Sarat Tradisi dan Kehormatan, Estafet Kepemimpinan di Korem 044/Gapo Resmi Bergulir - Media Reformasi Indonesia (MRI)

01 Maret 2026

Sarat Tradisi dan Kehormatan, Estafet Kepemimpinan di Korem 044/Gapo Resmi Bergulir


REFORMASI-ID | Palembang – Suasana khidmat, serta penuh kehangatan menyelimuti Makorem 044/Garuda Dempo saat rangkaian Tradisi Penyambutan dan Pelepasan Pejabat Danrem 044/Gapo berlangsung. Rangkaian acara berlangsung tertib, sarat nilai tradisi kebanggaan satuan, serta diwarnai nuansa haru keluarga besar Korem 044/Gapo, Minggu (1/3/2026).

Kedatangan pejabat Danrem 044/Gapo yang baru, Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M., beserta Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 044, Ibu Vera Khabib Mahfud, disambut secara resmi melalui prosesi tradisi satuan.

Kegiatan diawali dengan laporan dari Dandenma Korem 044/Gapo, Mayor Inf Fariq Abduh, sebagai tanda penghormatan dan kesiapan satuan. Selanjutnya, pengalungan syal songket dan pemberian hand bouquet oleh Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri beserta Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 044, Ibu Tanti Andi Gus, menjadi simbol penerimaan dan penghormatan keluarga besar Korem 044/Gapo.

Danrem 044/Gapo kemudian menerima hormat jajar dari regu jaga. Suasana semakin semarak dan penuh makna dengan persembahan Tari Tanggai, tarian khas Sumatera Selatan yang melambangkan ungkapan selamat datang, doa, serta harapan akan kepemimpinan yang membawa kemajuan dan keberkahan bagi satuan.

Di kesempatan yang sama, digelar pula Tradisi Pelepasan pejabat lama, Brigjen TNI Adri Koesdyanto, beserta Ibu Veranita Adri Koesdyanto, yang telah mengakhiri masa tugasnya sebagai Danrem 044/Gapo.

Prosesi diawali dengan pemasangan foto pejabat Danrem 044/Gapo ke-XXVII periode 2025–2026 sebagai bagian dari catatan sejarah kepemimpinan di Korem 044/Gapo. Selanjutnya, Brigjen TNI Adri Koesdyanto melaksanakan penciuman Duaja Korem 044/Gapo “Chandra Sangkala Eka Santosa Astaning Nagara” yang diawali dengan penghormatan, sebagai simbol kecintaan dan pengabdian kepada satuan yang telah dipimpinnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengisian buku laporan korps perwira meninggalkan satuan serta pernyataan resmi pelepasan oleh Danrem 044/Gapo. Tradisi pedang pora pun mengiringi langkah Brigjen TNI Adri Koesdyanto dan Ibu, sebagai bentuk penghormatan terakhir dari prajurit kepada pimpinan yang telah mengabdikan diri dengan penuh dedikasi.

Pengalungan syal songket dan pemberian hand bouquet kembali dilakukan sebagai simbol terima kasih dan penghargaan atas loyalitas serta pengabdian selama menjabat.

Dengan langkah mantap namun penuh haru, Brigjen TNI Adri Koesdyanto beserta Ibu meninggalkan Makorem 044/Gapo diiringi seluruh prajurit, PNS dan Persit Korem 044/Gapo. Di akhir acara, pelepasan burung merpati menjadi simbol doa dan harapan, disertai penghormatan terakhir Brigjen TNI Adri di depan gapura Makorem 044/Gapo.

Tradisi ini bukan sekadar seremonial, namun menjadi momentum penting dalam kesinambungan kepemimpinan, memperkuat soliditas, serta meneguhkan komitmen pengabdian Korem 044/Gapo kepada bangsa dan negara. (Mdn)


Comments