26 Juni 2026
Ini Daftar Lengkap Mutasi Polda Lampung, Sejumlah PJU dan 6 Kapolres Diganti
REFORMASI-ID | Lampung – Kepolisian Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap sejumlah perwira menengah di jajaran Polda Lampung. Mutasi tersebut tertuang dalam tujuh Surat Telegram (ST) Kapolri bernomor ST/1335 hingga ST/1341/VI/KEP./2026 tertanggal 25 Juni 2026.
Rotasi jabatan tersebut meliputi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung, Kapolresta Bandar Lampung, serta enam kapolres di wilayah hukum Polda Lampung.
Beberapa pejabat utama yang dimutasi di antaranya Karo Logistik Polda Lampung Kombes Pol Supriadi yang mendapat penugasan sebagai Auditor Kepolisian Madya TK I Itwasum Polri. Posisinya digantikan oleh Kombes Pol Atot Irawan yang sebelumnya menjabat Dirintelkam Polda Banten.
Pergantian juga terjadi di Direktorat Polairud. Kombes Pol Boby Pa'ludin Tambunan mendapat penugasan dalam rangka pendidikan pengembangan, sementara jabatan Dirpolairud kini diisi Kombes Pol Arick Sartani Marbun.
Selain itu, jabatan Dirresnarkoba Polda Lampung yang sebelumnya diemban Kombes Pol Dwi Handoko Prasanto kini dipercayakan kepada Kombes Pol Dodi Suryadin. Sementara posisi Dirsamapta Polda Lampung kini dijabat AKBP Prayudha Widiatmoko menggantikan Kombes Pol Bramono Purnomo Nugroho.
Rotasi juga menyasar Kapolresta Bandar Lampung. Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mendapat promosi menjadi Kasubdit IV Dittipideksus Bareskrim Polri. Jabatan Kapolresta Bandar Lampung selanjutnya diemban Kombes Pol Herbin Garbawiyata J. Sianipar yang sebelumnya menjabat Kapolresta Magelang Polda Jawa Tengah.
Sementara itu, pergantian juga terjadi di enam polres jajaran Polda Lampung. AKBP Toni Kasmiri dimutasi sebagai Wadirpamobvit Polda Jawa Timur dan digantikan AKBP Deddy Kurniawan sebagai Kapolres Lampung Selatan.
Selanjutnya, AKBP Raswidiati Anggraini ditunjuk sebagai Kapolres Lampung Utara menggantikan AKBP Deddy Kurniawan. AKBP Heti Patmawati dipercaya mengemban jabatan Wadirreskrimum Polda Lampung, sedangkan posisi Kapolres Lampung Timur kini dijabat AKBP Yuliansyah.
Di Polres Tulang Bawang, AKBP Adri Bhirawasto ditunjuk sebagai kapolres menggantikan AKBP Yuliansyah. Kemudian AKBP Sendi Antoni dimutasi sebagai Wakapolresta Bandara Soekarno-Hatta Polda Metro Jaya dan posisinya sebagai Kapolres Tulang Bawang Barat digantikan AKBP Himmawan Setiawan.
Pergantian juga terjadi di Polres Pringsewu. AKBP Mochammad Yunnus Saputra mendapat penugasan di Dittipidsiber Bareskrim Polri, sementara jabatan Kapolres Pringsewu kini diemban AKBP Dadi Perdana Putra.
Selain itu, mutasi juga mencakup sejumlah pejabat lainnya, yakni Kombes Pol Alim, AKBP Maryanto, serta AKBP Sukandar yang mendapat penugasan baru di lingkungan Polri.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun membenarkan adanya mutasi tersebut. Menurutnya, rotasi jabatan merupakan hal yang biasa dilakukan di tubuh Polri sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier personel.
"Mutasi merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk penyegaran organisasi, pembinaan karier, serta untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Kami mengucapkan selamat kepada pejabat yang mendapat amanah baru dan terima kasih atas dedikasi pejabat lama selama bertugas di Polda Lampung," kata Yuni.
Yuni menambahkan, seluruh pejabat yang dimutasi akan mengikuti proses serah terima jabatan (sertijab) di Polda Lampung sesuai jadwal yang telah ditetapkan. (Mudian)
Pembangunan Sekolah Rakyat Kota Baru Masuki Tahap Akhir, Operasional Segera Dimulai
REFORMASI-ID | Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung mematangkan persiapan operasional Sekolah Rakyat (SR) Permanen yang berlokasi di kawasan Kota Baru. Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat memimpin rapat koordinasi lintas sektor di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kamis (25/07/2026).
