REFORMASI-ID | Palembang – Dalam rangka mendukung tercapainya swasembada pangan yang berkelanjutan, Korem 044/Gapo bersama Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Sumsel menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Gerakan Tanam Pengamanan Produksi yang melibatkan berbagai unsur terkait, baik pemerintah daerah, TNI, maupun stakeholder pertanian lainnya.
Rapat yang digelar di Aula Makorem 044/Gapo dihadiri secara langsung Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M, Jumat (10/4/2026).
Dalam sambutannya, Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas nasional. Oleh karena itu, peningkatan produksi pertanian, khususnya padi, menjadi tanggung jawab bersama seluruh pihak.
“Pada tahun 2026, Provinsi Sumatera Selatan menargetkan peningkatan produksi padi sebesar 1,3 juta ton. Target tersebut menjadi tantangan tersendiri, terlebih dengan adanya prediksi dari BMKG bahwa musim kemarau tahun 2026 akan lebih kering dan berlangsung lebih lama dari kondisi normal. Hal ini menuntut adanya langkah antisipatif melalui strategi yang matang dan terkoordinasi,” ujar Danrem.
Melalui rapat koordinasi ini, Danrem mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas instansi. Optimalisasi pengelolaan sumber daya air menjadi salah satu fokus utama guna memastikan kebutuhan irigasi tetap terpenuhi di tengah kondisi kemarau. Selain itu, percepatan gerakan tanam juga perlu didorong agar siklus produksi tetap berjalan secara optimal.
Lebih lanjut Danrem menyebutkan bahwa pemanfaatan teknologi dan modernisasi pertanian turut menjadi perhatian penting dalam upaya meningkatkan produktivitas dan efisiensi, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan produksi akibat faktor iklim maupun serangan hama dan penyakit tanaman.
“TNI Angkatan Darat, khususnya Korem 044/Garuda Dempo beserta jajaran Kodim, menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan dan mempertahankan swasembada pangan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pendampingan kepada petani, percepatan tanam, pengawalan panen, serta memastikan kesiapan wilayah dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Danrem berharap melalui rapat koordinasi ini dapat dirumuskan langkah-langkah konkret dan terintegrasi sehingga target produksi yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan. (Mdn)
