Media Reformasi Indonesia (MRI)

17 April 2026

Jaga Kondusivitas di Kawasan Cikeas, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Gelar Patroli Dialogis dan Humanis



REFORMASI-ID | Bogor - Memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga, jajaran Subden C Detasemen Perintis, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan giat Patroli Dialogis di wilayah Cikeas dan sekitarnya pada Jumat pagi (17/04/2026).

Menggunakan kendaraan roda dua dan patroli jalan kaki, petugas menyisir sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan hunian di Perumahan Cikeas Gardenia hingga area publik di sepanjang Jalan Mercedes Benz, Wanaherang.

Berbeda dengan patroli biasa, kegiatan kali ini mengedepankan interaksi langsung dengan masyarakat. Petugas tampak menyapa warga, pedagang, dan pengguna jalan untuk menjaring informasi terkait situasi keamanan di lingkungan mereka.

"Kami hadir tidak hanya untuk memantau, tetapi untuk mendengar. Melalui interaksi ini, kami bisa mengetahui langsung apa yang menjadi kekhawatiran atau keluhan masyarakat terkait gangguan kamtibmas," ujar perwakilan personil di lapangan.

Selain melakukan pemantauan, personil Subden C juga aktif memberikan imbauan Kamtibmas. Warga diingatkan untuk selalu waspada terhadap potensi tindak kriminalitas dan tidak ragu segera melapor ke pihak Kepolisian jika menemukan hal yang mencurigakan.

Aksi nyata di lapangan juga terlihat saat petugas dengan sigap membantu warga yang mengalami kendala teknis di jalan raya. Hal ini selaras dengan semangat Korps Sabhara: "Siap Terlihat dan Bermanfaat."

Dengan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat, diharapkan rasa aman dapat dirasakan secara langsung, sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan di wilayah hukum Polda Jawa Barat dan sekitarnya.

Pemprov Lampung Ajak Mahasiswa Jadi Motor Transformasi Digital dan SDM Unggul


REFORMASI-ID | Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung mengajak kalangan mahasiswa untuk mengambil peran strategis dalam menyiapkan masa depan daerah melalui penguatan sumber daya manusia, inovasi, dan pemanfaatan teknologi digital.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat menjadi keynote speaker pada kegiatan Lampung Digital Education Transformation Symposium (LEDTS) 2026 bertema Sinergi Lintas Sektor: Mewujudkan Ekosistem Pendidikan Digital yang Inklusif dan Berkelanjutan, yang digelar di Hall Fakultas Hukum Universitas Lampung, Jumat (17/4/2026).

Dalam paparannya, Marindo menyampaikan kebanggaannya dapat kembali hadir di lingkungan Universitas Lampung, kampus yang dinilai telah banyak melahirkan tokoh dan pemimpin berpengaruh di Provinsi Lampung.

“Universitas Lampung telah banyak melahirkan sumber daya manusia unggul yang kini berkiprah di berbagai bidang. Ini menjadi kebanggaan bersama dan bukti bahwa pendidikan tinggi memiliki peran besar dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, masa depan Lampung tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusianya. Dengan jumlah penduduk sekitar 9,5 juta jiwa dan mayoritas berada pada usia produktif, Lampung saat ini berada pada momentum bonus demografi yang sangat berharga.

Berdasarkan data, sebanyak 69,24 persen penduduk Lampung berada pada rentang usia 15 hingga 64 tahun. Kondisi ini menjadi peluang besar untuk mendorong percepatan pembangunan daerah.

“Kesempatan ini tidak datang dua kali. Jika dikelola dengan baik, Lampung dapat melompat jauh ke depan. Namun jika gagal dimanfaatkan, bonus demografi justru bisa menjadi beban pembangunan,” katanya.

Karena itu, mahasiswa diminta mempersiapkan diri dengan keterampilan, kreativitas, dan daya saing tinggi agar mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Marindo menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus dipandang sebagai peluang, bukan ancaman. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi dan solusi bagi masyarakat.

“Jangan hanya menjadi pengguna teknologi. Jadilah inovator, jadilah pencipta, dan jadilah problem solver yang mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pelayanan publik, informasi lowongan kerja, pembayaran pajak, promosi pariwisata, hingga kanal pengaduan masyarakat yang terintegrasi melalui aplikasi Lampung-inn.

Upaya digitalisasi tersebut diharapkan semakin mempermudah akses layanan masyarakat sekaligus membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas.

Selain itu, Pemprov Lampung juga berkomitmen memperluas infrastruktur digital agar manfaat teknologi dapat dirasakan secara merata, tidak hanya di perkotaan, tetapi juga hingga desa, kabupaten, dan wilayah terpencil.

“Kami ingin memastikan digitalisasi hadir secara merata. Mahasiswa di daerah harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan mengakses teknologi,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Lampung, Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., menilai kegiatan simposium tersebut sebagai langkah positif dalam menyiapkan generasi muda menghadapi era digital.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menuntut mahasiswa untuk terus beradaptasi, meningkatkan kompetensi, serta memanfaatkan ruang digital secara produktif.

“Mahasiswa harus mampu menggunakan teknologi informasi sebagai sarana belajar, berinovasi, dan meraih cita-cita di masa depan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan capaian membanggakan dunia pendidikan di Lampung. Saat ini, sebanyak 86 persen mahasiswa yang diterima melalui jalur prestasi di Universitas Lampung berasal dari SMA di Provinsi Lampung.

Selain itu, pada Program Studi Kedokteran yang menjadi salah satu jurusan favorit, sebanyak 63 persen mahasiswa yang diterima tahun ini juga berasal dari SMA di Provinsi Lampung.

Capaian tersebut dinilai sebagai hasil sinergi antara sekolah, tenaga pendidik, perguruan tinggi, dan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Ini menunjukkan bahwa kita telah bergerak bersama memajukan pendidikan di Provinsi Lampung. Anak-anak daerah mampu bersaing dan menembus program studi unggulan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar SMA dan SMK untuk terus berkembang, memanfaatkan teknologi, serta menyiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.

Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, dan generasi muda diyakini menjadi kekuatan besar dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan membawa Provinsi Lampung semakin maju, modern, dan berdaya saing. (*). 

Peran Strategis GRANAT Provinsi Lampung dalam P4GN untuk Memutus Rantai Narkoba


REFORMASI-ID | Lampung - Narkoba merupakan ancaman serius bagi Provinsi Lampung. Barang terlarang ini merusak generasi muda, menghancurkan masa depan keluarga, serta mengganggu stabilitas masyarakat. Data yang dirilis Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polda Lampung menunjukkan bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Lampung terus menjadi perhatian utama. Jumat, 17/04/2026.

Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT), berkomitmen untuk terus tanpa henti membantu dan mendukung segala upaya pemerintah dalam pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, demi untuk menyelamatkan anak bangsa dari kehancuran akibat penyahahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

GRANAT Provinsi Lampung hadir sebagai mitra strategis dalam Program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba). GRANAT tidak hanya berperan sebagai pendukung, tetapi aktif bekerja sama dengan Polda Lampung dan BNN Provinsi Lampung dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.

Kolaborasi ini menggabungkan pendekatan represif (penegakan hukum) dengan strategi preventif dan rehabilitatif. GRANAT fokus pada hulu masalah, yaitu membangun kesadaran masyarakat untuk menekan permintaan (demand) narkoba, dan upaya menyelamatkan yang sudah menjadi korban untuk di rehabilitasi, karena para pecandu dan penyalaguna bukan pelaku kriminal, mereka adalah korban dari para sindikat, bandar dan pengedar narkoba, yang merupakan musuh dan penghianat bangsa, juga musuh umat manusia, karena mereka melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Program utama GRANAT adalah pencegahan melalui edukasi, sosialisasi dan penyuluhan yang masif dan terstruktur. Secara rutin, GRANAT menyelenggarakan workshop dan pelatihan penyuluh anti narkoba di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Ribuan pemuda, Aparatur Sipil Negara, orang tua, guru, mahasiswa, pelajar, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat telah mengikuti program ini. Materi yang disampaikan mencakup: Strategi program pencegahan, pemberantasan dan rehabilitasi, bahaya narkoba serta dampak jangka panjang terhadap kesehatan, cara mendeteksi gejala penyalahgunaan sejak dini.

