Media Reformasi Indonesia (MRI)

20 Februari 2026

Polri Terbitkan Direktif dan Bentuk Satgas ASRI untuk Pastikan Program Presiden Berjalan Optimal



REFORMASI-ID | Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) dengan menerbitkan direktif melalui Surat Telegram Kapolri serta membentuk Satuan Tugas (Satgas) ASRI Polri. Langkah ini dilakukan untuk memastikan program Presiden Republik Indonesia terlaksana secara konsisten dan berkelanjutan dari tingkat Mabes Polri hingga Polsek.

Direktif tersebut ditujukan kepada seluruh jajaran Polri, mulai dari Polsek, Polres, Polresta, Polrestabes, Polda, hingga Mabes Polri, dan memuat sejumlah poin yang wajib dilaksanakan guna mendukung implementasi Gerakan Indonesia ASRI secara menyeluruh, terstruktur, dan berkesinambungan. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar pada 2 Februari 2026.

Sebagai bentuk penguatan pelaksanaan di lapangan, Kapolri menunjuk Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., S.I.K., M.H., selaku Kepala Korps Pembinaan Masyarakat (Kakorbinmas) Polri sebagai Ketua Satgas ASRI Polri. Satgas ini bertugas mengoordinasikan, mengendalikan, serta mengawasi pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI agar berjalan efektif, seragam, dan berjenjang di seluruh satuan kewilayahan.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menjelaskan bahwa Gerakan Nasional Indonesia ASRI di lingkungan Polri bukan sekadar kegiatan kebersihan, melainkan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang tertib, sehat, dan profesional, sekaligus menghadirkan keteladanan institusi di tengah masyarakat.

“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berkewajiban memberi contoh. Lingkungan kerja yang aman, sehat, bersih, dan indah mencerminkan kedisiplinan serta kesungguhan Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kadivhumas.

Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI di tubuh Polri berlandaskan pada berbagai regulasi dan kebijakan strategis, antara lain Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri, Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2017 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Polri Nomor 4 Tahun 2025, Surat Menteri Lingkungan Hidup tanggal 6 Februari 2026, taklimat Presiden RI pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2 Februari 2026, serta arahan Kapolri pada pembukaan Rapat Pimpinan (Rapim) Polri tanggal 10 Februari 2026.

Berdasarkan landasan tersebut, seluruh Kapolda, Kapolrestabes, Kapolresta, Kapolres, hingga Kapolsek diminta untuk mengambil langkah-langkah strategis, termasuk menyusun dan menetapkan kebijakan internal yang mendukung pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI secara konsisten.

Gerakan Indonesia ASRI mencakup empat fokus utama, yaitu Aman (keamanan lingkungan dan ketertiban ruang publik), Sehat (kualitas lingkungan yang mendukung kesehatan), Resik (kebersihan dan pengelolaan lingkungan secara terintegrasi), serta Indah (estetika dan kenyamanan ruang publik).

Sebagai bentuk implementasi konkret, Polri melaksanakan sejumlah kegiatan rutin. Setiap hari kerja, seluruh personel mengikuti kegiatan “Satu Jam Awal Resik”, yakni satu jam sebelum tugas operasional dimulai untuk membersihkan dan menata ruang kerja masing-masing. Selain itu, Polri juga melaksanakan “Korve Mako Terpadu” secara mingguan yang menyasar kebersihan halaman perkantoran, perumahan dinas atau asrama, drainase, hingga penataan instalasi kabel dan lingkungan sekitar.

Tidak hanya berfokus pada internal, Polri juga menggelar kegiatan periodik “Polri Peduli Lingkungan” secara bulanan dengan menyasar fasilitas umum, baik internal maupun eksternal, seperti taman, rumah ibadah, dan ruang publik. Kegiatan ini melibatkan tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta warga sekitar sebagai bentuk penguatan kemitraan Polri dengan masyarakat.

Untuk memperkuat pesan gerakan, Polri melakukan branding dan visualisasi Gerakan Indonesia ASRI melalui media digital, dengan menayangkan poster dan materi kampanye melalui media sosial, videotron, serta sarana informasi lainnya tanpa mencetak fisik, tetap menyesuaikan kearifan lokal dan menampilkan identitas ASRI.

Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa seluruh jajaran Polri wajib melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan secara berjenjang atas pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI.

“Gerakan Nasional Indonesia ASRI di lingkungan Polri merupakan langkah nyata mendukung program pemerintah, sekaligus memperkuat kepercayaan publik melalui keteladanan, kedisiplinan, dan pelayanan yang humanis,” pungkasnya.

Perkuat Keamanan Aset Negara, Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Pimpin Diskusi Strategis Pengamanan di Bank Indonesia



REFORMASI-ID | Jakarta - Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Suhendri, S.I.K., M.P.Sdm., mewakili Kabaharkam Polri, hadir sebagai narasumber utama dalam Forum Group Discussion (FGD) bersama jajaran pejabat Bank Indonesia (BI) di Ruang DLAF Gedung BI Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (20/2/2026).

Diskusi strategis ini difokuskan pada peningkatan sistem pengamanan dan pemulihan aset melalui implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) yang komprehensif. Dalam paparannya, Brigjen Pol. Suhendri menekankan pentingnya sinergi antara regulasi negara dengan operasional di lapangan untuk menjaga stabilitas objek vital.

"Kolaborasi antara Polri dan Bank Indonesia adalah langkah krusial untuk memastikan bahwa instrumen keuangan negara tetap terjaga. Melalui implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) yang sesuai dengan Perpol Nomor 7 Tahun 2019, kita tidak hanya mengamankan fisik gedung, tetapi juga menjaga marwah dan stabilitas ekonomi nasional dari segala potensi gangguan," tegas Brigjen Pol. Suhendri.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa pola pengamanan saat ini harus lebih adaptif terhadap dinamika ancaman, baik dari internal maupun eksternal.

"Kita harus bergeser dari pola pengamanan konvensional menuju pengamanan berbasis Analisa Risiko (Risk Assessment). Dengan menetapkan aset strategis BI sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas) sebagaimana diatur dalam Keppres Nomor 63 Tahun 2004, kita memiliki payung hukum yang kuat untuk melakukan tindakan preventif yang lebih efektif dan terukur, termasuk pemanfaatan aturan UU No. 9 Tahun 1998 terkait lokasi yang dikecualikan dari aksi unjuk rasa," tambahnya.

Selain aspek teknis pengamanan, aspek transparansi dan profesionalisme personel juga menjadi poin utama. Brigjen Pol. Suhendri memastikan bahwa seluruh dukungan perbantuan operasional dilakukan dengan tata kelola yang bersih.

"Setiap pelibatan personel Polri dalam pengamanan maupun pengawalan di jajaran BI kini dikelola melalui mekanisme PNBP. Hal ini menjamin profesionalisme anggota di lapangan serta memastikan bahwa seluruh dukungan perbantuan dari Baharkam Polri berjalan secara transparan dan akuntabel sesuai regulasi yang berlaku," jelasnya di hadapan jajaran pimpinan Bank Indonesia.

Kegiatan FGD ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Bank Indonesia, di antaranya Suti Masniari Nasution (Kepala Group Layanan dan Fasilitas), Sari Nadia (Kepala Group Pengaturan dan Perencanaan serta Pemeliharaan Aset), Beny Hari Gunawan (Kepala Divisi Kelompok Pengaturan dan Perencanaan Aset Umum), serta Mukorobin (Kepala Divisi Pengamanan Penyelamatan dan Manajemen Intern).

Melalui sinergi ini, diharapkan Bank Indonesia dapat membangun sistem pengamanan yang mandiri, tangguh, dan terintegrasi dengan standar Kepolisian Republik Indonesia guna menjamin keamanan aset negara secara berkelanjutan.

Wujudkan Keamanan, Detasemen Perintis Jaga Kondusivitas Wilayah Jakarta Timur dengan Patroli Rutin



REFORMASI-ID | Jakarta - Personel Detasemen Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan patroli rutin dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mengantisipasi tindak kriminalitas di wilayah Jakarta Timur, Kamis (19/2/2026). 

Kegiatan tersebut melibatkan 12 personel dan menyasar sejumlah titik rawan, di antaranya kawasan Cawang, Otista, dan Matraman.

Patroli diawali dengan apel pemberangkatan di Mako Detasemen Perintis sebagai bentuk kesiapan personel sebelum turun ke lapangan. 

Kaden Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri Kombes Pol Kade Budiyarta, S.I.K, Menyampaikan Kegiatan ini difokuskan pada upaya preventif guna memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan situasi tetap kondusif. Di kawasan Cawang, personel melakukan pemantauan di area flyover dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu waspada serta menjaga barang bawaan guna mencegah terjadinya tindak kejahatan. 

Situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali. Selanjutnya di wilayah Otista, petugas melakukan penertiban serta pengaturan lalu lintas. Personel memberikan teguran kepada pengendara yang melawan arus karena berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Selain itu, petugas juga menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan dan mengganggu arus lalu lintas. Ujar Kaden Perintis. 

Patroli kemudian dilanjutkan ke kawasan Matraman. Di sekitar Stasiun Matraman, personel berkoordinasi dengan petugas keamanan setempat serta memberikan imbauan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan. Kehadiran polisi disambut baik oleh petugas maupun masyarakat sekitar. Secara umum, kegiatan patroli rutin berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. 

Kade Budiyarta dalam mengakhiri Kegiatan patrolinya menyatakan bahwa Tidak ditemukan kejadian menonjol selain masih ditemukannya pengendara yang melawan arus. Kehadiran personel Detasemen Perintis mendapatkan respons positif dari masyarakat yang merasa lebih aman dan nyaman.

Warga juga memberikan masukan agar patroli terus ditingkatkan, khususnya pada malam hari, guna meminimalisir potensi kerawanan dan menciptakan situasi yang semakin kondusif di wilayah Jakarta Timur.

Diduga Jadi Sarana Distribusi Timah Ilegal, Kapal di Bangka Selatan Diamankan Bareskrim Polri



REFORMASI-ID | Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri terus mendalami kasus dugaan penyelundupan pasir timah ilegal ke Malaysia. Dalam pengembangan terbaru, penyidik menyita satu unit kapal berikut mesin tempel yang diduga digunakan sebagai sarana pengangkutan pasir timah dari wilayah Bangka Selatan.

Penyitaan dilakukan di kawasan Dermaga Kubu, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Kapal tersebut diduga berperan sebagai alat angkut awal yang membawa pasir timah dari daratan menuju titik temu di tengah laut, sebelum kemudian dipindahkan ke kapal lain berkapasitas lebih besar untuk diberangkatkan ke Malaysia.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol Irhamni, menegaskan bahwa penyitaan ini merupakan hasil pengembangan dari perkara penyelundupan pasir timah seberat 7,5 ton yang sebelumnya terungkap.

“Kapal ini merupakan barang bukti baru hasil pengembangan penyidikan. Fungsinya sebagai sarana pengangkut dari darat ke tengah laut, kemudian muatan dipindahkan ke kapal lain untuk diberangkatkan ke Malaysia,” jelas Brigjen Pol Irhamni.

Kasus ini berawal dari pengungkapan penyelundupan pasir timah sebanyak 7,5 ton yang dikirim secara ilegal ke Malaysia pada 13 Oktober 2025. Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 11 anak buah kapal (ABK) diamankan oleh otoritas maritim Malaysia karena menggunakan perahu fiberglass tanpa nomor registrasi serta tidak dilengkapi dokumen perjalanan maupun dokumen muatan.

Kesebelas ABK tersebut kemudian dipulangkan ke Indonesia melalui Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center pada 29 Januari 2026.

Selain kapal dan mesin tempel, penyidik juga telah mengamankan sejumlah barang bukti lain, termasuk pasir timah seberat 50 kilogram yang sebelumnya disisihkan oleh otoritas Malaysia. Meski demikian, total muatan yang berhasil diselundupkan dalam satu kali pengiriman mencapai 7,5 ton.

“Barang bukti yang disisihkan sebanyak 50 kilogram, namun dalam sekali pengiriman jumlahnya mencapai 7,5 ton,” ujar Brigjen Pol Irhamni.

Penyidik juga menyita sejumlah alat komunikasi yang digunakan para pelaku. Barang bukti tersebut saat ini masih dianalisis guna menelusuri jaringan serta mengungkap aktor utama yang diduga berada di wilayah Kabupaten Bangka Selatan.

Polri menegaskan komitmennya untuk terus mengusut tuntas praktik perdagangan timah ilegal lintas negara dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

19 Februari 2026

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 17,29 Kg Sabu di Bakauheni, Disimpan dalam Ban Serep




REFORMASI-ID | Lampung  – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung kembali mengungkap peredaran gelap narkotika. Seberat 17,29 kilogram sabu hendak diselundupkan berhasil digagalkan di Exit Tol Bakauheni, Lampung Selatan, Selasa (17/2/2026) dini hari.  

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, aparat kepolisian mengamankan seorang pria berinisial MA (25), warga Lumajang, Jawa Timur, yang berperan sebagai kurir dalam pengungkapan kasus tersebut. 

"Penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif selama satu minggu, setelah menerima informasi dari masyarakat pada 10 Februari lalu mengenai adanya kendaraan yang membawa narkotika dalam jumlah besar dari arah Sumatera Selatan," ujarnya. 

Kata Yuni, Tim Opsnal Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Lampung awalnya memantau kendaraan target, yakni Honda CRV putih dengan nomor polisi A 1724 UO melintas di wilayah hukum Lampung Selatan, Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 04.50 WIB.

Setelah dilakukan pembuntutan, petugas kemudian pencegahan dan pemeriksaan terhadap kendaraan mobil pribadi tersebut di Exit Tol Bakauheni sekitar pukul 05.10 WIB.  

"Setelah dilakukan penggeledahan mendalam, tim menemukan 17 bungkus plastik merek 'Very Delicious' berisi sabu yang disembunyikan di dalam ban serep kendaraan tersebut," jelasnya.  

Selain sabu seberat 17,29 kg, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lainnya, di antaranya: Satu unit mobil Honda CRV putih No. Pol A 1724 UO, satu ban serep yang digunakan untuk menyembunyikan narkoba, satu ponsel merek Redmi 13C.  

Berdasarkan pemeriksaan awal, tersangka MA mengaku dijanjikan upah sebesar Rp170.000.000 untuk membawa barang haram tersebut dari Sumatera Selatan menuju Pulau Jawa. 

"Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup," tegasnya. 

Lebih lanjut keberhasilan pengungkapan ini diperkirakan memiliki nilai ekonomis mencapai Rp25,5 miliar dan menyelamatkan kurang lebih 68.000 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika. 

"Saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolda Lampung, guna proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut untuk memutus rantai jaringan di atasnya," tandas mantan Kapolres Metro tersebut. (Hms/Mdn)

Tegas Jaga Kamtibmas, Patroli Subuh Polsek Tanjung Karang Barat Temukan Anak Telantar yang Ingin Sekolah

Foto istimewa 



REFORMASI-ID | Lampung – Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus ditunjukkan jajaran Polsek Tanjung Karang Barat melalui patroli subuh yang digelar secara intensif di sejumlah titik rawan. Kamis (19/2/2026)

Patroli yang dipimpin langsung Kapolsek Tanjung Karang Barat, AKP Ono Karyono, dilaksanakan usai salat Subuh dengan menyasar lokasi yang berpotensi terjadi gangguan keamanan. Saat menyisir Jalan Agus Salim, Kelurahan Kelapa Tiga, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, petugas mendapati sekelompok remaja tengah nongkrong dan menyalakan petasan di area masjid.

Tanpa kompromi, petugas langsung mengambil langkah tegas dan terukur dengan membubarkan aktivitas tersebut secara humanis. Para remaja diberikan pembinaan serta peringatan keras agar tidak mengulangi perbuatannya, mengingat penggunaan petasan di lingkungan tempat ibadah berpotensi membahayakan dan mengganggu ketertiban umum.

Namun di balik patroli penertiban tersebut, petugas juga menemukan sisi lain yang menyentuh. Saat berkeliling wilayah, anggota patroli bertemu seorang anak telantar bernama Aka, warga Kaliawi, yang saat ini tinggal bersama neneknya. Kedua orang tuanya diketahui bekerja sebagai TKI di Singapura.

Dalam perbincangan dengan petugas, Aka mengungkapkan keinginannya untuk bisa kembali bersekolah seperti anak-anak seusianya. Dengan penuh harap, ia menyampaikan cita-citanya dan berharap ada perhatian dari Pemerintah Kota Bandar Lampung, khususnya Wali Kota.

"Agar dapat membantu mewujudkan impian saya mengenyam pendidikan yang layak," ungkap Aka.

Kapolsek Tanjung Karang Barat, AKP Ono Karyono, menegaskan bahwa patroli subuh bukan hanya sebatas menjaga kamtibmas, tetapi juga menjadi sarana mendengar langsung kondisi sosial masyarakat.

“Patroli ini adalah bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Selain mencegah gangguan keamanan, kami juga berupaya peka terhadap kondisi sosial warga yang membutuhkan perhatian. Kami berharap ada solusi terbaik agar anak tersebut bisa mendapatkan hak pendidikannya,” ujarnya.

