Media Reformasi Indonesia (MRI)

17 Agustus 2026

Sukseskan Apel Penurunan Bendera HUT KE-81 RI, SENKOM MITRA POLRI: Ini Bentuk Pengabdian pada Bangsa


REFORMASI-ID | TANGERANG, BANTEN – Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia masih terasa. Senkom Mitra Polri Kota Tangerang mengerahkan 30 personel untuk mengikuti Apel Penurunan Bendera Merah Putih yang digelar Pemerintah Kota Tangerang.

Kegiatan khidmat tersebut dilaksanakan di Lapangan Ahmad Yani, Jl. Jend. Ahmad Yani No.15, Sukarasa, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, pada Senin, 17 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB s.d 17.15 WIB.

Wakil Walikota Tangerang, Bapak H. Mariyono Hasan bertindak selaku Inspektur Upacara. Sementara Mayor Inf Jefriansen Sipayung SE,SH,MH selaku Danramil 01/Tangerang dipercaya menjadi Komandan Upacara.

Upacara diikuti sekitar 690 personel gabungan dari berbagai unsur. Diantaranya TNI dari Kodim 0506/Tgr, Yonif TP 942/Aw, Yon Arhanud 1/Pbc, Polri dari Polres Metro Tangerang Kota dan Polres Bandara Soetta, ASN Kota Tangerang, PGRI, Satpol PP, Damkar, Dishub, Kemenag, Pramuka, PMI, serta mitra Kamtibmas lainnya termasuk Senkom Mitra Polri Kota Tangerang.

Ketua Senkom Mitra Polri Kota Tangerang Drs. Pranowo menyampaikan bahwa kehadiran anggota Senkom merupakan wujud nyata sinergitas dan kemitraan dengan Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan mendukung setiap kegiatan kenegaraan.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar. Ini bentuk pengabdian Senkom Mitra Polri kepada bangsa dan negara,” ujar Drs. Pranowo. 

Dengan semangat Kemerdekaan, Senkom Mitra Polri Kota Tangerang siap terus bersinergi menjaga keutuhan NKRI. (*) 

Peringatan HUT RI di Lingkungan Pemkot Bandar Lampung Berlangsung Meriah


REFORMASI-ID | LAMPUNG - ‎Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

‎Upacara berlangsung khidmat di lingkungan Pemkot Bandar Lampung dan diikuti jajaran aparatur sipil negara (ASN) serta pegawai di lingkungan Pemkot Bandar Lampung.

‎Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat nasionalisme dan persatuan.

‎Usai upacara, Pemkot Bandar Lampung bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar sejumlah perlombaan yang berlangsung meriah.

‎Beragam perlombaan digelar, di antaranya joget balon, balap bakiak, tarik tambang, lomba makan kerupuk, serta sejumlah cabang lomba lainnya.

‎Usai mengelar upacara dan berbagai perlombaan, Bunda Eva juga berkeliling ke pemukiman warga untuk memberikan bantuan alat kesehatan dan tambahan biaya untuk perlombaan yang digelar oleh warga.

‎Alat kesehatan yang diberikan berupa Kursi Roda, alat pendengar, tongkat tiga kaki kepada puluhan warga yang membutuhkan.

‎Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, sebagai penerus bangsa, seluruh pihak harus bekerja sebaik-baiknya sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

‎“Sebagai penerus bangsa, bekerjalah sebaik-baiknya sesuai dengan tupoksi masing-masing,” kata Eva.

‎Menurutnya, pemerintah memiliki tugas membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sementara Forkopimda berperan memberikan keamanan dan kenyamanan melalui kolaborasi bersama pemerintah.

‎“Dan harapan Bunda, seluruh masyarakat Kota Bandar Lampung kita jaga daerah kita. Kalau bukan kita, siapa lagi?” ujarnya.

‎Eva menegaskan, Pemkot Bandar Lampung terus berupaya memberikan yang terbaik untuk kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pembangunan daerah.

‎“Kalau kita semua berkolaborasi dengan baik, kalau kita bekerja dengan baik, insyaallah Bunda yakin Kota Bandar Lampung tidak kalah dengan daerah-daerah lain, menjadi kota besar yang kita banggakan,” tandasnya. (*) 

Guyuran Hujan Tak Halangi Semangat Personel Polda Lampung Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI


REFORMASI-ID | Lampung – Guyuran hujan tidak menyurutkan semangat personel Polda Lampung mengikuti upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Upacara yang dipimpin Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sumarto itu digelar di Lapangan Upacara Polda Lampung. Di tengah rangkaian upacara, hujan mengguyur lokasi. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para peserta untuk tetap mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan khidmat.

Tidak satu pun personel bergeser dari barisan meski hujan terus turun. Seluruh peserta tetap berdiri tegak dan mengikuti setiap tahapan upacara sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan serta mengenang perjuangan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sumarto mengatakan, semangat personel yang tetap mengikuti upacara di tengah guyuran hujan merupakan cerminan nilai disiplin, loyalitas, dan penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.

“Hujan bukan menjadi penghalang bagi kita untuk memperingati hari kemerdekaan. Justru ini menunjukkan bahwa semangat pengabdian dan kecintaan kita kepada bangsa dan negara tidak boleh luntur oleh keadaan,” ujar Sumarto.


Menurutnya, peringatan HUT Kemerdekaan RI tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan sekaligus mengingatkan seluruh anggota Polri agar terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Semangat para pahlawan harus kita lanjutkan melalui tugas dan pengabdian. Sebagai anggota Polri, kita harus terus menjaga persatuan, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjaga keamanan dan ketertiban demi Indonesia yang semakin maju,” katanya.

Keteguhan para personel tersebut menjadi gambaran semangat patriotisme dan nasionalisme insan Bhayangkara dalam memaknai 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Guyuran hujan justru menjadi bagian dari momentum yang memperlihatkan kuatnya semangat pengabdian personel Polda Lampung. 

Upacara tetap berlangsung hingga selesai tanpa mengurangi kekhidmatan penghormatan terhadap Sang Merah Putih dan jasa para pahlawan.

Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh personel Polda Lampung untuk terus menjaga loyalitas, semangat pengabdian, serta kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Mdn) 

Di Hari Kemerdekaan, Polri Serentak Gerakkan 44 Truk Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa Flores



REFORMASI-ID | Jakarta - Di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026), Polri serentak menggerakkan bantuan kemanusiaan dari lima Polda jajaran untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebanyak 44 truk dan 1 mobil box dikerahkan membawa kebutuhan dasar masyarakat. Di dalamnya termasuk kendaraan dapur lapangan dan kendaraan water treatment dari Polda Jawa Timur, yang akan dibawa melalui jalur laut bersama personel dan bantuan sosial.

Bantuan yang digerakkan meliputi air mineral, makanan siap saji dewasa dan balita, susu, beras, mie instan, biskuit, popok, selimut, kasur, alas tidur, terpal, pakaian, obat-obatan dan kebutuhan kebersihan. Selain itu, Polri turut mengerahkan tenda, genset, sarana air bersih, perangkat komunikasi dan berbagai perlengkapan pendukung operasi kemanusiaan.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., M.I.Kom., mengatakan gerakan bantuan serentak tersebut merupakan kelanjutan operasi kemanusiaan Polri sejak gempa terjadi.

“Di Hari Kemerdekaan ini, Polri serentak bergerak dari berbagai wilayah untuk membantu saudara-saudara kita di Flores. Yang kita kirim bukan hanya logistik, tetapi juga sarana pendukung seperti dapur lapangan dan water treatment agar kebutuhan masyarakat di pengungsian bisa segera ditangani.”

Menurut Trunoyudo, setiap Polda menggunakan moda transportasi yang disesuaikan dengan kondisi dan kapasitas bantuan yang dikirim.

“Pergerakannya berbeda-beda sesuai moda transportasi, tetapi tujuannya sama. Bantuan kita dorong sedekat mungkin ke wilayah terdampak, kemudian dikoordinasikan dengan Polda NTT dan Polres-Polres setempat untuk segera disalurkan kepada masyarakat.”

Berangkat Serentak, Jalur Berbeda

Polda Bali – 5 truk

Pada Senin (17/8/2026), Kapolda Bali melepas 5 truk bantuan dari Mapolda Bali. Bantuan membawa antara lain 1.015 dus air mineral, 318 dus mie instan, 100 dus biskuit, 5.500 selimut, 20 terpal, 6.333 dus popok, 250 kasur tipis, 60 dus susu, 250 kasur lipat serta tisu basah dan tisu kering.

Bantuan selanjutnya diarahkan menuju NTT untuk dikoordinasikan dengan jajaran Polda NTT dan diteruskan ke wilayah yang membutuhkan.

