Media Reformasi Indonesia (MRI)

05 Juli 2026

Babinsa Koramil 02/Pondok Gede Sisir Permukiman Warga Bersama Satpol PP dan Linmas, Antisipasi Gangguan Kamtibmas


REFORMASI- ID | Kodam Jaya - Kota Bekasi 
- 5/7/2026 Babinsa Koramil 02/Pondok Gede Kodim 0507/Bekasi melaksanakan patroli kewilayahan bersama personel Satpol PP dan Linmas dengan menyisir sejumlah permukiman warga di wilayah Kecamatan Pondok Gede. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Patroli diawali dengan apel dan pengecekan personel sebelum bergerak menuju sejumlah titik yang dinilai rawan. Dalam pelaksanaannya, petugas menyambangi kawasan permukiman, ruang publik, serta lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya warga. Selain melakukan pemantauan situasi, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu Kamtibmas.

Sinergi antara TNI, Satpol PP, dan Linmas menjadi wujud nyata kolaborasi dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan mampu mencegah munculnya tindak kriminalitas maupun gangguan ketertiban lainnya, sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga.

Danramil 02/Pondok Gede, Mayor Inf Fajar Fitrianto, menyampaikan bahwa patroli bersama akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai upaya menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.

“Patroli ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Melalui sinergi bersama Satpol PP dan Linmas, kami berharap potensi gangguan Kamtibmas dapat dicegah sejak dini. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan karena keamanan merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Mayor Inf Fajar Fitrianto.

(Kodim 0507/Bekasi)

Groundbreaking Mushola di Desa Muara Gula, Korem 044/Gapo Hadir Tebar Kepedulian


REFORMASI-ID | Muara Enim – Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan mushola di Desa Muara Gula Baru, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-45 Korem 044/Gapo sekaligus bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, Minggu (5/7/2026).

Selain pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan mushola, kegiatan juga diisi dengan pemberian tali asih kepada prajurit dan keluarga prajurit yang mengalami sakit menahun, pemberian tali asih kepada anak-anak yatim, serta bantuan kepada warga masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Danrem 044/Gapo menyampaikan bahwa pada tanggal 30 Juni 2026 Korem 044/Gapo telah memasuki usia ke-45 tahun dengan mengusung tema “45 Tahun Korem 044/Gapo Bersama Rakyat, Mengawal Program Strategis Pemerintah untuk Indonesia Maju.”

“Semoga di usia ke-45 ini, Korem 044/Gapo semakin profesional, semakin dicintai rakyat, semakin solid dalam pengabdian, serta senantiasa diberikan kekuatan, keberkahan, dan perlindungan oleh Allah SWT dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Danrem menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan mushola tersebut. Menurutnya, pembangunan mushola tidak hanya sebatas pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membangun nilai-nilai keimanan, mempererat persatuan, dan memperkokoh kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Danrem berharap proses pembangunan mushola dapat berjalan dengan lancar hingga selesai serta mendapat dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat agar nantinya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan umat.

Pada kesempatan tersebut, Danrem juga menegaskan bahwa pemberian tali asih kepada prajurit dan keluarga prajurit yang sedang sakit, anak-anak yatim, serta masyarakat merupakan bagian dari semangat kepedulian sosial dan empati kepada sesama.

“Kepada prajurit dan keluarga yang sedang diberikan ujian berupa sakit, kami berharap tetap memiliki semangat dan ketabahan. Sementara kepada anak-anak, teruslah belajar dan meraih cita-cita karena kalian adalah generasi penerus bangsa yang memiliki masa depan cerah,” katanya.

“TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat serta memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan,” pungkasnya. (Mudian) 

Semarak HUT ke-45 Korem 044/Gapo, Tournament Domino Satukan TNI dan Masyarakat


REFORMASI-ID | Palembang – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-45 Korem 044/Garuda Dempo, Korem 044/Gapo menggelar Tournament Domino yang berlangsung meriah dengan melibatkan masyarakat umum. Turnamen terbuka tersebut diikuti sebanyak 128 pasang peserta dari berbagai kalangan, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-45 Korem 044/Garuda Dempo yang tidak hanya bertujuan sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Korem 044/Garuda Dempo, saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan serta partisipasi sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik,” ujarnya.

Danrem menegaskan bahwa peringatan HUT ke-45 Korem 044/Garuda Dempo bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dan pengabdian satuan, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Ia juga menjelaskan tema HUT ke-45 Korem 044/Garuda Dempo, yakni “45 Tahun Korem 044/Gapo Bersama Rakyat Mengawal Program Strategis Pemerintah Menuju Indonesia Maju.” Menurutnya, tema tersebut memiliki makna mendalam bahwa keberhasilan pembangunan dan kemajuan bangsa memerlukan sinergi, kebersamaan, serta komitmen kuat antara TNI, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.

“Korem 044/Garuda Dempo akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat, menjadi bagian dari solusi, serta senantiasa mendukung dan mengawal berbagai program strategis pemerintah demi terwujudnya kesejahteraan dan kemajuan bangsa,” kata Danrem.

Lebih lanjut, Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan bahwa Tournament Domino yang digelar bukan sekadar mencari pemenang, namun juga menjadi wadah mempererat persaudaraan, menumbuhkan sportivitas, kejujuran, kebersamaan, serta memperkokoh persatuan dan rasa kekeluargaan di tengah masyarakat.

Di akhir kegiatan, Danrem turut memberikan ucapan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi.

“Saya mengucapkan selamat kepada para juara yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Prestasi yang diraih merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan sportivitas selama mengikuti pertandingan,” ungkapnya.

Kepada peserta yang belum berhasil meraih kemenangan, Danrem mengajak agar tetap semangat dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai sarana memperkuat persaudaraan, menumbuhkan budaya sportivitas, serta meningkatkan sinergi antara Korem 044/Garuda Dempo dengan seluruh elemen masyarakat. (Mudian) 

Berikan Rasa Aman Bagi Warga Jakarta, Jajaran Dirsamapta Baharkam Polri Jaga Ketat Area CFD



REFORMASI-ID | Jakarta - Direktorat Samapta Korps Sabhara Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri) melaksanakan pengamanan intensif pada kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di sejumlah titik utama ibu kota pada Minggu (05/07/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 05.00 WIB hingga 10.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Dr. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., untuk dilaporkan kepada Kakorsabhara Baharkam Polri.

Pengamanan ketat dan pelayanan prima kepolisian difokuskan pada tiga kawasan pusat keramaian masyarakat, yaitu Bundaran HI, kawasan Patung Kuda, dan area Sarinah. Langkah ini diambil guna menjamin rasa aman dan nyaman bagi warga DKI Jakarta yang tengah berolahraga serta menikmati libur akhir pekan.

Dalam operasi pengamanan ini, personel Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri menjalankan beberapa agenda penting. Selain melakukan pengamanan menyeluruh di area HBKB, petugas di lapangan juga aktif melaksanakan Pengaturan Lalu Lintas (Gatur Lalin) di sekitar rute CFD guna mencegah terjadinya stagnasi kendaraan.

Tidak hanya itu, personel kepolisian juga menggelar Patroli Dialogis. Melalui pendekatan humanis ini, petugas berinteraksi langsung dengan menyambangi warga, memberikan imbauan kamtibmas, serta memastikan situasi di lokasi tetap tertib, aman, dan kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Secara keseluruhan, kegiatan pengamanan CFD hari ini berjalan dengan lancar dan tanpa kendala berarti. Keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen seluruh personel yang memegang teguh moto kesatuan dalam bertugas. Melalui semangat "Siap, Solid, Berhasil," Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri menegaskan jajarannya akan terus hadir di tengah masyarakat demi mewujudkan pelayanan yang prima dan menjaga stabilitas keamanan publik.

