Media Reformasi Indonesia (MRI)

17 Juli 2026

KK dan KTP Tidak Sesuai Domisili, Kadis Capil: Masyarakat Bisa Perbaiki Gratis


REFORMASI-ID | Lampung Selatan - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lampung Selatan mengakui masih ditemukannya banyak ketidaksesuaian data pada dokumen kependudukan, terutama antara alamat, Pekerjaan yang tertera di Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan domisili tempat tinggal sebenarnya warga.

Menurut Kepala Dinas Capil Lampung Selatan Anton Carmana, S.E, Ketidaksesuaian ini antara lain disebabkan oleh perpindahan tempat tinggal yang belum dilaporkan, perubahan batas wilayah administrasi, hingga kesalahan pencatatan sejak awal pendaftaran.

Menyikapi hal tersebut, Dinas Capil Lampung Selatan membuka layanan khusus perbaikan data yang dapat diakses melalui dua cara, yaitu secara kolektif maupun mandiri.

Dia mengajak Masyarakat yang tidak sesuai dengan Alamat Domisi akar segera melakukan perbaikan, karna penting guna menjamin keakuratan data kependudukan, sekaligus memudahkan warga dalam mengurus berbagai keperluan administrasi, mulai dari pendaftaran sekolah, pengajuan bantuan sosial, hingga urusan perbankan dan perizinan.

“Kami mengajak seluruh warga untuk segera memeriksa kesesuaian data di dokumen kependudukannya. Jika ada perbedaan alamat antara KK, KTP, Pekerjaan dan domisili nyata, silakan segera lakukan perbaikan,” ujarnya, Jum’at (17/7/2026)

Untuk pelayanan secara kolektif, pihak desa atau kelurahan dapat mengumpulkan daftar warga yang membutuhkan perbaikan, kemudian menyampaikannya ke kantor Dinas Capil atau menunggu jadwal pelayanan keliling yang akan dijadwalkan ke masing-masing wilayah.

Sementara untuk secara mandiri, warga dapat datang langsung ke kantor Disdukcapil, unit pelayanan terpadu, atau mengakses layanan melalui aplikasi yang telah disediakan dengan melampirkan dokumen pendukung seperti surat keterangan domisili dari RT/RW hingga pengantar dari desa/kelurahan.

Pihaknya menegaskan proses perbaikan ini tidak dipungut biaya apapun. Warga hanya perlu melengkapi persyaratan yang berlaku agar proses berjalan lancar dan cepat.

Diharapkan melalui langkah ini, data kependudukan di Lampung Selatan dapat menjadi lebih akurat, mutakhir, dan dapat diandalkan sebagai dasar perencanaan pembangunan serta penyaluran berbagai program pemerintah yang tepat sasaran.

Adapun Untuk persyaratan dan perubahan Data Kartu Keluarga. 

* Perubahan Alamat

1. Kartu Keluarga Asli

2. KTP Asli

3. Mengisi formulir yang disediakan

* Perubahan Pendidikan

1. Kartu Keluarga Asli

2. Fotokopi KTP

3. Fotokopi Ijazah

4. Mengisi formulir yang disediakan

*Perubahan Status Perkawinan

1. Kartu Keluarga Asli

2. KTP Asli

3. Fotokopi Buku Nikah/Akta Nikah

4. Mengisi formulir yang disediakan

* Perubahan Pekerjaan

1. Kartu Keluarga Asli

2. KTP Asli

3. Surat Keterangan Perubahan Pekerjaan dari Desa (diketahui dan ditandatangani Kepala Desa)

4. Mengisi formulir yang disediakan

“Diharapkan melalui langkah ini, data kependudukan di Lampung Selatan dapat menjadi lebih akurat, mutakhir, dan dapat diandalkan sebagai dasar perencanaan pembangunan serta penyaluran berbagai program pemerintah yang tepat sasaran.” Pungkas Anton. (*) 

Sambut Demam Piala Dunia 2026, Besok PKB Bahas Nasib Sepak Bola Lampung


REFORMASI-ID | LAMPUNG - Euforia Piala Dunia selalu berhasil menyatukan jutaan orang. Warung kopi penuh perdebatan soal taktik, media sosial dipenuhi prediksi skor, sementara anak-anak kembali berlari mengejar bola dengan mimpi suatu hari bisa berdiri di panggung yang sama.

Namun di balik gegap gempita itu, ada satu pertanyaan yang jarang dibahas: apa yang bisa dipelajari Lampung dari Piala Dunia?

Pertanyaan inilah yang mendorong DPW PKB Lampung menggelar diskusi publik bertajuk “Demam Piala Dunia dan Mimpi Masa Depan Sepak Bola Lampung” yang akan dihelat besok Jumat (17/07/2026).

Forum ini sengaja dirancang bukan sekadar untuk mengekor tren, melainkan mengubah euforia sesaat menjadi gagasan konkret bagi kemajuan lapangan hijau di Bumi Ruwa Jurai.

Bagi Ketua DPW PKB Lampung, Chusnunia Chalim, sepak bola memiliki kekuatan besar yang melampaui urusan mencetak gol. 

Olahraga ini adalah instrumen ampuh untuk membangun karakter sekaligus ruang pemersatu masyarakat yang paling cair.

“Olahraga, khususnya sepak bola, memiliki kekuatan besar untuk membangun karakter generasi muda sekaligus menjadi ruang pemersatu masyarakat. Karena itu, momentum Piala Dunia dinilai tepat untuk mengajak publik berdiskusi tentang masa depan sepak bola Lampung," Kata Nunik, sapaan akrab Chusnunia Chalim, Kamis (16/07/2026).

Guna membedah sengkarut dan potensi lokal tersebut, diskusi ini menghadirkan barisan pemateri lintas sektoral. Mulai dari praktisi, pengamat, hingga legislator yang peduli pada pembinaan olahraga di daerah.

Di barisan pembicara, hadir anggota DPRD Provinsi Lampung, Sasa Chalim, yang akan mengupas kolaborasi kebijakan daerah. Selain itu, ada Iman Hidayat yang mewakili PSSI Provinsi Lampung untuk menyoroti regulasi, Juwendra Asdiansyah sebagai pengamat yang jeli membaca peta sepak bola nasional, serta Bung Dolop, pegiat sepak bola akar rumput yang selama ini vokal menyuarakan nasib lapangan hijau di daerah.

“Dari silang pemikiran mereka, forum ini membidik cetak biru pembinaan usia dini yang selama ini kerap terputus, penguatan kompetisi lokal yang mandek, hingga peningkatan kualitas wasit dan pelatih di Lampung,” lanjut Nunik menerangkan.

Sebab, urainya, bagi PKB Lampung sepak bola bukan sekadar urusan peluit babak pertama hingga pertandingan berakhir selama 90 menit. 

Di dalam lapangan, ada taruhan harapan, disiplin, kerja sama, dan mimpi besar yang perlu terus dipupuk dengan sistem yang sehat.

Melalui diskusi pemantik ini, PKB Lampung berharap keriuhan Piala Dunia di layar kaca tidak berhenti sebagai tontonan belaka. 

Lebih dari itu, ia harus menjelma menjadi komitmen bersama untuk membangun sepak bola Lampung yang lebih kompetitif, berprestasi, dan mampu melahirkan talenta-talenta yang kelak membawa nama daerah di panggung nasional maupun internasional.

“Karena pada akhirnya, setiap mimpi besar sepak bola selalu dimulai dari keberanian untuk membicarakan masa depannya,” tutup Nunik. (**)

Moment MPLS, BNNK Lampung Selatan Masif Edukasi Ananda Bersinar


REFORMASI-ID | Lampung Selatan - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lampung Selatan gencar menggelar rangkaian sosialisasi aksi nasional anti narkotika dimulai dari anak bersih narkoba, "Ananda Bersinar" kepada siswa baru di 15 Sekolah. Diantaranya SMA N 1 Kalianda, SMA N 1 Bakauheni, SMK Yadika Natar dan Pondok Pesantren Miftahul Huda Agom Kalianda selama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Jumat, 17/07/2026.

Edukasi Humanis di Lingkungan Sekolah Kepala BNNK Lampung Selatan AKBP Rahmad Hidayat. SE. MM, menegaskan bahwa masa MPLS merupakan momen krusial untuk membentengi karakter generasi muda sejak hari pertama mereka masuk sekolah. Melalui pendekatan yang humanis dan edukatif, para pelajar baru diberikan pemahaman mendalam mengenai bahaya nyata penyalahgunaan narkotika.

"Program ANANDA Bersinar difokuskan untuk membangun ketahanan diri remaja agar mereka berani mengambil keputusan bijak dan tegas mengatakan 'tidak' pada narkoba," jelas AKBP Rahmad Hidayat. SE. MM,. 


