Media Reformasi Indonesia (MRI)

10 Juni 2026

TK IT Al Mumtaza Kalianda Lepas Puluhan Murid, Siap Melangkah ke Jenjang Lebih Tinggi


REFORMASI-ID | Lampung Selatan - Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti Aula PKK Lampung Selatan saat TK IT Al Mumtaza Kalianda menggelar acara Pelepasan Murid Angkatan VIII Tahun Ajaran 2025/2026, Rabu (10/6/2026).

Puluhan murid yang selama ini menempuh pendidikan di TK IT Al Mumtaza resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Acara tersebut menjadi momen istimewa bagi para siswa, guru, maupun orang tua yang hadir.

Berbagai penampilan seni turut memeriahkan kegiatan, mulai dari tari tradisional, modern dance, hafalan Asmaul Husna, drama musikal, dai cilik hingga permainan angklung. Penampilan para murid mendapat apresiasi dan tepuk tangan meriah dari para tamu undangan.

Kegiatan tersebut dihadiri Bunda PAUD Kecamatan Kalianda Evi Utami, Pengawas TK Hardita, M.Pd, Korwil Pendidikan Kecamatan Kalianda Susmiati, SE, serta Ketua Yayasan Al Mumtaza Zahirah Kalianda Abiriandi Alghifari, S.Pd.

Kepala TK IT Al Mumtaza, Andriani, S.Pd, mengatakan pelepasan murid merupakan puncak dari proses belajar dan bermain yang telah dilalui anak-anak selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.

"Hari ini adalah puncak dari bermainnya anak-anak selama mereka di TK Al Mumtaza. Alhamdulillah kita semua bisa berkumpul di sini dan menyaksikan perjalanan mereka sampai pada tahap ini," kata Andriani dalam sambutannya.

Andriani menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada TK IT Al Mumtaza. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pembelajaran terdapat kekhilafan dari para guru.

Menurutnya, seluruh bentuk bimbingan, nasihat, maupun teguran yang diberikan selama ini merupakan bagian dari upaya mendidik dan membentuk karakter anak agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan membanggakan keluarga.

"Semua yang kami lakukan bukan karena kami tidak sayang kepada anak-anak. Justru karena kami ingin menjalankan amanah dari ayah dan bunda agar mereka tumbuh menjadi kebanggaan keluarga," ujarnya.

Ia juga berpesan agar kebiasaan baik yang telah ditanamkan selama di sekolah dapat terus dilanjutkan di lingkungan keluarga. Dukungan orang tua dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan pendidikan anak pada jenjang berikutnya.

Menjelang akhir kegiatan, suasana haru semakin terasa saat prosesi serah terima murid dari pihak sekolah kepada orang tua. Sejumlah orang tua tampak menitikkan air mata saat menyaksikan putra-putrinya menuntaskan pendidikan usia dini dan bersiap memasuki fase baru dalam perjalanan pendidikan mereka.

Pelepasan tersebut tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa belajar di taman kanak-kanak, tetapi juga menjadi awal langkah baru bagi para murid untuk meraih cita-cita dan masa depan yang lebih cerah. (*)

Bidhumas Polda Lampung dan Insan Pers Gelar Gathering, Jelang Hari Bhayangkara Ke-80


REFORMASI-ID | Lampung - Rangkaian perayaan  Hari Bhayangkara, Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Lampung menggelar kegiatan gathering menjalin silaturahmi bersama insan pers dalam suasana ceria santai, dan penuh semangat kebersamaan melalui senam bersama dan berbagai perlombaan yang digelar pada Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema "Sinergi Humas Polri dan Insan Media untuk Mewujudkan Informasi yang Akurat, Konstruktif dan Menebar Optimisme" itu menjadi ruang bertemunya dua profesi yang memiliki tugas serupa, yakni menyampaikan informasi kepada masyarakat secara benar dan bertanggung jawab.

Acara yang diikuti sekitar 100 jurnalis mitra Humas Polda Lampung dan personel Humas Polda Lampung tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus berita dan informasi digital.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Yuni Iswandari Yuyun, dalam sambutannya menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan media memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik. 

Menurutnya, masyarakat membutuhkan informasi yang akurat, konstruktif, dan mampu menumbuhkan optimisme di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi saat ini.

"Kami berharap hubungan baik yang selama ini terjalin antara Humas Polda Lampung dan rekan-rekan media dapat terus diperkuat. Pada dasarnya tugas humas dan media memiliki tujuan yang sama, yaitu menyampaikan informasi kepada masyarakat secara benar dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Yuni.

Di sela-sela kegiatan, Yuni juga mengingatkan para jurnalis untuk tetap memperhatikan kesehatan dalam menjalankan tugas peliputan yang kerap menuntut mobilitas tinggi. 

Menurutnya, kesehatan menjadi modal penting bagi insan pers untuk terus menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.

Tak hanya itu, ia juga menyampaikan pesan kepada masyarakat Lampung agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, khususnya aksi kejahatan jalanan atau begal yang masih menjadi perhatian aparat kepolisian.

"Masyarakat diharapkan selalu waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di jalan raya. Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan kejahatan," katanya.

Dalam pandangan Yuni, tantangan yang dihadapi media dan humas pada era digital saat ini sesungguhnya tidak jauh berbeda. 

Keduanya dituntut bergerak cepat, namun tetap menjaga akurasi informasi di tengah maraknya hoaks, disinformasi, dan informasi yang belum terverifikasi.

Senada dengan Kabid Humas, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Lampung Kompol Andri Yulianto menekankan bahwa kolaborasi antara Polda Lampung dan media merupakan bagian dari upaya bersama menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Provinsi Lampung.

Menurut Andri, berita yang edukatif dan berimbang memiliki kontribusi besar dalam membangun kesadaran masyarakat serta mencegah munculnya keresahan akibat informasi yang tidak lengkap atau menyesatkan.

"Kolaborasi yang baik antara kepolisian dan media dapat membantu menciptakan suasana yang kondusif melalui penyajian informasi yang edukatif dan berimbang kepada masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Jurnalis Polda Lampung, Kusmawati, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi tersebut. 

Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi wadah penting untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara wartawan dengan jajaran Humas Polda Lampung.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Lampung.

"Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polda Lampung semakin sukses dalam menjalankan tugasnya dan Provinsi Lampung semakin aman serta kondusif ke depannya," katanya.

Dalam kesempatan itu, Kusmawati turut menyinggung wacana pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) gratis yang disebut akan difasilitasi melalui Humas Polda Lampung. 

Menurutnya, program tersebut merupakan langkah positif yang layak didukung karena kompetensi wartawan menjadi salah satu faktor utama dalam menghasilkan karya jurnalistik yang profesional.

"Bagi wartawan, kompetensi sangat penting. Wartawan yang kompeten akan lebih memahami etika, kaidah jurnalistik, serta tanggung jawab profesinya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat," ujarnya.

Wacana tersebut disambut antusias oleh sejumlah jurnalis yang hadir. Di tengah tuntutan profesionalisme dan perkembangan industri media yang semakin dinamis, peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan. (Hms/Mudian)

PT. Asiana Technologi Lestari Akan Prioritaskan Warga Lokal Untuk Tenaga Kerja




REFORMASI-ID | Bekasi - PT Asiana Technologies Lestari akan memprioritaskan warga lokal sebagai tenaga kerja dalam pengolahan sampah menjadi energi terbarukan di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

Hal itu disampaikan Chief of Marketing Domestic & International PT Asiana Technologies Lestari, Boris Evan saat sosialisasi kepada warga Desa Burangkeng di Aula Kantor Desa Burangkeng, Rabu, 10 Juni 2026.

"Ketika kami proses pembangunan, beroperasi kami akan memanfaatkan warga sekitar, dari sumber tenaga kerja, SDM, kita butuh operator, teknisi, driver dan keamanan," kata Boris.

Boris mengatakan luas lahan yang akan digunakan telah disepakati sebesar 4.744 meter persegi. Luasan tersebut merupakan hasil pengukuran terbaru setelah sebelumnya perusahaan mengajukan kebutuhan lahan sekitar 5.000 meter persegi.

"Harapan kami bulan Juni ini kita bisa ground breaking sebetulnya. Tapi karena ini sistem sewa lahan, jadi ada dua PKS, perjanjian pengelolaan sampah sama sewa lahan. Sewa lahan ini harus keluar SK besaran nilai dari Bupati, baru bisa dilakukan pembayaran dan penandatanganan PKS sewa lahan, nah ini kita masih menunggu SK Bupati,"paparnya.

Saat ini, lanjut Boris, proses perizinan Peil Banjir sudah memasuki tahap akhir. Seluruh dokumen persyaratan telah diunggah dan mendapat persetujuan. Perusahaan tinggal menunggu penerbitan dokumen resmi setelah pengukuran lapangan dilakukan pekan lalu.

Tahapan berikutnya adalah pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR). Namun, proses tersebut masih menunggu penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sewa lahan dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Kepala Desa Burangkeng Nemin menyambut baik Asiana yang hendak mengelola sampah TPAS Burangkeng dengan sistem teknologi. Ia berharap Asiana dapat memperhatikan kearifan lokal dengan melibatkan warga sekitar.

Sat Pol Air Polres Lampung Selatan Gelar Sunat Masal dan Donor Darah


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN - Sat Pol Air Polres Lampung Selatan laksanakan kegiatan bakti sosial khitanan massal gratis dan  donor darah dalam rangka memperingati rangkaian hari Bhayangkara Ke-80 tahun 2026, yang berlangsung di pangkalan pos Sat Air Dusun Keramat, Desa Sumur Kecamatan Ketapang. Rabu, 10/06/2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Waka Polres Lampung Selatan Kompol Made Silpa, KSOP Bakauheni Fery Hendri Yamin, Kepala Basarnas pos Bakauheni Rezi, perwakilan KSKP Bakauheni, Kepala Desa Sumur I Nyoman Prima Wijaya dan para peserta khitan serta para tamu undangan. 

