Perkuat Pengamanan Obvitnas, Baharkam Polri Evaluasi Implementasi SMP di PLN Jawa Tengah - Media Reformasi Indonesia (MRI)

30 September 2026

Perkuat Pengamanan Obvitnas, Baharkam Polri Evaluasi Implementasi SMP di PLN Jawa Tengah



REFORMASI-ID | Semarang - Tim Klarifikasi Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Baharkam Polri resmi membuka rangkaian kegiatan penilaian di Objek Vital Nasional (Obvitnas) Distribution Control Center (DCC) dan Server Scada Jawa Tengah, Rabu (30/09/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kresna UP2D Jawa Tengah ini bertujuan untuk memastikan keandalan sistem pengamanan fisik maupun digital pada infrastruktur kelistrikan strategis tersebut.

Rangkaian acara pembukaan dimulai tepat pukul 08.00 WIB. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta penyampaian safety induction dan safety contact. Memasuki agenda inti, Manager Komunikasi menyampaikan welcome speech, disusul pemaparan profil perusahaan oleh Asisten Manager K.U, Agung Siswoyo. Acara kemudian ditutup dengan sambutan utama dari Ketua Tim Klarifikasi Baharkam Polri serta sesi foto bersama pada pukul 09.00 WIB.

Ketua Tim Klarifikasi Baharkam Polri, Kombes Pol Ananta Giarinto, S.H., menegaskan bahwa DCC dan Server Scada merupakan jantung dari distribusi kelistrikan di Jawa Tengah yang memiliki peran sangat vital bagi masyarakat dan industri. Oleh karena itu, penerapan standar pengamanan yang ketat menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

"Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di DCC dan Server Scada Jawa Tengah ini benar-benar berjalan optimal sesuai regulasi yang berlaku. Aspek pengamanan pada Obvitnas strategis seperti ini harus berlapis, baik dari sisi personel, infrastruktur fisik, maupun keamanan siber, guna mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan," ujar Kombes Pol Ananta Giarinto dalam sambutannya, Rabu (30/9).

Di sisi lain, General Manager PLN UID Jawa Tengah yang diwakili oleh Senior Manager Komunikasi dan Umum, Moh Sarno, menyambut baik langkah koordinasi dan evaluasi dari pihak kepolisian ini. Pihaknya berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan standar keamanan operasional demi menjaga pasokan listrik ke masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi asistensi dari Tim Baharkam Polri. Bagi PLN, keamanan operasional DCC dan Server Scada adalah prioritas utama demi menjamin kontinuitas pasokan listrik yang andal di wilayah Jawa Tengah. Evaluasi dan klarifikasi SMP ini menjadi momentum penting bagi kami untuk terus menyempurnakan sistem proteksi dan memperkuat sinergi pengamanan bersama institusi Polri," tutur Moh Sarno.

Agenda penting ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat dari kedua instansi. Dari internal Polri, hadir Sekretaris Tim AKP Tiwi Prabaningrum, S.Tr.K., S.I.K., IPDA Yuni Nurul Fitriatiningsih, S.Psi., M.M. (Polda Jateng), serta Dra. Henny Posumah, M.M., dan Mahmur, S.H., M.Pd. selaku Anggota Tim.

Sementara dari pihak PLN, hadir Senior Manager Distribusi PLN UID Jawa Tengah Sumarsono, Asistant Manager K.U UP2D Jawa Tengah Agung Siswoyo, serta Manager K3L dan Keamanan PLN UID Jawa Tengah Yudi Dharyadi beserta jajaran manajemen terkait.

Secara keseluruhan, pelaksanaan pembukaan klarifikasi implementasi SMP di lingkungan DCC dan Server Scada Jawa Tengah berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Langkah ini diharapkan mampu memperkokoh sistem pertahanan Obvitnas nasional sekaligus menjaga ketahanan energi nasional yang berkelanjutan.

Comments