Media Reformasi Indonesia 🇮🇩

07 Januari 2026

Brimob Polda Sumut Bersama Dinas Pendidikan Tapanuli Tengah Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah ke Sekolah Darurat



REFORMASI-ID | Tapteng - Kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan melalui aksi kemanusiaan pascabencana alam. Personel SAR Satuan Brimob Polda Sumatra Utara Batalyon A bersinergi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada sejumlah sekolah darurat di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri dalam membantu pemulihan aktivitas belajar mengajar bagi para siswa yang terdampak bencana, khususnya di wilayah yang mengalami kerusakan sarana dan prasarana pendidikan.

Bantuan yang disalurkan meliputi berbagai perlengkapan penunjang kegiatan belajar mengajar, seperti tas sekolah, buku tulis, alat tulis, serta peralatan kebersihan sekolah. Bantuan tersebut diberikan kepada siswa dan pihak sekolah yang saat ini masih melaksanakan kegiatan belajar di sekolah darurat.

Lokasi pendistribusian bantuan dipusatkan di Sekolah Darurat SDN 155678 Hutanabolon 2, Kecamatan Tukka, serta UPTD SDN 158505 Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Proses pendistribusian berlangsung sejak pagi hari hingga seluruh bantuan tersalurkan dengan tertib dan terkoordinasi.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk terus hadir membantu masyarakat, terutama dalam situasi pascabencana.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab kemanusiaan, termasuk mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak yang terdampak bencana. Bantuan ini diharapkan dapat memulihkan semangat belajar siswa serta meringankan beban orang tua dan pihak sekolah,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.

Dalam pelaksanaannya, personel SAR Brimob Polda Sumatra Utara bersama jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah melakukan pendataan penerima bantuan, penyerahan secara simbolis, hingga pendistribusian langsung ke masing-masing kelas dan siswa yang membutuhkan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah, para guru, serta siswa yang merasa terbantu dengan adanya perhatian dan dukungan dari Polri.

Melalui kegiatan ini, Brimob Polda Sumatra Utara kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra kemanusiaan yang senantiasa hadir di tengah masyarakat, sekaligus mendukung masa depan generasi penerus bangsa melalui pemulihan sektor pendidikan.

Brimob Polda Sumut Bersihkan Lumpur di Aula SMP Swasta Santo Fransiskus Pandan Pasca bencana



REFORMASI-ID | Tapteng - Personel SAR Satuan Brimob Polda Sumatra Utara Batalyon A melaksanakan aksi kemanusiaan berupa pembersihan material lumpur di Aula SMP Swasta Santo Fransiskus Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mendukung pemulihan sarana pendidikan pascabencana alam sekaligus memastikan aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan lancar.

Pembersihan difokuskan pada area aula dan sekitarnya yang sebelumnya terdampak banjir dan aliran lumpur. Endapan lumpur serta sisa puing bencana menumpuk di area tersebut dan berpotensi menghambat kegiatan sekolah serta menimbulkan gangguan kesehatan apabila tidak segera ditangani.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menyampaikan bahwa kehadiran Brimob dalam kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab Polri dalam membantu pemulihan fasilitas publik yang terdampak bencana, khususnya sarana pendidikan.

“Pascabencana, pemulihan sarana pendidikan menjadi prioritas agar anak-anak dapat segera kembali belajar dengan aman dan nyaman. Polri hadir untuk membantu membersihkan fasilitas sekolah sekaligus memastikan lingkungan belajar kembali layak digunakan,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.

Kegiatan pembersihan dilaksanakan sejak pagi hari hingga selesai di Aula SMP Swasta Santo Fransiskus Pandan yang berlokasi di Jalan MH Azairin, Aek Tolang, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. Personel SAR Brimob Polda Sumut Batalyon A melakukan pembersihan secara manual dengan menggunakan sekop, cangkul, serta mesin pompa air untuk mengangkat lumpur dan sisa material yang mengendap.

Material lumpur yang telah dikumpulkan kemudian dipindahkan ke titik pembuangan yang telah ditentukan, sehingga area aula dan lingkungan sekolah dapat kembali bersih, aman, dan siap dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pendidikan.

Aksi kemanusiaan ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah dan masyarakat sekitar yang merasa terbantu dengan kehadiran Brimob Polda Sumatra Utara. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan dan kesejahteraan masyarakat dalam masa pemulihan pasca bencana alam.

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Polri atas Dukungan Ketahanan Pangan Nasional



REFORMASI-ID | Karawang - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menerima penghargaan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas kontribusi nyata dalam mendukung penguatan ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari agenda Asta Cita Presiden. 

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam momentum Panen Raya Nasional di Kabupaten Karawang, yang dihadiri ribuan petani serta pemangku kepentingan sektor pertanian dari seluruh Indonesia.

Penghargaan diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 1 dan 2/PK Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya. Presiden menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor, mulai dari petani, penyuluh, pemerintah daerah, hingga unsur TNI–Polri.

Dalam penganugerahan tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menerima Tanda Kehormatan Bintang Jasa Nararya sebagai bentuk apresiasi negara atas peran strategis Polri dalam menjaga stabilitas, pengamanan, serta pendampingan program ketahanan pangan nasional.

Selain Wakapolri, Presiden juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya kepada sejumlah pejabat dan personel Polri yang dinilai konsisten mendukung penguatan ketahanan pangan nasional melalui fungsi pembinaan, pengamanan wilayah, serta pendampingan program di lapangan.

Adapun penerima Satyalancana Wira Karya dari unsur Polri, yaitu:

1. Komjen Pol. Drs. Syahardiantono, M.Si., Kepala Badan Reserse Kriminal Polri;

2. Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si., Asisten SDM Kapolri;

3. Irjen Pol. Dr. Ribut Hari Wibowo, S.I.K., S.H., M.H., Kapolda Jawa Tengah;

4. Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., Kapolda Jawa Barat;

5. Irjen Pol. Helfi Assegaf, S.I.K., S.H., M.H., Kapolda Lampung;

6. Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., Kapolda Kalimantan Barat;

7. Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, S.H., S.I.K., Kapolda Kalimantan Selatan;

8. Brigjen Pol. Langgeng Purnomo, S.I.K., M.H., Karobinkar SSDM Polri;

9. Brigjen Pol. Djoko Prihadi, S.H., Analis Kebijakan Ahli Utama Polri;

10. Kombes Pol. Dr. Boy Jeckson Situmorang, S.H., S.I.K., M.H., Karo SDM Polda Riau;

11. AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat;

12. AKBP Rivanda, S.I.K., Kapolres Blitar;

13. AKBP Toni Kasmini, S.I.K., S.H., M.H., Kapolres Lampung Selatan;

14. AKBP Ike Yulianto W., S.H., S.I.K., M.H., Kapolres Grobogan;

15. AKBP Yugi Bayu Hendarto, S.I.K., M.A.P., Kapolres Garut;

16. AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., Kapolres Blora;

17. AKBP Sugeng Setyo Budhi, S.I.K., M.Tr.Opsla., Kapolres Bone;

18. AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., Kapolres Wonogiri;

19. AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si., Kapolres Sukabumi; dan

20. AKBP Syahrul Awab, S.Sos., S.I.K., Kapolres Bengkayang.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi amanah bagi Polri untuk terus menjaga konsistensi pengabdian kepada masyarakat.

“Penghargaan ini dimaknai sebagai amanah bagi Polri untuk terus mengawal ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas strategis seperti jagung, agar program yang dicanangkan Presiden berjalan berkelanjutan dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Trunoyudo, Rabu (7/1).

Sepanjang tahun 2025, Satgas Ketahanan Pangan Polri mencatat capaian strategis berupa peningkatan produksi jagung nasional sekitar 9 persen atau setara 1,36 juta ton, sehingga total produksi mencapai 16.501.555,66 ton. 

Akselerasi tertinggi terjadi pada kuartal IV, seiring optimalisasi lahan seluas 651.196 hektare dengan hasil produksi sekitar 3.479.432 ton.

Penyerapan jagung oleh Bulog sebesar 101.713 ton atau 63,8 persen dari target turut berkontribusi menjaga stabilitas harga di tingkat petani serta mencegah spekulasi pasar.

Melalui capaian dan penghargaan tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir, bekerja secara profesional, serta mengawal ketahanan pangan nasional sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dukung Ketahanan Pangan, Kapolda Lampung Raih Penghargaan Presiden Prabowo Subianto


REFORMASI-ID | Lampung – Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menerima Penghargaan Swasembada Pangan dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Rabu, 07/01/2026.

