Media Reformasi Indonesia (MRI)

14 September 2026

Perkuat Perlindungan Jaminan Sosial, Pemkot Balam Bagikan 35.193 Jiwa BPJS Ketenagakerjaan


REFORMASI-ID | BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Kota Bandar Lampung (Balam) terus memperkuat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat. Sebanyak 35.193 kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan diberikan kepada pekerja rentan, Ketua RT, Ketua Lingkungan, serta anggota Linmas di Kota Bandar Lampung. Senin (14/09/2026) di Gedung Semergou.

Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana mengatakan, program tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam memberikan perlindungan dan jaminan sosial kepada masyarakat, khususnya kelompok pekerja yang rentan terhadap risiko sosial dan ekonomi.

“Alhamdulillah hari ini kita membagikan sekitar 35.193 BPJS Ketenagakerjaan. Khusus tadi ada RT, lingkungan, Linmas, dan juga tenaga kerja rentan,” ujar Eva Dwiana.

Menurutnya, cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kota Bandar Lampung saat ini telah mencapai sekitar 83 persen. Pemkot Bandar Lampung akan terus memperluas cakupan tersebut melalui pendataan kelompok masyarakat lainnya.

Selain pekerja rentan, pendataan juga akan dilakukan terhadap organisasi wanita dan para kader di wilayah Kota Bandar Lampung, termasuk Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi), agar dapat memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Wali Kota juga memastikan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan akan diberikan kepada seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik yang berstatus paruh waktu maupun penuh waktu.

Sementara itu, Wakil Kepala Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Operasional Sumbagsel Adi Hendarto mengapresiasi komitmen Pemkot Bandar Lampung yang dinilai serius dan konsisten dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat.

Menurut Adi, perlindungan bagi Ketua RT, Ketua Lingkungan, dan anggota Linmas merupakan langkah strategis karena mereka memiliki peran penting dalam menggerakkan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Kalau beliau-beliau ini sudah menjadi peserta, beliau-beliau sudah paham, saya yakin implementasinya ke masyarakat akan lebih masif lagi dan lebih luas lagi,” kata Adi.

Adi menyebutkan, capaian Kota Bandar Lampung telah berada di atas rata-rata Provinsi Lampung. Ke depan, Pemkot Bandar Lampung bersama BPJS Ketenagakerjaan akan terus melakukan pendataan terhadap masyarakat yang belum mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Bagi masyarakat kurang mampu, pemerintah akan mengupayakan bantuan kepesertaan. Sementara masyarakat yang mampu akan didorong untuk mendaftarkan diri secara mandiri melalui lingkungan dan RT setempat.

Upaya tersebut diharapkan dapat semakin memperluas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kota Bandar Lampung, sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh perlindungan atas risiko kecelakaan kerja, kematian, maupun risiko sosial lainnya.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen untuk terus memperluas jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang lebih aman, terlindungi, dan sejahtera. (*)

Tuntut Hak Pekerja Terpenuhi, Ketua Komisi IV DPRD Martina Sambangi PT Yutu Leports Jaya


REFORMASI-ID | KABUPATEN BEKASI - Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Martina Ningsih, S.E., bersama Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi mendatangi PT Yutu Leports Jaya, Senin (14/9/2026). Kedatangan tersebut untuk mencari solusi atas persoalan tunggakan gaji dan hak-hak sejumlah pekerja perusahaan.

Dalam pertemuan tersebut terungkap sejumlah karyawan belum menerima hak mereka, mulai dari gaji hingga tunjangan hari raya (THR). Tunggakan disebut mencakup gaji April 2025, April dan Mei 2026, serta THR tahun 2024, 2025, dan 2026.

Martina mengatakan, upaya penyelesaian persoalan tersebut masih menemui kendala lantaran pemilik perusahaan tidak hadir dalam pertemuan. Pihak perusahaan hanya diwakili kepala bagian keuangan yang dinilai tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan secara langsung.

“Janjinya tanggal 21 pemilik akan datang ke sini, sepertinya masih mau negosiasi dan hari ini belum ada perjanjian tertulis karena pihak yang hadir tidak bisa mengambil keputusan,” jelas Martina.

Menurut Martina, sebagian karyawan telah mengundurkan diri karena hak-hak mereka tidak terpenuhi. Di sisi lain, masih terdapat pekerja yang bertahan dan tetap menjalankan aktivitas di dalam perusahaan.

Ia juga menyayangkan munculnya ketegangan antara pekerja yang masih aktif dengan mantan pekerja yang menuntut pembayaran hak mereka. Martina meminta seluruh pihak menahan diri agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik baru di lingkungan perusahaan.

“Yang masih bekerja di dalam juga jangan sampai melakukan tindakan yang justru memanaskan suasana terhadap teman-temannya yang sudah keluar. Karena ini bisa menimbulkan kisruh,” katanya.

Hingga pertemuan berlangsung, pihak perusahaan belum memberikan keputusan final mengenai pembayaran seluruh tunggakan. Pemilik perusahaan disebut berjanji akan hadir pada 

21 September untuk membahas persoalan tersebut, termasuk kemungkinan penyelesaian pembayaran kepada para pekerja.

Martina berharap PT Yutu Leports Jaya masih memiliki kemampuan untuk memenuhi seluruh kewajibannya kepada pekerja. Namun, apabila kondisi perusahaan memang sudah tidak memungkinkan untuk melanjutkan kegiatan usaha, opsi penutupan perusahaan menurutnya dapat dipertimbangkan.

“Kalau perusahaan ini masih bisa membayar, ya tolong dibayarkan. Tapi kalau memang tidak bisa, akhirnya kita bisa pertimbangkan untuk ditutup, karena memang sudah tidak menghasilkan apa-apa,” ujarnya.

Meski demikian, Martina menegaskan bahwa penutupan perusahaan tidak serta-merta menghapus kewajiban terhadap pekerja. Menurutnya, aset atau mesin yang masih dimiliki perusahaan dapat menjadi salah satu opsi untuk memenuhi hak karyawan.

“Kalau ditutup dan tidak bisa membayar, masih ada mesin-mesin yang bisa dijual. Itu bisa menjadi salah satu cara untuk memenuhi hak karyawan,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi perusahaan menjadi semakin kompleks karena PT Yutu Leports Jaya disebut menempati bangunan dengan status sewa. DPRD Kabupaten Bekasi, kata Martina, tidak ingin mengambil langkah yang justru membuat perusahaan meninggalkan lokasi tanpa menyelesaikan kewajibannya kepada pekerja.

“Perusahaan ini kan sewa, kalau sewanya habis, dia bisa saja pergi. Makanya kita upayakan bagaimana supaya kewajiban kepada pekerja tetap bisa dibayarkan,” tutur Martina.

Martina menyebut total nilai hak pekerja yang belum terselesaikan diperkirakan mencapai Rp1,7 miliar.

DPRD Kabupaten Bekasi bersama Dinas Ketenagakerjaan berkomitmen untuk terus mendorong dialog antara perusahaan dan para pekerja. Upaya tersebut dilakukan agar kewajiban perusahaan terhadap karyawan dapat segera diselesaikan serta persoalan tidak berlarut-larut dan berkembang menjadi konflik hubungan industrial. (Red) 

Krakatau Raya Resmi Jadi Korda IJTI, Heri Fulistiawan Terpilih Pimpin Jurnalis TV Lamsel-Lamtim


REFORMASI-ID | Lampung Selatan — Koordinator Daerah (Korda) Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Krakatau Raya resmi terbentuk. Korda ini menjadi wadah organisasi bagi jurnalis televisi yang bertugas di wilayah Kabupaten Lampung Selatan dan Lampung Timur.

Kepastian tersebut ditetapkan melalui Musyawarah Koordinator Daerah (Muskorda) IJTI Krakatau Raya yang digelar di Senaya Beach, Way Urang, Kalianda, Lampung Selatan, Senin (14/9/2026).

Dalam Muskorda, Heri Fulistiawan, jurnalis iNews, terpilih sebagai Ketua IJTI Korda Krakatau Raya melalui mekanisme voting. Heri memperoleh dukungan lebih dari 50 persen plus satu suara dari peserta yang memiliki hak suara.

Heri selanjutnya akan memimpin kepengurusan perdana Korda Krakatau Raya, yang menaungi jurnalis televisi di dua wilayah tersebut. Sementara posisi Wakil Ketua dipercayakan kepada Hetlerion Marchel, jurnalis Delta TV.

Untuk posisi Sekretaris Jenderal dipercayakan kepada Tengku Khalidsyah, jurnalis KompasTV. Sedangkan jabatan Bendahara diisi Harry Atfriansyah dari Garuda TV.

Ketua Umum IJTI Pusat Herik Kurniawan yang hadir langsung dalam Muskorda mengapresiasi terbentuknya Korda Krakatau Raya. Menurutnya, keberadaan organisasi jurnalis di tingkat daerah penting untuk memperkuat penyajian informasi yang utuh dan berimbang kepada masyarakat, khususnya di tengah derasnya informasi melalui media sosial yang belum tentu terverifikasi.

“Kami mengapresiasi terbentuknya Korda Krakatau Raya sebagai wadah jurnalis di wilayah Lampung Selatan dan Lampung Timur. Kehadiran IJTI diharapkan dapat memberikan informasi yang utuh dan berimbang bagi masyarakat, sekaligus menjadi penetralisir polusi informasi di media sosial yang belum diketahui kebenarannya secara utuh,” ujar Herik.