Konselor dan Penyuluh GRANAT yang telah terlatih menjadi ujung tombak di tingkat kecamatan dan desa, sehingga pesan pencegahan dapat menjangkau masyarakat hingga lapisan paling bawah.

Pendekatan ini strategis karena narkoba mengikuti prinsip ekonomi supply and demand. Selama masih ada permintaan, pasokan akan terus mengalir. Dengan meningkatkan kesadaran masyarakat melalui edukasi, sosialisasi dan penyuluhan yang berkelanjutan, GRANAT mempersempit ruang gerak para pengedar dan bandar. Ketika permintaan menurun, tekanan terhadap pasokan pun akan berkurang. Inilah yang disebut pencegahan berbasis komunitas, yang melengkapi kerja represif aparat penegak hukum.

Selain pencegahan, rehabilitasi juga menjadi prioritas. Bagi korban yang sudah terjerat, GRANAT memberikan pendampingan konseling dan pasca-rehabilitasi bersama BNN Provinsi Lampung. Program ini tidak hanya membantu mereka berhenti menggunakan narkoba, tetapi juga membangun kembali kepercayaan diri dan keterampilan hidup agar tidak kambuh.

Meski demikian, masih terdapat beberapa tantangan, antara lain keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, dan dukungan pemerintah daerah yang perlu terus ditingkatkan. Namun, sinergi antara GRANAT, Polda Lampung, dan BNN Provinsi Lampung telah menunjukkan hasil nyata. Masyarakat semakin aktif melapor, keluarga lebih terbuka mencari bantuan, dan ruang gerak pengedar semakin terbatas.

Memerangi narkoba bukan hanya tugas pemerintah dan aparat penegak hukum semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. GRANAT Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus memperkuat peran strategisnya dalam membangun kesadaran kolektif, menekan permintaan narkoba, serta mendukung pemulihan korban.

Mari kita bangun Lampung yang bersih dari narkoba melalui kesadaran yang kuat dan kerja sama yang solid. Masa depan generasi muda Lampung dan keutuhan bangsa berada di tangan kita semua. 

Ditulis oleh: H. Tony Eka Candra, Ketua DPD GRANAT Provinsi Lampung

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemkot Bandar Lampung Gelar Aksi Bersih Drainase Serentak


REFORMASI-ID | LAMPUNG - Merespons peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi curah hujan tinggi pada 17–18 April 2026, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengambil langkah cepat dan taktis. Ia menginstruksikan aksi "Jumat Bersih" massal di seluruh wilayah yang mencakup 126 kelurahan dan 20 kecamatan pada Jumat (17/4) pagi.

Perwakilan Forum Camat Kota Bandar Lampung, Hendry Satria Jaya, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan penajaman dari agenda rutin yang diarahkan oleh Wali Kota. Namun, kali ini fokus utama terletak pada mitigasi konkret di jalur-jalur drainase utama. Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat bersama aparatur pemerintah hingga tingkat bawah. Fokus pembersihan meliputi:

• Drainase dan gorong-gorong utama.

• Siring atau selokan di pemukiman warga.

• Saluran air primer dan sekunder yang menjadi titik rawan penyumbatan.

"Sesuai arahan Bunda Eva, kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin setiap pekannya hingga tingkat lingkungan dan RT," ujjarnya, 

Hendry, yang juga menjabat sebagai Camat Panjang, menjelaskan bahwa efektivitas drainase perkotaan sangat bergantung pada kapasitas tampung saluran.

"Tumpukan sedimen dan sampah kerap mengurangi volume saluran air kita hingga 70 persen. Pembersihan ini adalah langkah mitigasi struktural agar air hujan dapat mengalir optimal ke pembuangan akhir tanpa meluap ke jalan atau permukiman," jelasnya.

Untuk memastikan instruksi ini berjalan efektif, Wali Kota Eva Dwiana mewajibkan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk turun langsung ke lapangan. Para pejabat diminta mengawasi jalannya pembersihan di tingkat kecamatan serta melaporkan dokumentasi kondisi lapangan.

Laporan tersebut akan menjadi bahan acuan bagi Pimpinan dan Satgas Bencana Kota Bandar Lampung dalam mengambil langkah strategis selanjutnya sebagai bentuk akuntabilitas kinerja pemerintah.

Hendry menekankan pentingnya koordinasi lintas kelurahan mengingat sistem drainase kota yang saling terintegrasi.

"Kami di Forum Camat mendukung penuh instruksi Wali Kota. Ini adalah langkah preventif yang krusial. Mitigasi banjir bukan sekadar persoalan infrastruktur, melainkan juga kesiapan saluran dalam menampung lonjakan debit air yang tiba-tiba sesuai prediksi BMKG," tegasnya.

Kehadiran para Kepala OPD di lapangan diharapkan mampu memberikan dorongan moral bagi warga sekaligus memastikan sinergi dari tingkat kota hingga lingkungan terkecil.

"Kami mengimbau masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai awal pembentukan kesadaran kolektif. Mari bersama menjaga fasilitas publik agar gorong-gorong tidak lagi menjadi tempat pembuangan sampah. Dengan kolaborasi yang baik, risiko genangan air di Kota Tapis Berseri dapat diminimalisasi secara berkelanjutan," pungkas Hendry. (*)

Kolaborasi TNI AD dan Daerah Menguat, Danrem 044/Gapo Dampingi Pangdam II/Swj Tinjau Lahan Yon TP


REFORMASI-ID | Sumsel, PALI – Memastikan kesiapan wilayah serta mendukung rencana pembangunan satuan teritorial, Komandan Korem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud mendampingi Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Kodim 0404/Muara Enim, meliputi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan Kota Prabumulih, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan diawali dengan penyambutan Pangdam II/Swj oleh Bupati PALI bersama Forkopimda Kabupaten PALI. Selanjutnya, rombongan menerima paparan terkait rencana penyediaan lahan untuk pembangunan Yon TP yang disampaikan oleh Dandim 0404/Muara Enim bersama pihak Direksi PT. Surya Bumi Agrolangeng, Bapak Jamal.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung lokasi rencana pembangunan Yon TP yang terletak di Dusun Jerambah Besi, Desa Karta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Lahan seluas 27,49 hektare tersebut merupakan hibah dari PT. Surya Bumi Agro Langgeng dan saat ini sedang dalam proses administrasi untuk mendukung realisasi pembangunan satuan Yon TP di wilayah Kabupaten PALI.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, kegiatan juga diisi dengan pembagian bingkisan tali asih kepada warga Dusun Jerambah Besi.

Selain itu, Pangdam II/Swj bersama rombongan turut meninjau KDKMP Simpang Tais serta melaksanakan silaturahmi dengan Forkopimda Pemerintah Kabupaten PALI. Kunjungan kerja kemudian dilanjutkan ke Kota Prabumulih dengan agenda silaturahmi ke jajaran Pertamina EP.

Melalui Kapenrem 044/Gapo Mayor Inf Jauhari, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan pihak swasta.

“Danrem sangat mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Daerah dan pihak perusahaan yang telah menghibahkan lahan untuk pembangunan Yon TP. Ini merupakan wujud nyata kolaborasi dalam memperkuat pertahanan wilayah sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar,” ujar Kapenrem.

Lebih lanjut, Danrem menegaskan bahwa keberadaan Yon TP nantinya diharapkan dapat meningkatkan stabilitas keamanan serta mendorong percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten PALI dan sekitarnya. (Mdn) 

Pelaku Pencurian di BRI Link Lampung Selatan Ditangkap Kurang dari 24 Jam


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN  – Aparat kepolisian berhasil menangkap pelaku pencurian dengan pemberatan yang terjadi di sebuah gerai BRI Link di Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan.

Pelaku berinisial AK (47) ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian, tepatnya pada Kamis (16/4/2024) sekitar pukul 09.00 WIB di wilayah Desa Sidodadi, Kecamatan Sidomulyo.

Kapolsek Sidomulyo, AKP Peri Setiawan, mengatakan penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait keberadaan pelaku.

“Setelah mendapatkan informasi dari warga, kami langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku di sebuah rumah di Desa Sidodadi,” ujar Peri dalam keterangannya.

Peri menjelaskan, kasus pencurian tersebut terjadi pada Rabu (15/5/2024) sekitar pukul 15.19 WIB di sebuah ATM mini BRI Link. Saat itu, korban tengah menjaga tempat usahanya sebelum pelaku datang dan meminjam telepon genggam milik korban. Ketika korban lengah karena melayani pembeli, pelaku memanfaatkan situasi dengan masuk ke dalam dan membobol laci penyimpanan uang.

