Media Reformasi Indonesia (MRI)

13 Maret 2026

Himbau Kamtibmas,Koramil 03/Teluk Pucung Bersama Mitra Jaya dan Linmas Gelar Patroli Malam


 REFORMAS - ID | Kodam Jaya - Kota Bekasi - 13/06/2026 Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Koramil 03/Teluk Pucung melaksanakan patroli malam bersama Mitra Jaya dan Linmas di wilayah teritorial Koramil 03/Teluk Pucung. Kegiatan patroli tersebut dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik rawan serta kawasan permukiman warga guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Patroli dilaksanakan secara humanis dengan memberikan himbauan langsung kepada masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, khususnya pada malam hari. Selain itu, warga juga diingatkan untuk segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara aparat kewilayahan dengan unsur pengamanan masyarakat dalam menciptakan situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.

Danramil 03/Teluk Pucung Mayor Inf Fatwanul menyampaikan bahwa patroli malam yang dilaksanakan bersama Mitra Jaya dan Linmas merupakan upaya preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan di wilayah.

“Patroli malam ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menghimbau warga agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Dengan kebersamaan antara aparat dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Teluk Pucung tetap aman dan kondusif.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan patroli seperti ini akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah nyata dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta mempererat sinergitas antara TNI dan masyarakat.


(Sumber Kodim 0507/Bekasi)

Cek Kesiapan Arus Mudik Pelabuhan Merak, Kapolri, Panglima hingga Menko PMK Patroli Naik Heli



REFORMASI-ID | Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan patroli udara untuk memastikan kesiapan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 2026. Peninjauan dilakukan di wilayah Pelabuhan Merak, Banten. 

Patroli udara dilakukan Kapolri bersama dengan stakeholder terkait di antaranya Menko PMK Pratikno hingga Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. 

Dalam kesempatan itu, Sigit melihat langsung kondisi terkini dari kesiapan Pelabuhan Merak dalam menghadapi arus mudik hingga balik Lebaran 2026. 

Patroli udara ini dilakukan dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan arus mudik hingga balik Lebaran untuk masyarakat. 

Selain itu, Sigit dan stakeholder terkait lainnya nanti bakal melakukan rapat koordinasi di Pelabuhan Merak. Hal ini untuk memastikan kelancaran operasi ketupat 2026. 

Mereka juga nantinya akan melakukan peninjauan langsung ke kapal yang menyeberangkan masyarakat menuju kampung halamannya masing-masing. 

Kemudian, pemberian sembako secara simbolis kepada petugas. Peninjauan pos pengamanan terpadu dan posko siaga bencana. Dilanjutkan dengan menyapa langsung pemudik.

Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Merak, Kapolri Pastikan Beri Pelayanan Maksimal



REFORMASI-ID | Banten - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau arus mudik Lebaran 2026 di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Banten Jumat, 13 Maret 2025. Dalam tinjauan ini, turut hadir Menko PMK Pratikno, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, hingga Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Kapolri menuturkan, berdasarkan laporan dari ASDP maupun dari Polda Banten dan Polda Lampung terkait dengan kesiapan pelayanan mudik, khususnya di wilayah penyeberangan, ia melihat ada beberapa inovasi tambahan yang diharapkan bisa mengurai permasalahan dari tahun ke tahun terkait dengan antrean.

"Ada penambahan buffer zone dan juga ada penambahan pelabuhan baru yang tentunya diharapkan ini betul-betul bisa disosialisasikan, termasuk Command Center yang digunakan untuk betul-betul bisa mengendalikan real-time dan masyarakat juga bisa mengakses," kata Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini menyampaikan semua fasilitas dan stimulus yang diberikan oleh pemerintah diharapkan bisa membantu mengurai di pelabuhan saat arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Lebih lanjut, Sigit mengatakan, pihaknya juga telah menyiapkan pengamanan di atas kapal dan beberapa wilayah di Provinsi Lampung.

"Tadi juga ada saran terkait dengan wilayah Lampung apabila memang ada wilayah-wilayah tertentu yang mungkin perlu diantisipasi karena adanya kerawanan terkait dengan masalah kamtibmas, petugas juga kita siapkan," katanya.

Sigit menuturkan, Polri telah mendirikan pos pelayanan dan pos pengamanan sepanjang jalur mudik di seluruh Indonesia. Ia pun meminta masyarakat untuk memanfaatkannya jika membutuhkan bantuan.

"Jadi silahkan untuk terus bisa memanfaatkan layanan yang kita miliki, termasuk juga ada pelayanan terkait dengan dapur lapangan, kemudian pelayanan terkait dengan pos-pos yang kita siapkan apabila ada masyarakat yang ingin beristirahat. Silakan untuk dimanfaatkan dengan baik dan kita harapkan mudik kali ini menjadi mudik yang betul-betul bisa terlaksana dengan aman dan lancar," ujarnya.

Semua pelayanan dan pengamanan ini, kata Sigit, sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto yang memberikan arahan kepada jajaran agar memberikan pelayanan semaksimal mungkin untuk masyarakat saat arus mudik dan balik Lebaran.

"Seluruh stakeholder terkait sesuai dengan arahan Bapak Presiden akan memberikan pelayanan semaksimal mungkin," katanya.

Polri Perkuat Kolaborasi Akademik Nasional: Penandatanganan PKS dengan Undip, Udinus, dan Unissula serta Launching Pusat Studi Kepolisian Undip dan UKSW



REFORMASI-ID | Semarang - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat transformasi institusi melalui penguatan kolaborasi akademik dengan perguruan tinggi ternama nasional. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Polda Jawa Tengah dengan Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), dan Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) serta peluncuran Pusat Studi Kepolisian di Universitas Diponegoro (Undip) dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) pada Kamis (12/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Gedung Prof. Satjipto Rahardjo, Fakultas Hukum Undip, Semarang, ini dihadiri unsur Polri, pimpinan perguruan tinggi, serta akademisi dari berbagai disiplin ilmu yang terlibat dalam pengembangan kajian ilmu kepolisian.

Hingga saat ini, Polri bersama jajaran Polda di seluruh Indonesia telah membangun 30 Pusat Studi Kepolisian yang siap operasional serta menjalin 47 Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan perguruan tinggi nasional. Jejaring akademik ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat pendekatan knowledge-based policing, yaitu pengembangan kebijakan dan praktik kepolisian yang berbasis riset, data, dan kajian ilmiah.

Dalam kesempatan tersebut, Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si., dosen STIK–PTIK Lemdiklat Polri, menegaskan bahwa kehadiran Pusat Studi Kepolisian merupakan langkah strategis untuk memperkuat basis keilmuan kepolisian melalui kolaborasi yang erat antara kepolisian dan dunia akademik.

“Pusat Studi Kepolisian menjadi ruang kolaborasi antara kepolisian dan akademisi untuk melahirkan gagasan, riset, serta kebijakan yang berbasis data dan ilmu pengetahuan. Dengan dukungan kampus-kampus terbaik di Indonesia, Polri berharap mampu menghadirkan pendekatan keamanan publik yang lebih humanis, adaptif, dan relevan dengan dinamika masyarakat,” ujar Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana.

Menurutnya, penguatan kerja sama dengan perguruan tinggi juga merupakan bagian dari upaya Polri untuk terus melakukan transformasi menuju institusi yang semakin profesional, modern, dan berbasis ilmu pengetahuan.

Kolaborasi Polri dan Kampus Nasional

Penandatanganan PKS antara Polda Jawa Tengah dan tiga universitas ternama tersebut bertujuan memperkuat kerja sama dalam berbagai bidang, antara lain pengembangan riset keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan kebijakan publik berbasis data, hingga program pendidikan, magang, dan pengabdian masyarakat.

Selain itu, peluncuran Pusat Studi Kepolisian di Undip dan UKSW diharapkan menjadi pusat pengembangan ilmu kepolisian yang melibatkan berbagai disiplin ilmu seperti hukum, ilmu sosial, psikologi, kesehatan masyarakat, hingga teknologi.