Herik mengingatkan, informasi yang keliru ketika sudah disampaikan kepada publik dapat memberikan dampak panjang. Terlebih, jejak digital membuat sebuah informasi dapat tetap ditemukan meskipun telah bertahun-tahun berlalu.

“Informasi yang salah disampaikan ke publik akan mencemari pikiran masyarakat dalam waktu panjang. Apalagi jejak digital, meskipun sudah bertahun-tahun, tetap akan ada,” tegasnya.

Karena itu, Herik berharap keberadaan IJTI Korda Krakatau Raya dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas informasi publik dengan mengedepankan akurasi, keberimbangan dan kelengkapan data dalam setiap produk jurnalistik.

“Untuk itu, kehadiran IJTI Korda Krakatau Raya diharapkan dapat membersihkan polusi informasi tersebut dengan selalu menyajikan data yang akurat, berimbang dan informatif,” katanya.

Pembentukan Korda Krakatau Raya turut mendapat dukungan langsung dari jajaran IJTI di tingkat pusat, wilayah dan provinsi. Selain Herik Kurniawan, hadir Ketua Koordinator Wilayah Sumatera Gusti Yenosa serta Ketua Pengurus Daerah IJTI Provinsi Lampung Ander Afandi beserta jajaran Pengda IJTI Lampung.

Seremoni pembentukan juga dihadiri Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar yang mewakili Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Ketua DPRD Lampung Selatan turut hadir melalui perwakilan, yakni Sekretaris DPRD Achmad Herry.

Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung Selatan juga hadir, di antaranya perwakilan Polres Lampung Selatan dan Kejaksaan Negeri Lampung Selatan. Sejumlah pimpinan organisasi profesi di Lampung Selatan turut menghadiri agenda tersebut.

Terbentuknya IJTI Korda Krakatau Raya sekaligus menandai babak baru organisasi jurnalis televisi di Lampung Selatan dan Lampung Timur. Wadah ini diharapkan tidak hanya memperkuat soliditas antarjurnalis, tetapi juga mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Di tengah derasnya arus informasi digital, keberadaan Korda Krakatau Raya diharapkan mampu mengambil peran sebagai bagian dari ekosistem pers yang menyaring informasi melalui proses jurnalistik—dengan mengedepankan verifikasi, akurasi, keberimbangan dan kepentingan publik. (*) 

Melalui KIE P4GN, BNNK Lampung Selatan Gelar Program Sobat Bersinar Dikalangan Pelajar



REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN - Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Lampung Selatan, AKBP. Rahmad Hidayat, S.E., M.M., bersama Tim melaksanakan Program SOBAT BERSINAR melalui kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) P4GN serta deteksi dini penyalahgunaan Narkotika melalui Tes Urine bagi Pelajar di MAN 1 Lampung Selatan Setelah kegiatan KIE P4GN, kegiatan dilanjutkan dengan Deteksi Dini Penyalahgunaan Narkotika melalui Tes Urine bagi pelajar MAN 1 Lampung Selatan, diikuti oleh 50 orang siswa dan siswi. Senin, 14/09/2026.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Waka Kesiswaan MAN 1 Lampung Selatan, Mamnoni, S.Pd.I., M.Pd. Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan P4GN di lingkungan pendidikan sebagai bentuk upaya bersama dalam memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan bersih dari narkoba.

Kepala BNNK Lampung Selatan, AKBP. Rahmad Hidayat, S.E., M.M., Dalam sambutannya sekaligus memberikan materi KIE P4GN pemahaman kepada para pelajar MAN 1 Lampung Selatan mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika serta dampaknya terhadap kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial, dan masa depan generasi muda. 

"Kepada adik adik para siswa betapa pentingnya pemahaman menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan dan pergaulan serta membangun keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika," ucapnya.

Melalui kegiatan KIE tersebut tegas AKBP Rahmad Hidayat, para pelajar diharapkan tidak hanya mengetahui bahaya narkotika, tetapi juga memiliki kesadaran dan kemampuan untuk membentengi diri dari berbagai faktor yang dapat mendorong terjadinya penyalahgunaan narkotika. 


"Saya berharap lingkungan pendidikan dapat menjadi ruang yang aman bagi para pelajar untuk tumbuh menjadi generasi yang sehat, berprestasi, dan memiliki daya tangkal terhadap narkotika," timpalnya.

Dalam pada itu sambungnya, Pelaksanaan deteksi dini melalui tes urine merupakan salah satu langkah preventif dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen bersama antara BNNK Lampung Selatan dan pihak sekolah dalam memperkuat pelaksanaan P4GN di lingkungan pendidikan.

Selain itu tegasnya. Program SOBAT BERSINAR melalui KIE P4GN dan deteksi dini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian serta partisipasi seluruh warga sekolah dalam mencegah penyalahgunaan narkotika. Sinergi antara BNNK Lampung Selatan dan pihak sekolah menjadi bagian penting dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.

"BNNK Lampung Selatan akan terus mendorong pelaksanaan P4GN di lingkungan pendidikan melalui kegiatan edukasi, pencegahan, dan deteksi dini sebagai upaya membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan berprestasi serta mewujudkan Kabupaten Lampung Selatan Bersih dari Narkoba (Bersinar)," pungkasnya. (Mdn) 

UAR Lampung Kerahkan Tim Elit Bantu Basarnas Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda


REFORMASI-ID | LAMPUNG — Operasi pencarian rombongan jurnalis dan kru speedboat yang hilang kontak di perairan Selat Sunda pada Senin (14/9/2026) kian diintensifkan.

Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) Wilayah Lampung resmi memberangkatkan tiga personel relawan spesialis pencarian laut untuk bergabung dengan Tim SAR Gabungan di Posko Koordinasi Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung.

Ketiga rescuer berpengalaman yang diterjunkan meliputi Nurhadis, Sukimang, dan Mustofa. Mereka langsung digeser ke garis depan untuk memperkuat armada penyisiran laut yang difokuskan pada sektor koordinat hilangnya kapal peliputan di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau.

Ketua UAR Korwil Lampung, Sulaiman Abdullah, menegaskan bahwa pengerahan armada dan personel ini adalah respons cepat kemanusiaan untuk mendobrak efektivitas pencarian di tengah medan perairan Selat Sunda yang dikenal ekstrem.

Sinergi Lintas Instansi: Menggabungkan kekuatan Basarnas, TNI-Polri, BPBD, Polairud, nelayan, dan relawan.

Fokus Penyisiran: Mengandalkan titik koordinat terakhir kapal korban di sekitar sektor Gunung Anak Krakatau.

Prinsip Operasi: 

Menjunjung tinggi koordinasi ketat di bawah satu komando Mission Coordinator (MC) Basarnas.

Pimpinan Umum UAR turut menyampaikan duka mendalam bagi keluarga korban serta apresiasi tinggi kepada seluruh elemen yang berjibaku di lapangan.

Pihak UAR menginstruksikan seluruh relawan di garis depan agar tetap mengutamakan standar operasional prosedur (SOP) keselamatan di tengah tantangan gelombang tinggi.

Musibah ini menjadi pengingat nyata atas tingginya risiko di balik dedikasi jurnalistik dan misi kemanusiaan. Publik diimbau untuk terus memantau informasi resmi serta mendoakan keselamatan seluruh korban agar segera ditemukan. (***)

Wujud Optimalkan Layanan Publik, Polda Sumsel Perkuat Kamseltibcarlantas


REFORMASI-ID | PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan memperkuat implementasi agenda strategis nasional dan kebijakan Presisi Polri melalui penelitian tata kelola lalu lintas terpadu bersama Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri. Kajian tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan peran kepolisian dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) melalui edukasi, pemanfaatan teknologi, serta kemitraan dengan masyarakat.

Kegiatan penelitian berlangsung di Aula Prastisara Wirya Ditlantas Polda Sumsel, Senin (14/9/2026), mulai pukul 10.00 WIB. Kegiatan dibuka oleh Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel AKBP Mayestika Hidayat, S.I.K., M.H., bersama Ketua Tim Puslitbang Polri Kombes Pol. Saefudin Mohammad, S.I.K., selaku Kabidgasopsnal Puslitbang Polri.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Peneliti Ahli Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Triyono, S.Sos., M.A., Kaurmin Bidgasopsnal Pembina Dwi Irawati, S.S., serta Pama Bidgasopsnal Ipda Ajeng Hananingrum, S.Stat.

Penelitian dilakukan berbasis data faktual untuk memetakan persepsi publik, mengevaluasi integrasi teknologi pengawasan lalu lintas seperti Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), serta menganalisis efektivitas edukasi tertib berlalu lintas. Kajian juga mencakup koordinasi antarpemangku kepentingan dalam mendukung keselamatan pengguna jalan dan kelancaran mobilitas masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian arahan kebijakan, penyerahan instrumen penelitian, pengisian kuesioner oleh responden, serta diskusi terpumpun yang melibatkan jajaran Ditlantas, Ditbinmas, Ditsamapta, dan Bidhumas Polda Sumsel.

Tim Puslitbang Polri menggunakan metode gabungan (mix method), melalui survei kuantitatif dan wawancara mendalam. Penelitian selanjutnya akan dilanjutkan pada tingkat satuan wilayah jajaran Polda Sumsel guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai pelaksanaan Kamseltibcarlantas di lapangan.

Kajian tersebut diharapkan menghasilkan data dan rekomendasi yang dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di bidang lalu lintas. Pemanfaatan teknologi, penguatan edukasi, serta keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus mendukung keselamatan pengguna jalan.

