Media Reformasi Indonesia (MRI)

19 Maret 2026

H-3 Lebaran 2026, Roda Empat Naik 9,7 Persen Mendominasi Lintas Selat Sunda


REFORMASI-ID | Merak, Banten - Berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara) selama 18 jam (periode 18 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 18.00 WIB) atau H-3 tercatat jumlah trip yang beroperasi sebanyak 109 trip. Kamis, 19/03/2026.

Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H-3 mencapai 124.105 orang atau naik 4,7% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 118.536 orang.

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H-3 mencapai 17.691 unit atau naik 3,1% dibandingkan realisasi tahun lalu yaitu 17.158 unit. Kendaraan roda empat mencapai 15.145 unit atau naik 9,7% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 13.809 unit.

Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 936 unit atau turun 24,4% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.238 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 612 unit atau turun 9,7% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 678 unit.

Total seluruh kendaraan tercatat 34.384 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H-3 atau naik 4,6% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 32.883 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara mulai dari H-10 sampai H-3 tercatat 592.033 orang atau naik 1,3% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 584.303 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 153.254 unit atau naik 7,5% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 142.619 unit.

Sebaliknya, berdasarkan data Posko Bakauheni selama 18 jam (periode 18 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 18.00 WIB) atau H-3 tercatat jumlah trip yang beroperasi di Pelabuhan Bakauheni sebanyak 101 trip.

Adapun realisasi total penumpang di Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H-3 mencapai 41.022 orang atau naik 18,7% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 34.555 orang.

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H-3 mencapai 718 unit atau naik 28,7% dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 558 unit. Kendaraan roda empat mencapai 5.576 unit atau naik 17,7%  dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.736 unit.

Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 1.272 unit atau turun 30,3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 976 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 500 unit atau naik 30,3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 435 unit.

Total seluruh kendaraan tercatat 8.066 unit yang telah menyeberang dari Sumatera ke  Jawa pada H-3 atau naik 20,3% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 6.705 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa (Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu) pada H-10 sampai H-3 tercatat 321.353 orang atau naik 2,6% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 313.109 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 68.091 unit atau naik 9,2% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 62.363 unit. (Hms/Mdn)

18 Maret 2026

Patroli Malam Intensif, Koramil 03/Teluk Pucung Antisipasi Kejahatan Jelang Idul Fitri


REFORMASI-ID | Kodam Jaya - Kota Bekasi 18/03/2026 Dalam rangka mengantisipasi potensi tindak kejahatan menjelang Hari Raya Idul Fitri, Koramil 03/Teluk Pucung melaksanakan patroli malam disertai himbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Kegiatan patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik yang dianggap rawan terhadap potensi gangguan kriminalitas. Selain berjalan kaki, personel juga melaksanakan patroli berkendara guna menjangkau wilayah yang lebih luas dan memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Dalam pelaksanaannya, anggota Koramil turut memberikan himbauan secara humanis kepada warga yang ditemui agar meningkatkan kewaspadaan, serta berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat.

Danramil 03/Teluk Pucung Mayor Inf Fatwanul menyampaikan bahwa kegiatan patroli malam ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi wilayah binaan.

“Patroli dan himbauan kepada masyarakat ini adalah upaya kami dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban, sehingga wilayah tetap aman dan terhindar dari gangguan kriminalitas menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dengan adanya patroli rutin ini, diharapkan sinergi antara aparat dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga.

(Sumber Kodim 0507/Bekasi)

Polda Metro Jaya Ungkap Pelaku Penyiram Air Keras Aktivis Melalui Analisa Scientific



REFORMASI-ID | Jakarta - Komitmen Polda Metro Jaya dalam menuntaskan kasus penyiraman cairan berbahaya (air keras) terhadap aktivis KontraS menemui titik terang. Melalui kerja keras tim gabungan yang mengedepankan metode Scientific Crime Investigation, jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil mengidentifikasi para pelaku di balik aksi keji tersebut. Hal ini sejalan dengan atensi Kapolri yang menempatkan perkara ini sebagai prioritas utama secara akuntabel dan transparan.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa kunci utama pengungkapan ini didasarkan pada penelusuran mendalam terhadap rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian dan jalur pelintasan pelaku. Secara faktual, penyidik berhasil memetakan arah pergerakan pelaku, baik sebelum maupun sesudah kejadian. Hasil analisa digital menunjukkan bukti krusial berupa wajah jelas salah satu pelaku yang terekam kamera sesaat sebelum beraksi, di mana saat itu pelaku terpantau belum mengenakan helm.

"Kami melakukan analisa secara mendalam dan scientific. Dari rekaman CCTV, ditemukan kecocokan identitas yang sangat kuat, mulai dari wajah pelaku hingga pakaian yang digunakan, yang identik dengan saat kejadian. Berdasarkan keterangan 15 saksi dan sinkronisasi dengan database Polri, kami telah mengidentifikasi dua pelaku utama dengan inisial BHWC dan MAK," ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya di Gedung Promoter, Rabu (18/3/2026).

Penyelidikan tidak berhenti di situ. Berdasarkan pengecekan jalur perlintasan dan fakta-fakta di lapangan, pihak kepolisian mencium adanya keterlibatan pihak lain. Dirreskrimum menegaskan bahwa temuan saat ini tidak menutup kemungkinan jumlah pelaku lebih dari empat orang. Proses analisa ilmiah masih terus berlanjut untuk memastikan seluruh pihak yang terlibat, baik eksekutor maupun aktor intelektual, dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Seiring dengan perkembangan penyidikan yang mengarah pada keterlibatan oknum anggota, Polda Metro Jaya secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku telah menyerahkan penanganan perkara ini kepada Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI. Langkah ini diambil untuk menjamin transparansi dan koordinasi antarlembaga demi tegaknya keadilan tanpa pandang bulu.

Di sisi lain, berdasarkan informasi resmi dari Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto, dalam jumpa pers di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (18/3/2026), sebanyak 4 orang pelaku telah diamankan dan tiga di antaranya adalah perwira. Ketiga perwira yang terlibat berpangkat kapten dan letnan satu (lettu). "Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, Serda ES," papar Yusri.

Menutup keterangannya, Dirreskrimum Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pihaknya akan terus menjalin komunikasi intensif dan berkoordinasi secara aktif dengan jajaran Pom TNI dalam proses penyelesaian kasus ini. Langkah kolaboratif ini memastikan bahwa seluruh fakta hukum yang ditemukan oleh penyidik Polri dapat terintegrasi dengan baik dalam proses hukum militer, guna menjamin pengungkapan kasus yang tuntas dan terang benderang.

Masalah Klasik Jelang Lebaran, Sampah Pasar Pemkab Bekasi Tidak Terangkut



REFORMASI-ID | Bekasi - Tumpukan sampah yang tidak terangkut menjadi sorotan warga di salah satu blok Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi, yang berada di bawah pengelolaan Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi. Kondisi ini terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial dan viral pada Rabu (18/3/2026).

Dalam video tersebut, seorang warga menunjukkan langsung kondisi tumpukan sampah yang dibiarkan menumpuk di area yang diklaim sebagai tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Bekasi, dalam hal ini Dinas Perdagangan. "Ini titik sampah yang Pemda bos. Ini yang harus diangkut sama mobil Pemda," kata warga dalam video yang beredar.

Warga itu menegaskan bahwa pengelolaan sampah di blok tersebut sepenuhnya merupakan kewajiban pemerintah daerah, bukan pihak pengelola swasta. Namun, menurutnya, kewajiban itu tidak dijalankan sebagaimana mestinya. "Sampah pengangkutan Pemda yang diabaikan dan terbengkalai," katanya.

Warga tersebut kemudian menuding bahwa armada truk sampah Dinas Perdagangan justru beroperasi di blok lain yang dikelola pihak swasta, yakni PT Citra Prasasti Konsorindo (Cipako). "Malah ngebelain mobil dinasnya ngompreng ngambil sampah yang Cipako," ujarnya.

Warga itu pun mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja aparatur pemerintah yang dinilai tidak bertanggung jawab atas pengelolaan sampah di wilayah yang seharusnya mereka tangani.
"Ke mana aja nih orang Pemda ini? Masa sampah sendiri kagak diangkat-angkat? Mau pada makan gaji buta doang Pemda itu? Sampah kayak gini nggak diangkat orang Pemda," sambungnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada respons resmi dari Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi terkait keluhan warga tersebut.

H-4 Angkutan Lebaran 2026 Jawa-Sumatera, ASDP Pemudik Alami Peningkatan

REFORMASI-ID | Lampung Selatan, Bakauheni - Berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara) selama 24 jam (periode 17 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H-4 tercatat jumlah trip yang beroperasi sebanyak 127 trip. Rabu, 18/03/2026.

