Media Reformasi Indonesia (MRI)

11 Agustus 2026

Danbrigif 4 Mar/BS Perkuat Pembinaan Teritorial Maritim di Lima Kecamatan Pesisir Pesawaran


REFORMASI-ID | TNI AL, Korps Marinir, Brigif 4 Mar/BS (Lampung) -  Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo, M.Tr. Hanla., menggelar Sosialisasi Pembinaan Teritorial Maritim kepada para Kepala Desa di lima kecamatan pesisir Kabupaten Pesawaran, bertempat di Mako Brigif 4 Mar/BS, Piabung, Desa Sanggi, Kecamatan Padang Cermin, Selasa (11/8/2026). Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Pesawaran Bpk. Antonius Muhammad Ali.

Lima kecamatan yang menjadi sasaran kegiatan meliputi Padang Cermin, Way Ratai, Marga Punduh, Punduh Pidada dan Teluk Pandan. Kegiatan tersebut menjadi upaya Brigif 4 Mar/BS memperkuat silaturahmi dan sinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, serta masyarakat dalam mendukung pertahanan sekaligus pembangunan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Danbrigif 4 Mar/BS menegaskan, keberadaan Marinir tidak hanya berorientasi pada tugas pertahanan, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Keberadaan Brigif 4 Marinir/BS di wilayah Pesawaran tidak hanya sebagai satuan pertahanan, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 

"Kami ingin membangun sinergi melalui berbagai program yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi kemajuan Kabupaten Pesawaran,” ujarnya.

Sinergi tersebut diwujudkan melalui berbagai program, antara lain pemberdayaan masyarakat, ketahanan pangan, pengembangan budidaya melon berbasis green house, serta rencana TMMD Mandiri untuk membantu pembangunan fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha.

Sementara itu, Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali mengapresiasi kegiatan tersebut dan menilai sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat penting untuk mengoptimalkan potensi wilayah pesisir. 

“Pesawaran memiliki potensi pesisir dan laut yang luar biasa. Potensi tersebut harus kita maksimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi seluruh pihak, termasuk Brigif 4 Marinir/BS,” ujarnya. (Mdn) 

HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Danbrigif 4 Marinir Siap Bersinergi dengan PWI


REFORMASI-ID | Pesawaran - Persiapan Provinsi Lampung menyambut Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 terus mendapat dukungan dari berbagai elemen. Salah satunya datang dari Brigade Infanteri 4 Marinir/BS (Brigif 4 Mar/BS) Lampung yang menyatakan kesiapan untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan tersebut.

Komandan Brigif 4 Marinir/BS Lampung, Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo, M.Tr.Hanla, menyampaikan dukungan tersebut saat menerima audiensi jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung di Markas Brigif 4 Marinir/BS, Selasa (11/8/2026).

Rombongan PWI Lampung dipimpin langsung Ketua PWI Lampung H. Wirahadikusumah bersama jajaran pengurus. Mereka diterima Komandan Brigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo beserta jajaran.

Dalam pertemuan tersebut, Kanang menyambut positif rencana pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027 di Provinsi Lampung. Ia bahkan membuka ruang kolaborasi untuk menyukseskan agenda kick off yang dijadwalkan berlangsung pada 29 November 2026.

Menurut Kanang, momentum kick off tersebut dapat dikemas secara menarik dengan melibatkan berbagai kegiatan yang mampu menggerakkan masyarakat sekaligus memperkenalkan Lampung sebagai tuan rumah HPN dan Porwanas 2027.

Ia menyebut, waktu pelaksanaan kick off berdekatan dengan sejumlah agenda lainnya di Lampung, termasuk Jambore Nasional Komunitas Pajero. Sementara pada 15 November 2026, Korps Marinir juga akan memperingati hari ulang tahunnya.

"Jadi kegiatan-kegiatan ini bisa kita sinkronisasi dan kolaborasikan. Insyaallah saya akan back up dalam kepanitiaan kick off HPN," ujar Kanang.

Kanang menegaskan, Brigif 4 Marinir/BS siap memberikan dukungan sesuai kapasitasnya agar rangkaian kegiatan berlangsung meriah, tertib, dan mampu menarik perhatian masyarakat.

Ia bahkan membuka peluang adanya berbagai kegiatan pendukung, termasuk hiburan dan kegiatan olahraga yang dapat menjadi bagian dari rangkaian kick off.

"Pada intinya saya akan support dan ikut meramaikan kegiatan ini. Saya berharap konsepnya nanti benar-benar dipersiapkan dengan baik sehingga pelaksanaannya bisa maksimal," katanya.

Bagi Kanang, dukungan terhadap insan pers bukan sesuatu yang asing. Sebelum bertugas sebagai Komandan Brigif 4 Marinir/BS, dirinya pernah berkecimpung di bidang hubungan masyarakat sehingga memahami eratnya hubungan antara institusi dengan media.

"Wartawan merupakan mitra. Kita saling terikat dan saling membutuhkan, bukan musuh," tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal positif bagi PWI Lampung yang tengah mempersiapkan berbagai agenda menuju pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027.

Ketua PWI Lampung H. Wirahadikusumah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan serta keterbukaan Brigif 4 Marinir/BS untuk berkolaborasi dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Menurut Wirahadikusumah, menjadi tuan rumah HPN dan Porwanas 2027 merupakan kehormatan sekaligus tantangan besar bagi Provinsi Lampung.

"Ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus tantangan besar. Karena itu, diperlukan dukungan dan kolaborasi dari seluruh elemen, baik pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, masyarakat maupun organisasi lainnya," ujar Wirahadikusumah.

Ia mengatakan keberhasilan HPN dan Porwanas 2027 bukan semata-mata menjadi tanggung jawab PWI. Kesuksesan agenda tersebut juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkenalkan potensi Lampung sekaligus mengangkat nama dan citra daerah di tingkat nasional.

Menurutnya, kedatangan ribuan insan pers dari berbagai daerah nantinya dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, kuliner, budaya, hingga berbagai destinasi unggulan yang dimiliki Lampung.

"Karena itu, PWI Lampung membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai institusi. Kami ingin seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, sukses, sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan daerah," pungkasnya.

Dengan dukungan berbagai elemen, termasuk Brigif 4 Marinir/BS, PWI Lampung berharap persiapan menuju kick off HPN dan Porwanas 2027 dapat semakin matang. Kolaborasi lintas institusi tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat untuk menjadikan Lampung sebagai tuan rumah yang tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta dari berbagai penjuru Indonesia. (*)

Juara 1 Youth Movement Piala Kapolri, SMAN 1 Setu Jadi Inspirasi Pelajar Berprestasi



REFORMASI-ID | Bekasi - Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah, SH, MH, menghadiri kegiatan Police Go To School di SMAN 1 Setu, Desa Lubang Buaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMAN 1 Setu tersebut menjadi momentum bagi jajaran Polsek Setu untuk memberikan apresiasi kepada para siswa yang berhasil mengharumkan nama sekolah dengan meraih Juara 1 Youth Movement Piala Kapolri 2026.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Usep Aramsyah menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh siswa SMAN 1 Setu atas semangat, kerja keras, kekompakan, serta partisipasi mereka dalam mengikuti ajang Youth Movement.

“Prestasi ini merupakan hasil dari semangat, kerja keras dan kekompakan seluruh siswa. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan meraih prestasi positif lainnya,” pesan Kapolsek Setu.

Selain memberikan apresiasi, Kapolsek Setu juga mengajak para pelajar untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di momentum Bulan Kemerdekaan Agustus 2026.

Para siswa diimbau tidak mudah terprovokasi oleh ajakan maupun informasi yang dapat mengarah pada tindakan anarkis atau menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

AKP Usep juga mengajak generasi muda mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif serta menyalurkan semangat dan kreativitas melalui berbagai prestasi.

“Apabila menemukan ajakan atau informasi yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, jangan ikut menyebarkan. Segera koordinasikan dengan pihak sekolah maupun kepolisian,” imbaunya.

Kegiatan Police Go To School tersebut turut dihadiri Wakasek SMAN 1 Setu H. Kusnedi, S.Pd., Kanit Binmas Polsek Setu Iptu Budi Setiawan, Bhabinkamtibmas Aipda Andri Purwanto, dewan guru serta para siswa baru SMAN 1 Setu.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif. 

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Setu berharap komunikasi antara kepolisian, pihak sekolah dan pelajar semakin erat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman sekaligus mendorong lahirnya generasi berprestasi.

Kakorsabhara Baharkam Polri Pimpin Apel Serentak Se-Indonesia, 107 Ribu Hektare Lahan Terbakar Jadi Kesiapsiagaan Mutlak



REFORMASI-ID | Depok - Menghadapi ancaman nyata kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang mulai mengepung berbagai wilayah Indonesia, Korps Sabhara Baharkam Polri mengambil langkah taktis dan respons cepat. Di bawah terik matahari yang membakar semangat, Korps Sabhara Polri menggelar Apel Gelar Pasukan Penanganan Karhutla Tahun Anggaran 2026 secara serentak di seluruh Polda jajaran se-Indonesia, pada Selasa (11/8/2026).