Dalam keterangan persnya Kasat Pol Air Iptu Panpan Hermayadi mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri, Menyampaikan dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke 80, di wilayah hukum polres Lampung Selatan sebagai wujud kepedulian Polri dengan menggelar donor darah dan khitanan massal gratis, yang menyasar kepada masyarakat wilayah pesisir sekitar pos Airud di Dusun Keramat Desa Sumur. 

Lebih lanjut jelas Iptu Panpan, menindaklanjuti arahan bapak Kapolres Lampung Selatan yang mana ini merupakan hajat Polri ataupun hajat Polres Lampung Selatan, untuk sementara sudah terdata beberapa para peserta khitan atau para pendonor darah. Terlihat antusiasme dari masyarakat sangat gembira dengan kegiatan donor darah dan sunatan masal ini. 


"Alhamdulillah, sudah terdata 30 peserta sunatan masal dan 40 orang kurang lebih peserta pendonor darah. Kemungkinan sampai selesai akan bertambah pesertanya," ucap Kasat Pol Air Polres Lampung Selatan Iptu Panpan kepada awak media ini. 

Dilain pihak Suswanto salah satu masyarakat orang tua peserta sunatan masal menyampaikan dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Sat Pol Air Polres Lampung, Polda Lampung. 

Dalam kesempatan tersebut, Suswanto berharap agar kegiatan seperti ini agar berkelanjutan agar warga yang lain anak anaknya yang belum di khitan dapat melaksanakan sunatan sesuai dengan sunnah Rasulullah Muhammad SAW. 

"Kami mengucapkan terimakasih kepada Polri khususnya Sat Pol Air Polres Lampung Selatan yang sudah membantu kami mengkhitan anak anak kami," pungkasnya. (Mudian) 

Dipimpin AKP Tuegeh D. Darus, Pelaku Panah Wayer di Bitung Dibekuk Hanya dalam Satu Jam


 REFORMASI-ID | BITUNG — Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Maesa dalam mengungkap kasus penganiayaan menggunakan panah wayer yang menimpa seorang remaja di Kota Bitung. Dipimpin langsung Kapolsek Maesa AKP Tuegeh D. Darus, S.Sos., pelaku berhasil diamankan hanya dalam waktu sekitar satu jam setelah laporan diterima polisi.

Pelaku yang diketahui bernama Ardiansyah Yanto diamankan Tim Resmob Polsek Maesa di Kelurahan Wangurer Barat, Kecamatan Madidir, tanpa perlawanan. Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan dari keluarga korban yang saat itu masih menjalani perawatan medis akibat luka panah wayer.

Kapolsek Maesa AKP Tuegeh D. Darus segera menginstruksikan Tim Resmob yang dipimpin Katim Resmob AIPTU Janny Tumbuan untuk bergerak cepat melakukan penyelidikan, mengumpulkan keterangan saksi, mendatangi korban, serta melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Hasilnya, kurang dari satu jam sejak laporan diterima, keberadaan pelaku berhasil diketahui dan langsung diamankan petugas.

Kasus ini bermula dari perselisihan yang diduga terjadi melalui media sosial. Berdasarkan keterangan yang diperoleh penyidik, korban Okniel Noveristo Makasenda (17) sebelumnya berkomunikasi dengan salah satu pihak yang terlibat dan sepakat bertemu di kawasan depan SMA Negeri 2 Bitung.

Korban yang datang bersama rekannya diduga mengira pertemuan tersebut hanya akan berujung pada perkelahian biasa. Namun situasi berubah ketika pelaku diduga telah mempersiapkan panah wayer.

Saat korban berusaha meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor, pelaku diduga melakukan pengejaran dan melepaskan panah yang mengenai bagian belakang tubuh korban. Akibatnya korban terjatuh dan harus mendapatkan perawatan di RS Budi Mulia.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut meminta keterangan sejumlah saksi yakni Revan Darise (17), Muhammad Ramdani Tahili (16), Rizal Afrizal Baco (20), dan Ever Lengkung (16).

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu buah pelontar panah wayer, satu buah anak panah wayer, serta dua unit sepeda motor yang digunakan pelaku dan rekan-rekannya, yakni Honda Scoopy DB 6701 VN dan Honda Vario DB 6432 VM.

Meski pelaku telah diamankan, kasus ini kembali menjadi alarm keras bagi masyarakat Kota Bitung. Perselisihan yang bermula dari media sosial kembali berujung pada tindak kekerasan yang melibatkan remaja dan penggunaan senjata berbahaya.

Fenomena ini menunjukkan bahwa pengawasan terhadap anak-anak tidak lagi cukup dilakukan di lingkungan rumah semata. Aktivitas pergaulan di media sosial yang kerap menjadi pemicu konflik juga membutuhkan perhatian serius dari orang tua.

Pertanyaan yang patut menjadi perhatian bersama adalah bagaimana remaja dapat dengan mudah mengatur pertemuan untuk berkelahi, menyiapkan senjata rakitan berupa panah wayer, hingga terlibat dalam aksi yang dapat menghilangkan nyawa orang lain.

Keberhasilan Polsek Maesa mengamankan pelaku dalam waktu singkat patut diapresiasi. Namun upaya pencegahan agar kasus serupa tidak terus berulang membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari keluarga, sekolah, tokoh masyarakat hingga pemerintah.

Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Maesa untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara korban masih dalam pemantauan medis akibat luka yang dideritanya.

Kalahkan TNI dan Satpol PP, Senkom FC Juarai Kapolresta Cup I



REFORMASI- ID - TANGERANG – Tim Senkom FC Kabupaten Tangerang sukses mengukir prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Turnamen Mini Soccer Antar Instansi Mitra Polri dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Polresta Tangerang di Lapangan Mini Soccer All Play Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Turnamen yang berlangsung meriah tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri dengan berbagai instansi dan mitra strategis. Sejumlah tim turut ambil bagian dalam kompetisi ini, di antaranya TNI FC, Dishub FC, Satpol PP FC, Media FC, Senkom FC, serta tim dari Polresta Tangerang.

Sejak pertandingan pertama, Senkom FC tampil disiplin dan penuh semangat. Pada laga pembuka, Senkom FC berhasil mengalahkan TNI FC dengan skor tipis 1-0. Kemenangan tersebut menjadi modal berharga untuk melangkah ke pertandingan berikutnya.

Di laga kedua, Senkom FC semakin menunjukkan kualitas permainan terbaiknya dengan mengalahkan Media FC melalui skor meyakinkan 3-0. Hasil tersebut mengantarkan Senkom FC melangkah ke partai final.
Pada pertandingan puncak, Senkom FC menghadapi Satpol PP FC dalam laga yang berlangsung sengit dan penuh sportivitas.
Berkat permainan kolektif, disiplin bertahan, dan semangat juang yang tinggi, Senkom FC kembali meraih kemenangan 1-0 sekaligus memastikan diri sebagai Juara 1 kategori eksternal.

Adapun skuad Senkom FC yang tampil pada turnamen tersebut dipimpin oleh Manager Eko Yulianto dan Pelatih Irfan. Tim diperkuat oleh Damar di posisi penjaga gawang, Winarno, Arju, Roma, dan Kopral di lini belakang, Irfan, Roy, Isa, dan Wisda di lini tengah, serta Robin, Hunais, dan Burhan di lini depan.

Manager Senkom FC, Eko Yulianto, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraih timnya.
"Alhamdulillah, kemenangan ini adalah hasil kerja keras seluruh pemain, pelatih, dan official. Kami bermain dengan semangat kebersamaan, menjaga kekompakan, dan selalu menjunjung tinggi sportivitas. Gelar juara ini kami persembahkan untuk keluarga besar Senkom Mitra Polri Kabupaten Tangerang," ujarnya.

Sementara itu, Irfan selaku pelatih Senkom FC mengatakan bahwa keberhasilan tim merupakan buah dari kerja sama seluruh pemain yang mampu menjalankan instruksi dengan baik.

"Kami selalu menekankan disiplin, kekompakan, dan rasa saling percaya di dalam tim. Alhamdulillah seluruh pemain tampil luar biasa dan mampu memberikan yang terbaik hingga berhasil meraih gelar juara," kata Irfan.

Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Tangerang, Juwono, turut menyampaikan apresiasi kepada Kapolresta Tangerang atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat positif dan mampu mempererat hubungan antara Polri dengan mitra kerjanya.

"Saya sebagai Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Tangerang sangat mengapresiasi Kapolresta Tangerang yang telah mengadakan kegiatan Kapolresta Cup I. Kegiatan ini sangat positif karena tidak hanya diperuntukkan bagi internal Polri, tetapi juga membuka kesempatan bagi instansi dan mitra Polri untuk ikut berpartisipasi. Ini menjadi sarana mempererat sinergitas, silaturahmi, dan kebersamaan," ujar Juwono.

Menurutnya, keberhasilan Senkom FC menjadi juara merupakan kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Senkom Mitra Polri Kabupaten Tangerang.

"Alhamdulillah Senkom Mitra Polri Kabupaten Tangerang berhasil menjadi Juara 1 kategori eksternal. Saya bangga dan bahagia kepada seluruh anggota Senkom yang telah berjuang, menjaga kekompakan, dan membawa nama baik organisasi hingga meraih prestasi yang membanggakan ini," tambahnya.