General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni Partogi Tamba menyampaikan, Lebaran ini bukan agenda spesial tapi merupakan agenda rutin, namun ada tantangan yang berbeda disetiap momen. Tahun ini Bakauheni H-4 sudah ramai, Angleb kali mengalami tren peningkatan signifikan dan lancar ini semua berkat sinergitas dan kolaborasi stakeholder terkait. 

Partogi menegaskan, tentunya masih ada kekurangan namun Asdp berkomitmen memberikan perbaikan di segala bidang demi pelayanan maksimal dan kenyamanan pengguna jasa ataupun para pemudik sehingga tiba dengan selamat di kampung halaman untuk merayakan hari lebaran Idhul Fitri 1447H/2026M bersama sanak keluarga tercinta,.

"PT ASDP Cabang Bakauheni mengucapkan selamat hari raya Idhul Fitri, rayakan dengan kembali menjadi insan yang Fitri. Tetap utamakan keselamatan dan hati hati dijalan istirahat jika lelah gunakan fasilitas yang sudah disiapkan oleh stakeholder terkait," ujarnya.

Pemudik dari Sumatera pulau Jawa, berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam (periode 17 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H-4 tercatat jumlah trip yang beroperasi di Pelabuhan Bakauheni sebanyak 131 trip.

Adapun realisasi total penumpang di Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H-4 mencapai 52.707 orang atau naik 11,4 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 47.293 orang. 

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H-4 mencapai 754 unit atau naik 19,5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 631 unit. Kendaraan roda empat mencapai 6.197 unit atau turun 10,6 persen  dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 5.601 unit. 

Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 1.799 unit atau naik 23,6 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.455 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 815 unit atau naik 7,5 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 758 unit. 

Total seluruh kendaraan tercatat 9.565 unit yang telah menyeberang dari Sumatera ke  Jawa pada H-4 atau naik 13,3 persen dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 8.445 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa (Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu) pada H-10 sampai H-4 tercatat 280.331 orang atau naik 0,6 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 278.554 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 60.259 unit atau naik 8,3 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 55.658 unit. 

Sebaliknya, adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H-4 mencapai 104.321 orang atau turun 7 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 112.115 orang. 

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H-4 mencapai 9.816 unit atau turun 7 persen dibandingkan realisasi tahun lalu yaitu 10.552 unit. Kendaraan roda empat mencapai 13.385 unit atau turun 8 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 14.545 unit. 

Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 1.839 unit atau turun 4,4 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.924 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 729 unit atau turun 8,1 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 793 unit. 

Total seluruh kendaraan tercatat 25.769 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H-4 atau turun 7,4 persen dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 27.814 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara mulai dari H-10 sampai H-4 tercatat 467.928 orang atau naik 0,5 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 465.767 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 117.112 unit atau naik 6,7 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 109.736 unit. (Mdn)

Wujudkan Kelancaran Arus Pagi, Personel Detasemen Perintis Korsabhara Baharkam Polri Siaga di Titik Rawan Kemacetan



REFORMASI-ID | Depok - Guna memastikan aktivitas masyarakat di pagi hari berjalan lancar dan aman, Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri melalui Personel Subden C Detasemen Perintis melaksanakan pengaturan lalu lintas (Gatur Lantas) di sejumlah titik strategis pada Rabu (18/3/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB ini menyasar beberapa lokasi padat kendaraan, khususnya di wilayah perbatasan dan area pendidikan. Kehadiran personel Polri di lapangan bertujuan untuk mengurai kepadatan volume kendaraan serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas pada jam keberangkatan kerja dan sekolah.

Berdasarkan pantauan di lapangan Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, menempatkan personel difokuskan pada enam titik rawan seperti Simpang PAL dan Simpang Perempatan Gunadarma
Simpang Universitas Indonesia (UI)
Depan Gerbang Mako Korsabhara
Simpang Leuwinanggung dan Simpang Resimen III

Langkah preventif ini merupakan wujud nyata komitmen institusi Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Tidak hanya mengatur ritme kendaraan, personel di lapangan juga bersiaga membantu pejalan kaki yang menyeberang jalan demi menjamin keselamatan seluruh pengguna jalan.

"Kegiatan ini rutin dilakukan sebagai bentuk pengabdian agar masyarakat merasa nyaman dalam memulai aktivitasnya. Kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung di tengah jalan," ujar perwakilan Dirsamapta 

Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di sejumlah titik plottingan terpantau ramai namun tetap terkendali dan kondusif.

Munir Gelar Silaturrahmi Dengan Guru Ngaji & Tokoh Masyarakat


REFORMASI-ID | LAMPUNG TENGAH - Anggota komisi III DPRD Provinsi lampung dari fraksi partai kebangkitan bangsa menggelar acara santunan anak yatim & Silaturrahmi guru ngaji dan tokoh masyarakat dengan tema : Santunan anak yatim, Silaturrahmi tokoh masyarakat LPJ 1 tahun Munir abdul Haris, S. Sos.I sebagai anggota DPRD Provinsi lampung 2024-2029. Ahad 15 Maret 2026 di posko Munir Centre desa Sendang Mulyo, Kecamatan Sendang Agung, kabupaten Lampung Tengah.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan yalal waton, dilanjutkan do’a bersama untuk keselamatan bangsa di imami KH. Shohahun Zainun (pengasuh pon-pes Sananul Falah Sendangmulyo). Sambutan DPRD Provinsi Munir Abdul Haris, DPRD kabupaten H. Ujang Mahmud, kapala kampung Sendangmulyo Suparyo, sambutan perwakilan tokoh masyarakat Bapak Laman, dilanjutkan santunan anak yatim, pembagian bingkisan untuk para guru ngaji, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum. 

Hadir dalam kegiatan tersebut KH. Hamdat (Syuriah PCNU Lampung Tengah), Kyai Gufron Mustofa (ketua MWC NU Sendangagung), Ustadzah Unainah (ketua PAC Fatayat), Ibu Jariyah (ketua PAC Muslimat), Khomaedi (ketua DPAC PKB), KH. Jalil (MWC NU Bangun Rejo), KH. Shohaun Zainun (Rois Syuriah Ranting NU), Suparyo (kepala kampung sendangmulyo), Ibu Nyai Hj. Ama Marjuni, KH. Nur Hakim dan para pengasuh pondok pesantren di kecamatan sendang agung, ustadz dan ustadzah guru ngaji, imam Mushola dan masjid, pimpinan jama’ah yasinan ibu-ibu, aparatur kampung Sendangmulyo, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, kurang lebih 800 orang.

Dalam sambutannya Munir menyampaikan berbagai hal tentang semua apa yang mampu dan telah diperjuangkan untuk pembangunan dapil 7 lampung tengah, mas Munir adalah anggota DPRD Provinsi bersama Gubernur dan wakil Gubernur lampung berkewajiban untuk mendorong percepatan pembangunan yang menjadi wilayah Provinsi, termasuk urusan jalan yang menjadi tanggung jawab mas Munir adalah jalan provinsi Lampung yang ada di kabupaten Lampung Tengah, dan berkat kekompakan dan perjuangan bersama 12 anggota DPRD Provinsi Lampung lintas fraksi dari dapil 7 Lampung Tengah dan komitmen Gubernur & wakil Gubernur Lampung tahun 2026 ini kabupaten Lampung Tengah termasuk mendapatkan prioritas terbanyak pembangunan ruas jalan provinsi dengan total nilai proyek 300 miliar lebih diantaranya ; 

Ruas jalan Pringsewu - Kalirejo 2.5 KM, 25 M, bandar jaya - mandala 10 KM, 100 M, Wates - Metro 1.5 KM, 15 M, Kalirejo - bangun Rejo 6 KM, 60 M, Padang ratu - pekurun udik 4 KM, 40 M, Padang ratu - kairejo 7 KM, 70 M. dari tahun lalu 2025 yang hanya 97 M naik 3 kali lipat, ini berkat kekompakan 12 anggota DPRD Provinsi lintas fraksi dari dapil 7 lampung tengah. Dari wilayah barat ada saya & mas Budi dari PKB, ada pak singo dari demokrat, ada mas ghofur dari PKS, ada bang miswan dari Nasdem, ada bang Surajaya dari PAN, ada Marsha Dita dari Golkar, dan lain-lain. 

"Kami semua kompak, komit, berjuang bersama untuk mempengaruhi kebijakan publik yang maslahat untuk rakyat banyak khususnya lampung tengah, tutur Munir yang juga wakil Katib PWNU dan Wakil ketua umum KADIN lampung ini.