Berpusat di Lapangan Apel Mako Korps Sabhara Baharkam Polri, Depok, Jawa Barat, upacara krusial ini dipimpin langsung oleh Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Pol Dr. M. Nazly Harahap, S.I.K., M.H., M.M. Apel ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan absolut dan komitmen tanpa batas Korps Bhayangkara dalam melindungi paru-paru bangsa dan ruang hidup masyarakat dari petaka asap, dengan Motto Siap, Solid dan Berhasil.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sepanjang Januari hingga Juni 2026, amukan api telah melahap lebih dari 107 ribu hektare lahan di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, dan wilayah lainnya. Kondisi cuaca panas ekstrem, kekeringan, angin kencang, serta kelalaian manusia dalam membuka lahan dengan cara membakar menjadi pemicu utama melonjaknya titik api dalam beberapa pekan terakhir.

Merespons kedaruratan nasional ini, Irjen Pol M. Nazly Harahap menegaskan bahwa Polri tidak akan membiarkan bencana ini melumpuhkan aktivitas masyarakat.

"Penanganan Karhutla tidak bisa dilakukan secara parsial. Ini adalah perang bersama melawan perusak lingkungan. Kita butuh sinergi yang kokoh antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, dinas pemadam kebakaran, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha, serta partisipasi aktif masyarakat. Deteksi dini harus tajam, dan respons harus secepat kilat di lapangan," tegas Irjen Nazly Harahap dalam arahannya di depan ratusan personel.

Dalam apel terpusat di Mako Korsabhara Depok, kekuatan penuh lintas instansi dikerahkan. Sebanyak 360 personel elite Polri berdiri bahu-membahu dalam satu barisan bersama 20 personel Basarnas, 20 petugas Damkar Kota Depok, dan 20 personel BPBD. Mereka menjadi representasi dari ribuan personel gabungan di seluruh penjuru negeri yang siap diterjunkan ke titik-titik api paling ekstrem.

Bukan sekadar seremonial, apel gelar pasukan serentak ini bertujuan menyatukan persepsi, menguji kesiapan operasional Alutsista modern, dan memompa semangat pengabdian tertinggi. Seluruh personel yang terlibat telah membulatkan tekad untuk memberikan perlindungan total kepada masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman Karhutla.

Melalui momentum ini, Polri juga mengetuk kesadaran seluruh elemen masyarakat dan korporasi untuk menghentikan praktik membuka lahan dengan cara membakar. Korps Sabhara Baharkam Polri bersama seluruh instansi terkait kini telah merapatkan barisan, bersiaga penuh di garda terdepan untuk menghalau bencana.

Korsabhara Baharkam Polri Bedah Aturan Hukum dan Tahapan Risk Assessment Pengamanan Sepak Bola



REFORMASI | Tangerang - Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri mengambil langkah strategis dalam mengawal kesiapan kompetisi sepak bola Championship 2026/2027. Melalui Subdit Audit Sispamobvitnas, Polri memberikan pembekalan mendalam mengenai Risk Assessment (penilaian risiko) pengamanan pertandingan dalam agenda Club Match Organizing Committee Workshop yang digelar di Vega Hotel Gading Serpong, Tangerang, Selasa (11/8/2026).

Hadir sebagai narasumber utama, Kasubdit Audit Sispamobvitnas Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol. Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H., membedah regulasi dan teknis pengamanan dalam dua sesi komprehensif. Sesi pertama ditujukan khusus bagi para Security Officer, sementara sesi kedua menyasar para Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Kompetisi Sepak Bola Indonesia.

Dalam pemaparannya, Kombes Pol. Hamam Wahyudi menekankan bahwa penilaian risiko pengamanan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus dilakukan secara sinergis dan kolaboratif antara jajaran Pamobvit Polri dan pihak pengelola atau panitia pelaksana.

"Penilaian risiko yang matang wajib mempertimbangkan kondisi sosial di lapangan, karakter sosiologis para suporter, pemetaan potensi gangguan, hingga kalkulasi mendalam terkait kemungkinan dan dampak risiko yang dapat terjadi selama pertandingan berlangsung," ujar Kombes Pol. Hamam Wahyudi di Tangerang.

Workshop ini juga menjadi wadah penguatan regulasi di mana para peserta dibekali pemahaman ketat mengenai ketentuan hukum yang berlaku dalam penyelenggaraan event olahraga nasional maupun internasional. Materi yang diulas mencakup implementasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 10 Tahun 2022, serta sinkronisasi dengan aturan statuta FIFA dan PSSI.

Selain aspek hukum, para Ketua Panpel dan Security Officer juga diberikan pemahaman berbasis koridor operasional pra-pertandingan. Tahapan krusial pra-event dijabarkan secara runut, mulai dari mekanisme surat pemberitahuan, pelaksanaan Rapat Koordinasi Pengamanan (Rakor Pam), proses Risk Assessment (RA), prosedur perizinan, pengajuan bantuan pengamanan, hingga penilaian akhir kesiapan pengamanan di stadion.

Kegiatan workshop ini turut dihadiri oleh Ipda Taruli Napitupulu, S.H., beserta seluruh perwakilan Panpel dan Security Officer klub sepak bola Indonesia. Melalui pembekalan intensif ini, Baharkam Polri berharap kompetisi Championship musim 2026/2027 dapat bergulir dengan standar keamanan yang tinggi, aman, tertib, dan humanis serta kenyamanan maksimal bagi para pencinta sepak bola tanah air.

PWI Bekasi Raya Gelar Dialog Interaktif, Bedah Sinergi Pengawasan Orang Asing di Bekasi



REFORMASI-ID | Bekasi - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya kembali membuka ruang dialog publik dengan mengangkat isu strategis terkait pelayanan dan pengawasan orang asing di wilayah Bekasi.

Melalui Dialog Interaktif PWI Bekasi Raya yang digelar Selasa, 11 Agustus 2026, di Ruang Aula PWI Bekasi Raya, forum tersebut mengusung tema “Harmonisasi Pelayanan dan Pengawasan Orang Asing: Peran Imigrasi, Pengawas Tenaga Kerja, dan Disdukcapil.”

Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin, S.H., dalam pembukaan acara menegaskan bahwa isu keberadaan orang asing perlu dibahas secara objektif, komprehensif, dan tidak hanya dilihat dari satu sisi.

Menurutnya, perkembangan investasi, dunia usaha, industri, serta mobilitas masyarakat membuat keberadaan warga negara asing (WNA) di wilayah Bekasi menjadi bagian dari dinamika pembangunan yang harus dikelola secara baik.

“Kita tidak ingin melihat persoalan orang asing hanya dari satu perspektif. Ada aspek pelayanan, ada aspek pengawasan, ada ketenagakerjaan, keimigrasian, dan administrasi kependudukan. Karena itu, diperlukan sinergi antarlembaga agar semuanya berjalan dalam koridor aturan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Ade dalam pembukaan dialog.

Ade mengatakan, PWI sebagai bagian dari elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan ruang diskusi yang dapat mempertemukan pemerintah, aparat, dunia usaha, masyarakat, dan insan pers.

“Pers bukan hanya memberitakan apa yang terjadi, tetapi juga dapat menjadi jembatan dialog. Kami ingin forum ini menghasilkan pemahaman yang lebih utuh sekaligus mendorong kolaborasi antarinstansi dalam memberikan pelayanan dan melakukan pengawasan,” katanya.

Tiga Perspektif dalam Satu Forum
Dialog tersebut menghadirkan tiga narasumber yang memiliki kewenangan dan perspektif berbeda namun saling berkaitan.

Helmy H Halim, SE, SH, Pejabat Fungsional Pengawas Ketenagakerjaan Madya, membahas persoalan legalitas penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA), kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban alih teknologi, serta perlindungan tenaga kerja lokal.

Sementara Anggi Wicaksono, A.Md.Im., S.H., M.A.P., Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi, mengupas prosedur izin tinggal KITAS/KITAP, pemantauan keberadaan WNA, hingga pengawasan dan penindakan keimigrasian melalui TIMPORA.

Dari perspektif pemerintah daerah, Dr. Taufiq Rachmat Hidayat, AP., M.Si., Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bekasi yang diwakilkan oleh Kepala Bidang Fredi, memberikan penjelasan mengenai administrasi kependudukan WNA serta pentingnya integrasi data kependudukan daerah.

Kehadiran tiga perspektif tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai bagaimana keberadaan orang asing dikelola, mulai dari legalitas bekerja, izin tinggal, pendataan, hingga pengawasan di lapangan.


*Pelayanan Harus Berjalan, Pengawasan Tetap Diperkuat*

PWI Bekasi Raya menilai harmonisasi antarlembaga menjadi salah satu kunci dalam membangun sistem pelayanan dan pengawasan orang asing yang efektif.

