Media Reformasi Indonesia 🇮🇩

01 Januari 2026

Lapas Jember Sambut 2026 dengan Doa dan Pengamanan Bersama TNI-Polri


REFORMASI-ID | Jember – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, menggelar doa bersama sekaligus pengamanan malam Tahun Baru 2026. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, didampingi Ketua PIPAS Cabang Lapas Jember, Hj. Een Kristyo, pejabat struktural beserta staf, dan anggota PIPAS, Rabu malam (31/12/2025).

Kegiatan ini melibatkan unsur TNI-Polri dari Kodim 0824/Jbr dan Polres Jember, sebagai wujud sinergi antar aparat penegak hukum. Dalam sambutannya, Kalapas Jember menyampaikan, apresiasi kepada seluruh jajaran atas dedikasi dan kontribusi positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas sepanjang tahun 2025.

“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh petugas yang telah menunjukkan loyalitas serta dedikasi dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya masing-masing, sehingga proses pembinaan dan pengamanan di Lapas Jember dapat berjalan optimal. Di penghujung tahun 2025 ini saya mengajak seluruh jajaran untuk kembali menguatkan niat pengabdian, sebagaimana saat pertama kali memilih profesi sebagai Petugas Pemasyarakatan,” ungkap Kalapas.

Lebih lanjut Kalapas juga menegaskan kepada jajarannya untuk menyukseskan pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, dengan terus meningkatkan kualitas kinerja dan tidak melakukan perbuatan tercela yang dapat merusak nama baik institusi. 

“Zero Halinar merupakan komitmen bersama yang harus diwujudkan. Selain itu, sinergi dengan TNI-Polri menjadi langkah strategis dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di Lapas Jember, serta mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” tegasnya.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai wujud rasa syukur atas pelaksanaan tugas selama tahun 2025, serta memohon keselamatan dan keberkahan dalam menyongsong Tahun Baru 2026.

Sebagai bagian dari langkah preventif, Kalapas didampingi pejabat struktural, bersama personel dari Kodim dan Polres Jember, melaksanakan kontrol keliling ke seluruh area blok hunian untuk memastikan situasi Lapas Jember aman kondusif.

Kepala Kepolisian Resor Jember melalui Kanit Turjawali, Ipda Yudi menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam pengamanan ini merupakan bentuk dukungan terhadap tugas Pemasyarakatan. 

“Kami siap mendukung pengamanan di Lapas Jember bila dibutuhkan, khususnya pada momen pergantian tahun. Kami percaya bahwa sinergi dan koordinasi yang solid akan memberikan kontribusi positif dalam menciptakan keamanan khususnya di wilayah Jember,” ujar Ipda Yudi.

Melalui kegiatan ini, Lapas Jember menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan, memperkuat koordinasi antar instansi, serta mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang aman dan berintegritas di Tahun 2026. (*)

Mengawali Tahun 2026, Polres Aceh Tengah Tembus Wilayah Terisolir Pascabencana, Pastikan Kondisi Bayi yang Viral dan Layani Kesehatan Warga



REFORMASI-ID | Aceh - Mengawali tahun 2026, Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polres Aceh Tengah langsung bergerak menembus wilayah-wilayah yang masih terisolir pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tengah. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kehadiran negara untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat, sekaligus menindaklanjuti viralnya foto seorang bayi yang disebut mengalami penyakit kulit di tengah keterbatasan akses dan sulitnya jaringan komunikasi.

Pada Kamis, 1 Januari 2026 sekitar pukul 07.10 WIB, Tim Polres Aceh Tengah yang terdiri dari Dokkes Polres Aceh Tengah, BKO Brimob Polda Aceh, serta Satintelkam Polres Aceh Tengah akhirnya tiba di Kampung Atu Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. Kedatangan ini merupakan tindak lanjut langsung atas informasi yang beredar di media dan menjadi perhatian publik. Menyikapi hal tersebut, Kapolres Aceh Tengah segera menginstruksikan jajarannya untuk turun langsung ke lapangan guna memastikan kondisi bayi yang viral sekaligus melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga sekitar yang masih kesulitan mengakses layanan medis.

Perjalanan menuju lokasi bukanlah hal mudah. Sejak Rabu, 31 Desember 2025 sekitar pukul 09.00 WIB, tim bergerak menggunakan kendaraan roda dua jenis trail hingga batas terakhir akses jalan. Setelah itu, personel terpaksa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh beberapa kilometer melewati medan terjal, berlumpur, licin, dan tertutup material longsor. Cuaca yang tidak menentu semakin memperberat perjalanan, hingga waktu tempuh yang seharusnya singkat berubah menjadi perjuangan panjang selama kurang lebih 14 jam. Meski dihadapkan pada risiko keselamatan dan keterbatasan sarana, semangat dan dedikasi personel tidak surut demi memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat yang terisolir.

Setibanya di lokasi, tim medis Polres Aceh Tengah segera melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap bayi yang fotonya viral. Sesuai kode etik jurnalistik, identitas bayi disamarkan dengan inisial R.J., berjenis kelamin laki-laki, berusia sekitar 5 bulan, dan berdomisili di Kampung Atu Payung, Kecamatan Linge. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter Klinik Polres Aceh Tengah, bayi R.J. dinyatakan dalam kondisi sehat. Dari keterangan orang tua serta hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa pada saat foto tersebut diambil bayi sedang mengalami cacar air (varicella). Pengobatan tradisional dengan mengusapkan air sirih menyebabkan kulit tampak kemerahan, sehingga menimbulkan kekhawatiran dan persepsi keliru di ruang publik.

Tidak hanya memastikan kondisi bayi, tim Polres Aceh Tengah juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap masyarakat di Kampung Jamur Koyel, Kampung Atu Payung, dan Kampung Serule, Kecamatan Bintang. Dari hasil pemeriksaan tersebut, terdeteksi berbagai keluhan dan penyakit yang dialami warga, antara lain hipertensi, sakit kepala, batu karang, gangguan lambung, stroke dengan luka tekan (decubitus), diare, flu, cefalgia, alergi, asma, gatal-gatal, serta asam urat. Selain itu, tim juga mendata dua anak dengan kondisi stunting, masing-masing satu anak di Kampung Atu Payung dan satu anak di Kampung Serule, untuk ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas sektor.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa langkah cepat tersebut merupakan bentuk tanggung jawab Polri dalam memastikan setiap informasi yang beredar di masyarakat segera diverifikasi dan ditangani secara profesional. Ia menekankan bahwa Polri tidak hanya hadir untuk klarifikasi informasi, tetapi juga memastikan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti bayi dan anak-anak, mendapatkan penanganan kesehatan yang layak meski berada di wilayah terisolir.

Lebih lanjut disampaikan bahwa meskipun seluruh warga telah kembali ke rumah masing-masing dan tidak terdapat lagi pengungsian pascabencana, kebutuhan dasar masyarakat masih sangat mendesak. Akses jalan menuju wilayah terdampak hanya dapat dilalui kendaraan roda dua dan dengan berjalan kaki, sementara penerangan serta jaringan komunikasi masih lumpuh total. Kondisi ini berpotensi menghambat pelaporan cepat apabila terjadi permasalahan kesehatan maupun situasi darurat lainnya di tengah masyarakat.

Polri mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat koordinasi lintas sektoral dengan pemerintah provinsi dan pusat guna membuka kembali akses jalan serta membentuk tim terpadu penanganan kesehatan di wilayah-wilayah sulit dijangkau. Polri akan terus hadir, berkolaborasi, dan bergerak proaktif memastikan keselamatan, kesehatan, serta kepastian informasi agar segera diketahui masyarakat, sebagai wujud pelayanan kemanusiaan yang cepat, tepat, dan bertanggung jawab

Mobilitas Arus Balik Nasional Terkelola, ASDP Siaga di Lintasan Utama


REFORMASI-ID | Banyuwangi, 1 Januari 2026 — Perlahan namun pasti, arus balik libur Natal dan Tahun Baru mulai bergeliat di jalur-jalur penyeberangan utama nasional. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat mobilitas masyarakat tetap terkelola dengan baik, khususnya di lintasan strategis Bakauheni–Merak dan Gilimanuk–Ketapang.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyampaikan bahwa tren arus balik mulai menguat seiring mendekatnya akhir masa liburan serta penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA). Meski demikian, kondisi layanan secara umum masih terkendali. “Pergerakan arus balik memang mulai meningkat, namun seluruh sistem layanan berjalan dengan baik. Ini menunjukkan kesiapan operasional serta sinergi kuat seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan data Posko Bakauheni selama periode 31 Desember 2025 pukul 00.00–23.59 WIB, jumlah penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa tercatat 24.020 orang, meningkat 7,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Total kendaraan yang menyeberang mencapai 5.749 unit atau tumbuh 3,7 persen. Lonjakan paling signifikan terjadi pada kendaraan truk yang mencapai 2.317 unit atau naik 19,6 persen, serta bus sebanyak 277 unit atau meningkat 10,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Di sisi lain, arus penyeberangan dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk menunjukkan dinamika tersendiri. Pada H+6, total penumpang tercatat 22.963 orang, turun tipis 1,5 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Namun, total kendaraan justru meningkat menjadi 7.698 unit atau naik 8,4 persen. Kenaikan tertinggi terjadi pada kendaraan roda dua yang mencapai 3.760 unit atau melonjak 18,3 persen, disusul truk logistik sebanyak 1.452 unit atau tumbuh 7,2 persen.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa perusahaan terus mengedepankan langkah-langkah antisipatif untuk meminimalisasi potensi kepadatan selama arus balik. Upaya tersebut meliputi penerapan delaying system di sejumlah titik buffer zone, skema tiba bongkar berangkat (TBB), kesiapsiagaan petugas di lapangan, serta penguatan koordinasi lintas instansi terkait.

