Media Reformasi Indonesia (MRI)

26 Maret 2026

Operasi Ketupat Krakatau 2026, Polda Lampung Catat Penurunan Signifikan Kecelakaan Lalu Lintas


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung melaksanakan Operasi Ketupat Krakatau 2026 dimulai pada tanggal 13 Maret 2026 situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polda Lampung tetap terkendali meskipun terdapat fluktuasi pada beberapa tren gangguan.

Data terbaru menunjukkan tren positif pada aspek Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas), Kamis (26/03/2026).

Pada H13 tahun ini, tercatat terjadi 2 kasus kecelakaan lalu lintas, menurun 50% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencatat 4 kejadian.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik untuk tetap waspada, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan.

"Kami bersyukur tren kecelakaan lalu lintas pada hari ke-13 Operasi Ketupat Krakatau 2026 mengalami penurunan yang signifikan hingga 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini merupakan hasil dari peningkatan upaya preemtif dan preventif, termasuk edukasi di daerah rawan pelanggaran yang kami tingkatkan sebesar 169 persen. Namun, kami mengimbau masyarakat untuk tidak lengah pastikan rumah yang ditinggalkan dalam keadaan aman dan selalu waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas di sekitar Anda." ujar Yuni

Menurutnya. Guna menjamin kenyamanan pemudik, Subsatgas Patroli dan Pengaturan Lalu Lintas terus mengoptimalkan kehadirannya. Tercatat adanya peningkatan 100 persen pada intensitas pengaturan lalu lintas di pelabuhan, jalur arteri, rest area, serta lokasi parkir penyeberangan untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan.  

"Polda Lampung berkomitmen untuk terus menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif hingga berakhirnya masa operasi demi kelancaran hari raya Idul Fitri 1447 H," tandasnya. (Hms/Mdn)

Optimalkan Operasional, ASDP Siap Layani Puncak Arus Balik Kedua Akhir Pekan ini


REFORMASI-ID | Lampung Selatan, Bakauheni – Arus balik Lebaran dari Sumatera menuju Jawa memasuki fase krusial. Setelah sempat melandai di awal periode, pergerakan kini kembali menguat, dengan potensi lonjakan signifikan dalam beberapa hari ke depan. Kamis, 26 Maret 2026.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat, hingga saat ini sekitar 49 persen pemudik telah kembali ke Jawa, sehingga tekanan arus diprediksi akan terus meningkat, terutama pada puncak arus balik kedua pada 28–29 Maret 2026.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyebut kondisi ini sebagai fase konsolidasi menuju puncak arus balik, di mana pergerakan yang sempat tersebar kini mulai terkonsentrasi kembali.

“Arus balik tidak terjadi serentak, tetapi meningkat secara bertahap. Setelah sempat landai, pergerakan kini kembali menguat dan diproyeksikan mencapai puncaknya dalam waktu dekat. Karena itu, kami memastikan seluruh kesiapan operasional berada pada level optimal, sekaligus mengimbau masyarakat untuk menghindari periode puncak yang diperkirakan pada Sabtu (28/3) dan Minggu (29/3),” ujar Heru.

Berdasarkan data operasional, total penumpang yang telah kembali ke Jawa pada periode 22 Maret hingga 26 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+4) mencapai 444.223 orang atau sekitar 49 persen dari total penumpang saat arus mudik sebesar 898.864 orang. Sementara itu, total kendaraan yang telah kembali tercatat sebanyak 118.297 unit atau 49 persen dari total kendaraan saat mudik sebanyak 239.920 unit.

Dengan masih tersisa sekitar 51 persen pengguna jasa yang belum kembali, potensi lonjakan dalam waktu berdekatan menjadi perhatian utama. Untuk mengantisipasi hal tersebut, ASDP memperkuat pola operasi yang adaptif, termasuk penerapan skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) guna mempercepat perputaran kapal saat kepadatan meningkat.

Pengendalian arus kendaraan juga diperkuat melalui sistem delaying dan pengalihan arus di sejumlah buffer zone strategis. Di Merak, pengaturan dilakukan melalui Rest Area KM 43, KM 68, serta Jalan Lingkar Selatan (JLS). Sementara di Bakauheni, titik penyangga mencakup Rest Area KM 49B, KM 20B, Terminal Gayam, dan RM Gunung Jati, untuk memastikan distribusi kendaraan tetap terkendali dan tidak menumpuk di pelabuhan.


Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa stimulus tarif juga dihadirkan untuk mendorong distribusi perjalanan yang lebih merata. Diskon 100 persen tarif jasa pelabuhan—setara sekitar 21,9 persen dari total tarif penyeberangan—diberlakukan pada 7 lintasan dan 14 pelabuhan selama 12–31 Maret 2026.

Kebijakan ini berlaku bagi pejalan kaki serta kendaraan golongan II dan IVA reguler, serta pejalan kaki dan golongan II layanan express. Selain itu, penerapan tarif tunggal di Bakauheni diberlakukan sejak 23 Maret hingga 29 Maret 2026 untuk kendaraan golongan I hingga VIA.

“Untuk perjalanan yang lebih lancar, masyarakat diimbau membeli tiket lebih awal melalui Ferizy yang tersedia hingga H-60, menghindari calo, serta datang sesuai jadwal keberangkatan,” ujar Windy.

Kinerja penyeberangan juga mencerminkan tekanan trafik yang terus meningkat. Berdasarkan data Posko Bakauheni hingga 26 Maret 2026 pukul 14.00 WIB, total penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 878.773 orang atau naik 15,3 persen dibandingkan tahun lalu, dengan total kendaraan 208.688 unit atau meningkat 21,8 persen.

Sementara itu, dari Jawa ke Sumatera tercatat 1.121.851 penumpang atau naik 2,9 persen, dengan total kendaraan mencapai 289.623 unit atau tumbuh 6,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan strategi operasional yang adaptif dan penguatan koordinasi lintas stakeholder, ASDP memastikan lonjakan arus balik dapat dikelola secara terukur. Fokus utama tetap pada menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan bagi seluruh pengguna jasa di tengah peningkatan trafik menuju puncak arus balik. (Hms/Mdn)

Danrem 044/Gapo Pantau Langsung Progres KDKMP dan Cetak Sawah di Muba


REFORMASI-ID | Sumsel, Musi Banyuasin – Komandan Korem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud, melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Kodim 0401/Musi Banyuasin, yang dipusatkan di Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (25/3/2026).

Dalam rangkaian kunjungannya, Danrem 044/Gapo beserta rombongan meninjau langsung lokasi pembangunan Koperasi Merah Putih yang berada di Desa Lumpatan II, Kecamatan Sekayu. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

Selanjutnya, Danrem menuju Kantor Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Musi Banyuasin di Kelurahan Serasan Jaya untuk mengikuti Rapat Teknis kegiatan Cetak Sawah Rakyat Tahun 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Dinas TPHP Musi Banyuasin Bapak Ahmad Thamrin, Kasiter Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf T. Yoppy Chandra Atmaja Hutasoit, Kasdim 0401/Muba Mayor Arm Edi Harmanto, serta Sekretaris Dinas TPHP Musi Banyuasin Ibu Nariman Kiptiah selaku PPK CSR.

Dalam arahannya, Danrem 044/Gapo menyampaikan bahwa program cetak sawah rakyat merupakan kelanjutan dari upaya swasembada pangan yang telah dilaksanakan sebelumnya.

“Kegiatan cetak sawah ini sudah pernah dilaksanakan saat saya menjabat sebagai Dandim dalam rangka swasembada pangan. Saat ini kita lanjutkan dengan perluasan cetak sawah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya percepatan pekerjaan, mengingat prediksi dari stasiun klimatologi bahwa pada bulan April akan mulai memasuki musim kemarau.

“Kami berharap kepada mitra agar mempercepat pekerjaan dengan menambah jumlah alat dan tenaga kerja. Kepada Kasdim dan Pasiter agar melaporkan setiap hari perkembangan lahan yang sudah bisa diolah,” tegasnya.