Dalam sesi tanya jawab diantaranya Bapak Martoyo mengucapkan terima kasih cucu nya sudah diperjuangkan untuk mendapatkan beasiswa kuliah, Sumarni mewakili wali murid siswa-siswi yang total berjumlah 3200 siswa di kecamatan sendangagung mengucapkan terima kasih karena sudah 2 tahun berturut-turut mendapatkan program Indonesia pintar aspirasi dari PKB melalui mas Munir. 

"Alhamdulillah kalau 2024 11 rb siswa yang bisa saya kawal dan usulkan 2025 kemarin bertambah menjadi 25 ribu siswa se lampung tengah dari semua jenjang baik SD, SMP, SMA, SMK. dan semoga di 2026 minimal bisa bertahan 25 ribu siswa syukur bisa tambah, tutur Munir. 

Selain itu ada perwakilan masyarakat yang mengeluhkan tentang menu MBG, Munir menyampaikan bahwa dia akan menjalankan fungsi pengawasannya agar program Presiden ini berhasil, jangan sampai uang yang keluar dari negara sudah sangat besar begitu menjadi menu makanan tidak dimakan oleh anak-anak karena kurang enak dan kurang bergizi, jadi nya mubazir dan uang terbuang sia-sia.

"Oleh karenanya bapak-ibu kita awasi bersama bahwa anggaran untuk menu siswa TK sampai kelas 3 8.000, untuk siswa kelas 4 keatas 10.000, itu mutlak semua harus dibelanjakan yang terbaik untuk menu makanan tidak boleh dikurangi sepeserpun, kalau ada MBG yang punya indikasi mengurangi belanja mohon nanti dilaporkan ke saya, agar kita tegur," tambah Munir. 

Selain itu Sutarjo mewakili sekitar 200 sopir truk dari kecamatan sendang agung menyampaikan keluhannya tentang larangan truk melewati ruas jalan di Pringsewu karena dianggap over load dan merusak jalan. 

"Mas Munir anda sebagai wakil Kami, kami ini hanya mencari sesuap nasi mas, tolong kami mas, kalau jalan tidak boleh dilewati kita gak bisa makan mas, kalau memang harus ditegakkan aturan ayo tegakan bersama agar ada solusi terhadap persoalan ini," ucapnya. 

Menanggapi hal tersebut Munir menyampaikan bahwa sesuai dengan PERDA tentang muatan maksimal jalan provinsi 12 ton, jalan kabupaten 8 ton,  kalau aturan ini ditegakkan apakah sopir siap tanya Munir dalam tanya-jawab tersebut, Sutarjo menyampaikan saya dan sopir yang lain di Lampung Tengah ini ada sekitar 600 an sopir truk.

"Kalau memang itu aturan yang harus kita taati kita siap untuk mentaati semua tapi mas Munir juga harus menyampaikan ke pemerintah jalan yang dibangun tolong harus sesuai spek agar tidak cepat hancur, jadi tidak hanya kami yang disalahkan terhadap kerusakan jalan mas," ungkapnya. 

Dalam jawabannya Munir menyampaikan akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait diantaranya Bupati Lampung Tengah dan Pringsewu, Polres Lampung Tengah dan Pringsewu, dinas perhubungan dan lain-lain. 

Acara berjalan dengan lancar dan semua yang hadir mendapatkan bingkisan dan tanda mata dari anggota DPRD Provinsi lampung ini. Mohon jangan dilihat nilainya ya bapak-ibu, tapi semoga dengan silaturrahmi ini kita bisa menambah amal kebaikan di bulan yang penuh berkah ini bersama-sama, karena kita juga berkumpul bersama mendo’akan kebaikan untuk bangsa kita, dan untuk kita semua yang hadir disini, tambah Munir dalam sambutannya. (*)

17 Maret 2026

Rapat Koordinasi DPW PKB Lampung Bahas Agenda Halalbihalal, Diskusi Publik, dan Program Kerja 2026


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Lampung menggelar rapat koordinasi bersama pengurus biro-biro di Kantor DPW PKB Lampung, Pahoman, Senin (16/03/2026).

Rapat tersebut dihadiri Ketua DPW PKB Provinsi Lampung, Chusnunia Chalim, beserta jajaran pengurus harian dan seluruh pengurus biro. Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan program kerja organisasi, memperkuat koordinasi antarstruktur partai, serta merumuskan agenda strategis jangka pendek dan menengah.

Dalam rapat tersebut, DPW PKB Provinsi Lampung membahas sejumlah agenda penting, salah satunya perencanaan kegiatan Safari Halalbihalal pada bulan Syawal 1447 Hijriah. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang pelaksanaannya akan disesuaikan dengan jadwal serta komitmen masing-masing biro di internal partai.

Adapun jadwal sementara pelaksanaan Halalbihalal direncanakan berlangsung pada 27 hingga 29 Syawal, yang akan digelar secara bertahap di tingkat DPW maupun DPC se-Provinsi Lampung.

Selain itu, rapat koordinasi juga menghasilkan rencana kegiatan rutin organisasi, meliputi musyawarah kerja daerah, pertemuan bulanan, serta diskusi publik yang akan dilaksanakan secara berkala dalam tiga bulan ke depan. Diskusi publik tersebut akan mengangkat berbagai isu strategis, mulai dari penyuluhan perlindungan perempuan dan anak hingga peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ginjal.

Dalam arahannya, Chusnunia Chalim berharap kegiatan diskusi publik ini dapat menjadi wujud nyata kehadiran PKB di tengah masyarakat serta memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas kehidupan sosial.

Rapat berlangsung dengan lancar dan menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis yang akan segera ditindaklanjuti oleh seluruh jajaran pengurus di tingkat wilayah maupun cabang. (*)

Kasus Skandal Proyek Cianjur Terus Bergulir, Ketua Gakeslab Jatim Angkat Bicara



REFORMASI-ID | Jakarta - Di tengah bergulirnya polemik hukum atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Cianjur, Ketua Gakeslab Indonesia Provinsi Jawa Timur,  Drs. Agus Staf Hartanto, MM, angkat bicara untuk membedah anatomi sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah. Pernyataan ini sekaligus menjadi garis tegas guna menghindari tumpang tindih penafsiran antara pengadaan barang dengan pekerjaan konstruksi yang sering kali memicu kerugian negara.

​Agus menegaskan bahwa Gakeslab Jatim memposisikan diri sebagai pengawal profesionalisme perusahaan alat kesehatan. Terkait substansi putusan di Cianjur maupun detail "dana titipan", pihaknya memilih untuk tidak masuk ke ranah yang bukan merupakan kewenangannya.

​"Itu wilayah otoritas hukum dan audit. Fokus kami adalah memastikan anggota bekerja sesuai regulasi pengadaan yang berlaku," tegas Agus saat memberikan keterangan tertulisnya, Senin (16/3/2026).

​Dalam tinjauan investigatifnya, Agus menunjuk pada sistem e-purchasing di e-katalog LKPP sebagai instrumen transparansi utama. Namun, ia tidak menampik adanya ruang-ruang teknis yang harus dipahami oleh Satuan Kerja (Satker) agar tidak terjadi penyimpangan anggaran.

​"Harga alat di e-katalog memang bersifat tetap. Namun, publik perlu tahu bahwa ada variabel seperti ongkos kirim yang nilainya bergantung pada volume dan jarak. Di sinilah ruang negosiasi resmi dibuka antara Satker dan Penyedia," ungkapnya.

​Ia menambahkan bahwa harga tersebut merupakan paket komplit (all-in), yang mencakup instalasi hingga pelatihan pengguna. "Alat yang dipasang wajib dipastikan berfungsi 100 persen. Jika tidak, maka kewajiban penyedia belum tuntas," tambahnya.

​Salah satu temuan penting dalam narasi ini adalah seringnya terjadi salah kaprah dalam mendefinisikan pekerjaan persiapan prasarana alat medis sebagai proyek konstruksi. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018, Agus memberikan pemisahan yang sangat kontras.

​Ia mencontohkan, pembuatan dudukan untuk alat berat seperti MRI, CT Scan, atau X-Ray, serta penyambungan saluran air untuk Dental Unit, sering dianggap sebagai proyek fisik terpisah.

​"Menurut kami, penyiapan prasarana atau pra-instalasi ini adalah satu kesatuan dengan harga alat di e-katalog. Ini bukan pekerjaan konstruksi. Ini adalah bagian dari pengadaan barang untuk memastikan peralatan siap digunakan langsung," jelas Agus dengan nada tegas.