Ketua Tim Puslitbang Polri Kombes Pol. Saefudin Mohammad, S.I.K., menegaskan pentingnya data lapangan yang presisi dalam merumuskan strategi penanganan lalu lintas yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

“Kami memadukan pendekatan teknologi, literasi aturan berlalu lintas, dan kolaborasi masyarakat agar fungsi lalu lintas Polri senantiasa adaptif terhadap kebutuhan perlindungan keselamatan pengguna jalan,” ujar Saefudin.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Polda Sumsel siap menjadikan hasil penelitian sebagai bahan penguatan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Polda Sumatera Selatan berkomitmen penuh mengawal agenda pembangunan nasional dan visi pimpinan Polri dengan menghadirkan ruang publik yang aman, tertib, dan berkeadilan melalui pemanfaatan teknologi modern serta sinergi lintas elemen,” tegas Nandang.

Menurutnya, penguatan Kamseltibcarlantas tidak hanya berkaitan dengan penegakan aturan di jalan raya, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat, kelancaran aktivitas ekonomi, serta kualitas pelayanan publik. Karena itu, riset dan evaluasi berbasis data menjadi bagian penting dalam memastikan kebijakan yang diterapkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Melalui sinergi Polda Sumsel dengan Puslitbang Polri dan dukungan unsur terkait, penelitian ini diharapkan dapat memperkuat transformasi pelayanan lalu lintas yang semakin modern, berbasis data, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, responsif, dan Presisi. (Mdn) 

SPN Polda Lampung dan UKM Catur UNILA Perkuat Silaturahmi Lewat PERTANDINGAN Persahabatan


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Lampung bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Catur Universitas Lampung (Unila) menggelar pertandingan persahabatan catur di Subarkah SPN Polda Lampung, Minggu (13/9/2026). Kegiatan mengusung tema “Gens Una Sumus” yang berarti “Kita adalah satu keluarga”.

Kepala SPN Polda Lampung Kombes Pol Edi Purnomo mengatakan pertandingan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, membangun sportivitas dan memperkuat komunikasi antara institusi kepolisian dengan lingkungan akademik.

“Catur mengajarkan konsentrasi, kecermatan, kesabaran dan kemampuan mengambil keputusan secara tepat. Nilai-nilai tersebut penting dalam membentuk karakter dan sumber daya manusia yang berkualitas serta berintegritas,” ujar Edi.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan kegiatan olahraga bersama seperti pertandingan catur menjadi ruang positif untuk memperkuat hubungan antara Polri dan kalangan akademisi. Menurutnya, kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan generasi muda dan lingkungan perguruan tinggi.

“Silaturahmi tidak selalu harus dibangun melalui forum formal. Olahraga menjadi ruang yang sangat baik untuk membangun kedekatan, sportivitas dan komunikasi. Melalui kegiatan seperti ini, Polri ingin terus membuka ruang kolaborasi positif dengan perguruan tinggi dan generasi muda,” kata Yuni.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran SPN Polda Lampung, tim catur SPN Polda Lampung, Pembina Catur UKM Unila Dr. Subian, Wasit Nasional Catur Ulli Haris WN. PN., serta tim UKM Catur Unila. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan kedua pihak, penyerahan plakat dan doa bersama sebelum dilanjutkan pertandingan.

Pertandingan persahabatan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat hubungan kelembagaan antara Polri dan perguruan tinggi sekaligus membuka ruang kolaborasi positif melalui olahraga. Semangat “Gens Una Sumus” menjadi pesan bahwa kompetisi dapat berjalan beriringan dengan persahabatan, sportivitas dan kebersamaan. (Mdn) 

PW Fatayat NU Lampung Resmi Dilantik, Maulidah Zauroh Pimpin Masa Khidmah 2026–2031


REFORMASI-ID | LAMPUNG — Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Lampung masa khidmah 2026–2031 resmi dilantik Pimpinan Pusat (PP) Fatayat NU di Ballroom Hotel Radisson, Bandar Lampung, Ahad (13/9/2026).

Pelantikan tersebut sekaligus mengukuhkan Maulidah Zauroh sebagai Ketua PW Fatayat NU Lampung masa khidmah 2026–2031, bersama jajaran pengurus yang akan menjalankan amanah organisasi selama lima tahun ke depan.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) PP Fatayat NU Nomor 390/A/PPFNU/SK/VI/2026 tentang Susunan Pengurus PW Fatayat NU Lampung Masa Khidmah 2026–2031.

SK tersebut ditetapkan di Jakarta pada 17 Juni 2026. Pembacaan SK dilakukan Sekretaris Umum PP Fatayat NU, Hj. Ela Siti Nuryamah.

“Pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU Lampung masa khidmah 2026–2031, yang saya sebut silakan naik ke atas,” ujar Ela saat membacakan SK pelantikan.

Selanjutnya, prosesi pelantikan dipimpin langsung Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PP Fatayat NU, Hj. Dewi Winarti. Para pengurus mengikuti prosesi pembaiatan sebagai bagian dari pengukuhan sekaligus pengambilan amanah untuk menjalankan kepengurusan hingga 2031.

Dalam sambutannya, Dewi menekankan pentingnya kerja nyata kepengurusan baru dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Menurutnya, struktur organisasi yang telah dibentuk harus mampu bergerak dan menghasilkan program yang memberikan manfaat langsung.

Dewi menyebut penguatan kaderisasi, pengembangan program, serta peningkatan pelayanan organisasi menjadi tantangan utama PW Fatayat NU Lampung selama masa khidmah 2026–2031.

“Saya berharap struktur lembaga yang telah dibentuk dapat bergerak memberikan layanan nyata kepada masyarakat Lampung, termasuk dalam perlindungan perempuan dan anak serta penguatan ekonomi,” katanya.

Berdasarkan SK PP Fatayat NU tersebut, Maulidah Zauroh dipercaya memimpin PW Fatayat NU Lampung masa khidmah 2026–2031.

Ia didampingi tujuh wakil ketua, yakni Wiwik Damayanti, Ridarotul Aliyah, Nur Syajarotuddur, Susanti, Fatikhatul Khoiriyah, Septi Rahmawati, dan Masthuroh.

Posisi Sekretaris dijabat Siti Wuryan, didampingi Wakil Sekretaris I hingga V. Sementara posisi Bendahara dipercayakan kepada Binti Lutfiyah, bersama jajaran wakil bendahara.

Untuk menjalankan program kerja organisasi, kepengurusan PW Fatayat NU Lampung diperkuat tujuh bidang strategis.

Bidang Pengembangan Organisasi dan Pengkaderan dikoordinatori Titisari Saputro. Bidang Pendidikan dan Dakwah dikoordinatori Ulfa Ulfiyah Drajat.

Selanjutnya, Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup dikoordinatori Jatu Prima Widia Saputri, sedangkan Bidang Ekonomi dan Koperasi dikoordinatori Siti Hasanah.

Untuk Bidang Hukum, Politik dan Advokasi dipercayakan kepada Dewi Nur Ainun sebagai koordinator. Bidang Sosial, Seni dan Budaya dikoordinatori Jamilah.

Sementara Bidang Media Informasi, Penelitian, dan Pengembangan dikoordinatori Nila Karnila.

Enam Lembaga Perkuat Program Organisasi

Selain struktur pengurus harian dan tujuh bidang, PW Fatayat NU Lampung juga memperkuat organisasi melalui enam lembaga yang memiliki fokus kerja masing-masing.

Forum Da’iyah Fatayat (FORDAF) dipimpin Nur Laelatul Bisriyah, Pusat Informasi Kesehatan Reproduksi (PIKER) dipimpin Isura, dan Ikatan Hafidzah Fatayat (IHF) dipimpin Naili Adila Hamhij.

Sementara Lembaga Konsultasi Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (LKP3A) dipimpin Dewi Astri Sudirman.

Untuk Garda Fatayat (GARFA) dipimpin Mayu Shofa, sedangkan Koperasi Yasmin dipimpin Hani Giantary.

Keberadaan bidang dan lembaga tersebut menjadi perangkat organisasi untuk memperluas ruang gerak Fatayat NU Lampung dalam menjalankan program kerja selama lima tahun ke depan.

Pesan PP Fatayat NU agar kepengurusan baru menghadirkan pelayanan nyata menjadi tantangan yang harus dijawab PW Fatayat NU Lampung. Tidak hanya dalam aspek kaderisasi, tetapi juga melalui program yang menyentuh kebutuhan perempuan, anak, generasi muda, dan masyarakat secara lebih luas.

Sejumlah sektor seperti pendidikan dan dakwah, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, advokasi, sosial budaya, serta pengembangan informasi menjadi ruang strategis bagi kepengurusan baru untuk memperkuat kiprah organisasi.

Pelantikan tersebut menjadi penanda dimulainya masa khidmah PW Fatayat NU Lampung 2026–2031 di bawah kepemimpinan Maulidah Zauroh. Selanjutnya, jajaran pengurus dituntut menerjemahkan amanah organisasi ke dalam program kerja yang terukur, kolaboratif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung. (**)

13 September 2026

Tertahan di Semifinal, Jurnalis Bitung Pulang dengan Kepala Tegak; JPK Kotamobagu Angkat Piala Joune Ganda 2026

 



REFORMASI-ID | MINAHASA UTARA — Jurnalis Biro Bitung harus mengakhiri langkahnya di babak semifinal Turnamen Mini Soccer Antarwartawan se-Sulawesi Utara Piala Joune Ganda 2026. Menghadapi Jurnalis Polres Kotamobagu (JPK), Bitung kalah tipis 1-2 dalam pertandingan empat besar yang berlangsung ketat dan bertensi tinggi.