*Puncak Arus Balik*
Dari sisi operasional, ASDP mengoptimalkan pola operasi armada dengan mengoperasikan 28 kapal pada kondisi normal. Kapasitas ini ditingkatkan hingga 33 kapal di lintasan Merak–Bakauheni dan 34 kapal di lintasan Ketapang–Gilimanuk saat kondisi sangat padat, guna memastikan layanan tetap berjalan optimal dan terkendali.

"Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 2–3 Januari 2026. Seluruh langkah antisipatif telah disiapkan, dan kesiapsiagaan terus dijaga untuk memastikan kelancaran serta keselamatan pengguna jasa selama periode tersebut," ujar Windy.

Masyarakat juga diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik dengan memesan tiket sejak jauh hari melalui aplikasi Ferizy. Pengisian data diri yang akurat dinilai penting untuk mempercepat proses layanan di pelabuhan sekaligus memastikan hak pengguna jasa tetap terpenuhi apabila terjadi kondisi tidak terduga.

Terkait faktor cuaca, Windy menambahkan bahwa ASDP terus berkoordinasi intens dengan BMKG dalam memantau perkembangan kondisi cuaca dan mengimbau pengguna jasa untuk mengedepankan aspek keselamatan selama perjalanan laut. Perhatian ini terutama ditujukan bagi masyarakat yang melintasi jalur penyeberangan Jawa–Bali, mengingat potensi cuaca ekstrem masih diperkirakan berlangsung hingga awal Maret 2026. 

“Kami mengimbau pengguna jasa untuk selalu mencermati informasi cuaca terkini dan mempertimbangkan kembali rencana perjalanan apabila kondisi perairan tidak memungkinkan, demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” ujarnya.

Secara kumulatif, sejak H hingga H+6, total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni mencapai 230.350 orang atau naik 4,6 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 220.184 orang. Total kendaraan tercatat 57.177 unit atau meningkat 7,3 persen dari realisasi sebelumnya sebesar 53.292 unit.

Adapun penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk pada periode yang sama tercatat 190.283 orang, turun 2,9 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 196.044 orang. Namun, total kendaraan meningkat menjadi 54.651 unit atau naik 2,3 persen dari realisasi sebelumnya 53.420 unit.

Sebagai penghubung utama mobilitas antarpulau, ASDP menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan penyeberangan yang andal, aman, dan berkelanjutan, demi menjaga ritme aktivitas masyarakat tetap bergerak optimal di awal tahun 2026. (Hms/Mdn)

Hari Jadi Intelijen Polri ke-80, Ditintelkam Polda Lampung Gelar Donor Darah


REFORMASI-ID | LAMPUNG -  Memperingati Hari Jadi Fungsi Intelijen Polri ke-80 Tahun 2026, Direktorat Intelkam Polda Lampung menggelar aksi kemanusiaan berupa donor darah di Gedung Serba Guna Presisi Polda Lampung, Rabu (31/12/2025) pagi. 

Kegiatan ini diikuti ratusan personel dan berhasil mengumpulkan lebih dari seratus kantong darah.

Direktur Intelkam Polda Lampung Kombes Pol Efrizal mengatakan, kegiatan donor darah menjadi wujud nyata kepedulian Polri, khususnya fungsi intelijen, terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan.

“Donor darah ini bukan sekadar rangkaian seremonial peringatan hari jadi, tetapi bentuk empati dan kepedulian kami kepada sesama. Setetes darah sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa,” kata Efrizal.

Ia menegaskan, peringatan Hari Jadi Fungsi Intelijen Polri ke-80 menjadi momentum untuk meneguhkan peran intelijen yang tidak hanya bekerja dalam aspek keamanan, tetapi juga hadir melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan.

“Intelijen Polri harus selalu dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri membawa manfaat langsung bagi kehidupan sosial,” ujarnya.

Kombes Efrizal juga mengapresiasi antusiasme peserta donor yang mencapai 120 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 117 orang terdaftar sebagai pendonor dengan 104 kantong darah berhasil dikumpulkan dan disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

“Partisipasi ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian yang tinggi dari seluruh personel. Ini menjadi kekuatan moral bagi kami untuk terus berbuat kebaikan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Efrizal berharap kegiatan donor darah dapat menjadi agenda rutin, tidak hanya saat peringatan hari jadi, tetapi juga pada momentum lainnya sebagai bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat.

“Kami berharap darah yang terkumpul hari ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dan menjadi amal kebaikan bagi seluruh pendonor,” pungkasnya.

Kegiatan donor darah ini melibatkan tenaga kesehatan dari PMI dengan dukungan penuh jajaran pejabat utama Ditintelkam Polda Lampung serta personel lintas fungsi. 

Selain memperingati hari jadi, kegiatan ini sekaligus memperkuat semangat humanis Polri dalam melayani dan melindungi masyarakat. (Hms/Mdn)

Songsong Tahun 2026, PAC Gerindra Medan Satria Gelar Doa Bersama



REFORMASI-ID| Bekasi - Dalam rangka menyongsong tahun baru 2026, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Medan Satria menggelar acara doa bersama yang berlokasi dikediaman Ketua PAC Medan Satria, di GG. Mawar 2, RT. 005, RW. 005, Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi. Rabu, 31 Desember 2025.

Kegiatan yang diselenggarakan bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta semoga tahun 2026 menjadi awal kekuatan dan kebangkitan Indonesi.

Kegiatan dhadiri oleh Ketua, pengurus, dewan penasehat dan Ketua ranting partai Gerindra se-Kecama Medan Satria.

Dalan sambutannya Ali Rohman, Ketua Gerindra PAC Medan Satria mengajak seluruh kader Gerindra se-Kota Bekasi mendoakan korban bencana alam Sumatera.

"Kami pengurus Partai Gerindra Kota Bekasi turut berbelasungkawa atas terjadinya musibah banjir bandang di Sumatera, mari kita sejenak menundukan kepala berdoa kepada yang maha pencipta semoga secepat pulih kembali situasii dan kondisi di Sumatera," ujarnya.

Selain itu, sambungnya, di malam tahun baru ini kita harus punya rasa dan harapan semoga di tahun 2026 keadaan rakyat Indonesia kuat, sejahtera dan menjadi awal kebangkitan Indonesia.

"Kami juga mengajak seluruh kader partai Gerindra Kota Bekasi khususnya Kecamatan Medan Satria untuk selalu menjaga kondusifitas lingkungan dan mendukung seluruh program pemerintah," pungkasnya.

(Red)

Bakauheni Harbour Fest 2025: Rayakan Akhir Tahun dengan Kebersamaan, Budaya, dan Kepedulian


REFORMASI-ID | Lampung Selatan, Bakauheni, 31 Desember 2025 — Saat sebagian orang menantikan pergantian tahun dengan kembang api dan hitung mundur, Bakauheni Harbour City menghadirkan cara yang berbeda: merayakan akhir tahun melalui kebersamaan, budaya, dan kepedulian. 

Ribuan pengunjung memadati tepian Selat Sunda untuk ikut dalam BHC Harbour Fest, sebuah perayaan yang memadukan hiburan, kuliner lokal, pertunjukan budaya, dan pesan kemanusiaan. Festival yang berlangsung sejak 29 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 di Siger Park ini menghadirkan wajah baru pelabuhan: bukan sekadar titik keberangkatan dan kedatangan kapal, tetapi ruang untuk bertemu, berkumpul, dan berbagi pengalaman. 

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memandang BHC sebagai simbol bagaimana infrastruktur publik dapat memiliki makna sosial yang lebih luas. Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menjelaskan, “BHC lahir dari keyakinan bahwa pelabuhan memiliki fungsi lebih dari sekadar transportasi. Di sini, perjalanan bersentuhan dengan cerita, dan ekonomi bertemu budaya. 

Pelabuhan bisa menjadi ruang pertemuan dan harapan baru bagi masyarakat.”

Selama sepekan festival, pengunjung dimanjakan dengan beragam kegiatan. Pertunjukan musik lintas generasi menghadirkan kolaborasi unik antara musisi muda dan legenda lokal, sementara atraksi budaya Lampung menampilkan tarian dan pertunjukan tradisional yang sarat makna.

