REFORMASI-ID | JAKARTA – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara serentak mengumumkan hasil Sosialisasi Ketetapan Tim Koordinator DPP PKB terkait calon Pimpinan Dewan Tanfidz Definitif Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB se-Provinsi Lampung untuk masa bakti 2026–2031, Kamis (11/06/2026).
Pengumuman tersebut disampaikan secara daring oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, Dr. Muhammad Hanif Dhakiri, didampingi jajaran Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Lampung yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, dan Bendahara.
Penetapan calon pimpinan DPC PKB se-Lampung dilakukan setelah melalui serangkaian tahapan organisasi, termasuk Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) Tahap I yang dilaksanakan di Lampung pada 12 April 2026, serta UKK Tahap II yang berlangsung di Kantor DPP PKB. Seluruh proses tersebut menjadi dasar bagi DPP PKB dalam menetapkan susunan calon pimpinan definitif di tingkat kabupaten dan kota se-Indonesia.
Adapun nama-nama calon Ketua Dewan Tanfidz Definitif DPC PKB se-Lampung periode 2026–2031 yang ditetapkan DPP PKB adalah sebagai berikut:
Selain menetapkan calon ketua definitif, DPP PKB juga menetapkan calon sekretaris dan bendahara definitif pada masing-masing DPC PKB di Provinsi Lampung.
Sekretaris DPW PKB Provinsi Lampung, Maulida Zauroh, menyampaikan bahwa keputusan mengenai susunan calon pimpinan DPC merupakan kewenangan penuh DPP PKB yang telah melalui mekanisme dan tahapan organisasi sesuai ketentuan partai.
“Penetapan ini merupakan keputusan DPP PKB yang telah melalui proses seleksi dan pertimbangan organisasi secara menyeluruh,” ujarnya.
Menurutnya, kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal partai, meningkatkan kualitas kaderisasi, memperluas pelayanan kepada masyarakat, serta mempersiapkan organisasi menghadapi berbagai agenda politik pada masa mendatang.
Penetapan calon Pimpinan Dewan Tanfidz Definitif DPC PKB masa bakti 2026–2031 menjadi bagian dari langkah strategis PKB dalam memperkuat tata kelola organisasi yang inklusif, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan zaman, dengan melibatkan seluruh potensi kader untuk mendukung penguatan partai di tingkat daerah. (*)