Polda NTB – 8 truk

Polda NTB pada 17 Agustus juga menggerakkan 8 truk berisi air mineral, susu, makanan siap saji untuk dewasa dan balita, selimut, alas tidur, terpal, mie instan, roti dan biskuit.

Sebagai Polda yang secara geografis relatif dekat dengan NTT, dukungan logistik dari NTB menjadi bagian penting dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak.

Polda Jawa Tengah – 10 truk dan 1 mobil box

Polda Jateng mengirim 10 truk dan 1 mobil box. Bantuan yang disiapkan antara lain 2.025 dus air mineral, 60 dus susu bubuk, 636 dus mie instan, 12.766 dus popok, 11.052 selimut, 20 terpal, 6,8 ton beras, minyak goreng, biskuit, gula, 15.000 potong pakaian anak dan remaja, 1 ton abon, 3 genset dan 600 sarung.

Bantuan tersebut selanjutnya didorong menuju NTT untuk diteruskan melalui jajaran kewilayahan.

Polda Metro Jaya – 12 truk

Polda Metro Jaya menyiapkan 12 truk bantuan. Pemberangkatan dilakukan melalui dukungan transportasi udara dari Halim Perdanakusuma, dengan Kapolda Metro Jaya memimpin pelepasan.

Bantuan selanjutnya akan diarahkan ke wilayah tujuan yang ditentukan berdasarkan koordinasi dan kebutuhan lapangan.

Polda Jatim: Dapur Lapangan dan Water Treatment Menyusul Jalur Laut

Berbeda dengan Polda lainnya, Polda Jawa Timur mengerahkan 9 truk yang membawa bantuan sosial sekaligus dukungan operasional berupa 2 kendaraan dapur lapangan dan 2 unit water treatment.

Polda Jatim juga mengirimkan 31 personel Satbrimob, 4 personel Ditpolairud dan 6 personel tim psikologi/trauma healing.

Karena membawa kendaraan dan peralatan berukuran besar, bantuan Polda Jatim akan diberangkatkan melalui jalur laut menggunakan Kapal Ferry Dharma Kencana V dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Kupang.

Kapal dijadwalkan berangkat Selasa (18/8/2026) pukul 15.00 WIB, dengan estimasi perjalanan sekitar lima hari.

Bantuan sosial yang dibawa Polda Jatim antara lain makanan, minuman, susu, pakaian, kebutuhan perempuan dan anak, selimut serta kasur lipat. Kendaraan dapur lapangan akan mendukung penyediaan makanan, sementara water treatment digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Bantuan Tidak Berhenti pada Logistik

Pengiriman puluhan truk tersebut merupakan bagian dari rangkaian operasi kemanusiaan Polri yang telah berjalan sejak awal bencana.

Sebelumnya, Polri telah mengerahkan Brimob BKO, SAR, K9, DVI, Dokkes dan trauma healing. Tim K9 diperkuat handler, dokter hewan dan paramedis untuk mendukung pencarian korban.

Polri juga terus menggeser obat-obatan, tenda, Makanan Tambahan Polri (MTP), Watergen, water treatment, dapur lapangan, genset, Wi-Fi portable, Wontech dan Starlink.

“Kebutuhan masyarakat kita lihat secara utuh. Ada kebutuhan pangan, air bersih, tempat tinggal sementara, kesehatan, komunikasi sampai dukungan psikologis. Karena itu, bantuan dan personel terus kita sesuaikan dengan data terbaru dari lapangan,” kata Trunoyudo.

Data sementara Posko Terpadu/Polda NTT mencatat sekitar 8.861–8.911 jiwa pengungsi di 22 titik. Data tersebut masih terus diperbarui.

Bantuan Didorong Sampai Polres di Wilayah Terdampak

Setelah tiba di NTT, bantuan akan dikoordinasikan melalui Polda NTT dan diteruskan ke Polres-Polres yang wilayah hukumnya terdampak.

Pola ini dilakukan agar bantuan lebih dekat dengan masyarakat dan distribusinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing titik pengungsian.

“Kami ingin bantuan ini tidak berhenti di gudang. Bantuan didorong sampai wilayah terdampak dan diteruskan melalui Polres setempat agar masyarakat yang membutuhkan bisa segera menerima,” ujar Trunoyudo.

Semangat Kemerdekaan: Serentak Bergerak untuk Sesama

Trunoyudo menegaskan, momentum 17 Agustus menjadi bagian dari semangat gotong royong Polri untuk masyarakat.

“Kemerdekaan bukan hanya tentang upacara dan perayaan. Hari ini jajaran Polri bergerak serentak untuk hadir dan membantu saudara-saudara kita yang sedang menghadapi bencana.”

Dari Bali, NTB, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Jakarta, bantuan terus bergerak menuju Flores. Ada yang melalui jalur darat, udara dan laut. Moda berbeda, tetapi satu tujuan: memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pertolongan dan kebutuhan dasar secepat mungkin.

Di Hari Kemerdekaan, Polri terus bergerak. Untuk Indonesia, untuk sesama.

Memaknai 81 Tahun Merdeka, Media Reformasi Indonesia: Perkuat Silaturahmi dan Semangat Kebangsaan


REFORMASI-ID | Lampung Selatan - Momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, melalui kepala perwakilan wilayah (Kaperwil) Lampung Media Reformasi Indonesia mengajak insan pers untuk berkolaborasi, bersinergi dan  lebih profesional dalam berkarya demi kepentingan bangsa, negara dan masyarakat pada umumnya dimanapun berada dengan berpegang teguh pada pedoman dasar 5w+1h, sesuai kode etik jurnalisme (KEJ),. Senin, (17/8/2026).

Kaperwil Lampung media Reformasi Indonesia wilayah Provinsi Lampung, Muhammad Mudian mengatakan, kepedulian media terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus mempererat hubungan antara insan pers dengan masyarakat. Momentum ini menjadi refleksi atas perjalanan media dalam menyajikan informasi yang independen, akurat, dan terpercaya, sekaligus memperkuat komitmen untuk terus hadir sebagai media yang membangun, menggerakkan, dan menginspirasi masyarakat.

"Seorang Jurnalis harus memastikan narasi berita dengan merekam baik audio visual, foto dan video mengkonfirmasi narasumber dengan data data yang autentik dalam memuat berita, sesuai fakta yang dilihat dan di dengar atau 5w+1h: What? → Apa?, Where? → Di mana?, When? → Kapan?, Who? → Siapa?, Why? → Kenapa?, How? Bagaimana?. Sehingga benar-benar bukan berita bohong/hoax," ujarnya

Muhammad Mudian alias Bung Budi, selaku Kepala Perwakilan Wilayah Lampung Media Reformasi Indonesia, menyampaikan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai pilar demokrasi yang bertugas menyampaikan informasi berdasarkan fakta, menjaga integritas dan kemerdekaan harus diisi dengan aksi nyata melalui pemberitaan serta persatuan.

"81 tahun Indonesia merdeka adalah momentum bagi kita semua, khususnya insan pers, untuk terus mengawal demokrasi, menyampaikan informasi yang benar, dan hadir di tengah masyarakat. Kemerdekaan sejati adalah ketika kita bisa hidup rukun, saling menghargai, dan bersama-sama membangun daerah sesuai tupoksi masing-masing," ujar Bung Budi sapaan akrabnya.

Selain itu ungkapnya. Media Reformasi Indonesia berkomitmen untuk terus menjadi jembatan informasi yang berimbang, mendidik, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Melalui pemberitaan yang faktual, media diharapkan dapat ikut serta mengisi kemerdekaan dengan karya dan kontribusi positif.

"Dirgahayu ke-81 RI. Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju. Merdeka," pungkasnya. (Muhammad Mudian / Kaperwil Lampung Media Reformasi Indonesia ) 

HUT Ke-81 RI, Kapolda Sumsel: Kebersamaan Jadi Kekuatan Jaga Sumsel Tetap Kondusif


REFORMASI-ID | PALEMBANG — Semangat persatuan dan kebersamaan mewarnai Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Lapangan Upacara Griya Agung, Palembang, Senin (17/8/2026).

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Selatan dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut.

Kehadiran unsur pimpinan daerah, TNI-Polri, instansi vertikal, veteran, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kepemudaan, serta berbagai elemen masyarakat menjadi gambaran kuat bahwa kemerdekaan terus menjadi titik temu untuk memperkuat persatuan di tengah keberagaman.

Upacara dipimpin Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, S.H., selaku Inspektur Upacara. Seluruh peserta mengikuti rangkaian peringatan dengan penuh penghormatan, mulai dari prosesi upacara hingga pembacaan Naskah Proklamasi dan penghormatan terhadap Sang Saka Merah Putih.

Bagi Kapolda Sumsel, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat sinergi antarlembaga sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kehadiran Kapolda Sumsel bersama jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel juga menunjukkan soliditas institusi Polri dalam membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan di Sumatera Selatan.

