Media Reformasi Indonesia 🇮🇩

05 Januari 2026

Dalam Keheningan Malam, Patroli Koramil 05/Bantargebang Hadirkan Rasa Aman bagi Warga


REFORMASI-ID 🇮🇩 | Kodam Jaya, Kota Bekasi — Keheningan malam Minggu menjadi saksi hadirnya rasa aman di wilayah Bantargebang. Dalam suasana tenang layaknya keheningan mawar, Koramil 05/Bantargebang Kodim 0507/Bekasi melaksanakan patroli dan monitoring sistem keamanan lingkungan (Siskamling) bersama Komponen Pendukung (Komduk) dan Komponen Cadangan (Komcad), Minggu malam (4/1/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai ini dilaksanakan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan kamtibmas, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah.

Patroli dipimpin oleh Serka Jon A. Sipayung dengan kekuatan 17 personel, terdiri dari unsur TNI, Mitra Jaya, dan Linmas. Kegiatan dilaksanakan secara terpadu menggunakan satu unit Randis Maung, kendaraan roda dua dinas, serta sepeda motor masyarakat, menyusuri titik-titik strategis dan pemukiman warga di wilayah Bantargebang dan sekitarnya.

Rute patroli dimulai dari Makoramil 05/Bantargebang, melintasi Jalan Siliwangi, Gerbang Vida, Jalan Pangkalan Dua, Prapatan Embeh, Pos Siskamling RW 08 Bantargebang, hingga kawasan pasar dan persimpangan utama, sebelum kembali dan berakhir di Makoramil. Patroli juga dilaksanakan dengan pola kebersamaan dan keseragaman, mencerminkan soliditas antar unsur.

Di sela patroli, personel menyambangi pos-pos siskamling, berdialog dengan warga, serta memberikan imbauan kamtibmas agar masyarakat tetap waspada dan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

Serka Jon A. Sipayung selaku pimpinan patroli menyampaikan bahwa kehadiran aparat di malam hari bukan untuk menciptakan ketegangan, melainkan menumbuhkan ketenangan.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa dalam keheningan malam pun, negara hadir. Patroli ini adalah wujud komitmen TNI bersama komponen masyarakat untuk menjaga wilayah tetap aman, damai, dan kondusif,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan Komduk, Komcad, Mitra Jaya, dan Linmas menjadi kekuatan penting dalam menciptakan sistem pengamanan yang tangguh dan berkelanjutan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah terpantau aman, kondusif, dan terkendali, tanpa ditemukan adanya gangguan menonjol. Patroli ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama demi ketenteraman lingkungan.

04 Januari 2026

PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni Resmi Menutup Posko Nataru 2026



REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi menutup Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Kantor ASDP Cabang Bakauheni, Lampung Selatan. Minggu, 04/01/2026, sekira pukul 10.30 WIB.

Penutupan posko tersebut menandai berakhirnya masa pelayanan intensif angkutan Nataru di lintasan Bakauheni–Merak. Selama periode libur panjang, arus penyeberangan dinilai berjalan aman, lancar, dan terkendali.

Direktur Keuangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Bunga Herlina Oktavianti, menyampaikan bahwa tidak terdapat gangguan berarti selama pelaksanaan angkutan Nataru 2025–2026, baik dari aspek keselamatan pelayaran, pengaturan arus kendaraan, maupun pelayanan pengguna jasa.

Senada, Senior General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Zulfidon, menambahkan seluruh personel ASDP disiagakan selama 24 jam untuk memastikan kelancaran layanan penyeberangan. 

"Pengaturan antrean kendaraan, optimalisasi dermaga dan kapal, serta penguatan personel lapangan dilakukan secara intensif," ujarnya.

Berdasarkan data penyeberangan, lanjutnya, pengguna jasa dari Sumatera–Jawa pada 3 Januari 2026 selama 24 jam, ASDP mengoperasikan 100 trip kapal dengan jumlah penumpang mencapai 40.131 orang atau meningkat 11,5 persen. Kendaraan roda empat tercatat 4.312 unit atau naik 8,2 persen, bus sebanyak 380 unit atau meningkat 5,8 persen, sementara truk tercatat 2.805 unit atau turun 2,1 persen. Total kendaraan yang menyeberang mencapai 9.685 unit atau meningkat 10,5 persen.

"Secara kumulatif sejak H-10 terhitung 15 Desember 2025 hingga H+9 bertepatan 3 Januari 2026, ASDP mencatat total penumpang sebanyak 647.898 orang dengan total kendaraan mencapai 157.257 unit," tutupnya. (Mdn)

Sat Brimob Polda Sumbar Bangun Jembatan Darurat Penghubung Dua Nagari di Padang Pariaman



REFORMASI-ID | Padang - Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Barat membangun jembatan darurat yang menghubungkan Nagari Kataping dengan Nagari Sungai Buluah, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Pembangunan tersebut dilakukan untuk memulihkan akses transportasi warga yang terputus akibat kondisi darurat.

Kegiatan pembangunan jembatan darurat ini dilaksanakan pada Minggu (4/1/2026) oleh 27 personel Sat Brimob Polda Sumbar di bawah pimpinan IPDA Arumzein Laut selaku Paurlat Subbag Lat Sat Brimobda Sumbar.

Jembatan darurat tersebut difungsikan sebagai jalur transportasi sementara sekaligus akses evakuasi bagi masyarakat sekitar. Keberadaan jembatan ini dinilai sangat vital karena menjadi satu-satunya penghubung antar nagari yang digunakan oleh sekitar 3.000 warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan bahwa pembangunan jembatan darurat tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat terdampak kondisi darurat.
“Pembangunan jembatan darurat ini merupakan langkah cepat Polri untuk memulihkan akses masyarakat yang terputus. Kehadiran personel Brimob di lapangan diharapkan dapat membantu memperlancar aktivitas warga sekaligus menjamin keselamatan mereka,” ujar Kombes Pol Erdi.

Ia menambahkan, Polri terus mendorong jajaran di daerah untuk bersinergi dengan pemerintah setempat dan masyarakat dalam penanganan situasi darurat, khususnya yang berdampak langsung terhadap mobilitas dan keselamatan warga.

Dalam pelaksanaannya, personel Sat Brimob Polda Sumbar bekerja dengan penuh dedikasi, mengedepankan profesionalisme serta semangat kemanusiaan demi mempercepat pemulihan akses bagi masyarakat terdampak.

Banjir Susulan di Padang Pariaman, Tim Rescue Korpolairud Evakuasi 250 Warga*



REFORMASI-ID| Padang - Banjir susulan melanda Korong Suranti, Nagari Sikabu, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Jumat (2/1/2025). Peristiwa tersebut dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah itu sejak Kamis malam hingga Jumat siang, menyebabkan Sungai Batang Surantiah meluap dan merendam permukiman warga.

Akibat banjir tersebut, sekitar 250 warga dilaporkan terjebak karena genangan air merendam rumah-rumah penduduk serta memutus akses jalan utama. Ketinggian air bervariasi, mulai dari setinggi selutut hingga mencapai dada orang dewasa di sejumlah titik, sehingga warga kesulitan melakukan evakuasi secara mandiri.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Korpolairud Baharkam Polri langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi warga terdampak. Proses evakuasi difokuskan pada wilayah dengan genangan terparah dan memprioritaskan keselamatan kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan perempuan.

Kegiatan evakuasi dipimpin oleh Katim Rescue Korpolairud Baharkam Polri AKBP Ferry Setiawan, S.T., M.M., dengan mengerahkan personel serta sarana pendukung guna menjangkau kawasan yang terisolasi akibat luapan air.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan, kehadiran Polri dalam penanganan bencana merupakan bentuk respons cepat untuk melindungi dan membantu masyarakat.

“Begitu menerima laporan adanya banjir susulan dan warga yang terjebak, Tim Rescue Korpolairud segera bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan bencana,” kata Erdi.

Ia menambahkan, Polri terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan memantau perkembangan situasi di lapangan, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih berpotensi tinggi.

Hingga Jumat sore, Tim Rescue Korpolairud Baharkam Polri masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan bertambahnya wilayah terdampak dan memastikan seluruh warga dapat dievakuasi dengan aman.

Tim SAR Korpolairud Bangun Jembatan Sementara di Korong Maranci, Padang Pariaman



REFORMASI-ID| Padang , 3 Januari 2026 — Tim SAR Korpolairud melaksanakan kegiatan gotong royong pembuatan jembatan sementara di Korong Maranci, Nagari Seulayat, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan ini dilakukan bersama masyarakat setempat sebagai upaya membantu pemulihan akses penghubung antar desa yang sempat terputus.

