REFORMASI-ID | Bandung - Dalam rangka memperkuat sistem pengamanan objek vital nasional (Obvitnas), Korps Sabhara Baharkam Polri bersama PT Pertamina (Persero) menggelar kegiatan strategis "Konsinyering dan Penyusunan Workbook Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP)". Kegiatan hari pertama ini dilaksanakan di Hotel Patra Bandung, Kamis (9/4/2026).
Acara dibuka dengan Opening Meeting yang dihadiri oleh jajaran petinggi pengamanan dari kedua belah pihak. Dalam sambutannya, Manager Security PT Pertamina (Persero), Bapak Putra Jaya, menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan untuk memastikan seluruh unit kerja Pertamina memiliki standar pengamanan yang tangguh dan terukur.
Ketua Tim Konsinyering, KBP Choiron El Atiq, S.I.K., S.H., M.H., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam menyelaraskan dokumen teknis dengan fakta di lapangan. "Kami fokus pada finalisasi panduan kerja (workbook) dan verifikasi bukti pemenuhan kriteria audit. Ini adalah komitmen Polri untuk mendampingi sektor industri strategis dalam menciptakan iklim kerja yang aman," ujarnya.
Agenda hari pertama berlangsung sangat produktif dengan membagi peserta ke dalam tiga kelas utama:
1.Kelas Penyusunan Workbook: Tim berhasil merampungkan finalisasi Elemen I hingga Elemen V dalam sistem manajemen pengamanan. Dokumen ini akan menjadi kompas bagi personel di lapangan dalam menjalankan prosedur keamanan yang standar.
2.Kelas Konsinyering (Ruang BI): Fokus pada pembahasan kecukupan bukti (evidence) untuk persiapan Bimbingan Teknis (Bintek) pada unit kerja PT Pertamina Patra Niaga Jakarta dan PT Pertamina OER Semarang.
3.Kelas Konsinyering (Ruang BII): Melakukan verifikasi mendalam terhadap kesiapan audit resertifikasi untuk lokasi-lokasi krusial seperti RU IV Cilacap, RU VI Balongan, dan PT TPPI Tuban.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai subholding dan unit kerja strategis, mulai dari RU IV Cilacap, RU VI Balongan, hingga PT Pertamina Hulu Mahakam di Balikpapan. Kehadiran para pakar dan praktisi keamanan ini memastikan bahwa setiap aspek audit SMP dibahas secara detail dan komprehensif.
Hasil dari hari pertama ini menunjukkan progres yang signifikan sesuai dengan rencana kegiatan yang telah disusun. Seluruh elemen pengamanan yang dibahas diharapkan dapat segera diimplementasikan guna mendukung keberlangsungan energi nasional.
Kegiatan konsinyering ini dijadwalkan akan berlanjut pada hari kedua untuk memantapkan seluruh instrumen pengamanan sebelum memasuki tahapan audit final.
