai pengendali operasional yang mampu memastikan setiap kebijakan terlaksana secara efektif hingga ke tingkat pelaksana," imbuh dia.

Mereka juga diharapkan menjadi perwira yang adaptif, menjunjung nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya, serta selalu mengutamakan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara. Dia mengingatkan tema Hari Bhayangkara ke-80 yakni 'Polri untuk Masyarakat'

"Tepat pada 1 Juli 2026, kita memperingati Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema 'Polri untuk Masyarakat'. Tema tersebut menegaskan komitmen nyata bahwa Polri akan terus hadir, semakin dekat, dan senantiasa memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat," ucap mantan Kadiv Humas Polri ini.

Di akhir amanatnya, Komjen Dedi menyampaikan harapan para senior Polri kepada ratusan capaja ini agar menjaga nama baik institusi hingga akhir pengabdian. "Jagalah nama baik keluarga, almamater, dan institusi Polri, serta jadikan Batalyon 58 Ksatriya Hawin Sarwahita sebagai keluarga yang solid, saling menguatkan, dan setia mengabdi sampai akhir pengabdi," pungkas dia.

Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri Tanamkan Kepedulian Sosial kepada Taruna Akpol Lewat Santunan Anak Yatim



REFORMASI-ID | Semarang, 10 Juli 2026 – Sebanyak 80 anak yatim dan dhuafa dari Yayasan Nurul Qur’an Penggaron Lor dan Yayasan Roudhul Qur’an Kauman Semarang, didampingi lima orang pendamping, menerima santunan dalam kegiatan Jumat Berkah yang diselenggarakan di Masjid As Syuhada Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jumat (10/7). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang dihadiri Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., bersama para pejabat Lemdiklat Polri, pejabat Akpol, serta ratusan taruna Akpol.

Usai melaksanakan Salat Jumat berjamaah, Wakapolri menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa di hadapan para taruna Akpol. Momentum tersebut menjadi teladan bahwa seorang anggota Polri tidak hanya dituntut profesional dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga memiliki empati, kepedulian sosial, serta kepekaan terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Dalam arahannya, Wakapolri mengajak para taruna menjadikan kepedulian sebagai bagian dari jati diri seorang Bhayangkara.

“Menjadi anggota Polri bukan hanya tentang menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan kasih sayang dan kepedulian. Menyantuni anak yatim dan membantu kaum dhuafa adalah bagian dari pengabdian yang harus dimulai dari keteladanan,” ujar Wakapolri.

Pembina Masjid As Syuhada Akpol Semarang, Rochmad, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas keteladanan yang ditunjukkan Wakapolri.

“Kami siap mendukung apa yang dilakukan Bapak Wakapolri dengan mengedepankan uswah atau keteladanan bagi jajaran di bawahnya melalui semangat berbagi kepada kaum dhuafa dan fakir miskin. Semoga kepedulian ini terus menjadi budaya di lingkungan Polri,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin Ustadz Rochmad Fauzi. Dalam doa tersebut dipanjatkan harapan agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah dan kebajikan, melimpahkan keberkahan kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa, serta senantiasa menjaga keamanan, persatuan, dan kesejahteraan bangsa Indonesia. Doa juga dipanjatkan bagi Presiden Republik Indonesia, Kapolri, Wakapolri, dan seluruh keluarga besar Polri agar diberikan kesehatan, kekuatan, dan petunjuk dalam menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Penerima santunan berasal dari Yayasan Nurul Qur’an Penggaron Lor beserta tiga orang pendamping serta Yayasan Roudhul Qur’an Kauman Semarang beserta dua orang pendamping, dengan total 80 penerima santunan dan lima orang pendamping.

Melalui kegiatan Jumat Berkah dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polri menegaskan komitmennya untuk tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada generasi penerus Polri. Keteladanan yang ditunjukkan pimpinan diharapkan menjadi budaya yang terus hidup dalam setiap pelaksanaan tugas pengabdian kepada masyarakat.

Pastikan Kendaraan Laik Jalan Masa Libur, Ditlantas Polda Lampung Intensifkan Ramp Check Bus


REFORMASI-ID | Lampung - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung mengintensifkan inspeksi keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan (ramp check) terhadap bus antarkota dan bus pariwisata selama masa libur sekolah 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan yang mengangkut penumpang memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

Ramp check dilaksanakan pada 6, 8, dan 10 Juli 2026 di tiga lokasi, yakni Gerbang Tol Kotabaru, Gerbang Tol Natar, dan Rest Area KM 20B Jalan Tol Terbanggi Besar–Bakauheni.