Penguatan Jaringan Pusat Studi Kepolisian Nasional

Program Pusat Studi Kepolisian merupakan bagian dari inisiatif nasional Polri melalui Lemdiklat Polri untuk membangun ekosistem riset kepolisian bersama perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Sejumlah Pusat Studi Kepolisian yang telah resmi diluncurkan antara lain:
1. Polda Aceh – Universitas Syiah Kuala
2. Polda Sumatera Utara – Universitas Sumatera Utara
3. Polda Kep. Bangka Belitung – Universitas Bangka Belitung
4. Polda Banten – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
5. Polda Jawa Tengah:
Universitas Negeri Semarang (Unnes)
Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)
Universitas Islam Sultan Agung (Unissula)
Universitas Sebelas Maret (UNS)
Universitas Muhammadiyah Surakarta (Umuka)
Universitas Diponegoro (Undip)
Universitas Dian Nuswantoro (Udinus)
6. Polda Kalimantan Tengah – Universitas Palangka Raya
7. Polda Maluku – Universitas Pattimura
8. Polda Papua – Universitas Cenderawasih

Di lingkungan STIK–PTIK Lemdiklat Polri, pengembangan ilmu kepolisian juga diperkuat melalui berbagai pusat studi spesialisasi, antara lain:
Pusat Studi Polmas
Pusat Studi Anti Korupsi
Pusat Studi Terorisme
Pusat Studi Ilmu Kepolisian
Pusat Studi Kamsel Lantas
Pusat Studi Siber
Pusat Studi SDM
Pusat Studi Pasifik Oseania
Pusat Studi Kehumasan Polri
Pusat Studi Teknologi Kepolisian
Pusat Studi Forensik Kepolisian
Pusat Studi Internasional Kepolisian
Pusat Studi Keamanan Nasional
Pusat Studi Perlindungan Perempuan dan Anak
Pusat Studi Keadilan Restoratif dan Transformasi Konflik
Pusat Studi Intelijen Kepolisian

Melalui jejaring akademik yang kini membentang dari Aceh hingga Papua, Polri berharap Pusat Studi Kepolisian dapat menjadi motor penggerak inovasi, riset strategis, dan rekomendasi kebijakan keamanan publik yang semakin adaptif serta berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Progres Laporan Advokat Soal Dugaan Penipuan dan Pelanggaran Kode Etik Oknum Polsek Kemiling Dilimpahkan ke Polda Lampung


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Kantor Hukum BOW & PARTNERS melaporkan dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan, serta pelanggaran kode etik profesi yang diduga melibatkan oknum anggota kepolisian di Polsek Kemiling, Kota Bandar Lampung.

Perkembangan terbaru, laporan tersebut telah dilimpahkan untuk penanganan lebih lanjut ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Paminal) di Kepolisian Daerah Lampung.

Laporan pengaduan sebelumnya diajukan oleh Kantor Hukum BOW & PARTNERS kepada Divisi Profesi dan Pengamanan Polri melalui surat bernomor 28/LP/BOW&P/II/2026 tertanggal 4 Februari 2026 yang ditujukan kepada Kepala Divisi Propam Mabes Polri, Abdul Karim.
Dalam pengaduan tersebut, BOW & PARTNERS bertindak sebagai kuasa hukum dari tiga klien yang identitasnya disamarkan dengan inisial RRDP, MFAF, dan VSR.

Kuasa hukum para pelapor, Prabowo Febrianto, menjelaskan bahwa peristiwa yang dilaporkan bermula pada 6 September 2025 ketika MFAF ditangkap di kediamannya yang berada di Jalan Budi Utomo 25A, Margodadi, Metro Selatan, Kota Metro.

Menurutnya, saat itu orang tua MFAF menyerahkan anaknya secara kooperatif kepada sejumlah anggota kepolisian yang datang ke rumah mereka setelah menerima informasi terkait dugaan keterlibatan MFAF dalam kasus penyalahgunaan narkotika.

Prabowo Febrianto menyampaikan bahwa perkembangan terbaru penanganan pengaduan tersebut kini telah dilimpahkan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut di bagian Paminal Kepolisian Daerah Lampung, yang menangani dugaan pelanggaran kode etik anggota kepolisian.

“Kami telah mendapatkan informasi bahwa perkara ini sudah dilimpahkan ke Polda Lampung, tepatnya di bagian Paminal terkait dugaan pelanggaran kode etik,” ujar Prabowo Febrianto kepada awak media, Jum'at (13/03/2026).

Ia berharap proses pemeriksaan dapat berjalan secara profesional, transparan, dan memberikan pembelajaran bagi anggota kepolisian yang diduga melakukan pelanggaran.

“Harapan kami, laporan ini dapat diproses sesuai aturan yang berlaku sehingga memberikan kepastian hukum serta menjadi pelajaran bagi oknum anggota yang diduga terlibat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Divisi Propam Mabes Polri juga telah mengeluarkan SP3D (Surat Pemberitahuan Penanganan Dumas) nomor B/770-b/II/WAS.24/2026/Divpropam. Yang ditandatangani oleh Kabagyanduan Propam Polri, Bambang Satriawan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih menunggu proses pemeriksaan internal oleh Propam dan Paminal guna memastikan fakta serta kebenaran atas laporan yang disampaikan oleh kuasa hukum pelapor.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut dugaan pelanggaran hukum sekaligus pelanggaran kode etik profesi oleh aparat penegak hukum. Oleh karena itu, diharapkan proses penanganannya dapat dilakukan secara objektif, profesional, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (*)

Rekor Tertinggi Stok Beras Nasional Sejak Merdeka, Bulog dan Polri Jamin Stabilitas Pangan Hingga Akhir 2026



REFORMASI-ID | Jakarta - Sejarah baru tercipta di sektor ketahanan pangan Indonesia. Dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) bersama Polri di Jakarta Utara, Jumat (13/3/2026), Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan bahwa stok beras nasional saat ini mencapai 3,9 juta ton—posisi tertinggi di bulan Maret sepanjang sejarah Indonesia merdeka. Angka ini bahkan diprediksi akan terus meningkat dan melampaui 4,3 juta ton pada akhir bulan ini.

Data tersebut menjadi dasar bagi Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo untuk menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan. Polri melalui jaringannya di seluruh Indonesia berkomitmen membantu Bulog mendistribusikan 80.000 ton beras serta puluhan ribu kiloliter minyak goreng per bulan guna memastikan harga tetap terjangkau dan ketersediaan barang merata di seluruh pelosok negeri.

“Kami berkoordinasi dan bersinergi dengan Bulog untuk mendistribusikan kepada masyarakat. Kita jamin ketersediaan pangan cukup, stabilitas harga menjadi bagian terpenting agar terjangkau oleh semua,” tegas Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Dukungan Polri ini dinilai krusial untuk memastikan stimulus harga dari pemerintah benar-benar sampai ke konsumen tingkat akhir tanpa distorsi pasar.

Dirut Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani menambahkan bahwa target serapan beras tahun 2026 sebesar 4 juta ton akan membuat stok akhir tahun diproyeksikan mencapai lebih dari 5 juta ton. Kondisi surplus ini merupakan bagian dari program besar pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

Selain beras, pemerintah juga menyiapkan pasokan minyak goreng sebesar 43.000 kiloliter per bulan serta stok gula yang mencukupi guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Idulfitri.

Sementara itu, Polri terus melanjutkan Program Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai bagian dari inisiatif strategis yang telah dimulai sejak tahun 2025. Program ini menjadi bentuk komitmen nyata institusi dalam mendukung kebijakan pemerintah menjaga stabilitas harga pangan nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau.

Melalui Satgas GPM Polri, berbagai langkah konkret dilakukan untuk memperkuat distribusi pangan. Pada tahun 2025, Satgas GPM Polri bahkan mencatatkan capaian luar biasa dengan melampaui target penyaluran beras SPHP. Dari target awal 131.883 ton, Satgas berhasil merealisasikan penyaluran hingga 195.636 ton, atau mencapai 148 persen dari target yang ditetapkan.

Keberhasilan tersebut membuat Polri kembali dipercaya untuk menyalurkan beras SPHP pada tahun anggaran 2026. Pada tahun ini, Polri menargetkan penyaluran sebesar 82.800 ton beras SPHP, yang mewakili sekitar 10 persen dari total target penyaluran nasional yang dikelola Perum Bulog.

