05 Juli 2026
"Kapolsek KPS Bitung Jelaskan Batas Kewenangan dalam Pemeriksaan Kendaraan di Pelabuhan"
REFORMASI-ID | BITUNG — Kapolsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPS) Bitung, IPTU Harly E. Buida, S.E., menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas di Pelabuhan Bitung telah dilakukan sesuai prosedur dan kewenangan kepolisian. Penegasan itu disampaikan menyusul pemberitaan salah satu media daring pada 3 Juli 2026 yang menyoroti dugaan pembiaran terhadap penyelundupan kendaraan. Klarifikasi tersebut disampaikan Harly pada Jumat, 4 Juli 2026.
Menurut Harly, personel Polsek KPS Bitung tidak hanya memeriksa kelengkapan dokumen administrasi kendaraan, tetapi juga melakukan pemeriksaan fisik secara intensif dengan mencocokkan identitas kendaraan terhadap dokumen yang dimiliki. Pemeriksaan itu meliputi pencocokan nomor rangka dan nomor mesin dengan data yang tercantum dalam surat-surat kendaraan.
"Dalam setiap pemeriksaan kami tidak hanya memverifikasi kelengkapan dokumen, tetapi juga mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin kendaraan dengan surat-suratnya. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh identitas kendaraan sesuai dengan dokumen yang diperlihatkan," kata Harly.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, kata dia, tidak ditemukan pelanggaran administrasi maupun dasar hukum yang dapat dijadikan landasan bagi kepolisian untuk melakukan penindakan terhadap kendaraan yang dimaksud.
Harly menegaskan, kewenangan Polsek KPS Bitung terbatas pada pengamanan kawasan pelabuhan serta pemeriksaan administrasi dan identitas kendaraan. Adapun penilaian mengenai kelayakan kendaraan untuk dimuat ke atas kapal, termasuk penerbitan persetujuan keberangkatan kapal, merupakan kewenangan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Bitung sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Karena itu, ia meminta agar informasi mengenai dugaan penyelundupan kendaraan tidak mencampuradukkan tugas dan kewenangan antarinstansi. Menurut Harly, setiap lembaga memiliki fungsi yang berbeda sehingga penanganan suatu persoalan harus dilihat berdasarkan tugas dan kewenangan masing-masing.
Ia juga mengimbau masyarakat agar menyikapi setiap informasi yang beredar secara bijak dan mengedepankan fakta. Menurutnya, pemahaman yang utuh mengenai pembagian kewenangan antarinstansi penting agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru maupun kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Wujud Kepedulian Satgaswil Lampung Densus 88 dan Baznas, Serahkan Bantuan RTLH kepada Eks Napiter
REFORMASI-ID | Lampung Selatan - Baznas Provinsi Lampung menyerahkan secara simbolis bantuan Program Rumah Layak Huni (Bedah Rumah) kepada Eks Napiter binaan Satgaswil Lampung Densus 88 AT Polri atas nama Rudi Hananto di Desa Rejosari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Minggu, 05/07/2026.
Program bantuan senilai Rp25 juta tersebut merupakan hasil sinergi antara Satgaswil Lampung Densus 88 AT Polri dengan Baznas Provinsi Lampung sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan program deradikalisasi melalui pendekatan sosial dan pemberdayaan ekonomi.
Kegiatan dihadiri oleh Kasatgaswil Lampung Densus 88 AT Polri Kombespol Stialanri K. Stinggar, S.I.K., Ketua Baznas Provinsi Lampung Dr. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., Kapolsek Natar AKP Setio Budi Howo, S.H., Aparatur Desa Rejosari, serta perwakilan Yayasan Mangkubumi Putra Lampung.
Dalam kesempatan tersebut, Kombespol Stialanri K. Stinggar, S.I.K. menyampaikan apresiasi kepada Baznas Provinsi Lampung atas dukungan dan kolaborasi dalam mendukung program deradikalisasi.
"Bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan kesempatan kepada eks napiter yang telah kembali ke masyarakat dan berkomitmen menjalani kehidupan yang lebih baik," sebutnya.
Sementara Ketua Baznas Provinsi Lampung, Dr. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat serta menjadi penyemangat untuk terus berkarya, mandiri, dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.
"Adapun penyerahan yang dilaksanakan merupakan serah terima simbolis, sementara pelaksanaan pembangunan atau renovasi rumah akan dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan yang ditetapkan oleh Baznas Provinsi Lampung," ujarnya.