“Pelaku mengambil uang tunai sekitar Rp 20 juta dari dalam laci yang sebelumnya dalam keadaan terkunci,” jelasnya.

Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri. Korban yang menyadari kejadian tersebut kemudian melapor ke Polsek Sidomulyo. Dari hasil penangkapan, polisi turut mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku saat melakukan pencurian.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Sidomulyo untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut dan akan dijerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). (*) 

16 April 2026

Nestle Gandeng KPBS Bangun Gudang Resiliensi Pemulung, Jaga Rantai Pasok Daur Ulang



REFORMASI-ID | Bekasi -. Nestle gandeng Komunitas Pemulung Bantar Gebang Sejahtera (KPBS) resmikan gudang Resiliensi Pemulung yang berlokasi di Kp. Cisalak, RT. 003, RW. 004, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi. Kamis, 16 April 2026.

Gudang Resiliensi Pemulung dibangun atas hasil kolaborasi Nestle bersama KPBS dengan tujuan untuk penguatan ketahanan dan perlindungan bagi pemulung dalam rantai pasok daur ulang.

Dalam keterangannya, saat peresmian Gudang Resiliensi Pemulung, Maruli Sitompul perwakilan . Nestle menyampaikan bahwa pembangunan gudang tersebut sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap pemulung.

"Pembangunan Gudang Resiliensi Pemulung ini sebagai bentuk kepedulian Nestle terhadap pemulung, agar rantai pasok daur ulang tetap terjaga," ujarnya.

Disini, lanjutnya, kita bertujuan untuk memfasilitasi pemulung untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

Selain itu, kita juga akan mengedukasi pemulung agar dalam bekerja selalu menjaga keselamatan.

"Dengan menggandeng KPBS, yang memang benar-benar komunitas pemulung, saya berharap Gudang Resiliensi Pemulung bisa berkembang dan mensejahterakan kehidupan pemulung," tambahnya 

Sementara, Apong Ketua KPBS mengatakan bahwa Gudang Resiliensi Pemulung ini sebagai tempat rantai pasok daur ulang.

"Gudang Resiliensi Pemulung ini sangat bermanfaat untuk rantai pasok daur ulang pemulung," ucapnya.

"'Karena Gudang Resiliensi ini menerima beberapa barang dari hasil pemulung, seperti kertas dan kardus, dengan harga yang lebih pantas, jadi pemulung tidak perlu khawatir lagi hasil kerjanya mau dijual kemana," paparnya.

Bukan itu saja, Gudang Resiliensi Pemulung ini menjadi wadah edukasi pemulung tentang K3 (Keselamatan, dan Kesehatan Kerja).

Dipenghujung acara, Beti dari Jaringan LSM Penanggulangan Pekerja Anak mengatakan, "Kami perwakilan dari LSM ingin sekali isu -isu anak dan perempuan menjadi hal yang dipikirkan dari sektor bisnis terutama disektor persampahan."

Ia juga menjelaskan, karena kita tahu masih banyak anak-anak yang bekerja mengumpulkan barang-barang untuk dibawa ke pengepul.

"Kami ingin dengan adanya gudang ini anak-anak lebih aman, situasi perlindungan anak bisa terpantau," tegasnya.

"Kami juga melihat gudang ini bisa menjadi salah satu solusi dimana pemulung dapat harga yang lebih bersaing dan pemulung bisa masuk didalam rantai pasoknya perusahaan," pungkasnya.

Turut hadir dalam acara, Maruli Sitompul perwakilan Nestle, Maria Sintia perwakilan PT.Fajar, Gustiar Bintang perwakilan PT. Bintang Baru Mega Raya, Nofri Iswandi dari Yayasan Hutan Tropis/Earthworm Foundation, Bagong Suyoto dari APPI, Ridho Satriyo dari Prabu PL, Beti dari Jaringan LSM Penanggulangan Pekerja Anak, tokoh masyarakat, tokoh agama dan perwakilan masyarakat sekitar.

(Red)

Prioritaskan Keselamatan Warga, Pemkot Balam Ambil Alih Normalisasi Sungai Tanjung Senang


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung (Balam), Eva Dwiana, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan mitigasi banjir guna memberikan rasa aman bagi masyarakat. Meski terdapat wilayah yang secara regulasi berada di bawah wewenang Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Kamis, 16/04/2026.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengambil langkah inisiatif untuk mengintervensi pengerjaan infrastruktur di titik-titik krusial, salah satunya di Kecamatan Tanjung Senang. Pernyataan tersebut disampaikan Walikota saat turun langsung menyerahkan bantuan bagi warga terdampak banjir di beberapa wilayah, meliputi Kecamatan Bumi Waras, Rajabasa, Labuhan Ratu, Sukabumi, Tanjung Senang.

Dorong Optimalisasi Sinergi Lintas Sektoral. Dalam keterangannya, Walikota yang akrab disapa Bunda Eva ini menyoroti pentingnya konsistensi koordinasi antarinstansi. Ia berharap agar ke depannya komunikasi dengan pihak Balai dapat berjalan lebih dinamis dan sinkron, mengingat penanganan bencana memerlukan respons cepat dan kehadiran seluruh pemangku kepentingan di lapangan.

"Kami terus berupaya mengajak seluruh pihak untuk duduk bersama. Masalah banjir di kota ini akan tuntas jika ada sinergi yang solid dari tingkat kecamatan hingga pihak Balai. Namun, saat ini kami melihat masih ada kendala dalam kepastian koordinasi di lapangan," ujar Eva Dwiana.

Mengingat kondisi cuaca yang sulit diprediksi, Bunda Eva memutuskan untuk mengambil langkah diskresi demi kepentingan publik, terutama terkait proyek drainase di Tanjung Senang yang sempat terhambat.

"Masyarakat sudah sangat kooperatif dengan menghibahkan tanah mereka untuk kepentingan umum. Kita tidak bisa membiarkan pengerjaan ini menunggu terlalu lama. Saya sudah menjalin komunikasi dan meminta izin ke pihak Balai agar Pemkot dapat mengambil alih pengerjaannya segera. Ini murni demi keselamatan warga," tegasnya.

Bantuan Rp5 Miliar untuk 5.800 KK
Sejalan dengan upaya perbaikan infrastruktur, Pemkot Bandar Lampung juga fokus pada langkah perlindungan sosial. Sebanyak Rp5 miliar anggaran disiapkan untuk meringankan beban masyarakat di 36 titik banjir yang tersebar di 13 kecamatan.

Adapun paket bantuan yang disalurkan untuk setiap Kepala Keluarga (KK) terdiri dari, Beras 10 Kilogram dan Santunan Tunai Rp500.000/KK guna membantu biaya pemulihan dan pembersihan rumah pasca-genangan.
Selain itu, Pemkot juga akan melakukan penataan kembali aliran sungai yang terhambat oleh bangunan-bangunan tertentu, khususnya di wilayah Sukabumi. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran arus air dan meminimalisir risiko banjir di masa mendatang.

"Pemerintah hadir untuk bertanggung jawab. Jika ada kendala pada aliran sungai yang tertutup, kita akan lakukan penertiban secara terukur. Beberapa titik sudah kita rapikan kembali agar fungsi sungai sebagai pembuangan air bisa kembali optimal," pungkasnya.

Meski bertindak tegas dalam ranah kebijakan, Bunda Eva tetap memberikan penguatan moril kepada warga. Ia mengajak masyarakat untuk tetap sabar, menjaga semangat gotong royong, dan meyakini bahwa pemerintah daerah akan terus hadir mendampingi masyarakat di masa-masa sulit. (*)

Personel Detasemen Perintis Gelar Pengamanan Strong Point dan Patroli Dialogis di Titik Ikonik Jakarta



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memastikan aktivitas masyarakat di ibu kota berjalan aman dan lancar, Direktorat Samapta (Dirsamapta) Korsabhara Baharkam Polri mengerahkan 70 personel Detasemen Perintis untuk melaksanakan pengamanan Strong Point dan Patroli Dialogis di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Kamis (16/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 05.00 hingga 10.00 WIB ini menyasar sejumlah titik strategis dan pusat keramaian, di antaranya Bundaran HI, Monas, dan kawasan sejarah Kota Tua.

