Media Reformasi Indonesia (MRI)

21 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Kapolda: Ajak Personel Perkuat Persaudaraan dan Semangat Pengabdian


REFORMASI-ID | Lampung — Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama Wakapolda Lampung, Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung, personel, Bhayangkari, dan masyarakat di Lapangan Mini Soccer Mapolda Lampung. Sabtu, 21/03/2026.

Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat soliditas internal, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan Sholat Idul Fitri berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. 

Kebersamaan antara pimpinan, personel, Bhayangkari, dan masyarakat mencerminkan kekompakan keluarga besar Polda Lampung dalam merayakan hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan, Sholat Idul Fitri yang dilaksanakan bersama di Mapolda Lampung tidak hanya bermakna sebagai ibadah.

"Tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat sinergi, dan meneguhkan soliditas antarpersonel Polda Lampung," tutur Kapolda. 

Menurut Kapolda, nilai-nilai Idul Fitri harus menjadi energi moral untuk menjaga kekompakan, meningkatkan profesionalisme, dan memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat. Melalui momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menjaga soliditas internal, memperkuat sinergi, serta meningkatkan kualitas pengabdian.

" Dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang Presisi, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat," pungkasnya.

Usai pelaksanaan Sholat Idul Fitri, kegiatan dilanjutkan dengan halal bihalal di Mapolda Lampung. 

Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan tampak mewarnai kegiatan tersebut saat pimpinan, personel, Bhayangkari, dan masyarakat saling bersalaman serta bermaafan dalam nuansa Hari Raya Idul Fitri.  (Mdn)

Korem 044/Gapo Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H di Masjid Al Ikhlas Makorem


REFORMASI-ID | Palembang – Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Korem 044/Gapo menggelar Shalat Ied yang berlangsung khidmat di Masjid Al Ikhlas Makorem 044/Gapo, Jalan Jenderal Sudirman Km. 4, Kota Palembang, Sabtu (21/3/2026)

Pelaksanaan Shalat Ied tersebut dihadiri langsung oleh Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud, para Pejabat Utama Korem, prajurit, Pegawai Negeri Sipil, serta Persit Kartika Chandra Kirana Korem 044/Gapo. Seluruh jamaah tampak memenuhi area masjid dengan penuh kekhusyukan dalam menjalankan ibadah.

Shalat Idul Fitri dimulai sejak pagi hari dan berlangsung dengan tertib serta lancar. Momentum Hari Raya Idul Fitri ini menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar sesama anggota Korem 044/Gapo beserta keluarga besar.

Dalam suasana penuh kebersamaan, usai pelaksanaan Shalat Ied, kegiatan dilanjutkan dengan saling bersalam-salaman, saling memaafkan di hari yang fitri. Hal ini mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan, serta semangat persatuan yang terus dijaga di lingkungan Korem 044/Gapo.

Sementara itu, Danrem 044/Gapo melalui Kapenrem 044/Gapo Mayor Inf Jauhari menyampaikan bahwa pelaksanaan Shalat Idul Fitri ini merupakan momentum penting untuk memperkuat keimanan sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan Korem.

“Melalui Shalat Ied (Hari Raya Idul Fitri) ini, kita semua berharap seluruh prajurit, PNS, dan keluarga besar Korem 044/Gapo dapat semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta memperkuat soliditas dan kebersamaan dalam mendukung pelaksanaan tugas ke depan,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan, nilai-nilai yang terkandung dalam Idul Fitri seperti keikhlasan, kebersamaan, dan saling memaafkan, diharapkan dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai aparat teritorial. (Mdn)

Malam Takbiran Berjalan Kondusif, Wali Kota : Selamat Hari Raya Idul Fitri

REFORMASI-ID | Lampung - Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah, serta mengajak masyarakat membuka pintu maaf dan menjaga kebersamaan. 

"Bulan Ramadhan telah melatih kita untuk menjadi kepribadian yang lebih baik, bunda mengajak semua masyarakat untuk membuka pintu maaf, " ungkapnya di sela-sela meninjau malam perayaan hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah, di Bandar Lampung, Sabtu (21/3). 

Dia mengatakan pada  kegiatan malam takbiran untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijrah di Kota Tapis Berseri berjalan kondusif dan lancar. 

"Alhamdulillah malam takbir di Bandar Lampung berjalan aman dan kondusif," kata wali kota yang biasa disapa Bunda Eva 

Ia mengungkapkan,  dari hasil pengawasan dan peninjauan yang dilakukan hingga tengah malam di sejumlah ruas jalan dan masjid di Kota Bandarlampung, kegiatan malam takbiran berjalan dengan baik tanpa ada insiden. 

"Kami melakukan peninjauan malam takbiran di sejumlah ruas jalan raya, masjid, serta lima posko mudik dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran menjelang Hari Raya Idul Fitri," kata dia. 

Disisi lain dirinya menghimbau, kepada pemudik dari pulau Jawa dapat memanfaatkan posko-posko mudik yang ada di Kota Bandar Lampung guna beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan. 

"Kami harap posko ini dimanfaatkan oleh pemudik, karena selain bisa beristirahat juga pemudik bisa meminta informasi terkini kepada petugas," kata dia. (*)

Kisah Slamet Gundul: Lampu yang Tak Pernah Padam di Pandansimping

Slamet Gundul (dok. Tempo)

 

Essai Mahar Prastowo


Malam di Pandansimping tidak pernah benar-benar gelap. Lampu-lampu SPBU itu, seperti mata yang tak mau terpejam, menatap jalan raya yang lengang dengan kesabaran yang tua. Di bawah cahaya yang kekuningan itu, sebuah mini bus Daihatsu berhenti, napas mesinnya masih hangat, seperti dada yang baru saja menahan gelisah panjang.

Jarot turun tanpa tergesa. Ia lelaki yang sudah terlalu sering berhadapan dengan kemungkinan buruk, hingga ketenangan menjadi semacam kebiasaan, bukan lagi keberanian. Tangannya merogoh saku, membayar bensin, seperti siapa saja yang singgah sekadar untuk melanjutkan perjalanan.

Namun malam itu bukan milik orang-orang biasa.

Dari arah jalan raya, kendaraan lain meluncur. Tidak cepat, tapi cukup untuk menyimpan niat. Dan niat, seperti yang kerap terjadi dalam sejarah manusia, selalu datang lebih dahulu daripada peluru.

Benturan itu singkat. Bunyi logam bertemu logam, seperti peringatan yang terlambat.

Seorang lelaki meloncat keluar. “Saya dari Polda!” serunya, tetapi suara itu lebih terdengar seperti aba-aba bagi sesuatu yang lebih tua dari hukum: naluri untuk hidup atau mati.

Dua letusan memecah malam.

Jarot tidak menunggu penjelasan. Ia berlari. Kakinya seperti tahu arah sebelum pikirannya sempat memutuskan. Ia menembus pintu timur, meninggalkan mobil, meninggalkan lima nama yang tak sempat dipanggil satu per satu: Slamet Gundul, Waluyo, Kentut, Bagyo, Sugeng.

Di dalam mobil, kepanikan berjejal seperti penumpang tanpa tiket. Pintu tak bisa dibuka. Kaca menjadi satu-satunya jalan keluar, dan dari situlah peluru-peluru mulai berbicara, saling menjawab tanpa bahasa.

Jarak sepuluh meter, kata orang. Tapi dalam jarak sedekat itu, hidup dan mati seringkali hanya dipisahkan oleh sepersekian detik dan sepotong keberuntungan.

Peluru mendenging. Udara menjadi padat oleh ketakutan.

Empat orang berhasil keluar. Waluyo dan Kentut melompat, menyeberangi tembok, seperti melompati batas nasib. Slamet dan Sugeng berlari ke jalan raya, sementara Bagyo memilih diam—merunduk, menunggu, berharap dunia berhenti sejenak.

Tapi dunia tidak pernah berhenti bagi orang-orang seperti mereka.

Petugas mendekat. Revolver kosong. Waktu terasa lebih panjang dari biasanya. Lalu bantuan datang—seperti harapan yang terlambat tapi masih sempat.