Ke depan, Polsek Tanjung Karang Barat memastikan patroli rutin akan terus ditingkatkan, tidak hanya untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, tetapi juga sebagai wujud kepedulian terhadap persoalan sosial yang ditemui di lapangan. (*)

Kepala Desa (Keuchik) Gampong Blang : Apresiasi Mahasiswa STIK Angkatan 83 Bantu warga Aceh 70 Ekor Sapi



REFORMASI-ID | Aceh - Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) angkatan 83 menyalurkan bantuan sebanyak 70 puluh ekor sapi kepada warga Aceh yang terdampak bencana. Bantuan itu diperuntukkan tradisi meugang. Penyerahan secara simbolis dilakukan di Gampong Blang, Langsa Kota, Aceh. Rabu, 18/2/2026

Puluhan ekor sapi yang diserahkan akan didistribusikan ke beberapa desa di wilayah Aceh yang terdampak bencana, agar masyarakat tetap dapat melaksanakan tradisi meugang menjelang Ramadhan.

Untuk diketahui, tradisi meugang merupakan budaya turun-temurun masyarakat Aceh yang dilaksanakan menjelang Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha. Aksi sosial ini bentuk kepedulian untuk masyarakat.

Keuchik (Kepala Desa) Gampong Blang, Junaidi, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

"Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang sedang berjuang bangkit dari bencana. Mereka tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga memberikan harapan dan semangat bagi kami," katanya dengan penuh haru.

Sementara itu, salah seorang warga korban bencana, Ibu Salmah (52), mengungkapkan kegembiraannya. Dia senang tetap bisa merayakan tradisi meugang di tengah keterbatasan.

"Alhamdulillah, kami masih bisa merasakan tradisi meugang tahun ini berkat bantuan dari mahasiswa STIK. Semoga Allah membalas kebaikan mereka semua," ucapnya sambil menahan air mata.

Mahasiswa STIK Salurkan 70 Ekor Sapi, Tradisional Meugang bagi warga Aceh terdampak bencana



REFORMASI-ID | Aceh - Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) angkatan 83 menyalurkan bantuan sebanyak 70 puluh ekor sapi kepada warga Aceh yang terdampak bencana. Bantuan itu diperuntukkan tradisi meugang. Penyerahan secara simbolis dilakukan di Gampong Blang, Langsa Kota, Aceh. Rabu, 18/2/2026

Puluhan ekor sapi yang diserahkan akan didistribusikan ke beberapa desa di wilayah Aceh yang terdampak bencana, agar masyarakat tetap dapat melaksanakan tradisi meugang menjelang Ramadhan.

Untuk diketahui, tradisi meugang merupakan budaya turun-temurun masyarakat Aceh yang dilaksanakan menjelang Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha. Aksi sosial ini bentuk kepedulian untuk masyarakat.

Keuchik (Kepala Desa) Gampong Blang, Junaidi, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

"Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang sedang berjuang bangkit dari bencana. Mereka tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga memberikan harapan dan semangat bagi kami," katanya dengan penuh haru.

Sementara itu, salah seorang warga korban bencana, Ibu Salmah (52), mengungkapkan kegembiraannya. Dia senang tetap bisa merayakan tradisi meugang di tengah keterbatasan.

"Alhamdulillah, kami masih bisa merasakan tradisi meugang tahun ini berkat bantuan dari mahasiswa STIK. Semoga Allah membalas kebaikan mereka semua," ucapnya sambil menahan air mata.

Sumpah di Ujung Timur

Pelantikan lima pejabat Eselon IV Kejaksaan Negeri Pulau Taliabu, Rabu (18/02/2026) 


Rabu pagi itu, aula Kejaksaan Negeri Pulau Taliabu tidak terlalu luas. Tapi suasananya terasa lapang. Ada harapan yang digelar seperti karpet merah—meski lantainya tetap keramik biasa.

Di ujung timur Indonesia, di sebuah kabupaten kepulauan yang tak selalu disebut dalam berita nasional, lima orang berdiri tegak. Tangan kanan terangkat. Sumpah jabatan diucapkan dengan suara yang tak keras, tapi cukup untuk menggema di hati masing-masing.

Yang memimpin adalah Kepala Kejaksaan Negeri Pulau Taliabu, Yoki Adrianus. Wajahnya tenang. Suaranya terukur. Ia tahu, pelantikan seperti ini bukan sekadar rutinitas birokrasi. Di daerah kecil, satu pejabat bisa menentukan arah kepercayaan publik.

“Jalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, berintegritas tinggi, dan berkomitmen,” pesannya.

Kalimat itu sederhana. Hampir klise. Tapi di ruang penegakan hukum, tiga kata—amanah, integritas, komitmen—sering kali lebih mahal daripada gedung megah.

*

Pulau Taliabu bukan Jakarta. Tidak ada sorotan kamera televisi nasional. Tidak ada tekanan opini media sosial yang tiap menit menghakimi. Tapi justru di tempat seperti inilah hukum diuji dengan cara yang lebih sunyi.

Sunyi—karena pelanggaran bisa terjadi tanpa banyak saksi. Sunyi—karena godaan bisa datang lewat jalur kekeluargaan. Di daerah kecil, semua orang saling kenal. Semua perkara bisa bersinggungan dengan hubungan sosial.

Maka rotasi dan pelantikan pejabat Eselon IV itu bukan sekadar mutasi administrasi. Itu adalah upaya menyegarkan urat nadi institusi.

Arianto Yudo Atmodjo kini menjabat Kepala Subbagian Pembinaan. Fauzan El Amin mengemban amanah sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus. Muhammad Irham Roihan memegang kendali Tindak Pidana Umum. Deswandi Ahda bertugas di Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti. Joshua Simorangkir mengisi posisi Perdata dan Tata Usaha Negara.

Nama-nama itu mungkin belum dikenal publik luas. Tapi jabatan mereka menyentuh banyak sisi kehidupan: perkara korupsi, sengketa perdata, konflik tata usaha negara, hingga pengelolaan barang bukti.

Barang bukti—sering kali dianggap sekadar formalitas—padahal di sanalah integritas diuji. Aset sitaan bukan hanya angka. Ia adalah simbol keadilan yang harus dikembalikan kepada negara.

*

Kajari Yoki tahu betul: profesionalisme tidak lahir dari sumpah saja. Ia dibangun dari kebiasaan kecil—datang tepat waktu, membaca berkas dengan teliti, menolak intervensi halus yang dibungkus basa-basi.

Ia juga menyadari, kepercayaan masyarakat terhadap penegak hukum bukan sesuatu yang otomatis. Ia harus dirawat.

Di wilayah hukum seperti Pulau Taliabu, satu perkara bisa menjadi pembicaraan seluruh kabupaten. Satu kesalahan prosedur bisa menjadi luka panjang. Karena itu, transparansi bukan lagi pilihan. Ia keharusan.

“Kita harus mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan,” katanya.

Profesional berarti bekerja sesuai aturan. Transparan berarti siap diawasi. Berkeadilan berarti tidak memihak—bahkan ketika yang diperiksa adalah orang yang dikenal.

*

Pelantikan selesai. Tangan-tangan disalami. Foto bersama diambil. Seragam cokelat berdiri rapi dalam satu bingkai.

Tapi sesungguhnya, pekerjaan baru saja dimulai.

Di meja-meja kerja mereka nanti, akan ada berkas-berkas perkara. Akan ada laporan masyarakat. Akan ada tekanan—kadang halus, kadang terang-terangan.

Di situlah sumpah diuji.

Di pulau yang jauh dari hiruk-pikuk ibu kota, lima pejabat baru itu kini memikul harapan sederhana: hukum tetap tegak, tanpa perlu berteriak.

Karena di ujung timur ini, keadilan tidak membutuhkan panggung besar. Ia hanya membutuhkan orang-orang yang berani berdiri lurus.


Mahar Prastowo
Anggota Dewan Redaksi Media Reformasi Indonesia (MRI).

18 Februari 2026

Perkuat Keamanan Wilayah, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Intensifkan Patroli Dialogis



REFORMASI-ID| Depok - Personel Subden C Detasemen Perintis Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri kembali memperkuat komitmen menjaga kondusivitas wilayah melalui aksi nyata di lapangan. Pada Rabu (18/02/2026)

Tim gabungan mengerahkan personel untuk melaksanakan patroli dialogis dan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis demi menjamin keamanan serta kenyamanan masyarakat.

Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB ini menyasar pusat keramaian dan area publik, di antaranya kawasan Jalan Cileungsi dan Pangkalan Ojek Nagrak. 

Dengan mengedepankan pendekatan humanis, petugas melakukan patroli jalan kaki serta menggunakan kendaraan roda dua untuk berinteraksi langsung dengan warga setempat.

