REFORMASI-ID - Bogor - Majelis Taklim Baitul A'la Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia dengan cara yang unik dan meriah. Mengusung Tema "Kenal, Kompak, Barokah" Kegiatan ini memadukam Family Gathering dengan pengajian Cinta Alam Indonesia (CAI).
Peserta acara adalah jamaah pengajian Majelis Taklim Baitul A'la yang berada di bawah naungan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kelurahan Kayuringin Jaya.
Mereka berangkat menuju lokasi pada Sabtu pagi dengan 2 Bus dan 23 mobil pribadi.
Ajang kebersamaan yang dipusatkan di Villa Bukit Pancawati, Kabupaten Bogor Jawa Barat pada Sabtu dan Minggu, (29 -30/8/2026) ini sukses mencuri antusiasme tinggi warga LDII. Sejak sabtu siang, lebih dari 250 warga LDII dari berbagai kelompok usia tampak memadati lokasi acara dalam balutan suasana yang khidmat sekaligus penuh keakraban.
Diawali penyampaian materi pengajian CAI Khataman penutupan oleh Ustadz Hendro. Sebelumnya penyampaian CAI dilaksanakan secara berkala di Majelis Ta'lim Baitul A'la PAC LDII Kayu ringin Jaya. Adapun Dilokasi Family Gathering hanya penutupan atau Khataman.
Dalam pemaparannya, Ustadz Hendro menegaskan bahwa sebagai bagian integral dari bangsa Indonesia, LDII berkomitmen penuh untuk berjalan seiring dengan pemerintah dalam membangun karakter bangsa. Ia merujuk pada Keputusan Munas VII LDII Nomor 08/2011 tentang Sumber Daya Manusia (SDM) profesional religius. Menurutnya, kemampuan akademik, ilmu pengetahuan, teknologi, maupun profesionalisme saja tidaklah cukup tanpa fondasi keagamaan yang kuat.
“Sejak saat itulah, dinamika perkembangan substansi karakter-karakter yang ditetapkan oleh pemerintah terus diikuti, untuk kemudian disintesakan serta dikontekstualisasikan dengan kebutuhan LDII, sehingga menjadi 29 karakter luhur,” tegas Hendro di hadapan para peserta.
Ketua panitia, Muhammad Fernandes menyampaikan bahwa penyelenggaraan Family Gathering merupakan bagian dari komitmen Majelis Ta'lim Baitul A'la PAC LDII Kayuringin Jaya untuk mempererat jalinan silaturahmi di lingkungan warga.
“Harapannya, warga semakin akrab, saling mendukung, dan dapat menjaga kekompakan dalam setiap kegiatan,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa aktivitas nonformal seperti permainan kelompok dan kegiatan luar ruangan mampu menciptakan kedekatan yang tidak selalu terbangun melalui kegiatan keagamaan rutin.
“Melalui Family Gathering ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat beribadah dan kontribusi positif di tengah masyarakat,” ujar Nandes.
Sementara itu pembina LDII Kayuringin Jaya, H. Sriyanto melalui H.M Fathoni menyampaikan, kegiatan Family Gathering ini bukan sekadar rekreasi biasa, melainkan sarana krusial untuk mewujudkan rukun, kompak, dan kerja sama yang baik antar warga.
"Kami berharap, melalui kebersamaan di alam terbuka seperti ini, rasa kekeluargaan kita semakin solid sehingga dapat mendukung terciptanya lingkungan masyarakat yang harmonis dan religius,” ujarya.
Senada dengan hal tersebut, Ganang pengurus Majelis Taklim Baitul A'la menjelaskan bahwa pemilihan Villa Bukit Pancawati bertujuan memberikan sarana rekreasi edukatif bagi anak-anak agar mereka dapat mengenal alam sekaligus mempererat tali persaudaraan.
Hj. Siti Masruroh, Salah satu peserta Family Gathering menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia dan juga seluruh keluarga besar Majelis Ta'lim Baitul A'la yang sudah mensukseskan acara ini.
Hj. Siti Masruroh juga menyampaikan harapananya semoga acara ini dapat mempererat silaturahmi, meningkatkan kekompakan serta memotivasi keluarga besar Majelis Ta'lim Baitul A'la untuk kerukunan dan bekerjasama lebih baik lagi.
Sebagai pakar pendidikan, Hj Siti Masruroh mengatakan, family gathering bukan sekadar rekreasi atau kegiatan bersenang-senang semata, melainkan sebuah ruang edukatif non-formal yang krusial untuk membangun ekosistem pendidikan anak yang sehat.
Family Gathering dengan kepanitiaan pemuda LDII. Dipandu Thony Fernandhezt sebagai master of ceremony (MC) profesional yang dikenal sangat hebat, memukau, dan mampu menghidupkan suasana di berbagai acara. Toni dengan Gaya membawakannya yang interaktif, penuh energi, namun tetap elegan membuat setiap peserta merasa terlibat dan terkesan.
Agus Wiebowo, pemerhati masalah sosial yang hadir sebagai peserta Family Gathering, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan sarana tadabbur alam, yaitu merenungi ciptaan Allah melalui keindahan dan ketenangan alam sekitar.
Menurutnya, Family Gathering ini menjadi bagian dari upaya dalam membangun keluarga yang harmonis, “Keluarga jadi punya waktu untuk benar-benar berkumpul, saling mengenal lebih dekat dan membangun komunikasi yang hangat. Ini penting dalam membina keluarga yang kokoh dan lingkungan yang rukun,” tambahnya.
Ia mengungkapkan ke depan harapannya Majelis Ta'lim yang tersebar di beberapa tempat dibawah naungan LDII kayuringin Jaya bisa menghadirkan program-program pembinaan yang seimbang antara aspek jasmani, rohani dan sosial, “Sebagai bagian dari kontribusi dalam mencetak masyarakat yang kuat secara karakter, sehat secara fisik dan kokoh dalam nilai-nilai kebersamaan,” tutupnya.






