REFORMASI-ID | Lampung Selatan – Ucapan terima kasih mengalir dari Poniman (49) orang tua dari Nadia Niken Setiawati (17) korban insiden kebakaran KMP Batu Mandi kepada PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Mereka mengapresiasi langkah ASDP yang telah memfasilitasi proses klaim asuransi pasca-insiden yang terjadi pada Kamis (21/10) lalu. Jum'at, 06/11/2026.
Fasilitasi yang diberikan ASDP dinilai sangat membantu korban dan keluarga, mulai dari pendampingan pengurusan dokumen hingga penjelasan alur klaim asuransi agar tidak membingungkan.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ASDP. Kami telah difasilitasi dalam proses klaim asuransi ini, kami tidak dibiarkan berjuang sendiri," ujar Poniman yang tercatat warga Dusun Cintajaya, Desa Taman Agung, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.
Hal senada disampaikan Purnomo (50) salah satu korban KMP Batu Mandi yang turut merasakan langsung pendampingan dari ASDP. Menurutnya, kehadiran ASDP membuat korban merasa diperhatikan dan dihargai.
"Awalnya saya bingung harus mengadu kemana? bahkan kedua anak didik saya Niken dan Sevita belum terdata, Alhamdulillah sekarang sudah terdata. Terima kasih ASDP sudah mendampingi dan difasilitasi, semua jadi jelas. Kami berharap klaim asuransi ini segera cair," harapnya.
Menurutnya pendampingan ASDP tidak hanya sebatas administrasi, tetapi juga memberikan rasa tenang di tengah trauma pasca-kebakaran kapal yang mereka alami.
Insiden kebakaran KMP Batu Mandi sebelumnya sempat membuat penumpang panik. Beruntung, proses evakuasi berjalan cepat sehingga seluruh penumpang dapat diselamatkan.
Dengan adanya fasilitasi dari ASDP, korban dan keluarga berharap proses klaim asuransi dapat berjalan lancar, transparan, dan segera memberikan kepastian.
Ucapan terima kasih dari orang tua dan korban ini menjadi bentuk apresiasi atas respons cepat dan kepedulian ASDP dalam mendampingi korban musibah kebakaran KMP Batu Mandi. (Pra/Mdn)