Danrem menargetkan progres pekerjaan dapat mencapai 70 persen pada tanggal 30 April 2026. Ia juga mengingatkan kepada seluruh mitra agar menyiapkan peralatan yang siap digunakan serta menjaga komitmen dalam pelaksanaan kegiatan.

“Jika mitra memiliki komitmen yang baik, saya yakin ke depan program ini akan berjalan sesuai ketentuan dan memberikan hasil optimal,” pungkas Danrem. (Mdn)

Jaga Kondusivitas Kawasan Cikeas, Personel Dirsamapta Baharkam Polri Gelar Patroli Dialogis





REFORMASI-ID | Bogor - Guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah pemukiman serta jalur publik, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan giat Patroli Dialogis di kawasan Jl. Raya Cikeas Gardenia pada Kamis (26/03/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini melibatkan personel Subden C Detasemen Perintis. Berbeda dengan patroli biasa, petugas menyisir area menggunakan kendaraan roda dua (KR2) yang dikombinasikan dengan jalan kaki agar dapat menjangkau langsung pusat aktivitas warga. 

"Kami ingin hadir di tengah masyarakat bukan sekadar untuk lewat, tapi untuk mendengar. Melalui patroli dialogis ini, personel berinteraksi langsung dengan warga untuk menyerap informasi terkait situasi keamanan dan keluhan yang ada di lingkungan sekitar," ujar perwakilan Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri dalam laporannya.

Selain memantau situasi, petugas di lapangan aktif menyampaikan imbauan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Warga diingatkan untuk tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas dan tidak ragu segera melapor ke kantor polisi terdekat jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Aksi proaktif ini merupakan wujud nyata semboyan "Siap Terlihat dan Bermanfaat", di mana kehadiran polisi diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah niat para pelaku kejahatan di titik-titik rawan. Hingga kegiatan berakhir, situasi di sepanjang Jl. Raya Cikeas Gardenia terpantau aman dan kondusif

Urai Kemacetan, Dirsamapta Korsabhara Terjunkan Personel Subden C di Titik-Titik Strategis Simpang UI hingga PAL



REFORMASI-ID | Depok - Guna memastikan kelancaran aktivitas masyarakat di pagi hari, Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri melalui Subden C Detasemen Perintis melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin) di sejumlah titik krusial di wilayah Depok dan sekitarnya pada Kamis pagi (26/3/26).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB ini menyasar beberapa titik persimpangan dengan volume kendaraan tinggi, antara lain:
 * Simpang PAL
 * Simpang Perempatan Gunadarma
 * Simpang Universitas Indonesia
 * Area depan Mako Korsabhara

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri menyampaikan bahwa penempatan personel di titik-titik tersebut merupakan langkah proaktif Polri dalam mengurai kemacetan sekaligus memberikan rasa aman bagi pengguna jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki.

"Kehadiran personel di lapangan bukan sekadar mengatur roda kendaraan, melainkan wujud nyata komitmen kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Sesuai dengan semangat kami: Siap Terlihat dan Bermanfaat," ujar Dirsamapta 

Hingga saat ini, situasi lalu lintas di lokasi-lokasi plotingan tersebut terpantau ramai lancar dan kondusif. Polri menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengutamakan keselamatan sebagai kepatuhan bersama.

Operasi Ketupat Usai, Pengabdian Berlanjut: Polisi Tetap Jaga Arus Balik Hingga Akhir Maret


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN — Suasana Lebaran mungkin mulai mereda, namun denyut arus balik masih terasa di sejumlah titik strategis di Lampung Selatan. Di tengah kondisi tersebut, Polres Lampung Selatan tetap menjaga ritme pelayanan kepada masyarakat melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pasca berakhirnya Operasi Ketupat Krakatau 2026. Sebanyak 372 personel dikerahkan untuk memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat yang masih melakukan perjalanan balik usai merayakan Idulfitri.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri, menjelaskan bahwa pengamanan tidak serta-merta berhenti seiring berakhirnya operasi terpusat. Justru, pada fase ini kehadiran aparat masih sangat dibutuhkan.

“Pada Kamis, 26 Maret 2026 pukul 08.00 WIB, kami melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan. Arus balik masih berlangsung dan aktivitas masyarakat masih tinggi, sehingga pelayanan dan pengamanan tetap kami lanjutkan hingga 30 Maret 2026,” ujar Toni

Ia menambahkan, pola pengamanan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya berfokus pada kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas) dan langkah preventif, tetapi juga diperkuat dengan kehadiran Satuan Tugas Penegakan Hukum (Gakkum).

“Selain pengaturan lalu lintas dan patroli preventif, kami juga mengedepankan satgas gakkum untuk menindak pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan,” jelasnya.

Pengamanan difokuskan di sejumlah titik dengan mobilitas tinggi, seperti Pelabuhan Bakauheni, ruas jalan tol, jalur lintas tengah dan timur, kawasan tempat hiburan rakyat, hingga Bandara Radin Inten II.

Di balik seragam dan tugas yang dijalankan, tersimpan dedikasi yang tak selalu terlihat. Saat sebagian masyarakat mulai kembali ke rutinitas atau menikmati waktu bersama keluarga, aparat kepolisian justru tetap berdiri di garis depan, memastikan perjalanan orang lain berjalan aman dan lancar.

Bagi para personel, momen berkumpul dengan keluarga bukanlah sesuatu yang hilang, melainkan hanya tertunda. Mereka memilih menuntaskan tugas terlebih dahulu, memastikan seluruh masyarakat tiba di tujuan dengan selamat sebelum akhirnya menyusul merayakan kebersamaan.

Polres Lampung Selatan pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, menyesuaikan dengan dinamika aktivitas yang masih berlangsung, hingga situasi benar-benar kembali normal dan kondusif. (Mdn)

25 Maret 2026

KMP Portlink V Milik PT ASDP Indonesia Ferry Perdana Sandar dan Bongkar Muat Dipelabuhan SMA


REFORMASI-ID | Lampung Selatan - KMP Portlink V perdana sandar di pelabuhan Sumur Makmur Abadi (SMA) dalam rangka meningkatkan pelayanan angkutan lebaran Idhul Fitri 1447H.

Guna antisipasi dan bantu uraikan jika terjadi penumpukan di pelabuhan PT. ASDP cabang utama Bakauheni hal tersebut disampaikan oleh kepala kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas IV Bakauheni didampingi kepala Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) Tanjung Priok. Rabu, 25/03/2026.

Kepala KSOP kelas IV Bakauheni Capt Suratno.SE.MM mengatakan, merujuk dari SKB menteri perhubungan dan menindak lanjuti dalam hal ini bahwa pelabuhan prioritas dimasa angkutan lebaran ada dua titik yakni pelabuhan BBJ prioritas sedang dan pelabuhan SMA prioritas utama sebagai pelayanan disini kapal Ferry KMP Portlink V milik PT ASDP Indonesia Ferry sudah pernah melakukan uji coba sandar dan sukses melakukan bongkar muat sembilan bahan pokok (Sembako).

"Termasuk kendaraan buah dan kendaraan bermuatan hewan yang merupakan prioritas utama, terdata ada sekitar 450 unit kendaraan roda empat," jelas Kepala KSOP kelas IV Bakauheni Capt Suratno.SE.MM, sekira pukul 15.00 WIB. (25 Maret 2026). 


"Segera setelah kapal merapat, petugas lapangan langsung melakukan prosedur bongkar muat perdana yang meliputi, Kendaraan Logistik sejumlah truk pengangkut kebutuhan pokok menjadi prioritas utama dipelabuhan SMA," ujarnya.

Dijelaskannya. Dengan kehadiran KMP Portlink V, yang dikenal memiliki kapasitas angkut besar dan fasilitas kenyamanan bagi penumpang, diharapkan mampu memangkas waktu tunggu di pelabuhan secara signifikan.