Rudi Hananto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Satgaswil Lampung, Baznas Provinsi Lampung, Polsek Natar, serta Pemerintah Desa Rejosari atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada keluarganya. (*)
Simbol Soliditas Tanpa Batas, Tokoh TNI-Polri Berkumpul di Ajang Kostrad Run 2026
04 Juli 2026
Polda Lampung Gagalkan Peredaran 5 Kg Sabu dan 202 Butir Ekstasi di Bakauheni
REFORMASI-ID | LAMPUNG – Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas jaringan peredaran gelap narkotika. Kali ini, petugas berhasil menggagalkan penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan empat orang yang diduga memiliki peran berbeda dalam jaringan narkotika lintas provinsi. Mereka masing-masing berinisial HS, HR, HB, dan DK. Dari keempatnya, HB diketahui merupakan oknum anggota Brimob, sedangkan DK merupakan oknum prajurit TNI Angkatan Laut.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat dan pengembangan yang dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung di kawasan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni.
"Polda Lampung berkomitmen menindak tegas setiap bentuk tindak pidana narkotika tanpa memandang latar belakang maupun profesi pelakunya. Siapa pun yang terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Sabtu (4/7/2026).
Dari hasil pengungkapan, polisi menyita barang bukti berupa tiga bungkus besar sabu seberat sekitar 5 kilogram, 202 butir pil ekstasi, satu tas ransel hitam, empat unit telepon seluler, serta dua unit kendaraan yang digunakan para pelaku.
Menurut Yuni, nilai ekonomis barang bukti yang berhasil diamankan mencapai lebih dari Rp5 miliar untuk sabu dan sekitar Rp60,6 juta untuk pil ekstasi.
"Keberhasilan ini sekaligus menyelamatkan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Dengan barang bukti yang diamankan, diperkirakan sekitar 150 ribu orang dapat diselamatkan dari penyalahgunaan sabu dan 202 orang dari penyalahgunaan pil ekstasi," ungkapnya.
Polda Lampung juga memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan transparan. Untuk tersangka sipil serta oknum anggota Brimob, proses penyidikan dilakukan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung.
Sementara terhadap oknum prajurit TNI AL, penanganannya dilimpahkan kepada Detasemen Polisi Militer Angkatan Laut sesuai kewenangannya.
"Koordinasi dengan institusi terkait terus dilakukan agar proses penegakan hukum berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Tidak ada perlakuan khusus terhadap pihak yang terlibat," tegas Yuni.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana maksimal pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.
"Polda Lampung mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Sinergi masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai jaringan narkoba," tutup Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun.
*Kronologi Singkat*
Pengungkapan kasus bermula pada Sabtu, 27 Juni 2026, sekitar pukul 12.30 WIB, saat petugas mengamankan HR di kawasan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni. Dari hasil pemeriksaan telepon seluler miliknya ditemukan dugaan transaksi narkotika.
Pengembangan kemudian mengarah kepada HS dan HB yang berada di antrean kendaraan menuju kapal penyeberangan.
Dari hasil interogasi, diketahui tas berisi narkotika telah dibawa naik ke kapal oleh DK. Petugas segera melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan DK beserta tas ransel hitam yang berisi tiga bungkus sabu dan dua bungkus pil ekstasi.
Seluruh tersangka berikut barang bukti kemudian diamankan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung untuk proses hukum lebih lanjut, sementara penanganan terhadap DK diserahkan kepada Denpom Lanal karena berstatus prajurit TNI AL aktif. (Hms/Mdn)
Korsabhara Baharkam Polri Gelar Commander Wish, Samakan Persepsi dan Perkuat Soliditas Personel
Kunjungan dan Pengecekan Total Intensifkan Kesiapsiagaan, Kakorsabhara Irjen Pol M. Nazly Harahap Cek Menyeluruh Mako Cikeas hingga Pimpin Apel di Pengadegan
Pimpin Apel Pasukan Perintis di Pengadegan, Kakorsabhara Irjen Pol M. Nazly Harahap: Personel Harus Siap Digerakkan Setiap Saat
Lanal Lampung Menerima Kunjungan Kerja Pangkoarmada RI
REFORMASI-ID | TNI AL, Jala Wira Saburai - Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S.S., M.Tr.Opsla., CRMP. menerima kunjungan kerja Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M. beserta Pejabat Utama Koarmada RI yang dilaksanakan pada Jumat hingga Sabtu, 3–4 Juli 2026.
Kedatangan Pangkoarmada RI di Provinsi Lampung disambut langsung oleh Danlanal Lampung bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung di Bandara Radin Inten II.
Pada hari kedua kunjungan, Pangkoarmada RI melaksanakan peninjauan ke Markas Komando (Mako) Lanal Lampung guna melihat secara langsung kondisi satuan, serta meninjau berbagai fasilitas pendukung yang dimiliki Lanal Lampung dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Laut di wilayah kerja Lanal Lampung.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pangkoarmada RI juga melaksanakan panen buah melon hasil budidaya Lanal Lampung sebagai bentuk implementasi program ketahanan pangan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Lanal Lampung dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang dimiliki satuan.