Untuk memastikan manfaat program dirasakan secara luas, Polri mengoptimalkan keterlibatan seluruh jajaran mulai dari tingkat Polda hingga Polres di seluruh Indonesia. Pada hari ini, jajaran Polri juga menyelenggarakan bazar dan pasar murah secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda se-Indonesia.

Kegiatan nasional tersebut diikuti oleh 3.423 peserta yang terdiri dari Pejabat Utama Polda dan tamu undangan secara daring melalui platform Zoom. Sementara secara langsung, kegiatan ini dihadiri oleh 295.088 masyarakat yang menerima manfaat dari program ketahanan pangan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, jajaran Polda di seluruh Indonesia menyalurkan total 1.337.375 kilogram beras atau setara dengan 1.337 ton kepada masyarakat pada hari pelaksanaan kegiatan.

Kerja sama masif antara Polri, TNI, dan Bulog ini menjadi langkah nyata negara dalam meredam potensi inflasi pangan sekaligus memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar. Dengan pengawalan Polri di jalur distribusi dan cadangan pangan Bulog yang berada pada titik tertinggi sepanjang sejarah, stabilitas pangan nasional berada dalam posisi yang kuat.

Melalui program ini, negara hadir secara konkret di tengah masyarakat untuk memastikan setiap warga dapat mengakses kebutuhan pokok dengan mudah, harga terjangkau, serta pasokan yang aman dan terkendali, sekaligus memperkuat fondasi menuju swasembada pangan nasional.

Polri dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak, Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Idul Fitri



REFORMASI-ID | Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah secara serentak di seluruh Indonesia guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di 36 Polda dan sekitar 500 Polres di seluruh Indonesia, dengan pusat kegiatan nasional berada di wilayah Polda Metro Jaya.

Wakapolri, Komjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen Polri bersama pemerintah dalam memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Pada pagi hari ini, Polri bersama Direktur Utama Bulog dan kementerian terkait melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di 36 Polda dan sekitar 500 Polres,” ujar Wakapolri kepada awak media, Jumat (13/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Polri menyalurkan sekitar 1.337.375 kilogram atau sekitar 1.337 ton beras kepada masyarakat di berbagai daerah. Selain beras, masyarakat juga dapat memperoleh bahan pokok lain seperti gula, minyak goreng, tepung, serta kebutuhan pokok penting lainnya.

Menurutnya, program ini juga bertujuan memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa stok pangan nasional berada dalam kondisi aman dan mencukupi.

“Perlu kami informasikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa stok pangan nasional berada dalam kondisi aman. Artinya masyarakat tidak perlu panik, karena ketersediaan stok pangan nasional masih sangat mencukupi,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pada tahun 2026 Polri mendapatkan kuota sekitar 80.000 ton beras dari Bulog untuk disalurkan kepada masyarakat melalui berbagai program distribusi pangan.

“Kami akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Bulog untuk mendistribusikan pangan kepada masyarakat. Kami menjamin bahwa ketersediaan pangan cukup dan stabilitas harga tetap terjaga sehingga semuanya dapat terjangkau oleh masyarakat,” lanjutnya.

Di wilayah Polda Metro Jaya, kegiatan ini menyasar sekitar 3.000 penerima manfaat yang terdiri dari buruh, pengemudi ojek daring, masyarakat umum, organisasi kemasyarakatan, hingga unsur keamanan lingkungan seperti Linmas dan Pokdar Kamtibmas.

Selain penyaluran bahan pangan, Polri juga menyelenggarakan bakti kesehatan yang memberikan layanan kepada sekitar 3.000 masyarakat.

Wakapolri menegaskan bahwa program Gerakan Pangan Murah tidak hanya dilaksanakan menjelang Idul Fitri, namun akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan hingga akhir tahun 2026.

“Program ini tidak hanya dilaksanakan menjelang Hari Raya Idul Fitri, tetapi akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan hingga Desember 2026,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Bulog dan Polri dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Kami menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada jajaran Polri yang luar biasa dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan serupa sebelumnya juga telah dilaksanakan pada tahun 2025 dan kembali digelar tahun ini sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi kebutuhan menjelang Idul Fitri.

Menurutnya, kegiatan ini juga dilaksanakan secara masif bersama berbagai pihak, termasuk TNI dan kementerian terkait, guna mengantisipasi potensi panic buying di masyarakat.

“Tujuannya tidak lain untuk mengantisipasi panic buying di masyarakat,” ujarnya.

Dirut Bulog juga memastikan bahwa kondisi stok beras nasional saat ini berada pada level yang sangat aman.

“Kami melaporkan bahwa stok beras nasional sampai hari ini mencapai sekitar 3,9 juta ton. Ini merupakan stok tertinggi di bulan Maret sepanjang sejarah Indonesia merdeka,” ungkapnya.

Ia memperkirakan pada akhir Maret 2026 stok beras nasional dapat mencapai sekitar 4,2 hingga 4,3 juta ton. Dengan target serapan Bulog sebesar 4 juta ton pada tahun ini, total stok beras nasional diproyeksikan bisa melampaui 5 juta ton pada akhir tahun.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah bersama Bulog dan Polri optimistis stabilitas pangan nasional dapat terjaga hingga akhir tahun 2026 serta memastikan masyarakat dapat menyambut Idul Fitri dengan aman dan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan pokok.

Polri Gelar Bakti Kesehatan dan Pangan Murah Serentak, Sentuh Ojol hingga Buruh Menjelang Idul Fitri



REFORMASI-ID | Jakarta - Menjelang Idulfitri 1447 H/2026, Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Metro Jaya menggelar Bakti Kesehatan bagi masyarakat menengah ke bawah yang dipadukan dengan Gerakan Pangan Murah. Kegiatan yang berlangsung di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (13/3/2026) ini menyasar sekitar 3.000 penerima manfaat, mulai dari pengemudi ojek online, buruh, warga sekitar, hingga berbagai unsur potensi masyarakat.

Program bakti kesehatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kondisi kesehatan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri ketika kebutuhan masyarakat meningkat. Warga yang hadir mendapatkan berbagai layanan kesehatan gratis sekaligus kesempatan memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menegaskan bahwa Polri ingin hadir secara utuh di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, termasuk kesehatan.

“Selain gerakan pangan murah, kita juga menyelenggarakan kegiatan bakti kesehatan. Kita akan melayani semua kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pangan maupun kesehatan,” ujar Wakapolri saat menyapa masyarakat di lokasi kegiatan.

Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani turut mengapresiasi sinergi yang terbangun antara Polri dan Bulog dalam membantu masyarakat.

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa negara hadir untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Program seperti ini bukan sekadar kegiatan ekonomi, tetapi juga bentuk stimulus sosial yang memberikan rasa aman bagi masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.

C. Bakti Kesehatan (Wilayah Jakarta)

Sasaran penerima manfaat kegiatan ini di wilayah Jakarta berjumlah 3.000 orang, yang terdiri atas 450 buruh, 650 pengemudi ojek online, serta 1.900 orang dari unsur potensi masyarakat, antara lain Banser, Kokam, Pokdar Kamtibmas, Linmas, Ormas FBR, Ormas GRIB, serta petugas PPSU. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan keberpihakan Polri kepada kelompok masyarakat yang rentan secara ekonomi sekaligus memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial di lingkungan masing-masing.

Sebagai bagian dari pelayanan yang komprehensif, Polri menurunkan tenaga medis dan kesehatan untuk memberikan layanan langsung kepada masyarakat. Dalam kegiatan ini, 10 dokter umum, 1 dokter spesialis penyakit dalam, serta 30 tenaga kesehatan yang terdiri dari perawat dan analis laboratorium diterjunkan untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal.

Masyarakat memperoleh layanan kesehatan gratis berupa pemeriksaan umum, konsultasi dokter spesialis, pemeriksaan mata yang disertai pembagian kacamata baca, serta pemeriksaan laboratorium yang meliputi gula darah, kolesterol, dan asam urat. Seluruh layanan tersebut juga didukung oleh fasilitas farmasi atau apotek dengan ketersediaan obat sesuai indikasi medis, sehingga kebutuhan kesehatan masyarakat dapat terlayani secara menyeluruh.