Festival Kuliner menjadi daya tarik tersendiri, menghadirkan sekitar 30 UMKM lokal yang menampilkan ragam hidangan khas Lampung Selatan. Aroma rempah dan masakan tradisional berpadu dengan semilir angin laut, menciptakan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Menara Siger berdiri megah sebagai latar simbolik, menghubungkan tradisi dan masa depan, sekaligus menjadi ikon visual yang mengikat seluruh kegiatan festival.

Namun, BHC Harbour Fest tidak hanya soal kemeriahan. Menjelang malam pergantian tahun, suasana menjadi lebih hening, ketika pengunjung diajak untuk merenungkan kondisi saudara-saudara yang terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara, Aceh, dan Sibolga. Momen refleksi ini menegaskan bahwa akhir tahun adalah waktu untuk tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga berbagi empati dan kepedulian.

Malam puncak 31 Desember menghadirkan rangkaian acara yang sarat makna. Pemutaran video kaleidoskop perjalanan Bakauheni Harbour City menampilkan pencapaian dan dinamika pelabuhan sepanjang tahun, mengingatkan pengunjung akan perjalanan panjang yang dilalui bersama.

Acara dilanjutkan dengan tausyiah bertema Harapan Baru di Beranda Sumatra oleh KH Yani, diiringi alunan lembut Kampoeng Nasyid Lampung. Tausyiah yang ringan, jenaka, namun menyentuh hati ini mengajak hadirin menutup tahun dengan rasa syukur dan semangat baru.

Penutupan spiritual dilanjutkan oleh Ustaz Akri Patrio melalui doa bersama, menandai akhir tahun dengan ketenangan batin dan kebersamaan.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, ASDP membuka Stand Donasi BHC selama festival berlangsung. Pengunjung diajak menyisihkan sebagian kebahagiaan mereka untuk membantu korban bencana. 

Inisiatif ini menegaskan bahwa perayaan akhir tahun di Bakauheni tidak hanya tentang musik, cahaya, dan hiburan, tetapi juga tentang empati, kepedulian, dan aksi nyata untuk sesama.

Di Beranda Sumatra, satu pesan sederhana namun dalam menjadi penutup festival: harapan akan tumbuh ketika perjalanan, budaya, dan kepedulian terhadap sesama dipertemukan. BHC Harbour Fest bukan sekadar perayaan akhir tahun; ia adalah ruang di mana masyarakat dapat merayakan kebersamaan, menghargai budaya, dan menegaskan nilai kemanusiaan. (Hms/Mdn)

Polisi Berkuda Polsatwa Patroli di Monas, Warga Antusias hingga Foto Bareng



REFORMASI-ID| Jakarta - Kehadiran satuan Polsatwa berkuda Polri menyedot perhatian masyarakat yang memadati kawasan Monumen Nasional pada malam pergantian Tahun Baru, Rabu (31/12/2025). 

Selain memperkuat pengamanan, polisi berkuda juga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang merayakan malam tahun baru bersama keluarga.

Satuan Polsatwa diterjunkan untuk melakukan patroli di sejumlah titik keramaian di area Monas. Patroli dilakukan menyusuri jalur-jalur utama dengan tujuan menjaga ketertiban sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat di tengah tingginya aktivitas perayaan.

Antusiasme warga terlihat jelas saat polisi berkuda melintas. Banyak pengunjung, termasuk anak-anak, menyapa petugas dan memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto. Tak sedikit orang tua yang mengajak anaknya berinteraksi langsung dengan kuda Polri sebagai pengalaman edukatif.

Petugas Polsatwa melayani masyarakat dengan pendekatan humanis dan ramah. Di sela patroli, polisi juga menyampaikan imbauan agar pengunjung tetap menjaga ketertiban, mengawasi anak-anak, serta waspada terhadap barang bawaan pribadi.

Kehadiran polisi berkuda dinilai efektif tidak hanya sebagai bagian dari pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan publik yang mendekatkan Polri dengan masyarakat. 

Suasana perayaan malam tahun baru di kawasan Monas pun berlangsung hangat, tertib, dan penuh kebersamaan.

Hingga patroli berlangsung, situasi di kawasan Monas terpantau aman dan kondusif. Personel Polsatwa bersama satuan lainnya tetap disiagakan untuk mengawal aktivitas masyarakat hingga pergantian tahun.

Baharkam Polri Kerahkan K-9 Jaga Keamanan Perayaan Tahun Baru di HI


REFORMASI-ID | Jakarta — Korps Sabhara mengerahkan satuan K-9 untuk memperkuat pengamanan malam pergantian Tahun Baru di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Rabu (31/12/2025) malam. Pengamanan dilakukan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif di tengah tingginya aktivitas masyarakat.

Kanit K-9 Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri IPTU M. Yunus mengatakan, pihaknya menurunkan 10 ekor K-9 dengan total 40 personel dalam pengamanan tersebut.

“Untuk malam ini, K-9 melaksanakan pengamanan malam Tahun Baru di Bundaran HI. Kami menyiapkan 10 K-9 dengan total 40 personel,” kata IPTU M. Yunus di lokasi.

Menurutnya, penempatan K-9 dilakukan secara tersegmentasi di sejumlah titik yang diperkirakan rawan, seiring banyaknya hiburan dan keramaian masyarakat. 

Setiap satu ekor K-9 didampingi dua personel handler untuk memastikan pengamanan berjalan optimal.

“Pengamanan kami bagi per tim dan disesuaikan dengan kondisi lapangan. Fokusnya di titik-titik ramai yang berpotensi rawan,” ujarnya.

IPTU M. Yunus menegaskan, seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Selain patroli, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada, khususnya terhadap potensi kejahatan seperti copet di tengah keramaian.

“Hingga patroli berlangsung, belum ada laporan kejadian kriminal yang menonjol. Situasi masih aman dan terkendali,” tutupnya. (Mdn/Hms)

31 Desember 2025

Refleksi Akhir Tahun: Kalapas Jember Tegaskan Penguatan Kinerja Pemasyarakatan Lewat "Back to Basic"


REFORMASI-ID | JEMBER – Dalam rangka meningkatkan kinerja serta memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember, RM. Kristyo Nugroho, memimpin Rapat Pejabat Struktural yang diikuti seluruh pejabat struktural. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Lapas Jember ini menjadi momentum evaluasi kinerja sekaligus refleksi akhir tahun, pada Rabu (31/12/2025).

Mengawali arahannya, Kalapas menegaskan tentang pentingnya menguatkan kembali niat dan semangat pengabdian, sebagaimana saat pertama kali memilih profesi sebagai Petugas Pemasyarakatan. Kalapas juga menegaskan agar kita selalu mengingat dan memahami Prinsip Dasar Pemasyarakatan “Back to Basic”, sebagai strategi peningkatan kualitas layanan Pemasyarakatan.

“Senantiasa jalin koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antar Seksi untuk mencapai hasil kerja yang maksimal. Tingkatkan kualitas layanan publik dengan memanfaatkan teknologi secara optimal. Setiap tugas yang diberikan jangan dianggap sebagai beban, melainkan sebuah kehormatan dan kebanggaan yang harus dijalankan dengan ikhlas,” tegas Kalapas.

Selain itu, Kalapas juga menekankan orientasi kerja pada tujuan organisasi, yaitu membina warga binaan agar siap kembali dan bermanfaat di masyarakat. Konsep pembinaan diharapkan dapat dikembangkan, salah satunya melalui optimalisasi fungsi Wali Pemasyarakatan yang dapat berperan sebagai pembina, guru, dan sekaligus orang tua bagi warga binaan selama menjalani masa pidana di Lapas.

Kalapas juga mendorong untuk terus meningkatkan semangat kerja, agar seluruh petugas menjadi insan Pemasyarakatan yang produktif, berdedikasi, dan bermanfaat bagi bangsa dan negara dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada.

Di bidang pembinaan kemandirian, Kalapas menginstruksikan adanya peningkatan kontribusi dan daya saing produk hasil karya warga binaan agar lebih dikenal masyarakat. Pemanfaatan media sosial dinilai penting untuk memperluas pasar sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap produk unggulan warga binaan.

Lebih lanjut, seluruh jajaran diminta untuk menindaklanjuti arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam menyukseskan 15 Program Aksi Menteri, dengan terus meningkatkan kualitas kinerja, pelayanan publik, serta monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan guna mewujudkan tata nilai “PRIMA” (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel).

Menutup arahannya, Kalapas mengingatkan seluruh petugas agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, kebersamaan, dan kepedulian dalam pelaksanaan tugas khususnya menjelang perayaan Tahun Baru 2026, guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. (*)

Perangi Narkoba, Jaga Ketahanan Pangan, hingga Sunatan Massal: Polres Lampung Selatan Tunjukkan Kinerja Nyata 2025


REFORMASI-ID | Lampung Selatan — Polres Lampung Selatan menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sepanjang 2025 dan 2026 nanti. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Anev Kesatuan Akhir Tahun yang dipimpin langsung Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri, Rabu (31/12/2025).

Sepanjang 2025, Polres Lampung Selatan menangani sebanyak 1.654 kasus gangguan kamtibmas di wilayah hukumnya. Dari jumlah tersebut, 416 kasus berhasil diselesaikan sebagai bentuk upaya penegakan hukum dan perlindungan kepada masyarakat.

Berdasarkan data kepolisian, gangguan kamtibmas didominasi tindak pidana konvensional dengan persentase mencapai 74 persen. Sementara kecelakaan lalu lintas menyumbang 19 persen dan tindak pidana transnasional sebesar 7 persen.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri menyampaikan bahwa pihaknya terus mengintensifkan langkah pencegahan dan penindakan, terutama terhadap kejahatan konvensional yang masih menjadi perhatian utama.

“Tindak pidana konvensional masih didominasi kasus C3. Pada 2025 tercatat 382 kasus, meningkat dari 280 kasus pada 2024. Namun, upaya penanganan dan pengungkapan terus kami tingkatkan,” ujar Toni.

Selain C3, Polres Lampung Selatan juga menangani peningkatan kasus penipuan dari 136 menjadi 170 kasus, dengan 84 kasus berhasil diselesaikan. Kasus penggelapan naik dari 112 menjadi 121 kasus dan 69 perkara berhasil dituntaskan.

Peningkatan juga terjadi pada kasus aniaya ringan yang naik dari 63 menjadi 103 kasus, serta pencurian biasa dari 39 menjadi 82 kasus. Meski demikian, kepolisian mencatat puluhan perkara berhasil ditangani melalui langkah penegakan hukum dan pendekatan preventif.

“Beberapa jenis kejahatan memang meningkat, namun kami terus berupaya maksimal melalui patroli, penyelidikan, serta penanganan perkara secara profesional,” kata Toni.

Dalam perlindungan kelompok rentan, Polres Lampung Selatan mencatat penanganan kasus persetubuhan anak di bawah umur relatif stabil dengan 30 kasus, 25 di antaranya berhasil diselesaikan. Sementara kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) meningkat menjadi 23 kasus, dengan tingkat penyelesaian mencapai 21 kasus.

Upaya pemberantasan narkotika juga menjadi fokus utama. Sepanjang Januari hingga Desember 2025, Polres Lampung Selatan mengungkap 148 kasus narkoba, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Sebanyak 199 tersangka diamankan, terdiri dari 191 laki-laki dan 8 perempuan.

Barang bukti yang diamankan cukup besar, di antaranya sabu seberat sekitar 370,68 kilogram, setelah ditambah temuan tambahan seberat 122.515 gram, ganja 783,5 kilogram, extacy sebanyak 25.487 butir, serbuk extacy 373,3 gram, cairan mengandung THC seberat 740 gram, heroin 1,1 kilogram, exymer 50 butir, serta liquid THC sebanyak 3.990 pcs

Di bidang keselamatan berlalu lintas, Polres Lampung Selatan mencatat 399 kejadian kecelakaan sepanjang 2025 atau meningkat 28 persen dibandingkan 2024. Meski demikian, kepolisian terus menggencarkan edukasi, penegakan aturan, serta patroli lalu lintas untuk menekan angka kecelakaan.

Sepeda motor tercatat sebagai kendaraan yang paling banyak terlibat kecelakaan dengan total 434 unit. Faktor utama kecelakaan masih didominasi kelalaian pengemudi, khususnya kondisi mengantuk.

Selain penegakan hukum, Polres Lampung Selatan juga berperan aktif dalam mendukung program pemerintah, salah satunya pengawalan stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui penyaluran beras SPHP Bulog. Sejak Agustus hingga Desember 2025, sebanyak 855.175 kilogram beras disalurkan kepada masyarakat melalui posko-posko di seluruh polsek jajaran.

Di internal institusi, Polres Lampung Selatan menegakkan disiplin dengan mencatat tujuh perkara Kode Etik Profesi Polri dan 11 perkara disiplin yang melibatkan 14 personel. Penegakan ini menjadi bagian dari upaya menjaga profesionalisme dan kepercayaan publik.

Kegiatan sosial juga terus digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, di antaranya khitan massal yang diikuti 366 anak di sembilan polsek jajaran.

Dari sisi anggaran, Polres Lampung Selatan mengelola pagu sebesar Rp 70,79 miliar pada 2025, yang pada 2026 disesuaikan menjadi Rp 68,56 miliar. Meski anggaran menurun, optimalisasi kinerja tetap dilakukan melalui peningkatan belanja pegawai dan efisiensi belanja barang.

“Kami akan terus meningkatkan kinerja, memperkuat langkah pencegahan, serta mengedepankan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga harkamtibmas yang aman dan kondusif di Lampung Selatan,” kata Toni. (Hms/Mdn)

Upah Minimum Kota Bandar Lampung Tahun 2026 Resmi Ditetapkan Rp3.491.889


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung secara resmi menetapkan Upah Minimum Kota (UMK) Bandar Lampung Tahun 2026 sebesar Rp3.491.889 per bulan. Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Lampung Nomor: G/881/V.08/HK/2025 tentang Penetapan Upah Minimum Kota Bandar Lampung Tahun 2026.

Penetapan UMK ini diumumkan pada Rabu, 31 Desember 2025, dan akan berlaku efektif mulai 1 Januari 2026. Kebijakan tersebut ditetapkan sebagai tindak lanjut dari ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pengupahan serta hasil pembahasan Dewan Pengupahan Provinsi Lampung.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam keputusannya menyebutkan bahwa penetapan UMK dilakukan untuk memberikan kepastian hukum bagi pekerja dan pengusaha, sekaligus menjaga keseimbangan antara perlindungan tenaga kerja dan keberlangsungan dunia usaha di daerah.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana  menyambut baik keputusan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas ditetapkannya UMK Tahun 2026 dan menyatakan rasa senangnya terhadap kebijakan yang dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan pekerja di Kota Bandar Lampung.

“Kami sangat senang atas keputusan Gubernur Lampung terkait penetapan UMK Kota Bandar Lampung Tahun 2026 sebesar Rp3.491.889 per bulan. Ini merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja,” ujar Wali Kota Bandar Lampung.

Dalam keputusan tersebut ditegaskan bahwa UMK hanya berlaku bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Bagi pekerja dengan masa kerja satu tahun atau lebih, pengusaha wajib menyusun dan menerapkan struktur dan skala upah sebagai pedoman pengupahan.

Selain itu, pengusaha dilarang membayar upah di bawah UMK yang telah ditetapkan. Namun demikian, ketentuan UMK tersebut dikecualikan bagi Usaha Mikro dan Usaha Kecil, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penetapan UMK Kota Bandar Lampung Tahun 2026 ini dilakukan setelah mempertimbangkan berbagai aspek, antara lain rekomendasi Wali Kota Bandar Lampung, hasil rapat Dewan Pengupahan Provinsi Lampung, serta perhitungan nilai upah minimum kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Pemerintah Provinsi Lampung berharap dengan ditetapkannya UMK Tahun 2026 ini, hubungan industrial di Kota Bandar Lampung dapat berjalan harmonis, produktif, dan berkeadilan bagi seluruh pihak.(*)

Truk dan Mobil Pribadi Dominasi Arus Bali–Jawa Jelang Tahun Baru


REFORMASI-ID | Banyuwangi, 31 Desember 2025 — Menjelang tutup tahun, denyut mobilitas masyarakat di lintasan Bali–Jawa kembali menguat. Pada Selasa (30/12) atau H+5 Natal dan Tahun Baru (Nataru), arus kendaraan dari Bali menuju Jawa terpantau meningkat, dengan dominasi kendaraan roda empat dan truk logistik. Di tengah lonjakan tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan aman, lancar, dan terkendali.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menilai peningkatan trafik mencerminkan masih aktifnya pergerakan masyarakat, baik untuk arus balik liburan maupun distribusi logistik akhir tahun. Kebijakan Work From Anywhere (WFA) turut memberi ruang bagi masyarakat mengatur waktu perjalanan secara lebih fleksibel, sehingga sebaran arus kendaraan tidak menumpuk pada satu waktu tertentu.

“Fleksibilitas perjalanan ini berdampak pada meningkatnya mobilitas, baik kendaraan pribadi, roda dua, maupun logistik. Tugas kami memastikan seluruh layanan tetap optimal di tengah dinamika tersebut,” ujar Heru.

Berdasarkan data Posko Pelabuhan Gilimanuk pada H+5 Nataru, jumlah penumpang tercatat mencapai 27.826 orang, meningkat 6,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Total kendaraan yang menyeberang mencapai 8.350 unit atau tumbuh 18,3 persen. Kenaikan paling signifikan terjadi pada truk logistik yang mencapai 1.821 unit, melonjak 34,6 persen, sementara kendaraan roda dua tercatat 3.798 unit atau naik 24,6 persen. Data ini menunjukkan arus balik yang solid sekaligus terjaganya distribusi logistik menuju Jawa.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menjelaskan bahwa ASDP telah menyiapkan 55 kapal dan 17 dermaga untuk mengantisipasi lonjakan trafik. Seluruh kesiapan tersebut didukung oleh penguatan personel operasional, masing-masing 350 petugas di Ketapang dan 250 petugas di Gilimanuk, serta penerapan delaying system dan buffer zone di sejumlah titik.