Di bawah pimpinan penanggung jawab AKBP Ricky Pranata Vivaldy, S.P., S.I.K., M.H., dan Danton Ipda Rafiz Waisak, personel disebar secara efektif. Sebanyak 20 personel bersiaga di Bundaran HI, 20 personel di Monas, serta 12 personel di wilayah Kota Tua. Pengamanan ini didukung penuh oleh tim Driver, Provost, serta tim PID untuk dokumentasi dan informasi.

"Fokus utama kami adalah menciptakan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) yang kondusif. Kami ingin masyarakat merasa tenang saat memulai aktivitas pagi mereka,” ujar AKBP Ricky Pranata Vivaldy dalam laporannya.

Dari Pengaturan Lalu Lintas hingga Patroli DialogisSejak pagi buta, personel sudah bersiap melakukan pengaturan arus lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan guna mencegah kemacetan. Tak hanya terpaku pada arus kendaraan, memasuki pukul 08.30 WIB, intensitas kegiatan ditingkatkan melalui Patroli Dialogis.

Dalam patroli ini, petugas secara humanis berinteraksi langsung dengan warga dan pengguna jalan. Personel memberikan imbauan kamtibmas, mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas, serta bersama-sama menjaga ketertiban umum. Pendekatan persuasif ini terbukti efektif dalam menjalin komunikasi yang baik antara Polri dan warga.

Hingga kegiatan berakhir pada pukul 10.00 WIB, dilaporkan situasi di lapangan terpantau aman terkendali tanpa ada kejadian menonjol. Arus lalu lintas mengalir tertib meski volume kendaraan sempat meningkat di jam berangkat kantor.

Meskipun menghadapi tantangan cuaca yang fluktuatif, dedikasi personel Detasemen Perintis tidak surut. Kehadiran Polri di lapangan secara nyata berhasil mendeteksi dini potensi gangguan keamanan dan memastikan roda aktivitas warga Jakarta berputar dengan nyaman.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Korsabhara Baharkam Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat sesuai dengan semangat: “Siap Terlihat dan Bermanfaat.”

Perkuat Benteng Aset Strategis Negara, Baharkam Polri Gelar Pelatihan Auditor Internal SMP Obvitnas 2026



REFORMASI-ID | Jakarta -  Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri secara resmi membuka Pelatihan Auditor Internal Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) bagi Objek Vital Nasional (Obvitnas) dan Objek Tertentu (Obter) Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari, yakni 16-20 April 2026, ini dipusatkan di Hotel Royal Palm Cengkareng, Jakarta Barat.

Langkah strategis ini diambil Polri untuk memastikan seluruh aset vital negara—mulai dari sektor energi, industri, hingga infrastruktur penting—memiliki standar pengamanan kelas wahid yang mampu beradaptasi dengan ancaman modern.

Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Pol Drs. M. H. Ritonga, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa pengamanan objek vital bukan sekadar soal penjagaan fisik di lapangan.ganggua

"Pengamanan hari ini adalah soal manajemen risiko yang terukur. Para auditor internal yang dilatih ini merupakan garda terdepan. Mereka dibentuk untuk mendeteksi celah keamanan sekecil apa pun sebelum berubah menjadi gangguan nyata yang dapat melumpuhkan stabilitas ekonomi nasional," tegas Irjen Pol M. H. Ritonga saat membuka acara, Kamis (16/4). 

Ketua Pelaksana Kegiatan, Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H., melaporkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh personel gabungan dari pengelola Obvitnas, Obter, hingga Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP). Sinergi ini dianggap krusial mengingat dampak domino yang ditimbulkan jika terjadi gangguan pada objek strategis, baik dari aspek ekonomi, politik, maupun sosial.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PT TSSI, Bapak Drs. Basuki Suko, M.M., menyatakan bahwa standardisasi kompetensi ini adalah kunci. "Kolaborasi antara Polri dan sektor swasta menciptakan iklim operasional yang aman. Jika sistem manajemen pengamanan handal, maka proses produksi dan investasi di Indonesia akan terus terjaga," ujarnya.

Membangun Budaya 'Security Awareness'Selain aspek teknis audit, pelatihan ini menekankan pentingnya Security Awareness atau kesadaran keamanan di seluruh level organisasi. Polri mendorong setiap instansi untuk menumbuhkan sikap peduli keamanan mulai dari level staf terendah hingga manajemen puncak melalui tindakan terstruktur, mulai dari rekrutmen hingga sistem pengawasan internal yang optimal.

Acara pembukaan ditandai secara simbolis dengan penyematan tanda peserta oleh pimpinan acara. Turut hadir jajaran Pejabat Utama Baharkam Polri dari Direktorat Samapta, Direktorat Polsatwa, serta para pakar dan Auditor Utama Sispamobvitnas.

Melalui pelatihan intensif hingga 20 April mendatang, Polri berkomitmen melahirkan auditor profesional yang mampu menjamin kelancaran operasional objek strategis demi kepentingan hajat hidup orang banyak.

Tingkatkan Standar Keamanan Objek Vital, Baharkam Polri Resmi Buka Pelatihan Auditor Internal SMP Obvitnas 2026



REFORMASI-ID | Jakarta - Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri secara resmi membuka Pelatihan Internal Auditor Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) bagi Objek Vital Nasional (Obvitnas) dan Objek Tertentu (Obter)Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Pembukaan pelatihan ini digelar di Hotel Royal Palm Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (16/4).

Langkah ini diambil Polri untuk memastikan seluruh aset strategis negara, mulai dari sektor energi hingga infrastruktur penting, memiliki sistem pengamanan yang terstandarisasi dan mampu menghadapi ancaman modern.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H., melaporkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh personel gabungan dari pengelola Obvitnas, Obter, dan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP). Para peserta akan dibekali keahlian audit untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas pengamanan di lingkungan kerja masing-masing.

Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Pol Drs. M. H. Ritonga, M.Si., dalam sambutan pembukaannya menekankan bahwa peran auditor internal sangat krusial dalam menjaga stabilitas nasional.

"Pengamanan objek vital bukan hanya soal penjagaan fisik, tapi soal manajemen risiko yang terukur. Para auditor ini adalah garda terdepan dalam mendeteksi celah keamanan sebelum menjadi gangguan nyata," tegas Irjen Pol M. H. Ritonga.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PT TSSI, Bapak Drs. Basuki Suko, M.M., menyatakan dukungannya terhadap standarisasi kompetensi ini. Menurutnya, kolaborasi antara sektor swasta, pengelola aset, dan Polri adalah kunci terciptanya iklim investasi dan operasional yang aman di Indonesia.

Acara ditandai secara simbolis dengan penyematan tanda peserta oleh pimpinan acara. Turut hadir dalam pembukaan ini jajaran pejabat utama Baharkam Polri, termasuk perwakilan Direktorat Samapta, Direktorat Polsatwa, serta para pakar dan auditor utama Sispamobvitnas.

Melalui pelatihan ini, Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme pengamanan demi menjamin kelancaran operasional objek-objek strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

Rakornis TMMD ke-128 Digelar, Korem 044/Gapo Pastikan Kesiapan Maksimal



REFORMASI-ID | Palembang – Kepala Staf Korem 044/Gapo, Kolonel Inf Andi Gus Wulandri mengikuti kegiatan Rakornis TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 TA. 2026 secara Daring di Aula Makorem 044/Gapo, Jl. Jenderal Sudirman Km. 4, Kota Palembang, Kamis (16/4/2026).

Waaster Kasad Bidang Ren dan Puanter, Brigjen TNI Jamaluddin mewakili Aster Kasad memimpin jalannya Rakornis TMMD ke-128 dan diikuti oleh unsur TNI AD, kementerian terkait, serta pemerintah daerah, yang terdiri dari para Bupati/Walikota dan Bappeda.

Dalam kesempatan tersebut, Waaster Kasad Bidang Ren dan Puanter, Brigjen TNI Jamaluddin, membacakan sambutan tertulis Aster yang menekankan bahwa kegiatan Rakornis merupakan wujud sinergi antara kementerian/LPNK bersama mitra TNI dalam mendukung pelaksanaan program TMMD ke-128 Tahun 2026.

Rakornis ini bertujuan untuk memastikan kesiapan serta kesuksesan pelaksanaan TMMD yang akan digelar di 47 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, guna memberikan kontribusi nyata terhadap percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, program TMMD diharapkan mampu memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, meningkatkan peran aktif masyarakat, serta menghadirkan program non-fisik yang lebih inovatif dan aplikatif.