Penghargaan "Satyalancana Wira Karya" tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif Polda Lampung dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional, khususnya melalui pengamanan, pendampingan, serta sinergi lintas sektor di wilayah Provinsi Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Polda Lampung dalam mengawal kebijakan strategis pemerintah di sektor pertanian.

“Penghargaan Swasembada Pangan ini menjadi bukti komitmen Bapak Kapolda Lampung beserta jajaran dalam mendukung program nasional ketahanan pangan, mulai dari pengamanan distribusi, pendampingan petani, hingga menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif bagi sektor pertanian,” ujar Yuni.

Lanjut Yuni, Provinsi Lampung selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional, sehingga peran kepolisian sangat dibutuhkan dalam memastikan kelancaran produksi hingga distribusi hasil pertanian.

Menurutnya, Kapolda Lampung secara konsisten mendorong jajaran Polres hingga Polsek untuk aktif bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan kelompok tani dalam menjaga stabilitas pangan.

“Bapak Kapolda Lampung selalu menekankan pentingnya peran Polri hadir di tengah masyarakat, khususnya petani, agar program swasembada pangan berjalan optimal dan berkelanjutan,” katanya.

Kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polri, para Kapolda, serta pimpinan kementerian terkait. Dalam acara tersebut, Presiden RI secara simbolis melakukan panen raya dan meluncurkan capaian swasembada pangan nasional.

“Polda Lampung berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan demi kesejahteraan masyarakat,” tandas mantan Kapolres Metro tersebut. (Mdn)

Polda NTT Konfirmasi Penemuan Satu Lagi Jenazah di Bangkai KM Putri Sakinah



REFORMASI-ID | NTT - Tim SAR gabungan menemukan satu jenazah yang diduga merupakan korban hilang tenggelamnya KM Putri Sakinah di Pantai Pede, Pulau Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Selasa (6/1/2026).

Jenazah ditemukan pada koordinat -8°38,87163’ 119°28,62259’ di kawasan perairan Selat Padar, Taman Nasional Komodo (TNK).

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H membenarkan penemuan tersebut.

“Benar, hari ini telah ditemukan satu jenazah yang diduga korban tenggelamnya KM Putri Sakinah. Saat ini jenazah masih dalam proses identifikasi di RS Komodo Labuan Bajo,” jelas Kabidhumas Polda NTT.

Kabidhumas menjelaskan, penemuan jenazah bermula sekitar pukul 13.00 Wita, ketika dua nelayan Pulau Komodo bernama Saiful dan Hadi Kusuma menemukan bangkai kamar kapal yang diduga bagian dari KM Putri Sakinah, kapal yang dilaporkan tenggelam di Selat Padar Utara pada 26 Desember 2025.

Kedua nelayan tersebut kemudian mengajak nelayan lain di sekitar lokasi untuk menarik bangkai kamar kapal ke Pantai Pede menggunakan perahu. Setibanya di pantai, tercium bau menyengat sehingga bangkai kamar kapal dibongkar dan ditemukan satu jenazah di dalamnya.

“Setelah temuan tersebut, nelayan segera menghubungi tim SAR gabungan untuk dilakukan evakuasi,” tambahnya.

Sekitar pukul 14.00 Wita, tim SAR gabungan bertolak dari perairan Padar Utara menuju lokasi kejadian dengan menggunakan RIB Syahbandar Labuan Bajo, RIB Basarnas Labuan Bajo, serta KN Puntadewa SAR Maumere. Tim tiba di lokasi pada pukul 14.30 Wita dan langsung mengevakuasi jenazah menggunakan kantong jenazah.

Jenazah kemudian diberangkatkan dari Pulau Komodo menuju Labuan Bajo pada pukul 16.40 Wita dan tiba sekitar pukul 18.10 Wita.Selanjutnya, jenazah dibawa ke RS Komodo Labuan Bajo untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Menurut Kabidhumas Polda NTT, proses identifikasi masih dilakukan oleh Tim DVI Polda NTT, dalam hal ini Kabiddokkes Polda NTT dan untuk kepastian identitas korban masih menunggu hasil DVI, termasuk pemeriksaan bukti primer seperti data gigi.

Ia juga menambahkan, Polda NTT menghormati permintaan pihak keluarga korban agar jenazah tidak ditampilkan ke publik, baik dalam dokumentasi maupun pemberitaan, sebagai bentuk penghormatan terhadap privasi dan nilai kemanusiaan.

“Sampai saat ini, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap korban lain yang diduga masih hilang. Situasi di lapangan aman dan terkendali,” tutupnya.

06 Januari 2026

Jasa Raharja Pastikan Santunan Kecelakaan Disalurkan Cepat dan Tepat Selama Nataru 2025-2026

REFORMASI-ID | Jakarta  - Selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, yang berlangsung pada 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, JasabRaharja telah menyalurkan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas, baik korban luka-luka maupun meninggal dunia, sebagai bagian dari pelayanan publik dan negara hadir bagi masyarakat.

Berdasarkan data Korlantas Polri, selama periode tersebut tercatat sebanyak 3.183 kejadian kecelakaan lalu lintas secara nasional dengan total 6.050 korban. Dari jumlah tersebut, 403 orang meninggal dunia dan 5.647 orang mengalami luka-luka. 

Jumlah kejadian kecelakaan turun 7 persen dibanding periode yang sama pada tahun lalu,
sementara jumlah total korban naik 9 persen.
Sejalan dengan data tersebut, Jasa Raharja menjalankan perannya sebagai penyelenggara asuransi kecelakaan dengan memastikan seluruh korban kecelakaan memperoleh hak santunan secara cepat dan tepat sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Data DASI Jasa Raharja menyebutkan bahwa total santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas adalah Rp39,18 miliar, tersalurkan kepada ahli waris korban meninggal dunia sebanyak Rp24,77 miliar, sementara kepada korban luka-luka tercatat sebesar Rp14,41 juta. 

Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu, dengan santunan korban meninggal dunia turun 8 persen dan santunan korban luka-luka turun 90 persen.

Sekretaris Perusahaan PT Jasa Raharja Dodi Apriansyah menyampaikan bahwa kesiapan perusahaan dan sinergi dengan para pemangku kepentingan menjadi faktor
penting dalam menjaga kualitas layanan selama periode Nataru.

"Pada masa dengan pergerakan masyarakat yang tinggi seperti Nataru, kami memastikan seluruh proses pelayanan santunan berjalan cepat, transparan, dan akuntabel. Kehadiran petugas Jasa Raharja di lapangan merupakan bentuk komitmen kami untuk melayani sepenuh hati bagi masyarakat yang terdampak kecelakaan,"ujar Dodi. Senin (6/1/2026).

Selama periode Nataru 2025--2026, petugas Jasa Raharja secara aktif melakukan koordinasi dengan Korlantas Polri, rumah sakit, dan instansi terkait untuk mempercepat pendataan korban serta proses penyerahan santunan.

Langkah inidilakukan guna memastikan korban maupun ahli waris dapat segera menerima haknya tanpa prosedur yang berbelit, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik yang diberikan.

Selain penyaluran santunan, Jasa Raharja juga mendukung upaya peningkatan keselamatan berkendara melalui kehadiran di pos-pos pelayanan terpadu serta pemantauan di titik-titik rawan kecelakaan. Sinergi lintas sektor ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendorong penanganan kecelakaan yang lebih menyeluruh, tidak hanya di hilir tetapi juga pada aspek pencegahan.

Dodi menegaskan bahwa pengalaman pelayanan selama periode Nataru 2025-2026 menjadi pijakan penting dalam penguatan layanan ke depan.

"Pelayanan pada masa Nataru menegaskan bahwa santunan harus hadir cepat di saat masyarakat paling membutuhkan. Ke depan, fokus kami adalah menjaga kualitas layanan agar tetap relevan dan benar-benar dirasakan, dengan memastikan kecepatan, ketepatan, dan empati menjadi standar pelayanan santunan Jasa Raharja,"ungkapnya.

Dengan dukungan sistem digital, kesiapan sumber daya manusia, serta koordinasi yang solid dengan para stakeholder, Jasa Raharja berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan santunan sebagai bagian dari pelayanan prima kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kehadiran negara melalui layanan yang profesional danpublik berorientasi pada kepentingan publik.

Sinergi TNI dan Komponen Masyarakat, Koramil 02/Pondok Gede Intensifkan Patroli dan Siskamling


REFORMASI-ID | Kodam Jaya, Kota Bekasi –
Guna mengantisipasi perkembangan situasi dan menjaga keamanan wilayah binaan, Personel Koramil 02/Pondok Gede Kodim 0507/Bekasi melaksanakan kegiatan Patroli dan Siskamling gabungan bersama Komponen Cadangan (Komcad), Komponen Pendukung (Komduk), dan Komponen Masyarakat (Komas), pada Senin malam, 06 Januari 2026, mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan patroli gabungan ini dipimpin oleh Babinsa Pelda Sri Supolo dengan melibatkan kekuatan personel gabungan sebanyak 20 orang, terdiri dari unsur TNI, Linmas Kelurahan Jatiwaringin, Karang Taruna, dan Mitra Jaya.

