![]() |
| Foto Istimewa/Kaperwil Lampung. Muhammad Mudian |
REFORMASI-ID | LAMPUNG – Menyongsong pergantian tahun dalam kalender lunar, Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Provinsi Lampung, Muhammad Mudian dari Media Reformasi Indonesia, menyampaikan pesan damai dan ucapan selamat merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada hari ini, Selasa (17/2/2026).
Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Lampung media Reformasi Indonesia Muhammad Mudian menyampaikan. Tahun 2026 yang ditandai sebagai tahun Kuda Api dalam zodiak Tionghoa, dimaknai sebagai simbol energi, kecepatan, dan semangat yang berkobar. Dalam pesannya, Kaperwil Lampung menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Lampung yang multikultural.
Lebih lanjut, Kaperwil Lampung Media Reformasi Indonesia Muhammad Mudian yang lebih dikenal Bung Budi, menyatakan bahwa momentum Imlek bukan sekadar perayaan etnis, melainkan refleksi dari kuatnya toleransi antar umat beragama di Bumi Ruwa Jurai.
"Kami segenap keluarga besar Media Reformasi Indonesia Perwakilan Lampung mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2026. Semoga di Tahun Kuda Api ini, semangat kita untuk membawa perubahan positif dan kemajuan bagi daerah terus membara seperti api yang memberikan kehangatan dan penerangan," ucap Muhammad Mudian.
Selain itu Kaperwil Lampung media Reformasi Indonesia Muhammad Mudian berharap agar Sinergitas antar Media, Pemerintah, dan masyarakat semakin solid. Menurutnya beberapa poin utama dalam Imlek tahun ini antara lain. Peningkatan Harmoni yakni menjadikan keberagaman budaya sebagai kekuatan untuk membangun Lampung dan dengan semangat baru agar mengambil filosofi 'Kuda' yang tangguh untuk bekerja lebih keras demi kesejahteraan bersama.
"Kami berdoa agar tahun ini membawa kelimpahan rezeki dan kesehatan bagi seluruh warga yang merayakan maupun masyarakat luas," ungkap Muhammad Mudian alias Budi sapaan akrabnya.
Perayaan Imlek di Lampung tahun ini terpantau meriah namun tetap kondusif, dengan berbagai ornamen khas merah dan emas yang menghiasi sudut kota, melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan. (Mdn)