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. M. Ngajib, S.I.K., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan langkah preventif untuk membangun sistem deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

"Kami tidak hanya sekadar berpatroli, tetapi membangun komunikasi dua arah. 

Dengan mendengarkan langsung keluhan dan laporan warga di lapangan, kami dapat memetakan potensi kerawanan secara lebih akurat. Kami ingin masyarakat merasa tenang karena Polri selalu hadir mengawal aktivitas mereka," ujar Brigjen Pol. M. Ngajib.

Selain fokus pada aspek keamanan, personel juga dikerahkan secara masif untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas. Sebanyak lima titik rawan kemacetan menjadi prioritas penjagaan, meliputi Simpang PAL, Simpang Gunadarma, Simpang UI, Simpang Leuwinanggung, hingga Simpang Cikeas.

Brigjen Pol. M. Ngajib menambahkan bahwa kesiapsiagaan personel di titik-titik tersebut adalah kunci utama dalam memberikan pelayanan prima dan mencegah terjadinya kemacetan panjang yang dapat menghambat produktivitas warga.

"Personel di lapangan diinstruksikan untuk sigap membantu warga, baik yang mengalami kendala kendaraan maupun memberikan edukasi tertib berlalu lintas. 

Berdasarkan pantauan hari ini, arus lalu lintas di jalur-jalur utama terpantau ramai lancar dan terkendali," imbuhnya.
Melalui intensitas patroli dan pengaturan lalu lintas ini, diharapkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin erat. 

Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang stabil, tertib, dan kondusif sesuai dengan harapan masyarakat luas.

Tingkatkan Rasa Aman, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Intensifkan Patroli Dialogis dan Pengaturan Lalu Lintas



REFORMASI-ID | Depok - Personel Subden C Detasemen Perintis Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui aksi nyata di lapangan. Pada Rabu (18/02/2026)

Tim gabungan melaksanakan patroli dialogis dan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis guna menjamin keamanan serta kenyamanan masyarakat.

Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB ini menyasar area publik seperti Jalan Cileungsi dan Pangkalan Ojek Nagrak. Petugas melakukan pendekatan humanis dengan berpatroli jalan kaki dan menggunakan kendaraan roda dua untuk berinteraksi langsung dengan warga.

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol M. Ngajib S.I.K dalam keterangannya menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bertujuan untuk membangun sistem deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

"Kami tidak hanya sekadar berpatroli, tetapi membangun komunikasi dua arah. Dengan mendengarkan langsung keluhan dan laporan warga di lapangan, kami dapat memetakan potensi kerawanan secara lebih akurat. Kami ingin masyarakat merasa tenang karena Polri selalu hadir mengawal aktivitas mereka," ujar Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri.Brigjen Pol M. Ngajib S.I.K

Selain aspek keamanan, personel juga dikerahkan secara masif untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di lima titik rawan kepadatan, meliputi Simpang PAL, Simpang Gunadarma, Simpang UI, Simpang Leuwinanggung, hingga Simpang Cikeas.

Beliau menambahkan bahwa kesiapsiagaan personel di titik-titik tersebut merupakan kunci utama dalam mencegah kemacetan panjang.

"Fokus kami adalah pelayanan prima. Personel di lapangan diinstruksikan untuk sigap membantu warga, baik yang mengalami kendala di jalan maupun dalam memberikan edukasi tertib berlalu lintas. Hasil pemantauan hari ini, arus lalu lintas di jalur-jalur utama terpantau ramai lancar tanpa kendala berarti," imbuhnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin erat, sehingga tercipta situasi Kamtibmas yang stabil dan tertib sesuai dengan harapan bersama.

PERADI Tangerang Gelar Diskusi Publik, Bahas KUHP dan KUHAP Baru Dalam Perspektif APH-Advokat



REFORMASI-ID | Serang - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Tangerang menggelar diskusi publik di Aston Hotel Serang, Rabu (18/2/2026).

Diskusi tersebut membahas dua kitab hukum, yakni KUHP dan KUHAP Baru dalam agar perspektif aparat penegak hukum dan Advokat. 

Acara dibuka langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki dan dihadiri para advokat serta jajaran personil Polda Banten. 

Dalam sambutannya, Irjen Hengki menyambut baik diskusi tersebut. Ia bilang, pembaruan dalam kedua kitab hukum positif itu membawa paradigma baru.

"Pembaruan ini membawa paradigma baru pidana yang menjunjung tinggi HAM, berprinsip berkeadilan bagi masyarakat," ujarnya.

Pembahasan ini, kata dia, juga akan membuat persamaan perspektif yang sama dalam hal mekanisme baru beracara penegakkan hukum pidana.

"Kami memastikan keadilan yang proporsional, tentu ini agar kita memiliki pemahaman yang selaras dari ketentuan baru, yang profesional dan bertanggung jawab," ujar Hengki di hadapan ratusan advokat.

Diskusi ini, kata dia, tak hanya membahas perbandingan dua kitab lama dan baru dalam rangka mempersatukan pandangan, namun juga mengkaji peran antara APH dan Advokat mengenai hukum tindak pidana.

"Langkah ini positif, saya berpesan agar mampu memahami dan terus belajar tentang hukum, pahami betul KUHP dan KUHAP yang telah diberlakukan 2 Januari 2026 ini," tukasnya.

Ketua DPC PERADI Tangerang Assoc. Prof. Dhoni Martien, mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja menggelar diskusi untuk menyelaraskan pemahaman hukum anggota dengan regulasi yang baru.

Menurut Prof. Dhoni, pemahaman yang menyeluruh akan pembaruan dua kitab hukum ini diperlukan bagi para advokat dan aparat penegak hukum.

"Sengaja menyelenggarakan ini, karena pembaruan KUHP dan KUHAP secara serempak, kami mensosialisasikan juga kita buatlah diskusinya," ujarnya.

Lebih jauh ia menjelaskan perbedaan antara KUHAP lama dan KUHAP Baru. Misalnya, Restorative Justice atau RJ dalam KUHAP Baru UU No. 1 Tahun 2023, diformalkan sebagai pendekatan utama untuk memulihkan keadaan korban, bukan hanya sekadar memenjarakan pelaku. 

"Tujuannya untuk menyamakan persepsi KUHAP, karena ada beberapa hal yang baru, RJ baru masuk," jelasnya.

Contoh lain, perluasan soal bukti, dimana dalam KUHAP lama, UU Nomor 8 Tahun 1981, belum secara eksplisit memasukkan bukti elektronik sebagai alat bukti.

Dalam KUHAP Baru, secara eksplisit mengadopsi sistem pembuktian terbuka yang memasukkan Bukti Elektronik sebagai alat bukti sah di luar alat bukti konvensional.

"KUHAP Baru, sekarang sudah termasuk bukti elektronik," paparnya.

Saat ditanya mengenai adanya kewenangan yang berlebih di antara advokat dan APH, Prof Dhoni menjawab bahwa keduanya mempunyai porsi seimbang dalam KUHAP Baru.

"Berimbang, kewenangan polisi sebatas penyidik, kewenangan JPU, advokat sebagai pendamping, hakim sebagai pengawas," paparnya.

Ia berharap, melalui acara ini dapat memberikan pencerahan sekaligus pemahaman lebih baik akan KUHP dan KUHAP Baru. (*/Ajo)

Koramil 05/Bantar Gebang Perkuat Patroli Malam, Sinergi Personil Gabungan Ciptakan Wilayah Aman dan Kondusif

REFORMASI-ID 🇮🇩 | Kodam Jaya - Kota Bekasi - 18/02/2026 Personil Koramil 05/Bantar Gebang bersama Komponen Pendukung (Komduk) dan Komponen Cadangan (Komcad) melaksanakan patroli gabungan dengan berkeliling dengan maung serta jalan kaki memantau sejumlah wilayah yang dianggap rawan kejahatan di wilayah binaan, Kota Bekasi. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Patroli rutin tersebut merupakan kegiatan yang secara konsisten dilaksanakan setiap malam sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi tindak kejahatan. Dengan kehadiran aparat di tengah masyarakat, diharapkan dapat memberikan rasa aman serta menciptakan situasi wilayah yang kondusif sehingga warga dapat beraktivitas dengan tenang.

Danramil 05/Bantar Gebang, Suranto , menyampaikan bahwa patroli gabungan ini merupakan bagian dari komitmen Koramil dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. “Kegiatan patroli rutin ini terus kami laksanakan setiap malam sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

Melalui sinergi antara personil TNI, Komduk, dan Komcad, diharapkan tercipta kerja sama yang solid dalam menjaga keamanan wilayah, sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.