Sebagai bagian dari layanan pemeriksaan mata, sebanyak 400 kacamata baca juga dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Untuk menunjang pelayanan kesehatan tersebut, Polri turut menyiagakan 7 unit ambulans guna memastikan kesiapsiagaan layanan medis selama kegiatan berlangsung.

Selain pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah hasil sinergi Polri dengan Perum Bulog, sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Kehadiran personel Polri yang sigap melayani warga, mulai dari proses pemeriksaan kesehatan hingga membantu masyarakat membawa pulang paket pangan murah, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.

Pendekatan humanis ini menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pppelayan masyarakat yang memahami kebutuhan rakyatnya, khususnya pada momentum penting menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan ini juga dilaksanakan secara serentak hingga ke tingkat Polres, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Dengan kesehatan yang terjaga serta kebutuhan pokok yang lebih terjangkau, masyarakat diharapkan dapat menyambut Hari Raya Idulfitri dengan lebih tenang, sehat, dan penuh kebahagiaan.

Jaga Kondusivitas, Detasemen Perintis Korsabhara Baharkam Polri Gelar Patroli Sahur On The Road di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan, Detasemen Perintis Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan Patroli Sahur On The Road (SOTR) di sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada Jumat (13/03/2026) dini hari.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 03.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Bripka Eka Budi Astawa dengan mengerahkan 12 personel tangguh. Fokus utama patroli ini adalah melakukan langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), seperti aksi tawuran dan balap liar yang kerap meresahkan warga saat waktu sahur.

Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol M. Ngajib S.IK, menyatakan bahwa kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk menciptakan stabilitas keamanan yang optimal. "Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sahur dengan rasa aman dan nyaman. Patroli ini adalah bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat pada jam-jam rawan," ungkapnya 

Adapun rincian titik pemantauan meliputi empat lokasi strategis yaitu Pos Pantau Pasar Manggis, Jl. Sultan Agung, Pos Pantau Taman Dakocan Manggarai, Jl. Manggarai Utara, Pos Pantau Taman Kalibata, Jl. Buncit Raya, dan Pasar Minggu Pos Pantau Pertanian, Jl. TB Simatupang.

Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan imbauan humanis kepada masyarakat yang masih berkumpul atau berkonvoi agar segera kembali ke rumah masing-masing demi menghindari potensi konflik. Petugas juga mengingatkan para pengendara untuk tetap mengutamakan keselamatan di jalan raya.

Hingga fajar menyingsing, situasi di seluruh titik pantauan dilaporkan aman dan terkendali. Berkat kesiapsiagaan personel di lapangan, dilaporkan:
 * Nihil aksi tawuran antar kelompok.
 * Nihil aksi balap liar.
 * Tidak ada kejadian menonjol lainnya.

Meskipun terdapat kendala berupa tingginya mobilitas masyarakat dan adanya kelompok yang berkerumun, Detasemen Perintis berkomitmen untuk terus meningkatkan intensitas pengawasan secara rutin.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari semangat Polri yang "Siap Terlihat dan Bermanfaat" bagi masyarakat Indonesia, khususnya dalam menjaga kesucian dan kekhusyukan bulan Ramadan.

12 Maret 2026

Koramil 02/Pondok Gede dan Polsek Pondok Gede Amankan Wilayah Demi Kamtibmas di Bulan Ramadhan


 REFORMASI-ID | Kodam Jaya - Kota Bekasi  - 12/03/2026. Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan, personel Koramil 02/Pondok Gede bersama Polsek Pondok Gede melaksanakan patroli sinergitas di sejumlah titik wilayah yang dianggap rawan terjadinya gangguan kamtibmas.

Kegiatan patroli diawali dengan apel gabungan untuk mengecek kesiapan personel sebelum melaksanakan patroli dengan menggunakan kendaraan dinas serta patroli dialogis menyusuri wilayah pemukiman warga, tempat berkumpulnya masyarakat, hingga titik-titik yang dinilai rawan terhadap potensi gangguan keamanan.

Dalam patroli tersebut, personel TNI dan Polri juga memberikan himbauan secara humanis kepada masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum seperti balap liar, perang sarung maupun aktivitas lain yang berpotensi menimbulkan keributan selama bulan Ramadhan.

Danramil 02/Pondok Gede Mayor Inf Fajar Fitrianto menyampaikan bahwa kegiatan patroli sinergitas ini merupakan bentuk nyata kerja sama dan komitmen TNI-Polri dalam menjaga kondusifitas wilayah, terlebih di bulan suci Ramadhan yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat pada malam hari.

“Melalui patroli gabungan ini kami ingin memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang dan nyaman. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta menghindari kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum,” ujar Mayor Inf Fajar Fitrianto.

Ia juga menambahkan bahwa sinergitas antara TNI dan Polri akan terus diperkuat sebagai langkah preventif guna meminimalisir potensi gangguan keamanan di wilayah Pondok Gede.

Dengan adanya patroli rutin ini diharapkan situasi keamanan di wilayah Pondok Gede tetap terjaga dengan baik sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan ibadah di bulan Ramadhan dengan aman dan khusyuk.

(Sumber Kodim 0507/Bekasi)









Kapolri Tekankan Sinergisitas TNI-Polri dan Elemen Bangsa Kunci Utama Jaga NKRI



REFORMASI-ID | Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan buka puasa bersama TNI-Polri di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan ini, Ia menekankan pentingnya mempertahankan dan menjaga sinergisitas kedua lembaga bersama dengan seluruh elemen Bangsa Indonesia. 

Menurut Sigit, sinergisitas dan soliditas TNI, Polri bersama seluruh lapisan masyarakat adalah kunci utama untuk terus menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dalam menghadapi segala tantangan serta dinamika yang berlangsung di dalam negeri. 

"Dan oleh karena itu untuk menjaga ke depan bagaimana kita terus menjaga soliditas menjaga sinergitas dan menjaga agar TNI-Polri bisa betul-betul melaksanakan amanah menghadapi dinamika global yang ada menghadapi dampak global yang ada dan ancamannya terhadap situasi dalam negeri," kata Sigit di hadapan jajaran TNI-Polri, Rabu (11/3/2026). 

Lebih dalam, Sigit juga mengingatkan pesan Presiden Prabowo Subianto agar TNI dan Polri harus selalu bersinergi serta kompak untuk terus mempertahankan kedaulatan dan keamanan Indonesia. 

"Bapak Presiden berkali-kali selalu menyampaikan di dalam pidatonya, TNI dan Polri harus selalu bersatu, kompak dan bersinergi. Beliau menyampaikan bahwa TNI dan Polri sama-sama lahir dari kancah perjuangan dan ikut mempertahankan kemerdekaan," ujar Sigit. 

Apalagi, kata Sigit, dewasa ini terjadi konflik global khususnya di Timur Tengah. Yang dimana, hal itu berpotensi memberikan dampak maupun dinamika ke dalam negeri. Sebab itu, Sigit menekankan, pesan dari Presiden Prabowo harus betul-betul dipedomani dan dilaksanakan dengan baik. 

"Oleh karena itu beliau selalu sampaikan maka TNI harus jadi TNI rakyat, Polri harus jadi polisinya rakyat. Itu berkali-kali beliau sampaikan dan itu tentunya menjadi amanah dari panglima tertinggi kita, dari pimpinan tertinggi kita untuk betul-betul kita laksanakan dengan sebaik-baiknya sebagaimana sumpah kita pada saat kita menjadi TNI dan menjadi Polri," ucap Sigit. 

Sigit mengungkapkan, TNI-Polri pada hakikatnya adalah satu kesatuan yang saling melengkapi dalam rangka menjaga pertahanan dan keamanan NKRI. Dengan begitu, maka akan terwujudnya situasi yang aman dan kondusif bagi seluruh rakyat Indonesia. 

