Media Reformasi Indonesia (MRI)

28 Februari 2026

Program "Bang Jasri": Kapolsek Medan Satria Pimpin Aksi Bersih-Bersih Masjid Al Furqon Pejuang


REFORMASI-ID 🇮🇩 Kota Bekasi – Jajaran Polsek Medan Satria terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang asri dan nyaman bagi warga selama bulan suci Ramadhan. Melalui program unggulan Bang Jasri (Bhayangkara Jakarta Asri), personel kepolisian menggelar aksi kerja bakti atau kurve di Masjid Al Furqon, Kelurahan Pejuang, Jumat (27/2/2026) sore.

Kegiatan ini menyasar kebersihan area dalam dan luar masjid guna memastikan kenyamanan jemaah yang akan melaksanakan ibadah shalat tarawih maupun kegiatan keagamaan lainnya.

Kapolsek Medan Satria, Kompol Rusit Malaka, S.H., M.H., memimpin langsung jalannya kegiatan ini dengan didampingi Wakapolsek AKP Sumarjono dan Kanit Binmas Iptu Endang Dahyudi. Hadir pula Bhabinkamtibmas Kelurahan Pejuang, Aiptu Slamet SA dan Bripka Dwi Feriyanto, yang bahu-membahu bersama pengurus masjid.

"Program Bang Jasri ini bukan sekadar semboyan, tapi aksi nyata. Hari ini kami memfokuskan pada kebersihan Masjid Al Furqon di Perum Bulevard. Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan khusyuk saat beribadah karena lingkungannya bersih dan asri," ujar Kompol Rusit Malaka di sela-sela kegiatan.

Aksi bersih-bersih ini disambut hangat oleh Ketua DKM Masjid Al Furqon, Bapak H. Zulkarnain. Pihak DKM mengapresiasi inisiatif kepolisian yang tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga peduli terhadap kebersihan tempat ibadah.

Personel kepolisian tampak membersihkan lantai masjid, area wudhu, hingga halaman luar masjid. Sinergi antara aparat dan pengurus masjid ini menciptakan suasana kekeluargaan yang erat di tengah lingkungan Perum Bulevard 

Kapolsek Medan Satria menegaskan bahwa kegiatan kurve ini akan terus dilaksanakan secara berpindah-pindah di berbagai tempat ibadah maupun fasilitas umum di wilayah hukum Polsek Medan Satria. Hal ini sejalan dengan visi program Bang Jasri untuk menghadirkan kehadiran Polri yang membawa dampak positif langsung bagi lingkungan.

Hingga kegiatan berakhir pada sore hari, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Area Masjid Al Furqon kini tampak lebih bersih dan siap menyambut jemaah untuk ibadah malam hari.

27 Februari 2026

400 Siswa Terbaik Lolos Seleksi Terpusat SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) 2026



REFORMASI-ID | Jakarta, 27 Februari 2026 - SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) mengumumkan hasil Nusantara Standard Test (NST) Tahap II dalam rangka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Sebanyak 400 siswa terbaik nasional dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke Seleksi Terpusat yang akan dilaksanakan pada bulan April 2026.

Dari total 3.000 peserta yang lolos NST Tahap 1, sebanyak 2.644 siswa hadir mengikuti NST Tahap II, mencatat tingkat partisipasi 88,13% dari seluruh Provinsi di Indonesia.

NST Tahap II menguji kompetensi Matematika dan IPA (soal dalam Bahasa Inggris), serta Bahasa Inggris.  Perhitungan skor menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT), dengan menghitung berdasarkan tingkat kesulitan soal yang dianalisis dari pola jawaban seluruh populasi peserta. Pendekatan ini memastikan pengukuran kemampuan berlangsung objektif, adaptif, dan presisi.

Penetapan kelulusan dilakukan berdasarkan merit ranking nasional NST Tahap II. Data menunjukkan ketatnya seleksi, dengan skor NST peserta Top 400 berada pada rentang 630 hingga 770, sementara rata-rata nasional 580. Ini menunjukan bahwa peserta yang lolos berada jauh di atas rata-rata nasional. Dari total 2.644 peserta NST Tahap II, hanya sekitar 15,1% yang masuk dalam kategori 5-7 (Baik hingga Luar Biasa) berdasarkan skala prediktif International Baccalaureate (IB), dan kelompok inilah yang kemudian ditetapkan sebagai 400 peserta terbaik nasional.

Ketua Tim SPMB Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI), Dewi Amri menyampaikan, “SPMB SMA KTB bukan sekadar seleksi akademik. Sistem seleksi dirancang transparan, berbasis data, dan meritokrasi. Empat ratus peserta yang lolos merupakan representasi potensi terbaik bangsa yang telah melewati standar akademik tinggi dan evaluasi yang objektif.” Ia menegaskan, “Penetapan berdasarkan NST Tahap II memastikan seleksi tetap adil dan memberi ruang kompetisi yang setara bagi seluruh peserta.”

Sebanyak 400 peserta terbaik berasal dari SMP di 28 provinsi berbeda. Sepuluh provinsi dengan jumlah peserta terbanyak meliputi Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, Banten, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Riau, dan Sumatera Selatan. Komposisi peserta Top 400 terdiri dari 251 laki-laki (62,75%) dan 149 perempuan (37,25%). Berdasarkan asal sekolah, peserta berasal dari negeri 44%, swasta (kurikulum nasional) 42,5%, dan swasta (kurikulum internasional) 13,5%. Data ini mencerminkan bahwa capaian tinggi tidak semata ditentukan oleh latar sekolah internasional, melainkan oleh kesiapan akademik dan daya saing individu.

“YPKTB memastikan SMA KTB menjadi ruang seleksi yang adil dan bermartabat. Sistem ini menjaring anak-anak terbaik bangsa tanpa membedakan asal daerah maupun jenis sekolah. Yang dinilai adalah potensi, integritas, dan kapasitas untuk tumbuh menjadi pemimpin masa depan,” ujar Irjen. Pol. Anwar, S.IK., M.Si., Ketua Yayasan Kemala Taruna Bhayangkara (YPKTB) sekaligus Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia. “Kehadiran peserta dari 28 provinsi menegaskan bahwa agenda membangun generasi unggul adalah agenda nasional. SMA KTB hadir sebagai bagian dari ikhtiar strategis menyiapkan kader bangsa yang siap bersaing secara global,” kata Anwar.

Pada tahap selanjutnya, ke-400 peserta akan mengikuti rangkaian seleksi akhir yang mencakup tes akademik lanjutan, IELTS prediction test, pemeriksaan kesehatan (rikkes), tes psikologi dan PMK, uji kesamaptaan jasmani, LGD, serta wawancara orang tua dan siswa.

SPMB SMA KTB 2026 menjadi tahapan penting untuk menjaring calon peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap ditempa dalam lingkungan pendidikan berasrama yang menekankan disiplin, karakter, kepemimpinan, serta kesiapan berkiprah di tingkat nasional dan global. SMA KTB, di bawah Yayasan Kemala Taruna Bhayangkara (YPKTB) dengan dukungan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI), berkomitmen menjaga proses seleksi yang kredibel dan akuntabel, serta menghadirkan ekosistem pembinaan yang kuat bagi putra-putri terbaik bangsa.

Berbagi Berkah Ramadhan, Polsek Bekasi Barat Bagikan Ratusan Paket Takjil di Kranji


REFORMASI-ID 🇮🇩 | KOTA BEKASI — Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, Polsek Bekasi Barat membagikan 100 paket takjil kepada warga dan para pengendara yang melintas di Jalan I Gusti Ngurah Rai, tepatnya di kolong Fly Over Kranji, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim AKP Murjaka, SH., sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Sejumlah personel kepolisian tampak turun langsung menyapa warga sembari membagikan paket berbuka puasa kepada pengguna jalan yang melintas menjelang waktu maghrib.

Dalam pelaksanaannya, pentaluran takjil turut dibantu oleh anggota organisasi masyarakat FBR Gardu 039 Kranji. Kolaborasi ini menjadi simbol sinergi antara aparat kepolisian dan elemen masyarakat dalam menebarkan kebaikan di bulan penuh berkah.

AKP Murjaka menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi-aksi sosial yang membawa manfaat langsung.

Warga dan pengendara yang menerima takjil tampak antusias dan menyambut positif kegiatan tersebut. Selain membantu masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Polsek Bekasi Barat menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan yang harmonis dan humanis dengan masyarakat, khususnya di wilayah Kranji dan sekitarnya.

Pemkot Bandar Lampung Targetkan Perbaikan Lebih dari 200 Ruas Jalan Pada 2026


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dengan menargetkan perbaikan lebih dari 200 ruas jalan pada tahun 2026. Program ini dilaksanakan secara bertahap di berbagai wilayah sebagai upaya menghadirkan akses transportasi yang aman, nyaman, dan layak bagi masyarakat.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah guna mendukung aktivitas masyarakat serta memperkuat konektivitas antarwilayah. Jum'at (27/02/2026).