Keberhasilan Senkom FC juga mendapat dukungan penuh dari sponsor Mia Ayam Bakso Eko Kopral Sakwajan yang selama ini memberikan support dan motivasi kepada tim selama mengikuti turnamen.

Pada acara penutupan, Kapolresta Tangerang Kombes Pol. H. Andi M. Indra Waspada Amirulloh, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., didampingi Wakapolresta Tangerang Kombes Pol. Christian Aer, S.H., S.I.K., serta Camat Cikupa Supriyadi, S.STP., M.I.P., yang mewakili Bupati Tangerang, menyerahkan langsung trofi, piagam penghargaan, dan hadiah kepada para juara.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Tangerang juga memberikan apresiasi khusus kepada Kholid Rizki Abdillah, yang bertugas sebagai komentator selama turnamen berlangsung. Berkat kemampuannya membangun suasana pertandingan dengan penuh semangat dan komunikatif, Rizki mendapat undangan langsung dari Kapolresta Tangerang untuk kembali menjadi komentator pada ajang Turnamen Bulutangkis Kapolresta Cup yang akan datang.

Diketahui, Kholid Rizki Abdillah merupakan guru di Bina Pekerti Boarding School, Pembina Santri, sekaligus anggota aktif Senkom Mitra Polri Kabupaten Tangerang.
Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang diraih, Kapolresta Tangerang juga memberikan bonus pembinaan sebesar Rp2.500.000 kepada Senkom FC selaku Juara 1 kategori eksternal.

Kesuksesan turnamen ini juga tidak lepas dari peran perangkat pertandingan yang profesional. Salah satu sosok yang mendapat perhatian adalah Rizal atau yang akrab disapa "Njul", wasit berlisensi PSSI Kabupaten Tangerang yang dipercaya memimpin sejumlah pertandingan penting selama turnamen berlangsung.

Dengan ketegasan, kecermatan, dan penguasaan pertandingan yang baik, Rizal mampu menjaga jalannya laga tetap sportif, aman, dan kondusif. Kehadirannya mendapat apresiasi dari panitia maupun peserta karena mampu menjaga kualitas pertandingan hingga partai final berlangsung tanpa kendala berarti.

Turnamen Mini Soccer Antar Instansi Mitra Polri dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga mampu menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat sinergitas, serta membangun kebersamaan antara Polri, TNI, pemerintah daerah, media, dan seluruh mitra strategis Polri.

Dengan catatan tiga kemenangan beruntun, mencetak lima gol dan tanpa kebobolan satu gol pun, Senkom FC menutup turnamen dengan hasil sempurna sekaligus mengukuhkan diri sebagai tim terbaik kategori eksternal pada Kapolresta Cup I Tahun 2026.

(ARDI)

Turnamen Mini Soccer HUT Bhayangkara Pererat Kekompakan Jajaran Polresta


REFORMASI - ID | TANGERANG – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polresta Tangerang menggelar Turnamen Mini Soccer Kapolresta Cup I di Lapangan Mini Soccer All Play Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (8/6/2026) malam.

Turnamen yang diikuti 20 tim dari satuan kerja (Satker) dan Polsek jajaran Polresta Tangerang tersebut dibuka secara resmi oleh Kapolresta Tangerang Kombes Pol. H. Andi M. Indra Waspada Amirulloh, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., didampingi Wakapolresta Tangerang Kombes Pol. Christian Aer, Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri, S.TK., S.I.K., M.H., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) dan perwira Polresta Tangerang lainnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus ajang mempererat soliditas dan kebersamaan antaranggota Polri.

Acara pembukaan dipandu oleh Kholid Rizki Abdillah, guru Bina Pekerti Boarding School yang juga Pembina Santri serta anggota aktif Senkom Mitra Polri Kabupaten Tangerang. Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Kapolresta Tangerang menegaskan bahwa turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat kekompakan, dan meningkatkan soliditas antaranggota Polri.

"Turnamen ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, menumbuhkan sportivitas, dan membangun semangat kerja sama yang sejalan dengan nilai-nilai pengabdian Polri kepada masyarakat. Menang dan kalah adalah hal biasa, namun persaudaraan yang terjalin jauh lebih berharga," ujar Kapolresta.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, menjaga persatuan, serta menjadikan turnamen sebagai wadah mempererat hubungan antarpersonel di lingkungan Polresta Tangerang.

Usai sambutan, Kapolresta Tangerang secara resmi membuka Turnamen Mini Soccer Kapolresta Cup I dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, yang dilanjutkan dengan Kick Off Ceremonial atau tendangan bola pertama bersama Wakapolresta Tangerang sebagai tanda dimulainya pertandingan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta, panitia, dan tamu undangan sebelum memasuki rangkaian pertandingan penyisihan.

Sebanyak 20 tim turut ambil bagian dalam turnamen ini. Dari jajaran Polsek terdiri atas Polsek Cikupa, Tigaraksa, Rajeg, Cisoka, Panongan, Mauk, Balaraja, Kronjo, Kresek, dan Pasar Kemis. Sementara dari unsur Satker antara lain Satreskrim, Bagops, Staf A, Staf B, Samapta, Satresnarkoba, Satlantas, Intelkam, Propam, dan Polairud.

Untuk menjamin pertandingan berjalan sportif dan sesuai regulasi, panitia menunjuk dua wasit berlisensi, yakni Rizal (Njul) dan Damar, yang dipercaya memimpin seluruh rangkaian pertandingan.

Turnamen yang berlangsung selama dua hari, yakni 8 hingga 9 Juni 2026 ini diharapkan menjadi sarana meningkatkan kebugaran personel sekaligus memperkuat soliditas internal Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Keberhasilan penyelenggaraan Turnamen Mini Soccer Kapolresta Cup I tidak terlepas dari kerja keras panitia pelaksana yang diketuai oleh Kanit IK Polresta Tangerang, Ipda Andhika. Dalam pelaksanaannya, ia didukung oleh tim panitia inti yang terdiri dari Ipda Syaeful, Juwono, Sulardi, Eko Yulianto, Bowo, Agus Rahayu, Bayu, serta anggota panitia lainnya yang turut berperan aktif dalam mempersiapkan dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.

Dengan mengusung semangat "Polri untuk Masyarakat", Turnamen Mini Soccer Kapolresta Cup I menjadi bukti bahwa olahraga dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan, meningkatkan kekompakan, serta menumbuhkan semangat pengabdian dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. (Ardi)




09 Juni 2026

Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional, Tim Baharkam Polri Gelar Audit Resertifikasi SMP di Pertamina Patra Niaga RU VI Balongan



REFORMASI-ID | Indramayu - Langkah strategis untuk memperkuat sistem pengamanan komoditas energi nasional terus ditingkatkan. Tim Audit Korsabhara Baharkam Polri secara resmi membuka agenda Audit Resertifikasi Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Refinery Unit (RU) VI Balongan, Jawa Barat, pada Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat I Gedung Administrasi RU VI Balongan ini bertujuan untuk memastikan seluruh instrumen pengamanan di salah satu kilang minyak paling krusial di Indonesia tersebut telah memenuhi standar regulasi terbaru dan berjalan optimal.

Ketua Tim Audit Resertifikasi, Kombes Pol. Hadianur, S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian dan badan usaha dalam menjaga keberlangsungan Objek Vital Nasional (Obvitnas).

"Audit ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen penting untuk memetakan, mengevaluasi, dan memperkuat sistem proteksi aset negara. Kami ingin memastikan aspek pengamanan di RU VI Balongan mampu mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan secara dinamis," ujar Kombes Pol. Hadianur dalam paparan pembukanya, Selasa (9/6).

Gayung bersambut, Executive General Manager RU VI Balongan, Yulianto Triwibowo, menyambut baik pelaksanaan audit ini. Menurutnya, kepatuhan terhadap Sistem Manajemen Pengamanan merupakan prioritas utama perusahaan dalam menjaga kelancaran operasional dan distribusi energi.

"Kami berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan standar keamanan di lingkungan RU VI Balongan. Melalui audit resertifikasi ini, kami berharap mendapat masukan objektif dan strategis dari Tim Baharkam Polri demi menyempurnakan sistem yang sudah berjalan," kata Yulianto.

Rangkaian acara pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan HSSE Induction & Plan Visitor sebagai prosedur wajib keselamatan kerja. Acara kemudian diisi dengan pemaparan Overview kondisi eksisting kilang oleh manajemen RU VI Balongan, serta pemaparan teknis audit oleh Tim Baharkam Polri, sebelum ditutup dengan sesi foto bersama.

Agenda ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat teras dari kedua instansi. Dari pihak Polri, hadir AKBP Dr. Bohari, S.H., M.H. (Observer Polda Jabar), Ipda Imam Safei, S.H. (Sekretaris Tim), serta tim ahli Ir. Dedi Murdiana dan Dra. Yoyoh Indayah selaku anggota.

Sementara dari pihak eksternal/Pertamina, hadir Head of Operation & Manufacturing Eko Nurcahyo, Manager HSSE Moch. Arifin, jajaran Tim Manajemen RU Balongan, serta para penanggung jawab (Person in Charge/PIC) SMP dari masing-masing fungsi kerja.

Proses audit lapangan dan pendalaman dokumen dijadwalkan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan guna memastikan seluruh elemen pengamanan fisik, sistem informasi, hingga prosedur personel di PT Pertamina Patra Niaga RU VI Balongan berjalan tanpa celah.