Kunjungan kerja Pangkoarmada RI diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat bagi seluruh prajurit serta meningkatkan kesiapan operasional Lanal Lampung dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Lampung. (Mudian)
Den K-9 Ditpolsatwa Amankan dan Meriahkan Pameran JIPS 2026 di Gedung NICE PIK
•Personel: 13 anggota Den K-9 terampil.
•Satwa K-9: 7 ekor anjing pelacak dengan berbagai kualifikasi khusus.
•Kendaraan Operasional: 4 unit kendaraan roda empat (R4) taktis pendukung.
Yayasan Rindang Indonesia Gelar Seminar Tari Rudat di Kasepuhan Cipinang Perkuat Identitas Lokal Banten
![]() |
| Seminar Tari Rudat di Kasepuhan Cipinang |
Kegiatan yang berlangsung pada 29 Juni–5 Juli 2026 itu menjadi ruang edukasi budaya yang mempertemukan masyarakat adat, pemuda, pelajar, pegiat seni, serta tokoh budaya.
![]() |
| Imam Taufik Fathurrahman sebagai Narasumber |
Imam Taufik Fathurrahman yang menjadi narasumber menjelaskan bahwa Tari Rudat bukan sekadar hiburan, tetapi bagian dari identitas masyarakat Banten yang sarat nilai sejarah dan filosofi.
Ia menilai keberlangsungan budaya sangat bergantung pada kesadaran masyarakat untuk terus mempelajari, memahami, dan mewariskan tradisi kepada generasi berikutnya.
"Budaya akan tetap hidup jika masyarakat merasa memiliki. Karena itu pengetahuan mengenai sejarah dan makna budaya harus terus diwariskan," ujarnya.
Suasana seminar berlangsung interaktif. Peserta berdiskusi mengenai sejarah Tari Rudat, perkembangan seni tradisi, tantangan regenerasi, hingga peluang menjadikan budaya sebagai kekuatan ekonomi kreatif.
Ketua Pelaksana Yayasan Rindang Indonesia, M. Fauzi, mengatakan Kasepuhan Cipinang dipilih karena masih mempertahankan nilai adat dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi contoh nyata bagaimana tradisi tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, pelestarian budaya memerlukan kerja sama antara masyarakat adat, komunitas budaya, pemerintah, akademisi, dan generasi muda.
Melalui seminar, lokakarya, dokumentasi budaya, serta berbagai aktivitas edukatif lainnya, program Banten Merawat Warisan diharapkan dapat memperkuat identitas budaya masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan warisan leluhur agar tetap lestari di masa depan.
03 Juli 2026
Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan dan Yayasan Rindang Indonesia Kolaborasi di Kasepuhan Cipinang

Peserta Workshop Tari Topeng di Kasepuhan Cipinang
Media Reformasi, LEBAK – Yayasan Rindang Indonesia bersama Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan RI menghadirkan program Pemanfaatan Ruang Publik dengan tagline "Banten Merawat Warisan" di Kampung Adat Kasepuhan Cipinang, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak.
Selama 29 Juni hingga 5 Juli 2026, puluhan pelajar tingkat SMP mengikuti Workshop Tari Topeng yang dipandu para pelaku seni budaya lokal.
Pelatihan berlangsung selama tiga hari sebelum para peserta tampil bersama kelompok seni tradisional Dogdog Lojor dalam pertunjukan budaya.
Ketua Umum Yayasan Rindang Indonesia, M. Adhie Pamungkas, SH, mengatakan investasi terbesar dalam pelestarian budaya adalah membangun kecintaan generasi muda terhadap tradisi.
Menurutnya, budaya tidak akan bertahan jika hanya dipentaskan dalam acara seremonial, tetapi harus diwariskan melalui proses belajar secara langsung.
"Pelestarian budaya nasional merupakan upaya strategis untuk memperkuat identitas dan karakter generasi muda di tengah derasnya arus budaya global," katanya.
Selain Workshop Tari Topeng, program juga menghadirkan Seminar Rudat yang memperkenalkan sejarah, nilai, dan filosofi salah satu kesenian tradisional Banten kepada masyarakat.
Angel (15), salah satu peserta, workshop Tari Topeng mengaku baru pertama kali belajar Tari Topeng secara intensif.
"Kami sangat senang bisa belajar langsung. Harapan saya kegiatan seperti ini terus ada agar anak-anak seusia kami semakin mengenal budaya daerah sendiri," ujarnya.