Rangkaian kegiatan berlangsung semarak dengan penampilan seni dan lagu, atraksi Marching Band SMK Negeri 6 Palembang, serta sesi foto bersama Forkopimda dengan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka).

Momentum kemerdekaan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat pesan bahwa keamanan dan kedamaian daerah merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan Sumatera Selatan.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk kembali menguatkan semangat persatuan di tengah keberagaman.

“Kemerdekaan adalah hasil perjuangan bersama. Karena itu, semangat kebersamaan harus terus kita jaga dan kita wariskan kepada generasi berikutnya. Kebersamaan antara Polri, TNI, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat merupakan kekuatan penting dalam menjaga Sumatera Selatan tetap aman, damai dan kondusif,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Menurutnya, perbedaan tugas, latar belakang, dan peran bukan menjadi penghalang untuk bersatu, tetapi justru menjadi kekuatan dalam membangun daerah dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

“Di usia ke-81 tahun kemerdekaan Indonesia, mari kita jadikan semangat persatuan sebagai energi untuk terus bekerja bersama, saling mendukung dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” tambah Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Griya Agung menjadi simbol kuatnya kebersamaan seluruh elemen bangsa di Sumatera Selatan. Semangat perjuangan para pahlawan terus diterjemahkan melalui persatuan, sinergi, dan pengabdian nyata untuk menjaga keamanan, kedamaian, serta mendukung kemajuan Bumi Sriwijaya. (Mdn)

Srikandi Baharkam Polri Raih Emas di Kejuaraan Karate Internasional Thailand Open 2026



REFORMASI - Thailand - Tim Karate Bhayangkara Presisi (KBP) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Personel Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sukses membawa pulang medali dalam ajang bergengsi Kejuaraan Karate Thailand Open ke-16 (16th Thailand Open Karate Championship 2026) yang digelar di Kasetsart University, Thailand, pada 14–16 Agustus 2026.

Turnamen skala internasional ini dibuka secara resmi oleh Ketua Thailand Karate Federation (TKF), General Surachart Cittchang. Kompetisi tahun ini berlangsung sangat ketat karena diikuti oleh 26 negara dengan total 1.130 atlet karate terbaik dari seluruh dunia.

Untuk menghadapi persaingan sengit tersebut, Polri mengirimkan delegasi terbaiknya sebanyak 13 personel. Para atlet Korps Bhayangkara ini merupakan anggota aktif yang berdinas di Mabes Polri dan jajaran Polda se-Indonesia.

Dari ketatnya jalannya pertandingan, salah satu srikandi Polri yang berdinas di Baharkam Polri berhasil tampil dominan dan mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi. Prestasi luar biasa ini diraih oleh:

•Nama: Salma Aulia
•Pangkat / NRP: Bripda / 05120304
•Jabatan: Bhayangkara Operasional Pelaksana Pemula Subditcakkal Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri

Bripda Salma Aulia sukses menyabet dua medali sekaligus untuk Indonesia pada kategori:

1•Juara 1 (Medali Emas): Kumite Perorangan Kelas U21 -68kg Putri.

2•Juara 3 (Medali Perunggu): Kumite Beregu Senior.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa personel Polri tidak hanya prima dalam menjalankan tugas pelayanan dan keamanan masyarakat, tetapi juga mampu bersaing serta berprestasi di level dunia. Rekor dunia olahraga Polri ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Kepolisian di Indonesia untuk terus memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.

BNNK Lampung Selatan Ucapkan Selamat HUT KE-81 RI: "Mari Wujudkan Lampung Selatan BERSINAR


REFORMASI-ID | Lampung Selatan – Memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Selatan, lAKBP Rahmad Hidayat, S.E., M.M., mengajak seluruh masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif dan menjauhi narkoba. Senin, /17/08/2026.

“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Kemerdekaan ini adalah momentum kita untuk bersatu, berdaulat, dan membangun negeri. Saya mengajak seluruh warga Lampung Selatan untuk mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, semangat gotong royong, dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika,” ujar AKBP Rahmad Hidayat.

Beliau menegaskan bahwa peringatan HUT RI harus menjadi pengingat untuk memperkuat program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika atau P4GN. 

“Narkoba adalah musuh bersama yang merusak generasi bangsa. Di usia kemerdekaan yang ke-81 ini, mari kita wujudkan Lampung Selatan BERSINAR (Bersih Narkoba) sebagai wujud dukungan terhadap Asta Cita Presiden RI dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, BNNK Lampung Selatan juga mengimbau masyarakat untuk terus waspada terhadap modus baru peredaran narkoba, khususnya yang menyasar kalangan remaja dan tempat keramaian. 

“Jika mengetahui atau mencurigai adanya aktivitas peredaran gelap narkotika, segera laporkan ke pihak berwajib atau langsung ke kantor BNNK Lampung Selatan. Identitas pelapor akan kami jamin kerahasiaannya,” tegasnya.

AKBP Rahmad Hidayat menutup ucapannya dengan harapan agar momentum kemerdekaan ini menjadikan Lampung Selatan semakin maju, aman, dan bebas dari narkoba.

“Merdeka! Lampung Selatan Hebat, Lampung Selatan BERSINAR,” tutupnya. (Mudian) 

Korem 044/Gapo Gelar Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia


REFORMASI-ID | Palembang – Korem 044/Garuda Dempo menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh para prajurit serta PNS di lingkungan Korem 044/Gapo.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Dandenbekang Letkol CBA Gustav Sangaji. Dalam kesempatan tersebut, Inspektur Upacara membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, yang mengusung semangat peringatan kemerdekaan dengan tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk merefleksikan kembali perjuangan para pendiri bangsa sekaligus memperkuat tekad seluruh prajurit dan ASN TNI dalam menjaga kedaulatan, keamanan, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Delapan puluh satu tahun lalu, para pendiri bangsa merebut kemerdekaan dengan pengorbanan darah, keringat, dan air mata. Tugas kita hari ini adalah menjaga kemerdekaan itu dengan memastikan kedaulatan, keamanan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap terjaga,” demikian amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Inspektur Upacara.

Panglima TNI juga menekankan peran sentral TNI dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis global yang diwarnai kontestasi geopolitik, konflik kawasan, perang siber, perang informasi, serta perkembangan teknologi kecerdasan buatan, TNI dituntut mampu mendeteksi dan mencegah setiap ancaman serta menjaga setiap jengkal daratan, perairan, dan ruang udara Indonesia.

Dalam mewujudkan Indonesia Adil, TNI diminta menghadirkan rasa aman bagi seluruh rakyat, menegakkan aturan di wilayah tugas, serta mencegah dan menindak berbagai bentuk pelanggaran yang merugikan masyarakat. Sementara untuk mewujudkan Indonesia Makmur, TNI diharapkan melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) secara efektif, mendukung program strategis nasional, memperkuat ketahanan pangan dan energi, serta mempercepat penanganan bencana.

Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini, Korem 044/Gapo berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan prajurit serta memperkuat pengabdian kepada bangsa dan negara. Semangat kemerdekaan diharapkan menjadi energi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pengabdian terbaik dalam menjaga kedaulatan NKRI serta mendukung terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.

16 Agustus 2026

Rayakan Kemerdekaan, Brimob Polda Sumsel Sapa Warga Lewat Layanan Humanis di CFD Monpera


REFORMASI-ID | PALEMBANG — Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui kehadiran yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polda Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Satuan Brimob menghadirkan kegiatan edukatif, pelayanan publik, dan aksi kepedulian di kawasan Car Free Day (CFD), depan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Palembang, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi langsung antara Polri dan masyarakat. Warga tidak hanya dapat mengenal lebih dekat kemampuan serta peralatan operasional Brimob, tetapi juga memperoleh berbagai layanan gratis sekaligus diajak menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial dalam suasana peringatan kemerdekaan.

Kegiatan dihadiri Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. James Parlindungan Hutagaol, S.I.K., M.H., serta Dirsamapta Polda Sumsel Kombes Pol. Ridwan, S.I.K.

Sejumlah kendaraan khusus dan kendaraan taktis Brimob ditampilkan kepada masyarakat, mulai dari kendaraan Water Treatment, dapur lapangan, Barracuda, kendaraan SAR Laut, kendaraan Penjinakan Bom (Jibom), kendaraan Kimia, Biologi dan Radioaktif (KBR), hingga ambulans.

Tidak berhenti pada pengenalan kendaraan, personel Brimob juga memberikan edukasi mengenai berbagai perlengkapan operasional yang dimiliki. Masyarakat dapat melihat secara langsung body armor Jibom/EOD 10, hazmat suit Level A KBR, perlengkapan penanggulangan teror, ghillie suit sniper, peralatan SAR Laut, peralatan Jibom, hingga perangkat deteksi KBR.