Rapat ini menjadi forum untuk mengintegrasikan dukungan teknis dari berbagai instansi guna memastikan kesiapan infrastruktur, tenaga pendidik, serta sistem pendukung operasional sekolah yang ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan Juli 2026.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi, melaporkan bahwa pembangunan fisik SR Permanen di Kota Baru saat ini telah memasuki tahap akhir dan akan mengakomodasi sebanyak 413 peserta didik. Untuk memastikan kelancaran proses transisi tersebut, diperlukan sinergi lintas organisasi perangkat daerah, mulai dari pemenuhan kebutuhan guru, layanan kesehatan bagi siswa, hingga penyediaan sarana utilitas di lingkungan sekolah.
Sekdaprov menekankan bahwa Sekolah Rakyat merupakan proyek prioritas pemerintah pusat yang menjadi instrumen penting dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, Sekdaprov menginstruksikan seluruh jajaran, termasuk pemerintah kabupaten/kota, untuk proaktif dalam memfasilitasi mobilisasi peserta didik dan pemenuhan kebutuhan teknis lainnya.
"Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen penuh dalam mendukung operasional Sekolah Rakyat ini. Kita harus memastikan seluruh fasilitas dan sistem pendukung berfungsi optimal saat masa pembelajaran dimulai, agar anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang maksimal," ujar Sekdaprov
Dalam rapat tersebut, juga telah dibentuk tim transisi yang melibatkan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya untuk mengawal jalannya masa orientasi dan keberlanjutan operasional sekolah secara berkelanjutan. Fokus utama tim saat ini adalah memastikan kesiapan data siswa, kesehatan lingkungan sekolah, dan pemenuhan standar pelayanan pendidikan yang telah ditetapkan. (*)
Manfaatkan Korban yang Tertidur di Teras Masjid, Terduga Pelaku Pencurian Ditangkap Polisi
REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN – Gerak cepat Unit Reskrim Polsek Natar membuahkan hasil. Seorang pria berinisial E.M. (43), warga Desa Penawar Rejo, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, diamankan setelah terlibat dalam kasus pencurian yang terjadi di teras Masjid Roudatul Jannah, Desa Hajimena, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.
Kapolsek Natar AKP Setio Budi Howo, S.H. mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Korban, Edi Siswanto, yang sedang dalam perjalanan pulang ke Kota Metro, memilih beristirahat di teras masjid setelah tidak mendapatkan bus tujuan Metro. Sebelum beristirahat, korban terlebih dahulu meminta izin kepada marbot masjid.
Saat terbangun pada pagi hari, korban mendapati tas miliknya yang berada di samping kepala telah hilang. Tas tersebut berisi satu unit telepon genggam Vivo Y28, dompet, kartu identitas, kartu BPJS, kartu ATM, serta sejumlah dokumen penting lainnya.
Korban kemudian berupaya mencari barang miliknya di sekitar lokasi, namun tidak membuahkan hasil. Bersama pengurus masjid, korban memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Natar. Kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai sekitar Rp2,6 juta.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Natar yang dipimpin IPTU Ade Candra, S.H., M.H. bersama IPDA Adek Suci Pebrianto, S.H., M.H. langsung melakukan serangkaian penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi, menganalisis rekaman CCTV, serta melakukan pelacakan terhadap barang bukti.
Hasil penyelidikan mengarah kepada seorang pria berinisial E.M. Pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 09.15 WIB, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku di wilayah Kabupaten Tulang Bawang tanpa perlawanan. Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit telepon genggam Vivo Y28 milik korban, dompet warna cokelat, kotak telepon genggam, pakaian yang diduga digunakan saat kejadian, serta beberapa barang lainnya yang berkaitan dengan proses penyidikan.
Kapolsek Natar AKP Setio Budi Howo, S.H. menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja cepat personel di lapangan yang didukung alat bukti dan rekaman CCTV.
"Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 19 Juni 2026 sekitar pukul 06.00 WIB di teras Masjid Roudatul Jannah, Desa Hajimena. Setelah menerima laporan dari korban, anggota langsung melakukan penyelidikan hingga keesokan harinya berhasil mengamankan seorang terduga pelaku di wilayah Kabupaten Tulang Bawang." jelasnya.
Kapolsek menjelaskan, terduga pelaku yang diamankan merupakan seorang pria berusia 43 tahun yang diduga memanfaatkan situasi saat korban sedang tertidur.
"Terduga pelaku berinisial E.M., berusia 43 tahun, warga Kabupaten Tulang Bawang. Modus yang dilakukan yakni memanfaatkan kondisi korban yang sedang beristirahat di teras masjid, kemudian mengambil tas berisi telepon genggam, dompet, kartu identitas, dan barang berharga lainnya. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani proses penyidikan lebih lanjut." kata Kapolsek Natar.
AKP Setio Budi Howo juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap barang pribadi, termasuk ketika berada di tempat ibadah maupun fasilitas umum.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan. Apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana, segera laporkan melalui layanan Polri 110 atau kantor polisi terdekat agar dapat segera kami tindak lanjuti." ujarnya.
Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Natar guna menjalani proses penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Terhadap perkara tersebut, penyidik menerapkan Pasal 476 KUHP tentang tindak pidana pencurian. (*)
Bunda Eva Optimis Gedong Air Bisa Wakili Lampung di Lomba Kelurahan Tingkat Nasional 2026
REFORMASI-ID | LAMPUNG - Pemerintah Kota Bandar Lampung optimistis Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, mampu menjadi wakil Provinsi Lampung pada Lomba Kelurahan Tingkat Nasional 2026. Jumat, 26/06/2026.
Harapan tersebut disampaikan saat kunjungan Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung di Kelurahan Gedong Air.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menjelaskan, lomba kelurahan merupakan agenda tahunan yang mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Desa dan Kelurahan.
Kegiatan ini bertujuan mendorong pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kelembagaan, peningkatan partisipasi warga, serta pelestarian budaya gotong royong.
"Harapan bunda kita bisa mendapat juara dalam perlombaan ini, tadi kan sudah dinilai, kita punya beberapa keunggulan, semoga aja bisa menang," katanya.
Eva Dwiana mengungkapkan, selain dihuni masyarakat yang majemuk, terdiri dari suku Jawa, Lampung, Sunda, Tionghoa, dan berbagai etnis lainnya, warga juga dikenal hidup rukun dengan semangat toleransi dan gotong royong yang masih terjaga.
Keberagaman tersebut turut didukung dengan pelestarian budaya melalui berbagai kelompok seni, seperti karawitan, kuda kepang, sanggar seni Lampung, hingga pencak silat tradisional. Tak hanya itu, Kelurahan Gedong Air juga memiliki potensi ekonomi yang kuat.
"Di sini juga punya potensi ekonomi yang kuat, seperti pelaku UMKM yang bergerak disejumlah sektor," ujarnya.
Menurutnya, kelurahan ini juga aktif mendukung program pemerintah, di antaranya penyediaan bahan untuk Program Makanan Bergizi Gratis serta pemberdayaan masyarakat melalui Koperasi Merah Putih.
"Harapan kita, Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung menetapkan Kelurahan Gedong Air sebagai wakil Provinsi Lampung untuk berkompetisi di tingkat nasional pada 2026," katanya. (*)
HANI 2026, AKBP Martua Silitonga Tegaskan Perkuat Sinergi Berantas Peredaran Gelap Narkotika
REFORMASI-ID | Cilegon, Banten - Kepolisian Resor (Polres) Cilegon Polda Banten, melalui Kapolres Cilegon Dr Martua Raja Taripar Laut Silitonga dan Wakapolres Cilegon Kompol M.Ridzky Salatun, mengucapkan selamat Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026. Jumat, 26/06/2026.
Setiap tanggal 26 Juni, dunia memperingati Hari Anti Narkotika Internasional atau International Day against Drug Abuse and Illicit Trafficking.
Peringatan ini menjadi pengingat, bahwa ancaman narkoba belum berakhir, terutama di tengah meningkatnya peredaran narkoba sintetis, produksi kokain, dan pemanfaatan teknologi oleh jaringan perdagangan ilegal.
Peredaran narkoba dunia terus mengalami perubahan dalam beberapa waktu terakhir. UNODC mencatat, persoalan narkoba global tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang mengikuti perubahan pola produksi, distribusi, dan konsumsi.
Perkembangan teknologi juga dimanfaatkan oleh kelompok perdagangan narkoba untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Berbagai inovasi digital digunakan untuk memperluas distribusi dan menarik pengguna baru, sehingga perdagangan ilegal tersebut terus berkembang dan berdampak luas pada kesehatan, keamanan, serta stabilitas masyarakat.
Kondisi ini, menjadi latar belakang tema Hari Anti Narkotika Internasional 2026, yaitu "World drug problem: persisting issues, new challenges, innovative responses" atau "Masalah narkoba dunia: persoalan yang terus berlangsung, tantangan baru, dan respons inovatif."
Tema tersebut, menekankan bahwa persoalan narkoba tidak hanya terus bertahan, tetapi juga berkembang dengan berbagai bentuk tantangan baru yang membutuhkan langkah penanganan yang lebih inovatif, berbasis data, dan melibatkan banyak pihak.
Martua Silitonga menegaskan, bahwa narkotika bukan lagi sekadar tindak pidana biasa, melainkan ancaman serius terhadap ketahanan bangsa yang harus dihadapi melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
"Saya mengucapkan selamat Hari Anti Narkotika Internasional Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata amanat Undang-Undang Narkotika sekaligus Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Perang melawan narkoba bukan hanya tugas Polri, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh komponen bangsa," ujar Martua Silitonga.
Martua Silitonga menjelaskan, bahwa Satuan Reserse Narkoba Polres Cilegon Polda Banten, dalam pengungkapan kasus tindak pidana narkoba, periode Mei hingga Juni 2026, dalam dua bulan terakhir, berhasil mengungkap 19 kasus dengan 21 tersangka.
