07 Januari 2026
Brimob Polda Sumut Bersihkan Lumpur di Aula SMP Swasta Santo Fransiskus Pandan Pasca bencana
Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Polri atas Dukungan Ketahanan Pangan Nasional
Dukung Ketahanan Pangan, Kapolda Lampung Raih Penghargaan Presiden Prabowo Subianto
REFORMASI-ID | Lampung – Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menerima Penghargaan Swasembada Pangan dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Rabu, 07/01/2026.
Penghargaan "Satyalancana Wira Karya" tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif Polda Lampung dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional, khususnya melalui pengamanan, pendampingan, serta sinergi lintas sektor di wilayah Provinsi Lampung.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Polda Lampung dalam mengawal kebijakan strategis pemerintah di sektor pertanian.
“Penghargaan Swasembada Pangan ini menjadi bukti komitmen Bapak Kapolda Lampung beserta jajaran dalam mendukung program nasional ketahanan pangan, mulai dari pengamanan distribusi, pendampingan petani, hingga menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif bagi sektor pertanian,” ujar Yuni.
Lanjut Yuni, Provinsi Lampung selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional, sehingga peran kepolisian sangat dibutuhkan dalam memastikan kelancaran produksi hingga distribusi hasil pertanian.
Menurutnya, Kapolda Lampung secara konsisten mendorong jajaran Polres hingga Polsek untuk aktif bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan kelompok tani dalam menjaga stabilitas pangan.
“Bapak Kapolda Lampung selalu menekankan pentingnya peran Polri hadir di tengah masyarakat, khususnya petani, agar program swasembada pangan berjalan optimal dan berkelanjutan,” katanya.
Kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polri, para Kapolda, serta pimpinan kementerian terkait. Dalam acara tersebut, Presiden RI secara simbolis melakukan panen raya dan meluncurkan capaian swasembada pangan nasional.
“Polda Lampung berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan demi kesejahteraan masyarakat,” tandas mantan Kapolres Metro tersebut. (Mdn)
Polda NTT Konfirmasi Penemuan Satu Lagi Jenazah di Bangkai KM Putri Sakinah
06 Januari 2026
Jasa Raharja Pastikan Santunan Kecelakaan Disalurkan Cepat dan Tepat Selama Nataru 2025-2026
Sinergi TNI dan Komponen Masyarakat, Koramil 02/Pondok Gede Intensifkan Patroli dan Siskamling
Polda Lampung Ungkap Peredaran Ganja 13,8 Kg di Lampung Selatan, Satu Pengedar Diamankan
REFORMASI-ID | Lampung Selatan – Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis ganja dengan barang bukti seberat 13,8 kilogram. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan satu orang tersangka berinisial F.A.B (26), warga Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.
Pengungkapan kasus ini dilakukan pada Senin, 29 Desember 2025, sekitar pukul 17.00 WIB, di wilayah Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Rumah tersangka diketahui kerap dijadikan tempat penyimpanan sekaligus lokasi transaksi narkotika.
Kabidhumas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, membenarkan pengungkapan tersebut. Ia menyampaikan bahwa penindakan dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat.
“Subdit III Ditresnarkoba Polda Lampung mendapatkan laporan adanya aktivitas transaksi narkotika di sebuah rumah di wilayah Way Urang. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim langsung melakukan penyelidikan dan penggerebekan,” ujar Yuni, Selasa (6/1/2026).
Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan tersangka F.A.B beserta barang bukti berupa 13 paket besar dan 9 paket kecil ganja yang ditemukan di dalam kamar rumah tersangka. Selain itu, polisi juga menyita satu unit telepon genggam merek Xiaomi dan satu buah dompet warna cokelat milik pelaku.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka F.A.B berperan sebagai pengedar narkotika untuk beberapa wilayah di Provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Lampung Selatan.
“Dari hasil pendalaman, tersangka berperan sebagai pengedar yang menyuplai ganja ke sejumlah wilayah di Lampung,” jelas Yuni.
Saat ini tersangka telah ditahan di Mapolda Lampung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 111 ayat (2) subsider Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana mati.
Dari jumlah barang bukti yang diamankan, nilai ekonomis ganja tersebut diperkirakan mencapai Rp96.600.000. Selain itu, pengungkapan ini dinilai mampu menyelamatkan sekitar 13.800 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkoba dan mengajak masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungannya. (Hms/Mdn)
Brimob Polda Sumbar Rampungkan Jembatan Darurat Penghubung Kataping–Sungai Buluah
- Jembatan ini memiliki peran vital karena menjadi satu-satunya akses penghubung antar nagari yang digunakan oleh sekitar 3.000 jiwa dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga akses menuju layanan kesehatan.