"Ini adalah langkah strategis untuk mengurai kepadatan jalur laut kami. Dengan kapasitas KMP Portlink V, kita berharap kedepannya dapat membantu kelancaran arus balik lebaran tahun ini dipelabuhan Asdp Bakauheni," tegas Capt. Suratno.SE.MM,.

Sementara itu Kepala Kesatuan Pengawas Laut dan Pelayaran (KPLP) Tanjung Priok Fourmansyah, SH., MH., MM. menyampaikan menambahkan 3 kapal patroli pengawas KPLP sebagai wujud dukungan perairan lintas selat Sunda di angkutan lebaran Idhul Fitri tahun ini.

"Kami menghimbau kepada para pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan, hati-hati dijalan semoga selamat sampai tujuan dan menjaga barang barangnya jangan sampai ketinggalan dikapal," tutupnya. (Mdn)

Arus Balik Terkendali, Polda Lampung Kawal 77.751 Kendaraan di Bakauheni

REFORMASI-ID | LAMPUNG - Arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, terpantau lancar dan terkendali. Polda Lampung melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) berhasil mengawal pergerakan puluhan ribu kendaraan tanpa hambatan berarti selama Operasi Ketupat 2026.

Berdasarkan data Ditlantas Polda Lampung, sebanyak 77.751 unit kendaraan menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni dalam periode 22 hingga 24 Maret 2026 pukul 08.00 WIB. Jumlah ini setara 36,46 persen dari total arus mudik yang sebelumnya mencapai 213.940 kendaraan.

Pergerakan arus balik juga diikuti 298.192 penumpang, dengan rincian 28.666 pejalan kaki dan 269.526 penumpang di dalam kendaraan. Seluruh pergerakan tersebut dilayani 382 trip kapal selama tiga hari.

Sementara itu, kendaraan yang menyeberang didominasi sepeda motor sebanyak 37.017 unit, disusul roda empat 39.344 unit, serta 1.390 unit bus.

Dirlantas Polda Lampung Kombes Pol N. Dedy Arifianto mengatakan, kelancaran arus balik tidak lepas dari kesiapan personel dan strategi pengamanan yang matang di lapangan.

“Seluruh personel kami siagakan penuh untuk memastikan arus kendaraan menuju pelabuhan tetap lancar, aman, dan tidak terjadi penumpukan panjang,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Ia menegaskan, koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas arus penyeberangan.

“Kami terus bersinergi dengan ASDP, TNI, dan seluruh stakeholder agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal selama arus balik,” katanya.

Selain itu, Ditlantas Polda Lampung juga memfasilitasi pembelian tiket kapal secara manual di sejumlah titik untuk mengurangi kepadatan di pelabuhan.

“Kami siapkan layanan penjualan tiket manual di Rest Area KM 20B, 33B, dan 49B. Selain itu, di jalur arteri lintas tengah tersedia di Pos Pam Lamsel Expo, serta di lintas timur di Pos Pam Gayam dan Pos Pam Rumah Makan Tiga Saudara,” jelasnya.

Langkah ini dilakukan untuk memecah antrean kendaraan dan mempercepat proses masuk pelabuhan.

“Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan titik pembelian tiket yang telah disediakan agar tidak terjadi penumpukan di kawasan pelabuhan,” tambahnya.

Dirlantas juga mengingatkan pemudik agar tetap disiplin selama perjalanan arus balik.

“Kami mengimbau seluruh pemudik untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Polda Lampung juga memprediksi puncak arus balik kedua Lebaran 2026 akan terjadi pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu, 28–29 Maret 2026. Lonjakan volume kendaraan diperkirakan meningkat signifikan sehingga masyarakat diminta mengatur waktu perjalanan lebih awal.

Keberhasilan pengamanan arus balik ini menegaskan komitmen Polda Lampung dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjaga kelancaran mobilitas nasional pada momentum Lebaran 2026. (Hms/Mdn)

Idulfitri Usai, Silaturahim Ikut Selesai?

 



Oleh KH Bachtiar Nasir

MARI kita jujur pada diri sendiri, mengapa semangat takwa dan silaturahim sering hanya terasa hangat saat Ramadan dan Syawal? Setelah itu, perlahan memudar, bahkan hilang tanpa terasa. Padahal, takwa bukan ibadah musiman, dan silaturahim bukan tradisi tahunan.

Takwa adalah bukti cinta kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ia seharusnya hidup dalam setiap keputusan, ucapan, dan sikap kita. Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya.” (QS Ali Imran: 102)

Jika takwa benar-benar tertanam, ia akan melahirkan akhlak yang konsisten, termasuk dalam menjaga hubungan dengan sesama manusia.

Begitu pula dengan silaturahim. Ia bukan sekadar ritual maaf-maafan saat Idulfitri atau ajang kumpul keluarga setahun sekali. Silaturahim adalah komitmen jangka panjang untuk tetap terhubung, peduli, dan hadir dalam kehidupan orang-orang terdekat kita, bahkan ketika tidak ada momen besar.

Al-Qur’an menegaskan bahwa menjaga hubungan keluarga adalah bagian dari ketakwaan:
وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ

“Bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta, dan peliharalah hubungan kekeluargaan…” (QS An-Nisa: 1)

Bahkan, Allah memperingatkan keras bagi mereka yang merusak hubungan tersebut.

فَهَلْ عَسَيْتُمْ إِن تَوَلَّيْتُمْ أَن تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ وَتُقَطِّعُوا أَرْحَامَكُمْ

“Maka apakah sekiranya kamu berkuasa, kamu akan berbuat kerusakan di bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?” (QS Muhammad: 22)

Ironisnya, banyak orang begitu hangat saat Syawal, tetapi kembali dingin setelahnya. Grup WhatsApp keluarga kembali sepi, pesan tak lagi dibalas, dan kabar kerabat sering terlewat. Silaturahim akhirnya hanya menjadi formalitas, bukan kebutuhan ruhani.

Padahal, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan janji yang sangat nyata.

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

“Barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahim.” (HR Bukhari dan Muslim)

Artinya, silaturahim bukan hanya bernilai pahala, tetapi juga menghadirkan keberkahan nyata dalam hidup.

Lebih dalam lagi, dalam hadis qudsi Allah berfirman:

أَنَا الرَّحْمَنُ، وَهِيَ الرَّحِمُ، شَقَقْتُ لَهَا اسْمًا مِنِ اسْمِي، فَمَنْ وَصَلَهَا وَصَلْتُهُ، وَمَنْ قَطَعَهَا بَتَتُّهُ

“Aku adalah Ar-Rahman, dan rahim (kekerabatan) Aku ciptakan dari nama-Ku. Barang siapa menyambungnya, Aku akan menyambungnya. Barang siapa memutuskannya, Aku akan memutusnya.” (HR Bukhari)

Namun tantangan terbesar justru muncul ketika hubungan tidak berjalan baik. Tidak semua keluarga hangat, tidak semua kerabat membalas kebaikan. Di sinilah kualitas iman diuji.

Rasulullah menegaskan:

لَيْسَ الْوَاصِلُ بِالْمُكَافِئِ، وَلَكِنَّ الْوَاصِلَ الَّذِي إِذَا قُطِعَتْ رَحِمُهُ وَصَلَهَا

“Bukanlah orang yang menyambung silaturahim itu yang sekadar membalas, tetapi yang tetap menyambung ketika diputuskan.” (HR Bukhari)

Bahkan ketika kita diperlakukan buruk, Rasulullah tetap memberi kabar gembira:

لَئِنْ كُنْتَ كَمَا قُلْتَ فَكَأَنَّمَا تُسِفُّهُمُ الْمَلَّ

“Jika engkau seperti yang engkau katakan, maka seakan-akan engkau menaburkan abu panas ke wajah mereka…” (HR Muslim)

Ini menunjukkan bahwa menjaga silaturahim bukan soal perasaan, tetapi pilihan iman.

Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq juga menjadi pelajaran besar. Meski disakiti oleh kerabatnya, ia tetap memaafkan dan membantu. Sikap ini sejalan dengan firman Allah:

وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا أَلَا تُحِبُّونَ أَن يَغْفِرَ اللَّهُ لَكُمْ

“Hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Tidakkah kamu ingin Allah mengampunimu?” (QS An-Nur: 22)


Konsistensi

Hari ini, menjaga silaturahim sebenarnya tidak sulit. Tidak harus dengan pertemuan besar. Cukup dengan pesan singkat, telepon, atau sekadar menanyakan kabar.

Yang sulit bukan caranya, tetapi konsistensinya.

Karena itu, jangan jadikan silaturahim sebagai agenda musiman. Jadikan ia sebagai bagian dari hidup. Jangan menunggu momen, tapi ciptakan momen.

Jika kita ingin hidup lebih berkah, hati lebih tenang, dan hubungan lebih hangat, maka rawatlah silaturahim. Bahkan ketika tidak ada alasan dunia untuk melakukannya.

Sebab pada akhirnya, yang dinilai bukan seberapa sering kita bertemu, tetapi seberapa tulus kita menjaga hubungan karena Allah. Wallahu a’lam bish shawab.




24 Maret 2026

Antisipasi Kejahatan dan Gangguan Kamtibmas, Koramil 04/Jatiasih Gelar Patroli Malam

 



REFORMASI-ID| Kodam Jaya - Kota Bekasi - 24/03/2026 Dalam upaya mengantisipasi tindakan kejahatan serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, Koramil 04/Jati Asih melaksanakan kegiatan patroli wilayah dengan menggunakan kendaraan serta berjalan kaki di sejumlah titik rawan.

Patroli dilakukan dengan menyusuri kawasan permukiman warga, jalan-jalan sepi, serta lokasi yang dianggap berpotensi terjadi gangguan keamanan. Selain itu, personel juga активно memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta turut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam menciptakan rasa aman dan nyaman, sekaligus mempererat sinergi antara aparat dan warga.

Danramil 04/Jati Asih, Mayor Inf Sanusi Deski, menyampaikan bahwa patroli ini dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas di wilayah binaan.

“Kami terus meningkatkan kegiatan patroli baik menggunakan kendaraan maupun berjalan kaki guna memantau langsung situasi di lapangan. Selain itu, kami juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” ujar Mayor Inf Sanusi Deski.

Dengan adanya patroli rutin ini, diharapkan situasi wilayah Jati Asih tetap terjaga dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

(Kodim 0507/Bekasi)

Terima Aduan 110, Polisi Sigap Beri Bantuan Pemudik Alami Kunci Mobil Terkunci


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN   – Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran kepolisian dalam menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan 110. Seorang pemudik mengalami kendala kunci mobil tertinggal di dalam kendaraan di kawasan Bakauheni, Lampung Selatan.  Selasa, 24/3/2026.

Pelapor, Riza Ramadhan, melaporkan kejadian tersebut sekitar pukul 08.30 WIB di depan Krakatau Park. Ia tidak dapat membuka kendaraannya karena kunci tertinggal di dalam mobil.

Sebelum menghubungi layanan 110, Riza sempat mencoba berbagai cara untuk membuka pintu mobilnya. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya ia meminta bantuan kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Pos Pelayanan (Pos Yan) Bakauheni yang dipimpin oleh AKP Ferdo Elfianto langsung menuju lokasi dan memberikan bantuan.

Di lokasi, personel kepolisian bertindak cepat dengan memanfaatkan peralatan sederhana yang tersedia. Salah satu anggota, Brigpol Sani, menggunakan ranting kayu yang dipadukan dengan penjepit kertas untuk menjangkau kunci dari dalam mobil. Dengan ketelitian dan kesabaran, upaya tersebut akhirnya berhasil membuka pintu kendaraan tanpa merusaknya.

Kepala KSKP Bakauheni, AKP Ferdo Elfianto, menegaskan komitmen pelayanan kepada masyarakat, untuk memberikan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat yang masuk melalui layanan 110, terutama dalam situasi darurat di jalur mudik.

“Personel kami langsung bergerak ke lokasi begitu menerima laporan, guna memastikan permasalahan dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat. Dalam kejadian ini, Brigpol Sani menggunakan ranting kayu dan penjepit kertas untuk membuka pintu kendaraan dan alhamdulillah berhasil tanpa merusak kendaraan,” katanya.

“Dengan peralatan sederhana dan kemampuan yang dimiliki anggota, kami berupaya menyelesaikan kendala di lapangan secara efektif dan humanis,” ucapnya.

Sementara itu, Riza Ramadhan menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh petugas kepolisian.

"Terima kasih pelayanan dari 110 sudah cepat tanggap. Dan KSKP Bakauheni sudah membantu, mobil saya ketinggalan kunci di dalam karena pintunya terkunci. Jadi terima kasih banyak buat semuanya dan pelayanannya the best,” ujar Riza.

Setelah permasalahan berhasil diselesaikan, pelapor melanjutkan kembali perjalanan serta tugasnya. Kejadian ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman dan pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya di momen arus mudik Lebaran. (Mdn)

H+3 Ramai Lancar, ASDP Himbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik Dipelabuhan Bakauheni


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN - Dirut ASDP Heru Widodo didampingi Dirjen Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, S.T., M.T., Dirut Teknik ASDP Nana Sutisna, KSOP kelas IV Bakauheni Capt. Suratno beserta stakeholder terkait dalam konferensi pers yang berlangsung di dermaga eksekutif pelabuhan ASDP Bakauheni menyampaikan skema antisipasi penumpukan pada saat arus balik lebaran Idhul Fitri tahun 2026. Selasa, 24/03/2026.

Dirut PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo mengatakan, Arus Balik dari H+1 hingga H+2 jika diakumulasikan ASDP mencatat volume kendaraan naik 48, 1 persen dengan rincian 37. 634 unit kendaraan roda dua, empat dan bus dibandingkan tahun lalu naik 15 persen.

Sementara itu sambungnya, jumlah penumpang 756,576 orang dan 202,126 kendaraan yang belum balik ke pulau Jawa pada arus balik lebaran tahun ini. Kemudian ASDP memberikan kebijakan singel tarif tiket di lintasan pelabuhan Bakauheni Merak agar tidak terjadi penumpukan di dermaga eksekutif sehingga terurai lancar terbagi di dermaga reguler untuk antisipasi juga TBB jika terjadi situasi krodit akan diberlakukan.

"Kami memprediksi arus balik akan terjadi pada tanggal 24 kemungkinan 28 hingga 29 nanti. Alhamdulillah 44 ribu jumlah reservasi tahun ini mengalir tanpa penumpukan," ujar Dirut ASDP Heru Widodo.


"Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat dan para pemudik untuk sebisa mungkin mengatur jadwal keberangkatan agar terhindar dari puncak arus balik lebaran di pelabuhan Bakauheni demi kelancaran dan kenyamanan bersama," ungkap Heru Widodo dalam keterangan persnya.

Dirjen Perhubungan laut Muhammad Masyhud, S.T., M.T., menambahkan mengucapkan selamat hari raya Idhul Fitri 1447, "Minal aidzin walfaizin Mohon maaf lahir dan batin. Serta mengapresiasi langkah langkah stakeholder terkait dalam upaya mensukseskan pelayanan angkutan lebaran Idhul Fitri tahun ini baik dari unsur TNI maupun Polri. 

Selain itu sebutnya bersama stakeholder meneruskan Himbauan Pak Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi kepada seluruh Pemudik agar mengutamakan keselamatan saat perjalanan selama arus balik lebaran, sebisa mungkin hindari puncak arus balik yang sudah disampaikan oleh Pak Dirut PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo.

"Kami memantau titik-titik potensi terjadinya kepadatan arus balik selama 24 jam untuk menguraikan kepadatan," pungkasnya. (Mdn)

Jaga Kondusivitas Jakarta Selatan, Detasemen Perintis Polri Intensifkan Patroli Dialogis di Titik Rawan



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memelihara Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta mengantisipasi tindak kriminalitas, Detasemen Perintis Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan patroli rutin di sejumlah titik strategis wilayah Jakarta Selatan pada Selasa, 24 Maret 2026.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB ini melibatkan 12 personel terlatih. Fokus utama patroli meliputi area publik dengan mobilitas tinggi, yakni Pasar Minggu, Stasiun Pasar Minggu, dan kawasan Lenteng Agung.

