Media Reformasi Indonesia (MRI): Komunitas
Tampilkan postingan dengan label Komunitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komunitas. Tampilkan semua postingan

20 Oktober 2026

Kopontren ID Jadi Wadah Ketahanan Pangan, Ekonomi dan Digitalisasi Pesantren



REFORMASI-ID | Depok - Pesantren mulai didorong mengambil peran lebih besar dalam penguatan ketahanan pangan dan penciptaan lapangan kerja. Di Depok, Jawa Barat, upaya itu diwujudkan melalui pengembangan budidaya sorgum, pelatihan keterampilan kerja bagi santri, dan penerapan sistem digital untuk pengelolaan pesantren.

Ketiga agenda tersebut menjadi bagian dari kegiatan Gerakan Satu Juta Santri Menanam Sorgum oleh Koperasi Pondok Pesantren Indonesia (Kopontren ID) yang berlangsung di Pesantren Al-Hikam, Depok, pada 19–20 Oktober 2026.

Pengembangan sorgum menjadi salah satu program yang mendapat perhatian. Komoditas ini akan dikembangkan melalui rangkaian kegiatan mulai dari budidaya, penanganan pascapanen, hingga pengolahan menjadi produk bernilai tambah, seperti beras sorgum, tepung, dan makanan olahan.

Pada tahap awal, program tersebut melibatkan jejaring 10 wilayah pesantren sebagai percontohan. Melalui skema ini, pesantren diharapkan tidak hanya menjadi konsumen bahan pangan, tetapi juga terlibat dalam proses produksi dan pengembangan usaha.

Sekretaris Jenderal Kopontren Indonesia, Bobby Arvian James, mengatakan penguatan ekonomi pesantren perlu ditopang oleh pemanfaatan potensi lokal dan pengembangan teknologi.

Menurut dia, pengembangan sorgum dapat membuka peluang usaha baru, termasuk pengolahan produk pangan untuk memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas.

Namun, pengembangan komoditas tersebut membutuhkan lebih dari sekadar kegiatan penanaman. Ketersediaan benih, pendampingan budidaya, penguasaan teknologi pascapanen, serta kepastian pembeli menjadi faktor penting agar usaha dapat berjalan secara berkelanjutan.

Jika rantai produksi dapat dibangun dengan baik, kegiatan pertanian berbasis pesantren berpeluang Kopontren ID membangun ekosistem melibatkan santri, petani, koperasi, dan pelaku usaha di lingkungan sekitar.

Menyiapkan santri memasuki pasar kerja

Selain sektor pangan, Kopontren Indonesia mengembangkan program Pesantren Prakerja yang diarahkan untuk meningkatkan keterampilan santri agar dapat bersaing di pasar kerja, termasuk peluang kerja di luar negeri.

Pelatihan kerja tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan keahlian peserta sesuai kebutuhan dunia usaha. Pelaksanaannya perlu ditopang kurikulum yang relevan, sertifikasi kompetensi, penguasaan bahasa, serta pemahaman mengenai prosedur penempatan tenaga kerja yang berlaku di negara tujuan.

Dengan persiapan tersebut, pendidikan pesantren diharapkan dapat memberikan bekal tambahan bagi santri yang ingin memasuki dunia kerja tanpa meninggalkan latar belakang pendidikan keagamaan mereka.

Program berikutnya adalah penerapan Sistem Pesantren Digital (Sitrendi). Sistem ini ditujukan untuk membantu pengelolaan administrasi, keuangan, jejaring bisnis koperasi, dan kegiatan pembelajaran.

Digitalisasi dinilai dapat menjadi instrumen untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan lembaga. Meski demikian, pemanfaatannya membutuhkan kesiapan pengelola, infrastruktur, dan pendampingan agar teknologi benar-benar menjawab kebutuhan pesantren.


Menghubungkan pesantren dengan dunia usaha

Kegiatan di Pesantren Al-Hikam juga mencakup pembahasan mengenai pengolahan dan hilirisasi sorgum, peluang energi baru dan terbarukan, peluang ekspor, serta pengembangan sistem digital pesantren.

Sejumlah pejabat pemerintah, pimpinan pesantren, akademisi, dan praktisi industri tercantum dalam daftar undangan kegiatan tersebut. Nama yang disebutkan antara lain Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Basnang Said, dan Wali Kota Depok Supian Suri. Kehadiran masing-masing pejabat perlu dikonfirmasi secara terpisah.

Pengembangan ekonomi pesantren melalui tiga program tersebut memperlihatkan upaya menghubungkan pendidikan, pertanian, keterampilan kerja, dan teknologi dalam satu ekosistem.

Tantangan utamanya adalah memastikan program memiliki keberlanjutan setelah kegiatan berlangsung. Indikator seperti peningkatan produksi, nilai penjualan produk, jumlah santri yang memperoleh sertifikasi keterampilan, penempatan kerja, serta jumlah pesantren yang aktif menggunakan sistem digital dapat menjadi tolok ukur keberhasilan.

Dengan ukuran yang jelas, pengembangan ekonomi pesantren tidak berhenti sebagai agenda kegiatan, tetapi dapat berkembang menjadi model pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi santri dan masyarakat.

22 Maret 2025

Bukber SDN 02 Majenang Menjadi Ajang Silaturahmi di Bulan Suci Ramadhan




REFORMASI-ID | Majenang - Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Majenang mengadakan Buka Puasa Bersama (Bukber) yang berlangsung dihalaman SDN 02 Majenang, Jl. Pembangunan Nomor 5, Desa Majenang, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan pada Kamis, 20 Maret 2025.

Kegiatan Bukber yang digelar bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar guru dan murid serta mencari keberkahan Ramadhan

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala Desa Majenang, Ita, Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 02 Majenang, Ikhsan, dari satuan pendamping pendidikan, anggota komite sekolah, perwakilan paguyuban dari kelas 1-6, dewan guru, perwakilan guru TK dan Paud Mekar Majenang dan siswa-siswi SDN 02 Majenang.

Dalam keterangannya Kepsek SDN 02 Majenang yang biasa disapa Ita mengatakan bahwa kegiatan ini untuk mempererat tali silaturahmi dan mencari keberkahan Ramadhan.

"Tujuan kegiatan buka puasa bersama di SDN 02 Majenang untuk mempererat silahturahmi antar murid dan guru serta menjadi momentum tahunan setiap bulan Suci Ramadhan," ujarnya.

Walaupun, sambungnya, hidangan yang kita sajikan ala kadarnya, karena semua murni dari kita dan untuk kita tanpa ada donatur, tetapi hikmah dari kegiatan ini sangat bermanfaat.

"Dalam kegiatan ini kita hanya berharap mendapatkan keberkahan di Bulan Ramadhan dan kebersamaan serta kekompakan terus terjalin selamanya," pungkasnya.

(Red)

10 Maret 2025

JDN Akan Gelar Doa Acara Bertajuk "Momentum Kebangkitan Doa Nasional"




REFORMASI-ID | Jakarta - Jaringan Doa Nasional (JDN) mengumumkan akan menggelar acara besar bertajuk “Momentum Kebangkitan Doa Nasional” pada 20 Mei 2025.

Hal ini disampaikan oleh Pdt. Aristarkus Tarigan, Fasilitator Umum JDN sekaligus Ketua Panitia acara, dalam konferensi pers yang diadakan di GKB Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (10/03).

Acara ini akan dipusatkan di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Jawa Barat, dan disiarkan secara serentak di 514 kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Dijadwalkan berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 18.00 WIB.

Pdt. Aristarkus mengungkapkan bahwa JDN sedang menginisiasi kegiatan ini bersama Tubuh Kristus untuk menyatukan kembali para pemimpin gereja di Indonesia melalui doa, pujian, dan penyembahan kepada Tuhan.

“Kami meminta bantuan teman-teman media untuk mensosialisasikan acara ini ke seluruh Indonesia. Tidak bisa hanya JDN, karena ini semua milik Kristus. Kita berharap bisa berkolaborasi untuk kebangkitan Indonesia,” jelasnya.

Tiga Tujuan Utama

Menurut Pdt. Aristarkus, ada tiga tujuan utama dari acara Momentum Kebangkitan Doa Nasional ini:

1. Menyatukan Tubuh Kristus – Mengajak para pemimpin gereja untuk bersama-sama merendahkan diri di hadapan Tuhan.

2. Menggumuli Situasi Bangsa – Menghadapi tantangan bangsa seperti bencana alam, meningkatnya gelombang PHK, korupsi yang semakin merajalela, serta isu ekonomi dan ketidakpastian masa depan.

3. Mempersatukan Hati dalam Pemberitaan Injil – Menguatkan komitmen pelayanan di akhir zaman.

“Adapun target kita adalah mengumpulkan 1.000 pendeta yang serentak akan dilakukan di berbagai kota di Indonesia,” tambah Pdt. Aristarkus.

Dalam acara ini, tidak ada satu pun hamba Tuhan yang dianggap sebagai bintang utama. Semuanya diundang untuk meratap, menangis, dan berdoa bersama demi kemajuan bangsa ini.

Periode 20 Tahun dan Kebangkitan Rohani

Pdt. Tony Mulia, mentor fasilitator JDN sekaligus tim pengarah acara, menyebutkan bahwa setiap 20 tahun Indonesia mengalami periode tantangan besar. “Dari tahun 1945, 1965, 1985, dan kini 2025. Seperti halnya Ribka yang berdoa selama 20 tahun hingga melahirkan Esau dan Yakub, kami berharap tahun ini akan lahir sesuatu yang besar bagi bangsa ini,” paparnya.

Heri Pratomo, Sekretaris Umum JDN sekaligus Sekretaris Umum Panitia, menekankan pentingnya kesatuan dalam doa. “Pemerintahan kita baru, tapi persoalannya besar. Korupsi tinggi meski religiusitas juga tinggi, ini sebuah paradoks,” ungkapnya.

Ajakan Untuk Berpartisipasi

Sebagai penutup, Pdt. Aristarkus mengajak seluruh pemimpin gereja untuk terlibat dalam acara ini. “Inilah saatnya Indonesia mengalami gelombang kebangkitan rohani yang lebih besar dan melalui gereja-Nya cahaya kemuliaan-Nya terpancar di seluruh Negeri (Yesaya 60:1-2),” tegasnya.

Acara konferensi pers ini juga dihadiri oleh Ps. Festy Sarumaha selaku Fasilitator Mobilisasi JDN dan Bidang Acara dalam kepanitiaan ini.

Dukungan dan Kontak Informasi

Bagi yang tergerak untuk mendukung Momentum Kebangkitan Doa Nasional ini, dapat memberikan donasi melalui rekening:
Perhimpunan Konferensi Nasional/JDN, CIMB NIAGA: 800047896300.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

Festy: 08171724226

Heri P: 08122306289

Sekretariat JDN (Liza): 08212529378

Acara ini diharapkan menjadi titik balik dalam menggerakkan kebangkitan rohani dan perubahan nyata bagi Indonesia.

27 Februari 2025

Macan Nusantara Bersatu DPC Kabupaten Bekasi Siap Jaga Kondusifitas Keamanan Selama Ramadhan




REFORMASI-ID | Bekasi - Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Macan Nusantara Bersatu (MNB) DPC Kabupaten Bekasi siap menjaga keamanan selama bulan suci Ramdhan. Kamis, 27 Februari 2025.

Marhum Sulaiman Ketua MNB DPC Kab. Bekasi menyampaikan komitment MNB dalam membantu menjaga keamanan selama Ranadhan.

"Kami (MNB-red) siap membantu menjaga kondusifitas keamanan selama bulan suci Ramadhan," ujarnya.

Ia juga mengatakan, hal tersebut menjadi komitment kehadiran MNB dapat bermanfaat dimasyarakat.

"Kami akan tetap bersinergi dengan aparat keamanan dan pemerintah setempat untuk menciptakan keamanan selama bulan suci Ramadhan," jelasnya.

"Semua itu kami lakukan agar seluruh masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk, nyaman, damai dan penuh berkah," tambahnya.

"Marhaban ya Ramadhan, selamat datang bulan suci penuh berkah," pungkasnya.

(Red)

20 Januari 2025

BPMA dan Media Reformasi Indonesia Santuni Anak Yatim di Nulam Campsite




REFORMASI-ID | Bogor - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama Media Reformasi Indonesia sukses menggelar kegiatan sosial yang penuh makna di Nulam Campsite, Jonggol, pada 18-20 Januari 2025. 

Acara yang mengusung konsep santunan anak yatim sekaligus Diklat Jurnalistik dan healing ini, dihadiri oleh insan pers beserta keluarganya, anak-anak yatim, dan sejumlah tokoh masyarakat.

Kegiatan ini diawali dengan ceramah oleh Ketua ICMI Kabupaten Bekasi, H. Mulyadi, yang mengapresiasi kolaborasi antara BPMA, Media Reformasi Indonesia, dan Nulam Campsite. 

“Memberikan santunan kepada anak yatim adalah wujud kepedulian dan pengamalan nilai-nilai Islam. Dalam Al-Qur'an, anak yatim memiliki kedudukan istimewa. Kegiatan ini tidak hanya membawa manfaat duniawi, tetapi juga menjadi ladang pahala bagi kita semua,” ujar H. Mulyadi.

BPMA dan Dukungan untuk Anak Yatim

BPMA, lembaga yang bertugas mengelola dan mengawasi kegiatan hulu migas di Aceh, telah lama berkomitmen pada tanggung jawab sosial. Kolaborasi ini merupakan salah satu bentuk nyata dukungan BPMA terhadap kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat, khususnya anak yatim.

Peran Media Reformasi Indonesia

Media Reformasi Indonesia, sebuah media online yang didirikan Wisnu Wicaksana dan Mahar Prastowo, selain menjalankan fungsi pers juga turut memfasilitasi kegiatan sosial santunan yatim. Ini sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat. Selain santunan, kegiatan ini juga memberikan ruang healing bagi anak yatim, keluarga insan media, dan para jurnalis itu sendiri.

Eksplorasi dan Edukasi di Nulam Campsite

Nulam Campsite di Jonggol dipilih sebagai lokasi karena suasananya yang asri dan menenangkan. Anak-anak yatim dan keluarga insan media diajak mengeksplorasi alam, menikmati keindahan tempat ini, dan mengikuti berbagai aktivitas rekreasi. Sementara itu, para jurnalis mendapatkan pembekalan berharga, antara lain:

1. Pendalaman UU ITE oleh Praktisi Hukum Ferry Irawan, yang membahas pentingnya memahami etika dan hukum dalam penggunaan media digital.

2. Kemampuan Menulis oleh Hatta Tahir, yang memberikan teknik-teknik menulis yang inspiratif dan informatif.

3. Manajemen Bisnis Media oleh Mahar Prastowo, yang membantu insan media memahami strategi pengelolaan media di era digital.

Santunan dalam Perspektif Islam

Santunan kepada anak yatim merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Rasulullah SAW bersabda, "Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini," sambil beliau menunjukkan dua jarinya yang dirapatkan (HR. Bukhari). Kegiatan ini menjadi wujud nyata pengamalan ajaran Islam, sekaligus memberikan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.

Kolaborasi antara BPMA, Media Reformasi Indonesia, dan Nulam Campsite menjadi bukti nyata bagaimana sinergi berbagai pihak dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat kepada anak yatim, tetapi juga membuka peluang refleksi dan pengembangan diri bagi insan media. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut di masa mendatang.

24 Desember 2024

Penutupan TPA Burangkeng Menjadi Sorotan Ketua Ormas MNB




REFORMASI-ID | Bekasi - Ketua Organisasi Masyarakat (Ormas) Macan Nusantara Bersatu (MNB) Kabupaten Bekasi, Marhum Sulaiman angkat bicara terkait aliansi aktivis lingkungan hidup menutup TPA Burangkeng.

Marhum Sulaiman menilai tindakan yang dilakukan aliansi aktivis lingkungan hidup harus segera ditanggapi pemerintah.

"Penutupan yang dilakukan aliansi aktivis lingkungan hidup harus segera mendapat tanggapan dari pemerintah," ujarnya, Selasa, 24 Desember 2024 kepada awak media.

Saya menilai, lanjutnya, aksi yang dilakukan sebagai bentuk kekecewaan yang begitu besar terhadap Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang seolah-olah tidak serius memperbaiki TPA Burangkeng.

"Untuk itu pemerintah, khususnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup harus segera melakukan perbaikan," tambahnya.

Sebelumnya, papar Marhum, kita semua tau Menteri Lingkungan Hidup Sidak TPA Burangkeng dan menyegel TPA Burangkeng.

"Ada baiknya sebelum terjadi gejolak yang lebih besar, Pemkab Bekasi khususnya Dinas LH mengambil keputusan yang bijaksana," pungkasnya.

(Red)

09 Desember 2024

Media Center DPRD Kabupaten Bekasi Harus Segera Dirombak, Kong Abray yang Pantas Jadi Ketua




REFORMASI-ID | Bekasi - Dukungan terus mengalir dari para awak media di Kabupaten Bekasi kepada Kong Abray untuk menjabat sebagai Ketua Media Center DPRD Kabupaten Bekasi.

Sosok Kong Abray dinilai mampu menjadi penghubung yang solid antara lembaga legislatif dan publik, khususnya melalui kerja sama yang baik dengan insan pers.

Sejumlah jurnalis lokal menyampaikan harapan agar Kong Abray dapat membawa perubahan positif dalam peran Media Center DPRD. Mereka meyakini, di bawah kepemimpinannya, hubungan DPRD dengan media akan semakin transparan, profesional, dan efektif.

“Kong Abray memiliki pengalaman panjang di dunia jurnalistik, selain itu, ia juga dikenal mampu menjaga komunikasi yang baik antara DPRD dan rekan-rekan media. Kami yakin beliau bisa menjadi penggerak Media Center yang lebih aktif dan responsif,” ujar Kong Madrawi salah satu jurnalis senior di Kabupaten Bekasi.

Hal senada juga disampaikan oleh Baba Erte Konyih wartawan media online lokal, yang menyebut bahwa Kong Abray memahami dinamika dan tantangan yang dihadapi awak media dalam menjalankan tugas.

“Kami percaya, jika Kong Abray memimpin, transparansi informasi dari DPRD ke masyarakat melalui media akan semakin baik. Beliau mengerti bagaimana pentingnya pemberitaan yang akurat dan berimbang,” tambah Erte Konyih

Kong Abray sendiri telah menunjukkan dedikasi dalam membangun sinergi antara DPRD dan media. Beberapa program komunikasi yang melibatkan awak media telah berjalan dengan baik di bawah pengawasannya, membuat banyak pihak optimistis akan kinerjanya di masa depan.

Dengan dukungan penuh dari para awak media, diharapkan Kong Abray dapat mengemban amanah ini dengan baik dan memberikan kontribusi nyata dalam memajukan komunikasi publik di Kabupaten Bekasi.
(MC)

08 Desember 2024

Komunitas Sosial Fosilagi Rencanakan Aksi Sosial Dalam Rapat Internal




REFORMASI-ID | Bekasi - Forum Silaturahmi Berbagi (Fosilagi) menggelar rapat internal di Kebun Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, untuk program aksi sosial yang akan dilakukan. Minggu, 08 Desember 2024.

Fosilagi komunitas yang bergerak dibidang sosial berdiri dari sekumpulan masyarakat yang peduli sosial.

Sajak berdirinya di tahun 2020 Fosilagi sudah melakukan beberapa aksi sosial diberbagai wilayah hampir di seluruh Indonesia.

Tupi Ketua Fosilagi mengatakan berdirinya Fosilagi dari teman-teman nongkrong yang peduli akan sosial.

"Berdirinya Fosilagi dari tahun 2020, awal mula Fosilagi dari kumpulan teman-teman nongkrong," ujarnya.

Kemudian, lanjut Tupi, kita berpikir dari pada nongkrong yang tidak ada arti lebih baik kita  menjadi perkumpulan yang bermanfaat.

"Alhamdulillah saat ini Fosilagi memiliki 13 anggota dan sudah melakukan aksi sosial dibeberapa wilayah Indonesia," jelasnya.

"Fosilagi sendiri memiliki kegiatan rutin Berbagi Sembako atau yang biasa kita sebut Beko serta pendistribusian Al-Qur'an dan Iqro," tambahnya.

Semua itu, sambung Tupi, hasil dari urunan anggota, berapa pun yang kita dapat, kita distribusikan untuk kegiatan sosial.

"Fosilagi sendiri tidak memiliki donatur tetap, karena kita terkendala legalitas," paparnya.

"Tetapi semua itu bukan halangan Fosilagi untuk berbuat baik, selagi kita bisa akan kita lakukan dan kalau bukan kita siapa lagi yang akan peduli dengan sesama," pungkasnya.

(Red)

07 Desember 2024

HUT ke-15 IKPI Cabang Bekasi: Refleksi, Harapan, dan Pandangan Pajak Masa Depan





REFORMASI-ID | Bekasi - Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Bekasi merayakan hari jadinya yang ke-15 dengan serangkaian kegiatan yang penuh semangat dan makna. Acara yang berlangsung di Binus University Kampus Bekasi ini diisi dengan berbagai agenda menarik, termasuk semifinal, final, dan pengumuman pemenang lomba cerdas cermat yg diselenggarakan oleh IKPI Bekasi yang sebelumnya diadakan pada 30 November 2024.

Ketua IKPI Cabang Bekasi, Iman Julianto, menjelaskan bahwa puncak perayaan ini diwarnai dengan prosesi potong tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan organisasi selama 15 tahun. “Kami berharap IKPI Cabang Bekasi semakin eksis, maju, berkembang, dan dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat serta negara,” ungkapnya.

Komitmen Mewujudkan Visi dan Misi IKPI

Dalam perjalanannya, IKPI berkomitmen mendukung negara dalam sektor perpajakan. Iman menegaskan bahwa IKPI, sebagai mitra strategis Direktorat Jenderal Pajak, berperan penting dalam membantu wajib pajak memahami dan melaksanakan hak serta kewajiban perpajakannya. “Kami ingin mencetak generasi muda yang berminat dalam profesi pajak dan menjadikan mereka agen perubahan sebagai konsultan pajak profesional,” ujarnya.

Tanggapan Terhadap Kebijakan Pajak: PPN 12%

Menyoal rencana pemerintah menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12%, Iman menyatakan dukungannya dengan catatan asas keadilan tetap dijaga. “Kami mendukung program pemerintah yang adil. Berdasarkan informasi, kenaikan PPN 12% hanya akan berlaku untuk barang-barang mewah. Ini langkah tepat karena yang memiliki kemampuan lebih seharusnya berkontribusi lebih besar,” tambahnya kepada awak media,  Sabtu (7/12/2024).

Lebih lanjut, Iman menjelaskan bahwa kebijakan ini tidak akan membebani masyarakat kecil, melainkan hanya ditujukan untuk transaksi barang mewah. Menurutnya, langkah ini sesuai dengan prinsip berkeadilan dan tidak akan berdampak signifikan pada masyarakat menengah ke bawah.

Wacana Tax Amnesty Jilid III

Iman juga menyoroti isu pengampunan pajak atau tax amnesty jilid III yang dikabarkan akan dilaksanakan pada semester kedua tahun 2025, seiring dengan penerapan sistem informasi pajak berbasis teknologi, Cortex, mulai Januari 2025. Program ini diharapkan menjadi kesempatan bagi wajib pajak untuk melaporkan harta yang belum tercatat sebelum dilakukan penegakan hukum.

“Pemerintah memberikan peluang bagi wajib pajak untuk memperbaiki kekurangan masa lalu. Dengan tax amnesty, aset-aset yang selama ini disembunyikan, termasuk yang berada di luar negeri, dapat masuk ke dalam sistem perpajakan nasional. Ini akan meningkatkan penerimaan negara dan menciptakan transparansi,” ujar Iman.

Tarif PPN di Indonesia: Bagaimana Posisi Kita?

Saat disinggung mengenai tarif PPN Indonesia yang akan mencapai 12% di awal 2025, Iman menegaskan bahwa kenaikan tersebut sudah melalui kajian matang. Ia mengakui tarif ini lebih tinggi dibanding negara-negara ASEAN lain, namun yakin pemerintah telah mempertimbangkan dampak dan manfaatnya. “Kebijakan pemerintah pasti telah dievaluasi dan dirancang untuk kebaikan bangsa dan rakyatnya,” imbuhnya.

Kenaikan UMK di Bekasi

Dalam diskusi, Iman juga menyoroti kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Bekasi. Dengan kenaikan 6,5%, UMK Bekasi pada 2025 mencapai Rp5.690.752, menjadikannya yang tertinggi di Indonesia. Ia mengingatkan agar kenaikan ini diimbangi dengan kemampuan badan usaha di daerah tersebut untuk memenuhi kewajiban gaji karyawan tanpa membebani industri.

“Keseimbangan antara kesejahteraan pekerja dan kemampuan pengusaha sangat penting agar roda ekonomi tetap berjalan dengan baik,” kata Iman.

Harapan untuk Masa Depan

Memasuki usia ke-15, IKPI Cabang Bekasi optimistis menghadapi tantangan di masa depan. Dukungan terhadap kebijakan pemerintah dan upaya mencetak profesional muda di bidang pajak menjadi fokus utama. Iman berharap, organisasi ini terus berkembang sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun sistem perpajakan yang adil dan transparan, demi kemajuan bangsa Indonesia.
(CP/red)