Polri Percepat Pemulihan Aceh Tamiang, Target 389 Titik Sumur Bor Air Bersih, 208 Telah Terealisasi
05 Januari 2026
Peringati HUT ke-65, Jasa Raharja Perkuat Pelayanan Publik yang Relevan dan Berkelanjutan
Nataru Lancar dan Terkendali, ASDP Sukses Layani 3,4 Juta Penumpang dan 850 Ribu Kendaraan di 15 Lintasan Pantauan Nasional
REFORMASI-ID | Jakarta, 5 Januari 2026 - PT ASDP Indonesia Ferry mencatat sebanyak 3,4 juta penumpang telah dilayani di 15 lintasan pantauan nasional selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Sepanjang periode tersebut, layanan penyeberangan berlangsung aman, lancar, dan terkendali di tengah tingginya mobilitas masyarakat antarwilayah.
Secara kumulatif pada periode H-10 hingga H+10, total penumpang yang menyeberang mencapai 3.445.335 orang, meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, total kendaraan tercatat 850.426 unit, atau naik 6,7 persen, mencerminkan tingginya pergerakan masyarakat sekaligus efektivitas pengelolaan operasional penyeberangan nasional.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menjaga kelancaran arus berangkat dan balik Nataru. Kolaborasi tersebut melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian Perhubungan, Danantara Indonesia, Kementerian PUPR, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, BMKG, Kementerian Kesehatan, asosiasi penyeberangan, hingga para pengguna jasa.
Heru menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan layanan Nataru ini tidak lepas dari dukungan dan kolaborasi yang solid serta terkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Sinergi lintas sektor tersebut memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat, pengelolaan arus yang adaptif, serta penanganan dinamika lapangan secara efektif, sehingga layanan penyeberangan dapat berjalan stabil sepanjang periode libur panjang.
“ASDP memastikan layanan pada puncak arus berangkat maupun balik selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2026 secara keseluruhan berjalan lancar, aman, selamat, dan terkendali melalui pengaturan jadwal kapal, kesiapan sumber daya manusia, optimalisasi fasilitas pelabuhan, serta pemantauan intensif melalui posko terpadu. Kepatuhan pengguna jasa dalam membeli tiket secara daring melalui Ferizy juga berperan penting dalam menjaga keteraturan layanan,” ujar Heru usai menghadiri Penutupan Posko Angkutan Nataru di Kementerian Perhubungan.
Sejalan dengan capaian tersebut, Kementerian Perhubungan secara resmi menutup Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 serta melakukan evaluasi bersama para stakeholders. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa penyelenggaraan angkutan Nataru berjalan dengan baik, lancar, dan tidak terdapat gangguan ekstrem yang berdampak signifikan. Ia menilai Posko Nataru menjadi cerminan kuatnya sinergi antarkementerian dan lembaga, pemerintah daerah, BUMN, operator transportasi, serta seluruh pemangku kepentingan, sekaligus menjadi referensi penting dalam mempersiapkan penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026.
Penguatan layanan tersebut tercermin pada kinerja harian. Berdasarkan data Posko ASDP selama H+10 (4 Januari 2026 pukul 00.00–23.59 WIB), tercatat 1.000 trip kapal beroperasi di 15 lintasan pantauan nasional dengan realisasi 204.069 penumpang, meningkat 18,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dari sisi kendaraan, realisasi roda dua mencapai 21.478 unit atau naik 65,3 persen. Kendaraan roda empat tercatat 19.541 unit, tumbuh 4,9 persen, sedangkan bus mencapai 1.650 unit atau naik 5,4 persen. Sementara itu, truk yang menyeberang tercatat 9.170 unit, turun 10,7 persen, sejalan dengan pengaturan distribusi logistik selama periode Nataru. Secara keseluruhan, 51.839 unit kendaraan telah menyeberang pada H+10, meningkat 19,3 persen dibandingkan tahun lalu.
Polri Tegaskan Komitmen Pemulihan Pascabencana, SMA Negeri 1 Peusangan Siap untuk Kegiatan Belajar Mengajar
Jenazah Wisatawan Tenggelam di Pantai Mandiri Pesisir Barat Ditemukan 10 Mil dari Lokasi Kejadian
REFORMASI-ID | Pesisir Barat – Jenazah seorang wisatawan yang sebelumnya dilaporkan tenggelam terseret arus laut di Pantai Mandiri Sejati, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, akhirnya ditemukan pada Senin (5/1/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Rizal Wahyudi (29), warga Desa Kalibalangan, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara. Jenazah korban ditemukan di laut sekitar Rumpon Tambak Biha, berjarak 9–10 mil laut dari bibir Pantai Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan.
“Korban ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB oleh seorang nelayan yang sedang memancing di sekitar rumpon,” kata Kabidhumas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari, Senin (5/1/2026).
