REFORMASI-ID | Palembang – Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Bhakti Pertiwi Palembang melalui materi “Mahasiswa Tangguh, Berkarakter dan Berdaya Saing.” Materi tersebut menekankan pentingnya membangun karakter, budaya akademik, kemampuan kepemimpinan, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak awal memasuki dunia perguruan tinggi.
Pada kesempatan tersebut, Danrem mengingatkan bahwa kehidupan kampus bukan sekadar tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang untuk membentuk karakter, membangun jejaring, mengasah kepemimpinan dan mempersiapkan diri menjadi bagian dari solusi bagi bangsa. Mahasiswa baru didorong untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan akademik tanpa kehilangan jati diri.
Danrem juga memperkenalkan konsep 5C Mahasiswa Unggul, yakni Character, Competence, Communication, Collaboration, dan Critical Thinking. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga karakter, kompetensi, kemampuan berkomunikasi, bekerja sama dan berpikir kritis.
"Khusus bagi mahasiswa bidang farmasi, Danrem menekankan pentingnya ketelitian, integritas, tanggung jawab, kepedulian terhadap masyarakat, kemampuan berkomunikasi, etika profesi serta komitmen terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat. Hal tersebut menjadi penting karena kesalahan kecil dalam bidang kesehatan dapat berdampak besar terhadap kehidupan manusia," ujar Danrem.
Selain aspek akademik, mahasiswa juga diajak aktif berorganisasi sebagai sarana belajar kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, manajemen konflik, pengambilan keputusan dan kepedulian sosial. Organisasi, menurut materi pembekalan, bukan tempat mencari popularitas, melainkan wadah untuk belajar, berkontribusi, memimpin dan melayani.
Menutup pembekalannya, Danrem 044/Gapo menyampaikan lima pesan kepada mahasiswa baru: jangan takut bertanya, jangan takut gagal, jangan meremehkan waktu, jangan terjebak pergaulan negatif, dan jangan kehilangan jati diri.
"Sehebat apa pun prestasi yang diraih, karakter tetap menjadi hal utama," pungkas Danrem. (Mdn)