Keberadaan WNA maupun TKA di Bekasi tidak dapat dilepaskan dari perkembangan investasi, industri, perdagangan, pendidikan, maupun aktivitas ekonomi lainnya. Namun, pada saat yang sama, pemerintah tetap memiliki kewajiban memastikan seluruh aktivitas tersebut berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena itu, pelayanan dan pengawasan harus berjalan beriringan.
Pelayanan kepada dunia usaha dan WNA harus dilakukan secara transparan dan profesional. Sementara pengawasan harus memastikan aspek legalitas, kepatuhan, perlindungan tenaga kerja lokal, administrasi kependudukan, serta izin tinggal benar-benar terpenuhi.

Dalam konteks tersebut, integrasi data dan koordinasi lintas instansi menjadi hal penting agar tidak terjadi kesenjangan informasi antara satu lembaga dengan lembaga lainnya.

Terlebih Bekasi merupakan salah satu kawasan strategis dengan aktivitas industri, investasi, perdagangan, dan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi.

PWI Dorong Diskusi Berujung Kolaborasi
Melalui dialog interaktif ini, PWI Bekasi Raya tidak ingin isu orang asing hanya menjadi konsumsi pemberitaan ketika muncul persoalan.
Sebaliknya, forum ini diharapkan menjadi ruang untuk membangun pemahaman, edukasi, transparansi, sekaligus kolaborasi antara pemerintah, aparat, dunia usaha, masyarakat, dan media.

Ade Muksin menambahkan, PWI Bekasi Raya akan terus mendorong kegiatan-kegiatan yang memiliki nilai edukasi dan kepentingan publik.

“Harapan kami, dialog ini tidak berhenti sebagai forum diskusi. Ada pemahaman yang bisa dibawa pulang, ada koordinasi yang semakin kuat, dan kalau memungkinkan ada rekomendasi yang dapat menjadi masukan bagi peningkatan pelayanan serta pengawasan di wilayah Bekasi,” tegasnya.

Dengan demikian, Dialog Interaktif PWI Bekasi Raya diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun Bekasi yang terbuka terhadap investasi dan mobilitas global, namun tetap kuat dalam penegakan aturan, perlindungan tenaga kerja, tertib administrasi, dan pengawasan orang asing.

PWI Bekasi Raya terus mengambil peran sebagai ruang bertemunya informasi, gagasan, dan kepentingan publik—karena pers bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga ikut membuka jalan bagi terciptanya solusi.()

Bukan Sekadar Jaga Kamtibmas, Sumur Bor Kapolda Sumsel Jadi Sumber Air bagi 250 KK di Palembang


REFORMASI-ID | PALEMBANG – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus memperkuat komitmen untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga dengan merespons kebutuhan dasar warga.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan sumur bor atas inisiatif Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., yang berada di lingkungan Masjid Baiturakhim, RT 42 Soak Permai, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarame, Kota Palembang.

Fasilitas tersebut kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih saat musim kemarau. Diperkirakan sekitar 250 kepala keluarga di wilayah tersebut terdampak keterbatasan pasokan air, sehingga keberadaan sumur bor menjadi solusi yang sangat berarti bagi pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Kapolsek Sukarame Kompol Alex Andriyan mengatakan, pembangunan sumur bor tersebut merupakan bentuk kepedulian Kapolda Sumsel terhadap kondisi masyarakat sekaligus tindak lanjut untuk membantu warga menghadapi keterbatasan air pada musim kemarau.

“Sumur bor ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kurang lebih 250 kepala keluarga di sekitar sini mengalami kesulitan air pada musim kemarau. Dengan adanya sumur bor ini, kebutuhan air warga dapat terbantu untuk keperluan sehari-hari,” ujar Kompol Alex Andriyan.

Manfaat fasilitas tersebut terlihat dari antusiasme warga yang datang membawa jeriken maupun berbagai wadah untuk mengambil air dari sumur bor yang berada di lingkungan Masjid Baiturakhim. Air yang tersedia kemudian dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Menurut Kapolsek Sukarame, keberadaan sumur bor tersebut menunjukkan bahwa fasilitas air memang menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat di kawasan Soak Permai dan sekitarnya. Selain dapat dimanfaatkan oleh jamaah masjid, sumber air tersebut juga terbuka untuk membantu warga yang membutuhkan, khususnya ketika ketersediaan air mulai terbatas akibat musim kemarau.

Kehadiran fasilitas tersebut pun mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Sumsel dan jajaran kepolisian karena telah menghadirkan sarana yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung, terutama di tengah kondisi kemarau yang menyebabkan keterbatasan sumber air.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan, pembangunan sumur bor tersebut merupakan bagian dari upaya Polda Sumsel untuk terus menghadirkan Polri yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Bapak Kapolda Sumsel terus mendorong jajaran agar kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui langkah nyata yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat. Sumur bor ini diharapkan dapat membantu warga memperoleh akses air untuk kebutuhan sehari-hari, khususnya pada musim kemarau,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K., M.H.

Ia menambahkan, semangat kepedulian tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan Polri dengan masyarakat melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung.

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas ini agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Dengan demikian, manfaatnya dapat terus dirasakan oleh warga yang membutuhkan,” tambahnya.

Kehadiran sumur bor di Sukajaya menjadi gambaran bahwa pelayanan Polri kepada masyarakat memiliki dimensi yang luas. Di tengah tantangan musim kemarau dan keterbatasan air yang dialami ratusan keluarga, Polda Sumsel berupaya hadir dengan solusi yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

Langkah tersebut sekaligus memperkuat semangat Polri untuk terus membangun hubungan yang semakin dekat dengan masyarakat melalui kepedulian, pelayanan, dan aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. (Mdn) 

Danrem 044/Gapo Panen Hasil Urban Farming Gapo Farm, Wujud Nyata Ketahanan Pangan Berkelanjutan


REFORMASI-ID | Palembang — Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 044 PD II/Sriwijaya Ibu Vera Khabib Mahfud, bersama para Pejabat Utama (PJU) Korem 044/Gapo melaksanakan kegiatan panen hasil urban farming di kawasan Gapo Farm, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan panen ini merupakan wujud dukungan Korem 044/Gapo terhadap program ketahanan pangan, dengan memanfaatkan lahan yang ada di lingkungan Makorem 044/Gapo.

Pada panen kali ini, berhasil dipanen sayur caisim dan pakcoy sebanyak 20 kilogram serta 30 kilogram kangkung yang dipasarkan di Diamond Social Market. 

Selain sektor pertanian, Gapo Farm juga mengembangkan peternakan ayam petelur dengan produksi rata-rata 20 butir telur per hari serta budidaya ayam kampung untuk terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya menciptakan sumber pangan yang beragam dan bernilai ekonomis.

Sementara itu, sektor perikanan di Gapo Farm turut menunjukkan perkembangan yang positif melalui budidaya ikan gurami dan ikan nila yang menjadi salah satu komoditas unggulan dalam mendukung ketahanan pangan terpadu.

Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan bahwa keberadaan Gapo Farm merupakan langkah konkret Korem 044/Gapo dalam mengoptimalkan lahan yang tersedia untuk menghasilkan manfaat nyata bagi satuan maupun masyarakat.

"Program urban farming ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan inspirasi bagi masyarakat dalam memanfaatkan lahan secara produktif. Dengan pengelolaan yang baik, lahan terbatas pun dapat menghasilkan nilai ekonomi sekaligus mendukung ketahanan pangan," ujarnya.

Lebih lanjut, Danrem berharap pengembangan Gapo Farm dapat terus ditingkatkan dengan mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sehingga menjadi contoh pertanian perkotaan yang modern, mandiri, dan berkelanjutan.

"Gapo Farm diharapkan mampu menjadi model urban farming yang tidak hanya menghasilkan produk pangan berkualitas, tetapi juga mendukung program strategis pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (Mdn) 

Pastikan Kesiapan Opersional, Kombes Hamam Kasubdit Audit Ditpamobvit Polri Cek Kendaraan Dinas dan Almatsus



REFORMASI-ID | Jakarta - Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan pengecekan rutin terhadap kendaraan dinas dan alat material khusus (almatsus). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Subdirektorat Audit Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.IK, pada Selasa, 11 Agustus 2026 pagi.

Pemeriksaan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini bertujuan untuk memastikan seluruh aset kelengkapan dinas dalam kondisi prima. Hal ini krusial guna mendukung kelancaran tugas-tugas pengamanan objek vital nasional di lapangan.

Kombes Hamam Selaku Kasubdit Audit Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri,  menyampaikan bahwa pemeliharaan aset negara merupakan prioritas utama demi mendukung mobilitas personel.

"Pengecekan ini kami lakukan secara berkala atas petunjuk dan arahan Dirpamobvit. Kami harus memastikan bahwa seluruh sarana prasarana, khususnya kendaraan dinas dan almatsus, selalu dalam performa terbaik dan siap pakai tanpa ada kendala teknis saat bertugas," ujarnya setelah kegiatan.

Dari hasil pengecekan berkala tersebut, sebanyak 4 unit kendaraan almatsus diperiksa secara menyeluruh. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh unit kendaraan berada dalam kondisi yang sangat baik, terawat, dan bersih, serta siap diturunkan kapan pun dibutuhkan dalam tugas operasional.