Pembangunan jembatan sementara tersebut melibatkan 25 personel SAR Korpolairud yang didukung 5 personel Unit K9, dipimpin oleh AKBP Ferry Setiawan, serta partisipasi aktif masyarakat Korong Maranci. Jembatan dibangun menggunakan bahan swadaya masyarakat berupa kayu kelapa dan papan bekas yang tersedia di lokasi.

Jembatan sementara ini difungsikan sebagai lintasan penghubung antar desa dan hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki serta kendaraan roda dua dan roda tiga, mengingat keterbatasan kekuatan konstruksi.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Gotong royong pembangunan jembatan sementara ini menunjukkan komitmen Polri untuk selalu hadir dan membantu masyarakat, terutama dalam kondisi darurat maupun keterbatasan akses. Sinergi antara personel Korpolairud dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan aktivitas warga,” ujar Kombes Pol Erdi.

Pekerjaan pembangunan dimulai pada pukul 11.15 WIB dan berhasil diselesaikan pada pukul 22.35 WIB di hari yang sama. Meski dikerjakan dalam waktu yang cukup panjang, proses pembangunan berjalan lancar berkat kerja sama dan kebersamaan antara personel SAR Korpolairud dan masyarakat setempat.

Kehadiran jembatan sementara ini diharapkan dapat membantu kelancaran aktivitas warga sehari-hari serta meningkatkan keselamatan masyarakat dalam beraktivitas.

Bantu Korban Banjir Agam, Tim SAR Polri Dirikan Tenda Pengungsian dan Berikan Trauma Healing


REFORMASI-ID | Agam - Pada hari Sabtu, 03 Januari 2026, Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor BKO Polda Sumbar melaksanakan kegiatan penanganan korban bencana banjir di Kecamatan Palembayan Kab. Agam, Sumatera Barat. Kegiatan dipimpin oleh IPTU Yanto Harmidin Tosari dengan dukungan perlengkapan SAR yang memadai, antara lain helm, life jacket, alat potong, tali karmantel, perlengkapan medis, serta alat komunikasi.

Adapun rangkaian kegiatan dimulai dengan apel pagi gabungan, dilanjutkan kegiatan Randurlap, pemasangan tenda, pemindahan barang dari SD 06 ke tenda pengungsian, serta trauma healing bagi masyarakat di sekitar posko. Tim juga melaksanakan pemasangan tenda untuk sekolah sementara, kegiatan istirahat (isoma), dan melanjutkan tugas sesuai ploting lokasi hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai dan personel kembali ke posko.

Brimob Polri Laksanakan Trauma Healing Anak Terdampak Bencana di Kabupaten Agam



REFORMASI-ID | Agama - Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana alam, personel Batalyon C Resimen II Pasukan Pelopor dari Korps Brimob Polri melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu (3/1/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh 50 personel Batalyon C Resimen II Pasukan Pelopor yang tergabung dalam BKO Operasi Aman Nusa II. Dalam pelaksanaannya, personel Brimob memanfaatkan peralatan SAR untuk menghadirkan wahana flying fox mini yang digunakan sebagai sarana bermain sekaligus terapi pemulihan psikologis bagi anak-anak.

Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak berinteraksi dan bermain dalam suasana yang aman dan menyenangkan. Trauma healing tersebut bertujuan untuk membantu memulihkan keseimbangan emosional dan mental anak-anak pascabencana, sekaligus membangun kembali rasa aman, keberanian, serta kepercayaan diri agar mereka dapat kembali beraktivitas secara normal.

Kegiatan dipimpin oleh Iptu Herman Agustinus Marini, S.Tr.K, yang menyampaikan bahwa perhatian terhadap kondisi psikologis anak-anak merupakan bagian penting dalam proses pemulihan pascabencana.

“Kegiatan trauma healing ini kami laksanakan untuk membantu anak-anak agar tidak berlarut-larut dalam trauma akibat bencana. Kami ingin menghadirkan rasa aman dan kebahagiaan, sehingga mereka dapat kembali ceria dan optimis,” ujarnya.

Aksi kemanusiaan ini menjadi salah satu bentuk kehadiran negara melalui Korps Brimob Polri dalam mendampingi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat, tidak hanya dalam penanganan darurat dan SAR, tetapi juga pada aspek pemulihan psikososial.

Diharapkan, di tahun 2026 proses pemulihan dan pembangunan kembali di wilayah terdampak bencana, khususnya di Kabupaten Agam, dapat berjalan lancar sehingga masyarakat dapat segera bangkit dan menjalani aktivitas kehidupan secara normal.

03 Januari 2026

Gotong Royong Polri dan Masyarakat, Polres Pidie Jaya Percepat Pemulihan Pascabanjir dan Fasilitas Pendidikan



REFORMASI-ID | Meureudu - Polres Pidie Jaya bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong dalam rangka pemulihan pascabencana banjir di wilayah hukum Polres Pidie Jaya, Jumat 2 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi Polri dan masyarakat guna mempercepat pemulihan fasilitas umum, lingkungan, serta sarana pendidikan yang terdampak banjir.

Pelaksanaan gotong royong tersebut dilaksanakan secara serentak di sejumlah lokasi, di antaranya wilayah hukum Polsek Meureudu, meliputi Kantor Keuchik Gampong Meunasah Lhok, meunasah, fasilitas umum, serta Sekolah PAUD/TK Bungong Jeumpa Gampong Lueng Rimba, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Aceh tanggal 18 Desember 2025 tentang pelaksanaan giat pemulihan pascabencana melalui gotong royong bersama Polri dan masyarakat.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu melalui Kasi Humas Polres Pidie Jaya AKP Mahruzar Hariadi menyampaikan bahwa pemulihan pascabencana ini mengutamakan pembersihan fasilitas pendidikan agar dapat segera difungsikan kembali, sejalan dengan Surat Edaran Dinas Pendidikan Provinsi Aceh yang menetapkan Proses Belajar Mengajar dapat kembali dilaksanakan pada Senin, 5 Januari 2026 bagi sekolah yang telah dinyatakan layak.

“Polri siap membantu pembersihan sekolah-sekolah agar anak-anak dapat kembali mengikuti proses belajar mengajar dengan aman dan nyaman. Ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap keberlangsungan pendidikan pascabencana,” ujar AKP Mahruzar Hariadi.

Kegiatan gotong royong ini melibatkan Kasubbagdalprogar Bagren Polres Pidie Jaya AKP Hendra Saputra, S.E., Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya IPTU Fauzi Atmaja, Kasat Samapta Polres Pidie Jaya IPTU Ramli, Kapolsek Meureudu AKP Mustafa Kamal, personel Polres Pidie Jaya, personel BKO Brimob Polda Aceh yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II, personel Polsek Meureudu, serta masyarakat Gampong Meunasah Lhok dan Gampong Lueng Rimba.

Dalam pelaksanaannya, personel gabungan menggunakan berbagai peralatan pendukung, antara lain excavator mini, dump truck, gerobak pengangkut sampah, mesin pompa air, serta perlengkapan kebersihan seperti sekop, cangkul, sapu, pel, ember, wiper lantai, plastik sampah, dan peralatan kebersihan lainnya.

Kegiatan pemulihan pascabencana dilakukan melalui pembersihan lumpur, sampah, dan sisa material banjir pada fasilitas umum, kantor pemerintahan gampong, meunasah, lingkungan pemukiman, serta ruang kelas dan halaman sekolah, dengan semangat gotong royong dan kebersamaan.

Selain itu, Polres Pidie Jaya juga mengharapkan dukungan dari dinas terkait di Kabupaten Pidie Jaya untuk melakukan pengecekan terhadap sekolah-sekolah yang belum dapat digunakan, serta menyiapkan solusi sementara seperti pinjam pakai gedung atau penyediaan tenda belajar, agar proses pendidikan tetap berjalan.

Kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan Polri bersama masyarakat dalam mempercepat pemulihan pascabencana banjir, menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta menegaskan kehadiran Polri untuk masyarakat dalam situasi kemanusiaan.

Brimob Polda Sumbar Bangun Jembatan darurat, Hubungkan Antar Desa terisolir


REFORMASI-ID | Padang - Pada hari Jum'at, 2 Januari 2026, Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Barat melaksanakan kegiatan pembangunan jembatan darurat yang menghubungkan Nagari Kataping dengan Nagari Sungai Buluah, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh 27 (dua puluh tujuh) personel di bawah pimpinan IPDA Arumzein Laut, selaku Paurlat Subbag Lat Sat Brimobda Sumbar.