(Kodim 0507/Bekasi)

Wujudkan Kepedulian Polri, Pakor K3I Salurkan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Bencana di Pidie Jaya



REFORMASI-ID | Aceh - Sebagai wujud nyata kehadiran dan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, Perwira Koordinator (Pakor) Wilayah Polres Pidie Jaya melaksanakan asistensi Kendali Komunikasi dan Informasi (K3I) serta pendistribusian bantuan logistik dari Kapolri kepada warga terdampak bencana di wilayah hukum Polres Pidie Jaya, Rabu (18/2/2026).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Analis Kebijakan Bidang Sabhara Baharkam Polri, Kombes Pol Thelly Iskandar Muda, S.I.K., M.H., didampingi oleh Kombes Pol Dr. Fahmi Reza, S.I.K. (Dianmas STIK), serta Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H.

Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Pidie Jaya, di antaranya Bupati Pidie Jaya Tgk. H. Syibral Malasyi, MA, S.Sos., Wakil Ketua II DPRK Kevin Fahlevi Hasan, S.E., M.M., perwakilan Dandim 0102 Pidie, serta tokoh agama dan pejabat daerah setempat.

Dalam giat tersebut, bantuan dari Kapolri diserahkan secara simbolis sebelum dilepas menuju titik-titik pengungsian. Total bantuan yang didistribusikan meliputi:

Bahan Pokok: Ratusan sak beras (berbagai ukuran), 30 karton minyak goreng, 50 karton mie instan, serta sarden dan susu.

Kebutuhan Air & Konsumsi: Puluhan karton air mineral dan biskuit.

Kebutuhan Khusus: Perlengkapan ibadah (mukena), handuk, serta kebutuhan sanitasi seperti pampers dan pembalut.

Logistik tersebut disebar ke delapan titik di dua kecamatan terdampak, yakni:

Kecamatan Meureudu: Gp. Mayang Cut dan Gp. Meunasah Lhok.

Kecamatan Meurah Dua: Gp. Meunasah Bie, Gp. Meunasah Raya, Gp. Seunong, Gp. Geunteng, Gp. Meunasah Mancang, dan Gp. Blang Cut.

Selain bantuan logistik, Pakor Wilayah bersama Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 yang tengah melaksanakan Pengabdian Masyarakat (Dianmas) meresmikan fasilitas Sumur Bor di Gp. Meunasah Tuha, Kecamatan Meureudu. Fasilitas ini diharapkan mampu menjamin ketersediaan air bersih bagi warga selama masa pemulihan bencana.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kendali K3I Polri untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan memberikan solusi konkret bagi kebutuhan dasar masyarakat, seperti air bersih dan pangan," ujar Kombes Pol Thelly Iskandar Muda

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. Kehadiran personel Polri dan Mahasiswa STIK di tengah masyarakat diharapkan dapat meringankan beban serta mempercepat pemulihan situasi kamtibmas di wilayah Pidie Jaya.

Tim K3I Mabes Polri, Pantau langsung Penyaluran Bantuan Logistik Kapolri dan Resmikan Sumur Bor untuk Korban Bencana di Pidie Jaya



REFORMASI-ID | Aceh - Mabes Polri melalui Tim K3I melaksanakan koordinasi intensif dalam rangka Kendali Komunikasi dan Informasi (K3I) penanganan bencana di wilayah hukum Polres Pidie Jaya, Polda Aceh. Kegiatan yang  Difokuskan pada percepatan pendistribusian bantuan logistik dari Kapolri serta penyediaan fasilitas air bersih bagi warga terdampak.berlangsung pada Rabu (18/2/2026) 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kombes Pol. Thelly Iskandar Muda, S.I.K., M.H. (Analis Kebijakan Bidang Sabhara Baharkam Polri) selaku Pakor Wilayah, didampingi oleh Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., serta turut dihadiri oleh Bupati Pidie Jaya, Tgk. H. Syibral Malasyi MA, S.Sos.

Dalam arahannya, Kombes Pol. Thelly Iskandar Muda menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian negara dalam meringankan beban warga yang terdampak bencana. 

Secara simbolis, bantuan logistik dilepas dari Mapolres Pidie Jaya untuk didistribusikan ke 8 titik pengungsian yang tersebar di dua kecamatan, yaitu:
Kecamatan Meureudu: Gp. Mayang Cut dan Gp. Meunasah Lhok. Kecamatan Meurah Dua: Gp. Meunasah Bie, Gp. Meunasah Raya, Gp. Seunong, Gp. Geunteng, Gp. Meunasah Mancang, dan Gp. Blang Cut.

Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok yang mendesak, di antaranya beras (berbagai ukuran), mie instan, air mineral, minyak goreng, susu, hingga perlengkapan sanitasi seperti pembalut, pampers, handuk, dan mukena.

Selain bantuan pangan, Polri juga memberikan solusi jangka panjang melalui peresmian Sumur Bor di Gp. Meunasah Tuha, Kecamatan Meureudu. Fasilitas ini merupakan kontribusi dari Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 yang tengah melaksanakan pengabdian masyarakat (Dianmas).

"Penyediaan air bersih adalah prioritas utama pasca-bencana. Kami berharap sumur bor ini dapat membantu kebutuhan harian warga dan menjaga kesehatan lingkungan di pengungsian maupun pemukiman," ujar Kombes Pol. Thelly di sela-sela peresmian.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Pidie Jaya, termasuk Wakil Ketua II DPRK Pidie Jaya, perwakilan Kodim 0102 Pidie, Kejaksaan Negeri, MPU, serta Kalak BPBD Pidie Jaya. Sinergi ini menunjukkan kesolidan otoritas setempat dalam menangani masa darurat bencana secara terpadu.

Hingga berita ini diturunkan, personel Polres Pidie Jaya bersama instansi terkait masih terus bersiaga di lapangan untuk memastikan seluruh bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan memantau perkembangan situasi terkini di wilayah terdampak.

Aktivis Lintas Generasi Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Hariman Siregar: Akan Mengaburkan Garis Komando



REFORMASI-ID | Bekasi - Hariman Siregar, seorang aktivis reformasi, bersama dengan aktivis lintas generasi, menentang wacana penempatan Polri di bawah kementerian. Menurutnya, hal ini dapat mengaburkan garis komando dan menurunkan independensi Polri dalam menjalankan tugas penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat.

"Kami mendukung peran dan keberaan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai institusi negara yang menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945," ujar Hariman Siregar melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, pada Rabu (18/2/2026).

Hariman Siregar juga khawatir bahwa penempatan Polri di bawah kementerian dapat menciptakan tumpang tindih kewenangan dan mengaburkan garis komando. Ia mendukung peran strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta menegakkan hukum secara profesional.

"Pihaknya juga mendukung peran strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta menegakkan hukum secara profesional, humanis, dan berkeadilan," ucapnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menolak ide penempatan Polri di bawah kementerian, karena dapat melemahkan Polri sendiri dan juga Presiden RI.

Masyarakat dapat memberikan tanggapan dan pendapat mereka tentang wacana ini melalui kolom komentar di bawah.(Red/Sky)

17 Februari 2026

Kaperwil Lampung Media Reformasi Indonesia Sampaikan Ucapan "Selamat Tahun Baru Imlek"

Foto Istimewa/Kaperwil Lampung. Muhammad Mudian 

REFORMASI-ID | LAMPUNG – Menyongsong pergantian tahun dalam kalender lunar, Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Provinsi Lampung, Muhammad Mudian dari Media Reformasi Indonesia, menyampaikan pesan damai dan ucapan selamat merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada hari ini, Selasa (17/2/2026).

Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Lampung media Reformasi Indonesia Muhammad Mudian menyampaikan. Tahun 2026 yang ditandai sebagai tahun Kuda Api dalam zodiak Tionghoa, dimaknai sebagai simbol energi, kecepatan, dan semangat yang berkobar. Dalam pesannya, Kaperwil Lampung menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Lampung yang multikultural.

Lebih lanjut, Kaperwil Lampung Media Reformasi Indonesia Muhammad Mudian yang lebih dikenal Bung Budi, menyatakan bahwa momentum Imlek bukan sekadar perayaan etnis, melainkan refleksi dari kuatnya toleransi antar umat beragama di Bumi Ruwa Jurai.

"Kami segenap keluarga besar Media Reformasi Indonesia Perwakilan Lampung mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2026. Semoga di Tahun Kuda Api ini, semangat kita untuk membawa perubahan positif dan kemajuan bagi daerah terus membara seperti api yang memberikan kehangatan dan penerangan," ucap Muhammad Mudian.