Dalam jalannya sosialisasi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika), tim penyuluh BNNK membekali peserta didik dengan berbagai materi penting, antara lain, Pengenalan jenis-jenis narkoba beserta modus peredarannya di kalangan remaja. Dampak buruk fisik dan psikologis akibat zat adiktif bagi kesehatan pelajar. Strategi menolak bujukan teman sebaya yang mengarah pada perilaku negatif. Pemanfaatan konten digital yang positif sebagai media kampanye anti-narkoba di lingkungan sekolah.

Selain itu tuturnya, langkah ini merupakan sinergi menuju Indonesia Emas. Gerakan ini tidak hanya berhenti pada penyuluhan satu arah. Pihak sekolah, guru, serta orang tua diharapkan turut berkolaborasi aktif menjaga lingkungan sekolah agar tetap berstatus sebagai Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba).

"Dengan penanaman nilai hidup sehat tanpa narkoba sejak dini, diharapkan para pelajar di Lampung Selatan mampu tumbuh menjadi generasi emas yang berkarakter, berprestasi, dan produktif demi masa depan bangsa," pungkasnya. (Mudian)

Upacara 17-an Korem 044/Gapo, Momentum Memperkuat Disiplin, Loyalitas, dan Pengabdian


REFORMASI-ID | Palembang – Korem 044/Garuda Dempo menggelar Upacara Bendera 17-an Bulan Juli 2026 di Lapangan Upacara Makorem 044/Gapo, Jumat (17/7/2026). Upacara yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh para prajurit, PNS, serta seluruh personel jajaran Makorem 044/Gapo.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kepala Staf Korem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Dalam amanatnya, Kasad menegaskan bahwa Upacara Bendera 17-an tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi momentum penting untuk memelihara jati diri sebagai prajurit TNI Angkatan Darat yang senantiasa siap mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

“Setiap prajurit harus memiliki kesadaran untuk senantiasa menjaga sikap, ucapan, dan tindakan, karena perilaku pribadi akan berdampak terhadap nama baik keluarga, satuan, maupun institusi TNI AD. Peran komandan satuan harus lebih aktif dalam melaksanakan pengawasan melekat, pembinaan personel yang progresif, serta deteksi dini terhadap potensi pelanggaran,” demikian amanat Kasad yang dibacakan Kasrem.

Kasad juga menekankan pentingnya komunikasi publik yang efektif dalam menyampaikan berbagai keberhasilan dan pengabdian TNI AD kepada masyarakat. Seluruh prajurit diharapkan turut berperan aktif menghadirkan citra positif TNI AD melalui ruang digital dan media sosial dengan menyebarluaskan berbagai kegiatan dan capaian satuan secara tepat, objektif, dan proporsional.

Sebelum mengakhiri amanatnya, Kasad memberikan empat penekanan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI AD. Pertama, menjaga diri dan keluarga dari berbagai bentuk pelanggaran yang bertentangan dengan nilai-nilai keprajuritan. 

Kedua, meningkatkan kepedulian dalam menjaga citra positif TNI AD melalui penyebarluasan program unggulan dan kegiatan satuan di media digital guna menangkal hoaks dan narasi negatif. Ketiga, menjadi representasi terbaik TNI AD dengan menampilkan sikap, tutur kata, dan perilaku yang mencerminkan disiplin, kehormatan, serta jati diri prajurit Sapta Marga. 

Dan yang terakhir, Kasad menekankan untuk memperkuat profesionalisme, soliditas, loyalitas, serta melaksanakan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan keikhlasan. (Mudian) 

Pimpin Sertijab PJU dan Kapolres, Kapolda Sumsel Tekankan Adaptasi dan Pelayanan Terbaik


REFORMASI-ID | PALEMBANG – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) jajaran. Momentum ini menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan sekaligus langkah strategis penguatan organisasi dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian. Jumat, 17/07/2026.

*Mutasi Jabatan PJU Polda Sumsel:*

1. *Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel:* Kombes Pol Robertho Pardede, S.I.K., M.I.K. menggantikan Kombes Pol Maesa Soegriwo, S.I.K., S.H. (dimutasikan menjadi Dirlantas Polda Jawa Tengah).

2. *Direktur Samapta Polda Sumsel:* Kombes Pol Ridwan, S.I.K. menggantikan Kombes Pol M. Rendra Salipu, S.I.K., M.Si. (dimutasikan menjadi Dansatbrimob Polda Sumatera Utara).

3. *Komandan Satuan Brimob Polda Sumsel:* Kombes Pol James Parlindungan Hutagaol, S.I.K., M.H. menggantikan Kombes Pol Susnadi, S.I.K. (dimutasikan menjadi Kabag SDM Rorenminops Korbrimob Polri).

4. *Kepala SPN Polda Sumsel:* Kombes Pol Dr. Ferry Harahap, S.I.K., M.Si.

5. *Kepala Biddokkes Polda Sumsel:* Kombes Pol dr. Muhammad El Yandiko, M.M., Sp.An., M.A.R.S., QJOA.

*Mutasi Jabatan Kapolres Jajaran:*

1. *Kapolres Pagaralam:* AKBP Adam Purbantoro, S.H., S.I.K., M.Si. menggantikan AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K. (dimutasikan menjadi Kapolres PALI).

2. *Kapolres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI):* AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K. menggantikan AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. (dimutasikan menjadi Kabagwassidik Ditreskrimsus Polda Jawa Timur).

3. *Kapolres Prabumulih:* AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil. menggantikan AKBP Bobby Kusumawardhana, S.H., S.I.K., M.Si. (dimutasikan menjadi Kasubbagopsnal Dittipideksus Bareskrim Polri).

4. *Kapolres Ogan Ilir:* AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H. menggantikan AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K. (dimutasikan menjadi Wadirres PPA dan PPO Polda Sumsel).

5. *Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU):* AKBP Helmy Tamaela, S.I.K., M.I.K. menggantikan AKBP Endro Aribowo, S.I.K. (dimutasikan menjadi Wakapolresta Cilacap Polda Jawa Tengah).

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa serah terima jabatan ini merupakan upaya organisasi untuk terus menjaga kesinambungan pelayanan dan kepercayaan masyarakat.

“Pejabat yang menerima amanah baru diharapkan segera bekerja, membangun komunikasi dengan personel dan masyarakat, serta memastikan pergantian kepemimpinan melahirkan energi baru untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik,” ujar Kombes Pol Nandang.

Serah terima jabatan ini menandai awal babak baru pengabdian para pejabat di lingkungan Polda Sumsel. Dengan barisan yang semakin solid serta semangat *“Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae”*, setiap amanah baru diharapkan mampu menghadirkan kepemimpinan yang responsif, berintegritas, dan dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat Sumatera Selatan. (Hms/Mudian) 

Subdit Siber Polda Sumsel Bekuk Pembuat Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026


REFORMASI-ID | PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) berhasil mengungkap sindikat penipuan digital berkedok website pendaftaran palsu Sumsel Bhayangkara Run 2026. Pengungkapan tersebut menjadi bukti komitmen Polri dalam melindungi masyarakat dari kejahatan siber sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan event berskala nasional yang diselenggarakan di Sumatera Selatan.

Kasus ini dipaparkan dalam konferensi pers di Mapolda Sumatera Selatan setelah penyidik Subdirektorat V Tindak Pidana Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel berhasil menangkap dua tersangka yang diduga menjadi pelaku utama. Keduanya diketahui merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan diduga telah melakukan modus serupa pada sejumlah penyelenggaraan event lari di berbagai daerah.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Selatan AKBP Listyono Dwi Nugroho, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan perkara tersebut merupakan hasil respons cepat penyidik setelah menerima laporan dari pihak penyelenggara resmi.

“Begitu menerima informasi adanya website pendaftaran palsu, penyidik langsung melakukan penyelidikan secara intensif melalui penelusuran digital, analisis transaksi elektronik, dan koordinasi lintas wilayah. Langkah cepat tersebut berhasil mengidentifikasi sekaligus menangkap dua pelaku sehingga potensi korban dan kerugian masyarakat dapat diminimalisasi,” ujar Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Selatan AKBP Listyono Dwi Nugroho, S.I.K., M.H.

Perkara ini bermula ketika Event Organizer Sumsel Bhayangkara Run 2026 menerima laporan mengenai beredarnya tautan pendaftaran tidak resmi pada 30 Mei 2026, sementara pendaftaran resmi baru dijadwalkan dibuka pada 2 Juni 2026. Tersangka berinisial MF kemudian membuat website palsu menggunakan platform formulir daring dengan mencatut desain pamflet resmi Sumsel Bhayangkara Run 2026 sehingga tampak menyerupai situs resmi penyelenggara.

Untuk memperoleh keuntungan, tersangka MF menyematkan kode pembayaran QRIS pada website palsu tersebut agar calon peserta mentransfer biaya pendaftaran ke rekening yang telah disiapkan. Sementara itu, tersangka FC bertugas menyebarluaskan tautan palsu melalui media sosial Instagram dengan membalas komentar masyarakat yang mencari informasi mengenai pendaftaran resmi.

Berbekal hasil penyelidikan digital, tim Subdit V Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Sumatera Selatan bergerak menuju Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Pada 8 hingga 9 Juli 2026, kedua tersangka berhasil diamankan di Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai. Dari hasil penangkapan tersebut, penyidik menyita tiga unit telepon seluler berbagai merek dan satu akun merchant dompet digital atas nama Ahmad Fawzi yang diduga digunakan sebagai sarana tindak pidana.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 35 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Para tersangka terancam pidana penjara paling lama 12 tahun dan/atau denda paling banyak Rp5 miliar.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polda Sumsel akan menindak tegas setiap bentuk kejahatan siber yang merugikan masyarakat serta mencederai kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan kegiatan nasional.

“Pengungkapan perkara ini menunjukkan bahwa ruang digital tidak boleh dijadikan sarana melakukan tindak pidana. Polda Sumatera Selatan berkomitmen memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu memastikan informasi maupun tautan pendaftaran hanya diperoleh melalui kanal resmi penyelenggara serta tidak mudah melakukan transaksi kepada pihak yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Saat ini penyidik masih terus melakukan pengembangan perkara guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam tindak pidana tersebut. Polda Sumatera Selatan memastikan seluruh proses penyidikan berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku sebagai bagian dari komitmen Polri Presisi dalam memberikan kepastian hukum, melindungi masyarakat dari kejahatan digital, serta menjaga keamanan penyelenggaraan berbagai agenda nasional di Sumatera Selatan. (Hms/Mdn) 

16 Juli 2026

Guna Tingkatkan Iman dan Integritas, Korsabhara Baharkam Polri Gelar Binrohtal Rutin untuk Personel



REFORMASI-ID | Jakarta - Korps Sabhara (Korsabhara) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri kembali menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi seluruh personelnya pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan rutin ini dilaksanakan sebagai upaya berkelanjutan dalam memperkuat keimanan, ketakwaan, serta membentuk karakter anggota Polri yang berintegritas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan Binrohtal kali ini diikuti oleh 100 personel Korsabhara Baharkam Polri dan dibagi berdasarkan keyakinan masing-masing guna menciptakan suasana ibadah yang khusyuk dan fokus.

Bagi personel yang beragama Islam, kegiatan dipusatkan di Masjid Al-Ikhlas Korsabhara Baharkam Polri dengan dihadiri sebanyak 70 personel. Ibadah dipandu oleh Bharada Irsan sebagai fasilitator. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan Istighfar, dilanjutkan dengan pembacaan surah Yasin secara berjamaah, dan ditutup dengan doa bersama. Dalam kegiatan tersebut, ditekankan pula pentingnya mengimplementasikan iman dan amal sholeh, baik di lingkungan tempat kerja maupun di kediaman masing-masing.

Sementara itu, bagi 30 personel yang beragama Kristen Protestan dan Katolik, ibadah dilaksanakan di Ruangan Auditorium Korsabhara Baharkam Polri dengan fasilitator Briptu Robert. Kegiatan diisi dengan refleksi iman dan doa bersama yang mengajak seluruh personel untuk selalu berserah diri dan mengutamakan Tuhan dalam setiap langkah penugasan demi kelancaran dan keberkahan dinas.

Selain itu, personel juga menerima pembekalan mental karakter untuk menanamkan nilai-nilai integritas melalui sikap bersahaja, tulus, dan transparan dalam bekerja sebagai wujud nyata pengabdian yang berlandaskan kasih, serta penguatan spiritual demi menjaga komitmen moralitas yang kokoh.

Kabagrenmin Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol Dodi Rahmawan, S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai landasan moral bagi setiap anggota dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kegiatan Binrohtal ini bukan sekadar rutinitas, melainkan fondasi penting bagi setiap personel. Melalui penguatan spiritual ini, kita ingin menanamkan nilai-nilai integritas, ketulusan, dan sikap bersahaja agar setiap tindakan kita di lapangan selalu berlandaskan moralitas yang kokoh," ujar Kombes Pol Dodi Rahmawan Kamis (16/7).

Ia juga menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Pihaknya mengapresiasi keseriusan seluruh anggota yang hadir dan menyimak pembinaan dengan penuh khidmat.

"Kami bersyukur seluruh personel mengikuti kegiatan ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Dengan bekal mental dan spiritual yang sehat, Korsabhara Baharkam Polri berkomitmen untuk selalu siap, solid, dan berhasil dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara," pungkasnya.

Polda Sumsel Bersama TNI dan Forkopimda Perkuat Sinergi Amankan Kunjungan Wakil Presiden RI


REFORMASI-ID | PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., meninjau langsung kesiapan pengamanan Kunjungan Kerja Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka di Kota Palembang, Kamis (16/7/2026). Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Sumatera Selatan dalam memastikan agenda strategis kenegaraan berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif sebagai fondasi pembangunan nasional.

Peninjauan dilakukan secara terpadu bersama Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Selatan. Sinergi lintas institusi tersebut menunjukkan soliditas aparat negara dalam mengawal agenda kenegaraan sekaligus memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat selama rangkaian kunjungan berlangsung.

Tiga objek strategis menjadi fokus peninjauan, yakni RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan, Jembatan Musi V, dan Pembangkit Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Palembang. Selain memastikan kesiapan personel dan sistem pengamanan VVIP, Kapolda Sumsel bersama Pangdam II/Sriwijaya turut mendampingi secara langsung setiap rangkaian kegiatan Wakil Presiden Republik Indonesia pada seluruh titik kunjungan.

Dalam arahannya kepada seluruh personel, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan agenda kenegaraan hanya dapat diwujudkan melalui sinergi yang solid antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, dengan tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.

“Pengamanan kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia harus dilaksanakan secara profesional, terukur, dan penuh tanggung jawab. Namun yang tidak kalah penting, seluruh personel harus memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar. Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh unsur pengamanan menjadi kunci keberhasilan dalam mengawal agenda strategis negara sekaligus menjaga kondusivitas kamtibmas di Sumatera Selatan,” tegas Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Karo Ops Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. M. Anis Prasetio, S.I.K., menjelaskan bahwa Polda Sumatera Selatan mengerahkan sebanyak 1.009 personel gabungan yang terbagi ke dalam berbagai satuan tugas dengan pola pengamanan yang terukur, dinamis, dan humanis.

“Prinsip utama kami adalah VVIP aman, namun denyut nadi rutinitas masyarakat tetap berjalan. Rekayasa lalu lintas bersifat situasional. Personel di lapangan telah diinstruksikan untuk segera mengurai arus kendaraan setelah iring-iringan melintas sehingga tidak terjadi penumpukan lalu lintas yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat,” ujar Karo Ops Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. M. Anis Prasetio, S.I.K.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia merupakan hasil kolaborasi seluruh unsur pengamanan dan Forkopimda Sumatera Selatan dalam mendukung agenda strategis pemerintah.

“Sesuai arahan Bapak Kapolda, pola pengamanan yang diterapkan mengutamakan keselamatan tamu negara sekaligus menjaga kelancaran aktivitas masyarakat. Kehadiran personel di RSUD Siti Fatimah, Jembatan Musi V, maupun PSEL Palembang bukan untuk membatasi ruang publik, melainkan memberikan pelayanan sehingga masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar," ungkap Kabidhumas.

"Inilah implementasi Polri Presisi yang selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Selain itu tegasnya. Sinergi yang ditunjukkan Polda Sumatera Selatan bersama Kodam II/Sriwijaya dan Forkopimda menjadi cerminan soliditas penyelenggara negara dalam mengawal agenda nasional. Melalui pengamanan yang profesional, humanis, dan terintegrasi, seluruh rangkaian kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia di Sumatera Selatan berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat. 

"Keberhasilan tersebut semakin menegaskan komitmen Polda Sumatera Selatan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Bumi Sriwijaya," tandasnya. (Hms/Mdn) 

15 Juli 2026

Perkuat 4 Pilar Kebangsaan, Densus 88 Bekali Siswa SMA, SMP, dan SMK Anti Radikalisme Digital


REFORMASI-ID | PALEMBANG – Tim Cegah Satgaswil Sumatera Selatan Densus 88 AT Polri menggelar rangkaian sosialisasi "Pencegahan Ideologi Radikal Ekstremisme dan Terorisme (IRET) di Era Digital" kepada siswa baru di tiga sekolah berbeda selama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), 13-14 Juli 2026.

Kegiatan menyasar lebih dari 1.200 pelajar di SMAN 10 Palembang, SMPN 06 Talang Kelapa, dan SMK Negeri 1 Palembang. Tujuannya sama: membekali generasi muda agar tidak terpapar paham radikal yang kini masif menyebar lewat media sosial dan game online.

Di SMAN 10 Palembang, Senin 13 Juli 2026 pukul 11.00-13.30 WIB di Aula sekolah, sebanyak 500 siswa baru menerima materi dari Briptu Achmad Nur Rohman, S.H. Ia menekankan pergeseran penyebaran IRET ke dunia digital dan pentingnya literasi digital. "Siswa harus mampu mengenali website, akun, dan konten radikal," ujarnya. Turut hadir Wakil Kepala Sekolah, Dewan Guru, BK, dan staf.

Sehari kemudian, SMPN 06 Talang Kelapa, Selasa 14 Juli 2026 pukul 11.00-13.30 WIB di Aula sekolah, menjadi tempat sosialisasi untuk 210 siswa baru. Narasumber Briptu Nicolas Saputra, S.H. menyoroti 4 konsensus dasar negara dan menegaskan radikalisme tidak mengenal agama tertentu. Materi mencakup tren belajar agama lewat medsos, cluster ekstremisme berbasis kekerasan, alur perekrutan di dunia maya, serta contoh perilaku intoleransi. Kepala Sekolah, Dewan Guru, BK, dan OSIS turut mendampingi.

Masih di hari yang sama, SMKN 1 Palembang menggelar kegiatan pukul 13.00-14.05 WIB di Lapangan sekolah dengan sekitar 500 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, guru, BK, OSIS, dan siswa baru. Materi disampaikan Brigpol Wahyu Ansori, S.H., M.H, didampingi Brigpol Putra Yesa, S.H., M.H. Fokus pembahasan adalah proses tahapan radikalisme: dari intoleransi, radikal, hingga teror. Siswa diedukasi mengenali ciri akun dan website radikal serta memahami peran Pancasila sebagai benteng utama.

Ketiga kegiatan berlangsung interaktif. Siswa antusias bertanya dan berdiskusi. Poin yang berulang ditekankan para narasumber: penyebab pemuda terpapar radikal, modus rekrutmen lewat medsos dan game online, dan peran strategis orang tua serta sekolah dalam mengawasi aktivitas dunia maya anak.

Tim Cegah Satgaswil Sumsel Densus 88 AT Polri menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan lembaga pendidikan di Sumsel. "Dengan pembekalan sejak awal sekolah, kita harapkan dapat memutus rantai penyebaran paham yang bertentangan dengan nilai bangsa dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, toleran, dan berwawasan kebangsaan," tutup tim. (Hms/Mdn)

Antisipasi Kejahatan Jalanan, Ini Langkah Dit Samapta Korsabhara Polri di Pusat Keramaian Jakarta



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) agar tetap aman, tertib, dan kondusif, Detasemen Perintis Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri menggelar pelayanan Strong Point melalui patroli dialogis di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Rabu (15/7/2026) pagi.

Dipimpin langsung oleh Penanggung Jawab Kegiatan, AKBP Trie Sis Biantoro, S.Pd., S.I.K., M.H., serta Komandan Peleton (Danton) IPDA Budiman, S.H., sebanyak 70 personel dikerahkan sejak pukul 05.00 WIB hingga 10.00 WIB. Seluruh personel disebar secara merata di tiga titik sentral aktivitas masyarakat ibu kota, yakni Bundaran HI, Monas, dan Kota Tua.

Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran personel di lapangan ini merupakan bentuk nyata pelayanan, perlindungan, Siap,Solid,Berhasil dan pengayoman Polri untuk menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat.

"Personel Detasemen Perintis tidak hanya berpatroli, tetapi juga mengedepankan sisi humanis dengan berdialog langsung bersama warga, pelaku usaha, hingga wisatawan di kawasan pusat perbelanjaan, pemukiman, fasilitas umum, dan objek vital," ujar Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib dalam laporan resminya.

Dalam interaksi tersebut, petugas aktif menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas. Warga juga diimbau untuk tidak ragu segera melapor ke pihak kepolisian terdekat apabila menemukan adanya indikasi gangguan keamanan.

Hingga kegiatan berakhir pada pukul 10.00 WIB, situasi di seluruh rute patroli dilaporkan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol. Melalui patroli strong point ini, sinergi dan kemitraan antara Polri dan masyarakat diharapkan semakin erat demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah DKI Jakarta.

14 Juli 2026

Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum, Kapolda Lampung Silaturahmi ke Kejaksaan Tinggi


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Dalam rangka mempererat hubungan kelembagaan dan memperkuat koordinasi penegakan hukum di wilayah hukum Provinsi Lampung, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, didampingi Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Drs. Sumarto, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.

Kehadiran pucuk pimpinan Polda Lampung ini juga turut didampingi oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung, yang disambut hangat oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung beserta jajarannya.

Kunjungan ini merupakan bagian dari langkah strategis kedua instansi untuk meningkatkan sinergitas serta memantapkan koordinasi yang selama ini telah berjalan dengan baik, Selasa (14/7/2026).

Hubungan yang harmonis antara Korps Bhayangkara dan Adhyaksa dinilai sangat krusial dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas penegakan hukum di Bumi Ruwa Jurai.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, kedua institusi membahas berbagai agenda penting. 

Fokus utama diskusi tertuju pada pentingnya membangun kolaborasi yang solid demi mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan, objektif, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Melalui silaturahmi ini, kami berharap komunikasi antara Polda dan Kejati Lampung semakin intens dan berjalan searah. Koordinasi yang efektif adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memberikan kepastian hukum yang berkeadilan," ujar Helfi.

Dengan adanya pertemuan ini, Polda Lampung dan Kejati Lampung berkomitmen untuk terus berjalan beriringan, saling mendukung, dan memberikan pelayanan hukum terbaik demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Provinsi Lampung. (Hms/Mudian) 

Atensi Dugaan Pelecehan Seksual di Rumah Sakit, Polda Sumsel: Penyidikan Berjalan Intensif


REFORMASI-ID | PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melalui Polres Ogan Komering Ulu Timur bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang pasien perempuan di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Perkara yang menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial tersebut kini ditangani secara profesional, transparan, dan berorientasi pada perlindungan korban guna memberikan kepastian hukum kepada seluruh pihak.

Laporan resmi dibuat oleh suami korban berinisial TS pada Senin, 13 Juli 2026, dan tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/141/VII/2026/SPKT/POLRES OGAN KOMERING ULU TIMUR/POLDA SUMATERA SELATAN. Laporan tersebut terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual dan/atau pencabulan yang diduga dilakukan oleh seorang oknum perawat laki-laki yang bertugas di ruang ICU RSUD Martapura.

Sebelumnya, pada Sabtu, 11 Juli 2026, pelapor mendatangi Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres OKU Timur untuk menyampaikan laporan awal secara lisan. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Unit PPA bersama penyidik segera mendatangi lokasi kejadian guna melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan informasi awal, serta meminta keterangan dari korban yang saat itu masih menjalani perawatan medis di ruang ICU.

Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh penyidik, korban mengaku mengalami dugaan tindakan pelecehan fisik oleh terduga pelaku saat menjalani perawatan. Korban sempat meminta pihak rumah sakit memfasilitasi pertemuan dengan terduga pelaku sebagai upaya klarifikasi. Namun, setelah proses tersebut tidak menghasilkan penyelesaian, pihak keluarga memutuskan menempuh jalur hukum agar perkara dapat diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Saat ini, Satreskrim Polres OKU Timur terus melaksanakan serangkaian penyidikan, mulai dari pemeriksaan pelapor, korban, saksi-saksi, pengumpulan alat bukti, hingga koordinasi dengan instansi terkait. Penyidik juga menggandeng Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur untuk memberikan pendampingan psikologis dan perlindungan kepada korban selama proses hukum berlangsung.

Kapolres Ogan Komering Ulu Timur AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa seluruh tahapan penyidikan dilaksanakan sesuai prosedur hukum yang berlaku dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta perlindungan terhadap korban.

“Seluruh proses penyidikan kami laksanakan secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti yang sah. Penyidik terus melengkapi administrasi penyidikan, memeriksa para saksi, mengumpulkan barang bukti, serta berkoordinasi dengan ahli agar penanganan perkara ini berjalan secara komprehensif dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak,” tegas Kapolres Ogan Komering Ulu Timur AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polda Sumsel memberikan perhatian serius terhadap setiap laporan dugaan kekerasan seksual, terlebih apabila korbannya merupakan kelompok yang membutuhkan perlindungan khusus.

“Polda Sumatera Selatan berkomitmen menangani setiap laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Perlindungan terhadap korban menjadi prioritas, sementara proses hukum terhadap setiap terlapor tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sesuai ketentuan yang berlaku. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan mempercayakan sepenuhnya proses penanganan kepada penyidik,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Menurutnya. Penyidik saat ini masih terus mendalami seluruh fakta hukum melalui pemeriksaan saksi-saksi, pelibatan saksi ahli, serta gelar perkara untuk menentukan langkah hukum berikutnya. 

"Apabila terpenuhi alat bukti yang cukup, perkara ini akan diproses sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan peraturan perundang-undangan lainnya yang relevan," jelasnya.

Selain itu sampainya. Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya perempuan dan anak, serta memastikan setiap dugaan tindak pidana ditangani secara profesional, transparan, dan akuntabel. 

"Demi mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri," pungkasnya. (hms/mdn) 

Marindo Wakili Gubernur Lampung Siapkan Pemimpin Birokrasi Adaptif Lewat PKN Tingkat II Angkatan XXIV


REFORMASI-ID | Lampung - Pemerintah Provinsi Lampung secara resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIV Tahun 2026. Pembukaan dilakukan oleh Sekdaprov Lampung, Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung, di Gedung Pusiban, Selasa (14/07/2026).

Pelaksanaan PKN Tingkat II kali ini mengusung tema "Kepemimpinan Adaptif untuk Mendukung Transformasi Tata Kelola Lingkungan Berkelanjutan". Agenda strategis ini diikuti oleh para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dari lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, serta perwakilan kementerian. 

Pelatihan yang akan berlangsung hingga 13 November 2026 mendatang ini, diikuti oleh total 47 orang peserta. Para peserta merupakan jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama berbagai instansi daerah dan pusat.

Materi PKN Tingkat II tahun ini disusun secara komprehensif melalui metode kurikulum dari LAN RI. Struktur pengajaran meliputi kelompok mata pelatihan inti, seperti pengelolaan diri (integritas), kepemimpinan strategis (digitalisasi dan wirausaha), manajemen strategis sektor publik, hingga aktualisasi proyek perubahan. Selain itu, aspek penguatan mindset dan tata kelola pemerintahan digital (e-government) juga menjadi instrumen dasar yang wajib ditempuh seluruh peserta.

Saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung, Sekdaprov Marindo Kurniawan menekankan pentingnya penguatan kapasitas kepemimpinan ASN di tengah dinamika disrupsi global, perubahan iklim, dan tingginya ekspektasi publik. Birokrasi masa kini dituntut tidak hanya piawai dalam menjalankan fungsi administratif semata, tetapi wajib bertransformasi menjadi penggerak perubahan yang inovatif.

"Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan memperoleh manfaat nyata berupa penguatan kapasitas berpikir strategis, kemampuan membangun kolaborasi, ketajaman dalam membaca perubahan, serta keberanian untuk menghadirkan solusi yang adaptif dan berkelanjutan," ujar Sekdaprov Marindo.

Sekdaprov Lampung selanjutnya menegaskan bahwa arah pembangunan daerah saat ini wajib berjalan beriringan dengan visi besar "Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045'. Tolok ukur keberhasilan daerah tidak lagi semata-mata bertumpu pada angka pertumbuhan ekonomi, melainkan sejauh mana aparatur mampu menjaga ekosistem dan memitigasi dampak perubahan iklim secara terpadu.

Tema besar kelestarian lingkungan dalam PKN ini dijabarkan ke dalam tiga pilar strategis, meliputi kepemimpinan adaptif dalam mengakselerasi tata ruang berwawasan lingkungan, perlindungan sumber daya alam dan pengendalian pencemaran, serta peningkatan ketahanan iklim dan mitigasi bencana.

Dalam kesempatan yang sama, Sekdaprov turut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada LAN RI atas kembalinya kepercayaan yang diberikan kepada Provinsi Lampung sebagai penyelenggara kediklatan tingkat nasional. 

Di akhir sambutan, Pemerintah Provinsi Lampung menitipkan lima pesan penting kepada para peserta kualifikasi pimpinan tinggi tersebut. Salah satunya agar proyek perubahan yang digagas selama pelatihan berlangsung dapat langsung diimplementasikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Pastikan setiap aksi perubahan yang Saudara susun tidak berhenti pada tataran administratif, tetapi benar-benar menjadi inovasi yang aplikatif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, daya saing daerah, serta kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN di Lembaga Administrasi Negara (LAN) Army Winarty menegaskan bahwa isu lingkungan ekologis tidak lagi bisa dipandang sebagai domain dinas teknis atau sektoral semata.

"Lingkungan hidup hari ini adalah sebuah isu pembangunan, isu ekonomi, isu fiskal, isu terkait dengan keamanan manusia, isu kesehatan, isu energi, sekaligus isu tata kelola pemerintahan," tegas Army Winarty.

Berdasarkan data terkini dari Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) serta visualisasi frekuensi bencana alam nasional, Indonesia dihadapkan pada implikasi nyata perubahan iklim global, mulai dari lonjakan suhu cuaca ekstrem, fluktuasi curah hujan, hingga ancaman degradasi wilayah pesisir. Fenomena ini memberikan tekanan masif terhadap rantai ketahanan pangan serta kelompok masyarakat rentan. Oleh karena itu, penanganan bencana tidak boleh lagi ditempatkan sebatas langkah responsif kedaruratan jangka pendek, melainkan wajib masuk ke dalam arsitektur kebijakan strategis nasional berbasiskan data valid (evidence-based policy).

Deputi LAN kemudian menjabarkan esensi penting dari model kepemimpinan adaptif. Ia mencontohkan perbedaan antara penyelesaian masalah teknis taktis, seperti perbaikan drainase, dengan penyelesaian tantangan adaptif yang membutuhkan pendekatan komprehensif atas tata ruang, penyusutan kawasan resapan, koordinasi lintas instansi yang lemah, hingga transformasi budaya kolektif masyarakat.

Melalui orientasi PKN Tingkat II ini, para peserta diuji untuk menggeser paradigma berpikir aparatur negara, dari yang semula bersifat sektoral menjadi kolaboratif, serta dari orientasi reaktif kepatuhan administratif menjadi antisipatif guna menghasilkan dampak nilai publik yang berdaya guna tinggi (public value). Tata ruang pun ditekankan bukan lagi sebatas peta zonasi dan aspek perizinan formal, namun merupakan keputusan politik, teknokratis, dan moral guna menyeimbangkan ekosistem manusia dengan alam.

Menutup arahannya, Deputi LAN mengingatkan tuntutan mutlak bagi birokrasi masa depan yang tidak lagi memberi ruang bagi para pemimpin yang hanya berlindung di zona nyaman rutinitas organisasi.

"Birokrasi masa depan tidak butuh pemimpin yang hanya nyaman dengan rutinitas yang ada. Tetapi pemimpin yang adaptif adalah pemimpin yang berani membuang logika hari kemarin, berani berinovasi, dan siap membentangkan layar transformasi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan kelas dunia demi kesejahteraan," tutupnya. (**)

Pokja Wartawan Setu Harap SMKN 1 Setu Tingkatkan Profesionalisme Pelayanan Publik



REFORMASI-ID | Bekasi - Kelompok Kerja atau Pokja Wartawan Setu meminta pihak SMKN 1 Setu melakukan evaluasi terhadap kinerja Bidang Hubungan Masyarakat atau Humas sekolah. Permintaan tersebut disampaikan setelah adanya sejumlah keluhan terkait pelayanan kepada tamu dari luar sekolah yang dinilai belum optimal.

"Bukan hanya dari kalangan wartawan, kami juga menerima masukan dari warga yang merasa kurang nyaman dengan pelayanan yang diberikan," kata Sekjen Pokja Wartawan Setu, Supriyadi, Selasa, 14 Juli 2026.

Konfirmasi Keluhan Warga dan PPDB

Supriyadi menuturkan, pada Senin, 13 Juli 2026, dirinya bersama Wakil Pokja Wartawan Setu, Raden Sukayat, mendatangi SMKN 1 Setu. Kedatangan mereka untuk mengklarifikasi beberapa informasi yang berkembang di masyarakat.

"Kami datang untuk mengklarifikasi terkait masukan dari warga mengenai pelayanan saat bertamu. Selain itu, kami juga ingin mendapatkan informasi langsung terkait pelaksanaan penerimaan siswa baru, apakah terdapat pungutan di luar ketentuan atau praktik lainnya," ujarnya.

Ia menambahkan, saat bertemu, dialog dilakukan di halaman kantor dan mungkin belum ada fasilitas tempat duduk yang disediakan. "Kami diterima di depan kantor dalam posisi berdiri. Mungkin karena kesibukan, sehingga belum sempat dipersilakan masuk ke ruangan," katanya.

Supriyadi menegaskan, Pokja Wartawan Setu tidak bermaksud menuntut perlakuan khusus. Namun ia berharap setiap tamu, baik warga maupun insan pers, dapat dilayani dengan ramah sesuai standar pelayanan publik di lembaga pendidikan.

Harapan Jaga Citra Pendidikan

Hal senada disampaikan Wakil Pokja Wartawan Setu, Raden Sukayat. Ia berharap ada perbaikan dalam sistem pelayanan kehumasan agar citra sekolah tetap terjaga.

"Kami berharap ada evaluasi agar pelayanan ke depan bisa lebih baik. Lembaga pendidikan adalah contoh bagi masyarakat. Sikap dan pelayanan yang baik dari tenaga pendidik dan tendik akan menjadi teladan bagi siswa," ujar Raden Sukayat.

Bukan Oknum, Tapi Bentuk Kepedulian

Ia juga meluruskan, Pokja Wartawan Setu merupakan wadah wartawan yang berdomisili di Kecamatan Setu. Meski berbasis di Setu, ruang liputan para anggotanya tidak terbatas pada wilayah tersebut.

"Karena kami tinggal di Setu dan sering berinteraksi langsung dengan masyarakat, maka kami terpanggil untuk menyampaikan aspirasi ini. Kritik dan masukan kami murni untuk kemajuan pendidikan di Kecamatan Setu," tegasnya.

"Kami tidak punya tendensi negatif. Justru kami ingin SMKN 1 Setu terus berkembang dan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya berilmu, tetapi juga memiliki budi pekerti," pungkas Raden Sukayat.

_(Red)_

Nyago Bumi Sriwijaya, Kapolda Sumsel dan Pangdam II/Sriwijaya Tegaskan Komitmen Bersama untuk Masyarakat


REFORMASI-ID | PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Markas Kodam II/Sriwijaya, Palembang, Selasa (14/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi, soliditas, dan kolaborasi antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan nasional, serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sumatera Selatan tetap aman dan kondusif.

Kapolda Sumsel hadir didampingi Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., bersama jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel. Rombongan disambut langsung Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., beserta jajaran Kodam II/Sriwijaya. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan yang mencerminkan eratnya hubungan kelembagaan antara TNI dan Polri di Bumi Sriwijaya.

Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi strategis antar-pimpinan kedua institusi guna memastikan koordinasi di lapangan berjalan efektif, cepat, dan terpadu dalam menghadapi berbagai dinamika keamanan. Soliditas TNI–Polri dipandang sebagai salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas daerah, melindungi masyarakat, serta menciptakan iklim pembangunan dan investasi yang kondusif.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa komunikasi dan kebersamaan merupakan fondasi utama dalam menjaga soliditas kedua institusi.

“Silaturahmi seperti ini penting untuk menjaga komunikasi dan kebersamaan. TNI dan Polri di Sumatera Selatan adalah mitra sekaligus saudara dalam pengabdian. Dengan komunikasi yang baik, setiap tugas dan dinamika di lapangan dapat kita hadapi bersama demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” tegas Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., menyambut baik kunjungan silaturahmi Kapolda Sumsel beserta jajaran dan menegaskan bahwa hubungan TNI–Polri di Sumatera Selatan selama ini telah terjalin sangat baik serta menjadi kekuatan utama dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Soliditas TNI dan Polri merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dipelihara. Dengan komunikasi yang intensif, koordinasi yang baik, dan semangat kebersamaan, saya yakin seluruh tantangan tugas dapat kita hadapi bersama demi menjaga keamanan, mendukung pembangunan, serta memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat Sumatera Selatan,” ujar Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A.

Sinergi yang terus diperkuat antara Polda Sumsel dan Kodam II/Sriwijaya tidak hanya diwujudkan pada tingkat pimpinan, tetapi juga melalui koordinasi yang solid hingga tingkat satuan kewilayahan. Kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam pelaksanaan pengamanan agenda nasional dan daerah, penanggulangan bencana, pemberantasan kejahatan lintas wilayah, penguatan ketahanan pangan, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan yang membutuhkan kerja sama lintas institusi.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa silaturahmi tersebut menjadi bukti nyata komitmen kedua institusi dalam menjaga komunikasi yang harmonis dan memperkuat kolaborasi demi kepentingan masyarakat.

“Kunjungan ini menegaskan bahwa sinergi TNI dan Polri di Sumatera Selatan terus terjaga dengan sangat baik. Semangat yang dibangun adalah memperkuat komunikasi, mempercepat koordinasi, serta memastikan setiap pelaksanaan tugas dilakukan secara terpadu demi menghadirkan rasa aman, mendukung pembangunan, dan menjaga Sumatera Selatan tetap kondusif,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Melalui semangat “Nyago Bumi Sriwijaya”, Polda Sumatera Selatan bersama Kodam II/Sriwijaya menegaskan komitmen untuk terus menjaga soliditas sebagai fondasi utama dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, mendukung keberhasilan pembangunan nasional, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi negara. Kebersamaan TNI–Polri bukan sekadar simbol persatuan, melainkan kekuatan nyata dalam menghadirkan keamanan, stabilitas, dan kesejahteraan bagi masyarakat Sumatera Selatan serta mendukung terwujudnya Indonesia yang semakin maju. (Hms/Mdn) 

Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Gelar Pengecekan Berkala Almatsus dan Ranmor Dinas



REFORMASI-ID | Jakarta -  Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri, Melalui Kasubdit Audit Sispamobvitnas Korsabhara, Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.IK, melaksanakan kegiatan pengecekan berkala terhadap kendaraan dinas dan alat material khusus (almatsus). Kegiatan ini diprakarsai langsung oleh Kasubidt Audit Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri pada Selasa (14/7/2026) pagi demi memastikan seluruh aset negara dalam kondisi prima.

Pengecekan Oleh Kombes Hamam  dimulai sejak pukul 08.00 WIB, menyasar sejumlah kendaraan taktis dan operasional yang digunakan dalam mendukung tugas pengamanan objek vital nasional. Langkah intervensi ini diambil sebagai bentuk komitmen Ditpamobvit untuk selalu siap sedia dalam menjaga stabilitas keamanan operasional di lapangan.

Dari hasil pemeriksaan intensif terhadap aset utama, tercatat sebanyak 4 unit kendaraan almatsus berada dalam kondisi yang sangat baik, terawat, dan bersih. Seluruh komponen fungsional kendaraan dipastikan dapat bekerja secara optimal tanpa kendala teknis.

Selain melakukan pemeriksaan fisik, tim dari Subdit Audit Ditpamobvit juga melakukan pendokumentasian lengkap sebagai bahan evaluasi dan pelaporan berkala kepada Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri. Pengecekan rutin ini diharapkan dapat memperpanjang usia pakai logistik Polri sekaligus mempertahankan performa personel dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan publik.ujar Hamam.

Gerak Cepat Polsek Bekasi Selatan, Sopir Angkot yang Ngamuk dan Rusak Mobil di Pekayon Diciduk dan Jadi Tersangka


REFORMASI -ID | KOTA BEKASI  –  Polsek Bekasi Selatan menetapkan seorang pengemudi angkutan kota (angkot) berinisial AA (20) sebagai tersangka dalam kasus perusakan mobil dan percobaan pemukulan terhadap pengendara lain di wilayah Bekasi.

Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Suparmin saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, membenarkan penangkapan tersangka yang sempat ramai di media sosial karena aksinya mengamuk di jalan raya tersebut.

"Untuk pelaku berinisial AA, umur 20 tahun, sudah kami amankan. Statusnya saat ini sudah menjadi tersangka," kata Suparmin.

Suparmin menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, insiden tersebut dipicu oleh emosi sesaat di jalan raya.

Tersangka mengaku kesal lantaran tidak diberikan jalan saat hendak mendahului kendaraan korban.

"Motifnya karena pelaku merasa kesal saat mau menyalip (kendaraan korban) tidak bisa," ujarnya.

Lebih lanjut, Suparmin mengonfirmasi bahwa pihak korban telah secara resmi membuat Laporan Polisi (LP) di Polsek Bekasi Selatan.

​Atas perbuatannya, tersangka AA saat ini ditahan dan dijerat dengan pasal terkait perusakan barang.

Suparmin menyebut penyidik mengenakan Pasal 521 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang perusakan.

Tersangka tidak dijerat dengan pasal penganiayaan atau pemukulan lantaran serangan fisik yang dilancarkan tidak mengenai tubuh korban.

​"Pelaku dikenakan pasal perusakan. Hal ini karena pemukulan tidak mengenai korban, lantaran korban berhasil menghindar," kata Suparmin.

​Sebelumnya beredar sebuah video di media sosial Instagram melalui akun @lbj_jakarta yang memperlihatkan seorang sopir angkutan terlihat melakukan perusakan terhadap seorang pengendara mobil lainnya.

"Insiden anarkis ini dipicu karena pelaku emosi tidak diberi jalan saat mencoba menyerobot antrean kemacetan. Bentuk penghadangan pertama dilakukan pelaku di kawasan Kemang Pratama dengan meletakkan pot bunga di tengah jalan sambil melontarkan makian," tulis akun tersebut.

Akun tersebut juga menuliskan aksi premanisme memuncak saat pelaku secara brutal merusak kendaraan korban dengan cara memukul pintu kanan dan memecahkan kaca di sisi pengemudi. 

13 Juli 2026

Polda Lampung Berhasil Mengamankan DPO Kasus Narkotika Dari Aceh


REFORMASI-ID | Lampung – Polda Lampung berhasil mengamankan narapidana kasus narkotika yang sebelumnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) A, dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lhokseumawe, Aceh. 

Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung yang dipimpin langsung oleh AKBP Radius Utama,  Kasubdit 3 Dit Resnarkoba Polda Lampung beserta tim pada 8–10 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya menuntaskan proses hukum terhadap tersangka yang sempat melarikan diri dari Rumah Tahanan Direktorat Tahti Polda Lampung.

A diketahui melarikan diri dari Rutan Dit Tahti Polda Lampung pada 6 Desember 2023. Sejak saat itu, Polda Lampung melakukan pengejaran dan menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO). 

Meski sempat buron, berkas perkara narkotika atas nama A telah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Kejaksaan Tinggi Lampung sehingga tinggal menunggu pelimpahan tersangka dan barang bukti ke pengadilan.

Dalam pelariannya, A kembali ditangkap oleh Satresnarkoba  Polres Aceh Utara pada 26 April 2025 terkait kasus peredaran narkotika dengan barang bukti sekitar satu kilogram sabu. 

Selama menjalani pidana di Lapas Kelas IIA Lhokseumawe, yang bersangkutan juga tercatat terlibat dalam perkara lain, yakni penyelundupan senjata api ilegal dan penganiayaan terhadap sesama narapidana.

Tim Ditresnarkoba Polda Lampung selanjutnya melakukan pengejaran ke Aceh dan membawa A melalui jalur udara hingga tiba di Bandara Raden Intan II Lampung pada 10 Juli 2026.

Kemudian tersangka A diserahterimakan secara resmi kepada pihak Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung untuk menjalani penahanan dan proses hukum lebih lanjut.

Kabid Humas menegaskan, keberhasilan menghadirkan kembali narapidana tersebut menjadi bukti sinergi antara Polri, Kejaksaan, serta jajaran Pemasyarakatan dalam memastikan tidak ada perkara pidana yang terhenti akibat pelaku melarikan diri.

"Polda Lampung akan terus mengedepankan penegakan hukum yang tegas, terukur, dan berkeadilan. 

Setiap pelaku tindak pidana harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di hadapan hukum sebagai bentuk kepastian hukum bagi masyarakat," tutup mantan Kapolres Metro Lampung. (Hms/Mdn)

Siasat PKB Lampung Kejar Pasar TikTok dan Instagram


REFORMASI-ID | Lampung - Siapa nyana, urusan mengelola jagat maya kini menjadi agenda super serius bagi sebuah partai politik di tingkat wilayah. Hari-hari ini, pertempuran merebut hati publik tak lagi sekadar adu megah baliho di pinggir jalan, melainkan adu kreatif di layar gawai yang berputar tanpa jeda selama 24 jam.

Sadar akan pergeseran angin tersebut, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Lampung memilih bergerak taktis. 

Mereka mengumpulkan para operator dari berbagai daerah di Kantor DPW PKB, Bandar Lampung, pada Minggu (12/7/2026) dengan acara bertajuk Pelatihan Pengelolaan Administrasi dan Media Sosial untuk Peningkatan Profesionalisme Kader PKB Lampung. 

Namun di balik nama formal itu, ada misi besar untuk merombak total cara partai menyapa warga digital.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Di era di mana arus informasi mengalir secepat kedipan mata, media sosial telah menjelma menjadi jembatan informasi yang sangat krusial. Publik butuh tahu apa yang dikerjakan para wakil rakyat mereka secara riil dan instan.

"Agar medsos kita semakin mengudara dan masif, semua kegiatan kita dapat diterima masyarakat. Oleh karenanya, kita melakukan upgrade kemampuan pada staf DPC kita yang ada di 15 kabupaten/kota se-Lampung," ujar Wakil Sekretaris DPW PKB Lampung, Munir Abdul Haris melalui pernyataan persnya, Senin (13/7/2026).

Dalam pelatihan ini, bidikan utama tidak diarahkan ke platform yang kaku. PKB Lampung justru memfokuskan radar pada tiga raksasa digital yang kini sedang digandrungi lintas generasi berupa TikTok, Facebook, dan Instagram. 

Para staf DPC diuji dan diajari cara meracik konten yang renyah, tidak membosankan, namun tetap sarat isi secara struktural.

Tantangannya, sambung Munir, jelas tidak mudah. Mengelola akun di 15 daerah dengan karakteristik geografis dan konstituen yang berbeda membutuhkan napas panjang. Di sinilah kedisiplinan para kader digital itu diuji.

"Target kita, medsos kita masif, konsisten, istiqomah, dan mengudara. Sehingga masyarakat mengetahui apa saja yang dilakukan oleh PKB secara struktural," tutur Munir menekankan pentingnya konsistensi di ruang siber.

Bagi PKB Lampung, urai Munir, konten yang bagus barulah separuh jalan. Paruh berikutnya dan yang paling berat adalah menjaga agar pasokan informasi itu tidak timbul tenggelam. 

Munir menggarisbawahi bahwa tanpa adanya fokus dan ketekunan dari para operator di 15 kabupaten/kota, pesan politik partai akan dengan mudah tenggelam oleh riuhnya algoritma media sosial.

“Lewat gemblengan sehari penuh ini, DPW PKB Lampung berharap ada wajah baru yang muncul dari akun-akun resmi partai di daerah,” urai Munir.

Dalam pelatihan tersebut, jelas Munir lagi, para staf DPC dipaksa untuk menerima materi dengan metode teori dan praktik.

“Bahkan tadi ada praktik wawancara langsung ke saya, praktik foto. Pokoknya mereka sudah siap perang,” jelas Munir.

Dalam waktu singkat ini, Munir meyakini, wajah media sosial PKB tidak akan monoton seperti dulu. Ada warna baru di setiap postingan.

“Bukan lagi sekadar memajang foto dokumentasi formal yang kaku, melainkan menyajikan narasi politik yang lebih hidup, segar, dan solutif bagi masyarakat Bumi Ruwa Jurai,” tutup Munir. (*)

Respons Tanggap Darurat! Aksi Heroik Penyelamatan SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel oleh Tim K-9 Khusus Penjinak Bom



REFORMASI-ID | Jakarta - Detasemen K-9 Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Baharkam Polri bergerak cepat melakukan sterilisasi di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026). Langkah taktis ini diambil merespons adanya laporan ancaman bom yang menyasar lingkungan sekolah tersebut.darura

Aksi tanggap darurat yang dimulai pukul 11.45 WIB ini merujuk pada Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 5 Tahun 2024 tentang Penanganan Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) Tindak Pidana Terorisme. Ditpolsatwa mengerahkan tim K-9 khusus dengan spesifikasi pelacak bahan peledak (handak) untuk menyisir seluruh area sekolah.

Setibanya di lokasi, Tim K-9 yang berkekuatan 9 personel di bawah pimpinan Ipda Totok Setyono langsung melakukan koordinasi melekat dengan jajaran pengamanan di lapangan. Di antaranya Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma, Kasubdit 1 Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Katim Jibom Pas Gegana Korps Brimob Polri Ipda Rahmat, serta Danden Jibom Gegana Polda Metro Jaya Kompol Alim.

Untuk menyisir area sekolah secara menyeluruh, Den K-9 menurunkan empat satwa pelacak andalan mereka, yaitu Arco, Kira, Rea, dan Sara, dengan didukung dua unit kendaraan khusus (Ransus) K-9. Bersama dengan Tim Penjinak Bom (Jibom) Pas Gegana serta Tim Kimia, Biologi, dan Radioaktif (KBR) Gegana Polda Metro Jaya, keempat satwa terlatih tersebut memeriksa setiap sudut bangunan dan halaman sekolah demi memastikan tidak ada benda mencurigakan yang mengancam keselamatan siswa maupun guru.

Setelah dilakukan penyisiran yang intensif dan mendalam, Tim K-9 memastikan bahwa situasi di SDN Srengseng Sawah 15 steril dari material berbahaya. Petugas tidak menemukan adanya bahan peledak atau barang mencurigakan lainnya di area institusi pendidikan tersebut.

Rangkaian aksi heroik pencegahan ini diakhiri dengan apel konsolidasi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma. Setelah situasi dipastikan benar-benar kondusif, seluruh personel beserta satwa K-9 kembali menuju Mako Korps Sabhara Baharkam Polri.

Berkat kesigapan, profesionalisme, dan sinergi cepat antarunsur kepolisian, potensi gangguan keamanan di lingkungan sekolah dapat diantisipasi dengan baik, memberikan rasa aman kembali bagi masyarakat dan pihak sekolah.

Respons Cepat! Tim Patroli Perintis Presisi Evakuasi Korban Kecelakaan di Terowongan UI



REFORMASI-ID | Depok - Aksi sigap dan respons cepat ditunjukkan oleh jajaran Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri saat melaksanakan tugas patroli. Tim Patroli Perintis Presisi berhasil menyelamatkan dan mengevakuasi seorang wanita paruh baya yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di kawasan Terowongan Universitas Indonesia (UI), dekat RS Bunda Depok, pada Senin pagi (13/7/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Kecelakaan melibatkan satu unit kendaraan roda empat jenis double cabin dengan satu unit sepeda motor. Berdasarkan informasi awal di tempat kejadian perkara (TKP), kedua kendaraan tersebut terlibat senggolan yang cukup keras.

Akibat insiden tersebut, pengendara sepeda motor—seorang wanita paruh baya yang belum diketahui identitas lengkapnya—terjatuh ke aspal. Korban dilaporkan mengalami luka-luka cukup serius dan benturan di bagian kepala hingga menyebabkan benjol. Kondisi tersebut membuat korban tergeletak di jalanan dan tidak mampu menggerakkan anggota tubuhnya.

Beruntung, di saat situasi krusial tersebut, rombongan Tim Patroli Perintis Presisi yang dipimpin langsung oleh AKBP Endy Desianto, S.E., S.I.K., M.Pd., sedang melintas di jalur tersebut. Melihat adanya korban yang membutuhkan pertolongan darurat, AKBP Endy bersama anggotanya, yakni Bripda Wesley Kamri Pilander, Bripda I Putu Efran, dan Bripda Johan Natanael Walujan, langsung turun dari kendaraan.

Tanpa membuang waktu, petugas segera mengamankan arus lalu lintas di sekitar lokasi agar tidak terjadi kemacetan atau kecelakaan susulan. Dengan penuh kehati-hatian, petugas mengevakuasi korban ke dalam mobil dinas untuk dilarikan ke Rumah Sakit Bunda, Depok, guna mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Aksi tanggap darurat yang ditunjukkan oleh personel Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polri yang senantiasa hadir di tengah masyarakat dengan semangat "Siap, Solid, Berhasil" demi memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan yang terbaik. (RED)

Hadirkan Rasa Aman Tanpa Sekat, Personel Ditsamapta Polri Sambangi Pos Ronda Cikeas



REFORMASI-ID | BogorBogor – Direktorat Samapta (Ditsamapta) Korsabhara Baharkam Polri terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pendekatan humanis. Komitmen ini diwujudkan melalui pelaksanaan patroli dialogis menggunakan kendaraan roda dua (KR2) dan berjalan kaki di sejumlah kawasan permukiman pada Senin (13/7/2026).

Patroli yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB ini menyasar dua lokasi strategis, yaitu Perumahan Golden Cikeas dan Pos Ronda Desa Cikeas Udik. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh personel Subden C Detasemen Perintis di bawah arahan Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Dr. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H.

Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib menjelaskan bahwa patroli dialogis ini merupakan bagian dari instruksi Kakorsabhara Baharkam Polri untuk menghadirkan rasa aman secara langsung di tengah-tengah masyarakat. Melalui metode berjalan kaki dan berkendara roda dua, personel kepolisian dapat lebih fleksibel menjangkau gang-gang permukiman dan berinteraksi tanpa sekat dengan warga.

"Petugas di lapangan aktif berinteraksi dengan masyarakat untuk menyerap informasi, mendengarkan keluhan, sekaligus memantau situasi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah tersebut," ujar Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib dalam laporan tertulisnya, Senin (13/7).

Selain menyerap aspirasi, personel Ditsamapta juga menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas. Warga diingatkan untuk selalu waspada terhadap potensi tindak kriminalitas di lingkungan sekitar. Keberadaan pos ronda di Desa Cikeas Udik juga menjadi perhatian petugas untuk memotivasi warga dalam mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling).

Masyarakat diimbau untuk tidak ragu segera melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketertiban umum. Tidak hanya fokus pada aspek keamanan, dalam patroli kali ini petugas di lapangan juga menunjukkan aksi sigap dengan membantu beberapa warga yang mengalami kendala teknis saat berada di jalan raya.

Kegiatan patroli dialogis ini berjalan dengan aman, tertib, dan mendapatkan apresiasi positif dari warga setempat yang merasa lebih tenang dengan kehadiran intensif aparat kepolisian di lingkungan mereka.

Polda Lampung berhasil sabet 10 medali di kejuaraan nasional Taekwondo Kapolri Cup 7 tahun 2026



REFORMASI-ID | Lampung – Tim Taekwondo Polda Lampung mengukir prestasi membanggakan dengan meraih 10 medali pada Kejuaraan Nasional Kapolri Cup 7 Tahun 2026 yang berlangsung di Indoor Stadium, Tangerang, Banten, pada 8–11 Juli 2026. Kontingen Polda Lampung berhasil membawa pulang tujuh medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu, sekaligus menegaskan keberhasilan pembinaan olahraga prestasi di lingkungan Polda Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, mengungkapkan capaian tersebut merupakan buah dari pembinaan yang berkesinambungan, disiplin latihan, serta semangat juang para atlet dalam mengharumkan nama institusi di tingkat nasional.

"Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Polda Lampung. Keberhasilan para atlet menunjukkan bahwa personel Polri tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan melayani masyarakat, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga melalui pembinaan yang terarah dan berkelanjutan," ujar Yuni.

Tujuh medali emas diraih pada nomor Kyorugi Perorangan Putra oleh Brigpol Jaja Prawiro, S.H. dari Satbrimob Polda Lampung, Brigpol Rizky Sutrisno dari Ditintelkam Polda Lampung, Bripda Genlin Nurhuda Lingga dari Satbrimob Polda Lampung, Bripda Rizky Akbar Hidayat dari Polresta Bandar Lampung, Bripda M. Edo Herlando dari Polres Tulang Bawang, Bripda M. Arsyad Dandi Putra dari Satbrimob Polda Lampung, serta Bripda Andri Wisnu Prawobo dari Polres Way Kanan.

Sementara itu, dua medali perak dipersembahkan Bripda M. Rizky Prasetya dari Bidprovost Polda Lampung dan Bripda Anang Maulana dari Satbrimob Polda Lampung pada nomor Kyorugi Perorangan Putra. Bripda M. Rizky Prasetya juga menyumbangkan satu medali perunggu pada nomor Poomsae Perorangan Putra kategori Prestasi Polri.

Yuni menambahkan, prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan daya saing, baik dalam pelaksanaan tugas kepolisian maupun pada berbagai ajang olahraga. 

Menurutnya, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membentuk personel Polri yang sehat, tangguh, disiplin, dan berkarakter.

Keberhasilan Tim Taekwondo Polda Lampung pada Kejuaraan Nasional Kapolri Cup 7 Tahun 2026 menjadi bukti nyata komitmen Polda Lampung dalam mendukung program pembinaan sumber daya manusia Polri yang Presisi serta melahirkan personel berprestasi yang mampu mengharumkan nama institusi di tingkat nasional. (Mudian) 

Ribuan Pelari Meriahkan Sumsel Bhayangkara Run 2026, Danrem 044/Gapo Hadir Beri Dukungan


REFORMASI-ID | Palembang – Komandan Korem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 044 PD II/Sriwijaya, Ibu Vera Khabib Mahfud, menghadiri sekaligus mengikuti kegiatan Sumsel Bhayangkara Run 2026 yang digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Sport City (JSC), Jalan Gubernur H. Ahmad Bastari Kota Palembang, Minggu (12/7/2026).

Kegiatan olahraga berskala nasional tersebut berlangsung meriah dengan diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah yang berpartisipasi dalam tiga kategori lomba, yakni 21K Half Marathon, 10K Run, dan 5K Fun Run. Pelepasan peserta (flag off) dilaksanakan secara bertahap, dimulai pukul 05.00 WIB untuk kategori 21K Half Marathon, pukul 05.30 WIB untuk kategori 10K Run, serta pukul 06.00 WIB untuk kategori 5K Fun Run.

Kehadiran Danrem 044/Gapo bersama Ketua Persit KCK Koorcab Rem 044 merupakan bentuk dukungan TNI terhadap penyelenggaraan kegiatan olahraga yang tidak hanya mendorong pola hidup sehat, tetapi juga mempererat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Brigjen TNI Khabib Mahfud bersama Ibu Vera Khabib Mahfud turut menyerahkan medali kepada para juara kategori 5K Pelajar Putra dan Putri. Penyerahan medali berlangsung penuh semangat dan menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan, sportivitas, serta prestasi para pelajar yang telah berkompetisi dengan penuh dedikasi.

Danrem 044/Gapo menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Sumsel Bhayangkara Run 2026 yang dinilai mampu menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

"Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya membangun kebugaran jasmani, tetapi juga memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan sinergitas seluruh komponen bangsa. Semoga Sumsel Bhayangkara Run terus menjadi agenda positif yang mampu menginspirasi masyarakat untuk membiasakan hidup sehat serta mempererat soliditas TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat," ujar Danrem. (Mudian)