Bagyo mencoba lari. Dua peluru menghentikannya. Paha kiri dan kanan—tubuhnya seperti dipaku pada tanah yang tak pernah ia miliki.

Pertempuran bergeser. Seperti bayangan yang pindah mengikuti cahaya, tembak-menembak itu menjalar ke depan puskesmas. Jalan raya yang biasanya hanya dilewati orang pulang menjadi saksi sesuatu yang lebih tua dari peradaban: manusia memburu manusia.

Jarot, dalam kepanikannya, mencari perlindungan pada truk yang diam. Ia naik, bersembunyi, berharap mesin yang tak ia kenal bisa menyelamatkannya. Tapi mesin itu punya rahasia sendiri. Ia menolak hidup, seperti menolak terlibat dalam urusan manusia.

Seorang kernet melihat. Teriakan itu melahirkan keputusan.

Dan keputusan, sekali lagi, berakhir dengan peluru.

Jarot tewas di tempat. Namanya berhenti di sana, di antara bau bensin dan suara malam yang pecah.

Sugeng berlari ke sawah. Pematang menjadi jalur terakhir bagi orang-orang yang tak lagi punya arah. Seorang warga, Sudrisno, melihat—dan memilih. Ia mengejar. Ia tidak membawa senjata, hanya keyakinan bahwa ada yang harus dihentikan.

Sugeng dilumpuhkan. Tubuhnya jatuh bukan oleh peluru pertama, tapi oleh pukulan. Seolah hidupnya memang harus berakhir dengan cara yang lebih dekat dengan tanah.

Sementara itu, Slamet Gundul masih bertahan.

Ia tidak benar-benar gundul, kata orang. Tapi keberaniannya telanjang—tanpa sisa. Ia menembak dan ditembak, jarak begitu dekat hingga napas bisa saling terasa. Peluru menembus lengan petugas, lalu pahanya sendiri. Namun ia tetap memilih lari.

Ke utara. Ke desa. Ke gelap yang lebih dalam dari malam.

Ia merampas sepeda seorang bocah. Lalu Vespa. Dan kemudian—ia menghilang.

Sejak saat itu, namanya menjadi bayangan yang berjalan di banyak kota. Bukan hanya di Jawa Tengah atau Yogyakarta, tetapi juga di Jakarta dan Jawa Barat. Seperti cerita lama yang selalu menemukan cara untuk diulang.

Petugas memburunya bukan hanya dengan senjata, tetapi dengan ingatan—mencari pola, membaca jejak, menafsirkan ulang setiap kejahatan seperti membaca ulang sejarah yang sama dengan tokoh berbeda.

Hingga akhirnya, informasi datang. Rencana perampokan. Waktu. Tempat.

Dan seperti malam di Pandansimping, semuanya kembali ke satu titik: pertemuan antara niat dan kesempatan.

Mereka bertemu lagi di pompa bensin itu.

Bukan karena kebetulan, tetapi karena takdir seringkali memilih tempat yang sama untuk mengulang cerita yang belum selesai.

Kontak senjata tak terhindarkan.

Satu tewas. Dua luka berat. Tiga lolos.

Dan Slamet—sekali lagi—hilang.

Namun dunia, betapapun luasnya, selalu punya batas bagi pelarian. Orang-orang seperti Slamet tidak pernah benar-benar pergi. Mereka hanya menunda pertemuan terakhir.

Konon, ia akhirnya ditemukan di Surabaya. Mati, seperti semua cerita yang terlalu lama hidup di antara peluru dan ketakutan.

Dan SPBU di Pandansimping itu?

Ia tetap berdiri. Lampunya tetap menyala. Menunggu—mungkin bukan untuk kendaraan berikutnya, tetapi untuk cerita lain yang suatu hari akan kembali pecah di bawah cahaya yang sama.

Karena sejarah, seperti malam, tidak pernah benar-benar usai.


20 Maret 2026

Sambut Idul Fitri 1447 H, Ketua DPD Jawa Timur FRJRI Bang Moka: Tegaskan Komitmen Jurnalisme Berintegritas


REFORMASI-ID | Sidoarjo – Dewan Pimpinan Daerah Jawa Timur Forum Reporter dan Jurnalis Republik Indonesia (DPD Jatim FRJRI) menyampaikan ucapan Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh umat Muslim di Indonesia dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Momentum Idul Fitri dinilai sebagai waktu yang tepat untuk kembali kepada fitrah, mempererat silaturahmi, serta memperkuat nilai-nilai kejujuran, integritas, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat, Jumat (20/3/2026).

Ketua DPD Jawa Timur FRJRI, M.A. Kaligis, SH, yang akrab disapa Bang Moka, menegaskan bahwa Idul Fitri tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan semata, tetapi juga sebagai refleksi moral bagi insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Menurutnya, peran jurnalis sangat penting dalam menjaga kualitas informasi yang beredar di tengah masyarakat, terlebih di era digital yang sarat dengan arus informasi yang begitu cepat dan masif.

“Idul Fitri adalah momentum untuk memperkuat komitmen moral dan profesionalisme insan pers. Kejujuran, keberimbangan, dan tanggung jawab harus menjadi fondasi utama dalam menyampaikan informasi kepada publik,” ujar Bang Moka.

Ia juga menekankan bahwa kepercayaan publik terhadap media sangat bergantung pada integritas dan konsistensi jurnalis dalam menjalankan kode etik jurnalistik.

Lebih lanjut, DPD Jatim FRJRI mengajak seluruh jurnalis dan reporter di Indonesia untuk terus menjaga independensi dalam setiap pemberitaan yang disajikan kepada masyarakat.

Selain itu, para insan pers juga diimbau untuk tetap menjunjung tinggi prinsip akurasi, keberimbangan, dan tidak terpengaruh oleh kepentingan tertentu yang dapat merusak objektivitas berita.

DPD Jatim FRJRI menilai bahwa pers memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi, terutama melalui penyajian informasi yang kredibel, edukatif, dan berimbang.

Melalui momentum Idul Fitri ini, diharapkan seluruh insan pers dapat semakin memperkuat komitmen dalam menghadirkan jurnalisme yang berkualitas, berintegritas, serta mampu menjadi pilar yang kokoh dalam kehidupan demokrasi di Indonesia. (*)

Ketua KAWAT Bandar Lampung Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Ajak Perkuat Silaturahmi


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Ketua Komunitas Wartawan Kota (KAWAT) Bandar Lampung, Hadransyah, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh masyarakat, khususnya insan pers di Kota Bandar Lampung.

Ucapan tersebut disampaikan langsung di Kantor Sekretariat KAWAT pada Jumat (20/03/2026), didampingi Sekretaris KAWAT, Suryanto.

Dalam keterangannya, Hadransyah yang akrab disapa Ardan menyampaikan bahwa momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 H merupakan waktu yang tepat untuk saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi.

“Kami segenap keluarga besar Komunitas Wartawan Kota Bandar Lampung mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Ardan.

Ia juga menambahkan bahwa Idul Fitri bukan hanya sekadar perayaan, namun menjadi momentum refleksi diri bagi seluruh insan pers untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, serta menyajikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris KAWAT Suryanto turut menyampaikan harapannya agar semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang terjalin selama ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan ke depannya.

“Semoga di hari yang fitri ini, kita semua kembali kepada kesucian, serta semakin solid dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai kontrol sosial di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Dengan penuh kebersamaan, jajaran pengurus KAWAT Bandar Lampung berharap Hari Raya Idul Fitri 1447 H membawa keberkahan, kedamaian, serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat. (kwt/mdn)

Mudik Jangan Nekat! Polisi Ingatkan Rumus 4-30-8 Agar Perjalanan Aman


REFORMASI-ID | LAMPUNG - Arus mudik yang mulai padat tak hanya menuntut kesiapan kendaraan, tapi juga kondisi fisik pengendara. Polda Lampung mengingatkan pemudik agar tak memaksakan diri di jalan dengan menerapkan rumus 4-30-8 demi keselamatan. 

Rumus ini sederhana namun krusial. Setiap 4 jam berkendara, pemudik diminta berhenti untuk beristirahat. Waktu istirahat minimal 30 menit, dan total waktu berkendara dalam sehari tidak lebih dari 8 jam.

