Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

H. Minda : Sudah Saatnya Pegiat Seni dan Budaya Memiliki Perwakilan di Provinsi Jabar 9




REFORMASI-ID | Bekasi - H. Minda Suhendra, S.IP, pria kelahiran Kabupaten Bekasi 50 tahun silam, dikenal sebagai pegiat seni dan budaya Sunda yang kini maju menjadi Caleg Provinsi Jabar 9 Kabupaten Bekasi dari Partai PAN. Jum'at, 22 Desember 2023.

Pria yang hobi dengan wayang golek dan sering mengenalkan kebudayaan wayang golek melalui dakwah serta edukasi ke sekolah bertekad akan memperjuangkan seni dan budaya Indonesia agar tetap terjaga.

Selain sebagai pelaku seni dan budaya, H. Minda juga di percaya sebagai Ketua Persatuan Pedalang Indonesia (Pepadi) Kabupaten Bekasi.

Bukan itu saja, pria ramah dan bersahaja ini pemilik klinik Mitra Medika Narom serta aktif diberbagai kegiatan sosial kesehatan untuk masyarakat.

Saat dikonfirmasi media, H. Minda menyampaikan bahwa dirinya maju menjadi Caleg Provinsi Jabar 9 Kabupaten Bekasi dari Partai PAN untuk mensejahterakan para pegiat seni budaya yang ada di Indonesia dan memperjuangkan kesehatan untuk masyarakat.

"Saya maju sebagai Caleg Provinsi Jabar 9 dari Partai PAN hanya ingin memperjuangkan seni dan budaya Indonesia yang akhir-akhir ini mulai terkikis oleh peradaban jaman serta memperjuangkan kesehatan bagi masyarakat lemah," ujarnya.

Kita semua tau, sambungnya, seni dan budaya kita sudah mulai tertinggal, bahkan kesenian asli dari Indonesia diklaim milik negara lain.

"Kalau bukan kita para penerus bangsa, siapa lagi yang akan menjaga warisan leluhur, jangan sampai anak cucu kita tidak mengenal budaya negara sendiri," tegasnya.

Untuk itu, jelasnya, jika saya terpilih nanti, saya akan memasyarakatkan kesenian dan kebudayaan.

"Dalam waktu dekat ini saya akan adakan roadshow ke masyarakat, dan akan saya perkenalkan seni dan budaya ke masyarakat khususnya Gen-Z," tambahnya.

"Sudah saatnya pegiat seni dan budaya memiliki perwakilan di DPRD Provinsi, mari kita jaga serta lestarikan seni dan budaya Indonesia," pungkasnya.

(Red)