Selain itu, pada pelaksanaan TMMD ke-128 juga akan diselenggarakan Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) TMMD yang diikuti oleh para Dandim serta insan media, baik elektronik, cetak, maupun online. Kegiatan ini menjadi momentum bagi Dansatgas dan wartawan untuk menunjukkan karya terbaik dalam berinovasi serta meningkatkan publikasi program TMMD kepada masyarakat luas.

Pada kesempatan tersebut, Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri mengungkap bahwa Rakornis ini menjadi langkah strategis dalam menyamakan persepsi dan meningkatkan koordinasi seluruh pihak terkait.

“Melalui Rakornis ini, diharapkan seluruh unsur yang terlibat dalam TMMD ke-128 memiliki kesiapan yang optimal, baik dari sisi perencanaan maupun pelaksanaan di lapangan. Kami berharap TMMD tidak hanya memberikan hasil pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong serta kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujar Kasrem.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Kodim jajaran Korem 044/Gapo siap melaksanakan TMMD ke-128, dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat di wilayah. (Mdn) 

Danrem 044/Gapo Dampingi Kunker Pangdam II/Swj Tinjau Yon TP 949/Depati Reksa di OKI


REFORMASI-ID | Sumsel, OKI – Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud mendampingi kegiatan kunjungan kerja Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis di wilayah Kodim 0402/OKI, dengan agenda utama meninjau Batalyon TP 949/Depati Reksa yang berlokasi di Desa Cahya Maju, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (15/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam II/Swj menyampaikan apresiasi atas sambutan dan kondisi satuan yang dinilai baik.

“Saya ucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dan saya melihat kebersihan cukup baik. Dalam waktu dekat Kementerian Pertahanan akan membangun markas Yon TP, diharapkan keberadaan Yon TP ini bisa membantu di bidang pertanian,” ujar Pangdam.

Lebih lanjut, Pangdam menekankan pentingnya disiplin dan profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas.

“Sebagai prajurit Kodam II/Swj, jaga kedisiplinan. Jangan ada pelanggaran seperti kegiatan ilegal, hindari judi online dan perbuatan asusila, serta gunakan media sosial dengan bijak. Pelanggaran THTI jangan sampai terjadi,” tegasnya.

“Kemampuan fisik harus terus dilatih dengan memanfaatkan fasilitas yang ada. Kemampuan menembak dan bela diri Pencak Silat Militer juga harus terus ditingkatkan,” tambahnya.

Selain itu, Pangdam mendorong pembinaan prestasi dan peran aktif prajurit di lingkungan masyarakat.

“Prajurit yang berprestasi agar didata untuk diikutkan ke kejuaraan mewakili Kodam II/Swj. Laksanakan pembinaan teritorial dengan baik serta didik dan bina generasi muda di sekitar satuan,” ujarnya.

Pesan Pangdam juga tertuang dalam papan pesan yang berbunyi: “Pelihara Disiplin Keprajuritan, Tingkatkan Profesionalisme Keprajuritan, Raih Prestasi Setinggi-tingginya.”

Sementara itu, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan Pangdam di jajaran Korem 044/Gapo.

“Kami siap melaksanakan dan menindaklanjuti seluruh arahan Bapak Pangdam, khususnya dalam peningkatan disiplin, profesionalisme, serta pembinaan kemampuan prajurit dan teritorial. Kehadiran Yon TP 949/Depati Reksa nantinya juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pertanian,” ungkap Danrem. (Mdn) 

15 April 2026

Antisipasi Unras May Day 2026, Polda Lampung Gelar Rayonisasi Polres dan Penanganan


REFORMASI-ID | Lampung — Polda Lampung melaksanakan kegiatan simulasi rayonisasi polres dan penanganan unjuk rasa (Unras) di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Lampung sebagai langkah antisipasi menghadapi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, Rabu (15/04/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf dan Wakapolda Lampung Brigjen Pol.  Sumarto, sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana pendukung dalam rangka pengamanan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Lampung.

Simulasi melibatkan personel gabungan dari berbagai satuan, antara lain  Satbrimobda Lampung, Direktorat Samapta, Direktorat Lalu Lintas, SPN Polda Lampung, Dokkes Polda Lampung, serta rayonisasi satuan wilayah Polresta Bandar Lampung, Polres Pesawaran, dan Polres Lampung Selatan.

Dalam pelaksanaannya, personel memperagakan tahapan penanganan aksi penyampaian pendapat di muka umum secara bertingkat, mulai dari situasi aman dan tertib hingga eskalasi yang berpotensi mengarah pada kericuhan massa. 

Setiap satuan menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing secara terpadu, meliputi pengamanan jalur, negosiasi, pengendalian massa oleh Dalmas awal dan Dalmas lanjut, pengaturan arus lalu lintas, penanganan kondisi darurat, serta dukungan pelayanan kesehatan.

Helfi dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapan personel melalui pembentukan peleton dan kompi kerangka, baik yang melaksanakan tugas.

Lebih lanjut sambung Helfi. Seluruh polres jajaran diperintahkan untuk memastikan kesiapan tersebut sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Pemantauan juga diarahkan pada berbagai dinamika yang berkaitan dengan pemerintah, DPR, TNI, dan Polri," ujarnya.

Helfi juga menginstruksikan seluruh kapolres agar mencermati setiap arahan pimpinan, mengimplementasikan kebijakan secara tepat. 

"Saya berharap seluruh personel semakin profesional, humanis, responsif, dan solid dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada momentum May Day 2026," pungkas Helfi. (Hms/Mdn) 

Perkuat Keamanan Pemukiman, Personel Subden C Detasemen Perintis Sapa Warga Cibubur



REFORMASI-ID | Cibubur - Menjaga keamanan bukan sekadar soal pengawasan, tapi juga tentang membangun kedekatan. Semangat itulah yang ditunjukkan oleh jajaran Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri melalui kegiatan Patroli Dialogis yang menyasar kawasan pemukiman di Cibubur Country, Rabu (15/04/2026).

Dengan mengombinasikan kendaraan roda dua dan jalan kaki, personil dari Subden C Detasemen Perintis menyusuri area perumahan sejak pukul 09.00 WIB. Langkah ini dilakukan agar petugas dapat menjangkau sudut-sudut wilayah yang membutuhkan kehadiran polisi secara langsung.

"Kami ingin masyarakat merasa aman dengan kehadiran personil di lapangan. Lewat patroli dialogis ini, kami tidak hanya berkeliling, tapi benar-benar berinteraksi, mendengarkan keluhan, dan menyerap informasi langsung dari warga terkait situasi kamtibmas di lingkungan mereka," ujar perwakilan tim patroli.

Dalam kesempatan tersebut, petugas secara humanis menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Warga diingatkan untuk tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas dan tidak ragu segera melapor ke pihak kepolisian jika menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan mereka.

Tak hanya soal keamanan, aksi nyata juga ditunjukkan personil di lapangan dengan membantu warga yang mengalami kendala teknis saat berada di jalan. Hal ini sejalan dengan semboyan yang diusung: "Siap Terlihat dan Bermanfaat. 

Kegiatan ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat, demi terciptanya lingkungan yang harmonis dan kondusif

Paparan Dandim Ungkap Progres KDKMP dan Jembatan, Danrem 044/Gapo Minta Akselerasi


REFORMASI-ID | Palembang – Dandim jajaran Korem 044/Gapo memaparkan kepada Komandan Korem terkait perkembangan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah satuan masing-masing, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan tersebut digelar di Aula Makorem 044/Gapo, Jl. Jenderal Sudirman Km. 4, Kota Palembang.

Dalam paparan tersebut, para Dandim menyampaikan progres terkini pembangunan KDKMP dan Jembatan Perintis Garuda, termasuk capaian, kendala, serta langkah-langkah percepatan yang telah dan akan dilakukan di lapangan.

Seusai menerima paparan, Danrem menekankan agar pembangunan KDKMP terus dikejar dengan pengawasan yang ketat. “Kita semua berharap setiap hari dan setiap bulan ada penambahan jumlah KDKMP yang selesai,” tegas Danrem.

Lebih lanjut, Danrem menginstruksikan agar para Danramil senantiasa melaksanakan pengawasan secara intensif, terutama melalui peran Babinsa yang bertindak sebagai pengawas langsung di lapangan.