"Dari 21 tersangka, 19 orang laki-laki dewasa, 1 perempuan dewasa, dan 1 anak di bawah umur. Peran mereka berbeda, 5 sebagai pemakai, 12 pengedar, dan 4 perantara jual beli," ujar Kapolres.
Barang bukti yang berhasil diamankan, yakni ribuan Butir dan ratusan gram narkotika, meliputi sabu 3.453 paket dengan bruto 848,54 gram / netto 483,88 gram.
Tembakau sintetis 6 paket bruto 141,26 gram / netto 136,55 gram, ganja 1 paket netto 1,63 gram, obat-obatan daftar G 1.968 butir, terdiri dari taamadol 1.400 butir, Hexymer 478 butir, Alprazolam 90 butir dan ekstasi 394 butir.
Dari 19 kasus, jenis narkotika yang paling banyak diungkap, adalah sabu sebanyak 11 kasus, tembakau sintetis 4 kasus, obat-obatan 3 kasus, dan ganja 1 kasus.
Motif utama para pelaku, adalah mencari keuntungan ekonomi dari peredaran narkoba.
Para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) jo Pasal 609 Ayat (2) huruf a UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP, UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan UU RI No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Ancaman hukuman maksimal pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara 20 tahun.
Pada pengungkapan ini, diperkirakan telah menyelamatkan ±6.185 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang.
Perhitungan, berdasarkan asumsi 1 gram sabu untuk 4 pengguna, 1 gram tembakau sintetis untuk 3 pengguna, dan 1 butir obat/ekstasi untuk 1 pengguna.
Saat ini, seluruh tersangka telah ditahan di Polres Cilegon. Barang bukti disita dan diuji di Laboratorium Forensik Polri. Berkas perkara dalam tahap pemberkasan.
"Mari bersama kita lawan segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba demi keselamatan generasi bangsa dan masyarakat Banten yang bersih dari narkoba. Bersama kita wujudkan komitmen "War on Drugs"," tegas Kapolres Cilegon.
Kapolres Martua Silitonga, juga mengajak masyarakat, agar berani memberikan informasi terkait penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
Untuk mendukung hal tersebut, Kapolres Martua Silitonga telah memerintahkan untuk membuka akses pelaporan yang aman serta memberikan perlindungan terhadap identitas masyarakat yang melapor.
"Saya berharap, masyarakat tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian. Kami menjamin perlindungan identitas pelapor. Penindakan bukanlah solusi akhir. Pencegahan merupakan kunci utama keberhasilan pemberantasan narkoba," tegasnya.
Bila terjadi gangguan kamtibmas, segera melaporkan ke pihak kepolisian terdekat atau ke Call Center 110 Polres Cilegon Polda Banten." demikian pesan dan himbauan Kapolres Cilegon Dr Martua Raja Taripar Laut Silitonga. (Daeng Yusvin/Mudian)
Peringati HANI 2026, Kepala BNNK Lampung Selatan Ajak Masyarakat Wujudkan Generasi Sehat, Cerdas dan Kuat
REFORMASI-ID | Lampung Selatan — Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Selatan AKBP Rahmad Hidayat, SE., MM mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, produktif, dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika. Jumat, 26/06/2026.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lampung Selatan, AKBP Rahmad Hidayat.SE.MM,. Mengatakan peringatan HANI Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika merupakan tanggung jawab bersama.
Pada kesempatan itu AKBP Rahmad Hidayat memaparkan, dengan mengusung tema “Membangun Generasi Sehat, Cerdas dan Kuat melalui Gerakan aksi nasional anti narkotika dimulai dari anak bersih narkoba (Ananda Bersinar) menuju Indonesia Emas 2045”, BNNK Lampung Selatan terus mendorong peran aktif keluarga, sekolah, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat.
"Dengan program Ananda Bersinar untuk menciptakan generasi muda yang memiliki daya tangkal terhadap ancaman narkoba," ucap Kepala BNNK Lampung Selatan AKBP Rahmad Hidayat. SE. MM,.
Selain itu Kepala BNNK Lampung Selatan AKBP Rahmad Hidayat, menyampaikan bahwa generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dijaga bersama. Peringatan HANI 2026 menjadi pengingat bagi kita semua bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas BNN, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
"Mari kita bersama membangun generasi yang sehat, cerdas, kuat, dan berkarakter untuk menyongsong Indonesia Emas 2045," ujar Kepala BNNK Lampung Selatan.
AKBP Rahmad Hidayat mengungkapkan. BNNK Lampung Selatan juga terus melaksanakan berbagai program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), diantaranya melalui kegiatan edukasi, sosialisasi, pembentukan lingkungan bersih narkoba, serta penguatan peran masyarakat dalam pencegahan narkoba sejak dini.