Imbauan ini bukan tanpa alasan. Kelelahan dan kantuk masih menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan di jalur mudik, terutama di jalur panjang seperti lintas Sumatera.

Kabid Humas Polda Lampung menegaskan, keselamatan harus menjadi prioritas utama, bukan kecepatan sampai tujuan.

“Rumus 4-30-8 ini kami sosialisasikan agar pemudik lebih sadar pentingnya menjaga kondisi tubuh saat berkendara,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Ia menyebut, banyak pengendara yang merasa mampu terus melaju, padahal tubuh sudah memberi sinyal kelelahan.

“Sering kali pengemudi memaksakan diri. Padahal kelelahan bisa menurunkan konsentrasi dan berujung kecelakaan,” katanya.

Polda Lampung juga mengimbau pemudik untuk memanfaatkan rest area, SPBU, maupun pos pelayanan yang telah disediakan di sepanjang jalur mudik.

“Silakan gunakan fasilitas yang ada untuk beristirahat. Jangan abaikan rasa lelah atau kantuk,” tegasnya.

Selain itu, pengendara diingatkan untuk tidak berkendara lebih dari 8 jam dalam sehari, terutama bagi pengguna sepeda motor yang lebih rentan kelelahan.

“Lebih baik berhenti sejenak daripada mengambil risiko. Keselamatan Anda jauh lebih penting,” pungkasnya. (Mdn)

H-2 Lebaran 2026, Kendaraan Roda Dua 26.674 Unit Tiba Dipelabuhan Bakauheni


REFORMASI-ID | Lampung Selatan, Bakauheni - Jawa-Sumatera berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara) selama 24 jam (periode 19 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H-2 tercatat jumlah trip yang beroperasi sebanyak 152 trip. Jumat, 20/03/2026.

Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H-2 mencapai 165.385 orang atau naik 12,8% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 146.558 orang.

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H-2 mencapai 26.674 unit atau naik 14,7% dibandingkan realisasi tahun lalu yaitu 23.264 unit. Kendaraan roda empat mencapai 18.809 unit atau naik 14,3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 16.460 unit.

Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 920 unit atau turun 10,3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.026 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 782 unit atau naik 4,5 % dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 748 unit.

Total seluruh kendaraan tercatat 47.185 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H-2 atau naik 13,7% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 41.498 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara mulai dari H-10 sampai H-2 tercatat 796.916 orang atau naik 3,9% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 767.256 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 211.411 unit atau naik 9,2% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 193.522 unit.

Sebaliknya, berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam (periode 19 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H-2 tercatat jumlah trip yang beroperasi di Pelabuhan Bakauheni sebanyak 134 trip.

Adapun realisasi total penumpang di Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H-2 mencapai 42.729 orang atau naik 7,3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 39.808 orang.

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H-2 mencapai 991 unit atau naik 30,1% dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 762 unit. Kendaraan roda empat mencapai 4.916 unit atau naik 0,8%  dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.877 unit.

Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 1.105 unit atau naik 12,3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 984 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 633 unit atau naik 9% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 581 unit.

Total seluruh kendaraan tercatat 7.645 unit yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H-2 atau naik 6,1% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 7.204 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa (Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu) pada H-10 sampai H-2 tercatat 380.379 orang atau naik 3,8% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 366.324 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 78.426 unit atau naik 9,5% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 71.645 unit. (Hms/Mdn)

Patroli Malam, Koramil 04/Jati Asih Intensifkan Pemantauan Pemukiman Ditinggal Mudik


REFORMASI-ID - Kodam Jaya - Kota Bekasi - 19/03/2026 -  Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang dan selama Hari Raya Idul Fitri, personel Koramil 04/Jati Asih melaksanakan patroli malam dengan menyasar pemukiman warga yang ditinggalkan mudik oleh penghuninya.

Patroli dilakukan dengan berkeliling ke sejumlah komplek perumahan di wilayah binaan guna mengantisipasi potensi tindak kejahatan seperti pencurian rumah kosong. Selain itu, personel juga memberikan imbauan kepada warga yang masih berada di tempat untuk turut serta menjaga lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan.

Kegiatan patroli ini merupakan bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya saat banyak warga meninggalkan rumah untuk merayakan Hari Raya di kampung halaman.

Danramil 04/Jati Asih Mayor Inf Sanusi Deski menyampaikan bahwa patroli akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan.

“Patroli malam ini kami fokuskan pada pemukiman yang ditinggal mudik guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kami juga mengimbau kepada warga agar memastikan rumah dalam keadaan terkunci dengan baik serta berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat sebelum meninggalkan rumah.

Dengan adanya patroli ini, diharapkan dapat meminimalisir potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa tenang bagi masyarakat yang sedang menjalankan mudik Lebaran.

(Kodim 0507/Bekasi)





Selamat Idul Fitri 1447H, AKBP Rahmat Hidayat: Perkuat Silaturahmi dan Ketahanan Diri


REFORMASI-ID | Lampung Selatan – Mengakhiri bulan suci Ramadan yang penuh berkah, Badan Narkotika Nasional Kabupaten Lampung Selatan menyampaikan ucapan selamat merayakan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh lapisan masyarakat. Jum'at, 20/03/2026.

Kepala BNNK Lampung Selatan AKBP, Rahmat Hidayat.SE.MM, menuturkan bahwa momen Lebaran tahun ini merupakan waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat benteng pertahanan keluarga dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Lebih lanjut AKBP Rahmat Hidayat menegaskan sesuai dengan program Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi., BNNK Lampung Selatan telah melaksanakan yakni program nasional BNN RI Ananda Bersinar. Ananda Bersinar (aksi nasional anti narkotika dimulai dari anak bersih narkoba) adalah Edukasi Anti Narkoba terintegrasi dalam kurikulum anti narkoba di sekolah untuk membentuk karakter dan meningkatkan pengetahuan siswa tentang bahaya narkoba. Beberapa poin yang sudah terlaksana yakni: 

- Penguatan Ketahanan Keluarga,  BNNK Lampung Selatan menyampaikan sosialisasi dan publikasi bersama insan pers untuk meningkatkan peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

- Rehabilitasi, BNNK Lampung Selatan sudah melakukan peningkatan kompetensi petugas rehabilitasi untuk menangani kasus anak dengan penyalahgunaan zat. Bahkan meraih prestasi terbaik.

- Kunjungan Edukatif, BNNK Lampung Selatan gelar kunjungan ke kantor BNN untuk memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba dan proses rehabilitasi.

- Kerja Sama Lintas Sektoral, BNNK Lampung Selatan menggalang kerja sama dengan lembaga-lembaga seperti Kemenag, DMI, dan MUI untuk mendukung gerakan Ananda Bersinar.

"Program-program ini bertujuan untuk membangun generasi yang bersih dari narkoba dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba," kata AKBP Rahmat Hidayat.

"Kemenangan di hari yang fitri ini adalah simbol keberhasilan kita melawan hawa nafsu. Kami berharap semangat disiplin dan pengendalian diri yang terbentuk selama Ramadan dapat terus diimplementasikan dalam menjaga diri dan keluarga dari ancaman narkotika," ujar Kepala BNNK Lampung Selatan AKBP Rahmat Hidayat.SE.MM,.

AKBP Rahmat Hidayat mengatakan. Jadikan momen berkumpulnya sanak saudara sebagai sarana komunikasi yang positif untuk mencegah pengaruh buruk lingkungan. Mewujudkan lingkungan yang Bersih Narkoba (Bersinar) mulai dari unit terkecil, yaitu keluarga.

Pada kesempatan itu Kepala BNNK Lampung Selatan mengucapkan terima kasih atas peran aktif masyarakat, Forkopimda, TNI-Polri, Tokoh Adat dan Pemuda yang terus mendukung program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika)

AKBP Rahmat Hidayat menyampaikan. Segenap keluarga besar BNNK Lampung Selatan juga memohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat selama setahun terakhir.

"Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H. Mohon Maaf Lahir dan Batin. Mari Kita Rayakan Kemenangan dengan Hidup Sehat, Terhormat, Tanpa Narkoba."  pungkasnya. (Mdn)

19 Maret 2026

Antisipasi Kejahatan Arus Mudik, Polda Banten Terjunkan Unit K9 dan X-Ray di Pelabuhan Merak



REFORMASI-ID | Banten - Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Banten mengerahkan dua unit anjing pelacak (K9) untuk menyisir kendaraan pemudik di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Kamis (19/3/2026).

Pengerahan Unit K9 itu sebagai upaya memperketat pengamanan dan mengantisipasi adanya pelaku kejahatan yang berniat memanfaatkan momentum arus mudik untuk melancarkan aksi kriminal.

Kegiatan sterilisasi itu dipimpin oleh Banit Satwa Ditsamapta Polda Banten Bripda Kevin Sihombing.

Dalam pelaksanaannya, kedua anjing pelacak tersebut memeriksa dengan teliti area parkir hingga bagian luar kendaraan guna mendeteksi keberadaan barang-barang berbahaya maupun ilegal sebelum memasuki kapal penyeberangan.

Bripda Kevin Sihombing menjelaskan, kehadiran unit satwa ini merupakan bagian dari prosedur keamanan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung.

Pengamanan serupa juga dilakukan di dermaga dan pelabuhan lain yang difungsikan sebagai jalur penyeberangan utama para pemudik.

“Kegiatan kami ini bertujuan meminimalisir pelaku-pelaku kejahatan yang ingin memanfaatkan situasi arus mudik ini untuk melakukan kejahatan, seperti membawa bahan-bahan terlarang seperti narkoba atau mungkin bahan terlarang lainnya,” ujar Bripda Kevin Sihombing.

Selain pengerahan Unit K9, upaya mempersempit ruang gerak peredaran narkoba juga dilakukan di titik-titik rawan lainnya.

Satuan Narkoba Polda Banten bersama Satuan Narkoba Polres Cilegon melakukan pengecekan intensif terhadap barang bawaan penumpang di pintu kedatangan kapal yang berlokasi di lantai dua Mall Sosoro.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menggunakan alat pemindai X-ray guna memastikan tidak ada barang terlarang yang lolos melewati Pelabuhan Merak.

Turun Langsung ke Lapangan, Danrem 044/Gapo Pantau Pos PAM Lebaran Banyuasin


REFORMASI-ID |Sumsel, Banyuasin – Komandan Korem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, melaksanakan peninjauan Pos Pengamanan (PAM) Lebaran di wilayah Kabupaten Banyuasin, dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik Idulfitri 2026, Kamis (19/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Danrem didampingi oleh Kasrem 044/Gapo, Kasiren, para Kasi Kasrem, serta Dandim 0430/Banyuasin. Peninjauan difokuskan pada sejumlah titik strategis, di antaranya Pos PAM Talang Kelapa dan Pos PAM OPI Mall di Kecamatan Rambutan.

Di wilayah Kabupaten Banyuasin sendiri terdapat tujuh titik Pos PAM Lebaran yang beroperasi hingga 25 Maret 2026, berfungsi sebagai pusat pengamanan sekaligus pelayanan bagi masyarakat, khususnya para pemudik. Keberadaan pos ini menjadi wujud sinergi dan kolaborasi antar instansi dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik.

Personel yang terlibat dalam pengamanan terdiri dari unsur Polri dari Polres Banyuasin, TNI dari Kodim Banyuasin, Satpol PP Kabupaten Banyuasin, Dinas Perhubungan Banyuasin, serta tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Banyuasin.

Dalam arahannya, Danrem menekankan pentingnya koordinasi antar petugas di lapangan. Ia berharap Danramil dan Kapolsek setempat selalu berkomunikasi secara intensif apabila terdapat kendala selama pelaksanaan tugas.

“Diharapkan Danramil dan Kapolsek selalu berkoordinasi bila terjadi kendala di lapangan,” ujar Danrem.

Adapun Kepala Pos PAM Talang Kelapa dijabat oleh AKP Pol. Sugeng, sedangkan Kepala Pos PAM OPI Mall dijabat oleh IPTU Pol. Suparjo.

Kedua pos tersebut memiliki peran penting dalam melayani para pemudik, baik sebagai tempat istirahat maupun dalam pengawasan arus lalu lintas. Untuk wilayah Pos PAM Talang Kelapa, titik rawan kemacetan berada di Simpang Bandara Lama dan Simpang KM 12.

Sementara itu, potensi kepadatan arus lalu lintas di wilayah Pos PAM OPI Mall diperkirakan terjadi di jalur OPI Mall hingga Jakabaring Sport City.

Berdasarkan laporan sementara, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Pos PAM Talang Kelapa masih nihil. Begitu juga di Pos PAM OPI Mall, arus lalu lintas terpantau lancar dan belum terjadi kecelakaan.

Danrem berharap, dengan adanya Pos PAM Lebaran ini, para pemudik dapat melaksanakan perjalanan dengan aman dan nyaman hingga sampai ke tujuan.

“Semoga dengan adanya Pos PAM Lebaran ini, para pemudik bisa melaksanakan mudiknya dengan aman dan nyaman serta tiba di tujuan dengan selamat,” pungkasnya. (Mdn)

Diduga Sebarkan Informasi Hoaks, Kuasa Hukum Prabu PL Akan Laporkan Akun Sosmed Oknum Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi



REFORMASI-ID | Bekasi - Kuasa Hukum Prabu Peduli Lingkungan, Suratno, S.H. & Rekan, menegaskan akan melaporkan sebuah akun media sosial yang diduga dikelola oleh oknum dari dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi ke pihak kepolisian. Laporan tersebut berkaitan dengan konten video yang dinilai memuat narasi tidak benar dan berpotensi mencemarkan nama baik organisasi.

"Kami akan segera melaporkan akun media sosial tersebut karena telah menyebarkan informasi yang menyesatkan," ujar Suratno, S.H., kepada wartawan, Rabu (19/3/2026).

Dalam video yang beredar, disebutkan bahwa Prabu Peduli Lingkungan telah melakukan perampasan aset berupa truk sampah milik Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng. Tuduhan tersebut langsung dibantah oleh pihak kuasa hukum. "Ini informasi hoaks," tegas Suratno. 

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa akun tersebut dapat dijerat dengan sejumlah pasal dalam regulasi yang berlaku. Di antaranya, Pasal 499 ayat (1) KUHP baru mengenai pencemaran nama baik dan penghinaan terhadap organisasi.

Selain itu, Pasal 28 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang penyebaran berita bohong, dengan ancaman hukuman hingga enam tahun penjara dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar.

"Pasal 240 dan 241 KUHP baru juga bisa kena, itu soal penghinaan terhadap institusi dan organisasi. Jadi pasalnya tidak sedikit, dan kami sudah siap membawa ini ke ranah hukum," tutup Suratno.

ASDP Kendalikan Puncak Mudik, 163.603 Penumpang dan 44.440 Kendaraan Tinggalkan Jawa Menuju Sumatera pada H-3


REFORMASI-ID | Merak, Banten – Gelombang arus mudik Lebaran 2026 kini memasuki fase puncak. Pergerakan masyarakat dari Jawa menuju Sumatera terus menunjukkan tren peningkatan signifikan, menjadikan lintasan Merak–Bakauheni sebagai barometer utama arus mudik nasional. Di tengah lonjakan tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan kesiapan layanan penyeberangan berjalan optimal. Kamis, 19/03/2026.

Berdasarkan data Posko Merak yang mencakup Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara selama periode 8 jam (19 Maret 2026 pukul 00.00–08.00 WIB) atau H-2, tercatat sebanyak 79.521 penumpang telah menyeberang, meningkat 20,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 66.044 orang. Sementara itu, total kendaraan mencapai 27.157 unit atau naik 22,2% dibandingkan realisasi tahun lalu sebesar 22.222 unit.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa tren ini menunjukkan arus mudik telah memasuki fase puncak sejak Selasa (17/3) dan diproyeksikan berlangsung hingga Kamis (19/3).

“Peningkatan mobilisasi ini mencerminkan fase puncak arus mudik. ASDP terus memperkuat operasional dan koordinasi lintas pemangku kepentingan guna memastikan layanan tetap optimal, aman, dan lancar,” ujar Heru.