​Pemisahan ini, menurut Agus, sangat vital bagi aparat penegak hukum maupun auditor untuk dipahami. "Pengadaan barang adalah soal produk jadi. Konstruksi adalah soal membangun fisik bangunan. Jika metode pengadaan dan standar pengawasannya dicampuradukkan, di situlah potensi kerancuan administrasi bermula." (Rilis *Yape Gulo)

Sidak Mako Pengadegan, Kabaharkam Polri Komjen Karyoto Tegaskan: Fasilitas Terawat, Pelayanan Rakyat Maksimal!




REFORMASI-ID | Jakarta - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol. Karyoto, S.I.K., melakukan kunjungan kerja mendadak (sidak) ke Markas Komando (Mako) Detasemen Perintis, Pengadegan, pada Selasa (17/3/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kesiapan personel di lapangan didukung oleh fasilitas dan armada yang prima.

Dalam peninjauan intensif tersebut, Komjen Karyoto menyisir setiap sudut markas, mulai dari area perkantoran hingga hunian personel (flat). Kabaharkam memberikan perhatian khusus pada aspek kesehatan lingkungan. Beliau sempat melayangkan teguran keras saat mendapati kondisi selokan dan mess yang dinilai kurang terawat, kotor, dan lembab.

"Lingkungan kerja dan hunian yang bersih adalah cermin profesionalisme. Bagaimana anggota bisa melayani masyarakat dengan prima jika kesehatan dan kenyamanan mereka di markas sendiri terabaikan?" tegas Komjen Karyoto di sela-sela pengecekan.

Perbaikan Armada Jadi Prioritas

Tak hanya soal kebersihan, kesiapan alat material khusus (almatsus) juga menjadi sorotan utama. Kabaharkam secara detail memeriksa kondisi kendaraan taktis (rantis) dan kendaraan roda dua. Hasilnya, ditemukan 6 unit motor listrik dan 5 unit motor Yamaha Vixion yang mengalami kerusakan.

Merespons temuan tersebut, mantan Kapolda Metro Jaya ini menegaskan akan segera melakukan langkah perbaikan secara mandiri. Hal ini dilakukan agar mobilitas Detasemen Perintis dalam menjaga keamanan ibu kota tidak terganggu.

"Segera kita perbaiki. Mobilitas tidak boleh terhambat. Detasemen Perintis harus selalu dalam kondisi siap tempur dan siap gerak demi pelayanan publik yang maksimal," tambahnya.

Kegiatan sidak ini didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Baharkam Polri, di antaranya Karorenmin Baharkam Polri, Dirsamapta Korsabhara, dan Dirbintibmas Korbinmas.

Aksi nyata ini merupakan manifestasi dari jargon Baharkam Polri: Siap, Terlihat, dan Bermanfaat. Melalui penguatan internal dan disiplin pemeliharaan aset negara, Polri berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat.

Wakapolri: Aplikasi Siger Polda Lampung Permudah Pemudik, Perjalanan Lebih Aman dan Terukur



REFORMASI-ID | Lampung - Wakapolri memberikan apresiasi kepada Polda Lampung atas kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, khususnya melalui inovasi aplikasi Siger yang didukung soliditas dan sinergi kuat lintas stakeholder dalam mengelola arus mudik Lebaran 2026. Apresiasi tersebut disampaikan saat doorstop kepada awak media di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Selasa (17/3).

Wakapolri menilai, peningkatan signifikan yang ditunjukkan Polda Lampung tidak terlepas dari kolaborasi erat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, Basarnas, dan ASDP. Sinergi ini menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan terukur.

Salah satu wujud nyata upaya pelayanan Polri adalah kehadiran aplikasi Siger yang menyajikan data lalu lintas secara real-time dan akurat. Aplikasi ini menjadi baseline utama dalam pengambilan keputusan di lapangan oleh Kapolda Lampung dan seluruh jajaran, sehingga setiap langkah penanganan dilakukan berbasis data (data-driven), lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran bagi kebutuhan masyarakat.

Melalui aplikasi Siger, kondisi arus lalu lintas diklasifikasikan dalam tiga kriteria utama, yakni hijau, kuning, dan merah. Kategori hijau menunjukkan kondisi arus yang masih landai dan terkendali. Namun ketika terjadi peningkatan volume kendaraan berdasarkan traffic counting, maka masuk pada kategori kuning sebagai peringatan dini. Pada fase ini, kepadatan mulai terdeteksi dari gate tol hingga kisaran KM 500 menuju KM 1, sehingga langkah antisipasi langsung dijalankan.

Dalam kondisi kuning, Polda Lampung bersama stakeholder telah menyiapkan lima rest area sebagai buffer zone untuk mengatur arus kendaraan sebelum menuju Pelabuhan Bakauheni. Pada titik ini, ASDP juga telah proaktif menghadirkan layanan pembelian tiket di rest area yang telah ditentukan, baik secara online maupun manual, sehingga masyarakat tidak perlu menunggu di pelabuhan.

Apabila volume kendaraan meningkat signifikan, dengan rekapitulasi mencapai di atas 6.000 hingga 9.000 kendaraan dan kepadatan mencapai sekitar KM 4, maka kondisi ditetapkan sebagai kategori merah. Pada situasi ini, langkah penanganan ditingkatkan dengan penambahan buffer zone menjadi 10 rest area. Seluruh titik tersebut juga dilengkapi layanan tiket oleh ASDP untuk mempercepat proses penyeberangan dan mengurangi antrean.

Selain pengendalian arus, aplikasi Siger juga berfungsi sebagai layanan informasi bagi masyarakat. Pemudik dapat menentukan pilihan jalur perjalanan secara lebih terukur, karena telah disiapkan empat alternatif jalur, yakni jalur barat, jalur tengah, jalur tol, dan jalur timur. Dengan skema ini, distribusi kendaraan menjadi lebih merata dan arus lalu lintas dapat dikendalikan secara optimal.

Pelayanan kepada masyarakat juga diperkuat melalui distribusi kendaraan ke empat pelabuhan—ASDP, SMA, BBJ, dan Panjang—yang diputuskan secara terpadu oleh seluruh stakeholder. Melalui mekanisme ini, kendaraan roda dua, roda empat, dan angkutan penumpang lainnya dapat diarahkan secara proporsional ke masing-masing pelabuhan, sehingga mengurangi penumpukan dan meningkatkan kelancaran arus.

Dalam aspek kesiapsiagaan, Polda Lampung bersama stakeholder juga telah menyiapkan langkah antisipasi terhadap situasi kontingensi, khususnya kecelakaan di perairan. Sebanyak 16 kapal disiagakan dengan dukungan 320 personel gabungan dari TNI, Basarnas, Polair, dan Polri. Kesiapan ini dilengkapi dengan perhitungan kebutuhan keselamatan seperti life jacket, kecepatan respons, serta penguatan pemantauan berbasis data secara real-time guna memitigasi risiko fatalitas di lapangan.

Command center yang terintegrasi menjadi pusat kendali utama dalam memantau seluruh pergerakan arus lalu lintas dan mendukung pengambilan keputusan cepat lintas instansi. Selain itu, Polda Lampung juga mengoptimalkan pelayanan melalui pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di berbagai titik strategis untuk memastikan masyarakat mendapatkan bantuan dengan cepat dan mudah.

“Keberhasilan ini tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh soliditas dan sinergi seluruh stakeholder dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan langkah yang terkoordinasi dan berbasis data, pemudik dapat merasakan perjalanan yang lebih aman, lancar, dan nyaman,” ujar Wakapolri.

Melalui berbagai upaya tersebut, Polri terus menghadirkan pelayanan yang responsif, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan kesiapan yang matang serta sinergi yang kuat, pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Lampung diharapkan berjalan aman, lancar, serta mewujudkan mudik aman, keluarga bahagia.

Gema Takbir Berkumandang, Prabu Satu Nasional Sampaikan Pesan Damai Idul Fitri 1447 H



REFORMASI-ID | Jakarta - Menyambut hari kemenangan yang penuh keberkahan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Prabu Satu Nasional (PSN) secara resmi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang jatuh pada tahun 2026.

Ketua Umum Prabu Satu Nasional, Teungku Muhammad Raju, dalam pesan narasinya menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan momentum penting untuk memperkuat tali silaturahmi serta membersihkan hati dari segala khilaf.

"Setelah sebulan penuh kita menunaikan ibadah puasa, tibalah kita di hari yang fitri. Mari kita jadikan momentum ini untuk saling memaafkan dan mempererat persatuan bangsa," ujar Teungku Muhammad Raju.

Senada dengan Ketua Umum, Sekretaris Jenderal Prabu Satu Nasional, Ariel Kurnia Rida, menambahkan bahwa semangat Idul Fitri harus menjadi energi baru bagi seluruh kader PSN di seluruh Indonesia untuk terus berbuat baik dan menebar manfaat bagi masyarakat.