Jurnalis Bitung sebenarnya membuka pertandingan dengan menjanjikan. Pada menit kelima, Jamal Gani berhasil merobek gawang JPK dan membawa timnya unggul 1-0.

Keunggulan itu membuat permainan semakin hidup. JPK yang memiliki materi pemain relatif lebih kuat mulai meningkatkan tekanan. Namun, Jurnalis Bitung mampu bertahan dan beberapa kali mengancam melalui serangan balik.

Memasuki babak kedua, tekanan JPK semakin deras. Hanya beberapa menit setelah permainan dilanjutkan, JPK berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Kedua tim kemudian terlibat jual beli serangan. Pertandingan berubah menjadi duel ketahanan fisik dan konsentrasi. JPK akhirnya menemukan celah dan mencetak gol kedua untuk membalikkan keadaan menjadi 2-1.

Hingga peluit akhir berbunyi, skor tidak berubah. JPK melaju ke final, sedangkan Jurnalis Biro Bitung harus puas mengakhiri turnamen di posisi empat.

Bagi Bitung, kekalahan itu tidak menghapus pencapaian mereka. Dengan komposisi pemain yang relatif terbatas dan sebagian besar pemain tetap menjalankan aktivitas sebagai jurnalis, perjalanan hingga empat besar menjadi catatan tersendiri.

Pelatih Jurnalis Biro Bitung, Coach Rego, mengatakan dirinya tetap bersyukur atas perjuangan tim.

“Kami sangat bersyukur Jurnalis Bitung bisa masuk empat besar. Materi pemain kami seadanya dan mereka semua juga aktif sebagai jurnalis. Jadi, pencapaian ini patut diapresiasi,” ujar Rego.

Di turnamen seperti ini, angka di papan skor memang menentukan siapa yang melaju. Namun, lapangan juga mempertemukan wartawan dari berbagai daerah yang selama ini lebih sering bertemu dalam urusan pekerjaan.

JPK Sempurnakan Perjalanan dengan Gelar Juara

Jurnalis Polres Kotamobagu kemudian menyempurnakan perjalanan mereka dengan merebut gelar juara Piala Joune Ganda 2026.

Pada partai final, JPK kembali menunjukkan ketajamannya. Mereka mengalahkan Jurnalis Biro Sangihe dengan skor 3-1.

Hasil tersebut menempatkan JPK sebagai juara pertama Turnamen Mini Soccer Antarwartawan se-Sulawesi Utara Piala Joune Ganda 2026.

Jurnalis Biro Sangihe harus puas sebagai juara kedua. Sementara TVRI Manado menempati peringkat ketiga dan Jurnalis Biro Bitung berada di posisi keempat.

Daftar Juara Piala Joune Ganda 2026

Juara I: Jurnalis Polres Kotamobagu — piala tetap Bupati Minahasa Utara Joune Ganda dan bonus Rp6 juta.

Juara II: Jurnalis Biro Sangihe — piala tetap dan bonus Rp5 juta.

Juara III: TVRI Manado — piala tetap dan bonus Rp4 juta.

Juara IV: Jurnalis Biro Bitung — piala tetap dan bonus Rp3 juta.

Ketua Panitia Pelaksana, Candra Mateos, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Minahasa Utara Joune Ganda atas dukungan terhadap pelaksanaan turnamen.

“Saya berterima kasih dan mengapresiasi Bapak Joune Ganda yang telah mendukung kegiatan ini hingga terlaksana dengan baik,” kata Candra.

Menurut Candra, turnamen tersebut sejak awal tidak semata-mata dirancang untuk mencari pemenang. Pertandingan menjadi ruang silaturahmi wartawan dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.

Dari Kompetisi Menuju Tradisi

Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Minahasa Utara Ruben Lengkong, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh tim yang ambil bagian.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan sebagai ruang silaturahmi insan pers sekaligus mendorong budaya olahraga di tengah masyarakat.

“Yang paling utama adalah terjalinnya silaturahmi antara wartawan, pemerintah dan masyarakat. Selamat dan sukses untuk kita semua. Salam olahraga, torang Joune Ganda,” ujar Ruben mewakili Bupati Joune Ganda.

Penutupan turnamen berlangsung lancar dan kondusif. Hadir dalam kegiatan tersebut Ruben Lengkong, Camat Airmadidi Olvien Pandean, Kasi Dispora Pemkab Minahasa Utara Yanto Luasunaung, Candra Mateos bersama jajaran panitia, serta tim medis dari Dinas Kesehatan Pemkab Minahasa Utara.

Bagi Jurnalis Biro Bitung, semifinal menjadi batas perjalanan tahun ini. Mereka tidak membawa pulang trofi juara pertama, tetapi membawa catatan bahwa skuad yang dibangun dari para pekerja media mampu bertahan hingga empat besar.

Harapan pun muncul agar turnamen semacam ini tidak berhenti pada Piala Joune Ganda 2026. Kompetisi antarrekan wartawan di Sulawesi Utara diharapkan dapat menjadi agenda tahunan dan, suatu saat, berkembang menjadi turnamen yang mempertemukan jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia.

JPK Kotamobagu membawa pulang piala. Sangihe menjadi runner-up. TVRI Manado merebut tempat ketiga. Jurnalis Bitung tertahan di semifinal dan finis keempat. Tetapi dari lapangan itu, semua pulang membawa sesuatu yang tidak tercatat dalam klasemen: silaturahmi.

Keluarga Besar Media Reformasi Indonesia Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Alm. Ahirin


REFORMASI-ID | JAKARTA – Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Seluruh jajaran dewan redaksi, staf, dan karyawan Media Reformasi Indonesia tengah diselimuti awan duka yang mendalam dan  menyampaikan rasa bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke rahmatullah, Almarhum Ahirin. Jakarta, Minggu, 13/09/2026.

"Kepergian Almarhum Ahirin yang diketahui saudara Kandung dari Muhammad Mudian (Kaperwil) Kepala Perwakilan Wilayah Sumatera, merupakan sebuah kehilangan yang teramat besar bagi kita semua. Semasa hidupnya, Almarhum dikenal sebagai pribadi yang baik, berdedikasi, serta meninggalkan jejak kebaikan yang akan selalu dikenang oleh keluarga, rekan kerja, dan kerabat yang ditinggalkan," ucap Bung Wisnu Wicaksana.

Dalam keterangan resminya CEO www.reformasiindonesia.com Wisnu Wicaksana, didampingi Dewan Redaksi Mahar Prastowo dan Pimpinan Redaksi Trias Budianto menyampaikan, Semoga segala amal ibadah serta dedikasi yang telah ditorehkan semasa hidupnya diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala kekhilafannya, dan diberikan tempat terbaik di surga-Nya.

"Kami juga mendoakan agar seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, serta kekuatan iman dalam menghadapi ujian dan masa-masa sulit ini. Semoga ketenangan menyertai almarhum dalam peristirahatan terakhirnya," ungkap CEO media Reformasi Indonesia Bung Wisnu Wicaksana. 

"Selamat jalan, Almarhum Ahirin. Hormat Kami, Dewan Redaksi Media Reformasi Indonesia," pungkasnya. (Red)

Jurnalis Bitung di Empat Besar, Pantang Kalah dan Mengincar Trofi Piala Joune Ganda

 



REFORMASI-ID | BITUNG — Turnamen mini soccer antarkomunitas wartawan se-Sulawesi Utara (Sulut) memperebutkan Piala Joune Ganda kini memasuki fase krusial. Empat tim terbaik telah memastikan tiket ke babak semifinal, termasuk Tim Jurnalis Bitung yang tampil konsisten sepanjang fase penyisihan.

Berlaga di Inspire Arena, Kelurahan Sukur, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Tim Jurnalis Bitung berhasil melangkah ke babak empat besar setelah melewati pertandingan pada fase sebelumnya dengan hasil yang cukup meyakinkan.

Pada Sabtu (12/9/2026), permainan solid dan kekompakan skuad Jurnalis Bitung terlihat saat menghadapi Jurnalis Sangihe dan Doulus. Dua pertandingan tersebut berakhir imbang, namun hasil itu cukup untuk mengantarkan tim asal Kota Bitung melaju ke putaran berikutnya sekaligus mempertahankan catatan belum terkalahkan.

Memasuki babak empat besar, persaingan dipastikan semakin ketat. Sesuai aturan pertandingan yang diberlakukan pada fase semifinal, setiap laga akan dimainkan dalam dua babak, masing-masing berdurasi 10 menit.

Dengan demikian, total waktu pertandingan mencapai 20 menit dan diselingi waktu istirahat selama tiga menit sebelum memasuki babak kedua.

Coach Rego mengatakan, keberhasilan Jurnalis Bitung menembus semifinal merupakan buah dari kerja keras dan kekompakan seluruh pemain.

> “Ini adalah hasil dari kekompakan dan solidnya tim setelah sebelumnya kami berlatih keras,” ujar Coach Rego saat ditemui di Inspire Arena, Sukur, Airmadidi.

Menurutnya, memasuki fase semifinal, seluruh pemain harus menjaga konsentrasi karena setiap pertandingan akan menentukan langkah menuju partai puncak.

Pada pertandingan semifinal pertama, Jurnalis Bitung akan berhadapan dengan Jurnalis Polres Kotamobagu (JPK). Duel tersebut menjadi ujian berikutnya bagi skuad Bitung untuk mengamankan tiket menuju final.

Coach Rego mengaku optimistis anak asuhnya mampu melewati pertandingan tersebut.

“Kami optimistis bisa lolos ke final. Anak-anak sudah siap dan kami akan bermain maksimal. Target kami tentu juara,” katanya.

Empat tim yang berhasil memastikan tempat di babak semifinal Piala Joune Ganda masing-masing adalah:

Jurnalis Polres Kotamobagu (JPK)

Jurnalis Sangihe

Tim TVRI

Jurnalis Bitung

Pertandingan semifinal diprediksi berlangsung sengit. Selain mempertaruhkan tiket ke final, laga tersebut menjadi ajang pembuktian bagi para jurnalis yang selama ini lebih akrab dengan aktivitas peliputan dibandingkan persaingan di lapangan hijau.

Bagi Jurnalis Bitung, perjuangan belum berakhir. Setelah tampil tanpa kekalahan pada fase sebelumnya, skuad ini kini membidik kemenangan atas Jurnalis Kotamobagu untuk memastikan satu tempat di partai final.

Dukungan juga terus mengalir dari para fans. Mereka berharap perjuangan Jurnalis Bitung di Inspire Arena berbuah manis dan tim kebanggaan Kota Bitung dapat kembali ke daerah dengan membawa trofi juara Piala Joune Ganda.

PWI Banten Beri Dukungan Moral bagi Keluarga Lima Wartawan yang Masih Dicari


REFORMASI-ID | PANDEGLANG — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten menggelar doa bersama di kawasan Carita, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (12/9/2026).

Doa bersama tersebut digelar sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moral terhadap lima wartawan dan tiga kru speedboat yang dilaporkan hilang kontak saat hendak melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda.

Kedelapan orang tersebut hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Jajaran PWI Banten hadir dipimpin Ketua PWI Banten Rian Nopandra, didampingi Sekretaris PWI Banten Fahdi Khalid dan Wakil Ketua Bidang Organisasi Teguh Akbar Idham.

Sejumlah pengurus PWI kabupaten/kota di Banten turut hadir, di antaranya Ketua PWI Cilegon Ahmad Fauzi Chan, Ketua PWI Pandeglang Asep Mujahidin, Ketua PWI Lebak RA Sudrajat, serta Ketua PWI Kabupaten Serang Andrea Nanda Saputra.

Turut hadir Seksi Wartawan Industri dan Lingkungan PWI Banten David Nababan serta Seksi Wartawan Hukum dan HAM PWI Banten Raden Dede.

Ketua PWI Banten Rian Nopandra mengatakan, kehadiran jajaran PWI di lokasi posko pencarian merupakan bentuk dukungan moral kepada keluarga serta rekan-rekan wartawan yang masih dalam pencarian.

“Kami dari PWI Banten bersama jajaran PWI kabupaten/kota hadir sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan-rekan wartawan dan tiga kru speedboat yang masih dalam pencarian. Kami berdoa dan berharap semuanya segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Rian Nopandra.

Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan harus menjadi perhatian utama wartawan ketika menjalankan tugas jurnalistik, khususnya saat melakukan peliputan di wilayah yang memiliki risiko tinggi.

“Berita memang penting, tetapi keselamatan rekan-rekan di lapangan jauh lebih penting. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar selalu memperhatikan keselamatan dalam menjalankan tugas jurnalistik,” katanya.

Selain mendoakan lima wartawan dan tiga kru speedboat yang masih dicari, jajaran PWI Banten juga mendoakan seluruh personel dan unsur yang terlibat dalam operasi pencarian agar diberikan keselamatan serta kemudahan dalam menjalankan tugas.

Ayah M Bagus Khoirunnas Minta Doa

Mansyur Suryana, ayahanda M Bagus Khoirunnas, salah satu wartawan yang dilaporkan hilang kontak, turut menyampaikan harapan dan meminta doa kepada rekan-rekan wartawan serta keluarga besar PWI Banten.

Ia berharap operasi pencarian yang dilakukan tim gabungan dapat segera menemukan keberadaan putranya bersama empat wartawan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, jajaran pengurus PWI se-Banten juga berdialog dengan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki di posko pencarian kawasan Carita.

Dalam pertemuan itu, Kapolda Banten menyampaikan perkembangan operasi pencarian yang memasuki hari kelima.

Menurut Kapolda, armada yang dikerahkan dalam operasi pencarian telah bertambah menjadi 14 unit yang tersebar di tujuh lokasi. Operasi tersebut melibatkan sekitar 350 personel dari unsur gabungan.

“Kita akan terus memaksimalkan pencarian rekan-rekan wartawan dan mohon doanya agar dilancarkan,” ujar Kapolda Banten Irjen Pol Hengki.

Operasi pencarian terhadap lima wartawan dan tiga kru speedboat tersebut masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

PWI Banten mengajak seluruh insan pers dan masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar operasi pencarian berjalan lancar dan seluruh orang yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. (Nank)

Kecelakaan Libatkan Dua Polisi di Bandar Lampung, Propam Gerak Cepat Turun Tangan


REFORMASI-ID |  Lampung - Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Lampung dan Seksi Propam Polres Pesawaran menindaklanjuti kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua anggota Polri di Jalan ZA Pagar Alam, Rajabasa, Bandar Lampung, Sabtu (12/9/2026) dini hari.

Kecelakaan tersebut melibatkan mobil Honda Brio, sepeda motor Honda Scoopy, dan mobil Toyota Rush. Dua anggota polisi diketahui berada di balik kemudi Honda Brio dan Toyota Rush.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, penanganan dari sisi disiplin dan kode etik anggota dilakukan oleh Propam.

"Untuk penanganan internal terhadap anggota yang terlibat, Bidpropam Polda Lampung bersama Si Propam Polres Pesawaran melakukan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku," kata Yuni.

Sementara itu, perkara kecelakaan lalu lintasnya ditangani oleh Satlantas Polresta Bandar Lampung.

Berdasarkan laporan Ditlantas Polda Lampung, kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Awalnya, Honda Brio yang dikemudikan anggota Sat Tahti Polres Pesawaran berinisial MI melaju dari arah Kedaton menuju Rajabasa.

Saat berada di depan Ruko Super Indo, mobil tersebut diduga kurang konsentrasi hingga menabrak bagian belakang Honda Scoopy yang melaju di depannya.

Benturan membuat pengendara dan penumpang Scoopy terjatuh. Sepeda motor tersebut juga tersangkut di bagian depan Honda Brio.

Namun, mobil Honda Brio tetap melanjutkan perjalanan. Sekitar dua kilometer dari lokasi pertama, tepatnya di depan Kantor Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Provinsi Lampung, Honda Brio kembali terlibat kecelakaan.

Mobil tersebut menabrak bagian belakang sebelah kanan Toyota Rush yang dikemudikan anggota Ditlantas Polda Lampung berinisial RWS.

Honda Brio kemudian kehilangan kendali dan menabrak trotoar tengah yang berfungsi sebagai pembatas jalan.

Dua Pengendara Scoopy Luka

Dalam kecelakaan tersebut, pengendara dan penumpang Honda Scoopy mengalami luka ringan dan mendapat perawatan jalan.

Sementara pengemudi Honda Brio mengalami luka lecet pada pergelangan tangan kiri dan tidak menjalani perawatan. Adapun pengemudi Toyota Rush tidak mengalami luka.

Kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban meninggal dunia. Kerugian materiel ditaksir mencapai Rp20 juta.

Yuni menegaskan, proses penanganan kecelakaan lalu lintas tetap berjalan melalui Satlantas Polresta Bandar Lampung. Di sisi lain, keterlibatan anggota Polri menjadi perhatian Propam untuk ditindaklanjuti secara internal.

"Penanganan perkara kecelakaan dilakukan oleh Satlantas Polresta Bandar Lampung. Sedangkan aspek yang berkaitan dengan anggota Polri ditindaklanjuti oleh Propam," tandas Kabid Humas. (Mdn) 

12 September 2026

Prosesi Pemakaman Lancar dan Khidmat, Keluarga Besar Alm. Ahirin Ucapkan Terima Kasih


REFORMASI-ID | PALEMBANG – Keluarga Besar Almarhum Bapak Ahirin bin Damer menyampaikan ribuan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, doa, tenaga, dan bantuan selama masa duka hingga prosesi pemakaman selesai dilaksanakan. Jumat, 11/09/2026.

"Innalillahi wainnailaihi rojiun. Telah berpulang kerahmatullah dengan tenang Ahirin bin Damer. Kami yang berdukacita keluarga Besar," ucap Muhammad Mudian alias Bung Budi. (Sabtu, 12/09/2026).

Diketahui Almarhum Bapak Ahirin berpulang ke rahmatullah dirumah sakit umum Mohammad Hoesin Palembang pada Kamis, 10/09/2026, dikarenakan menderita sakit Tumor diarea Paru-paru yang berdasarkan hasil diagnosis dokter dan dimakamkan pada Jum'at, 11/09/2026 dilokasi tempat pemakaman umum (TPU) Kebun Bunga Palembang. Di tengah kesedihan yang mendalam, kehadiran dan kepedulian dari keluarga, sahabat, tetangga, tokoh masyarakat, terkhusus Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Sumatera Selatan H. M Anwar Al Syadat, S.Si., M.Si., dan H. Sobri/Endek yang sudah berkenan hadir tentunya ini menjadi penguat bagi keluarga yang ditinggalkan.


Dalam kesempatan tersebut Bung Budi sapaan akrabnya mewakili keluarga besar Almarhum Ahirin, mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada Para alim ulama, ustaz, dan jemaah yang telah memimpin doa dan tahlil, Tetangga, warga, dan RT/RW setempat yang membantu sejak awal hingga pemakaman. Rekan kerja, sahabat, dan seluruh pelayat yang hadir memberikan penguatan, Pihak-pihak yang membantu secara moril maupun materil dalam kelancaran prosesi pemakaman. 

“Semoga segala amal kebaikan, doa, dan bantuan Bapak/Ibu/Saudara/i semua dibalas oleh Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda. Kami mohon maaf apabila selama proses ini terdapat kekurangan dalam penerimaan dan pelayanan kami,” ujar Bung Budi perwakilan keluarga besar Almarhum Ahirin.

Keluarga juga memohon doa agar almarhum Husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin Allahumma Aamiin. (Mudian) 

Gerak Cepat Polrestabes Palembang Bekuk Pelaku Pencurian Toko Perak di Plaju


REFORMASI-ID | PALEMBANG — Polrestabes Palembang melalui Tim Opsnal Polsek Plaju mengungkap kasus pencurian perhiasan perak di sebuah toko di Jalan Kapten Abdullah, Kelurahan Plaju Ilir, Kecamatan Plaju, Palembang. Polisi menangkap perempuan berinisial S (55) pada Kamis, 3 September 2026 sekitar pukul 23.00 WIB setelah penyidik menelusuri rekaman CCTV dan informasi masyarakat.

Kasus tersebut bermula ketika korban berinisial F (23) kehilangan sejumlah perhiasan perak dari tokonya pada 14 Agustus 2026. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian material sebesar Rp4.640.000.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan rekaman CCTV, S diduga datang ke toko dengan membawa sebuah batu dan berpura-pura menjadi pembeli. Saat saksi berinisial H (20) melayani dan situasi lengah, pelaku diduga mengambil sejumlah perhiasan dari dalam etalase.

Perhiasan yang hilang berupa dua jenis kalung rantai medan dengan berat total puluhan gram. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian untuk diproses sesuai hukum.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Opsnal Polsek Plaju melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menemukan keberadaan pelaku. Pada 3 September 2026 sekitar pukul 23.00 WIB, polisi memperoleh informasi mengenai lokasi S di kawasan Jalan Putri Dayang Rindu, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati.

Di bawah pimpinan Kanit Reskrim Ipda Feby Julian Pratama, S.H., M.M., petugas mendatangi lokasi tersebut dan mengamankan S tanpa perlawanan. Dalam pemeriksaan awal, S mengakui perbuatannya, sementara polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit rekaman video CCTV.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Mahar Budhi Adityawan, S.I.K., M.H., menegaskan jajarannya akan terus menindak setiap aksi kriminalitas yang meresahkan masyarakat.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan yang meresahkan warga, dan setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara profesional dan cepat,” ujar Sonny.

"Atas dugaan perbuatannya, S diproses dengan Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana mengenai tindak pidana pencurian biasa," timpal Sonny.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam menjaga keamanan tempat usaha.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi tindak kejahatan di sekitar kita serta tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian terdekat demi keamanan bersama,” ujar Nandang.

Selain itu lanjut Kabidhumas Pengungkapan ini menunjukkan respons kepolisian terhadap laporan masyarakat sekaligus upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polrestabes Palembang.

"Kepolisian mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan," tutupnya. (Hms/Mdn)

Bekali Generasi Muda, Danrem 044/Gapo Sampaikan Wawasan Kebangsaan di PKKMB STIKES Abdurahman


REFORMASI-ID | Palembang – Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M., memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Abdurahman Palembang dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Jumat (11/9/2026).

Kehadiran Danrem 044/Gapo dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru agar memiliki karakter yang kuat, disiplin, berintegritas serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem memberikan motivasi dan wawasan kepada para mahasiswa mengenai pentingnya wawasan kebangsaan, cinta tanah air, kedisiplinan, serta peran generasi muda dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Danrem menekankan bahwa mahasiswa sebagai generasi penerus memiliki peran strategis dalam menghadapi berbagai tantangan di era perkembangan teknologi dan informasi. Karena itu, mahasiswa tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus memiliki karakter, etika, kepedulian sosial dan tanggung jawab.

“Bela negara bukan hanya tugas TNI dan Polri, tetapi merupakan kewajiban kita semua sebagai warga negara. Mahasiswa juga memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, mengisi kemerdekaan dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa,” ujar Danrem.

Pada kesempatan itu tegas Danrem, Khusus kepada mahasiswa STIKES Abdurahman, Danrem menekankan pentingnya mempersiapkan diri menjadi tenaga kesehatan yang profesional dan memiliki jiwa pengabdian. Menurutnya, bidang kesehatan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan bangsa melalui pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Sebagai mahasiswa di bidang kesehatan, para peserta PKKMB juga diharapkan nantinya mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta menjadi tenaga profesional yang memiliki jiwa pengabdian," pungkasnya. (Mdn) 

Ditlantas Polda Lampung Gelar Jumat Berkah, Bersihkan Masjid dan Salurkan Bantuan Sembako


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung menggelar kegiatan Bhakti Religi Jumat Berkah di Masjid Ar Rasyid, Kemiling, Bandar Lampung, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut diikuti personel Ditlantas Polda Lampung. Selain menjadi bagian dari kepedulian sosial Polri, kegiatan ini juga diisi dengan aksi gotong royong membersihkan lingkungan rumah ibadah.

Personel Ditlantas turut melaksanakan kurve di lingkungan Masjid Ar Rasyid. Mereka membersihkan sejumlah bagian lingkungan masjid agar tetap nyaman digunakan masyarakat untuk beribadah.

Tak hanya melakukan kerja bakti, personel Ditlantas juga menyerahkan bantuan materiil atau tali asih untuk mendukung kebutuhan rumah ibadah. Bantuan tersebut diberikan langsung kepada pengurus Masjid Ar Rasyid.

Bantuan sosial juga diberikan dalam bentuk paket sembako. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pengurus rumah ibadah sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, kegiatan bakti religi merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian sosial.

“Polri hadir tidak hanya dalam memberikan pelayanan dan menjaga keamanan masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan manfaat melalui kegiatan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” kata Yuni.

Menurutnya, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antara personel kepolisian dengan masyarakat.

“Semangat gotong royong dan kepedulian harus terus dijaga. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan semakin memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Lampung Kombes Pol N. Dedy Arifianto mengatakan, kegiatan Jumat Berkah merupakan bagian dari upaya membangun kepedulian personel Ditlantas terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi momentum bagi personel Ditlantas untuk berbagi, bergotong royong dan hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya lingkungan rumah ibadah,” kata Dedy.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai wujud pengabdian dan kepedulian sosial jajaran Ditlantas Polda Lampung.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan kepada pengurus Masjid Ar Rasyid. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar. (Mdn) 

11 September 2026

Raih Kategori Gold, PT PLN RCC Makassar Sukses Jalani Audit Sistem Manajemen Pengamanan Ditpamobvit Baharkam Polri



REFORMASI-ID | Makassar - Tim Audit dari Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri sukses menyelesaikan rangkaian audit implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) hari ketiga di PT PLN RCC – Sistem Makassar pada Jumat (11/9/2026). Audit yang berlangsung di Ruang Manggabarani, Hyatt Makassar ini menempatkan PLN RCC Makassar dalam kategori "Gold" atau "Sangat Baik" dengan capaian nilai memuaskan sebesar 92,24 persen.

Ketua Tim Audit Implementasi SMP Obvitnas PT PLN RCC – Sistem Makassar, Kombes Pol. Choiron El Atiq, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan pemeriksaan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan bersama.

"Hari ini merupakan hari ketiga sekaligus penutup dari rangkaian audit. Kami telah merampungkan wawancara mendalam dengan petugas pengamanan internal serta melakukan pemeriksaan dokumen penting seperti laporan pelaksanaan tugas, Analisis Risiko Pengamanan (ARP), Rencana Pengamanan (Renpam), Rencana Kontinjensi (Renkon), hingga Standard Operating Procedure (SOP)," ujar Kombes Pol. Choiron El Atiq dalam keterangan resminya.

Pemeriksaan intensif pada hari terakhir ini berfokus pada tiga elemen krusial, yaitu Elemen III terkait Konfigurasi Pengamanan, Elemen IV mengenai Standar Kemampuan Pelaksana Pengamanan, serta Elemen V tentang Monitoring dan Evaluasi. Tim auditor juga melakukan review menyeluruh terhadap skor implementasi dari Elemen I hingga Elemen V.

Proses penutupan audit diakhiri dengan penandatanganan dan penyerahan Berita Acara (BA) hasil audit secara resmi kepada Manager UP2B Sistem Makassar, Bapak Furqon Idris. Penyerahan tersebut disaksikan langsung oleh jajaran internal tim Ditpamobvit Baharkam Polri yang beranggotakan AKP Juhari, S.H., Ir. M. Dedy Murdiana, SST.MK., dan Widiyanto, S.E., M.H.

Dari pihak eksternal dan perusahaan, hadir pula Senior Manager Operasi Sistem, Ibu Andi Murniawati, yang mewakili General Manager PLN UIP3B Sulawesi Bapak Fermi Trafianto, beserta para staf dan auditi UP2B Sistem Makassar.

Hasil predikat "Gold" ini menegaskan komitmen kuat PT PLN RCC – Sistem Makassar dalam menjaga dan menerapkan standar keamanan objek vital nasional secara konsisten, aman, dan berkelanjutan demi mendukung keandalan sistem ketenagalistrikan di wilayah Sulawesi.

Alumni Akpol 1996 Batalyon Wira Satya Turut Dukung Modernisasi Fasilitas Akpol



REFORMASI-ID | Semarang - Akademi Kepolisian (Akpol) terus memodernisasi fasilitas pendidikan untuk memperkuat kualitas pembentukan calon perwira Polri. Dalam pembenahan tersebut, Alumni Akpol 1996 Batalyon Wira Satya ikut mengambil peran dengan membangun dapur taruna lengkap dengan berbagai perlengkapannya.

Wakapolri Komjen Pol Prof. Dedi Prasetyo menandai rangkaian modernisasi fasilitas pendidikan Akpol melalui peletakan batu pertama renovasi di kampus Akpol, Kota Semarang, Jumat (11/9/2026).

Modernisasi tersebut mencakup renovasi ruang makan taruna, pembenahan fasad Resimen Taruna, hingga peresmian laboratorium komputer. Sejumlah alumni Akpol dari berbagai angkatan juga ikut berkontribusi dalam pembangunan fasilitas tersebut.

Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna

Ketua Alumni Akpol 1996 Batalyon Wira Satya, Brigjen Pol Budhi Herdi Susianto, mengatakan angkatannya memilih mengambil bagian langsung dalam pembenahan fasilitas Akpol.

Alumni Batalyon Wira Satya membangun dapur taruna beserta seluruh perlengkapannya untuk mendukung kebutuhan pendidikan dan kehidupan sehari-hari para taruna.

“Kami ambil bagian bangun dapur dengan segala isinya, seizin dari ketua pembina angkatan kami Bapak Kapolda Jateng (Irjen Pol Ribut Hari Wibowo), kami sepakat untuk membantu membangun Akpol, khususnya dapur Akpol hingga selesai,” kata Brigjen Budhi.

Menurutnya, kontribusi tersebut menjadi bentuk tanggung jawab alumni terhadap almamater. Alumni Akpol 1996 Batalyon Wira Satya ingin terus memberikan dukungan nyata kepada Akpol setelah menyelesaikan pendidikan puluhan tahun lalu.

“Jadi kami tidak akan lari dari tanggungjawab, karena kami diajarkan oleh pengasuh-pengasuh kami yang luar biasa,” tegasnya.

Kontribusi Alumni Akpol 1996 Batalyon Wira Satya itu sekaligus menunjukkan kuatnya hubungan antara almamater dan para lulusan. Alumni tidak hanya mengenang masa pendidikan, tetapi juga ikut memperkuat fasilitas yang digunakan generasi taruna berikutnya.

Renovasi Ruang Makan Tampung 1.000 Taruna

Komjen Dedi mengatakan pengembangan fasilitas Akpol menjadi bagian dari gagasan modernisasi yang semakin kuat sejak 2024. Akpol juga mengambil pembelajaran dari pengelolaan fasilitas di Akademi Militer.

“Pengembangan fasilitas Akpol merupakan bagian dari gagasan modernisasi yang makin diperkuat sejak tahun 2024, termasuk melalui pembelajaran dari pengelolaan fasilitas di Akademi Militer,” kata Komjen Dedi.

Renovasi ruang makan taruna akan menyesuaikan kebutuhan Akpol yang dapat menampung hingga sekitar 1.000 taruna. Akpol juga menyelaraskan desain fasad dan fasilitas lain untuk memperkuat karakter serta identitas lembaga pendidikan calon perwira Polri tersebut.

“Pembenahan dilakukan dengan tetap mempertahankan karakter khas Akpol, mulai dari gerbang, gedung Gubernur, ruang makan, hingga fasilitas taruna,” lanjut Komjen Dedi.

Akpol Dorong Transformasi Pendidikan

Modernisasi Akpol tidak hanya menyasar bangunan dan fasilitas fisik. Akpol juga mengembangkan transformasi pendidikan melalui digitalisasi, kelas tematik, penguatan pendidikan vokasi, serta peningkatan praktik dan pengalaman lapangan.

Transformasi tersebut menargetkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Akpol juga membekali taruna dengan kemampuan analisis, pemecahan masalah, serta pengalaman untuk menjadi pemimpin Polri pada masa mendatang.

Komjen Dedi menekankan pentingnya pengalaman lapangan dalam membentuk calon pemimpin Polri. Taruna perlu memahami persoalan kepolisian secara langsung, terutama pada tingkat kewilayahan.

“Taruna dipersiapkan untuk memahami secara langsung berbagai persoalan kepolisian di tingkat kewilayahan, khususnya di Polsek yang menjadi salah satu ujung tombak pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.

Komjen Dedi juga menekankan meritokrasi, kompetensi, dan pengalaman lapangan sebagai fondasi penting dalam menyiapkan the next leader di lingkungan Polri.

Kontribusi Alumni Lintas Angkatan

Modernisasi fasilitas Akpol dalam kegiatan tersebut juga melibatkan alumni dari sejumlah angkatan. Alumni Akpol 1996 Batalyon Wira Satya membangun dapur taruna beserta perlengkapannya.

Sementara itu, Alumni Akpol 2001 mengambil bagian dalam pembangunan fasilitas kepolisian. Alumni Akpol 2013 turut mendukung transformasi pendidikan melalui penyediaan dan penyempurnaan laboratorium komputer.

Kehadiran kontribusi lintas angkatan itu memperlihatkan kepedulian alumni terhadap keberlanjutan pendidikan di Akpol. Dukungan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara generasi alumni dengan institusi yang telah membentuk mereka sebagai perwira Polri.

Kegiatan modernisasi tersebut turut dihadiri Kalemdiklat Polri, Gubernur Akpol, para pejabat utama Lemdiklat Polri, pejabat utama Akpol, serta perwakilan Alumni Akpol 1996, Alumni Akpol 2001, dan Alumni Akpol 2013.

Melalui pembenahan fasilitas dan transformasi sistem pendidikan, Akpol menyiapkan lingkungan pendidikan yang semakin adaptif terhadap perkembangan zaman. Di sisi lain, kontribusi Alumni Akpol 1996 Batalyon Wira Satya menjadi bagian penting dari semangat menjaga almamater sekaligus menyiapkan fasilitas terbaik bagi generasi calon perwira Polri berikutnya.

Akpol Lakukan Modernisasi Sarana Pendidikan, Alumni Batalyon Wira Satya 1996 Ambil Bagian Aktif



REFORMASI-ID | Semarang - Akademi Kepolisian (Akpol) terus berbenah dan memodernisasi fasilitas pendidikan serta sarana penunjang di lingkungannya. Langkah strategis ini dilakukan demi meningkatkan kualitas pembentukan karakter, kompetensi, dan profesionalisme para calon perwira Polri di masa depan.

Upaya modernisasi kampus Akpol ini turut mendapat dukungan nyata dari para alumni, salah satunya Batalyon Wira Satya (Alumni Akpol 1996). 

Dukungan tersebut merupakan wujud kepedulian, rasa bangga, dan bakti alumni kepada almamater tercinta yang telah melahirkan serta membentuk mereka sebagai insan Bhayangkara.

Ketua Alumni Akpol 1996 Batalyon Wira Satya, Brigjen Pol Budhi Herdi Susianto, menyampaikan bahwa kontribusi yang diberikan oleh angkatannya merupakan bagian dari komitmen bersama alumni dalam mendukung transformasi pendidikan di lingkungan Akademi Kepolisian.

"Apa yang kami berikan ini adalah bentuk kontribusi aktif sekaligus bakti kami kepada almamater. Kami berharap modernisasi sarana dan fasilitas pendidikan ini dapat dinikmati oleh adik-adik taruna, sehingga proses belajar mengajar serta pelatihan dapat berjalan lebih optimal, modern, dan adaptif terhadap tantangan tugas ke depan," ungkap Brigjen Pol Budhi Herdi.

Modernisasi fasilitas di Akpol ini mencakup penguatan sarana hunian dan penunjang pendidikan, yang dirancang tidak hanya untuk memenuhi standar kenyamanan, tetapi juga memperkuat kedisiplinan dan integrasi ekosistem pendidikan modern.

Dukungan sinergis dari para alumni, seperti Batalyon Wira Satya 1996, menegaskan soliditas keluarga besar Polri dalam mencetak generasi penerus korps Bhayangkara yang berintegritas, berwawasan global, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Dipimpin Brigjen Pol. Benny Ganda Sudjana, Baharkam Polri Mulai Audit Resertifikasi PT MRT Jakarta



REFORMASI-ID | Jakarta - Tim Auditor Sistem Pengamanan Objek Vital Nasional (Sispamobvitnas) Baharkam Polri resmi memulai rangkaian kegiatan Audit Resertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di PT MRT Jakarta (Perseroda). Kegiatan hari pertama ini dilaksanakan di Ruang Rapat PT MRT Jakarta pada Selasa, 8 September 2026, mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB.

Rangkaian audit ini dipimpin langsung oleh Auditor Sispamobvitnas Utama Tk. II Baharkam Polri, Brigjen Pol. Dr. Benny Ganda Sudjana, S.I.K, M.H., selaku Penanggung Jawab. Hadir pula Kombes Pol. Joseph Febriano Hartono M, S.I.K. sebagai Ketua Tim, didampingi anggota tim Ipda. Tri Panji Yudha, S.H., Dra. Henny J.A. Posumah, M.M., Yuda Varian, S.I. Kom., serta Iptu. Nur Fajar Prasetyo, S.H. selaku Observer dari Polda Metro Jaya (PMJ).

