Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

HFNC Alat Terapi Oksigen Beraliran Tinggi



REFORMASI-ID 🇮🇩|Kesehatan -Pandemi Covid-19 mengingatkan kepada semua pemangku kepentingan bahwa pemenuhan kebutuhan Alat Kesehatan (Alkes) di Indonesia masih bergantung terhadap Alkes impor. 

Menyikapi komitmen Pemerintah dan kebutuhan masyarakat saat ini, PT Astra Komponen Indonesia (ASKI) selaku pabrikan didukung oleh PT Berkah Instalasi Medika (BIM) sebagai distributor dengan merek dagang “SIGOGRIN” meluncurkan High Flow Nasal Canula (HFNC). HFNC adalah alat terapi oksigen beraliran tinggi, guna membantu pernafasan dengan menyalurkan oksigen melalui selang yang bening transparan dan lentur. 

Penggunaannya tidak sebatas untuk pasien Covid-19, namun dapat juga digunakan untuk pasien yang mempunyai diagnosa penyakit paru obstruktif kronis, Restrictive Thoracic Diseases (RTD), Obesity Hypoventilation Syndrome 5, deformitas dinding dada, penyakit neuromuskular, dan Decompensated Obstructive Sleep Apnea.

Peluncuran alat bantu pernafasan yang dikembangkan bersama PT Astra Otoparts Tbk – Engineering Development Center Division ini dilakukan secara simbolis oleh Presiden Direktur ASKI Prihatanto Agung Lesmono, Presiden Direktur BIM Boge Ronny, dan founder BIM yaitu Lissa Imelia di ASKI, Citeureup, Bogor tanggal 19 November 2021. 

“Dengan kerjasama yang terjalin dengan BIM, kedepannya kami harap dapat melakukan pemasaran produk Alkes lainnya berikut dengan perijinannya secara bertahap, dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat, agar dapat berjalan dengan baik “ujar Prihatanto” melalui keterangan resminya, Senin (22/11/2021).

Produk HFNC dapat diperoleh masyarakat melalui BIM sebagai sole distributor. Guna melengkapi peningkatan kualitas dan kepuasan masyarakat, BIM juga akan membuka service center untuk melayani kebutuhan masyarakat atas ketersediaan sparepart atau suku cadang dari Alkes produksi dalam negeri. 

“Tentunya kami akan menyediakan layanan purnajual yang baik dan terintegrasi dengan layanan kalibrasi lewat optimalisasi kerjasama dengan Alfakes (Asosiasi Perusahaan Laboratorium Pengujian dan Kalibrasi Fasilitas Kesehatan Indonesia) yang akan membantu memastikan kelayakan dan keamanan alat kesehatan,” tambah Boge Ronny.

Kerjasama ASKI dan BIM yang mengutamakan jaminan keselamatan pasien pada setiap alat kesehatan yang diproduksinya patut diapresiasi sehingga alat kesehatan lokal akan mampu bersaing dengan Alkes impor baik dari sisi kualitas maupun dari sisi keamanannya. 

Pemerintah melalui Kemenko Kemaritiman dan Investasi RI, menyikapi kondisi ketergantungan terhadap impor dengan mendorong percepatan pengembangan industri Alkes dalam negeri dengan melakukan Tujuh Langkah Strategis Peningkatan Ketersediaan Pasar untuk Produk Alkes Dalam Negeri yang terdiri atas; (1) Keberpihakan pada PDN melalui belanja barang atau jasa pemerintah, (2) Peningkatan kapasitas produksi Alkes dalam negeri, (3) Subsidi sertifikasi TKDN melalui dana PEN, (4) Skema insentif bagi investor Alkes dan farmasi, (5) Peningkatan Alkes berteknologi tinggi berbasis riset, (6) Kebijakan tenggat waktu untuk pembelian produk impor, (7) Prioritas penayangan PDN di E-Katalog.

Diketahui, PT Astra Komponen Indonesia (ASKI) merupakan salah satu anak perusahaan dari PT Astra Otoparts Tbk yang bergerak pada lini bisnis manufaktur komponen otomotif berupa motorcycle plastic part, motorcycle seat, truck seat dan outer mirror. Akan tetapi dengan semangat inovasi yang berkelanjutan, pada tahun 2020 ASKI melakukan diversifikasi bisnis dengan meluncurkan produk non-otomotif sebagai salah satu upaya untuk membantu mengurangi penyebaran virus Covid-19 dengan merek GRIN. Memiliki tagline “grow for nation" dan “grow for innovation”, produk GRIN dibagi kedalam 3 kategori yaitu: wearable, innovation dan medical. Sampai saat ini GRIN telah mengeluarkan lebih dari 10 produk yang membantu masyarakat menjalani kehidupan yang lebih baik di era new normal.

Kemudian, PT. Berkah Instalasi Medika merupakan perusahaan yang bergerak di bidang alat kesehatan, memiliki subdist hamper di seluruh wilayah Indonesia. Perusahaan BIM mempunyai brand SIGO, yaitu sistem yang mengintegrasikan antara Produsen - Distributor - Rumah Sakit. Dengan semangat inovasi dan termotivasi, untuk itu BIM bekerjasama dengan ASKI.

(Elly)