Program ini memperlihatkan bahwa pelestarian budaya tidak hanya berbicara tentang menjaga peninggalan masa lalu, tetapi juga memastikan adanya regenerasi pelaku budaya di masa depan.
Melalui dukungan Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan RI, kolaborasi bersama Yayasan Rindang Indonesia menjadi langkah nyata memperkuat pendidikan budaya berbasis komunitas.***
Wakapolri: 418 Lulusan Sespim Siap Jadi Garda Terdepan Hadapi Tantangan Global dan Era Digital
02 Juli 2026
Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud, Wakapolri Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-Anak Yatim
Kakorsabhara Baharkam Polri Cek Langsung Kesiapan Senjata dan Kendaraan Dinas di Mako Korsabhara
Korsabhara Baharkam Polri Gelar Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat
Dugaan Intervensi Pengadaan Tanah di Gowa Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Pelapor Soroti Peran Pansus Hak Angket
![]() |
| Kuasa Hukum Pelapor, Muallim Bahar SH (tengah) di Bareskrim Polri, Kamis 2 Juli 2026 |
Media Reformasi Indonesia, JAKARTA – Dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam penanganan pengadaan tanah milik negara di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, memasuki babak baru. Seorang warga Kabupaten Gowa, Masnawi Muhiddin, melaporkan sejumlah dugaan pelanggaran ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia melalui Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Bareskrim Polri).
Pengaduan masyarakat (Dumas) tersebut tercatat dengan Nomor 12211/Dumas/VII/2026. Dokumen laporan tertanggal 2 Juni 2026 dan diterima Bareskrim Polri pada 2 Juli 2026. Laporan itu memuat dugaan penyalahgunaan wewenang, perbuatan melawan hukum, hingga dugaan menghalangi proses penegakan hukum yang berkaitan dengan pengadaan tanah negara di kawasan Sungguminasa, Kabupaten Gowa.
Melalui kuasa hukumnya dari Paranusa Lawfirm and Partners, pelapor meminta Bareskrim Polri mengusut secara menyeluruh pihak-pihak yang diduga terlibat, termasuk dugaan adanya intervensi terhadap proses hukum yang sedang berlangsung.
Salah satu poin yang menjadi perhatian dalam pengaduan tersebut adalah dugaan keterlibatan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa. Menurut pelapor, pembentukan dan langkah-langkah Pansus diduga tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan politik, tetapi juga berpotensi memengaruhi proses penyelidikan yang tengah dilakukan oleh penyidik Polda Sulawesi Selatan.
Jika dugaan tersebut terbukti, kata pelapor, tindakan itu dinilai dapat bertentangan dengan prinsip independensi penegakan hukum serta berpotensi melampaui kewenangan lembaga legislatif.
Dalam konferensi pers di lobi Bareskrim Polri, Kamis (2/7/2026), kuasa hukum pelapor, Muallim Bahar, S.H., mengatakan pihaknya meminta aparat penegak hukum menelusuri seluruh rangkaian peristiwa secara objektif.
"Kami tidak ingin ada ruang bagi siapa pun untuk mengintervensi proses hukum. Karena itu kami meminta Bareskrim mengusut seluruh pihak yang diduga terlibat berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku," ujar Muallim.
Menurutnya, laporan tersebut bukan semata-mata menyangkut sengketa administrasi, melainkan menyentuh aspek dugaan penyalahgunaan kewenangan yang dinilai berpotensi merugikan kepentingan negara dan masyarakat apabila tidak ditangani secara transparan.
Menjadi Perhatian Publik
Kasus ini menarik perhatian karena berkaitan dengan tata kelola aset negara, pengadaan tanah, dan hubungan antara fungsi pengawasan DPRD dengan independensi aparat penegak hukum. Sejumlah kalangan menilai batas antara fungsi pengawasan politik dan proses penyidikan harus tetap dijaga agar tidak menimbulkan persepsi adanya intervensi terhadap proses hukum.
Pelapor meminta Bareskrim Polri melakukan penyelidikan secara profesional, independen, dan akuntabel untuk memastikan seluruh dugaan yang disampaikan dapat diuji melalui mekanisme hukum yang berlaku.
Menunggu Tindak Lanjut Penyidik
Hingga berita ini ditulis, Bareskrim Polri telah menerima dokumen pengaduan beserta lampiran pendukung. Belum ada pernyataan resmi mengenai apakah laporan tersebut akan ditingkatkan ke tahap penyelidikan ataupun penyidikan.