Suasana semakin interaktif ketika masyarakat diberi kesempatan melihat lebih dekat bagian dalam kendaraan taktis Barracuda. Interaksi tersebut menjadi sarana edukasi publik agar masyarakat memahami bahwa berbagai kemampuan dan peralatan Brimob tidak semata-mata digunakan untuk tugas pengamanan, tetapi juga dipersiapkan untuk menghadapi situasi darurat dan mendukung misi kemanusiaan.

Semangat pelayanan juga diwujudkan melalui penyediaan berbagai fasilitas gratis. Melalui kendaraan dapur lapangan, personel Satbrimob Polda Sumsel menyiapkan 700 porsi makanan gratis bagi masyarakat yang hadir di CFD.

Mobil Water Treatment turut menyediakan air bersih siap minum secara gratis. Sementara itu, personel yang mengawaki ambulans memberikan pelayanan pemeriksaan tekanan darah kepada masyarakat.

Di tengah semarak kemerdekaan tersebut, personel Satbrimob Polda Sumsel juga menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui aksi empati spontan.

Aksi tersebut menjadi simbol solidaritas lintas daerah sekaligus pengingat bahwa semangat kemerdekaan memiliki makna yang lebih luas, yakni membangun kepedulian, memperkuat persaudaraan, dan hadir membantu sesama yang sedang menghadapi kesulitan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polda Sumsel menghadirkan sosok Polri yang semakin dekat, terbuka, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Momentum kemerdekaan tidak hanya kita rayakan dengan semangat kebangsaan, tetapi juga dengan menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat mengenal lebih dekat kemampuan Brimob sekaligus merasakan langsung pelayanan yang diberikan,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Menurutnya, kemampuan Brimob memiliki dimensi pelayanan yang luas. Berbagai kendaraan khusus dan perlengkapan yang diperkenalkan kepada masyarakat dapat digunakan untuk mendukung penanganan keadaan darurat, pencarian dan pertolongan, penanggulangan bencana, hingga misi kemanusiaan.

“Kepedulian kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di NTT juga menjadi bagian dari semangat kebersamaan. Nilai kemerdekaan harus terus diwujudkan melalui solidaritas, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan. Pengunjung CFD berinteraksi langsung dengan personel Brimob, melihat perlengkapan operasional, memasuki kendaraan taktis, hingga memanfaatkan layanan makanan, air minum, dan pemeriksaan kesehatan yang disediakan secara cuma-cuma.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penataan kembali seluruh kendaraan dan perlengkapan operasional serta pembersihan area CFD oleh personel Satbrimob Polda Sumsel.

Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polda Sumsel menegaskan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kehadiran Polri yang humanis dan memberikan manfaat langsung. Edukasi publik, pelayanan gratis, kedekatan dengan masyarakat, serta kepedulian terhadap korban bencana menjadi satu rangkaian nyata dalam membangun kepercayaan dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. (Hms/Mdn) 

Pengobatan Alternatif Lesbumi, Sekjen Prabu: Pengobatan Alternatif Salah Satu Dampak Positif Kembali ke Alam



REFORMASI-ID| Bekasi - Lesbumi Kabupaten Bekasi bersama Prabu PL gelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) pengobatan alternatif gratis untuk warga yang berlokasi di Taman Kuliner Mustika Grande, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Minggu, 16 Agustus 2026.

Pengobatan alternatif yang diselenggarakan bertujuan untuk membantu masyarakat dan menggaungkan budaya Nusantara yang semakin terkikis oleh jaman.

Dalam keterangannya, Gus Ferry Ketua Lesbumi Kabupaten Bekasi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk menjaga nilai-nilai budaya.

"Ini merupakan salah satu kegiatan yang dijalankan Lesbumi Kabupaten Bekasi, karena Lesbumi terdiri dari beberapa unsur, mulai dari seniman, budayawan dan padepokan-padepokan yang tergabung disini," ujarnya.

Bukan itu saja, bentuk Lesbumi menjaga nilai-nilai budaya, tradisi peninggalan leluhur yaitu pengobatan alternatif dan herbal.



"Kami memiliki berbagai pengobatan alternatif seperti, pengobatan dengan metode silet tanpa bekas, bekam, totok saraf dan lain-lain," jelasnya.

"Kegiatan seperti ini sudah sering kami laksanakan diwilayah Kabupaten Bekasi," tambahnya.

Ia juga menerangkan, bahwa kegiatan hari ini dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI.

"Kegiatan hari ini dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI, bagaimana Lesbumi bisa berbagi memberikan satu manfaat untuk masyarakat," tegasnya.

"Alhamdulillah, kegiatan yang kita selenggarakan hasil kolaborasi dengan Prabu PL dan beberapa padepokan," ungkapnya.

"Kami berharap kedepannya masyarakat bisa menjaga tradisi yang ada di Nusantara salah satunya pengobatan alternatif seperti ini," imbuhnya.

Sementara, Ridho Sekjen Prabu menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan yang diselenggarakan oleh Lesbumi Kabupaten Bekasi.

"Dengan adanya pengobatan alternatif merupakan dampak positif bahwa kita akan kembali ke alam, menghargai alam," ucapnya.

"Karena cara seperti itu yang akan menyembuhkan, dengan semua metode dari alam, seperti pengobatan tradisional, minum-minuman herbal, itu yang sebenarnya bisa menyembuhkan masyarakat Indonesia, jangan terbawa oleh toxic dan zat-zat kimia yang sebenarnya membahayakan," paparnya.

"Kembali lagi ke Prabu, sahabat kearifan lokal, bagaimana kearifan lokal kita angkat, kita kembalikan lagi, bahwa budaya Indonesia adalah budaya yang bermartabat, maju dan modern tanpa meninggalkan esensi budaya kearifan lokal," pungkasnya.

(Red)

Terbang dengan Pesawat Khusus, Polri Kerahkan 10 K9 SAR Berpengalaman ke Flores, Misi Pencarian Korban



REFORMASI-ID | Jakarta, 16 Agustus 2026 — Polri kembali bergerak cepat memperkuat pencarian korban pascagempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 10 K9 SAR berpengalaman dari Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri diterbangkan menggunakan pesawat khusus CN-295 Polri P-4501 dengan rute tersendiri Pondok Cabe–Labuan Bajo.

Penerbangan dipimpin Kapten Penerbang Kp M. Rahman dan Kp Hendri S, bersama lima kru lainnya. Pesawat dijadwalkan berangkat dari Pondok Cabe pukul 12.15 WIB dan tiba di Labuan Bajo sekitar 17.05 WITA.

Penggunaan pesawat khusus dengan rute tersendiri dilakukan untuk mempercepat pergeseran kemampuan SAR Polri. Selain membawa 10 K9, pesawat juga mengangkut perlengkapan operasional dan bantuan logistik untuk mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.

Sebanyak 21 personel Ditpolsatwa diberangkatkan untuk mendukung operasional 10 K9. Tim dipimpin Iptu Erasmus selaku Katim K9, dengan dukungan Ipda drh. Linda dan Aipda Triyo sebagai tenaga veteriner. Personel lainnya terdiri dari handler dan pelindung yang bertugas mendampingi K9 serta memastikan keamanan tim selama operasi. Setiap K9 didampingi handler yang memahami karakter dan kemampuan masing-masing, sehingga kemampuan K9 dapat dioptimalkan dalam proses pencarian korban di lapangan.

Sepuluh K9 yang diterjunkan terdiri dari Walet, Ari, Rubin, Dasa, Gyra, Sita, Koni, Kyara, Gejlon, dan Gizi. Mereka memiliki kemampuan Canine Search and Rescue (CSAR) untuk membantu pencarian korban serta cadaver, yaitu kemampuan mendeteksi aroma khas yang berasal dari tubuh manusia yang telah meninggal dunia.

Kemampuan tersebut sangat dibutuhkan dalam kondisi bencana ketika korban berada di bawah reruntuhan, tertutup material, atau berada di lokasi yang sulit ditemukan secara visual.

BERPENGALAMAN DALAM OPERASI BENCANA

Pengerahan kali ini juga diperkuat pengalaman K9 Ditpolsatwa dalam penanganan bencana di Sumatera pada 2025.

Pada Desember 2025, Unit SAR K9 Ditpolsatwa dikerahkan dalam pencarian korban bencana di Sumatera Utara. Empat K9, yakni Walet, Ari, Rubin, dan Dasa, digunakan untuk menyisir area bantaran sungai dan lokasi yang diduga menjadi tempat korban tertimbun material maupun hanyut terbawa arus.

Dalam operasi tersebut, K9 memberikan indikasi titik penting yang kemudian ditindaklanjuti tim gabungan hingga ditemukan korban.

Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi tim yang kini kembali bergerak ke Flores. K9 tidak bekerja sendiri, tetapi menjadi bagian dari tim SAR yang didukung handler, tenaga veteriner, personel pelindung, dan unsur terkait di lapangan.