Danrem juga menyampaikan harapannya agar pada akhir Agustus, pembangunan KDKMP telah memenuhi target yang ditentukan sesuai dengan jumlah desa di setiap kabupaten.

Terkait pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Danrem menegaskan pentingnya profesionalisme dalam pelaksanaan. “Kita harus mencari konsultan yang benar-benar memahami konstruksi jembatan. Lakukan koordinasi dengan Denzibang yang memiliki kompetensi dalam pembangunan jembatan, serta pastikan proses pengerjaan selalu dalam pengawasan,” ujarnya.

Ia juga menekankan agar pembangunan tidak dilakukan secara asal-asalan, melainkan dengan standar kualitas yang baik.

“Kita memiliki pertanggungjawaban moral, baik dalam pembangunan KDKMP maupun Jembatan Perintis Garuda,” pungkas Danrem. (Mdn) 

Polda Lampung Hadir : Berikan Trauma Healing Dan Sembako Kepada Warga Terdampak Banjir


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Polda Lampung melalui Tim Psikologi melaksanakan kegiatan trauma healing kepada masyarakat yang terdampak banjir di wilayah Kelurahan Way Halim, Bandar Lampung, pada Rabu (15/4/2026). 

Kegiatan ini dipimpin oleh Kabag Psikologi Polda Lampung AKBP Endang Mustikawati beserta tim, yang turun langsung ke lokasi terdampak pasca banjir yang melanda pada Selasa malam.

Tim trauma healing tidak hanya memberikan pendampingan psikologis dan dukungan mental bagi masyarakat pasca bencana, tetapi juga membagikan puluhan paket sembako sebagai bentuk perhatian dan dukungan untuk meringankan beban masyarakat pasca hujan deras yang mengakibatkan banjir. 

Kehadiran tim psikologi Kepolisian ini bertujuan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis masyarakat, terutama anak-anak dan lansia, yang rentan mengalami kecemasan atau trauma akibat bencana banjir yang terjadi secara tiba-tiba.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Yuni Iswandari dalam kegiatan ini menyampaikan, 

“Bencana banjir tidak hanya meninggalkan kerusakan bangunan, tetapi juga luka psikologis yang perlu segera dipulihkan. Polda Lampung hadir tidak hanya melalui pengamanan dan bantuan, tetapi juga melalui pendekatan psikologis yang humanis. Trauma healing ini adalah bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan mental masyarakat yang terdampak, agar mereka tetap kuat dan semangat,” 

“Kami juga membagikan bantuan sembako sebagai wujud perhatian terhadap kebutuhan masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban bagi saudara-saudara kita. Polda Lampung akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat masa pemulihan pasca bencana.” Ujar Yuni.

Yuni juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melapor ke call center Polri 110 atau ke kantor Kepolisian terdekat. (Mdn) 

Sambangi Korban Banjir, Walikota Berikan Tali Asih Wujud Kemanusiaan


REFORMASI-ID | Lampung - Ditengah guyuran hujan deras pada Selasa (14/4) malam,  Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana temui keluarga korban yang terbawa arus sungai diKelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung. Rabu, 15/04/2026.

Dalam kunjungannya, Bunda Eva sapaan akrabnya memberikan bantuan berupa tali asih untuk keluarga yang ditinggalkan dan memberikan bahan makanan untuk masyarakat yang terdampak.

Dari pantuan di lapangan, dirinya secara langsung turun ke lapangan memantau kondisi warga meskipun hujan deras dan gorong-gorong meluap di jalan raya.

Bunda Eva pun terlihat berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk membuat banjir di titik tersebut cepat surut.

Ia pun memastikan warga yang terdampak banjir langsung dilakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman.

Salah satu keluarga korban, Andri (35) warga RT 06, Lingkungan 1, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, sempat pegang tangan istrinya Dewi Melani (34) sebelum meninggal akibat banjir bandang.

Di hadapan Bunda Eva, Andri menjelaskan bahwa dirinya semalam mendapatkan cobaan hidup istrinya tutup usia saat banjir bandang.

"Saat kejadian tersebut satu anak saya berada di atas loteng, kami beres-beres dan terkena air dan secara tiba-tiba tanggul di dekat rumah jebol," ungkapnya. (Mdn) 

Menteri Koperasi dan Pangan Tinjau Koperasi Merah Putih di Jatimakmur, Dorong Penguatan Peran Koperasi Bagi Masyarakat



REFORMASI-ID | Kota Bekasi - Menteri Koperasi dan Pangan, Zulkifli Hasan, ke Koperasi Merah Putih di Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, menjadi momentum penting dalam mendorong penguatan peran koperasi bagi kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DiskopUKM) Kota Bekasi Herbert S.W. Panjaitan, S.STP., M.Si. menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung perkembangan serta memastikan koperasi berjalan sesuai dengan fungsinya sebagai penggerak ekonomi rakyat.

"Kedatangan Menteri Zulkifli Hasan untuk meninjau kembali Koperasi Merah Putih di Jatimakmur,” ujar Herbet. Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat melalui kunjungan menteri menjadi bentuk perhatian sekaligus dorongan agar koperasi semakin profesional, transparan, dan berdaya saing.

“Kami berharap dengan adanya peninjauan ini, Koperasi Merah Putih dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Ia menambahkan, Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja koperasi, sekaligus memastikan program-program yang dijalankan tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat. 

Dengan dukungan pemerintah dan pengelolaan yang baik, Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi contoh koperasi modern yang tidak hanya mandiri, tetapi juga menjadi pilar utama dalam pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan," pungkasnya.





Walikota Turun Langsung Tinjau Lokasi Pasca Bandar Lampung Diguyur Hujan Deras


REFORMASI-ID | Lampung - Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana bergerak cepat pascahujan deras yang mengguyur Kota Tapis Berseri, untuk memantau kondisi masyarakat. Rabu, 15/04/2026.

Berdasarkan pantauan di Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Selasa (14/4), pascahujan yang terjadi sejak pukul 18.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB mengakibatkan sungai dan gorong-gorong meluap. 

Eva Dwiana pun turun langsung untuk melihat kondisi warga khusunya yang terdampak salah satunya Kelurahan Penengahan, Kecamatan Tanjungkarang Pusat. Satgas Bandar Lampung pun diturunkan untuk membantu warga, lampu yang awalnya mati kembali hidup. 

BPBD pun diturunkan untuk mengeruk sendimen yang ada di gorong-gorong serta alat sedot air, sehingga bisa mengalir lebih cepat. 

Warga pun sangat mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Bandar Lampung yang bergerak cepat membantu warga, Bayu (34) mengatakan sangat apresiasi kinerja pemkot yang bergerak cepat. 

"Lampu yang awalnya sempat mati saat hujan, sudah kembali hidup. Ini penting karena untuk penerangan serta membantu warga dalam beraktifitas," ucapnya, 

Hal senada di sampaikan warga lainnya, Amin (44)  air dari gorong-gorong cepat surut. 

"Karena rutin dibersihkan air cepat turun," ucapnya. 

Untuk diketahuinya, Pemerintah Kota Bandar Lampung  melakukan percepatan normalisasi sungai dan gorong-gorong di beberapa wilayah, salah satunya dengan melakukan penataan konstruksi bangunan yang berada di Kelurahan Tanjung Senang. 

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemkot memberikan solusi jangka panjang terhadap persoalan banjir yang kerap dikeluhkan warga. 

Bahwa normalisasi sungai tetap menjadi prioritas pemkot, terutama melakukan pembersihan sendimen yang tebal di setiap gorong-gorong di Bandar Lampung. (*) 

Tingkatkan Standar Keamanan Pariwisata, Mabes Polri Gelar Klarifikasi Risk Assessment di Kawasan Wisata Lagoi Bintan



REFORMASI-ID | Bintan - Tim Baharkam Polri resmi memulai rangkaian kegiatan Klarifikasi Hasil Risk Assessment di Objek Wisata Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau, pada Selasa (14/04/2026). 

Langkah strategis ini diambil guna memastikan standar keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan di salah satu destinasi unggulan Indonesia tersebut.

Dipimpin langsung oleh Kombes Pol. Eduward Pardede, S.I.K., M.H., tim dari Mabes Polri melakukan audit mendalam bersama jajaran Polda Kepri dan manajemen PT Bintang Resort Cakrawala (BRC) selaku pengelola kawasan.