Ruang Hak Jawab dan Konfirmasi
Untuk memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan (cover both sides), media telah berupaya meminta konfirmasi kepada pihak Pansus Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa, pimpinan DPRD Kabupaten Gowa, serta Polda Sulawesi Selatan terkait substansi laporan yang diajukan ke Bareskrim Polri.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh tanggapan resmi dari pihak-pihak tersebut. Apabila terdapat penjelasan atau klarifikasi di kemudian hari, media akan memuatnya sebagai bagian dari hak jawab sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
Perlu ditegaskan bahwa seluruh informasi mengenai dugaan pelanggaran dalam berita ini bersumber dari dokumen pengaduan masyarakat yang telah diterima Bareskrim Polri. Seluruh pihak yang disebut dalam laporan tetap berstatus tidak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.***
Masjid Panggilan Sujud Direvitalisasi, Wakapolri: Bangun Karakter, Bangun Peradaban
Setetes Darah untuk Sesama, Korem 044/Gapo Rayakan HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan
REFORMASI-ID | Palembang – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-45, Korem 044/Garuda Dempo menggelar kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat, bertempat di Aula Makorem 044/Gapo Jl. Jenderal Sudirman Km 4,5 Kota Palembang, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT Korem 044/Gapo yang tahun ini mengusung tema “Bersama Rakyat Mengawal Program Strategis Pemerintah Menuju Indonesia Maju.”
Pada kesempatan tersebut, mewakili Danrem 044/Gapo, Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri membacakan sambutan Danrem yang menyampaikan apresiasi kepada PMI Kota Palembang atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin sehingga kegiatan sosial tersebut dapat terlaksana dengan baik.
Dalam sambutannya juga disampaikan bahwa tema HUT ke-45 Korem 044/Gapo memiliki makna mendalam tentang pentingnya kolaborasi, persatuan, dan semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan bangsa.
“Kegiatan donor darah yang kita laksanakan merupakan bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus kontribusi untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah di Kota Palembang agar kebutuhan masyarakat yang memerlukan transfusi darah dapat terus terpenuhi,” ucapnya.
Danrem melalui sambutannya menegaskan bahwa darah merupakan kebutuhan yang sangat penting dan tidak dapat digantikan. Setiap kantong darah yang terkumpul memiliki arti besar bagi pasien yang sedang menjalani pengobatan, korban kecelakaan, ibu melahirkan, maupun masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis.
Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat yang terus dipegang oleh Korem 044/Gapo, yakni “Bekerja dengan Hati, Berdampak dengan Aksi.” Semangat tersebut mengandung makna bahwa setiap bentuk pengabdian harus dilandasi keikhlasan, ketulusan, dan rasa tanggung jawab agar kehadiran TNI benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Di akhir sambutannya, Danrem menyampaikan penghargaan dan rasa hormat kepada seluruh peserta donor darah atas partisipasi dan kepedulian yang diberikan serta berharap apa yang dilakukan dapat menjadi amal ibadah dan memberikan manfaat besar bagi sesama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut mewakili Ketua PMI Kota Palembang, Plt Kepala UTD PMI Kota Palembang dr Pemi Welrado. (Mudian)
Wali Kota Bandar Lampung Hadiri Pembukaan Rakernas XVIII APEKSI
REFORMASI-ID | MEDAN - Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung di Grand City Hall Medan, Rabu (01/07/26).
Kegiatan Rakernas XVIII APEKSI menjadi momentum penting bagi para wali kota se-Indonesia untuk memperkuat sinergi, bertukar gagasan, serta membahas berbagai strategi pembangunan kota yang berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perkotaan ke depan.
Pembukaan ditandai dengan penabuhan gendang oleh Sekretaris Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, Ketua Umum APEKSI Ery Cahyadi, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution, Wali kota Medan Rico Tri putra bayu waas selaku tuan rumah dan Dewan Pengurus Apeksi.
Dalam acara ini, Ketua APEKSI Ery cahyadi, menyampaikan bahwa Rakernas APEKSI ini bukan hanya sekadar seremoni tapi juga berbicara substansi. Setidaknya, ada 3 pesan utama yang akan digagas pada Rakernas kali ini.
Pertama APEKSI konsisten mengawal otonomi. Kedua, optimis menuju Indonesia Emas 2045, dan ketiga, semangat politik pembangunan yang terkoordinasi dengan baik antara pusat dan daerah.
"Ajang pertemuan di Kota Medan ini memiliki misi pentingnya dalam mengembangkan dan menyinergikan program serta mengatasi permasalahan setiap kota, yang nantinya akan disampaikan kepada pusat untuk mencari solusi terbaik bagi seluruh masyarakat," kata Ery cahyadi.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Hj. Eva Dwiana menyampaikan bahwa kehadiran Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam Rakernas APEKSI merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antar pemerintah kota.
“Rakernas APEKSI ini menjadi wadah bagi seluruh pemerintah kota untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat kerja sama, dan mencari solusi bersama demi kemajuan daerah masing-masing", ujar wali kota.
Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berkomitmen mendorong pembangunan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat serta memperkuat peran kota dalam mendukung Indonesia yang maju dan berdaulat.
Rakernas XVIII APEKSI diharapkan dapat menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memperkuat peran pemerintah kota sebagai garda terdepan pelayanan publik. (**)
HUT Bhayangkara ke-80, Senkom Mitra Polri Kota Bekasi Apresiasi Pengabdian Polri
Suyono menyampaikan bahwa peringatan HUT Bhayangkara Ke-80 menjadi momentum untuk semakin memperkuat sinergi antara Polri, Senkom Mitra Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
”Keluarga Besar Senkom Mitra Polri Kota Bekasi mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026. Semoga Polri semakin Presisi, profesional, humanis, semakin dicintai masyarakat, serta senantiasa menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang terpercaya,” ucapnya.
Suyono menjelaskan, selama ini Senkom Mitra Polri aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, penanggulangan bencana, pengamanan kegiatan masyarakat, hingga membantu penyebarluasan informasi yang bermanfaat melalui jaringan komunikasi yang dimiliki.
Dengan mengusung slogan “Menembus Jarak Tanpa Batas”, Senkom Mitra Polri terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia serta membangun koordinasi yang erat dengan aparat keamanan dan pemerintah guna mendukung terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif.
Momentum Hari Bhayangkara Ke-80 juga diharapkan menjadi semangat baru bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan di tengah masyarakat.
Kerja keras, loyalitas, serta dedikasi tanpa batas dari para personel kepolisian dinilai menjadi pilar utama kenyamanan aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Penghargaan yang setinggi-tingginya kami haturkan atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras jajaran Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya masyarakat di Kota Bekasi,” jelas Suyono.
Melalui momentum Hari Bhayangkara, Senkom berharap agar sinergisitas yang erat antara legislatif, pemerintah daerah, dan institusi kepolisian terus terjaga demi kemajuan Kota Bekasi.
Ia berharap momentum Hari Bhayangkara ini yang bertemakan ”80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” ini bisa menjadi bahan refleksi untuk memperkuat institusi.
"Kepolisian yang selalu menjadi pengayom bagi setiap lapisan warga. Kepolisian yang mengabdi, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Dirgahayu Kepolisian Negara Republik Indonesia. Polri untuk masyarakat,” pungkasnya. (Agus W)
01 Juli 2026
Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf Terima Penghargaan Nugraha Sakanti pada HUT Bhayangkara ke-80
REFORMASI-ID | JAKARTA – Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf menerima penghargaan Nugraha Sakanti dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Mabes Polri.
Nugraha Sakanti merupakan tanda kehormatan tertinggi dari negara yang diberikan kepada kesatuan atau satuan kerja di lingkungan Polri yang dinilai memiliki jasa luar biasa di bidang kepolisian, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Penghargaan tersebut diterima Kapolda Lampung sebagai bentuk apresiasi atas capaian dan dedikasi Polda Lampung dalam menjalankan tugas kepolisian yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan penghargaan yang diterima Kapolda Lampung menjadi kebanggaan bagi seluruh jajaran Polda Lampung sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kinerja.
"Penghargaan Nugraha Sakanti yang diterima Bapak Kapolda merupakan kehormatan bagi seluruh keluarga besar Polda Lampung. Ini menjadi bukti bahwa dedikasi, kerja keras, dan sinergi seluruh personel mendapat apresiasi di tingkat nasional," ujar Yuni, Rabu (1/7/2026).
Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan, tetapi juga amanah agar seluruh personel terus menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang Presisi, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," katanya.
Yuni menambahkan, di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Helfi Assegaf, Polda Lampung berkomitmen terus memperkuat pelayanan publik, penegakan hukum, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Bapak Kapolda selalu menekankan bahwa setiap keberhasilan merupakan hasil kerja bersama seluruh personel. Karena itu, penghargaan ini akan menjadi penyemangat untuk terus berinovasi dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara," pungkasnya.
Sebagai informasi, Nugraha Sakanti merupakan tanda kehormatan yang diberikan negara kepada kesatuan atau satuan kerja di lingkungan Polri yang memiliki jasa luar biasa di bidang kepolisian.
Penghargaan tersebut menjadi simbol kehormatan, dedikasi, loyalitas, dan pengabdian tanpa batas dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (Mudian)
WaliKota Bandar Lampung Hadiri Rakernas APEKSI XVIII dan Konferensi Pers di Kota Medan
REFORMASI-ID | MEDAN - Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVIII di Kota Medan, Sumatera Utara. Sesampainya di Kota Medan, Wali Kota langsung mengikuti konferensi pers bersama Wali Kota Medan, Sekretaris Dewan Pengurus Apeksi, Wali Kota Solo dan Wali Kota Ternate yang digelar di Ruang Rapat Pemerintah Kota Medan, Selasa (30/6/2026).