Patroli dilaksanakan menggunakan kendaraan dinas Maung, kendaraan roda dua, serta sepeda motor pribadi.

Sebelum pelaksanaan patroli, terlebih dahulu dilaksanakan apel pengecekan personel dan materiil serta briefing awal di Makoramil 02/Pondok Gede. Selanjutnya, pada pukul 21.00 WIB bertempat di halaman Kantor Kelurahan Jatiwaringin, dilaksanakan apel gabungan patroli keamanan.

Dalam arahannya, Babinsa Pelda Sri Supolo menyampaikan tujuan kegiatan patroli sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kepedulian terhadap situasi keamanan lingkungan, sekaligus memberikan penjelasan mekanisme, rute patroli, serta langkah yang harus diambil apabila ditemukan perkembangan situasi di lapangan.

Patroli kemudian bergerak menyusuri rute yang telah ditentukan, dimulai dari Makoramil 02/Pondok Gede dan melintasi sejumlah ruas jalan utama dan kawasan strategis di wilayah Jatiwaringin dan sekitarnya. Selama patroli, personel gabungan menyapa warga yang masih beraktivitas, pedagang kaki lima, pengguna jalan, tukang parkir, pengemudi ojek online, hingga para remaja yang sedang berkumpul.

Selain itu, tim patroli juga melakukan pengecekan terhadap objek-objek vital seperti kantor pemerintahan, pusat perbelanjaan, pasar, ruko, tempat keramaian, fasilitas umum, serta SPBU. Petugas turut memberikan imbauan secara humanis kepada para remaja yang masih berkumpul hingga larut malam agar segera kembali ke rumah masing-masing, serta melakukan pemantauan di titik-titik rawan guna mencegah aksi balap liar dan tawuran.

Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah terpantau aman dan kondusif.

Danramil 02/Pondok Gede, Mayor Inf Fajar, menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan siskamling gabungan ini merupakan wujud sinergitas TNI dengan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi tanggung jawab bersama. Melalui patroli gabungan ini, kami ingin membangun kepedulian dan kebersamaan demi terciptanya wilayah Pondok Gede yang aman dan kondusif,” tegasnya.

Sementara itu, Babinsa Pelda Sri Supolo menegaskan bahwa kegiatan patroli akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai langkah preventif.
“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman, melakukan pencegahan dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, serta memperkuat sinergi dengan seluruh komponen di wilayah,” ujarnya.

Salah satu warga Kelurahan Jatiwaringin, Bapak Anin, mengapresiasi kegiatan patroli gabungan tersebut.
“Kami merasa lebih aman dan nyaman dengan kehadiran TNI bersama warga dan unsur lainnya. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan karena sangat membantu menjaga lingkungan kami tetap kondusif,” ungkapnya.


Polda Lampung Ungkap Peredaran Ganja 13,8 Kg di Lampung Selatan, Satu Pengedar Diamankan

REFORMASI-ID | Lampung Selatan – Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis ganja dengan barang bukti seberat 13,8 kilogram. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan satu orang tersangka berinisial F.A.B (26), warga Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.

Pengungkapan kasus ini dilakukan pada Senin, 29 Desember 2025, sekitar pukul 17.00 WIB, di wilayah Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Rumah tersangka diketahui kerap dijadikan tempat penyimpanan sekaligus lokasi transaksi narkotika.

Kabidhumas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, membenarkan pengungkapan tersebut. Ia menyampaikan bahwa penindakan dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat.

“Subdit III Ditresnarkoba Polda Lampung mendapatkan laporan adanya aktivitas transaksi narkotika di sebuah rumah di wilayah Way Urang. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim langsung melakukan penyelidikan dan penggerebekan,” ujar Yuni, Selasa (6/1/2026).

Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan tersangka F.A.B beserta barang bukti berupa 13 paket besar dan 9 paket kecil ganja yang ditemukan di dalam kamar rumah tersangka. Selain itu, polisi juga menyita satu unit telepon genggam merek Xiaomi dan satu buah dompet warna cokelat milik pelaku.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka F.A.B berperan sebagai pengedar narkotika untuk beberapa wilayah di Provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Lampung Selatan.

“Dari hasil pendalaman, tersangka berperan sebagai pengedar yang menyuplai ganja ke sejumlah wilayah di Lampung,” jelas Yuni.

Saat ini tersangka telah ditahan di Mapolda Lampung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 111 ayat (2) subsider Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana mati.

Dari jumlah barang bukti yang diamankan, nilai ekonomis ganja tersebut diperkirakan mencapai Rp96.600.000. Selain itu, pengungkapan ini dinilai mampu menyelamatkan sekitar 13.800 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkoba dan mengajak masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungannya. (Hms/Mdn)

Brimob Polda Sumbar Rampungkan Jembatan Darurat Penghubung Kataping–Sungai Buluah



REFORMASI-ID | Padang - Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Barat merampungkan pembangunan jembatan darurat yang menghubungkan Nagari Kataping dengan Nagari Sungai Buluah, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan ini dibangun sebagai upaya pemulihan akses transportasi masyarakat yang sempat terputus akibat kondisi darurat, Selasa (6/1/2026).

Pembangunan jembatan darurat tersebut dilaksanakan oleh 27 personel Sat Brimob Polda Sumbar di bawah pimpinan IPDA Arumzein, selaku Paurlat Subbag Lat Sat Brimobda Sumbar. Sejak awal pengerjaan, personel Brimob bekerja secara intensif agar jembatan dapat segera difungsikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

  • Jembatan ini memiliki peran vital karena menjadi satu-satunya akses penghubung antar nagari yang digunakan oleh sekitar 3.000 jiwa dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga akses menuju layanan kesehatan. 

Selain sebagai jalur transportasi, jembatan darurat tersebut juga difungsikan sebagai jalur evakuasi bagi warga sekitar.

IPDA Arumzein menyampaikan bahwa hingga saat ini progres pembangunan jembatan telah mencapai 100 persen dan siap digunakan oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, progres pembangunan jembatan darurat ini sudah mencapai 100 persen. Jembatan ini kami siapkan agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman dan lancar,” ujar IPDA Arumzein.

Ia menegaskan, pembangunan dilakukan dengan mengedepankan profesionalisme serta semangat kemanusiaan, mengingat pentingnya akses tersebut bagi kehidupan warga.

“Personel Brimob bekerja dengan penuh dedikasi karena jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Kami berharap keberadaan jembatan darurat ini dapat membantu memulihkan aktivitas warga dan memperlancar mobilitas antar nagari,” tambahnya.

Sat Brimob Polda Sumbar memastikan akan terus hadir dan bergerak cepat dalam setiap kondisi darurat sebagai wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam membantu pemulihan infrastruktur dan keselamatan warga.

Polri Percepat Pemulihan Aceh Tamiang, Target 389 Titik Sumur Bor Air Bersih, 208 Telah Terealisasi



REFORMASI-ID | Aceh - Pasca banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Polri terus hadir sejak awal hingga saat ini di tengah masyarakat terdampak. Kehadiran Polri difokuskan pada pemenuhan kebutuhan paling mendasar warga, khususnya ketersediaan air bersih yang sempat terganggu akibat bencana. Melalui langkah cepat dan terukur, Polri membangun serta mengaktifkan ratusan sarana sumur bor air bersih agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara layak dan aman. (Selasa, 6 Januari 2026)

Hingga saat ini, Polri telah membangun 177 titik sumur bor air bersih di Kabupaten Aceh Tamiang yang tersebar di 12 kecamatan dan 66 desa, dan seluruhnya telah aktif serta dimanfaatkan masyarakat. Pembangunan dilakukan di berbagai lokasi strategis, mulai dari tempat ibadah, sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, kantor pemerintahan, area publik, permukiman warga, hingga lokasi pengungsian, sehingga akses air bersih dapat menjangkau masyarakat secara luas dan merata.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa penyediaan air bersih menjadi prioritas utama Polri dalam fase pemulihan pascabencana. Menurutnya, Polri bergerak cepat memastikan masyarakat dapat segera mengakses air bersih melalui pembangunan sumur bor yang tersebar di berbagai fasilitas publik dan permukiman. Langkah ini dilakukan agar proses pemulihan berjalan lebih cepat dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman serta nyaman.