Pembangunan jembatan darurat ini bertujuan untuk memulihkan akses transportasi masyarakat yang terputus akibat kondisi darurat, sekaligus difungsikan sebagai jalur evakuasi bagi warga sekitar. Jembatan tersebut sangat vital karena menjadi satu-satunya akses penghubung antar nagari yang digunakan oleh kurang lebih 3.000 (tiga ribu) jiwa dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk kebutuhan ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan.

Selama pelaksanaan kegiatan, personel Sat Brimob Polda Sumbar bekerja dengan penuh dedikasi, mengedepankan profesionalisme serta semangat kemanusiaan. Proses pembangunan dilaksanakan secara gotong royong bersama masyarakat setempat, sehingga kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Nagari Sungai Buluah Barat, Yonedi, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Sat Brimob Polda Sumbar atas kepedulian dan bantuan nyata yang diberikan kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan jembatan darurat ini sangat membantu warga dalam beraktivitas serta memberikan rasa aman, khususnya dalam situasi darurat.

Sementara itu, IPDA Arumzein menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri, khususnya Korps Brimob Polri, di tengah masyarakat dalam memberikan bantuan kemanusiaan dan mendukung keselamatan warga, terutama dalam kondisi darurat dan bencana.

Dengan selesainya pembangunan jembatan darurat tersebut, diharapkan mobilitas masyarakat kembali normal serta mampu meningkatkan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi situasi darurat ke depan.

Bantuan Alat Berat Kapolri Dukung Pembersihan Lumpur Pasca Banjir di Pidie



REFORMASI-ID | Pidie - Personel Polres Pidie bersama warga masyarakat melaksanakan kegiatan pembersihan lumpur pasca bencana banjir di Gampong Tanjong, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie. Kegiatan tersebut dilakukan di sejumlah titik terdampak, antara lain halaman Meunasah Gampong Tanjong, lingkungan Kantor Keuchik, penanganan abrasi pada tanggul Sungai Krueng Tiro, serta pembersihan lumpur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gampong Tanjong.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polres Pidie bersama masyarakat menggunakan alat berat yang merupakan bantuan dari Bapak Kapolri guna mempercepat proses pembersihan material lumpur dan sisa-sisa banjir. Sinergi antara Polri dan masyarakat ini diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan kondisi lingkungan serta aktivitas warga pasca bencana.

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam penanganan pasca bencana merupakan bentuk komitmen Polri untuk hadir dan membantu masyarakat yang terdampak. “Polri terus berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan bantuan kemanusiaan, termasuk penanganan pasca banjir. Kegiatan pembersihan lumpur ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan meringankan beban warga,” ujarnya.

Kombes Pol Erdi juga menegaskan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam menghadapi dampak bencana alam. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

Respons Cepat Dit Polairud Polda Jatim Selamatkan Dua Anak Terjebak Lumpur di Wisata Kenjeran



REFORMASI-ID | Jatim - Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Jawa Timur melaksanakan pengamanan dan imbauan di kawasan wisata Pantai Kenjeran, Surabaya.Sabtu 3/1/2026.

Dalam kegiatan pengamanan tersebut, personel Dit Polairud Polda Jatim menemukan dua anak yang terjebak di pinggiran Pantai Kenjeran akibat air laut yang surut dan kondisi lumpur yang sangat tebal. Kedua anak tersebut tidak dapat bergerak dan terjebak di tengah lumpur, sehingga membutuhkan pertolongan segera. Melihat kondisi tersebut, personel Dit Polairud yang sedang melaksanakan pengamanan langsung melakukan upaya evakuasi dan berhasil menolong kedua korban dengan selamat. Evakuasi tersebut dilakukan oleh Bharada Nevan, staf Renmin Dit Polairud Polda Jatim.

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan apresiasi atas kesigapan personel di lapangan. “Kami mengapresiasi langkah cepat dan responsif personel Dit Polairud Polda Jawa Timur yang tidak hanya melakukan pengamanan dan imbauan keselamatan, tetapi juga sigap menolong masyarakat yang membutuhkan bantuan. Ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Kombes Pol Erdi juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar selalu mematuhi aturan keselamatan saat beraktivitas di kawasan wisata pantai serta mengikuti arahan petugas demi menghindari kejadian yang dapat membahayakan keselamatan.

Percepat Pemulihan Bencana, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo Instruksikan Pengerahan Alat Berat untuk Masjid dan Distribusi Air Bersih ke Pelosok



REFORMASI-ID | Sumbar - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo terus mengawal percepatan pemulihan pasca-banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera Utara dan Aceh. Dalam peninjauan terbaru pada Sabtu, (3/1/2025), Wakapolri menekankan pentingnya normalisasi fasilitas umum, khususnya tempat ibadah, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di pelosok.

Sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Presiden Prabowo Subianto, Polri telah menerjunkan alat berat ke titik-titik krusial. Salah satu fokus utama adalah metribusikan sembako hingga pembersihan Masjid dan tempat ibadah lainnya yang terdampak material lumpur agar dapat segera digunakan kembali oleh masyarakat untuk beribadah.

"Kami memastikan alat berat bekerja maksimal, tidak hanya untuk membuka akses jalan, tetapi juga membantu warga membersihkan Masjid-Masjid yang tertimbun lumpur. Kami ingin aktivitas spiritual masyarakat kembali pulih secepat mungkin," ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo saat meninjau lokasi bencana.

Menanggapi keluhan warga di wilayah terpencil seperti di Dusun Bidari (Aceh Utara) dan pelosok Tapanuli Tengah, Wakapolri memerintahkan jajaran Polres dan Polsek untuk proaktif memetakan kebutuhan air bersih di wilayah hukum masing-masing Polsek polres jajaran.

"Kebutuhan air bersih adalah prioritas utama. Saya telah menginstruksikan agar setiap Polres dan Polsek memastikan distribusi air bersih menjangkau hingga pelosok desa sesuai kebutuhan yang dilaporkan masyarakat. Polri untuk rakyat akan memenuhi kebutuhan tersebut melalui pengiriman mobil tangki maupun pembuatan sumur bor di titik-titik strategis," tegasnya.

Dalam kunjungannya ke Desa Kebun Pisang dan Lubuk Alung, Wakapolri juga memastikan kehadiran dapur,  umum, tenda trauma healing, serta pemberian bantuan perlengkapan sekolah bagi anak-anak terdampak. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada personel Polri yang bekerja tanpa henti di garda terdepan.

"Evaluasi ini bukan sekadar laporan di atas meja, tapi tanggung jawab moral. Kehadiran Polri adalah untuk memastikan setiap kebijakan Bapak Presiden dan Bapak Kapolri dirasakan manfaatnya secara langsung. Selama masih ada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan, Polri akan terus hadir, bekerja, dan berdiri bersama mereka," pungkas Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Komitmen Polri dalam Pemulihan Pascabanjir, SD Negeri di Aceh Tamiang Siap Digunakan



REFORMASI-ID | Aceh - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menunjukkan komitmennya dalam pemulihan pascabencana dengan membantu pembersihan fasilitas pendidikan terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Melalui pengerahan personel Korps Brimob, Polri melaksanakan bakti sosial di SD Negeri 1 Karang Baru, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru.

Kegiatan pembersihan dilakukan untuk memastikan lingkungan sekolah kembali bersih dan layak digunakan setelah terdampak banjir. 

Personel Brimob membersihkan ruang kelas, halaman sekolah, serta fasilitas pendukung lainnya agar proses belajar mengajar dapat segera berjalan normal.

Kepala SD Negeri 1 Karang Baru, Neti Suriyah, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Polri.

“Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak Kapolri yang sudah mengirimkan pasukan Brimob ke sekolah kami untuk membantu membersihkan lingkungan sekolah kami,” ujarnya.

Neti menambahkan bahwa langkah cepat tersebut sangat membantu pihak sekolah dalam menyiapkan sarana pendidikan menjelang hari pertama masuk sekolah.
“Sehingga nanti pada tanggal 5 Januari 2026, kami bisa melaksanakan pembelajaran di sekolah kami seperti biasanya,” kata Neti.

Dengan selesainya kegiatan pembersihan, SD Negeri 1 Karang Baru dipastikan siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada hari pertama masuk sekolah. Bantuan ini juga memberikan kepastian dan rasa aman bagi guru, siswa, serta orang tua murid.

Aksi kemanusiaan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membantu pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana, khususnya di sektor pendidikan. Sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Polri terus hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam misi kemanusiaan dan sosial di wilayah terdampak bencana.