*H-3 Puncak Arus Mudik*

Lonjakan signifikan tercatat pada 18 Maret (H-3) dengan 163.603 penumpang dan 44.440 kendaraan menyeberang dari Jawa ke Sumatera. Angka ini meningkat tajam dibandingkan 17 Maret yang mencatat 104.321 penumpang dan 27.527 kendaraan. Tren kenaikan ini diperkirakan masih berlanjut seiring tingginya mobilitas masyarakat menjelang hari raya.

Untuk mengantisipasi lonjakan trafik, ASDP mengoperasikan 28 hingga 33 kapal per hari di lintasan Merak–Bakauheni sesuai tingkat kepadatan. Rekayasa lalu lintas melalui pengalihan ke pelabuhan alternatif, penerapan delaying system di sejumlah buffer zone, serta penguatan koordinasi dengan stakeholder dilakukan secara intensif.

Optimalisasi pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) menjadi strategi utama dalam menjaga kelancaran arus penyeberangan. Melalui pola ini, kapal yang tiba langsung melakukan bongkar muatan dan segera diberangkatkan kembali, sehingga waktu sandar dapat ditekan dan kapasitas layanan meningkat secara signifikan.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengimbau pengguna jasa untuk merencanakan perjalanan dengan baik melalui pembelian tiket sebelum tiba di pelabuhan.

“Pastikan data identitas telah diisi dengan benar dan datang sesuai jadwal pada tiket. Melalui Ferizy, pengguna juga dapat melakukan reschedule dengan potongan 10 persen atau refund dengan potongan 25 persen sesuai ketentuan. Ini menjadi bentuk fleksibilitas layanan kami di tengah tingginya mobilitas,” jelas Windy.

*Hingga H-2, Trafik Ramai Lancar*

Secara kumulatif, data Posko Merak dari H-10 hingga H-2 mencatat sebanyak 711.052 penumpang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera, meningkat 3,5% dibandingkan tahun lalu sebanyak 636.741 orang. Total kendaraan mencapai 190.479 unit atau naik 9,3% dari 174.246 unit.

Adapun dari Sumatera ke Jawa, tercatat 348.766 penumpang atau naik 2,9% dibandingkan tahun lalu sebanyak 338.911 orang. Sementara kendaraan mencapai 72.696 unit atau meningkat 8,9% dari 66.749 unit. 

Dengan kesiapan operasional yang matang dan koordinasi yang solid, ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran bagi seluruh pengguna jasa pada momen puncak arus mudik Lebaran tahun ini. (Hms/Mdn)

100 Ribu Lebih Pemudik Masuk Lampung, Pengawalan PJR Dikerahkan, Situasi Terkendali


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Polda Lampung memastikan arus mudik H-3 Lebaran 2026 tetap terkendali meski gelombang pemudik dari Pulau Jawa melonjak tajam.

Dalam pemantauan Operasi Ketupat Krakatau, lebih dari 100 ribu orang tercatat masuk ke Lampung melalui Pelabuhan Bakauheni.

Lonjakan ini terjadi sejak Rabu (18/3) malam hingga Kamis pagi. Sebanyak 100.637 penumpang bersama 23.358 kendaraan menyeberang dari Jawa ke Sumatera.

Sementara arus sebaliknya jauh lebih rendah, hanya 24.890 orang dengan 4.693 kendaraan yang keluar menuju Jawa.

Di tengah tingginya arus tersebut, Polda Lampung juga melakukan pengawalan terhadap rombongan pemudik sepeda motor dari Merak yang tiba di Lampung pada malam hari.

Sebanyak empat personel Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Lampung diterjunkan dalam pengawalan itu, terdiri dari dua personel menggunakan kendaraan roda dua dan dua unit kendaraan roda empat.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan pengawalan dilakukan untuk memastikan keselamatan pemudik, khususnya pengguna sepeda motor yang menempuh perjalanan jarak jauh.

“Pengawalan ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada pemudik, khususnya kendaraan roda dua yang masuk dari Merak menuju Lampung,” kata Yuni.

Ia menegaskan, lonjakan arus mudik di H-3 masih dalam kendali petugas di lapangan.

“Secara umum arus mudik masih terkendali, meskipun terjadi peningkatan signifikan dari arah Jawa ke Sumatera,” ujarnya.

Selain di Bakauheni, pergerakan juga terpantau di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) dengan 531 kendaraan dan 580 orang yang masuk.

Sementara jalur udara melalui Bandara Radin Inten II mencatat 2.871 penumpang datang dan 2.019 orang berangkat.
Yuni memastikan hingga saat ini tidak ada kejadian menonjol selama pelaksanaan pengamanan.

“Belum ada laporan kecelakaan besar, kemacetan panjang, maupun tindak kriminalitas. Situasi masih aman dan kondusif,” tegasnya.

Ia juga mengimbau pemudik untuk tetap berhati-hati selama perjalanan.

“Kami mengingatkan pemudik untuk tetap patuh aturan, menjaga kondisi fisik, dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” pungkasnya.

Dengan kondisi cuaca berawan dan gelombang laut relatif tenang, aktivitas penyeberangan di Selat Sunda masih berlangsung normal tanpa hambatan berarti. (Mdn)

Kapolda Lampung Gelar Khataman Al-quran dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Kepedulian Sosial


REFORMASI-ID | Lampung - Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan 1447 H dengan kegiatan keagamaan, Polda Lampung menggelar Khataman Al-Qur’an dan Buka Puasa Bersama yang dilaksanakan di Kediaman Rumah Dinas Kapolda Lampung, Rabu (18/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, didampingi Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Sumarto, Ketua Bhayangkari Polda Lampung, Irwasda Polda Lampung, serta para Pejabat Utama Polda Lampung.

Turut hadir jamaah Pengajian Al-Awabin Panjang Kota Bandar Lampung serta anak yatim piatu.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dalam rangka khataman, dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan, kemudian buka puasa bersama, serta ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Mukarom.

Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf dalam keterangannya menyampaikan bahwa momentum Ramadhan menjadi sarana penting untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus mempererat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Bulan suci Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta mempererat tali silaturahmi. 

Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, sehingga membawa keberkahan bagi seluruh anggota Polri dan masyarakat,” ujar Helfi Assegaf.

Lebih lanjut, Helfi Assegaf menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini menjadi bagian penting dalami membangun karakter personel Polri yang humanis serta memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian sosial Polda Lampung terhadap masyarakat, khususnya kepada anak yatim piatu, serta upaya mempererat hubungan silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat. (Mdn)

H-3 Lebaran 2026, Roda Empat Naik 9,7 Persen Mendominasi Lintas Selat Sunda


REFORMASI-ID | Merak, Banten - Berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara) selama 18 jam (periode 18 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 18.00 WIB) atau H-3 tercatat jumlah trip yang beroperasi sebanyak 109 trip. Kamis, 19/03/2026.

Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H-3 mencapai 124.105 orang atau naik 4,7% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 118.536 orang.

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H-3 mencapai 17.691 unit atau naik 3,1% dibandingkan realisasi tahun lalu yaitu 17.158 unit. Kendaraan roda empat mencapai 15.145 unit atau naik 9,7% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 13.809 unit.

Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 936 unit atau turun 24,4% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.238 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 612 unit atau turun 9,7% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 678 unit.

Total seluruh kendaraan tercatat 34.384 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H-3 atau naik 4,6% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 32.883 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara mulai dari H-10 sampai H-3 tercatat 592.033 orang atau naik 1,3% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 584.303 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 153.254 unit atau naik 7,5% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 142.619 unit.

Sebaliknya, berdasarkan data Posko Bakauheni selama 18 jam (periode 18 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 18.00 WIB) atau H-3 tercatat jumlah trip yang beroperasi di Pelabuhan Bakauheni sebanyak 101 trip.

Adapun realisasi total penumpang di Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H-3 mencapai 41.022 orang atau naik 18,7% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 34.555 orang.

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H-3 mencapai 718 unit atau naik 28,7% dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 558 unit. Kendaraan roda empat mencapai 5.576 unit atau naik 17,7%  dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.736 unit.

Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 1.272 unit atau turun 30,3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 976 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 500 unit atau naik 30,3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 435 unit.

