Jelang Olimpiade, PPS Satria Muda Indonesia Gelar Jambore Nasional dan Kejurnas - Media Reformasi Indonesia (MRI)

15 Oktober 2026

Jelang Olimpiade, PPS Satria Muda Indonesia Gelar Jambore Nasional dan Kejurnas


REFORMASI-ID | Cibubur – Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia (PPS SMI) menggelar Jambore Nasional dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tahun 2026 di Bumi Perkemahan (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur pada 14–18 Oktober 2026. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dalam mendorong pencak silat menuju Olimpiade. 

Kegiatan yang berlangsung selama 5 hari ini diikuti oleh 1.120 peserta yang berasal dari 25 Komisariat Daerah (KOMDA) di seluruh Indonesia. Selain peserta dari dalam negeri, kegiatan ini juga melibatkan perwakilan PPS Satria Muda Indonesia dari Portugal, India, dan Maroko sebagai bentuk pengembangan jejaring pencak silat di tingkat Internasional.

Ketua Umum PPS Satria Muda Indonesia Dr. Edhy Prabowo, S.E., M.M., M.B.A., dalam keterangannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan Jambore Nasional dan Kejurnas 2026 ini merupakan momentum penting bagi organisasi sekaligus bagian dari kontribusi perguruan dalam mendukung perjuangan IPSI membawa pencak silat ke panggung Olimpiade. 

Menurutnya, kegiatan ini menjadi tonggak sejarah yang penting bagi PPS Satria Muda Indonesia, terlebih Jambore Nasional dan Kejurnas merupakan kali keempat setelah melalui penantian panjang. 

“Alhamdulillah, kita mendapatkan tempat di Buperta Cibubur ini untuk menggelar Jambore Nasional dan Kejurnas. Semoga kegiatan ini menjadi langkah untuk membangun kekuatan bangsa melalui para pendekar,” ujar Edhy Prabowo.

Ia mengakui bahwa penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak terlepas dari berbagai tantangan. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat seluruh jajaran PPS Satria Muda Indonesia untuk menyukseskan Jambore Nasional dan Kejurnas 2026.

Edhy Prabowo juga menyampaikan bahwa kegiatan ini melibatkan para pelatih sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan dan mencetak atlet-atlet pencak silat yang berprestasi.

“Disini kita menghadirkan 500 pelatih handal. Mudah-mudahan, jika setengahnya saja dapat menghasilkan atlet-atlet berkualitas, itu sudah menjadi awal yang baik sekaligus terobosan di masa depan untuk pengembangan pencak silat di unit-unit di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Lebih lanjut, Edhy Prabowo berharap Jambore Nasional dan Kejurnas 2026 ini dapat menjadi wadah pembinaan sekaligus penjaringan bibit-bibit atlet unggul yang mampu bersaing di tingkat Nasional maupun Internasional.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan atlet merupakan salah satu kontribusi nyata perguruan dalam memperkuat prestasi pencak silat Indonesia serta mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.

“Saya berharap dengan adanya Jambore Nasional dan Kejurnas ini dapat membangun karakter bangsa, ,membentuk jiwa pendekar dan memperkuat Negara Republik Indonesia dari Pencak Silat sebagai pertahanan rakyat semesta,” pungkas Edhy Prabowo. (Red)






Comments