Terkait fasilitas pelabuhan, Windy menegaskan bahwa dermaga ponton di Pelabuhan Ketapang saat ini tidak dioperasikan secara aktif, namun berstatus standby sebagai dermaga perbantuan. Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung proses bongkar muatan dari Gilimanuk ke Ketapang apabila diperlukan, guna menjaga kelancaran arus dan fleksibilitas operasional.

“Dermaga ponton kami siagakan sebagai opsi pendukung. Pengoperasiannya bersifat situasional dan akan digunakan bila kondisi lapangan membutuhkan percepatan layanan,” jelasnya.

ASDP juga terus memperkuat koordinasi dengan BMKG, KSOP, dan BPTD untuk memastikan operasional penyeberangan tetap aman di tengah potensi perubahan cuaca dan dinamika lapangan.

Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H+5 Nataru, total penumpang dari Bali ke Jawa tercatat 374.347 orang, turun 4,4 persen dibandingkan tahun lalu, sementara total kendaraan mencapai 106.476 unit atau naik 2,3 persen. Adapun arus dari Jawa ke Bali tercatat 381.165 penumpang, turun 4,9 persen, dengan total kendaraan 101.562 unit atau meningkat 1,1 persen.

Dengan seluruh kesiapan tersebut, ASDP menegaskan komitmennya untuk terus hadir menjaga konektivitas, memastikan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik berjalan optimal hingga akhir periode libur Nataru. (Hms/Mdn)

BNNK Lampung Selatan Ucapkan Selamat Tahun Baru 2026 dan Perkuat Himbauan P4GN

foto istimewa: Kepala BNNK Lampung Selatan AKBP Rahmad Hidayat.SEMM.


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN – Menyambut pergantian tahun dari 2025 ke 2026, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Selatan AKBP Rahmad Hidayat.SE.MM, menyampaikan pesan penting kepada seluruh lapisan masyarakat di wilayah Kabupaten Lampung Selatan yang berjuluk "Khagom Mufakat" tersebut. Rabu, 31/12/2025.

Pada kesempatan itu Kepala BNNK Lampung Selatan AKBP Rahmad Hidayat, menyampaikan apresiasi atas sinergi masyarakat selama satu tahun terakhir dalam menjaga lingkungan dari bahaya narkoba. Melalui momentum pergantian tahun ini, BNNK berharap semangat untuk hidup sehat dan produktif tanpa narkoba semakin tertanam kuat serta mengucapkan "Selamat Tahun Baru 2026".

"Keluarga Besar BNNK Lampung Selatan mengucapkan Selamat Tahun Baru 2026. Mari kita jadikan tahun yang baru ini sebagai lembaran bersih untuk mengukir prestasi, memperkuat kerukunan, dan meningkatkan kualitas hidup kita semua," ujar Kepala BNNK 

Tak hanya itu tegas AKBP Rahmad Hidayat dalam keterangan resminya. Menyampaikan himbauan Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) pada momentum malam tahun baru untuk selalu waspada dan "War on Drugs", Sejalan dengan semangat tahun baru, Mengingat momen perayaan tahun baru sering kali rawan disalahgunakan untuk aktivitas negatif.

Dalam himbauannya menuturkan. Hindari apabila ada yang menawarkan narkoba baik orang yang dikenal apalagi tidak dikenal. Rayakan dengan Positif malam pergantian tahun dengan kegiatan yang bermanfaat, ibadah, atau berkumpul bersama keluarga tanpa melibatkan minuman keras apalagi narkoba dan bagi orang tua awasi anak anaknya dalam merayakan juga menyambut tahun baru.

"Tetap waspada terhadap peredaran narkoba jenis baru yang mungkin menyasar kalangan remaja di tempat-tempat hiburan atau keramaian. Dan jangan sampai jadi korban narkoba dari para pelaku bandar narkoba," ucapnya.

Selain itu AKBP Rahmad Hidayat menyatakan, BNNK Lampung Selatan akan terus mewujudkan, mendorong penguatan program Desa Bersih Narkoba (Bersinar) sebagai garda terdepan pencegahan di tingkat akar rumput.

"Jika mengetahui atau mencurigai adanya aktivitas peredaran gelap narkotika, segera laporkan ke pihak berwajib atau langsung ke kantor BNNK Lampung Selatan. Identitas pelapor akan dijamin kerahasiaannya," ujarnya.

Dalam pada itu katanya BNNK terus berkomitmen di tahun 2026, untuk terus meningkatkan upaya kuratif maupun preventif. Sebagai langkah rehabilitasi bagi penyalahguna tetap menjadi prioritas agar mereka dapat kembali berintegrasi ke masyarakat dengan baik.

"Narkoba adalah musuh bersama yang merusak generasi bangsa. Mari kita tutup tahun ini dengan syukur dan buka tahun depan dengan tekad bulat, Lampung Selatan Hebat, Lampung Selatan Bersinar (Bersih Narkoba)!" tutupnya. (Mdn)

Polri Kerahkan 312 Ribu Personel Amankan Perayaan Tahun Baru 2025


REFORMASI-ID | Jakarta - Kepala Korps Sabhara (Kakorsabhara) Polri Irjen Pol. Drs. Mulya Hasudungan Ritonga, M.Si. menyampaikan kesiapan Polri dalam upaya pengamanan perayaan Tahun Baru 2025. Kegiatan penyampaian tersebut dilaksanakan pada Rabu, 31 Desember 2025, pukul 11.00 WIB, bertempat di Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Dalam keterangannya, Irjen Pol. Mulya Hasudungan Ritonga menjelaskan bahwa dalam rangka Operasi Lilin, Polri mengerahkan sekitar dua pertiga dari total kekuatan personel. Secara keseluruhan, kurang lebih 312.000 personel kepolisian diturunkan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Selain itu, Polri juga menyiapkan sebanyak 2.903 pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari ibadah, kunjungan ke pusat keramaian dan pusat perbelanjaan, hingga aktivitas lainnya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan layanan kepolisian melalui nomor 110 apabila mengalami permasalahan atau membutuhkan bantuan. Polri berkomitmen untuk memberikan pelayanan semaksimal mungkin, meskipun diakui masih terdapat keterbatasan dan hambatan di lapangan. Oleh karena itu, selaku Kepala Operasi, ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia apabila dalam pelaksanaan tugas masih terdapat kekurangan, sembari menegaskan bahwa Polri terus berupaya memberikan pelayanan terbaik.

Kakorsabhara juga mengimbau masyarakat yang hendak meninggalkan rumah saat perayaan malam tahun baru agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman. Masyarakat diminta untuk memeriksa instalasi listrik, mencabut stop kontak yang tidak diperlukan, memastikan tidak ada kebocoran air, serta melepas kompor dan sumber gas. Selain itu, pintu dan jendela rumah harus dipastikan terkunci dengan baik. Bagi warga yang tinggal di lingkungan perumahan, disarankan untuk melapor kepada ketua RT atau petugas keamanan setempat agar dapat dilakukan pemantauan dan patroli.

Lebih lanjut disampaikan bahwa titik-titik krusial dalam Operasi Lilin meliputi tempat ibadah, pusat-pusat keramaian, pusat perbelanjaan seperti mal dan pasar tumpah, serta jalur arus mudik dan arus menuju Bali. Seluruh lokasi tersebut menjadi prioritas pengamanan guna memastikan masyarakat dapat merayakan malam pergantian tahun dengan aman dan selamat.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol. Mulya juga mengimbau masyarakat agar tidak merayakan malam tahun baru secara berlebihan, khususnya dengan penggunaan petasan dan kembang api. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk empati kepada masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Padang yang masih mengalami musibah. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk memperbanyak doa agar bangsa dan negara senantiasa diberikan keamanan, ketenteraman, dan kedamaian.

Untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri melaksanakan patroli rutin di seluruh titik keramaian yang melibatkan jajaran Sabhara, Lalu Lintas, serta fungsi kepolisian lainnya. Personel berseragam maupun tidak berseragam ditempatkan di lokasi-lokasi strategis, didukung dengan pemantauan melalui CCTV milik pemerintah, perorangan, maupun perusahaan, serta koordinasi dengan panitia kegiatan malam tahun baru.

Terkait penggunaan petasan dan minuman keras, Polri akan melakukan penertiban apabila dinilai berlebihan dan membahayakan masyarakat. Namun demikian, pendekatan persuasif tetap diutamakan agar tercipta situasi yang kondusif tanpa menimbulkan konflik.

Sebagai penutup, Kakorsabhara mengimbau seluruh masyarakat untuk merayakan malam tahun baru dengan aman, nyaman, dan tertib. Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoaks, memastikan kondisi kesehatan sebelum berkendara, serta memperhatikan barang bawaan demi keselamatan. Ia menegaskan bahwa keselamatan diri merupakan hal yang paling utama. Polri kembali mengingatkan, apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan 110. (Hms/Mdn)

Kapolri Paparkan Capaian Nyata Polri Sepanjang 2025, Tegaskan Komitmen Dukung Program Pemerintah




REFORMASI-ID| Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan sejumlah capaian konkret Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rilis akhir tahun yang digelar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025). Ia menegaskan kontribusi Polri di berbagai sektor sebagai bagian dari upaya menyukseskan program pemerintah.

“Dengan berbagai capaian dan kontribusi nyata di berbagai sektor, Polri senantiasa hadir dalam membantu menyukseskan berbagai program pemerintah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta membantu menyelesaikan berbagai permasalahan di tengah masyarakat, sebagai wujud komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara,” kata Sigit.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri turut menyinggung kondisi duka nasional akibat bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Ia menyampaikan bahwa Polri mengerahkan personel serta berbagai peralatan untuk mendukung pemulihan wilayah dan membantu masyarakat terdampak.

“Polri berkomitmen untuk mengerahkan berbagai sumber daya yang dimiliki baik personel maupun sarpras seperti dapur lapangan, water treatment, pesawat dan helikopter, serta berbagai sarana prasarana lain yang dimiliki sehingga bencana dapat termitigasi dengan baik, serta pemulihan wilayah terdampak dapat berjalan dengan cepat,” ujarnya.

Selain penanganan bencana, Sigit juga melaporkan kesiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Dalam rangkaian Operasi Lilin 2025, Polri melibatkan 146.701 personel gabungan serta menyiapkan 2.903 posko pengamanan dan pelayanan. Operasi tersebut menyasar 44.436 objek vital, mulai dari gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga objek wisata dan lokasi perayaan tahun baru.

Ia juga menegaskan komitmen Polri bersama seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan pengamanan Natal dan Tahun Baru berjalan optimal melalui sinergi lintas instansi serta dukungan partisipasi masyarakat. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Di akhir paparannya, Kapolri secara terbuka mengakui bahwa kinerja Polri belum sepenuhnya sempurna. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat sekaligus menegaskan komitmen institusi untuk terus berbenah.

“Kami menyadari pelaksanaan tugas Polri jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kepada masyarakat dan bangsa Indonesia khususnya, atas nama pimpinan Polri, mewakili keluarga besar Polri kami mengajukan, dari lubuk hati kami yang paling dalam, permohonan maaf, dan tentunya kami mohon untuk terus didukung, dikoreksi, dan diperbaiki agar kami dapat melaksanakan tugas Polri agar betul-betul bisa memenuhi apa yang diharapkan masyarakat,” imbuh Sigit.

Kapolri Minta Maaf kepada Publik, Janji Terus Berbenah dan Terbuka terhadap Kritik



REFORMASI-ID| Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh elemen masyarakat atas pelaksanaan tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia yang dinilainya masih jauh dari kesempurnaan. Permohonan maaf tersebut disampaikan dalam kegiatan rilis capaian akhir tahun Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025).

“Kami menyadari bahwa pelaksanaan tugas Polri jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kepada masyarakat dan bangsa Indonesia khususnya, atas nama pimpinan Polri, mewakili keluarga besar Polri, kami menghaturkan dari lubuk hati kami yang paling dalam permohonan maaf,” kata Sigit.

Kapolri menegaskan bahwa Polri merupakan institusi yang terbuka terhadap kritik dan saran dari masyarakat sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.

“Tentunya kami mohon untuk terus didukung, dikoreksi, dan diperbaiki agar kami dapat melaksanakan tugas Polri agar betul-betul bisa memenuhi apa yang diharapkan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sigit menekankan komitmen Polri untuk terus melakukan pembenahan agar institusi Korps Bhayangkara semakin sesuai dengan harapan publik.

“Ke depan kami akan terus melakukan perbaikan. Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat secara langsung, sebagai yang terdepan dalam melindungi dan menolong masyarakat, khususnya masyarakat kecil maupun kelompok rentan,” ucap Sigit.

Kapolri juga menegaskan bahwa Polri akan terus mengedepankan sikap humanis dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk memastikan kemudahan akses terhadap seluruh layanan kepolisian.

“Penegakan hukum secara tegas kepada para pelaku kejahatan yang telah meresahkan masyarakat dan merugikan keuangan negara,” tutur Sigit.

Menurutnya, penyelesaian berbagai tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat harus dilakukan melalui kemitraan dan kebersamaan. Oleh karena itu, Polri terus memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui peningkatan partisipasi publik.

“Melibatkan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan atau OKP untuk terlibat dalam mewujudkan Kamtibmas yang kondusif. Menjalin silaturahmi dengan tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat untuk merawat kerukunan, termasuk menyelenggarakan doa bersama, safari Ramadan, serta kunjungan ke beberapa pesantren,” papar Sigit.

“Melaksanakan apel Kamtibmas bersama dengan berbagai komunitas seperti pengemudi ojek online, pengamanan swakarsa kedaerahan, dan organisasi kemasyarakatan. Melalui kegiatan bersama insan pers, buruh, dan elemen bangsa lainnya,” tutur Sigit.

Ribuan PPPK Paruh Waktu Resmi Terima SK, Pemkot Bandar Lampung Tegaskan Kepastian Status


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung secara resmi menyerahkan sebanyak 5.823 Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu kepada pegawai dari berbagai perangkat daerah. Penyerahan SK tersebut dilaksanakan di Lapangan Saburai, Kecamatan Enggal, pada Selasa sore, (30/12/2025).

Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, dan dihadiri oleh ribuan penerima dari unsur tenaga pendidik, tenaga kesehatan, serta tenaga teknis yang selama ini telah berkontribusi dalam mendukung roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kota Bandar Lampung.

Wali Kota Eva Dwiana dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyerahan SK PPPK Paruh Waktu merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kepastian status hukum dan pengakuan resmi kepada pegawai yang telah mengabdi.

Menurutnya, kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme aparatur sekaligus menjamin keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat.

“Status sebagai aparatur sipil negara, meskipun dalam skema paruh waktu, adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan integritas,” ujar Eva Dwiana.

Ia juga menegaskan bahwa Pemkot Bandar Lampung berharap seluruh PPPK Paruh Waktu dapat meningkatkan etos kerja, disiplin, serta mematuhi seluruh ketentuan jam kerja dan peraturan yang berlaku. Hal tersebut penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kinerja aparatur pemerintah daerah.

Selain itu, Eva Dwiana menekankan bahwa orientasi utama aparatur sipil negara adalah pelayanan publik. Seluruh penerima SK diminta untuk memberikan pelayanan yang ramah, cepat, tepat, dan solutif bagi masyarakat Kota Bandar Lampung.

Pemerintah Kota Bandar Lampung, lanjutnya, menaruh harapan besar agar PPPK Paruh Waktu dapat berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah melalui kolaborasi lintas perangkat daerah.

“Dengan kebersamaan dan sinergi seluruh aparatur, kita optimistis dapat mewujudkan Bandar Lampung yang semakin unggul, sejahtera, dan nyaman bagi seluruh warganya,” katanya.

Menutup sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh penerima SK PPPK Paruh Waktu.

“Selamat bekerja. Semoga kepercayaan yang diberikan dapat dijalankan dengan loyalitas dan tanggung jawab tinggi demi kemajuan Kota Bandar Lampung,” pungkasnya. (*)

30 Desember 2025

Kapolri Tegaskan Tiga Komitmen Perbaikan demi Polri yang Makin Presisi



REFORMASI-ID| Jakarta - Kapolri Jenderal 
Listyo Sigit Prabowo menegaskan tiga komitmen utama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) guna mewujudkan institusi yang semakin presisi ke depan. Komitmen tersebut disampaikan dalam rilis akhir tahun Polri 2025 yang digelar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025).

Dalam kesempatan itu, Kapolri mengawali pernyataannya dengan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pelaksanaan tugas Polri yang dinilainya masih belum sempurna.

“Kami menyadari pelaksanaan tugas Polri jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kepada masyarakat Indonesia atas nama Pimpinan Polri dan seluruh keluarga besar Polri kami mengajukan dari lubuk hati yang terdalam permohonan maaf,” ujar Sigit.

Kapolri menegaskan bahwa Polri tidak akan berhenti melakukan evaluasi dan perbaikan dalam menjalankan tugas-tugasnya, demi meningkatkan profesionalisme dan kepercayaan publik.

“Ke depan kami akan terus melakukan perbaikan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sigit memaparkan tiga komitmen yang menjadi arah pembenahan Polri agar semakin presisi. Komitmen pertama adalah memastikan kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mendengar langsung aspirasi dan keluhan warga.

“Kami berkomitmen hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mendengar aspirasi dan keluhan masyarakat secara langsung sebagai yang terdepan dalam melindungi dan menolong masyarakat, khususnya masyarakat kecil maupun kelompok rentan,” ujar Sigit.

Komitmen kedua, Polri akan terus memperkuat pendekatan humanis dan meningkatkan responsivitas dalam pelayanan publik, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses seluruh layanan kepolisian.

“Kami akan terus humanis dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan memastikan kemudahan akses terhadap seluruh layanan Polri,” katanya.

Sementara itu, komitmen ketiga berkaitan dengan penegakan hukum. Kapolri menegaskan bahwa Polri akan bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat serta merugikan keuangan negara.

“Penegakan hukum secara tegas kepada para pelaku kejahatan yang telah meresahkan masyarakat dan merugikan keuangan negara,” ucap Sigit.

Melalui tiga komitmen tersebut, Kapolri berharap Polri dapat terus memperbaiki diri dan hadir sebagai institusi yang profesional, humanis, serta dipercaya masyarakat.

Jelang Arus Balik Libur Tahun Baru, Bus dan Logistik Mengalir ke Jawa


REFORMASI-ID | Lampung Selatan, Bakauheni, 30 Desember 2025 — Denyut arus balik libur akhir tahun mulai terasa di lintasan penyeberangan Sumatera–Jawa. Seiring mendekatnya pergantian tahun, pergerakan bus dan truk logistik dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa menunjukkan tren peningkatan yang konsisten. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat, pada Senin (30/12) atau H+4 Hari Raya Natal, sebanyak 3.278 unit truk dan 400 unit bus telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menilai lonjakan tersebut mencerminkan pola libur akhir tahun 2025 yang cenderung berorientasi ke Pulau Jawa. Tidak hanya mobilitas masyarakat untuk berwisata dan kembali bekerja, arus logistik juga bergerak aktif untuk menopang distribusi barang jelang pergantian tahun. “Peningkatan ini menunjukkan geliat mobilitas yang sehat dan terkelola. Mayoritas masyarakat memilih bus sebagai moda perjalanan, sementara pergerakan logistik tetap terjaga,” ujarnya.

Data Posko Bakauheni mencatat, jumlah truk yang menyeberang di lintasan Sumatera–Jawa mencapai 3.278 unit atau meningkat 11,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.944 unit. Sementara itu, total bus tercatat 400 unit atau tumbuh 17 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebanyak 342 unit. Angka ini menegaskan peran strategis penyeberangan sebagai simpul utama mobilitas nasional di momen libur panjang.

Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H+4 Natal, total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 496.631 orang, naik 1,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 488.841 orang. Adapun total kendaraan tercatat 123.840 unit, tumbuh sekitar 6 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebanyak 116.857 unit. Kenaikan ini diperkirakan masih akan berlanjut hingga menjelang malam Tahun Baru 2026.

*Faktor Pendorong*
ASDP memproyeksikan, kebijakan work from anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah turut menjadi faktor pendorong meningkatnya mobilitas masyarakat. Fleksibilitas waktu kerja mendorong publik untuk mengatur perjalanan dengan lebih leluasa, sekaligus memadukan agenda liburan dan aktivitas profesional.

Di sisi kesiapan layanan, General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, memastikan kapasitas pelabuhan dan armada kapal masih dalam kondisi aman dan memadai. “Pelabuhan Bakauheni memiliki kapasitas tampung hingga 6.919 unit kendaraan kecil, sementara kapasitas angkut kapal per hari mencapai 31.986 unit kendaraan kecil. Untuk mendukung kelancaran operasional, kami mengerahkan hingga 737 personel selama periode Natal dan Tahun Baru,” jelasnya.

Saat ini, Pelabuhan Bakauheni tetap melayani penyeberangan bagi penumpang dan seluruh golongan kendaraan. Namun, apabila terjadi kepadatan lalu lintas, kendaraan golongan VII, VIII, dan IX akan dialihkan ke Pelabuhan BBJ Muara Pilu melalui diskresi kepolisian setempat. Selain itu, delaying system disiapkan di Rest Area KM 20B, KM 49B, serta Terminal Agrobisnis Gayam guna menjaga kelancaran arus menuju pelabuhan.

Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jasa, ASDP juga menghadirkan berbagai fasilitas pendukung di pelabuhan, mulai dari tenant makanan dan minuman, minimarket, hingga area belanja oleh-oleh. Ruang tunggu reguler dan eksekutif dilengkapi pendingin ruangan, mushola, area bermain anak, kursi pijat, serta mesin penjual minuman otomatis sebagai ruang rehat sebelum berlayar.

Melalui pengelolaan operasional yang adaptif dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan, ASDP berkomitmen menjaga layanan penyeberangan tetap aman, lancar, dan nyaman. ASDP mengimbau seluruh pengguna jasa untuk mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama dan kelancaran arus penyeberangan selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2026. (Hms/Mdn)

Unit K-9 SAR Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Gelar Trauma Healing bagi Anak-anak Korban Banjir di Tapanuli Selatan



REFORMASI-ID| Tapsel - Unit K-9 SAR Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban bencana banjir di Desa Sumuran, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), pada Senin, 29 Desember 2025. Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Kompol Kadarman.

Kegiatan diawali pada pukul 09.00 WIB dengan pelaksanaan apel kesiapan personel Unit K-9 SAR Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri bersama Unit Satwa Polda Sumatera Utara. Dalam kegiatan tersebut, dikerahkan 10 personel Unit K-9 SAR Ditpolsatwa, 7 personel Unit Satwa Polda Sumut, serta 4 ekor K-9 SAR.

Selanjutnya, pada pukul 09.10 WIB, tim gabungan bergerak menuju Posko Pengungsian Desa Sumuran, dan tiba di lokasi pada pukul 09.30 WIB. Setibanya di posko, anak-anak korban banjir diberikan waktu untuk sarapan terlebih dahulu pada pukul 09.45 WIB sebelum rangkaian kegiatan trauma healing dimulai.

Pada pukul 10.10 WIB, setelah anak-anak selesai makan, tim Unit K-9 SAR Ditpolsatwa bersama Unit Satwa Polda Sumut mulai melaksanakan kegiatan trauma healing. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak yang terdampak bencana banjir melalui pendekatan yang menyenangkan, interaktif, dan edukatif.

Sebagai bentuk hiburan dan pemulihan trauma, pada pukul 10.15 WIB tim menyelenggarakan berbagai perlombaan dan permainan, di antaranya memindahkan gelas menggunakan botol, memindahkan gelas menggunakan sedotan, lomba makan biskuit, serta lomba tarik tambang. Anak-anak tampak antusias dan ceria mengikuti setiap kegiatan yang dipandu langsung oleh personel kepolisian dengan pendampingan K-9 SAR.

Rangkaian kegiatan ditutup pada pukul 12.30 WIB dengan pembagian hadiah kepada tim pemenang lomba, serta pembagian buku bacaan kepada seluruh anak-anak yang mengikuti kegiatan trauma healing. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan semangat, keceriaan, serta membantu proses pemulihan psikologis anak-anak pascabencana.

Melalui kegiatan ini, Polri khususnya Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri bersama Unit Satwa Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk hadir tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan dan pemulihan psikososial masyarakat, terutama bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Pergantian Tahun, Polres Serang Banten Gelar Razia Miras Kembang Api dan Petasan


REFORMASI-ID | Serang, Banten - Sebagai langkah preventif untuk menjaga kamtibmas, Kepolisian Resor (Polres) Serang Polda Banten, menggelar operasi penindakan peredaran minuman keras (miras), petasan, dan kembang api menjelang perayaan Tahun Baru 2026, Senin (29/12/2025) malam. 

Operasi yang dipimpin Kabagops Kompol Edi Susanto itu, dilaksanakan di sejumlah wilayah yang dinilai rawan peredaran miras dan petasan, di antaranya Kecamatan Ciruas, Kragilan, Kibin, dan Cikande. 

Sasaran operasi, meliputi warung kelontong, kios, hingga pedagang dadakan yang diduga menjual miras dan petasan secara ilegal. Dari hasil operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan ratusan botol miras berbagai jenis dan merek. 

Kabagops Edi Susanto mengatakan, bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya cipta kondisi menjelang pergantian tahun. Menurutnya, peredaran miras dan petasan, berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas serta membahayakan keselamatan masyarakat.

Seluruh barang bukti hasil penindakan, selanjutnya diamankan di Mapolres Serang untuk dilakukan pendataan dan proses lebih lanjut. Barang bukti miras dan petasan tersebut, akan dimusnahkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko menegaskan, bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap peredaran miras dan penggunaan petasan maupun kembang api saat malam pergantian tahun. 

"Kami tegaskan, tidak ada pesta kembang api maupun petasan di wilayah hukum Polres Serang," ujar Condro Sasongko.

Kapolres juga mengingatkan, bahwa pihaknya tidak mengizinkan hotel, penginapan, maupun tempat hiburan untuk menggelar pesta kembang api atau petasan.

"Kami tidak memberikan izin kepada hotel atau penginapan untuk mengadakan pesta kembang api. Ini demi keselamatan dan kenyamanan bersama," tegasnya.

Menurut Kapolres, penggunaan petasan dan kembang api, kerap menimbulkan kebisingan, keresahan warga, hingga potensi kebakaran. Oleh karena itu, langkah tegas perlu diambil agar perayaan Tahun Baru dapat berjalan aman dan kondusif.

Kapolres mengimbau masyarakat untuk merayakan malam pergantian tahun dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat. 

"Rayakan tahun baru dengan cara yang sederhana, tidak berlebihan, dan tidak mengganggu ketertiban umum," katanya. (Daeng Yusvin/Mdn)

Melampaui Sekat dan Digital: Dedikasi Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) Merajut Persaudaraan di Tanah Aceh


REFORMASI-ID | ACEH -  30 Desember 2025 – Di tengah riuhnya kebisingan media sosial yang sering kali terjebak dalam sekat sukuisme dan polarisasi, lembaga kemanusiaan Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) menutup tahun 2025 dengan sebuah pesan bisu namun bertenaga: bahwa kemanusiaan adalah jembatan yang tak bisa dipatahkan oleh narasi apa pun.

Menembus Isolasi: 12 Jam Berjalan Kaki Demi Kemanusiaan

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh di penghujung tahun menjadi panggung pembuktian bagi 26 relawan UAR. Mereka bukan sekadar datang membawa bantuan, melainkan menembus batas fisik yang mustahil.

Menghadapi medan yang lumpuh total, para relawan menempuh perjalanan kaki selama 12 jam melalui jalur curam demi menjangkau dusun-dusun terisolasi yang belum tersentuh bantuan pemerintah maupun lembaga lain.

"Bagi kami, Aceh adalah rumah tempat UAR dilahirkan. Jarak dan medan yang sulit bukan penghalang, karena setiap tetes keringat relawan adalah jawaban atas narasi perpecahan yang marak di media sosial. Kami hadir untuk membuktikan bahwa Indonesia tetap satu dalam kemanusiaan," tegas H. Endang Sudrajat, MT. MBA, Ketua Umum UAR.

Sinergi Tanpa Batas: Memulihkan Fisik dan Jiwa

Aksi UAR kali ini mengusung konsep pemulihan holistik. Tidak bergerak sendiri, UAR menggandeng TNI dan Aqsa Working Group (AWG) untuk memperkuat respon bencana di sepanjang koridor Sumatera—mulai dari Nias, Belawan, hingga Sumatera Barat.

Fokus aksi kali ini mencakup tiga pilar utama:

Evakuasi & Logistik: Menembus wilayah "blank spot" bencana.

Tim Medis: Memberikan layanan kesehatan darurat di lokasi pengungsian.

Trauma Healing: Memulihkan kondisi psikis korban, terutama anak-anak, melalui pendekatan spiritual dan kemanusiaan.

M. Ansorullah, Ketua Presidium AWG, menyatakan bahwa kolaborasi ini adalah representasi nyata dari persatuan. "Sinergi AWG dan UAR menunjukkan bahwa persatuan umat adalah kekuatan nyata. Kami tidak hanya membawa logistik, tapi membawa pesan persaudaraan yang melintasi batas suku dan kelompok."

Menjawab Rasisme dengan Aksi, Bukan Retorika

Visi "Langkah Kami, Harapan Mereka" menjadi ruh gerakan UAR dalam melawan gelombang rasisme yang kerap muncul di ruang digital. Di lapangan, identitas suku dan pandangan politik melebur menjadi satu tujuan: Penyelamatan.

Setiadi, perwakilan lapangan UAR di Aceh, menambahkan, "Kami ingin masyarakat melihat bahwa saat bencana melanda, yang ada hanyalah tangan yang saling merangkul untuk bangkit kembali. Tak ada lagi sekat."

Sekilas Tentang Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR)

Lahir dari rahim perjuangan saat Tsunami Aceh 2004, Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) telah bertransformasi menjadi organisasi kemanusiaan nasional yang tangguh. Berfokus pada penanggulangan bencana, pencarian dan pertolongan (SAR), serta rehabilitasi pascabencana, UAR terus berkomitmen menjalankan aksi kemanusiaan tanpa batas, di mana pun dan kapan pun bencana memanggil. (*)

Tim Supervisi Mabes Polri Pantau Langsung Kesiapan Operasi Lilin 2025 di Wilayah Hukum Polda Sumut



REFORMASI-ID| Medan - Tim Supervisi Operasi Lilin Mabes Polri melakukan kunjungan kerja ke wilayah hukum Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) dalam rangka meninjau langsung pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin-2025”. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan maksimal, Senin (29/12/2025).

Tim Supervisi dipimpin langsung oleh Brigjen Pol. Hando Wibowo, S.I.K., M.S.I., M.Han (Anjak Utama Bidang Penindakan Densus 88 AT) didampingi oleh Kombes Pol. Komang Suartana, S.I.K., S.H., M.H, Kombes Pol. Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., M.H, serta Kompol Nandi Indra Nugraha, S.I.K., M.M.

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 13.00 WIB saat tim mendarat di Bandara Internasional Kuala Namu. Kedatangan tim disambut langsung oleh Wakapolda Sumut, Karo Ops Polda Sumut, beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut.

Setelah penyambutan, tim bergerak menuju Aula Biro Operasi Polda Sumut untuk melakukan Asistensi dan supervisi serta pendalaman materi bersama para Pejabat Operasi. Tidak hanya itu, Brigjen Pol. Hando Wibowo beserta anggota tim melakukan pengecekan mendalam di Posko Ops Lilin Toba 2025.

"Kami melakukan komunikasi dan interaksi langsung dengan personel yang bertugas di pos-pos pengamanan maupun pengamanan terpadu melalui ruang kendali Posko. Hal ini penting untuk memastikan koordinasi di lapangan berjalan real-time," ujar Brigjen Pol. Hando Wibowo.

Memasuki pukul 15.00 WIB, tim supervisi berlanjut ke Posko Operasi Lilin Toba 2025 di Polrestabes Medan. Dalam kesempatan tersebut, tim menghadirkan seluruh Kabagops dan Kasatlantas Polres jajaran untuk memberikan arahan strategis terkait pengamanan arus lalu lintas dan potensi gangguan keamanan selama masa libur akhir tahun.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan di hari pertama, pada pukul 17.00 WIB, tim melakukan peninjauan lapangan (ground check) ke sejumlah Pos Pelayanan di wilayah hukum Polrestabes Medan.

Komitmen Pengamanan Masyarakat Operasi Lilin 2025 ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya bagi warga yang merayakan Natal serta seluruh masyarakat yang menikmati momen pergantian tahun di Sumatera Utara.

Melalui asistensi supervisi ini, diharapkan seluruh personel yang terlibat dapat bekerja secara profesional, humanis, dan tetap waspada dalam mengantisipasi segala potensi kerawanan.

Kapolri Bantu Alat Berat untuk Percepat Pemulihan Jalan, Fasilitas Umum dan Rumah Warga Pasca banjir di Kab. Pidie



REFORMASI-ID| Sigli - Kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan melalui dukungan langsung Kapolri dalam penanganan pasca banjir di Kabupaten Pidie.

Melalui bantuan alat berat, proses pemulihan akses jalan serta fasilitas umum dan rumah wargan di Kecamatan Mutiara Timur kini dapat dilakukan lebih cepat dan efektif, Senin (29/12/2025).

Bantuan dari Kapolri tersebut berupa dua unit alat berat, yakni satu unit wheel loader dan satu unit excavator, serta dua unit mobil dump truck. Alat-alat tersebut dikerahkan oleh Polres Pidie melalui Posko Tanggap Darurat Bencana untuk membersihkan fasilitas umum dan rumah warga serta gundukan tanah dan lumpur yang menutupi badan Jalan di Gampong Jojo menuju Gampong Tiba Mesjid Kecamatan Mutiara Timur.

Di lokasi, alat berat tampak bekerja mengangkat material lumpur sisa banjir dan memindahkannya ke dump truck, sementara personel Polres Pidie bersama masyarakat melakukan pembersihan secara manual menggunakan peralatan sederhana. Upaya ini dilakukan guna menormalkan kembali akses jalan yang sebelumnya sulit dilalui akibat endapan lumpur tebal.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK,  menyampaikan bahwa bantuan alat berat dari Kapolri sangat membantu percepatan penanganan dampak banjir, khususnya pada pembersihan material berat yang tidak dapat ditangani secara manual.

“Dengan adanya dukungan alat berat selama tiga hari dari Bapak Kapolri, diharapkan proses pembersihan dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Akses jalan kini mulai kembali normal sehingga aktivitas masyarakat dapat berangsur pulih,” ujarnya.

Selain melakukan pembersihan, personel Polres Pidie juga melakukan pengamanan dan pemantauan di sekitar lokasi kegiatan untuk mengantisipasi potensi bahaya selama penggunaan alat berat, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman dan lancar.

Masyarakat setempat menyambut baik langkah cepat Polri tersebut. Warga mengaku sangat terbantu dengan kehadiran alat berat yang mempercepat pemulihan akses jalan pascabanjir.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kapolri dan Polres Pidie. Jalan yang sebelumnya tertutup lumpur kini sudah bisa dilalui. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkap salah seorang warga.

Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam memberikan bantuan kemanusiaan saat masyarakat membutuhkan, sejalan dengan semangat Polri Untuk Masyarakat.