Jasa Raharja dan BNPP RI Tandatangani MoU Perkuat Perlindungan dan Layanan Asuransi di Pos Lintas Batas Negara



REFORMASI-ID | Jakarta, 2 Januari 2026 - Upaya penguatan perlindungan dan integrasi layanan di kawasan perbatasan terus diperkuat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Jasa Raharja dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Republik Indonesia. Kerjasama ini menjadi penanda sinergi pelaksanaan
pertanggungan wajib kecelakaan penumpang dan lalu lintas jalan, serta asuransi kendaraan bemmotor di Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

Nota Kesepahaman tersebut bertujuan memberikan kepastian tata kelola, harmonisasi kebijakan, serta kejelasan standar operasional dan dasar hukum pelaksanaan layanan asuransi kecelakaan Jasa Raharja di kawasan perbatasan.

Kerja sama ini diharapkan mampu mendukung perlindungan masyarakat lintas negara secara tertib, terkoordinasi, dan berkelanjutan, seiring dengan tingginya mobilitas orang dan kendaraan di PLBN.

Jasa Raharja memahami bahwa pengelolaan kawasan perbatasan tidak semata-mata dimaknai sebagai batas geografis negara. Pengelolaan kawasan perbatasan bukan
sekadar batas geografis negara, melainkan wujud negara hadir dalam memberikan perlindungan, kepastian hukum, dan pelayanan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Dodi Apriansyah - Corporate Secretary PT Jasa Raharja menegaskan bahwa kerjabsama ini memiliki makna strategis dalam mendukung perlindungan masyarakat lintas negara di PLBN. Dodi menjelaskan bahwa Jasa Raharja menjalankan mandat pemerintah sebagai National Bureau Indonesia untuk skema ASEAN Compulsory
Motor Insurance (ACMI). 

Amanat ini menempatkan Jasa Raharja sebagai bagian dari sistem negara dalam memastikan perlindungan yang tertib, terkoordinasi, dan memiliki kepastian hukum di kawasan perbatasan.

Lebih lanjut, Dodi menyampaikan bahwa penandatanganan Nota Kesepahaman ini menjadi langkah penting dalam memperkuat keselarasan kebijakan, harmonisasi SOP, serta kepastian hukum atas pelaksanaan operasional di kawasan perbatasan.

"Nota kesepahaman ini menjadi landasan penguatan sinergi dalam pelaksanaan pertanggungan wajib kecelakaan penumpang, lalu lintas jalan, serta asuransi kendaraan bermotor lintas negara guna mengoptimalkan perlindungan masyarakat
dan implementasi skema asuransi wajib kendaraan bermotor ASEAN secara
terintegrasi," tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris BNPP RI Komjen Pol. Makhruzi Rahman, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan langkah strategis dan konkret untuk memperkuat sinergi antarinstansi, khususnya dalam mendukung pelaksanaan pertanggungan wajib kecelakaan penumpang dan lalu lintas jalan, serta
asuransi kendaraan bermotor di pos lintas batas negara.

Makhruzi menyoroti tingginya aktivitas masyarakat di kawasan perbatasan yang
memerlukan dukungan perlindungan asuransi.

la mencontohkan penggunaan kendaraan pribadi maupun angkutan umum lintas daerah dan lintas negara, baik di
perbatasan darat maupun laut.

"Kawasan perbatasan memiliki peran yang sangat vital, tidak hanya sebagai pintu gerbang negara, tetapi juga sebagai etalase. Pelayanan publik di kawasan perbatasan harus dilakukan secara terpadu, profesional, dan berorientasi pada perlindungan serta pelayanan masyarakat," tegasnya.

Ruang lingkup kerja sama ini mencakup dukungan fasilitas PLBN, pelaksanaan pertanggungan wajib, pertukaran dan perlindungan data, serta pengembangan sistem informasi terintegrasi. 

Keberadaan petugas Jasa Raharja di kawasan PLBN juga diharapkan dapat mendukung peningkatan keselamatan berkendara serta memperkuat kualitas pelayanan publik di wilayah perbatasan.

Kerja sama ini akan ditindaklanjuti melalui penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS), pembentukan kelompok kerja, serta monitoring dan evaluasi secara berkala agar implementasinya berjalan nyata dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus melayani sepenuh hati dan menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat, khususnya di kawasan perbatasan negara.

Bhakti Pendidikan Polri, Kapolda Aceh Kirim Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Anak-anak Desa Seumadam



REFORMASI-ID  | Aceh - Komitmen Polri dalam mendukung pemulihan pascabencana, khususnya di sektor pendidikan, terus ditunjukkan melalui aksi nyata. Pada Jumat (2/1/2026), Kapolda Aceh menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada anak-anak terdampak banjir di Desa Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Bhabinkamtibmas Desa Seumadam, Briptu Aji Wahyudin, sebagai bentuk kepedulian Kapolda Aceh terhadap kelangsungan pendidikan anak-anak pascabanjir. Sebelumnya, Polda Aceh juga telah melaksanakan sejumlah kegiatan kemanusiaan di wilayah tersebut, antara lain penyaluran air bersih, pemberian dua unit tandon air, serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Kegiatan pembagian perlengkapan sekolah ini merupakan tindak lanjut atas permintaan langsung dari anak-anak Desa Seumadam yang disampaikan saat kunjungan Kapolda Aceh beberapa waktu lalu. Mendengar aspirasi tersebut, Kapolda Aceh segera merespons dengan menyiapkan bantuan khusus untuk mendukung kebutuhan belajar mereka.

Sebanyak 43 paket perlengkapan sekolah disalurkan kepada anak-anak, terdiri dari tas sekolah, baju dan celana atau rok, buku tulis, buku gambar, pulpen, pensil, penggaris, cat mewarnai, kaos kaki, pouch, buku cerita, hingga buku Iqra. Penyerahan bantuan disambut antusias oleh anak-anak yang tampak gembira saat menerima perlengkapan baru mereka.

Salah seorang anak penerima bantuan, Revandariva, mengaku senang dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan.

“Dapat alat sekolah dan baju sekolah. Senang. Terima kasih untuk Bapak Kapolda,” ujarnya polos.

Rasa syukur juga disampaikan oleh Mardia, salah satu orang tua anak di Desa Seumadam. Ia mengapresiasi kepedulian Kapolda Aceh terhadap pendidikan anak-anak di wilayah terdampak banjir.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kapolda atas bantuannya kepada anak-anak kami berupa perlengkapan sekolah,” ungkapnya.

Sementara itu, Briptu Aji Wahyudin menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan perintah langsung dari Kapolda Aceh agar bantuan dapat diterima langsung oleh anak-anak yang membutuhkan.

Ia berharap bantuan perlengkapan sekolah ini dapat menumbuhkan kembali semangat belajar anak-anak Desa Seumadam, seiring rencana dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Aceh Tamiang pada 5 Januari 2026 mendatang.

Pembagian perlengkapan sekolah ini menjadi salah satu wujud nyata Bhakti Pendidikan Polri, sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak di wilayah terdampak bencana.

“Ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung dunia pendidikan,” pungkasnya.

Layanan 110 Berhasil Selamatkan Nyawa Warga Citaville Bekasi yang Alami Sesak Napas



REFORMASI-ID| Bekasi - Jajaran Polres Metro Bekasi menunjukkan kesiapsiagaan tinggi dalam merespons aduan masyarakat. Melalui layanan Call Center 110, petugas berhasil mengevakuasi seorang pria yang ditemukan pingsan dan terjebak di dalam rumahnya di Perum Citaville, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (31/12/2025).

Peristiwa ini bermula saat operator Call Center 110 menerima laporan darurat dari salah satu kerabat korban. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Bag Ops Polres Metro Bekasi langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati pintu rumah dalam keadaan terkunci rapat dari dalam. Karena kondisi darurat dan adanya kekhawatiran terhadap keselamatan penghuni rumah, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dengan mendobrak pintu untuk masuk ke dalam.

Di dalam kamar, petugas menemukan korban dalam kondisi tidak sadarkan diri. Berdasarkan informasi awal, korban diketahui mengalami gangguan pernapasan atau sesak napas akut yang membuatnya lemas dan pingsan sebelum sempat meminta pertolongan secara langsung.

"Petugas segera melakukan tindakan cepat dengan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Permata Keluarga agar segera mendapatkan penanganan medis yang intensif," ungkap keterangan resmi Polres Metro Bekasi melalui unggahan di media sosial.

Aksi sigap ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima dan respons cepat terhadap setiap aduan masyarakat. Saat ini, korban sudah berada dalam penanganan pihak rumah sakit dan kondisinya terus dipantau.