Mewakili seluruh jajaran pengurus dan Keluarga Besar PSN, pimpinan pusat menekankan pentingnya kerendahan hati dalam mengakui kesalahan antar sesama manusia.

Keluarga Besar Prabu Satu Nasional mengucapkan:

"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Taqabbalallahu Minna Wa Minkum
Mohon Maaf Lahir dan Batin"

"Kami menyadari bahwa dalam menjalankan roda organisasi maupun dalam pergaulan sehari-hari, tentu terdapat lisan yang tak terjaga atau sikap yang tidak berkenan. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya," tutup Ariel Kurnia Rida.

Semoga perayaan Idul Fitri tahun 2026 ini membawa kedamaian, kebahagiaan, dan keberkahan bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya bagi keluarga besar Prabu Satu Nasional dari Sabang sampai Merauke.

Menulis untuk Masa Depan: 39 dari 40 Buku Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo Resmi Terdaftar HAKI



REFORMASI-ID | Jakarta - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Dedi Prasetyo, kembali menegaskan pentingnya penguatan intelektualitas di tubuh Polri. Sebanyak 39 dari total 40 buku yang ditulisnya kini resmi terdaftar dalam perlindungan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) pada Senin (16/3/2026).

Langkah ini menjadi penegasan bahwa transformasi Polri tidak hanya bertumpu pada kemampuan operasional, tetapi juga pada penguatan riset, gagasan, serta pemikiran strategis yang terdokumentasi secara akademis. Pendaftaran karya tersebut sekaligus menjadi bentuk perlindungan negara terhadap ide dan pemikiran yang lahir dari pengalaman panjang di berbagai medan tugas kepolisian.

Dari total 40 buku yang telah ditulis, sebanyak 39 judul diterbitkan oleh penerbit Raja Grafindo Persada, sementara satu buku lainnya diterbitkan oleh Penerbit Universitas Brawijaya dengan judul “Diskresi Kepolisian pada Tahap Penangkapan Tersangka Terorisme.”

Wakapolri menegaskan bahwa pengalaman lapangan harus diabadikan dalam bentuk pengetahuan agar dapat menjadi referensi bagi generasi penerus Polri.

“Polisi masa kini tidak boleh hanya mengandalkan otot dan kewenangan, tetapi harus berbasis pada ilmu pengetahuan. Menulis bagi saya adalah cara berbagi sekaligus mengabadikan pengalaman lapangan agar dapat dirumuskan menjadi teori dan pengetahuan yang bermanfaat. Dengan demikian, generasi Polri masa kini memiliki bekal wawasan, perspektif, dan referensi untuk terus berkembang serta mampu menjawab tantangan tugas di masa depan,” ujar Dedi Prasetyo setelah menerima sertifikat HAKI.

Ia juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci bagi institusi kepolisian untuk menjawab ekspektasi publik yang semakin tinggi.

“Polri perlu dibekali wawasan dan keilmuan yang cukup untuk bisa memenuhi ekspektasi ideal masyarakat Indonesia terhadap institusi kepolisian yang profesional, modern, dan terpercaya,” tambahnya.

Ke-39 buku tersebut mencakup berbagai bidang strategis kepolisian, mulai dari strategi keamanan dan kamtibmas, penanganan terorisme dan kejahatan transnasional, penguatan sumber daya manusia Polri, kebijakan publik, hingga ketahanan pangan dan mitigasi bencana.

Beberapa karya juga membahas inovasi dan adaptasi Polri terhadap perkembangan zaman, seperti pemanfaatan teknologi kepolisian dalam dinamika keamanan modern, manajemen media sebagai cooling system untuk menjaga stabilitas keamanan, hingga reformasi internal melalui sistem meritokrasi jabatan dan pengembangan karier berbasis kompetensi.

Melalui karya-karya tersebut, Wakapolri berupaya menghadirkan perspektif kepolisian yang lebih komprehensif. Pendekatan keamanan tidak lagi dipahami semata sebagai penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan terdaftarnya puluhan buku tersebut dalam HAKI, karya-karya ini kini memiliki perlindungan hukum sebagai aset intelektual yang diharapkan dapat menjadi referensi bagi anggota Polri, akademisi, praktisi hukum, hingga masyarakat luas dalam memahami dinamika keamanan dan strategi kepolisian modern.

Warisan pemikiran tersebut diharapkan dapat terus menginspirasi generasi Polri berikutnya untuk mengembangkan budaya literasi, riset, dan inovasi dalam mendukung transformasi institusi menuju Polri yang semakin profesional, modern, dan terpercaya.

Danrem 044/Gapo Hadiri Penutupan Safari Ramadhan 1447 H Di Griya Agung


REFORMASI-ID | Sumsel, Palembang – Komandan Korem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M menghadiri acara penutupan Pengajian Safari Ramadhan 1447 H/2026 M yang dirangkaikan dengan pelaksanaan sholat Isya serta sholat Tarawih dan Witir berjamaah, bertempat di Griya Agung, Jl. Demang Lebar Daun Kota Palembang, Senin (16/3/2026).

Dijelaskan oleh Kapenrem 044/Gapo Mayor Inf Jauhari, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat dalam suasana penuh kekhusyukan di bulan suci Ramadhan. Acara penutupan pengajian ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Safari Ramadhan yang dilaksanakan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Danrem 044/Gapo menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan hendaknya dimanfaatkan untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kebersamaan, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Kapenrem.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kekeluargaan, dirangkai dengan pelaksanaan sholat Isya serta sholat Tarawih dan Witir berjamaah bersama para undangan dan masyarakat.

Rangkaian Safari Ramadhan 1447 H diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, tokoh agama serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan kesatuan, khususnya di wilayah Sumatera Selatan. (Mdn)

16 Maret 2026

Pastikan Pengamanan Siaga, Kapolda Lampung Cek Pos Mudik di Tol Hingga Bakauheni


REFORMASI-ID | Lampung Selatan - Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bersama jajaran Forkopimda Provinsi Lampung turun langsung mengecek kesiapan pos pengamanan dan pelayanan arus mudik di wilayah Lampung Selatan, Senin, 16/03/2026.

Rombongan yang terdiri dari Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Fahrul Rozi, Ketua Fraksi Partai Gerindra serta sejumlah pejabat daerah memulai peninjauan dari Mapolda Lampung sekitar pukul 16.00 WIB.

Lokasi pertama yang didatangi yakni Pos Pengamanan Rest Area KM 49B Tol Trans Sumatera. Kapolda bersama rombongan memeriksa kesiapan personel serta fasilitas yang digunakan untuk melayani pemudik.

Setelah itu rombongan bergerak ke Pos Pengamanan Rest Area KM 20B untuk melihat kondisi pengamanan di jalur tol yang menjadi lintasan utama pemudik menuju Pelabuhan Bakauheni.

Kapolda Lampung mengatakan pengecekan lapangan ini dilakukan untuk memastikan seluruh pos berfungsi maksimal saat arus mudik meningkat.

"Kami turun langsung untuk memastikan kesiapan personel dan fasilitas di pos pengamanan maupun pos pelayanan benar-benar siap melayani pemudik," kata Kapolda.

Ia menegaskan Lampung menjadi salah satu titik krusial arus mudik karena menjadi pintu gerbang Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Bakauheni.

"Pergerakan pemudik di Lampung cukup tinggi karena menjadi jalur utama menuju Sumatera. Karena itu pengamanan harus betul-betul optimal," ujarnya.

*Fokus Pengamanan di Bakauheni*

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Pos Pelayanan Terpadu Bakauheni yang menjadi titik konsentrasi pemudik sebelum menyeberang ke Pulau Jawa.

Di lokasi ini Kapolda mengecek kesiapan personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan hingga instansi terkait yang bertugas melayani pemudik.

Kapolda juga mengingatkan seluruh petugas untuk tetap siaga menghadapi lonjakan kendaraan yang diperkirakan terjadi menjelang puncak arus mudik.

"Personel di lapangan harus tetap siaga, lakukan pengaturan lalu lintas dengan baik dan berikan pelayanan yang cepat kepada masyarakat," katanya.

Dalam kunjungan tersebut Kapolda juga membagikan paket sembako kepada anggota yang bertugas di pos pengamanan sebagai bentuk dukungan kepada personel yang bertugas selama operasi pengamanan mudik. (Mdn)

Jelang Idul Fitri 2026, Polda Lampung Bagikan 209 Paket Bingkisan Wujud Sinergi Bersama Jurnalis


REFORMASI-ID | Lampung — Dalam rangka menyambut Idul Fitri 2026, jajaran Kepolisian Daerah Lampung membagikan sebanyak 209 paket bingkisan kepada para jurnalis yang bertugas meliput di lingkungan Polda Lampung. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (16/3/2026) di ruang Jurnalis Polda Lampung.

