REFORMASI-ID | Halmahera - PT Antam (Persero) Tbk UBPN Maluku Utara secara resmi memulai kegiatan Bimbingan Teknis (Bintek) Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Objek Vital Nasional (Obvitnas). Acara pembukaan berlangsung khidmat di Ruang Rapat Buli 2, UBPN Maluku Utara, pada Senin (27/4/2026) sore.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperkuat standar keamanan operasional sesuai dengan Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 7 Tahun 2019. Bintek ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Korps Sabhara Baharkam Polri dan Polda Maluku Utara.
Dalam sambutannya, Plh. General Manager UBPN Maluku Utara, Kamrul Bakti Sitorus, menegaskan komitmen penuh perusahaan terhadap aspek keamanan. "UBPN Maluku Utara siap menerapkan SMP secara menyeluruh sesuai regulasi yang berlaku. Kami memahami bahwa keamanan adalah fondasi utama dalam keberlangsungan operasional pertambangan," ujarnya.
Ketua Tim Bintek, Kombes Pol Mirzal Alwi, S.I.K., dalam paparannya menekankan bahwa pengelolaan keamanan bukan hanya tanggung jawab satuan pengamanan (security), melainkan komitmen kolektif.
“Sistem Manajemen Pengamanan adalah tugas dan tanggung jawab semua pihak, mulai dari jajaran top manajemen hingga seluruh karyawan. Bintek ini bertujuan untuk mengarahkan, membimbing, dan memastikan bahwa standar pengamanan telah terinternalisasi dengan baik sebelum memasuki tahap audit,” jelas Kombes Pol Mirzal Alwi.
Beliau juga mengingatkan agar seluruh peserta tidak hanya berfokus pada pencapaian skor atau nilai, melainkan pada esensi perbaikan administrasi dan efektivitas implementasi di lapangan.
Rangkaian kegiatan Bintek ini direncanakan berlangsung selama lima hari. Setelah sesi pembukaan, tim dijadwalkan melakukan observasi lapangan ke lokasi strategis, yaitu Pulau Pakal dan Pulau Gea pada Selasa pagi, sebelum melanjutkan sisa rangkaian kegiatan di Ternate hingga penutupan.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Dirpamobvit Polda Maluku Utara, Kombes Pol Heru Budiharto, S.I.K., M.I.K., jajaran biro internal PT Antam, serta perwakilan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) PT Transdana Profitri. Sesi diakhiri dengan pengisian form security induction dan foto bersama sebagai simbol sinergi antara Polri dan PT Antam dalam menjaga aset negara.
