REFORMASI-ID | Semarang - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat transformasi institusi melalui penguatan kolaborasi akademik dengan perguruan tinggi ternama nasional. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Polda Jawa Tengah dengan Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), dan Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) serta peluncuran Pusat Studi Kepolisian di Universitas Diponegoro (Undip) dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) pada Kamis (12/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Gedung Prof. Satjipto Rahardjo, Fakultas Hukum Undip, Semarang, ini dihadiri unsur Polri, pimpinan perguruan tinggi, serta akademisi dari berbagai disiplin ilmu yang terlibat dalam pengembangan kajian ilmu kepolisian.
Hingga saat ini, Polri bersama jajaran Polda di seluruh Indonesia telah membangun 30 Pusat Studi Kepolisian yang siap operasional serta menjalin 47 Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan perguruan tinggi nasional. Jejaring akademik ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat pendekatan knowledge-based policing, yaitu pengembangan kebijakan dan praktik kepolisian yang berbasis riset, data, dan kajian ilmiah.
Dalam kesempatan tersebut, Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si., dosen STIK–PTIK Lemdiklat Polri, menegaskan bahwa kehadiran Pusat Studi Kepolisian merupakan langkah strategis untuk memperkuat basis keilmuan kepolisian melalui kolaborasi yang erat antara kepolisian dan dunia akademik.
“Pusat Studi Kepolisian menjadi ruang kolaborasi antara kepolisian dan akademisi untuk melahirkan gagasan, riset, serta kebijakan yang berbasis data dan ilmu pengetahuan. Dengan dukungan kampus-kampus terbaik di Indonesia, Polri berharap mampu menghadirkan pendekatan keamanan publik yang lebih humanis, adaptif, dan relevan dengan dinamika masyarakat,” ujar Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana.
Menurutnya, penguatan kerja sama dengan perguruan tinggi juga merupakan bagian dari upaya Polri untuk terus melakukan transformasi menuju institusi yang semakin profesional, modern, dan berbasis ilmu pengetahuan.
Kolaborasi Polri dan Kampus Nasional
Penandatanganan PKS antara Polda Jawa Tengah dan tiga universitas ternama tersebut bertujuan memperkuat kerja sama dalam berbagai bidang, antara lain pengembangan riset keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan kebijakan publik berbasis data, hingga program pendidikan, magang, dan pengabdian masyarakat.
Selain itu, peluncuran Pusat Studi Kepolisian di Undip dan UKSW diharapkan menjadi pusat pengembangan ilmu kepolisian yang melibatkan berbagai disiplin ilmu seperti hukum, ilmu sosial, psikologi, kesehatan masyarakat, hingga teknologi.
Penguatan Jaringan Pusat Studi Kepolisian Nasional
Program Pusat Studi Kepolisian merupakan bagian dari inisiatif nasional Polri melalui Lemdiklat Polri untuk membangun ekosistem riset kepolisian bersama perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Sejumlah Pusat Studi Kepolisian yang telah resmi diluncurkan antara lain:
1. Polda Aceh – Universitas Syiah Kuala
2. Polda Sumatera Utara – Universitas Sumatera Utara
3. Polda Kep. Bangka Belitung – Universitas Bangka Belitung
4. Polda Banten – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
5. Polda Jawa Tengah:
• Universitas Negeri Semarang (Unnes)
• Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)
• Universitas Islam Sultan Agung (Unissula)
• Universitas Sebelas Maret (UNS)
• Universitas Muhammadiyah Surakarta (Umuka)
• Universitas Diponegoro (Undip)
• Universitas Dian Nuswantoro (Udinus)
6. Polda Kalimantan Tengah – Universitas Palangka Raya
7. Polda Maluku – Universitas Pattimura
8. Polda Papua – Universitas Cenderawasih
Di lingkungan STIK–PTIK Lemdiklat Polri, pengembangan ilmu kepolisian juga diperkuat melalui berbagai pusat studi spesialisasi, antara lain:
• Pusat Studi Polmas
• Pusat Studi Anti Korupsi
• Pusat Studi Terorisme
• Pusat Studi Ilmu Kepolisian
• Pusat Studi Kamsel Lantas
• Pusat Studi Siber
• Pusat Studi SDM
• Pusat Studi Pasifik Oseania
• Pusat Studi Kehumasan Polri
• Pusat Studi Teknologi Kepolisian
• Pusat Studi Forensik Kepolisian
• Pusat Studi Internasional Kepolisian
• Pusat Studi Keamanan Nasional
• Pusat Studi Perlindungan Perempuan dan Anak
• Pusat Studi Keadilan Restoratif dan Transformasi Konflik
• Pusat Studi Intelijen Kepolisian
Melalui jejaring akademik yang kini membentang dari Aceh hingga Papua, Polri berharap Pusat Studi Kepolisian dapat menjadi motor penggerak inovasi, riset strategis, dan rekomendasi kebijakan keamanan publik yang semakin adaptif serta berpihak kepada kepentingan masyarakat.