Layanan Call Center 110 sendiri merupakan garda terdepan kepolisian dalam menerima laporan gangguan kamtibmas maupun situasi darurat medis, sebagaimana instruksi Kapolri untuk selalu memberikan respons cepat atas setiap keluhan warga.

Layanan ini tersedia 24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian secara cepat, tepat, dan gratis di seluruh wilayah Indonesia.

Tip Tambahan: Jika naskah ini akan naik di Penabanten.com, Anda bisa menambahkan lead yang menekankan pada efektivitas layanan kepolisian di akhir tahun untuk memberikan nuansa evaluasi kinerja Polri yang positif.

Gerak Cepat dalam Pemulihan Pascabencana, Polri Pastikan Sekolah di Aceh Utara Siap Digunakan



REFORMASI-ID | Aceh - Polri melalui personel Satuan Brimob Polda Aceh yang tergabung dalam BKO Operasi Aman Nusa II bergerak cepat membantu pemulihan fasilitas pendidikan pascabencana banjir. Aksi tersebut diwujudkan melalui bakti sosial pembersihan lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 15 Seunuddon, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (2/1/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen Polri untuk memastikan sekolah terdampak banjir kembali bersih, aman, dan layak digunakan sehingga siap menyambut kegiatan belajar mengajar (KBM) pada hari pertama masuk sekolah, Senin, 5 Januari 2026, setelah libur panjang.

Sejak pukul 09.00 WIB, personel Sat Brimob Polda Aceh bahu-membahu membersihkan halaman dan ruang-ruang kelas dari lumpur serta sisa material banjir yang sebelumnya mengganggu aktivitas pendidikan. Pembersihan dilakukan secara menyeluruh agar seluruh fasilitas sekolah dapat digunakan secara optimal.

Kegiatan bakti sosial tersebut dipimpin langsung oleh Pasi Provost Yon B Brimob Polda Aceh, Ipda Ilfadli. Seluruh personel bekerja secara intensif dan terukur guna memastikan proses pemulihan sekolah selesai tepat waktu sebelum dimulainya KBM.

Upaya Polri melalui Sat Brimob Polda Aceh dalam Operasi Aman Nusa II membuahkan hasil maksimal. Hingga sore hari, pembersihan SDN 15 Seunuddon berhasil dituntaskan 100 persen dan sekolah dinyatakan siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada 5 Januari 2026 oleh para siswa dan tenaga pendidik.

Kepala SDN 15 Seunuddon, Nilawati, S.Pd., menyampaikan rasa syukur serta apresiasi mendalam kepada jajaran kepolisian atas kepedulian dan kerja keras yang telah diberikan.

“Kami sangat terbantu. Kehadiran Brimob benar-benar memberi harapan agar sekolah ini kembali hidup dan anak-anak dapat belajar dengan nyaman,” ungkapnya.

Kegiatan berakhir sekira pukul 16.00 WIB. Selama pelaksanaan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Melalui keterlibatan aktif dalam Operasi Aman Nusa II, Polri melalui anggota Sat Brimob Polda Aceh BKO kembali menegaskan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus kekuatan yang bergerak cepat memastikan fasilitas pendidikan siap digunakan tepat waktu demi kelancaran proses belajar mengajar pasca bencana.

02 Januari 2026

Polri Maksimalkan Bantuan dengan Kerahkan Alat Berat, Percepat Pemulihan Bencana di Sumatra



REFORMASI-ID| Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia terus memaksimalkan bantuan dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatra. Hingga saat ini, Polri telah mengerahkan total 86 unit alat berat dan 18 unit dump truck yang tersebar di wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Pengerahan tersebut dilakukan secara terbuka dan terukur untuk membersihkan lumpur dan material banjir, membuka akses jalan dan jembatan, menormalisasi aliran sungai, serta memulihkan fasilitas umum, sekolah, tempat ibadah, dan permukiman warga agar dapat kembali digunakan secepat mungkin.

Di wilayah Aceh, alat berat Polri dikerahkan secara luas di berbagai kabupaten, mulai dari Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Bireuen, Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Selatan, hingga Aceh Tenggara. Sedikitnya 27 unit alat berat bekerja setiap hari untuk membuka akses desa dan kecamatan yang sempat terisolasi, membersihkan rumah warga yang tertimbun lumpur, membangun serta memperkuat tanggul sungai, hingga mengamankan harta benda masyarakat. Di sejumlah lokasi, personel Polri bersama warga bahu membahu mengoperasikan alat berat demi mempercepat pemulihan lingkungan tempat tinggal.

Sementara itu, di Sumatera Barat, Polri mengerahkan 12 unit alat berat dan 10 unit dump truck di Kabupaten Padang Pariaman, Agam, dan Pasaman Barat. Alat berat difokuskan untuk membuka kembali akses nagari dan korong, membersihkan pemukiman dan fasilitas layanan publik, serta memastikan jalur distribusi logistik masyarakat dapat kembali berjalan. Upaya ini dilakukan secara berkelanjutan seiring masih ditemukannya lumpur tebal dan material banjir di sejumlah titik.

Di Sumatera Utara, pengerahan 47 unit alat berat dilakukan di wilayah Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, dan Tapanuli Utara. Fokus utama diarahkan pada pembukaan jalur transportasi yang tertutup longsor, pembersihan material banjir di kawasan padat penduduk, serta pemulihan akses antarwilayah agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat dapat segera pulih.

Trunoyudo Wisnu Andiko, Karo Penmas Divisi Humas Polri, menegaskan bahwa Polri memahami betul beratnya situasi yang dihadapi masyarakat terdampak bencana.

“Kami merasakan langsung duka dan kelelahan masyarakat yang rumah, lingkungan, dan akses hidupnya tertimbun lumpur serta material. Polri tidak akan berhenti hingga seluruh akses di lokasi bencana benar-benar pulih. Masih ada desa, kecamatan, dan permukiman warga yang membutuhkan bantuan, dan kami terus berupaya maksimal untuk menjangkau semuanya,” ujar Trunoyudo dengan penuh empati.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kesabaran serta kekuatan masyarakat dalam menghadapi kondisi sulit ini.

“Kami sangat salut atas kesabaran, ketabahan, dan kerja sama masyarakat. Polri mengajak para relawan dan seluruh elemen untuk terus bergandengan tangan membantu saudara-saudara kita yang terdampak. Dengan kebersamaan, proses pemulihan akan jauh lebih cepat dan lebih kuat,” tambahnya.

Polri menegaskan akan terus hadir di tengah masyarakat, mengerahkan alat berat dan seluruh kemampuan yang dimiliki, serta memastikan setiap upaya pemulihan dilakukan secara bertahap, berkelanjutan, dan berpihak pada kebutuhan warga, hingga kehidupan masyarakat terdampak bencana di Sumatra benar-benar kembali pulih.

Kakorsabhara Baharkam Polri, Dampingi Wakapolri Pantau Arus Balik Nataru 2025



REFORMASI-ID| Jakarta - Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol Drs M. H. Ritonga, M.Si selaku Kaopsus Lilin 2025 Mabes Polri, Mendampingi Bapak wakapolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo melakukan pemantauan arus lalu lintas libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Command Center Tollroad Jasa Marga, Jatiasih, Bekasi Kota, Jumat (2/1/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri didampingi Kakorsabhara Baharkam Polri selaku Kaopsus Lilin Mabes Polri, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya, serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Metro Jaya. Pemantauan arus balik Nataru ini dimulai sekitar pukul 12.30 WIB.

Dalam Kegiatan Pemantauan ini, Wakapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polri, TNI, serta para pemangku kepentingan yang telah bersinergi mengamankan rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ia menegaskan bahwa secara umum situasi kamtibmas dan arus lalu lintas selama periode Nataru terpantau aman dan kondusif.

Senada dengan hal tersebut, Irjen M. H. Ritonga selaku kaopsus lilin menyatakan bahwa “Operasi Lilin 2025 yang berakhir pada 2 Januari 2026 akan dilanjutkan dengan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KRYD) hingga 5 Januari 2026. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi arus balik masyarakat yang diprediksi mencapai puncaknya pada 4 Januari 2026,” ujar M.H. Ritonga.

Berdasarkan data sementara, diproyeksikan sebanyak 2,9 juta kendaraan keluar dari Jakarta dan 2,8 juta kendaraan masuk kembali ke Jakarta selama periode Nataru. Hingga saat ini, tercatat sekitar 4,7 juta kendaraan telah keluar-masuk Jakarta melalui empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikupa, Ciawi, Kalihurip Utama, dan Cikampek Utama.