"Ini yang tentunya harus terus kita jaga bahwa kebersamaan antara TNI-Polri dan rakyat itu menjadi satu kesatuan untuk bisa menjaga NKRI bumi kita tercinta. Dan ini menjadi modal dasar, modal utama bagi negara, bagi bangsa, bagi masyarakat untuk kemudian bisa membangun karena syarat utama pembangunan adalah stabilitas keamanan stabilitas Kamtibmas," tegas Sigit. 

Selain sinergisitas, Sigit menekankan pentingnya untuk menjaga dan mempertahankan nilai persatuan serta kesatuan. Karena, Sigit meyakini dengan hal tersebut, Indonesia bisa menghadapi segala bentuk tantangan dan dinamika yang terjadi. 

"Artinya saat ini kalau kita juga melakukan hal yang sama semuanya solid seluruh elemen bangsa kompak maka apapun yang kita hadapi kita akan sanggup melewati," tutup Sigit.

Buka Puasa Bersama TNI-Polri, Kapolri Tegaskan Sukseskan Program Presiden



REFORMASI-ID | Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan kepada seluruh jajaran TNI-Polri untuk ikut menyukseskan seluruh program Presiden Prabowo Subianto. 

Hal tersebut ditegaskan Sigit dalam kegiatan buka puasa bersama TNI-Polri di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026). 

"Dan tentunya TNI-Polri wajib untuk mengawal dan mengamankan program-program tersebut," kata Sigit. 

Sigit menyebut, Presiden Prabowo terus melakukan upaya kuat untuk menciptakan perdamaian dunia ketika terjadinya konflik global dewasa ini. 

"Maka kemudian mau tidak mau Bapak Presiden mencoba untuk masuk di BOP sehingga tetap masih ada kesempatan untuk bicara tentang perdamaian di Timur Tengah dan ini yang sedang beliau lakukan," ujar Sigit. 

Kemudian, kata Sigit, Presiden juga terus berusaha untuk menjaga agar pertumbuhan perekonomian Indonesia tetap terjaga meskipun adanya gejolak global. "Sehingga di satu sisi ini tentunya memberikan ruang untuk industri yang ada di Indonesia untuk tetap terus bisa melakukan produksi," ucap Sigit. 

Segala upaya itu, menurut Sigit, bagian dari upaya Pemerintah untuk menjaga agar ekonomi di Indonesia tetap bisa berjalan. Kemudian, lapangan pekerjaan juga terbuka. 

"Beliau juga terus mendorong berbagai macam program, baik itu Asta Cita, program terbaik cepat maupun program-program prioritas nasional, yang diharapkan tentunya program-program ini bisa menggerakkan roda perekonomian, bisa membuka lapangan pekerjaan baru," papar Sigit.

Tak hanya itu, Sigit memaparkan bahwa, Presiden juga terus mendorong berbagai macam program agar Indonesia bisa berdiri di bawah kaki sendiri. Di antara mulai dari ketahanan pangan dan energi. 

"Kita semua kerja keras, utamanya masyarakat dan TNI-Polri sebagai salah satu ujung tombak bagaimana kita terlibat langsung dalam hal menjaga ketahanan pangan, dalam hal menanam padi, dalam hal menanam jagung," ucap Sigit. 

Sementara, Sigit menuturkan bahwa, Presiden juga mendorong agar program hilirisasi, MBG yang diharapkan bisa meningkatkan kualitas SDM. "Dan ini bagian dari upaya untuk menumbuhkan ekonomi-ekonomi. Ini adalah program-program ke depan yang tentu terus didorong oleh pemerintah," tutup Sigit.

Buka Puasa Bersama PB SEMMI, Kapolri Serukan Berjuang Bersama Bangun Bangsa!



REFORMASI-ID | Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk berjuang dan bergerak bersama membangun Bangsa Indonesia. Menurutnya, hal itu bisa terwujud jika seluruh elemen bersinergi dan menjaga nilai persatuan serta kesatuan. 

Hal tersebut digelorakan Sigit saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026). 

"Sehingga tentunya ini menjadi kegiatan yang terus mempererat silaturahmi yang ada dan terus bersama-sama kita berjuang bersama-sama mengisi dan membangun bangsa," kata Sigit. 

Sigit menjelaskan, Polri merupakan institusi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), penegakan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan. Hal itu merupakan amanat dari UUD hingga reformasi. 

Oleh karena itu, Sigit menegaskan, Polri dan PB SEMMI memiliki kesamaan dalam sebagai anak kandung dari reformasi. "Dan oleh karena itu, tentunya kami akan terus menjalankan apa yang menjadi amanah tersebut," ujar Sigit. 

Lebih dalam, Sigit mengajak sekaligus menekankan bahwa Polri terus membuka ruang untuk seluruh elemen bangsa menyampaikan saran dan aspirasi untuk kebaikan institusi Korps Bhayangkara ke depannya. 

"Di satu sisi kami juga meminta kepada seluruh teman-teman aktivis dari SEMMI khususnya, dari SI untuk terus ikut menjaga institusi kami. Sehingga betul-betul bisa melaksanakan apa yang menjadi harapan dari suara-suara dan aspirasi masyarakat sipil, suara-suara demokrasi untuk bisa terus mewujudkan menjadi Polri yang bisa menjadi civilian police sesuai dengan harapan masyarakat," ucap Sigit. 

Selain itu, Sigit juga meminta agar terus mendukung dan mengawal segala upaya Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan perdamaian dunia di tengah konflik global yang berlangsung belakangan ini. 

"Pemerintah juga melakukan berbagai macam diplomasi di bidang perdagangan dan juga bagaimana di dalam negeri kita harus bisa terus mendorong agar kita mampu berdiri di atas kaki sendiri," tutur Sigit. 

Demi mewujudkan kemandirian bangsa, Sigit menyatakan, Pemerintah terus mendorong terciptanya ketahanan pangan sampai dengan energi. "Dan tentunya seluruhnya ini bisa kita lakukan kalau kita solid, kita bersatu padu untuk kemudian bergerak bersama," tutur Sigit.

Di sisi lain, Sigit menyinggung terjadinya bonus demografi yang bakal dihadapi. Menurutnya, momentum itu harus dijadikan satu lompatan besar untuk membawa Indonesia menjadi negara maju dan disegani di mata dunia. 

"Dan itu tentunya menjadi harapan kita dan kita titipkan pada para generasi muda untuk terus bisa mempersiapkan diri mengisi pada saatnya nanti menjadi calon-calon pemimpin pada saat Indonesia menjadi Indonesia Emas di tahun 2045," tutup Sigit.

Polres Metro Jakarta Timur Lindungi Perempuan dan Anak: Fikri dan Noval Dipulangkan ke Pangkuan Ibunya



REFORMASI-ID | Jakarta, 12 Maret 2026 – Kepolisian melalui Polres Metro Jakarta Timur menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak dengan merespons cepat informasi viral di media sosial mengenai seorang anak kecil yang memulung di kawasan industri Pulogadung.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Dr. Alfian Nurrizal, S.H., S.I.K., M.Hum. bersama Wakapolres AKBP Achmad Akbar, S.I.K., M.Si. turun langsung mengunjungi lokasi tempat tinggal seorang anak bernama Fikri (4 tahun) yang viral di media sosial saat memungut botol bekas di kawasan Jl. Rawa Sumur, Area Kawasan Industri Pulogadung, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Fikri diketahui tinggal bersama neneknya Tursini di sebuah lapak pemulung. Ia memulung untuk membantu sang nenek yang juga bekerja sebagai pemulung. Kondisi keluarga mereka cukup memprihatinkan, di mana ayah Fikri sedang menjalani proses hukum di Polres Bekasi, sementara ibunya Sri Sulistiyowati telah menikah kembali dan tinggal di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial, Kapolres Metro Jakarta Timur bersama jajaran segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Dinas Sosial untuk memastikan penanganan yang tepat bagi kedua anak tersebut.