“Perbaikan jalan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penyediaan infrastruktur yang memadai dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain perbaikan umum, Pemerintah Kota juga akan membangun delapan ruas jalan menggunakan konstruksi rigid beton.

Material ini dipilih karena memiliki daya tahan yang lebih kuat terhadap beban kendaraan berat dan kondisi cuaca ekstrem, sehingga mampu memberikan manfaat jangka panjang serta menekan potensi kerusakan jalan. Fokus pembangunan juga diarahkan pada sejumlah jalan protokol yang menjadi wajah utama kota.

Penataan dan peningkatan kualitas jalan protokol diharapkan dapat memperlancar mobilitas, meningkatkan estetika tata kota, serta memberikan kesan positif bagi masyarakat dan pengunjung.

Program ini direncanakan mulai berjalan secara bertahap sepanjang tahun 2026 dengan melibatkan perangkat daerah terkait, serta tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi anggaran. Pemerintah Kota Bandar Lampung optimistis, melalui program ini, konektivitas antarwilayah akan semakin kuat dan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada fisik semata, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.(*)

Polsek Medansatria Berbagi Kasih dengan Anak Yatim


REFORMASI-ID 🇮🇩 | Kota Bekasi - Polsek Medansatria menunjukkan kepedulian terhadap anak yatim di wilayahnya dengan memberikan santunan kepada 18 anak yatim yang didampingi oleh keluarga mereka. Acara ini berlangsung di Aula Ibashad Polsek Medansatria, Jumat (27/2/2026).

Pembacaan doa dipimpin oleh Aiptu Madaris, dan dihadiri oleh Wakapolsek Medansatria, AKP Sumarjono, yang mewakili Kapolsek Medansatria, Kompol Rusit Malaka. Kompol Rusit Malaka tidak bisa hadir karena kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan di Polres Metro Bekasi Kota.

Santunan ini diharapkan dapat membawa kebahagiaan dan harapan baru bagi anak-anak yatim di wilayah Medansatria. "Semoga dengan adanya kegiatan ini, wilayah hukum Medansatria dapat menjadi lebih aman, hijau, dan tertib, serta warga Medansatria dan Kota Bekasi diberikan kesehatan," ujar AKP Sumarjono.

Kapolres Grobogan Ajak Anak Yatim Piatu dan Lansia Belanja Lebaran



REFORMASI-ID | Grobogan - Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti sebuah pusat perbelanjaan di Purwodadi saat Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto, mengajak anak-anak yatim piatu dan para lansia berbelanja kebutuhan lebaran, Jum’at (27/2/2026). 

Didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Grobogan Ny. Ratih Ike Yulianto, AKBP Ike Yulianto tampak menyapa satu per satu anak yatim piatu dan lansia yang hadir. Senyum hangat dan sapaan lembut yang diberikan kepada anak-anak maupun para lansia menciptakan suasana lebih akrab, seolah tak ada jarak antara aparat dan masyarakat yang dilayani.

Anak-anak yatim piatu tampak antusias ketika diberi kesempatan memilih sendiri kebutuhan mereka. Dengan mata berbinar, mereka menyusuri rak-rak pakaian, mencoba baju Lebaran yang diidamkan, hingga memilih tas sekolah baru untuk menunjang semangat belajar. Kebebasan memilih itu menjadi pengalaman berharga yang mungkin jarang mereka rasakan.

Beberapa anak terlihat malu-malu saat menunjukkan pilihan baju terbaiknya kepada Kapolres dan Ketua Bhayangkari. Namun, dorongan semangat dan pujian hangat dari AKBP Ike Yulianto beserta sang istri membuat mereka semakin percaya diri. Tawa kecil dan ekspresi bahagia pun tak bisa disembunyikan ketika pakaian pilihan mereka akhirnya dimasukkan ke dalam keranjang belanja.

Sementara itu, para lansia memiliki kebutuhan yang berbeda. Dengan langkah perlahan namun penuh semangat, mereka lebih banyak memilih kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan makanan lainnya. 

Bagi mereka, sembako menjadi prioritas utama agar dapat menjalani hari-hari menjelang Lebaran dengan tenang dan tercukupi.

Kapolres Grobogan terlihat beberapa kali membantu para lansia mengambil barang dari rak yang lebih tinggi. Ia juga memastikan para lansia mendapatkan kebutuhan yang sesuai. Sikap sigap dan penuh empati tersebut menunjukkan kepedulian yang tak dibuat-buat, melainkan lahir dari ketulusan hati untuk berbagi.

Ny. Ratih Ike Yulianto pun tak kalah aktif mendampingi para ibu lansia. Ia berbincang hangat, serta memberikan motivasi agar tetap semangat menjalani kehidupan. Kehadiran Bhayangkari dalam kegiatan ini semakin memperkuat nuansa kekeluargaan yang terasa begitu kental.

Menurut AKBP Ike Yulianto, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Grobogan untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan. 

“Hari ini kami dari Polres Grobogan mengajak adik-adik dari panti asuhan dan para lansia untuk belanja bersama di swalayan. Harapannya, agar mereka bisa ikut merasakan euforia bulan Ramadhan dan Lebaran,” ujarnya.

Ia berharap, apa yang dilakukan hari ini dapat meringankan beban sekaligus menghadirkan kebahagiaan sederhana menjelang hari kemenangan.

Lebih dari sekadar bantuan materi, kegiatan ini membawa pesan tentang pentingnya kepedulian sosial. Di tengah berbagai tantangan kehidupan, masih ada perhatian dan kasih sayang yang mengalir dari sesama. Sentuhan kemanusiaan inilah yang sering kali lebih berarti dibandingkan nilai bantuan itu sendiri.

“Kegiatan ini merupakan tradisi rutin dari Polres Grobogan yang dilaksanakan menjelang lebaran,” imbuh AKBP Ike Yulianto,

Bagi anak-anak yatim piatu, pengalaman memilih baju dan tas sekolah sendiri akan menjadi kenangan indah yang mungkin akan mereka ceritakan di kemudian hari. Begitu pula bagi para lansia, perhatian yang diberikan membuat mereka merasa tidak sendiri dan tetap dihargai di usia senja.

Melalui belanja bersama ini, Polres Grobogan berupaya menghadirkan senyum di wajah anak-anak yatim piatu serta para lansia yang membutuhkan perhatian.

Kapolsek Rawalumbu Monitoring Pasar Tumpah dan Takjil, Pastikan Warga Aman dan Nyaman


LUGAS | Kota Bekasi  - apolsek Rawalumbu Kompol Akhmadi turun langsung ke tengah masyarakat dengan melaksanakan monitoring pasar tumpah dan pasar takjil dadakan di kawasan Jembatan 3 Narogong, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Selasa (24/2/2026) sore.

Kegiatan tersebut dilakukan bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Pengasinan Aiptu Erik sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan aktivitas ekonomi, khususnya di bulan suci Ramadhan.

Di lokasi, Kapolsek menyapa langsung para pedagang dan warga yang sedang berbelanja takjil. Selain itu, Kapolsek juga menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, mengantisipasi tindak kejahatan seperti pencurian, kejahatan jalanan, serta mencegah potensi tawuran remaja.

Kapolsek Rawalumbu menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari pelayanan Polri untuk memastikan seluruh aktivitas masyarakat berjalan aman, tertib, dan lancar.

“Kehadiran kami di sini untuk memberikan rasa aman dan memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini,” ujarnya.

Masyarakat dan pedagang pun menyambut baik kehadiran Kapolsek dan anggota di lokasi. Mereka merasa lebih tenang dan terlindungi saat menjalankan aktivitas.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sejalan dengan komitmen Polsek Rawalumbu dalam memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.

Polda Lampung dan Polda Banten Siap Amankan Mudik Lebaran 2026

REFORMASI-ID | Lampung – Polda Lampung bersama Polda Banten menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka persiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Rapat yang berlangsung di Mapolda Lampung ini difokuskan pada penguatan koordinasi pengamanan jalur tol dan penyeberangan laut.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya ASDP Indonesia Ferry, KSOP, BMKG, serta Kementerian Perhubungan.

Kapolda Lampung, Helfi Assegaf, menjelaskan rapat ini menjadi forum strategis untuk menyinkronkan data serta melakukan evaluasi pengamanan mudik tahun-tahun sebelumnya.

“Hari ini kami membahas kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Kami melakukan sinkronisasi data dan evaluasi hasil pengamanan tahun 2024 dan 2025 sebagai bahan penyempurnaan rencana tahun ini,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Ia menegaskan, koordinasi yang solid antara Polda Lampung dan Polda Banten sangat penting, mengingat tingginya mobilitas masyarakat yang menggunakan jasa penyeberangan laut dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni maupun sebaliknya.

