Media Reformasi Indonesia (MRI)

10 Juli 2026

Polri Bekali 282 Capaja Akpol Pemahaman Geopolitik Global dan Peran Strategis Menjaga Stabilitas Nasional



REFORMASI-ID | Semarang, 10 Juli 2026 -  Kepolisian Negara Republik Indonesia membekali 282 Calon Perwira Remaja (Capaja) Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan ke-58 dengan pemahaman mengenai dinamika geopolitik global, dampaknya terhadap Indonesia, serta peran strategis Polri dalam menjaga stabilitas nasional. 

Pembekalan tersebut disampaikan dalam Upacara Penutupan Pendidikan Taruna Akpol Angkatan ke-58 yang dipimpin Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. di Lapangan Bhayangkara Akpol, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (10/7).

Dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. yang dibacakan Wakapolri, ditegaskan bahwa para perwira muda harus memiliki wawasan strategis terhadap perkembangan lingkungan global yang semakin kompleks agar mampu menjalankan tugas kepolisian secara adaptif dan berorientasi pada kepentingan bangsa.

“Dinamika geopolitik saat ini berada dalam situasi yang penuh ketidakpastian. Konflik AS-Israel dengan Iran, perang Rusia-Ukraina, persaingan hegemoni antara Amerika Serikat dan China, serta ketegangan di kawasan Timur Tengah telah berdampak terhadap stabilitas keamanan global, rantai pasok, ketahanan pangan dan energi, hingga perekonomian dunia,” ujar Wakapolri saat membacakan amanat Kapolri.

Kapolri juga menjelaskan bahwa kondisi ketahanan pangan global masih berada pada kategori rapuh. Berdasarkan World Bank Food Security edisi Juni 2026, kenaikan harga pupuk global mencapai 35 persen, yang turut memberikan dampak terhadap perekonomian Indonesia.

“Dampak dinamika geopolitik global tersebut turut dirasakan oleh Indonesia. Kondisi ini tercermin dari pelemahan nilai tukar rupiah dan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan. Pada 8 Juni 2026, nilai tukar rupiah sempat melemah hingga Rp18.171 per dolar AS, sementara IHSG turun ke level 5.594,” lanjutnya.

Meski demikian, pemerintah dinilai berhasil menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui berbagai kebijakan fiskal dan moneter yang terukur. 

Selain itu, pemerintah terus memperkuat fondasi ekonomi melalui program-program strategis, seperti swasembada pangan dan energi, hilirisasi sektor prioritas, penguatan investasi, optimalisasi tata kelola ekspor komoditas unggulan melalui Danantara Sumberdaya Indonesia, serta peningkatan penggunaan produk dalam negeri.

Berkat langkah tersebut, ekonomi Indonesia tetap menunjukkan kinerja positif. Pada Triwulan I Tahun 2026, pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,61 persen, menjadi yang tertinggi kedua di antara negara-negara G20. Defisit APBN tetap terkendali di angka 0,76 persen terhadap PDB, inflasi terjaga pada level 3,34 persen, dan berdasarkan analisis JP Morgan, Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara yang paling tangguh menghadapi guncangan energi global.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Polri memiliki peran penting dalam mendukung kebijakan pemerintah melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Di antaranya pemanfaatan lahan untuk penanaman jagung, pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri, penyelenggaraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pelayanan kesehatan gratis, hingga pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi.

Selain itu, Polri terus memperkuat ketahanan energi nasional melalui penegakan hukum di sektor minyak dan gas, pertambangan, serta ketenagalistrikan, disertai pengamanan objek vital nasional dan distribusi energi. 

Upaya lainnya diwujudkan melalui perlindungan hak-hak pekerja melalui Desk Ketenagakerjaan Polri serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendirian SMA Kemala Taruna Bhayangkara.

“Seluruh upaya tersebut merupakan wujud dukungan Polri dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi, meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat, memperluas akses infrastruktur, serta mempersiapkan generasi muda yang unggul,” tutup Wakapolri saat membacakan amanat Kapolri.

Melalui pembekalan tersebut, diharapkan 282 perwira muda lulusan Akpol Angkatan ke-58 tidak hanya memiliki kompetensi teknis sebagai insan Bhayangkara, tetapi juga memahami tantangan strategis bangsa sehingga mampu menjadi pemimpin Polri yang profesional, adaptif, berintegritas, dan siap mengawal kepentingan nasional di tengah dinamika global.

Tutup Pendidikan 282 Capaja Polri, Wakapolri Sampaikan Pesan Kapolri



REFORMASI-ID | Semarang, 10 Juli 2026 - Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan ke-58. Komjen Dedi membacakan pesan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada 283 calon perwira remaja (capaja) yang telah merampungkan pendidikan selama tiga tahun, sejak 2023 hingga 2026.

"Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada 282 Capaja yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dengan baik. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan dedikasi selama menempuh pendidikan di Bumi Bhayangkara, Akademi Kepolisian," kata Komjen Dedi, membacakan amanat Jenderal Sigit, di Kompleks Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng) pada Jumat (10/7/2026).

Komjen Dedi lalu menyampaikan ucapan selamat dari pimpinan Polri kepada para capaja yang lulus dengan prestasi terbaik. Yakni mereka yang menyandang predikat Adhi Makayasa, Ati Tanggap, Ati Tanggon, Ati Trengginas, dan Srikandi Cendekia.

"Bagi yang meraih penghargaan, jangan berpuas diri. Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga
integritas dan kehormatan, serta mengharumkan
nama baik institusi," tutur Komjen Dedi.

Terakhir, Komjen Dedi juga menyampaikan pesan Kapolri kepada para capaja lainnya yang lulus namun belum mendapat predikat terbaik. Para capaja itu diminta tak berkecil hati lantaran kesempatan menunjukkan prestasi terbuka lebar sepanjang masa karier mereka kelak.

"Bagi yang belum memperoleh penghargaan, jangan berkecil hati. Ini baru awal perjalanan karier, dan kesempatan untuk menunjukkan pengabdian serta meraih prestasi terbaik masih terbuka lebar," ujar Komjen Dedi.

Diketahui nama batalyon taruna Akpol 2026 adalah Ksatriya Hawin Sarwahita. Mereka terdiri dari 249 pria dan 33 wanita.

‎Aktivis Kemanusiaan Richaed Mamuntu Terima Penghargaan Kapolres Bitung atas Kontribusi Menjaga Kamtibmas

 


‎REFORMASI-ID | BITUNG – Aktivis kemanusiaan dan tokoh pemuda Sulawesi Utara, Richaed Mamuntu, menerima Piagam Penghargaan dari Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H. sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kepedulian, dan kemitraannya dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Bitung.

‎Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian acara kenal pamit Kapolres Bitung yang berlangsung di Ruang S.H. Sarundajang, Kantor Wali Kota Bitung, Kamis (9/7/2026).

‎Piagam penghargaan diberikan atas dedikasi, kepedulian, serta kemitraan yang telah terjalin dengan Polres Bitung dalam mendukung terciptanya situasi Kamtibmas melalui partisipasi aktif pada berbagai kegiatan sosial, edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat di Kota Bitung.

‎Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus mempererat kolaborasi dalam mewujudkan Kota Bitung yang aman, damai, tertib, dan sejahtera.

‎Usai menerima penghargaan, Richaed Mamuntu sering disapa ichal menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada jajaran Polres Bitung, khususnya AKBP Albert Zai, atas kepercayaan yang diberikan.

‎"Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus amanah bagi saya untuk terus mengabdi kepada masyarakat. Saya meyakini bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat," ujar Ichal.

‎Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan hanya ditujukan kepada dirinya secara pribadi, melainkan menjadi bentuk penghargaan bagi seluruh relawan, komunitas, dan masyarakat yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

‎"Piagam penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh relawan, sahabat, komunitas, dan masyarakat yang selama ini berjalan bersama. Tanpa kebersamaan dan semangat gotong royong, penghargaan ini tidak akan pernah saya terima," katanya.

‎Ichal juga menyampaikan apresiasi kepada AKBP Albert Zai atas kepemimpinannya selama menjabat sebagai Kapolres Bitung.

‎"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H. atas dedikasi, keteladanan, dan kepemimpinan yang telah membangun sinergi positif antara Polri dan masyarakat. Beliau menunjukkan bahwa pendekatan humanis dan kolaboratif mampu memperkuat kepercayaan publik serta menjaga kondusivitas Kota Bitung," ungkapnya.

‎Menurut Ichal, sinergi antara kepolisian dan masyarakat harus terus diperkuat sebagai fondasi utama dalam menjaga keamanan daerah.

‎"Semoga semangat kolaborasi antara Polri dan masyarakat terus terjaga. Ketika semua pihak saling mendukung, saya yakin Kota Bitung akan semakin aman, damai, tertib, dan sejahtera," tuturnya.