“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari negara yang berkewajiban memastikan setiap anak mendapatkan perlindungan dan masa depan yang layak. Ketika melihat ada anak yang membutuhkan perhatian, Polri harus hadir memberikan solusi,” ujar Kombes Pol. Dr. Alfian Nurrizal di lokasi.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres bertemu langsung dengan Fikri, adiknya Noval (3 tahun), serta nenek mereka. Suasana penuh kehangatan terlihat saat Kapolres memberikan perhatian dan makanan ringan kepada kedua anak tersebut.

Kapolres kemudian melakukan komunikasi langsung dengan ibu kandung mereka melalui video call. Dalam percakapan tersebut, Sri Sulistiyowati menyatakan kesediaannya untuk kembali mengasuh kedua anaknya di Sumedang.

Sebagai bentuk kepedulian, Kapolres Metro Jakarta Timur juga memberikan bantuan kepada keluarga yang diterima oleh sang nenek. Setelah dilakukan koordinasi bersama pihak keluarga dan Dinas Sosial, dilaksanakan penandatanganan berita acara penyerahan anak yang disaksikan oleh pihak keluarga, aparat kepolisian, serta Dinas Sosial.

Kepala Satuan Pelaksana Sosial Kecamatan Cakung, Dhona Susanti, yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa negara hadir melalui sinergi berbagai pihak untuk memastikan hak-hak anak tetap terlindungi.

“Kami dari Dinas Sosial hadir sebagai perpanjangan tangan negara untuk memastikan anak-anak ini mendapatkan perlindungan dan hak-haknya terpenuhi. Seluruh proses penanganan dilakukan secara terkoordinasi agar masa depan mereka tetap terjamin,” ujarnya.

Pada sore hari, Polres Metro Jakarta Timur bersama Dinas Sosial DKI Jakarta kemudian mengantar langsung Fikri dan Noval ke rumah ibunya di Kabupaten Sumedang menggunakan kendaraan dinas kepolisian.

Kapolres Metro Jakarta Timur juga memastikan bahwa proses pemulangan tersebut tidak berhenti hanya pada pengantaran, tetapi akan terus dipantau melalui koordinasi lintas wilayah.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kapolres Sumedang serta Dinas Sosial setempat untuk memastikan kedua anak ini mendapatkan pendampingan setelah kembali ke lingkungan keluarganya. Negara harus hadir menjamin hak-hak anak agar mereka dapat tumbuh dengan baik,” tegas Kombes Pol. Alfian Nurrizal.

Kisah Fikri dan Noval menyentuh banyak hati. Di usia yang masih sangat belia, keduanya menunjukkan kepedulian yang luar biasa dengan membantu nenek mereka melalui aktivitas memulung. Namun melalui langkah cepat dan humanis Polri bersama pemerintah daerah, kedua anak tersebut kini diharapkan dapat kembali tumbuh dan berkembang dalam lingkungan keluarga yang lebih layak.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam melindungi perempuan dan anak, serta memastikan setiap laporan masyarakat—termasuk yang muncul di media sosial—ditindaklanjuti secara cepat, humanis, dan kolaboratif bersama berbagai pihak.

Polri mengajak seluruh masyarakat untuk terus peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama terhadap anak-anak yang membutuhkan perlindungan dan perhatian bersama.

Tanam Padi Bersama Petani, Danrem 044/Gapo Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan


REFORMASI-ID | Sumsel, Muara Enim – Bertempat di Lahan CSR Desa Tambangan Kelekar, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, dilaksanakan kegiatan Gerakan Tanam Padi Serempak yang dihadiri oleh Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi padi dan optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian.

Dalam sambutannya, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan bahwa kegiatan gerakan tanam padi serempak ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Kegiatan gerakan tanam serempak ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pencapaian swasembada pangan nasional yang berkelanjutan. Program cetak sawah rakyat merupakan langkah nyata dalam meningkatkan luas tambah tanam serta optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian guna memperkuat ketersediaan pangan nasional,” ujar Danrem.

Lebih lanjut, Danrem menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak dalam mendukung keberhasilan program tersebut.Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, para penyuluh pertanian serta para petani sebagai pelaku utama sektor pertanian. 

"Dengan kerja sama dan kolaborasi yang baik, saya optimis program cetak sawah rakyat ini akan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan produksi padi serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Sumatera Selatan khususnya, dan Indonesia pada umumnya,” lanjutnya.

Danrem juga berpesan kepada para petani dan kelompok tani agar dapat memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal dengan menerapkan pola tanam yang baik serta memanfaatkan pendampingan dari para penyuluh pertanian.

Selain menghadiri kegiatan gerakan tanam padi serempak, Danrem 044/Gapo juga melaksanakan silaturahmi dengan masyarakat setempat serta mengunjungi kandang ayam milik Brigjen TNI Triwahyu Mutakin Akbar sebagai bagian dari rangkaian kunjungan di wilayah tersebut. (Mdn)

Operasi Ketupat Krakatau 2026 Dimulai, Kapolres Lamsel Tekankan Sinergi dan Pelayanan Prima


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN — Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri, S.H., S.I.K., M.H. menekankan pentingnya pelayanan maksimal kepada masyarakat serta sinergi tanpa ego sektoral dalam pelaksanaan pengamanan arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Hal tersebut disampaikan Kapolres Lampung Selatan saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang digelar di Dermaga Pelabuhan PT SMA, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (12/3/2026).

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa seluruh personel pengamanan harus benar-benar menjalankan tugas secara maksimal demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran.

“Personel pengamanan agar benar-benar melaksanakan tugas secara maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tidak ada ego sektoral, karena kita semua bekerja bersama untuk satu tujuan yaitu melayani masyarakat,” tegas AKBP Toni Kasmiri.

Menurutnya, keberhasilan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran tidak hanya menjadi tanggung jawab Polri semata, tetapi merupakan kerja bersama seluruh instansi terkait yang harus dilaksanakan secara terpadu dan penuh tanggung jawab.

“Kegiatan Operasi Ketupat ini adalah bentuk komitmen kita bersama dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sinergi seluruh stakeholder menjadi kunci agar pengamanan Idul Fitri dapat berjalan dengan baik, tertib dan lancar,” lanjutnya.

Apel gelar pasukan tersebut merupakan bagian dari persiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk melakukan pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta koordinasi lintas sektor dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.


Apel gelar pasukan dihadiri oleh Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar, S.T., M.Pd., Pasi Ops Kodim 0421/LS Lettu Inf. Edi Alfian, Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan Afni Carolina, S.H., M.H., Kasat Pol PP Kabupaten Lampung Selatan Maturidi Ismail, S.H., Plt. Kepala Dinas Perhubungan Harrizon, S.E., M.M., Kepala Dinas PUPR Dr. Hasbie Aska, S.T., Kepala Dinas Kesehatan Devi Arminanto, S.K.M., M.M., Kepala Dinas Damkar M. Sefri Masdian, S.Sos., serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kurnia Oktaviani, S.Sos., M.M.

Adapun peserta apel terdiri dari personel Polres Lampung Selatan, Kodim 0421/LS, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, BPBD, Basarnas, Damkar serta dari Kantor Kesehatan Pelabuhan yang tergabung dalam pasukan pengamanan Operasi Ketupat Krakatau 2026.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Lampung Selatan juga membacakan amanat Kapolri yang menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri dan berbagai instansi terkait.

Untuk mendukung pengamanan di wilayah Lampung Selatan, sebanyak 100 personel BKO dari Polda Lampung turut diperbantukan serta didirikan 14 pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di sejumlah titik strategis.

Pengamanan juga difokuskan pada berbagai objek vital seperti masjid, lokasi salat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, bandara hingga objek wisata yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan selama masa libur Lebaran.

Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 ini, diharapkan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas selama masa mudik hingga arus balik Lebaran di wilayah Kabupaten Lampung Selatan dapat berjalan dengan aman, tertib dan kondusif. (Mdn)

Satu Tahun Bersama Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Melalui 2.000 Paket Sekolah


REFORMASI-ID | Jakarta -  Danantara Indonesia menandai satu tahun perjalanan kelembagaannya melalui kegiatan refleksi bersama yang diselenggarakan di Wisma Danantara, Jakarta, pada Selasa (11/3). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, para Menteri Kabinet, serta pimpinan dan seluruh insan Danantara. 11 Maret 2026

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan arahan kepada seluruh insan Danantara Indonesia mengenai pentingnya menjaga integritas, disiplin tata kelola, serta orientasi jangka panjang dalam pengelolaan aset negara guna memperkuat fondasi pembangunan ekonomi nasional.