Ia menambahkan bahwa seluruh sumur bor air bersih yang telah dibangun tersebut dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat sebagai bentuk komitmen Polri untuk memastikan setiap bantuan dan informasi penting segera diketahui serta dirasakan langsung oleh warga terdampak bencana.

Secara keseluruhan di Provinsi Aceh, Polri menargetkan pembangunan 389 titik sumur bor air bersih, yang terdiri dari 300 titik di Kabupaten Aceh Tamiang dan 89 titik di kabupaten/kota lainnya. Hingga Senin, 5 Januari 2026 pukul 23.00 WIB, total 208 titik sumur bor telah terealisasi dan dibangun di wilayah hukum Polda Aceh, dengan sebagian besar telah aktif dan dimanfaatkan masyarakat.

Rincian progres pembangunan menunjukkan bahwa di Kabupaten Aceh Tamiang telah terbangun 177 titik dan seluruhnya aktif. 

SEBARAN TITIK SUMUR BOR AIR BERSIH DI KABUPATEN ACEH TAMIANG PER *5 JANUARI 2026,* SBB :

1. Sebaran Sumur *177 (SERATUS TUJUH PULUH TUJUH)* titik Sumur Bor Air Bersih di *12 (Dua Belas)* Kecamatan dan *66 (Enam Puluh Enam)* Desa;
2. Tempat ibadah *48 (Empat Puluh Delapan)* titik Sumur Bor Air Bersih.
3. Sarana Pendidikan *62 (Enam Puluh Dua)* titik Sumur Bor Air Bersih.
4. Rumah Kesehatan *18 (Delapan Belas)* titik Sumur Bor Air Bersih.
5. Kantor Dinas/Pemerintahan *14 (Empat Belas)* titik Sumur Bor Air Bersih.
6. Area Publik *2 (Dua)* titik Sumur Bor Air Bersih.
7. Pemukiman Masyarakat *31 (Tiga Puluh Satu)* titik Sumur Bor Air Bersih.
8. Tempat Pengungsian *2 (Dua)* titik Sumur Bor Air Bersih.

*Total 177 (SERATUS TUJUH PULUH TUJUH) TITIK SUMUR BOR AIR BERSIH*
Ket :
* 3 titik sumur dalam (60 s/d 100 meter
* ⁠160 titik sumur dangkal (20 s/d 40 meter)

Di Kabupaten Aceh Utara, Polri telah membangun 9 titik yang seluruhnya aktif. Kabupaten Pidie Jaya tercatat memiliki 5 titik, terdiri dari 1 titik aktif dan 4 titik masih dalam proses pembangunan. Sementara itu, masing-masing 1 titik sumur bor aktif telah dibangun di Kabupaten Bireuen, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Barat, dan Kabupaten Pidie. Di Kota Langsa, terdapat 7 titik yang seluruhnya aktif, sedangkan di Kabupaten Aceh Timur terdapat 9 titik aktif. Adapun di Kabupaten Nagan Raya dan Kabupaten Aceh Singkil, masing-masing telah dibangun 2 titik dan seluruhnya telah berfungsi.

Polri memastikan pembangunan sumur bor air bersih di Aceh akan terus dilanjutkan hingga seluruh target terpenuhi. Upaya ini menjadi wujud nyata kehadiran negara melalui Polri dalam melindungi dan melayani masyarakat, sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan warga pascabencana banjir bandang di Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang.

05 Januari 2026

Peringati HUT ke-65, Jasa Raharja Perkuat Pelayanan Publik yang Relevan dan Berkelanjutan



REFORMASI-ID | Jakarta, 5 Januari 2026 - Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan berempati kepada masyarakat dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 yang digelar pada Senin (5/1/.2025).

Upacara tersebut diselenggarakan hybrid dengan diikuti oleh seluruh Insan Jasa Raharja, di Kantor Pusat, Kantor Wilayah dan Cabang Jasa Raharja seluruh Indonesia.

Selama 65 tahun perjalanan pengabdian, Jasa Raharja hadir melayani sepenuh hati pada berbagai momen krusial kehidupan masyarakat, khususnya ketika terjadi Kecelakaan dan korban serta keluarganya membutuhkan kepastian perlindungan.

Mandat tersebut menempatkan perusahaan sebagai penyelenggara jaminan perlindungan dasar korban kecelakaan Jasa Raharja sekaligus representasi negara hadir melalui pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Fokus pada pelayanan tercermin dari kinerja penyaluran santunan sepanjang 2025.

Penyaluran santunan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi, didukung penguatan sistem layanan, serta keterlibatan aktif petugas Jasa Raharja di lapangan untuk memastikan hak korban terpenuhi sesuai ketentuan.

Dodi Apriansyah - Sekretaris Perusahaan PT Jasa Raharja menegaskan bahwa pelayanan santunan merupakan inti dari mandat perusahaan.

"Pelayanan santunan adalah inti mandat Jasa Raharja. Fokus kita bukan sekadar meningkatkan, tetapi menjaga kualitas layanan agar tetap relevan dan benar-benar dirasakan masyarakat. Kecepatan, ketepatan, dan empati bukan pilihan, melainkan standar minimum kehadiran negara melalui Jasa Raharja," ujar Dodi.

Momentum HUT ke-65 dimaknai sebagai titik refleksi atas kualitas dan relevansi
layanan yang diberikan. 

Inti refleksi tersebut adalah memastikan bahwa kehadiran perusahaan benar-benar dirasakan masyarakat, layanan mampu menjawab kebutuhan zaman, dan amanat negara dikelola dengan integritas. Refleksi ini menjadi dasar penguatan arah pelayanan agar tetap dipercaya publik.

Dalam konteks pelayanan, tema tersebut dimaknai sebagai upaya menjaga kualitas
layanan agar tetap konsisten dan dapat diandalkan oleh masyarakat. Pelayanan
tidak hanya dituntut cepat dan tepat, tetapi juga berkesinambungan, sehingga
perlindungan dasar dapat terus diberikan secara optimal di tengah dinamika
kebutuhan publik.

Sebagai bagian dari penguatan layanan, perusahaan terus mendorong digitalisasi
proses layanan end-to-end, integrasi data kecelakaan dengan stakeholder terkait,
serta penyempurnaan tata kelola internal. 

Langkah ini diarahkan untuk mempercepat
proses layanan, meningkatkan akurasi, dan menjaga akuntabilitas pengelolaan dana
santunan.

Selain berperan di hilir melalui penyaluran santunan, Jasa Raharja juga berkontribusi
di hulu melalui penguatan ekosistem keselamatan berkendara. 

Program pencegahan kecelakaan dijalankan secara terkoordinasi dan berbasis data, dengan
mempertimbangkan karakteristik wilayah, sehingga pelayanan yang diberikan tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga preventif.

Sejalan dengan hal tersebut, Jasa Raharja berkomitmen memastikan seluruh nilai yang disampaikan dalam amanat tersebut diwujudkan dalam praktik pelayanan sehari-hari. 

Melalui penguatan sistem, peran aktif petugas di lapangan, serta budaya kerja melayani sepenuh hati, perusahaan terus menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat sebagai wujud amanat negara dan upaya menghadirkan layanan yang konsisten serta dapat diandalkan.

Nataru Lancar dan Terkendali, ASDP Sukses Layani 3,4 Juta Penumpang dan 850 Ribu Kendaraan di 15 Lintasan Pantauan Nasional


REFORMASI-ID | Jakarta, 5 Januari 2026 - PT ASDP Indonesia Ferry mencatat sebanyak 3,4 juta penumpang telah dilayani di 15 lintasan pantauan nasional selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Sepanjang periode tersebut, layanan penyeberangan berlangsung aman, lancar, dan terkendali di tengah tingginya mobilitas masyarakat antarwilayah.

Secara kumulatif pada periode H-10 hingga H+10, total penumpang yang menyeberang mencapai 3.445.335 orang, meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, total kendaraan tercatat 850.426 unit, atau naik 6,7 persen, mencerminkan tingginya pergerakan masyarakat sekaligus efektivitas pengelolaan operasional penyeberangan nasional.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menjaga kelancaran arus berangkat dan balik Nataru. Kolaborasi tersebut melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian Perhubungan, Danantara Indonesia, Kementerian PUPR, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, BMKG, Kementerian Kesehatan, asosiasi penyeberangan, hingga para pengguna jasa.

Heru menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan layanan Nataru ini tidak lepas dari dukungan dan kolaborasi yang solid serta terkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Sinergi lintas sektor tersebut memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat, pengelolaan arus yang adaptif, serta penanganan dinamika lapangan secara efektif, sehingga layanan penyeberangan dapat berjalan stabil sepanjang periode libur panjang.