Untuk mengantisipasi kepadatan arus balik, Polri telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, mulai dari ganjil-genap, contraflow, hingga one way. Seluruh kebijakan tersebut terus disosialisasikan secara masif agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

M. H. Ritonga kepada awak media menambahkan bahwa Selama Operasi Lilin 2025, Polri melibatkan 146.701 personel gabungan, terdiri dari personel Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya. Selain itu, disiagakan 2.903 posko pengamanan, pelayanan, dan terpadu, serta pengamanan terhadap puluhan ribu objek vital di seluruh wilayah.

Kakorsabhara Baharkam Polri mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memanfaatkan layanan hotline 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan.

"Tetap berhati-hati di jalan, kalau lelah silahkan beristirahat di pos pengamanan atau rest area serta kantor kantor polisi terdekat. karena keluarga anda menunggu di rumah", ujar Ritonga mengakhiri perbincangannya.

Wakapolri Pantau Arus Balik Nataru di Command Center Tol Jasa Marga Jatiasih



REFORMASI-ID | Bekasi - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo melakukan monitoring arus lalu lintas libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Command Center Tollroad Jasa Marga, Jatiasih, Bekasi Kota, Jumat (2/1/2025) siang.

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya, serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Metro Jaya. Monitoring dimulai sekitar pukul 12.30 WIB dan berlangsung hingga selesai.

Wakapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polri, TNI, serta para pemangku kepentingan yang telah bersinergi mengamankan rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ia menegaskan bahwa secara umum situasi kamtibmas dan arus lalu lintas selama periode Nataru terpantau aman dan kondusif.

“Operasi Lilin 2025 yang berakhir pada 2 Januari 2026 akan dilanjutkan dengan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KRYD) hingga 5 Januari 2026. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi arus balik masyarakat yang diprediksi mencapai puncaknya pada 4 Januari 2026,” ujar Wakapolri.

Berdasarkan data sementara, diproyeksikan sebanyak 2,9 juta kendaraan keluar dari Jakarta dan 2,8 juta kendaraan masuk kembali ke Jakarta selama periode Nataru. Hingga saat ini, tercatat sekitar 4,7 juta kendaraan telah keluar-masuk Jakarta melalui empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikupa, Ciawi, Kalihurip Utama, dan Cikampek Utama.

Untuk mengantisipasi kepadatan arus balik, Polri telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, mulai dari ganjil-genap, contraflow, hingga one way. Seluruh kebijakan tersebut terus disosialisasikan secara masif agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

Selama Operasi Lilin 2025, Polri melibatkan 146.701 personel gabungan, terdiri dari personel Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya. Selain itu, disiagakan 2.903 posko pengamanan, pelayanan, dan terpadu, serta pengamanan terhadap puluhan ribu objek vital di seluruh wilayah.

Wakapolri mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memanfaatkan layanan hotline 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan.

AKBP Condro Sasongko Berpamitan dengan Santri dan Pengurus Majelis Ta’lim Darul Kolot


REFORMASI-ID | Serang, Banten - Kapolres Serang Polda Banten AKBP Condro Sasongko, di hari terakhir masa tugasnya, menggelar kegiatan Ngariung Iman Ngariung Aman bersama santri dan pengurus Majelis Ta’lim Darul Kolot di Perumahan Cikande Permai, Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, pada Kamis (1/1/2026).

Kegiatan ini, menjadi momentum silaturahmi sekaligus pamitan Kapolres Serang kepada masyarakat dan tokoh agama setempat.

Kapolres Serang hadir dan langsung berbaur bersama para santri, pengurus majelis, serta tokoh masyarakat sebagai wujud kedekatan Polri dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam sambutannya, Condro Sasongko menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada keluarga besar Majelis Ta’lim Darul Kolot yang selama ini telah bersinergi dengan Polres Serang dalam menjaga kondusivitas wilayah Kecamatan Cikande.

"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para santri dan pengurus Majelis Darul Kolot, yang selama ini telah membantu Polri menjaga kamtibmas serta menjalin silaturahmi yang baik selama saya bertugas hampir dua tahun di Polres Serang," ujar Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan, bahwa kegiatan Ngariung Iman Ngariung Aman, merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, khususnya melalui tokoh agama dan majelis taklim yang memiliki peran strategis dalam menjaga kerukunan dan kedamaian lingkungan.

Selain bersilaturahmi, pada kesempatan tersebut, AKBP Condro Sasongko turut menyerahkan bantuan sosial berupa 40 paket sembako kepada para santri Majelis Ta’lim Darul Kolot sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.

"Bantuan ini, mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat sedikit meringankan kebutuhan para santri dan menjadi pengikat kebersamaan antara Polri dan masyarakat," kata alumnus Akpol 2005.

Sementara itu, Pimpinan Majelis Ta’lim Darul Kolot, Ustadz Ujang Supriyatna, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian Kapolres Serang selama ini terhadap kegiatan keagamaan dan keamanan lingkungan.

"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres Serang atas silaturahmi, bimbingan, serta kepeduliannya kepada para santri dan masyarakat. Selama beliau bertugas, kami merasakan kehadiran Polri yang dekat dan peduli," tutur Ustadz Ujang.

Ia juga mendoakan, agar AKBP Condro Sasongko senantiasa diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam melanjutkan tugas pengabdian di tempat yang baru, serta berharap sinergitas antara Polri dan ulama terus terjaga.

Kegiatan tersebut, turut dihadiri Kapolsek Cikande AKP Tatang, Ketua Pokdarkamtibmas Desa Cikande Permai, pengurus, serta para santri Majelis Ta’lim Darul Kolot yang menyambut hangat kehadiran Kapolres Serang. (Daeng Yusvin/Mudian)

Cuaca Bersahabat, Aktivitas Penyeberangan Merak–Bakauheni Terpantau Aman dan Lancar


REFORMASI-ID | Merak-Banten, 1 Januari 2026 — Pergantian tahun selalu menjadi momen krusial bagi konektivitas antarpulau. Di Pelabuhan Merak, awal Tahun Baru 2026 dibuka dengan ritme layanan yang tetap terjaga. Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pasca libur Natal, PT ASDP Indonesia Ferry memastikan aktivitas penyeberangan Jawa–Sumatera berjalan normal, aman, dan lancar, seiring kondisi cuaca yang relatif bersahabat.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan bahwa hingga Kamis sore (1/1), operasional di Pelabuhan Merak berada dalam kendali. “Layanan penyeberangan dari Jawa menuju Sumatera terpantau aman dan lancar. Kondisi cuaca juga mendukung aktivitas pelayaran di awal Tahun Baru 2026,” ujarnya. Menurut Heru, kesiapsiagaan armada dan petugas menjadi fondasi utama agar arus penyeberangan tetap tertata.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca di kawasan Pelabuhan Merak pada Kamis (1/1) terpantau hujan ringan dengan kecepatan angin sekitar 11 knot mengarah ke barat daya. Jarak pandang mencapai hingga 10 kilometer, dan kondisi ini diperkirakan berlangsung sampai tengah malam. Secara umum, situasi tersebut masih dinilai aman untuk mendukung operasional penyeberangan ferry lintas Jawa–Sumatera.

Meski cuaca mendukung, ASDP tetap mengedepankan aspek keselamatan dan mengimbau pengguna jasa untuk terus mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang diprediksikan terjadi hingga Maret mendatang. “Keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Koordinasi dan pemantauan cuaca bersama BMKG kami lakukan secara berkelanjutan. Apabila terjadi cuaca buruk dan tidak memungkinkan kapal berlayar, jadwal keberangkatan akan disesuaikan,” tegas Heru.

BMKG juga mengingatkan potensi curah hujan di wilayah Banten dan Lampung yang diprediksi dominan berada pada kategori menengah, yakni 50–150 mm per dasarian. Informasi ini menjadi dasar penguatan langkah antisipatif ASDP, mulai dari pengaturan jadwal operasional, kesiapan kapal, hingga penempatan personel di lapangan guna memastikan keselamatan pelayaran tetap terjaga.

Berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara) selama 24 jam (periode 31 Desember pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H+6, tercatat jumlah trip yang beroperasi sebanyak 115 trip. Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H+6 mencapai 29.397 orang atau turun 10,3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 32.784 orang.

Tercatat kendaraan roda empat mencapai 3.472 unit atau turun 3,3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 3.590 unit. Total seluruh kendaraan tercatat 6.868 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H+6 atau turun 21,2% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 8.712 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara mulai dari H-10 sampai H+6 tercatat 619.808 orang atau naik 3,2% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 600.463 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 137.203 unit atau turun 6,3% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 146.499 unit.