Presiden menegaskan bahwa Danantara Indonesia dibentuk untuk memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara profesional dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang bangsa, sehingga mampu memberikan nilai tambah yang nyata bagi pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat.

"Kita bersyukur Indonesia kini memiliki sebuah lembaga pengelola investasi negara yang dapat disejajarkan dengan sovereign wealth fund di tingkat global. Dalam satu tahun ini sudah terlihat bahwa dengan manajemen yang baik, tata kelola yang disiplin, serta komitmen yang kuat, kinerja pengelolaan asetnegara dapat meningkat secara signifikan. Namun capaian ini baru awal. Ke depan kita harus terus memperkuat tata kelola dan meningkatkan kinerja agar pengelolaan aset negara benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia."

Syukuran satu tahun ini mengusung tema "Satu Danantara", yang mencerminkan semangat seluruh BUMN untuk bergerak dalam satu langkah bersama dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional dan menciptakan dampak yang lebih luas bagi generasi yang mendatang.

Rosan Roeslani, CEO Danantara Indonesia, menyampaikan bahwa tahun pertama perjalanan Danantara difokuskan pada pembangunan fondasi kelembagaan dan tata kelola yang kuat, sekaligus memastikan bahwa arah pengelolaan investasi negara tetap berpijak pada penciptaan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

"Pengelolaan aset negara pada akhirnya harus memberikan dampak nyata bagi masa depan bangsa. Karena itu, komitmen terhadap pembangunan generasi masa depan juga menjadi bagian penting dari perjalanan Danantara Indonesia," ujarnya.

Komitmen tersebut tercermin tidak hanya dalam penguatan tata kelola dan struktur pengelolaan aset negara, tetapi juga dalam berbagai inisiatif yang menegaskan bahwa hasil pembangunan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk bagi generasi muda Indonesia.

Sebagai simbol komitmen terhadap masa depan anak bangsa, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis 88.000 paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak di seluruh Indonesia. Program ini dilaksanakan secara serentak oleh BUMN di berbagai daerah sebagai bentuk dukungan terhadap akses pendidikan dan persiapan Generasi Emas Indonesia.

Sebagai wujud kepedulian dan komitmen dalam mendukung pendidikan generasi muda Indonesia, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) turut menyelenggarakan kegiatan penyerahan simbolis paket perlengkapan sekolah yang dipusatkan di Masjid BSI, kawasan Bakauheni Harbour City, Lampung Selatan. Dalam kegiatan tersebut, ASDP menyerahkan 2.000 paket perlengkapan sekolah kepada perwakilan anak-anak di Provinsi Lampung. Penyerahan bantuan dilakukan dalam suasana sederhana dan khidmat yang diawali dengan kegiatan keliling Menara Siger, dilanjutkan pengajian, kultum Ramadhan, serta buka puasa bersama.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kontribusi perusahaan dalam mendukung tumbuhnya generasi masa depan Indonesia.

"Melalui program ini, ASDP ingin menghadirkan dukungan nyata bagi anak-anak agar tetap memiliki semangat belajar, tumbuh percaya diri, dan memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita. Kami percaya bahwa investasi terbaik bagi bangsa adalah investasi pada pendidikan generasi mudanya," ujar Heru.

Melalui momentum satu tahun perjalanan ini, Danantara Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk terus memperkuat fondasi tata kelola, meningkatkan kualitas pengelolaan aset negara, serta mendorong investasi strategis yang memberikan dampak ekonomi dan sosial jangka panjang bagi Indonesia.

"Satu tahun pertama ini adalah fase membangun fondasi. Ke depan, fokus kami adalah memastikan fondasi tersebut diterjemahkan menjadi kinerja yang nyata, melalui tata kelola yang kuat, pengelolaan aset negara yang profesional, serta investasi strategis yang memberikan manfaat bagi perekonomian nasional dan masa depan generasi Indonesia." tutup Rosan. (Hms/Mdn)

Pemandangan Tak Biasa di Margonda: Patroli Berkuda Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri Curi Perhatian Warga Depok



REFORMASI-ID | Depok - Arus lalu lintas di sepanjang Jalan Margonda Raya, Kota Depok, pada Kamis pagi (12/03/2026) tampak berbeda dari biasanya. Di tengah hiruk-pikuk kendaraan, hadir sepasang satwa Turangga (kuda) gagah bernama Nobel dan Legro yang ditunggangi oleh personel Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri.

Kegiatan patroli berkuda ini dipimpin langsung oleh Ipda Sukoco bersama lima personel lainnya. Dimulai pukul 06.00 WIB, tim berangkat dari Mako Korsabhara menyusuri nadi utama Kota Depok untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin) sekaligus patroli keamanan.

Tidak hanya sekadar berpatroli, kehadiran personel berkuda ini menjadi oase di tengah kepadatan pagi. Personel Bripda Salma dan Bripda Dinda bersama rekan lainnya terlihat aktif membantu masyarakat, mulai dari menyeberangkan pejalan kaki di lampu merah Margonda hingga memberikan rasa aman bagi pengguna jalan.

"Patroli berkuda ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat dengan pendekatan yang lebih humanis. Kami ingin memastikan aktivitas warga di pagi hari berjalan lancar dan aman," ujar Ipda Sukoco di sela kegiatan.

Dalam giat kali ini, tim Den Turangga juga melakukan koordinasi intensif dengan anggota Polres Metro Depok yang bertugas di lapangan. Kerja sama ini bertujuan untuk memetakan titik kerawanan dan memastikan arus kendaraan di area lampu merah Margonda Raya tetap terkendali.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di sepanjang jalur patroli dilaporkan aman terkendali (TKA) dengan kondisi cuaca cerah yang mendukung kelancaran tugas. Baik personel maupun satwa Turangga kembali ke markas dalam keadaan sehat dan lengkap.

Kehadiran patroli berkuda ini diharapkan dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat serta memberikan warna baru dalam pelayanan prima kepolisian di wilayah perkotaan.

11 Maret 2026

Sambut Hari Jadi ke-74, Korsabhara Baharkam Polri Bagikan 500 Paket Takjil di Depan Mako



REFORMASI-ID | Jakarta - Mengisi momentum bulan suci Ramadan sekaligus memperingati Hari Jadi ke-74, Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri menggelar aksi sosial dengan membagikan paket takjil kepada masyarakat pada Rabu sore (11/3/2026).

Kegiatan yang berpusat di depan Mako Korsabhara Baharkam Polri ini dipimpin langsung oleh personel Korsabhara bersama Ketua Bhayangkari Cabang 03 Korsabhara beserta jajaran pengurus. 

Aksi ini menyasar para pengendara motor, pengemudi angkutan umum, hingga pejalan kaki yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Wujud Kepedulian dan Kedekatan
Kabagrenmin Korsabhara Baharkam Polri menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa di tengah rutinitas di jalan raya.

"Dalam rangka hari jadi Korsabhara ke-74, kami ingin berbagi kebahagiaan melalui pembagian 500 paket nasi dan snack box. Semoga hal kecil ini dapat membantu masyarakat yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba," ujarnya.

Sebanyak 500 paket takjil ludes dibagikan dalam waktu singkat. Meski melibatkan kerumunan kendaraan, kegiatan berlangsung dengan sangat tertib dan lancar. 

Masyarakat menyambut antusias inisiatif ini, yang dinilai mampu mempererat hubungan emosional antara kepolisian dan warga.

Selain sebagai perayaan hari jadi, kegiatan ini diharapkan dapat:
Menumbuhkan rasa kebersamaan dan jiwa sosial bagi personel Polri.

Meringankan beban masyarakat yang sedang menjalankan ibadah di bulan Ramadan. Mewujudkan jargon Korsabhara yang "Siap Terlihat dan Bermanfaat" di tengah-tengah publik.