“ASDP memastikan layanan pada puncak arus berangkat maupun balik selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2026 secara keseluruhan berjalan lancar, aman, selamat, dan terkendali melalui pengaturan jadwal kapal, kesiapan sumber daya manusia, optimalisasi fasilitas pelabuhan, serta pemantauan intensif melalui posko terpadu. Kepatuhan pengguna jasa dalam membeli tiket secara daring melalui Ferizy juga berperan penting dalam menjaga keteraturan layanan,” ujar Heru usai menghadiri Penutupan Posko Angkutan Nataru di Kementerian Perhubungan.

Sejalan dengan capaian tersebut, Kementerian Perhubungan secara resmi menutup Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 serta melakukan evaluasi bersama para stakeholders. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa penyelenggaraan angkutan Nataru berjalan dengan baik, lancar, dan tidak terdapat gangguan ekstrem yang berdampak signifikan. Ia menilai Posko Nataru menjadi cerminan kuatnya sinergi antarkementerian dan lembaga, pemerintah daerah, BUMN, operator transportasi, serta seluruh pemangku kepentingan, sekaligus menjadi referensi penting dalam mempersiapkan penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026.

Penguatan layanan tersebut tercermin pada kinerja harian. Berdasarkan data Posko ASDP selama H+10 (4 Januari 2026 pukul 00.00–23.59 WIB), tercatat 1.000 trip kapal beroperasi di 15 lintasan pantauan nasional dengan realisasi 204.069 penumpang, meningkat 18,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi kendaraan, realisasi roda dua mencapai 21.478 unit atau naik 65,3 persen. Kendaraan roda empat tercatat 19.541 unit, tumbuh 4,9 persen, sedangkan bus mencapai 1.650 unit atau naik 5,4 persen. Sementara itu, truk yang menyeberang tercatat 9.170 unit, turun 10,7 persen, sejalan dengan pengaturan distribusi logistik selama periode Nataru. Secara keseluruhan, 51.839 unit kendaraan telah menyeberang pada H+10, meningkat 19,3 persen dibandingkan tahun lalu.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menjelaskan bahwa kenaikan penumpang dan mayoritas segmen kendaraan menunjukkan optimalnya pengelolaan layanan penyeberangan. Ke depan, penguatan berkelanjutan akan difokuskan pada lintasan utama sebagai bagian dari kesiapan menghadapi angkutan Lebaran.

ASDP mengimbau masyarakat untuk membeli tiket sejak jauh hari, mengisi data identitas secara lengkap dan benar, serta datang ke pelabuhan sesuai jadwal. Komitmen menjaga kelancaran dan kualitas layanan akan terus dilakukan, tidak hanya selama Nataru, tetapi sepanjang tahun, guna memastikan konektivitas antarpulau tetap terjaga bagi masyarakat Indonesia. (Hms/Mdn)

Polri Tegaskan Komitmen Pemulihan Pascabencana, SMA Negeri 1 Peusangan Siap untuk Kegiatan Belajar Mengajar



REFORMASI-ID | Aceh - Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polres Bireuen kembali menunjukkan komitmennya dalam percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana banjir. Sejumlah personel Polres Bireuen mulai melaksanakan kegiatan gotong royong (korve) pembersihan lingkungan di UPTD SMA Negeri 1 Peusangan, Desa Blang Asan, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, pada Senin(29/12/2025).

Sekolah tersebut merupakan salah satu fasilitas pendidikan yang terdampak banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir. Pasca surutnya air, sisa lumpur dan material banjir masih mengendap di sejumlah titik lingkungan sekolah sehingga membutuhkan penanganan cepat agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polres Bireuen secara bersama-sama membersihkan halaman sekolah, saluran air, serta area sekitar ruang belajar. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus memastikan sarana dan prasarana sekolah kembali layak dan aman digunakan.

Selain melaksanakan pembersihan, personel Polres Bireuen juga berkoordinasi dengan pihak sekolah dan masyarakat setempat dalam rangka mempercepat pemulihan pascabencana. Petugas turut menyampaikan imbauan kepada warga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, khususnya apabila intensitas hujan kembali meningkat.

Kegiatan gotong royong ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan personel Polres Bireuen, antara lain Kasat Resnarkoba Polres Bireuen, Kasi Humas Polres Bireuen, Kasubag Faskon Bag Log Polres Bireuen, Paur Subbag Watpers Bag SDM Polres Bireuen, serta didukung partisipasi aktif masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam pemulihan pasca bencana. Dengan selesainya pembersihan lingkungan sekolah, UPTD SMA Negeri 1 Peusangan diharapkan dapat segera digunakan kembali untuk mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar para siswa pada hari Senin(05/01/2026).

Jenazah Wisatawan Tenggelam di Pantai Mandiri Pesisir Barat Ditemukan 10 Mil dari Lokasi Kejadian


REFORMASI-ID | Pesisir Barat – Jenazah seorang wisatawan yang sebelumnya dilaporkan tenggelam terseret arus laut di Pantai Mandiri Sejati, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, akhirnya ditemukan pada Senin (5/1/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Rizal Wahyudi (29), warga Desa Kalibalangan, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara. Jenazah korban ditemukan di laut sekitar Rumpon Tambak Biha, berjarak 9–10 mil laut dari bibir Pantai Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan.

“Korban ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB oleh seorang nelayan yang sedang memancing di sekitar rumpon,” kata Kabidhumas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari, Senin (5/1/2026). 

Yuni menjelaskan, saat itu saksi melihat bagian telapak kaki korban muncul di permukaan laut. Setelah didekati, korban diketahui sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tubuh menghadap ke bawah di dalam air.

“Jenazah kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke Puskesmas Krui Selatan untuk dilakukan pemeriksaan luar,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga medis, lanjut Yuni, pada tubuh korban ditemukan tanda-tanda pembusukan serta sianosis atau kebiruan di belakang telinga kiri. Namun, tidak ditemukan tanda kekerasan maupun luka akibat penganiayaan.

“Seluruh anggota tubuh korban dalam kondisi lengkap dan tidak ditemukan indikasi tindak pidana,” tegas Yuni.

Diketahui sebelumnya, korban tenggelam pada Sabtu (3/1/2026) saat berwisata bersama 13 rekannya di Pantai Mandiri.

Korban dilaporkan terseret ombak saat kembali bermain di laut sekitar pukul 16.30 WIB, ketika kondisi ombak cukup tinggi. 

Upaya pencarian dilakukan oleh tim gabungan dari Polres Pesisir Barat, BPBD, Basarnas, dan masyarakat setempat selama tiga hari hingga akhirnya korban ditemukan.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di Lampung Utara menggunakan ambulans Puskesmas Krui Selatan.

“Selama proses penanganan hingga penyerahan jenazah kepada keluarga, situasi berlangsung aman dan kondusif,” pungkas Yuni. (Hms/Mdn)

Polres Aceh Tengah Salurkan Bantuan Logistik ke Desa Terisolir di Kecamatan Linge



REFORMASI-ID | Aceh - Kepolisian Resor (Polres) Aceh Tengah bersama personel BKO Satbrimob Polda Aceh menyalurkan bantuan logistik ke desa terisolir di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (4/1/2026). Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

Bantuan disalurkan ke Desa Owaq, Kecamatan Linge, tepatnya di kawasan pinggiran Sungai Kala Ili. Sebelumnya, akses menuju desa tersebut terputus akibat bencana, sehingga menyulitkan mobilitas serta aktivitas warga sehari-hari.

Kapolres Aceh Tengah bersama personel Polres Aceh Tengah dan personel BKO Satbrimob Polda Aceh turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan dapat diterima secara tepat sasaran oleh masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan logistik tersebut diterima langsung oleh Ilyas selaku Mukim Kemukiman Jamat, Sejahtera selaku Reje Payung, serta Hamdan selaku Reje Kute Reje. Para perangkat desa menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian Polri terhadap kondisi masyarakat di wilayah terpencil yang terdampak bencana.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako untuk memenuhi kebutuhan pokok warga, perlengkapan alat tulis bagi anak-anak, serta sling kawat baja sepanjang 1.000 meter yang akan dimanfaatkan sebagai sarana penyeberangan sementara bagi masyarakat.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ke wilayah terisolir merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memastikan pelayanan kemanusiaan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Polri hadir untuk memastikan masyarakat di daerah terpencil dan terdampak bencana tetap mendapatkan bantuan dan pelayanan dasar. Penyaluran logistik ini diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus membantu percepatan pemulihan akses dan aktivitas masyarakat,” ujar Kombes Pol Erdi.

Melalui kegiatan ini, Polres Aceh Tengah berharap dapat membantu meringankan beban warga serta mempercepat pemulihan akses dan aktivitas masyarakat di Desa Owaq pascabencana. Kehadiran Polri di tengah masyarakat juga menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di wilayah terdampak bencana alam.