"Melalui semangat Ananda Bersinar, BNNK Lampung Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menolak narkoba dan memilih hidup sehat, produktif, serta berprestasi," ajak AKBP Rahmad Hidayat.
"BNNK Lampung Selatan terus berkomitmen bersama-sama mewujudkan Lampung Selatan Bersinar (Bersih Narkoba)," pungkasnya. (Mudian)
Tingkatkan Standar Keamanan Pariwisata Bali, Korsabhara Baharkam Polri Gelar Klarifikasi Risk Assessment di Sejumlah Hotel Berbintang
Dalam sambutannya, KBP Eduward Pardede, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa agenda ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen Polri dalam mendukung para pelaku usaha, khususnya di sektor perhotelan.
Pastikan Keamanan Obvitnas, Tim Audit Baharkam Polri Tuntaskan Evaluasi SMP di PT Antam UBPN Konawe Utara
25 Juni 2026
Diduga Rudapaksa Pelajar di Kamar Kos, Pemuda di Pesisir Barat Ditangkap Polisi
REFORMASI-ID | PESISIR BARAT - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pesisir Barat menangkap seorang pemuda berinisial IS (23), warga Pekon (Desa) Way Nukak, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
IS ditangkap lantaran diduga melakukan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang pelajar perempuan berinisial NE (17).
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurutnya, pelaku diamankan oleh Tim Unit IV PPA dan Tekab 308 Polres Pesisir Barat di kediamannya tanpa perlawanan.
"Benar, petugas telah mengamankan terduga pelaku tindak pidana kekerasan seksual pada Minggu kemarin. Saat ini, pelaku sudah berada di Polres Pesisir Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya, Rabu (24/6/2026).
Yuni menjelaskan, peristiwa memilukan itu terjadi pada Minggu (17/5/2026) siang. Kejadian bermula saat pelaku mengajak korban pergi bermain dan berfoto di kawasan Pekon Rawas.
Setelah berfoto, pelaku kemudian membawa korban ke sebuah rumah kos milik rekannya di Pekon Pemerihan, Kecamatan Krui Selatan. Korban sempat menolak ajakan tersebut, namun pelaku mengancam akan meninggalkannya sendirian di jalan. Karena merasa takut, korban akhirnya terpaksa menuruti kemauan pelaku.
Di dalam kamar kos sedang sepi itulah, pelaku memaksa korban untuk melepaskan pakaiannya. Korban sempat melakukan perlawanan, namun pelaku kembali melancarkan ancaman yang sama.
"Pelaku memanfaatkan rasa takut korban dengan mengancam akan meninggalkannya sendirian di lokasi. Di bawah tekanan tersebut, pelaku melancarkan aksi bejatnya sebanyak tiga kali di dalam kamar kos tersebut," jelas Yuni.
Setelah melakukan aksi tersebut, pelaku kemudian mengantarkan korban kembali ke rumah salah satu temannya di kawasan Pasar Krui. Tidak terima dengan perbuatan pelaku, pihak keluarga korban diwakili oleh pelapor S akhirnya resmi melaporkan kejadian ini ke Polres Pesisir Barat pada 19 Juni 2026.
Selain mengamankan pelaku, pihak kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian dalam milik korban yang digunakan saat kejadian.
Atas perbuatannya, pelaku IS akan dijerat dengan Pasal 15 ayat (1) huruf g Jo Pasal 473 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan Perkosaan.
Menyikapi maraknya kasus kekerasan seksual yang menyasar anak di bawah umur, Yuni turut memberikan imbauan tegas kepada masyarakat, khususnya para orang tua baik langsung kepada petugas kepolisian atau menghubungi layanan call center 110.
"Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar selalu mengawasi pergaulan anak-anak kita yang masih remaja. Jangan mudah percaya pada bujuk rayu ataupun ancaman dari orang lain. Segera lapor ke kepolisian terdekat jika melihat atau mengalami tindakan kekerasan seksual," tandas Kabid Humas. (Hms/Mudian)
24 Juni 2026
Ketahanan Pangan Jadi Isu Strategis Nasional, Wakapolri Luncurkan Buku ke-42 “Mengawal Pangan Menuai Aman”
Korsabhara Baharkam Polri Laksanakan Ziarah Makam Pemuliaan Bhayangkara Cikeas
Sambangi Kantor Senkom, Kasat Binmas Polres Lamsel Sosialisasikan Layanan Darurat 110
REFORMASI-ID | Lampung Selatan - Senkom Mitra Polri Kabupaten Lampung Selatan menerima kunjungan Kasat Binmas Polres Lampung Selatan Iptu Aprizal di Kantor Senkom Lamsel, *Rabu, 24 Juni 2026 pukul 09.45-10.37 WIB*. Kunjungan ini dalam rangka sambang, pembinaan mitra Polri, dan sosialisasi layanan telepon darurat 110.