Dalam kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Lampung menggandeng Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Lampung, PT Jasa Raharja Cabang Lampung, pengelola badan usaha jalan tol (BUJT), serta personel Sat PJR Ditlantas Polda Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan, ramp check merupakan langkah preventif yang rutin dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya pada periode meningkatnya mobilitas masyarakat saat libur sekolah.

"Ramp check ini bertujuan memastikan kendaraan angkutan penumpang, khususnya bus AKAP, AKDP, dan bus pariwisata, memenuhi persyaratan kelaikan jalan sehingga perjalanan masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan selamat," kata Yuni, Jumat (10/7/2026).

Menurut dia, pemeriksaan tidak hanya menyasar kondisi fisik kendaraan, tetapi juga kelengkapan administrasi, seperti surat-surat kendaraan dan dokumen pendukung lainnya.

Selain pemeriksaan, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Lampung, Kombes Pol N. Dedy Arifianto menambahkan, petugas juga memberikan edukasi kepada para pengemudi agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, tidak mengemudi secara ugal-ugalan, serta tidak mengoperasikan kendaraan yang tidak memenuhi standar kelaikan jalan.

"Kami mengimbau seluruh pengemudi untuk mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keselamatan penumpang, serta memastikan kendaraan yang digunakan benar-benar dalam kondisi layak jalan sebelum beroperasi," ucap Dedy.

Selama pelaksanaan kegiatan, proses ramp check berlangsung lancar. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Ditlantas Polda Lampung membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan keselamatan transportasi jalan selama masa libur sekolah. (Hms/Mdn) 

Samsuro: Segala Upaya Kami Tempuh Untuk Antisipasi Kebakaran di TPA Burangkeng



REFORMASI-ID | Bekasi - Antisipasi kebakaran lahan di musim kemarau, Samsuro Mandiansyah Kepala UPTD TPA Burangkeng, berikan himbauan dan pelatihan upaya pencegahan kebakaran kepada seluruh staff dan sopir armada sampah. Jum'at, 10 Juli 2026.

Upaya yang dilakukan Samsuro berupa sosialisasi, pemasangan banner himbauan tidak membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan dititik-titik rawan kebakaran serta pelatihan pencegahan kebakaran kepada seluruh staff Pengelolaan Sampah Akhir (PSA) Burangkeng.

"Antisipasi musim kemarau yang rentan sekali dengan kebakaran, khususnya di zona pembuangan sampah, saya mewakili Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi berikan himbauan langsung kepada seluruh sopir truk sampah dan pengguna jalan serta lakukan pemasangan banner larangan membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan yang kami pasang dititik-titik rawan," ujarnya saat dikonfirmasi awak media.

Selain itu, jelasnya, kami juga bekerjasama dengan pemadam kebakaran Kabupaten Bekasi untuk menaruh alat pemadam kebakaran diarea TPA Burangkeng dan melatih cara pengoperasiannya kepada seluruh staff PSA Burangkeng.

"PSA Burangkeng sendiri menyiapkan dua truk tangki air dengan kapasitas masing-masing 5000 liter," tambahnya.

Bukan itu saja, seluruh staff setiap hari melakukan penyemprotan air disetiap zona-zona pembuangan sampah, agar zona tersebut selalu lembab dan tidak mudah terbakar.

"Segala upaya kami tempuh untuk mengantisipasi terjadinya musibah kebakaran diarea TPA Burangkeng, kami juga memohon dukungan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi untuk tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi sampah dari hulu dan tidak membakar sampah sembarangan," pungkasnya.

(Red)

Polri Bekali 282 Capaja Akpol Pemahaman Geopolitik Global dan Peran Strategis Menjaga Stabilitas Nasional



REFORMASI-ID | Semarang, 10 Juli 2026 -  Kepolisian Negara Republik Indonesia membekali 282 Calon Perwira Remaja (Capaja) Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan ke-58 dengan pemahaman mengenai dinamika geopolitik global, dampaknya terhadap Indonesia, serta peran strategis Polri dalam menjaga stabilitas nasional. 

Pembekalan tersebut disampaikan dalam Upacara Penutupan Pendidikan Taruna Akpol Angkatan ke-58 yang dipimpin Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. di Lapangan Bhayangkara Akpol, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (10/7).

Dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. yang dibacakan Wakapolri, ditegaskan bahwa para perwira muda harus memiliki wawasan strategis terhadap perkembangan lingkungan global yang semakin kompleks agar mampu menjalankan tugas kepolisian secara adaptif dan berorientasi pada kepentingan bangsa.

“Dinamika geopolitik saat ini berada dalam situasi yang penuh ketidakpastian. Konflik AS-Israel dengan Iran, perang Rusia-Ukraina, persaingan hegemoni antara Amerika Serikat dan China, serta ketegangan di kawasan Timur Tengah telah berdampak terhadap stabilitas keamanan global, rantai pasok, ketahanan pangan dan energi, hingga perekonomian dunia,” ujar Wakapolri saat membacakan amanat Kapolri.

Kapolri juga menjelaskan bahwa kondisi ketahanan pangan global masih berada pada kategori rapuh. Berdasarkan World Bank Food Security edisi Juni 2026, kenaikan harga pupuk global mencapai 35 persen, yang turut memberikan dampak terhadap perekonomian Indonesia.

“Dampak dinamika geopolitik global tersebut turut dirasakan oleh Indonesia. Kondisi ini tercermin dari pelemahan nilai tukar rupiah dan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan. Pada 8 Juni 2026, nilai tukar rupiah sempat melemah hingga Rp18.171 per dolar AS, sementara IHSG turun ke level 5.594,” lanjutnya.

Meski demikian, pemerintah dinilai berhasil menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui berbagai kebijakan fiskal dan moneter yang terukur. 

Selain itu, pemerintah terus memperkuat fondasi ekonomi melalui program-program strategis, seperti swasembada pangan dan energi, hilirisasi sektor prioritas, penguatan investasi, optimalisasi tata kelola ekspor komoditas unggulan melalui Danantara Sumberdaya Indonesia, serta peningkatan penggunaan produk dalam negeri.

Berkat langkah tersebut, ekonomi Indonesia tetap menunjukkan kinerja positif. Pada Triwulan I Tahun 2026, pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,61 persen, menjadi yang tertinggi kedua di antara negara-negara G20. Defisit APBN tetap terkendali di angka 0,76 persen terhadap PDB, inflasi terjaga pada level 3,34 persen, dan berdasarkan analisis JP Morgan, Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara yang paling tangguh menghadapi guncangan energi global.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Polri memiliki peran penting dalam mendukung kebijakan pemerintah melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Di antaranya pemanfaatan lahan untuk penanaman jagung, pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri, penyelenggaraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pelayanan kesehatan gratis, hingga pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi.

Selain itu, Polri terus memperkuat ketahanan energi nasional melalui penegakan hukum di sektor minyak dan gas, pertambangan, serta ketenagalistrikan, disertai pengamanan objek vital nasional dan distribusi energi. 

Upaya lainnya diwujudkan melalui perlindungan hak-hak pekerja melalui Desk Ketenagakerjaan Polri serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendirian SMA Kemala Taruna Bhayangkara.

“Seluruh upaya tersebut merupakan wujud dukungan Polri dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi, meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat, memperluas akses infrastruktur, serta mempersiapkan generasi muda yang unggul,” tutup Wakapolri saat membacakan amanat Kapolri.

Melalui pembekalan tersebut, diharapkan 282 perwira muda lulusan Akpol Angkatan ke-58 tidak hanya memiliki kompetensi teknis sebagai insan Bhayangkara, tetapi juga memahami tantangan strategis bangsa sehingga mampu menjadi pemimpin Polri yang profesional, adaptif, berintegritas, dan siap mengawal kepentingan nasional di tengah dinamika global.

Tutup Pendidikan 282 Capaja Polri, Wakapolri Sampaikan Pesan Kapolri



REFORMASI-ID | Semarang, 10 Juli 2026 - Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan ke-58. Komjen Dedi membacakan pesan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada 283 calon perwira remaja (capaja) yang telah merampungkan pendidikan selama tiga tahun, sejak 2023 hingga 2026.

"Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada 282 Capaja yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dengan baik. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan dedikasi selama menempuh pendidikan di Bumi Bhayangkara, Akademi Kepolisian," kata Komjen Dedi, membacakan amanat Jenderal Sigit, di Kompleks Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng) pada Jumat (10/7/2026).