Sinergi Polisi dan Warga: Masjid Syuhada, Bener Meriah Bangkit dari Duka Bencana



REFORMASI-ID | Aceh - Sisa lumpur masih menempel di halaman Masjid Syuhada, menjadi saksi bisu dahsyatnya banjir dan longsor yang melanda kawasan Waq Pondok Sayur, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah. Namun di tengah jejak bencana tersebut, harapan perlahan tumbuh seiring bangkitnya semangat kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

Selama dua hari berturut-turut, 4 hingga 5 Januari 2026, personel Polres Bener Meriah bersama Satbrimob Polda Aceh bersinergi dengan warga setempat membersihkan Masjid Syuhada yang terdampak bencana. Kegiatan ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi masjid sebagai tempat ibadah sekaligus pusat aktivitas keagamaan masyarakat.

Tanpa mengenal lelah, personel Polri, Brimob, dan warga bergotong royong menyapu lumpur, mengangkat sisa material banjir dan longsor, serta menata kembali halaman dan area masjid. Kebersamaan tersebut menjadi potret nyata solidaritas dan kepedulian di tengah duka pascabencana.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan bahwa kegiatan gotong royong tersebut merupakan wujud kehadiran Polri dalam mendampingi masyarakat, tidak hanya pada saat tanggap darurat, tetapi juga dalam masa pemulihan.

“Polri hadir bersama masyarakat untuk memulihkan kembali sarana ibadah yang menjadi pusat kegiatan sosial dan spiritual warga. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan serta menguatkan semangat kebersamaan pascabencana,” ujar Kombes Pol Erdi.

Ia menambahkan, Polri akan terus berupaya hadir dan membantu masyarakat terdampak bencana melalui pendekatan humanis dan kolaboratif, termasuk dalam pemulihan fasilitas umum dan tempat ibadah.

Melalui kegiatan tersebut, Masjid Syuhada perlahan kembali bersih dan layak digunakan. Lebih dari sekadar kerja bakti, kebersamaan Polri dan warga di Bener Meriah menjadi simbol kebangkitan, harapan, dan keteguhan menghadapi cobaan alam.

Komitmen Pemulihan Pasca bencana, Polri Pastikan SMPN 2 Langsa Siap Digunakan Kembali



REFORMASI-ID | Langsa - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menegaskan komitmennya dalam pemulihan pascabencana alam, khususnya pada sektor pendidikan. Melalui aksi kemanusiaan, personel Polres Langsa bersama Dewan Guru SMP Negeri 2 Langsa melaksanakan kegiatan bakti sosial pembersihan lingkungan sekolah yang terdampak banjir di Kota Langsa, Provinsi Aceh.

Banjir akibat curah hujan ekstrem yang terjadi pada 26–27 November 2025 mengakibatkan genangan air dan lumpur di sejumlah wilayah, termasuk halaman serta ruang-ruang belajar SMP Negeri 2 Langsa. Meski banjir telah surut, sisa lumpur yang menutupi area sekolah berpotensi menghambat proses belajar mengajar.

Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap kondisi tersebut, pada Senin (29/12/2025) personel Polres Langsa turun langsung ke lokasi memulai pembersihan. Dengan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, dan kereta dorong, personel Polri bersama para guru bergotong royong membersihkan lumpur di halaman dan ruang kelas agar sarana pendidikan dapat segera difungsikan kembali.

Kegiatan aksi kemanusiaan ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Kepala SMP Negeri 2 Langsa, Abdul Muthalib, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian Polri pada hari Senin (05/01/2026).

“Saya mengucapkan terima kasih, Polri untuk masyarakat, khususnya personel Polres Langsa yang pada hari ini sudah bersedia hadir membantu bergotong royong membersihkan lumpur pasca bencana banjir bandang di halaman dan ruang-ruang belajar SMP Negeri 2,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan tersebut sangat berarti bagi keberlangsungan pendidikan para siswa.

“Insyaallah dengan adanya bantuan dari Polri, anak bangsa di SMP Negeri 2 Langsa siap untuk belajar kembali pada tanggal 5 Januari 2026. Terima kasih Polri, khususnya Polres Langsa,” lanjutnya.

Sementara itu, Kapolres Langsa AKBP Mughi Prasetyo Habrianto, S.I.K., melalui Kasat Binmas Polres Langsa AKP Budi menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan dan kepedulian Polri dalam penanganan pascabencana, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap dunia pendidikan.

Polres Langsa, lanjutnya, akan terus bersinergi dengan instansi terkait dan masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana serta pemulihan pascabencana, sehingga fasilitas dan sarana pendidikan dapat segera digunakan kembali dan proses belajar mengajar berjalan normal.

Operasi Lilin Polri 2025 Aman dan Lancar, Masyarakat Apresiasi Kinerja Polri



REFORMASI-ID | Jakarta - Pelaksanaan Operasi Lilin 2025 yang digelar Polri untuk mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mendapat sambutan positif dan apresiasi dari berbagai lapisan masyarakat. Upaya proaktif petugas kepolisian di lapangan dinilai berhasil menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif bagi warga yang beraktivitas maupun yang merayakan libur akhir tahun.

Aji, seorang pengemudi ojek online, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Polres Metro Jakarta Utara. Menurutnya, keberadaan polisi yang siaga di berbagai titik sangat membantu kelancaran lalu lintas dan keamanan di jalanan.

"Terima kasih kepada Polres Jakarta Utara yang telah mengamankan Natal dan Tahun Baru. Aktivitas di Jakarta Utara berjalan aman dan lancar berkat polisi yang proaktif mengatur arus lalu lintas," ujar Aji, Minggu (4/1/2026).

Senada dengan Aji, seorang warga bernama Komet juga merasakan dampak positif dari kehadiran petugas di lapangan. Ia menilai kesiapsiagaan personel Polri selama masa libur panjang telah memberikan rasa tenang bagi masyarakat, terutama saat malam pergantian tahun.

"Keamanan dan kelancaran lalu lintas di malam tahun baru terasa sangat kondusif. Kami merasa aman dan nyaman selama di perjalanan," ucap Komet.

Tak hanya dari pengendara kendaraan kecil, apresiasi juga disampaikan oleh Yudis, seorang pengemudi bus. Ia mencatat bahwa arus lalu lintas selama masa Operasi Lilin 2025 tetap terkendali meskipun volume kendaraan meningkat. 

Keberhasilan Operasi Lilin 2025 ini juga diperkuat dengan data dari Korlantas Polri yang mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 7% dan penurunan tingkat fatalitas korban meninggal dunia hingga 25% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebagai informasi, Operasi Lilin 2025 merupakan operasi kemanusiaan yang difokuskan pada pengamanan tempat ibadah, objek wisata, dan jalur mudik/balik guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat di penghujung tahun berjalan dengan lancar tanpa gangguan keamanan yang berarti.

Polres Pidie Jaya Bersama Warga Gotong Royong Percepat Pemulihan Pasca banjir



REFORMASI-ID | Pidie - Polres Pidie Jaya bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong guna mempercepat proses pemulihan pasca bencana banjir. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam memulihkan fasilitas umum, lingkungan, serta sarana pendidikan yang terdampak banjir.

Kegiatan gotong royong dilaksanakan secara serentak di sejumlah lokasi. Salah satunya di wilayah hukum Polsek Meureudu, yang meliputi Kantor Keuchik Gampong Meunasah Lhok, meunasah, berbagai fasilitas umum, serta Sekolah PAUD/TK Bungong Jeumpa Gampong Lueng Rimba, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan gotong royong pascabencana merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen untuk membantu masyarakat bangkit. “Polri hadir bersama masyarakat untuk mempercepat pemulihan pascabencana. Gotong royong ini tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi upaya bersama memulihkan aktivitas sosial dan pendidikan warga,” ujar Kombes Pol Erdi. Minggu 4 Januari 2026.

Ia menambahkan, fokus utama pemulihan diarahkan pada fasilitas pendidikan agar dapat segera difungsikan kembali. Hal ini sejalan dengan kebijakan Dinas Pendidikan Provinsi Aceh yang menetapkan dimulainya proses belajar mengajar pada Senin, 5 Januari 2026, bagi sekolah-sekolah yang telah dinyatakan layak digunakan.

Pembersihan dilakukan dengan menyasar pengangkatan lumpur, sampah, serta sisa material banjir yang menutupi fasilitas umum, kantor pemerintahan gampong, meunasah, lingkungan permukiman warga, hingga ruang kelas dan halaman sekolah. Seluruh kegiatan berlangsung dengan semangat kebersamaan, kekompakan, dan gotong royong antara personel Polres Pidie Jaya dan masyarakat setempat.