Dalam konferensi pers tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan bahwa Rakernas APEKSI XVIII yang berlangsung pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026 diikuti oleh 96 pemerintah kota dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini diproyeksikan mampu mendorong perputaran ekonomi Kota Medan hingga sekitar Rp17 miliar yang berasal dari sektor penyelenggaraan acara, perhotelan, UMKM, kuliner, dan transportasi.
Selain menjadi forum strategis bagi para kepala daerah untuk memperkuat sinergi dan bertukar inovasi pembangunan daerah, Rakernas APEKSI XVIII juga menghadirkan sejumlah agenda, di antaranya Indonesia City Expo, forum tematik, Dialog Kota Tangguh, Karnaval Nusantara, serta bazar UMKM yang melibatkan ratusan pelaku usaha dari berbagai daerah.
"Salah satu agenda yang menjadi daya tarik masyarakat adalah Karnaval Nusantara yang diikuti puluhan delegasi dari berbagai kota di Indonesia dengan menampilkan keberagaman seni, budaya, dan tradisi daerah sebagai simbol persatuan dalam keberagaman," ujarnya.
Sementara itu Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menyampaikan dalam konferensi pers, Melalui keikutsertaan dalam Rakernas APEKSI XVIII diKota Medan, Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen memperkuat kerja sama antar daerah, salah satu nya membahas mitigasi permasalahan banjir diperkotaan, memperluas jejaring kolaborasi, serta mengadopsi berbagai inovasi.
"Ini bagian praktik terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (**)
Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolda Lampung: Tegaskan Semangat "Polri untuk Masyarakat"
REFORMASI-ID | Lampung – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Lampung Brigjen Pol Sumarto, memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Mapolda Lampung, Rabu (1/7/2026).
Upacara berlangsung khidmat sebagai puncak rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang tahun ini mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat".
Tema tersebut menjadi refleksi atas delapan dekade pengabdian Polri kepada bangsa dan negara, sekaligus penegasan komitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, responsif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Semangat Polri untuk Masyarakat menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas, mulai dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, hingga perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat.
Dalam upacara tersebut, Wakapolda Lampung membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menegaskan pentingnya transformasi Polri menjadi institusi yang semakin profesional, modern, adaptif, dan dicintai masyarakat.
Upacara diikuti oleh Pejabat Utama Polda Lampung, personel Polri, ASN, Bhayangkari, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tamu undangan lainnya.
Dalam amanat Presiden Republik Indonesia disampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh insan Bhayangkara atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.
Presiden juga menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus bermuara pada pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mampu menjawab berbagai tantangan zaman dengan tetap menjunjung tinggi profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas.
Selain itu, Presiden menyoroti tantangan Polri ke depan yang semakin kompleks, mulai dari ancaman kejahatan transnasional, perang siber, hingga dinamika geopolitik global yang menuntut kesiapan sumber daya manusia serta kemampuan adaptasi organisasi.
Karena itu, seluruh jajaran Polri didorong untuk terus memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan kompetensi personel, dan membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang berkualitas.
Pada kesempatan tersebut, Polda Lampung juga memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh masyarakat, penerima Sabuk Kamtibmas, serta pimpinan media massa yang dinilai telah memberikan kontribusi, dukungan, dan sinergi dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian, khususnya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta menyampaikan informasi yang edukatif kepada publik.
Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Yuni Iswandari Y mengungkapkan,Pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Polda Lampung kepada para mitra strategis yang selama ini berperan aktif dalam memperkuat kolaborasi bersama Polri.
Sinergi antara kepolisian, pemerintah, tokoh masyarakat, media massa, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan terus terjalin guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Provinsi Lampung.
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolda Lampung mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian dengan mengedepankan integritas, profesionalisme, dan pelayanan yang presisi.
Dengan semangat "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat", Polri diharapkan semakin dipercaya dan semakin dekat dengan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang aman, maju, dan sejahtera, pungkas mantan Kapolres Metro tersebut. (Mudian)
Polres Lampung Selatan Gelar Upacara HUT Bhayangkara KE-80, Tegaskan Komitmen `80 Tahun Mengabdi
REFORMASI-ID | Polres Lampung Selatan - menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Halaman Mapolres Lamsel, Senin (1/7/2026) pukul 08.00 s.d. 10.15 WIB. Upacara dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Senkom Mitra Polri Kabupaten Lampung Selatan.