"Alhamdulillah, dari 4 unit kendaraan almatsus yang kami periksa hari ini, semuanya dalam kondisi yang sangat baik dan bersih. Personel di lapangan merawatnya dengan sangat bertanggung jawab," tambahnya.

Kegiatan pengecekan ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Seluruh rangkaian dokumentasi pemeriksaan juga telah diarsipkan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kinerja kesatuan kepada pimpinan.

Polri: Sertifikat Prestasi Nasional Hingga Internasional Tetap Ikuti Tahapan Seleksi Rekrutmen Polri



REFORMASI-ID | Jakarta - Polri menyampaikan proses penerimaan anggota Polri dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Kepemilikan sertifikat atau piagam prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional, termasuk Sertifikat Pramuka Garuda, dapat menjadi dokumen pendukung dalam proses seleksi, namun tidak serta-merta membuat pemiliknya diterima sebagai anggota Polri tanpa mengikuti tahapan seleksi.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, proses rekrutmen anggota Polri dilaksanakan berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penerimaan Anggota Polri.

“Rekrutmen Polri dilaksanakan sesuai ketentuan dalam Perkap Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penerimaan Anggota Polri,” kata Isir di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Isir menjelaskan, dalam proses penerimaan anggota Polri, peserta tetap harus memenuhi persyaratan dan mengikuti seluruh tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Kepemilikan sertifikat atau piagam prestasi tidak menggantikan tahapan seleksi tersebut.

“Prestasi yang dibuktikan dengan sertifikat atau piagam, baik nasional maupun internasional, termasuk Sertifikat Pramuka Garuda, merupakan dokumen prestasi pendukung yang dapat dilampirkan oleh peserta. Namun, kepemilikan dokumen tersebut tidak serta-merta membuat peserta diterima tanpa mengikuti proses seleksi,” ujarnya.

Menurutnya, setiap peserta tetap diproses berdasarkan ketentuan penerimaan anggota Polri yang berlaku. Seluruh persyaratan dan tahapan seleksi harus dipenuhi sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

“Jadi, siapa pun pesertanya, tetap harus mengikuti ketentuan dan tahapan seleksi yang berlaku. Sertifikat atau piagam prestasi merupakan bagian dari dokumen pendukung dan tidak menjadi pengganti proses seleksi,” tutur Isir.

Polri, lanjutnya, berkomitmen menjaga proses penerimaan anggota Polri agar berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, serta berdasarkan kemampuan dan kompetensi peserta sesuai ketentuan. Prinsip tersebut sejalan dengan filosofi BETAH yang menjadi prinsip dalam proses rekrutmen Polri, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.

Penerapan prinsip transparansi juga diwujudkan melalui pelibatan pihak eksternal dalam mengawasi proses dan tahapan seleksi. Dalam pelaksanaannya, Polri bersama Kompolnas menggandeng sejumlah pihak, antara lain Ikatan Dokter Indonesia (IDI), perhimpunan psikologi, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kementerian Pendidikan, serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Pelibatan berbagai unsur tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan untuk memastikan setiap tahapan seleksi berjalan sesuai ketentuan serta dapat dipertanggungjawabkan. Dengan adanya pengawasan internal dan eksternal, proses penerimaan diharapkan semakin terbuka dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta.

Dengan demikian, kepemilikan sertifikat prestasi nasional maupun internasional, termasuk Sertifikat Pramuka Garuda, tidak menjadi jaminan seseorang dapat langsung diterima sebagai anggota Polri. Peserta tetap wajib memenuhi persyaratan dan mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai aturan yang berlaku, dengan proses yang mengedepankan prinsip BETAH serta pengawasan yang transparan dan akuntabel.

Kapolri Tutup E-sports Kapolri Cup 2026, Ajak Generasi Muda Jadi Duta Kamtibmas dan Aktif Laporkan Gangguan Ke 110



REFORMASI-ID | Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. resmi menutup E-Sports Kapolri Cup 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (9/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menerima tiga penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sekaligus mengajak generasi muda menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Tiga Rekor MURI tersebut yakni Defile Cosplay Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 117 peserta, Kompetisi Keamanan Siber Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 734 peserta, serta Pengukuhan Duta Kamtibmas Siber kepada Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 27.686 peserta.

Kapolri mengapresiasi antusiasme para peserta yang mencapai 35.936 orang dari 34 Polda dan 403 Polres. Menurutnya, perkembangan e-sports saat ini tidak lagi sekadar permainan, tetapi telah berkembang menjadi olahraga dengan potensi prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya melihat bahwa perkembangan dari esport ini sangat luar biasa. Dulu yang kita anggap ini sebagai suatu permainan, namun ternyata perlahan namun pasti ini tidak hanya berkembang menjadi suatu olahraga nasional, bahkan juga sudah beranjak kepada olahraga internasional. Dan pesertanya pun ternyata sangat-sangat besar,” ujar Kapolri.

Kapolri berharap kompetisi tersebut terus dikembangkan hingga mampu melahirkan lebih banyak talenta baru. Ia bahkan mendorong agar jumlah peserta pada tahun depan dapat meningkat hingga sepuluh kali lipat dengan menggelar kompetisi secara rutin di tingkat kewilayahan.

“Saya sampaikan dengan jumlah penggemar yang sangat luar biasa ini, pertanyaannya: bisa enggak tahun ini 35.936, tahun depan kali 10?” kata Kapolri.

Selain menjadi atlet dan talenta e-sports, Kapolri mengajak para peserta menjadi agen perubahan dan Duta Kamtibmas yang ikut mengajak generasi muda meninggalkan aktivitas kontraproduktif seperti tawuran, balap liar, dan vandalisme, serta mendorong kegiatan positif dan berprestasi.

Kapolri juga menitipkan pesan agar para Duta Kamtibmas ikut mencegah berbagai ancaman di ruang digital, seperti hoaks, ujaran kebencian, radikalisme, perundungan, judi online, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Saya menitip pesan karena di dunia maya ini banyak sekali disalahgunakan. Baik untuk kegiatan-kegiatan negatif, apakah itu judi online, apakah itu game-game yang kemudian membahayakan generasi muda, dan juga model-model penipuan. Tolong bantu para Duta Kamtibmas ini untuk menginformasikan kepada teman-temannya yang ini berbahaya. Bila perlu, laporkan ke Pak Polisi,” tegas Kapolri.

Kapolri mendorong kolaborasi antara Polri, komunitas e-sports, dan platform digital dalam melakukan pencegahan kejahatan siber.

Masyarakat juga diimbau tidak ragu melaporkan gangguan keamanan maupun indikasi kejahatan melalui kanal pengaduan Polri, termasuk layanan 110 dan kanal Patroli Siber.

E-Sports Kapolri Cup 2026 sendiri menghadirkan berbagai kompetisi, mulai dari Mobile Legends, Capture The Flag (CTF), Cosplay, Influencer Hunt, Trading Card Game hingga Youth Movement.

Kapolri menilai kegiatan tersebut menjadi ruang positif untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, sportivitas, sekaligus literasi dan kesadaran keamanan digital generasi muda.

“Dengan melihat pertunjukan-pertunjukan yang ada, bagaimana tadi ditampilkan robotik, kemudian IoT, AI, saya yakin bahwa generasi-generasi kita betul-betul siap untuk mengisi dan menunjukkan bahwa kalian semua mampu untuk mengantarkan Indonesia ini menjadi generasi-generasi terbaik menuju visi Indonesia Emas 2045,” ujar Kapolri.

Rangkaian E-Sports Kapolri Cup 2026 kemudian secara resmi ditutup oleh Kapolri pada Minggu (9/8/2026) malam.

10 Agustus 2026

Jelang HUT Ke-81 RI, Korem 044/Gapo Perkuat Sinergi dan Kesiapan Peringatan


REFORMASI-ID | Palembang – Kasrem044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri mengikuti Rapat Pemantapan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Bina Praja Lantai 2 Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Senin (10/8/2026).

Rapat tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan dan pemantapan rangkaian kegiatan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Provinsi Sumatera Selatan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan tertib, aman, lancar, dan khidmat.

Dalam kegiatan tersebut, Korem 044/Gapo turut berperan dalam penyelenggaraan pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Turut mendampingi Kasrem 044/Gapo, Kasipers Kasrem 044/Gapo, Kasiintel Kasrem 044/Gapo, Kasiops Kasrem 044/Gapo, Dandenpom II/4 Palembang, Pasibinpers Sipersrem 044/Gapo, dan Dandenmarem 044/Gapo.

Melalui rapat pemantapan ini, diharapkan seluruh unsur yang terlibat memiliki pemahaman dan kesiapan yang sama dalam melaksanakan tugas sesuai bidang masing-masing. Koordinasi dan komunikasi lintas instansi menjadi bagian penting guna memastikan seluruh rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026 berjalan dengan baik.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder dalam menyukseskan peringatan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme, persatuan, dan cinta tanah air.