Audit Resertifikasi SMP di Kilang Balongan: Ini 5 Manfaat Nyata untuk Ketahanan Energi Nasional



REFORMASI-ID | Indramayu - Kilang Balongan menyuplai 12% kebutuhan BBM nasional. Artinya, jika pengamanannya jebol, dampaknya ke seluruh Indonesia. Untuk pastikan standar pengamanan tidak kendor, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri menggelar _Audit Resertifikasi Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan Obvitnas_ di PT Pertamina Patra Niaga RU VI Balongan, Selasa 9/6/2026.

Katim Audit Kombes Pol Hadianur, S.I.K., M.H. menegaskan, resertifikasi bukan sekadar stempel. “Ini _medical check-up_ total. Kami pastikan 5 Elemen SMP tetap hidup dan sesuai Perpol No. 7 Tahun 2019. Kalau ada yang turun, harus diperbaiki. Taruhannya ketahanan energi,” ujarnya saat pembukaan di RR-I ADM Building.

*Lalu Apa Manfaat Resertifikasi SMP Bagi Negara & Masyarakat?*

1. *Jaminan Pasokan BBM Tetap Aman*  
   Kilang Balongan Obvitnas strategis. Resertifikasi memastikan sistem pengamanan dari perimeter, HSSE, hingga siber tetap berlapis. Hasilnya: risiko gangguan suplai BBM karena sabotase, teror, atau kelalaian bisa ditekan maksimal.

2. *Upgrade Standar Sesuai Ancaman Terbaru*  
   Ancaman ke Obvitnas terus berkembang: drone, siber, orang dalam. Audit resertifikasi wajib evaluasi dan _upgrade_ Pola Pengamanan, SOP, dan teknologi. Yang dulu aman, belum tentu aman sekarang.

3. *Pastikan SDM Security Kompeten, Bukan Sekadar Jaga*  
   SMP mewajibkan personel security terlatih Gada Pratama-Madya-Utama. Resertifikasi cek langsung: apakah personel paham SOP darurat, bisa pakai APAR, kuasai _access control_? Bukan cuma berdiri di pos.

4. *Kepastian Hukum & Kepercayaan Investor*  
   Sertifikat SMP dari Polri adalah bukti RU VI Balongan _comply_ terhadap regulasi negara. Ini penting untuk audit internasional, asuransi, dan kepercayaan investor. Obvitnas yang aman = ekonomi stabil.

5. *Cegah Kerugian Triliunan Rupiah*  
   Executive GM RU VI Balongan Yulianto Triwibowo menyebut, 1 hari kilang _shutdown_ bisa rugikan negara triliunan. “Resertifikasi SMP ini investasi. Biaya audit tidak ada apa-apanya dibanding biaya jika insiden terjadi,” tegasnya.

Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol. Dr. M. Syahduddi, S.I.K., M.Si. menutup, “Polri tidak audit untuk cari salah. Kami audit untuk pastikan Obvitnas kuat. SMP yang tersertifikasi ulang adalah jaminan bahwa energi Indonesia dijaga 24 jam. Itu wujud _Polri Siap Terlihat dan Bermanfaat_.”

Audit resertifikasi akan berlangsung beberapa hari dengan metode cek dokumen, observasi lapangan, simulasi, dan wawancara di seluruh departemen terkait di obvitnas ini.

*Narahubung:* Humas Korsabhara Baharkam Polri

Kilang Balongan Obvitnas Strategis: Polri Mulai Audit Resertifikasi SMP, Pastikan Standar Pengamanan Tak Kendor



REFORMASI-ID | Indramayu - Kilang Balongan bukan kilang biasa. Sebagai salah satu pemasok utama BBM nasional, gangguannya bisa berdampak ke ekonomi se-Indonesia. Untuk pastikan pengamanannya tetap berstandar, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri resmi memulai _Audit Resertifikasi Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan_ di PT Pertamina Patra Niaga RU VI Balongan, Selasa 9/6/2026.

Dibuka di RR-I ADM Building, audit dipimpin langsung Katim Kombes Pol Hadianur, S.I.K., M.H. bersama tim auditor dan Observer Polda Jabar AKBP Dr. Bohari, S.H., M.H. “Audit resertifikasi ini wajib. Bukan formalitas, tapi pembuktian bahwa 5 Elemen SMP:
Komitmen dan Kebijakan, Pola Pengamanan, Konfigurasi Pengamanan, Standar Pelaksanaan Pengamanan, Monitor dan evaluasi,” tegas Kombes Hadianur.

*Kenapa Audit SMP Itu Wajib?*  
1. *Kilang = Objek Vital Nasional*. Ancaman nyata: sabotase, teror, kebakaran, hingga serangan siber.  
2. *SMP = Tameng Hukum*. Perpol No. 7 Tahun 2019 mewajibkan Obvitnas punya sistem pengamanan berlapis.  
3. *Resertifikasi = Jaminan Mutu*. Standar bisa turun jika tidak diaudit rutin. Audit ini memastikan tidak ada celah.  

Executive GM RU VI Balongan Yulianto Triwibowo menegaskan komitmennya. “Kilang Balongan menyuplai 12% kebutuhan BBM nasional. Pengamanan adalah harga mati. Kami terbuka diaudit agar sistem makin kuat,” ujarnya. Hadir pula Head of Operation & Manufacturing Eko Nurcahyo dan Manager HSSE Moch. Arifin bersama seluruh PIC SMP.

Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol. Dr. M. Syahduddi, S.I.K., http://M.Si. menyebut, Polri tidak kompromi soal Obvitnas. “Energi adalah urat nadi negara. SMP memastikan urat nadi itu aman 24 jam. Ini wujud _Polri Siap Terlihat dan Bermanfaat_ menjaga ketahanan energi,” tegasnya.

Audit akan berlangsung selama tiga hari, dengan mengecek kelengkapan dokumen, tinjauan lapangan, membahana tindaklanjut temuan audit hingga penyempurnaan implementasi Sistem Manajemen Pengamanan.

*Narahubung:* Humas Korsabhara Baharkam Polri  
🇮🇩 _Siap Terlihat dan Bermanfaat_

Polda Lampung Imbau Pengguna Jalan Tetap Tertib Pasca Kecelakaan Tol Bakter


REFORMASI-ID | LAMPUNG - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), tepatnya di KM 102 Jalur B wilayah hukum Polres Lampung Selatan, Minggu (7/6/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Insiden tersebut melibatkan sebuah Toyota Avanza bernomor polisi BE 1856 ANN dan truk Toyota Colt Diesel bernomor polisi D 8390 XJ.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Toyota Avanza yang dikemudikan Doni Febriano (51) melaju dari arah Terbanggi Besar menuju Bandar Lampung melalui lajur cepat. 

Saat berada di KM 102 Jalur B, kendaraan berpindah dari lajur cepat ke lajur lambat dan menabrak bagian belakang truk Colt Diesel yang berada di depannya.

Benturan keras menyebabkan kendaraan Avanza mengalami kerusakan parah dan terbalik di lokasi kejadian. Sementara truk Colt Diesel tetap berada di jalur lambat. Petugas kepolisian bersama pengelola tol segera melakukan penanganan, evakuasi korban, serta pengamanan arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Akibat kecelakaan tersebut, tiga penumpang Toyota Avanza dinyatakan meninggal dunia di lokasi maupun setelah mendapatkan penanganan medis. Selain itu, empat orang mengalami luka berat dan empat lainnya mengalami luka ringan.

Korban meninggal dunia masing-masing atas nama Surminadi (43), Joko Widodo (27), dan Parjo (41). Seluruh korban diketahui merupakan warga Jalan Nusantara, Gang Murni, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

"Kami turut berduka cita atas meninggalnya para korban dalam peristiwa kecelakaan ini. Saat ini Satlantas Polres Lampung Selatan masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap seluruh fakta di lapangan," ujar Kombes Pol Yuni.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan awal yang diperoleh petugas, kecelakaan terjadi setelah kendaraan Avanza berpindah lajur dan kemudian menabrak kendaraan truk yang berada di depannya.

"Petugas telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti kendaraan, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi dan pihak terkait untuk kepentingan penyelidikan," katanya.

Menurut Yuni, kondisi jalan saat kejadian terpantau lurus, berpermukaan cor rigid, cuaca cerah, serta tidak ditemukan kerusakan fasilitas jalan tol akibat kecelakaan tersebut.

"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar selalu menjaga konsentrasi, mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, serta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan," tegasnya.

Yuni juga mengingatkan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga setiap saat.

"Meskipun Operasi Patuh ditunda sampai menunggu arahan dari Korlantas Polri, tetapi kepatuhan pengguna jalan harus tetap dijaga dalam berlalu lintas di jalan raya. Keselamatan adalah kebutuhan bersama dan tidak boleh menunggu adanya operasi kepolisian," ujarnya.

Ia menambahkan, Polda Lampung terus mengajak masyarakat untuk membangun budaya tertib berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban di jalan raya.

"Kami berharap masyarakat semakin disiplin dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan, baik di jalan arteri maupun jalan tol," pungkasnya. (Hms/Mudian) 

Korem 044/Gapo, Gelar Coffee Morning Wujudkan Kolaborasi Penanggulangan Karhutla di Sumsel


REFORMASI-ID | Palembang – Korem 044/Garuda Dempo menggelar kegiatan Coffee Morning dalam rangka Penanggulangan dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan yang berlangsung di Aula Makorem 044/Gapo, Palembang, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan instansi terkait, unsur pemerintah daerah, BPBD, serta pimpinan perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan, kehutanan, dan sektor terkait lainnya di wilayah Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud memaparkan berbagai upaya yang telah dan akan terus dilakukan oleh Korem 044/Garuda Dempo bersama instansi terkait dalam menghadapi potensi Karhutla, khususnya menjelang musim kemarau. Upaya tersebut meliputi peningkatan patroli terpadu, deteksi dini titik rawan kebakaran, pemantauan wilayah rentan, sosialisasi kepada masyarakat, serta penguatan koordinasi antar instansi yang tergabung dalam Satgas Karhutla.