Kedatangan tim auditor dari Mabes Polri ini disambut hangat oleh manajemen PT MRT Jakarta, yang diwakili oleh Kepala Divisi OSSQ Bapak Panji Arum Bismantoko dan Kepala Departemen Security Bapak Roy Nababan, beserta seluruh staf terkait.

Dalam sesi pembukaan, Brigjen Pol. Dr. Benny Ganda Sudjana, S.I.K, M.H. menegaskan pentingnya audit ini untuk memastikan aspek keselamatan dan keamanan di salah satu objek vital nasional transportasi darat tersebut tetap berada pada standar tertinggi.

"PT MRT Jakarta merupakan urat nadi transportasi publik di ibu kota yang melayani ratusan ribu warga setiap harinya. Melalui audit resertifikasi ini, kami dari Baharkam Polri ingin memastikan bahwa Sistem Manajemen Pengamanan yang diterapkan di sini tidak hanya memenuhi standar regulasi, tetapi juga adaptif terhadap potensi gangguan keamanan yang dinamis. Kerja sama yang baik dengan pihak manajemen sangat kami apresiasi guna mewujudkan ruang publik yang aman dan nyaman," ujar Brigjen Pol. Benny dalam sambutannya.

Merespons hal tersebut, Kepala Divisi OSSQ PT MRT Jakarta, Bapak Panji Arum Bismantoko, menyatakan komitmen penuh perusahaan terhadap proses resertifikasi ini sebagai wujud kepatuhan dan upaya peningkatan pelayanan yang berkelanjutan.

"Kami sangat menyambut baik kehadiran Tim Audit dari Baharkam Polri. Bagi MRT Jakarta, keamanan dan keselamatan pengguna jasa adalah prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar. 

Kami berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan transparan dalam menyajikan data serta membuka akses observasi lapangan, agar hasil audit ini dapat menjadi panduan bagi kami untuk terus menyempurnakan sistem pengamanan yang ada," tutur Panji.

Setelah acara pembukaan, tim auditor langsung bergerak melakukan observasi lapangan secara menyeluruh di area operasional PT MRT Jakarta guna meninjau implementasi sistem pengamanan fisik di area vital tersebut.

Pada sesi siang hingga sore hari, agenda difokuskan pada wawancara mendalam serta pemeriksaan dokumen yang berkaitan dengan Materi Elemen I SMP. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh standar baku sistem manajemen pengamanan berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Seluruh rangkaian kegiatan audit resertifikasi hari pertama ini dilaporkan berjalan dengan lancar, aman, dan tertib. Pelaksanaan audit ini juga ditembuskan kepada Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri dan Kasubdit Audit Sispamobvitnas Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kinerja kepolisian dalam mengawal objek vital nasional.

10 September 2026

Polemik Tiga Guru PNS Bergulir, Kepsek SMK Muhammadiyah Bitung Soroti Pemberitaan dan Proposal Bantuan

 


REFORMASI-ID BITUNG — Kepala SMK Muhammadiyah Bitung, Arismiaty Soeri, meminta seluruh pihak melihat secara utuh polemik yang berkembang terkait pemberitaan mengenai tiga guru PNS di sekolah tersebut.

Arismiaty menegaskan, pihak sekolah tidak bermaksud menghalangi kerja jurnalistik maupun membatasi kebebasan pers. Namun, sekolah merasa perlu memberikan klarifikasi karena pemberitaan yang beredar dinilai belum sepenuhnya menggambarkan kondisi yang sebenarnya.

Menurut Arismiaty, persoalan bermula dari pemberitaan yang menyebut tiga guru PNS meninggalkan sekolah sebelum jam pulang. Pihak sekolah memiliki penjelasan berbeda mengenai peristiwa tersebut.

Ketiga guru, kata dia, bukan meninggalkan tugas tanpa alasan. Mereka disebut telah menyelesaikan agenda tertentu, meminta izin untuk keperluan sementara dan masih memiliki rencana kembali ke sekolah karena terdapat kegiatan yang harus diikuti.

“Atas pemberitaan itu, kami meminta klarifikasi karena kami merasa ada informasi yang perlu diluruskan. Kami tidak bermaksud menghalangi wartawan menjalankan tugasnya,” kata Arismiaty.

Ia mengatakan, upaya klarifikasi kemudian dilakukan melalui komunikasi WhatsApp dengan pihak yang disebut berkaitan dengan pemberitaan tersebut.

Dalam komunikasi itu, menurut Arismiaty, muncul permintaan uang sebesar Rp3 juta yang disebut berkaitan dengan tiga pemberitaan. Masing-masing pemberitaan disebut bernilai Rp1 juta. Dalam komunikasi berikutnya, angka tersebut menurut pengakuannya sempat berubah menjadi Rp2 juta.

Arismiaty menegaskan bahwa keterangan mengenai permintaan uang tersebut merupakan apa yang dialami dan dipahami pihak sekolah. Karena itu, sekolah menyerahkan pembuktiannya kepada komunikasi yang ada, termasuk percakapan WhatsApp dan identitas pihak yang melakukan komunikasi.

Proposal Bantuan Juga Dipersoalkan

Selain persoalan pemberitaan, Arismiaty juga menjelaskan kedatangan sejumlah orang yang mengaku sebagai wartawan ke SMK Muhammadiyah Bitung.

Mereka datang membawa proposal permohonan dukungan dana untuk kegiatan Rapat Kerja Daerah Media Group Mabes TNI-Polri.

Dalam proposal tersebut tercantum sejumlah nama sekolah beserta nominal bantuan. Arismiaty mengatakan pihaknya hanya mampu memberikan bantuan sebesar Rp500 ribu.

Pemberian tersebut kemudian didokumentasikan bersama proposal sebagai bagian dari administrasi sekolah.

Namun, persoalan muncul setelah pihak sekolah lain yang namanya tercantum dalam proposal dikonfirmasi.

Kepala SMK Negeri 1 Bitung, Drs. Christo A. Lewan, membantah sekolahnya pernah memberikan bantuan sebagaimana nominal yang tercantum dalam proposal.

Bantahan serupa disampaikan Kepala SMK Negeri 3 Bitung, Yessie Pinontoan, S.Th., M.Si. Nama SMK Negeri 3 Bitung tercantum dalam daftar dengan nominal bantuan Rp1 juta

Ketika dikonfirmasi, Yessie membantah pencantuman tersebut.

“Itu tidak benar, dorang itu siapa?” tegas Yessie.

Bagi Arismiaty, bantahan tersebut menjadi alasan penting agar isi proposal tidak hanya dipercaya berdasarkan dokumen yang dibawa kepada sekolah, tetapi juga diverifikasi kepada pihak-pihak yang namanya tercantum di dalamnya

Kepala Sekolah: Kami Tidak Ingin Menuduh

Arismiaty menegaskan, sekolah tidak ingin menarik kesimpulan sepihak mengenai siapa yang membuat proposal ataupun bagaimana data nama sekolah dan nominal bantuan tersebut dicantumkan.

Namun, jika benar terdapat sekolah yang namanya dicantumkan tanpa pernah memberikan bantuan, menurut dia, hal tersebut perlu dijelaskan.

PDM Bitung: Jangan Campuradukkan Persoalan

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bitung, Muhammad Rusdi Baso, S.E., bersama Wakil Ketua PDM Hasan Harun, S.Pd.I., meminta persoalan tersebut diselesaikan berdasarkan fakta.

PDM, menurut mereka, tidak datang untuk membela sekolah secara membabi buta.

Jika benar terdapat pelanggaran disiplin yang dilakukan guru, proses pemeriksaan harus dilakukan sesuai ketentuan.

Namun, pada saat yang sama, pihak yang diberitakan juga memiliki hak untuk memberikan penjelasan.

Kritik terhadap lembaga pendidikan, kata mereka, merupakan bagian dari kontrol publik. Tetapi kontrol publik harus tetap berjalan dengan prinsip akurasi, keberimbangan dan konfirmasi.

Dewan Pers Ingatkan Media Jangan Catut Nama Lembaga Negara

Polemik ini juga relevan dengan peringatan Dewan Pers pada 5 Agustus 2025 mengenai praktik media yang menggunakan atau mencatut nama lembaga negara secara tidak sah.

Dalam pernyataannya, Dewan Pers menegaskan akan menertibkan media yang menggunakan nama lembaga negara seperti KPK, Polri dan institusi resmi lainnya, apabila media tersebut tidak memiliki hubungan atau afiliasi struktural dengan lembaga yang namanya digunakan. Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers, Muhammad Jazuli, menegaskan bahwa penggunaan nama institusi negara dapat menimbulkan kesan seolah-olah media tersebut merupakan bagian dari institusi yang bersangkutan. 

Karena itu, menurut Arismiaty, sekolah maupun masyarakat perlu memiliki ruang untuk melakukan verifikasi terhadap identitas media, perusahaan pers, wartawan, serta lembaga yang mengatasnamakan dirinya ketika datang meminta informasi maupun dukungan.

Sekolah Minta Semua Dibuktikan

Arismiaty kembali menegaskan bahwa SMK Muhammadiyah Bitung terbuka terhadap kritik dan pemberitaan.

Namun, menurut dia, keterbukaan tersebut harus berjalan bersama hak untuk memperoleh klarifikasi.

“Kami tidak anti terhadap kritik. Silakan media menjalankan fungsi kontrol. Tetapi kami juga memiliki hak untuk menjelaskan fakta yang sebenarnya. Kalau ada kesalahan dari pihak sekolah, kami siap diperiksa. Kalau ada informasi yang keliru, kami juga berharap diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi,” ujar Arismiaty.