‎Ia juga menyampaikan harapan kepada Kapolres Bitung yang baru agar dapat melanjutkan program-program positif yang telah dibangun.

‎"Saya mengucapkan selamat mengemban amanah kepada Kapolres Bitung yang baru. Semoga sinergi yang telah terbangun selama ini semakin diperkuat sehingga pelayanan kepada masyarakat terus meningkat dan situasi Kamtibmas di Kota Bitung tetap kondusif," pungkas Ichal.

Prajurit Lanal Lampung Dukung Gerakan Radin Inten Asri Melalui Aksi Bersih Pantai


REFORMASI-ID | LAMPUNG - TNI AL, Jala Wira Saburai. Prajurit Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung turut berpartisipasi dalam kegiatan Gerakan Radin Inten Asri dengan melaksanakan aksi bersih-bersih pantai di kawasan Radin Inten Beach, Pantai Pasir Putih, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan yang melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat ini bertujuan menjaga kebersihan kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan laut.

Komandan Lanal Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S.S., M.Tr.Opsla., CRMP. menyampaikan. Gerakan bersih pantai bukan hanya dilakukan hari ini, tetapi harus terus dilanjutkan. 

"Sebagai bagian dari budaya kita dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan," ujar Danlanal Lampung.

Menurutnya melalui kegiatan ini, Lanal Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pelestarian lingkungan Pesisir. 

"Dalam memperkuat sinergi dengan seluruh komponen masyarakat dalam mewujudkan laut yang bersih, sehat, dan lestari," Pungkasnya. (Mudian) 

Kuasa Hukum Korban Datangi Kompolnas Ajukan Pengawasan Kasus Dugaan Penculikan di Bogor, Terduga Otak Pelaku Belum Ditahan



Media Reformasi, Jakarta – Penanganan kasus dugaan penculikan yang terjadi di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, menuai sorotan. 

Kuasa hukum korban, yakni Handy SH, MH dan Ahmad Riduan,SH resmi mengajukan permohonan pengawasan kepada Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) atas proses penyidikan yang dilakukan Polres Bogor dan Polda Jawa Barat, pada 10 Kamis 10 Juli 2026.

Tim kuasa hukum dari Law Office Handy & Partner meminta Kompolnas mengawasi penanganan laporan polisi LP/B/1240/VI/2026/SPKT/Polres Bogor/Polda Jawa Barat agar proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi korban.

Menurut kuasa hukum, hingga saat ini polisi telah menangkap dua orang terduga pelaku. 


Namun, enam orang lainnya yang diduga terlibat, termasuk sosok yang disebut sebagai pihak yang diduga menjadi otak atau pelaku utama, belum dilakukan penangkapan maupun penahanan.


"Hal inilah yang menjadi salah satu dasar permohonan pengawasan kepada Kompolnas, karena klien kami menginginkan seluruh pihak yang diduga terlibat diproses sesuai hukum yang berlaku," demikian substansi surat tersebut.


Semetara itu, Ketua Harian Kompolnas , Arief Wicaksono mengatakan merasa prihatin dengan kondisi yang dialami korban dan akan menindaklanjuti dengan mengirimkan surat klarifikasi dan konfirmasi ke Polda Jawa Barat dan Irwasda.


"Sangat prihatin dengan kondisi ini dan akan segera mengirimkan Surat klarifikasi dan konfirmasi kepada Polda Jawa Barat," ujarnya singkat.

Dia juga menegaskan, sesuai  tupoksi Kompolnas sesuai amanah UU bahwa pihaknya tidak bisa mengintervensi kerja dan kinerja pihak penyidik dan proses penyidikan.

Pihak Kompolnas meminta kepada pihak pelapor untuk melengkapi kelengkapan administrasi dan laporan serta LP agar bisa ditindaklanjuti.

Kini publik menanti bagaimana tindak lanjut Kompolnas terhadap permohonan tersebut, sekaligus perkembangan penanganan laporan yang sedang diproses oleh Polres Bogor.


Kronologi Kejadian

Berdasarkan surat permohonan pengawasan yang diajukan kuasa hukum, kronologi peristiwa adalah sebagai berikut:

Sabtu, 31 Mei 2026, sekitar pukul 11.30 WIB, korban yang diketahui bernama Muhamad Rizki diduga menjadi korban penculikan.

Peristiwa terjadi di Pemancingan Pak Ujang, Kampung Tanah Beureum RT 01/02, Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Kuasa hukum menyebut korban diduga diculik oleh delapan orang dengan peran yang berbeda-beda.

Setelah laporan polisi dibuat, aparat kepolisian telah menangkap dua orang terduga pelaku dan melakukan penahanan terhadap keduanya.

Namun, menurut kuasa hukum, enam orang lainnya yang diduga turut terlibat, termasuk pihak yang diduga sebagai otak pelaku atau pelaku utama, hingga kini belum ditangkap maupun ditahan.

Sorotan Terhadap Dugaan Otak Pelaku


Kuasa hukum menilai belum ditahannya pihak yang diduga sebagai otak pelaku menjadi perhatian serius karena dikhawatirkan dapat menghambat upaya penegakan hukum dan rasa keadilan bagi korban.


Atas dasar itu, mereka meminta Kompolnas melakukan pengawasan terhadap proses penyidikan agar seluruh pihak yang diduga memiliki peran dalam perkara tersebut diproses berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.


Selain mengajukan permohonan ke Kompolnas, kuasa hukum juga melampirkan sejumlah dokumen pendukung, antara lain kronologi kejadian, salinan laporan polisi, fotokopi surat kuasa, dan dokumen lain yang berkaitan dengan perkara.


Menunggu Langkah Aparat


Hingga surat permohonan tersebut diajukan, proses penyidikan perkara masih berlangsung. Kuasa hukum berharap pengawasan dari Kompolnas dapat mendorong penanganan perkara berjalan secara objektif, profesional, serta memberikan kepastian hukum bagi korban.

Sementara itu, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait alasan belum dilakukannya penangkapan terhadap pihak-pihak lain yang menurut kuasa hukum diduga terlibat dalam perkara tersebut. Karena itu, perkembangan penyidikan masih menjadi perhatian publik dan diharapkan segera memperoleh kejelasan.


Pastikan Keandalan Listrik NTB, Ditpamobvit Baharkam Polri Klarifikasi Sistem Keamanan Jaringan SCADA dan GI PLN



REFORMASI-ID | Mataram -  Tim Klarifikasi Korps Sabhara (Korsabhara) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri terus bergerak aktif dalam memastikan sistem keamanan pada Objek Vital Nasional (Obvitnas) berjalan optimal. Memasuki hari kedua peninjauan, Kamis (9/7/2026), 

Tim Baharkam Polri melaksanakan audit menyeluruh dan klarifikasi lapangan terhadap implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) pada sejumlah infrastruktur kelistrikan kritikal milik PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Barat (NTB).

Rangkaian kegiatan klarifikasi yang berlangsung maraton dari pukul 08.00 hingga 18.00 WITA ini dipusatkan di Ruang Rapat Narmada RCC, DCC, dan Server SCADA Lombok, serta Gardu Induk (GI) Ampenan. Fokus utama pemeriksaan hari kedua ini diarahkan pada wawancara mendalam serta pemeriksaan dokumen pemenuhan standar Elemen II dan Elemen III dari Sistem Manajemen Pengamanan.

Ketua Tim Klarifikasi, Kombes Pol. Yuli Kurnianto, S.I.K., menegaskan bahwa pengecekan dokumen dan wawancara ini sangat penting untuk mengukur kesiapan, pola pengamanan, serta manajemen risiko yang diterapkan oleh pihak PLN dalam menjaga aset strategis negara. Infrastruktur seperti Regional Control Center (RCC), 

Distribution Control Center (DCC), Server SCADA, dan Gardu Induk merupakan jantung utama dari sistem distribusi kelistrikan yang melayani hajat hidup masyarakat di wilayah Lombok dan Nusa Tenggara Barat secara umum.

Proses klarifikasi ini dihadiri langsung oleh jajaran internal kepolisian dan manajemen eksternal PT PLN. Tim internal Baharkam Polri dipimpin langsung oleh KBP Yuli Kurnianto, S.I.K., didampingi Kompol Winne Widiana, Ipda Taruli Napitupulu, Drs. Tavip Yulianto, S.H., M.H., M.Si., Yudha Varian, S.I.Kom., Ir. Mohammad Zari, M.M., serta R Lucky Sulaksana, S.H., M.H.

Sementara dari pihak eksternal, hadir para pimpinan kunci PLN wilayah NTB untuk mengawal jalannya kegiatan, di antaranya Manager UPT Mataram Anung Hermawan, Manager UP2D NTB Faris Fitrianto, Manager UP2B NTB Fachreza, dan Manager K3L dan Keamanan Dian Fitri Harmoko.

Berdasarkan evaluasi akhir di hari kedua, seluruh rangkaian kegiatan klarifikasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Implementasi SMP pada unit-unit strategis PLN UIW NTB terkonfirmasi terlaksana dengan baik sesuai dengan rencana kegiatan (Rengiat) yang telah dijadwalkan sebelumnya. 

Sinergi yang solid antara jajaran Polri dan manajemen PLN diharapkan dapat terus memperkokoh perlindungan objek vital nasional dari berbagai potensi gangguan keamanan.

09 Juli 2026

Ungkap Kasus Senpi Ilegal, KSKP Bakauheni Berhasil Gulung Pelaku beserta BB Satu Unit Mobil dan Motor


REFORMASI-ID | Lampung Selatan - Didampingi Kasi Humas Polres Lampung Selatan AKP Wayan Susul, Kanit Reskrim KSKP Bakauheni Ipda Yuyut dan jajaran anggota KSKP yang dipimpin Kepala kepolisian sektor kawasan pelabuhan (KSKP) Bakauheni AKP. Fransiskus Yepta Terang Ginting, S.I.K., M.M., menggelar konferensi pers di Mapolsek KSKP Bakauheni pengungkapan kasus senjata api ilegal dan pencurian sepeda motor  pada ada hari senin lalu, (06 Juli 2026, sekitar jam 17.00 wib. 

Dalam keterangan persnya Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni menjelaskan, Petugas melakukan pemeriksaan rutin di seaport interdiction Bakauheni, dalam pemeriksaan skala besar tersebut petugas menemukan (BB), satu unit sepeda motor Honda Beat dan paket kotak kardus berisi satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver beserta amunisi aktif yang diduga digunakan untuk kejahatan didalam mobil pribadi Toyota Avanza warna hitam milik saksi pengemudi travel inisial (RS). 

"Dari hasil pemeriksaan dan pengakuan saksi (RS) mengakui paket tersebut akan dikirim dari Kecamatan Jabung Kabupaten Lampung Timur ke Pasar Serang Baru, Cikarang Selatan yang diambil dari adiknya saudara (S) inisial (A) atas perintah terduga (S), sebagai otak pengendali pengiriman paket dengan ongkos Rp. 300 ribu," ujar AKP Terang Ginting (Kamis, 09/07/2026).

Lebih lanjut jelas AKP Terang Ginting, dari penyelidikan dan kontrol delivery paket tersebut kelokasi penerima. Pada hari Selasa, 07 Juli 2026, dipimpin Kanit Reskrim KSKP Bakauheni Ipda Yuyut melakukan pengembangan petugas berhasil mengamankan terduga (YY), sebagai penerima paket dan terduga (SS) diserahkan ke Mapolsek Cikarang terkait kasus Curanmor. Sementara tersangka S melarikan diri saat akan ditangkap dan kini masuk daftar pencairan orang (DPO)/ masih buron. 


"Atas perbuatannya, para tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 306 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana mengenai kepemilikan, penguasaan, membawa, mengangkut maupun pengiriman senjata api dan amunisi tanpa hak, dengan ancaman pidana paling berat berupa pidana mati atau pidana penjara seumur hidup," ungkapnya. 

Dalam kesempatan itu Komandan KSKP AKP Terang Ginting menegaskan, Sebagai satuan yang bertugas mengamankan KSKP Bakauheni, pintu gerbang utama keluar-masuk antara Pulau Sumatra dan Pulau Jawa berkomitmen menindak tegas setiap bentuk kepemilikan maupun peredaran senjata api ilegal, mengingat senjata api kerap digunakan dalam berbagai tindak kejahatan, termasuk aksi begal yang meresahkan masyarakat di wilayah Lampung.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak memiliki, menyimpan, membawa, atau menguasai senjata api tanpa hak serta segera melaporkan kepada Kepolisian apabila mengetahui adanya kepemilikan maupun peredaran senjata api ilegal," pungkasnya. (Mudian)

Kakorsabhara Baharkam Polri Apresiasi Dedikasi Polisi Satwa di HUT Ke-67: Tegaskan Profesionalisme dan Pengabdian Tanpa Kata



REFORMASI-ID | Depok - Kepala Korps Sabhara (Kakorsabhara) Baharkam Polri, Irjen. Pol. Dr. M. Nazly Harahap, S.I.K., M.H., M.H., menghadiri langsung syukuran peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Satwa Ke-67 yang digelar di Aula Reksabaya Adi Pradana, Mako Korps Sabhara Baharkam Polri, Kelapa Dua, Depok. Rabu (08/07/26) 

Kehadiran jenderal bintang dua ini menjadi wujud dukungan penuh pimpinan terhadap penguatan peran Polisi Satwa di tanah air.

Dalam arahannya, Kakorsabhara Baharkam Polri menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel Direktorat Polisi Satwa atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah ditunjukkan selama ini. Ia menegaskan bahwa keberadaan unit ini merupakan instrumen vital yang tidak terpisahkan dari keberhasilan tugas kepolisian di lapangan.

"Keberadaan Polisi Satwa merupakan salah satu kekuatan penting Korps Sabhara dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian di lapangan," ujar Irjen Pol. M. Nazly Harahap.

Menghadapi tantangan tugas ke depan yang semakin dinamis, Kakorsabhara menaruh harapan besar agar Direktorat Polisi Satwa tidak cepat berpuas diri. Ia meminta adanya penguatan menyeluruh mulai dari aspek sumber daya manusia hingga manajemen perawatan satwa dinas itu sendiri.

"Saya berharap agar Direktorat Polisi Satwa terus meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, pemeliharaan satwa dinas, serta profesionalisme organisasi sehingga mampu memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung tugas pokok Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," tegasnya.

Sebagai bentuk rasa syukur atas dedikasi yang telah menginjak usia 67 tahun, Irjen Pol. M. Nazly Harahap melakukan prosesi pemotongan tumpeng yang menjadi puncak acara syukuran tersebut. Tak hanya itu, acara juga diwarnai dengan pemberian penghargaan kepada personel berprestasi di bidang pawang, pelatih, aswasada, hingga veteriner terbaik untuk memacu semangat pengabdian yang profesional, modern, dan terpercaya.

Hadir di Tengah Masyarakat, Detasemen Perintis Korsabhara Polri Beri Pelayanan Gatur Lalu lintas Pagi



REFORMASI-ID | Jakarta - Personel Subden C Detasemen Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas (gatur) pagi secara intensif di sejumlah titik strategis pada Kamis (9/7/2026). Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran arus lalu lintas dan meminimalisir potensi kemacetan pada jam sibuk masyarakat.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB ini difokuskan pada dua lokasi utama yang kerap mengalami kepadatan kendaraan, yaitu Simpang Leuwinanggung dan Simpang Resimen 3. Kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan yang memulai aktivitas pagi mereka.

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Dr. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa penempatan personel di titik-titik tersebut merupakan langkah preventif dalam mengurai kepadatan kendaraan yang kerap terjadi di jam keberangkatan kerja. Hal ini juga menindaklanjuti Arahan Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen M. Nazly Harahap yang menginginkan Personil Sabhara Wajib Hadir disetiap aktivitas Masyarakat, baik di pagi hari, siang, malam hingga dini hari.

"Kami telah memploting personel Subden C Detasemen Perintis sejak pagi buta di Simpang Leuwinanggung dan Simpang Resimen 3. Kehadiran anggota di lapangan bukan hanya untuk mengurai arus kendaraan, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan prima dalam menjamin keselamatan masyarakat di jalan raya," ujar Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib dalam keterangannya, Kamis (9/7).

Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari komitmen Korsabhara untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

"Melalui penguatan gatur pagi ini, kami ingin memastikan kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) dapat terwujud dengan baik. Personel di lapangan juga kami instruksikan untuk bersikap humanis dalam membantu para pengguna jalan," imbuhnya.

Secara keseluruhan, kegiatan pelayanan masyarakat ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Jajaran Korsabhara Baharkam Polri menegaskan komitmennya dengan slogan "Siap, Solid, Berhasil" untuk terus konsisten hadir di titik-titik rawan demi mewujudkan pelayanan yang maksimal.

Bangun Sinergi Hangat, Tim Baharkam Polri Berikan Pendampingan Pengamanan Humanis di PT Lestari Banten Energi



REFORMASI-ID | Banten - Komitmen untuk menjaga keamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) terus diperkuat melalui langkah-langkah persuasif dan kolaboratif. Masuk pada hari ketiga pelaksanaan, Tim Bimbingan Teknis (Bintek) Korps Sabhara (Korsabhara) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri kembali melanjutkan agenda penguatan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di PT Lestari Banten Energi PLTU Banten 1 X 660 MW, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB ini dipusatkan di Meeting Room 2.A & 2.B PT Lestari Banten Energi. Suasana kerja sama yang hangat dan penuh keterbukaan mewarnai jalannya diskusi antardua instansi demi mencapai standardisasi pengamanan yang optimal.

Ketua Tim Bintek, Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., M.H., memimpin langsung jalannya agenda hari ketiga ini. Didampingi oleh Sekretaris Tim, Kompol Yuli Astiti, S.H., M.H., serta para anggota tim ahli yakni Roy Kusuma Wardhana, Sugiyo, S.I.P., dan Novey Noer Yustisia, S.Sos., tim dari Mabes Polri ini memfokuskan pendampingan pada Elemen II terkait Pola Pengamanan, termasuk pendalaman pada Kriteria 2B.

Proses peninjauan tidak hanya dilakukan secara formal, melainkan melalui ruang dialog dua arah. Tim Bintek Polri secara saksama melakukan wawancara mendalam serta pemeriksaan dokumen penunjang bersama jajaran manajemen dan staf PT Lestari Banten Energi. Di antara perwakilan perusahaan yang hadir aktif adalah Operation Shift Leader Jonny Marantika, OHSS Manager I Gede Sumantra, serta para penanggung jawab dari divisi IT, HR, ECI, dan administrasi keamanan.

Melalui pendekatan yang humanis dan solutif, Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata bersama tim memberikan berbagai saran, masukan konstruktif, serta formula perbaikan terhadap pola pengamanan yang sudah berjalan di perusahaan. Langkah ini diambil agar sistem pengamanan internal perusahaan dapat berjalan selaras dengan regulasi kepolisian, namun tetap mendukung produktivitas iklim kerja di area PLTU.

"Seluruh rangkaian kegiatan di hari ketiga ini berjalan dengan sangat lancar dan dinamis. Kami mengapresiasi keterbukaan serta semangat kolaborasi dari seluruh manajemen PT Lestari Banten Energi. Sinergi seperti inilah yang kita butuhkan untuk memastikan aset strategis bangsa tetap aman dan beroperasi demi kemaslahatan masyarakat luas," ujar Kombes Pol Edy Sumardi di akhir kegiatan.

Setelah melewati serangkaian diskusi intensif yang diselingi dengan rehat santai bersama, kegiatan bintek hari ketiga resmi ditutup pada sore hari. Upaya berkelanjutan ini diharapkan dapat semakin memperkokoh sistem keamanan industri berbasis kemitraan yang humanis dan profesional.

08 Juli 2026

Disdikbud Kota Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Masuk SMP Negeri


REFORMASI-ID | LAMPUNG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung memastikan memfasilitasi calon peserta didik yang belum diterima dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) agar tetap mendapatkan akses pendidikan di sekolah negeri. Hal itu disampaikan Plt Kepala Disdikbud Bandar Lampung M Nur Ramdhan. Rabu, 08/07/2026.

Menurutnya saat ini pihaknya sedang  mendata sekolah-sekolah yang masih memiliki kekosongan kuota. Data tersebut nantinya menjadi dasar penempatan siswa yang belum berhasil diterima melalui jalur PPDB.

"Masyarakat yang tidak diterima, silakan melapor ke dinas. Nanti akan kita fasilitasi supaya bisa diterima di sekolah negeri, tetapi tidak bisa memilih sekolah karena menyesuaikan kuota yang tersedia," ujarnya.

Ramdan menjelaskan Siswa yang belum diterima akan diarahkan ke sekolah yang masih tersedia kuotanya.

Penempatan siswa nantinya tetap akan memperhatikan ketentuan yang berlaku, termasuk menyesuaikan dengan jalur penerimaan sebelumnya.

Namun, untuk kebijakan fasilitasi tambahan ini, siswa akan ditempatkan secara manual berdasarkan ketersediaan kuota sekolah.

"Setelah urusan daftar ulang selesai, baru kita bisa melihat sekolah mana yang masih kosong. Karena saat ini kita belum mengetahui jumlah pasti siswa yang sudah melakukan daftar ulang," jelasnya.

Masyarakat yang belum diterima diminta segera melapor ke Dinas Pendidikan dengan membawa dokumen yang diperlukan.

“Selanjutnya, berkas akan diverifikasi dan siswa akan diarahkan ke sekolah yang ditentukan sesuai ketersediaan tempat,” katanya. (*)

Sinergi Pemerintah: Sosialisasi KBLI 2025 dan Sensus Ekonomi 2026 Siap Permudah Perizinan Usaha Pariwisata



REFORMASI-ID | Jakarta - Subdit Audit Sispamobvitnas Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri menghadiri agenda krusial mengenai arah kebijakan industri pariwisata nasional di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, pada Rabu (8/7/2026). Pertemuan ini membahas Sosialisasi Transformasi Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 ke dalam Pelaksanaan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PBBR) terintegrasi sistem OSS, sekaligus Sosialisasi Sensus Ekonomi tahun 2026 khusus sektor pariwisata.

Acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 13.30 WIB ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata Ibu Niluh Puspa, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Ibu Amalia Adininggar Widyasanti, para Deputi Kementerian Pariwisata, serta perwakilan dari kementerian terkait dan para pelaku usaha sektor pariwisata. Turut hadir mewakili unsur kepolisian antara lain Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H., AKP Juhari, S.H., dan Ipda Arief Wahyudi Wibowo, S.H.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Pariwisata Niluh Puspa menekankan pentingnya integrasi sistem untuk memberikan kejelasan bagi para pelaku usaha di masa transisi ini. Langkah tersebut diperkuat oleh Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti yang memaparkan peran penting Sensus Ekonomi 2026 untuk mengumpulkan basis data riil pelaku usaha di bidang pariwisata.

Untuk mengupas tuntas aspek regulasi, sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber utama. Materi hukum terkait korporasi dipaparkan oleh Dirjen Administrasi Hukum Umum Dr. Widodo, S.H., M.H. Sementara itu, prosedur teknis perizinan disampaikan oleh Direktur Pelayanan Perizinan Berusaha Sektor Non Industri Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Rahardjo Siswohartono.

Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, terdapat lima poin kesimpulan penting terkait arah kebijakan perizinan pariwisata ke depan:

1•Penyelarasan Regulasi Terbaru: Sosialisasi ini menjadi langkah sinkronisasi dan penyamaan pemahaman bersama mengenai pemberlakuan KBLI 2025 di sektor pariwisata yang kini telah terintegrasi penuh ke dalam sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko.

2•Kemudahan untuk Pelaku Usaha: Pemerintah menegaskan komitmen memberikan kepastian hukum dan kelancaran berusaha. Penyesuaian kode KBLI 2025 yang hanya mengubah nomor kode tanpa mengubah substansi kegiatan usaha akan dilakukan secara otomatis oleh sistem OSS. Pelaku usaha tidak wajib mengubah akta perusahaan atau mengurus izin baru selama aktivitas usahanya tetap sama.

3•Dukungan Sukseskan Sensus Ekonomi 2026: Pemerintah mengajak pelaku usaha berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026 demi menghasilkan data ekonomi pariwisata yang akurat. Kerahasiaan data dijamin penuh oleh undang-undang. Hasil data agregat ini nantinya berguna bagi dunia usaha untuk menyusun strategi bisnis dan mengidentifikasi peluang investasi.

4•Integrasi Data Antar-Lembaga: Penyesuaian KBLI dipastikan terhubung dengan berbagai kementerian dan lembaga demi memperkuat basis data nasional serta mendukung akurasi kebijakan sektoral.

5•Dorongan Legalitas UMKM Pariwisata: Pemerintah terus mendorong para pelaku usaha, khususnya skala UMKM, untuk meningkatkan legalitas menjadi badan hukum seperti Perseroan Terbatas (PT) Perorangan yang prosesnya kini mudah dan terjangkau. Langkah ini penting agar mereka mendapatkan kepastian hukum, perluasan akses pembiayaan, dan peluang berkembang yang lebih besar.

Melalui transformasi digitalisasi perizinan dan penguatan data ini, sektor pariwisata Indonesia diharapkan dapat bergerak lebih transparan, aman, dan kompetitif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Prajurit Guskamla Koarmada II dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak di Bitung

 



REFORMASI-ID | BITUNG — Di tengah keluhan masyarakat terhadap kondisi sejumlah ruas jalan yang rusak di Kota Bitung, prajurit Guskamla Koarmada II turun langsung ke lapangan bersama warga melaksanakan karya bakti memperbaiki jalan berlubang, Selasa (7/7/2026). Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian TNI Angkatan Laut terhadap keselamatan pengguna jalan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

Kegiatan dilakukan secara gotong royong di sejumlah titik yang mengalami kerusakan. Para prajurit bersama warga menyiapkan material, mencampur adukan, hingga menutup lubang-lubang yang selama ini dinilai membahayakan pengendara, terutama saat malam hari dan ketika hujan.