Selain paparan dari Danrem, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif antara para peserta, instansi terkait, dan pimpinan perusahaan. Forum ini menjadi wadah untuk menyampaikan berbagai masukan, pengalaman lapangan, serta langkah-langkah strategis guna meningkatkan efektivitas penanggulangan dan pengendalian Karhutla di Sumatera Selatan.


Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menegaskan bahwa kegiatan Coffee Morning ini merupakan momentum penting untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang hampir setiap tahun menjadi tantangan bersama di wilayah Sumatera Selatan.

“Pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya mengajarkan kepada kita bahwa keberhasilan penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat. Pencegahan yang dilakukan secara dini akan jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan upaya pemadaman ketika kebakaran telah meluas,” tegas Danrem.

Danrem juga menyampaikan bahwa Korem 044/Garuda Dempo beserta seluruh satuan jajaran siap mendukung penuh kebijakan dan langkah pemerintah dalam penanggulangan Karhutla. Melalui Kodim dan Babinsa yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera Selatan, Korem akan terus meningkatkan patroli, pemantauan wilayah rawan, sosialisasi kepada masyarakat, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur yang tergabung dalam Satgas Karhutla.

“Mari kita jaga lingkungan dan warisan alam ini demi generasi yang akan datang. Melalui forum Coffee Morning ini saya berharap akan lahir berbagai gagasan, masukan, dan langkah konkret yang dapat semakin memperkuat kesiapsiagaan kita dalam menghadapi musim kemarau. Semoga sinergi yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan Sumatera Selatan yang bebas dari bencana kebakaran hutan dan lahan,” pesannya. (Mudian)

Polri Libatkan Ary Ginanjar dalam Assessment Jenderal, Perkuat Meritokrasi dan Keterbukaan



REFORMASI-ID | Jakarta - Polri terus memperkuat reformasi internal melalui penguatan sistem meritokrasi dan manajemen talenta sebagai tindak lanjut rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP). Salah satu langkah yang dilakukan adalah melibatkan Founder ESQ Corp., Ary Ginanjar, dalam pelaksanaan Assessment Center Perwira Tinggi Polri pada Kepangkatan Brigadir Jenderal Polisi Tahun Anggaran 2026 yang dibuka Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Selasa (9/6).

Keterlibatan pihak eksternal tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk membangun tata kelola sumber daya manusia yang semakin transparan, objektif, dan berbasis kompetensi. Langkah ini sekaligus menjawab salah satu rekomendasi KPRP terkait penguatan sistem merit dalam kaderisasi dan pengisian jabatan strategis di lingkungan Polri.

Dalam arahannya, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa tantangan Polri ke depan semakin kompleks, mulai dari dinamika geopolitik global, ancaman siber, kejahatan transnasional, hingga meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Karena itu, Polri membutuhkan pemimpin yang adaptif, berintegritas, humanis, dan mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat melalui sistem kaderisasi yang objektif, transparan, dan berbasis meritokrasi.

Sementara itu, As SDM Kapolri Irjen Pol. Dr. Anwar menjelaskan bahwa Assessment Center Polri merupakan instrumen strategis dalam membangun sistem manajemen talenta yang modern dan berkelanjutan.

Menurutnya, perkembangan assessment center di berbagai institusi dunia saat ini tidak lagi sekadar digunakan untuk menilai kompetensi individu, tetapi telah berkembang menjadi instrumen untuk memetakan potensi kepemimpinan, kemampuan adaptasi, kapasitas kolaborasi, pengambilan keputusan, hingga kesiapan menghadapi perubahan yang dipicu perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.

"Assessment Center Polri dibangun untuk memastikan bahwa pembinaan karier personel berjalan secara objektif dan berbasis data. Tujuannya bukan sekadar menilai seseorang layak atau tidak menduduki jabatan tertentu, tetapi menemukan potensi terbaik yang dimiliki setiap personel agar dapat dikembangkan secara optimal," ujar Anwar.

Ia mengatakan keberadaan Assessment Center menjadi salah satu fondasi penting dalam penerapan sistem merit dan manajemen talenta di lingkungan Polri.

"Melalui assessment, kita dapat memetakan kompetensi, potensi, kesiapan, serta karakter kepemimpinan personel secara lebih komprehensif. Hasilnya menjadi dasar dalam pengembangan karier, pendidikan, promosi jabatan, maupun penyiapan kader-kader pimpinan Polri di masa depan," katanya.

Menurut Anwar, penguatan Assessment Center juga menjadi bagian dari upaya transformasi SDM Polri yang sejalan dengan Grand Strategy Polri 2025–2045 serta berbagai rekomendasi reformasi kelembagaan yang mendorong tata kelola SDM yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap personel memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang berdasarkan kompetensi, integritas, dan potensi yang dimiliki. Inilah esensi meritokrasi yang terus diperkuat di lingkungan Polri," tegasnya.

Sementara itu, Ary Ginanjar mengatakan dunia saat ini tengah memasuki era "Talentism", yaitu periode ketika keunggulan organisasi semakin ditentukan oleh kemampuannya mengelola dan mengembangkan talenta manusia.

Mengacu pada berbagai kajian global, termasuk World Economic Forum (WEF), Ary menjelaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan robotika akan mengubah banyak pola kerja konvensional. Karena itu, kemampuan yang tidak dapat digantikan teknologi seperti kepemimpinan, kreativitas, kemampuan beradaptasi, pengaruh sosial, integritas, dan pengambilan keputusan akan menjadi faktor pembeda utama.

"Di masa depan, organisasi tidak lagi bersaing berdasarkan siapa yang memiliki sumber daya terbesar, tetapi siapa yang paling mampu menemukan, mengembangkan, dan menempatkan talenta terbaiknya secara tepat," kata Ary.

Menurutnya, organisasi modern di berbagai negara kini mulai beralih dari pendekatan penilaian berbasis jabatan menuju pendekatan berbasis talenta dan potensi. Assessment tidak lagi dipandang sebagai alat evaluasi semata, tetapi menjadi instrumen strategis untuk memetakan kekuatan individu dan menyiapkan kepemimpinan masa depan.

Ary mengapresiasi langkah Polri yang mulai membangun Big Data talenta untuk memetakan potensi personel secara lebih akurat sebagai dasar pengembangan karier dan penempatan jabatan.

"Saya melihat Polri menjadi salah satu institusi pionir yang mulai membangun Big Data talenta untuk mengidentifikasi profil keunggulan setiap personel secara lebih presisi. Ini merupakan fondasi penting bagi sistem meritokrasi yang objektif dan terukur," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa asesmen modern tidak lagi berfokus pada pencarian kelemahan individu, melainkan mengungkap potensi autentik yang selama ini belum terpetakan.

"Assessment bukan tentang mencari siapa yang paling hebat, tetapi menemukan di mana seseorang dapat memberikan kontribusi terbaiknya. Ketika talenta ditempatkan secara tepat, organisasi akan bergerak lebih efektif dan manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Ary.

Menurut Ary, penempatan berbasis talenta akan menghasilkan personel yang lebih memahami makna tugasnya, lebih mandiri dalam bekerja, lebih cepat berkembang kompetensinya, dan mampu memberikan dampak yang lebih besar bagi organisasi maupun masyarakat.

"Tujuan akhirnya bukan sekadar menghasilkan pemimpin yang sukses secara individu, tetapi membangun organisasi yang mampu berkembang secara berkelanjutan melalui sistem yang berjalan berdasarkan kompetensi, talenta, dan integritas," tutupnya.

Assessment Center Perwira Tinggi Polri Tahun Anggaran 2026 diikuti 100 peserta dan menjadi bagian dari langkah konkret Polri menindaklanjuti rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) dalam memperkuat sistem meritokrasi, manajemen talenta, dan tata kelola SDM yang profesional. Melalui proses yang objektif serta keterlibatan perspektif eksternal, Polri berupaya memastikan kaderisasi kepemimpinan berjalan berdasarkan kompetensi, integritas, dan potensi terbaik setiap personel. Pada akhirnya, penguatan kualitas pemimpin Polri diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, humanis, transparan, dan semakin dipercaya masyarakat.

Ungkap Kasus Narkoba Melalui Call Center 110, Kapolres Serang Apresiasi Masyarakat Dalam Membantu Kinerja Polri


REFORMASI-ID | Serang, Banten - Unit Satresnarkoba Polres Serang Polda Banten, berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dan mengamankan seorang terduga pengedar, berinisial IM (24), di kediamannya di Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Penangkapan tersebut, merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang disampaikan melalui layanan call center 110 Polri. 

Informasi yang diterima, kemudian ditindaklanjuti oleh Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Serang dengan melakukan serangkaian penyelidikan.

Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan menjelaskan, bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini, tidak terlepas dari peran aktif masyarakat yang berani memberikan informasi terkait dugaan peredaran narkoba di lingkungan tempat tinggalnya.

"Pengungkapan kasus ini, merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat yang disampaikan melalui call center 110. Setiap informasi yang masuk akan kami tindak lanjuti secara profesional dan cepat," kata Andri Kurniawan, Selasa (9/6/2026).

Berbekal informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba yang dipimpin Ipda Ricky Handani diterjunkan untuk melakukan penyelidikan di lokasi yang dicurigai sebagai tempat transaksi maupun penyimpanan narkotika.