Komjen Dedi lalu menyampaikan ucapan selamat dari pimpinan Polri kepada para capaja yang lulus dengan prestasi terbaik. Yakni mereka yang menyandang predikat Adhi Makayasa, Ati Tanggap, Ati Tanggon, Ati Trengginas, dan Srikandi Cendekia.

"Bagi yang meraih penghargaan, jangan berpuas diri. Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga
integritas dan kehormatan, serta mengharumkan
nama baik institusi," tutur Komjen Dedi.

Terakhir, Komjen Dedi juga menyampaikan pesan Kapolri kepada para capaja lainnya yang lulus namun belum mendapat predikat terbaik. Para capaja itu diminta tak berkecil hati lantaran kesempatan menunjukkan prestasi terbuka lebar sepanjang masa karier mereka kelak.

"Bagi yang belum memperoleh penghargaan, jangan berkecil hati. Ini baru awal perjalanan karier, dan kesempatan untuk menunjukkan pengabdian serta meraih prestasi terbaik masih terbuka lebar," ujar Komjen Dedi.

Diketahui nama batalyon taruna Akpol 2026 adalah Ksatriya Hawin Sarwahita. Mereka terdiri dari 249 pria dan 33 wanita.

‎Aktivis Kemanusiaan Richaed Mamuntu Terima Penghargaan Kapolres Bitung atas Kontribusi Menjaga Kamtibmas

 


‎REFORMASI-ID | BITUNG – Aktivis kemanusiaan dan tokoh pemuda Sulawesi Utara, Richaed Mamuntu, menerima Piagam Penghargaan dari Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H. sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kepedulian, dan kemitraannya dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Bitung.

‎Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian acara kenal pamit Kapolres Bitung yang berlangsung di Ruang S.H. Sarundajang, Kantor Wali Kota Bitung, Kamis (9/7/2026).

‎Piagam penghargaan diberikan atas dedikasi, kepedulian, serta kemitraan yang telah terjalin dengan Polres Bitung dalam mendukung terciptanya situasi Kamtibmas melalui partisipasi aktif pada berbagai kegiatan sosial, edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat di Kota Bitung.

‎Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus mempererat kolaborasi dalam mewujudkan Kota Bitung yang aman, damai, tertib, dan sejahtera.

‎Usai menerima penghargaan, Richaed Mamuntu sering disapa ichal menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada jajaran Polres Bitung, khususnya AKBP Albert Zai, atas kepercayaan yang diberikan.

‎"Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus amanah bagi saya untuk terus mengabdi kepada masyarakat. Saya meyakini bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat," ujar Ichal.

‎Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan hanya ditujukan kepada dirinya secara pribadi, melainkan menjadi bentuk penghargaan bagi seluruh relawan, komunitas, dan masyarakat yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

‎"Piagam penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh relawan, sahabat, komunitas, dan masyarakat yang selama ini berjalan bersama. Tanpa kebersamaan dan semangat gotong royong, penghargaan ini tidak akan pernah saya terima," katanya.

‎Ichal juga menyampaikan apresiasi kepada AKBP Albert Zai atas kepemimpinannya selama menjabat sebagai Kapolres Bitung.

‎"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H. atas dedikasi, keteladanan, dan kepemimpinan yang telah membangun sinergi positif antara Polri dan masyarakat. Beliau menunjukkan bahwa pendekatan humanis dan kolaboratif mampu memperkuat kepercayaan publik serta menjaga kondusivitas Kota Bitung," ungkapnya.

‎Menurut Ichal, sinergi antara kepolisian dan masyarakat harus terus diperkuat sebagai fondasi utama dalam menjaga keamanan daerah.

‎"Semoga semangat kolaborasi antara Polri dan masyarakat terus terjaga. Ketika semua pihak saling mendukung, saya yakin Kota Bitung akan semakin aman, damai, tertib, dan sejahtera," tuturnya.

‎Ia juga menyampaikan harapan kepada Kapolres Bitung yang baru agar dapat melanjutkan program-program positif yang telah dibangun.

‎"Saya mengucapkan selamat mengemban amanah kepada Kapolres Bitung yang baru. Semoga sinergi yang telah terbangun selama ini semakin diperkuat sehingga pelayanan kepada masyarakat terus meningkat dan situasi Kamtibmas di Kota Bitung tetap kondusif," pungkas Ichal.

