Media Reformasi Indonesia (MRI): aspirasi
Tampilkan postingan dengan label aspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aspirasi. Tampilkan semua postingan

16 April 2026

Nestle Gandeng KPBS Bangun Gudang Resiliensi Pemulung, Jaga Rantai Pasok Daur Ulang



REFORMASI-ID | Bekasi -. Nestle gandeng Komunitas Pemulung Bantar Gebang Sejahtera (KPBS) resmikan gudang Resiliensi Pemulung yang berlokasi di Kp. Cisalak, RT. 003, RW. 004, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi. Kamis, 16 April 2026.

Gudang Resiliensi Pemulung dibangun atas hasil kolaborasi Nestle bersama KPBS dengan tujuan untuk penguatan ketahanan dan perlindungan bagi pemulung dalam rantai pasok daur ulang.

Dalam keterangannya, saat peresmian Gudang Resiliensi Pemulung, Maruli Sitompul perwakilan . Nestle menyampaikan bahwa pembangunan gudang tersebut sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap pemulung.

"Pembangunan Gudang Resiliensi Pemulung ini sebagai bentuk kepedulian Nestle terhadap pemulung, agar rantai pasok daur ulang tetap terjaga," ujarnya.

Disini, lanjutnya, kita bertujuan untuk memfasilitasi pemulung untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

Selain itu, kita juga akan mengedukasi pemulung agar dalam bekerja selalu menjaga keselamatan.

"Dengan menggandeng KPBS, yang memang benar-benar komunitas pemulung, saya berharap Gudang Resiliensi Pemulung bisa berkembang dan mensejahterakan kehidupan pemulung," tambahnya 

Sementara, Apong Ketua KPBS mengatakan bahwa Gudang Resiliensi Pemulung ini sebagai tempat rantai pasok daur ulang.

"Gudang Resiliensi Pemulung ini sangat bermanfaat untuk rantai pasok daur ulang pemulung," ucapnya.

"'Karena Gudang Resiliensi ini menerima beberapa barang dari hasil pemulung, seperti kertas dan kardus, dengan harga yang lebih pantas, jadi pemulung tidak perlu khawatir lagi hasil kerjanya mau dijual kemana," paparnya.

Bukan itu saja, Gudang Resiliensi Pemulung ini menjadi wadah edukasi pemulung tentang K3 (Keselamatan, dan Kesehatan Kerja).

Dipenghujung acara, Beti dari Jaringan LSM Penanggulangan Pekerja Anak mengatakan, "Kami perwakilan dari LSM ingin sekali isu -isu anak dan perempuan menjadi hal yang dipikirkan dari sektor bisnis terutama disektor persampahan."

Ia juga menjelaskan, karena kita tahu masih banyak anak-anak yang bekerja mengumpulkan barang-barang untuk dibawa ke pengepul.

"Kami ingin dengan adanya gudang ini anak-anak lebih aman, situasi perlindungan anak bisa terpantau," tegasnya.

"Kami juga melihat gudang ini bisa menjadi salah satu solusi dimana pemulung dapat harga yang lebih bersaing dan pemulung bisa masuk didalam rantai pasoknya perusahaan," pungkasnya.

Turut hadir dalam acara, Maruli Sitompul perwakilan Nestle, Maria Sintia perwakilan PT.Fajar, Gustiar Bintang perwakilan PT. Bintang Baru Mega Raya, Nofri Iswandi dari Yayasan Hutan Tropis/Earthworm Foundation, Bagong Suyoto dari APPI, Ridho Satriyo dari Prabu PL, Beti dari Jaringan LSM Penanggulangan Pekerja Anak, tokoh masyarakat, tokoh agama dan perwakilan masyarakat sekitar.

(Red)

07 September 2025

Memperingati Kelahiran Sang Pembawa Rahmat, Yayasan Hatta Kali Soka Menggelar Maulid Nabi



REFORMASI-ID | Bekasi - Yayasan Hatta Kali Soka yang berlokasi di Jl. Cinyosog, RT. 002, RW. 002, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, menggelar acara Maulid Nabi sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Sabtu, 06 September 2025.

Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW adalah salah satu tradisi penting yang dilaksanakan oleh umat Islam di seluruh dunia. Setiap tahun, pada tanggal 12 Rabiul Awal. 

Tradisi memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW mulai dikenal pada masa Dinasti Fatimiyah di Mesir pada abad ke-11 M. Pada masa itu, perayaan Maulid Nabi dilakukan dengan tujuan memperingati kelahiran Rasulullah sekaligus mempererat persatuan umat Islam.

Yayasan Hatta Kali Soka menjalankan tradisi Maulid Nabi dengan tujuan meneladani akhlak serta perjuangan Rasulullah dalam menyebarkan risalah Islam.

Hadir dalam acara tersebut, Lurah Desa Burangkeng, Nemin bin H. Sain, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Sarif Marhaendi, Pendiri Yayasan Hatta Kali Soka, Moh. Hatta, Ketua Yayasan, Narman, Aparatur setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat sekitar, dengan penceramah Kompol Denden Sukmara, S.E., ME. Ustad Densus.