Selain itu Kaperwil Lampung media Reformasi Indonesia Muhammad Mudian berharap agar Sinergitas antar Media, Pemerintah, dan masyarakat semakin solid. Menurutnya beberapa poin utama dalam Imlek tahun ini antara lain. Peningkatan Harmoni yakni menjadikan keberagaman budaya sebagai kekuatan untuk membangun Lampung dan dengan semangat baru agar mengambil filosofi 'Kuda' yang tangguh untuk bekerja lebih keras demi kesejahteraan bersama.

"Kami berdoa agar tahun ini membawa kelimpahan rezeki dan kesehatan bagi seluruh warga yang merayakan maupun masyarakat luas," ungkap Muhammad Mudian alias Budi sapaan akrabnya.

Perayaan Imlek di Lampung tahun ini terpantau meriah namun tetap kondusif, dengan berbagai ornamen khas merah dan emas yang menghiasi sudut kota, melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan. (Mdn)

KAWAT Ucapkan Selamat Menjelang Puasa Ramadhan 1447 H/2026M


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Pengurus KAWAT (Komunitas Wartawan Kota Bandar Lampung) menyampaikan ucapan selamat menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Ucapan tersebut disampaikan oleh Ketua KAWAT, Hadransyah yang akrab disapa Bang Ardan, didampingi Sekretaris KAWAT Suryanto, di ruang kerja mereka pada Selasa.  (17/02/2026).

Dalam keterangannya, Hadransyah menyampaikan harapan agar bulan Ramadhan menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta mempererat tali silaturahmi antar sesama, khususnya di kalangan insan pers di Kota Bandar Lampung.

“Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, kami segenap pengurus KAWAT mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim. Semoga Ramadhan tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, dan meningkatkan semangat kebersamaan,” ujar Hadransyah.

Sementara itu, Sekretaris KAWAT, Suryanto, menambahkan bahwa Ramadhan juga menjadi waktu yang tepat bagi para jurnalis untuk terus menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Ia menegaskan pentingnya peran pers dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, terutama di momen keagamaan yang penuh makna seperti Ramadhan.

Ucapan ini juga diharapkan dapat memperkuat solidaritas antar anggota KAWAT serta seluruh insan pers di Bandar Lampung dalam mendukung terciptanya suasana yang kondusif selama bulan suci. (*)

16 Februari 2026

Wakapolda NTT Tinjau SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Dirikan Tenda Darurat dan Salurkan Bantuan Pendidikan



REFORMASI-ID | Sikka - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan kemanusiaan dengan hadir langsung di tengah masyarakat pascabencana. Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), Baskoro Tri Prabowo, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Desa Bu Utara, Kecamatan Tana Wawo, Kabupaten Sikka, Senin (16/2/2026).

Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.53 WITA hingga 08.46 WITA. Setibanya di lokasi, Wakapolda NTT disambut secara adat. Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda NTT didampingi Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., Wakapolres Sikka Kompol Nofi Posu, S.H., S.I.K., M.H., serta unsur pemerintah kecamatan dan desa.

Plt Kepala SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Maria Astinoli, S.Pd, memaparkan kondisi sekolah yang mengalami kerusakan berat akibat hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada 22–25 Januari 2026. Bangunan sekolah roboh sehingga tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Sebagai bentuk respons cepat, Polri mendirikan dua unit tenda Polri yang difungsikan sebagai ruang kelas darurat agar proses belajar mengajar bagi 52 siswa tetap dapat berjalan.

Wakapolda NTT menegaskan bahwa kehadiran Polri merupakan harapan dari masyarakat  dan pimpinan Polri agar seluruh jajaran lebih aktif turun ke lapangan dan hadir di tengah masyarakat.

“Polri turut merasakan duka atas musibah yang dialami para guru dan siswa. Oleh karena itu, Polri hadir untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun dalam kondisi darurat,” ujar Wakapolda.

Lebih lanjut, Wakapolda menekankan peran strategis Polri dalam mendukung program sosial pemerintah.

“Saya bersama Kapolres dan pemerintah daerah diminta untuk lebih banyak turun melihat kondisi objektif di lapangan. Lakukan pendataan keluarga miskin ekstrem secara langsung, bantu verifikasi data, dan dampingi masyarakat agar bisa mengakses seluruh program bantuan pemerintah,” tegasnya.

Menurutnya, Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek harus menjadi garda terdepan dalam memastikan kehadiran negara dirasakan masyarakat.

“Polri harus menjadi jembatan kehadiran negara. Jangan sampai ada warga yang berhak menerima bantuan tetapi tidak mengetahui caranya atau kesulitan mengaksesnya,” tambah Wakapolda.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda NTT juga menyerahkan bantuan pendidikan kepada SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu berupa:
1. 100 buah tas sekolah berisi buku dan alat tulis
2. 2 unit tenda Polri sebagai ruang kelas darurat
3. 4 lembar papan tulis lengkap dengan spidol dan penghapus
4. 100 unit meja dan kursi yang akan segera menyusul untuk disalurkan

Kegiatan ini turut dihadiri Camat Tana Wawo, petugas BPBD Kabupaten Sikka, Penjabat Kepala Desa Bu Utara, tokoh masyarakat, para guru, siswa SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, serta perwakilan masyarakat setempat.

Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir, peduli, dan bergerak cepat dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memastikan hak dasar anak-anak untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi meskipun berada dalam keterbatasan dan situasi bencana.

Perkuat Kendali K3I, Tim Pakor Baharkam Polri dan Polda Aceh Turun Langsung ke Zona Bencana Pidie Jaya



REFORMASI-ID | Pidie Jaya - Manajemen penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pidie Jaya kini mendapatkan penguatan langsung dari tingkat pusat dan daerah. Guna memastikan seluruh bantuan serta personel bekerja optimal, Tim Perwira Koordinator (Pakor) Wilayah dari Baharkam Polri bersama jajaran Polda Aceh melakukan peninjauan langsung ke titik-titik krusial terdampak bencana pada Senin (16/02/2026).

Aksi lapangan ini dipimpin langsung oleh Kombes Pol. Thelly Iskandar Muda, S.I.K., M.H., yang menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Sabhara Baharkam Polri. Beliau hadir selaku perwakilan Tim Pakor Baharkam Polri yang diturunkan khusus ke wilayah Aceh, didampingi oleh Wakil Perwira Koordinator (Wapakor). Fokus utama kunjungan ini adalah penguatan sistem K3I (Kendali, Koordinasi, Komunikasi, dan Informasi) agar penanganan darurat berjalan terpadu antara instruksi pusat dan eksekusi di lapangan.

“Kehadiran kami dari Tim Pakor Baharkam Polri bukan sekadar memantau, tapi memastikan data jumlah pengungsi di lapangan sinkron dengan data administratif. Validitas data adalah kunci agar distribusi logistik tepat sasaran dan efisien bagi warga yang membutuhkan,” tegas Kombes Pol. Thelly Iskandar Muda saat meninjau lokasi.

Rangkaian peninjauan dimulai pukul 09.00 WIB dari Mapolres Pidie Jaya. Tim gabungan kemudian menyisir beberapa lokasi strategis untuk memetakan kondisi terkini:

Posko Pengungsian Gampong Meunasa Raya: Tim berdialog langsung dengan para pengungsi untuk memastikan kondisi kesehatan dan ketersediaan kebutuhan dasar seperti makanan dan air bersih.

Zona Kerusakan Permukiman: Meninjau rumah warga yang terdampak banjir lumpur dan tanah longsor untuk mendata tingkat kerusakan fisik bangunan.

Observasi Sungai Krueng Meureudu: Melakukan analisis teknis pada aliran sungai yang meluap guna merumuskan langkah antisipasi jika terjadi curah hujan tinggi susulan.

Di tengah lumpur dan sisa bencana, Kombes Pol. Thelly juga memberikan motivasi kepada personel Polri yang bertugas nonstop di garda terdepan. Dukungan moril juga disampaikan kepada masyarakat agar tetap tabah menghadapi cobaan ini.

Sebagai penutup, Tim Pakor Baharkam Polri menggelar diskusi taktis bersama Kabag Ops Polres Pidie Jaya. Pertemuan ini menghasilkan rumusan langkah darurat yang lebih responsif dan terintegrasi di bawah kendali teknis yang diperkuat oleh asistensi Mabes Polri.

Melalui penguatan K3I dan sinergi antara Baharkam Polri serta Polda Aceh ini, kepolisian berkomitmen untuk terus mengawal pemulihan wilayah Pidie Jaya hingga kondisi kembali kondusif dan masyarakat dapat beraktivitas normal.

Bakti Sosial dan Donor Darah HUT ke-53 KSPSI, Kapolri Tegaskan Dukungan untuk Kesejahteraan Buruh



REFORMASI-ID | Tangerang - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan, donor darah, serta renovasi rumah buruh tidak layak huni dalam rangka HUT ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang digelar di PT Victory Chingluh Indonesia, Jalan Otonom Pasar Kemis No. 48-49, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Senin (16/02). 