Melalui kegiatan ini, Polres Pidie Jaya berharap pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat, sehingga aktivitas masyarakat, khususnya kegiatan pendidikan anak-anak, dapat kembali berjalan normal dalam suasana yang aman dan kondusif.

Polri Hadir untuk Kemanusiaan, Pengungsi Banjir di Bireuen Terima Layanan Kesehatan Gratis



REFORMASI-ID | Bireuen - Kepolisian Resor Bireuen melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat pengungsi terdampak banjir di Desa Pulo Pineng Dua Meunasah, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen. Kegiatan bakti kesehatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri dalam membantu pemulihan kondisi kesehatan warga pascabencana.

Bakti kesehatan difokuskan pada pemeriksaan kesehatan serta pemberian obat-obatan secara gratis kepada para pengungsi. Kehadiran layanan medis ini disambut antusias oleh masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses pelayanan kesehatan akibat banjir dan kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih.

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi menyampaikan bahwa Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat pascabencana.

“Melalui bakti kesehatan ini, Polri berupaya memastikan kondisi kesehatan masyarakat pengungsi tetap terjaga. Pelayanan kemanusiaan seperti ini merupakan bagian dari tugas Polri untuk membantu masyarakat bangkit dan pulih setelah bencana,” ujar Kombes Pol Erdi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebanyak 101 orang pengungsi tercatat menerima layanan kesehatan. Keluhan terbanyak yang ditemukan meliputi demam sebanyak 22 orang, batuk 19 orang, tinea pedis 13 orang, hipertensi 12 orang, dermatitis 9 orang, gastritis 7 orang, influenza 7 orang, arthritis 6 orang, serta luka lecet 1 orang. Jenis penyakit tersebut umumnya dipicu oleh kondisi lingkungan pascabanjir yang lembap dan kurang higienis.

Kehadiran tim Sidokkes Polres Bireuen mendapat apresiasi dari tenaga kesehatan setempat. Bidan Pustu Pulo Pineng Dua Meunasah, Munasiah, mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat pengungsi.

“Kami sangat terbantu dengan adanya bakti kesehatan dari Sidokkes Polres Bireuen. Banyak warga yang membutuhkan pengobatan, terutama lansia dan anak-anak. Kehadiran tim medis ini sangat meringankan beban kami di lapangan,” ujar Munasiah.

Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, Polres Bireuen menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan kemanusiaan guna mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana.

Polri Dampingi Pemulihan SDN 1 Tualang Cut Pasca banjir, Sekolah Siap Sambut Siswa 5 Januari 2026



REFORMASI-ID  | Aceh - Di tengah lumpur yang masih menempel di dinding ruang kelas dan sisa-sisa banjir yang merendam fasilitas sekolah, semangat pemulihan terus menyala di SD Negeri 1 Tualang Cut, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Pascabanjir yang melanda wilayah tersebut, Polri hadir bersama para guru untuk memastikan sekolah kembali siap digunakan dan menyambut para siswa pada 5 Januari 2026, membawa harapan baru bagi dunia pendidikan setempat.

Upaya pemulihan SDN 1 Tualang Cut bukanlah perkara mudah. Endapan lumpur tebal menutup ruang kelas, perpustakaan, hingga akses masuk sekolah. Menyikapi kondisi tersebut, Polres Langsa bersama Polsek Tualang Cut turun langsung membantu proses pembersihan sekolah sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak di daerah terdampak bencana.

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pascabanjir, merupakan wujud nyata komitmen institusi dalam mendukung pemulihan sosial dan pendidikan.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif membantu masyarakat bangkit pascabencana. Pemulihan fasilitas pendidikan menjadi prioritas agar proses belajar mengajar dapat segera berjalan kembali,” ujar Kombes Pol Erdi.

Kehadiran personel Polri menjadi titik balik dalam proses pemulihan sekolah. Bersama pihak sekolah, tugas dibagi secara terukur. Personel Polres Langsa fokus membersihkan lumpur di ruang-ruang kelas, perpustakaan, serta jalur masuk sekolah yang tertutup endapan cukup tinggi. Mereka juga membantu mengeluarkan meja, kursi, serta buku-buku yang basah akibat banjir untuk ditata di halaman sekolah, sebelum didata dan dipilah oleh pihak sekolah.

Bantuan tersebut disambut haru oleh pihak sekolah. Ervita, Wakil Kepala Sekolah SDN 1 Tualang Cut, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan yang diberikan Polri dalam mempercepat pemulihan sekolah.

“Alhamdulillah semua ruangan 100 persen sudah bersih dan anak-anak sudah bisa melaksanakan kegiatan, walaupun meubelair kita tidak lengkap, kemungkinan kita lesehan, insyaallah kita siap,” ujar Ervita.

Dengan kerja sama antara Polri dan pihak sekolah, SD Negeri 1 Tualang Cut kini bersiap membuka kembali pintunya bagi para siswa. Di balik keterbatasan fasilitas pascabanjir, semangat untuk kembali belajar tetap terjaga, menjadi simbol ketangguhan dan harapan bagi masa depan pendidikan di Aceh Tamiang.

Polri Terus Melayani Masyarakat, Pemulihan Bencana di Padang Pariaman Dilakukan Menyeluruh dan Bertahap



REFORMASI-ID  | Padang - Polri terus menunjukkan kehadirannya di tengah masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Padang Pariaman. Pada masa transisi pemulihan, Minggu, 4 Januari 2026, jajaran Polres Padang Pariaman melaksanakan kegiatan harian terpadu sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, pemulihan akses wilayah, serta penyediaan air bersih bagi warga.

Dalam kegiatan tersebut, Polri mengerahkan personel gabungan yang terdiri dari personel Polres Padang Pariaman, Sat Brimobda Lampung BKO Polres Padang Pariaman, BKO Korpolairud, serta BKO K9 Baharkam Polri. Seluruh personel bekerja secara terkoordinasi di sejumlah nagari terdampak untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan meski dalam kondisi pascabencana.

Pada sektor logistik, Polri mengoperasikan dua unit Randurlap (kendaraan dapur lapangan). Randurlap pertama ditempatkan di Nagari Kasang, dan Randurlap kedua di Nagari Kataping, Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan Randurlap ini didukung penuh oleh personel Sat Brimobda Lampung yang melaksanakan BKO, dengan tugas menyiapkan serta mendistribusikan makanan siap saji bagi masyarakat terdampak, sehingga kebutuhan konsumsi harian warga dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Selain pemenuhan logistik, Polri juga memprioritaskan pemulihan akses dan konektivitas wilayah. Di Korong Maranci, Nagari Seulayat, Kecamatan Ulakan Tapakis, personel gabungan dari Polres Padang Pariaman, BKO Korpolairud, dan BKO K9 Baharkam Polri melaksanakan pembangunan satu unit jembatan darurat. Jembatan ini menjadi akses vital bagi masyarakat untuk kembali beraktivitas serta memperlancar mobilisasi bantuan dan pelayanan ke wilayah yang sebelumnya terputus akibat bencana.

Upaya besar lainnya difokuskan pada pemenuhan kebutuhan air bersih melalui pembuatan sumur bor dan pemasangan toren/tandon air di 31 titik lokasi yang tersebar di berbagai nagari. Hingga saat ini, sejumlah titik telah selesai terpasang dan berfungsi, antara lain di Nagari Sungai Buluh Utara (Toren No. 45), Nagari Kampung Galapuang (Toren No. 156), serta Sintuk Korong Toboh Baru (Toren No. 165 dan 166). Sementara itu, puluhan lokasi lainnya telah melalui tahap penentuan titik sumur bor, koordinasi dengan wali nagari dan wali korong, serta menunggu pengerjaan teknis lanjutan, dengan total alokasi puluhan unit toren/tandon air bernomor hingga No. 170.

Pembangunan sarana air bersih ini menjangkau nagari-nagari terdampak seperti Kapalo Koto, Balah Aie Utara, Lareh Nan Panjang Selatan, Manggopoh Palak Gadang, Pasia Laweh, Bala Hilir, Padang Kandang Pulau Air, Pauh Kambar, Seulayat, Sandi Ulakan, Kasang, Padang Kunik, Bisati, Balah Aie, Sungai Buluh Timur, Sungai Buluh Selatan, Buayan Lubuk Alung, Sungai Buluh Barat, Sungai Buluh, Sunua Barat, Padang Bintungan, Tapakis, Guguak, Sei Abang, Sintuk, Balah Aie Timur, hingga kawasan hunian sementara (huntara). Setiap lokasi berada di bawah pengawasan perwira penanggung jawab guna memastikan pengerjaan tepat sasaran dan segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa seluruh kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri untuk terus melayani masyarakat di lokasi bencana.