“Harapannya, saat pelaksanaan pelayanan masyarakat khususnya pengguna transportasi kapal laut dari Merak ke Bakauheni dapat berjalan terkoordinasi dan terintegrasi dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolda Banten, Hengki, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut juga membahas standar operasional prosedur (SOP) serta mekanisme manajemen lalu lintas orang dan barang selama periode mudik.

Menurutnya, kesiapan sarana dan prasarana, serta optimalisasi sumber daya manusia menjadi prioritas utama guna memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Kami memastikan kesiapan personel dan infrastruktur untuk mendukung pengamanan arus mudik dan balik agar berjalan aman dan lancar. Termasuk penguatan SOP dan manajemen lalu lintas kendaraan maupun penumpang,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengamanan akan dimulai sejak H-7 Lebaran melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dengan melibatkan unsur Polri, TNI, SAR, BMKG, dan instansi terkait lainnya.

“Kami akan menggelar seluruh kekuatan secara terpadu sebagai bentuk tanggung jawab dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran 1447 Hijriah atau 2026 Masehi,” pungkasnya. (Mdn)

Siap Terlihat dan Bermanfaat, Detasemen Perintis Baharkam Polri Sambangi Warga Lewat Patroli KR2 dan Jalan Kaki



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memastikan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Direktorat Samapta (Dirsamapta) Korsabhara Baharkam Polri melalui Subden C Detasemen Perintis melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis pada Kamis malam (26/2/2026).

Kegiatan yang dimulai pada pukul 21.00 WIB ini dilakukan dengan menyisir sejumlah titik strategis, di antaranya Jl. Mohammad Tahir, Jl. Raya Bojong Nangka, dan Jl. Tapos. Patroli dilaksanakan secara mobile menggunakan kendaraan roda dua (KR2) serta patroli jalan kaki untuk menjangkau interaksi langsung dengan warga.

Dalam patroli tersebut, petugas mengedepankan pendekatan humanis dengan berdialog langsung bersama masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari. Petugas secara aktif menanyakan keluhan serta informasi mengenai potensi gangguan keamanan yang kerap terjadi di lingkungan sekitar.

Langkah ini diambil agar kepolisian mendapatkan data riil dari lapangan sekaligus memberikan solusi cepat terhadap permasalahan Kamtibmas yang dihadapi warga.

Selain melakukan pengawasan, personel Subden C Detasemen Perintis juga memberikan imbauan agar warga tetap waspada terhadap tindak kriminalitas. Masyarakat diminta untuk segera melaporkan ke pihak kepolisian terdekat apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan atau mengganggu ketertiban.

Sesuai dengan slogan "Siap Terlihat dan Bermanfaat", petugas di lapangan tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga sigap membantu masyarakat yang mengalami kendala teknis atau kesulitan saat berada di jalan raya.

Kegiatan patroli ini diharapkan dapat memberikan rasa aman (feeling of selfless) bagi masyarakat, sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan di jam-jam rawan. Hingga kegiatan berakhir, situasi di seluruh rute patroli terpantau aman dan terkendali.

Jaga Kenyamanan Markas, Personel Korsabhara Baharkam Polri Gelar Aksi Bersih Lingkungan



REFORMASI-ID | Depok - Personel Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri menunjukkan komitmennya tidak hanya dalam menjaga keamanan masyarakat, tetapi juga dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja. Pada Jumat pagi (27/2/2026), seluruh jajaran Korsabhara melaksanakan kegiatan pemeliharaan kebersihan di lingkungan Mako Korsabhara.

Kegiatan diawali dengan apel pagi di satuan kerja (Satker) masing-masing pada pukul 08.00 WIB. Usai arahan, personel langsung bergerak melakukan penggelaran sesuai dengan plotting area yang telah ditentukan untuk memastikan setiap sudut markas bersih dan tertata rapi.

Kabagrenmin Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol. Dodi Rahmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin untuk memupuk kedisiplinan dan rasa tanggung jawab personel terhadap lingkungan kerja.

"Sesuai dengan semangat kami, 'Siap Terlihat dan Bermanfaat', aksi bersih-bersih ini adalah wujud nyata bahwa kesiapan dalam bertugas dimulai dari lingkungan yang bersih dan sehat. Jika lingkungan kerja nyaman, pelayanan kepada masyarakat pun akan lebih maksimal," ujar Kombes Pol. Dodi Rahmawan dalam laporannya kepada Kakorsabhara Baharkam Polri.

Pantauan di lokasi menunjukkan seluruh personel bahu-membahu membersihkan area perkantoran, taman, hingga fasilitas umum di dalam Mako. Transformasi lingkungan yang bersih ini diharapkan dapat meningkatkan semangat kerja serta memberikan kesan positif bagi masyarakat yang datang berkunjung.

Dengan lingkungan yang asri dan bersih, Korsabhara Baharkam Polri terus berupaya menjadi teladan dalam penerapan pola hidup sehat dan manajemen mako yang representatif.

Pastikan Kelancaran Pagi Hari, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Tebar Personel di Titik Rawan Kemacetan



REFORMASI-ID | Depok - Guna memberikan pelayanan prima dan memastikan kenyamanan masyarakat dalam memulai aktivitas pagi, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. M. Ngajib, menginstruksikan jajaran Subden C Detasemen Perintis untuk melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin) di sejumlah titik strategis, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB ini menyasar titik-titik krusial yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat di wilayah Depok dan sekitarnya. Kehadiran personel Polri di lapangan bertujuan untuk mengurai kepadatan kendaraan serta meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas pada jam sibuk.

Setidaknya ada enam lokasi utama yang menjadi fokus ploting personel hari ini, di antaranya:

1.Simpang PAL dan Simpang Perempatan Gunadarma

2.Simpang Universitas Indonesia (UI)

3.Pintu Gerbang Kor Sabhara

4.Simpang Leuwinanggung dan Simpang Perempatan Cikeas

Brigjen Pol. M. Ngajib menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. "Sesuai dengan semboyan kami, 'Siap Terlihat dan Bermanfaat', personel Detasemen Perintis hadir bukan hanya untuk mengatur jalan, tapi untuk memastikan setiap warga dapat sampai ke tujuan dengan aman dan nyaman," ungkapnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan arus lalu lintas di lokasi-lokasi tersebut terpantau ramai namun tetap terkendali berkat kesigapan petugas. Selain melakukan pengaturan lalin, personel juga tampak membantu penyeberang jalan dan memberikan imbauan keselamatan berkendara kepada pengguna jalan.

Kegiatan rutin ini diharapkan dapat meningkatkan disiplin berlalu lintas sekaligus mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui pelayanan yang humanis dan responsif.

Bukber di PTIK, Kapolri Ajak Elemen Masyarakat Jaga Persatuan



REFORMASI-ID | Jakarta - Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar kegiatan buka puasa bersama unsur organisasi kemasyarakatan (ormas), OKP, mahasiswa, hingga perwakilan masyarakat sipil di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).

Dalam sambutannya, Kapolri menekankan pentingnya menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa sebagai kunci utama dalam mendukung serta menyukseskan program Pemerintah Indonesia, termasuk agenda besar Asta Cita.

“Tentunya kegiatan ini bagian dari upaya kita untuk terus merajut persatuan dan kesatuan guna mendukung apa yang menjadi program pemerintah dalam rangka mewujudkan program-program Asta Cita,” ujar Sigit.

Kapolri juga menyinggung dinamika global yang saat ini dinilai tidak dalam kondisi baik dan berpotensi memberikan implikasi terhadap situasi dalam negeri. Oleh karena itu, menurutnya, soliditas dan persatuan nasional menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut.

“Kita tentunya harus terus bersiap-siap menghadapi implikasi dari dampak global dan tentunya kita butuh persatuan dan kesatuan,” katanya.

Di sisi lain, Sigit memastikan bahwa institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia tetap memberikan ruang kepada mahasiswa dan pemuda untuk menyampaikan aspirasi sebagai bagian dari praktik demokrasi. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan prasyarat utama bagi keberlangsungan pembangunan nasional.

“Di satu sisi ada titik di mana kita harus bersatu, bahu-membahu menjaga agar negara ini tetap bisa bertumbuh dengan baik, karena stabilitas kamtibmas menjadi salah satu modal utama untuk melaksanakan pembangunan,” ucapnya.

Kapolri juga menegaskan komitmen Polri untuk terus berbenah dan terbuka terhadap kritik serta evaluasi publik. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan mandat reformasi menuju institusi kepolisian yang profesional dan semakin dekat dengan masyarakat.