Setelah memastikan kebenaran informasi, petugas kemudian melakukan penggerebekan, pada Kamis (4/6/2026) dinihari, sekitar pukul 00.30 WIB. Dalam operasi tersebut, IM berhasil diamankan tanpa perlawanan di rumahnya.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan enam paket narkotika jenis sabu yang disembunyikan di area dapur rumah pelaku. 

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lain yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran narkoba.

Barang bukti yang berhasil diamankan, antara lain timbangan digital, telepon genggam yang digunakan sebagai sarana komunikasi transaksi, lakban serta plastik klip bening yang biasa digunakan untuk mengemas narkotika sebelum diedarkan.

"Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan enam paket sabu berikut peralatan yang diduga digunakan untuk kegiatan peredaran narkoba. Seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyidikan," ujar Kapolres.

Pelaku berikut barang bukti, kemudian dibawa ke Mapolres Serang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik juga terus mendalami jaringan yang memasok narkotika kepada tersangka.

Sementara Kasatresnarkoba AKP Bondan Rahadiansyah menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku memperoleh sabu tersebut dari seorang pria berinisial NT, yang saat ini telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

"Pengakuan tersangka, sabu tersebut diperoleh dari saudara NT yang berada di wilayah Jakarta Barat. Saat ini, kasusnya masih kami kembangkan untuk mengungkap jaringan di atasnya sekaligus melakukan pengejaran terhadap NT," jelas Bondan.

Kapolres Serang kembali mengapresiasi peran masyarakat dalam membantu upaya pemberantasan narkoba. 

Ia mengimbau, warga untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan melalui call center 110 maupun langsung ke kantor kepolisian terdekat. 

"Sekecil apa pun informasi yang disampaikan masyarakat, akan kami tindak lanjuti. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba," tegas alumnus Akpol 2006. (*) 

Hari Peringatan Lingkungan Hidup Sedunia, Pemulung Masih Hidup Merana



REFORMASI-ID | Bekasi - Setiap tahun diperingati World Environment Day, jatuh pada 6 Juni. Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 fokus pada Aksi Iklim (Climate Action). Merupakan sinyal serius akibat terjadinya perubahan iklim dan menyerukan semua orang untuk memulihkan lingkungan. Selasa, 09 Juni 2026

Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menyelenggarakan Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 dan Peluncuran Gerakan Indonesia ASRI dilaksanakan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Cibubur Jakarta Timur, 6 Juni 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pukul 06.00 sampai 11.00 WIB. 

Peluncuran Gerakan ASRI dalam arus histori dan heroik. Makna ASRI (Aman, Sehat, Resik/Rapi, dan Indah) adalah inisiatif nasional yang dicanangkan oleh Presiden untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman di seluruh Indonesia. Program ini berfokus pada dua pilar utama: pengelolaan sampah terpadu dan penataan permukiman. Gerakan ini disampaikan Presiden pada Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, 13 Februari 2026.

Peringatan tersebut mengusung tema: Saatnya Bekerja untuk Iklim. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 15.000 orang, terdiri petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU), pelajar, mahasiswa, pramuka, pegiat bank sampah, komunitas lingkungan, masyarakat umum, pemerintah daerah, BUMN, corporate, pelapak, pemulung, jurnalis dan lainnya. 

Sejumlah pejabat yang hadir diantaranya Menteri LH/Kepala BPLH Jumhur Hidayat, Wakil Menteri LH Diaz Hendropriyono, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Sestama Menteri LH Rosa Vivien Ratnawati, Plt Deputi PSLB3 KLH Melda Mardalina, Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular KLH Agus Rusly, dan sejumlah pejabat penting lainnya.

Partisipasi Pemulung dan Pelapak

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 melibatkan multi-stakeholder. Pemulung, pelapak, tukang sortir dan pekerja sektor persampahan dilibatkan dalam momen tersebut, yang diorganisir oleh Asosiasi Pelapak dan Pemulung Indonesia (APPI). 

Anggota dan networking APPI yang berpartisipasi diantaranya Komunitas Pemulung Bantargebang Sejahtera (KPBS), Komunitas TPS3R Sumurbatu, PRABU Peduli Lingkungan, Komunitas Pemulung dan TPS3R Ciketingudik, Koalisi Persampahan Nasional (KPNas), Yayasan Al-Muhajirin Bantargebang (YAB), Padepokan Padasan, Komunitas Warga sekitar TPST Bantargebang dan TPA Sumurbatu, Komunitas Sekolah Pelangi Semesta Alam, Komunitas Pemulung dan Pilah Sampah Burangkeng (KP3B), Komunitas Pemulung Kampung Serang Desa Tamanrahayu Kabupaten Bekasi, dan elemen lainnya. 

Kondisi mereka cukup variatif dan jumlahnya ribuan. KLH/BPLH meminta sebanyak 1.000 anggota dan networking APPI berpartisipasi dalam acara tersebut. Hal ini merupakan bentuk perhatian KLH/BPLH terhadap sektor informal persampahan. 

Peserta diberikan kaos, gelang, dan uang pengganti upah kerja dan disediakan 16 unit bus. Semua dalam rombongan APPI mendapatkan uang pengganti upah kerja. Salah satu acara pemberian 60 orang pengganti upah kerja dilakukan di sekretariat Komunitas Pemulung dan Pilah Sampah Burangkeng (KP3B) dan PRABU Peduli Lingkungan pada 5 Juni 2026.

Fakta Kehidupan Pemulung

Bacaan beban berat yang dipikul pemulung dan tukang sortir sampah di Hari Peringatan Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Pertama, pemulung tergantung pada bos. Pemulung berada paling bawah struktur ekonomi persampahan dan sangat tergantung pada pelapak (bos) serta rawan dieksploitasi. 

Kedua, mereka terjerat sistem ijon dan ekonomi rente, bunga pinjaman sangat tinggi, 10-12% per bulan, bahkan lebih. Bank Emok, bank rente, bank mingguan, judi online sangat marak. Akibatnya banyak yang terjerat hutang dan hidup sangat menderita.

Ketiga, kasus stunting (malnutrisi) melanda anak-anak pemulung. Keempat, kasus kawin muda akibat kecelakaan pergaulan atau dipaksa orang tua. Kelima, ketika pemulung meninggal dunia kesulitan mencari biaya untuk bayar lahan kuburan, kain kafan, dan biaya lainnya. Apalagi kalau mayatnya harus diantara pakai mobil ambulance ke kampung halaman, seperti Indramayu, Cirebon, Semarang, Madura, dll. Biasanya mencari bantuan, istilahnya “kecrekan” ke gubuk-gubuk. 

Keenam, pemulung sering jadi korban sampah longsor. Seperti kasus gunung sampah TPST Bantargebang longsor pada 8 Maret 2026, menelan 13 korban, tujuh diantaranya meninggal dunia. Tragedi tersebut akibat TPST dikelola secara open dumping. Mayoritas TPA/TPST di Indonesia dikelola secara open dumping, sangat berbahaya bagi ekologi dan kemanusiaan. 

Ketujuh, masih ada anak kecil diajak mengais sampah di TPST/TPA (pencemaran udara: debu, gas metana (CH4), CO2, dll). Setiap hari pemulung dan mereka yang bekerja di TPST Bantargebang terpapar berbagai gas sampah, terutama gas metana (CH4), karbondioksida (CO2) dan lainnya. Gas-gas sampah ini sangat berbahaya ditambah debu yang menggangu pernafasan. Merupakan sumber utama penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), radang paru-paru, TBC, dan lainnya. 

Belakangan laporan menghebohkan bertajuk “Spotlight on the Top 25 Methane Plume in 2025: Landfills”, diliris UCLA School of Law pada 20 April 2026, Bantargebang dinobatkan sebagai penyumbang emis gas metana terbesar kedua di dunia. Bantargebang hanya kalah dari TPA Campo de Mayo di Buenos Aires, Argentina. 

Sepuluh TPA dengan metana terbesar di dunia; 1. TPA Compo de Mayo, Provinsi Buenor Aires, Argentina dengan laju emisi 7,6 ton/jam. 2. TPA Bantargebang Bekasi, Jawa Barat, Indoneisa dengan laju emisi 6,3 ton/jam. 3. TPA Jeram Selangor, Malaysia dengan laju emisi 6,0 ton/jam. 4. TPA Secunderabad, Telangana, India dengan laju 5,9 ton/jam. 5. Tiltil, Cile dengan laju emisi 5,5 ton/jam.

Tingkat persistensinya mencapai 100 persen. Emisinya terdeteksi tiap kali satelit melintas. Bahkan pada pertengahan 2025, lonjakan emisi menembus lebih dari 12 ton per jam. Posisi ini menjadikan Bantargebang sebagai lokasi terburuk di Asia, mengalahkan Malaysia, India, hingga Tailand. Sementara itu, Fairatmos mengutip IPCC, metana memiliki potensi pemanasan global (GWP) 27 hingga 29,8 kali lebih kuat dibanding karbon dioksida. 

Kedelapan, belum mendapat pengakuan secara penuh dari Pemerintah Pusat dan daerah. Kesembilan, tidak ada dukungan permodalan, teknologi, pasar dan informasi daur ulang dari pemerintah. Kesepuluh, keamanan kerja belum terjamin. Kesebelas, jaminan kesehatan bila terjadi kecelakaan bagi pemulung baru sebagian kecil yang diberi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kesembilan, harga pungutan sampah sering turun draktis dan tidak stabil (harus ada standar harga).  