Gelar Patroli Humanis, Mengintip Aksi Satwa Turangga Polri Amankan Area CFD Margonda



REFORMASI-ID | Depok - Pemandangan berbeda menghiasi kawasan Car Free Day (CFD) Margonda, Guna memberikan rasa aman sekaligus menghadirkan nuansa pelayanan yang humanis, Korps Sabhara Baharkam Polri melalui Detasemen (Den) Turangga Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) menerjunkan tim patroli berkuda di sepanjang area CFD tersebut pada Minggu pagi (05/07/2026). 

Langkah taktis ini selaras dengan komitmen Kakorsabhara Baharkam Polri, yakni "SIAP, SOLID, BERHASIL", di mana setiap jajaran kepolisian dituntut sigap dan kompak dalam menyukseskan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Langkah komitmen Polri dalam mengawal ruang publik serta memastikan aktivitas olahraga dan rekreasi warga berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Berdasarkan data teknis operasional di lapangan, Den Turangga Ditpolsatwa Baharkam Polri menerjunkan kekuatan penuh yang terdiri dari 6 personel tangguh di bawah pimpinan Ipda Yayuk, bersama Bripda Rizki, Bripda Manik, Bripda Indah, Bharada Vito, dan Bharada Arsyid.  

Tidak hanya personel kepolisian, kehadiran dua satwa Turangga (kuda patroli) andalan bernama Keywest dan Diamant menjadi bintang utama dalam kegiatan tersebut. Kedua satwa terlatih ini dibawa langsung menggunakan fasilitas armada bus khusus Turangga untuk memastikan mobilitas berjalan lancar.  

Selama menyisir jalur CFD Margonda, para personel berkuda melakukan patroli dialogis secara berkala. Langkah ini terbukti efektif dalam memantau pergerakan massa di area padat pengunjung sekaligus memberikan rasa tenteram bagi para pejalan kaki dan pesepeda.  

Keberadaan kuda-kuda gagah milik Polri ini juga menarik perhatian dan antusiasme masyarakat, khususnya anak-anak yang memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto bersama petugas.  

Hingga akhir kegiatan, situasi keamanan di sepanjang kawasan CFD Margonda dilaporkan dalam keadaan aman, terkendali, dan nihil dari gangguan kamtibmas. Kehadiran Ditpolsatwa Baharkam Polri ini membuktikan bahwa pengamanan ruang publik dapat berjalan efektif melalui pendekatan yang ramah dan dekat dengan masyarakat. (Red)

Dukung Kamtibmas di CFD Margonda Depok, Ditpolsatwa Baharkam Polri Terjunkan Tim K-9



REFORMASI-ID | Depok - Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Baharkam Polri mengerahkan Tim K-9 untuk melaksanakan patroli dialogis dan pengamanan dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Margonda Raya, wilayah hukum Polres Metro Depok, Minggu (5/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB ini dipimpin oleh Ipda Sutarno beserta empat personel Ditpolsatwa lainnya, yaitu Aipda Sugianto, Brigadir Dedy Saputra, Bripda Ayen Riyan Sufriadi, dan Bripda Joniaman Zebuwa.

Dalam pengamanan ini, petugas didampingi oleh dua ekor satwa K-9 terlatih bernama Scoby dan Gizi.Secara terpisah, Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Pol. Dr. M. Nazly Harahap, S.I.K., M.H., M.M., menegaskan bahwa kehadiran personel dan satwa di tengah masyarakat merupakan representasi nyata dari komitmen Korps Sabhara dalam menjaga stabilitas keamanan publik.

"Patroli dialogis ini bukan sekadar pengamanan, melainkan jembatan komunikasi untuk memberikan rasa aman sekaligus mengedukasi masyarakat. Penggelaran personel di area publik seperti CFD adalah bukti konkret kesiapan operasional kami," ujar Irjen Pol. M. Nazly Harahap.

Lebih lanjut, Kakorsabhara menekankan pentingnya internalisasi semangat operasional kesatuan. "Seluruh jajaran di lapangan harus bergerak dengan satu visi utama yang tertuang dalam tagline kebanggaan kita, yaitu SIAP, SOLID, BERHASIL," tegasnya.

Patroli satwa ini menyasar area publik tempat masyarakat berolahraga sepanjang Jalan Margonda Raya. Petugas memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas secara langsung, sekaligus menyosialisasikan tugas pokok, peran, serta fungsi Ditpolsatwa, khususnya dalam pemanfaatan satwa K-9 untuk mendukung tugas kepolisian di lapangan.

Hingga berakhirnya kegiatan CFD, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya kejadian menonjol. Kehadiran Polri di tengah masyarakat ini diharapkan dapat terus memberikan rasa aman serta mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.

"Kapolsek KPS Bitung Jelaskan Batas Kewenangan dalam Pemeriksaan Kendaraan di Pelabuhan"



REFORMASI-ID | BITUNG — Kapolsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPS) Bitung, IPTU Harly E. Buida, S.E., menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas di Pelabuhan Bitung telah dilakukan sesuai prosedur dan kewenangan kepolisian. Penegasan itu disampaikan menyusul pemberitaan salah satu media daring pada 3 Juli 2026 yang menyoroti dugaan pembiaran terhadap penyelundupan kendaraan. Klarifikasi tersebut disampaikan Harly pada Jumat, 4 Juli 2026.

Menurut Harly, personel Polsek KPS Bitung tidak hanya memeriksa kelengkapan dokumen administrasi kendaraan, tetapi juga melakukan pemeriksaan fisik secara intensif dengan mencocokkan identitas kendaraan terhadap dokumen yang dimiliki. Pemeriksaan itu meliputi pencocokan nomor rangka dan nomor mesin dengan data yang tercantum dalam surat-surat kendaraan.

"Dalam setiap pemeriksaan kami tidak hanya memverifikasi kelengkapan dokumen, tetapi juga mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin kendaraan dengan surat-suratnya. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh identitas kendaraan sesuai dengan dokumen yang diperlihatkan," kata Harly.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, kata dia, tidak ditemukan pelanggaran administrasi maupun dasar hukum yang dapat dijadikan landasan bagi kepolisian untuk melakukan penindakan terhadap kendaraan yang dimaksud.

Harly menegaskan, kewenangan Polsek KPS Bitung terbatas pada pengamanan kawasan pelabuhan serta pemeriksaan administrasi dan identitas kendaraan. Adapun penilaian mengenai kelayakan kendaraan untuk dimuat ke atas kapal, termasuk penerbitan persetujuan keberangkatan kapal, merupakan kewenangan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Bitung sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Karena itu, ia meminta agar informasi mengenai dugaan penyelundupan kendaraan tidak mencampuradukkan tugas dan kewenangan antarinstansi. Menurut Harly, setiap lembaga memiliki fungsi yang berbeda sehingga penanganan suatu persoalan harus dilihat berdasarkan tugas dan kewenangan masing-masing.

Ia juga mengimbau masyarakat agar menyikapi setiap informasi yang beredar secara bijak dan mengedepankan fakta. Menurutnya, pemahaman yang utuh mengenai pembagian kewenangan antarinstansi penting agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru maupun kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Wujud Kepedulian Satgaswil Lampung Densus 88 dan Baznas, Serahkan Bantuan RTLH kepada Eks Napiter


REFORMASI-ID | Lampung Selatan - Baznas Provinsi Lampung menyerahkan secara simbolis bantuan Program Rumah Layak Huni (Bedah Rumah) kepada Eks Napiter binaan Satgaswil Lampung Densus 88 AT Polri atas nama Rudi Hananto di Desa Rejosari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Minggu, 05/07/2026.

Program bantuan senilai Rp25 juta tersebut merupakan hasil sinergi antara Satgaswil Lampung Densus 88 AT Polri dengan Baznas Provinsi Lampung sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan program deradikalisasi melalui pendekatan sosial dan pemberdayaan ekonomi.

Kegiatan dihadiri oleh Kasatgaswil Lampung Densus 88 AT Polri Kombespol Stialanri K. Stinggar, S.I.K., Ketua Baznas Provinsi Lampung Dr. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., Kapolsek Natar AKP Setio Budi Howo, S.H., Aparatur Desa Rejosari, serta perwakilan Yayasan Mangkubumi Putra Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Kombespol Stialanri K. Stinggar, S.I.K. menyampaikan apresiasi kepada Baznas Provinsi Lampung atas dukungan dan kolaborasi dalam mendukung program deradikalisasi. 

"Bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan kesempatan kepada eks napiter yang telah kembali ke masyarakat dan berkomitmen menjalani kehidupan yang lebih baik," sebutnya.

Sementara Ketua Baznas Provinsi Lampung, Dr. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat serta menjadi penyemangat untuk terus berkarya, mandiri, dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.

"Adapun penyerahan yang dilaksanakan merupakan serah terima simbolis, sementara pelaksanaan pembangunan atau renovasi rumah akan dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan yang ditetapkan oleh Baznas Provinsi Lampung," ujarnya.

Rudi Hananto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Satgaswil Lampung, Baznas Provinsi Lampung, Polsek Natar, serta Pemerintah Desa Rejosari atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada keluarganya. (*) 

Simbol Soliditas Tanpa Batas, Tokoh TNI-Polri Berkumpul di Ajang Kostrad Run 2026



REFORMASI-ID | Jakarta - Ribuan peserta memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, untuk mengikuti ajang lari massal "Kostrad Run 2026", Minggu (5/7). Acara yang dimulai sejak pukul 05.30 WIB ini menjadi panggung penting yang memperlihatkan kuatnya sinergi antara TNI, Polri, dan jajaran kementerian lembaga.

Ajang olahraga ini turut dihadiri oleh deretan tokoh penting dan pejabat tinggi negara. Di antaranya adalah Menkopolkam, Wakil Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), serta Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU).

Kekompakan inter-institusi juga terlihat dari kehadiran jajaran perwira tinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Kapolri diwakili oleh Irwasum Polri, disusul kehadiran perwakilan utama dari berbagai komando strategis Polri.

Salah satunya adalah Direktur Samapta (Dirsamapta) Korsabhara Baharkam Polri, yang hadir secara resmi untuk mewakili Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri. Selain itu, tampak hadir Waastamaops Kapolri, Kalemdiklat Polri yang diwakili IJP Roma Hutajulu, S.I.K., Dankorbrimob Polri yang diwakili BJP Amostian, S.I.K., serta Astamarena Kapolri yang diwakili KBP Ayep, S.I.K.

Kehadiran para pejabat teras Polri dalam kegiatan ini menegaskan komitmen nyata kepolisian dalam mendukung penuh agenda-agenda yang mempererat soliditas TNI-Polri. Hubungan yang harmonis di level pucuk pimpinan hingga akar rumput dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

Hingga bendera start dikibarkan dan seluruh peserta memasuki garis finis, seluruh rangkaian acara Kostrad Run 2026 dilaporkan berjalan dengan sangat aman, tertib, dan kondusif. Keberhasilan acara ini menjadi potret nyata dari semangat kebersamaan dan sportivitas di tengah masyarakat.

04 Juli 2026

Polda Lampung Gagalkan Peredaran 5 Kg Sabu dan 202 Butir Ekstasi di Bakauheni


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas jaringan peredaran gelap narkotika. Kali ini, petugas berhasil menggagalkan penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan empat orang yang diduga memiliki peran berbeda dalam jaringan narkotika lintas provinsi. Mereka masing-masing berinisial HS, HR, HB, dan DK. Dari keempatnya, HB diketahui merupakan oknum anggota Brimob, sedangkan DK merupakan oknum prajurit TNI Angkatan Laut.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat dan pengembangan yang dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung di kawasan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni.

"Polda Lampung berkomitmen menindak tegas setiap bentuk tindak pidana narkotika tanpa memandang latar belakang maupun profesi pelakunya. Siapa pun yang terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Sabtu (4/7/2026).

Dari hasil pengungkapan, polisi menyita barang bukti berupa tiga bungkus besar sabu seberat sekitar 5 kilogram, 202 butir pil ekstasi, satu tas ransel hitam, empat unit telepon seluler, serta dua unit kendaraan yang digunakan para pelaku.

Menurut Yuni, nilai ekonomis barang bukti yang berhasil diamankan mencapai lebih dari Rp5 miliar untuk sabu dan sekitar Rp60,6 juta untuk pil ekstasi.

"Keberhasilan ini sekaligus menyelamatkan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Dengan barang bukti yang diamankan, diperkirakan sekitar 150 ribu orang dapat diselamatkan dari penyalahgunaan sabu dan 202 orang dari penyalahgunaan pil ekstasi," ungkapnya.

Polda Lampung juga memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan transparan. Untuk tersangka sipil serta oknum anggota Brimob, proses penyidikan dilakukan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung.

Sementara terhadap oknum prajurit TNI AL, penanganannya dilimpahkan kepada Detasemen Polisi Militer Angkatan Laut sesuai kewenangannya.

"Koordinasi dengan institusi terkait terus dilakukan agar proses penegakan hukum berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Tidak ada perlakuan khusus terhadap pihak yang terlibat," tegas Yuni.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana maksimal pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

"Polda Lampung mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Sinergi masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai jaringan narkoba," tutup Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun.

*Kronologi Singkat*

Pengungkapan kasus bermula pada Sabtu, 27 Juni 2026, sekitar pukul 12.30 WIB, saat petugas mengamankan HR di kawasan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni. Dari hasil pemeriksaan telepon seluler miliknya ditemukan dugaan transaksi narkotika. 

Pengembangan kemudian mengarah kepada HS dan HB yang berada di antrean kendaraan menuju kapal penyeberangan.

Dari hasil interogasi, diketahui tas berisi narkotika telah dibawa naik ke kapal oleh DK. Petugas segera melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan DK beserta tas ransel hitam yang berisi tiga bungkus sabu dan dua bungkus pil ekstasi.

Seluruh tersangka berikut barang bukti kemudian diamankan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung untuk proses hukum lebih lanjut, sementara penanganan terhadap DK diserahkan kepada Denpom Lanal karena berstatus prajurit TNI AL aktif. (Hms/Mdn)

Korsabhara Baharkam Polri Gelar Commander Wish, Samakan Persepsi dan Perkuat Soliditas Personel



REFORMASI-ID | Depok - Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri menyelenggarakan kegiatan Commander Wish pejabat baru Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Pol. Dr. M. Nazly Harahap, M.Si., M.H., M.M. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Satya Haprabu, Korbrimob Polri, Depok, Jawa Barat, pada Jumat (3/7/2026) pagi ini bertujuan untuk menyampaikan arah kebijakan, visi, dan misi kepemimpinan ke depan.

Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan dibuka oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan doa, serta penayangan video selayang pandang mengenai profil Kakorsabhara Baharkam Polri. Setelah laporan dari perwira yang ditunjuk, Irjen Pol. Dr. M. Nazly Harahap memberikan paparan utama terkait Commander Wish kepada seluruh jajaran yang hadir.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh pejabat utama Korsabhara Baharkam Polri, di antaranya Dirsamapta, Dirpolsatwa, Anjak Utama, Kabagrenmin, dan Kabagopsnalev. Turut hadir pula para Kasubdit dari Ditsamapta, Ditpolsatwa, dan Ditpamobvit, Kaden Perintis, Kataud, para Kaurtu, Kaurmin, Paur, Pamin, serta seluruh personel Bintara, Tamtama, dan ASN di lingkungan Korsabhara Baharkam Polri.

Melalui kegiatan ini, seluruh personel Korsabhara dan Direktorat jajaran diharapkan dapat mengenal lebih dekat serta memahami secara mendalam visi dan misi yang diusung oleh pejabat baru Kakorsabhara. Selain itu, agenda ini menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas internal agar seluruh jajaran siap melaksanakan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat secara lebih profesional.

Rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah pada pukul 10.05 WIB. Seluruh tahapan kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai pada pukul 10.30 WIB. Laporan pelaksanaan kegiatan ini juga telah diteruskan kepada Kabaharkam Polri sebagai bentuk pertanggung jawaban tugas.