GM ASDP Cabang Merak Umar Imran Batubara mengungkapkan, meski terjadi peningkatan arus, kapasitas pelabuhan dan kapal masih memadai. Pelabuhan Merak memiliki kapasitas hingga 6.919 unit kendaraan kecil, sementara kapasitas angkut kapal per hari mampu mencapai 31.986 unit kendaraan kecil. "Dengan dukungan tersebut, ASDP optimistis layanan penyeberangan tetap mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat secara aman, tertib, dan nyaman," ujarnya.

Melalui kesiapan operasional, pemantauan cuaca berkelanjutan, serta sinergi lintas pemangku kepentingan, ASDP menegaskan komitmennya menjaga kelancaran penyeberangan di awal tahun. Di tengah dinamika mobilitas nasional, pelabuhan tetap menjadi simpul kepercayaan publik—menghubungkan perjalanan dengan rasa aman dan kepastian layanan. (Hms/Mdn)

01 Januari 2026

Lapas Jember Sambut 2026 dengan Doa dan Pengamanan Bersama TNI-Polri


REFORMASI-ID | Jember – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, menggelar doa bersama sekaligus pengamanan malam Tahun Baru 2026. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, didampingi Ketua PIPAS Cabang Lapas Jember, Hj. Een Kristyo, pejabat struktural beserta staf, dan anggota PIPAS, Rabu malam (31/12/2025).

Kegiatan ini melibatkan unsur TNI-Polri dari Kodim 0824/Jbr dan Polres Jember, sebagai wujud sinergi antar aparat penegak hukum. Dalam sambutannya, Kalapas Jember menyampaikan, apresiasi kepada seluruh jajaran atas dedikasi dan kontribusi positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas sepanjang tahun 2025.

“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh petugas yang telah menunjukkan loyalitas serta dedikasi dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya masing-masing, sehingga proses pembinaan dan pengamanan di Lapas Jember dapat berjalan optimal. Di penghujung tahun 2025 ini saya mengajak seluruh jajaran untuk kembali menguatkan niat pengabdian, sebagaimana saat pertama kali memilih profesi sebagai Petugas Pemasyarakatan,” ungkap Kalapas.

Lebih lanjut Kalapas juga menegaskan kepada jajarannya untuk menyukseskan pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, dengan terus meningkatkan kualitas kinerja dan tidak melakukan perbuatan tercela yang dapat merusak nama baik institusi. 

“Zero Halinar merupakan komitmen bersama yang harus diwujudkan. Selain itu, sinergi dengan TNI-Polri menjadi langkah strategis dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di Lapas Jember, serta mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” tegasnya.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai wujud rasa syukur atas pelaksanaan tugas selama tahun 2025, serta memohon keselamatan dan keberkahan dalam menyongsong Tahun Baru 2026.

Sebagai bagian dari langkah preventif, Kalapas didampingi pejabat struktural, bersama personel dari Kodim dan Polres Jember, melaksanakan kontrol keliling ke seluruh area blok hunian untuk memastikan situasi Lapas Jember aman kondusif.

Kepala Kepolisian Resor Jember melalui Kanit Turjawali, Ipda Yudi menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam pengamanan ini merupakan bentuk dukungan terhadap tugas Pemasyarakatan. 

“Kami siap mendukung pengamanan di Lapas Jember bila dibutuhkan, khususnya pada momen pergantian tahun. Kami percaya bahwa sinergi dan koordinasi yang solid akan memberikan kontribusi positif dalam menciptakan keamanan khususnya di wilayah Jember,” ujar Ipda Yudi.

Melalui kegiatan ini, Lapas Jember menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan, memperkuat koordinasi antar instansi, serta mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang aman dan berintegritas di Tahun 2026. (*)

Mengawali Tahun 2026, Polres Aceh Tengah Tembus Wilayah Terisolir Pascabencana, Pastikan Kondisi Bayi yang Viral dan Layani Kesehatan Warga



REFORMASI-ID | Aceh - Mengawali tahun 2026, Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polres Aceh Tengah langsung bergerak menembus wilayah-wilayah yang masih terisolir pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tengah. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kehadiran negara untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat, sekaligus menindaklanjuti viralnya foto seorang bayi yang disebut mengalami penyakit kulit di tengah keterbatasan akses dan sulitnya jaringan komunikasi.

Pada Kamis, 1 Januari 2026 sekitar pukul 07.10 WIB, Tim Polres Aceh Tengah yang terdiri dari Dokkes Polres Aceh Tengah, BKO Brimob Polda Aceh, serta Satintelkam Polres Aceh Tengah akhirnya tiba di Kampung Atu Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. Kedatangan ini merupakan tindak lanjut langsung atas informasi yang beredar di media dan menjadi perhatian publik. Menyikapi hal tersebut, Kapolres Aceh Tengah segera menginstruksikan jajarannya untuk turun langsung ke lapangan guna memastikan kondisi bayi yang viral sekaligus melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga sekitar yang masih kesulitan mengakses layanan medis.

Perjalanan menuju lokasi bukanlah hal mudah. Sejak Rabu, 31 Desember 2025 sekitar pukul 09.00 WIB, tim bergerak menggunakan kendaraan roda dua jenis trail hingga batas terakhir akses jalan. Setelah itu, personel terpaksa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh beberapa kilometer melewati medan terjal, berlumpur, licin, dan tertutup material longsor. Cuaca yang tidak menentu semakin memperberat perjalanan, hingga waktu tempuh yang seharusnya singkat berubah menjadi perjuangan panjang selama kurang lebih 14 jam. Meski dihadapkan pada risiko keselamatan dan keterbatasan sarana, semangat dan dedikasi personel tidak surut demi memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat yang terisolir.

Setibanya di lokasi, tim medis Polres Aceh Tengah segera melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap bayi yang fotonya viral. Sesuai kode etik jurnalistik, identitas bayi disamarkan dengan inisial R.J., berjenis kelamin laki-laki, berusia sekitar 5 bulan, dan berdomisili di Kampung Atu Payung, Kecamatan Linge. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter Klinik Polres Aceh Tengah, bayi R.J. dinyatakan dalam kondisi sehat. Dari keterangan orang tua serta hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa pada saat foto tersebut diambil bayi sedang mengalami cacar air (varicella). Pengobatan tradisional dengan mengusapkan air sirih menyebabkan kulit tampak kemerahan, sehingga menimbulkan kekhawatiran dan persepsi keliru di ruang publik.

Tidak hanya memastikan kondisi bayi, tim Polres Aceh Tengah juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap masyarakat di Kampung Jamur Koyel, Kampung Atu Payung, dan Kampung Serule, Kecamatan Bintang. Dari hasil pemeriksaan tersebut, terdeteksi berbagai keluhan dan penyakit yang dialami warga, antara lain hipertensi, sakit kepala, batu karang, gangguan lambung, stroke dengan luka tekan (decubitus), diare, flu, cefalgia, alergi, asma, gatal-gatal, serta asam urat. Selain itu, tim juga mendata dua anak dengan kondisi stunting, masing-masing satu anak di Kampung Atu Payung dan satu anak di Kampung Serule, untuk ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas sektor.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa langkah cepat tersebut merupakan bentuk tanggung jawab Polri dalam memastikan setiap informasi yang beredar di masyarakat segera diverifikasi dan ditangani secara profesional. Ia menekankan bahwa Polri tidak hanya hadir untuk klarifikasi informasi, tetapi juga memastikan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti bayi dan anak-anak, mendapatkan penanganan kesehatan yang layak meski berada di wilayah terisolir.

Lebih lanjut disampaikan bahwa meskipun seluruh warga telah kembali ke rumah masing-masing dan tidak terdapat lagi pengungsian pascabencana, kebutuhan dasar masyarakat masih sangat mendesak. Akses jalan menuju wilayah terdampak hanya dapat dilalui kendaraan roda dua dan dengan berjalan kaki, sementara penerangan serta jaringan komunikasi masih lumpuh total. Kondisi ini berpotensi menghambat pelaporan cepat apabila terjadi permasalahan kesehatan maupun situasi darurat lainnya di tengah masyarakat.