“Polri hadir untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan dasar meskipun berada dalam situasi pascabencana. Mulai dari dapur lapangan, pembangunan jembatan darurat, hingga penyediaan air bersih, seluruhnya dilakukan secara bertahap dan terukur agar pemulihan dapat segera dirasakan oleh warga,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

Ia menambahkan, Polri akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat agar setiap tahapan pemulihan berjalan efektif, transparan, dan terus mengabarkan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir, S.I.K., M.Si., memastikan bahwa jajaran di lapangan akan terus bekerja hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih dan aktivitas sosial ekonomi warga dapat kembali berjalan secara normal.

Trauma Healing Polri Hadirkan Flying Fox untuk Kembalikan Senyum Anak-Anak Terdampak Bencana di Kayu Pasak



REFORMASI-ID | Sumbar - Polri melalui Personel Resimen II Pasukan Pelopor bersama Satuan Brimob Polda Sumatera Barat menggelar kegiatan trauma healing bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Kayu Pasak, Minggu (4/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pemulihan psikologis warga, khususnya anak-anak, pascabencana yang melanda wilayah tersebut.

Kegiatan trauma healing tersebut melibatkan personel Brimob dalam pelaksanaannya. Sejumlah aktivitas edukatif dan rekreatif diberikan kepada masyarakat dan anak-anak terdampak guna membantu mengurangi trauma serta mengembalikan rasa aman dan keceriaan.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak mengikuti berbagai permainan seperti flying fox dan slackline yang dirancang untuk membangun keberanian, kebersamaan, serta menumbuhkan kembali semangat mereka setelah mengalami peristiwa bencana.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan bahwa kegiatan trauma healing merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri dalam penanganan pascabencana.

“Selain fokus pada pemulihan fisik dan infrastruktur, Polri juga memberikan perhatian pada pemulihan psikologis masyarakat, terutama anak-anak yang terdampak. Trauma healing ini diharapkan dapat membantu mereka kembali beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman,” ujar Kombes Pol Erdi.

Ia menambahkan, Polri terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk memberikan dukungan moril dan psikososial kepada warga terdampak bencana.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif serta mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Kegiatan trauma healing ini diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan kondisi psikologis warga sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Dalam Keheningan Malam, Patroli Koramil 05/Bantargebang Hadirkan Rasa Aman bagi Warga


REFORMASI-ID 🇮🇩 | Kodam Jaya, Kota Bekasi — Keheningan malam Minggu menjadi saksi hadirnya rasa aman di wilayah Bantargebang. Dalam suasana tenang layaknya keheningan mawar, Koramil 05/Bantargebang Kodim 0507/Bekasi melaksanakan patroli dan monitoring sistem keamanan lingkungan (Siskamling) bersama Komponen Pendukung (Komduk) dan Komponen Cadangan (Komcad), Minggu malam (4/1/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai ini dilaksanakan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan kamtibmas, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah.

Patroli dipimpin oleh Serka Jon A. Sipayung dengan kekuatan 17 personel, terdiri dari unsur TNI, Mitra Jaya, dan Linmas. Kegiatan dilaksanakan secara terpadu menggunakan satu unit Randis Maung, kendaraan roda dua dinas, serta sepeda motor masyarakat, menyusuri titik-titik strategis dan pemukiman warga di wilayah Bantargebang dan sekitarnya.

Rute patroli dimulai dari Makoramil 05/Bantargebang, melintasi Jalan Siliwangi, Gerbang Vida, Jalan Pangkalan Dua, Prapatan Embeh, Pos Siskamling RW 08 Bantargebang, hingga kawasan pasar dan persimpangan utama, sebelum kembali dan berakhir di Makoramil. Patroli juga dilaksanakan dengan pola kebersamaan dan keseragaman, mencerminkan soliditas antar unsur.

Di sela patroli, personel menyambangi pos-pos siskamling, berdialog dengan warga, serta memberikan imbauan kamtibmas agar masyarakat tetap waspada dan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

Serka Jon A. Sipayung selaku pimpinan patroli menyampaikan bahwa kehadiran aparat di malam hari bukan untuk menciptakan ketegangan, melainkan menumbuhkan ketenangan.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa dalam keheningan malam pun, negara hadir. Patroli ini adalah wujud komitmen TNI bersama komponen masyarakat untuk menjaga wilayah tetap aman, damai, dan kondusif,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan Komduk, Komcad, Mitra Jaya, dan Linmas menjadi kekuatan penting dalam menciptakan sistem pengamanan yang tangguh dan berkelanjutan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah terpantau aman, kondusif, dan terkendali, tanpa ditemukan adanya gangguan menonjol. Patroli ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama demi ketenteraman lingkungan.

04 Januari 2026

PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni Resmi Menutup Posko Nataru 2026



REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi menutup Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Kantor ASDP Cabang Bakauheni, Lampung Selatan. Minggu, 04/01/2026, sekira pukul 10.30 WIB.

Penutupan posko tersebut menandai berakhirnya masa pelayanan intensif angkutan Nataru di lintasan Bakauheni–Merak. Selama periode libur panjang, arus penyeberangan dinilai berjalan aman, lancar, dan terkendali.

Direktur Keuangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Bunga Herlina Oktavianti, menyampaikan bahwa tidak terdapat gangguan berarti selama pelaksanaan angkutan Nataru 2025–2026, baik dari aspek keselamatan pelayaran, pengaturan arus kendaraan, maupun pelayanan pengguna jasa.

Senada, Senior General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Zulfidon, menambahkan seluruh personel ASDP disiagakan selama 24 jam untuk memastikan kelancaran layanan penyeberangan. 

"Pengaturan antrean kendaraan, optimalisasi dermaga dan kapal, serta penguatan personel lapangan dilakukan secara intensif," ujarnya.

Berdasarkan data penyeberangan, lanjutnya, pengguna jasa dari Sumatera–Jawa pada 3 Januari 2026 selama 24 jam, ASDP mengoperasikan 100 trip kapal dengan jumlah penumpang mencapai 40.131 orang atau meningkat 11,5 persen. Kendaraan roda empat tercatat 4.312 unit atau naik 8,2 persen, bus sebanyak 380 unit atau meningkat 5,8 persen, sementara truk tercatat 2.805 unit atau turun 2,1 persen. Total kendaraan yang menyeberang mencapai 9.685 unit atau meningkat 10,5 persen.

"Secara kumulatif sejak H-10 terhitung 15 Desember 2025 hingga H+9 bertepatan 3 Januari 2026, ASDP mencatat total penumpang sebanyak 647.898 orang dengan total kendaraan mencapai 157.257 unit," tutupnya. (Mdn)

Sat Brimob Polda Sumbar Bangun Jembatan Darurat Penghubung Dua Nagari di Padang Pariaman



REFORMASI-ID | Padang - Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Barat membangun jembatan darurat yang menghubungkan Nagari Kataping dengan Nagari Sungai Buluah, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Pembangunan tersebut dilakukan untuk memulihkan akses transportasi warga yang terputus akibat kondisi darurat.

Kegiatan pembangunan jembatan darurat ini dilaksanakan pada Minggu (4/1/2026) oleh 27 personel Sat Brimob Polda Sumbar di bawah pimpinan IPDA Arumzein Laut selaku Paurlat Subbag Lat Sat Brimobda Sumbar.

Jembatan darurat tersebut difungsikan sebagai jalur transportasi sementara sekaligus akses evakuasi bagi masyarakat sekitar. Keberadaan jembatan ini dinilai sangat vital karena menjadi satu-satunya penghubung antar nagari yang digunakan oleh sekitar 3.000 warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan bahwa pembangunan jembatan darurat tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat terdampak kondisi darurat.
“Pembangunan jembatan darurat ini merupakan langkah cepat Polri untuk memulihkan akses masyarakat yang terputus. Kehadiran personel Brimob di lapangan diharapkan dapat membantu memperlancar aktivitas warga sekaligus menjamin keselamatan mereka,” ujar Kombes Pol Erdi.

Ia menambahkan, Polri terus mendorong jajaran di daerah untuk bersinergi dengan pemerintah setempat dan masyarakat dalam penanganan situasi darurat, khususnya yang berdampak langsung terhadap mobilitas dan keselamatan warga.

Dalam pelaksanaannya, personel Sat Brimob Polda Sumbar bekerja dengan penuh dedikasi, mengedepankan profesionalisme serta semangat kemanusiaan demi mempercepat pemulihan akses bagi masyarakat terdampak.