Kunjungan dan Pengecekan Total Intensifkan Kesiapsiagaan, Kakorsabhara Irjen Pol M. Nazly Harahap Cek Menyeluruh Mako Cikeas hingga Pimpin Apel di Pengadegan



REFORMASI-ID | Jakarta - Kepala Korps Sabhara (Kakorsabhara) Baharkam Polri, Irjen Pol Dr. M. Nazly Harahap, M.Si., M.H., M.M., melakukan rangkaian kunjungan kerja maraton dari Cikeas hingga Pengadegan pada Sabtu (4/7/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengecek langsung kesiapan personel, satwa dinas, armada, hingga sarana prasarana (sarpras) pendukung operasional.

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB di Mako Den Perintis Ditsamapta Cikeas. Irjen Pol M. Nazly Harahap memimpin apel pagi dan memeriksa kebersihan lingkungan, barak, gudang, serta kendaraan operasional. Pengecekan kemudian berlanjut ke Mako Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Cikeas untuk memastikan performa satwa dinas, kondisi kandang, dan fasilitas pendukung dalam keadaan optimal.

Setelah dari Cikeas, Kakorsabhara bergerak menuju Mako Pasukan Perintis di Pengadegan, Jakarta Selatan. Di sana, beliau memimpin Apel Bersama dan melakukan inspeksi visual terhadap perlengkapan perorangan lapangan, peralatan Pengendalian Massa (Dalmas), serta armada kendaraan taktis.

"Pengecekan menyeluruh ini penting agar kita mengetahui kondisi riil di lapangan. Seluruh personel, kendaraan, dan sarpras pendukung harus berada dalam kondisi prima untuk mendukung pembinaan dan kesiapsiagaan operasional satuan," ujar Irjen Pol M. Nazly Harahap.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan makan siang bersama guna mempererat hubungan emosional antara pimpinan dan prajurit. Seluruh rangkaian kegiatan rampung pada pukul 15.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Turut hadir mendampingi di antaranya Kaden Perintis Ditsamapta dan Kasubden Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri.

Pimpin Apel Pasukan Perintis di Pengadegan, Kakorsabhara Irjen Pol M. Nazly Harahap: Personel Harus Siap Digerakkan Setiap Saat



REFORMASI-ID | Jakarta - Kepala Korps Sabhara (Kakorsabhara) Baharkam Polri, Irjen Pol Dr. M. Nazly Harahap, M.Si,M.H., M.M., memimpin langsung Apel Bersama dan mengecek kesiapan Pasukan Perintis di Mako Pengadegan, Jakarta Selatan, Sabtu (4/7/2026) siang. Dalam arahannya, Irjen Pol M. Nazly Harahap menegaskan agar seluruh jajaran Pasukan Perintis selalu menjaga kesiapsiagaan tinggi guna mengantisipasi dinamika gangguan kamtibmas yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Di hadapan seluruh personel yang hadir, Kakorsabhara memberikan penekanan penting mengenai penguatan kualitas individu dan kedisiplinan dalam bertugas. Personel diminta untuk terus mengasah kemampuan taktis satuan serta menjaga soliditas organisasi.

"Tingkatkan kemampuan individu dan satuan. Jaga disiplin, soliditas, loyalitas, serta selalu junjung tinggi profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan agar kita selalu siap digerakkan setiap saat," tegas Irjen Pol M. Nazly Harahap dalam amanatnya.

Usai memberikan arahan, Kakorsabhara melakukan inspeksi visual dan teknis terhadap kesiapan perlengkapan perorangan lapangan (kopelrim, helm, tameng), peralatan Pengendalian Massa (Dalmas), serta armada kendaraan taktis operasional. Langkah ini diambil oleh Irjen Pol M. Nazly Harahap untuk memastikan tidak ada kendala teknis pada alat utama sistem persenjataan (alutsista) maupun sarana prasarana pendukung saat diterjunkan di tengah masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan makan siang bersama untuk mempererat hubungan emosional antara pimpinan dan prajurit. Penekanan dan pengecekan langsung oleh Kakorsabhara Baharkam Polri ini diharapkan mampu mendongkrak motivasi kerja personel dalam mewujudkan pelayanan Polri yang Presisi.

Lanal Lampung Menerima Kunjungan Kerja Pangkoarmada RI


REFORMASI-ID | TNI AL, Jala Wira Saburai - Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S.S., M.Tr.Opsla., CRMP. menerima kunjungan kerja Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M. beserta Pejabat Utama Koarmada RI yang dilaksanakan pada Jumat hingga Sabtu, 3–4 Juli 2026.

Kedatangan Pangkoarmada RI di Provinsi Lampung disambut langsung oleh Danlanal Lampung bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung di Bandara Radin Inten II.

Pada hari kedua kunjungan, Pangkoarmada RI melaksanakan peninjauan ke Markas Komando (Mako) Lanal Lampung guna melihat secara langsung kondisi satuan, serta meninjau berbagai fasilitas pendukung yang dimiliki Lanal Lampung dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Laut di wilayah kerja Lanal Lampung.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pangkoarmada RI juga melaksanakan panen buah melon hasil budidaya Lanal Lampung sebagai bentuk implementasi program ketahanan pangan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Lanal Lampung dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang dimiliki satuan.

Kunjungan kerja Pangkoarmada RI diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat bagi seluruh prajurit serta meningkatkan kesiapan operasional Lanal Lampung dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Lampung. (Mudian) 

Den K-9 Ditpolsatwa Amankan dan Meriahkan Pameran JIPS 2026 di Gedung NICE PIK



REFORMASI-ID | Jakarta - Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Baharkam Polri) turut memeriahkan ajang pameran hewan peliharaan internasional, Jakarta International Pet Show (JIPS) 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, pada Jumat (03/07/2026).

Direktur Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri melaporkan bahwa kehadiran tim Detasemen (Den) K-9 dalam pameran ini bertujuan untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Selain itu, Polri ingin mengedukasi publik mengenai peran penting satwa K-9 dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Dalam pameran berskala internasional ini, Ditpolsatwa mengerahkan kekuatan penuh yang terdiri dari:

•Personel: 13 anggota Den K-9 terampil.

•Satwa K-9: 7 ekor anjing pelacak dengan berbagai kualifikasi khusus.

•Kendaraan Operasional: 4 unit kendaraan roda empat (R4) taktis pendukung.

Kehadiran tim Den K-9 di lokasi acara menarik perhatian besar dari para pengunjung. Selain memamerkan ketangkasan satwa, personel di lapangan juga aktif berinteraksi dan memberikan edukasi terkait tugas-tugas kepolisian yang melibatkan satwa pelacak.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai ini berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif. Hingga akhir acara, situasi di area pameran Gedung NICE PIK dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali.

Yayasan Rindang Indonesia Gelar Seminar Tari Rudat di Kasepuhan Cipinang Perkuat Identitas Lokal Banten

Seminar Tari Rudat di Kasepuhan Cipinang 
Media Reformasi, LEBAK, BANTEN – Kasepuhan Cipinang kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pusat pelestarian budaya di Banten melalui penyelenggaraan Seminar Tari Rudat dalam program Banten Merawat Warisan yang diinisiasi Yayasan Rindang Indonesia bersama Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung pada 29 Juni–5 Juli 2026 itu menjadi ruang edukasi budaya yang mempertemukan masyarakat adat, pemuda, pelajar, pegiat seni, serta tokoh budaya.

Imam Taufik Fathurrahman sebagai Narasumber 


Imam Taufik Fathurrahman yang menjadi narasumber menjelaskan bahwa Tari Rudat bukan sekadar hiburan, tetapi bagian dari identitas masyarakat Banten yang sarat nilai sejarah dan filosofi.

Ia menilai keberlangsungan budaya sangat bergantung pada kesadaran masyarakat untuk terus mempelajari, memahami, dan mewariskan tradisi kepada generasi berikutnya.

"Budaya akan tetap hidup jika masyarakat merasa memiliki. Karena itu pengetahuan mengenai sejarah dan makna budaya harus terus diwariskan," ujarnya.

Suasana seminar berlangsung interaktif. Peserta berdiskusi mengenai sejarah Tari Rudat, perkembangan seni tradisi, tantangan regenerasi, hingga peluang menjadikan budaya sebagai kekuatan ekonomi kreatif.

Ketua Pelaksana Yayasan Rindang Indonesia, M. Fauzi, mengatakan Kasepuhan Cipinang dipilih karena masih mempertahankan nilai adat dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi contoh nyata bagaimana tradisi tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Menurutnya, pelestarian budaya memerlukan kerja sama antara masyarakat adat, komunitas budaya, pemerintah, akademisi, dan generasi muda.

Melalui seminar, lokakarya, dokumentasi budaya, serta berbagai aktivitas edukatif lainnya, program Banten Merawat Warisan diharapkan dapat memperkuat identitas budaya masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan warisan leluhur agar tetap lestari di masa depan.

03 Juli 2026

Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan dan Yayasan Rindang Indonesia Kolaborasi di Kasepuhan Cipinang

Peserta Workshop Tari Topeng di Kasepuhan Cipinang 

Media Reformasi, LEBAK
–  Yayasan Rindang Indonesia bersama Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan RI menghadirkan program Pemanfaatan Ruang Publik dengan tagline "Banten Merawat Warisan" di Kampung Adat Kasepuhan Cipinang, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak.

Selama 29 Juni hingga 5 Juli 2026, puluhan pelajar tingkat SMP mengikuti Workshop Tari Topeng yang dipandu para pelaku seni budaya lokal. 

Pelatihan berlangsung selama tiga hari sebelum para peserta tampil bersama kelompok seni tradisional Dogdog Lojor dalam pertunjukan budaya.

Ketua Umum Yayasan Rindang Indonesia, M. Adhie Pamungkas, SH, mengatakan investasi terbesar dalam pelestarian budaya adalah membangun kecintaan generasi muda terhadap tradisi.

Menurutnya, budaya tidak akan bertahan jika hanya dipentaskan dalam acara seremonial, tetapi harus diwariskan melalui proses belajar secara langsung.

"Pelestarian budaya nasional merupakan upaya strategis untuk memperkuat identitas dan karakter generasi muda di tengah derasnya arus budaya global," katanya.

Selain Workshop Tari Topeng, program juga menghadirkan Seminar Rudat yang memperkenalkan sejarah, nilai, dan filosofi salah satu kesenian tradisional Banten kepada masyarakat.

Angel (15), salah satu peserta, workshop Tari Topeng mengaku baru pertama kali belajar Tari Topeng secara intensif.

"Kami sangat senang bisa belajar langsung. Harapan saya kegiatan seperti ini terus ada agar anak-anak seusia kami semakin mengenal budaya daerah sendiri," ujarnya.

Program ini memperlihatkan bahwa pelestarian budaya tidak hanya berbicara tentang menjaga peninggalan masa lalu, tetapi juga memastikan adanya regenerasi pelaku budaya di masa depan.

Melalui dukungan Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan RI, kolaborasi bersama Yayasan Rindang Indonesia menjadi langkah nyata memperkuat pendidikan budaya berbasis komunitas.***


Wakapolri: 418 Lulusan Sespim Siap Jadi Garda Terdepan Hadapi Tantangan Global dan Era Digital



REFORMASI-ID | Jakarta - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa 418 lulusan pendidikan kepemimpinan Polri harus menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah dinamika global, percepatan transformasi digital, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

Pesan tersebut disampaikan Wakapolri saat memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Sespimti Polri Dikreg Ke-35, Sespimmen Polri Dikreg Ke-66, Sekolah Pengembangan Profesi Kepolisian (SPPK) Angkatan Ke-3, dan Sespimma Polri Angkatan Ke-75 Tahun Anggaran 2026 di Sespim Lemdiklat Polri, Jumat (3/7).

Sebanyak 418 peserta didik resmi menyelesaikan pendidikan, terdiri atas 57 peserta Sespimti, 201 peserta Sespimmen, 35 peserta SPPK, dan 125 peserta Sespimma. Para lulusan akan kembali ke satuan masing-masing sebagai calon pemimpin yang diharapkan mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis.

“Kelulusan ini merupakan awal pengabdian dan tanggung jawab yang lebih besar untuk menjadi pemimpin Polri yang profesional, adaptif, dan berintegritas, serta mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis,” ujar Wakapolri.

Pendidikan tahun ini juga memperkuat kolaborasi lintas institusi. Program Sespimti diikuti 47 peserta Polri, delapan peserta TNI, serta dua peserta dari Kejaksaan Agung dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Sementara Sespimmen diikuti peserta Polri, TNI, serta dua peserta mancanegara dari Timor Leste sebagai bagian dari penguatan kerja sama dan pertukaran pengalaman kepemimpinan.

Dalam amanatnya, Wakapolri mengingatkan bahwa situasi global masih dipenuhi ketidakpastian akibat konflik geopolitik, perang, serta persaingan antarnegara yang berdampak pada sektor energi, pangan, logistik, hingga perekonomian dunia. Kondisi tersebut juga memberikan pengaruh terhadap Indonesia sehingga membutuhkan stabilitas keamanan yang kuat sebagai fondasi pembangunan nasional.

Menurut Wakapolri, Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan agar berbagai program pemerintah, mulai dari swasembada pangan dan energi, hilirisasi industri, hingga pertumbuhan ekonomi nasional dapat berjalan dengan baik.

Selain tantangan global, perkembangan teknologi juga mengubah lanskap keamanan. Kejahatan siber, penyebaran hoaks, disinformasi, hingga penyalahgunaan Artificial Intelligence (AI) oleh pelaku kejahatan menjadi tantangan baru yang harus diantisipasi.

Karena itu, Wakapolri meminta seluruh lulusan meningkatkan kompetensi digital melalui penguasaan AI, analisis data, dan Open Source Intelligence (OSINT) agar mampu mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan berbasis data.

“Pemimpin Polri masa depan harus memiliki kemampuan membaca perubahan zaman, menguasai teknologi, serta mampu mengelola setiap dinamika melalui kepemimpinan yang adaptif, visioner, dan berorientasi pada penyelesaian masalah,” tegasnya.

Wakapolri juga mengingatkan bahwa ancaman terorisme dan ekstremisme masih terus berkembang, khususnya melalui ruang digital yang menyasar generasi muda. Sepanjang 2023 hingga 2026, Polri berhasil melakukan preventive strike terhadap 265 tersangka dari delapan kelompok teroris serta mempertahankan zero terrorist attack selama tiga tahun berturut-turut.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa seluruh jajaran tidak boleh lengah terhadap berkembangnya radikalisme digital maupun fenomena Nihilistic Violent Extremism. Penguatan deteksi dini, kontra narasi, deradikalisasi, serta pengawasan ruang siber harus terus diperkuat bersama seluruh pemangku kepentingan.

Mengutip pesan Presiden Republik Indonesia pada Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri menekankan bahwa kekuatan Polri bertumpu pada kepercayaan masyarakat. Hal tersebut selaras dengan hasil Survei Litbang Kompas yang menunjukkan 82,4 persen masyarakat optimistis kinerja Polri akan semakin baik.

“Rekan-rekan adalah wajah Polri di tengah masyarakat. Setiap tindakan, keputusan, dan sikap saudara akan mencerminkan kehormatan institusi. Pegang teguh integritas, junjung tinggi profesionalisme, serta hadir memberikan pelayanan yang humanis agar Polri semakin dipercaya dan dicintai masyarakat,” pesan Wakapolri.