Melalui aksi ini, Korsabhara Baharkam Polri berkomitmen untuk terus hadir bukan hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam aksi-aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat

Peringati Nuzulul Qur’an 1447 H, Kapolda Lampung: Jadikan Al-Qur’an Pedoman Transformasi Polri yang Profesional


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menggelar peringatan Nuzulul Qur’an sekaligus buka puasa bersama dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026 M. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini digelar di gsg Polda Lampung dengan menghadirkan penceramah kondang, Ustadz Dr. H. Das’ad Latif, Rabu (11/3/2026).

Yang dihadiri langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, didampingi Wakapolda Lampung Brigjen Pol Drs. Sumarto, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung, serta Pengurus Bhayangkari Daerah Lampung.

Mengusung tema "Ibadah Ramadhan, Nuzulul Qur'an dan Idul Fitri Meningkatkan Iman, Takwa dan Profesionalisme Guna Menguatkan Solidaritas dalam Mendukung Transformasi Polri untuk Masyarakat," Kapolda Lampung menekankan bahwa momen ini merupakan titik sentral bagi setiap anggota Polri untuk merefleksikan diri.

Dalam sambutannya, beliau mengingatkan bahwa Al-Qur’an bukan sekadar bacaan, melainkan sumber pedoman (hudan) utama, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.

Diharapkan melalui momentum ini, anggota Polri mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan yang berbanding lurus dengan peningkatan profesionalisme di lapangan.

Kapolda menekankan pentingnya menginternalisasi nilai Al-Qur'an untuk memperkuat solidaritas internal demi mendukung transformasi Polri menuju institusi yang lebih dicintai masyarakat.

"Jadikan nilai-nilai luhur Al-Qur’an sebagai landasan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan hati yang bersih dan berpegang pada tuntunan Ilahi, kita wujudkan Polri yang profesional dan humanis," ujar Kapolda.

Suasana semakin hangat dan penuh keberkahan dengan kehadiran anak-anak yatim piatu yang turut diundang untuk berbuka puasa bersama.  Kehadiran mereka menjadi bentuk nyata kepedulian sosial keluarga besar Polda Lampung terhadap sesama di bulan yang penuh ampunan ini. (Mdn)

Miris!! Korban Seksual Justru Dipecat Sepihak: Pelanggaran Berat Prosedur BGN dan UU TPKS


REFORMASI-ID | PASIR SAKTI, LAMPUNG TIMUR – Sebuah tindakan sewenang-wenang dan amoral diduga dilakukan oleh Raka, Kepala Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Mulyosari 2, Pasir Sakti. Bukannya memberikan perlindungan kepada relawan perempuan berinisial Mm yang menjadi korban pelecehan seksual, Raka justru menerbitkan surat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak. Rabu, 11/03/2026

Kronologi Kejadian: Trauma yang Berujung Intimidasi. Pada tanggal 24 Februari 2026, sekitar pukul 10.20 WIB, Mm menghadap pimpinannya untuk melaporkan tindakan asusila yang dilakukan oleh inisial D  (Satpam MBG Mulyosari 2). Korban mengaku didekap, dipeluk, dan dicium secara paksa oleh pelaku. Alih-alih mendapatkan empati, korban justru diinterogasi dengan nada menyudutkan oleh Raka:

"Kenapa hari kemarin sesudah kejadian tidak langsung melapor? Pintu/dinding terbuat dari triplek, kalau didorong sudah pasti terbuka," ujar Raka, seolah meragukan trauma korban.

Pasca pelaporan tersebut, Mm justru menerima surat pemecatan. Padahal, saksi di lokasi (Darmi dan Narto) membenarkan kejadian tersebut, dan pelaku (D) pun telah mengakui perbuatannya. Pelanggaran Hukum dan Sanksi Pidana Kuasa Hukum korban, Alicia, menegaskan bahwa tindakan Kepala SPPG Mulyosari 2 tidak hanya melanggar etika, tetapi juga menabrak berbagai instrumen hukum nasional:

Pelanggaran Aturan Badan Gizi Nasional (BGN) berdasarkan petunjuk pelaksanaan MBG poin 4.9.2 Huruf m (Halaman 82), Kepala SPPG secara eksplisit dilarang memberhentikan relawan secara sepihak. R diduga kuat telah melakukan penyalahgunaan wewenang (Abuse of Power).

Tuntutan Keluarga dan Kuasa Hukum

Suami korban menyatakan kekecewaan mendalam atas kebijakan yang dianggap "melindungi predator dan menghukum korban" ini. Pihak korban menuntut:

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) untuk segera mencopot Raka dari jabatannya karena gagal menciptakan lingkungan kerja yang aman dan melanggar kode etik organisasi.

Kepolisian Resor Lampung Timur untuk segera memproses laporan pidana terhadap D (pelaku pelecehan) dan memeriksa Raka atas dugaan penghalangan keadilan (obstruction of justice). Rehabilitasi Nama Baik dan pengembalian hak-hak Mm sebagai relawan sesuai dengan asas kepastian hukum Pasal 28D ayat (1) UUD 1945.

"Kami tidak akan diam. Negara ini negara hukum, bukan milik penguasa lokal yang bisa memecat orang karena mereka berani bicara jujur tentang kejahatan seksual." Tegas Alicia, Kuasa Hukum Korban. (*)

TMMD ke-127 Banyuasin Ditutup, Danrem 044/Gapo : Wujud Nyata Gotong Royong TNI dan Rakyat


REFORMASI-ID | Sumsel, Banyuasin – Komandan Korem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud menghadiri Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa ke-127 TA. 2026 di Lapangan SMP Negeri 3 Desa Wonosari, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis tersebut, dihadiri oleh unsur Forkopimda, TNI-Polri, pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Pangdam II/Sriwijaya menyampaikan bahwa program TMMD merupakan kegiatan lintas sektoral yang melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah serta masyarakat guna mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program ini juga sejalan dengan tema TMMD ke-127 TA. 2026 yaitu “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” Pangdam juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan pelaksanaan TMMD di wilayah Kodim 0430/Banyuasin.

Sementara itu, Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan bahwa keberhasilan TMMD tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak dan partisipasi aktif masyarakat.

“TMMD menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kegiatan ini kita tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun desa,” ujar Danrem.

Program TMMD diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. (Mdn)

Pastikan Arus Lalin Lancar, Korsabhara Baharkam Polri Terjunkan Personel di Simpang UI hingga Cikeas



REFORMASI-ID | Depok -  Guna memastikan kelancaran aktivitas masyarakat di pagi hari, Personel Detasemen Perintis Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas (Gatur) dan patroli dialogis di sejumlah titik krusial di wilayah Depok dan sekitarnya, Rabu (11/03/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB ini menyasar beberapa lokasi yang dikenal memiliki intensitas kendaraan tinggi. Langkah antisipatif ini merupakan bentuk pelayanan prima Polri dalam memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan serta mencegah terjadinya kemacetan pada jam sibuk.

Berdasarkan laporan pelaksanaan tugas, sejumlah titik yang menjadi fokus pengaturan lalu lintas meliputi:
Simpang PAL
Simpang Perempatan Gunadarma
Simpang Universitas Indonesia (UI)
Simpang Leuwinanggung
Simpang Perempatan Cikeas

Area Depan Gerbang Korsabhara
Selain melakukan pengaturan arus kendaraan di persimpangan jalan, personel juga melaksanakan Patroli Dialogis Jalan Kaki di daerah Pengadegan. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat, memantau situasi keamanan lingkungan secara mendalam, serta memberikan rasa aman bagi pejalan kaki maupun warga sekitar.

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri dalam keterangannya menyampaikan bahwa penempatan personel di ploting yang telah ditentukan merupakan bagian dari komitmen rutin Korps Sabhara dalam menjaga ketertiban umum.

"Personel kami hadir di lapangan lebih awal untuk memastikan masyarakat dapat memulai aktivitasnya tanpa terkendala hambatan lalu lintas. Kehadiran fisik Polri di tengah masyarakat, baik melalui gatur maupun patroli dialogis, adalah kunci stabilitas Kamtibmas," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di titik-titik pengaturan terpantau aman, tertib, dan terkendali.