DIBAGI TIGA REGU

Setelah apel pelepasan yang dipimpin Dirpolsatwa, tim melakukan loading perlengkapan dan dibagi menjadi tiga regu untuk melaksanakan tugas BKO di wilayah hukum Polda NTT.

Pembagian regu memungkinkan kemampuan K9 dikerahkan secara fleksibel sesuai kebutuhan pencarian dan hasil asesmen di lapangan.

Sejumlah wilayah yang menjadi perhatian dalam penanganan awal antara lain Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur. Namun, tim dapat digeser ke wilayah lain berdasarkan perkembangan situasi dan kebutuhan Polda NTT.

KECEPATAN JADI PRIORITAS

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa kecepatan menjadi salah satu hal yang paling utama dalam penanganan bencana.

“Kecepatan merupakan salah satu hal yang paling utama. Pagi ini kami kembali memberangkatkan tim tersebut. Nantinya pembagian tugas akan dilakukan melalui koordinasi dan komunikasi dengan Polda NTT,” ujar Trunoyudo.

Trunoyudo mengatakan Polri memahami bahwa proses pencarian sangat dibutuhkan masyarakat terdampak.

“Kami memahami betul dan sama-sama berempati bahwa proses pencarian sangat dibutuhkan oleh saudara-saudara kita di sana. Yang paling utama adalah bagaimana Polri dapat memberikan evakuasi dan penyelamatan bagi korban yang masih selamat,” kata Trunoyudo.

Ia menambahkan, tim K9 akan diarahkan sesuai kebutuhan wilayah.

“Ada beberapa daerah yang menjadi prioritas untuk dilakukan langkah-langkah mitigasi dan pencarian korban, yaitu Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur. Namun demikian, apabila terdapat daerah lain yang juga membutuhkan bantuan, tentu kami akan melakukan langkah-langkah mitigasi dan pencarian korban sesuai kebutuhan,” jelasnya.

BAWA 3,4 TON LOGISTIK

Selain 10 K9 dan 21 personel, pesawat CN-295 P-4501 membawa 10 kennel box K9, empat box perlengkapan tim dan pakan K9, serta berbagai bantuan logistik.

Total muatan mencapai sekitar 3.411 kilogram atau 3,4 ton, terdiri dari 45 dus makanan siap saji, 10 unit Wontech, 409 kilogram obat-obatan bantuan, 60 kilogram banner dan stiker, serta perlengkapan lainnya.

Setibanya di Labuan Bajo, tim akan langsung berkoordinasi dengan Polda NTT untuk menentukan lokasi penugasan dan prioritas pencarian.

Penggunaan pesawat khusus dengan rute tersendiri menjadi bagian dari langkah percepatan Polri agar kemampuan K9, personel pendukung, serta perlengkapan dapat segera tiba dan digunakan di wilayah operasi.

Polri memastikan dukungan kemanusiaan akan terus dilakukan secara berkelanjutan berdasarkan kebutuhan dan hasil kurasi di lapangan.

K9 berpengalaman terbang dengan pesawat khusus. 21 personel mendampingi. Satu misi: mempercepat pencarian korban dan membantu masyarakat Flores terdampak gempa

Jelang HUT Ke-81 RI, TNI-Polri dan Satpol PP Gelar Kolaborasi Jaga Kamtibmas


REFORMASI-ID | Lampung Selatan – Menjaga keamanan bukan pekerjaan satu institusi. Menjelang puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Lampung Selatan memperkuat kolaborasi bersama TNI dan Satpol PP Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui patroli gabungan di sejumlah pusat keramaian di Kalianda, Sabtu (15/8/2026) malam.

Patroli yang dimulai pukul 21.00 WIB tersebut melibatkan 45 personel gabungan. Kegiatan dipimpin Kabag Log Polres Lampung Selatan AKP Sudarminta dengan menyasar pusat-pusat keramaian dan sejumlah lokasi yang memiliki potensi kerawanan gangguan kamtibmas di wilayah Kalianda.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Deddy Kurniawan mengatakan, patroli gabungan tersebut merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi kejahatan jalanan dan gangguan kamtibmas seiring meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang puncak perayaan Hari Kemerdekaan.

“Patroli gabungan ini kami laksanakan sebagai langkah pencegahan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan maupun gangguan kamtibmas lainnya. Sasaran kami adalah pusat keramaian dan lokasi yang memiliki potensi kerawanan, sehingga kehadiran personel dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan,” kata Deddy.

Dalam pelaksanaannya, personel Polres Lampung Selatan bersama anggota Kodim 0421/Lampung Selatan dan Satpol PP bergerak menyusuri sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Patroli dilakukan dengan pendekatan preventif melalui pemantauan situasi, serta pemberian imbauan kepada masyarakat apabila ada potensi gangguan keamanan.

Tak hanya itu jelas Deddy. Ini menjadi bagian dari upaya mengantisipasi kerawanan yang dapat muncul pada malam menjelang puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Mobilitas masyarakat yang meningkat, aktivitas di ruang publik, serta berkumpulnya warga menjadi perhatian petugas dalam menentukan titik patroli.

“Kita ingin seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Karena itu, pengamanan dilakukan melalui kolaborasi lintas instansi dengan mengedepankan pencegahan dan kehadiran personel di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dalam pada itu tuturnya. Patroli kemudian difokuskan pada titik-titik yang menjadi pusat keramaian serta jalur yang dinilai rawan terjadinya kejahatan jalanan. Petugas juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

"Kolaborasi Polri, TNI, dan pemerintah daerah tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama menjaga keamanan wilayah Lampung Selatan dan memastikan keamanan menjelang puncak HUT ke-81 Kemerdekaan RI," pungkas AKBP Deddy. (Mdn) 

Gerak Cepat, Personel Polres Manggarai Timur Amankan Bank BRI KCP Borong yang Rusak Berat Akibat Gempa



REFORMASI-ID | Borong - Pasca-gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang berpusat di Mbay, Kabupaten Nagekeo pada Sabtu (15/8/2026) pagi, Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Timur bergerak cepat memastikan keamanan wilayah. Personel satuan Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) langsung diterjunkan ke lapangan guna memonitor situasi dan mengamankan aset-aset strategis negara maupun publik.

Kapolres Manggarai Timur melalui Kanit Pamobvit melaporkan bahwa guncangan gempa yang terjadi pada pukul 06.00 WITA tersebut berdampak pada salah satu fasilitas perbankan di wilayah Borong.

"Hasil monitoring dan pengecekan di lapangan menunjukkan adanya kerusakan fisik pada satu objek tertentu, yakni Kantor Bank BRI KCP Borong yang mengalami rusak berat," ujar Kanit Pamobvit Polres Manggarai Timur dalam keterangan tertulisnya, Sabtu malam.

Merespons kondisi tersebut, pihak kepolisian langsung mengambil langkah taktis guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Personel Polres Manggarai Timur telah disiagakan di lokasi terdampak untuk melakukan pengamanan ketat serta patroli rutin di sekitar area guna mengamankan aset perbankan.

"Kami juga terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak pengelola Bank BRI serta instansi terkait untuk penanganan penyelematan aset dan langkah darurat selanjutnya," tambahnya.

Hingga sabtu malam, Polres Manggarai Timur memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat peristiwa ini. Secara umum, situasi kamtibmas di seluruh wilayah hukum Polres Manggarai Timur dilaporkan tetap aman, kondusif, dan berada di bawah kendali aparat.

Aktivitas masyarakat di wilayah Manggarai Timur terpantau tetap berjalan dengan lancar. Meski demikian, kepolisian mengimbau seluruh warga untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan. Masyarakat diminta hanya memercayai informasi resmi dari instansi berwenang seperti BMKG dan pemerintah daerah guna menghindari berita bohong (hoaks).

Pihak Polres Manggarai Timur menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan secara berkala dan melaporkan setiap dinamika yang terjadi pada kesempatan pertama.

Pasca Gempa 7,7 Magnitudo, Pamobvit Polres Matim Amankan Bank BRI KCP Borong



REFORMASI-ID | Borong - Gempa bumi dengan kekuatan *Magnitudo 7,7* yang berpusat di Mbay, Kabupaten Nagekeo pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 06.00 WITA juga dirasakan di wilayah hukum Polres Manggarai Timur. 

Merespons kejadian tersebut, *Satuan Pamobvit Polres Manggarai Timur* langsung melakukan monitoring, pengecekan, dan pengamanan terhadap Objek Vital/Objek Tertentu di wilayahnya.

Berdasarkan hasil pemantauan, terdapat *1 objek vital yang terdampak* yaitu *Bank BRI KCP Borong* yang mengalami *kerusakan berat*. Namun tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.