Total seluruh kendaraan tercatat 8.066 unit yang telah menyeberang dari Sumatera ke  Jawa pada H-3 atau naik 20,3% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 6.705 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa (Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu) pada H-10 sampai H-3 tercatat 321.353 orang atau naik 2,6% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 313.109 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 68.091 unit atau naik 9,2% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 62.363 unit. (Hms/Mdn)

18 Maret 2026

Patroli Malam Intensif, Koramil 03/Teluk Pucung Antisipasi Kejahatan Jelang Idul Fitri


REFORMASI-ID | Kodam Jaya - Kota Bekasi 18/03/2026 Dalam rangka mengantisipasi potensi tindak kejahatan menjelang Hari Raya Idul Fitri, Koramil 03/Teluk Pucung melaksanakan patroli malam disertai himbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Kegiatan patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik yang dianggap rawan terhadap potensi gangguan kriminalitas. Selain berjalan kaki, personel juga melaksanakan patroli berkendara guna menjangkau wilayah yang lebih luas dan memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Dalam pelaksanaannya, anggota Koramil turut memberikan himbauan secara humanis kepada warga yang ditemui agar meningkatkan kewaspadaan, serta berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat.

Danramil 03/Teluk Pucung Mayor Inf Fatwanul menyampaikan bahwa kegiatan patroli malam ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi wilayah binaan.

“Patroli dan himbauan kepada masyarakat ini adalah upaya kami dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban, sehingga wilayah tetap aman dan terhindar dari gangguan kriminalitas menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dengan adanya patroli rutin ini, diharapkan sinergi antara aparat dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga.

(Sumber Kodim 0507/Bekasi)

Polda Metro Jaya Ungkap Pelaku Penyiram Air Keras Aktivis Melalui Analisa Scientific



REFORMASI-ID | Jakarta - Komitmen Polda Metro Jaya dalam menuntaskan kasus penyiraman cairan berbahaya (air keras) terhadap aktivis KontraS menemui titik terang. Melalui kerja keras tim gabungan yang mengedepankan metode Scientific Crime Investigation, jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil mengidentifikasi para pelaku di balik aksi keji tersebut. Hal ini sejalan dengan atensi Kapolri yang menempatkan perkara ini sebagai prioritas utama secara akuntabel dan transparan.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa kunci utama pengungkapan ini didasarkan pada penelusuran mendalam terhadap rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian dan jalur pelintasan pelaku. Secara faktual, penyidik berhasil memetakan arah pergerakan pelaku, baik sebelum maupun sesudah kejadian. Hasil analisa digital menunjukkan bukti krusial berupa wajah jelas salah satu pelaku yang terekam kamera sesaat sebelum beraksi, di mana saat itu pelaku terpantau belum mengenakan helm.

"Kami melakukan analisa secara mendalam dan scientific. Dari rekaman CCTV, ditemukan kecocokan identitas yang sangat kuat, mulai dari wajah pelaku hingga pakaian yang digunakan, yang identik dengan saat kejadian. Berdasarkan keterangan 15 saksi dan sinkronisasi dengan database Polri, kami telah mengidentifikasi dua pelaku utama dengan inisial BHWC dan MAK," ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya di Gedung Promoter, Rabu (18/3/2026).

Penyelidikan tidak berhenti di situ. Berdasarkan pengecekan jalur perlintasan dan fakta-fakta di lapangan, pihak kepolisian mencium adanya keterlibatan pihak lain. Dirreskrimum menegaskan bahwa temuan saat ini tidak menutup kemungkinan jumlah pelaku lebih dari empat orang. Proses analisa ilmiah masih terus berlanjut untuk memastikan seluruh pihak yang terlibat, baik eksekutor maupun aktor intelektual, dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Seiring dengan perkembangan penyidikan yang mengarah pada keterlibatan oknum anggota, Polda Metro Jaya secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku telah menyerahkan penanganan perkara ini kepada Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI. Langkah ini diambil untuk menjamin transparansi dan koordinasi antarlembaga demi tegaknya keadilan tanpa pandang bulu.

Di sisi lain, berdasarkan informasi resmi dari Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto, dalam jumpa pers di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (18/3/2026), sebanyak 4 orang pelaku telah diamankan dan tiga di antaranya adalah perwira. Ketiga perwira yang terlibat berpangkat kapten dan letnan satu (lettu). "Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, Serda ES," papar Yusri.

Menutup keterangannya, Dirreskrimum Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pihaknya akan terus menjalin komunikasi intensif dan berkoordinasi secara aktif dengan jajaran Pom TNI dalam proses penyelesaian kasus ini. Langkah kolaboratif ini memastikan bahwa seluruh fakta hukum yang ditemukan oleh penyidik Polri dapat terintegrasi dengan baik dalam proses hukum militer, guna menjamin pengungkapan kasus yang tuntas dan terang benderang.

Masalah Klasik Jelang Lebaran, Sampah Pasar Pemkab Bekasi Tidak Terangkut



REFORMASI-ID | Bekasi - Tumpukan sampah yang tidak terangkut menjadi sorotan warga di salah satu blok Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi, yang berada di bawah pengelolaan Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi. Kondisi ini terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial dan viral pada Rabu (18/3/2026).

Dalam video tersebut, seorang warga menunjukkan langsung kondisi tumpukan sampah yang dibiarkan menumpuk di area yang diklaim sebagai tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Bekasi, dalam hal ini Dinas Perdagangan. "Ini titik sampah yang Pemda bos. Ini yang harus diangkut sama mobil Pemda," kata warga dalam video yang beredar.

Warga itu menegaskan bahwa pengelolaan sampah di blok tersebut sepenuhnya merupakan kewajiban pemerintah daerah, bukan pihak pengelola swasta. Namun, menurutnya, kewajiban itu tidak dijalankan sebagaimana mestinya. "Sampah pengangkutan Pemda yang diabaikan dan terbengkalai," katanya.

Warga tersebut kemudian menuding bahwa armada truk sampah Dinas Perdagangan justru beroperasi di blok lain yang dikelola pihak swasta, yakni PT Citra Prasasti Konsorindo (Cipako). "Malah ngebelain mobil dinasnya ngompreng ngambil sampah yang Cipako," ujarnya.

Warga itu pun mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja aparatur pemerintah yang dinilai tidak bertanggung jawab atas pengelolaan sampah di wilayah yang seharusnya mereka tangani.
"Ke mana aja nih orang Pemda ini? Masa sampah sendiri kagak diangkat-angkat? Mau pada makan gaji buta doang Pemda itu? Sampah kayak gini nggak diangkat orang Pemda," sambungnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada respons resmi dari Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi terkait keluhan warga tersebut.

H-4 Angkutan Lebaran 2026 Jawa-Sumatera, ASDP Pemudik Alami Peningkatan

REFORMASI-ID | Lampung Selatan, Bakauheni - Berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara) selama 24 jam (periode 17 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H-4 tercatat jumlah trip yang beroperasi sebanyak 127 trip. Rabu, 18/03/2026.

General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni Partogi Tamba menyampaikan, Lebaran ini bukan agenda spesial tapi merupakan agenda rutin, namun ada tantangan yang berbeda disetiap momen. Tahun ini Bakauheni H-4 sudah ramai, Angleb kali mengalami tren peningkatan signifikan dan lancar ini semua berkat sinergitas dan kolaborasi stakeholder terkait. 

Partogi menegaskan, tentunya masih ada kekurangan namun Asdp berkomitmen memberikan perbaikan di segala bidang demi pelayanan maksimal dan kenyamanan pengguna jasa ataupun para pemudik sehingga tiba dengan selamat di kampung halaman untuk merayakan hari lebaran Idhul Fitri 1447H/2026M bersama sanak keluarga tercinta,.

"PT ASDP Cabang Bakauheni mengucapkan selamat hari raya Idhul Fitri, rayakan dengan kembali menjadi insan yang Fitri. Tetap utamakan keselamatan dan hati hati dijalan istirahat jika lelah gunakan fasilitas yang sudah disiapkan oleh stakeholder terkait," ujarnya.