“Polri siap untuk selalu dievaluasi dan dikritik agar dapat menjalankan mandat reformasi menjadi civilian police yang dekat dan dicintai masyarakat,” tutur Sigit.

Dengan terjaganya iklim demokrasi yang sehat serta situasi kamtibmas yang kondusif, Kapolri optimistis visi besar Indonesia Emas 2045 dapat terwujud melalui kerja sama dan persatuan seluruh elemen bangsa.@Red

26 Februari 2026

Tips Berkendara Aman Saat Ramadan 1447 Hijriah, Polda Lampung: Jaga Emosi dan Utamakan Keselamatan


REFORMASI-ID | Lampung - Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Polda Lampung mengimbau masyarakat untuk lebih mengutamakan keselamatan dan pengendalian diri saat berkendara di jalan raya. Kondisi fisik yang berubah akibat berpuasa dinilai dapat memengaruhi konsentrasi dan emosi pengendara.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, Ramadan merupakan momentum untuk meningkatkan kesabaran, termasuk dalam berlalu lintas.

“Puasa mengajarkan kita untuk lebih sabar dan menahan emosi. Hal ini sangat penting diterapkan saat berkendara, karena keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Kamis (26/2/2026).

Lanjut Yuni, terdapat sejumlah tips yang perlu diperhatikan masyarakat agar tetap aman selama berkendara di bulan Ramadan. 

Di antaranya ialah selalu menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor dan mengenakan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil.

Kemudian pengendara diminta untuk tidak menggunakan ponsel saat berkendara, mematuhi rambu lalu lintas dan lampu isyarat, tidak melawan arus, serta menghindari aksi kebut-kebutan maupun ugal-ugalan di jalan.

“Kami juga mengingatkan agar pengendara mampu menahan emosi, menghindari penggunaan klakson secara berlebihan, tidak mudah terprovokasi, serta saling menghargai sesama pengguna jalan,” jelasnya.

Menurut Yuni, mengutamakan keselamatan dibandingkan ego pribadi merupakan kunci utama terciptanya lalu lintas yang aman dan tertib selama Ramadan.

Melalui penerapan tips berkendara aman tersebut, Polda Lampung berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah dengan aman, nyaman, serta terhindar dari risiko kecelakaan lalu lintas.

“Tetap fokus, jaga emosi, patuhi aturan, dan utamakan keselamatan. Sabar di jalan merupakan bagian dari ibadah di bulan Ramadan,” tandas mantan Kapolres Metro tersebut. (Hms/Mdn)

Setelah Eropa dan Amerika, Rasa Bhayangkara Nusantara Resmi Hadir di Timur Tengah Sebagai Instrumen Diplomasi Kultural Presiden Prabowo Subianto



REFORMASI-ID | Jeddah - Diplomasi kultural Indonesia kembali mencatatkan capaian strategis di panggung global. Setelah mendapat perhatian luas di Benua Eropa dan Amerika, Buku Rasa Bhayangkara Nusantara versi Bahasa Inggris berjudul Taste of Nusantara: 80 Bhayangkara Menu for Indonesia’s Free Nutritious Meals Program kini resmi hadir di kawasan Timur Tengah.

Buku tersebut diserahkan langsung oleh Wakapolri Dedi Prasetyo kepada Konsulat Jenderal Republik Indonesia Jeddah dalam rangkaian kegiatan Courtesy Call di Jeddah, Kamis (26/2/2026). Penyerahan ini menandai secara resmi kehadiran Rasa Bhayangkara Nusantara di Timur Tengah sebagai bagian dari diplomasi kultural Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang mengedepankan budaya, kepedulian sosial, dan pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia di mata dunia.

Penyerahan buku tersebut diterima langsung oleh Konsulat Jenderal RI di Jeddah, Yusron Bahauddin Ambary, sekaligus menjadi simbol penguatan peran perwakilan Indonesia di luar negeri dalam menyampaikan narasi kebijakan nasional secara lebih inklusif dan mudah dipahami oleh komunitas internasional.

Instrumen Diplomasi Kultural Indonesia

Sementara itu, dari tempat terpisah, penyusun buku Rasa Bhayangkara Nusantara, Dirgayuza Setiawan, Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, menegaskan bahwa buku ini sejak awal dirancang sebagai instrumen diplomasi negara.

“Kehadiran buku ini menjadi instrumen diplomasi yang strategis. Buku ini membantu para Duta Besar Republik Indonesia di berbagai negara, termasuk di Jeddah, untuk menjelaskan kepada khalayak internasional tentang kekayaan, keberagaman, serta keberhasilan implementasi Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia,” ujar Dirgayuza Setiawan.

Menurutnya, buku ini tidak hanya berbicara tentang kuliner, tetapi juga menyampaikan pesan kebijakan negara melalui pendekatan budaya yang universal dan mudah diterima lintas bangsa.

MBG Jadi Perhatian Dunia

Dirgayuza Setiawan menambahkan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto kini telah menjadi perhatian dan perbincangan berbagai tokoh dunia.

“Dalam berbagai forum internasional, MBG bahkan disebut sebagai salah satu world program yang mendapat dukungan dan atensi global, termasuk dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hingga saat ini, tercatat 107 negara telah melaksanakan program serupa sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat,” jelasnya.

Sebagai negara dengan kekayaan budaya kuliner yang membentang dari Sabang hingga Merauke, ratusan adat dan tradisi, serta ragam bahan pangan lokal, Indonesia memiliki keunikan tersendiri dalam implementasi MBG. Keragaman tradisi memasak dan kearifan lokal menjadikan pelaksanaan MBG di Indonesia sebagai salah satu yang paling beragam di dunia.

Keberagaman inilah yang kini menjadi perhatian berbagai bangsa. Indonesia tidak hanya menjalankan program pemenuhan gizi, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan potensi pangan lokal dalam setiap implementasinya.

Dari London, Davos, Amerika Serikat hingga Jeddah

Kehadiran Rasa Bhayangkara Nusantara di Jeddah melengkapi rangkaian diplomasi kultural Indonesia yang sebelumnya telah hadir di berbagai pusat dunia. Pada 21 Januari 2026, buku ini diserahkan kepada Duta Besar RI untuk Inggris di London. Selanjutnya, buku tersebut diperkenalkan dalam forum global World Economic Forum di Davos, Swiss, sebagai bagian dari showcase diplomasi Indonesia, dan Buku versi Bahasa Inggris ini juga telah diperkenalkan di KBRI Washington D.C., Amerika Serikat bersama kunjungan Presiden Prabowo beserta delegasi sebelum akhirnya menjangkau Timur Tengah dibawa langsung oleh Wakapolri. 

Sejumlah media internasional menilai kehadiran buku ini di Davos sebagai pendekatan baru diplomasi Indonesia, yang memadukan kebijakan strategis, budaya, dan program sosial dalam satu narasi yang komunikatif dan mudah diterima oleh komunitas global.,

Respon Cepat Perwira Korsabhara Baharkam Polri Tolong Korban Kecelakaan di Jagakarsa



REFORMASI-ID | Jakarta - Kepedulian dan kesigapan ditunjukkan oleh jajaran Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri di tengah hiruk-pikuk arus lalu lintas Jakarta Selatan. Kasubden B Detasemen Perintis, AKBP Trie Sis Biantoro, S.Pd., S.I.K., M.H., turun langsung memimpin evakuasi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Lenteng Agung, Jagakarsa, pada Kamis (26/2/2026).

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, AKBP Trie Sis Biantoro bersama timnya tengah dalam perjalanan kembali menuju Mako Detasemen Perintis di Pengadegan setelah menyelesaikan tugas dinas di Mako Korsabhara Baharkam Polri.

Melihat adanya kerumunan dan kecelakaan yang menghambat laju jalan, perwira menengah tersebut spontan menginstruksikan timnya untuk berhenti. Tanpa menunda waktu, personel di bawah arahannya langsung melakukan pengamanan lokasi untuk mencegah kemacetan total sekaligus memberikan ruang bagi proses evakuasi medis.

"Kami segera mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi langsung ke Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek setempat. Prioritas utama kami adalah memastikan korban segera mendapatkan penanganan medis dan arus lalu lintas tetap terkendali," ujar AKBP Trie.

Berkat koordinasi taktis tersebut, petugas kepolisian wilayah dan tim medis segera tiba di lokasi untuk melakukan penanganan intensif. Namun, meski segala upaya pertolongan darurat telah dilakukan secara maksimal, korban dalam kecelakaan tersebut dinyatakan meninggal dunia (MD).

Aksi responsif ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam menjalankan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kehadiran personel di tengah situasi darurat diharapkan mampu memberikan rasa aman serta memastikan prosedur hukum dan evakuasi berjalan sesuai aturan.

Menutup keterangannya, pihak Korsabhara Baharkam Polri kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat pengguna jalan untuk selalu waspada.