Dirpamobvit Polda NTT Kombes Pol Nur Akbar S.IK menyampaikan kepada awak media, Bahwa Kami langsung menerjunkan personel untuk melakukan pengamanan dan patroli di lokasi terdampak. Koordinasi dengan pengelola Bank BRI dan instansi terkait juga terus dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman," ujar Kombes Nur Akbar.

Akbar Menambahkan adapun Langkah Kepolisian yang Dilakukan yaitu :
1. Monitoring dan pengecekan seluruh objek vital/objek tertentu
2. Pengamanan dan patroli di lokasi Bank BRI KCP Borong yang terdampak
3. Koordinasi dengan pengelola objek dan instansi terkait
4. Memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang, waspada, dan mengikuti informasi resmi
5. Melaporkan perkembangan situasi secara berjenjang kepada pimpinan

Hingga malam ini situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Manggarai Timur dilaporkan *aman, kondusif, dan masih dalam pemantauan*. Aktivitas masyarakat berjalan lancar namun tetap dengan kewaspadaan tinggi, ujar Kombes Nur Akbar

Kombes Nur Akbar menyampaikan Mengapa Obvitnas Harus Dijaga Saat Bencana? Karena
Objek Vital seperti perbankan, SPBU, dan fasilitas publik lainnya memiliki peran penting saat bencana. Jika terganggu maka dapat menghambat penyaluran bantuan, transaksi ekonomi, dan pelayanan masyarakat. 

Di tempat terpisah Kanit Pamobvit Polres NTT Juga Menyampaikan bahwa Pengamanan obvitnas bertujuan untuk:
1. *Menjamin Pelayanan Publik Tetap Berjalan* - Agar masyarakat terdampak tetap bisa mengakses kebutuhan dasar
2. *Mencegah Tindak Kejahatan* - Mengantisipasi penjarahan dan gangguan keamanan di lokasi terdampak
3. *Mempercepat Pemulihan* - Dengan obvitnas aman, roda ekonomi dan bantuan dapat segera disalurkan

Polres Manggarai Timur mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah percaya informasi hoaks, dan segera melapor ke 110 jika menemukan hal mencurigakan di sekitar obvitnas.

Bantu Evakuasi dan Jaga Obvitnas, Pamobvit Polres Sikka Hadir untuk Masyarakat Terdampak Gempa



REFORMASI-ID | Maumere - Gempa bumi berkekuatan *7,7 Magnitudo* mengguncang wilayah hukum Polres Sikka pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 08.00 WITA. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Satuan Pamobvit Polres Sikka langsung bergerak cepat melakukan monitoring, pengamanan, dan membantu penanganan dampak di lapangan hingga pukul 19.00 WITA.

Berdasarkan hasil monitoring sementara *Ps. Kanit Pamobvit Polres Sikka*, tidak terdapat Objek Vital/Objek Tertentu yang mengalami kerusakan berat akibat gempa. Seluruh objek vital yang menjadi sasaran pengamanan saat ini dalam kondisi *aman, terkendali, dan telah kembali beroperasi normal*.

“Personel kami langsung turun ke lapangan untuk mengecek seluruh obvitnas. Kami juga melakukan patroli, koordinasi dengan pengelola, dan meningkatkan pengamanan di titik-titik yang terdampak untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas pasca gempa,” jelas Ps. Kanit Pamobvit Polres Sikka.

*Dampak Gempa dan Langkah Kepolisian*  
Beberapa fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan, antara lain:
1.  *PT. PELINDO Pelabuhan Larantuka - SAY*: Rusak Berat
2.  *RSU TC. Hillers Maumere*: Rusak Ringan 
3.  *Gereja Thomas Morus* dan beberapa gereja di Pulau Palue: Rusak Ringan

Tercatat *3 orang* menjadi korban. Sejumlah warga di titik rawan juga memilih mengungsi ke lokasi yang disediakan Polres Sikka bersama BPBD Kab. Sikka, salah satunya di Gelora Samador.

Dalam penanganan pasca gempa, personel Pamobvit Polres Sikka melaksanakan 9 langkah, di antaranya:
1.  Mendirikan Posko Pengungsian bersama BPBD
2.  Membantu evakuasi pasien RSU TC. Hillers ke tenda pengungsian
3.  Membantu evakuasi di area Pelabuhan dari reruntuhan
4.  Monitoring dan patroli objek vital secara berkala
5.  Memberikan imbauan agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya hoaks

*Pentingnya Pengamanan Obvitnas Saat Bencana*  
Gempa bumi dapat mengganggu infrastruktur vital yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Peran Pamobvit sangat krusial untuk 3 hal:  
1.  *Menjaga Keandalan Layanan*: Pelabuhan, rumah sakit, dan fasilitas vital lainnya harus tetap berfungsi agar bantuan dan pelayanan kesehatan tidak terhenti.
2.  *Mencegah Kepanikan dan Kriminalitas*: Situasi pasca bencana rawan. Kehadiran Polri memberi rasa aman dan mencegah penjarahan.
3.  *Mempercepat Pemulihan*: Dengan obvitnas aman, distribusi logistik, evakuasi, dan pemulihan ekonomi masyarakat bisa berjalan lebih cepat.

Ditempat terpisah Dirpamobvit Polda NTT Kombes Pol Nut Akbar S.IK menyatakan Hingga malam ini situasi kamtibmas di wilayah hukum Pamobvit Polres Sikka dilaporkan *aman dan kondusif*. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, mengikuti arahan petugas, dan memantau informasi resmi dari BMKG dan BPBD.ujar nya.

Kombes Nur Akbar Memberikan Imbauan ke Masyarakat:
Warga Sikka dihimbau untuk tidak panik, menjauhi bangunan rusak, dan mengikuti arahan petugas. Pastikan info yang diterima bersumber dari resmi. Laporkan gangguan kamtibmas di sekitar obvitnas melalui Call Center 110.

15 Agustus 2026

Gerak Cepat Polri Tanggap Gempa: Siang Kapolda NTT Terbang ke Sikka, Malam Ini Perkuatan Mabes Diberangkatkan



REFORMASI-ID | Jakarta, 15 Agustus 2026 — Polri bergerak cepat merespons gempa yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mengerahkan Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko ke Kabupaten Sikka pada siang hari serta menyiapkan perkuatan personel Mabes Polri yang akan diberangkatkan malam ini ke Labuan Bajo untuk mempercepat penanganan dan bantuan bagi warga terdampak.

Siang ini, Kapolda NTT bersama Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan unsur Forkopimda Provinsi NTT bertolak dari Kupang menuju Sikka menggunakan pesawat Polri CASA 212-200/P-4101. Pesawat lepas landas pada pukul 13.30 WITA.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan bencana dilakukan secara langsung dan terpadu. Kapolda NTT turun ke lapangan untuk melihat kondisi masyarakat, memastikan kebutuhan warga terpenuhi, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi personel Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P. menyampaikan belasungkawa kepada seluruh masyarakat yang terdampak.

“Polri menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak gempa. Siang ini Kapolda NTT langsung terbang ke Sikka untuk memastikan kondisi masyarakat, melihat kebutuhan di lapangan, sekaligus memberikan semangat kepada anggota yang sejak awal sudah berada di lokasi untuk membantu masyarakat.”

Setibanya di Sikka, Kapolda NTT bersama Gubernur dan Forkopimda langsung menuju Mapolsek Alok, Polres Sikka. Rombongan menerima laporan perkembangan situasi, menemui warga terdampak, serta menyerahkan bantuan awal kepada sekitar 100 warga, dengan penyerahan simbolis kepada 13 perwakilan masyarakat.

Kapolda NTT menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bantuan awal dan bantuan lanjutan akan segera dikirim sesuai kebutuhan.

“Kami bukan hanya sekadar datang. Kami hadir untuk memberikan bantuan dan meringankan beban masyarakat yang terdampak. Bantuan ini merupakan bantuan awal, dan bantuan selanjutnya akan segera dikirim.”

Polri memastikan kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas, termasuk makanan dan minuman, layanan kesehatan, evakuasi, keamanan lingkungan, akses menuju wilayah terdampak, serta kelancaran distribusi bantuan.

“Yang paling penting saat ini adalah memastikan masyarakat aman dan kebutuhan dasarnya terpenuhi. Setiap kendala di lapangan harus segera dilaporkan agar dapat segera dicarikan solusi dan diperkuat,” ujar Isir.

Malam Ini Perkuatan Mabes Polri Diberangkatkan

Sebagai langkah lanjutan, malam ini Polri akan memberangkatkan pasukan gabungan dari Mabes Polri menggunakan pesawat charter dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Perkuatan tersebut disiapkan untuk memperkuat jajaran Polda NTT dan mendukung penanganan bencana sesuai perkembangan kebutuhan di lapangan.