Pada kesempatan tersebut, Polri juga memberikan penghargaan kepada peserta didik berprestasi. Penghargaan Sanyata Sumanasa Wira Utama diraih Kombes Pol. Yudhis Wibisana, S.I.K., M.H. (Sespimti), Sanyata Sumanasa Wira Utama Madya diraih Kompol Ardyan Yudo Setyantono, S.H., S.I.K. (Sespimmen) dan Kompol Dr. Jonathan Hasudungan, S.H., M.H. (SPPK), sementara AKP Riza Ariwibowo, S.H., M.M. meraih Sanyata Sumanasa Wira Pratama pada kategori Sespimma.

Mengakhiri amanatnya, Wakapolri mengajak seluruh lulusan menjadikan bekal ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai kepemimpinan yang diperoleh selama pendidikan sebagai modal untuk memperkuat institusi, mempererat sinergi, serta terus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam menghadapi tantangan masa depan.

02 Juli 2026

Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud, Wakapolri Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-Anak Yatim



REFORMASI-ID | Lembang, Kamis (2/7/2026) – Peresmian revitalisasi Masjid Panggilan Sujud di lingkungan Sespim Lemdiklat Polri dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026 berlangsung penuh khidmat dan kehangatan. Selain meresmikan revitalisasi masjid, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., juga menyerahkan santunan kepada 25 anak yatim dari wilayah sekitar Lembang yang selama ini dibina melalui pengajian Yayasan Al-Khoiriyah.

Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa revitalisasi Masjid Panggilan Sujud tidak hanya bertujuan menghadirkan sarana ibadah yang lebih baik, tetapi juga menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat pembinaan akhlak, pendidikan, kepedulian sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

“Masjid harus menjadi tempat yang memakmurkan umat. Bukan hanya tempat bersujud kepada Allah SWT, tetapi juga tempat tumbuhnya ilmu, akhlak, kepedulian, dan kasih sayang kepada sesama. Dari masjid inilah kita berharap lahir insan-insan Bhayangkara yang berintegritas serta masyarakat yang saling menguatkan.”

Menurut Wakapolri, memuliakan anak yatim merupakan bagian dari nilai-nilai yang harus terus hidup di setiap rumah ibadah.

“Peresmian masjid akan semakin bermakna apabila diiringi dengan kepedulian kepada mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Kehadiran anak-anak yatim di tengah kita menjadi pengingat agar setiap amanah jabatan dan pengabdian senantiasa dilandasi hati yang penuh empati, keikhlasan, dan rasa syukur.”

Sebanyak 25 anak yatim yang menerima santunan berasal dari lima wilayah Rukun Warga (RW) di sekitar Sespim Lemdiklat Polri. Mereka tinggal bersama keluarga atau wali masing-masing dan secara rutin mengikuti pembinaan keagamaan melalui Yayasan Al-Khoiriyah, sebuah majelis pengajian Al-Qur’an yang berdiri sejak tahun 2019 dan menjadi wadah pembinaan akhlak, pendidikan agama, serta pendampingan sosial bagi anak-anak di lingkungan tersebut.

Imam Masjid Panggilan Sujud sekaligus Pembina Yayasan Al-Khoiriyah, Ustaz Khaerudin, S.H.I., menyampaikan rasa syukur atas perhatian Wakapolri dan jajaran Polri kepada anak-anak yatim binaannya.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakapolri dan seluruh keluarga besar Polri atas kasih sayang yang diberikan kepada anak-anak yatim di sekitar Sespim. Mereka adalah amanah Allah SWT yang harus kita muliakan dan kita jaga bersama. Perhatian seperti ini menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar, beribadah, dan meraih cita-cita.”

Ustaz Khaerudin menjelaskan bahwa Yayasan Al-Khoiriyah selama ini menjadi tempat berkumpulnya anak-anak yatim dari lima RW di sekitar Sespim untuk belajar Al-Qur’an, memperdalam ilmu agama, serta mempererat ukhuwah. Yayasan juga menjadi jembatan amanah berbagai pihak yang ingin berbagi kebahagiaan kepada anak-anak tersebut.

“Kami bersyukur karena keluarga besar Sespim Lemdiklat Polri, termasuk para peserta didik, selama ini memiliki kepedulian yang tinggi kepada anak-anak yatim. Setiap amanah yang dititipkan selalu kami salurkan dengan penuh tanggung jawab kepada mereka yang berhak menerimanya. Semoga Masjid Panggilan Sujud menjadi masjid yang makmur, menjadi pusat ibadah, majelis ilmu, pembinaan umat, sekaligus tempat tumbuhnya kepedulian sosial. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan Bapak Wakapolri beserta seluruh keluarga besar Polri dengan pahala yang berlipat ganda dan keberkahan dalam setiap pengabdiannya.”

Kegiatan santunan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 yang menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan kehadiran yang membawa manfaat bagi masyarakat. Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud menjadi simbol bahwa transformasi Polri dibangun di atas keseimbangan antara profesionalisme, spiritualitas, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Kakorsabhara Baharkam Polri Cek Langsung Kesiapan Senjata dan Kendaraan Dinas di Mako Korsabhara



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memastikan kesiapan operasional personel di lapangan, Kakorsabhara Baharkam Polri melaksanakan pengecekan langsung terhadap senjata inventaris dan kendaraan dinas di Mako Korsabhara Baharkam Polri pada Kamis (02/07/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 10.45 WIB ini bertujuan untuk memeriksa kelengkapan, kebersihan, serta kondisi fisik seluruh sarana dan prasarana pendukung tugas.

Dalam kegiatan tersebut, Kakorsabhara Baharkam Polri Irjend Pol M. Nazly Harahap S.IK., M.M didampingi oleh Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., beserta para Pejabat Utama (PJU) jajaran Korsabhara Baharkam Polri, Kaden Perintis, dan Kasubden Perintis. Pengecekan ini menjadi langkah krusial untuk memastikan seluruh aset dinas selalu dalam kondisi prima.

Di sela-sela pengecekan, Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Nazly memberikan arahan tegas kepada seluruh jajaran yang hadir. "Pengecekan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk pertanggungjawaban kita atas fasilitas negara. Seluruh personel harus senantiasa menjaga, merawat, dan memelihara kendaraan dinas maupun senjata inventaris secara optimal agar selalu siap digunakan kapan pun dibutuhkan dalam melayani masyarakat," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, seluruh kendaraan dinas dan senjata inventaris dinyatakan berada dalam kondisi baik, lengkap, dan siap operasional. Langkah pengawasan ini selaras dengan komitmen dan moto kesatuan yang baru, yaitu: SIAP, SOLID, BERHASIL, demi mendukung kelancaran pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian di tengah masyarakat. Ujar Nazly

Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan berkala ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.

Korsabhara Baharkam Polri Gelar Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat



REFORMASI-ID | Jakarta - Korps Sabhara Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korsabhara Baharkam Polri) menggelar upacara Korps Raport kenaikan pangkat bagi personelnya. Upacara khidmat ini berlangsung di Lapangan Apel Korsabhara Baharkam Polri pada Kamis pagi (2/7/2026).

Direktur Polisi Satwa (Dirpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara (Irup). Kegiatan ini juga dihadiri oleh para Direktur jajaran Korsabhara, pejabat menengah (Pamen), pengurus Bhayangkari, serta seluruh peserta upacara yang terdiri dari Perwira Pertama (Pama), Bintara, Tamtama, dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kenaikan pangkat periode ini diberikan kepada 42 personel Korsabhara Baharkam Polri dengan rincian sebagai berikut:

•Iptu ke Akp: 1 personel
•Ipda ke Iptu: 1 personel
•Aipda ke Aiptu: 6 personel
•Bripka ke Aipda: 2 personel
•Brigadir ke Bripka: 1 personel
•Briptu ke Brigpol: 1 personel
•Bripda ke Briptu: 30 personel

Kenaikan pangkat ini merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi institusi atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja prima yang telah ditunjukkan oleh para personel dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Seluruh rangkaian upacara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Acara kemudian diakhiri dengan pemberian ucapan selamat secara langsung dari Inspektur Upacara beserta seluruh pejabat utama dan bhayangkari kepada para personel yang mendapat kenaikan pangkat baru.

Dugaan Intervensi Pengadaan Tanah di Gowa Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Pelapor Soroti Peran Pansus Hak Angket

 

Kuasa Hukum Pelapor, Muallim Bahar SH (tengah) di Bareskrim Polri, Kamis 2 Juli 2026

Media Reformasi Indonesia, JAKARTA – Dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam penanganan pengadaan tanah milik negara di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, memasuki babak baru. Seorang warga Kabupaten Gowa, Masnawi Muhiddin, melaporkan sejumlah dugaan pelanggaran ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia melalui Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Bareskrim Polri).

Pengaduan masyarakat (Dumas) tersebut tercatat dengan Nomor 12211/Dumas/VII/2026. Dokumen laporan tertanggal 2 Juni 2026 dan diterima Bareskrim Polri pada 2 Juli 2026. Laporan itu memuat dugaan penyalahgunaan wewenang, perbuatan melawan hukum, hingga dugaan menghalangi proses penegakan hukum yang berkaitan dengan pengadaan tanah negara di kawasan Sungguminasa, Kabupaten Gowa.

Melalui kuasa hukumnya dari Paranusa Lawfirm and Partners, pelapor meminta Bareskrim Polri mengusut secara menyeluruh pihak-pihak yang diduga terlibat, termasuk dugaan adanya intervensi terhadap proses hukum yang sedang berlangsung.

Salah satu poin yang menjadi perhatian dalam pengaduan tersebut adalah dugaan keterlibatan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa. Menurut pelapor, pembentukan dan langkah-langkah Pansus diduga tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan politik, tetapi juga berpotensi memengaruhi proses penyelidikan yang tengah dilakukan oleh penyidik Polda Sulawesi Selatan.

Jika dugaan tersebut terbukti, kata pelapor, tindakan itu dinilai dapat bertentangan dengan prinsip independensi penegakan hukum serta berpotensi melampaui kewenangan lembaga legislatif.

Dalam konferensi pers di lobi Bareskrim Polri, Kamis (2/7/2026), kuasa hukum pelapor, Muallim Bahar, S.H., mengatakan pihaknya meminta aparat penegak hukum menelusuri seluruh rangkaian peristiwa secara objektif.

"Kami tidak ingin ada ruang bagi siapa pun untuk mengintervensi proses hukum. Karena itu kami meminta Bareskrim mengusut seluruh pihak yang diduga terlibat berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku," ujar Muallim.

Menurutnya, laporan tersebut bukan semata-mata menyangkut sengketa administrasi, melainkan menyentuh aspek dugaan penyalahgunaan kewenangan yang dinilai berpotensi merugikan kepentingan negara dan masyarakat apabila tidak ditangani secara transparan.

Menjadi Perhatian Publik

Kasus ini menarik perhatian karena berkaitan dengan tata kelola aset negara, pengadaan tanah, dan hubungan antara fungsi pengawasan DPRD dengan independensi aparat penegak hukum. Sejumlah kalangan menilai batas antara fungsi pengawasan politik dan proses penyidikan harus tetap dijaga agar tidak menimbulkan persepsi adanya intervensi terhadap proses hukum.

Pelapor meminta Bareskrim Polri melakukan penyelidikan secara profesional, independen, dan akuntabel untuk memastikan seluruh dugaan yang disampaikan dapat diuji melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Menunggu Tindak Lanjut Penyidik

Hingga berita ini ditulis, Bareskrim Polri telah menerima dokumen pengaduan beserta lampiran pendukung. Belum ada pernyataan resmi mengenai apakah laporan tersebut akan ditingkatkan ke tahap penyelidikan ataupun penyidikan.

Ruang Hak Jawab dan Konfirmasi

Untuk memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan (cover both sides), media telah berupaya meminta konfirmasi kepada pihak Pansus Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa, pimpinan DPRD Kabupaten Gowa, serta Polda Sulawesi Selatan terkait substansi laporan yang diajukan ke Bareskrim Polri.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh tanggapan resmi dari pihak-pihak tersebut. Apabila terdapat penjelasan atau klarifikasi di kemudian hari, media akan memuatnya sebagai bagian dari hak jawab sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Perlu ditegaskan bahwa seluruh informasi mengenai dugaan pelanggaran dalam berita ini bersumber dari dokumen pengaduan masyarakat yang telah diterima Bareskrim Polri. Seluruh pihak yang disebut dalam laporan tetap berstatus tidak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.***


Masjid Panggilan Sujud Direvitalisasi, Wakapolri: Bangun Karakter, Bangun Peradaban



REFORMASI-ID | Lembang - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., meresmikan revitalisasi Masjid Panggilan Sujud di Sespim Lemdiklat Polri dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026. Revitalisasi ini memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembentukan karakter, pengembangan ilmu, dan penguatan spiritual bagi peserta didik.

Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia tidak dapat dibangun secara instan.

“Proses dapat kita rancang, tetapi kualitas hasil tidak bisa direkayasa. Yang dapat kita kendalikan adalah kualitas hati, niat, dan ikhtiar, sedangkan hasil akhirnya merupakan ketetapan Allah SWT.”

Menurut Wakapolri, pendidikan kepolisian harus memadukan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Ia menekankan bahwa revitalisasi Masjid Panggilan Sujud bukan sekadar pembaruan fisik, melainkan menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, musyawarah, pelayanan sosial, dan pembangunan peradaban.

“Masjid pendidikan harus menjadi tempat lahirnya pemimpin Polri yang unggul secara akademik, kuat secara spiritual, berintegritas, dan mengabdi kepada masyarakat.”

Wakapolri juga mengajak seluruh peserta didik Sespim menginternalisasikan semangat “Impossible is Nothing” dengan meneladani kegigihan seluruh personel yang mampu tampil optimal termasuk personel penyandang disabilitas dalam rangkaian Hari Bhayangkara Ke-80.

Selain itu, ia menegaskan reformasi pendidikan Polri melalui penerapan meritokrasi, pengembangan kepemimpinan berbasis talent pool, penyempurnaan kurikulum, serta pembangunan Laboratorium Kepemimpinan Digital untuk mempersiapkan pemimpin Polri yang adaptif menghadapi tantangan masa depan.

Peresmian revitalisasi masjid turut diisi kuliah umum oleh K.H. Dr. Aang Ridwan, M.Ag., dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Ia mengapresiasi komitmen Polri dalam memperkuat dimensi spiritual melalui revitalisasi rumah ibadah.

“Nama Panggilan Sujud mengingatkan kita untuk selalu sadar waktu, sadar umur, dan sadar amal. Masjid ini diharapkan menjadi pusat silaturahmi, majelis ilmu, ruang diskusi, sekaligus tempat membentuk pribadi-pribadi yang berkualitas.”

K.H. Aang Ridwan berharap Polri terus menjaga keutuhan NKRI, melanjutkan reformasi ke arah yang lebih baik, serta semakin dicintai masyarakat.

Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud menjadi salah satu rangkaian Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 yang menegaskan bahwa transformasi Polri tidak hanya diwujudkan melalui modernisasi organisasi, tetapi juga melalui penguatan karakter, spiritualitas, dan kepemimpinan yang berlandaskan integritas serta pengabdian kepada masyarakat.

Setetes Darah untuk Sesama, Korem 044/Gapo Rayakan HUT ke-45 dengan Aksi Kemanusiaan


REFORMASI-ID | Palembang – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-45, Korem 044/Garuda Dempo menggelar kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat, bertempat di Aula Makorem 044/Gapo Jl. Jenderal Sudirman Km 4,5 Kota Palembang, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT Korem 044/Gapo yang tahun ini mengusung tema “Bersama Rakyat Mengawal Program Strategis Pemerintah Menuju Indonesia Maju.”

Pada kesempatan tersebut, mewakili Danrem 044/Gapo, Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri membacakan sambutan Danrem yang menyampaikan apresiasi kepada PMI Kota Palembang atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin sehingga kegiatan sosial tersebut dapat terlaksana dengan baik.

Dalam sambutannya juga disampaikan bahwa tema HUT ke-45 Korem 044/Gapo memiliki makna mendalam tentang pentingnya kolaborasi, persatuan, dan semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan bangsa.

“Kegiatan donor darah yang kita laksanakan merupakan bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus kontribusi untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah di Kota Palembang agar kebutuhan masyarakat yang memerlukan transfusi darah dapat terus terpenuhi,” ucapnya.

Danrem melalui sambutannya menegaskan bahwa darah merupakan kebutuhan yang sangat penting dan tidak dapat digantikan. Setiap kantong darah yang terkumpul memiliki arti besar bagi pasien yang sedang menjalani pengobatan, korban kecelakaan, ibu melahirkan, maupun masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis.

Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat yang terus dipegang oleh Korem 044/Gapo, yakni “Bekerja dengan Hati, Berdampak dengan Aksi.” Semangat tersebut mengandung makna bahwa setiap bentuk pengabdian harus dilandasi keikhlasan, ketulusan, dan rasa tanggung jawab agar kehadiran TNI benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Di akhir sambutannya, Danrem menyampaikan penghargaan dan rasa hormat kepada seluruh peserta donor darah atas partisipasi dan kepedulian yang diberikan serta berharap apa yang dilakukan dapat menjadi amal ibadah dan memberikan manfaat besar bagi sesama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut mewakili Ketua PMI Kota Palembang, Plt Kepala UTD PMI Kota Palembang dr Pemi Welrado. (Mudian) 

Wali Kota Bandar Lampung Hadiri Pembukaan Rakernas XVIII APEKSI


REFORMASI-ID | MEDAN - Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung di Grand City Hall Medan, Rabu (01/07/26).

Kegiatan Rakernas XVIII APEKSI menjadi momentum penting bagi para wali kota se-Indonesia untuk memperkuat sinergi, bertukar gagasan, serta membahas berbagai strategi pembangunan kota yang berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perkotaan ke depan.

Pembukaan ditandai dengan penabuhan gendang oleh Sekretaris Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, Ketua Umum APEKSI Ery Cahyadi, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution, Wali kota Medan Rico Tri putra bayu waas selaku tuan rumah dan Dewan Pengurus Apeksi. 

Dalam acara ini, Ketua APEKSI Ery cahyadi, menyampaikan bahwa Rakernas APEKSI ini bukan hanya sekadar seremoni tapi juga berbicara substansi. Setidaknya, ada 3 pesan utama yang akan digagas pada Rakernas kali ini.

Pertama APEKSI konsisten mengawal otonomi. Kedua, optimis menuju Indonesia Emas 2045, dan ketiga, semangat politik pembangunan yang terkoordinasi dengan baik antara pusat dan daerah. 

"Ajang pertemuan di Kota Medan ini memiliki misi pentingnya dalam mengembangkan dan menyinergikan program serta mengatasi permasalahan setiap kota, yang nantinya akan disampaikan kepada pusat untuk mencari solusi terbaik bagi seluruh masyarakat," kata Ery cahyadi. 

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Hj. Eva Dwiana menyampaikan bahwa kehadiran Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam Rakernas APEKSI merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antar pemerintah kota.

“Rakernas APEKSI ini menjadi wadah bagi seluruh pemerintah kota untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat kerja sama, dan mencari solusi bersama demi kemajuan daerah masing-masing", ujar wali kota. 

Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berkomitmen mendorong pembangunan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat serta memperkuat peran kota dalam mendukung Indonesia yang maju dan berdaulat.

Rakernas XVIII APEKSI diharapkan dapat menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memperkuat peran pemerintah kota sebagai garda terdepan pelayanan publik. (**)

HUT Bhayangkara ke-80, Senkom Mitra Polri Kota Bekasi Apresiasi Pengabdian Polri


REFORMASI-ID | Kota Bekasi  -  Ketua Senkom Mitra Polri Kota Bekasi Suyono, Menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026.

Suyono menyampaikan bahwa peringatan HUT Bhayangkara Ke-80 menjadi momentum untuk semakin memperkuat sinergi antara Polri, Senkom Mitra Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

”Keluarga Besar Senkom Mitra Polri Kota Bekasi mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026. Semoga Polri semakin Presisi, profesional, humanis, semakin dicintai masyarakat, serta senantiasa menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang terpercaya,” ucapnya. 


Suyono, Ketua Sentra Komunikasi Mitra Polri Kota Bekasi (Dok: Muskot Senkom) 

Suyono menekankan betapa pentingnya peranPolri selama ini, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Kota Bekasi. 

Suyono menjelaskan, selama ini Senkom Mitra Polri aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, penanggulangan bencana, pengamanan kegiatan masyarakat, hingga membantu penyebarluasan informasi yang bermanfaat melalui jaringan komunikasi yang dimiliki.

Dengan mengusung slogan “Menembus Jarak Tanpa Batas”, Senkom Mitra Polri terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia serta membangun koordinasi yang erat dengan aparat keamanan dan pemerintah guna mendukung terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif.

Momentum Hari Bhayangkara Ke-80 juga diharapkan menjadi semangat baru bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan di tengah masyarakat.

Kerja keras, loyalitas, serta dedikasi tanpa batas dari para personel kepolisian dinilai menjadi pilar utama kenyamanan aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Penghargaan yang setinggi-tingginya kami haturkan atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras jajaran Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya masyarakat di Kota Bekasi,” jelas Suyono. 


Melalui momentum Hari Bhayangkara, Senkom berharap agar sinergisitas yang erat antara legislatif, pemerintah daerah, dan institusi kepolisian terus terjaga demi kemajuan Kota Bekasi. 

Ia berharap momentum Hari Bhayangkara ini yang bertemakan ”80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” ini bisa menjadi bahan refleksi untuk memperkuat institusi.

"Kepolisian yang selalu menjadi pengayom bagi setiap lapisan warga. Kepolisian yang mengabdi, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Dirgahayu Kepolisian Negara Republik Indonesia. Polri untuk masyarakat,” pungkasnya. (Agus W) 















01 Juli 2026

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf Terima Penghargaan Nugraha Sakanti pada HUT Bhayangkara ke-80


REFORMASI-ID | JAKARTA – Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf menerima penghargaan Nugraha Sakanti dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Mabes Polri.

Nugraha Sakanti merupakan tanda kehormatan tertinggi dari negara yang diberikan kepada kesatuan atau satuan kerja di lingkungan Polri yang dinilai memiliki jasa luar biasa di bidang kepolisian, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Penghargaan tersebut diterima Kapolda Lampung sebagai bentuk apresiasi atas capaian dan dedikasi Polda Lampung dalam menjalankan tugas kepolisian yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan penghargaan yang diterima Kapolda Lampung menjadi kebanggaan bagi seluruh jajaran Polda Lampung sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kinerja.

"Penghargaan Nugraha Sakanti yang diterima Bapak Kapolda merupakan kehormatan bagi seluruh keluarga besar Polda Lampung. Ini menjadi bukti bahwa dedikasi, kerja keras, dan sinergi seluruh personel mendapat apresiasi di tingkat nasional," ujar Yuni, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan, tetapi juga amanah agar seluruh personel terus menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang Presisi, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," katanya.

Yuni menambahkan, di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Helfi Assegaf, Polda Lampung berkomitmen terus memperkuat pelayanan publik, penegakan hukum, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Bapak Kapolda selalu menekankan bahwa setiap keberhasilan merupakan hasil kerja bersama seluruh personel. Karena itu, penghargaan ini akan menjadi penyemangat untuk terus berinovasi dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara," pungkasnya.

Sebagai informasi, Nugraha Sakanti merupakan tanda kehormatan yang diberikan negara kepada kesatuan atau satuan kerja di lingkungan Polri yang memiliki jasa luar biasa di bidang kepolisian.

Penghargaan tersebut menjadi simbol kehormatan, dedikasi, loyalitas, dan pengabdian tanpa batas dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (Mudian)