"Kami mengimbau warga untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Mari jadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam berkendara agar kejadian serupa tidak terulang kembali," pungkas AKBP Trie.

Aksi Cepat Tanggap, Perwira Menengah Korsabhara Baharkam Polri Evakuasi Korban Laka Lantas di Lenteng Agung



REFORMASI-ID | Jakarta - Di tengah padatnya arus lalu lintas di kawasan Jakarta Selatan, aksi sigap ditunjukkan oleh personel Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri. Kasubden B Detasemen Perintis, AKBP Trie Sis Biantoro, S.Pd., S.I.K., M.H., memberikan pertolongan darurat kepada korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Lenteng Agung, Jagakarsa, Kamis (26/2/2026).

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, AKBP Trie Sis Biantoro beserta jajaran baru saja menyelesaikan kegiatan dinas di Mako Korsabhara Baharkam Polri dan sedang dalam perjalanan kembali menuju Mako Detasemen Perintis di Pengadegan.

Melihat adanya kecelakaan di jalur yang dilalui, AKBP Trie langsung menginstruksikan timnya untuk berhenti dan melakukan pengamanan di lokasi guna mencegah kemacetan panjang serta memberikan ruang bagi evakuasi.

"Kami segera mengambil langkah cepat dengan menghubungi Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek setempat agar korban segera mendapatkan penanganan medis dan proses evakuasi berjalan lancar," ujar AKBP Trie dalam keterangannya.

Berkat koordinasi cepat tersebut, petugas kepolisian wilayah dan tim medis segera tiba di lokasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut. Namun, meski upaya pertolongan telah dilakukan secara maksimal, korban dalam kecelakaan tersebut dinyatakan meninggal dunia (MD).

Aksi responsif ini merupakan wujud nyata dari semboyan Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kehadiran personel Polri di tengah situasi darurat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan memastikan prosedur penanganan kecelakaan berjalan sesuai aturan.

Pihak Korsabhara Baharkam Polri juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam berkendara.

Semarak Ramadan, Batalyon Infanteri 9 Marinir Gelar Lomba Adzan, Kultum, dan MTQ


REFORMASI-ID | Lampung - TNI AL.Korps Marinir.Brigif 4 Marinir.Yonif 9 Marinir. Batalyon Infanteri 9 Marinir menggelar lomba adzan, kultum, dan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) sebagai bagian dari pembinaan mental dan rohani prajurit di bulan Suci Ramadhan 1447 H 2026 M. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan satuan dengan diikuti oleh perwakilan prajurit dari berbagai kompi, dan berlangsung khidmat serta penuh semangat kebersamaan di Masjid Baitul Muttaqin, Batumenyan, Teluk Pandan, Pesawaran Lampung. Kamis (26/02/2026).

Komandan Batalyon Infanteri  9 Marinir Letkol Marinir Acmad Toripin M.Tr., Opsla., mengatakan. Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus mempererat silaturahmi antar prajurit terutama yang beragama muslim sebagai individu masing-masing di lingkungan satuan. 

"Diharapkan para peserta menampilkan kemampuan terbaiknya, mulai dari lantunan adzan yang merdu, penyampaian kultum yang inspiratif, hingga bacaan Al-Qur’an yang tartil dan penuh penghayatan," katanya. 

Lebih lanjut jelasnya. Dewan juri yang terdiri dari perwira dan bintara pembina rohani memberikan penilaian secara objektif dan profesional, dengan harapan kegiatan ini memiliki nilai-nilai religius yang semakin tertanam kuat dalam diri setiap insan prajurit Yonif 9 Marinir, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan dengan landasan moral dan spiritual yang kokoh. 

"Alhamdulillah. Lomba berlangsung lancar dan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada para pemenang, disertai harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin guna membina mental spiritual prajurit khususnya Batalyon Infanteri 9 Marinir," ujarnya.

Dalam kesempatan itu Komandan Batalyon Infanteri  9 Marinir Letkol Marinir Acmad Toripin M.Tr., Opsla., menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti lomba adzan, kultum, dan MTQ bukan sekadar ajang kompetisi saja.

"Tetapi juga sarana membentuk karakter individu prajurit yang berakhlak mulia, dan disiplin.' tegasnya. (Tri/Mdn)

Jaga Kondusifitas Ibu Kota, Detasemen Perintis Baharkam Polri Gelar Strong Point dan Patroli Dialogis



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta kelancaran arus lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Detasemen Perintis Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan pengamanan Strong Point dan Patroli Dialogis, Kamis (26/02/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 05.00 WIB hingga 10.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Penanggung Jawab AKBP Trie Sis Biantoro, S.Pd., S.I.K., M.H., dengan melibatkan 51 personel tangguh yang disebar di berbagai titik strategis Jakarta dan sekitarnya.

Personel Detasemen Perintis ditempatkan di pusat keramaian dan objek vital guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas pagi hari, di bundaran HI (12 Personel), Monas (11 Personel), Kota Tua (12 Personel).
Selain pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin), tim juga memperluas jangkauan melalui Patroli Dialogis di kawasan perumahan dan jalur penghubung, seperti Cibubur Country dan Jl. Raya Leuwinanggung.

Ditempat terpisah, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol M. Ngajib menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar penjagaan fisik, tetapi juga mengedepankan komunikasi dua arah dengan masyarakat. "Kami melakukan pemantauan situasi sekaligus berdialog langsung dengan warga dan pengguna jalan. Tujuannya adalah memberikan imbauan Kamtibmas agar masyarakat selalu tertib berlalu lintas serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan," jelasnya.

Hasil dan Situasi di Lapangan
Berdasarkan laporan pelaksanaan tugas, situasi di seluruh titik pengamanan terpantau aman dan kondusif tanpa ada kejadian menonjol. Meski menghadapi tantangan berupa volume kendaraan yang meningkat serta cuaca yang fluktuatif, petugas di lapangan berhasil memastikan terciptanya Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas).

Arus lalu lintas berjalan lancar tanpa kemacetan atau kecelakaan menonjol.
Terjalinnya komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat, sehingga potensi gangguan keamanan dapat dideteksi sejak dini.

"Kegiatan ini merupakan komitmen berkelanjutan dari Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat sesuai dengan semboyan: "Siap Terlihat dan Bermanfaat". Tutup Brigjen Ngajib

Belum Nikmati Diskon Tiket Lebaran? ASDP Jamin Refund Selisih Tarif


REFORMASI-ID | Jakarta — Perjalanan mudik selalu direncanakan jauh hari. Banyak masyarakat telah membeli tiket lebih awal demi memastikan kepastian jadwal dan kenyamanan perjalanan. Menyambut Periode Angkutan Lebaran 2026, Pemerintah menetapkan program stimulus diskon tarif dan kebijakan single tarif yang didukung penuh oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sebagai operator layanan penyeberangan. Kamis, 26 Februari 2026.

Melalui kebijakan tersebut, ASDP mengimplementasikan diskon sebesar 100 persen untuk tarif jasa pelabuhan, setara rata-rata 21,9 persen dari total tarif penyeberangan. Selain itu, penerapan single tarif dilakukan untuk menyamakan tarif layanan reguler dan express pada periode tertentu, sehingga tidak ada lagi perbedaan harga bagi pengguna jasa.

Bagi masyarakat yang telah membeli tiket ferry Merak-Bakauheni sebelum kebijakan diskon dan single tarif diberlakukan, ASDP memastikan hak pengguna jasa tetap terlindungi melalui mekanisme _partial refund_. Skema ini memungkinkan pengembalian selisih tarif bagi tiket yang dibeli dengan harga normal sebelum periode stimulus dan single tarif dimulai.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa proses refund dirancang sederhana, transparan, dan akuntabel. “Pengguna jasa yang telah membeli tiket sebelum periode stimulus dan single tarif dapat mengajukan partial refund melalui Contact Center ASDP 191 atau WhatsApp resmi di 0811-1021-191. Kami memastikan prosesnya mudah serta memberikan kepastian bagi masyarakat,” ujar Heru.

Stimulus diskon berlaku di 14 pelabuhan dan 7 lintasan strategis, mencakup pejalan kaki serta kendaraan golongan II dan IVA pada layanan reguler, serta pejalan kaki dan kendaraan golongan II pada layanan express. Kebijakan ini dirancang untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat selama periode mudik.

*Distribusi Merata*
Sementara itu, kebijakan single tarif diterapkan khusus di Pelabuhan Merak pada 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga 20 Maret 2026 pukul 15.00 WIB, serta di Pelabuhan Bakauheni pada 23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Skema ini mencakup pejalan kaki dan kendaraan golongan I, II, III, IVA, VA, hingga VIA guna mendukung distribusi layanan yang lebih merata pada puncak arus pergerakan.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa kelancaran layanan juga ditentukan oleh kedisiplinan pengguna jasa dalam merencanakan perjalanan. “Kami mengimbau masyarakat telah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan dan datang sesuai jadwal yang tertera. Sistem Ferizy memastikan kapasitas lebih terukur dan aman. Saat ini kuota masih tersedia hingga 99,8 persen,” jelas Windy.