Pemudik dari Sumatera pulau Jawa, berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam (periode 17 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H-4 tercatat jumlah trip yang beroperasi di Pelabuhan Bakauheni sebanyak 131 trip.

Adapun realisasi total penumpang di Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H-4 mencapai 52.707 orang atau naik 11,4 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 47.293 orang. 

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H-4 mencapai 754 unit atau naik 19,5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 631 unit. Kendaraan roda empat mencapai 6.197 unit atau turun 10,6 persen  dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 5.601 unit. 

Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 1.799 unit atau naik 23,6 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.455 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 815 unit atau naik 7,5 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 758 unit. 

Total seluruh kendaraan tercatat 9.565 unit yang telah menyeberang dari Sumatera ke  Jawa pada H-4 atau naik 13,3 persen dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 8.445 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa (Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu) pada H-10 sampai H-4 tercatat 280.331 orang atau naik 0,6 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 278.554 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 60.259 unit atau naik 8,3 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 55.658 unit. 

Sebaliknya, adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H-4 mencapai 104.321 orang atau turun 7 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 112.115 orang. 

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H-4 mencapai 9.816 unit atau turun 7 persen dibandingkan realisasi tahun lalu yaitu 10.552 unit. Kendaraan roda empat mencapai 13.385 unit atau turun 8 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 14.545 unit. 

Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 1.839 unit atau turun 4,4 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.924 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 729 unit atau turun 8,1 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 793 unit. 

Total seluruh kendaraan tercatat 25.769 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H-4 atau turun 7,4 persen dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 27.814 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara mulai dari H-10 sampai H-4 tercatat 467.928 orang atau naik 0,5 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 465.767 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 117.112 unit atau naik 6,7 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 109.736 unit. (Mdn)

Wujudkan Kelancaran Arus Pagi, Personel Detasemen Perintis Korsabhara Baharkam Polri Siaga di Titik Rawan Kemacetan



REFORMASI-ID | Depok - Guna memastikan aktivitas masyarakat di pagi hari berjalan lancar dan aman, Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri melalui Personel Subden C Detasemen Perintis melaksanakan pengaturan lalu lintas (Gatur Lantas) di sejumlah titik strategis pada Rabu (18/3/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB ini menyasar beberapa lokasi padat kendaraan, khususnya di wilayah perbatasan dan area pendidikan. Kehadiran personel Polri di lapangan bertujuan untuk mengurai kepadatan volume kendaraan serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas pada jam keberangkatan kerja dan sekolah.

Berdasarkan pantauan di lapangan Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, menempatkan personel difokuskan pada enam titik rawan seperti Simpang PAL dan Simpang Perempatan Gunadarma
Simpang Universitas Indonesia (UI)
Depan Gerbang Mako Korsabhara
Simpang Leuwinanggung dan Simpang Resimen III

Langkah preventif ini merupakan wujud nyata komitmen institusi Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Tidak hanya mengatur ritme kendaraan, personel di lapangan juga bersiaga membantu pejalan kaki yang menyeberang jalan demi menjamin keselamatan seluruh pengguna jalan.

"Kegiatan ini rutin dilakukan sebagai bentuk pengabdian agar masyarakat merasa nyaman dalam memulai aktivitasnya. Kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung di tengah jalan," ujar perwakilan Dirsamapta 

Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di sejumlah titik plottingan terpantau ramai namun tetap terkendali dan kondusif.

Munir Gelar Silaturrahmi Dengan Guru Ngaji & Tokoh Masyarakat


REFORMASI-ID | LAMPUNG TENGAH - Anggota komisi III DPRD Provinsi lampung dari fraksi partai kebangkitan bangsa menggelar acara santunan anak yatim & Silaturrahmi guru ngaji dan tokoh masyarakat dengan tema : Santunan anak yatim, Silaturrahmi tokoh masyarakat LPJ 1 tahun Munir abdul Haris, S. Sos.I sebagai anggota DPRD Provinsi lampung 2024-2029. Ahad 15 Maret 2026 di posko Munir Centre desa Sendang Mulyo, Kecamatan Sendang Agung, kabupaten Lampung Tengah.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan yalal waton, dilanjutkan do’a bersama untuk keselamatan bangsa di imami KH. Shohahun Zainun (pengasuh pon-pes Sananul Falah Sendangmulyo). Sambutan DPRD Provinsi Munir Abdul Haris, DPRD kabupaten H. Ujang Mahmud, kapala kampung Sendangmulyo Suparyo, sambutan perwakilan tokoh masyarakat Bapak Laman, dilanjutkan santunan anak yatim, pembagian bingkisan untuk para guru ngaji, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum. 

Hadir dalam kegiatan tersebut KH. Hamdat (Syuriah PCNU Lampung Tengah), Kyai Gufron Mustofa (ketua MWC NU Sendangagung), Ustadzah Unainah (ketua PAC Fatayat), Ibu Jariyah (ketua PAC Muslimat), Khomaedi (ketua DPAC PKB), KH. Jalil (MWC NU Bangun Rejo), KH. Shohaun Zainun (Rois Syuriah Ranting NU), Suparyo (kepala kampung sendangmulyo), Ibu Nyai Hj. Ama Marjuni, KH. Nur Hakim dan para pengasuh pondok pesantren di kecamatan sendang agung, ustadz dan ustadzah guru ngaji, imam Mushola dan masjid, pimpinan jama’ah yasinan ibu-ibu, aparatur kampung Sendangmulyo, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, kurang lebih 800 orang.

Dalam sambutannya Munir menyampaikan berbagai hal tentang semua apa yang mampu dan telah diperjuangkan untuk pembangunan dapil 7 lampung tengah, mas Munir adalah anggota DPRD Provinsi bersama Gubernur dan wakil Gubernur lampung berkewajiban untuk mendorong percepatan pembangunan yang menjadi wilayah Provinsi, termasuk urusan jalan yang menjadi tanggung jawab mas Munir adalah jalan provinsi Lampung yang ada di kabupaten Lampung Tengah, dan berkat kekompakan dan perjuangan bersama 12 anggota DPRD Provinsi Lampung lintas fraksi dari dapil 7 Lampung Tengah dan komitmen Gubernur & wakil Gubernur Lampung tahun 2026 ini kabupaten Lampung Tengah termasuk mendapatkan prioritas terbanyak pembangunan ruas jalan provinsi dengan total nilai proyek 300 miliar lebih diantaranya ; 

Ruas jalan Pringsewu - Kalirejo 2.5 KM, 25 M, bandar jaya - mandala 10 KM, 100 M, Wates - Metro 1.5 KM, 15 M, Kalirejo - bangun Rejo 6 KM, 60 M, Padang ratu - pekurun udik 4 KM, 40 M, Padang ratu - kairejo 7 KM, 70 M. dari tahun lalu 2025 yang hanya 97 M naik 3 kali lipat, ini berkat kekompakan 12 anggota DPRD Provinsi lintas fraksi dari dapil 7 lampung tengah. Dari wilayah barat ada saya & mas Budi dari PKB, ada pak singo dari demokrat, ada mas ghofur dari PKS, ada bang miswan dari Nasdem, ada bang Surajaya dari PAN, ada Marsha Dita dari Golkar, dan lain-lain. 

"Kami semua kompak, komit, berjuang bersama untuk mempengaruhi kebijakan publik yang maslahat untuk rakyat banyak khususnya lampung tengah, tutur Munir yang juga wakil Katib PWNU dan Wakil ketua umum KADIN lampung ini.

Dalam sesi tanya jawab diantaranya Bapak Martoyo mengucapkan terima kasih cucu nya sudah diperjuangkan untuk mendapatkan beasiswa kuliah, Sumarni mewakili wali murid siswa-siswi yang total berjumlah 3200 siswa di kecamatan sendangagung mengucapkan terima kasih karena sudah 2 tahun berturut-turut mendapatkan program Indonesia pintar aspirasi dari PKB melalui mas Munir. 

"Alhamdulillah kalau 2024 11 rb siswa yang bisa saya kawal dan usulkan 2025 kemarin bertambah menjadi 25 ribu siswa se lampung tengah dari semua jenjang baik SD, SMP, SMA, SMK. dan semoga di 2026 minimal bisa bertahan 25 ribu siswa syukur bisa tambah, tutur Munir. 

