Kapolsek Makasar Kompol Sumardi memimpin langsung kegiatan tersebut dengan didampingi Kanit Intel Ipda Abdul Gani dan Kanit Provost Aiptu Saman. Sebanyak 25 personel diterjunkan dalam operasi yang dimulai pukul 01.00 WIB itu.
Patroli dilakukan secara mobile dan stasioner di sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan kamtibmas. Rute patroli melintasi Jalan Raya Pondok Gede, Jalan SMU 48, Jalan Pusdiklat Depnaker, Jalan Squadron, Jalan Komodor Halim, hingga kawasan Cawang Interchange dan Pintu 2 Taman Mini.
Polisi juga menempatkan personel di sejumlah titik pengamanan atau strong point, antara lain kawasan Tamini Square dan Masjid At-Tin. Dua lokasi itu dipantau untuk mengantisipasi kerawanan malam akhir pekan dan balap liar.

Selain itu, pengawasan diperketat di sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi tawuran, seperti Cipinang Melayu, Makasar, dan Kebon Pala. Polisi juga mengaktifkan Posko Terpadu “Jaga Jakarta” di Cipinang Melayu dan Kebon Pala sebagai titik pemantauan situasi wilayah.
Sekitar pukul 01.10 WIB, petugas mulai melakukan razia stasioner di Jalan Pusdiklat Depnaker, Pinang Ranti. Pemeriksaan dilakukan terhadap pengendara sepeda motor yang melintas.
Dalam operasi itu, polisi menemukan sejumlah pengendara roda dua yang tidak membawa surat tanda nomor kendaraan (STNK), tidak menggunakan helm, dan tidak memasang pelat nomor kendaraan. Petugas memberikan teguran serta imbauan agar pengendara melengkapi administrasi dan perlengkapan berkendara.
Pada pukul 02.05 WIB, patroli bergeser ke Jalan Raya Taman Mini di depan Masjid At-Tin untuk mengantisipasi balap liar. Polisi juga membubarkan kelompok remaja yang masih berkumpul hingga dini hari dan meminta mereka kembali ke rumah masing-masing.
Kapolsek Makasar Kompol Sumardi mengatakan kegiatan patroli dan operasi cipta kondisi akan terus dilakukan secara rutin untuk menekan potensi kriminalitas jalanan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jakarta Timur.
Menurut Sumardi, menjaga keamanan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian. Ia mengatakan masyarakat perlu ikut berperan aktif menjaga wilayah masing-masing dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan. “Keamanan wilayah merupakan tugas dan tanggung jawab bersama,” kata Sumardi.
Setelah itu, patroli dilanjutkan secara mobile di wilayah Kecamatan Makasar untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Hingga kegiatan berakhir situasi wilayah Kecamatan Makasar terpantau aman dan tidak ditemukan kejadian menonjol.