Harapan Pemulung 

Mereka berharap dilibatkan dari berbagai acara yang diselenggarakan KLH/BPLH dan pemerintah. Salah satu pencetus KP3B, Rido Satriyo meminta agar pemulung dan pelapak tidak hanya dilibatkan dalam aktivitas seremonial saja, melainkan juga dalam program-program pengelolaan sampah.

Lanjutnya, selama ini mereka bergerak sendiri tanpa kekuatan, tanpa modal, tanpa dukungan pemerintan pusat dan daerah. “Mestinya pemerintah memberikan dukungan permodalan, teknologi, akses pasar dan informasi”, ujar Rido.

“Mereka adalah pelaku circular economy aras bawah yang selama ini peran dan kontribusinya sangat besar dalam pengumpulan bahan baku daur ulang, seperti plastik, kertas dan lainnya. Namun, pemerintah pusat dan daerah tampak membiarkan mereka’, tambahnya.

Berdasarkan pengalaman dan fakta lapangan yang dialami para pelaku circular eeconomy aras bawah betapa beratnya menghadapi situasi buruk, akibat harga-harga sampah pungutan dalam negeri terus anjlok, tanpa adanya pertolongan dari institusi resmi. Sebagian modalnya terus susut dan bangkrut. Negara dan dunia usaha harus hadir menolong. 

Oleh karena itu Komunitas pemulung, pelapak dan pencacahan plastik menuntut pada pemerintah dan dunia usaha sebagai berikut: Pertama, melakukan advokasi/ pendampingan berkelanjutan. Kedua, pemerintah harus menstabilkan harga-harga berbagai sampah pungutan dalam negeri. Ketiga, pemerintah harus melayani, melindungi keberadaan sektor informal persampahan, dan menfasilitasi teknologi, permodalan, pasar daur ulang, serta informasi secara cepat dan tepat. 

Selanjutnya; Keempat, pemerintah dan dunia usaha memfokuskan sampah dalam negeri sebagai bahan baku industri daur ulang. Kelima, Pemerintah dan dunia usaha daur ulang mesti mengurangi impor bahan baku, setidaknya 25% bahan baku impor dan 75% bahan baku dalam negeri. Lebih bijaksana melakukan stop impor bahan baku dan sampah dari luar negeri. Hal ini akan menjadi benteng utama terhadap kekuatan sosial, ekonomi, politik dan lingkungan hidup Indonesia. 

Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Undang-Undang No. 18/2008 tentang Pengelolaan Sampah dan peraturan terakait. Keenam, Pemerintah harus memberikan insentif kepada sektor informal pengelola sampah sebagai bagian dari pelaku circular economy (mandat Pasal 21 ayat (1) Undang-Undang No. 18/2008 tentang Pengelolaan Sampah.  

Ketujuh, dunia usaha sebagai produsen kemasan plastik dan lainnya harus memberikan dukungan dana program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Extended Producer Responsibility pada pemulung, pelapak dan pencacahan plastik bagian dari rantai circular economy. Kedelapan, pemerintah perlu memikirkan perbaikan pemukiman pemulung, buruh sortir dan memfasilitasi serta menyediakan rumah tumbuh sehat demi kelangsungan hidup pemulung dan keluarganya. Kesembilan, memberikan jaminan dan perlindungan kesehatan dan pengobatan gratis.

Harapan dan tuntutan tersebut bisa terwujud jika pemerintah pusat dan daerah serta dunia usaha peduli terhadap sektor informal persampahan. Jika tidak peduli, maka Nasib mereka akan merana dan tetap miskin sepanjang masa!!?

Sumber : Bagong Suyoto
Ketua Asosiasi Pelapak dan Pemulung Indonesia (APPI) dan Koalisi Persampahan Nasional (KPNas) 

Gerak Cepat, GOLKAR Tanggamus Siap Gelar MUSDA


REFORMASI-ID | Lampung - Politisi senior Partai Golkar H. Tony Eka Candra yang juga Bendahara DPD Partai GOLKAR Provinsi Lampung bergerak cepat usai ditunjuk menjadi Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tanggamus pada 6 Juni 2026 yang lalu.

Dibawah kepemimpinanya, DPD Partai Golkar Tanggamus langsung menggelar gelar rapat pleno yang dihadiri sekretaris DPD Partai Golkar Tanggamus Refki,SH beserta jajaran pengurus DPD Partai GOLKAR Kabupaten Tanggamus serta dihadiri unsur organisasi sayap, dan hasta karya se-Kabupaten Tanggamus yang dipusatkan di aula DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Senin (8/6/2026).

Dalam Rapat Pleno yang dipimpin oleh Plt Ketua Golkar Tanggamus H. Tony Eka Candra turut dihadiri langsung Ketua Harian DPD Partai Golkar Provinsi Lampung H.Riza Mirhadi beserta para Wakil ketua yakni : Bambang Purwanto, Subhan Effendi, Yusronida Suralaga, Yuhadi, Yusro Hendra Perbasya, Helida Heliyanti, Benson Werta, dan Para Wakil Sekretaris : Suwardi Bojes, Yanada Jaya Putra, Muhidin, dan Suprianto Erwandi.

Dalam paparannya dihadapan para pengurus Partai GOLKAR Kabupaten Tanggamus H.Tony Eka Candra menjelaskan, dirinya mendapat tugas menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tanggamus untuk melaksanakan Konsolidasi internal, menggerakan roda organisasi dan mempersiapkan penyelenggaraan Musda DPD Partai GOLKAR Kabupaten Tanggamus agar berjalan dengan Tertib, Lancar, Aman, dan Sukses.

Dalam rapat pleno juga membahas secara detail penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) 15 Pimpinan Kecamatan (PK) Partai GOLKAR, karena masa jabatan seluruh Pimpinan Kecamatan tersebut sudah berakhir.

"Sedangkan untuk 5 Pimpinan Kecamatan (PK) Partai GOLKAR diperpanjang masa jabatannya sampai dengan terlaksananya Musda Kabupaten Tanggamus, karena dinilai memiliki Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela (PDLT) yang baik dalam menjalankan amanah organisasi Partai GOLKAR," ujar Tony.

Sementara dalam arahannya, Ketua Harian DPD Partai GOLKAR Provinsi Lampung H.Riza Mirhadi menegaskan setiap kader partai Golkar harus memiliki Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak tercela (PDLT), sebagai instrumen penilaian Partai Golkar dalam menentukan suatu keputusan.

"Target Partai GOLKAR di DPRD Kabupaten Tanggamus kedepan adalah menaikan kursi DPRD dari 4 (Empat) Kursi, minimal naik menjadi 9 (Sembilan) Kursi."

"Jaga kekompakan dan soliditas, mari kita sama-sama kawal dan sukseskan Musda Partai GOLKAR Kabupaten Tanggamus," pungkas Riza. (*) 

Babinsa Koramil 05/Bantar Gebang Gencarkan Patroli Malam, Wujud Kepedulian Terhadap Keamanan Warga


LUGAS | Kodam Jaya - Kota Bekasi - 8/6/2026 Sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat, personel Babinsa Koramil 05/Bantar Gebang Kodim 0507/Bekasi terus menggencarkan patroli malam di wilayah binaan. Kegiatan ini dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik rawan, kawasan permukiman warga, fasilitas umum, serta lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Patroli malam yang dilaksanakan secara rutin tersebut bertujuan untuk menciptakan situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memberikan rasa tenang kepada masyarakat yang sedang beristirahat maupun beraktivitas pada malam hari.

Dalam pelaksanaannya, para Babinsa juga melakukan komunikasi sosial dengan warga yang ditemui di lapangan, memberikan imbauan agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

Danramil 05/Bantar Gebang, Mayor Inf Suranto, S.A.P., mengatakan bahwa patroli malam merupakan salah satu upaya preventif yang dilakukan aparat kewilayahan guna mengantisipasi berbagai bentuk gangguan keamanan.

“Patroli malam ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah warga diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun gangguan Kamtibmas lainnya. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing,” ujar Mayor Inf Suranto, S.A.P.

Melalui kegiatan patroli yang dilakukan secara berkesinambungan, Koramil 05/Bantar Gebang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

(Kodim 0507/Bekasi)

08 Juni 2026

Korsabhara Baharkam Polri dan PT. PLN Gelar Bintek "SMP" di DCC & Server Scada Semarang



REFORMASI-ID | Semarang - Untuk memastikan “otak kelistrikan” itu aman, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri bersama PT PLN (Persero) menggelar _Bimbingan Teknis Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan Objek Vital Nasional_ di DCC dan Server Scada UP2D Jateng, Senin 8/6/2026.

Kegiatan yang dibuka pukul 14.00 WIB di Ruang Borobudur Kantor PLN UID Jateng, Jl. Teuku Umar No. 47 Semarang ini diawali dengan tinjauan langsung ke lapangan sejak pagi.

*Turun ke Lapangan: Cek Perimeter hingga Ruang Server*  
Dipimpin Ketua Tim Bintek Kombes Pol Ronald Ardiyanto Purba, S.I.K., http://M.Si., tim gabungan Polri dan PLN menyisir satu per satu titik vital di UP2D Jateng, Jl. Gatot Subroto No. 5. Mulai dari perimeter, pos pengamanan, pintu keluar masuk, Command Center, Ruang Display DCC, Ruang Server, Ruang Genset, hingga Rumah Pompa Hydrant tak luput dari observasi.

“DCC dan Server Scada ini jantung kelistrikan Jateng-DIY. Kalau terganggu, dampaknya luas. Karena itu SMP-nya harus sesuai Perpol No. 7 Tahun 2019, nggak boleh ada celah,” tegas Kombes Ronald usai paparkan rencana Bintek.

*Sinergi Kunci Jaga Aset Negara*  
_Opening Ceremony_ dihadiri langsung Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol. Dr. M. Syahduddi, S.I.K., http://M.Si., Dirpamobvit Polda Jateng Kombes Pol Anuardi, S.I.K., CPHR, GM PLN UID Jateng Bramantyo Agung Pambudi, dan VP Keamanan Korporat PT PLN (Persero) Detty Elviany.

“Keandalan listrik berbanding lurus dengan keamanan objeknya. Bintek ini bentuk komitmen PLN bersama Polri untuk samakan persepsi dan tingkatkan standar pengamanan,” ujar Detty Elviany.

Sementara Brigjen Pol. Dr. M. Syahduddi menegaskan, Polri siap mengawal. “Tugas kami pastikan Sistem Manajemen Pengamanan berjalan. Bukan cuma pasang personel, tapi sistem, SOP, dan SDM-nya harus siap. Ini bagian dari _Polri Siap Terlihat dan Bermanfaat_ untuk ketahanan energi nasional,” jelasnya.

*Hari Pertama Lancar, Fokus Samakan Persepsi*  
General Manager UP2D Jateng Moh Khozain yang memaparkan _company profile_ menyebut kolaborasi ini penting. “Kami operator, Polri regulator pengamanan. Dengan Bintek ini, harapannya semua elemen pengamanan di DCC dan Server Scada makin solid.”

Kegiatan hari pertama ditutup dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama. Bintek akan berlanjut dengan pendalaman 5 elemen SMP: Komitmen & Kebijakan, Pola Pengamanan, Konfigurasi Standar, Kemampuan Pelaksana, serta Monev.

70 Personel Detasemen Perintis Turun ke Jalan, Jaga Jakarta Sejak Subuh: “Polisi Bukan Hanya Menjaga, Tapi Juga Menolong



REFORMASI-ID | Jakarta - Langit Jakarta masih gelap ketika 70 personel Detasemen Perintis Korsabhara Baharkam Polri sudah bersiap di tiga titik jantung Ibu Kota: Bundaran HI, Monas, dan Kota Tua, Senin 8/6/2026. 

Sejak pukul 05.00 WIB, mereka menggelar _Strong Point_ dan _Patroli Dialogis_ bukan sekadar untuk mengatur lalu lintas, tapi memastikan warga memulai aktivitas dengan rasa aman.

*Hadir, Menyapa, Mengingatkan dengan Humanis*

Di bawah kendali AKBP Ricky Pranata Vivaldy, S.P., S.I.K., M.H. selaku Penanggung Jawab dan Ipda Eko Hermanto sebagai Danton, personel tak hanya berdiri tegak di titik ploting. Mereka aktif menyapa. 

Di Kota Tua, polisi berdialog dengan pedagang asongan yang baru gelar lapak. Di Monas, petugas mengingatkan pesepeda yang lupa pakai helm dengan senyum. Di Bundaran HI, driver ojol yang menepi diajak ngobrol soal pentingnya istirahat agar tidak kelelahan di jalan.

“Tadi saya ditegur karena sein mati. Tapi cara negurnya enak, nggak bikin takut. Malah diingetin, ‘Hati-hati ya Pak, demi keselamatan Bapak juga’,” tutur Budi, pengendara motor yang melintas di kawasan Monas.

*Hasil Nyata: Lalin Lancar, Warga Nyaman*

Hingga pukul 10.00 WIB, situasi di tiga lokasi dilaporkan kondusif. Arus lalu lintas tertib, nihil kemacetan dan kecelakaan menonjol. Yang tak kalah penting, komunikasi hangat antara petugas dan masyarakat terbangun lewat patroli dialogis.

Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pendekatan humanis adalah kunci. 

“Polisi harus _Siap Terlihat dan Bermanfaat_. Tugas kami mendeteksi potensi gangguan sejak dini, mencegah, sekaligus menolong. Kalau ada warga kebingungan, kita arahkan. Kalau ada yang butuh pertolongan pertama, kita bantu. Itu esensi _Strong Point_,” tegasnya.

*Cuaca Ekstrem Tak Jadi Halangan*

Meski dihadapkan pada cuaca yang berubah-ubah dan lonjakan volume kendaraan di jam sibuk, seluruh personel yang terdiri dari 20 pers di HI, 20 pers di Monas, 12 pers di Kota Tua, serta tim driver, provost, dan PID tetap siaga penuh.

“Prinsip kami sederhana: pastikan warga selamat sampai tujuan. Kalau Jakarta aman di pagi hari, aktivitas seharian akan lebih produktif,” ujar AKBP Ricky.

Kegiatan _Strong Point_ dan _Patroli Dialogis_ akan terus digiatkan secara rutin sebagai komitmen Polri untuk hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

---

*Keterangan Foto:*  
Personel Detasemen Perintis Korsabhara Baharkam Polri berdialog dengan warga saat Patroli Dialogis di kawasan Kota Tua, Jakarta, Senin 8/6/2026. _[Dok. Humas Korsabhara Baharkam Polri]_

*Narahubung:*  
Humas Korsabhara Baharkam Polri  
🇮🇩 _Siap Terlihat dan Bermanfaat_ 🇮🇩

07 Juni 2026

Tanamkan Jiwa Bahari dan Bela Negara Lanal Lampung Gelar Persami KKRI Gelombang V TW II Tahun 2026


REFORMASI-ID | LAMPUNG - TNI AL, Jala Wira Saburai. Dalam rangka membentuk generasi muda yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta memiliki jiwa bahari yang kuat, Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung melaksanakan kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang V Triwulan II Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Pantai Klara Lanal Lampung, Desa Batu Menyan, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran. (7/6/2026)

Persami KKRI ini diikuti oleh siswa SMA Qur'an Darul Fatah yang mendapatkan berbagai materi pembinaan dan pelatihan guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta jiwa kepemimpinan. Materi yang diberikan meliputi Bela Negara, Peraturan Baris Berbaris (PBB), Wawasan Nusantara, Bantuan Hidup Dasar (BHD), Pionir, Survival, Kebaharian, pengenalan alat selam, bijak bermedia sosial, bahaya narkoba, serta psikologi lapangan.

Melalui kegiatan ini, Lanal Lampung berupaya menanamkan nilai-nilai patriotisme, disiplin, kemandirian, dan kepedulian terhadap lingkungan maritim kepada generasi muda. Selain itu, para peserta juga dibekali keterampilan dasar yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kemampuan menghadapi situasi darurat dan tantangan di lapangan.

Kegiatan Persami KKRI Gelombang V TW II Tahun 2026 ini menjadi salah satu wujud komitmen Lanal Lampung dalam mendukung pembinaan generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa yang tangguh, berintegritas, serta memiliki semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap laut sebagai identitas bangsa Indonesia. (Mudian) 

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Motor di Natar, Kendaraan Korban Diamankan


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN — Jajaran Polsek Natar berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah Desa Haduyang, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Seorang pria berinisial S.Y. berhasil diamankan sehari setelah kejadian, sementara sepeda motor milik korban turut berhasil ditemukan sebagai barang bukti.

Pelaku diketahui berinisial S.Y., seorang petani berusia 19 tahun yang berdomisili di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Ia ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Natar pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB di wilayah Tegal Bungur, Desa Banjar Negeri, Kecamatan Natar.

Kapolsek Natar AKP Setio Budi Howo, S.H. membenarkan keberhasilan pengungkapan kasus tersebut.

"Benar, Unit Reskrim Polsek Natar telah mengamankan seorang terduga pelaku pencurian sepeda motor berinisial S.Y. pada Minggu sore sekitar pukul 15.30 WIB. Pelaku diamankan setelah anggota melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan laporan korban dan keterangan para saksi," ujar Setio Budi Howo.

Kasus tersebut bermula pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di Dusun Padmosari II, Desa Haduyang, Kecamatan Natar. Korban, M. Wardana (20), datang bersama dua rekannya untuk menemui pelaku guna menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Namun setibanya di lokasi, situasi justru berubah menjadi tegang. Berdasarkan keterangan korban, pelaku diduga melakukan tindakan agresif dan sempat mengancam menggunakan senjata tajam sehingga korban bersama rekannya berupaya menyelamatkan diri. Dalam kondisi panik, sepeda motor yang mereka gunakan tertinggal di lokasi.

Beberapa menit kemudian korban kembali ke rumah pelaku untuk mengambil kendaraannya. Namun sepeda motor Honda Beat warna hijau dengan nomor polisi BE 2939 DBT tersebut sudah tidak berada di tempat semula.

"Modus yang dilakukan pelaku adalah memanfaatkan situasi ketika korban dan rekan-rekannya meninggalkan lokasi karena merasa terancam. Saat korban kembali, sepeda motor miliknya sudah tidak ada dan kemudian diketahui telah dikuasai oleh pelaku," kata Kapolsek.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta dan melaporkan peristiwa itu ke Polsek Natar. Setelah menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Natar yang dipimpin Kanit Reskrim IPTU Ade Candra bersama Panit Reskrim IPDA Adek Suci Pebrianto melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengetahui keberadaan pelaku. Saat diamankan, pelaku mengakui perbuatannya.

Dari hasil pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna hijau nomor polisi BE 2939 DBT milik korban.

"Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 476 KUHP sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. Saat ini tersangka telah diamankan dan menjalani proses penyidikan lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum," tegas AKP Setio Budi Howo.

Polsek Natar mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga keamanan kendaraan dan segera melapor kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan darurat Polri 110 yang aktif 24 jam untuk pengaduan maupun permintaan bantuan kepolisian. (Mudian)