Selain itu ada perwakilan masyarakat yang mengeluhkan tentang menu MBG, Munir menyampaikan bahwa dia akan menjalankan fungsi pengawasannya agar program Presiden ini berhasil, jangan sampai uang yang keluar dari negara sudah sangat besar begitu menjadi menu makanan tidak dimakan oleh anak-anak karena kurang enak dan kurang bergizi, jadi nya mubazir dan uang terbuang sia-sia.

"Oleh karenanya bapak-ibu kita awasi bersama bahwa anggaran untuk menu siswa TK sampai kelas 3 8.000, untuk siswa kelas 4 keatas 10.000, itu mutlak semua harus dibelanjakan yang terbaik untuk menu makanan tidak boleh dikurangi sepeserpun, kalau ada MBG yang punya indikasi mengurangi belanja mohon nanti dilaporkan ke saya, agar kita tegur," tambah Munir. 

Selain itu Sutarjo mewakili sekitar 200 sopir truk dari kecamatan sendang agung menyampaikan keluhannya tentang larangan truk melewati ruas jalan di Pringsewu karena dianggap over load dan merusak jalan. 

"Mas Munir anda sebagai wakil Kami, kami ini hanya mencari sesuap nasi mas, tolong kami mas, kalau jalan tidak boleh dilewati kita gak bisa makan mas, kalau memang harus ditegakkan aturan ayo tegakan bersama agar ada solusi terhadap persoalan ini," ucapnya. 

Menanggapi hal tersebut Munir menyampaikan bahwa sesuai dengan PERDA tentang muatan maksimal jalan provinsi 12 ton, jalan kabupaten 8 ton,  kalau aturan ini ditegakkan apakah sopir siap tanya Munir dalam tanya-jawab tersebut, Sutarjo menyampaikan saya dan sopir yang lain di Lampung Tengah ini ada sekitar 600 an sopir truk.

"Kalau memang itu aturan yang harus kita taati kita siap untuk mentaati semua tapi mas Munir juga harus menyampaikan ke pemerintah jalan yang dibangun tolong harus sesuai spek agar tidak cepat hancur, jadi tidak hanya kami yang disalahkan terhadap kerusakan jalan mas," ungkapnya. 

Dalam jawabannya Munir menyampaikan akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait diantaranya Bupati Lampung Tengah dan Pringsewu, Polres Lampung Tengah dan Pringsewu, dinas perhubungan dan lain-lain. 

Acara berjalan dengan lancar dan semua yang hadir mendapatkan bingkisan dan tanda mata dari anggota DPRD Provinsi lampung ini. Mohon jangan dilihat nilainya ya bapak-ibu, tapi semoga dengan silaturrahmi ini kita bisa menambah amal kebaikan di bulan yang penuh berkah ini bersama-sama, karena kita juga berkumpul bersama mendo’akan kebaikan untuk bangsa kita, dan untuk kita semua yang hadir disini, tambah Munir dalam sambutannya. (*)

17 Maret 2026

Rapat Koordinasi DPW PKB Lampung Bahas Agenda Halalbihalal, Diskusi Publik, dan Program Kerja 2026


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Lampung menggelar rapat koordinasi bersama pengurus biro-biro di Kantor DPW PKB Lampung, Pahoman, Senin (16/03/2026).

Rapat tersebut dihadiri Ketua DPW PKB Provinsi Lampung, Chusnunia Chalim, beserta jajaran pengurus harian dan seluruh pengurus biro. Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan program kerja organisasi, memperkuat koordinasi antarstruktur partai, serta merumuskan agenda strategis jangka pendek dan menengah.

Dalam rapat tersebut, DPW PKB Provinsi Lampung membahas sejumlah agenda penting, salah satunya perencanaan kegiatan Safari Halalbihalal pada bulan Syawal 1447 Hijriah. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang pelaksanaannya akan disesuaikan dengan jadwal serta komitmen masing-masing biro di internal partai.

Adapun jadwal sementara pelaksanaan Halalbihalal direncanakan berlangsung pada 27 hingga 29 Syawal, yang akan digelar secara bertahap di tingkat DPW maupun DPC se-Provinsi Lampung.

Selain itu, rapat koordinasi juga menghasilkan rencana kegiatan rutin organisasi, meliputi musyawarah kerja daerah, pertemuan bulanan, serta diskusi publik yang akan dilaksanakan secara berkala dalam tiga bulan ke depan. Diskusi publik tersebut akan mengangkat berbagai isu strategis, mulai dari penyuluhan perlindungan perempuan dan anak hingga peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ginjal.

Dalam arahannya, Chusnunia Chalim berharap kegiatan diskusi publik ini dapat menjadi wujud nyata kehadiran PKB di tengah masyarakat serta memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas kehidupan sosial.

Rapat berlangsung dengan lancar dan menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis yang akan segera ditindaklanjuti oleh seluruh jajaran pengurus di tingkat wilayah maupun cabang. (*)

Kasus Skandal Proyek Cianjur Terus Bergulir, Ketua Gakeslab Jatim Angkat Bicara



REFORMASI-ID | Jakarta - Di tengah bergulirnya polemik hukum atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Cianjur, Ketua Gakeslab Indonesia Provinsi Jawa Timur,  Drs. Agus Staf Hartanto, MM, angkat bicara untuk membedah anatomi sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah. Pernyataan ini sekaligus menjadi garis tegas guna menghindari tumpang tindih penafsiran antara pengadaan barang dengan pekerjaan konstruksi yang sering kali memicu kerugian negara.

​Agus menegaskan bahwa Gakeslab Jatim memposisikan diri sebagai pengawal profesionalisme perusahaan alat kesehatan. Terkait substansi putusan di Cianjur maupun detail "dana titipan", pihaknya memilih untuk tidak masuk ke ranah yang bukan merupakan kewenangannya.

​"Itu wilayah otoritas hukum dan audit. Fokus kami adalah memastikan anggota bekerja sesuai regulasi pengadaan yang berlaku," tegas Agus saat memberikan keterangan tertulisnya, Senin (16/3/2026).

​Dalam tinjauan investigatifnya, Agus menunjuk pada sistem e-purchasing di e-katalog LKPP sebagai instrumen transparansi utama. Namun, ia tidak menampik adanya ruang-ruang teknis yang harus dipahami oleh Satuan Kerja (Satker) agar tidak terjadi penyimpangan anggaran.

​"Harga alat di e-katalog memang bersifat tetap. Namun, publik perlu tahu bahwa ada variabel seperti ongkos kirim yang nilainya bergantung pada volume dan jarak. Di sinilah ruang negosiasi resmi dibuka antara Satker dan Penyedia," ungkapnya.

​Ia menambahkan bahwa harga tersebut merupakan paket komplit (all-in), yang mencakup instalasi hingga pelatihan pengguna. "Alat yang dipasang wajib dipastikan berfungsi 100 persen. Jika tidak, maka kewajiban penyedia belum tuntas," tambahnya.

​Salah satu temuan penting dalam narasi ini adalah seringnya terjadi salah kaprah dalam mendefinisikan pekerjaan persiapan prasarana alat medis sebagai proyek konstruksi. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018, Agus memberikan pemisahan yang sangat kontras.

​Ia mencontohkan, pembuatan dudukan untuk alat berat seperti MRI, CT Scan, atau X-Ray, serta penyambungan saluran air untuk Dental Unit, sering dianggap sebagai proyek fisik terpisah.

​"Menurut kami, penyiapan prasarana atau pra-instalasi ini adalah satu kesatuan dengan harga alat di e-katalog. Ini bukan pekerjaan konstruksi. Ini adalah bagian dari pengadaan barang untuk memastikan peralatan siap digunakan langsung," jelas Agus dengan nada tegas.

​Pemisahan ini, menurut Agus, sangat vital bagi aparat penegak hukum maupun auditor untuk dipahami. "Pengadaan barang adalah soal produk jadi. Konstruksi adalah soal membangun fisik bangunan. Jika metode pengadaan dan standar pengawasannya dicampuradukkan, di situlah potensi kerancuan administrasi bermula." (Rilis *Yape Gulo)