Dalam sambutannya, Lurah Desa Burangkeng menyampaikan bahwa acara Maulid ini menjadi ajang silaturahmi.

"Alhamdulillah momen Maulid ini menjadi ajang silaturahmi saya dengan masyarakat Desa Burangkeng," tuturnya.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Desa Burangkeng untuk selalu mempererat tali silaturahmi agar tidak mudah terhasut oleh informasi-informasi tidak benar yang ingin memprovokasi," jelasnya.

Lanjutnya, kita ketahui bersama, belakangan ini, kita sedang dihadapi dengan banyaknya masalah yang bertujuan untuk menghancurkan negara.

"Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Desa Burangkeng untuk meneladani akhlak Nabi, selalu bersabar dan tidak terpancing oleh isu-isu yang bisa membuat kerusuhan dan perpecahan," imbuhnya.

Sementara, Kompol Denden Sukmara dalam ceramahnya mengajak jama'ah untuk memperbanyak shalawat.

"Dalam hadist (HR. Muslim), Rasulullah bersabda, Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan memberikan rahmat kepadanya sepuluh kali," ujarnya.

Selain itu, sambungnya, Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momen yang baik untuk meningkatkan amalan sedekah dan berbagi dengan orang lain.

Dipenghujung ceramahnya, Kompol Denden berpesan kepada seluruh jama'ah untuk meneladani akhlak Rasulullah.

"Kepada seluruh jama'ah yang hadir, mari sama-sama kita meneladani akhlak Rasulullah, salah satunya ialah saling sayang menyayangi," pesannya.

"Jangan mau kita dipecah-belah, dihasut. dan termakan oleh informasi yang tidak benar, mari sama-sama menjaga kerukunan, agar tercipta keharmonisan serta kedamaian seperti yang diajarkan Rasulullah," pungkasnya.

(Red)

24 Agustus 2025

Panggung Kepemudaan RT. 017 Goyang Warga Mustika Grande



REFORMASI-ID| Bekasi - Kepemudaan 17 berhasil persembahkan kreasi terbaik untuk warga dalam acara perayaan puncak HUT ke-80 kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Sabtu, 23 Agustus 2025.

Kepemudaan 17 yang diketuai M. Riski Kurniawan beranggotakan 30 remaja Mustika Grande RT. 017, RW. 013, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi yang mayoritas berusia 17 tahun.

Acara puncak perayaan HUT ke-80 RI dibuka dengan menonton video perjuangan dan kerjakeras pemuda-pemudi RT. 017 dalam menyambut HUT ke-80 RI.

Selain itu Kepemudaan 17 juga mempersembahkan pentas seni untuk anak-anak serta pembagian hadiah pemenang lomba acara HUT ke-80 RI.

Dalam keterangannya, M. Riski Kurniawan mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara HUT ke-80 RI.

"Alhamdulillah acara perayaan HUT ke-80 RI berjalan sukses dari awal diadakan lomba, sampai malam puncak," ujarnya.

lanjutnya, tak luput saya mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh warga RT. 017 Mustika Grande, Ketua RT. 017, Surianto, tokoh agama, Ustad Nur Kharis Misbah dan para sponsor yang sudah memberikan support serta untuk kekompakan tim Kepemudaan 17. 

"Dalam acara puncak ini kami Kepemudaan 17 diberikan kepercayaan menjadi panitia perayaan HUT ke-80 RI," kata Riski.

"Sedangkan untuk persiapannya, kami hanya bisa bekerja semaksimal mungkin memberikan yang terbaik untuk warga RT. 017," jelasnya.

Bukan itu saja, dalam acara tersebut kami juga memberikan bermacam-macam hadiah hiburan untuk semua peserta lomba, mulai dari anak-anak, ibu-ibu sampai bapak-bapak, dengan tujuan memeriahkan dan menghibur warga dalam acara perayaan HUT ke-80 RI.

"Selain hadiah hiburan kami juga memberikan doorprize alat elektronik dan logam mulia," ucapnya.

"Untuk anggaran hadiah, kami dapat dari kas RT, Iuran warga serta sumbangsih sponsor," tambahnya.

"Saya atasnama Kepemudaan 17 mohon maaf kepada semua warga jika persembahan kami banyak kekurangan serta belum bisa maksimal," imbuhnya 

Sementara itu, Surianto memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap kerjakeras pemuda-pemudi dalam menjalankan amanah menjadi panitia perayaan HUT ke-80 RI.

"Saya sangat apresiasi dan bangga kepada seluruh pemuda-pemudi RT. 017 yang tergabung di Kepemudaan 17 dalam menjalankan amanah menjadi panitia perayaan HUT ke-80 RI," tuturnya.

Sengaja, sambungnya, kami memberikan kepercayaan penuh kepada pemuda-pemudi untuk berkreasi.