Sepanjang pelaksanaan tugas, personel di lapangan tidak hanya melakukan pengawasan fisik, tetapi juga mengedepankan pendekatan dialogis kepada masyarakat:
Keamanan Transportasi: Di Stasiun Pasar Minggu, petugas mengimbau penumpang dan pengunjung untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan guna mencegah aksi pencopetan atau tindak kejahatan lainnya.

Menanggapi isu kemacetan, petugas memberikan edukasi kepada pengendara di Lenteng Agung untuk mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak parkir sembarangan di bahu jalan yang kerap menjadi penyebab penumpukan kendaraan.

Petugas berkoordinasi langsung dengan pihak pengamanan internal (Security) stasiun dan mengarahkan masyarakat untuk segera melapor melalui Call Center 110 jika menemukan indikasi tindak kejahatan atau premanisme.

Berdasarkan laporan di lapangan, tim patroli mengidentifikasi adanya keresahan warga terkait praktik pemalakan dan parkir liar di titik-titik tertentu. Kehadiran personel Detasemen Perintis di tengah masyarakat terbukti memberikan rasa aman dan mendapatkan respon positif.

"Kami hadir untuk memastikan masyarakat merasa nyaman dalam menjalankan aktivitasnya. Selain pengamanan, kami juga menyerap aspirasi warga yang mengharapkan adanya peningkatan intensitas patroli, terutama pada malam hari untuk meminimalisir kerawanan," ujar Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol M. Ngajib S.IK.

Hingga apel konsolidasi pada pukul 16.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar (TKA). Komitmen Polri melalui semangat "Siap Terlihat dan Bermanfaat" akan terus diwujudkan melalui kehadiran polisi di titik-titik nadi kegiatan masyarakat.

Aksi Heroik Personel Detasemen Perintis Baharkam Polri Selamatkan Lansia Muntah Darah di Jalur Puncak



REFORMASI-ID | Bogor - Kesigapan personel kepolisian kembali membuahkan hasil positif di tengah padatnya arus lalu lintas Operasi Ketupat 2026. Empat personel Detasemen Perintis Samapta Baharkam Polri yang diperbantukan (back up) di wilayah Polres Bogor berhasil melakukan aksi penyelamatan darurat terhadap seorang pengendara lansia yang kritis di kawasan Gunung Mas, Bogor, Senin (23/03/2026).

Peristiwa ini bermula sekitar pukul 16.40 WIB saat arus lalu lintas di kawasan wisata Puncak sedang padat. Di tengah tugas pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin), tim Detasemen Perintis menerima laporan mendesak mengenai seorang pengendara lansia bernama Hari Supari yang tiba-tiba pingsan dan mengalami muntah darah di dalam kendaraannya.

Merespons situasi golden hour tersebut, empat personel Detasemen Perintis bergerak cepat berkolaborasi dengan Anggota Satlantas Polres Bogor. Petugas langsung memberikan pengawalan ketat membelah kemacetan menuju rumah sakit terdekat.

"Kejadiannya sangat cepat. Begitu menerima laporan warga, anggota langsung berkoordinasi untuk melakukan pengawalan prioritas agar pasien segera mendapatkan penanganan medis," ujar perwakilan tim di lapangan.

Berkat respons cepat tersebut, Bapak Hari Sumari berhasil dievakuasi ke RS Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo. Setibanya di rumah sakit, tim medis langsung melakukan tindakan darurat. Saat ini, kondisi beliau dilaporkan telah stabil dan membaik.

Dalam sela masa pemulihannya, Hari Sumari menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada para petugas.

"Saya sangat berterima kasih kepada bapak-bapak polisi yang sudah sangat cepat menolong saya. Kalau tidak ada bantuan pengawalan tadi, mungkin ceritanya akan lain karena jalanan sangat macet. Terima kasih sudah menyelamatkan nyawa saya," ungkap Hari Sumari dengan penuh haru.

Aksi heroik ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima dan perlindungan kepada masyarakat, melampaui tugas pokok pengaturan jalan, khususnya dalam situasi darurat di tengah pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

23 Maret 2026

Arus Balik Sumatera–Jawa Mulai Menguat, Layanan Penyeberangan Tetap Tertib Lancar


REFORMASI-ID | Lampung Selatan, Bakauheni, 23 Maret 2026 – Pergerakan arus balik Lebaran 2026 dari Sumatera menuju Jawa mulai terbentuk dan menunjukkan tren peningkatan signifikan. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memproyeksikan puncak arus balik akan terjadi pada Selasa (24/3) dan Rabu (25/3), seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pasca libur Lebaran.

Sejak Hari H, Minggu (22/3), trafik di Pelabuhan Bakauheni terpantau mulai bergeliat, baik penumpang pejalan kaki maupun kendaraan. Meski terjadi lonjakan, layanan penyeberangan tetap berlangsung lancar, tertib, dan terkendali berkat kesiapan operasional yang matang dan koordinasi lintas stakeholder.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan bahwa peningkatan trafik saat ini menjadi indikator awal dimulainya fase arus balik. *Pergerakan yang mulai meningkat ini menandakan tren arus balik sudah berjalan. Kami terus memastikan kesiapan layanan, baik dari sisi operasional maupun fasilitas, untuk mengantisipasi lonjakan pada periode puncak,” ujarnya.

Dari sisi lapangan, General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, memastikan operasional berjalan optimal dengan skenario pengendalian yang adaptif. Adapun skema pengalihan kendaraan pada arus balik telah mulai diterapkan. Arus menuju Jawa dilayani melalui Pelabuhan Bakauheni untuk penumpang pejalan kaki serta kendaraan golongan I, II, III, IVA, VA, dan VIA.

Sementara itu, kendaraan golongan IVB, VB, dan VIB yang dikecualikan dari pembatasan operasional dialihkan melalui Pelabuhan BBJ Muara Pilu. Adapun truk golongan VIB tiga sumbu, VII, VIII, dan IX yang masih dalam masa pembatasan diarahkan untuk menunggu di buffer zone maupun sejumlah rest area tol guna menjaga kelancaran arus lalu lintas.

"Arus kendaraan masih dalam batas kapasitas layanan. Pola kedatangan cukup merata sehingga proses bongkar muat kapal berlangsung cepat tanpa hambatan berarti,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengelolaan layanan dermaga dilakukan secara fleksibel melalui skema multi-dermaga, baik untuk penumpang pejalan kaki maupun kendaraan, guna menjaga distribusi tetap merata dan ritme layanan stabil di tengah peningkatan volume.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa pengguna jasa diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan tidak menumpuk pada periode puncak.


“Pastikan telah membeli tiket melalui Ferizy sebelum tiba di pelabuhan. Saat ini tidak ada penjualan tiket di pelabuhan, sehingga seluruh pengguna jasa wajib melakukan pembelian secara mandiri melalui kanal resmi,” tegasnya.

*Trafik Meningkat, Layanan Tetap Terkendali*

Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam pada HH, tercatat 146 trip kapal dengan total penumpang mencapai 51.751 orang atau meningkat 30,5% dibandingkan tahun lalu. Total kendaraan mencapai 14.094 unit atau naik signifikan 45,3%.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada sepeda motor yang mencapai 5.248 unit atau meningkat 59,4%, diikuti kendaraan roda empat sebanyak 7.407 unit atau naik 27,9%. Sementara itu, kendaraan logistik tercatat 1.202 unit atau melonjak 189,6%, serta bus sebanyak 237 unit atau meningkat 19,7%.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga HH, jumlah penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 480.613 orang atau meningkat 5,8%, dengan total kendaraan 102.031 unit atau tumbuh 11,5%.