Dalam arahannya, Ketua Tim menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan pengelola objek wisata.

"Keamanan bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan fondasi utama dalam industri pariwisata kelas dunia. Melalui klarifikasi ini, kami ingin memastikan bahwa setiap potensi risiko telah dimitigasi dengan baik. Kami mengapresiasi keterbukaan PT BRC dalam mengikuti standar pengamanan objek vital nasional," ujar Kombes Pol. Eduward Pardede.

Agenda hari pertama dimulai dengan paparan komprehensif dari manajemen PT BRC mengenai tindak lanjut hasil penilaian risiko sebelumnya. Tim kemudian bergerak melakukan tinjauan lapangan (site visit) secara intensif ke berbagai titik vital di Kawasan Wisata Lagoi untuk memvalidasi kondisi rill di lapangan.

Tak hanya fisik, tim juga melakukan pendalaman dokumen yang berfokus pada dua aspek krusial:

1.Aspek Infrastruktur: Memastikan kelayakan sarana prasarana pendukung keamanan.

2.Aspek Keamanan: Mengevaluasi prosedur operasional standar (SOP), kesiapan personel, hingga sistem integrasi pengamanan kawasan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh pejabat utama dari Ditpamobvit Polda Kepri dan jajaran manajemen puncak PT BRC, termasuk Hebron Habeahan (GM Admin/Finance) dan Prakash Nair (GM Ops/Infrastruktur). Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan komitmen bersama dalam menjaga reputasi Lagoi sebagai destinasi internasional yang aman.

"Target kita jelas, yaitu memberikan rasa aman tanpa mengurangi kenyamanan pengunjung. Jika sistem pengamanannya kuat, maka kepercayaan wisatawan akan terus meningkat," tambah Kombes Pol. Eduward Pardede menutup keterangannya.

Hingga pukul 18.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan hari pertama berjalan lancar sesuai rencana. Proses klarifikasi ini akan terus berlanjut guna menghasilkan rekomendasi akhir yang akan memperkuat sistem pengamanan objek wisata strategis di Kepulauan Riau.

14 April 2026

Polsek Bekasi Utara Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor Honda PCX



REFORMASI-ID | Bekasi Utara  - Unit Reskrim Polsek Bekasi Utara berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) satu unit sepeda motor Honda PCX dengan nomor polisi B 5948 FST. Pengungkapan kasus tersebut dilakukan oleh Piket Reskrim dan Tim Opsnal Reskrim pada Selasa, 14 April 2026.

Pengungkapan kasus ini berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/B/35/IV/2026/SPKT/Polsek Bekasi Utara/Polres Metro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya tertanggal 14 April 2026.

Peristiwa pencurian terjadi pada Jumat, 10 April 2026 sekitar pukul 20.30 WIB di area parkir Warkop Warkolas, Jalan Lingkar Utara Kav. 5, RT 009 RW 015, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Korban diketahui berinisial M (38) yang mengalami kerugian berupa satu unit sepeda motor Honda PCX senilai sekitar Rp35.500.000.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan analisis rekaman CCTV serta keterangan para saksi, petugas berhasil mengidentifikasi dan mengamankan lima orang pelaku di lokasi yang berbeda. Para pelaku masing-masing berinisial M.F.A (28) selaku eksekutor, serta R.A (24), A.E.P (24), C.M.P (20), dan Y.R (20) yang turut berperan dalam menjual sepeda motor hasil curian tersebut.

Dalam pengungkapan kasus ini, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya STNK asli sepeda motor Honda PCX, kunci remote keyless, surat keterangan leasing, serta rekaman CCTV yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Saat ini para pelaku telah diamankan di Polsek Bekasi Utara guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Kapolsek Bekasi Utara AKP Tono Listianto, S.T.K., S.I.K., M.H., M.Si., CPHR menyampaikan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap tindak kriminalitas di wilayah Bekasi Utara serta mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat memarkirkan kendaraan.

Dengan pengungkapan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menekan angka tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polsek Bekasi Utara.



BMKG Ingatkan Potensi Dampak Godzilla El Niño, Ini Himbauan Polda Lampung


REFORMASI-ID | Lampung — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya potensi dampak musim kemarau tahun 2026 yang diprakirakan datang lebih awal, berlangsung lebih panjang, dan cenderung lebih kering di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Provinsi Lampung.

Menyikapi hal tersebut, Polda Lampung melalui Bidang Hubungan Masyarakat mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Fenomena yang dikenal luas di tengah masyarakat dengan sebutan Godzilla El Niño merupakan istilah populer untuk menggambarkan El Niño dengan intensitas sangat kuat, meski bukan istilah ilmiah resmi, kondisi tersebut digunakan untuk menjelaskan potensi penguatan El Niño yang dapat memengaruhi pola cuaca global dan berdampak pada wilayah Indonesia.

Di lansir dari halaman resmi BMKG www.bmkg.go.id memprakirakan bahwa musim kemarau 2026 berpotensi menimbulkan berbagai dampak, mulai dari berkurangnya ketersediaan air bersih, terganggunya sektor pertanian, meningkatnya risiko gangguan kesehatan akibat cuaca panas, hingga potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Provinsi Lampung menjadi salah satu wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap ancaman kekeringan dan kebakaran lahan pada periode musim kemarau.

Selain berdampak pada aspek lingkungan dan ekonomi, kondisi cuaca ekstrem saat musim kemarau juga berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat apabila tidak diantisipasi dengan baik.

Oleh karena itu, partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dinilai sangat penting dalam mendukung langkah pencegahan dini di lingkungan masing-masing.

Kabid Humas Polda Lampung  Kombes pol Yuni Iswandari Yuyun  menyampaikan bahwa kesiapsiagaan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi dampak musim kemarau 2026. Masyarakat diimbau agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, khususnya membuka lahan dengan cara dibakar, membuang puntung rokok sembarangan di area kering, maupun meninggalkan sumber api tanpa pengawasan di kawasan perkebunan, hutan, dan lahan terbuka.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Provinsi Lampung untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di tengah potensi musim kemarau yang lebih kering, jangan membuka lahan dengan cara dibakar, hindari segala bentuk kelalaian yang dapat memicu kebakaran, dan segera laporkan kepada aparat apabila ditemukan titik api atau situasi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya bencana maupun gangguan kamtibmas ujar Yuni.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, BPBD, instansi terkait, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi kerawanan selama musim kemarau.

Upaya pencegahan dan mitigasi harus dilakukan secara bersama-sama agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan.

“Polda Lampung akan terus bersinergi dengan seluruh pihak terkait dalam langkah pencegahan dan penanganan potensi kerawanan akibat musim kemarau. Kami berharap masyarakat tetap waspada, tidak mudah abai, dan terus membangun kepedulian bersama demi keselamatan lingkungan serta terjaganya stabilitas kamtibmas di wilayah Lampung,” lanjutnya.

Polda Lampung juga mengajak masyarakat untuk bijak menggunakan air bersih, menjaga kesehatan selama cuaca panas, serta selalu mengikuti informasi resmi yang disampaikan BMKG, pemerintah daerah, dan aparat setempat.

Langkah antisipatif yang dilakukan sejak dini diharapkan dapat membantu menekan risiko serta mencegah terjadinya dampak yang lebih luas.

Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui langkah preemtif, preventif, dan responsif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif. Dengan meningkatnya kesadaran, kewaspadaan, serta kepedulian bersama, potensi dampak musim kemarau 2026 diharapkan dapat diantisipasi secara optimal.

Bagi masyarakat dapat mengakses informasi terkini BMKG melalui saluran WhatsApp,  https://whatsapp.com/channel/0029Va7gIOyBKfi4aw2cYy24.

Belum Didaftarkan BPJS, Maruli: Yayasan Wajib Tanggung Seluruh Biaya RS Sri Rahayu



REFORMASI-ID | Langkat - Pegiat Hukum, Maruli Rajagukguk, angkat bicara keras menuntut tanggung jawab penuh dari Yayasan Mutiara Kharisma Insani dan pengelola SPPG yang beralamat di Jalan Teluk Kerang Sei Siur, Kecamatan Pangkalan Susu.Tuntutan ini muncul menyusul informasi keluarga korban yang menceritakan tentang kecelakaan maut yang menimpa pekerjanya, Sri Rahayu Adiningsih (24 tahun), yang saat ini masih berjuang bertahan hidup dirawat intensif di Rumah Sakit Mitra Medika Premiere Medan.
 
