04 Mei 2026
Keren!!! Pemulung Dapat Bantuan APD dari KP3B
Atasi Permasalahan Sampah, Pemkab Bekasi Siapkan Dua Skema Besar
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Lampung Selatan Gelar MHQ
REFORMASI-ID | Lampung Selatan – Polres Lampung Selatan menggelar kegiatan Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan tersebut dibuka di Lapangan Mapolres Lampung Selatan, Senin (4/5/2026), dan diikuti sebanyak 657 peserta dari kalangan santri dan pelajar di berbagai wilayah Kabupaten Lampung Selatan.
Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri mengatakan, kegiatan MHQ merupakan bagian dari upaya Polri untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan yang bersifat religius dan edukatif.
“Melalui kegiatan Musabaqah Hifdzil Qur’an ini, kami ingin menghadirkan ruang positif bagi generasi muda untuk mencintai Al-Qur’an sekaligus memperkuat karakter spiritual mereka. Ini bukan sekadar lomba, tetapi juga bagian dari pembinaan moral dan akhlak,” ujar Toni saat membuka acara.
Ia menambahkan, MHQ diharapkan dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi antarpeserta sekaligus menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat di kalangan generasi muda.
“Kami berharap kegiatan ini mampu mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar dalam sambutannya menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan fisik dan penguatan nilai moral dalam kehidupan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, ekonomi, dan pelayanan publik, tetapi juga harus diiringi dengan penanaman nilai-nilai spiritual.
“Dalam konteks pembangunan daerah, kita membutuhkan keseimbangan. Kita membangun infrastruktur, memperkuat ekonomi, dan meningkatkan pelayanan publik. Namun, pada saat yang sama, kita juga harus menanamkan nilai,” ujar Wakil Bupati.
Kegiatan MHQ ini mempertandingkan sejumlah kategori, mulai dari hafalan Juz 30 hingga 30 juz, serta kategori khusus bagi anggota Polri dan Bhayangkari. Panitia pelaksana menyebutkan, kegiatan tersebut akan berlangsung selama empat hari dan ditutup dengan pengumuman pemenang serta penyerahan hadiah kepada peserta terbaik.
Melalui kegiatan ini, Polres Lampung Selatan berharap dapat terus berkontribusi dalam pembinaan generasi muda yang berakhlak mulia sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat. (Mdn)
Siap Terlihat dan Bermanfaat: Patroli Presisi Polri Hadir di Akses Tol Cimanggis
Hadir di Tengah Masyarakat, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Intensifkan Patroli Dialogis di Titik Keramaian
Hasil Hearing Komisi I DPRD : Venos Karaoke Belum Kantongi Izin dan Ilegal
REFORMASI-ID | LAMPUNG — Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung menggelar rapat dengar pendapat (hearing) terkait operasional Venos Karaoke yang menjadi sorotan publik lataran mengunakan izin lama dalam operasional usaha.
Dalam hering tersebut di pimpin langsung oleh ketua Komisi I DPRD Misgustini Wakil ketua komisi Romi Husin, Sekertaris Endang Asnawi dan Anggota Hendra Mukri serta Yuni Karnelis, Juga di hadiri oleh Pihak PTSP, kuasa hukum Jaka Eryadi Gunawan yakni Beny HN Mansyur, Edi Samsuri dan Rekan serta hadir juga wakil management Venos Wahyu dan Desri.
Dari hasil hearing tersebut, terungkap bahwa pihak Venos Karaoke saat ini masih menggunakan izin lama dibawah naungan PT. Faza Satria Gianny selaku Direktur Utama Jaka Eryadi Gunawan.
Menurut wakil ketua Komisi I Romi Husin menyampaikan bahwa berdasarkan hasil klarifikasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk perwakilan manajemen Venos Karaoke dan instansi teknis, ditemukan adanya pelanggaran perizinan yang seharusnya ditaati oleh pihak Venos Karoke saat ini.
“Dari hasil hearing, kami menemukan bahwa perizinan Venos Karaoke menyalahi aturan. Ini tentu menjadi perhatian serius karena menyangkut kepatuhan terhadap aturan yang berlaku,”kata Romi Husin dalam hearing yang di gelar di ruang Komisi 1 DPRD Bandar Lampung pada Senin (04/05/2026).
Romi Husin menjelaskan keberadaan tempat hiburan malam yang ada di Bilangan Jalan Yos sudarso ini kuat menjalankan usahanya dengan menggunakan izin manajemen lama meski telah terjadi perubahan pengelolaan.
"Kita tau ada konflik internal antara manajemen lama dan baru ini jadi kita sarankan untuk segera di selesaikan sebelum kami rekomendasi penutupan kegiatan sementara tersebut ,"tegas Romi Husin.
Ditambahkan Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung, Endang Asnawi, menegaskan bahwa manajemen baru Venos Karaoke dalam pelaksanaannya telah menyalahi aturan yang berlaku.
“Manajemen Venos Karaoke yang baru ini memang dalam pelaksanaannya sudah menyalahi aturan. Saya katakan ini ilegal,” tegasnya.
Lebih lanjut ketua fraksi PDIP juga memberikan analogi sederhana untuk menggambarkan kondisi tersebut. Menurutnya, pengelolaan usaha tanpa dasar izin yang sah sama halnya seperti pihak lain yang mengelola properti tanpa persetujuan pemilik.
“Kita contohkan, kita punya rumah, lalu ada orang lain yang mau mengelola rumah kita. Itu tentunya tidak benar,” ujarnya.
Sementara Wahyu dan Desri selaku wakil management Venos karoke baru mengakui bahwa selama ini memang terjadi konflik internal dalam tubuh manajemen. Namun demikian, ia membantah jika operasional yang berjalan sepenuhnya tanpa dasar, dengan menyebut adanya kesepakatan dari pihak perusahaan.
Wahyu juga menjelaskan bahwa pihaknya telah mendapatkan persetujuan dari Direktur PT Faza Satria Gianny, Jaka Eryadi Gunawan, terkait kelanjutan pengelolaan usaha dengan menggunakan izin yang lama.
“Memang ada konflik internal, tapi kami berdalih sudah ada kesepakatan dari direktur untuk melanjutkan pengelolaan izin yang lama,”ujar Wahyu.
Lebih lanjut, Wahyu menegaskan bahwa pihaknya memiliki bukti atas kesepakatan tersebut dan siap menunjukkannya dalam proses hukum apabila diperlukan.
“Saya akan tunjukkan buktinya nanti setelah ada di persidangan,” tantang Wahyu.
Menanggapi pernyataan pihak manajemen Venos Karaoke, kuasa hukum Direktur PT Faza Satria Gianny, Jaka Eryadi Gunawan, yakni Benny HN Mansyur, SH dan Edi Samsuri, S.H & Rekan, memberikan tanggapan tegas.
Pihak kuasa hukum menilai bahwa apa yang disampaikan oleh Humas Wakil management Venos Karaoke, Wahyu dan desri merupakan bentuk alibi semata dalam menghadapi persoalan yang sedang berlangsung.
“Apa yang disampaikan itu merupakan alibi Alibi itu sah-sah saja dilakukan,” ujar Edi Samsuri usai hearing tersebut.
Meski demikian, pihaknya memilih untuk tidak berspekulasi lebih jauh dan menyerahkan sepenuhnya proses ini pada langkah hukum yang akan ditempuh masing-masing pihak.
“Intinya kita lihat saja nanti seperti apa langkah mereka ke depan,” tambahnya. (**)
Simpan Sabu Dalam Baju, Warga Kagungan Serang Digelandang Polisi
REFORMASI-ID | Serang, Banten - Satresnarkoba Polres Serang Polda Banten, berhasil ungkap kasus peredaran narkotika. Sebanyak 112 paket sabu, berhasil diamankan dari sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang, Kota Serang, Provinsi Banten.
Dalam operasi itu, petugas juga berhasil mengamankan seorang pria, berinisial AP (22), yang diduga sebagai pemilik barang haram tersebut.
Kapolres Serang Andri Kurniawan menjelaskan, bahwa pengungkapan kasus ini, merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas peredaran narkoba di lokasi tersebut.
"Penangkapan atau penggerebekan dilakukan, pada Rabu (29/4/2026) sore, sekira pukul 15.30 WIB. Berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan di lingkungan tersebut. Kami langsung menindaklanjuti dengan penyelidikan," ujar Kapolres didampingi Kasatresnarkoba AKP Bondan Rahadiansyah, Senin (4/5/2026).
Berbekal informasi itu, Tim Satresnarkoba yang dipimpin Iptu Wawan Setiawan, langsung bergerak cepat melakukan pendalaman dan observasi di lokasi yang dimaksud.
Setelah memastikan target, petugas kemudian melakukan penggerebekan di rumah kontrakan yang ditempati tersangka pada sore hari. Saat digerebek, tersangka AP diketahui sedang berada di dalam kamar dan tengah bermain game online menggunakan handphone.
“Ktika dilakukan penggerebekan, tersangka tidak melakukan perlawanan. Ia diamankan saat berada di dalam kamar kontrakan,” ungkap Kapolres.
Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan di dalam rumah tersebut. Dari hasil penggeledahan, ditemukan ratusan paket sabu yang disembunyikan secara rapi.
"Sebanyak 112 paket sabu ditemukan disimpan dalam lempitan baju yang berada di dalam lemari pakaian milik tersangka, tepatnya di sela-sela pakaian. Ini merupakan modus untuk mengelabui petugas," jelas Kapolres.
Selain sabu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti lain, berupa timbangan digital, dua pack plastik klip bening, serta satu unit handphone yang diduga digunakan untuk transaksi.
Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang bandar berinisial MO yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
“Transaksi dilakukan di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Tersangka mengaku sudah lima kali menerima suplai dari bandar tersebut,” terang Kapolres.
Kapolres menambahkan, motif tersangka terlibat dalam peredaran narkoba, diduga karena tekanan ekonomi, mengingat yang bersangkutan tidak memiliki pekerjaan tetap dan harus menghidupi keluarga.
“Alasan tersangka karena faktor ekonomi. Ia memiliki seorang anak yang masih bayi dan tidak memiliki pekerjaan tetap,” katanya.
Atas perbuatannya, tersangka AP dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara.
Kapolres menegaskan, pihaknya akan terus memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Serang dan mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas serupa. (Daeng Yusvin/Mdn)
Peringati Hardiknas, Kasrem 044/ Gapo: Pendidikan Fondasi Utama Pembentukan Karakter Bangsa
REFORMASI-ID | Palembang – Kepala Staf Korem 044/Garuda Dempo, Kolonel Inf Andi Gus Wulandri, mewakili Danrem 044/Gapo, menghadiri Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Senin (4/5/2026).
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri pula unsur Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, tokoh pendidikan, serta pelajar dari berbagai sekolah di wilayah Sumatera Selatan.
Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini mengusung tema, "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua". Semangat tersebut memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang inklusif, berkarakter, dan berdaya saing global.
Dalam kesempatan tersebut melalui Penrem 044/Gapo, Kasrem 044/Gapo menyampaikan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berintegritas, serta cinta tanah air.
“Korem 044/Gapo mendukung setiap upaya pemerintah dalam memajukan sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Generasi muda yang terdidik dengan baik akan menjadi kekuatan besar bagi kemajuan Indonesia di masa depan,” ujar Kolonel Inf Andi Gus Wulandri.
Lebih lanjut disampaikan, melalui momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional ini, diharapkan terwujud sinergitas yang semakin kuat antara seluruh komponen bangsa dalam upaya menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas, merata, dan berdaya saing.
Selain pelaksanaan upacara, kegiatan juga diisi dengan penampilan seni dari pelajar serta penyerahan penghargaan kepada insan pendidikan yang berprestasi di Provinsi Sumatera Selatan. (Mdn)
Wujudkan Kamseltibcarlantas, Subden C Detasemen Perintis Laksanakan Gatur Lalin di Kawasan Gunung Putri
03 Mei 2026
Sah!!! Bambang Iswahyudi Nahkodai Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sektor Setu
02 Mei 2026
Desk Ketenagakerjaan Polri Tunjukkan Kinerja Nyata, Sejalan dengan Arahan Presiden pada May Day 2026
* Apresiasi Presiden RI dan pimpinan konfederasi buruh pada May Day di Monas
* Penyusunan Standar Kompetensi Kerja Khusus (SK3) petugas Desk Ketenagakerjaan
* Penghargaan internasional dari ITUC Asia Pacific kepada Kapolri
* Penyelamatan dan pemulangan pekerja migran korban TPPO
* Penanganan perkara ketenagakerjaan secara profesional dan humanis
Baharkam Polri Tuntaskan Bintek Penerapan Sistem Manajemen Pengamanan di PT. Antam Ternate
Polisi Dekatkan Diri dengan Gen Z Lewat Turnamen E-Sport Mobile Legends Kapolres Cilegon Cup 2026
REFORMASI-ID | Cilegon, Banten - Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Dr Martua Raja Taripar Laut Silitonga, secara resmi membuka Turnamen Mobile Legends Bang Bang (MLBB) Kapolres Cilegon Cup 2026, pada Sabtu (2/5/2026).
Dalam sambutannya, Martua Silitonga menyampaikan, bahwa kegiatan Turnamen E Sports Mobile Legends Bang Bang (MLBB) Kapolres Cilegon Cup 2026, dalam rangka memberikan ruang edukasi positif dan kreatif bagi generasi muda Kota Cilegon, khususnya bagi para pelajar serta sebagai bentuk penyaringan bibit unggul potensial dalam bidang E Sports.
Turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Wicaksana Leghawa Polres Cilegon, Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Dr Martua Raja Taripar Laut Silitonga, Wakapolres Cilegon KOMPOL M. Ridzky Salatun, Kabagops Polres Cilegon AKP Choirul Anam, Kasat Samapta Polres Cilegon AKP Agus Hendratno, Kasie Propam Polres Cilegon AKP Herry Susanto, Kasie Humas Polres Cilegon AKP Sigit Darmawan, dan Kasie Keu Polres Cilegon IPTU TB. Tatang Taftazany.
Martua Silitonga menegaskan, bahwa kegiatan positif seperti Turnamen E Sports Mobile Legends Bang Bang (MLBB) Kapolres Cilegon Cup 2026 ini, diharapkan dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus menjauhkan diri dari aktivitas negatif.
"Saya ucapkan, selamat datang kepada adik adik pelajar seluruh peserta turnamen E Sports MLBB Kapolres Cilegon Cup 2026," ujar Kapolres dalam sambutan pembukanya, Sabtu (2/5/2026).
Kapolres juga menyampaikan, bahwa kegiatan Turnamen E Sports Mobile Legends Bang Bang (MLBB) Kapolres Cilegon Cup 2026 tersebut, diikuti oleh 150 orang tergabung kedalam 30 tim yang berasal dari kalangan pelajar SLTP & SLTA di Kota Cilegon dengan menggunakan format kompetisi sistem gugur.
"Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pada hari ini, adalah tidak lain untuk membangun generasi muda yang positif dan kreatif dengan memiliki nilai sportifitas. Kegiatan ini, juga diharapkan menjadi salah satu sarana untuk menanamkan nilai kejujuran serta kedisiplinan," ujar Kapolres.
Dikatakan, perkembangan teknologi dan dunia digital, telah membawa perubahan besar, khususnya bagi generasi muda.
E-sports, kini bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana membangun kreativitas, kerja sama tim, dan semangat kompetisi yang sehat.
"Melalui kegiatan ini, Polres Cilegon ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda, dengan menyediakan wadah yang positif, produktif, dan kompetitif," terang Kapolres.
"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Turnamen Mobile Legends Kapolres Cilegon Cup 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka. Terima kasih atas perhatian dan partisipasinya," tutup Kapolres, pada kata sambutannya. (Daeng Yusvin/Mdn)
“Kartini Tubaba” Maulidah Zauroh Pimpin PW Fatayat NU Lampung 2026–2031
REFORMASI-ID | LAMPUNG — Maulidah Zauroh, M.A.Pd., sosok perempuan asal Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) yang dijuluki “Kartini Tubaba”, resmi terpilih sebagai Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Lampung masa khidmat 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Wilayah (Konferwil) yang berlangsung di Hotel Horison Bandar Lampung, Kamis (30/04/2026) hingga Jumat (01/05/2026).
Konferwil berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan dihadiri oleh jajaran pengurus serta perwakilan daerah. Turut hadir Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Fatayat NU, Ela Siti Nuryamah, yang memberikan arahan strategis kepada peserta terkait penguatan organisasi dan peran perempuan muda.
Dalam sambutannya, Ketua demisioner, Wirda, menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh kader selama masa kepemimpinannya. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu melanjutkan dan meningkatkan capaian organisasi.
“Saya berharap kepemimpinan yang baru dapat membawa Fatayat NU Lampung semakin maju, solid, dan berkontribusi lebih luas,” ujarnya.
Sementara itu, dalam pidato perdananya, Maulidah Zauroh menegaskan komitmennya untuk menghadirkan semangat pembaruan dalam tubuh organisasi. Ia menekankan pentingnya peran Fatayat NU sebagai wadah pemberdayaan perempuan muda di berbagai sektor.
“Fatayat NU harus menjadi ruang pemberdayaan perempuan, baik dalam bidang sosial, pendidikan, maupun ekonomi. Kita perlu memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas kontribusi nyata di tengah masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga nilai Ahlussunnah wal Jamaah sebagai landasan gerakan organisasi, dengan tetap adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, Konferwil ini menjadi momentum strategis dalam merumuskan arah kebijakan serta program kerja organisasi ke depan, termasuk penguatan struktur hingga tingkat akar rumput dan sinergi dengan berbagai pihak.
Maulidah Zauroh lahir di Dayamurni, Kabupaten Tulang Bawang Barat, pada 11 September 1986. Ia menempuh pendidikan di SDN 1 Dayamurni, MTs MHM Dayamurni, dan MAN Denanyar Jombang, Jawa Timur. Pendidikan sarjana diselesaikan di STAI Ma’arif Metro, Lampung, sementara pendidikan magister hingga doktoral ditempuh di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang dimilikinya, Maulidah diharapkan mampu membawa PW Fatayat NU Lampung menjadi organisasi yang lebih progresif, inklusif, dan berdaya guna, khususnya dalam memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah. (**)
Ungkap Kasus Curat, Polisi: Pelaku Dibekuk di Katibung
REFORMASI-ID | Lampung Selatan - Tim Tekab 308 Polres Lampung Selatan bersama Unit Reskrim Polsek Katibung berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat). Pelaku diamankan di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan.
Kapolsek Katibung Iptu Dita Hidayatullah, S.H., M.H. mengatakan, pelaku berinisial NS als Dayat (28), warga Karang Anyar, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan, telah diamankan setelah dilakukan serangkaian penyelidikan.
“Pengungkapan ini berdasarkan laporan polisi yang masuk, kemudian tim melakukan penyelidikan hingga pelaku berhasil diamankan,” kata Dita.
Ia menjelaskan, penangkapan dilakukan pada Rabu, 29 April 2026 sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, tim gabungan Tekab 308 Polres Lampung Selatan dan Unit Reskrim Polsek Katibung memperoleh informasi terkait keberadaan pelaku di wilayah Desa Tanjung Agung.
Setelah memastikan informasi tersebut, petugas langsung bergerak ke lokasi dan mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya melakukan pencurian bersama rekannya berinisial JUN yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).
Kasus ini bermula pada Minggu, 18 Januari 2026 sekitar pukul 09.00 WIB di Dusun Tanjung Agung RT 002/003 Desa Tanjung Agung, Kecamatan Katibung. Pelaku diduga memanfaatkan kelengahan korban dengan masuk ke area dapur rumah dan mengambil barang berharga.
Barang yang diambil berupa satu unit sepeda motor Honda Beat BE 3274 AR warna hitam, satu unit handphone Oppo A9, serta dompet berisi uang tunai Rp1.000.000. Akibat kejadian tersebut, korban Mariza Aseptiana mengalami kerugian sekitar Rp10.000.000 dan melaporkannya ke Polsek Katibung.
“Pelaku melakukan pencurian dengan memanfaatkan situasi sepi dan kelengahan korban. Saat ini kami masih melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku lainnya,” ujar Dita.
Dalam kasus ini, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone Oppo warna biru yang diduga hasil kejahatan. Sementara itu, pelaku telah diamankan di Mapolsek Katibung untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara. Polisi menegaskan akan menuntaskan kasus ini hingga ke proses hukum serta memburu pelaku lain yang masih buron. (*)
Edukasi dan Aksi K-9 Serta Turangga Pukau Pengunjung PetFest 2026 di ICE BSD
01 Mei 2026
Tanah yang Dipertahankan, Negara yang Dinantikan
Di sebuah lapangan, di Jalan Usman Harun, siang itu tidak ada yang benar-benar santai. Matahari tertutup awan hitam yang menggantung, sisa hujan yang merimis, dan udara sejuk meski terasa lebih berat. Seolah-olah setiap orang yang duduk di kursi plastik, berdiri di pinggir lapangan, atau sekadar menyandarkan tubuh di tembok, sedang memikul satu pertanyaan yang sama: “Sampai kapan kami di sini?”
Begitu juga soal digesernya lurah kelurahan Kebon Pala ke Makasar, dikatakan hasil perjuangannya. Digesernya camat kecamatan Makasar ke Kramatjati, hasil perjuangannya. Faktanya, kala itu memang sedang terjadi rotasi lebih dari 2.700 pejabat eselon 3 dan 4 di DKI Jakarta.
Sebelumnya, suasana juga sempat dilunakkan oleh hujan, kemudian oleh tausiyah.
Konflik "tanah perjuangan" di Kebon Pala bukan hanya soal siapa pemilik tanah. Tapi juga soal siapa yang tetap bertahan, siapa yang mulai goyah, siapa yang diam-diam berbeda arah.
- status tanah tetap tidak jelas- klaim pihak lain menguat- atau ada langkah penertiban
Tampil Memikat di Persit Bisa 2, Benang Kain Embroidery Angkat Wastra Lokal Berkelas
REFORMASI-ID | Bandung - Nuansa klasik berpadu dengan sentuhan modern hadir memikat dalam ajang Persit Bisa 2 yang digelar pada 7, 8, dan 9 Mei 2026 di Balai Kartini, Jakarta. Di antara deretan pelaku UMKM yang ambil bagian, nama Benang Kain Embroidery mencuri perhatian lewat karya-karya wastra lokal yang elegan dan berkarakter.
Di balik brand tersebut, sosok Ny. Ayu Triyadi tampil sebagai motor kreatif yang konsisten menghadirkan produk berbasis bordir dengan kualitas tinggi. Mengusung filosofi memadukan tradisi dan tren masa kini, Benang Kain Embroidery menghadirkan beragam koleksi seperti kebaya bordir, kain bordir, vest, hingga gamis bordir yang dirancang dengan detail presisi.
Kehadiran UMKM ini dalam pameran Persit Bisa 2 tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga bentuk nyata dukungan terhadap pelestarian wastra Nusantara. Produk-produk yang ditampilkan memperlihatkan bagaimana kain tradisional dapat dikemas secara modern tanpa kehilangan identitas budaya.
Salah satu produk yang paling diminati pasar adalah bahan kebaya bordir, yang dinilai memiliki daya tarik kuat baik dari segi estetika maupun fleksibilitas desain. Kain ini banyak dipilih karena mampu menghadirkan kesan anggun sekaligus eksklusif, cocok untuk berbagai kesempatan formal maupun semi-formal.
Partisipasi Benang Kain Embroidery juga mendapat dukungan dari jajaran Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXI Pussiberad PG Mabesad. Pembina Persit, Brigjen TNI Dr. Fransiscus Ari Susetio, S.E., M.Han., bersama Ketua Persit, Ny. Theresa Ari Susetio, terus mendorong para pelaku UMKM binaan untuk berkembang dan berdaya saing di pasar yang lebih luas.
Tak hanya aktif dalam pameran, Benang Kain Embroidery juga telah memiliki basis usaha yang representatif. UMKM ini berlokasi di Ruko Burgundy No. RAL 33, Summarecon Bekasi, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat 17123, yang menjadi pusat produksi sekaligus etalase karya-karya unggulan mereka.
Melalui ajang Persit Bisa 2 ini, Benang Kain Embroidery tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga pengalaman estetika—mengajak pengunjung menikmati harmoni antara seni, kualitas, dan profesionalitas dalam satu ruang. Sebuah bukti bahwa wastra lokal, dengan sentuhan inovasi, mampu tampil sebagai ikon gaya yang tak lekang oleh waktu. (TJ)
30 April 2026
HUT ke-29 Kota Bekasi, Kecamatan Pondokgede Gelar Tasyakuran dan Halal Bihalal
REFORMASI-ID | Kota Bekasi - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Bekasi menjadi momentum refleksi bagi Pemerintah Kota Bekasi dalam melihat perjalanan pembangunan yang telah dilalui sekaligus merumuskan langkah ke depan.
Seperti halnya peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Bekasi yang digelar kecamatan Pondokgede di Pendopo dan Halaman Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, kamis (30/4/2026).
Dalam sambutannya, Camat Pondokgede Zainal Abidin Syah menyampaikan bahwa berbagai capaian telah diraih Kota Bekasi. Namun demikian, ia menegaskan bahwa masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan bersama demi mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan.
Camat Pondokgede, Zainal Abidin Syah menyampaikan bahwa Kota Bekasi saat ini meraih Penghargaan Indeks Kota Toleran (IKT) yang ke-5.
"Tentu sudah banyak capaian yang diraih dan bisa kita persembahkan, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama,” ujar Zainal.
Camat juga menyinggung asta cita dan Indonesia Emas 2045 untuk menjadi negara maju, modern, dan berdaya saing global. Fokus utamanya adalah memanfaatkan bonus demografi dengan membangun SDM unggul, berkualitas, berpendidikan, serta sehat, terutama melalui peran generasi muda. Pembangunan SDM Unggul dengan malakukan penanganan stunting, peningkatan gizi melalui makan bergizi gratis, dan peningkatan kualitas pendidikan dengan Optimalisasi Generasi Muda.
Camat mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, gotong royong, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan Kota Bekasi tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat.
“Ini hanya bisa dilakukan apabila masyarakatnya bersatu, mau bergotong royong, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungannya. Pemerintah tentu hanya menggelorakan semangatnya, tetapi masyarakatlah yang bergerak bersama, Semoga tercapai Kota Bekasi yang nyaman dan sejahtera ," ucapnya.
Salah satu tokoh yang juga pengurus FBR yang dikenal dengan panggilan bang Jalu memberikan harapan dan ucapan Selamat HUT ke-29 Kota Bekasi.
"Semoga kota patriot ini semakin keren, maju, sejahtera, dan nyaman bagi warganya. Harapannya Bekasi terus berkembang dengan pembangunan yang berkelanjutan," Ucapnya.
HUT Kota Bekasi ke-29 di kecamatan Pondokgede dimeriahkan dengan gebyar UMKM dan layanan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) gratis. (Agus W)
Perkuat Kompetensi Personel 36 Polda, Ditpamobvit Fokus pada Reformasi Polri dan Pengamanan Strategis
29 April 2026
Perkuat Keamanan Aset Negara, Baharkam Polri dan Kemenko Polkam Evaluasi Pengamanan Obvitnas
Ads 970x90