Sebaliknya, trafik dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada Hari H tercatat 53.594 penumpang atau turun 4,3%, dengan total kendaraan 13.383 unit atau turun 5,7%. Namun secara kumulatif, pergerakan tetap menunjukkan tren positif dengan total penumpang mencapai 952.458 orang atau naik 1%, serta kendaraan sebanyak 253.049 unit atau meningkat 5,6%.

Di sisi lain, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pengelolaan arus balik harus dilakukan secara adaptif dan responsif terhadap dinamika di lapangan, termasuk optimalisasi kapasitas layanan dan penguatan buffer zone.

Dengan kesiapan operasional, penguatan digitalisasi layanan melalui Ferizy, serta sinergi seluruh pihak, layanan penyeberangan di lintasan Sumatera–Jawa diyakini akan terus mengalir lancar, aman, dan terkendali hingga periode puncak terlewati. (Hms/Mdn)

Ketika Berita Jadi Komoditas: Antara Dibayar untuk Menulis dan Dibayar untuk Diam


REFORMASI-ID | EDITORIALKasus dugaan pemerasan yang melibatkan oknum wartawan di Pekanbaru bukan sekadar peristiwa kriminal biasa. Ia adalah cermin retak yang memantulkan wajah jurnalisme kita—sebuah profesi yang idealnya berdiri di atas kebenaran, tetapi dalam praktiknya kerap tergelincir di antara kepentingan, tekanan, dan transaksi.

Peristiwa itu bermula dari sesuatu yang sebenarnya sangat mendasar dalam kerja jurnalistik: informasi. Dugaan adanya jaringan narkoba di dalam lapas adalah isu serius, menyangkut keamanan publik, integritas lembaga negara, dan nasib para warga binaan. Namun alih-alih berkembang menjadi kerja investigatif yang mendalam, informasi itu justru berubah menjadi alat tawar-menawar. Dari klarifikasi ke negosiasi. Dari fakta ke transaksi.

Di titik inilah kita dihadapkan pada dua wajah jurnalisme yang saling bertolak belakang: wartawan yang dibayar untuk menulis, dan wartawan yang dibayar untuk tidak menulis. 


Dibayar untuk Menulis: Ketika Informasi Menjadi Pesanan


Dalam praktik yang sehat, wartawan memang dibayar untuk menulis. Ia menerima gaji dari perusahaan pers untuk melakukan peliputan, verifikasi, dan publikasi informasi. Namun di luar itu, ada praktik yang lebih gelap: berita pesanan. 

Fenomena ini sering muncul dalam bentuk advertorial terselubung, pencitraan tokoh, atau bahkan “serangan” terhadap pihak tertentu. Dalam kasus-kasus politik lokal, misalnya, tidak jarang media digunakan untuk membangun citra kandidat atau menjatuhkan lawan. Wartawan—atau lebih tepatnya oknum—dibayar untuk menulis narasi tertentu, bukan berdasarkan fakta, melainkan kepentingan.   

Contoh lain bisa ditemukan dalam dunia bisnis. Perusahaan yang sedang bermasalah dengan produk atau layanan bisa “mengamankan” pemberitaan dengan cara membayar media atau wartawan agar hanya sisi positif yang ditampilkan. Kritik dibungkam, investigasi dihentikan sebelum dimulai.  

Di sinilah garis etika mulai kabur. Ketika berita tidak lagi lahir dari kepentingan publik, melainkan dari siapa yang membayar, maka jurnalisme kehilangan ruhnya.


Dibayar untuk Tidak Menulis: Diam yang Dibeli 


Jika “dibayar untuk menulis” adalah penyimpangan aktif, maka “dibayar untuk tidak menulis” adalah penyimpangan pasif yang tak kalah berbahaya. 

Kasus Pekanbaru memperlihatkan pola ini dengan gamblang. Dugaan bahwa uang Rp5 juta diberikan untuk menghapus atau menahan pemberitaan menunjukkan bahwa informasi bisa dinegosiasikan. Kebenaran bisa ditunda. Bahkan bisa dihilangkan. 

Praktik ini sering disebut sebagai “main berita” atau “hold berita”. Modusnya beragam:
Wartawan menemukan kasus dugaan korupsi, lalu mendekati pihak terkait dengan sinyal bahwa berita bisa “diamankan”.

Media menerima dokumen pelanggaran perusahaan, tetapi memilih tidak mempublikasikan setelah ada “komunikasi”.

Pihak tertentu secara proaktif menawarkan uang agar isu sensitif tidak muncul ke publik.

Dalam banyak kasus, yang hilang bukan hanya berita, tetapi juga kesempatan publik untuk mengetahui kebenaran.


Ruang Abu-Abu yang Dipelihara Sistem


Pertanyaan penting yang muncul dari kasus ini bukan hanya soal siapa yang salah, tetapi mengapa praktik seperti ini terus berulang. 

Ada beberapa faktor yang membuat ruang abu-abu ini tetap hidup:

1. Kesejahteraan Wartawan yang Tidak Merata
Tidak semua wartawan bekerja dalam sistem yang sehat. Banyak yang digaji rendah, bahkan tidak digaji sama sekali, hanya mengandalkan “iklan” atau “kerja sama”. Dalam kondisi ini, godaan untuk melakukan transaksi menjadi lebih besar. 

2. Lemahnya Pengawasan Internal Media
Perusahaan pers yang tidak memiliki standar etik yang kuat cenderung membiarkan praktik-praktik menyimpang. Bahkan dalam beberapa kasus, manajemen justru ikut menikmati hasilnya. 

3. Budaya Transaksional di Luar Pers
Masalah ini tidak berdiri sendiri. Banyak institusi—baik pemerintah maupun swasta—lebih memilih “menyelesaikan” masalah dengan uang daripada membuka diri terhadap kritik. Ini menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan dalam diam. 

4. Minimnya Literasi Publik tentang Hak Jawab
Seperti dalam kasus lapas, jika pemberitaan dianggap tidak benar, mekanisme yang tersedia sebenarnya jelas: hak jawab, klarifikasi, atau bahkan gugatan hukum. Namun jalur ini sering diabaikan karena dianggap lebih rumit dibanding “penyelesaian langsung”.


Ketika Kebenaran Menjadi Taruhan


Yang paling mengkhawatirkan dari semua ini adalah hilangnya fokus pada substansi. Dalam kasus Pekanbaru, perhatian publik tersedot pada dugaan pemerasan, sementara isu awal—jaringan narkoba di dalam lapas—justru mengabur. 

Padahal, jika informasi itu benar, maka ada masalah besar yang harus segera diungkap. Jika tidak benar, publik berhak tahu bahwa itu adalah hoaks. Namun ketika semuanya berhenti pada transaksi dan penangkapan, kebenaran menjadi korban kedua setelah integritas.

Refleksi: Mengembalikan Jurnalisme ke Khitahnya


Jurnalisme seharusnya tidak berada di pasar gelap informasi. Ia bukan alat tekanan, bukan pula alat perlindungan bagi kepentingan tertentu. Ia adalah jembatan antara fakta dan publik.

Kasus ini mengajarkan bahwa perbaikan tidak bisa hanya menyasar individu. Oknum wartawan yang menyalahgunakan profesinya memang harus diproses hukum. Tetapi sistem yang memungkinkan praktik itu terjadi juga harus dibenahi. 

Perusahaan pers perlu memperkuat standar etik dan kesejahteraan wartawan. Institusi publik harus berani transparan dan menggunakan mekanisme resmi dalam menghadapi pemberitaan. Dan masyarakat perlu lebih kritis dalam menyikapi informasi. 

Pada akhirnya, pertanyaan terbesar dari kasus ini tetap menggantung: 
apakah yang sedang dibungkam adalah pemerasan, atau justru kebenaran? 

Jika jawabannya yang kedua, maka yang kita hadapi bukan sekadar pelanggaran hukum—melainkan krisis kepercayaan. Dan dalam dunia jurnalisme, kehilangan kepercayaan adalah kematian yang paling sunyi.