Melalui dukungan terhadap kebijakan Pemerintah dan penguatan sistem layanan digital, ASDP optimistis perjalanan Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih tertib, adil, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa. (Hms/Mdn)

Arus Mudik 2026, Polda Lampung-Banten Sinkronkan Data Merak–Bakauheni


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Arus mudik Lebaran 2026 diprediksi kembali menekan jalur penyeberangan Merak–Bakauheni. Mengantisipasi lonjakan itu, Polda Lampung dan Polda Banten menyatukan skema pengamanan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026 di Aula Gawe Kuta Baluwarti, Rabu (25/2/2026).

Rakor ini tak sekadar seremonial. Fokusnya jelas: memetakan potensi kemacetan, menyamakan data pergerakan kapal dan kendaraan, serta memastikan tak ada lagi penumpukan ekstrem seperti tahun-tahun sebelumnya di Pelabuhan Merak maupun Bakauheni.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan, kunci pengendalian arus mudik tahun ini ada pada akurasi dan kecepatan data antarposko.

“Kita harus terus memperbarui data setiap kejadian menonjol di Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu. Semua tercatat rapi dan bisa diakses untuk pengambilan keputusan cepat,” tegas Helfi.

Ia juga meminta komunikasi lintas provinsi tak boleh terputus, terutama antara petugas di Merak dan Bakauheni.

“Koordinasi antara Lampung dan Banten harus real time. Data kapal yang keluar dan masuk harus sinkron, supaya tidak terjadi penumpukan akibat miskomunikasi,” ujarnya.

Menurutnya, pengawasan berbasis teknologi menjadi prioritas. “Manfaatkan CCTV di kawasan Pelabuhan Bakauheni dan integrasikan dengan Command Center. Pengendalian tidak bisa lagi manual,” kata Helfi.

*Antrean dan Cuaca Jadi Variabel Kritis*

Dari paparan teknis, jalur penyeberangan tetap menjadi titik krusial. Pemerintah dan operator pelabuhan menyiapkan 76 kapal di lintasan Jawa–Sumatera, buffer zone tambahan, serta rekayasa lalu lintas berlapis dari situasi hijau hingga merah.

Karo Ops Polda Lampung Kombes Pol Fadly Munzir Ismail mengakui evaluasi 2025 menjadi catatan penting. Tahun lalu, persoalan rest area dipenuhi truk, lonjakan pejalan kaki di pelabuhan, hingga penyerobotan antrean sempat memicu kepadatan.

“Permasalahan tahun lalu menjadi bahan koreksi. Tahun ini kita siapkan pola pengamanan lebih ketat, termasuk patroli intensif dan pengamanan rumah kosong,” ujar Fadly.

Ia menambahkan, potensi kelelahan pemudik juga menjadi perhatian. “Kami siapkan pos kesehatan dan layanan cepat untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat perjalanan panjang,” katanya.

Fadly memastikan fokus pengamanan tertuju pada Pelabuhan Bakauheni. “Buffer zone dan rekayasa lalu lintas berlapis akan diterapkan. Jika terjadi lonjakan, delay system langsung dijalankan untuk mencegah kepadatan masuk pelabuhan,” tegasnya.

Selain faktor teknis, cuaca juga masuk radar pengawasan. Berdasarkan prakiraan BMKG Wilayah II Banten, gelombang di lintasan Merak–Bakauheni relatif rendah, namun potensi hujan sedang hingga lebat tetap perlu diantisipasi secara dinamis.

Operasi Ketupat 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung 13 hari pada pertengahan Maret, melibatkan ribuan personel gabungan TNI-Polri dan instansi terkait. Titik pengamanan tersebar di pelabuhan, jalur tol dan arteri, rest area, pusat perbelanjaan, hingga kawasan wisata.

Bagi Polda Lampung, targetnya bukan sekadar arus lancar. Helfi menekankan pelayanan humanis tetap menjadi wajah utama operasi.

“Utamakan keselamatan personel dan layani masyarakat dengan pendekatan humanis. Mudik adalah momen sakral, negara harus hadir memberi rasa aman,” pungkasnya. (Hms/Mdn)

Pembinaan Rohani & Mental, Perkuat Iman dan Taqwa Personel Korsabhara Baharkam Polri



REFORMASI-ID | Depok - Mengisi bulan suci Ramadan 1447 H dengan kegiatan positif, Korsabhara Baharkam Polri menyelenggarakan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi personel yang beragama Islam. Kegiatan bertajuk "Hikmah Puasa di Bulan Suci Ramadhan 1447 H" ini dilaksanakan di Masjid Al Ikhlas, Depok, Kamis (26/02/2026).

Acara yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 09.30 WIB ini dihadiri oleh jajaran pejabat utama dan seluruh personel Muslim Korsabhara.

Pengajian dan pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas spiritual personel di tengah kewajiban menjalankan tugas kepolisian sambil melaksanakan ibadah puasa.

Kombes Pol. Dodi Rahmawan, S.I.K., M.H., selaku Kabagrenmin Korsabhara Baharkam Polri menjelaskan bahwa kegiatan Binrohtal ini merupakan upaya penguatan karakter insan Bhayangkara yang bertaqwa.

"Puasa bukan menjadi penghalang produktivitas, justru menjadi momentum untuk mendisiplinkan diri dan memperkuat empati. Dengan memahami hikmah Ramadan, kami berharap personel dapat memberikan pelayanan yang lebih humanis dan tulus kepada masyarakat," ungkap Kombes Pol. Dodi Rahmawan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap personel dapat memetik nilai-nilai kesabaran dan kejujuran dari ibadah puasa untuk diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Sambut Ramadan 1447 H, Personel Korsabhara Baharkam Polri Dalami Hikmah Puasa di Masjid Al Ikhlas



REFORMASI-ID | Depok - Mengisi bulan suci Ramadan 1447 H dengan kegiatan positif, Korsabhara Baharkam Polri menyelenggarakan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi personel yang beragama Islam. Kegiatan bertajuk "Hikmah Puasa di Bulan Suci Ramadhan 1447 H" ini dilaksanakan di Masjid Al Ikhlas, Depok, Kamis (26/02/2026).

Acara yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 09.30 WIB ini dihadiri oleh jajaran pejabat utama dan seluruh personel Muslim Korsabhara.

Pengajian dan pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas spiritual personel di tengah kewajiban menjalankan tugas kepolisian sambil melaksanakan ibadah puasa.

Kombes Pol. Dodi Rahmawan, S.I.K., M.H., selaku Kabagrenmin Korsabhara Baharkam Polri menjelaskan bahwa kegiatan Binrohtal ini merupakan upaya penguatan karakter insan Bhayangkara yang bertaqwa.

"Puasa bukan menjadi penghalang produktivitas, justru menjadi momentum untuk mendisiplinkan diri dan memperkuat empati. Dengan memahami hikmah Ramadan, kami berharap personel dapat memberikan pelayanan yang lebih humanis dan tulus kepada masyarakat," ungkap Kombes Pol. Dodi Rahmawan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap personel dapat memetik nilai-nilai kesabaran dan kejujuran dari ibadah puasa untuk diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Pimpin Apel Pagi, Brigjen Hary Kurniawan S.I.K Tekankan Kedisiplinan Personel Korsabhara



REFORMASI-ID | Depok - Menjaga ritme kedisiplinan dan kesiapsiagaan operasional, jajaran Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri menggelar Apel Bersama di Mako Korsabhara, Depok, pada Rabu (26/02/2026).

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Auditor Sispamobvitnas Utama TK II Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Hary Kurniawan S.H., S.I.K

Apel ini menjadi sarana konsolidasi internal bagi jajaran personel dalam memastikan kesiapan tugas pelayanan masyarakat.

Kabagrenmin Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol. Dodi Rahmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa apel ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan institusi untuk terus hadir bagi masyarakat. "Melalui apel pagi ini, kita menyelaraskan langkah sesuai visi 'Siap Terlihat dan Bermanfaat'," ujarnya.

Dalam arahannya, Brigjen Hary menekankan agar seluruh personel tetap menjaga profesionalisme dan integritas di lapangan, terutama dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks. Seluruh rangkaian apel berjalan dengan tertib dan khidmat sebelum personel melanjutkan agenda pembinaan mental.

Ramadan Kondusif: Detasemen Perintis Polri Terjunkan Personel Bersenjata Lengkap Jaga Titik Rawan Jakarta Pusat



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memastikan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan, Detasemen Perintis Korsabhara Baharkam Polri menggelar patroli skala besar bertajuk Sahur On The Road (SOTR) di wilayah hukum Polda Metro Jaya, khususnya kawasan Jakarta Pusat, pada Kamis (26/2/2026) dini hari.