Prajurit Lanal Lampung Dukung Gerakan Radin Inten Asri Melalui Aksi Bersih Pantai


REFORMASI-ID | LAMPUNG - TNI AL, Jala Wira Saburai. Prajurit Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung turut berpartisipasi dalam kegiatan Gerakan Radin Inten Asri dengan melaksanakan aksi bersih-bersih pantai di kawasan Radin Inten Beach, Pantai Pasir Putih, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan yang melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat ini bertujuan menjaga kebersihan kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan laut.

Komandan Lanal Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S.S., M.Tr.Opsla., CRMP. menyampaikan. Gerakan bersih pantai bukan hanya dilakukan hari ini, tetapi harus terus dilanjutkan. 

"Sebagai bagian dari budaya kita dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan," ujar Danlanal Lampung.

Menurutnya melalui kegiatan ini, Lanal Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pelestarian lingkungan Pesisir. 

"Dalam memperkuat sinergi dengan seluruh komponen masyarakat dalam mewujudkan laut yang bersih, sehat, dan lestari," Pungkasnya. (Mudian) 

Kuasa Hukum Korban Datangi Kompolnas Ajukan Pengawasan Kasus Dugaan Penculikan di Bogor, Terduga Otak Pelaku Belum Ditahan



Media Reformasi, Jakarta – Penanganan kasus dugaan penculikan yang terjadi di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, menuai sorotan. 

Kuasa hukum korban, yakni Handy SH, MH dan Ahmad Riduan,SH resmi mengajukan permohonan pengawasan kepada Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) atas proses penyidikan yang dilakukan Polres Bogor dan Polda Jawa Barat, pada 10 Kamis 10 Juli 2026.

Tim kuasa hukum dari Law Office Handy & Partner meminta Kompolnas mengawasi penanganan laporan polisi LP/B/1240/VI/2026/SPKT/Polres Bogor/Polda Jawa Barat agar proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi korban.

Menurut kuasa hukum, hingga saat ini polisi telah menangkap dua orang terduga pelaku. 


Namun, enam orang lainnya yang diduga terlibat, termasuk sosok yang disebut sebagai pihak yang diduga menjadi otak atau pelaku utama, belum dilakukan penangkapan maupun penahanan.


"Hal inilah yang menjadi salah satu dasar permohonan pengawasan kepada Kompolnas, karena klien kami menginginkan seluruh pihak yang diduga terlibat diproses sesuai hukum yang berlaku," demikian substansi surat tersebut.


Semetara itu, Ketua Harian Kompolnas , Arief Wicaksono mengatakan merasa prihatin dengan kondisi yang dialami korban dan akan menindaklanjuti dengan mengirimkan surat klarifikasi dan konfirmasi ke Polda Jawa Barat dan Irwasda.


"Sangat prihatin dengan kondisi ini dan akan segera mengirimkan Surat klarifikasi dan konfirmasi kepada Polda Jawa Barat," ujarnya singkat.

Dia juga menegaskan, sesuai  tupoksi Kompolnas sesuai amanah UU bahwa pihaknya tidak bisa mengintervensi kerja dan kinerja pihak penyidik dan proses penyidikan.

Pihak Kompolnas meminta kepada pihak pelapor untuk melengkapi kelengkapan administrasi dan laporan serta LP agar bisa ditindaklanjuti.

Kini publik menanti bagaimana tindak lanjut Kompolnas terhadap permohonan tersebut, sekaligus perkembangan penanganan laporan yang sedang diproses oleh Polres Bogor.


Kronologi Kejadian

Berdasarkan surat permohonan pengawasan yang diajukan kuasa hukum, kronologi peristiwa adalah sebagai berikut:

Sabtu, 31 Mei 2026, sekitar pukul 11.30 WIB, korban yang diketahui bernama Muhamad Rizki diduga menjadi korban penculikan.

Peristiwa terjadi di Pemancingan Pak Ujang, Kampung Tanah Beureum RT 01/02, Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Kuasa hukum menyebut korban diduga diculik oleh delapan orang dengan peran yang berbeda-beda.

Setelah laporan polisi dibuat, aparat kepolisian telah menangkap dua orang terduga pelaku dan melakukan penahanan terhadap keduanya.

Namun, menurut kuasa hukum, enam orang lainnya yang diduga turut terlibat, termasuk pihak yang diduga sebagai otak pelaku atau pelaku utama, hingga kini belum ditangkap maupun ditahan.

Sorotan Terhadap Dugaan Otak Pelaku


Kuasa hukum menilai belum ditahannya pihak yang diduga sebagai otak pelaku menjadi perhatian serius karena dikhawatirkan dapat menghambat upaya penegakan hukum dan rasa keadilan bagi korban.