#tniprima

#profesional

#responsif

#integratif

#modern

#adaptif

#danremgapo

#korem044gapo

#penremgapo

Melalui Polres Lubuk Linggau, Polda Sumatera Selatan Gencarkan Satgas BEKAWAN


REFORMASI-ID | LUBUK LINGGAU – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Polres Lubuk Linggau memperkuat langkah preventif dalam melindungi generasi muda dari ancaman tawuran, perundungan, dan penyalahgunaan media sosial melalui Satuan Tugas BEKAWAN (Bersekolah Tanpa Tawuran dan Perundungan).

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan dan pembinaan di SMP Negeri 1 Lubuk Linggau, Senin (10/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, kondusif, dan bebas dari kekerasan sekaligus membentuk pelajar yang cerdas, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran hukum.

Penyuluhan dan pembinaan dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Lubuk Linggau Utara IPTU BENI KURNIAWAN, didampingi Kanit Kamsel Satlantas AIPTU KGS. M. YAMIN serta AIPTU IWAN INPRESI dari Satbinmas Polres Lubuk Linggau.

Kehadiran personel kepolisian di lingkungan sekolah merupakan bentuk nyata pendekatan preventif Polri dengan membangun komunikasi langsung bersama para pelajar. Edukasi diberikan agar potensi kenakalan remaja dapat dicegah sejak dini sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat maupun persoalan hukum.

Dalam kegiatan tersebut, Satgas BEKAWAN menyampaikan tiga materi utama yang sangat dekat dengan kehidupan pelajar saat ini, yakni bijak bermedia sosial, menolak tawuran antarpelajar, serta mencegah perundungan atau bullying.

Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya etika dan tanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Pelajar diingatkan agar tidak menyebarkan ujaran kebencian, fitnah, konten perundungan daring, maupun informasi yang belum terverifikasi.

Pemahaman mengenai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik juga diberikan agar para pelajar memahami bahwa aktivitas di ruang digital memiliki konsekuensi hukum dan setiap konten yang dibuat maupun disebarkan harus dipertanggungjawabkan.

Selain itu, para pelajar diajak untuk menolak segala bentuk tawuran dan kekerasan. Tawuran tidak hanya membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain, tetapi juga dapat mengganggu ketertiban umum serta membawa konsekuensi hukum bagi pelakunya.

Hal yang sama berlaku terhadap bullying. Para siswa didorong untuk membangun budaya saling menghormati, tidak merendahkan teman, tidak melakukan kekerasan, serta berani mencegah dan melaporkan apabila menemukan tindakan perundungan di lingkungan sekolah.

Kapolres Lubuk Linggau AKBP ADITHIA BAGUS ARJUNADI, S.H., S.I.K., M.I.K. menegaskan bahwa pencegahan kenakalan remaja harus dilakukan secara bersama-sama dan dimulai dari lingkungan pendidikan. Pencegahan tawuran dan perundungan tidak cukup hanya dengan penegakan hukum setelah kejadian. Yang lebih penting adalah membangun kesadaran sejak dini agar para pelajar memahami bahwa setiap tindakan memiliki dampak dan konsekuensi. 


"Kami ingin anak-anak di Kota Lubuk Linggau tumbuh dalam lingkungan sekolah yang aman, saling menghargai, dan mampu menggunakan media sosial secara bertanggung jawab,” tegas Kapolres Lubuk Linggau AKBP ADITHIA BAGUS ARJUNADI, S.H., S.I.K., M.I.K.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial membawa manfaat besar bagi generasi muda, namun juga menghadirkan tantangan apabila tidak digunakan secara bijak. Karena itu, pembinaan kepada pelajar harus terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan kepolisian, sekolah, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengajak para pelajar untuk fokus belajar, mengejar cita-cita, dan menggunakan energi mereka untuk kegiatan yang positif. Jangan sampai masa depan dirusak oleh tawuran, bullying, narkoba, maupun penyalahgunaan media sosial. Polres Lubuk Linggau akan terus hadir bersama sekolah untuk melakukan edukasi dan pencegahan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu Kanit Reskrim Polsek Lubuk Linggau Utara IPTU BENI KURNIAWAN saat penyuluhan menekankan bahwa media sosial merupakan ruang publik yang harus digunakan secara bertanggung jawab.

“Media sosial adalah cermin karakter diri. Apa yang Anda sebarkan mencerminkan siapa Anda. Jadilah pelajar yang bijak, menyebarkan kebaikan, bukan kebencian; membangun persahabatan, bukan perpecahan,” tegas Kanit Reskrim Polsek Lubuk Linggau Utara IPTU BENI KURNIAWAN.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Lubuk Linggau tidak hanya memberikan pemahaman mengenai aturan hukum, tetapi juga membangun kesadaran bahwa keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah merupakan tanggung jawab bersama.

Pembinaan pelajar menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ketahanan sosial dari lingkungan pendidikan. Ketika pelajar memiliki karakter yang kuat, kesadaran hukum, serta kemampuan memilah informasi di ruang digital, potensi terjadinya tawuran, perundungan, dan berbagai bentuk kenakalan remaja dapat ditekan sejak awal.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan Satgas BEKAWAN dan mengapresiasi kepedulian kepolisian dalam menciptakan suasana belajar yang aman, damai, dan bermartabat.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan KOMBES POL. NANDANG MU’MIN WIJAYA, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pembinaan generasi muda merupakan bagian penting dari strategi preventif Polda Sumsel dan seluruh jajaran dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Polda Sumsel dan seluruh jajaran berkomitmen mendukung penuh program pemerintah dalam perlindungan anak dan pembangunan sumber daya manusia melalui pembinaan yang berkelanjutan di dunia pendidikan. Pencegahan harus dilakukan sejak dini agar generasi muda tumbuh dalam lingkungan yang aman, memiliki kesadaran hukum, serta mampu menggunakan teknologi secara bertanggung jawab,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Selatan KOMBES POL. NANDANG MU’MIN WIJAYA, S.I.K., M.H.

Ia menambahkan, sekolah memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Karena itu, sinergi antara kepolisian, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar berbagai bentuk kekerasan dan kenakalan remaja dapat dicegah secara bersama-sama.

“Sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi setiap anak untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita. Karena itu, seluruh elemen harus bersama-sama mencegah tawuran, perundungan, maupun penyalahgunaan media sosial yang dapat mengganggu masa depan generasi muda,” tambah KOMBES POL. NANDANG MU’MIN WIJAYA, S.I.K., M.H.

Melalui Satgas BEKAWAN, Polres Lubuk Linggau berkomitmen melanjutkan pembinaan secara berkesinambungan di lingkungan pendidikan sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi muda yang cerdas, disiplin, taat hukum, berkarakter, dan saling menghargai.

Kehadiran Polri di sekolah sekaligus menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui edukasi dan pencegahan. Dengan membangun kesadaran sejak bangku sekolah, Polri bersama dunia pendidikan ikut meletakkan fondasi bagi terciptanya generasi penerus bangsa yang tangguh, produktif, dan mampu menghadapi tantangan era digital. (Hms/Mdn) 

Gerak Cepat Polsek Bekasi Selatan Tindak Lanjuti Laporan Call Center 110, Pelaku Ancaman dan Kekerasan Berhasil Diamankan

REFORMASI ID  | Kota Bekasi - Respon cepat terhadap laporan masyarakat kembali dilakukan Polsek Bekasi Selatan setelah menerima pengaduan melalui Pelayanan dan Pengaduan (Yanduan) 110 terkait dugaan ancaman dan kekerasan yang terjadi di sebuah rumah di wilayah Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Sabtu malam (8/8/2026).

Laporan tersebut diterima sekitar pukul 19.10 WIB. Petugas piket KSPKT bersama piket Reskrim Polsek Bekasi Selatan kemudian mendatangi lokasi kejadian di kawasan Taman Villa Baru Blok I, Kelurahan Pekayon Jaya, untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) serta memastikan kondisi keamanan di lokasi.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, kejadian bermula ketika pihak leasing mendatangi rumah korban untuk menagih tunggakan angsuran kendaraan yang disebut telah berlangsung selama sembilan bulan. Kedatangan tersebut kemudian berkembang menjadi perselisihan setelah kedua pihak tidak menemukan kesepakatan terkait keberadaan unit kendaraan yang dipersoalkan.

Perselisihan tersebut diduga berujung pada ancaman dan tindakan kekerasan terhadap korban. Dalam kejadian itu, korban disebut mengalami pemukulan menggunakan kursi berbahan besi. Korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut melalui Pelayanan dan Pengaduan (Yanduan) 110 Polres Metro Bekasi Kota.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Polsek Bekasi Selatan melakukan pengecekan TKP, dokumentasi, menerima laporan serta mengamankan terduga pelaku untuk dibawa ke Polsek Bekasi Selatan.

Selanjutnya, perkara tersebut ditangani dan diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Langkah cepat tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memastikan setiap laporan masyarakat mendapat respons, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif.