Kegiatan tersebut meliputi santunan kepada 53 anak yatim, bantuan pendidikan bagi siswa tingkat SD, SMP, dan SMA, renovasi tiga rumah buruh tidak layak huni, pembagian 1.500 paket sembako, serta layanan kesehatan dan donor darah bagi para pekerja.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut PJU Mabes Polri, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, PJU Polda Banten, Direktur Utama PT Victory Chingluh Indonesia Jack Lee, Penasehat Kapolri yang juga Presiden ASEAN Trade Union Council dan Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, serta Forkopimda Kabupaten Tangerang.

Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan ucapan selamat sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam mendukung perjuangan buruh. “Saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun KSPSI yang ke-53. Di usia yang ke-53 ini, harapan kita perjuangan rekan-rekan buruh untuk mewujudkan kesejahteraan menjadi perjuangan kita bersama. Polri akan terus mendukung apa yang menjadi perjuangan kawan-kawan buruh semua,” ujar Kapolri.

Kapolri menuturkan bahwa perjalanan panjang yang telah dilalui menjadi bagian dari perjuangan bersama antara buruh, pemerintah, dan dunia usaha. Ia menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan perusahaan agar tetap berjalan, sehingga para pekerja dapat terus memperoleh kesejahteraan. “Kita ingin perusahaan terus berjalan, sehingga buruh yang bekerja juga mendapatkan kesejahteraan. Oleh karena itu, kita dorong agar iklim usaha dan investasi di Indonesia betul-betul tumbuh, membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Kapolri menyampaikan bahwa program-program pemerintah ke depan, termasuk dorongan modernisasi dan hilirisasi pada tahun 2026, diharapkan mampu membuka peluang kerja baru khususnya di sektor formal. Ia juga menyinggung pentingnya optimalisasi fasilitas kesehatan melalui BPJS Kesehatan agar para buruh mendapatkan akses layanan yang lebih baik.

“Kita ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia siap membuka ruang pekerjaan baru, namun di sisi lain hak-hak buruh tetap kita perjuangkan semaksimal mungkin. Sekali lagi selamat ulang tahun ke-53, semoga perjuangan dalam mewujudkan kesejahteraan dan cita-cita organisasi mendapat ridha Tuhan Yang Maha Esa,” pungkas Kapolri.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata sinergitas antara Polda Banten dengan elemen buruh dan dunia usaha di wilayah hukum Banten. “Kami atas nama Polda Banten sangat mendukung kegiatan sosial seperti ini. Ini bukan hanya tentang bantuan materi, tetapi juga membangun kedekatan, kepercayaan, dan kebersamaan antara Polri dengan para pekerja serta masyarakat,” ujar Kapolda Banten.

Diakhir, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan harapannya agar momentum bakti sosial dan donor darah ini semakin mempererat sinergi antara Polri, serikat pekerja, pemerintah daerah, dan dunia usaha. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni peringatan HUT, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi para buruh dan masyarakat. Semoga kebersamaan ini semakin memperkuat solidaritas, menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, serta mendorong terciptanya iklim industri yang aman, harmonis, dan produktif di wilayah Banten,” pungkas Kapolda Banten. (Bidhumas).

Optimalkan Kinerja, Dirsamapta Korsabhara Gelar Gatur Lalin dan Kurvei Mako Serentak



REFORMASI-ID | Depok - Jajaran Personel Detasemen Perintis Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. personel dikerahkan untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin) di sejumlah titik krusial serta melakukan pembersihan fasilitas markas (Kurvei).Pada Senin (16/02/2026) 

Sejak pukul 06.30 WIB, personel telah bersiaga di titik-titik kepadatan guna memastikan kelancaran arus kendaraan di jam berangkat kerja. Fokus pengaturan dilakukan di lima titik strategis wilayah perbatasan dan akses pendidikan, antara lain:
Simpang Perempatan Cikeas
Simpang Leuwinanggung
Simpang PAL
Simpang Perempatan Gunadarma
Simpang Universitas Indonesia (UI)

Kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir kemacetan serta memberikan rasa aman bagi pengguna jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki yang menyeberang di area kampus dan perkantoran.

Selain fokus pada pelayanan luar, Detasemen Perintis juga melakukan pembenahan internal melalui kegiatan Kurvei atau kerja bakti lingkungan. Kegiatan pembersihan ini dilakukan secara serentak di dua lokasi utama:
Mako Pengadegan Detasemen Perintis
Mako Cikeas Detasemen Perintis
Langkah ini diambil untuk menjaga kesiapan operasional serta memastikan lingkungan kerja Polri tetap bersih, asri, dan representatif dalam melayani masyarakat.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat pada jam sibuk, sekaligus disiplin internal dalam menjaga fasilitas negara," ungkap Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol M. Ngajib Sik.

Hingga berita ini diturunkan, situasi lalu lintas di titik-titik plotingan terpantau ramai lancar dan kegiatan di lingkungan Mako berjalan dengan tertib.

15 Februari 2026

Warga Cacat Veteran Ciracas Serang Laksanakan Munggahan dan Gotong Royong Bersih Musholah


REFORMASI-ID | Serang, Banten - Warga Perumahan Komplek Cacat Veteran Rt 03 Rw 010 Ciracas, Kelurahan Serang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Provinsi Banten, kembali melaksanakan tradisi munggahan, pada Minggu (15/2/2026).

Munggahan adalah tradisi masyarakat Islam suku Sunda untuk menyambut datangnya bulan Ramadan. 

Munggahan berasal dari kata dalam bahasa Sunda, yaitu "munggah", yang artinya berjalan, naik, atau keluar dari kebiasaan hidup sehari-hari.

Pada kegiatan Munggahan yang dilaksanakan warga Perumahan Komplek Cacat Veteran Rt 03 Rw 010 Ciracas,Kelurahan Serang, Kecamatan Serang kali ini, dibarengi dengan kegiatan gotong royong yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan berupa bersih-bersih Musholah An-Nur yang sebelumnya bernama Al-Muhajirin, guna menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026 yang akan segera tiba. 

Bulan Ramadhan, adalah bulan yang penuh berkah, sehingga persiapan menyambutnya tidak hanya berupa persiapan spiritual, tetapi juga kebersihan Mushalah lingkungan sekitar.

Chandra selalu Ketua Rt sekaligus penanggungjawab kegiatan menyampaikan, kegiatan gotong royong ini merupakan tradisi yang sudah lama dikenal dan menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat di Indonesia, termasuk warga Komplek Cacat Veteran Ciracas, Serang Banten. 

Dalam setiap kegiatan gotong royong, seluruh warga yang berjumlah 100 Kepala Keluarga (KK), secara bersama-sama bekerja untuk mencapai tujuan bersama tanpa membedakan status sosial. 


Kali ini, tujuan bersama tersebut adalah menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat untuk menyambut Ramadhan.

Pada kegiatan gotong royong ini, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa ini, melakukan perbaikan pada atap yang bocor, cat bangunan Musholah yang kusam, saluran air untuk wudhu dan beberapa bagian saluran airvdan sekitar Musholah agar suasana semakin rapi dan indah.

Kaum Ibu, juga tidak tinggal diam dalam kegiatan ini, dengan menyiapkan konsumsi untuk sarapan pagi dan makan siang demi kelancaran kegiatan gotong royong dan sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur. 

Hidangan yang disajikan, merupakan hasil masakan ibu-ibu yang dengan penuh kehangatan. Suasana kebersamaan semakin terasa dengan canda tawa serta obrolan ringan yang mengiringi acara makan bersama.

Selain untuk semakin mempererat tali persaudaraan antar warga, kegiatan gotong royong ini, juga bertujuan untuk terus membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. 

Dengan kebersihan lingkungan yang terjaga, diharapkan suasana yang tenang dan khusyuk dalam beribadah dapat tercipta, terutama saat menjalankan ibadah sholat tarawih maupun saat berpuasa.

Kegiatan ini, juga sejalan dengan prinsip hidup sehat yang selalu diterapkan warga Komplek Cacat Veteran Ciracas, Serang Banten.

"Di bulan Ramadhan, umat Islam diajak untuk tidak hanya menjaga kebersihan fisik, tetapi juga kebersihan hati dan pikiran. Juga melalui kebersihan yang terjaga, diharapkan masyarakat terhindar dari berbagai penyakit yang bisa muncul akibat lingkungan yang kotor," ujar Chandra selalu Ketua Rt sekaligus penanggungjawab kegiatan didampingi Sekertaris Ade Junaedi. (Daeng Yusvin/Mdn)

Korsabhara Baharkam Polri Amankan CFD Margonda Depok, Kehadiran Satwa K-9 Curi Perhatian Warga



REFORMASI-ID | Depok -  Personel Den K-9 Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri melaksanakan pengamanan intensif dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan TL Margonda, Kota Depok, Minggu (15/02/2026) pagi. 