"Kami pengurus lingkungan dan warga tidak menyangka acara perayaan HUT RI tahun ini sangat berkesan dan penuh makna," tegasnya.

ia juga menyampaikan, acara tahun ini dibalut dengan menonton video perjuangan pemuda-pemudi mulai dari persiapan sampai acara puncak, serta sentuhan kreasi dari anak-anak Gen-Z yang dikolaborasikan dengan sajian-sajian pentas seni.

"Kami para orang tua hanya memberikan motivasi dan support, semua pelaksanaannya dilakukan oleh Kepemudaan 17," paparnya.

"Yang lebih membanggakan, anggota Kepemudaan mayoritas berusia dibawah 17 tahun, tapi kami melihat ide kreatif dan kekompakan mereka sangat luar biasa," ucapnya.

"Kami sebagai pengurus lingkungan serta orang tua hanya bisa berpesan untuk selalu menjadi pemuda-pemudi yang berguna, kreatif dan inovatif," tandasnya.

Dipenghujung acara, Ustad Nur Kharis Misbah tokoh agama setempat menyampaikan agar pemuda-pemudi selalu menjaga diri.

"Alhamdulillah, saya melihat pemuda-pemudi RT. 017 memiliki kreasi yang luar biasa," tuturnya.

"Saya hanya mengingatkan untuk para pemuda-pemudi agar bisa menjaga diri, jangan terpancing dengan hal-hal negatif, dan selalu ingat agama, jadikan agama sebagai tiang dalam pergaulan," pungkasnya.

(Red)

10 April 2025

Komitment Kembangkan Program Ketahanan Pangan, Polsek Setu Gelar Giat Monitoring P2L




REFORMASI-ID | Bekasi - Polsek Setu, Polres Metro Bekasi menggelar kegiatan monitoring perkembangan ketahanan pangan program Pekarangan Pangan lestari (P2L) yang berlokasi di Sasak Dempul RT. 001, RW. 006, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Kamis, 10 April 2025.

Kegiatan monitoring tersebut dihadiri Kapolsek Setu, AKP Usep Aramsyah, Iptu Wariyanto, Kanit Binmas Polsek Setu, Iptu Dede, Kanit Provos, Aipda Hadi. S, Sudianto Ketua RT. 001, Roy, Kelompok Tani dan Pokdar Kamtibmas Setu.

Dalam kegiatan tersebut, Kanit Binmas yang mewakili Kapolsek Setu menyampaikan bahwa monitoring yang dilakukan untuk meninjau dan memantau perkembangan ketahanan pangan yang dikelola warga.

"Monitoring yang kami lakukan bertujuan untuk meninjau dan memantau perkembangan program P2L yang diinisasi Polsek Setu yang dikelola langsung oleh warga sekitar," ujarnya.

Perlu diketahui, sambungnya, beberapa waktu yang lalu, Polsek Setu mengadakan launching P2L yang merupakan program dari pemerintah pusat.

"Jadi P2L, merupakan program ketahanan pangan yang dimana masyarakat sekitar memanfaatkan lahan tidur agar bermanfaat," tambahnya.

"Dalam menjalankan program tersebut, Polsek Setu memfasilitasi masyarakat agar program P2L itu benar-benar bisa bermanfaat untuk masyarakat dan mengembangkan ekonomi keluarga," jelasnya.

Ia juga mengatakan, adapun lahan yang diolah kurang lebih mencapai seluas 1000 M² dengan Pola tanam Tumpangsari dan jenis tanaman yang di tanam antara lain, Melon, Cabe, Ubi, Singkong, Jagung Manis dan budidaya ikan lele, nila dan lain-lain.

"Semoga apa yang kami lakukan dapat bermanfaat dan Polri semakin dekat dengan masyarakat," pungkasnya.

(Red)

20 Januari 2025

Geger Unjuk Rasa Pegawai Kemendikti Saintek Tuntut Keadilan dan Transparansi dalam Transisi Kepemimpinan




REFORMASI-ID | JAKARTA -  Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) menjadi sorotan publik setelah serangkaian aksi demo yang dilakukan oleh ratusan pegawai, menuntut keadilan dan perubahan dalam kebijakan internal kementerian. Aksi ini dipicu oleh pemecatan sejumlah pegawai dan isu ketidakadilan dalam rotasi, promosi, dan diistilahkan oleh pendemo sebagai pembasmian Aparatur Sipil Negara (ASN).

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Khairul Munadi, dalam dialog terbuka dengan jajaran pimpinan Kemendikti Saintek dan para pegawai pada Senin, 20 Januari 2025, menegaskan bahwa kementerian sangat terbuka terhadap kritik dan aspirasi internal maupun publik.

“Kami akan terus mencari solusi terbaik atas dinamika yang terjadi dalam proses transisi ini,” ujarnya.

Khairul Munadi menambahkan bahwa rotasi dan penyembuhan dalam masa transisi kementerian adalah hal yang wajar dan bagian dari upaya penyegaran organisasi.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap perubahan ini mengarah pada perbaikan," ucapnya.