Mengusung tema nasional `80 Tahun Mengabdi POLRI Untuk Masyarakat`, upacara menjadi momentum syukur atas usia delapan dekade Polri dalam menjaga kedaulatan, keamanan, dan ketertiban bangsa.
Dalam amanatnya, Kapolres Lampung Selatan menyampaikan poin-poin utama dari Kapolri terkait arah kebijakan Polri ke depan.
“Hari ini, 1 Juli 2026, Polri genap berusia 80 tahun. Tema `80 Tahun Mengabdi POLRI Untuk Masyarakat` adalah bukti pengabdian panjang Polri. Mari kita jadikan momentum ini untuk bersyukur,” ujar Kapolres.
Kapolres juga menekankan 3 arah kebijakan Polri: Memperkuat Presisi, Melayani dengan Humanis, dan Menjaga Stabilitas sebagai cooling system daerah.
“Secara lokal, saya mengapresiasi seluruh personel Polres Lampung Selatan. Kita sadar, Lampung Selatan adalah pintu gerbang Pulau Sumatera. Stabilitas keamanan di sini adalah kunci untuk menciptakan iklim investasi dan pariwisata yang aman,” tegasnya.
Kapolres berpesan agar seluruh personel menjadikan slogan `POLRI Untuk Masyarakat` sebagai napas dalam bertugas. “Dekatlah dengan rakyat, dengarkan keluhannya, dan layani dengan hati. Sesuai filosofi logo HUT Bhayangkara ke-80, kita harus ramah, responsif, dan tidak antikritik,” pesannya.
*Apresiasi dari Senkom Lamsel*
“Kami dari Senkom Mitra Polri Lampung Selatan mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara ke-80. 80 tahun mengabdi adalah amanah besar. Kami mendoakan Polri semakin jaya, profesional, dan selalu dipercaya masyarakat,” ujar Ari Nenggo.
Ari Nenggo menegaskan komitmen Senkom untuk terus mendukung program Kamtibmas, patroli siskamling, pengamanan agenda nasional/daerah, serta penanggulangan bencana di Lampung Selatan.
“Sinergi Senkom dan Polri harus terus diperkuat. Kami siap menjadi garda terdepan yang membantu Polri menjaga Lampung Selatan tetap aman, damai, dan kondusif,” tegasnya.
Hari Bhayangkara diperingati setiap 1 Juli, merujuk pada lahirnya Kepolisian Negara Republik Indonesia pada 1 Juli 1946. Tahun 2026 ini menandai usia ke-80 Polri.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta.
M. Nurvauzi - Humas 081389219737
Hadiri Upacara Hari Bhayangkara Ke-80, Danrem 044/Gapo Apresiasi Pengabdian Polri
REFORMASI-ID | Palembang – Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 044 menghadiri Upacara Hari Ke-80 Bhayangkara yang berlangsung di Halaman Griya Agung Palembang, Jalan Demang Lebar Daun, Kota Palembang, Rabu (1/7/2026).
Upacara Hari Ke-80 Bhayangkara tahun ini mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri Untuk Masyarakat". Bertindak selaku Inspektur Upacara yakni Gubernur Sumatera Selatan dan diikuti sekitar 1.000 peserta upacara yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah serta berbagai elemen masyarakat.
Rangkaian kegiatan upacara berlangsung dengan khidmat dan diisi sejumlah agenda, di antaranya pengucapan Tri Brata, penganugerahan Bintang Bhayangkara Nararya, Satya Lencana Kesetiaan 24 Tahun, 16 Tahun, dan 8 Tahun, pembacaan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia, serta penyematan tanda kehormatan Satya Lencana Bintang Bhayangkara Nararya, Satya Lencana Kesetiaan 24 Tahun, Satya Lencana Kesetiaan 16 Tahun, dan Satya Lencana Kesetiaan 8 Tahun oleh Inspektur Upacara.
Kehadiran Danrem 044/Gapo bersama Ketua Persit KCK Koorcab Rem 044 merupakan bentuk sinergitas dan soliditas antara TNI dengan Polri yang selama ini telah terjalin dengan baik dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan di wilayah Sumatera Selatan.
Pada kesempatan tersebut, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia yang memasuki usia pengabdian ke-80 tahun.
“Atas nama keluarga besar Korem 044/Gapo, saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Polri,” ujar Danrem.
Lanjut Brigjen Khabib, “Semoga Polri semakin profesional, modern, dicintai masyarakat, serta terus memperkuat sinergitas bersama TNI dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,”.
“Momentum Hari Bhayangkara ini juga menjadi penguat komitmen bersama untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik demi terwujudnya Indonesia yang aman dan sejahtera," tutupnya. (Mudian)
Ads 970x90






