Perhatian ini sebagai bentuk apresiasi serta mempererat hubungan silaturahmi antara kepolisian dan insan pers. Penyerahan bingkisan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan jurnalis yang sehari-hari melakukan peliputan di Mapolda Lampung. 

Dalam keterangan resminya Ketua Jurnalis Polda Lampung, Koesmawati,  menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Polda Lampung kepada para jurnalis. Ia menilai pemberian bingkisan tersebut tidak hanya sebagai bentuk kepedulian menjelang Idul Fitri, tetapi juga menjadi simbol eratnya hubungan antara kepolisian dan insan pers di Lampung.

Menurut Koesmawati, selama ini sinergi antara jurnalis dan Polda Lampung telah berjalan dengan baik dalam menyampaikan berbagai informasi kepada publik. Ia berharap kebersamaan dan komunikasi yang sudah terjalin dapat terus dipertahankan dan semakin diperkuat ke depannya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dari Polda Lampung kepada para jurnalis. Semoga momentum menjelang Idul Fitri ini semakin mempererat hubungan silaturahmi dan kerja sama yang baik antara insan pers dengan jajaran kepolisian,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Polda Lampung berharap hubungan kemitraan dengan para jurnalis dapat terus terjalin secara harmonis dan profesional, sehingga penyampaian informasi kepada masyarakat dapat berlangsung secara cepat, akurat, dan terpercaya. (Mdn)

KAWAT Bandar Lampung Gelar Bhakti Sosial, Santunan dan Buka Bersama Anak Yatim di Yayasan Nawawi

REFORMASI-ID | LAMPUNG – Dalam rangka memaknai bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Komunitas Wartawan Kota (KAWAT) Bandar Lampung menggelar kegiatan Bhakti Sosial berupa santunan kepada anak yatim piatu serta buka puasa bersama di Yayasan Nawawi, Kelurahan Sukabumi indah Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, Senin (16/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut diisi dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu serta dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial para jurnalis yang tergabung dalam KAWAT Bandar Lampung terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan. Kegiatan ini juga terlaksana atas kerjasama dengan Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Provinsi Lampung.

Ketua KAWAT Bandar Lampung, Hadransyah, atau sapaan akrabnya Ardan mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur sekaligus kepedulian para wartawan di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.

“Melalui kegiatan Bhakti Sosial ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan adik-adik yatim piatu di Yayasan Nawawi. Selain memberikan santunan, kami juga berbuka puasa bersama agar kebersamaan dan kehangatan di bulan Ramadhan ini dapat benar-benar dirasakan,” ujar Hadransyah.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan Bhakti Sosial dan santunan anak yatim tersebut merupakan program kerja tahunan KAWAT Bandar Lampung yang rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadhan.

“Ini merupakan bagian dari program kerja tahunan KAWAT. Setiap Ramadhan kami berupaya hadir di tengah masyarakat untuk berbagi dan mempererat silaturahmi, sekaligus menunjukkan bahwa wartawan juga memiliki kepedulian sosial terhadap lingkungan,” tambahnya.

Hadransyah juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini, termasuk dari APSI Provinsi Lampung serta rekan-rekan anggota KAWAT Bandar Lampung lainnya yang telah bersama-sama mendukung terlaksananya kegiatan Bhakti Sosial ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris KAWAT Bandar Lampung, Suryanto, menambahkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sekadar memberikan santunan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antarwartawan sekaligus menumbuhkan rasa empati terhadap sesama.

“Ramadhan adalah momentum yang tepat untuk memperbanyak amal kebaikan. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat solidaritas sosial, baik di kalangan wartawan maupun di tengah masyarakat,” kata Suryanto.

Kegiatan Bhakti Sosial tersebut disambut hangat oleh pengurus Yayasan An Nawawi serta anak-anak yatim piatu yang menerima santunan. Suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan semakin terasa saat seluruh peserta kegiatan melaksanakan buka puasa bersama.

Melalui kegiatan ini, KAWAT Bandar Lampung berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta menebarkan semangat kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan. (*).

Operasi Sangat Padat Diterapkan, Arus Bali–Jawa H-6 Naik 33,8 Persen


REFORMASI-ID | Gilimanuk, 16 Maret 2026 – Mobilitas penyeberangan di lintasan Bali–Jawa terus meningkat menjelang arus mudik Lebaran. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama Kepolisian dan para pemangku kepentingan melakukan pengaturan operasional untuk mempercepat pergerakan kendaraan dan mengurai antrean menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan berbagai langkah percepatan operasional terus dilakukan di lapangan guna menjaga kelancaran arus kendaraan menuju pelabuhan. "Berbagai langkah percepatan operasional terus kami lakukan bersama stakeholder, mulai dari pengaturan lalu lintas di jalur antrean hingga optimalisasi layanan penyeberangan, agar arus kendaraan tetap bergerak dan antrean dapat segera terurai,” ujar Heru.

Berdasarkan pantauan lapangan pada 16 Maret 2026 pukul 14.00 WITA, Kepolisian menerapkan pola lalu lintas satu arah (one way) dalam radius sekitar 4,5 kilometer guna mempercepat pergerakan kendaraan menuju pelabuhan. Selain itu, kendaraan kecil juga dialihkan menuju Buffer Zone Kargo untuk mengurangi kepadatan di jalur utama menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Dari sisi operasional penyeberangan, ASDP menerapkan pola operasi sangat padat dengan mengoperasikan 35 unit kapal di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Selain itu, skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) masih diterapkan di dermaga MB1, MB4, dan LCM, sehingga kapal yang tiba dapat langsung melakukan proses bongkar muatan dan segera kembali berlayar tanpa melakukan pemuatan kendaraan.

*Koordinasi Intensif*

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi sebelumnya menegaskan pemerintah terus mengoptimalkan langkah-langkah operasional untuk mengurai kepadatan kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk melalui koordinasi intensif antara BPTD Bali, Kepolisian, operator kapal, otoritas pelabuhan, aparat keamanan, dan pemerintah daerah.

“Kementerian Perhubungan terus memastikan layanan transportasi berjalan aman, lancar, dan terkendali, serta mendorong percepatan langkah operasional di lapangan agar kepadatan kendaraan dan penumpang dapat segera terurai,” ujar Menhub Dudy di Jakarta, Senin (16/3).

Ia menambahkan bahwa Wakil Menteri Perhubungan dan Direktur Jenderal Perhubungan Darat juga telah ditugaskan untuk memantau langsung kondisi operasional di Pelabuhan Gilimanuk.

*Naik 33,8%*

Sementara itu, data Posko Angkutan Lebaran mencatat arus penyeberangan dari Bali menuju Jawa pada H-6 mengalami peningkatan signifikan. Total penumpang tercatat 80.416 orang, naik 33,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 60.099 orang.

Jumlah kendaraan roda dua tercatat 18.306 unit atau naik 52,7% dibandingkan tahun lalu sebanyak 11.987 unit, sedangkan kendaraan roda empat mencapai 5.044 unit atau naik 9,2% dari tahun lalu 4.620 unit.

Adapun bus tercatat 945 unit, naik 39% dibandingkan tahun lalu 680 unit, sementara truk tercatat 1.590 unit, turun 13,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu 1.835 unit.

Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Bali ke Jawa pada H-6 mencapai 25.885 unit, atau naik 35,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 19.122 unit.

Berdasarkan pantauan terakhir pada pukul 14.00 WITA, ekor antrean kendaraan berada di sekitar KM 15, dengan kondisi antrean yang terpotong-potong seiring pengaturan lalu lintas dan proses penyerapan kendaraan menuju kawasan pelabuhan.

GM ASDP Cabang Ketapang Arief Eko menegaskan ASDP akan terus meningkatkan kapasitas layanan dan mempercepat proses penyeberangan agar antrean kendaraan dapat semakin cepat terurai.

“ASDP berkomitmen mengoptimalkan operasional kapal dan dermaga agar arus kendaraan terserap maksimal. Kami juga mengimbau pengguna jasa untuk mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama,” ujar Arif menandaskan. (Hms/Mdn)

Hadiri Peresmian Revitalisasi Bundaran Air Mancur Cempako, Danrem: Ikon Baru Wisata Palembang


REFORMASI-ID | Sumsel, Palembang – Komandan Korem 044/Gapo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M menghadiri peresmian revitalisasi Tugu Bundaran Air Mancur Cempako Telok Palembang Darussalam yang dilaksanakan di titik 0 Kota Palembang, Minggu (15/3/2026).

Peresmian oleh Wali Kota Ratu Dewa tersebut, dihadiri pula berbagai unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat serta ribuan warga yang turut menyaksikan momentum bersejarah bagi wajah baru kota Palembang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan bahwa Bundaran Air Mancur yang diresmikan bukan hanya sekadar sebuah infrastruktur kota, melainkan bagian dari estetika perkotaan yang memiliki makna simbolis bagi masyarakat Palembang.

“Bundaran air mancur yang hari ini kita resmikan bukan sekadar sebuah infrastruktur kota, akan tetapi merupakan estetika perkotaan dan lebih dari itu menjadi simbol peradaban, simbol identitas, serta mencerminkan kualitas masyarakat Kota Palembang. Air mancur ini berdiri dengan desain utama berbentuk bunga yang memiliki makna mendalam dalam budaya Melayu Palembang, melambangkan keharuman akhlak,” ujar Ratu Dewa.

“Sebagai kota tertua di Indonesia, kita berharap Bundaran Air Mancur Tugu Cempako Telok Palembang Darussalam dapat menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan, khususnya warga Palembang,” tambahnya.

Acara peresmian juga dihadiri Ustadz Abdul Somad, menambah suasana semakin religius, serta menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang hadir menyaksikan peresmian tersebut.

Sementara itu, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan apresiasinya terhadap revitalisasi Bundaran Air Mancur yang dinilai mampu memperkuat identitas kota sekaligus menjadi ruang publik yang membanggakan bagi masyarakat.

“Revitalisasi Bundaran Air Mancur Cempako Telok ini merupakan langkah positif dalam memperindah wajah Kota Palembang sekaligus memperkuat identitas budaya daerah. Kami berharap ikon baru Palembang Darussalam ini dapat menjadi kebanggaan masyarakat, mempererat kebersamaan, serta menjadi destinasi wisata yang memberikan dampak positif bagi perkembangan kota,” ucapnya. (Mdn)

Polisi Kawal Pemudik Motor dari Bakauheni Menuju Bandar Lampung


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN, Bakauheni — Wajah-wajah pemudik sepeda motor tampak sumringah saat turun dari kapal di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Minggu (15/3/2026). Setelah menempuh perjalanan panjang dari Pulau Jawa, para pemudik kini semakin dekat dengan kampung halaman mereka di berbagai daerah di Sumatera.

Di antara deretan sepeda motor yang keluar dari pelabuhan, petugas Satlantas Polres Lampung Selatan terlihat bersiap melakukan pengawalan. Sirine kendaraan patroli sesekali terdengar, menandakan dimulainya perjalanan rombongan pemudik yang akan dikawal menuju arah Bandar Lampung.

Pengawalan tersebut dilakukan pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, tidak hanya dari kawasan Pelabuhan Bakauheni, tetapi juga dari dermaga PT Wika Beton yang menjadi salah satu titik penyeberangan tambahan selama arus mudik Lebaran.

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP M. Erza Trisyahputra Nasution, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan bahwa pengawalan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya para pemudik pengguna kendaraan roda dua.

“Kita melaksanakan pengawalan khususnya kendaraan roda dua yang keluar dari Pelabuhan Bakauheni menuju Bandar Lampung. Pengawalan ini kita lakukan secara estafet oleh personel di lapangan,” ujar AKP Erza.

Sebelum rombongan diberangkatkan, para pemudik terlebih dahulu dikumpulkan di satu titik untuk mendapatkan arahan dari petugas. Dalam kesempatan tersebut, polisi juga memberikan imbauan keselamatan kepada para pengendara sebelum melanjutkan perjalanan.


“Setelah kendaraan keluar dari pelabuhan, kita kumpulkan terlebih dahulu di satu titik. Di sana kita berikan himbauan keselamatan, kemudian baru kita kawal bersama-sama menuju jalur lintas,” jelasnya.

Menurut AKP Erza, pengawalan ini menjadi langkah penting untuk mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas, terutama karena sebagian ruas jalan di jalur lintas masih memiliki penerangan yang terbatas.

“Pengawalan ini penting mengingat kondisi penerangan di beberapa titik jalan masih kurang. Dengan pengawalan, diharapkan para pemudik dapat berkendara lebih tertib dan aman sehingga dapat sampai ke tujuan dengan selamat,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan bahwa jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua saat ini masih dalam kategori normal. Namun demikian, berdasarkan pemantauan di lapangan, arus kendaraan sudah mulai menunjukkan peningkatan secara bertahap.

“Untuk arus pemudik kendaraan roda dua saat ini masih terpantau normal, namun sudah mulai terjadi peningkatan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Karena itu kami tetap melakukan pengawalan untuk memastikan perjalanan para pemudik tetap aman,” ungkapnya.

Sementara itu, para pemudik terlihat antusias mengikuti arahan petugas. Banyak di antara mereka tampak tersenyum dan melambaikan tangan saat rombongan mulai bergerak meninggalkan kawasan pelabuhan.

Bagi para pemudik, pengawalan dari kepolisian tersebut memberikan rasa aman sekaligus semangat baru untuk melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman yang sudah semakin dekat. (Mdn)

15 Maret 2026

Detasemen Perintis Baharkam Polri Intensifkan Patroli di Jakarta Selatan



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Detasemen Perintis Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan patroli rutin di sejumlah titik vital wilayah Jakarta Selatan pada Minggu (15/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB ini menyasar area publik yang memiliki tingkat mobilitas tinggi, seperti Pasar Rumput Setiabudi, Mampang Prapatan, hingga kawasan MT Haryono, Pancoran. Sebanyak 12 personel diterjunkan untuk berinteraksi langsung dengan warga dan petugas pengamanan setempat.

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri menyampaikan bahwa patroli ini bukan sekadar pengawasan fisik, melainkan upaya preventif melalui imbauan humanis. Di Pasar Rumput, petugas berkoordinasi dengan pihak keamanan pasar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan pengunjung guna mencegah tindak kriminalitas. "Kami hadir untuk memastikan masyarakat merasa aman. 

Selain pengamanan, personel juga memberikan edukasi kepada pengendara di Mampang Prapatan untuk tertib berlalu lintas serta menertibkan parkir liar di bahu jalan MT Haryono yang kerap memicu kemacetan," ujar perwakilan Detasemen Perintis dalam laporannya.

Menanggapi laporan warga mengenai kerawanan pencurian di sekitar stasiun dan gangguan kemacetan akibat parkir sembarangan, petugas menekankan pentingnya respons cepat melalui layanan kontak 110 jika ditemukan tindak kejahatan.

Kehadiran Polri di tengah masyarakat ini mendapat respon positif. Warga merasa lebih tenang dengan adanya patroli dialogis tersebut. 

Bahkan, warga memberikan aspirasi agar intensitas patroli juga ditingkatkan pada malam hari untuk meminimalisir potensi kerawanan malam.

Kegiatan diakhiri dengan apel konsolidasi di Mako Detasemen Perintis pada pukul 16.00 WIB dengan situasi wilayah terpantau aman dan terkendali (TKA). Komitmen "Siap Terlihat dan Bermanfaat" akan terus menjadi landasan utama Korps Sabhara dalam melayani masyarakat Jakarta.

Tinjau Stasiun Surabaya Gubeng, Kapolri Instruksikan Beri Pelayanan Maksimal ke Pemudik



REFORMASI-ID | Surabaya - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang sedang mudik Lebaran.

Hal tersebut disampaikan Kapolri usai meninjau langsung Stasiun Surabaya Gubeng, Jawa Timur, pada Minggu (15/3) pagi.

Sigit mengatakan dari hasil pemantauan di Posko Terpadu Stasiun Surabaya Gubeng sudah mulai terlihat peningkatan penumpang hingga 11 persen jika dibandingkan kondisi normal. 

Ia menyebut peningkatan penumpang mulai terjadi sejalan dengan pemberian diskon tiket dari pemerintah untuk tiket kereta api. Selain itu, Sigit menyebut Stasiun Surabaya Gubeng juga menjadi salah satu titik sentral pemudik yang akan melanjutkan perjalanan menggunakan kapal.

"Tadi kita lihat ada yang juga datang dari luar kota, ada yang dari NTT, Kalimantan, kemudian memanfaatkan Stasiun Gubeng untuk sampai di wilayah-wilayah lokal dan juga melayani perjalanan jauh baik ke Jawa Tengah, Jawa Barat sampai dengan DKI Jakarta," ujarnya. 