Atas dasar itu, mereka meminta Kompolnas melakukan pengawasan terhadap proses penyidikan agar seluruh pihak yang diduga memiliki peran dalam perkara tersebut diproses berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.


Selain mengajukan permohonan ke Kompolnas, kuasa hukum juga melampirkan sejumlah dokumen pendukung, antara lain kronologi kejadian, salinan laporan polisi, fotokopi surat kuasa, dan dokumen lain yang berkaitan dengan perkara.


Menunggu Langkah Aparat


Hingga surat permohonan tersebut diajukan, proses penyidikan perkara masih berlangsung. Kuasa hukum berharap pengawasan dari Kompolnas dapat mendorong penanganan perkara berjalan secara objektif, profesional, serta memberikan kepastian hukum bagi korban.

Sementara itu, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait alasan belum dilakukannya penangkapan terhadap pihak-pihak lain yang menurut kuasa hukum diduga terlibat dalam perkara tersebut. Karena itu, perkembangan penyidikan masih menjadi perhatian publik dan diharapkan segera memperoleh kejelasan.


Pastikan Keandalan Listrik NTB, Ditpamobvit Baharkam Polri Klarifikasi Sistem Keamanan Jaringan SCADA dan GI PLN



REFORMASI-ID | Mataram -  Tim Klarifikasi Korps Sabhara (Korsabhara) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri terus bergerak aktif dalam memastikan sistem keamanan pada Objek Vital Nasional (Obvitnas) berjalan optimal. Memasuki hari kedua peninjauan, Kamis (9/7/2026), 

Tim Baharkam Polri melaksanakan audit menyeluruh dan klarifikasi lapangan terhadap implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) pada sejumlah infrastruktur kelistrikan kritikal milik PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Barat (NTB).

Rangkaian kegiatan klarifikasi yang berlangsung maraton dari pukul 08.00 hingga 18.00 WITA ini dipusatkan di Ruang Rapat Narmada RCC, DCC, dan Server SCADA Lombok, serta Gardu Induk (GI) Ampenan. Fokus utama pemeriksaan hari kedua ini diarahkan pada wawancara mendalam serta pemeriksaan dokumen pemenuhan standar Elemen II dan Elemen III dari Sistem Manajemen Pengamanan.

Ketua Tim Klarifikasi, Kombes Pol. Yuli Kurnianto, S.I.K., menegaskan bahwa pengecekan dokumen dan wawancara ini sangat penting untuk mengukur kesiapan, pola pengamanan, serta manajemen risiko yang diterapkan oleh pihak PLN dalam menjaga aset strategis negara. Infrastruktur seperti Regional Control Center (RCC), 

Distribution Control Center (DCC), Server SCADA, dan Gardu Induk merupakan jantung utama dari sistem distribusi kelistrikan yang melayani hajat hidup masyarakat di wilayah Lombok dan Nusa Tenggara Barat secara umum.

Proses klarifikasi ini dihadiri langsung oleh jajaran internal kepolisian dan manajemen eksternal PT PLN. Tim internal Baharkam Polri dipimpin langsung oleh KBP Yuli Kurnianto, S.I.K., didampingi Kompol Winne Widiana, Ipda Taruli Napitupulu, Drs. Tavip Yulianto, S.H., M.H., M.Si., Yudha Varian, S.I.Kom., Ir. Mohammad Zari, M.M., serta R Lucky Sulaksana, S.H., M.H.

Sementara dari pihak eksternal, hadir para pimpinan kunci PLN wilayah NTB untuk mengawal jalannya kegiatan, di antaranya Manager UPT Mataram Anung Hermawan, Manager UP2D NTB Faris Fitrianto, Manager UP2B NTB Fachreza, dan Manager K3L dan Keamanan Dian Fitri Harmoko.

Berdasarkan evaluasi akhir di hari kedua, seluruh rangkaian kegiatan klarifikasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Implementasi SMP pada unit-unit strategis PLN UIW NTB terkonfirmasi terlaksana dengan baik sesuai dengan rencana kegiatan (Rengiat) yang telah dijadwalkan sebelumnya. 

Sinergi yang solid antara jajaran Polri dan manajemen PLN diharapkan dapat terus memperkokoh perlindungan objek vital nasional dari berbagai potensi gangguan keamanan.