Kegiatan dipimpin Ketua Senkom Lamsel Ari Nenggo bersama Ricko Arbi dan M. Nurvauzi beserta jajaran pengurus.
Iptu Aprizal menjelaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Ia meminta Senkom aktif meneruskan sosialisasi 110 kepada warga untuk kondisi darurat seperti kecelakaan, gangguan Kamtibmas, begal, dan balap liar.
“Kepolisian butuh peran serta masyarakat. Layanan 110 ini gratis 24 jam. Tolong sosialisasikan ke warga biar cepat ditangani kalau ada darurat,” jelas Iptu Aprizal.
Selain itu, Kasat Binmas juga memperkenalkan program unggulan “Janji Jaga”. Ia mengapresiasi sinergitas Senkom Lamsel selama ini dalam pengamanan Nataru, Cooling System, dan kegiatan kepolisian lainnya.
Ketua Senkom Lamsel Ari Nenggo mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan arahan dari jajaran Binmas Polres Lamsel. “Kami siap menindaklanjuti arahan Bapak untuk mensosialisasikan 110 dan program prioritas Polres ke seluruh warga Lamsel,” ujarnya.
Kegiatan ngobrol santai ditutup pukul 10.37 WIB dilanjutkan sesi foto bersama di halaman Kantor Senkom Kab. Lampung Selatan. (Mudian)
Perkuat Pengamanan Aset Negara, Tim Wasdal Korsabhara Polri Audit PT Pertamina PSTB Kaltim
Momen Kehangatan Anggota Mabes Polri Saat Sambangi Kediaman Mantan Kapolri Bambang Hendarso Danuri
23 Juni 2026
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Tim Mabes Polri Anjangsana ke Kediaman Jenderal (Purn) Badrodin Haiti
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Lampung Ikuti Dialog Kebangsaan Terkait Penguatan Tri Brata dan Catur Prasetya di Era Digital
REFORMASI-ID | LAMPUNG – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mengikuti kegiatan Dialog Kebangsaan yang digelar secara hibrida.
Kegiatan juga diikuti oleh Polres dan Polsek Jajaran secara daring, berfokus pada penguatan nilai-nilai luhur Tri Brata dan Catur Prasetya guna menghadapi tantangan tugas Polri yang semakin kompleks di era digital dan lanskap siber, Senin (22/6/2026).
Dialog Kebangsaan kali ini menghadirkan narasumber sekaligus motivator nasional terkemuka, Prof. Dr. (H.C.) Ary Ginanjar Agustian.
Berdasarkan materi yang dipaparkan dalam kegiatan tersebut, Dialog Kebangsaan kali ini menyoroti tema utama "Era Digital dan Kompleksitas Kamtibmas".
Dalam pemaparannya yang bertajuk penguatan integritas anggota di era digital, ia menekankan pentingnya perubahan mendasar dari dalam diri setiap personel Polri, terutama bagaimana nilai-nilai luhur institusi bertransformasi nyata dari sekadar pemahaman menjadi perilaku sehari-hari, serta dari perilaku konsisten menjadi sebuah karakter yang melekat kuat
Terdapat empat poin latar belakang krusial yang menjadi fokus pembahasan dalam menyikapi dinamika keamanan modern:
1. Lanskap Disrupsi Digital dan Kompleksitas Kamtibmas: Perkembangan teknologi informasi yang masif telah mengubah lanskap kehidupan masyarakat secara radikal menuju era Society 5.0. Selain menghadirkan kemudahan, transformasi ini juga melahirkan ruang siber (cyberspace) sebagai domain baru dalam kehidupan bernegara yang memicu pergeseran bentuk kejahatan konvensional menjadi kejahatan berbasis digital (cybercrime) yang bersifat lintas batas, anonim, dan kompleks. Fenomena ini menuntut Polri untuk memiliki kapasitas yang melampaui metode kepolisian tradisional.
2. Paradoks Teknologi dan Kebutuhan SDM Polri Presisi: Untuk merespons tantangan zaman, Kapolri telah menetapkan visi Transformasi Menuju Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Penguatan aspek teknologi di satu sisi memberikan kecepatan dan efisiensi, namun di sisi lain memperluas risiko kerentanan etika di ruang digital bagi personel Polri. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan melekat karena kesalahan etika digital dari seorang oknum dapat dengan cepat meruntuhkan legitimasi dan kepercayaan publik (public trust) terhadap institusi Polri secara keseluruhan.
3. Degradasi Etika Digital dan Tantangan Kultural: Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa modernisasi fasilitas belum sepenuhnya diiringi dengan kesiapan mental-kultural yang kokoh. Munculnya fenomena pelanggaran kode etik oleh personel di media sosial menunjukkan adanya celah (gap) dalam pembentukan karakter. Hal ini membuktikan bahwa kecanggihan teknologi hanyalah sebuah alat (tools), yang jika tidak dikendalikan oleh moralitas yang kuat justru dapat menjadi bumerang yang merusak integritas penegakan hukum.