Polri mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat koordinasi lintas sektoral dengan pemerintah provinsi dan pusat guna membuka kembali akses jalan serta membentuk tim terpadu penanganan kesehatan di wilayah-wilayah sulit dijangkau. Polri akan terus hadir, berkolaborasi, dan bergerak proaktif memastikan keselamatan, kesehatan, serta kepastian informasi agar segera diketahui masyarakat, sebagai wujud pelayanan kemanusiaan yang cepat, tepat, dan bertanggung jawab

Mobilitas Arus Balik Nasional Terkelola, ASDP Siaga di Lintasan Utama


REFORMASI-ID | Banyuwangi, 1 Januari 2026 — Perlahan namun pasti, arus balik libur Natal dan Tahun Baru mulai bergeliat di jalur-jalur penyeberangan utama nasional. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat mobilitas masyarakat tetap terkelola dengan baik, khususnya di lintasan strategis Bakauheni–Merak dan Gilimanuk–Ketapang.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyampaikan bahwa tren arus balik mulai menguat seiring mendekatnya akhir masa liburan serta penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA). Meski demikian, kondisi layanan secara umum masih terkendali. “Pergerakan arus balik memang mulai meningkat, namun seluruh sistem layanan berjalan dengan baik. Ini menunjukkan kesiapan operasional serta sinergi kuat seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan data Posko Bakauheni selama periode 31 Desember 2025 pukul 00.00–23.59 WIB, jumlah penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa tercatat 24.020 orang, meningkat 7,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Total kendaraan yang menyeberang mencapai 5.749 unit atau tumbuh 3,7 persen. Lonjakan paling signifikan terjadi pada kendaraan truk yang mencapai 2.317 unit atau naik 19,6 persen, serta bus sebanyak 277 unit atau meningkat 10,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Di sisi lain, arus penyeberangan dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk menunjukkan dinamika tersendiri. Pada H+6, total penumpang tercatat 22.963 orang, turun tipis 1,5 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Namun, total kendaraan justru meningkat menjadi 7.698 unit atau naik 8,4 persen. Kenaikan tertinggi terjadi pada kendaraan roda dua yang mencapai 3.760 unit atau melonjak 18,3 persen, disusul truk logistik sebanyak 1.452 unit atau tumbuh 7,2 persen.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa perusahaan terus mengedepankan langkah-langkah antisipatif untuk meminimalisasi potensi kepadatan selama arus balik. Upaya tersebut meliputi penerapan delaying system di sejumlah titik buffer zone, skema tiba bongkar berangkat (TBB), kesiapsiagaan petugas di lapangan, serta penguatan koordinasi lintas instansi terkait.

*Puncak Arus Balik*
Dari sisi operasional, ASDP mengoptimalkan pola operasi armada dengan mengoperasikan 28 kapal pada kondisi normal. Kapasitas ini ditingkatkan hingga 33 kapal di lintasan Merak–Bakauheni dan 34 kapal di lintasan Ketapang–Gilimanuk saat kondisi sangat padat, guna memastikan layanan tetap berjalan optimal dan terkendali.

"Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 2–3 Januari 2026. Seluruh langkah antisipatif telah disiapkan, dan kesiapsiagaan terus dijaga untuk memastikan kelancaran serta keselamatan pengguna jasa selama periode tersebut," ujar Windy.

Masyarakat juga diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik dengan memesan tiket sejak jauh hari melalui aplikasi Ferizy. Pengisian data diri yang akurat dinilai penting untuk mempercepat proses layanan di pelabuhan sekaligus memastikan hak pengguna jasa tetap terpenuhi apabila terjadi kondisi tidak terduga.

Terkait faktor cuaca, Windy menambahkan bahwa ASDP terus berkoordinasi intens dengan BMKG dalam memantau perkembangan kondisi cuaca dan mengimbau pengguna jasa untuk mengedepankan aspek keselamatan selama perjalanan laut. Perhatian ini terutama ditujukan bagi masyarakat yang melintasi jalur penyeberangan Jawa–Bali, mengingat potensi cuaca ekstrem masih diperkirakan berlangsung hingga awal Maret 2026. 

“Kami mengimbau pengguna jasa untuk selalu mencermati informasi cuaca terkini dan mempertimbangkan kembali rencana perjalanan apabila kondisi perairan tidak memungkinkan, demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” ujarnya.

Secara kumulatif, sejak H hingga H+6, total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni mencapai 230.350 orang atau naik 4,6 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 220.184 orang. Total kendaraan tercatat 57.177 unit atau meningkat 7,3 persen dari realisasi sebelumnya sebesar 53.292 unit.

Adapun penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk pada periode yang sama tercatat 190.283 orang, turun 2,9 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 196.044 orang. Namun, total kendaraan meningkat menjadi 54.651 unit atau naik 2,3 persen dari realisasi sebelumnya 53.420 unit.

Sebagai penghubung utama mobilitas antarpulau, ASDP menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan penyeberangan yang andal, aman, dan berkelanjutan, demi menjaga ritme aktivitas masyarakat tetap bergerak optimal di awal tahun 2026. (Hms/Mdn)

Hari Jadi Intelijen Polri ke-80, Ditintelkam Polda Lampung Gelar Donor Darah


REFORMASI-ID | LAMPUNG -  Memperingati Hari Jadi Fungsi Intelijen Polri ke-80 Tahun 2026, Direktorat Intelkam Polda Lampung menggelar aksi kemanusiaan berupa donor darah di Gedung Serba Guna Presisi Polda Lampung, Rabu (31/12/2025) pagi. 

Kegiatan ini diikuti ratusan personel dan berhasil mengumpulkan lebih dari seratus kantong darah.

Direktur Intelkam Polda Lampung Kombes Pol Efrizal mengatakan, kegiatan donor darah menjadi wujud nyata kepedulian Polri, khususnya fungsi intelijen, terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan.

“Donor darah ini bukan sekadar rangkaian seremonial peringatan hari jadi, tetapi bentuk empati dan kepedulian kami kepada sesama. Setetes darah sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa,” kata Efrizal.

Ia menegaskan, peringatan Hari Jadi Fungsi Intelijen Polri ke-80 menjadi momentum untuk meneguhkan peran intelijen yang tidak hanya bekerja dalam aspek keamanan, tetapi juga hadir melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan.

“Intelijen Polri harus selalu dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri membawa manfaat langsung bagi kehidupan sosial,” ujarnya.

Kombes Efrizal juga mengapresiasi antusiasme peserta donor yang mencapai 120 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 117 orang terdaftar sebagai pendonor dengan 104 kantong darah berhasil dikumpulkan dan disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

“Partisipasi ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian yang tinggi dari seluruh personel. Ini menjadi kekuatan moral bagi kami untuk terus berbuat kebaikan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Efrizal berharap kegiatan donor darah dapat menjadi agenda rutin, tidak hanya saat peringatan hari jadi, tetapi juga pada momentum lainnya sebagai bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat.

“Kami berharap darah yang terkumpul hari ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dan menjadi amal kebaikan bagi seluruh pendonor,” pungkasnya.

Kegiatan donor darah ini melibatkan tenaga kesehatan dari PMI dengan dukungan penuh jajaran pejabat utama Ditintelkam Polda Lampung serta personel lintas fungsi. 

Selain memperingati hari jadi, kegiatan ini sekaligus memperkuat semangat humanis Polri dalam melayani dan melindungi masyarakat. (Hms/Mdn)

Songsong Tahun 2026, PAC Gerindra Medan Satria Gelar Doa Bersama



REFORMASI-ID| Bekasi - Dalam rangka menyongsong tahun baru 2026, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Medan Satria menggelar acara doa bersama yang berlokasi dikediaman Ketua PAC Medan Satria, di GG. Mawar 2, RT. 005, RW. 005, Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi. Rabu, 31 Desember 2025.

Kegiatan yang diselenggarakan bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta semoga tahun 2026 menjadi awal kekuatan dan kebangkitan Indonesi.

Kegiatan dhadiri oleh Ketua, pengurus, dewan penasehat dan Ketua ranting partai Gerindra se-Kecama Medan Satria.

Dalan sambutannya Ali Rohman, Ketua Gerindra PAC Medan Satria mengajak seluruh kader Gerindra se-Kota Bekasi mendoakan korban bencana alam Sumatera.

"Kami pengurus Partai Gerindra Kota Bekasi turut berbelasungkawa atas terjadinya musibah banjir bandang di Sumatera, mari kita sejenak menundukan kepala berdoa kepada yang maha pencipta semoga secepat pulih kembali situasii dan kondisi di Sumatera," ujarnya.

Selain itu, sambungnya, di malam tahun baru ini kita harus punya rasa dan harapan semoga di tahun 2026 keadaan rakyat Indonesia kuat, sejahtera dan menjadi awal kebangkitan Indonesia.

"Kami juga mengajak seluruh kader partai Gerindra Kota Bekasi khususnya Kecamatan Medan Satria untuk selalu menjaga kondusifitas lingkungan dan mendukung seluruh program pemerintah," pungkasnya.

(Red)