Kamabigus SMPN 2 Kalianda Lepas Salsabila Oktavia Alesha untuk Ikuti Jambore Nasional XII


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN – Kamabigus SMP Negeri 2 Kalianda, Yulinda, S.Pd., M.Pd., secara resmi melepas salah satu peserta didiknya, Salsabila Oktavia Alesha, siswi kelas 8A, untuk mengikuti Jambore Nasional (JAMNAS) XII.

Pelepasan tersebut dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026, bertepatan dengan pelaksanaan upacara bendera Merah Putih di lingkungan SMP Negeri 2 Kalianda.

Salsabila Oktavia Alesha menjadi perwakilan SMP Negeri 2 Kalianda dalam ajang Jambore Nasional XII. Keikutsertaannya menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah, sekaligus menjadi kesempatan untuk menambah pengalaman, wawasan, serta memperluas persahabatan dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Kamabigus SMPN 2 Kalianda, Yulinda, S.Pd., M.Pd., menyampaikan pesan dan motivasi kepada Salsabila agar dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

“Ananda Salsabila, peserta Jambore Nasional yang kami banggakan. Hari ini Ananda berangkat membawa satu amanah besar, membawa nama baik sekolah, keluarga dan daerah. Nikmati setiap prosesnya,” pesan Yulinda.

Ia juga berpesan agar Salsabila menjadikan kegiatan Jambore Nasional sebagai momentum untuk belajar menjadi pribadi yang lebih mandiri, disiplin, berani, peduli dan mampu bekerja sama.

“Belajarlah menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, berani, peduli dan mampu bekerja sama. Jalin persahabatan dengan peserta dari berbagai daerah dan tunjukkan bahwa Ananda adalah generasi muda Indonesia yang hebat,” lanjutnya.

Selain itu, Yulinda mengingatkan agar Salsabila senantiasa menjaga sikap, kesehatan serta mematuhi seluruh aturan selama mengikuti kegiatan Jambore Nasional.

“Jangan lupa jaga sikap, jaga kesehatan, patuhi aturan dan selalu rendah hati. Berangkatlah dengan doa dan semangat, kemudian kembalilah dengan pengalaman dan cerita yang membanggakan,” ujarnya.

Yulinda berharap keikutsertaan Salsabila dalam Jambore Nasional XII tidak hanya menjadi sebuah pengalaman berharga bagi dirinya, tetapi juga dapat memberikan inspirasi bagi siswa-siswi SMPN 2 Kalianda lainnya untuk terus berprestasi dan aktif dalam kegiatan kepramukaan.

“Selamat mengikuti Jambore Nasional. Salam Pramuka!” pungkas Yulinda.

Keberangkatan Salsabila sebagai perwakilan SMPN 2 Kalianda diharapkan dapat menjadi momentum untuk mengharumkan nama sekolah sekaligus membawa semangat Pramuka dari Lampung Selatan ke tingkat Nasional. (*) 

TIM SATGAS BKO TNI AL Lampung Gagalkan Peredaran Ribuan Liter Miras Ilegal Dipelabuhan Bakauheni


REFORMASI-ID | TNI AL, Jala Wira Saburai, Tim Satgas BKO Lanal Lampung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras (miras) ilegal yang diduga tidak dilengkapi dokumen sah saat melaksanakan penyekatan dan pemeriksaan di Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. Senin, 10/08/2026.

Dalam operasi tersebut, personel Lanal Lampung menghentikan dan memeriksa satu unit kendaraan pick up dan satu unit minibus yang dicurigai mengangkut barang ilegal dari Pulau Jawa menuju Provinsi Lampung. Hasil pemeriksaan menemukan ratusan karton minuman beralkohol berbagai merek yang diangkut tanpa dokumen pengangkutan maupun surat jalan yang sah.

Selanjutnya, kedua kendaraan beserta pengemudi dan seluruh barang bukti diamankan ke Mako Lanal Lampung untuk dilakukan pendalaman. Lanal Lampung kemudian berkoordinasi dengan Bea Cukai Provinsi Lampung guna melaksanakan pemeriksaan bersama terhadap dokumen serta keaslian pita cukai yang melekat pada botol minuman beralkohol tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal ditemukan indikasi penggunaan pita cukai palsu atau hasil fotokopi, tidak adanya surat angkut barang, serta tidak dilengkapi surat jalan dari pihak ekspedisi. Pemeriksaan fisik juga mencatat total barang bukti sebanyak 187 karton dengan volume sekitar 1.437 liter minuman beralkohol yang terdiri dari Golongan B sekitar 1.224 liter dan Golongan C sekitar 213 liter.

Komandan Lanal Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S.S., M.Tr.Opsla., CRMP. menyampaikan akan terus berkoordinasi dengan Bea Cukai untuk pemeriksaan lanjutan, termasuk pengujian keaslian pita cukai melalui konsorsium produsen pita cukai. Selanjutnya, barang bukti diserahkan kepada Bea Cukai Provinsi Lampung.

"Keberhasilan ini merupakan wujud komitmen TNI Angkatan Laut, khususnya Lanal Lampung, dalam menjaga keamanan wilayah perairan dan pintu masuk Pulau Sumatera serta mendukung penegakan hukum terhadap peredaran barang ilegal yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat," pungkasnya. (Mdn)

Goes To School, AKBP Rahmad Hidayat Kukuhkan Sobat Ananda Bersinar


REFORMASI-ID | Lampung Selatan – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Selatan kembali menggelar program BNNK Lampung Selatan Goes To School sebagai upaya memperkuat edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di MAN 1 Lampung Selatan pada Senin (10/8/2026) dan diikuti oleh sekitar 450 peserta yang terdiri atas siswa, guru, serta tenaga kependidikan.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala BNNK Lampung Selatan AKBP Rahmad Hidayat, SE., MM. bertindak sebagai Pembina Upacara pada pelaksanaan upacara bendera di halaman MAN 1 Lampung Selatan. Dalam amanatnya, AKBP Rahmad Hidayat menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai garda terdepan dalam menjaga diri, keluarga, dan lingkungan sekolah dari ancaman penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN).

Ia mengajak seluruh peserta didik untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba, membangun karakter yang kuat, serta aktif dalam kegiatan-kegiatan positif yang dapat mendukung prestasi akademik maupun nonakademik.

“Sekolah harus menjadi ruang yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba. Melalui program BNNK Lampung Selatan Goes To School, kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini agar para pelajar mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba,” ujar AKBP Rahmad Hidayat.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pengukuhan SOBAT Ananda Bersinar yang melibatkan siswa dan guru MAN 1 Lampung Selatan. Pengukuhan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama antara BNNK Lampung Selatan dan pihak sekolah dalam membangun jejaring relawan anti narkoba di lingkungan pendidikan.

Dikatakannya. SOBAT Ananda Bersinar diharapkan menjadi pelopor, penggerak, dan penyebar informasi positif mengenai bahaya narkoba serta mampu mengajak teman sebaya untuk menerapkan gaya hidup sehat dan menjauhi penyalahgunaan narkotika.

Menurutnya. Melalui kolaborasi ini, BNNK Lampung Selatan bersama keluarga besar MAN 1 Lampung Selatan berkomitmen untuk mewujudkan sekolah yang bersih dari narkoba (Bersinar).

"Sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuhnya generasi muda yang unggul serta berkarakter," pungkasnya. (Mudian) 

Nazyra C. Noer Warnai Agensi Rumah Tangga di Layar dan Balik Layar

MRI, Jakarta, 6 Agustus 2026 – Peluncuran official trailer dan poster film Agensi Rumah Tangga di Studio 2 Epicentrum XXI, Jakarta, Rabu (5/8/2026), berlangsung meriah. Gelak tawa memenuhi ruang bioskop ketika deretan komika perempuan memperkenalkan karakter masing-masing dengan gaya khas yang penuh improvisasi.

Di balik kemeriahan itu, hadir sosok Nazyra C. Noer yang menjalani peran ganda sebagai salah satu pemain sekaligus publisis yang mengawal promosi film produksi Starvision, Legacy Pictures, dan Vortera Studios tersebut.

Pada konferensi pers, pembawa acara bahkan menyinggung peran gandanya sebagai pemain dan publisis. Di atas panggung, Nazyra tampil membawakan karakter manajer Kafka, tokoh penyanyi terkenal yang diperankan Afgan. Di balik layar, ia turut mengoordinasikan rangkaian promosi serta menjembatani komunikasi antara rumah produksi dan awak media.

Nazyra mengaku langsung menerima tawaran bermain ketika dihubungi sutradara Naya Anindita, meski saat itu belum mengetahui karakter yang akan diperankannya.



"Waktu Naya menelepon lewat video call, saya langsung berpikir, 'Ini saatnya saya tampil. Ini momen saya muncul di film box office, tampil di layar lebar.' Jadi saya langsung bilang iya," ujar Nazyra.


Ia mengatakan, setelah mengetahui dirinya dipercaya memerankan manajer Kafka, antusiasmenya semakin besar.


"Pada saat itu saya belum dikasih tahu akan memerankan siapa. Begitu tahu saya menjadi manajernya Kafka, saya langsung bilang, 'Let's go!'," katanya.


Bagi Nazyra, kesempatan tampil di depan kamera menjadi pengalaman yang berbeda dibandingkan pekerjaannya selama ini yang lebih banyak berada di balik layar sebagai publisis.


"Biasanya saya lebih sering berada di belakang layar. Di film ini saya bisa merasakan bermain bersama teman-teman. Rasanya kami sudah seperti keluarga besar. Naya kembali mengumpulkan sahabat-sahabatnya dalam satu film bersama Starvision. Buat saya semuanya terasa seperti everything meant to be in the most perfect timing," ujarnya.


Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pemain yang menurutnya menjadi kekuatan utama film tersebut.


"Melihat jajaran pemain di samping saya ini, kalian luar biasa. Kalian adalah bintang-bintang yang sesungguhnya," kata Nazyra.


Suasana peluncuran trailer semakin hidup ketika satu per satu karakter pekerja rumah tangga diperkenalkan. Tike Priatnakusumah, Ummi Quary, Musdalifah Basri, Neneng Wulandari, Boah Sartika, serta pemain lainnya bergantian memperkenalkan karakter mereka dengan candaan dan improvisasi yang berkali-kali memancing gelak tawa para tamu undangan dan awak media.


Di balik balutan komedi tersebut, sutradara Naya Anindita menegaskan bahwa Agensi Rumah Tangga membawa pesan penting mengenai penghargaan terhadap pekerja rumah tangga.


"Sering kali kita melihat ART hanya sebagai bagian dari fasilitas rumah. Padahal mereka adalah pekerja seperti kita yang memiliki hak dan harus diperlakukan secara manusiawi," ujar Naya.


Menurutnya, film adaptasi novel karya Almira Bastari ini ingin mengajak penonton melihat kehidupan pekerja rumah tangga dari sudut pandang yang berbeda. Melalui kisah yang ringan dan menghibur, film tersebut mengangkat persoalan hak, kesejahteraan, dan penghormatan terhadap profesi pekerja domestik.


Film Agensi Rumah Tangga dibintangi Enzy Storia, Afgan, Fita Anggriani, Ardit Erwandha, Yunita Siregar, Unique Priscilla, serta sederet komika perempuan yang menjadi kekuatan utama film ini.


Selain memperkenalkan dua poster resmi dan official trailer, acara juga menghadirkan sesi pemutaran eksklusif lagu Langit Merah Muda yang dibawakan Afgan sebagai original soundtrack film.


Agensi Rumah Tangga dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 10 September 2026, menawarkan perpaduan komedi, drama, dan kritik sosial tentang kehidupan pekerja rumah tangga yang dikemas hangat sekaligus menghibur. 

09 Agustus 2026

Harlah ke-28, PKB Lampung Tegaskan Komitmen Tebar Kebermanfaatan bagi Masyarakat


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan dalam rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) PKB ke-28 yang berlangsung selama dua hari, Sabtu (8/8/2026) hingga Minggu (9/8/2026).

Ketua DPW PKB Lampung, Chusnunia Chalim, mengatakan keberadaan partai politik tidak semestinya hanya berorientasi pada perolehan suara atau kepentingan politik elektoral, tetapi juga harus mampu hadir dan berkontribusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Politik pada akhirnya harus bicara kebermanfaatan. Bukan hanya bagaimana mendapatkan kepercayaan masyarakat, tetapi apa yang kemudian kita kerjakan setelah kepercayaan itu diberikan,” ujar Chusnunia, yang akrab disapa Nunik, dalam pernyataannya, Minggu (9/8/2026).

Menurutnya, semangat tersebut diwujudkan melalui sejumlah kegiatan Harlah PKB yang menyentuh berbagai bidang, mulai dari ekonomi kerakyatan, kebudayaan, kuliner, hingga kepedulian terhadap lingkungan.

Sejumlah agenda yang digelar antara lain festival kuliner seruit, sarasehan budaya, workshop jamu, lomba memasak nasi goreng, serta Festival Musik Kebangkitan.

Chusnunia menjelaskan, keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pedagang lokal menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan yang melibatkan masyarakat diharapkan dapat turut menggerakkan aktivitas ekonomi lokal.

“Ketika ada kegiatan, orang datang, produk dibeli, dan kuliner dinikmati. Di situ ada roda ekonomi yang ikut bergerak. Kita ingin setiap kegiatan sebisa mungkin memberikan manfaat nyata kepada masyarakat,” katanya.

Memasuki hari kedua, Minggu (9/8/2026), rangkaian Harlah dilanjutkan dengan aksi bersih pantai dan penanaman mangrove. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya kawasan pesisir.

Chusnunia menilai pengembangan ekonomi masyarakat pesisir perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga lingkungan. Menurutnya, kawasan pantai yang terawat dapat mendukung aktivitas pariwisata sekaligus memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Kalau pantainya bersih dan terawat, orang akan nyaman berkunjung. Saat kunjungan meningkat, yang mendapatkan manfaat bukan hanya tempat wisatanya, melainkan juga pedagang, UMKM, dan masyarakat sekitar. Kita tidak bisa bicara ekonomi pesisir jika lingkungannya diabaikan. Alamnya tetap dijaga, masyarakat sekitar pun mendapatkan manfaat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Chusnunia juga menyoroti potensi pariwisata di Lampung Timur. Ia berharap kawasan tersebut semakin ramah bagi wisatawan dan didukung dengan ketersediaan fasilitas penunjang, termasuk akomodasi.

“Di Lampung Timur masih cukup sulit mencari penginapan. Anggota dewan perlu berinvestasi di sini supaya perekonomian daerah semakin hidup,” tambahnya.

Ia menegaskan, peringatan Harlah PKB tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi dan persatuan internal, tetapi juga mendorong kader agar memberikan kontribusi positif sesuai bidang masing-masing.

“Semua kader dan warga PKB harus membawa manfaat di sektornya masing-masing. Ke depan, kita juga berencana menggelar festival band agar makin banyak lahir grup musik berbakat dari Lampung, serta berbagai program pembinaan di sektor lainnya,” pungkas Chusnunia.

Rangkaian kegiatan Harlah tersebut sekaligus menjadi momentum bagi DPW PKB Lampung untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam kegiatan sosial, budaya, ekonomi, dan lingkungan, dengan menempatkan kebermanfaatan sebagai salah satu pesan utama peringatan Harlah ke-28 PKB. (**)

Patroli Udara Karhutla, Danrem 044/Gapo Pastikan Kondisi Wilayah Sumsel


REFORMASI-ID | Palembang – Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud, melaksanakan patroli udara dalam rangka pemantauan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Provinsi Sumatera Selatan dengan menggunakan Helikopter Patroli AS365-N2 PK-RTY milik Satgas Udara BNPB, Minggu (9/8/2026).

Sebelum pelaksanaan patroli udara, Danrem 044/Gapo menerima paparan terkait situasi dan kondisi Karhutla di wilayah Provinsi Sumatera Selatan yang disampaikan oleh Mayor Lek Edy Susanto. Dalam paparannya, dijelaskan perkembangan titik panas, kondisi cuaca, wilayah rawan Karhutla, serta langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan oleh Satgas Karhutla di lapangan.

Usai menerima paparan, Danrem 044/Gapo beserta rombongan melaksanakan patroli udara dengan titik keberangkatan dari Apron Alpha Lanud Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang. Adapun rute patroli meliputi Palembang – Talang Kelapa – Tulung Selapan – Tulung Selapan 2 – Tulung Selapan 3 – Pangkalan Lampam – Muara Kuang – Jejawi – Indralaya – Gelumbang – Rantau Bayur – kembali ke Palembang.

Patroli udara tersebut bertujuan untuk memantau secara langsung kondisi wilayah yang berpotensi terjadi Karhutla, mengidentifikasi titik-titik rawan, serta memastikan kesiapsiagaan personel dan sarana penanggulangan yang telah disiagakan di lapangan.

Dari hasil pemantauan udara, terpantau Satgas Darat Karhutla yang terdiri dari personel TNI, Babinsa, Manggala Agni, BPBD, Polri, serta instansi terkait lainnya terus melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di sejumlah wilayah di Sumatera Selatan. Selain itu, kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat juga terus digencarkan guna mencegah terjadinya pembakaran lahan.

Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menegaskan bahwa pencegahan merupakan langkah utama dalam mengatasi Karhutla dan memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Patroli udara ini kita laksanakan untuk memastikan kondisi wilayah secara langsung, memetakan daerah rawan, sekaligus melihat kesiapsiagaan Satgas Karhutla di lapangan. Saya mengapresiasi seluruh personel yang terus bekerja tanpa mengenal waktu dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan Karhutla di Sumatera Selatan,” ujar Danrem.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Sumatera Selatan untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan menggunakan api. Pencegahan Karhutla bukan hanya tugas pemerintah dan aparat, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian alam,” tegas Brigjen Khabib.

Melalui sinergi seluruh unsur Satgas Karhutla, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta partisipasi aktif masyarakat, diharapkan potensi terjadinya Karhutla di wilayah Sumatera Selatan dapat diminimalisir sehingga situasi tetap aman, kondusif, dan terkendali. (Mdn) 

Aksi Humanis Polantas Banyuasin, Bekali Pengendara Terjebak Macet Makanan dan Air Mineral Gratis


REFORMASI-ID | BANYUASIN – Polda Sumatera Selatan melalui jajaran Polres Banyuasin menunjukkan respons cepat dan humanis dalam meluruskan informasi yang beredar di ruang digital sekaligus menghadirkan pelayanan langsung bagi masyarakat pengguna jalan. Aksi anggota Satlantas Polres Banyuasin yang membawa kardus di tengah kemacetan Jalintim Palembang-Betung dipastikan merupakan kegiatan sosial berupa pembagian makanan dan air mineral secara gratis kepada pengendara.

Aksi tersebut menjadi perhatian setelah videonya beredar di media sosial dan menimbulkan beragam persepsi. Untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat tidak keliru, jajaran Satlantas Polres Banyuasin memberikan klarifikasi bahwa kardus yang dibawa personel berisi makanan ringan dan air mineral yang diperuntukkan bagi para pengemudi dan pengguna jalan yang terjebak dalam kemacetan panjang.

Kegiatan berlangsung di kawasan Simpang Talang Buluh/Semuntul Km 18, Kelurahan Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Selasa (4/8/2026), mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai.

Di tengah kondisi arus lalu lintas yang padat, personel Satlantas tidak hanya melakukan pengaturan untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), tetapi juga memberikan perhatian terhadap kondisi para pengendara yang harus menunggu dalam waktu cukup lama.

Makanan dan air mineral tersebut dibagikan secara cuma-cuma sebagai bentuk kepedulian kepada para sopir angkutan barang maupun pengguna jalan lainnya. Kehadiran personel di tengah kemacetan sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana yang lebih aman, tertib dan humanis di jalur lintas yang menjadi salah satu akses penting pergerakan masyarakat dan distribusi barang.

Kasat Lantas Polres Banyuasin, AKP Sayyid Malik Ibrahim, S.Tr.K., S.I.K., M.I.K., mengatakan aksi tersebut murni merupakan bentuk kepedulian personel kepada masyarakat dan tidak berkaitan dengan pungutan dalam bentuk apa pun.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak salah paham terhadap video yang beredar di media sosial. Kardus yang dibawa anggota kami berisi makanan dan air mineral gratis untuk dibagikan kepada pengemudi yang kelelahan akibat macet panjang. Ini merupakan bentuk kepedulian tulus kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKP Sayyid Malik Ibrahim, S.Tr.K., S.I.K., M.I.K.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Banyuasin, AKP Sayyid Malik Ibrahim, S.Tr.K., S.I.K., M.I.K., didampingi KBO Satlantas Polres Banyuasin, Iptu Eko Susilo, S.H., M.M., beserta personel Satlantas Polres Banyuasin.

Kapolres Banyuasin, AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., mengapresiasi langkah cepat dan humanis personelnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus meluruskan informasi yang berkembang di media sosial.

“Polres Banyuasin senantiasa berkomitmen untuk hadir secara aktif di tengah masyarakat. Kehadiran Polri tidak hanya diwujudkan melalui pengaturan lalu lintas dan penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian, empati dan upaya memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan,” tegas AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si.

Menurutnya, pelayanan kepolisian harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung, khususnya dalam situasi lalu lintas yang membutuhkan kehadiran dan respons cepat personel di lapangan.

Aksi tersebut juga menjadi gambaran pendekatan pelayanan Polri yang mengedepankan sisi humanis. Di tengah kepadatan lalu lintas, personel tetap menjalankan tugas utama menjaga kamseltibcarlantas sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., memberikan apresiasi terhadap respons jajaran Polres Banyuasin serta mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi yang beredar di media sosial.

“Kami mendukung penuh setiap langkah jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Apa yang dilakukan personel Satlantas Polres Banyuasin merupakan bentuk kehadiran Polri yang humanis di tengah masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyaring informasi di media sosial sehingga tidak terjadi kesalahpahaman terhadap berbagai bentuk pelayanan positif yang dilakukan anggota di lapangan,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumatera Selatan menegaskan bahwa kehadiran Polri di ruang publik tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga menyentuh kebutuhan kemanusiaan masyarakat. Respons cepat terhadap informasi viral dan pelayanan langsung di lapangan menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi publik yang transparan, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta memastikan setiap tugas kepolisian memberikan manfaat nyata.

Aksi sosial yang dilakukan jajaran polres Banyuasin tersebut mendapat sambutan positif dari para pengguna jalan yang menerima bantuan di tengah kondisi kemacetan. (Hms/Mdn) 

08 Agustus 2026

Sambut Hari Kemerdekaan Eva Dwiana Bagikan 10 Ribu Bendera Merah Putih ke Warga


REFORMASI-ID | BANDAR LAMPUNG - Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Bandar Lampung membagikan sebanyak 10 ribu bendera Merah Putih kepada masyarakat.

Kegiatan pembagian bendera tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana bersama jajaran Pemerintah Kota Bandar Lampung, di sejumlah titik, yakni Bundaran Tugu Adipura dan Jalan Yos Sudarso, tepatnya di pertigaan Kecamatan Bumi Waras.

Pantauan di lokasi, pengendara maupun masyarakat antusias menerima Bendera Merah Putih yang dibagikan Bunda Eva dan Kepala OPD.

Pembagian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mengajak masyarakat untuk ikut memeriahkan HUT Kemerdekaan RI dengan mengibarkan bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, pembagian 10 ribu bendera tersebut merupakan bentuk ajakan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan semangat nasionalisme dan rasa cinta terhadap Tanah Air.

Menurut Eva, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

“Ini merupakan bentuk kecintaan kita kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kami mengajak seluruh masyarakat Bandar Lampung untuk bersama-sama memasang dan mengibarkan bendera Merah Putih di rumah, lingkungan, maupun tempat usaha masing-masing,” ujar Eva.

Eva juga mengajak masyarakat untuk menyambut peringatan HUT RI dengan penuh semangat dan tetap menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing.

“Semoga semangat kemerdekaan ini bisa terus kita jaga. Mari kita isi kemerdekaan dengan hal-hal positif, menjaga kerukunan, gotong royong, dan bersama-sama membangun Kota Bandar Lampung menjadi lebih baik,” katanya. (**)

Tampil Memukau, Band Three Sixty Awali Keseruan Harbour Fest Bakauheni


REFORMASI-ID | BAKAUHENI, LAMPUNG SELATAN — Bakauheni Harbour City kembali menghadirkan gelaran hiburan bertajuk Harbour Fest, dengan rangkaian acara yang memadukan musik, hiburan interaktif, serta penampilan sejumlah musisi dan band. Sabtu, 08/08/2026.

Dalam rangkaian kemeriahan acara tersebut tampil mengawali keseruan Band Three sixty. Dan terpantau awak media dilapangan hadir Dirut Teknik Asdp Nana Sutisna, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Wakil Bupati Lampung Selatan Syaiful Anwar beserta jajarannya, Forkopimda, Forkopimcam dan Kepala Desa Bakauheni. 

Tak hanya itu ada salah satu yang menarik, para pengunjung disuguhi  dengan kuliner UMKM Bakauheni, hal tersebut disampaikan oleh pengunjung dari Sidomulyo Mbak Fani dan Mas Ajis, event seperti ini sangat menyenangkan dan bagus sekali untuk mendorong kemajuan pariwisata juga ekonomi masyarakat di Lampung Selatan. 

"Semoga kedepannya lebih sering diselenggarakan acara acara besar seperti ini," ujar mereka berdua. 

Selain itu. Panggung utama semakin semarak pada malam hari. Mulai pukul 19.00 WIB, Threesixty yang tampil memukau, kemudian dilanjutkan Gilga Sahid pada pukul 20.00 WIB. 

Masih ditempat yang sama  pengunjung Harbour Fest Hasan dari Bandar Lampung penggemar Band Kotak. Berharap agar Band Band yang tampil agar lebih banyak lagi agar lebih meriah dan seru. 

"Sudah sangat bagus dengan adanya event Harbour Fest, yang sudah memberikan hiburan dengan penampilan artis artis ibukota. Yang salah satu band favorit kami Band Kotak," ungkapnya. 

Tak berhenti di situ, penonton juga akan dihibur oleh Guyon Waton pada pukul 21.00 WIB dan ditutup dengan penampilan Kotak Band pada pukul 22.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.

Setelah seluruh rangkaian pertunjukan selesai, acara akan ditutup dengan sesi “Thanks To – Closing” pada pukul 23.00 WIB.

Dengan komposisi penampil yang beragam, Harbour Fest diharapkan menjadi salah satu pilihan hiburan masyarakat sekaligus menambah semarak aktivitas di kawasan Bakauheni Harbour City. (Tim)