Kehadiran petugas beserta satwa K-9 tidak hanya menjamin keamanan, tetapi juga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang berolahraga.

Kegiatan pengamanan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini dipimpin oleh AKP Nuryani dan Ipda Totok S. Sebanyak 10 personel gabungan diterjunkan, yang terbagi dalam dua tim patroli jalan kaki menyisir area keramaian masyarakat.

Dalam giat kali ini, Ditpolsatwa mengerahkan empat ekor satwa K-9 andalan, yakni Art, Maya, Doben, dan Bucek. Kehadiran satwa terlatih ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi kerawanan Kamtibmas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang beraktivitas di area bebas kendaraan bermotor tersebut.

"Tujuan utama kami adalah memastikan masyarakat merasa nyaman dan aman selama beraktivitas di CFD. Kehadiran satwa K-9 ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam mengawal keramaian," ujar perwakilan tim pengamanan di lokasi.

Pantauan di lapangan menunjukkan respons positif dari masyarakat. Banyak warga, mulai dari anak-anak hingga dewasa, menyambut hangat kehadiran petugas. Sosialisasi yang humanis membuat warga merasa lebih dekat dengan institusi kepolisian.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di kawasan TL Margonda dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali tanpa ada kejadian menonjol (nihil). Personel Polri tetap bersiaga memastikan alur pergerakan masyarakat berjalan lancar sebelum arus lalu lintas dibuka kembali.

Dengan terlaksananya giat ini, diharapkan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat dapat terus meningkatkan kepercayaan publik dan menjaga kondusivitas wilayah, khususnya pada momen-momen keramaian masyarakat.

Berikan Edukasi Penanganan Satwa Liar, Den Turangga Ditpolsatwa Sambangi Warga Lebak Bulus



REFORMASI-ID | Jakarta - Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korshabara Baharkam Polri, melalui Detasemen Turangga, menggelar kegiatan edukasi penanganan satwa liar bagi masyarakat di Perumahan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (14/02/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi situasi yang melibatkan satwa liar di lingkungan pemukiman, guna menciptakan rasa aman serta mencegah konflik antara manusia dan hewan.

Dipimpin oleh IPTU Yunus, tim Ditpolsatwa menurunkan personel ahli yang terdiri dari Briptu Alfando, Bripda Rio, Bripda Salma, Bripda Indah, serta didukung oleh Bripda Bagas sebagai driver dan Aipda Bambang W sebagai tenaga grooming.

Dalam giat kali ini, Ditpolsatwa juga menghadirkan dua satwa kuda (Turangga) andalan, yakni Keywest dan Diamant. Kehadiran satwa Turangga ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga, sekaligus sarana pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.

"Edukasi ini merupakan bentuk pelayanan kami untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai prosedur yang benar saat menemui satwa liar, sehingga keamanan lingkungan tetap terjaga," ujar IPTU Yunus

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat tampak antusias mengikuti arahan dan simulasi yang diberikan oleh para personel. Acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa kendala berarti.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta memastikan lingkungan perumahan di wilayah Ibu Kota tetap aman dari potensi gangguan yang melibatkan satwa liar.

Polri Hadirkan Ekosistem Pangan hingga Pelosok, Presiden Prabowo: Kita Berada di Jalan yang Benar



REFORMASI-ID | Jakarta - Dialog hangat melalui konferensi video antara Presiden Prabowo Subianto dengan perwakilan dari beberapa Polisi Daerah (Polda) di Indonesia mewarnai peresmian 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta groundbreaking 107 SPPG Polri di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, pada Jumat, 13 Februari 2026. 

Dari Bekasi, jajaran Polda Metro Jaya melaporkan pengembangan ekosistem rantai pasok bahan baku SPPG di Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong. Di atas lahan seluas 49 hektare, budidaya ikan nila dan bandeng, udang, ayam petelur, hingga ternak kambing dikembangkan secara terpadu. 

“Area ekosistem yang dirintis oleh Bapak Kapoda Metro Jaya sejak 15 September 2025 melalui kerja sama pinjam pakai lahan terdiri dari budidaya ikan, udang, ayam petelur, dan ternak kambing. Di lokasi seluas 49 hektare, hari ini dilaksanakan panen raya ikan nila dan bandeng 108 ribu ekor, 600 ribu ekor udang windu dan vaname, 1000 ayam telur, dan 100 ekor kambing yang akan kami distribusikan ke 57 SPPG Polda Metro Jaya,” ujar perwakilan dari Polda Metro Jaya.

Kepala Negara menyampaikan rasa bangga dan bahagianya melihat langsung ekosistem pangan yang terbangun. Menurut Presiden Prabowo, langkah ini bukan hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga membantu pemenuhan gizi anak-anak Indonesia serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat. 

“Saya sangat bahagia hari ini, Saya sangat bangga. Tadi saya sudah sampaikan mungkin di sambutan saya tapi sekarang saya lihat langsung Ini luar biasa. Ini juga akan mengamankan kita semua, mengamankan ketahanan pangan kita, juga membantu rakyat kita, membantu gizi anak-anak kita. Ini sesuatu yang luar biasa Ini sesuatu yang sangat penting,” ujar Presiden Prabowo.

Semangat yang sama datang dari Indonesia timur. Wakil Kepala Polda Papua Barat melaporkan delapan SPPG yang tengah dibangun, termasuk enam di wilayah terpencil dan 3T. Di Kampung Wamesa, Kabupaten Kaimana, pembangunan dilakukan dengan perjuangan ekstra karena faktor geografis dan cuaca ekstrem. Distribusi material harus ditempuh melalui jalur darat dan laut dengan waktu 40 hingga 60 menit.

“Kami semua mempersiapkan operasionalisasi SPPG 3T ini dengan mengurai rantai pasok dari sumber lokal seperti sayur mayur, ikan, daging rusa, dan buah, dan sebagian dari luar wilayah seperti Surabaya Bapak Presiden, antara lain beras, ayam, telur, dan susu. Mudah-mudahan SPPG di sini dapat berjalan dengan baik melayani seluruh masyarakat,” ucap Wakapolda Papua Barat.

Calon penerima manfaat di Kampung Wamesa yang terdiri atas siswa TK dan SD, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita menanti operasionalisasi dapur MBG. Anak-anak setempat menyampaikan terima kasih dan harapan agar MBG segera hadir di sekolah mereka.

“Terima kasih Bapak Presiden sudah bangun dapur MBG di kampung kami. Kami tunggu ya MBG-nya di sekolah kami SD YPK Betlehem, Wamesa, Kabupaten Kaimana Terima kasih Bapak Presiden,” ujar para pelajar antusias.

Dari Kalimantan, Polda Kalimantan Selatan melaporkan pembangunan 35 SPPG, termasuk 10 di daerah terpencil dan pondok pesantren. Selain itu, pengelolaan keamanan pangan dilakukan secara komprehensif, mulai dari deteksi alergen, pengawasan kesehatan oleh dokter kepolisian, hingga pemanfaatan limbah menjadi eco-enzyme dan pakan ternak. 

Sementara itu, Polda Jawa Tengah mencatatkan diri sebagai polda dengan SPPG terbanyak. SPPG juga hadir di pondok pesantren dan di lokasi terdampak bencana banjir, menunjukkan fleksibilitas dan keberpihakan pada masyarakat yang membutuhkan. Dari Jawa Timur, Kapolda melaporkan peresmian Gedung Ketahanan Pangan Polri di Mojokerto dan menjadi gudang khusus jagung pertama di provinsi tersebut. Fasilitas ini memperkuat stabilitas harga dan ketersediaan pangan dengan tata kelola profesional bersama Bulog. 

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa stabilitas negara sangat bergantung pada ketahanan pangan. Menutup dialog, Kepala Negara kembali menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh jajaran Polri yang telah bekerja hingga ke pelosok dan wilayah sulit. 

“Ini suatu prestasi luar biasa juga. Ini sangat-sangat penting bagi stabilitas, bagi ketahanan pangan. Negara aman, kalau pangannya aman. Jadi, terima kasih atas prestasi saudara-saudara. Teruskan pengabdianmu dengan sebaik-baiknya. Jadikan Polri selalu di tengah-tengah rakyat. Penggerak pengaman, penjaga keselamatan bangsa. Terima kasih. Terima kasih,” imbuh Presiden Prabowo.


Jakarta, 13 Februari 2026
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Website: https://www.presidenri.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden