Media Reformasi Indonesia (MRI)

08 Maret 2026

Menu MBG Sederhana Anggaran Diatas Rata rata. Dugaan Mark Up Menu Sekolah Picu Tanda Tanya Publik; GMBI Minta BGN evaluasi

REFORMASI-ID | Lampung Timur –Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Lampung Timur. Sabtu, 07/03/2026.

Perhatian publik mencuat setelah beredarnya rincian harga bahan makanan yang digunakan dalam penyediaan menu MBG bagi siswa di SDN 2(untuk kelas 5 dan selanjutnya) Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhan Ratu.

Program tersebut diketahui disalurkan melalui Dapur Miftahul Huda yang berada di dusun stia batin desa raja basa lama kec.labuhan ratu lampung timur,dan informasi mengenai rincian harga disebut berasal dari keterangan Fai selaku akuntan dapur.

Namun setelah rincian harga itu beredar, sejumlah pihak mulai mempertanyakan kewajaran nilai pembelanjaan bahan makanan yang tercantum.

Beberapa komponen harga dinilai relatif tinggi jika dibandingkan dengan harga pasar di wilayah setempat, sehingga memunculkan pemikiran tentang selisih harga atau potensi mark up dalam proses pengadaan bahan makanan.

Situasi ini membuat perbincangan di tengah masyarakat semakin meluas, terutama karena program MBG merupakan program nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris **Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Lampung Timur, Taufan Jaya Negara, menilai polemik yang berkembang tidak boleh dibiarkan tanpa penjelasan yang jelas kepada publik.

Menurut Bung Taufan, ketika rincian harga bahan makanan mulai beredar dan memicu pertanyaan masyarakat, maka transparansi menjadi hal yang tidak bisa dihindari.

“Jika memang tidak ada persoalan dalam pengelolaannya, tentu akan lebih baik apabila semua rincian dijelaskan secara terbuka agar masyarakat tidak terus berspekulasi dengan dugaan” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa program MBG memiliki tujuan yang sangat penting, yaitu meningkatkan kualitas gizi generasi muda Indonesia.

Karena itu, menurutnya, pengelolaan program tersebut harus benar-benar dijalankan secara transparan dan akuntabel.

“Program ini dibuat untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan gizi yang baik. Jangan sampai tujuan yang baik ini justru menimbulkan tanda tanya di masyarakat,” kata Bung Taufan.

Selain soal harga bahan makanan, ia juga menyoroti pentingnya kualitas menu yang diberikan kepada para siswa.

Menurutnya, dapur penyedia makanan tidak seharusnya sekadar menyediakan makanan atau jajanan, tetapi harus memastikan bahwa menu yang diberikan benar-benar memenuhi standar gizi.

“Tidak ada gunanya program Makan Bergizi Gratis jika makanan yang diberikan justru jauh dari standar gizi yang diharapkan,” tegasnya.

Bung Taufan juga meminta **Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga yang berwenang dalam pengawasan program MBG untuk segera melakukan penelusuran dan evaluasi terhadap informasi yang berkembang.

Menurutnya, klarifikasi terbuka penting agar masyarakat mendapatkan kepastian mengenai pengelolaan program tersebut.

"Program ini menyangkut masa depan anak-anak Indonesia. Karena itu pelaksanaannya harus benar-benar bersih, transparan, dan sesuai tujuan awalnya,” pungkasnya. (*)

Polsek Medansatria Gelar Lomba Balap Lari “Jaga Medansatria Night Run”, Wadah Positif Bagi Pemuda


REFORMASI-ID 🇮🇩 | Bekasi – Dalam rangka memberikan kegiatan positif bagi generasi muda serta mencegah aksi balap liar dan tawuran selama bulan Ramadan, Polsek Medansatria menggelar kegiatan Lomba Balap Lari Jaga Medansatria (Night Run) pada Sabtu malam (7/3/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.30 WIB tersebut berlangsung di Perum Pejuang Jaya RT 006/007 RW 015, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi. Lomba ini diikuti oleh sekitar 105 peserta yang mayoritas merupakan remaja dari wilayah Kecamatan Medansatria.

Acara dibuka langsung oleh Kapolsek Medansatria AKP Tri Baskoro Bintang Wijaya, S.T.K., S.I.K., M.H. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif Polres Metro Bekasi Kota bersama para pemangku kepentingan untuk memberikan ruang positif bagi para pemuda.

“Lomba balap lari ini merupakan wadah bagi anak-anak muda untuk menyalurkan bakat dan energi secara positif. Kami berharap kegiatan ini dapat mencegah aksi balap liar dan tawuran, khususnya selama bulan Ramadan,” ujar Kapolsek.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolsek Medansatria AKP Sumarjono, S.H., sejumlah pejabat utama Polsek Medansatria, Lurah Pejuang Suhendra, S.Sos., serta Anggota DPRD Kota Bekasi Dr. H. Abdul Muin Hafied, S.E., M.Pd.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Muin Hafied mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat positif bagi generasi muda.

“Kegiatan ini luar biasa karena dapat mempererat persatuan pemuda sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda di Kelurahan Pejuang tetap semangat menjalankan ibadah Ramadan dan menjaga kebersamaan,” ujarnya.

Rangkaian lomba kemudian dilanjutkan dengan persiapan peserta pada pukul 22.46 WIB dan berlangsung hingga beberapa sesi perlombaan. Namun pada pukul 23.45 WIB, lomba terpaksa dihentikan sementara karena hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Medansatria.

Panitia mencatat lomba telah berlangsung empat sesi sebelum akhirnya dihentikan. Kegiatan direncanakan akan dilanjutkan kembali pada Selasa, 10 Maret 2026 pukul 20.30 WIB.

Dalam perlombaan tersebut, panitia menyediakan total hadiah bagi para pemenang, yakni Juara 1 sebesar Rp500.000, Juara 2 Rp300.000, dan Juara 3 Rp200.000, serta tambahan dukungan hadiah dari Anggota DPRD Kota Bekasi Abdul Muin Hafied sebesar Rp1.000.000.

Secara keseluruhan, kegiatan Lomba Balap Lari Jaga Medansatria berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dengan semangat “Sehat Yes, Balap Liar dan Tawuran No!” di wilayah Kecamatan Medansatria.

Sinergitas Koramil 02/Pondok Gede dan Polsek Gelar Patroli Malam, Ciptakan Rasa Aman Bagi Masyarakat


 REFORMASI-Id 🇮🇩 |℅Kodam Jaya - Kota Bekasi 07/03/2026 Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Koramil 02/Pondok Gede bersama Polsek Pondok Gede melaksanakan patroli malam di wilayah binaan .

Kegiatan patroli diawali dengan apel gabungan TNI–Polri sebagai bentuk kesiapan personel sebelum turun ke lapangan. Setelah apel, patroli dilanjutkan dengan menyusuri sejumlah ruas jalan dan titik-titik yang dianggap rawan terhadap potensi gangguan keamanan dengan menggunakan kendaraan dinas.

Patroli malam ini dilakukan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi berbagai tindakan kejahatan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya pada malam hari.

Danramil 02/Pondok Gede, Mayor Inf Fajar Fitrianto, menyampaikan bahwa kegiatan patroli bersama ini merupakan wujud nyata sinergitas antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan wilayah.

“Patroli malam ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas di wilayah Pondok Gede. Melalui sinergitas antara TNI dan Polri, kami berharap masyarakat dapat merasakan kehadiran aparat keamanan sehingga tercipta situasi yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Mayor Inf Fajar Fitrianto.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan patroli gabungan akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk komitmen aparat dalam menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Dengan adanya patroli malam gabungan ini diharapkan dapat meminimalisir tindak kejahatan serta memperkuat sinergi antara TNI-Polri dalam menjaga kondusifitas wilayah.


(Kodim 0507/Bekasi)

07 Maret 2026

Senyum Petani Jagung: Akses Modal Mudah, Jalan Menuju Swasembada Pangan Kian Terbuka



REFORMASI-ID | Bekasi - Menyadari bahwa permodalan seringkali menjadi penghambat utama bagi petani untuk berkembang, Polri mengambil langkah strategis dengan memfasilitasi akses keuangan. Dalam acara penanaman serentak di Bekasi, dilakukan penyerahan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank BRI kepada kelompok tani binaan.

Dukungan finansial ini memungkinkan petani mengadopsi teknologi pertanian yang lebih maju, membeli bibit berkualitas, hingga menjaga keberlangsungan operasional lahan. Penguatan modal di tingkat akar rumput dianggap sebagai motor penggerak utama untuk meningkatkan produktivitas hasil panen secara merata.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Polri membangun ekosistem pangan yang mandiri. Selain pendampingan teknis dan keamanan, aspek ekonomi petani turut diperhatikan agar mereka memiliki daya saing yang lebih kuat dalam menghadapi dinamika pasar pangan.

Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menyampaikan, "Pada tahun 2026 ini, kami menjalin kerja sama dengan Bank Himbara untuk memberikan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada kelompok tani. Dengan begitu, hal ini dapat memutus mata rantai tengkulak dan memberikan modal langsung kepada petani."

Kehadiran sinergi antarlembaga ini menunjukkan komitmen Polri sebagai mitra strategis pemerintah yang memastikan pembangunan nasional berjalan inklusif. Dengan permodalan yang kuat melalui KUR, petani kini memiliki fondasi finansial untuk terus berkontribusi dalam menjaga kedaulatan pangan nasional.

Stabilitas Pangan Terjaga: Sinergi Masyarakat dan Program Nasional Hasilkan Surplus Jagung 3,9 Juta Ton



REFORMASI-ID | Bekasi - Keberhasilan program ketahanan pangan yang diinisiasi Polri telah membuahkan hasil membanggakan. Pada tahun 2025, lahan jagung binaan Polri memproduksi 3.975.934 ton jagung dari luas lahan 661.122 hektare. Capaian ini menjadi faktor kunci yang membawa Indonesia mengalami surplus produksi jagung nasional sebesar 470 ribu ton. Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menambahkan "Untuk tahun 2026, Polri akan mengupayakan pemenuhan sisa target penanaman jagung agar mencapai 1 juta hektare. Dengan tercapainya target luas lahan tersebut, potensi produksi jagung nasional diperkirakan dapat melampaui 4 juta ton."

Melimpahnya hasil produksi tersebut diimbangi dengan sistem penyerapan yang baik oleh Bulog sebesar 101.713 ton, yang berperan vital menjaga stabilitas harga. Memasuki 2026, stok sisa tahun sebelumnya sebesar 4,5 juta ton menjadi modal kuat untuk mengawal ketersediaan pangan nasional sepanjang tahun.

Capaian surplus ini merupakan hasil dari manajemen pertanian yang terintegrasi. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran aktif seluruh pemangku kepentingan yang bergerak dalam satu visi yang sama di bawah koordinasi Satgas Pangan Polri dan instansi terkait lainnya melalui kerja sama multisektor.

Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.  menegaskan bahwa surplus ini tidak datang secara instan, melainkan hasil dari pengawalan ketat dan sinergi yang harmonis di semua lini. Beliau menyebut kesuksesan ini sebagai keberhasilan bersama seluruh elemen bangsa.

Dengan dimulainya kembali penanaman serentak di seluruh Polda jajaran pada kuartal pertama tahun ini, target produksi diharapkan terus meningkat. Polri berkomitmen menjaga tren positif surplus jagung ini demi mewujudkan kemandirian pangan Indonesia secara berkesambungan.

Era Baru Pertanian: Masyarakat Manfaatkan Teknologi dan Benih Berkualitas untuk Lipat Gandakan Hasil Jagung



REFORMASI-ID | Bekasi - Harapan baru menyelimuti wajah para petani di wilayah Cikarang Pusat saat menghadiri kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni penanaman, melainkan wujud nyata kehadiran negara melalui Polri dalam menyentuh langsung kebutuhan dasar para pengolah tanah.

Dukungan komprehensif ini dirasakan langsung oleh 215 petani yang tergabung dalam 44 kelompok tani di bawah naungan Polda Metro Jaya. Sebagai bentuk modernisasi, Polri menyalurkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa 4 unit hand tractor, 4 unit pompa air, dan 5 unit hand sprayer, serta penyerahan simbolis bibit unggul dan pupuk berkualitas tinggi.

Kombinasi antara teknologi mesin dan ketersediaan sarana produksi (saprodi) diharapkan mampu mendongkrak hasil panen secara signifikan. Dengan alat yang memadai, petani dapat mengolah lahan lebih luas dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan metode tradisional, sehingga efisiensi kerja meningkat pesat.

Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menekankan bahwa dukungan fisik ini merupakan bagian kecil dari ekosistem besar yang sedang dibangun bersama. Beliau menggarisbawahi pentingnya keterlibatan banyak pihak dalam memastikan alat-alat tersebut memberikan dampak ekonomi nyata bagi rumah tangga petani.

Selain itu dalam pernyataannya, Wakapolri Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menyampaikan:

“Kami menyediakan dukungan pembiayaan melalui koperasi internal untuk kebutuhan bibit, pupuk, hingga alat mesin pertanian (alsintan). Harapan kami, petani dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraannya."

Melalui inisiatif ini, Polri menegaskan perannya sebagai fasilitator yang mendorong penguatan ekosistem produksi pangan. Kesejahteraan petani menjadi prioritas utama karena mereka adalah ujung tombak dalam mewujudkan cita-cita swasembada pangan Indonesia yang berkelanjutan dan mandiri.

Sulap Lahan Tidur Jadi Sumber Pangan, Inovasi Polri dalam pemanfaatan lahan untuk memperkuat Ketahanan Pangan Nasional di 2026



REFORMASI-ID | Bekasi - Strategi perluasan lahan menjadi pilar utama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional yang digalakkan oleh Polri. Hingga akhir Februari 2026, data Aplikasi Gugus Tugas Polri mencatat luas lahan penanaman jagung nasional telah mencapai 135.723 hektare, dengan target tambahan 49.060 hektare pada bulan Maret ini.

Salah satu inovasi yang menonjol adalah pemanfaatan lahan non-produktif atau lahan tidur di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Bekerja sama dengan PT Pura Delta Lestari Tbk, Polri berhasil menyulap lahan tidur seluas 50 hektare di Cikarang Pusat menjadi lahan pertanian produktif yang siap menyokong kebutuhan jagung nasional.

Transformasi lahan non-produktif ini menjadi bukti bahwa keterbatasan area pertanian di wilayah penyangga ibu kota dapat diatasi dengan kreativitas dan kemitraan strategis. Kawasan yang semula tidak tergarap kini bertransformasi menjadi area hijau yang subur dan menjanjikan hasil panen melimpah.

Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. memberikan pernyataan:
"Kami mengapresiasi Polda Metro Jaya yang meskipun memiliki keterbatasan lahan, tetap mampu berinovasi melalui kerja sama lintas sektor. Saat ini, mereka telah menanam jagung seluas 50 hektare dan akan terus dikembangkan ke depannya."

Apresiasi diberikan kepada Polda Metro Jaya dalam memitigasi keterbatasan ruang melalui diplomasi dan kerja sama. Menurutnya, hambatan fisik berupa lahan sempit bukan lagi alasan untuk tidak produktif jika ada kemauan untuk berkolaborasi.

Langkah ini didasari pada peran Polri sebagai fasilitator dalam mendorong pemanfaatan lahan secara maksimal. Dengan semakin luasnya lahan yang diolah melalui konversi lahan pasif menjadi aktif, rantai pasok pangan nasional dipastikan akan semakin kuat, stabil, dan berdaulat.

Cuaca Ekstrem Gentayangi Lampung, Polda Lampung Imbau Warga Selalu Waspada

REFORMASI-ID | Lampung – Polda Lampung mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang yang belakang terjadi di berbagai wilayah Provinsi Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, masyarakat diminta lebih berhati-hati terutama saat beraktivitas di luar rumah ketika hujan lebat disertai angin kencang terjadi.

“Polda Lampung mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, maupun pohon tumbang,” ujarnya, Sabtu (7/3/2026).

Menurut Yuni, kondisi cuaca beberapa hari terakhir di sejumlah wilayah Lampung menunjukkan intensitas hujan cukup tinggi. Oleh karena itu, masyarakat di daerah rawan bencana diminta meningkatkan kesiapsiagaan.

“Kami mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan banjir atau dekat aliran sungai, agar selalu memantau perkembangan cuaca dan segera mengungsi ke tempat aman jika kondisi dinilai berbahaya,” katanya.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat tidak memaksakan diri beraktivitas di area berisiko seperti tebing, lereng perbukitan, maupun sungai saat hujan deras berlangsung.

“Kami juga mengingatkan para pengendara untuk lebih berhati-hati di jalan karena hujan deras dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan,” lanjut Yuni.

Berdasarkan analisis prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Lampung masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dalam beberapa hari ke depan.

BMKG menyebutkan, secara umum kondisi cuaca di Lampung diprakirakan cerah berawan hingga berawan dengan peluang hujan yang dapat terjadi pada siang hingga malam hari di sebagian wilayah. Suhu udara berkisar 23–32 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 58–100 persen.

Selain itu, dalam prospek cuaca sepekan ke depan, BMKG juga memprediksi potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Lampung. Kondisi atmosfer yang lembap, serta meningkatnya pertumbuhan awan hujan dinilai menjadi salah satu faktor dapat memicu intensitas hujan tinggi di wilayah tersebut.

Merespons prakiraan cuaca tersebut, Yuni menambahkan, Polda Lampung bersama jajaran kepolisian di wilayah telah menyiagakan personel untuk membantu masyarakat apabila terjadi bencana akibat cuaca ekstrem.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, serta instansi terkait lainnya untuk melakukan langkah mitigasi dan penanganan cepat apabila terjadi bencana,” katanya.

Lebih jauh, ia juga mengajak masyarakat untuk aktif memantau informasi cuaca dari BMKG, serta segera melaporkan kepada aparat jika menemukan kondisi berbahaya di lingkungan sekitar.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Kami berharap masyarakat tetap waspada dan saling mengingatkan agar risiko bencana dapat diminimalkan,” tandas mantan Kapolres Metro tersebut. (Mdn)

Amankan Jalur Arus Mudik, Polisi Buru dan Gerebek Rumah Pelaku Pencurian.


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN — Tekab 308 Polres Lampung Selatan melakukan penggerebekan terhadap lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku pencurian sepeda motor di wilayah Lampung Selatan. Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil menemukan sepeda motor milik korban yang sebelumnya dilaporkan hilang, meski para pelaku berhasil melarikan diri.

Peristiwa pencurian dengan pemberatan itu terjadi pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di area parkir Rumah Makan  di Dusun Kenyayan Atas, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan.

Korban berinisial F.B.T.I. (27) diketahui memarkirkan sepeda motor Honda Beat warna putih hitam bernomor polisi B 5239 BPO di area parkir rumah makan tersebut. Saat itu korban bersama rekannya sedang singgah untuk beristirahat dan makan.

Namun beberapa saat kemudian, ketika hendak melanjutkan perjalanan, korban mendapati kendaraan yang diparkir sudah tidak berada di lokasi semula. Selain sepeda motor, di dalam jok kendaraan tersebut juga terdapat sejumlah barang milik korban, termasuk satu dokumen penting. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp22 juta dan melaporkannya ke pihak kepolisian.

Kapolsek Penengahan IPTU Donal Afriansyah mengatakan, setelah menerima laporan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut.

“Unit Reskrim Polsek Penengahan segera melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dan mengumpulkan sejumlah petunjuk, termasuk keterangan saksi di sekitar tempat kejadian,” kata Donal.

Dari hasil penyelidikan, polisi mendapati dari warga sekitar melihat dua orang pelaku diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut dengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy. Selain itu, petugas juga menelusuri keberadaan kendaraan korban yang mengarah ke wilayah Lampung Timur.

Berbekal informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Penengahan yang dibackup Tim Tekab 308 Polres Lampung Selatan bersama Tekab 308 Polres Lampung Timur kemudian melakukan penggerebekan pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 04.00 WIB di sebuah rumah warga di Desa Tanjung Aji, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur, yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku.

Namun saat petugas tiba di lokasi, para pelaku diduga telah melarikan diri. Meski demikian, polisi berhasil menemukan dan mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi tersebut.

Barang bukti yang diamankan di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih milik korban, satu unit sepeda motor Honda Scoopy tanpa nomor polisi yang diduga digunakan pelaku sebagai sarana kejahatan, satu buah matras warna abu-abu, kain warna cokelat yang diduga digunakan sebagai tempat tidur gantung, serta sebuah tas warna biru bertuliskan Thermarst.

“Barang bukti telah kami amankan di Polsek Penengahan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Saat ini petugas masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang identitasnya telah kami kantongi,” ujar Donal.

Ia menambahkan, pihak kepolisian terus berupaya mengungkap kasus tersebut serta mencari keberadaan para pelaku yang masih dalam pelarian. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkirkan kendaraan di tempat umum.

“Kami mengingatkan masyarakat agar memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci dengan aman dan tidak meninggalkan barang berharga di dalamnya. Apabila menemukan atau mengalami tindak kejahatan, masyarakat dapat segera melapor melalui kantor kepolisian terdekat atau memanfaatkan layanan darurat 110,” kata Donal. (Hms/Mdn)

Unik! Personel Ditpolsatwa Polri Tunggangi Satwa Turangga Sambil Bagikan Takjil di Depan Mako



REFORMASI-ID | Depok - Suasana sore di depan Markas Komando (Mako) Korsabhara Baharkam Polri tampak berbeda pada Jumat (06/03). Di tengah hilir mudik warga menjelang waktu berbuka puasa, jajaran Den Turangga Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri hadir membagikan paket takjil gratis kepada para pengendara dan pejalan kaki yang melintas.

Kegiatan bertajuk "Jumat Berkah" ini dipimpin langsung oleh Iptu M. Yunus bersama Ipda Wahyujati. Uniknya, aksi sosial ini juga melibatkan dua satwa Turangga (kuda) andalan Polri, yakni Keywest dan Diamant, yang ditunggangi oleh personel terlatih, Bripda Dimas dan Bripda Bayu M.

Mendekatkan Diri Melalui Aksi Sosial
Iptu M. Yunus menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, sekaligus upaya mempererat silaturahmi di bulan yang penuh berkah ini.

"Kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus meringankan beban masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba. Kehadiran satwa Turangga di sini juga sebagai upaya kami untuk lebih dekat dan memberikan nuansa humanis kepada warga," ujar Iptu M. Yunus.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 17.00 WIB ini melibatkan belasan personel yang dengan sigap membagikan takjil kepada masyarakat depan Mako Korsabhara Baharkam Polri, dan Slsebanyak 11 personel, termasuk tim pembagi (Bripda Zelda, Bripda Salma, Bripda Indah, Bripda Dinda, Briptu Orlando, dan Bripda Rio) serta tim pendukung teknis. Satwa yang Dilibatkan: 2 Ekor Kuda (Keywest & Diamant).

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi, banyak dari mereka yang menyempatkan diri untuk berfoto dengan satwa Turangga sambil menerima paket takjil. Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri berharap dapat terus menebar manfaat dan memastikan kehadiran Polri selalu dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Warga Terdampak Banjir di Marga Agung Jati Agung Belum Terima Bantuan, Warga Harap Perhatian Pemerintah


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN – Puluhan warga Perumahan di Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan yang terdampak banjir hingga kini dilaporkan belum menerima bantuan dari pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi. Kondisi tersebut disampaikan warga pada Sabtu pagi (07/03/2026).

Banjir yang merendam kawasan permukiman warga tersebut menyebabkan sejumlah rumah terdampak dan mengganggu aktivitas masyarakat. Warga berharap adanya perhatian serta bantuan dari pemerintah untuk meringankan beban mereka.

Salah satu Ketua RT di Desa Marga Agung menyampaikan bahwa terdapat puluhan warganya yang terdampak banjir dan membutuhkan bantuan, terutama kebutuhan pokok seperti sembako.

“Iya mas, sampai sekarang puluhan warga perumahan yang terdampak banjir belum ada bantuan dari pemerintah provinsi Lampung ataupun pemerintah daerah Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Ketua RT tersebut kepada wartawan.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu warga berinisial RK. Ia mengatakan masyarakat yang terdampak banjir sangat membutuhkan bantuan, baik berupa sembako maupun bantuan lainnya.

Menurut RK, sebelumnya sempat ada kunjungan dari Gubernur Lampung untuk meninjau lokasi banjir. Namun warga menilai kunjungan tersebut hanya sebatas pengecekan kondisi di lapangan.

“Memang ada kunjungan dari Gubernur Lampung Mirza beserta rombongan ke lokasi, tetapi saat itu hanya melakukan pengecekan kondisi banjir,” kata RK.

Warga berharap pemerintah provinsi maupun pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dapat segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir, mengingat sebagian warga masih mengalami kesulitan akibat dampak bencana tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Provinsi Lampung maupun Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terkait penyaluran bantuan bagi warga terdampak banjir di wilayah tersebut. (*).

Jumat Berkah di Bulan Ramadhan Polsek Bekasi Barat Bagikan Takjil


REFORMASI-ID 🇮🇩 | Kota Bekasi, - Pada Jumat sore, 6 Maret 2026, suasana di Jalan Jenderal Sudirman, Kranji, tampak berbeda dari biasanya. Di tengah aktivitas masyarakat yang bersiap menyambut waktu berbuka puasa di bulan suci Ramadhan, jajaran Polsek Bekasi Barat menggelar kegiatan sosial bertajuk Jumat Berkah dengan membagikan paket takjil kepada warga.

Kegiatan yang berlangsung di wilayah Kranji tersebut dipimpin oleh Wakapolsek Bekasi Barat, AKP H. Muhtar. Bersama anggota kepolisian lainnya, mereka turun langsung ke jalan untuk membagikan sebanyak 75 paket takjil kepada masyarakat dan para pengendara yang melintas.

Pembagian takjil ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat, khususnya di wilayah hukum Bekasi Barat. Warga yang menerima takjil tampak antusias dan menyambut baik kegiatan tersebut.


Menurut Wakapolsek, kegiatan Jumat Berkah ini merupakan bagian dari semangat berbagi di bulan Ramadhan serta wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang bermanfaat.

elalui kegiatan sederhana ini, diharapkan hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat dapat terus terjalin, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di bulan yang penuh berkah.








Berkah Ramadan, PAC LDII Teluk Pucung Bagikan Ratusan Takjil


REFORMASI -ID 🇮🇩 | Kota Bekasi - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggelar kegiatan bagi takjil  Ramadan 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di jalan sekitar Masjid Baitul Aziz Teluk Pucung, dengan melibatkan generasi muda LDII sebagai pelaksana di lapangan.

Ketua PAC LDII Teluk Pucung, H. Sumartiyo, menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk membantu para pengendara yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba. “Tujuan utama kegiatan ini untuk membantu para pengendara atau pejalan  kaki  yang melintas di depan sekitar Masjid Baitul Aziz LDII Teluk Pucung agar bisa segera berbuka puasa. Takjil sendiri berarti menyegerakan berbuka, sehingga kami ingin mereka tetap bisa menjalankan ibadah dengan baik meskipun belum sampai di rumah,” ujarnya.


H. Sumartiyo menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin tahunan yang terus dilaksanakan setiap Ramadan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai kepedulian sosial kepada generasi muda, “Kami melibatkan para remaja LDII yang merupakan generasi muda, untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama, lingkungan, serta memahami pentingnya hubungan antarmanusia (hablum minannas) selain hubungan dengan Allah (hablum minallah),” tambahnya.

Ketua PC LDII Bekasi Utara Tugiono, menyampaikan kegiatan ini  merupakan agenda DPW LDII Jawa Barat Berbagi Takjil Serentak. Kemudian DPD LDII Kota Bekasi melaksanakan kegiatan LDII Peduli Berbagi dibeberapa titik di tingkat DPD, PC maupun PAC. 

"ini bertujuan membantu masyarakat yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba, “Bulan Ramadan adalah momen berbagi. Kami ingin memudahkan masyarakat yang belum sempat sampai rumah saat azan magrib,” ucap Tugiono. 

Ia berharap kegiatan ini bisa mempererat persaudaraan dan menebar semangat berbagi di bulan suci Ramadan. 

“Alhamdulillah, LDII untuk semua. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, bermanfaat, dan penuh berkah,” katanya.

Selain bagi takjil, LDII juga mengajak warga untuk menerapkan 5 Sukses Ramadan, yakni sukses puasa, tarawih, tadarus Al Quran, ibadah Lailatul Qadar, serta zakat fitrah.

Salah satu warga, turut merasakan manfaat dari aksi berbagi ini. “Alhamdulillah, saya baru pulang kerja, ini masih dalam perjalanan. Takjil ini jadi penyelamat. Terima kasih untuk LDII semoga berkah untuk semua,” ujarnya.








06 Maret 2026

Polres Lampung Selatan Simulasikan Penanganan Lonjakan Kendaraan Mudik di Bakauheni

REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN — Polres Lampung Selatan menggelar simulasi cara bertindak (CB) pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 dalam rangka Operasi Ketupat Krakatau 2026, Jumat (6/3/2026) pukul 14.00 WIB.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri dan diikuti seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan arus mudik Lebaran tahun ini.

Simulasi dilaksanakan di sejumlah titik strategis yang diprediksi menjadi pusat kepadatan kendaraan dan penumpang selama periode mudik dan arus balik, yakni Pos Pelayanan Pelabuhan Bakauheni, Pos Pengamanan BBJ Bakauheni, Pos Pengamanan Gayam Penengahan, Pos Pengamanan Rest Area KM 20 B, Rest Area KM 33 B, serta Rest Area KM 49 B.

Dalam simulasi tersebut, petugas mempraktikkan berbagai skenario penanganan apabila terjadi lonjakan penumpang kapal penyeberangan maupun antrean panjang kendaraan menuju Pelabuhan Bakauheni.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri mengatakan, simulasi ini dilakukan untuk menyamakan persepsi seluruh personel di lapangan mengenai langkah yang harus dilakukan saat menghadapi situasi kepadatan arus mudik.

“Simulasi ini penting untuk menyamakan persepsi seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026, sehingga setiap anggota memahami peran, tugas, serta cara bertindak di lapangan apabila terjadi lonjakan kendaraan maupun penumpang,” kata Toni, Jumat.

Ia menjelaskan, wilayah Lampung Selatan, khususnya Pelabuhan Bakauheni, merupakan salah satu titik krusial pergerakan pemudik dari Pulau Sumatera menuju Jawa maupun sebaliknya. Karena itu, kesiapan personel, pola pengamanan, serta koordinasi antar pos pengamanan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik Lebaran.

“Setiap Kapos PAM dan personel harus memahami lokasi wilayah, pola pengamanan, serta prosedur penanganan situasi di lapangan. Dengan begitu ketika terjadi peningkatan arus kendaraan, anggota sudah tahu apa yang harus dilakukan,” ujarnya.

Dalam pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, Polres Lampung Selatan juga menerapkan sistem kategori situasi berdasarkan tingkat kepadatan lalu lintas, yakni pola hijau, kuning, dan merah.

Pada kondisi hijau, arus kendaraan masih berjalan normal dan lalu lintas relatif lancar.

Kemudian pada kondisi kuning, volume kendaraan mulai meningkat sehingga petugas melakukan penguraian arus serta pengaturan kendaraan menuju rest area atau kantong parkir untuk mengurangi kepadatan menuju pelabuhan.

Sementara pada kondisi merah, ketika terjadi lonjakan kendaraan dan antrean panjang menuju pelabuhan mencapai ruas tol dan jalur jalan arteri, petugas akan menerapkan pengendalian lebih ketat, termasuk sistem penundaan kendaraan di sejumlah titik buffer zone atau rest area sebelum menuju Pelabuhan Bakauheni.

Kapolres menambahkan, melalui simulasi ini pihaknya juga dapat melakukan evaluasi terhadap kesiapan personel maupun sarana pendukung yang digunakan dalam pengamanan arus mudik.

“Melalui simulasi ini kita bisa melihat potensi kendala di lapangan dan melakukan evaluasi sejak dini. Harapannya, saat pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 nanti, Polres Lampung Selatan benar-benar siap memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat,” kata dia.

Menurutnya menegaskan. Polres Lampung Selatan menilai kegiatan simulasi tersebut menjadi bagian penting dari persiapan pengamanan Lebaran, mengingat tingginya potensi peningkatan jumlah kendaraan dan penumpang di jalur menuju Pelabuhan Bakauheni setiap musim mudik. 

"Dengan kesiapan personel dan skenario pengamanan yang matang, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar," pungkasnya. (Mdn)

KSKP Bakauheni Melayani Pemudik Titip Motor Saat Mudik Lebaran 2026


REFORMASI-ID | Lampung Selatan, Bakauheni - KSKP Bakauheni Lampung membuka layanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian setempat bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran 2026. 

Kepala KSKP Bakauheni AKP Ferdo Elfianto, S.I.K., mengatakan layanan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengamanan Operasi Ketupat 2026, guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang meninggalkan rumah saat mudik.

“KSKP juga memberikan pelayanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian setempat bagi masyarakat yang nantinya akan melaksanakan kegiatan mudik," kata Ferdo, saat ditemui di ruang kerjanya, kamis (05/03/2026). 

Selain layanan penitipan kendaraan, Polri juga mengoptimalkan layanan hotline 110 untuk menerima pengaduan, laporan tanggap darurat, dan kebutuhan masyarakat selama periode mudik dan arus balik.

AKP. Ferdo menambahkan, Polri akan menggelar Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan periode libur Idulfitri 1447 Hijriah.

"Pihak KSKP akan selalu melayani masyarakat khususnya pemudik di wilayah pelabuhan dan masyarakat sekitar yang sedang menjalankan ibadah puasa dan libur IdulFitri 2026 ini," tutup Kepala KSKP Bakauheni AKP Ferdo. (*)

Tim Lawyer Korban Apresiasi Polisi, Desak Pengusutan Lebih Dalam



REFORMASI-ID | Bekasi - Kuasa hukum para korban dugaan penipuan investasi tanah yang menyeret tersangka berinisial YT mengapresiasi langkah cepat Satreskrim Polres Metro Bekasi yang berhasil mengamankan tersangka pada Rabu malam (4/3/2026).

Kuasa hukum korban, Suratno, S.H., mengatakan penangkapan tersebut menjadi harapan baru bagi para korban yang selama ini menunggu kepastian hukum atas laporan yang mereka buat.

“Pertama kami menyampaikan apresiasi kepada jajaran Satreskrim Polres Metro Bekasi, khususnya Kasat Reskrim AKBP Jerico Lavian Chandra, yang telah bergerak cepat setelah kami menerima kuasa dari para korban,” ujar Suratno kepada wartawan, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, dalam waktu relatif singkat, sekitar dua kali 24 jam sejak dilakukan koordinasi dengan penyidik, tersangka akhirnya berhasil diamankan setelah sebelumnya sempat sulit ditemukan.

“Ini menunjukkan adanya keseriusan dari pihak kepolisian dalam menindaklanjuti laporan masyarakat, khususnya para korban yang merasa dirugikan dalam perkara ini,” tambahnya.

Suratno menjelaskan, para korban dalam perkara tersebut diduga mengalami kerugian akibat investasi tanah yang belakangan diketahui bermasalah, termasuk adanya indikasi penggunaan sertifikat ganda atau dokumen yang diduga tidak sah.

Sementara itu, kuasa hukum korban lainnya, Sony Chandra, S.H., berharap proses hukum tidak berhenti pada penangkapan tersangka saja, tetapi juga dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

“Kami berharap penyidik dapat mendalami perkara ini secara komprehensif, terutama terkait dugaan pemalsuan dokumen atau sertifikat yang diduga melibatkan pihak lain,” ujarnya.

Menurut Sony, pengembangan perkara sangat penting agar seluruh rangkaian peristiwa dapat terungkap secara terang dan memberikan rasa keadilan bagi para korban.

“Kami akan terus mengawal proses hukum ini sampai tuntas. Harapan kami, kasus ini bisa dibuka secara terang-benderang dan para korban mendapatkan keadilan,” tegasnya.

Para korban, di antaranya Dalih dan Amar, juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Metro Bekasi yang telah menindaklanjuti laporan mereka hingga berujung pada penangkapan tersangka.

Mereka berharap proses penyidikan berjalan transparan dan profesional hingga perkara tersebut dapat segera dilimpahkan ke kejaksaan untuk proses hukum selanjutnya.

Para korban juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang turut mengawal kasus tersebut, termasuk Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, beserta jajaran yang selama ini ikut memberikan perhatian terhadap proses penanganan perkara.

Hingga saat ini, penyidik Satreskrim Polres Metro Bekasi masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka YT serta mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam perkara tersebut.

(Rilis/**)

Tarling di Masjid Al Fattah LDII Kaliabang Tengah, Lurah Ajak Perkuat Silaturahmi dan Perbanyak Sedekah


REFORMASI - ID | Kota Bekasi -  Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kaliabang Tengah Bekasi Utara yang mengadakan kegiatan Silaturahmi sekaligus Tarawih Keliling (Tarling) dengan Lurah Kaliabang Tengah dan Jajaran serta Babinsa, Bimaspol beserta Ketua RW, Ketua RT, para tokoh masyarakat dan tokoh agama. Bertempat di Masjid Al Fattah Kav. Pengarengan RT 05/28 Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (5/3/2026) malam. 

Tampak hadir dalam kegiatan tarawih keliling, H. Ahmad Hidayat, S. Ag., Lurah Kaliabang Tengah,  Marasi Pas, S.T. adalah Kepala Seksi Pemerintahan, Ketenteraman, dan Ketertiban (Kasi Pem), Khoiriyah, S.Ag., Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial    (Kasi Kessos),, Babinsa 1 Serma Baroto, Babinsa 2 Serda Masrokan, Bhabinkamtibmas Kaliabang Tengah Aiptu Mulyadi, Kappospol Pondok Ungu Permai Ipda Syahrir, Pamor 13 Lukman Hakim, Pamor 28 Giri Wijaya,  Ketua RW 028 Setyo Purnomo, Ketua RW 07 Isomudin, Ketua RT 07 Dedi Setiadi,  Wagiyanto Kordinator Senkom Mitra Polri dan para tokoh. 

Adapun dari LDII tampak hadir Dewan Pembina LDII Wilayah Kaliabang Tengah H. Darman Rahardjo, S. Sos, Sekretaris PAC LDII Kaliabang Tengah H.Sunarto, Ketua PAC Bahagia HM. Mukminin, tampak hadir juga Ketua PC LDII Bekasi Utara Tugiono, S.E., para Penceramah dan guru LDII, Ketua DKM  Al Fattah H. Suyono dan jajaran pengurus DKM, para tokoh LDII beserta jamaah  masjid Al-Fattah.


Dalam acara Tarawih Keliling (Tarling) dan silaturahmi dengan Tiga Pilar Kelurahan Kaliabang Tengah, H. Sunarto Sekretaris PAC LDII Kaliabang Tengah, menyampaikan syukur dan terima kasih atas kehadiran Lurah beserta jajara tiga pilar dan para tokoh di Kaliabang Tengah, Sunarto juga menyampaikan bahwa  LDII ini organisasi yang modern dan terbuka, bukan tertutup dan eksklusif. 

H. sunarto juga juga menyampaikan pentingnya mengoptimalkan ibadah di bulan suci ini. Ia mengajak seluruh warga LDII untuk menyukseskan program “5 Sukses Ramadhan”, yang selama ini menjadi bagian dari tradisi LDII.

Kelima program tersebut meliputi sukses puasa, sukses salat Tarawih, sukses tadarus Al Quran, sukses itikaf dan Lailatul Qadar, serta sukses zakat fitrah. “Lima sukses ini bukan sekadar slogan, tapi bagian dari usaha kami untuk membentuk pribadi muslim yang paripurna selama Ramadhan,” ujarnya. 

H. Sunarto menambahkan bahwa dalam setiap kegiatan LDII selalu berlandaskan 4 pilar kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, serta menjunjung tinggi bahwa NKRI. 

"Wawasan kebangsaan berupa 4 pilar ini telah kita jalani setiap hari. Jadi sebagai organisasi yang terbuka kami dalam berbagai kegiatan berlandaskan 4 pilar dan selalu kami sampaikan dalam menambah wawasan bagi warga LDII," ujarnya.


Sementara itu, H. Darman Rahardjo menjelaskan, bahwa Program Tarawih Keliling (Tarling) bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara masyarakat sebagai bentuk untuk menjalin kerja sama dan memberikan wawasan tentang berbagai aktivitas positif LDII di seluruh Indonesia. Pada kesempatan itu H. Darman menyampaikan kepada  seluruh jamaah yang hadir untuk ikut menjaga kondusivitas wilayah apalagi di bulan puasa bulan yang penuh berkah. Ia juga mengajak untuk menjaga kesucian bulan Ramadan dengan kegiatan yang positif serta memperbanyak amal ibadah.

 “Untuk itu seluruh jamaah dan para remaja isi bulan puasa ini dengan kegiatan kepemudaan yang positif, seperti tausiyah, shalat-shalat sunnah, baca alquran dan kegiatan-kegiatan positif dan berpahala  lainnya,” Kata H. Darman. 

Dalam sambutannya, H. Darman juga menjelskan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) memiliki struktur organisasi yang terstruktur dari tingkat pusat hingga kelurahan, serta didukung oleh berbagai organisasi sayap (onderbouw), seperti Persinas ASAD, Senkom Mitra Polri (Sentra Komunikasi Mitra Polri), Generus LDII (Generasi Penerus),  PPG (Penggerak Pembina Generus, Forum Komunikasi kesehatan Islam (FKKI). Dalam membina karakter generasi penerus dalam bidang sepak bola LDII juga bermitra dengan FORSGI (Forum Sepakbola Generasi Indonesia). LDII mendukung penuh kegiatan FORSGI sebagai wadah pengembangan bakat dan penanaman nilai sportivitas.

Dikatakan H. Darman, LDII membina anak mulai dari usia PAUD, kanak-kanak caberawit, praremaja, remaja, dewasa hingga lansia.

"Karakter seperti rukun, kompak, dan kerja sama yang baik harus terus ditanamkan sejak usia dini. Ini dimulai dari tingkat caberawit, TK, SD, hingga ke jenjang SMP, SMA, bahkan perguruan tinggi, agar generasi LDII dapat berperilaku sopan dan beradab dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat mampu memperkuat peran generus LDII dalam mewujudkan pribadi yang unggul, berakhlak mulia, serta berkontribusi positif bagi bangsa dan negara," ungkap H. Darman.

Di tempat yang sama H. Suyono Ketua DKM Masjid Al Fattah mengapresiasi kegiatan Tarawih Keliling yang rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadhan. Selaku tuan rumah H. Suyono menyampaikan  terima kasih dan selamat datang atas kehadiran lurah beserta Jajaran dan para tokoh yang melakukan kegiatan Tarawih Keliling. 

"Terima kasih kami sampaikan atas kehadiran pak Lurah dan jajaran, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para tokoh yang hadir, semoga kegiatan Tarawih Keliling ini berjalan terus dan meningkatkan sebagai momen memupuk silaturahmi," Kata H. Suyono. 

Sebelum menyampaikan tausiyahnya, Ahmad Hidayat Lurah Kaliabang Tengah menyampaikan apresiasinya atas kontribusi dan sinergi  LDII sebagai lembaga dakwah yang berperan aktif dalam mendukung pemerintah dalam mencapai cita-cita bersama.

"Pemerintah tidak dapat sendirian, perlu kehadiran, peran serta dan kontribusi segenap organisasi di dalam mencapai cita-cita itu. Karena untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera lahir dan batin, butuh kolaborasi seluruh pihak, ” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, H. Ahmad Hidayat mengimbau untuk memanfaatkan momen Ramadan sebagai waktu untuk memulyakan alquran, memperbanyak sedekah, mempererat silaturahmi dan memperkuat hubungan baik antar sesama manusia dan meningkatkan sinergitas LDII dengan pemerintah dan jual ukhuwah Islamiyah. 

"Mari bersama manfaatkan bulan ramadhan ini sebagai satu upaya di mana kita punya nilai-nilai kemanusiaan dalam konteks hablumminannas. Jadi sebagai umat muslim yang taat, mari kita tunjukkan perbuatan yang baik, hindari perselisihan, perkuat silaturahmi, perbanyak sedekah dan persaudaraan antar sesama, kita bangunSintegritas, kita bangun kerukunan umat beragama dan persaudaraan," ucap H. Ahmad. 

Sementara itu, ketua PC LDII Bekasi Utara Tugiono, yanga hadir dalam shalat tarawih keliling menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tiga Pilar dalam kegiatan Tarling tersebut. Ia berharap sinergi dan silaturahmi yang terjalin dapat terus ditingkatkan demi kemajuan dan ketenteraman masyarakat Kaliabang Tengah. "Kami LDII berkomitmen untuk terus menjaga tali silaturahmi dan bersinergi dengan pemerintah,” tutur Tugiono.





























Optimalkan Layanan Angleb Idhul Fitri 2026, ASDP Paparkan Skema dan Kolaborasi Lintas Sektor


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN, BAKAUHENI - Jelang pelayanan angkutan lebaran (Angleb) dipelabuhan Asdp lintas Bakauheni-Merak GM ASDP cabang Bakauheni Partogi Tamba didampingi Humas Andi Kurniawan paparkan strategi mengoptimalkan pelayanan arus mudik dan balik libur nasional lebaran Idhul Fitri 1447H-2026M. Yang berlangsung di ruang VIP kantor ASDP cabang Bakauheni sekaligus sebagai ajang silaturahmi dengan insan Pers. Kamis, 05/03/2026.

Pada kesempatan itu GM PT Asdp cabang Bakauheni Partogi Tamba menjelaskan. Pada tahun ini dari pelabuhan Bakauheni ada pembagian golongan kendaraan yaitu pelabuhan Asdp Merak - Bakauheni boleh menyeberang kendaraan sepeda motor, mobil pribadi, pickup, bus dan penumpang pejalan kaki. Sementara pelabuhan alternatif lainnya pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ), Pelabuhan Bojonegara dan pelabuhan Wika Beton, Ciwandan juga pelabuhan Sumber Makmur Abadi (SMA) disiapkan melayani kendaraan besar (Truk/Fuso) jika ada peningkatan signifikan dalam keadaan krodit.

"ASDP menyiapkan armada 57 unit kapal untuk lintas Merak Bakauheni sesuai jadwal operasional. Pada setiap hari beroperasi 28 unit kapal. 12 kapal diperbantukan untuk pelabuhan Wika Beton dan Ciwandan, dan Asdp menyediakan 7 dermaga. Dua dermaga eksekutif dan 5 dermaga reguler. Saat arus balik angkutan lebaran (Angleb), terapkan single tarif dari tanggal 23 Maret sampai 29 Maret, artinya dermaga eksekutif akan diberlakukan tarif reguler," kata Partogi. 

Menurutnya, ASDP memprediksi terjadi puncak arus mudik pada tanggal 18-19 Maret 2026, dan puncak arus balik kemungkinan pada H+3 sampai H+4 lebaran Idhul Fitri 1447H. Selain itu Asdp fasilitas berdasarkan sesuai kualitas standar pelayanan pelabuhan. Dimana skema delay sistem tetap menjadi acuan pelayanan apabila situasi sangat padat, ada tiga poin yakni skema normal, padat dan sangat padat.

"ASDP berkomitmen tetap memberikan pelayanan maksimal sesuai harapan para pengguna jasa dan tidak kalah penting kami berharap peranan media Pers dalam menyampaikan informasi yang positif. Demi kelancaran arus mudik pelayanan angkutan lebaran 2026," ungkap GM Partogi. 

Sementara itu Humas Asdp Bakauheni Andi Kurniawan menambahkan, sebagai pengganti Humas Asdp yang baru mengucapkan salam kenal dan mengajak insan Pers bersinergi, berkolaborasi dengan baik dalam penyampaian informasi publik terkait pelayanan angkutan lebaran Idhul Fitri yang tinggal menghitung hari. 

"Salam kenal, saya Andi Kurniawan pengganti Humas Asdp Bakauheni yang sebelumnya dijabat oleh Pak Syaiful Harahap. Mari kita bekerjasama yang baik," pungkasnya. (Mdn)

Koramil 05/Bantar Gebang Bersama Polsek dan Mitra Jaya Intensifkan Patroli Malam

REFORMASI-ID 🇮🇩 | Kodam Jaya - Kota Bekasi - 06/02/2026 Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di wilayah binaan, personel Koramil 05/Bantar Gebang bersama Polsek Bantar Gebang dan Mitra Jaya melaksanakan patroli malam di sejumlah titik rawan.

Kegiatan patroli diawali dengan apel bersama sebagai bentuk kesiapan dan koordinasi antar unsur yang terlibat. Selanjutnya, personel gabungan menyusuri beberapa ruas jalan dan lingkungan yang dinilai berpotensi terjadi gangguan keamanan, baik dengan kendaraan maupun patroli dialogis dengan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, petugas juga memberikan imbauan kepada warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan serta turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing, khususnya pada malam hari.

Danramil 05/Bantar Gebang Mayor Inf Suranto, S.A.P menyampaikan bahwa kegiatan patroli gabungan ini merupakan bentuk sinergitas antara TNI, Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.

“Patroli malam ini dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Melalui sinergi antara TNI, Polri dan Mitra Jaya, kami berharap keamanan wilayah tetap terjaga sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman,” ujar Mayor Suranto.

Ia juga menambahkan bahwa peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan dengan saling peduli dan segera melaporkan apabila terdapat hal-hal yang mencurigakan di wilayahnya.

Dengan adanya patroli gabungan ini diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Bantar Gebang tetap terjaga serta tercipta lingkungan yang aman, tertib dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

(Kodim 0507/Bekasi)




05 Maret 2026

Safari Ramadhan di Polda Jabar, Kapolri Cek Ketahanan Pangan hingga Bedah Rumah



REFORMASI-ID | Jabar - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan menyambut kunjungan kerja Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dalam agenda Safari Ramadhan di Mapolda Jabar, Rabu (4/3/2026). Kunjungan ini menjadi energi moral bagi seluruh personel dalam menjalankan pengabdian di Bumi Pasundan.

Dalam laporannya, Kapolda menegaskan komitmen jajaran Polda Jabar dalam mendukung ketahanan nasional melalui sektor pangan dan ekonomi. Strategi ini diimplementasikan lewat filosofi "Sauyunan Jaga Lembur" yang mengedepankan keamanan berbasis kearifan lokal.

"Filosofi ini kami implementasikan sebagai pendekatan keamanan di mana Polri hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri dengan mendengar, merasakan, dan bekerja bersama rakyat," ujar Irjen Pol. Rudi Setiawan.

Salah satu capaian yang menonjol adalah pembangunan 67 Satuan Pelayanan Percontohan Gizi (SPPG) Polri di wilayah Jawa Barat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 35 unit telah beroperasi penuh, sementara sisanya masih dalam tahap persiapan dan pembangunan.

Khusus di wilayah Polres Bogor, tercatat menjadi kontributor terbanyak dengan membangun 12 SPPG. Langkah ini diperkuat dengan pengembangan 93 titik rantai pasok lumbung pangan terintegrasi yang mencakup greenhouse, kolam ikan, hingga peternakan ayam.

"Program ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga memberdayakan masyarakat sekitar serta menciptakan ekosistem pangan yang berkelanjutan," jelas Kapolda.

Polda Jabar juga memperkenalkan inovasi "100 Polybag Zero Waste". Melalui siklus transformasi limbah, sisa bahan organik diolah menjadi pupuk untuk budidaya pangan lokal. "Kami ingin menggaungkan pesan bahwa limbah bukan lagi masalah, melainkan sumber daya," tegasnya.

Di sisi kemanusiaan, Kapolda melaporkan keberhasilan perbaikan 133 Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Polresta Bandung menjadi wilayah dengan pembangunan terbanyak yakni 25 unit. Program ini didanai melalui "Kenclengan Swadaya Anggota" serta dukungan Pemda dan CSR.

Momen Safari Ramadhan ini juga diisi dengan pengukuhan "Ojol Kamtibmas" sebagai mitra strategis. Kapolda Jabar  menilai pengemudi ojek online memiliki jangkauan luas hingga ke gang-gang kecil untuk membangun keamanan partisipatif.

Acara yang turut dihadiri Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan jajaran Forkopimda ini ditutup dengan pemberian tali asih kepada anak yatim. Kapolda memohon arahan Kapolri agar berbagai program kemanusiaan ini dapat terus ditingkatkan demi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Kapolri Apresiasi Progam Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni di Jabar: Jawab Harapan Masyarakat Terhadap Polri



REFORMASI-ID | Jabar - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan dan Pangdam Siliwangi Mayjen TNI Kosasih terkait program pembangunan dan renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu) buat masyarakat Jawa Barat.

Hal ini disampaikan Kapolri dalam acara silaturahmi Ramadhan di Polda Jawa Barat, Rabu (4/3/2026).

"Terima kasih pak Gubernur, pak Kapolda, Pangdam yang terus bersinergi membuat program yang tentunya menyentuh masyarakat kelas bawah yang membutuhkan," kata Sigit.

Menurut Sigit, program pembangunan dan renovasi rumah tidak layak huni sangat bermanfaat bagi masyarakat. Ia pun menyebut program ini menjawab harapan masyarakat terhadap institusi Polri.

"Polri harus bisa melaksanakan dan mendengar apa yang menjadi aspirasi dan harapan masyarakat sehingga kemudian makin hari institusi Polri bisa melaksanakan tugas sesuai dengan harapan dan apa yang diinginkan masyarakat, khususnya masyarakat Jawa Barat," ucapnya.

Pada program di Jawa Barat, tercatat ada 168 pembangunan rumah tidak layak huni. Rinciannya 67 telah selesai pembangunan dan 101 masih dalam proses pembangunan.

Dalam kesempatan ini, mantan Kabareskrim Polri ini meminta masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan. Apalagi situasi global yang tak pasti dan eskalasi di timur tengah yang meningkat.

"Situasi yang sedang kita hadapi dampak global yang kita hadapi tentunya ini butuhkan kebersamaan persatuan. Itu adalah kunci utama menjaga agar stabilitas kamtibmas tetap terjaga," katanya.

Lebih lanjut, Sigit menuturkan, apapun kondisi global yang dihadapi Indonesia, pemerintah tetap melaksanakan amanatnya untuk mendukung mendorong terjadinya pertumbuhan dan menyejahterakan masyarakatnya. Semua itu, katanya, bisa dilalui apabila bersatu. 

"Tentunya apa yang menjadi program terkait masalah ketahanan pangan, program ketahanan energi tentunya jugaharus kita kawal. Karena ini sebagai bagian dari upaya kita untuk hadapi dinamika global yang ada," katanya.

Polda Jateng dan Unsoed Resmikan Pusat Studi Kepolisian, Sinergikan Kepakaran Akademik untuk Ketahanan Pangan dan Kamtibmas



REFORMASI-ID | Purwokerto, 5 Maret 2026 — Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi memperkuat kolaborasi akademik dan kepolisian melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Polda Jawa Tengah dan Unsoed sekaligus peresmian Pusat Studi Kepolisian di kampus Unsoed, Purwokerto.

Rektor Unsoed menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Polri dan menegaskan komitmen kampus dalam mendukung kolaborasi tersebut.

“Pusat Studi Kepolisian ini kami harapkan menjadi wadah sinergi antara kepakaran akademik dan tugas-tugas kepolisian dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat,” ujar Rektor Unsoed.

Sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut, Unsoed juga mendedikasikan kepakaran para guru besarnya untuk berkolaborasi langsung dengan aparat kepolisian, khususnya Bhabinkamtibmas di lapangan. Beberapa pakar yang akan menjadi bagian penting dari kolaborasi ini antara lain:
Prof. Farid, ahli pemuliaan tanaman yang akan menjadi rujukan bagi personel Polri dalam konsultasi terkait persoalan pertanian guna mendukung program ketahanan pangan nasional.
Prof. Norman, ahli perikanan yang akan mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor perikanan dan pesisir.
Prof. Kuat, ahli hukum sekaligus Wakil Rektor Bidang SDM, serta Hantoko, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dari FISIP, yang akan berkontribusi dalam pengembangan kebijakan strategis serta penguatan sumber daya manusia berbasis penelitian hukum dan sosial.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini juga diarahkan untuk mendukung berbagai program strategis nasional, termasuk penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan.

Dengan ekosistem akademik yang kuat—menaungi 12 fakultas dan sekitar 35.000 mahasiswa serta usia institusi yang kini mencapai 63 tahun—Unsoed dinilai menjadi mitra strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Peresmian pusat studi ini menjadi bagian dari langkah strategis Polri dalam memperkuat pemolisian berbasis riset (evidence-based policing) serta membangun jejaring akademik nasional melalui pembentukan 74 Pusat Studi Kepolisian yang tersebar di berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia, yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dan kerja sama antara Polri dan sejumlah universitas terkemuka.

Pada tahap awal, Pusat Studi Kepolisian diluncurkan di empat perguruan tinggi, yaitu:
Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)
Universitas Sebelas Maret (UNS)
Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA)
Universitas Negeri Semarang (UNNES)

Selain itu, pada hari yang sama, Kamis 5 Maret 2026, juga dilaksanakan penandatanganan dan launching Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Biro SDM Polda Metro Jaya dengan empat universitas mitra, yaitu:
1. Universitas Bhayangkara
2. Universitas Krisnadwipayana
3. Universitas Syarif Hidayatullah
4. Universitas Borobudur

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pengembangan ilmu kepolisian, penelitian kebijakan publik, serta kontribusi akademik dalam mendukung tugas-tugas kepolisian.

Acara penandatanganan dan peresmian di Unsoed turut disaksikan oleh Komjen Pol (Purn) Prof. Dr. Chrysnanda Dwilaksana. Hadir pula sejumlah pejabat Polri lainnya, antara lain Irjen Pol Dr. Susilo Teguh Raharjo, Irjen Pol Dr. Barito Mulyo Ratmono, S.H., S.I.K., M.Si., Kombes Pol Eko Widianto, serta jajaran kewilayahan termasuk Kapolresta Banyumas dan Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jateng beserta jajaran.

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menyampaikan apresiasi kepada seluruh perguruan tinggi yang berkomitmen membangun ekosistem ilmu kepolisian di Indonesia.

“Atas nama Kepolisian Negara Republik Indonesia, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para rektor dan seluruh civitas academica atas prakarsa, komitmen, dan kerja keras dalam mewujudkan Pusat Studi Kepolisian ini. Keikutsertaan perguruan tinggi merupakan langkah penting untuk memperluas jejaring kolaborasi akademis di bidang ilmu kepolisian serta memperkuat ekosistem riset, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat yang mendukung transformasi Polri,” ujar Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo.

Ia menegaskan bahwa ilmu kepolisian kini berkembang menjadi disiplin ilmu antarb idang yang semakin penting dalam menjawab dinamika sosial serta perubahan pola pemolisian di masyarakat.

“Ilmu kepolisian kini telah berkembang menjadi disiplin ilmu antarb idang yang esensial. Ilmu ini menjadi fondasi teoretis dalam menanggapi dinamika sosial serta transformasi pola pemolisian di masyarakat,” jelasnya.

Wakapolri juga mengajak seluruh pihak untuk terus berperan aktif dalam memajukan kepolisian Indonesia melalui kolaborasi berbasis ilmu pengetahuan.

“Saya mengajak seluruh hadirin untuk terus berpartisipasi secara aktif dalam memajukan kepolisian Indonesia. Polri siap membuka diri dan siap berkolaborasi melalui berbagai program riset serta penyusunan kebijakan yang akan digerakkan bersama pusat-pusat studi kepolisian di keempat perguruan tinggi ini dengan pendekatan pentahelix. Semoga ikhtiar ini menjadi bagian dari langkah besar kita menuju Indonesia yang aman, adil, dan sejahtera,” tegasnya.

Di sisi lain, penguatan ekosistem keilmuan juga dilakukan di internal Polri melalui Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) yang telah mengembangkan sejumlah pusat studi strategis, yaitu:
1. Pusat Studi Polmas
2. Pusat Studi Anti Korupsi
3. Pusat Studi Terorisme
4. Pusat Studi Ilmu Kepolisian
5. Pusat Studi Keamanan dan Keselamatan Lalu Lintas
6. Pusat Studi Cyber
7. Pusat Studi SDM
8. Pusat Studi Pasifik Oseania
9. Pusat Studi Kehumasan

Sebagai penguatan lebih lanjut, PTIK juga akan meluncurkan tujuh pusat studi baru pada 10 Maret 2026, yaitu:
1. Pusat Studi Teknologi Kepolisian
2. Pusat Studi Forensik Kepolisian
3. Pusat Studi Internasional Kepolisian
4. Pusat Studi Keamanan Nasional
5. Pusat Studi Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pelayanan Perempuan dan Orang Terlantar (PPO)
6. Pusat Studi Keadilan Restoratif dan Transformasi Konflik
7. Pusat Studi Intelijen Kepolisian

Melalui sinergi antara kepolisian dan perguruan tinggi, Polri optimistis pengembangan ilmu kepolisian yang berbasis riset dan kolaborasi lintas sektor akan mampu melahirkan strategi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat yang lebih adaptif, humanis, serta mendukung berbagai program pembangunan nasional, termasuk ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Irjen Pol Helfi Assegaf cek kesiapan pelabuhan Bakauheni Jelang Operasi Ketupat Krakatau 2026


REFORMASI-ID | Lampung Selatan – Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf melakukan pengecekan langsung ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Rabu (4/3/2026), guna memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi lonjakan arus mudik Lebaran, mengingat Pelabuhan Bakauheni merupakan salah satu pelabuhan tersibuk di Indonesia yang menjadi pintu gerbang utama penghubung Pulau Sumatera dan Pulau Jawa.

Dalam pengecekan tersebut, Irjen Pol Helfi Assegaf meninjau sejumlah titik strategis di kawasan pelabuhan, mulai dari area antrean kendaraan, kantong parkir, dermaga penyeberangan, hingga kesiapan personel pengamanan yang akan dilibatkan dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026.

Selain meninjau pelabuhan utama, Kapolda Lampung juga melakukan pengecekan terhadap dua dermaga alternatif yang disiapkan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi lonjakan kendaraan pemudik, yakni Dermaga PT Sumur Makmur Abadi (SMA) dan Dermaga PT Bandar Bakau Jaya (BBJ).

Kedua dermaga tersebut dipersiapkan sebagai dermaga alternatif darurat yang sewaktu-waktu dapat dioperasionalkan guna membantu mengurai kepadatan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni pada saat puncak arus mudik.

Kapolda Lampung menegaskan bahwa pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh unsur pengamanan, pelayanan, serta manajemen arus kendaraan dapat berjalan optimal saat puncak arus mudik nanti.

“Pelabuhan Bakauheni merupakan salah satu titik krusial dalam arus mudik nasional.  Oleh karena itu, kita memastikan seluruh kesiapan mulai dari pengamanan, rekayasa lalu lintas hingga pelayanan kepada masyarakat sudah dipersiapkan secara maksimal,” ujar Irjen Pol Helfi Assegaf.

Dalam rangka mengantisipasi lonjakan pemudik, Polda Lampung bersama stakeholder terkait telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya:

Peningkatan jumlah personel pengamanan dari Polda Lampung dan Polres jajaran yang akan ditempatkan di titik-titik strategis di kawasan pelabuhan.

Penguatan koordinasi dengan ASDP, TNI, pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memastikan kelancaran operasional penyeberangan. Penerapan rekayasa lalu lintas dan pengaturan antrean kendaraan guna mencegah terjadinya kepadatan panjang di jalur menuju pelabuhan.

Penyediaan buffer zone dan kantong parkir tambahan sebagai tempat penampungan kendaraan apabila terjadi lonjakan kendaraan pemudik.

Optimalisasi pemanfaatan dermaga alternatif, termasuk Dermaga PT Sumur Makmur Abadi (SMA) dan Dermaga PT Bandar Bakau Jaya (BBJ) apabila terjadi peningkatan signifikan volume kendaraan pemudik. Optimalisasi pos pengamanan dan pos pelayanan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Selain itu, Polda Lampung juga akan mengoptimalkan sistem pemantauan melalui CCTV dan patroli intensif guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.

Kapolda Lampung juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan bersama.

“Dengan kesiapan yang matang serta sinergi seluruh pihak, kita berharap pelaksanaan arus mudik melalui Pelabuhan Bakauheni dapat berjalan aman, lancar dan kondusif,” tutup Irjen Pol Helfi Assegaf. (Mdn)

Dapur MBG Dusun Way Baka Desa Kelawi Diduga Lalai dan Berikan Buah Tidak layak Konsumsi


REFORMASI-ID | Lampung Selatan - Salah satu dapur MBG Dusun Way Baka Desa Kelawi menambah catatan buruk dan mencoreng program pemerintah pusat yang di gaungkan oleh bapak presiden RI Prabowo Subianto. Dimana peristiwa ini terpantau oleh awak media dilapangan disebuah sekolah dasar negeri (SDN 1) Desa Kelawi. Rabu, 04/03/2026.

Berdasarkan keterangan dari beberapa narasumber dan siswa siswi yang berhasil ditemui menerangkan juga saat media ini konfirmasi langsung kepada salah seorang pihak dapur MBG Yayasan Inkubator Wirausaha Rakyat Pak Diki melalui pesan singkat aplikasi (WA) whatsApp. 

Dalam keterangannya salah satu Guru dan para murid SDN 1 Desa Kelawi yang enggan disebutkan namanya menjelaskan bahwa. Memang benar adanya salah satu makanan yang diberikan oleh dapur MBG Yayasan Inkubator Wirausaha Rakyat berupa buah-buahan pisang terlihat tidak segar, busuk dan tidak layak dikonsumsi. 

"Bahkan buah pisangnya hitam sudah bonyok dan tidak dimakan oleh para siswa siswi kami," ungkapnya. 

Dalam pada itu sebutnya disini berharap agar kedepannya lebih diperhatikan lagi dan diperbaiki sebagai saran bukan bermaksud untuk menjelekan siapapun atau menjatuhkan pihak dapur MBG. Agar menjadi bahan evaluasi. 

"Apalagi ini program bapak presiden Prabowo, jangan sampai mencoreng nama baik beliau. Kami berharap agar kedepannya benar benar lebih teliti agar menu MBG layak dikonsumsi dan gizi para anak siswa siswi terpenuhi," ujarnya. 

Sementara itu perwakilan pihak dapur MBG Yayasan Inkubator Wirausaha Rakyat Dusun Way Baka Desa Kelawi Pak Deki saat dikonfirmasi oleh media mengatakan bahwa kejadian tersebut memang benar adanya dan mengakui adanya kelalaian. (*)