Rombongan perkuatan Mabes Polri terdiri dari:

* 100 personel Korbrimob Polri;
* 3 personel DVI;
* 3 personel Slog Polri;
* Tim Trauma Healing Biro Psikologi SSDM Polri;
* Personel Divhumas Polri.

Jumlah personel Tim Trauma Healing Biro Psikologi SSDM Polri masih dalam proses pendataan.

Menurut Isir, setiap unsur memiliki peran penting dalam penanganan bencana. Korbrimob mendukung respons dan pengamanan di lapangan, DVI disiapkan untuk identifikasi korban bila diperlukan, Slog memperkuat dukungan logistik serta sarana prasarana, sementara Biro Psikologi SSDM memberikan layanan trauma healing bagi masyarakat.

Divhumas Polri juga diterjunkan untuk memastikan komunikasi publik berjalan baik, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang cepat, akurat, dan bersumber resmi.

“Perkuatan ini menunjukkan bahwa respons Polri dilakukan secara berlapis. Kami tidak hanya mengirim personel, tetapi juga kemampuan yang dibutuhkan untuk menjawab persoalan di lapangan.”

Anggota Diminta Tetap Semangat dan Humanis

Kadiv Humas menegaskan bahwa personel Polri yang sudah berada di lokasi harus terus menjaga semangat dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami minta seluruh anggota tetap semangat. Hadir di tengah masyarakat dengan empati, dengarkan apa yang mereka butuhkan, bantu semaksimal mungkin, dan segera laporkan apabila ada kendala yang membutuhkan perkuatan.”

Ia menambahkan bahwa dalam situasi bencana, Polri harus hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut merasakan duka dan kesulitan warga.

“Kita berduka bersama masyarakat. Karena itu, pendekatan yang kita kedepankan adalah kemanusiaan. Pastikan masyarakat merasa aman, terlindungi, dan tidak sendiri menghadapi musibah ini.”

Polri bersama TNI, pemerintah daerah, BPBD, dan seluruh stakeholder akan terus memantau perkembangan situasi serta mengoptimalkan seluruh sumber daya untuk memastikan keselamatan warga, pemenuhan kebutuhan dasar, distribusi bantuan, dan pemulihan masyarakat terdampak berjalan cepat, terpadu, dan berkelanjutan.

Kapolda NTT dan Gubernur Sampaikan Penanganan Gempa Flores: Fokus Evakuasi, Data Korban, dan Cegah Hoaks



REFORMASI-ID | Kupang - Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi, langsung mendapat respons cepat dari Pemerintah Provinsi NTT bersama Polda NTT dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Penanganan darurat difokuskan pada penyelamatan dan evakuasi korban, pendataan jumlah korban jiwa maupun luka-luka, pemetaan kerusakan bangunan dan infrastruktur, serta memastikan akses komunikasi dan jalur transportasi tetap terbuka.

Gubernur NTT Melkianus Laka Lena mengatakan, langkah pertama yang dilakukan pemerintah adalah memastikan kondisi masyarakat di sejumlah wilayah terdampak.

“Dengan kondisi yang ada ini, segera mengecek kondisi yang ada di masing-masing daerah. Kerusakan yang terjadi, korban jiwa yang dialami ataupun luka-luka, dan segera memberikan data itu kepada pemerintah provinsi,” ujar Melkianus dalam konferensi pers terkait penanganan gempa Flores.

*Kapolda NTT Siapkan Pesawat, Forkopimda Tinjau Langsung Flores*

Untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus memverifikasi berbagai laporan yang terus berkembang, Gubernur NTT bersama Kapolda NTT dan unsur Forkopimda akan bergerak langsung menuju Pulau Flores.

Kapolda NTT menyiapkan pesawat khusus untuk mendukung mobilisasi rombongan Forkopimda ke sejumlah wilayah terdampak yang dapat dijangkau.

“Kami akan langsung masuk ke Flores dengan pesawat dari Pak Kapolda. Pak Kapolda ada penerbangan pesawat khusus yang kita pakai untuk memastikan beberapa kabupaten yang bisa kami singgahi, memastikan kerusakan yang terjadi,” jelas Melkianus.

Menurutnya, peninjauan langsung sangat penting karena data korban dan kerusakan masih bergerak dinamis. Laporan yang diterima pemerintah dari lapangan masih harus diverifikasi sebelum diumumkan kepada publik.

“Kami mohon maaf belum bisa menyajikan data detail, karena korban jiwa tadi kami dapat laporan ada tiga orang misalnya, ternyata korban sudah jadi empat, dan seterusnya. Ini kita pastikan dulu,” katanya.

*Lima Korban Meninggal Dunia, Data Masih Diverifikasi*

Dalam konferensi pers tersebut, Gubernur NTT menyampaikan data sementara korban meninggal dunia sebanyak lima orang.

“Korban jiwa, saat ini informasi yang saya terima sudah ada lima orang: dua di Sikka, tiga di Manggarai,” ungkap Melkianus.

Namun, angka tersebut belum menjadi data final karena proses pencarian dan pendataan masih berlangsung.

Sebagian korban dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Gempa terjadi sekitar pukul 05.58 Wita, saat sebagian warga masih berada di dalam rumah.

“Di Manggarai karena memang ini terkait reruntuhan karena kejadiannya di pagi hari pukul 05.58 WITA. Dan itu mungkin banyak dari masyarakat yang masih tertidur belum sempat bergerak,” jelasnya.

*Polda NTT Jadi Pusat Informasi Penanganan Bencana*

Untuk mencegah simpang siur informasi, Polda NTT disiapkan sebagai salah satu pusat pengendalian dan informasi penanganan bencana.

Gubernur mengatakan kesepakatan tersebut dilakukan bersama Kapolda NTT agar informasi mengenai perkembangan situasi dapat disampaikan secara terkoordinasi dan berdasarkan data yang telah diverifikasi.

“Pusat penanganan bencana nanti, kebencanaan ini ada di Polda NTT,” kata Melkianus.

Kapolda NTT juga memutuskan agar perkembangan penanganan bencana disampaikan melalui press release resmi setiap hari bersama unsur Forkopimda.

“Pak Kapolda memutuskan setiap hari nanti akan ada press release resmi dari Forkopimda terkait penanganan bencana agar kita lebih mudah berkoordinasi untuk melakukan proses komunikasi publik maupun penanganan bencana,” ujarnya.

Langkah tersebut diharapkan menjadi rujukan bagi masyarakat dan media untuk memperoleh informasi resmi mengenai korban, kerusakan maupun perkembangan penanganan gempa.

*Kapolda dan Gubernur Ingatkan Bahaya Hoaks*

Di tengah situasi darurat, pemerintah memberikan perhatian serius terhadap penyebaran informasi yang belum terverifikasi, termasuk isu mengenai tsunami maupun gempa susulan.

Gubernur meminta masyarakat tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang sumbernya tidak jelas.

“Tolong kita jaga betul situasi ini jangan sampai lagi ada informasi-informasi yang meresahkan yang tidak jelas, tidak benar,” tegas Melkianus.

Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi dari lembaga yang berwenang, terutama BMKG untuk perkembangan aktivitas gempa dan BNPB terkait informasi penanganan kebencanaan.

Pemerintah menilai penyebaran hoaks dalam kondisi darurat dapat memicu kepanikan, mengganggu proses evakuasi dan menyulitkan petugas dalam memberikan bantuan kepada masyarakat.

*Semua Kekuatan Dikerahkan*

Penyelamatan dan evakuasi korban menjadi prioritas utama dalam fase awal penanganan gempa.

TNI, Polri, Basarnas, BPBD, pemerintah daerah, Kementerian PUPR, PLN, operator telekomunikasi dan berbagai unsur terkait dikerahkan untuk mendukung penanganan di wilayah terdampak.

“Proses awal adalah kita untuk mengevakuasi korban dulu. Semua korban-korban yang memang terkait dengan bencana ini harus kita urus dulu diselamatkan,” kata Melkianus.

Setelah proses penyelamatan dan tanggap darurat, pemerintah akan melakukan tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi berdasarkan hasil pemetaan kerusakan.

*Alat Berat Kontraktor Diminta Buka Akses*

Pemerintah juga meminta seluruh kontraktor yang memiliki alat berat untuk turut membantu membuka akses yang tertutup akibat longsor maupun reruntuhan.

“Semua kontraktor yang punya alat berat wajib bantu pemerintah di situasi darurat ini,” tegas Gubernur.

Alat berat akan diarahkan untuk membuka jalan sehingga tim penyelamat, bantuan logistik dan kebutuhan masyarakat dapat segera masuk ke wilayah terdampak.

Pemerintah juga berkoordinasi dengan PLN untuk pemulihan jaringan listrik serta operator telekomunikasi untuk menjaga konektivitas komunikasi di wilayah yang membutuhkan.