Yuni menjelaskan, saat itu saksi melihat bagian telapak kaki korban muncul di permukaan laut. Setelah didekati, korban diketahui sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tubuh menghadap ke bawah di dalam air.
“Jenazah kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke Puskesmas Krui Selatan untuk dilakukan pemeriksaan luar,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga medis, lanjut Yuni, pada tubuh korban ditemukan tanda-tanda pembusukan serta sianosis atau kebiruan di belakang telinga kiri. Namun, tidak ditemukan tanda kekerasan maupun luka akibat penganiayaan.
“Seluruh anggota tubuh korban dalam kondisi lengkap dan tidak ditemukan indikasi tindak pidana,” tegas Yuni.
Diketahui sebelumnya, korban tenggelam pada Sabtu (3/1/2026) saat berwisata bersama 13 rekannya di Pantai Mandiri.
Korban dilaporkan terseret ombak saat kembali bermain di laut sekitar pukul 16.30 WIB, ketika kondisi ombak cukup tinggi.
Upaya pencarian dilakukan oleh tim gabungan dari Polres Pesisir Barat, BPBD, Basarnas, dan masyarakat setempat selama tiga hari hingga akhirnya korban ditemukan.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di Lampung Utara menggunakan ambulans Puskesmas Krui Selatan.
“Selama proses penanganan hingga penyerahan jenazah kepada keluarga, situasi berlangsung aman dan kondusif,” pungkas Yuni. (Hms/Mdn)
Polres Aceh Tengah Salurkan Bantuan Logistik ke Desa Terisolir di Kecamatan Linge
Sinergi Polisi dan Warga: Masjid Syuhada, Bener Meriah Bangkit dari Duka Bencana
Komitmen Pemulihan Pasca bencana, Polri Pastikan SMPN 2 Langsa Siap Digunakan Kembali
Operasi Lilin Polri 2025 Aman dan Lancar, Masyarakat Apresiasi Kinerja Polri
Polres Pidie Jaya Bersama Warga Gotong Royong Percepat Pemulihan Pasca banjir
Polri Hadir untuk Kemanusiaan, Pengungsi Banjir di Bireuen Terima Layanan Kesehatan Gratis
Polri Dampingi Pemulihan SDN 1 Tualang Cut Pasca banjir, Sekolah Siap Sambut Siswa 5 Januari 2026
Polri Terus Melayani Masyarakat, Pemulihan Bencana di Padang Pariaman Dilakukan Menyeluruh dan Bertahap
Trauma Healing Polri Hadirkan Flying Fox untuk Kembalikan Senyum Anak-Anak Terdampak Bencana di Kayu Pasak
Dalam Keheningan Malam, Patroli Koramil 05/Bantargebang Hadirkan Rasa Aman bagi Warga
04 Januari 2026
PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni Resmi Menutup Posko Nataru 2026
Penutupan posko tersebut menandai berakhirnya masa pelayanan intensif angkutan Nataru di lintasan Bakauheni–Merak. Selama periode libur panjang, arus penyeberangan dinilai berjalan aman, lancar, dan terkendali.
Direktur Keuangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Bunga Herlina Oktavianti, menyampaikan bahwa tidak terdapat gangguan berarti selama pelaksanaan angkutan Nataru 2025–2026, baik dari aspek keselamatan pelayaran, pengaturan arus kendaraan, maupun pelayanan pengguna jasa.
Senada, Senior General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Zulfidon, menambahkan seluruh personel ASDP disiagakan selama 24 jam untuk memastikan kelancaran layanan penyeberangan.
"Pengaturan antrean kendaraan, optimalisasi dermaga dan kapal, serta penguatan personel lapangan dilakukan secara intensif," ujarnya.
Berdasarkan data penyeberangan, lanjutnya, pengguna jasa dari Sumatera–Jawa pada 3 Januari 2026 selama 24 jam, ASDP mengoperasikan 100 trip kapal dengan jumlah penumpang mencapai 40.131 orang atau meningkat 11,5 persen. Kendaraan roda empat tercatat 4.312 unit atau naik 8,2 persen, bus sebanyak 380 unit atau meningkat 5,8 persen, sementara truk tercatat 2.805 unit atau turun 2,1 persen. Total kendaraan yang menyeberang mencapai 9.685 unit atau meningkat 10,5 persen.
"Secara kumulatif sejak H-10 terhitung 15 Desember 2025 hingga H+9 bertepatan 3 Januari 2026, ASDP mencatat total penumpang sebanyak 647.898 orang dengan total kendaraan mencapai 157.257 unit," tutupnya. (Mdn)





