Berdasarkan informasi sementara yang diterima, korban yang menjabat sebagai Head Chef dan baru mulai bekerja sejak 21 Februari 2026 lalu, mengalami kecelakaan lalu lintas saat berangkat kerja pada 11 Maret 2026 pukul 02.27 WIB.
 
"Ini sangat memilukan. Sri Rahayu sedang berjuang mati-matian mempertahankan nyawanya demi memenuhi kewajiban kerja, tapi ironisnya institusi tempat ia bekerja justru tidak melindungi hak dasarnya. Kami temukan fakta sementara bahwa ia tidak pernah didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan padahal dalam UU No. 24 tahun 2011 tengang BPJS mewajibkan pengusaha yang mempekerjakan tenaga kerja diatas 10 orang mendaftarkan BPJS Kesehatan dan ketenagakerjaan, apabila tidak didaftarkan bisa dikenakan tindakan administratif dan pidana kepada perusahaan atau pelaku usaha tegas Maruli Rajagukguk yang juga Pria yang pernah aktif di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta dan Yangon Justice Center, Myanmar, Senin (13/4/2026).
 
 
Santunan Rp5 Juta Ditolak, Biaya RS Ditaksir Capai Ratusan bahkan milyaran rupiah 
 
Maruli mengungkapan pihak keluarga sempat dipertemukan dan ditawari santunan sebesar Rp5 juta beserta sisa gaji. Namun dengan berat hati, tawaran tersebut harus tak diterima karena nilainya tidak sebanding dengan beban biaya yang harus ditanggung.
 
"Keluarga menolak santunan tersebut. Bagaimana mungkin menerima Rp5 juta, sementara biaya perawatan di rumah sakit saat ini sudah membengkak hingga ratusan juta, bahkan diprediksi bisa tembus Rp 500 juta lebih. Yayasan dan SPPG tidak bisa lepas tangan, mereka wajib menanggung seluruh biaya pengobatan sampai sembuh," seru Maruli.
 
Lebih lanjut Menurut Maruli, Pengusaha atau Pemberi Kerja jika lalai tidak mendaftarkan pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan adalah pelanggaran serius bisa dipidana 8 (delapan) tahun sesuai ketentuan hukum ketenagakerjaan dan UU BPJS, maka Pengawas Ketengakerjaan harus turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan dan memastikan pekerja yang mengalami kecelakaan dipulihkan kesehatannya serta perusahaan harus membayar gaji pekerja selama masa dalam perawatan maupun setelah perawatan tidak boleh di PHK sewenang wenang.
  
 
Desak Evaluasi Total Dapur MBG
 
Selain menuntut tanggung jawab biaya, Maruli juga meminta otoritas terkait untuk mengevaluasi manajemen dapur di lokasi tersebut.
 
"Kami meminta agar dapur MBG di bawah naungan mereka ini dievaluasi total. Mulai dari sistem keselamatan kerja, jam kerja yang layak, hingga kepastian jaminan sosial. Jangan sampai ada lagi pekerja yang diperas tenaganya tapi dibiarkan tak berdaya saat tertimpa musibah," tegasnya.
 
Maruli menekankan, pihaknya akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Ia meminta Yayasan Mutiara Kharisma Insani dan pengelola SPPG bertindak dewasa, segera menanggung seluruh biaya medis, dan memberikan hak-hak korban sesuai aturan yang berlaku.

Dampingi Kunker Wamenkes RI, Walikota: Bandar Lampung Siap Minimalisir Cegah TB


REFORMASI-ID | Lampung - Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan Bandar Lampung akan menjadi percontohan sebagai kota dalam penanggulangan penyebaran penyakit TB. Adapun tujuan kunjungan untuk melihat langsung Pelaksanaan Program Kesehatan didaerah dan penanggulangan penyebaran penyakit TB (Tuberkulosis) di Kota Bandar Lampung. 

"Kita akan terus rutin melakukan pengecekan rutin terhadap pasien khusunya keluarga, untuk meminimalisir penyebaran penyakit TB," ucap Bunda Eva saat mendampingi  Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Bapak Benjamin Paulus Octavianus bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Bapak Akhmad Wiyagus melakukan kunjungan ke Puskesmas Wayhalim Kota Bandar Lampung pada Selasa (14/4), kunjungan ini pun turut didampingi Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela. 

Wamenkes RI Benjamin Paulus Octavianus mengingatkan penanggulangan Tuberkulosis (TB) sekaligus memastikan layanan kesehatan tingkat pertama berjalan optimal dalam mendeteksi dan menangani kasus TB di masyarakat. 

"Untuk penderita TB, keluarga dan lingkungan sekitarnya juga harus dilakukan  pemeriksaan paru. Karena seseorang bisa saja terinfeksi hari ini, tetapi gejalanya baru muncul dan terdeteksi tahun depan," ungkap Benjamin. 

Ia mengatakan, bagi penderita TB dapat diatasi dan disembuhkan total dengan pengobatan medis tepat, serta pengobatan gratis yang tersedia di Puskesmas. 

Dirinya berharap puskesmas agar lebih aktif melakukan pelacakan kontak erat pasien TB, sebab langkah tersebut menjadi kunci memutus rantai penularan serta mempermudah proses penyembuhan. 

Benjamin mengungkapkan, saat ini masih tingginya  potensi kasus baru akibat lemahnya upaya pencegahan, contohnya dalam satu wilayah bisa saja terdapat 100 pasien yang telah di obati namun pada tahun berikutnya muncul kembali jumlah kasus yang sama. 

"Pencegahan di setiap wilayah harus di perkuat, agar kasus baru tidak muncul setiap tahunnya," ucapnya. (*) 

Delapan Dekade Mengabdi, Persit KCK Bisa, Persit Berkarya


REFORMASI-ID | Palembang – Bertempat di Gedung Sudirman Makodam II/Sriwijaya, Jl. Jend. Sudirman No. Km 3 Kota Palembang, Komandan Korem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M., bersama Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 044 PD II Sriwijaya menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2026, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan dengan mengusung tema “80 Tahun Persit Kartika Chandra Kirana Berkarya.” Acara ini menjadi momentum penting untuk mengenang perjalanan panjang serta pengabdian Persit dalam mendampingi prajurit TNI AD sekaligus berkontribusi bagi masyarakat.

Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., selaku Pembina Persit, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi Persit selama delapan dekade sebagai pendamping setia prajurit.

“Selama 80 tahun, Persit telah menunjukkan peran luar biasa sebagai pilar kekuatan keluarga prajurit sekaligus bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pangdam menegaskan peran ibu sebagai “madrasah pertama” bagi anak-anak. Menurutnya, keharmonisan rumah tangga yang dibangun oleh anggota Persit menjadi kunci utama dalam menunjang keberhasilan tugas suami serta membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Selain itu, Pangdam juga mengajak seluruh anggota Persit untuk terus memperkuat rasa kebersamaan, menghindari kesenjangan, serta mengembangkan potensi diri agar organisasi tetap adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman. Ia juga menekankan pentingnya peran sosial Persit di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan di bidang kesehatan, pendidikan, dan sosial, 

"Sehingga kehadiran Persit dapat memberikan dampak positif secara langsung bagi lingkungan sekitar," ucap Pangdam.

Sementara itu, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa momentum HUT ke-80 ini harus menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian.

“Persit bukan hanya pendamping prajurit, tetapi juga mitra strategis dalam membangun ketahanan keluarga dan sosial. Saya berharap Persit Korem 044/Gapo terus solid, kreatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya. (Mdn) 

Antisipasi Tawuran Polsek Bekasi Barat Patroli Mobile


REFORMASi-ID Kota Bekasi  - Polsek Bekasi Barat membagi personel menjadi dua tim dalam pelaksanaan patroli mobile di sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Bekasi Barat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Patroli dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) IPTU Sutarto, SH, dengan pendekatan dialogis guna memberikan rasa aman sekaligus menjalin komunikasi langsung dengan warga. Dalam pelaksanaannya, petugas menyambangi kawasan permukiman, tempat hiburan malam, serta lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul anak-anak muda.

Selain itu, patroli juga difokuskan untuk mencegah terjadinya aksi tawuran yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Melalui kehadiran polisi di lapangan, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih aman dan turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing.