Amin Muslim Pimpin PERSINAS ASAD Manado, Nyoto Tekankan Pembinaan Berkelanjutan - Media Reformasi Indonesia (MRI)

28 Oktober 2026

Amin Muslim Pimpin PERSINAS ASAD Manado, Nyoto Tekankan Pembinaan Berkelanjutan



REFORMASI-ID | MANADO — M. Amin Muslim, S.Kom., memimpin Persinas ASAD Kota Manado periode 2026–2031. Ketua Pengprov Persinas ASAD Sulawesi Utara, AKP H. Nyoto, S.Sos., meminta kepengurusan baru memperkuat koordinasi organisasi dan menjalankan pembinaan pesilat secara rutin dan berkelanjutan.

OPelantikan berlangsung di Padepokan Persinas ASAD Kota Manado, Rabu (28/10/2026), bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Pembinaan karakter, kedisiplinan, dan peningkatan prestasi menjadi bagian dari agenda organisasi.


Nyoto menekankan pentingnya komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan pemerintah. Menurut dia, organisasi membutuhkan pengelolaan yang solid agar program pembinaan berjalan konsisten.

“Pengurus yang dilantik harus terus membangun komunikasi, berkolaborasi, dan berkoordinasi dengan baik, baik antarpengurus maupun lintas sektoral, termasuk dengan IPSI dan pemerintah,” ujar Nyoto.

Ia juga mendorong program latihan yang menjangkau berbagai kelompok usia, mulai dari usia dini hingga kelompok usia yang lebih matang. Pembinaan berkesinambungan diperlukan untuk menjaga regenerasi pesilat dan membuka peluang peningkatan prestasi.


Sementara itu, Amin menegaskan bahwa pencak silat tidak semata-mata mengajarkan teknik bela diri. Olahraga tersebut juga menjadi sarana membentuk kedisiplinan, mental tangguh, pengendalian diri, dan budi pekerti luhur.

“Persinas ASAD bukan hanya tempat untuk belajar dan mengembangkan kemampuan pencak silat, tetapi juga wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, mental yang tangguh, dan budi pekerti luhur,” kata Amin.

Menurut Amin, kemampuan teknik harus diimbangi dengan sportivitas dan penghormatan kepada sesama. Nilai-nilai tersebut, kata dia, perlu diterapkan pesilat dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.


Kepengurusan baru juga berkomitmen memperkuat kerja sama antara pengurus, pelatih, dan anggota. Peningkatan prestasi atlet, menurut Amin, harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter dan tanggung jawab.

Ia mengingatkan pengurus agar mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi.

“Amanah ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab untuk membawa organisasi menjadi lebih maju, solid, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.


Pelantikan yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum bagi Persinas ASAD Kota Manado untuk memperkuat persaudaraan dan peran generasi muda. Organisasi ini mengusung slogan, “Pemuda Berkarakter, Pencak Silat Berjaya Mendunia, Indonesia Maju.”



Comments