Dipimpin langsung oleh Ipda Diky Kurniawan, sebanyak 36 personel bersenjata lengkap dan peralatan taktis disebar ke tiga zona strategis mulai pukul 03.00 WIB. Langkah preventif ini diambil untuk mengantisipasi potensi gesekan antar-kelompok masyarakat yang kerap terjadi menjelang waktu sahur.

Patroli dibagi menjadi tiga regu yang menyisir lokasi-lokasi yang dinilai memiliki mobilitas tinggi:

Regu 1 fokus mempertebal pengamanan di wilayah Polsek Metro Gambir, Menteng, dan Tanah Abang, termasuk menyambangi pos pantau di Jl. Jati Baru dan Jl. KH. Hasyim Asyari.

Regu 2 bergerak aktif di wilayah Sawah Besar, Kemayoran, dan Senen. Personel sempat melakukan tindakan persuasif dengan menyambangi kerumunan pemuda di Jl. Johar Baru dan Cempaka Putih untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Regu 3 melakukan koordinasi intensif di beberapa markas komando (Mako) Polsek, mulai dari Sawah Besar, Kemayoran, hingga Pasar Senen, guna memastikan sinergi kewilayahan berjalan optimal. 

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menciptakan stabilitas keamanan yang optimal.

"Kehadiran Polri di lapangan adalah untuk memberikan rasa aman. Kami mengedepankan langkah dialogis namun tetap waspada untuk memastikan tidak ada tawuran maupun balap liar yang mengganggu ketenangan warga," tulis laporan tersebut.

Hingga fajar menyingsing, situasi di seluruh titik pemantauan dilaporkan aman dan terkendali (TKA). Tidak ditemukan adanya insiden menonjol seperti tawuran warga maupun aksi balap liar yang meresahkan.

Meski demikian, petugas di lapangan mencatat masih adanya mobilitas kelompok masyarakat yang melakukan konvoi kendaraan. Hal ini menjadi catatan evaluasi bagi petugas untuk melakukan pengawasan yang lebih intensif pada hari-hari berikutnya demi menjamin situasi tetap kondusif hingga hari kemenangan tiba.

Polri menghimbau kepada seluruh masyarakat, terutama para pemuda, untuk mengisi waktu sahur dengan kegiatan yang positif dan menghindari berkumpul di bahu jalan yang dapat memicu gangguan ketertiban umum.

25 Februari 2026

Jaga Kondusivitas Wilayah, Detasemen Perintis Baharkam Polri Gelar Patroli Dialogis dan Urai Kemacetan di Titik Rawan



REFORMASI-ID | Bogor - Guna menciptakan rasa aman serta memastikan kelancaran aktivitas masyarakat, Detasemen Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri kembali melaksanakan patroli rutin dan pengaturan lalu lintas di wilayah Bogor dan sekitarnya pada Rabu (25/02/2026).

Sebanyak 24 personel diterjunkan menyisir wilayah strategis, mulai dari pusat ekonomi seperti Pasar Wanaherang hingga titik padat kendaraan di Simpang Universitas Indonesia dan Simpang Cikeas. Selain melakukan pemantauan fisik, personel juga melakukan pendekatan persuasif melalui patroli dialogis untuk mendengar langsung keluhan warga.

Kaden Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya preventif merespons laporan masyarakat terkait kemacetan dan praktik pungutan liar (pungli).

"Kami tidak ingin masyarakat merasa sendirian saat menghadapi kendala di jalan, baik itu karena macet maupun gangguan dari oknum yang melakukan pungutan liar. Personel kami diinstruksikan untuk hadir secara humanis namun tetap tegas dalam menjaga ketertiban di titik-titik rawan tersebut," tegas Kaden Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri.

Beliau juga menambahkan bahwa aspirasi masyarakat terkait permintaan patroli malam hari akan menjadi prioritas evaluasi ke depan.

"Respon positif masyarakat adalah energi bagi kami. Terkait saran warga untuk menambah intensitas patroli pada malam hari demi mengurangi kerawanan, kami akan segera melakukan pemetaan (mapping) dan menyesuaikan jadwal personel agar rasa aman ini terjaga selama 24 jam penuh," tambahnya.

Hingga kegiatan berakhir pada pukul 19.00 WIB, situasi di seluruh titik sasaran dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali (TKA). Masyarakat menyambut baik kehadiran polisi yang dinilai sangat membantu kenyamanan, terutama saat jam-jam sibuk sore hari.

Penyidik Polres Jakpus Diduga Tidak Profesional Tanggani Kasus Dugaan Penipuan Ferry Irawan



REFORMASI-ID | Jakarta -  Ferry Yuli Irawan, SE., SH., MH. layangkan surat Aduan Masyarakat (Dumas) ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya (PMJ) atas dugaan ketidakprofesionalan penyidik Polres Jakarta Pusat. Rabu, 25 Februari 2026.

Surat Dumas tersebut dilayangkan atas sebab pemberhentian penyelidikan atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan pelimpahan dari PMJ ke Polres Jakpus pada  23 Februari 2024.

Saat memberikan keterangan kepada awak media, Ferry Yuli Irawan, S.E. S.H. MH. menyampaikan kekecewaannya terhadap oknum penyidik Polres Jakpus dalam menanggani kasus penipuan dan penggelapan yang menimpa dirinya.

"Saya sangat kecewa dengan tindakan oknum penyidik yang mengeluarkan Surat Nomor: B/1830/II/RES.1.11/2025 tentang penghentikan penyelidikan kasus yang saya alamai dengan alasan belum ditemukan adanya peristiwa pidana," ujarnya.

Sedangkan, semua bukti dan berkas sudah saya penuhi.

"Atas dasar itu saya membuat laporan Dumas ke Dirreskrimum PMJ dengan CC. Kepala Bagian Wassidik PMJ atas dugaan ketidakprofesionalan oknum penyidik Polres Jakpus," paparnya.

"Saya juga memohon kehadapan Bapak Dir. Reskrimun dan Bapak Kepala Bagian Pengawasan Penyidikan (Bagwassidik) Polda Metro Jaya agar diadakan Gelar Perkara Khusus agar perkara dilanjutkan serta ditangani secara profesional agar ada keadilan bagi saya sebagai pelapor dan korban," tambahnya.

Bagian penerimaan surat  mengatakan sudah memanggil para penyidik polres jakarta pusat untuk dimintakan keterangan dan prosedur lanjutannya adalah akan diadakan gelar perkara khusus, namun hingga hari ini belum ada jadwal untuk gelar perkara khusus.

"Saya berharap Polda Metro Jaya bisa lakukan penyelidikan secara profesional, transparan dan akuntabel agar terwujudnya supremasi hukum yang mencerminkan kepastian hukum, rasa keadilan dan kemanfaatan," pungkasnya.

(red)

Polisi Ringkus Pelaku Spesialis Jambret Dijalan Raya Serang - Jakarta


REFORMASI-ID | Serang, Banten - Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Serang Polda Banten, berhasil meringkus Romli alias Doyo (49), pelaku spesialis jambret yang kerap beraksi di jalur padat kendaraan Jalan Raya Serang–Jakarta. 

Pelaku ditangkap di kediamannya di Kampung Dumus, Desa Pematang, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang,  Provinsi Banten.

Penangkapan yang dilakukan, pada Selasa (24/2/2026) dini hari itu, merupakan tindak lanjut dari laporan korban pasangan suami-istri yang menjadi sasaran aksi jambret, di Jalan Raya Serang–Jakarta, tepatnya di Kampung Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan menjelaskan, bahwa peristiwa penjambretan terjadi pada Minggu (15/2/2026) di Jalan Raya Serang–Jakarta, tepatnya di Kampung Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. 

"Saat itu, korban bersama istrinya, Kursita, mengendarai sepeda motor Honda Beat nomor polisi A-6378-FX hendak pulang ke rumah. Korban dipepet oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor," terang KKapolres didampingi Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES, Rabu (25/2/2026).

Saat posisi berdampingan, pelaku langsung menarik tas selempang warna cokelat yang dipakai korban hingga talinya putus, kemudian pelaku melarikan diri.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp7 juta. Di dalam tas tersebut, terdapat uang tunai dan 2 unit handphone milik korban. Usai kejadian, korban segera melaporkan peristiwa itu ke Polsek Ciruas untuk ditindaklanjuti.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Resmob Polres Serang, dipimpin Ipda Athallah Thoriq bersama Bripka Sutrisno melakukan serangkaian penyelidikan dan pengumpulan informasi di lapangan.

"Berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi dari masyarakat, identitas pelaku berhasil kami kantongi. Tim kemudian bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku saat sedang tidur di rumahnya," kata Andri Kurniawan.