Mahar Prastowo
Anggota Dewan Redaksi Media Reformasi Indonesia (MRI)

Jaga Kamtibmas, Den Perintis Korsabhara Baharkam Polri, Gelar Patroli Dialogis di Wanaherang Bogor



REFORMASI-ID | Bogor - Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Korps Sabhara Baharkam Polri melalui Ditsamapta terus mengintensifkan kehadiran personel di tengah publik. Pada hari ini, Senin (23/3/26).

Detasemen Perintis melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis di kawasan Pasar Wanaherang, Kabupaten Bogor.

Berbeda dengan patroli biasa, kegiatan ini dilakukan dengan metode Patroli Kendaraan Roda Dua (KR2) dan Jalan Kaki. 

Pendekatan ini dipilih agar personel dapat menjangkau titik-titik keramaian yang sempit serta berinteraksi langsung secara lebih humanis dengan pedagang maupun pengunjung pasar.

Selama kegiatan berlangsung, petugas aktif berdialog dengan warga setempat untuk menggali informasi terkait situasi keamanan di lingkungan pasar. Langkah ini bertujuan untuk memetakan potensi gangguan keamanan serta menampung keluhan masyarakat mengenai kejadian-kejadian yang meresahkan.

"Kami hadir bukan hanya untuk memantau, tetapi untuk mendengar. Interaksi langsung ini penting agar Polri mengetahui secara presisi apa yang menjadi keresahan masyarakat di lapangan," ujar Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri 

Selain menyerap aspirasi, personel di lapangan juga memberikan imbauan tegas namun santun terkait kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas. 

Masyarakat diingatkan untuk:
Tetap waspada terhadap potensi tindak pidana seperti pencurian atau penipuan di area pasar. Segera melaporkan kepada pihak Kepolisian terdekat apabila menemukan gerak-gerik orang atau hal-hal yang mencurigakan.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini merupakan wujud nyata slogan "Siap Terlihat dan Bermanfaat", di mana Polri berkomitmen untuk hadir secara fisik guna memberikan rasa aman dan manfaat langsung bagi kenyamanan aktivitas ekonomi masyarakat.

Situasi di Pasar Wanaherang terpantau aman dan kondusif hingga kegiatan berakhir.

Jaga Kelancaran Arus Pagi, Personel Detasemen Perintis Korsabhara Baharkam Polri Tebar Personel di Titik Rawan Kemacetan



REFORMASI-ID | Depok - Guna memastikan kelancaran aktivitas masyarakat di pagi hari, Personel Subden C Detasemen Perintis Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan penjagaan dan pengaturan (Gatur) lalu lintas di sejumlah titik strategis wilayah Depok dan sekitarnya pada Senin (23/03/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB ini menyasar enam titik krusial yang menjadi pusat pertemuan arus kendaraan dan aktivitas publik. Adapun lokasi ploting personel meliputi Simpang PAL, Simpang Perempatan Gunadarma, Simpang Universitas Indonesia, Depan Gerbang Korsabhara, Simpang Resimen III, hingga Simpang Leuwinanggung.

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk pelayanan prima kepolisian untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jalan, khususnya pada jam sibuk saat masyarakat berangkat bekerja dan memulai aktivitas pendidikan.

"Kehadiran personel di lapangan bukan sekadar mengatur roda kendaraan, tetapi untuk memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Ini adalah wujud nyata dari komitmen kami: Siap Terlihat dan Bermanfaat," tegas perwakilan Dirsamapta dalam laporannya kepada Kakorsabhara Baharkam Polri.

Di lapangan, para personel tampak sigap membantu penyeberang jalan dan mengurai simpul-simpul kemacetan yang kerap terjadi di area pendidikan seperti kawasan Universitas Indonesia dan Gunadarma. Hingga berita ini diturunkan, situasi arus lalu lintas di seluruh titik ploting terpantau ramai namun tetap tertib dan terkendali.

Langkah preventif ini diharapkan dapat meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kedisiplinan para pengendara di jalan raya.

22 Maret 2026

Mudik Lebaran Terkendali, ASDP Jaga Layanan Penyeberangan Tetap Prima

REFORMASI-ID | Jakarta, 22 Maret 2026 – Di tengah tingginya mobilitas masyarakat pada Angkutan Lebaran 2026, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan prima di 15 lintasan pantauan nasional. Dinamika arus mudik yang terus bergerak mampu dikelola secara terkendali melalui kesiapan operasional dan koordinasi lintas stakeholder yang solid.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga hari H, total penumpang mencapai 2.596.597 orang atau naik 5,4% dibandingkan tahun lalu sebanyak 2.463.910 orang. Total kendaraan tercatat 667.526 unit atau meningkat 7,2% dibandingkan 622.604 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada periode harian (H) tanggal 21 Maret 2026, total penumpang tercatat 156.838 orang atau naik 1,7% dari 154.237 orang tahun lalu. Sementara kendaraan mencapai 40.066 unit atau meningkat 0,6% dibandingkan 39.811 unit.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan layanan penyeberangan selama arus mudik berjalan lancar dan tetap terkendali, meskipun terjadi peningkatan signifikan mobilitas masyarakat.

“Di tengah tingginya volume pergerakan pemudik, kami memastikan layanan tetap prima melalui peningkatan kapasitas operasional, penguatan layanan, serta koordinasi intensif lintas stakeholder, dengan tetap mengedepankan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa,” ujarnya.

Lintasan Jawa–Sumatera–Bali tetap menjadi koridor tersibuk dan vital nasional. Untuk menjaga kelancaran, ASDP menerapkan penyesuaian pola operasi kapal, kesiapan personel, hingga rekayasa lalu lintas berupa pengalihan kendaraan dan delaying system di sejumlah buffer zone.

*Pengalihan Layanan*
Dalam rangka distribusi arus balik, ASDP juga mengoptimalkan pengalihan layanan melalui Pelabuhan BBJ Bojonegara untuk kendaraan golongan VIB, VII, VIII, dan IX mulai 23–29 Maret 2026. Sementara kendaraan lain, termasuk sepeda motor, tetap dilayani melalui Pelabuhan Merak.

Pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) diterapkan secara dinamis untuk mempercepat bongkar muat dan menjaga rotasi kapal. Selain itu, optimalisasi Port Operational Control Center di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk memperkuat kendali operasional berbasis real time.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menyampaikan kesiapan arus balik terus diperkuat. Hingga H sampai H+10, ketersediaan tiket di lintasan Jawa–Sumatera dan Jawa–Bali masih mencapai 98,66%.

“Masyarakat diimbau merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket melalui Ferizy sejak H-60, serta memastikan data penumpang sesuai dan datang ke pelabuhan tepat waktu,” jelasnya.

ASDP juga mengimbau masyarakat memanfaatkan program stimulus diskon tarif yang masih tersedia luas. Sejak 12 Maret 2026, program ini telah dimanfaatkan lebih dari 1,06 juta pengguna jasa, dengan potongan hingga 100% tarif jasa pelabuhan atau sekitar 21,9% dari total tarif.

Hingga 21 Maret 2026 pukul 23.59 WIB, realisasi penyerapan stimulus mencapai Rp14,5 miliar atau 40,84% dari target, dengan jumlah pengguna jasa mencapai 62,36%. Perbedaan persentase dipengaruhi variasi jenis kendaraan dan lintasan.

Program ini berlaku di 7 lintasan dan 14 pelabuhan, yakni Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, Lembar–Padangbai, Kupang–Rote, Kupang–Kalabahi, Kupang–Hansisi, serta Galala–Namlea.
Selain itu, kebijakan single tarif di Pelabuhan Bakauheni diberlakukan mulai 23 hingga 31 Maret 2026 guna menjaga kelancaran arus balik.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat, ASDP menegaskan komitmennya menjaga layanan penyeberangan tetap lancar, aman, dan nyaman, khususnya pada periode arus balik Lebaran. (Hms/Mdn)

HUT Ke-24 BNN RI, Kepala BNNK: Spirit Akselerasi War on Drugs Menuju Indonesia Bersinar


REFORMASI-ID | Lampung Selatan - Kepala BNNK Lampung Selatan AKBP Rahmat Hidayat.SE. MM., mengucapkan selamat hari jadi Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) yang ke-24 jatuh pada tanggal 22 Maret 2026. Dengan tema "Akselerasi War on Drugs Menuju Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba)",. Minggu, 22/03/2026.