4. Revitalisasi Tri Brata dan Catur Prasetya sebagai Solusi Jangka Panjang: Untuk menjembatani jurang antara kecanggihan teknologi dan integritas moral, Polri menekankan pentingnya kembali kepada akar filosofinya, yaitu Tri Brata (sebagai pedoman hidup) dan Catur Prasetya (sebagai pedoman kerja). Di era digital, nilai-nilai luhur ini harus direvitalisasi, diinterpretasikan ulang, dan diperkuat intensitasnya ke dalam sanubari setiap personel agar menjadi standar operasional moral dalam menegakkan hukum secara transparan dan berkeadilan.
Mewakili Kapolda Lampung, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi seluruh jajaran untuk melakukan introspeksi dan penguatan mental.
"Tantangan Polri ke depan, khususnya di wilayah hukum Polda Lampung, tidak lagi hanya berada di ruang fisik melainkan sudah merambah ke ruang digital. Oleh karena itu, integritas personel adalah harga mati. Kita tidak ingin kecanggihan teknologi yang kita miliki justru disalahgunakan atau menurunkan citra Polri akibat pelanggaran etika digital oleh oknum di media sosial," ujar Yuni.
Melalui Dialog Kebangsaan ini, Polda Lampung berkomitmen penuh untuk terus melakukan pembinaan internal serta penguatan karakter terhadap seluruh jajaran personel.
Dengan menjadikan Tri Brata dan Catur Prasetya sebagai kompas moral, diharapkan setiap anggota Polri, khususnya di jajaran Polda Lampung, mampu menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional, humanis, serta beretika, baik di dunia nyata maupun di ruang digital demi menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. (HMS/Mudian)
Hadiri Rapat Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Kasrem: Perkuat Sinergitas dan Rasa Cinta Tanah Air
REFORMASI-ID | Palembang – Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri didampingi Kasipers Kasrem 044/Gapo Kolonel Kav Adri Nurcahyo menghadiri Rapat Persiapan Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Bina Praja Lantai 2 Kota Palembang, Selasa (23/6/2026).
Rapat tersebut dilaksanakan sebagai langkah awal dalam menyusun kesiapan pelaksanaan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan sukses, tertib, aman, dan meriah.
Tujuan utama rapat persiapan ini untuk membangun koordinasi lintas sektoral antar instansi, membentuk kepanitiaan, serta menyusun rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Pembahasan rapat difokuskan pada beberapa poin krusial, di antaranya pembentukan panitia, penentuan struktur organisasi, pembagian tugas, serta penanggung jawab pada masing-masing bidang kegiatan.
Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri menyampaikan bahwa sinergitas seluruh unsur dan instansi terkait sangat penting dalam menyukseskan pelaksanaan peringatan HUT Kemerdekaan RI.
“Peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekadar kegiatan seremonial, namun juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, semangat nasionalisme, dan rasa cinta tanah air. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi, kerja sama, serta komitmen bersama dari seluruh pihak agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik, aman, tertib, dan memberikan makna bagi masyarakat,” ujar Kasrem.
Melalui rapat persiapan ini, seluruh pihak terkait dapat menyatukan persepsi dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Provinsi Sumatera Selatan. (Mudian)
Hadiri Rakernas KSPI 2026, Wakapolri Tegaskan Sinergi Polri dan Buruh untuk Lindungi Hak Pekerja
Komitmen Amankan Pasokan Listrik Sulawesi, PLN UP2B Makassar Gandeng Baharkam Polri
Perkuat Keamanan Investasi Nikel, Ditpamobvit Baharkam Polri Audit SMP PT Antam UBPN Konawe Utara
22 Juni 2026
Terapi Kesehatan Bersama Hermina Cancer Warrior (HCW), Healing Sehat dan Upaya Imun Maksimal
Seperti halnya Hermina Cancer Warrior (HCW) yang mengadakan terapi di tempat wisata atau yang sering disebut wisata psikologis atau terapi rekreasi di Ciwidey Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan diikuti 103 peserta dan dihadiri Dr.dr. M Yadi Permana, Sp.B Onk Penasehat HCW, Direksi RS Hermina Bekasi drg. Anes, Sp. Ort. Wakil Direktur dan ketua Hermina Cancer Warrior (HCW) Prof. Cicih Ratnasih., MM dan para pengurus, perwakilan pihak RS Hermina Bekasi, dan pasien Ca dan para survivor Rumah Sakit Hermina Bekasi yang tergabung dalam Hermina Cancer Warrior (HCW).
Menurut Prof. Cicih Ratnasih Ketua Hermina Cancer Warrior (HCW) acara hari ini merupakan Kegiatan HCW yang memang sudah diagendakan. Semua kegiatan yang diadakan HCW bernaung di bawah manajemen Rumah Sakit Hermina.