*Bantuan Logistik Mulai Disiapkan*

Dukungan dari pemerintah pusat juga mulai bergerak. Sejumlah kementerian telah menyatakan kesiapan memberikan bantuan, termasuk Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR.

Pemerintah juga mengupayakan dukungan helikopter untuk membantu mobilisasi dan pemantauan wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Gubernur turut mengajak para pelaku usaha di Flores untuk ikut membantu masyarakat yang terdampak.

“Bantu dulu korban, nanti hitung-hitungan terkait dengan urusan kebencanaan ini nanti bisa belakangan,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi NTT juga menyiapkan bantuan awal berupa makanan dan beras untuk dibawa ke wilayah terdampak.

*Status Bencana Provinsi, Penetapan Nasional Masih Dikaji*

Terkait status bencana, Gubernur menjelaskan bahwa pemerintah provinsi telah menyetujui penetapan status bencana sesuai kewenangannya.

Sementara mengenai kemungkinan peningkatan status menjadi bencana nasional, pemerintah masih melakukan kajian berdasarkan kondisi riil di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

“Kami akan merespons kondisi lapangan. Jadi kami akan turun sebentar bersama Pak Kapolda, Pak Danrem, dan jajaran Forkopimda yang lain untuk melihat langsung lapangan,” kata Melkianus.

Hasil peninjauan tersebut nantinya menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menentukan langkah penanganan berikutnya.

“Kalau memang bisa, kita akan teruskan jadi bencana nasional,” tegasnya.

*Masyarakat Diminta Tetap Tenang*

Pemerintah mengajak seluruh masyarakat Flores tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Media massa, pengguna media sosial dan seluruh pihak juga diminta menjadi bagian dari upaya menjaga ketenangan masyarakat dengan hanya menyebarkan informasi yang telah terverifikasi.

Pemerintah bersama Polda NTT dan Forkopimda memastikan perkembangan situasi akan terus diperbarui berdasarkan data dari lapangan.

“Kami akan terus berkoordinasi dan terus update informasi dari lapangan,” ujar Melkianus.

Di tengah situasi darurat tersebut, satu pesan menjadi perhatian utama: keselamatan masyarakat adalah prioritas. Evakuasi harus dipercepat, korban harus ditangani, akses harus dibuka dan informasi harus disampaikan secara benar.

Pemerintah, TNI-Polri dan seluruh unsur terkait kini bergerak bersama untuk memastikan masyarakat Flores tidak menghadapi bencana ini sendirian.

#NttPenuhKasih

Ditpolsatwa Korsabhara Polri Edukasi Anak Bangsa: Kenalkan K-9 dan Kuda untuk Jaga NKRI



REFORMASI-ID | Jakarta - Dalam rangka membentuk generasi muda yang cinta tanah air dan peduli keamanan, Kasubdit Cakkal Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Kombes Pol Gatot Aris, menggelar kegiatan *edukasi dan kunjungan belajar pengenalan profesi Polisi Satwa* kepada peserta *Jambore Nasional XII Tahun 2026*, Sabtu 15 Agustus 2026 di Mako Korsabhara Baharkam Polri.

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 s.d. 11.30 WIB ini diikuti *79 peserta* yang terdiri dari 68 adik-adik Jambore dan 11 guru pendamping dari berbagai daerah di Indonesia.

Kombes Gatot Aris bersama Personil Polsatwa, Menemui Para peserta serta Memperkenalkan langsung dengan kekuatan Ditpolsatwa, mulai dari personel Den K-9, Den Turangga, hingga Staf Urmin dan personel PID Ditpolsatwa. Yang paling dinanti, adik-adik juga berinteraksi langsung dengan *Satwa K-9* dan *Satwa Turangga/Kuda* kebanggaan Polri.

*Menumbuhkan Cinta Tanah Air Sejak Dini*  
Kegiatan ini bukan sekadar wisata edukasi. Pengenalan profesi Polisi Satwa memiliki 3 manfaat penting bagi masyarakat, khususnya generasi muda:

1.  *Edukasi Keamanan*: Mengajarkan kepada anak-anak bahwa menjaga keamanan negara tidak hanya dilakukan manusia, tetapi juga dibantu oleh satwa terlatih seperti anjing K-9 untuk pelacakan dan kuda untuk patroli. Ini menumbuhkan rasa aman dan bangga terhadap institusi Polri.
2.  *Membangun Empati & Kedisiplinan*: Melalui interaksi dengan satwa, anak-anak belajar tentang kepedulian, tanggung jawab, dan kedisiplinan. Nilai-nilai ini merupakan pondasi karakter bangsa di masa depan.
3.  *Rekrutmen & Literasi Profesi*: Memperkenalkan profesi Polri yang humanis dan beragam. Diharapkan kelak muncul bibit-bibit Bhayangkara muda yang ingin mengabdikan diri melalui jalur Polisi Satwa untuk menjaga ketertiban dan keamanan nasional.

Antusiasme peserta sangat tinggi. Adik-adik tampak semangat bertanya dan berfoto bersama satwa. Pihak sekolah dan guru pendamping juga menyampaikan apresiasi atas edukasi yang diberikan Ditpolsatwa.

“Anak-anak sangat senang dan banyak ilmu baru yang didapat. Kegiatan seperti ini penting untuk menumbuhkan rasa cinta mereka kepada Polri dan bangsa,” ujar salah satu guru pendamping.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama. Seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan lancar.

Gempa M 7,7 Guncang NTT, Satbrimob Polda NTT Gerak Cepat Evakuasi Korban dan Buka Akses



REFORMASI-ID | NTT- Nusa Tenggara Timur (NTT) baru saja diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7, Sabtu (15/8/2026). Di tengah situasi yang masih berlangsung, Komandan Satuan Brimob Polda NTT Kombes Pol. Afrizal Asri, langsung memerintahkan jajarannya bergerak cepat ke sejumlah titik terdampak.

Sebanyak 88 personel Batalyon B Satbrimob Polda NTT diterjunkan untuk melakukan evakuasi dan penyelamatan korban, mengamankan lokasi, membantu masyarakat, serta membuka akses jalan yang terdampak gempa. Perintah tersebut langsung direspons personel dari Batalyon B Pelopor yang bergerak menuju sejumlah wilayah terdampak, mulai dari Manggarai, Labuan Bajo, Ruteng, Ende hingga Maumere.

Di Labuan Bajo, personel Kompi 1 Batalyon B Pelopor melakukan patroli dan pengecekan hingga kawasan Hotel Jayakarta, Desa Gorontalo. Sejumlah bangunan mengalami kerusakan dan terdapat wisatawan yang terdampak. Personel juga membantu dua WNA yang mengalami luka ringan akibat material bangunan serta mengantar WNA lainnya menuju RS Siloam Labuan Bajo.

Di Kabupaten Manggarai, personel Brimob turut bergerak melakukan penanganan di sejumlah titik terdampak. Di Ruteng, personel Kompi 2 Batalyon B Pelopor bergerak ke RSUD Ben Mboi untuk membantu mengevakuasi pasien keluar gedung menuju area yang lebih aman. Personel juga melakukan pembersihan puing-puing bangunan di Kantor Bank NTT Cabang Ruteng serta menyiapkan tenda di luar rumah sakit sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gempa susulan.

Di Ruteng, personel Kompi 2 Batalyon B Pelopor bergerak ke RSUD Ben Mboi untuk membantu mengevakuasi pasien keluar gedung ke area yang lebih aman. Personel juga membersihkan puing-puing bangunan di Kantor Bank NTT Cabang Ruteng dan menyiapkan tenda di luar rumah sakit sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan bantuan kesehatan bagi warga.

Di Ende, personel Kompi 3 Batalyon B Pelopor bersama Kodim 1602 Ende dan Dinas Pekerjaan Umum bergerak membuka Jalan Trans Ende–Bajawa yang terdampak gempa. Sementara di Maumere, personel Kompi 4 Batalyon B Pelopor bersama unsur gabungan melakukan evakuasi reruntuhan di Terminal Penumpang Pelabuhan Lorens Say.

Dalam proses pencarian di Maumere, ditemukan tiga korban, dengan dua korban telah teridentifikasi meninggal dunia dan satu korban masih dalam proses identifikasi. Dua korban yang telah teridentifikasi yakni Barnadus Muda (66), yang meninggal karena syok, dan Maria Diana Meliana (54), yang meninggal setelah tertimpa reruntuhan bangunan terminal.

Saat masyarakat masih menghadapi kepanikan pascagempa, Brimob sudah berada di lapangan. Dari evakuasi korban hingga membuka akses jalan, personel Satbrimob Polda NTT dikerahkan untuk memastikan penanganan bencana berlangsung cepat dan terpadu.

Penanganan di sejumlah wilayah masih berlangsung. Satbrimob Polda NTT bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan dampak gempa serta mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.