Lewat peningkatan itu, Kapolri juga meminta agar seluruh pihak dapat mengantisipasi jika pemudik di lapangan jauh lebih tinggi dari prediksi Kementerian Perhubungan.

Ia mengingatkan kepada seluruh petugas untuk tidak lengah dan harus menyiapkan mitigasi jika terjadi lonjakan pemudik baik di Stasiun, Terminal ataupun pelabuhan. Secara khusus

"Tentunya kita tetap harus mempersiapkan diri, tidak boleh underestimate terkait dengan prediksi survei yang ada," tegas Kapolri. 

"Sehingga kemudian pada saat terjadi potensi lonjakan, semuanya sudah siap. Di kereta tadi saya tanya apakah ada kereta tambahan, kalau ada lompatan dari KAI juga mempersiapkan," imbuhnya. 

Karenanya, Sigit memerintahkan seluruh jajaran dan pihak terkait agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik mulai dari sistem tiket, keamanan hingga kesehatan bagi para pemudik.

"Tentunya saya berpesan kepada seluruh anggota untuk terus memberikan pelayanan terbaik khususnya mendekati puncak arus mudik yang diperkirakan biasanya terjadi pada H-2," tuturnya.

Tidak ketinggalan, Kapolri juga meminta agar patroli di sekitar wilayah stasiun, terminal hingga rumah-rumah masyarakat yang ditinggalkan selama mudik untuk terus ditingkatkan.

Ia menekankan hal itu penting agar dapat meminimalisir  potensi kerawanan tindak kejahatan yang mungkin terjadi selama periode libur Lebaran 2026.

"Yang jelas pemerintah akan memberikan pelayanan terbaik dan semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan di mudik di tahun 2026," tuturnya. 

"Tentunya harapannya seluruh stakeholder terkait bersama-sama bersinergi untuk bisa bekerja memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," tutup Kapolri.

Tim Supervisi Mabes Polri Cek Kesiapan Ops Ketupat Maung di Polresta Tangerang



REFORMASI-ID | Tangerang - Memasuki hari ketiga Operasi Ketupat Maung 2026, Tim Supervisi Astamaops Kapolri melakukan kunjungan krusial ke Wilayah Hukum Polda Banten, tepatnya di Mako Polresta Tangerang, Minggu (15/3). Langkah ini diambil untuk memastikan pengamanan mudik Lebaran dan perayaan hari besar berjalan optimal, aman, dan kondusif.

Dipimpin langsung oleh Brigjen Pol Hando Wibowo, S.I.K., M.Si., M.Han., tim supervisi yang terdiri dari para perwira menengah Mabes Polri dan didampingi tim dari Polda Banten, melakukan pengecekan mendalam terhadap kesiapan personel hingga sarana prasarana di lapangan.

Dalam arahannya, Brigjen Pol Hando Wibowo menekankan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata pengabdian.

"Bapak Astamaops memerintahkan agar Polri benar-benar hadir di lapangan. Tagline 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia' jangan hanya menjadi slogan di spanduk, tapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui kerja keras kita semua," tegas Brigjen Hando di hadapan Kapolresta Tangerang dan jajaran Kasatgas Ops Ketupat.

Ada beberapa instruksi strategis yang ditekankan dalam kunjungan tersebut:

1.Pengawasan Ketat Personel: Tim Supervisi meminta agar seluruh anggota yang terploting dalam Surat Perintah (Sprin) benar-benar berada di titik penjagaan yang telah ditentukan. "Jangan sampai ada anggota yang keberadaannya tidak jelas saat masyarakat membutuhkan," tambahnya.

2.Antisipasi Berita Hoaks: Di era digital, setiap warga bisa menjadi sumber informasi. Polri diminta sigap mengantisipasi penyebaran hoaks di media sosial yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah dan kenyamanan pemudik.

3.Inovasi "Police Tube": Brigjen Hando mendorong anggota untuk aktif mengunggah video kegiatan lapangan melalui aplikasi Police Tube. Hal ini bertujuan agar pimpinan Polri, termasuk Kapolri, dapat memantau langsung dinamika dan tantangan yang dihadapi anggota di garda terdepan.

4.Toleransi Beragama: Pengamanan tahun ini menjadi spesial karena momen Lebaran berbarengan dengan umat Hindu yang melaksanakan Ibadah Nyepi. Sinergi antar-stakeholder sangat diperlukan untuk menjamin kedua kegiatan keagamaan ini berjalan harmonis.

5.Adaptasi Pola Kerja: Mengingat adanya kebijakan Work From Anywhere (WFA) mulai 16 Maret bagi sebagian sektor kantor, Polri memprediksi pergerakan masyarakat akan lebih dinamis, sehingga kewaspadaan harus ditingkatkan.

Kunjungan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB ini diakhiri dengan evaluasi pos pengamanan dan pelayanan. Dengan supervisi ketat ini, diharapkan Operasi Ketupat Maung 2026 di wilayah hukum Polda Banten dapat menekan angka kecelakaan dan gangguan kamtibmas secara signifikan.

"Kita semua adalah bagian dari satu sistem yang saling berkaitan. Mari kita amankan kegiatan masyarakat dengan penuh tanggung jawab," pungkas Brigjen Hando.

Orang Tua Korban Pelecehan Seksual Kecewa, Tidak Adanya Pendampingan Dinas PPPA, KLA Lampung Selatan Kategori Nindya Menjadi Pertanyaan


REFORMASI-ID | Lampung Selatan - Sungguh sangat ironis, korban pelecehan seksual yang terjadi di Kecamatan Merbau Mataram, Desa Talang Jawa. Tidak mendapatkan perhatian serta penangan oleh Dinas PPPA Lampung Selatan serta stakeholder terkait. 

Dimana kejadian tersebut telah dilaporkan oleh orang tua korban yang berinisial (AA) sejak Bulan Januari dan 2 tersangka telah mendekam di balik jeruji POLRES Lampung Selatan. Korban mengalami depresi yang membuat psikologis terganggu dan membuat khawatir Purwanti sebagai ibu kandungnya. 

Saat diwawancarai oleh tim media IWO Indonesia Lampung Selatan, Purwanti mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap Kepala Desa, Camat Merbau Mataram hingga dinas PPPA Lampung Selatan yang tidak pernah hadir ditengah-tengah keluarga korban. 

"Saya sangat merasa sedih dengan apa yang menimpa anak saya, hingga saat ini tidak adanya keperdulian kepada anak saya. Jangankan dari Dinas, dari Desa sampai Kecamatan Merbau Mataram saja tidak membantu kami, untuk membantu agar psikologis anak saya tidak terganggu," Ungkapnya dengan sedih. Minggu (13/03/2026) 

Pada kesempatan itu, Tanggapan Kuasa Hukum Titi Hartati, S.H., M.H. dari Firma Hukum Naga Selatan Indonesia, sebagai kuasa hukum korban, menyayangkan hingga saat ini sejak adanya laporan polisi dari korban pada bulan Januari 2026 Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Lampung Selatan belum memberikan pendampingan psikologis secara maksimal kepada korban.

"Padahal korban merupakan anak yang mengalami kekerasan seksual dan sangat membutuhkan pemulihan trauma serta dukungan psikologis selama proses hukum berlangsung," ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa Kewajiban tersebut memiliki dasar hukum yang jelas sebagaimana diatur dalam Pasal 59A dan Pasal 69A Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang mewajibkan pemerintah daerah memberikan perlindungan khusus kepada anak korban kejahatan seksual termasuk rehabilitasi psikososial.

“Oleh karena itu, kami meminta Dinas PPA Lampung Selatan segera menjalankan kewajibannya demi memastikan perlindungan dan pemulihan korban terpenuhi secara maksimal,” tegas Titi.

Saat dikonfirmasi melalui panggilan Whatsapp, terkait kejadian pelecehan seksual di Wilayah Kerjanya, Camat Merbau Mataram Ricky Randa mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui kejadian tersebut.

“Saya belum tahu bang, karena dari pihak Kepala Desa Talang Jawa tidak ada informasi/laporan ke Kacamatan. Insya allah hari Senin kami akan tindak lanjuti bersama tim untuk melakukan kunjungan,” ucap Ricky dengan nada sangat kecewa kepada pihak Desa

Perlu diketahui, bahwa korban (AA) mendapatkan pelecehan oleh 2 tersangka yaitu RA dan SH dimana para pelaku menyandang 1 orang memiliki istri dan 1 lagi seorang duda.

Kejadian ini sangat mencoreng, dimana Kabupaten Lampung Selatan meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Nindya pada Tahun 2025. Penghargaan ini patut dipertanyakan, masih banyak kasus tentang pelecahan anak yang belum selsai. (Tim)