Acara terapi kesehatan di Ciwidey ini sebagai Silaturahmi untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di antara kita sebagai satu kesatuan dalam Hermina Cancer Warrior (HCW).
"Mari kita sambut dengan senyuman, kebahagiaan, dan kehangatan dalam acara yang penuh berkah ini. Acara ini sangat baik untuk memulihkan mental dan melatih kemampuan bersosialisasi pasien dan tetap bugar. Kegiatan ini bertujuan membuat pasien lebih percaya diri, rileks, dan merasa bahagia setelah menjalani perawatan," jelas Prof. Cicih.
Sementara itu, Wakil Direktir RS Hermina Bekasi, drg. Anes, Sp. Ort. menyampaikan bahwa menggabungkan terapi kesehatan dengan liburan (wisata) sangat baik untuk tubuh dan pikiran. Menurutnya, kegiatan ini dikenal sebagai wisata kebugaran atau wisata medis.
"Selain itu, tidak hanya untuk mengobati penyakit, tetapi juga untuk meredakan stres dan meningkatkan gaya hidup sehat," ungkapnya.
"Berada di tempat jauh dari rumah, berada di taman atau area terbuka bisa membantu mengurangi stres. Ini juga membantu meredakan rasa cemas dan nyeri yang sering dialami oleh pasien kanker," kata dr. Yadi.
dr. Yadi mengajak para pasien kanker dengan mengikuti kegitan-kegiatan positif seperti kegiatan yang menghadirkan penyintas kanker dalam seminar atau acara lainnya.
"Dengan kegiatan seperti ini penderita kanker dapat mendapatkan inspirasi, motivasi, dan dukungan yang mereka perlukan untuk berjuang melawan penyakit tersebut. Jangan pernah patah semangat. Kita harus selalu bertahan. Allah tidak memberi cobaan karena marah, tapi karena sayang. Percayalah, ada rencana indah yang telah dipersiapkan untuk kita," pungkas dr. Yadi.
TNI AL Gelar Pelatihan Ketahanan Pangan Maritim Diwilayah Kerja Lanal Lampung
REFORMASI-ID | LAMPUNG - TNI AL, Jala Wira Bina Arnawa. TNI AL melalui pusat teritorial angkatan laut (Pusteral) selaku badan pelaksana pusat Mabesal melaksanakan kegiatan Pelatihan Ketahanan Pangan Maritim TA 2026 dalam rangka pemberdayaan wilayah pertahanan laut (Dawilhanla) di wilayah kerja Lanal Lampung. Senin, 22/06/2026.
Kegiatan tersebut diselenggarakan selama 2 hari dari tanggal 22-23 Juni 2026 di Kampung Bahari Nusantara binaan Lanal Lampung, Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran.
Pelatihan Ketahanan Pangan Maritim merupakan salah satu upaya TNI Angkatan Laut untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan masyarakat maritim dalam bidang ketahanan pangan guna mendukung pengelolaan potensi maritim. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian dan perhatian TNI AL dalam mewujudkan masyarakat maritim yang mandiri, produktif, dan sejahtera melalui penguatan sektor perikanan sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Dalam pelaksanaannya, para peserta yang berjumlah 100 orang mendapatkan pelatihan budidaya ikan bawal bintang yang meliputi pembekalan teori serta praktik lapangan. Materi yang diberikan mencakup teknik budidaya, pemeliharaan, hingga pengelolaan usaha perikanan yang baik dan berkelanjutan.
Dalam amanatnya, Danpusteral yang disampaikan oleh Direktur Pembinaan Teritorial “kegiatan ini diharapkan dapat meningkat keterampilan masyarakat sehingga terwujudnya kemandirian masyarakat dalam budidaya ikan bawal bintang”
Sementara itu Kepala Dusun I Desa Sidodadi, Bapak Prianto mengatakan. Bagi masyarakat pesisir Sidodadi, pelatihan ini merupakan harapan baru. Ikan bawal bintang punya nilai jual tinggi, tapi teknik budidayanya butuh ilmu.
"Melalui pelatihan selama 2 (dua) hari ini mereka dibekali cara budidaya yang benar, sehingga bisa mereka praktekkan agar hasil panen melimpah,” ujarnya.
Kegiatan Pelatihan Ketahanan Pangan Maritim TA 2026 ini merupakan wujud nyata komitmen TNI Angkatan Laut dalam meningkatkan potensi sumber daya manusia masyarakat maritim sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI AL dengan rakyat. (Mudian)
Selamatkan Anak Tenggelam, Anggota Polda Maluku Gugur dalam Aksi Kemanusiaan
Ads 970x90
























.jpg)
.jpg)