Karya bakti tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan sosial, tetapi juga menunjukkan kehadiran TNI AL dalam menjawab kebutuhan masyarakat di luar tugas pokok menjaga keamanan wilayah perairan. Melalui aksi nyata di lapangan, Guskamla Koarmada II berupaya memberikan kontribusi langsung terhadap terciptanya lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

Komandan Guskamla Koarmada II, Laksamana Pertama TNI Edy Setyawan, S.E., mengatakan kegiatan itu merupakan implementasi nilai pengabdian prajurit kepada masyarakat. Menurut dia, kepedulian terhadap fasilitas umum merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui semangat gotong royong.

"Melalui semangat kebersamaan, kami ingin memperkuat sinergi antara TNI AL dan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan. Kepedulian terhadap fasilitas umum merupakan tanggung jawab bersama demi terciptanya keselamatan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan," ujar Edy Setyawan.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari budaya kebersamaan antara TNI AL dan masyarakat. Dengan kolaborasi tersebut, hubungan yang harmonis diharapkan semakin kuat, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Karya bakti itu juga menjadi pesan bahwa pengabdian prajurit tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga kedaulatan di laut, tetapi juga melalui aksi-aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di daratan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut menjadi cerminan nilai kebersamaan yang terus dijaga antara TNI AL dan rakyat.

Wujudkan Mobilitas Lancar dan Humanis, Korsabhara Baharkam Polri Layani Masyarakat Melalui Pengaturan Lalu Lintas Pagi



REFORMASI-ID | Jakarta - Direktorat Samapta Korps Sabhara Badan Pemeliharaan Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Dit Samapta Korsabhara Baharkam Polri) mengerahkan puluhan personel Detasemen Perintis dalam rangka pelayanan Strong Point pengaturan lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada Rabu (08/07/2026)

Kegiatan pengamanan dan pengaturan ini difokuskan pada tiga kawasan utama yang menjadi episentrum aktivitas masyarakat, yakni Bundaran Hotel Indonesia (HI), Monumen Nasional (Monas), dan Kota Tua.

Gelar personel yang berlangsung sejak pukul 05.00 WIB hingga 10.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Penanggung Jawab Lapangan AKBP Ricky Pranata Vivaldy, S.P., S.I.K., M.H., serta Komandan Ton (Danton) Ipda Naufal Rizky Mahaputra, S.Tr.I.K. Sebanyak 70 personel tangguh yang terdiri dari tim ploting wilayah, pengawas Provost, tim dokumentasi PID, dan driver taktis diterjunkan secara penuh guna memastikan kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat saat jam sibuk bergulir.

Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan Strong Point ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman, tertib, dan kondusif. 

Keberadaan personel di lapangan diharapkan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh para pengguna jalan yang memulai aktivitas kerja maupun mobilitas harian lainnya.

"Seluruh personel Detasemen Perintis yang terlibat telah kami ploting ke titik-titik krusial guna mengurai kepadatan kendaraan, membantu penyeberangan pejalan kaki, serta mengantisipasi potensi kemacetan maupun gangguan kamtibmas. Tugas ini dilaksanakan secara humanis, responsif, dan profesional," ungkap Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib.

Sebelum bergeser menuju ploting masing-masing, seluruh personel terlebih dahulu menjalani apel pengecekan yang dipimpin oleh perwira pengendali guna memastikan kesiapan fisik maupun kelengkapan teknis pendukung operasional. Berdasarkan data ploting, kawasan Bundaran HI dan Monas masing-masing diperkuat oleh 20 personel, sedangkan area wisata sejarah Kota Tua dijaga ketat oleh 12 personel.

Hingga berakhirnya masa tugas pada pukul 10.00 WIB, dilaporkan tidak ada situasi menonjol maupun kendala yang menghambat jalannya arus lalu lintas di ketiga kawasan utama tersebut. Mobilitas masyarakat terpantau berjalan sangat tertib dan lancar tanpa adanya laporan kecelakaan lalu lintas maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Melalui konsistensi pelaksanaan pelayanan Strong Point ini, Korsabhara Baharkam Polri berharap tingkat kedisiplinan dan rasa aman masyarakat dalam berlalu lintas dapat terus terjaga dengan baik, selaras dengan semangat Polri yang Siap, Solid, dan Bersiaga.

Wakapolri Raih Penghargaan The Visionary Leader of National Security, Akademisi Apresiasi Reformasi dan Transformasi Polri



REFORMASI-ID | Jakarta, 8 Juli 2026 – Wakapolri di dampingi Kasatgas Pusat Studi Kepolisian (Ijp Dr Susilo Teguh R, M.Si, ), Sekretaris Percepatan Refirmasi Polri (Ijp Kristiono, S.Ik., M.Si) dan Dir PPA-PPO (Bjp Dr Nurul Azizah, M.Si) menerima kunjungan rektor UNISSULA beserta rombongan.

Komitmen Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. dalam mengakselerasi reformasi dan transformasi Polri mendapat apresiasi dari kalangan akademisi. Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) menganugerahkan penghargaan The Visionary Leader of National Security yang diserahkan langsung oleh Rektor Unissula, Prof. H. Gunarto, S.H., M.H., dalam audiensi di Ruang Rapat Wakapolri, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (8/7).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan akademik atas kepemimpinan visioner Wakapolri dalam mendorong reformasi kelembagaan Polri melalui penguatan kualitas sumber daya manusia, transformasi pendidikan kepolisian, pengembangan scientific policing, serta pembangunan kolaborasi strategis antara institusi kepolisian dan perguruan tinggi sebagai fondasi penguatan sistem keamanan nasional.

Rektor Unissula, Prof. H. Gunarto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut lahir dari penilaian akademik terhadap arah pembaruan yang sedang dijalankan Polri.

“Fakultas Hukum Unissula menganugerahkan penghargaan The Visionary Leader of National Security kepada Bapak Wakapolri karena kami menilai beliau berhasil menghadirkan paradigma baru dalam pembangunan institusi Polri. Reformasi pendidikan kepolisian, penguatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan scientific policing, transformasi STIK-PTIK menuju Universitas Kepolisian, hingga pembentukan jejaring Pusat Studi Kepolisian bersama perguruan tinggi merupakan langkah-langkah visioner yang menunjukkan bahwa keamanan nasional harus dibangun di atas fondasi ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi,” ujar Prof. Gunarto.

Menurutnya, kepemimpinan yang visioner bukan hanya mampu menjawab tantangan hari ini, tetapi juga menyiapkan institusi menghadapi perubahan di masa depan.

“Apa yang sedang dilakukan Bapak Wakapolri merupakan investasi jangka panjang bagi lahirnya Polri yang semakin profesional, adaptif, humanis, serta mampu menjawab dinamika keamanan global melalui kolaborasi dengan dunia akademik. Atas dasar itulah penghargaan ini kami persembahkan sebagai bentuk penghormatan akademik sekaligus dukungan terhadap arah reformasi dan transformasi Polri,” lanjutnya.

Di bawah koordinasi Wakapolri pada bidang pembinaan organisasi, Polri saat ini tengah menjalankan berbagai agenda strategis reformasi. Di antaranya pengembangan Laboratorium Kepemimpinan Digital di Sespim Polri untuk membentuk pemimpin adaptif di era digital, pembangunan Laboratorium Sosial di Akademi Kepolisian sebagai wahana penerapan scientific policing, transformasi STIK-PTIK menuju Universitas Kepolisian (UNIPOL), pembentukan Pusat Studi Kepolisian bersama 77 perguruan tinggi di Indonesia, reformasi kurikulum pendidikan yang berorientasi pada hak asasi manusia, kepemimpinan, dan pelayanan publik, serta peningkatan kompetensi penyidik melalui program sertifikasi nasional.

Berbagai transformasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan Polri dalam menghadapi tantangan keamanan kontemporer, termasuk penanganan tindak pidana siber, perlindungan perempuan dan anak, pemberantasan tindak pidana perdagangan orang, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepolisian berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Menerima penghargaan tersebut, Wakapolri menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Fakultas Hukum Unissula. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan kehormatan bagi seluruh insan Polri yang terus berkomitmen melakukan transformasi institusi.

“Transformasi Polri tidak mungkin dilakukan sendiri. Kami membutuhkan kemitraan dengan perguruan tinggi agar setiap kebijakan, sistem pendidikan, dan penegakan hukum semakin berbasis riset, ilmu pengetahuan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Kolaborasi akademik adalah bagian penting dalam membangun Polri yang semakin profesional, modern, dan dipercaya publik,” ujar Wakapolri.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Unissula juga mengundang Wakapolri untuk menjadi keynote speaker pada Seminar Internasional Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang akan diselenggarakan pada 30 Juli 2026. Forum internasional tersebut akan menghadirkan delegasi dari 18 negara di lima benua guna membahas berbagai strategi penanganan kejahatan transnasional, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan perempuan, anak, dan perdagangan orang.

Wakapolri menyambut baik undangan tersebut dan menegaskan bahwa kolaborasi internasional maupun kemitraan dengan dunia akademik merupakan bagian penting dalam memperkuat kapasitas Polri menghadapi kejahatan yang semakin kompleks dan lintas batas negara.

Audiensi ini menjadi penegasan bahwa hubungan antara Polri dan Unissula tidak hanya sebatas kemitraan kelembagaan, tetapi berkembang menjadi kolaborasi strategis dalam pengembangan ilmu kepolisian, penguatan kebijakan berbasis riset, serta mendukung reformasi Polri menuju institusi yang semakin profesional, modern, humanis, dan presisi.

Patroli Malam Koramil 04/Jati Asih dan Linmas Sisir Titik Rawan, Ajak Warga Jaga Kamtibmas Bersama


REFORMASI-ID | Kodam Jaya - Kota Bekasi
- 7/7/2026 Sebagai upaya menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif, personel Babinsa Koramil 04/Jati Asih Kodim 0507/Bekasi bersama Linmas melaksanakan patroli malam dengan menyisir sejumlah titik yang dianggap rawan di wilayah binaan.

Patroli dilakukan secara humanis dengan menyambangi permukiman warga, ruas jalan, serta lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat pada malam hari. Selain memantau situasi keamanan, petugas juga berdialog dengan warga dan memberikan imbauan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Melalui kegiatan ini, Koramil 04/Jati Asih terus memperkuat sinergi dengan Linmas dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan lainnya.

Danramil 04/Jati Asih Mayor Kav Su’ud Mulyadi mengatakan bahwa patroli malam merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk komitmen TNI AD dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Patroli malam ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Kami juga mengajak seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap situasi sekitar, dan segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci terciptanya wilayah yang aman dan kondusif,” ujar Mayor Kav Su’ud Mulyadi.

Koramil 04/Jati Asih berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan kewilayahan, termasuk patroli malam, guna memberikan rasa aman dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

(Kodim 0507/Bekasi)

07 Juli 2026

Temu Wilayah Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual Perkuat Sinergi Pesantren di Lampung


REFORMASI-ID | METRO – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Lampung kembali menyelenggarakan Temu Wilayah Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual sebagai upaya memperkuat sinergi antar pesantren dalam mencegah dan menangani kekerasan seksual di lingkungan pendidikan keagamaan. Kegiatan berlangsung di Hotel Aidia Grande, Kota Metro, Selasa (07/07/2026).

Kegiatan ini merupakan pertemuan kedua yang diikuti peserta dari Zona II, meliputi Kabupaten Lampung Tengah, Kota Metro, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Kabupaten Tulang Bawang Barat, dan Kabupaten Mesuji.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua DPW PKB Provinsi Lampung, Hj. Chusnunia Chalim, S.H., M.Si., M.Kn., Ph.D. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya membangun kolaborasi seluruh elemen pesantren dan pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta bebas dari segala bentuk kekerasan seksual.

"Pentingnya kita membangun kolaborasi seluruh elemen pesantren dan pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta bebas dari segala bentuk kekerasan seksual." ujar Chusnunia Chalim 

Ketua Panitia, Radityo, menyampaikan bahwa Temu Wilayah Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual merupakan bagian dari komitmen DPW PKB Provinsi Lampung dalam memperkuat kapasitas pesantren melalui edukasi, koordinasi, dan kolaborasi lintas sektor guna mencegah serta menangani kekerasan seksual di lingkungan pesantren.

"Temu Wilayah Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual merupakan bagian dari komitmen DPW PKB Provinsi Lampung dalam memperkuat kapasitas pesantren melalui edukasi, koordinasi, dan kolaborasi lintas sektor guna mencegah serta menangani kekerasan seksual di lingkungan pesantren." jelas Radityo Ketua Panitia 

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai narasumber dari unsur penegak hukum, akademisi, dan tokoh pesantren. Hadir sebagai narasumber antara lain Kasat Reskrim Polres Metro IPTU Rizky D. Cahyo, Dr. Rika Damayanti, M.Kep., Ns., Sp.Kep., Wakil Dekan I Fakultas Psikologi UIN Raden Intan Lampung sekaligus Tenaga Ahli Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung, serta Gus Muhammad Lathoiful Ihsan dari Pondok Pesantren Al Hikmah Way Halim, Bandar Lampung.

Peserta kegiatan terdiri atas para kiai, pengasuh pondok pesantren, ustaz dan ustazah, pengurus lembaga kepesantrenan, serta santri dari berbagai daerah di Provinsi Lampung. Sejumlah organisasi dan lembaga kepesantrenan juga turut berpartisipasi, di antaranya RMI PWNU Lampung, Koordinator Jalsah al-Jinsiyah, Nawaning Lampung, RMI PCNU Kota Metro, JP3M Kota Metro, dan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kota Metro.

Melalui forum tersebut, peserta memperoleh penguatan mengenai langkah-langkah pencegahan kekerasan seksual, mekanisme penanganan yang berpihak kepada korban sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, serta pentingnya membangun sistem perlindungan di lingkungan pesantren melalui edukasi, pengawasan, dan koordinasi dengan aparat penegak hukum maupun instansi terkait.

Selain menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik, Temu Wilayah Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan memperkuat komitmen bersama antarpondok pesantren dalam membangun ekosistem pendidikan yang ramah anak, aman, inklusif, dan berkeadilan.

DPW PKB Provinsi Lampung berharap kegiatan ini menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan sehingga upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan pesantren dapat dilakukan secara lebih efektif, terstruktur, dan berkesinambungan demi memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh santri di Provinsi Lampung. (*)

Semboyan 'Siap, Solid Berhasil', Personel Subden C Detasemen Perintis Sukses Amankan Jalur Sore di Simpang PAL hingga UI



REFORMASI-ID | Depok - Dalam rangka menjaga kelancaran arus lalu lintas dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, Personel Subden C Detasemen Perintis Korps Sabhara (Korsabhara) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas (Gatur Lantas) pada Selasa sore (7/7/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 16.00 WIB ini menyasar sejumlah titik persimpangan krusial yang dikenal padat aktivitas kendaraan, khususnya pada jam pulang kantor.

Direktur Samapta (Dirsamapta) Korsabhara Baharkam Polri melaporkan bahwa personel di lapangan telah diploting secara optimal di tiga lokasi utama, yaitu:Simpang PAL,Simpang Perempatan Gunadarma,Simpang Universitas Indonesia (UI)

Kehadiran personel Subden C Detasemen Perintis di titik-titik plotingan tersebut bertujuan untuk mengurai potensi kemacetan, mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, serta membantu menyeberangkan pejalan kaki demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Kegiatan Gatur Lantas berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Upaya rutin ini menjadi bukti komitmen nyata Korsabhara Baharkam Polri dalam mewujudkan semboyan "Siap, Solid, Berhasil" demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri Serap Aspirasi Warga melalui Patroli Dialogis & Humanis



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri terus mengintensifkan kegiatan preventif di tengah masyarakat. Langkah ini diwujudkan melalui aksi nyata personel Subden C Detasemen Perintis yang menggelar Patroli Dialogis di kawasan Jalan dan Pos Security Cibubur Country pada Selasa siang (07/07/2026).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kaden Perintis Kombes Kadek Budi di bawah arahan Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Dr. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., dan dilaporkan langsung kepada Kakorsabhara Baharkam Polri.

Dalam pelaksanaannya, para personel menyisir area strategis menggunakan kendaraan roda dua (KR2) serta dilanjutkan dengan berjalan kaki agar dapat berinteraksi lebih dekat dan hangat dengan warga maupun petugas keamanan setempat.

Kaden Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Kombed Kadek Budi Pol. S.I.K., menyampaikan bahwa kehadiran polisi di lapangan bukan hanya sekadar berjaga, melainkan untuk membangun komunikasi dua arah yang efektif dengan masyarakat.

"Petugas di lapangan aktif berinteraksi untuk menyerap informasi, mendengar keluhan, sekaligus memantau perkembangan situasi Harkamtibmas secara langsung di lokasi tersebut," jelasnya.

Tidak hanya menyerap aspirasi, dalam patroli dialogis tersebut petugas juga menyampaikan sejumlah imbauan penting terkait Kamtibmas. Warga diingatkan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas di lingkungan sekitar.

Masyarakat juga diminta tidak ragu untuk segera melapor ke pihak kepolisian terdekat apabila menemukan hal-hal atau gerak-gerik yang mencurigakan. Selain menjaga keamanan, aksi humanis juga ditunjukkan oleh para personel di lapangan dengan sigap membantu warga yang mengalami kendala teknis saat berada di jalan raya.

Melalui komitmen slogan "Siap, Solid, Berhasil", Korsabhara Baharkam Polri berharap patroli dialogis yang konsisten seperti ini dapat terus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.

Polri Tancap Gas Reformasi Pendidikan: Kurikulum Berbasis HAM, AI, dan Big Data Siap Berlaku 2027



REFORMASI-ID | Semarang - Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menegaskan komitmen Polri untuk mempercepat transformasi pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia unggul yang profesional, adaptif, dan berintegritas.

Hal tersebut disampaikan usai menghadiri tiga agenda strategis di Akademi Kepolisian (Akpol), yakni Analisis dan Evaluasi (Anev) Pendidikan dan Pelatihan Semester I Tahun 2026, peresmian Kelas Tematik Akpol, serta peresmian Laboratorium Sosial Sains Kepolisian.

Menurut Wakapolri, Anev Semester I menjadi momentum penting untuk menyusun desain baru sistem pendidikan Polri yang akan diterapkan mulai tahun 2027.
“Seluruh kurikulum pendidikan Polri sedang didesain ulang agar sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026 dan rekomendasi reformasi kepolisian. Pendidikan Polri ke depan harus semakin berbasis hak asasi manusia, memperkuat kompetensi, profesionalisme, serta menjawab tantangan perkembangan zaman,” ujar Wakapolri.

Reformasi tersebut mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan pembentukan hingga pendidikan pengembangan pertama, menengah, dan tinggi. Kurikulum baru juga akan diterapkan pada berbagai pendidikan pembentukan, termasuk Bintara Polri, Bintara SPKT, Brimob, Polair, maupun Intelijen.

Selain itu, Wakapolri meresmikan Kelas Tematik Akpol sebagai inovasi pembelajaran yang menghadirkan representasi fungsi-fungsi utama kepolisian. Ke depan, konsep tersebut akan diperluas sehingga seluruh Polda memiliki kelas tematik yang menampilkan karakteristik wilayah, kearifan lokal, serta pemanfaatan big data sebagai media pembelajaran bagi para taruna.

“Kami menyiapkan taruna sebagai first line supervisor sekaligus calon pemimpin Polri masa depan. Karena mayoritas merupakan generasi Z dan generasi Alpha, proses pembelajaran harus dekat dengan digitalisasi, pengambilan keputusan berbasis data, analisis berbasis artificial intelligence (AI), serta kemampuan berpikir komprehensif dan holistik,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakapolri juga meresmikan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian yang menjadi salah satu laboratorium kepolisian modern di kawasan Asia. Laboratorium tersebut dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi digital, big data, serta kecerdasan buatan untuk mendukung pembelajaran berbasis riset dan pengambilan keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun secara hukum.
Menurut Wakapolri, keberadaan laboratorium tersebut akan menjadi pusat pengembangan analisis sosial kepolisian sekaligus memperkuat budaya pengambilan keputusan yang berbasis bukti (evidence-based policing).

Transformasi pendidikan juga akan diperluas ke jenjang pendidikan kepemimpinan. Di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim), Polri tengah menyiapkan pembangunan Laboratorium Kepemimpinan Digital sebagai sarana pembelajaran bagi para middle manager dan top manager agar mampu mengambil keputusan secara lebih cepat, tepat, efektif, efisien, dan berbasis data.
“Ini merupakan komitmen Polri untuk terus membangun SDM yang unggul melalui reformasi pendidikan, reformasi kultur organisasi, dan penguatan kompetensi personel. Semua ini dilakukan untuk menjawab harapan masyarakat sekaligus menghadapi dinamika tantangan global, regional, maupun nasional,” tutup Wakapolri.

Wakapolri Resmikan Laboratorium Sosial Sains dan Kelas Tematik, Akpol Perkuat Scientific Policing



REFORMASI-ID | Semarang, 6 Juli 2026 – Akademi Kepolisian (Akpol) memasuki babak baru modernisasi pendidikan kepolisian melalui peresmian Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dan Kelas Tematik. Kedua fasilitas ini menjadi bagian dari transformasi pendidikan Polri untuk membentuk perwira yang mampu mengambil keputusan secara ilmiah, berbasis data, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks.

Peresmian dilakukan oleh Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., di Akpol, Semarang, Senin (6/7).

Usai peresmian, dalam doorstop kepada awak media, Wakapolri menjelaskan bahwa Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dan Kelas Tematik merupakan bagian dari reformasi pendidikan Polri yang menyiapkan taruna menjadi first line supervisor sekaligus the next leader di lingkungan Polri.

“Taruna harus dibekali kemampuan mengambil keputusan berbasis data. Karena itu kami mengembangkan pembelajaran yang memanfaatkan big data, Artificial Intelligence (AI), dan analisis yang komprehensif agar setiap keputusan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun secara hukum,” ujar Wakapolri.

Menurutnya, Laboratorium Sosial Sains Kepolisian menjadi ruang pembelajaran berbasis simulasi berbagai persoalan nyata yang dihadapi masyarakat. Melalui dukungan AI, coding, dan analisis big data, taruna dilatih memahami dinamika sosial, memetakan potensi gangguan kamtibmas, serta menyusun solusi berbasis bukti (evidence-based policing).

Sebagai bagian dari penguatan pembelajaran, Polda Jawa Tengah ditetapkan sebagai Teaching Laboratory Akpol, sehingga para taruna memperoleh pengalaman langsung menganalisis dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan humanis sebelum melaksanakan tugas di lapangan.

Sementara itu, Kelas Tematik dikembangkan sebagai ruang belajar berbasis studi kasus aktual yang memperkenalkan fungsi-fungsi kepolisian secara visual, interaktif, dan aplikatif. Saat ini telah tersedia enam kelas tematik, yakni SDM, Dokkes, Brimob, Reskrim, Ident, dan Laboratorium Forensik. Ke depan, seluruh fungsi teknis kepolisian ditargetkan memiliki kelas tematik sebagai media pembelajaran yang terintegrasi.

Perumus Laboratorium Sosial Sains Kepolisian, Pati Lemdiklat Polri Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si., menjelaskan bahwa pembangunan laboratorium dan kelas tematik merupakan implementasi arahan Wakapolri dalam memperkuat kualitas pendidikan kepolisian melalui pendekatan akademik yang modern.

Menurut Irjen Pol. Susilo, Laboratorium Sosial Sains Kepolisian tidak dirancang sebagai laboratorium eksakta, melainkan sebagai ruang diskusi, riset, dan simulasi fenomena sosial yang memungkinkan taruna memahami persoalan masyarakat sebelum bertugas di lapangan. Tujuannya adalah membentuk lulusan yang berpikir sistemik, kritis, reflektif, serta mengedepankan evidence-based policing dalam setiap pengambilan keputusan.

Ia menjelaskan, konsep laboratorium ini disusun melalui diskusi dengan para pakar dan guru besar serta studi komparatif ke lembaga pendidikan kepolisian di Amerika Serikat, Jepang, Singapura, Korea Selatan, dan Australia. Dengan peresmian tersebut, Indonesia menjadi negara kelima di Asia yang memiliki Laboratorium Sosial Sains Kepolisian.

Pembangunan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dan Kelas Tematik didukung melalui dana hibah dari jajaran Bank Himbara yang terdiri atas BRI, BNI, BTN, Bank Mandiri, dan BSI, serta sumbang bhakti para alumni Polri.

Wakapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi mewujudkan fasilitas tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Bank Himbara, para alumni Polri, para donatur, dan seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dan Kelas Tematik. Sinergi ini merupakan investasi penting dalam membangun SDM Polri yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutup Wakapolri.

Sentuhan Humanis Korps Sabhara: Antar dan Ongkosi Lansia yang Telantar di Jakarta Kembali ke Keluarga



REFORMASI-ID | Jakarta - Personel Patroli Perintis Dit Samapta Korsabhara Baharkam Polri kembali menunjukkan komitmen nyata sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Memegang teguh moto kesatuan "Siap, Solid, Berhasil", petugas bergerak cepat membantu seorang lansia bernama Bapak Ipin (56) yang terlantar dan kebingungan di depan Taman Literasi Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (06/07/2026) pagi.

Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa penemuan warga yang membutuhkan pertolongan ini bermula saat personel melakukan patroli rutin di kawasan Blok M Square, Terminal Blok M, dan area sekitarnya sekitar pukul 08.00 WIB.

"Saat melintas di depan Taman Literasi Blok M, personel kami melihat seorang pria paruh baya sedang duduk di pinggir jalan. Kondisinya tampak sangat kelelahan dan kebingungan. Sesuai prinsip kerja kami yang siap merespons laporan warga, petugas langsung menghampiri dan melakukan pendekatan secara humanis," ujar Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib dalam keterangan tertulisnya, Senin (06/07/2026).

Berdasarkan pemeriksaan identitas, pria tersebut diketahui merupakan warga asal Cirebon, Jawa Barat. Dari hasil komunikasi, Bapak Ipin mengaku nekat merantau ke Jakarta untuk mencari nafkah demi menghidupi istri dan dua anaknya. Malangnya, nasib baik belum berpihak. Beliau justru mengalami kesulitan ekonomi ekstrem hingga kehabisan uang dan ongkos untuk kembali ke kampung halaman.

Sebelum ditemukan oleh petugas, Bapak Ipin diketahui sudah telantar selama tiga hari di sekitar kawasan Gerbang Blok M dan terpaksa bermalam di salah satu masjid terdekat.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, komitmen solid antar-personel di lapangan langsung diwujudkan lewat aksi nyata. Petugas mengevakuasi Bapak Ipin dan mengantarkannya ke titik pemberhentian Bus Primajasa di kawasan Kebayoran Baru. Tidak hanya itu, secara sukarela personel juga patungan memberikan bantuan ongkos perjalanan agar Bapak Ipin bisa berhasil pulang dan berkumpul kembali bersama keluarganya dengan aman.

Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib menegaskan bahwa kehadiran Patroli Perintis di lapangan tidak hanya fokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), tetapi juga untuk menghadirkan aksi kemanusiaan yang berdampak langsung bagi warga.humani

"Kegiatan ini adalah wujud nyata dari komitmen Polri yang humanis dan responsif. Lewat semangat 'Siap, Solid, Berhasil', kami berharap kehadiran Polri tidak hanya menyelesaikan kesulitan yang dihadapi masyarakat, tetapi juga semakin mempererat kedekatan dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian," pungkasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Bapak Ipin kini telah dalam perjalanan pulang menuju kampung halamannya berkat kesigapan dan kepedulian personel kepolisian di lapangan.

Patroli Menyentuh Titik Rawan, Koramil 03/Teluk Pucung Tingkatkan Pengawasan Malam Hari


REFORMASi - ID | Kodam Jaya - Kota Bekasi -Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Koramil 03/Teluk Pucung Kodim 0507/Bekasi terus mengintensifkan patroli malam dengan menyisir sejumlah titik yang dianggap rawan di wilayah binaannya.

Patroli dilaksanakan menggunakan kendaraan taktis Maung dan sepeda motor agar personel dapat menjangkau berbagai lokasi secara efektif. Selain melakukan pemantauan di titik-titik rawan, personel Koramil juga berinteraksi langsung dengan masyarakat serta memberikan imbauan agar senantiasa menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi di sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa mengajak warga untuk saling menjaga, memperkuat kebersamaan, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan.

Danramil 03/Teluk Pucung, Mayor Inf Fatwanul, mengatakan bahwa patroli malam merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun gangguan Kamtibmas.

“Patroli malam kami laksanakan secara rutin sebagai bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat. Selain memantau situasi wilayah, kami juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan karena Kamtibmas merupakan tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Mayor Inf Fatwanul.

Melalui kegiatan patroli yang dilakukan secara berkelanjutan, Koramil 03/Teluk Pucung berharap situasi keamanan wilayah tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas maupun beristirahat pada malam hari dengan aman dan nyaman.


(Kodim 0507/Bekasi)

06 Juli 2026

Kombes Pol Edy Sumardi Tegaskan, Transparansi Data dan Sinergitas Antar Departemen Kunci Sukses Bintek SMP di PLTU Banten



REFORMASI-ID | Banten - Tim Korps Sabhara (Korsabhara) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri resmi memulai bimbingan teknis (Bintek) implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di PT Lestari Banten Energi PLTU Banten 1 X 660 MW pada Senin (6/7/2026). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari hingga Jumat, 10 Juli 2026 mendatang.

Ketua Tim Bintek Baharkam Polri, Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran timnya bukan bertindak sebagai inspektorat yang mencari-cari kesalahan, melainkan sebagai mitra strategis perusahaan.

"Kami hadir sebagai mitra untuk memastikan satu hal, bahwa PLTU Banten 1 X 660 MW milik PT Lestari Banten Energi ini aman dan patuh hukum. Oleh karena itu, buka semua data, transparansi adalah kunci," ujar Kombes Pol Edy Sumardi dalam sambutannya di Room Conference 1, PT Lestari Banten Energi.

Lebih lanjut,Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., M.H.menekankan bahwa implementasi SMP bukan hanya domain atau tanggung jawab fungsi pengamanan (security) semata. Keberhasilan sistem ini menuntut keterlibatan aktif dari pimpinan puncak hingga seluruh karyawan di berbagai departemen. Ia merinci, elemen komitmen dan kebijakan membutuhkan peran jajaran direksi, elemen tata kelola pengamanan melibatkan divisi HRD dan K3, sedangkan elemen pemantauan dan evaluasi sangat bergantung pada divisi IT serta maintenance.

"Mari kita fokus. Target kami sederhana, pada tanggal 10 Juli 2026 nanti, PT Lestari Banten Energi sudah mendapatkan hasil bintek, skor, serta rekomendasi yang jelas untuk segera ditindaklanjuti menuju sertifikasi SMP. Dengan kepatuhan penuh, perusahaan ini akan menjadi contoh PLTU Objek Vital Nasional (Obvitnas) terbaik," tambahnya.

Gayung bersambut, Station Manager PT Lestari Banten Energi, Djoko Sampurno, menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran Tim Baharkam Polri beserta pendamping dari Ditpamobvit Polda Banten.

"Dalam pelaksanaan bintek lima hari ke depan, kami sangat berharap mendapatkan saran dan masukan yang komprehensif demi perbaikan serta penyempurnaan Sistem Manajemen Pengamanan di lingkungan PT Lestari Banten Energi," kata Djoko.

Acara pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pemutaran profil perusahaan, serta pemaparan dari Tim Auditor Internal mengenai kondisi riil implementasi SMP di perusahaan saat ini. Rangkaian kegiatan hari pertama kemudian dilanjutkan dengan safety induction dan observasi lapangan secara menyeluruh di area PLTU Banten 1 X 660 MW yang berlangsung hingga pukul 17.45 WIB.

Hari pertama bintek ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Agenda ini turut dihadiri oleh jajaran manajemen PT Lestari Banten Energi, di antaranya Deputy Station Manager Alvin Ren, jajaran manajer departemen, serta para peserta yang mengikuti jalannya pembukaan secara daring.

Polda Lampung Pasang Imbauan di Krakatau, Nelayan Diminta Jauhi Kawasan Gunung Anak Krakatau


REFORMASI-ID | Lampung – Polda Lampung memasang papan imbauan di kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK), Kabupaten Lampung Selatan sebagai langkah antisipasi menyusul peningkatan aktivitas vulkanik gunung tersebut.

Selain di kawasan Gunung Anak Krakatau, papan imbauan juga dipasang di Dermaga Canti, pesisir Kalianda, serta Dermaga Perikanan Bom Kalianda agar dapat diketahui masyarakat dan wisatawan yang hendak beraktivitas di sekitar Selat Sunda.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, pemasangan imbauan dilakukan untuk mengingatkan masyarakat, agar mematuhi rekomendasi dari otoritas vulkanologi demi keselamatan.

"Kami telah memasang papan himbauan di kawasan Gunung Anak Krakatau, Dermaga Canti, dan Dermaga Perikanan Bom Kalianda. Langkah ini merupakan upaya preventif agar masyarakat, wisatawan, maupun nelayan mengetahui adanya pembatasan aktivitas di sekitar Gunung Anak Krakatau," ujarnya, Senin (6/7/2026).

Menurut Yuni, personel di lapangan juga telah berkoordinasi dengan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) untuk meneruskan imbauan kepada para nelayan yang melaut di perairan sekitar Krakatau.

"Kami juga berkoordinasi dengan HNSI agar informasi ini diteruskan kepada para nelayan yang mencari ikan di laut. Untuk sementara waktu, mereka diminta menjaga jarak dan tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau sesuai rekomendasi yang berlaku," ucapnya.

Selain itu, ia menegaskan, kepolisian akan terus melakukan sosialisasi dan pemantauan di kawasan pesisir guna memastikan masyarakat mematuhi imbauan keselamatan.

"Polda Lampung mengimbau masyarakat, wisatawan, dan nelayan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius yang telah ditetapkan oleh otoritas terkait hingga kondisi aktivitas Gunung Anak Krakatau kembali dinyatakan aman," tandas mantan Kapolres Metro tersebut. (Mudian)