REFORMASI-ID | PESAWARAN, LAMPUNG — Penyelenggaraan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) Marfor 2026 secara resmi dibuka oleh Komandan Brigade Infanteri 4 Marinir/BS, Kolonel Mar Kanang Budi Raharjo, M.Tr.Hanla., CHRMP., bertempat di Kesatrian Yonif 7 Marinir, Pesawaran, Lampung. Latihan militer multinasional yang berlangsung dari tanggal 31 Agustus hingga 11 September 2026 ini mengukuhkan peran strategis Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik melalui pendekatan ketahanan nasional yang komprehensif.
Super Garuda Shield 2026 menjadi edisi terbesar sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2007. Dipimpin oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Komando Pasukan A.S. di Pasifik (US PACOM), latihan tahun ini melibatkan lebih dari 6.000 personel gabungan dari 15 negara peserta dan setidaknya 12 negara pengamat. Unsur-unsur utama yang terlibat pada pembukaan di Kesatrian Yonif 7 Marinir mencakup 1 SST Pelatih, 1 SST Marinir Indonesia, 1 SST USMC/USA (Amerika Serikat), 1 SST ARDB (Jepang), 1 SST ROK MC (Korea Selatan), serta 1 SST Pasukan Deputasi.
Edisi tahun ini memberikan penekanan khusus pada operasi multiranah (multi-domain operations), yang mengintegrasikan personel darat, maritim, udara, dan ruang siber menjadi satu kesatuan pasukan terpadu untuk menghadapi berbagai dinamika ancaman pertahanan modern.
Lampung Sebagai Episentrum Pertahanan Maritim
Dipilihnya Provinsi Lampung sebagai salah satu pusat penyelenggaraan latihan lapangan utama mempertegas kedudukan geostrategis wilayah ini. Berada di pintu masuk Alur Laut Kepulauan Indonesia I (ALKI I) / Selat Sunda, Lampung didukung oleh kedaulatan perairan seluas 16.582,68 km² (sekitar 32,8% dari total wilayah provinsi) serta garis pantai sepanjang 1.105 km.
Keberadaan pangkalan militer Korps Marinir TNI AL yang lengkap—seperti Brigif 4 Mar/BS, Yonif 7 Marinir, Yonif 9 Marinir, hingga Puslatpurmar 8 Teluk Ratai—menjadikan Lampung sebagai benteng utama pertahanan maritim dan pusat latihan militer berstandar internasional.
Dukungan Elemen Masyarakat dan Organisasi Kebangsaan
Dukungan penuh atas terselenggaranya SGS 2026 disampaikan oleh pengurus Badan Koordinator Wilayah Forum Komunikasi Bela Negara (BAKORWIL-FKBN) Provinsi Lampung, Saka Bahari Kwarda Lampung, dan MSC-PERBAKIN Lampung.
"Penyelenggaraan Super Garuda Shield 2026 di tanah Lampung bukan hanya kebanggaan militer, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Lampung. Kegiatan ini membuktikan peran vital daerah kita dalam menyokong Ketahanan Nasional dan menciptakan iklim bernegara yang aman, nyaman, serta harmonis di tingkat global," ujar Kgs. Dedi Miryanto, S.E., M.Si. (KDM), mewakili jajaran pengurus BAKORWIL-FKBN, Saka Bahari Kwarda, dan MSC-PERBAKIN Lampung.
Beliau menambahkan bahwa latihan ini menjadi sarana diplomasi pertahanan yang amat efektif untuk meningkatkan profesionalisme, interoperabilitas, serta koordinasi operasional antarnegara mitra.
"Kami mengucapkan selamat dan sukses atas pelaksanaan Latgabma Super Garuda Shield 2026 dari awal hingga akhir. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta membawa keberkahan dan kebanggaan bagi Indonesia, khususnya Provinsi Lampung," tutup KDM. (*)