Saat dilakukan penangkapan, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah pisau, golok serta motor jenis Honda CB yang diduga kerap digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya. 

Dari hasil pemeriksaan sementara, Romli mengakui telah melakukan aksi jambret seorang diri sebanyak delapan kali di sepanjang Jalan Raya Serang–Jakarta. 

Ia menyasar pengendara motor yang melintas di jalur sepi maupun padat kendaraan. Sementara senjata tajam dibawa pelaku, digunakan untuk berjaga-jaga apabila aksinya diketahui korban.

"Pelaku ini merupakan spesialis jambret yang sudah berulang kali beraksi. Kami masih melakukan pengembangan untuk mengetahui kemungkinan adanya pelaku atau korban lain," tegas Kapolres.

Kapolres juga memastikan, pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres Serang.

"Kami juga mengimbau, masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika melihat atau mengalami tindak kejahatan," tandas alumnus Akpol 2006. (*)

Penuh Haru Jelang Sertijab, Danrem 044/Gapo: Kenanglah Kami


REFORMASI-ID | Palembang - Menjelang pelaksanaan serah terima jabatan, Komandan Korem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto memberikan pengarahan kepada prajurit, PNS dan Persit Korem 044/Gapo. Bertempat di Balai Prajurit Korem 044/Gapo, Danrem turut didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 044, Ibu Vera Adri Koesdyanto.  Rabu, (25/2/2026).

Dalam arahannya, Danrem menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kerja sama seluruh prajurit, PNS, dan Persit selama dirinya menjabat sebagai Danrem 044/Gapo kurang lebih 1 tahun 48 hari. Ia juga menyampaikan bahwa serah terima jabatan direncanakan akan dilaksanakan pada 28 Februari mendatang.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kebersamaan selama saya berdinas di Korem 044/Gapo. Semua tugas dapat kita laksanakan dengan baik karena kekompakan dan kebersamaan kita,” ujarnya.

Danrem berpesan agar seluruh anggota selalu mengingat bahwa setiap perbuatan akan membawa konsekuensi di kemudian hari. 

“Apa yang kita tanam, itulah yang akan kita tuai. Perbanyak sedekah, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh berkah,” pesannya.

Ia juga mengenang berbagai momen kebersamaan yang telah dilalui selama masa kepemimpinannya. Menurutnya, banyak kenangan indah yang telah dirangkai bersama dengan penuh kegembiraan dan semangat guyub.

“Sudah banyak kenangan indah yang kita rangkai bersama. Semua tugas kita laksanakan dengan gembira dan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa kepemimpinannya terdapat tutur kata maupun Tindakan yang kurang berkenan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Sisa waktu penugasan yang ada mari kita manfaatkan untuk semakin kompak dan semakin guyub,” ungkapnya.

Menjelang masa purna tugas, Danrem turut memberikan nasihat terkait fenomena Post-Power Syndrome atau sindrom pensiun, yaitu kondisi psikologis yang dapat muncul akibat hilangnya jabatan, kewenangan, tanggung jawab, status sosial, serta rutinitas kerja yang selama ini melekat.

Ia mengingatkan agar setiap personel yang mendekati masa pensiun mempersiapkan mental sejak dini, menjaga komunikasi dan silaturahmi, serta menerapkan pola hidup sehat dengan rutin berolahraga.

“Yang tidak kalah penting, carilah kesibukan dan tetap aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kita harus selalu siap mengabdi untuk masyarakat dalam bentuk apapun,” pesannya.

Kegiatan pengarahan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung hangat dan penuh keakraban, menambah kesan mendalam dalam momen perpisahan tersebut dengan pesan sederhana namun penuh makna, “Kenanglah Kami.” (Mdn)

Hadirkan Rasa Aman Saat Sahur, Detasemen Perintis Baharkam Polri Perketat Patroli di Jakarta Selatan



REFORMASI-ID | Jakarta -  Detasemen Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan patroli kewilayahan skala intensif di wilayah Jakarta Selatan pada Rabu (25/02/2026) dini hari. Langkah ini diambil sebagai komitmen Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya selama jam rawan menjelang sahur.

Sebanyak 12 personel diterjunkan mulai pukul 02.00 WIB untuk menyisir sejumlah titik krusial, di antaranya kawasan Pasar Minggu, Pos Pantau Pasar Manggis (Setiabudi), dan Pos Pantau Taman Dakocan (Manggarai).

Poin Utama Kegiatan:

Antisipasi Kriminalitas: Patroli difokuskan pada pencegahan tindak pidana jalanan dan tawuran antar kelompok yang sering terjadi di waktu dini hari.

Ketertiban Lalu Lintas: Petugas memberikan teguran dan edukasi kepada pengendara motor yang melawan arus, demi mencegah kecelakaan fatal bagi pengguna jalan lainnya.

Kolaborasi Lintas Sektoral: Personel di lapangan bersinergi dengan anggota Satpol PP di wilayah Tebet untuk memperkuat pengawasan wilayah secara menyeluruh.

Kaden Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan respon cepat Polri atas kebutuhan masyarakat akan rasa aman. "Kami ingin memastikan warga Jakarta Selatan dapat menjalankan ibadah sahur dan aktivitas dini hari tanpa rasa khawatir. Hasil pantauan di lapangan menunjukkan situasi aman terkendali dan tidak ditemukan adanya aksi tawuran," pungkasnya.

Hingga berakhirnya kegiatan pada pukul 05.00 WIB, seluruh rangkaian patroli berjalan dengan tertib. Kehadiran Polri di titik-titik rawan mendapat apresiasi dari warga setempat yang merasa terbantu dengan adanya pengawasan fisik secara langsung.

FWPL Soroti Tata Kelola Proyek, Desak Evaluasi Sistem Pengawasan Pemkot Bekasi



REFORMASI-ID | Bekasi - Penghentian proyek penggalian kabel optik di kawasan Kali Abang Tengah oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memantik kritik dari Forum Wartawan Peduli Lingkungan (FWPL). 

Forum tersebut menilai peristiwa itu bukan sekadar persoalan pelanggaran izin, tetapi cerminan lemahnya sistem tata kelola dan pengawasan proyek utilitas di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Ketua FWPL, Ade Muksin, menyatakan bahwa tindakan penghentian proyek memang menunjukkan ketegasan kepala daerah. Namun, menurutnya, yang lebih penting adalah menjawab pertanyaan mendasar: bagaimana aktivitas penggalian yang mengganggu badan jalan dan ruang publik bisa berlangsung tanpa kejelasan administrasi sejak awal?

“Kalau memang tidak ada kejelasan izin, bagaimana proyek itu bisa berjalan dan luput dari pengawasan? Ini bukan hanya soal tegas di lokasi, tetapi soal sistem pengawasan yang seharusnya bekerja sebelum terjadi pelanggaran,” ujar Ade dalam keterangannya, Rabu (26/2/2026).

FWPL menilai, proyek utilitas seperti penggalian kabel optik bukan kegiatan kecil yang sulit terdeteksi. Aktivitas tersebut berdampak langsung terhadap lalu lintas, keselamatan pengguna jalan, serta kondisi infrastruktur kota. Karena itu, seharusnya terdapat mekanisme kontrol lintas dinas yang jelas dan terintegrasi.

Ade menekankan bahwa pemerintahan modern tidak boleh bersifat reaktif. Sistem perizinan harus transparan, berbasis data, serta mudah ditelusuri. Selain itu, pengawasan wilayah harus berjalan aktif tanpa menunggu instruksi atau inspeksi mendadak dari pimpinan daerah.

“Jika wali kota harus turun langsung untuk menghentikan proyek, maka perlu evaluasi terhadap mekanisme kontrol internal. Jangan sampai ada celah koordinasi yang membuat proyek tanpa izin bisa berjalan bebas,” tegasnya.

FWPL juga menyoroti dampak yang ditanggung masyarakat akibat penggalian yang tidak tertata.
Kerusakan jalan, tanah berserakan, serta perbaikan yang tidak maksimal kerap menjadi keluhan warga. Bahkan dalam beberapa kasus, warga sekitar harus membenahi sisa galian secara swadaya.

Atas dasar itu, FWPL mendesak Pemerintah Kota Bekasi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem perizinan dan pengawasan proyek utilitas. Transparansi data proyek serta penegakan sanksi administratif terhadap pihak yang lalai dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.

“Momentum ini harus dijadikan pintu masuk pembenahan tata kelola. Kota Bekasi membutuhkan sistem yang kuat dan preventif, bukan sekadar respons sesaat ketika persoalan sudah muncul di ruang publik,” pungkas Ade.

FWPL memastikan akan terus mengawal isu-isu lingkungan dan tata kelola infrastruktur sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial pers terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah. (Rls)