AKBP Rahmat Hidayat, mengatakan dihari ulang tahun BNN RI ke-4 menegaskan kembali komitmen BNNK Lampung Selatan sesuai dengan program Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi., BNNK Lampung Selatan telah melaksanakan program nasional BNN RI Ananda Bersinar. Ananda Bersinar (aksi nasional anti narkotika dimulai dari anak bersih narkoba) adalah Edukasi Anti Narkoba terintegrasi dalam kurikulum anti narkoba di sekolah untuk membentuk karakter dan meningkatkan pengetahuan siswa tentang bahaya narkoba. 

"BNNK Lampung Selatan mengucapkan selamat HUT BNN RI ke-24 tahun, ini jadi spirit BNNK Lampung Selatan gencar dengan kampanye masif di media Pers dan media sosial yang menyasar Gen Z dan Alpha. Kami menyadari bahwa edukasi preventif jauh lebih efektif daripada penindakan. Pesan utamanya jelas Narkotika adalah penghambat utama kreativitas dan masa depan bangsa," ucap AKBP Rahmat Hidayat.

Selain itu sebutnya, beberapa poin pencapaian yang sudah dilaksanakan BNNK Lampung Selatan yakni mulai dari "Penguatan Ketahanan Keluarga, Rehabilitasi, bahkan meraih prestasi terbaik. Kunjungan Edukatif, Kerja Sama Lintas Sektoral untuk mendukung gerakan Ananda Bersinar.

"Program-program ini bertujuan untuk membangun generasi yang bersih dari narkoba dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba," tutup AKBP Rahmat Hidayat menegaskan. (Mdn)

Satu Token untuk Crypto, Saham, dan Komoditas: $ILVER Tawarkan Akses Terintegrasi ke Pasar Global



REFORMASI-ID | Jakarta - Perkembangan teknologi finansial terus mendorong integrasi berbagai instrumen investasi dalam satu ekosistem. Namun, hingga saat ini, akses terhadap aset global seperti cryptocurrency, saham internasional, dan komoditas masih terfragmentasi di berbagai platform.

Kondisi ini dinilai menjadi salah satu hambatan utama bagi masyarakat, khususnya investor ritel, untuk berpartisipasi secara optimal dalam pasar global.

Fragmentasi Platform Masih Jadi Tantangan

Untuk mengakses berbagai jenis aset, pengguna saat ini dihadapkan pada kebutuhan untuk menggunakan beberapa aplikasi berbeda.
Crypto diperdagangkan di satu platform, saham global di platform lain, sementara komoditas memiliki sistem tersendiri.

Selain itu, kompleksitas teknis serta keterbatasan akses di beberapa wilayah membuat sebagian masyarakat belum sepenuhnya dapat menjangkau peluang tersebut. Akibatnya, proses diversifikasi menjadi tidak efisien dan cenderung memakan waktu.

Dampak: Peluang Tidak Termanfaatkan Secara Maksimal

Keterbatasan akses ini berdampak pada rendahnya partisipasi masyarakat dalam pergerakan pasar global. Banyak investor hanya dapat mengamati peluang tanpa memiliki fleksibilitas untuk berpindah antar aset secara cepat.
Hal ini menyebabkan potensi keuntungan yang seharusnya dapat dioptimalkan justru terlewatkan.

$ILVER Hadir sebagai Solusi Terintegrasi

Menjawab tantangan tersebut, ekosistem PSNCHAIN memperkenalkan token $ILVER sebagai pendekatan baru dalam mengakses berbagai aset global.
Token ini dirancang untuk menjadi penghubung utama dalam ekosistem Lumadex, yang memungkinkan pengguna mengakses berbagai instrumen investasi melalui satu pintu.

Dengan menggunakan $ILVER, pengguna dapat terhubung ke:
Cryptocurrency seperti Bitcoin dan Ethereum
Saham global
Komoditas seperti emas, perak, dan energi.

Satu Token, Multi Aset

Dalam implementasinya, $ILVER berfungsi sebagai:
Gateway (pintu masuk) ke ekosistem global

Media pertukaran antar aset
Pusat likuiditas dalam sistem.
Pendekatan ini memungkinkan pengguna untuk berpindah antar aset dengan lebih efisien tanpa harus keluar masuk berbagai platform.


Pendekatan Aktif dalam Mengelola Aset

Berbeda dengan investasi konvensional yang cenderung pasif, model ini mendorong pendekatan yang lebih dinamis. Dengan banyaknya pilihan aset, peluang pergerakan harga selalu muncul setiap hari.

Pengguna dapat memanfaatkan momentum tersebut dengan melakukan perpindahan aset setelah mengambil keuntungan, sehingga dana tetap aktif mengikuti dinamika pasar.

Mendorong Inklusi Finansial Global

Teungku Raju ( Founder PSNCHAIN) menyatakan bahwa tujuan utama dari $ILVER adalah memperluas akses masyarakat terhadap sistem keuangan global.

Melalui integrasi berbagai instrumen dalam satu ekosistem, diharapkan masyarakat tidak lagi menghadapi hambatan teknis maupun akses dalam berinvestasi.
Langkah ini juga dinilai sebagai upaya untuk meningkatkan inklusi finansial, khususnya bagi masyarakat yang sebelumnya belum memiliki akses langsung ke pasar global.

Penutup

Dengan konsep yang menggabungkan berbagai aset dalam satu sistem terintegrasi, token $ILVER menjadi salah satu inovasi yang menarik untuk diperhatikan dalam industri keuangan digital.

Jika implementasinya berjalan sesuai rencana, pendekatan ini berpotensi menyederhanakan akses masyarakat terhadap pasar global sekaligus membuka peluang baru dalam pengelolaan aset secara lebih fleksibel dan efisien serta akan melahirkan orang-orang sukses baru. 

Tetap lakukan riset secara mandiri.

Pantauan Arus Mudik Hari H Angkutan Lebaran 2026, Asdp 83 Trip Layani Lintas Selat Sunda


REFORMASI-ID | Bakauheni, Lampung Selatan - Jawa-Sumatera Berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara) selama 24 jam (periode 21 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H tercatat jumlah trip yang beroperasi sebanyak 79 trip. Minggu, 22/03/2026.

Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H mencapai 50.353 orang atau turun 7,3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 54.323 orang.

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H mencapai 5.580 unit atau naik 7,5% dibandingkan realisasi tahun lalu yaitu 5.192 unit. Kendaraan roda empat mencapai 7.699 unit atau turun 13,1% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 8.861 unit.

Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 155 unit atau turun 25,8% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 209 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 172 unit atau naik 6,8 % dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 161 unit.

Total seluruh kendaraan tercatat 13.606 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H atau turun 5,7% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 14.423 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara mulai dari H-10 sampai H tercatat 898.864 orang atau naik 1,3% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 887.461 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 239.608 unit atau naik 6,3% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 225.448 unit.

Sebaliknya, berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam (periode 21 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H tercatat jumlah trip yang beroperasi di Pelabuhan Bakauheni sebanyak 83 trip.

Adapun realisasi total penumpang di Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H mencapai 25.934 orang atau naik 5,9% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 24.478 orang.

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H mencapai 1.673 unit atau naik 20,4% dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 1.390 unit. Kendaraan roda empat mencapai 3.896 unit atau naik 8,3%  dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 3.597 unit.

Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 0 unit atau turun 100% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 460 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 206 unit atau naik 11,4% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 185 unit.

Total seluruh kendaraan tercatat 5.775 unit yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H  atau naik 2,5% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 5.632 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa (Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu) pada H-10 sampai H tercatat 428.862 orang atau naik 3,4% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 414.605 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 87.937 unit atau naik 7,5% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 81.803 unit. (Hms/Mdn)